Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 71–80 of 1399 results

  • Bau mulut menjadi salah satu masalah yang sering dialami saat orang berpuasa. Munculnya bau mulut, dapat dipicu dari berbagai hal seperti kebersihan mulut yang kurang, merokok, pola makan yang tidak teratur hingga adanya kuman, dan bakteri pada gigi yang berlubang.   Baca Juga: 8 Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Berpuasa Ayo tetap semangat dan jangan […]

    7 Cara Ampuh Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa

    Bau mulut menjadi salah satu masalah yang sering dialami saat orang berpuasa. Munculnya bau mulut, dapat dipicu dari berbagai hal seperti kebersihan mulut yang kurang, merokok, pola makan yang tidak teratur hingga adanya kuman, dan bakteri pada gigi yang berlubang.

     

    7 Cara Ampuh Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa

    7 Cara Ampuh Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa

    Baca Juga: 8 Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Berpuasa

    Ayo tetap semangat dan jangan sampai malas menunaikan ibadah puasa hanya karena bau mulut. Agar mulut Anda tetap segar saat berpuasa, berikut 7 cara ampuh yang bisa Sahabat coba.

    1. Konsumsi Cengkeh

    Cengkeh tidak hanya sekadar rempah-rempah penambah cita rasa masakan, tetapi memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Cengkeh mengandung vitamin C, B6, A, D, E dan K, tiamin, asam folat dan niasin.

    Produk Terkait: Jual Fajarva Cloves Whole

    Cengkeh dapat mengatasi masalah pencernaan hingga menghilangkan bau mulut. Caranya adalah dengan menyiapkan 4 biji cengkeh dan merebusnya dengan air. Gunakan air rebusan cengkeh sebagai obat kumur. Lakukan selama dua kali sehari, air rebusan cengkeh bisa membantu menghilangkan bakteri di mulut.

    2. Hindari Meminum Kopi

    Sungguh nikmat rasanya menyeruput kopi saat sahur. Namun ternyata minum kopi saat sahur dapat memicu bau mulut, loh. Tahukah sahabat, bahwa kopi mengandung 200 mg kafein di setiap cangkirnya.  Selain itu, kopi memiliki kandungan senyawa sulfur yang tinggi sebagai salah satu penyebab bau mulut.

    Apabila Sahabat telanjur minum kopi, minumlah air mineral sebagai penetralisir aroma dalam mulut kita. Selain air mineral, yogurt juga dapat mengatasi masalah bau mulut karena memiliki kandungan bakteri yang baik.

    3. Rutin Sikat Gigi

    Menghilangkan bau dapat dilakukan dengan rutin menyikat gigi. Sikat gigi secara benar dan menyeluruh, termasuk lidah Sahabat.

    Baca Juga: Penyakit-penyakit Kronis Akibat Kesehatan Gigi yang Buruk

    Hal ini akan membantu mengurangi dan mencegah terkena penyakit gigi dan gusi yang berasal dari kuman. Kuman dapat tumbuh pada sisa makanan yang tersisa bila Sahabat tidak menyikat gigi.  Lakukanlah secara rutin pada malam dan setelah sahur, agar bau mulut dapat dikurangi.

    4. Gunakan Baking Soda

    Bau mulut dapat dihilangkan dengan menggunakan baking soda. Baking soda dapat mengurangi kadar asam dan bakteri pada mulut. Penggunaan baking soda ada 2 cara, yaitu baking soda dengan air dan baking soda dengan madu.

    Cara menggunakan baking soda dan air yaitu dengan mencampurkan 1 sendok teh baking soda dan 1 gelas air hangat, aduk hingga larut. Gunakan campuran baking soda dan air untuk berkumur selama 30 detik. Lakukan cara ini setiap dua hari sekali.

    Campuran baking soda dan madu memiliki kandungan anti-inflamasi. Campurkan 1 sendok teh baking soda dan madu ke dalam segelas air hangat untuk diminum. Lakukan cara ini dua hari sekali.

    5. Minum Air Setelah Berbuka

    Kekurangan air minum dapat memicu bau mulut, loh karena salah satu manfaat air putih adalah mampu mengurangi kemungkinan bau mulut.

    Pada saat puasa, kita harus menahan haus dan lapar selama seharian penuh. Bayangkan bagaimana jadinya kondisi mulut kita. Bau mulut saat puasa dapat diatasi dengan menerapkan pola konsumsi air putih 242 saat puasa. Dua  gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur dan 2 gelas saat sahur.

    Baca Juga: Cegah Dehidrasi Saat Berpuasa di Bulan Ramadan

    Mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas perhari akan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu, fungsi air putih mampu meningkatkan produksi air liur dalam mulut sehingga kebersihan mulut tetap terjaga.

    6. Mengonsumsi Buah dan Sayuran

    Buah dan sayuran segar sangat efektif dalam mengatasi bau mulut. Kandungan serat yang dimiliki keduanya dapat membantu enzim pencernaan yang aktif mencegah dan menghilangkan sedikit plak penyebab bau mulut. Selain itu, buah dan sayur bersifat basa sehingga mampu menetralisir asam di dalam mulut.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Adult

    Contoh buah dan sayuran yang dapat mengatasi bau mulut yaitu wortel, seledri, apel, dan stroberi. Hilang, deh, bau mulutnya

    7. Berkumur dengan Mouthwash

    Cara terakhir mengatasi bau mulut dengan menggunakan mouthwash atau obat kumur. Menurut Kepala Departemen Luar Negeri dan Kerjasama Internasional PDGI, Prof. Dr. drg. Tri Errie Astoeti, Mkes yang dilansir dari Okezone menjelaskan berkumur menggunakan mouthwash dapat membuat gigi kita lebih bersih, terhindar dari gigi berlubang dan bebas dari plak.

    Produk Terkait: Jual Mouthwash

    Namun, penggunaan mouthwash tidak boleh digunakan setiap hari. Karena dapat merusak perkembangan bakteri baik yang ada di sekitar rongga mulut.

    Penggunaan mouthwash dilakukan sebanyak dua hari sekali. Gunakan mouthwash yang mengandung essential oil dan bebas alkohol. Jadi, obat kumur akan aman saat digunakan dan tidak menimbulkan efek samping.

    Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Selama Puasa

    Sahabat Sehat, itulah beberapa Cara Ampuh Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa. Selalu konsultasikan kembali dengan dokter untuk kondisi Anda dan jangan sampai terlewat dosisnya agar pengobatan berhasil.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, obat-obatan, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 0811-1816-800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Mecadinisa, Nabila. “Cegah Bau Mulut Saat Puasa dengan Cara Ini”.
    2. Putri, Wulan Kurnia. “5 Cara Ampuh Mengatasi Bau Mulut Berpuasa,Bisa Kamu Coba Guys!”.
    3. Maharani, Dian. “Cengkeh, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh”.
    4. Popbela. “Bau Mulut Sehabis Minum Kopi? Atasi dengan 5 Tips Mudah Ini”.
    5. Oktania, Marcella. “Simple! 5 Cara Mengatasi Bau Mulut dengan Baking Soda”
    6. Putri, Winda D. “Banyak Minum Air Putih Bantu Hindari Bau Mulut”.
    7. Kompas.com. “Selama Puasa, Cobalah Terapkan pola 242 Agar Tetap Sehat dan Bugar”.
    8. Kania, Dewi. “Tak Hanya Menghilangkan Bau Mulut, Berkumur dengan Mouthwash Usai Gosok Gigi Bisa Mencegah Gigi Berlubang”
    9. Haurissa, Andreas Erick. “Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa”
    Read More
  • Sering melewatkan makan sahur karena telat bangun tidur? Jangan dibiasakan, ya Sahabat. Tubuh kita memang mampu menoleransi, walaupun tanpa makan dan minum seharian. Namun, tubuh kita sangat membutuhkan air untuk bertahan selama seharian penuh. Bila kita melewatkan sahur, tidak ada cadangan cairan selama seharian penuh. Hal ini membuat tubuh kita akan mengalami kekurangan cairan dan […]

    5 Menu Sehat dan Praktis Saat Telat Sahur

    Sering melewatkan makan sahur karena telat bangun tidur? Jangan dibiasakan, ya Sahabat. Tubuh kita memang mampu menoleransi, walaupun tanpa makan dan minum seharian. Namun, tubuh kita sangat membutuhkan air untuk bertahan selama seharian penuh.

    5 Menu Sehat dan Praktis Saat Telat Sahur

    5 Menu Sehat dan Praktis Saat Telat Sahur

    Bila kita melewatkan sahur, tidak ada cadangan cairan selama seharian penuh. Hal ini membuat tubuh kita akan mengalami kekurangan cairan dan memberi dampak pada aktifitas sehari-hari. Akibatnya, tubuh mudah lemas dan sulit fokus akibat tidak ada asupan nutrisi apapun.

    Pilihlah menu makanan yang mudah untuk mencegah tubuh lemas, meskipun terlambat bangun sahur. Berikut 5 menu sehat dan praktis yang pas saat telat sahur:

    Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Selama Puasa

    1. Roti dan telur

    telur dan roti

    Roti dan telur menjadi salah satu menu yang sangat mudah dibuat. Serta kandungan gizinya bagus untuk aktifitas kita. Apa saja bahan-bahannya?

    • Lama Memasak : 5 Menit
    • Jumlah Porsi : 2 Orang

    Bahan-bahan :

    • 1 Buah Telur
    • 2 Buah Roti Tawar tau Roti Gandum
    • 1 Sdm Minyak Kanola
    • Garam Secukupnya

    Cara Membuat:

    1)  Panaskan minyak kanola sebagai pengganti minyak goreng biasa

    2)  Masukkan telur ke dalam wajan dan sedikit garam

    3)  Tunggu telur hingga matang, angkat dan tiriskan.

    4)  Saatnya memanggang roti menggunakan oven atau wajan. Tunggu hingga berubah warna.

    5)  Sajikan Telur ceplok dan roti selagi hangat

    Baca Juga: 8 Jenis Olahraga yang Pas Dilakukan Saat Puasa

    2. Oatmeal Buah

    Menu sehat dan praktis lainnya yaitu oatmeal buah. Oatmeal merupakan makanan yang mengandung serat yang tinggi. Serat yang dimiliki oatmeal bersifat lama dicerna dalam tubuh. Jadi makanan ini cocok sekali dikonsumsi saat puasa. Bagaimana cara membuatnya?

    • Lama Memasak : 5-7 Menit
    • Jumlah Porsi : 1-2 orang

    Bahan-bahan:

    • ½ Cangkir (40 gr) Oatmeal Instan
    • ½ Cangkir  (120 mililiter) Air
    • Garam Secukupnya
    • Toping (Buah Kering atau kacang-kacangan) secukupnya

    Cara membuat :

    1)  Siapkan ½ cangkir atau setara 40 gram oatmeal instan ke dalam mangkuk

    2)  Tambahkan sedikit garam untuk menambah cita rasa pada oatmeal yang cenderung tawar

    3)  Didihkan air, tuang kedalam mangkuk yang telah terisi oatmeal sebanyak ½ Cangkir (120 militer)

    4)   Tunggu dua hingga tiga menit hingga oarmeal matang.

    5)   Jika terlalu kental, tambahkan air atau susu untuk mengencerkannya

    6)   Sajikan oatmeal dengan toping buah kering atau kacang-kacangan

    Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Kantuk Saat Ramadhan

    3. Salad Buah dengan yogurt

    Menu ini terbilang sangat mudah dibuat saat sahur. Selain itu menu ini cocok buat Sobat yang ingin berdiet. Berikut resep yang bisa Sobat ikuti:

    Lama Memasak : 3-4 Menit

    Jumlah Porsi : 1-2 orang

    Bahan-bahan:

    • 1 Buah Kiwi
    • 6 Buah Stroberi
    • 6 Butir Anggur
    • 1 Potong Semangka
    • 5 Buah tomat cherry
    • 1 Kotak yoghurt plain

    Cara Membuat

    1)  Cuci terlebih dahulu buah-buah yang akan di gunakan

    2)  Potong kecil dan taruh di dalam mangkuk

    3)  Masukan yoghurt dan tambahkan perasan jeruk lemon. Sajikan.

    Baca Juga: 10 Test Kesehatan Pranikah Untuk Anda dan Pasangan

    4. Pancake

    Pancake menjadi menu yang sering dipilih untuk sarapan. Bisa menjadi menu alternatif saat sahur bersama keluarga. Apa saja yang perlu disiapkan?

    • Lama Memasak : 15 Menit
    • Jumlah Porsi : 3-4 orang

    Bahan-bahan:

    • 250 gram Tepung terigu
    • 2 butir telur
    • 4 sdt margarin
    • 4 sdm gula putih
    • 1 gelas susu cair
    • 1 gelas air
    • ½ sdt baking powder

    Topping :

    • Madu
    • Buah-buahan (Strawberry atau pisang)

    Cara Membuat :

    1. Campurkan bahan-bahan dalam satu wadah (terigu, gula putih, telur, susu cair, baking powder dan margarin yang sudah dicairkan.
    2. Aduk semua bahan hingga tercampur dengan rata. Perhatikan adonan tidak terlalu cair ataupun menggumpal
    3. Tuangkan adonan menggunakan sendok sayur kedalam wajan yang sudah dipanaskan. Buatlah adonan berbentuk bulat dan sedikit tipis.
    4. Angkat adonan, jika kedua sisi telah matang. Lakukan tahap ketiga secara berulang hingga adonan habis.
    5. Sajikan pancake dengan madu  dan buah-buahan segar.

    Baca Juga: 6 Mitos dan Fakta Seputar Imunisasi

    5. Mie Goreng Ayam

    Mie goreng ayam menjadi menu terakhir yang pas disantap saat sahur. Membuat mie goreng ayam tidak membutuhkan waktu yang lama. Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Agar saat memasak di waktu sahur lebih cepat. Berikut tahap-tahapnya:

    • Lama Memasak : 25 Menit
    • Jumlah Porsi : 4-5 orang

    Bahan-bahan:

    • 3 sdm minyak jagung
    • ½ bawang bombay, cincang halus
    • 5 siung bawang putih, cincang halus
    • 4 butir bawang merah, cincang halus
    • 200 gr fillet dada ayam, iris
    • 100 gr kol, iris tipis
    • 100 gr sawi hijau
    • 2 sdm saus tiram
    • 1 sdm kecap manis
    • ¼ sdt garam
    • ½ sdt merica bubuk
    • 2 batang bawang daun, iris tipis
    • 200 gr Mie

    Cara Membuat:

    1)  Rebus air panas, masukkan mie hingga setengah empuk dan tiriskan

    2)  Panaskan minyak di wajan, tumis semua bawang hingga harum.

    3)  Masukkan daging ayam, aduk merata dan tunggu hingga setengah matang

    4)  Masukkan kol, sawi hijau dan cabai sesuai selera, tunggu hingga layu.

    5) Masukkan mie yang setengah empuk, bawang daun, saus tiram, kecap manis, garam dan merica bubuk. Aduk hingga merata, angkat dan sajikan selagi hangat.

     

    Sahabat Sehat, itulah mengenai Menu Sehat dan Praktis Saat Telat Sahur. Selalu konsultasikan kembali dengan dokter untuk kondisi Anda dan jangan sampai terlewat dosisnya agar pengobatan berhasil.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, obat-obatan, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 0811-1816-800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

     

    Referensi

    Detik Health. “Jangan Malas, Ini Akibatnya Jika Sering Tidak Sahur”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Uli, Catherine M. “Manfaat Puasa Bagi Kesehatan”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Corry, Vina. “Manfaat Berpuasa di Bulan Ramadhan”. Diakses pada 7 Mei 2018
    Limbong, Valentina. “Resep Mi Goreng Ayam Sayuran”. Diakses pada 7 Mei 2018

    Read More
  • Tidak terasa bulan Ramadan telah tiba. Saatnya umat muslim menjalankan ibadah puasa dan berbagi kebaikan dengan sesama. Salah satu hal yang selalu diingat saat bulan Ramadhan yaitu banyak penjual yang menjajakan makanan, seperti kolak hingga gorengan. Baca Juga: Alasan Orang Indonesia Gemar Konsumsi Gorengan Meski Tidak Menyehatkan Godaan seperti itulah yang membuat kantong kita menipis. […]

    5 Tips Hemat Agar Keuangan Tidak Jebol Saat Ramadan

    Tidak terasa bulan Ramadan telah tiba. Saatnya umat muslim menjalankan ibadah puasa dan berbagi kebaikan dengan sesama. Salah satu hal yang selalu diingat saat bulan Ramadhan yaitu banyak penjual yang menjajakan makanan, seperti kolak hingga gorengan.

    5 Tips Hemat Agar Keuangan Tidak Jebol Saat Ramadan

    5 Tips Hemat Agar Keuangan Tidak Jebol Saat Ramadan

    Baca Juga: Alasan Orang Indonesia Gemar Konsumsi Gorengan Meski Tidak Menyehatkan

    Godaan seperti itulah yang membuat kantong kita menipis. Belum lagi adanya kegiatan berbuka puasa bersama keluarga, sahabat dan teman kerja. Mengakali hal tersebut, berikut 5 tips hemat agar keuangan tidak jebol saat ramadan.

    1. Membuat Daftar Menu Selama Ramadan

    Ramadhan kali ini Sahabat harus lebih menata hidup lebih baik, misalnya dengan membuat daftar menu makanan dari sahur hingga berbuka puasa.

    Lengkapi daftar menu tersebut seperti bahan-bahan yang akan digunakan dan berapa porsi yang harus dibuat. Hal ini akan memudahkan Sahabat dalam menghitung estimasi pengeluaran selama sebulan.

    Baca Juga: 5 Menu Praktis Untuk Anda yang Telat Sahur

    Biasakan juga untuk mencatat ulang biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan-bahan tersebut sebagai pengukur keuangan kita.

    2. Membatasi Berbuka Puasa di Luar

    Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk temu kangen dengan sahabat dari sekolah dasar hingga kuliah. Belum lagi acara berbuka puasa bersama keluarga dan teman kerja.

    Tetapi kalau Sahabat ingin berhemat, sepertinya harus mengurangi berbuka puasa di luar. Selain harga makanan yang meningkat, penyajiannya akan sedikit lama dibandingkan sebelum puasa, karena banyaknya yang berbuka puasa di luar.

    Baca Juga: 4 Jenis Makanan Agar Kenyang Lebih Lama

    Aturlah jadwal berbuka puasa sahabat dan pilihlah makanan yang sesuai dengan kantong. Agar lebih hemat, bawalah minuman air putih dari rumah.

    3. Stok Kebutuhan Sebelum Ramadan

    Tips selanjutnya adalah stok kebutuhan Sahabat selama bulan Ramadhan. Seperti biasa, saat Ramandhan tiba, harga kebutuhan baik makanan hingga kebutuhan rumah tangga akan terus meningkat.

    Belanjalah bahan pokok makanan yang tahan lama hingga saru bulan kedepan. Selain itu pilihlah barang-barang yang menawarkan bonus, seperti buy 1 get 1 atau potongan harga.

    Baca Juga: Persiapan Kesehatan Untuk yang Ingin Liburan

    Sebelum berbelanja, pastikan untuk membuat catatan belanja selama sebulan dan tahan diri Sahabat untuk tidak membeli barang diluar catatan belanja kita.

    4. Hindari Godaan Sale

    Bagi sebagian masyarakat Indonesia, bulan Ramadhan identik juga dengan baju baru yang dikenakan saat lebaran. Tidak jarang momen ini dimanfaatkan departement store dengan promo-promo.

    Jika ingin berhemat, hindarilah godaan-godaan sale yang membuat kantong Sahabat menipis. Lebih baik gunakan pakaian sebelumnya yang masih terlihat bagus karena lebaran bukanlah ajang untuk memamerkan pakaian baru namun untuk ibadah.

    Baca Juga: Tips Liburan Dengan yang Alergi Makanan

    5. Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati

    Mungkin kata itu yang tepat untuk menjaga kantong keuangan kita terlebih dibulan Ramadan. Menjaga kesehatan sangatlah penting bagi kita. Saat ramadan, lakukanlah olahraga ringan, minimal selama 5 hingga 10 menit setiap harinya. Pilihlah menu makanan sehat dan proteksi diri Sahabat dan keluarga dengan vaksinasi di ProSehat.  

    Sahabat Sehat, tips di atas adalah Tips Hemat Saat Ramadan. Selalu konsultasikan kembali dengan dokter untuk kondisi Anda dan jangan sampai terlewat dosisnya agar pengobatan berhasil.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, obat-obatan, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 0811-1816-800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Kompas.com. Ika, Aprillia. “4 Cara Cerdas Mencegah Pemborosan di bulan Ramadhan”.
    2. Kompas.com. Ika, Aprillia. “Tips Hemat Saat Bulan Puasa Bagi Anak Kost”.
    3. Tempo.co. Sarosa, Astari P. “Sebulan Menjelang Puasa Ramadan, Lakukan Persiapan Berikut”.
    Read More
  • Pemerintah Indonesia telah mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 2022 walau masih dalam masa pandemi Covid-19, tapi dengan sejumlah syarat. Syarat Mudik 2022 untuk Anak usia 6-17 tahun wajib melakukan tes Covid-19 dikarenakan belum bisa mendapatkan vaksin booster. Aturan mudik yang diatur dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor […]

    Syarat Mudik 2022: Anak Usia 6-17 Tahun Wajib Tes Covid-19

    Pemerintah Indonesia telah mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 2022 walau masih dalam masa pandemi Covid-19, tapi dengan sejumlah syarat. Syarat Mudik 2022 untuk Anak usia 6-17 tahun wajib melakukan tes Covid-19 dikarenakan belum bisa mendapatkan vaksin booster.

    Syarat Mudik 2022 Anak Usia 6-17 Tahun Wajib Tes Covid-19

    Syarat Mudik 2022: Anak Usia 6-17 Tahun Wajib Tes Covid-19

    Aturan mudik yang diatur dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) Pada Masa Pandemi Virus Corona Disease (Covid-19) ini berlaku sejak 2 April 2022. Selain mengatur syarat perjalanan seperti vaksinasi, kebijakan tersebut juga mensyaratkan anak usia 6-17 tahun melakukan tes Covid-19 sebelum perjalanan mudik. 

    Tes Covid-19 Wajib Bagi Anak

    Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa anak usia 6-17 tahun wajib melakukan pemeriksaan Covid-19 sebagai syarat perjalanan mudik, mengingat belum bisa mendapatkan vaksin booster.

    Sementara anak usia dibawah 6 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan testing Covid-19 karena belum menjadi sasaran vaksinasi. 

    Lebih lanjut, Wiku mengatakan, pemerintah akan terus meningkatkan aksesibilitas vaksinasi Covid-19 untuk anak. Akan tetapi, hingga kini laporan terkait uji coba vaksinasi untuk anak usia dibawah 6 tahun masih sangat terbatas, sehingga pemerintah fokus pada pencapaian target vaksinasi kelompok rentan seperti lansia.

    Panggil Prosehat kini lebih mudah: Pesan Layanan Kesehatan dan Multivitamin

    Kemenkes Imbau Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak Sebelum Mudik

    Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi meminta pada orang tua untuk melengkapi imunisasi anak usia dibawah 6 tahun sebelum melakukan perjalanan mudik. 

    Nadia mengatakan, hal ini perlu dilakukan mengingat anak usia di bawah 6 tahun juga termasuk kelompok rentan terinfeksi Covid-19 dan penyakit lainnya.

    Baca Juga: Ini Syarat Mudik Lebaran 2022 Bagi Pengguna Kendaraan Pribadi

    Pemudik Wajib Isi eHAC, Berikut Syarat dan Cara Pengisiannya

    Tak hanya transportasi udara, kini pemerintah mewajibkan pengisian electronic-health alert card (eHAC) di aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan mudik untuk moda transportasi darat, sebagaimana tertulis dalam Surat Edaran (SE) Kemenhub Nomor 36-38 Tahun 2022. 

    Chief of Digital Transformation Officer Kementerian Kesehatan, Setiaji mengatakan, kebijakan ini mulai berlaku pada 5 April 2022. Petugas akan memeriksa status kelayakan perjalanan melalui eHAC yang telah diisi oleh para pemudik sehari atau sesaat sebelum melakukan perjalanan. 

    Khusus bagi pelaku perjalanan dengan kendaraan pribadi, baik mobil atau motor, pemeriksaan akan dilakukan secara acak atau random.

    Namun, aturan pengisian eHAC ini tidak diwajibkan untuk anak usia di bawah 6 tahun, mengingat mereka dibebaskan dari syarat vaksinasi dan tidak wajib melakukan tes antigen atau RT-PCR sebagai syarat perjalanan. 

    Namun, jika pelaku perjalanan mendapatkan status tidak layak bepergian, validasi manual dapat dilakukan dengan menunjukan sertifikat vaksin dan hasil antigen atau RT-PCR terbaru di PeduliLindungi atau dokumen fisik ke petugas setempat atau Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandar udara.

    Baca Juga: Ini Dia 8 Tips Mudik Lebaran Bebas Stres

    Sahabat Sehat, bagaimana persiapan Anda untuk mudik Lebaran tahun ini? Jaga kesehatan Anda dan keluarga dari sekarang. Jika pulang ke kampung halaman, penuhi syarat mudik 2022 dan tetap patuhi protokol kesehatan yang ada. Pastikan juga untuk lengkapi imunisasi anak sebelum mudik agar ia memiliki perlindungan maksimal.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan vaksinasi anak, konsultasi dokter, multivitamin dan obat-obatan, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 0811-1816-800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

     

    1. bangka.tribunnews. 2022. syarat perjalanan mudik untuk anak usia 6-17 tahun wajib tes covid-19.
    2. nasional.kompas. 2022. satgas anak usia 6-17 tahun wajib tes covid-19 sebagai-syarat-mudik.
    3. katadata. 2022. anak-usia-6-17-tahun-wajib-tes-covid-19-sebagai-syarat-mudik.
    4. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 2022. Pemudik Wajib Isi eHAC, Berikut Cara Pengisiannya.

     

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

    Read More
  • Saat ini, Jawa Timur semakin menjadi primadona pariwisata di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan dalam maupun luar negeri. Selain Batu dan malang, Jawa Timur juga memiliki potensi wisata lain yang tak kalah keren untuk dilewatkan begitu saja. Kamu hanya perlu meluangkan dua hari waktu luangmu untuk menikmati keindahan kawah belerang yang masih aktif ini. Kawasan […]

    Tips Persiapan Kesehatan Sebelum Ke Kawah Ijen Jawa Timur

    Saat ini, Jawa Timur semakin menjadi primadona pariwisata di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan dalam maupun luar negeri. Selain Batu dan malang, Jawa Timur juga memiliki potensi wisata lain yang tak kalah keren untuk dilewatkan begitu saja. Kamu hanya perlu meluangkan dua hari waktu luangmu untuk menikmati keindahan kawah belerang yang masih aktif ini. Kawasan wisata tersebut adalah Kawah Ijen.

    Selain menyiapkan fisik dan mental Anda untuk mendaki, pastikan juga Anda dalam keadaan sehat. Simak tips persiapan kesehatan di bawah ini sebelum Anda memulai petualangan di Kawah Ijen.

    Tips Persiapan Kesehatan Sebelum Ke Kawah Ijen Jawa Timur

    Tips Persiapan Kesehatan Sebelum Ke Kawah Ijen Jawa Timur

    Tips Penting Sebelum Berwisata Ke Kawah Ijen

    Kawah Ijen identik dengan kata dingin. Hal ini sangat wajar karena kawah yang terletak di Gunung Ijen, Banyuwangi ini memiliki ketinggian 2.443 mdpl. Sedangkan, suhu di Kawah Ijen sendiri berkisar antara 2-12 derajat celcius, ditambah hembusan angin kencang yang menjadikan udara disana semakin dingin menusuk tulang. Sementara, suhu di dalam kawah itu sendiri mencapai 600 derajat celcius!

    Atasi segera masalah flu Anda, Dapatkan: Layanan Vaksinasi Flu dari ProSehat

    Oleh karena itu, penting untuk Anda mengetahui beberapa hal berikut ini sebagai tips bagi Anda yang tidak kuat dingin dan belum pernah naik gunung sebelumnya.

    Lakukan latihan fisik atau olahraga ringan beberapa minggu sebelumnya agar tidak tidak kaget selama pendakian disana. Hal ini sangat penting bagi Anda yang jarang berolahraga, terutama bagi yang tidak pernah naik gunung sebelumnya. 

    Gunakan jaket tebal dan pakaian berlapis. Sebab, suhu udara di Kawah Ijen sangat dingin dan dapat mencapai suhu 2 derajat celcius. Tidak hanya udara, tapi hembusan angin disini juga sangat kencang sehingga membuat udara semakin dingin dan menusuk tulang.

    Gunakan sepatu khusus gunung atau sepatu yang memiliki alas bergerigi. Jalan menuju Kawah Ijen sangat berkerikil, menggunakan sandal tipis hanya akan membuat kaki Anda terluka dan  mudah terpeleset apalagi jalan yang menanjak juga cukup jauh. Maka, pastikan Anda menggunakan sepatu yang nyaman dan kokoh agar dapat menopang tubuh Anda dengan baik. 

    Gunakan kaos kaki tebal, syal, dan topi untuk melindungi tubuh dari udara yang sangat dingin. Selain itu, syal juga dapat melindungi Anda dari gas beracun yang berasal dari Kawah Ijen. 

    Bawa barang bawaan seperlunya saja. Ingat, jangan membawa barang berlebihan. Membawa banyak barang hanya akan membebani Anda, karena jalur trekking menuju Kawah Ijen tidaklah mudah. Cukup membawa HP, kamera, dan satu botol air minum saat ke Kawah Ijen. 

    Baca Juga: Mau Liburan saat Pandemi Covid? Yuk Cek Tips Berikut Ini

    Pastikan Anda telah ke toilet terlebih dahulu sebelum memulai trekking. Sebab, di jalur trekking maupun di area Kawah Ijen tidak ada toilet atau tempat ‘aman’ apapun untuk membuang air kecil. 

    Wajib sarapan atau mengisi perut dengan makanan yang mengenyangkan tetapi yang tidak terlalu berat, seperti mie instan, coklat, atau roti untuk sebagai sumber energi saat trekking.

    Jangan lupa membawa senter! Pemandangan yang terlihat sepanjang jalan menuju Kawah Ijen hanyalah gelap gulita. Oleh karena itu, pastikan untuk membawa senter kecil untuk membantu Anda menerangi jalan. 

    Gunakan masker. Barang yang satu ini sangat penting dan tidak boleh Anda lewatkan. Sebenarnya masker biasa belum cukup untuk melindungi pernapasan Anda dari tajamnya bau belerang yang dapat merusak paru-paru. Namun, tidak apa-apa untuk membawanya beberapa helai sebagai antisipasi jika Anda kehabisan masker khusus ditempat pos penyewaan masker. Masker khusus ini biasanya dikenakan biaya sewa sebesar Rp 35.000. 

    Kacamata UV. Saat Anda mulai mendekati Blue Fire dan ingin mengabadikan momen disana, maka pastikan Anda menggunakan kacamata UV guna melindungi mata dari gas kawah yang membuat mata perih. Saat berada dekat dengan Blue Fire, mata Anda akan menjadi sangat kering dan berair karena gas kawah yang terbawa angin mengenai mata Anda. 

    Bawa keperluan pribadi lainnya yang tidak terlalu berat, seperti tisu, tisu basah, minyak angin, dan perlengkapan P3K sederhana. 

    Terakhir, bagi Anda yang telah melakukan persiapan dengan baik namun tetap tidak cukup kuat untuk melanjutkan trekking ke Kawah Ijen, maka tak perlu khawatir karena disana terdapat ojek manusia yang bisa membantu Anda untuk mencapai puncak Gunung Ijen dengan menggunakan gerobak. Jasa ojek manusia ini dikenakan tarif sebesar Rp 1.200.000 per orang untuk sekali jalan hingga ke puncak. Sedangkan untuk turun dari puncak hingga ke meeting Point akan dikenakan biaya Rp 600.000 per orang. Memang cukup fantastis, tapi yang menarik Anda hingga ke puncak terdiri dari 4-6 orang tergantung ukuran dan berat dari sang penumpang. 

    Patuhi aturan dari petugas setempat. Apabila dilarang naik, maka jangan naik. Karena bisa jadi di atas sedang terjadi badai, hujan, dan lain sebagainya. 

    Jaga kebersihan dimanapun Anda berada.

    Baca Juga: 7 Tips Liburan dengan Anak ke Pegunungan

    Nah Sahabat Sehat, itulah tips persiapan sebelum Sahabat Sehat berkunjung ke Kawah Ijen. Jangan paksakan diri bila Anda sedang sakit atau baru saja pulih dari sakit. Pastikan juga Anda sudah melengkapi vaksinasi Covid-19 dan mematuhi protokol kesehatan ya!

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan vaksinasi dewasa dan anak, konsultasi dokter, pemeriksaan laboratorium, obat-obatan, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 0811-1816-800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Id.wikipedia.org. 2021. Gunung Ijen – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.
    2. Wisata Kawah Gunung Ijen Banyuwangi. 2021. Catat Aturan Baru Berwisata Ke Kawah Ijen Di Masa New Normal.
    3. Lady Pinem. 2021. Panduan Lengkap Berkunjung ke Kawah Ijen | Lady Pinem.

     

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

    Read More
  • Ibadah puasa di bulan Suci Ramadhan wajib dilaksanakan bagi umat Islam. Namun, bagaimana dengan orang menderita penyakit tertentu yang diharuskan untuk minum obat secara rutin? Nah, agar tidak membatalkan puasa, rutinitas minum obat juga harus disiasati dengan tepat. lantas Bagaimana menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa ramadan? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi orang […]

    Ketahui Cara Menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa

    Ibadah puasa di bulan Suci Ramadhan wajib dilaksanakan bagi umat Islam. Namun, bagaimana dengan orang menderita penyakit tertentu yang diharuskan untuk minum obat secara rutin? Nah, agar tidak membatalkan puasa, rutinitas minum obat juga harus disiasati dengan tepat. lantas Bagaimana menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa ramadan?

    Ketahui Cara Menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa

    Ketahui Cara Menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi orang yang harus minum obat rutin jika ingin tetap berpuasa. 

    Kenali Cara Kerja Obat

    Frekuensi minum obat tergantung dari jenis dan sifat obat itu sendiri. Obat yang lama dicerna oleh tubuh biasanya memiliki frekuensi yang sedikit, misalnya satu kali sehari. Sedangkan obat yang lebih cepat dicerna dan dibuang oleh tubuh memerlukan beberapa kali konsumsi dalam sehari.

    Secara umum, rentang waktu minum obat adalah sebagai berikut:

    • Obat yang diminum 1x sehari, maka diminum setiap 24 jam
    • Obat yang diminum 2x sehari, maka diminum setiap 12 jam
    • Obat yang diminum 3x sehari, maka diminum setiap 8 jam

    Jenis obat yang harus diminum sebelum atau setelah makan berkaitan dengan sifat dan efek obat tersebut, seperti:

    Obat yang diminum sebelum makan
    Penyerapan obat tidak optimal jika bersamaan dengan makanan. Misalnya, obat lambung yang harus diminum 30-60 menit sebelum makan atau 2-3 jam setelah makan (saat lambung kosong) bertujuan agar obat bekerja secara maksimal agar asam lambung tidak diproduksi berlebihan sehingga mengurangi rasa mual.

    Obat yang diminum setelah makan
    Sebagian obat bersifat iritatif pada saluran cerna, terutama pada lambung. Sebagian lainnya lebih bagus penyerapannya saat bercampur dengan makanan.

    Untuk Sahabat Sehat yang membutuhkan multivitamin, silahkan cek: Pesan Multivitamin dari ProSehat

    Cara Menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

    Selama berpuasa, durasi minum obat akan berubah menjadi kurang dari 24 jam. Nah, bagi Anda yang  menderita penyakit tertentu yang mengharuskan Anda untuk minum obat saat berpuasa, maka ada rekomendasi minum obat yang mungkin bisa diterapkan selama menjalani ibadah puasa agar efek terapi pengobatan tetap optimal, yakni:

    Membagi jadwal minum obat antara waktu berbuka puasa dan sahur

    Obat 1x sehari sebelum makan

    Minum obat dengan dosis 1x sehari dapat dilakukan ketika waktu berbuka puasa atau saat sahur. Misalnya setelah membatalkan puasa dengan takjil atau setengah jam sebelum makan berat. Bisa juga 30 menit sebelum mengonsumsi menu sahur. Yang terpenting waktunya harus konsisten setiap harinya (per 24 jam).

    Obat 1x sehari setelah makan

    Minum obat dengan dosis 1x sehari setelah makan bisa diminum setelah berbuka puasa atau setelah makan sahur.

    Obat 2x sehari sebelum makan

    Minum obat 2x sehari bisa dikonsumsi saat berbuka puasa dan sahur, yakni setelah membatalkan puasa dengan takjil atau 30 menit sebelum makan berat, dan dosis berikutnya diminum 30 menit sebelum sahur atau makan makanan berat.

    obat 2x sehari setelah makan

    Minum obat dengan dosis 2x sehari saat puasa bisa diminum setelah makan makanan buka puasa dan setelah makan sahur.

    Obat 3x sehari

    Apabila obat yang diminum bersifat simptomatis, yakni untuk meredakan gejala seperti demam, sakit kepala, atau nyeri, makan obat dapat diminum sebanyak 2x, yakni saat berbuka puasa dan setelah makan sahur. Namun, jika obat bersifat kausatif seperti antibiotik, maka sebaiknya konsultasi dengan dokter. Bila memungkinkan, dokter akan mengganti dosis antibiotik yang dapat diminum hanya 2x sehari.

    Baca Juga: Ketahui Arti Lingkaran Berwarna Kemasan Obat

    Informasi Jenis Obat Khusus untuk Berpuasa di Bulan Ramadhan

    Ada beberapa jenis obat-obatan khusus dalam mengurangi risiko penyakit kronis yang tetap harus dikonsumsi, tetapi telah disesuaikan dengan kondisi berpuasa. Antara lain:

    Obat antihipertensi

    Jenis obat ini sudah banyak diformulasikan untuk pemakaian sekali minum dalam sehari. Biasanya dokter akan meresepkan obat antihipertensi ini dan menyarankan agar obat diminum saat makan sahur sehingga obat bisa mengendalikan tekanan darah selama beraktivitas di siang hari. Dan perlu diingat, jika obat anti hipertensi diminum pada malam hari kemungkinan akan menyebabkan penurunan tekanan darah berlebihan pada saat tidur.

    Obat maag

    Ada beberapa merk obat maag yang telah diformulasikan untuk digunakan sekali dalam sehari, seperti lansoprazol, omeprazol, esomeprazol, dan pantoprazol. Dokter biasanya akan menganjurkan untuk mengonsumsi obat ini di malam hari sebelum tidur. Hal ini disebabkan asam lambung akan mencapai kadar paling tinggi pada saat dini hari, sehingga disarankan untuk diminum pada malam harinya untuk mencegah kenaikan asam lambung berlebihan. 

    Obat antidiabetes

    Obat antidiabetes yang cukup diminum 1x kali sehari adalah glimepiride, glipizide, atau glibenklamid yang sebaiknya dikonsumsi pada saat berbuka puasa untuk mengontrol kadar gula darah. Pasalnya, saat berbuka kadar gula darah cenderung akan meningkat berlebihan. 

    Namun, jika obat antidiabetes yang diresepkan 2x sehari, seperti metformin, sebaiknya diminum saat berbuka dan pada malam hari sebelum tidur. Hindari minum obat antidiabetes saat makan sahur agar tidak menyebabkan kondisi hipoglikemia pada saat berpuasa di siang harinya. 

    Obat penurun kolesterol

    Obat penurun kolesterol seperti atorvastatin, simvastatin, atau rosuvastatin sangat dianjurkan untuk diminum pada pukul 7-9 malam atau saat menjelang tidur malam untuk mendapatkan efek obat yang optimal.

    Baca Juga: Tanaman Obat Tradisional Alternatif Pencegah Corona

    Sahabat Sehat, tips di atas adalah tips umum minum obat saat berpuasa. Selalu konsultasikan kembali dengan dokter untuk kondisi Anda dan jangan sampai terlewat dosisnya agar pengobatan berhasil.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, obat-obatan, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 0811-1816-800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. researchgate.net. 2022. Drug intake during Ramadan.
    2. PORTAL MyHEALTH. 2022. Fasting and Medicines – PORTAL MyHEALTH.
    3. HISFARSI DIY. 2022. Panduan Minum Obat Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan.
    4. Bragazzi, N., 2022. Ramadan fasting and chronic kidney disease: A systematic review.
    5. yankes.kemkes.go.id. 2022. read penggunaan obat pada saat puasa.

     

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

    Read More
  • Tubuh manusia memiliki sistem pertahanan yang sangat kompleks untuk memproteksi diri dari infeksi bakteri, virus, dan kuman lainnya. Gizi yang seimbang merupakan salah satu hal cara yang ampuh untuk menjaga imunitas, terlebih di bulan Ramadhan dalam masa pandemi Covid-19. Pada bulan Ramadhan, waktu untuk makan sangat terbatas, sedangkan tubuh memerlukan nutrisi yang cukup setiap harinya […]

    Pentingnya Gizi Seimbang Selama Puasa untuk Imun Tubuh

    Tubuh manusia memiliki sistem pertahanan yang sangat kompleks untuk memproteksi diri dari infeksi bakteri, virus, dan kuman lainnya. Gizi yang seimbang merupakan salah satu hal cara yang ampuh untuk menjaga imunitas, terlebih di bulan Ramadhan dalam masa pandemi Covid-19.

    Pada bulan Ramadhan, waktu untuk makan sangat terbatas, sedangkan tubuh memerlukan nutrisi yang cukup setiap harinya agar dapat berfungsi dengan baik. Maka, pilihlah makanan yang dapat melengkapi kebutuhan tubuh. Makanan yang tinggi kalori tidak serta merta memiliki gizi yang bagus, contohnya junk food atau makanan cepat saji.

    Pentingnya Gizi Seimbang Selama Puasa untuk Imun Tubuh

    Pentingnya Gizi Seimbang Selama Puasa untuk Imun Tubuh

    Daya tahan tubuh menjadi hal yang harus diperhatikan agar fokus tetap prima. Pentingkah menjaga Gizi Seimbang Selama Puasa untuk Imun Tubuh? Yuk, simak seperti apa nutrisi yang diperlukan oleh tubuh untuk menjaga imunitas.

    Mengenal Makronutrien dan Mikronutrien

    Untuk menjaga sistem imun, tubuh kita memerlukan makro dan mikronutrien dalam asupan sehari-hari. Makronutrien adalah nutrien utama yang dibutuhkan tubuh, sedangkan mikronutrien adalah nutrien tambahan yang menyempurnakan.

    Untuk Sahabat Sehat yang membutuhkan multivitamin, silahkan cek: Pesan Multivitamin dari Prosehat

    Makronutrien

    Makronutrien merupakan karbohidrat, protein, dan lemak. Mengonsumsi makanan untuk memenuhi kebutuhan makronutrien sangat penting agar tubuh Anda bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Karbohidrat memiliki banyak wujud seperti nasi, roti, kentang, singkong, dan sebagainya.

    Sumber protein ada dua, yaitu nabati dan hewani. Anda bisa mendapatkan protein nabati dari sayuran, kacang, dan biji-bijian. Contohnya tempe, bayam, brokoli, dan alpukat. Sedangkan, protein hewani bisa didapatkan dengan mengonsumsi daging merah, telur ayam, susu sapi dan keturunannya, daging ayam, dan ikan-ikanan.

    Lemak dapat dijumpai dalam berbagai macam makanan. Lemak sehat seperti omega-3 dapat dijumpai pada daging ikan dan alpukat, sedangkan lemak “jahat” dapat dijumpai pada lemak di daging hewan, margarin, keju dan makanan yang digoreng.

    Baca Juga: 6 Tips Berpuasa Bagi Lansia Menurut Penelitian Ahli Gizi

    Mikronutrien

    Mikronutrien merupakan vitamin dan mineral. Mikronutrien juga harus terpenuhi karena perannya sangat penting untuk banyak hal, salah satunya adalah untuk sistem imun tubuh. Beberapa contoh mikronutrien yang penting untuk sistem imun adalah vitamin C, vitamin D, seng, selenium, dan zat besi.

    Contoh-contoh sumber makanan yang tinggi akan mikronutrien adalah buah-buahan dan sayur-sayuran. Mikronutrien membantu dalam fungsi dan proses kerja sistem imun dalam melawan kuman-kuman yang mencoba menginfeksi tubuh.

    Baca Juga: Banyak Pantangan, Ini Cara Puasa Bagi Penderita Diabetes

    Sahabat Sehat, memenuhi kebutuhan nutrisi sangatlah penting terutama di masa pandemi Covid-19. Bagi Sahabat Sehat yang menjalani puasa, pastikan nutrisi tubuhnya tercukupi. Saat sahur atau buka puasa, lebih baik mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang selama puasa daripada yang hanya tinggi kalorinya seperti junk food atau makanan cepat saji. Dengan melakukan hal-hal tersebut, Anda dapat menjalani puasa dengan aman dalam masa pandemi ini.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, pemeriksaan medical check up berkala, pemeriksaan laboratorium, layanan fisioterapi, produk imunisasi dewasa, produk multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

     

    1. Nutrition Basics | at WSU [Internet]. Mynutrition.wsu.edu. 2022.
    2. Nutrition and Immunity [Internet]. The Nutrition Source. 2022.
    3. Childs, Calder, Miles. Diet and Immune Function. Nutrients. 2019;11(8):1933.

     

    Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

    Read More
  • Cacar air adalah salah satu penyakit menular yang umum menyerang anak-anak. Saat anak mengalami cacar air, hampir seluruh permukaan kulit di tubuhnya muncul lenting kemerahan berisi cairan bening dan terasa gatal. Penyakit kulit menular ini biasanya akan membaik dengan sendirinya setelah 1 hingga 2 minggu. Untuk menghindari perburukan gejala, banyak informasi beredar yang mengatakan bahwa […]

    Anak Terkena Cacar Air Bolehkah Mandi? Ini Penjelasannya

    Cacar air adalah salah satu penyakit menular yang umum menyerang anak-anak. Saat anak mengalami cacar air, hampir seluruh permukaan kulit di tubuhnya muncul lenting kemerahan berisi cairan bening dan terasa gatal. Penyakit kulit menular ini biasanya akan membaik dengan sendirinya setelah 1 hingga 2 minggu.

    Anak Terkena Cacar Air Bolehkah Mandi Ini Penjelasannya

    Anak Terkena Cacar Air Bolehkah Mandi? Ini Penjelasannya

    Untuk menghindari perburukan gejala, banyak informasi beredar yang mengatakan bahwa penderita cacar tidak diperbolehkan mandi, bahkan disarankan untuk menghindari air. Di kalangan masyarakat tentu sudah menjadi hal yang umum terkait isu tersebut. Jadi sebenarnya Anak yang terkena cacar air bolehkah mandi? Simak penjelasannya berikut ini. 

    Anak Terkena Cacar Air Bolehkah Mandi?

    Secara medis, tidak ada larangan mandi bagi penderita cacar air. Bahkan, mandi saat cacar air sangat dianjurkan. Selain untuk menjaga higienitas tubuh, mandi juga mampu meredakan sensasi gatal luar biasa akibat lentingan cacar air. Dampaknya, ia akan mengurangi menggaruk area yang gatal. 

    Namun, anak tetap perlu berhati-hati saat mandi. Usahakan untuk tidak menggosoknya terlalu kuat. Pasalnya, lenting cacar air yang pecah, tergores atau terluka akan meningkatkan risiko penularan hingga memperparah infeksi pada kulit.

    Beri perlindungan anak dengan Imunisasi Varicella Cacar Air di ProSehat

    Tips Memandikan Anak yang Cacar

    Saat terkena cacar, mandikan anak menggunakan air hangat dan waktu mandi sebaiknya tidak lebih dari 25 menit. Selain itu, hindari penggunaan sabun kimia yang banyak mengandung pewangi. Bahan kimia pada sabun hanya akan menimbulkan rasa perih pada area cacar dan memperparah sensasi gatal. Untuk itu, gunakanlah sabun khusus kulit sensitif atau sabun khusus bayi yang baru lahir. Saat mengaplikasikan sabun, usahakan untuk tidak menggosok kulit si Kecil terlalu keras agar lenting cacar tidak terkelupas atau terluka. 

    Selain menggunakan sabun, ada lho bahan-bahan alami yang bisa dipakai untuk memandikan anak agar rasa gatalnya berkurang, diantaranya: 

    Oatmeal 

    Oatmeal memiliki kandungan anti-inflamasi yang bernama beta glukan yang mampu meringankan sensasi gatal luar biasa akibat cacar air. 

    Agar lebih praktis, Anda dapat menggunakan produk mandi berbahan dasar oatmeal yang biasanya banyak dijual di supermarket atau apotek. Namun, Anda juga dapat meracik bubuk oatmeal sendiri sebagai berikut:

    • Untuk balita, haluskan 1/3 gelas oatmeal menggunakan blender hingga halus seperti bubuk sehingga oatmeal dapat larut ke dalam air. 
    • Setelah oatmeal cukup halus, masukan bubuk oatmeal ke dalam bak mandi berisi air hangat lalu aduk hingga rata.
    • Ajak anak Anda untuk berendam di dalam campuran air dan bubuk oatmeal kurang lebih selama 15 hingga 20 menit.
    • Selama berendam, usapkan larutan oatmeal perlahan-lahan ke permukaan kulit. 

    Soda kue

    Kandungan sodium dan ion bikarbonat pada soda kue mudah larut di dalam air. Bahan pengembang makanan ini juga dikenal sebagai zat pembersih karena mampu mengangkat kotoran, bau tak sedap, hingga memusnahkan bakteri penyebab penyakit secara menyeluruh pada permukaan benda. Hebatnya lagi, soda kue juga aman digunakan untuk mandi tanpa kehilangan khasiatnya. Berikut caranya:

    • Takar soda kue sebanyak 1/4 gelas (sekitar 30 mg) hingga 1 gelas (sekitar 130 mg), lalu masukkan ke dalam bak berisi air hangat dan aduk rata. Takaran disesuaikan dengan jumlah air yang digunakan.
    • Rendam tubuh anak ke dalam larutan air soda tersebut selama 15-20 menit, sambil mengusap permukaan kulit. 
    • Mandi dengan soda kue dapat dilakukan 2-3 kali dalam sehari.
    • Larutan air soda ini dapat Anda campurkan dengan teh chamomile maupun bubuk oatmeal yang dihaluskan.  

    Baca Juga: Berbeda! Ini 5 Perbedaan Campak dan Cacar Air pada Anak

    Aturan setelah mandi

    Setelah mandi, usahakan untuk tidak menggosok kulit anak dengan handuk saat mengeringkan badannya. Keringkan badan anak dengan menepuk-nepuk permukaan kulitnya secara lembut menggunakan handuk yang halus. 

    Untuk lebih meredakan rasa gatal, Anda dapat memberikan lotion calamine sesaat setelah kulit anak kering. Penggunaan lotion setelah mandi juga dapat melembabkan bagian kulit yang terdampak. Jika ada lenting cacar yang yang pecah, segera bersihkan menggunakan air mengalir.

    Untuk mempercepat masa penyembuhan, berikan anak asupan makanan bergizi seimbang. Selain memenuhi kebutuhan gizi anak setiap harinya, pastikan pula anak Anda mendapatkan istirahat yang cukup. 

    Baca Juga: Vaksin Cacar Bebaskan Anak dari Cacar Air

    Sahabat Sehat, itulah penjelasan mengenai jika anak menderita cacar air bolehkah mandi? menjaga kebersihan tubuh termasuk upaya perawatan yang diperlukan guna mempercepat proses penyembuhan cacar air. Jadi jangan ragu untuk memandikan Si Kecil, ya! Anda juga bisa tambahkan bahan-bahan alami di atas untuk bantu meredakan rasa gatal yang mengganggu.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, pemeriksaan medical check up berkala, pemeriksaan laboratorium, layanan fisioterapi, produk imunisasi dewasa, produk multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Aad.org. 2021. How to care for children with chickenpox.
    2. Verywell Family. 2021. Soothe Your Child’s Skin by Making an Oatmeal Bath.
    3. Medicalnewstoday.com. 2021. Baking soda bath: 10 benefits and risks.
    4. nhs.uk. 2021. Chickenpox.
    5. Uofmhealth.org. 2021. Chickenpox: Controlling the Itch | Michigan Medicine.

     

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

    Read More
  • Vaksinasi merupakan sebuah metode yang mudah, aman, dan efektif untuk melindungi orang-orang dari penyakit berbahaya sebelum mereka terpapar penyakit tersebut. Vaksin bekerja dengan imun tubuh Anda untuk membentuk proteksi. Dengan program vaksinasi saat ini, diperkirakan 2-3 juta kematian setiap tahunnya dapat dicegah. Keuntungan vaksin yang sudah terlihat jelas ini menyebabkan negara-negara di seluruh dunia untuk […]

    Persyaratan Vaksin yang Wajib Sebelum Kuliah di Amerika

    Vaksinasi merupakan sebuah metode yang mudah, aman, dan efektif untuk melindungi orang-orang dari penyakit berbahaya sebelum mereka terpapar penyakit tersebut. Vaksin bekerja dengan imun tubuh Anda untuk membentuk proteksi.

    Dengan program vaksinasi saat ini, diperkirakan 2-3 juta kematian setiap tahunnya dapat dicegah. Keuntungan vaksin yang sudah terlihat jelas ini menyebabkan negara-negara di seluruh dunia untuk mewajibkan penduduknya mendapatkan vaksin. Seperti di Amerika, sebagian pendatang pun disyaratkan sudah melengkapi vaksinasinya.

    Persyaratan Vaksin yang Wajib Sebelum Kuliah di Amerika

    Persyaratan Vaksin yang Wajib Sebelum Kuliah di Amerika

    Bagi Anda yang ingin berkuliah ke luar negeri seperti di Amerika, beberapa vaksin menjadi persyaratan. Apa vaksin yang wajib sebelum kuliah di amerika? Ini adalah beberapa rekomendasi vaksin yang perlu dilengkapi sebelum kuliah ke Amerika untuk usia 19 – 26 tahun menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC):

    Influenza

    Vaksin influenza diberikan 1 kali setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan virus influenza yang berganti tipenya setiap tahun sehingga World Health Organization (WHO) menentukan vaksin untuk jenisnya yang “musiman”. Berdasarkan tipenya, vaksin influenza dibagi menjadi 2 yaitu inactivated influenza vaccine (IAV) dan live attenuated influenza vaccine (LAIV). Terdapat vaksin influenza yang merangkap 3 jenis virus influenza yang disebut trivalent, atau 4 jenis yang disebut quadrivalent.

    Dapatkan Vaksinasi Flu mudah dan cepat, bisa panggil  ke rumah. Info lebih lanjut cek: Vaksin Flu ke Rumah

    Tetanus, Difteri, Pertussis

    Untuk vaksin tetanus, difteri, dan pertussis perlu diberikan 1 kali setelah usia 11 tahun bila sebelumnya sudah mendapatkan lengkap saat usia kecil. Apabila belum pernah mendapatkan vaksin tetanus, difteri, dan pertussis, maka perlu diberikan vaksin tersebut sebanyak 3 kali dengan jarak 0, 1, dan 6-12 bulan.

    Measles, Mumps, Rubella (MMR)

    Pemberian vaksin MMR diperlukan sebanyak 1 kali saja, apabila sebelumnya sudah mendapatkan vaksin MMR saat kecil maka tidak perlu untuk diberikan lagi.

    Varisela

    Vaksin varisela diberikan sebanyak 2 kali apabila belum pernah vaksinasi sebelumnya. Terdapat juga vaksin varisela yang digabung dengan MMR yaitu MMRV (Measles, Mumps, Rubella, & Varicella vaccine).

    Human Papillomavirus (HPV)

    Vaksin HPV diberikan sebanyak 3 kali dengan jarak 0, 2, 6 bulan. Selain itu vaksin HPV juga dapat diberikan untuk laki-laki, tidak hanya wanita saja. Hal ini karena HPV dapat menyebabkan infeksi baik pada laki-laki maupun wanita.

    Baca Juga: Selain Wanita, Seberapa Penting Vaksin HPV untuk Pria?

    Dapatkan: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

    Hepatitis B

    Penyakit hepatitis B dapat menyebabkan penyakit jangka panjang, bahkan hingga kanker hati. Maka vaksinasi untuk virus ini sangat penting.

    Vaksin hepatitis B dapat diberikan saat kecil atau dewasa dengan pemberian 3 kali dalam jarak 0, 1, 6 bulan.

    Apabila pernah diberikan vaksin tersebut, dapat dicek titer antibodi terhadap hepatitis B terlebih dahulu untuk menentukan apakah perlu diberikan booster atau tidak.6

    Covid-19

    Sehubungan dengan pandemi Covid-19, maka semua yang berencana melakukan perjalanan ke Amerika wajib sudah melengkapi vaksinasi Covid-19. Vaksin lengkap yang dimaksud adalah dosis sesuai jenis vaksinnya, tidak termasuk booster.

    Saat ini vaksin yang sudah diakui oleh Pemerintah Amerika adalah 2 dosis Pfizer, Moderna, Sinovac, AstraZeneca, atau Sinopharm and 1 dosis Johnson & Johnson.

    Sahabat Sehat, pemberian vaksin yang disebutkan diatas merupakan rekomendasi CDC secara umum. Setiap universitas di Amerika kemungkinan memiliki persyaratannya tersendiri yang berbeda dengan rekomendasi CDC.

    Sebelum Anda melakukan perjalanan untuk kuliah di Amerika, pastikan terlebih dahulu memenuhi Persyaratan Vaksin yang Wajib Sebelum Kuliah oleh universitas Anda.

    Baca Juga: Vaksin Influenza Trivalen atau Quadrivalen? Kenali Perbedaannya!

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan vaksinasi dewasa dan anak, konsultasi dokter, pemeriksaan laboratorium, obat-obatan, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 0811-1816-800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Vaccines and immunization [Internet]. Who.int. 2022.
    2. TeenVaxView for College and Technical School Students [Internet]. CDC. 2022.
    3. Types of seasonal influenza vaccine [Internet]. Euro.who.int. 2022.
    4. Ogden S, Ludlow J, Alsayouri K. Diphtheria Tetanus Pertussis (DTaP) Vaccine [Internet]. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022.
    5. Measles (Rubeola) [Internet]. cdc.gov. 2022.
    6. Hepatitis B Foundation: Hepatitis B Vaccination [Internet]. Hepb.org. 2022.
    7. COVID-19 Information [Internet]. U.S. Embassy & Consulates in Indonesia. 2022.

     

    Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

    Read More
  • Tahukah Anda Manfaat Habbatussauda Untuk Kesehatan? Bijinya sejak dahulu digunakan sebagai obat herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Imunitas atau daya tahan tubuh merupakan garda terdepan pertahanan tubuh dalam mencegah masuknya penyakit, terutama selama pandemi Covid-19. Segala upaya banyak dilakukan orang untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi suplemen dari bahan alami, […]

    Apa Manfaat Habbatussauda Untuk Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh?

    Tahukah Anda Manfaat Habbatussauda Untuk Kesehatan? Bijinya sejak dahulu digunakan sebagai obat herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Imunitas atau daya tahan tubuh merupakan garda terdepan pertahanan tubuh dalam mencegah masuknya penyakit, terutama selama pandemi Covid-19. Segala upaya banyak dilakukan orang untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi suplemen dari bahan alami, seperti habbatussauda.

    Apa Manfaat Habbatussauda Untuk Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh

    Apa Manfaat Habbatussauda Untuk Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh

    Habbatussauda terkenal memiliki manfaat luas, diantaranya meningkatkan imunitas tubuh, melawan bakteri, dan menjaga kesehatan organ hati. Mari simak penjelasannya berikut ini.

    Apa Itu Habbatussauda?

    Habbatussauda (nigella sativa) atau jintan hitam adalah tanaman rempah berbunga yang telah digunakan sebagai obat tradisional sejak lebih dari 2000 tahun lalu. Tanaman asli Timur Tengah dan Asia Barat Daya ini mengandung berbagai nutrisi, seperti protein, serat, zat besi, kalsium, zinc, fosfor, hingga berbagai jenis antioksidan seperti thymoquinone, flavonoid, dan carvacrol yang dinilai mampu mencegah berbagai penyakit serta bersifat anti-radang. 

    Habbatussauda mampu menjaga sistem kekebalan tubuh, Pesan disini: Borobudur Habbatus Sauda

    Manfaat Habbatussauda untuk Kesehatan

    Habbatussauda bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh karena mengandung salah satu komponen utama yang bernama polisakarida. Kandungan tersebut merupakan sumber serat makanan yang sangat baik bagi tubuh.

    Selain itu, Habbatussauda juga mengandung thymoquinone (TQ) sebagai komponen utama yang kaya akan antioksidan dan bersifat anti radang. Tak hanya itu, TQ juga memiliki sifat antihipertensi, antibakteri, anti diabetes, dan anti kanker. 

    Habbatussauda ini juga kaya akan asam lemak esensial, seperti asam linoleate yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh sehingga perlu didapatkan dari makanan. Menurut sebuah penelitian pada tahun 2019, terbukti bahwa kandungan asam lemak tersebut juga berkontribusi dalam meningkatkan sistem imun. 

    Baca Juga: Meski Vaksin Beredar, Tetap Konsumsi Asupan Bernutrisi untuk Kekebalan Tubuh

    Melawan Infeksi Bakteri dalam Tubuh

    Selain mampu meningkatkan daya tahan tubuh, habbatussauda juga berguna untuk membantu melawan infeksi bakteri, seperti P. aeruginosa yang menyebabkan pneumonia dan infeksi saluran kemih, atau E. coli yang menyebabkan diare. 

    Akan tetapi, manfaat habbatussauda dalam melawan infeksi bakteri masih terbatas pada uji coba laboratorium, sehingga perlu penelitian lebih lanjut. 

    Selain kedua manfaat di atas, habbatussauda juga dipercaya memiliki berbagai manfaat lainnya untuk kesehatan, yakni: 

    • Menghilangkan sakit kepala
    • Melancarkan pencernaan
    • Meredakan gejala asma
    • Menjaga tekanan darah 
    • Mengatasi kolesterol tinggi
    • Mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. 

    Tips Memilih Produk Habbatussauda dengan Tepat

    Produk Habbatussauda saat ini telah banyak dijual dipasaran dan tersedia dalam berbagai bentuk sediaan. Sebagian bahkan telah dikombinasikan dengan tanaman herbal lainnya, seperti jahe dan meniran, untuk efek kesehatan yang lebih luas.

    Walau secara umum habbatussauda bagus manfaatnya bagi kesehatan, Anda tetap perlu cermat dan berhati-hati saat memilih produk habbatussauda. Berikut beberapa panduannya:

    • Perhatikan kemasan produk habbatussauda. Cek dan pastikan bahwa kemasan masih dalam keadaan baik dan tidak rusak, seperti terbuka, sobek, atau bolong. 
    • Pastian produk habbatussauda yang akan Anda beli telah terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), artinya kualitas dan keamanannya sudah teruji.
    • Apabila produk Habbatussauda tersebut tidak memiliki label komposisi atau Anda merasa ragu sebaiknya jangan membeli produk tersebut. 

    Baca Juga: Pentingnya Imunisasi Anak Secara Lengkap di Masa Pandemi

    Sahabat Sehat, itulah beberapa manfaat habbatussauda untuk kesehatan. Besarnya manfaat tanaman herbal ini tetap harus diimbangi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres dengan baik, beristirahat atau tidur yang cukup, serta menerapkan protokol kesehatan.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, pemeriksaan medical check up berkala, pemeriksaan laboratorium, layanan fisioterapi, produk imunisasi dewasa, produk multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Khader, Mohannad, and Peter M Eckl. “Thymoquinone: an emerging natural drug with a wide range of medical applications.
    2. Barbosa, J. R., & de Carvalho Junior, R. N. (2021). Polysaccharides obtained from natural edible sources and their role in modulating the immune system: Biologically active potential that can be exploited against COVID-19.
    3. researchgate.net. 2022.
    4. NutraBee USA. 2022. Black Seed – A Natural Immune System Booster.

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

    Read More
Chat Dokter 24 Jam