Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Wanita

Showing 1–10 of 181 results

  • Sebagian besar dari kita kurang atau bahkan tidak mendapatkan pendidikan yang cukup mengenai perkembangan alat reproduksi setelah masa pubertas. Padahal, menjaga dan merawat kesehatan vagina adalah hal penting bagi wanita. Vagina memiliki banyak fungsi, seperti sebagai jalan lahir dan organ reproduksi. Baca Juga: Benarkah Keputihan Pertanda Kanker Serviks? Vagina sangat rentan terhadap penyakit yang dapat […]

    5 Ciri dan Bentuk Vagina Sehat yang Penting Diketahui Kaum Hawa

    Sebagian besar dari kita kurang atau bahkan tidak mendapatkan pendidikan yang cukup mengenai perkembangan alat reproduksi setelah masa pubertas. Padahal, menjaga dan merawat kesehatan vagina adalah hal penting bagi wanita. Vagina memiliki banyak fungsi, seperti sebagai jalan lahir dan organ reproduksi.

    ciri dan bentuk vagina sehat

    Baca Juga: Benarkah Keputihan Pertanda Kanker Serviks?

    Vagina sangat rentan terhadap penyakit yang dapat mempengaruhi kesuburan dan hasrat dalam berhubungan seksual, serta kemampuan dalam mencapai orgasme. Oleh sebab itu, sangat penting untuk Anda menjaga kesehatan vagina. Tetapi, tahukah Anda bagaimana ciri-ciri dan bentuk vagina yang normal?

    Ciri-ciri vagina sehat

    Untuk mengetahui apakah vagina Anda normal dan sehat terdapat beberapa ciri yang dapat diketahui. Jika Anda menemukan hal yang tidak normal, segera konsultasikan ke dokter.

    1. Tingkat Kelembapan

    Ciri vagina yang normal dapat diukur dari tingkat kelebabannya. Apabila diraba, vagina yang sehat akan terasa hangat dan lembab. Sedangkan, vagina yang terasa kering merupakan tanda bahwa vagina tidak sehat.

    Beberapa penyebab umum dari vagina yang kering yaitu adanya perasaan cemas yang berlebih, pengaruh dari pengobatan tertentu, perubahan hormonal, adanya iritasi yang disebabkan oleh bakteri, dan kondisi seperti ini juga sering ditemukan pada wanita yang telah menopause. Kelembapan pada vagina sangat berpengaruh pada ketahanan sperma bertahan hidup lebih lama di dalam vagina.

    2. Cairan Berwarna Putih

    Cairan berwarna bening atau putih yang keluar dari vagina merupakan hal yang normal. Lendir atau cairan ini diproduksi secara alami dari leher rahim atau serviks.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Delimas Kapsul Isi 60

    Adanya keputihan tidak selalu menjadi pertanda buruk. Perubahan pada jumlah keputihan dapat sepenuhnya terjadi akibat adanya perubahan hormonal seperti siklus menstruasi, kehamilan, maupun menopause.

    Ciri dan jumlah keputihan juga sangat bervariasi tergantung pada penyebabnya, misalnya dapat menjadi lebih kental dan elastis seperti putih telur mentah.

    Keputihan yang sehat tidak berbau ataupun berwana yang pekat. Kemungkinan, anda hanya akan merasa basah sehingga menjadi tidak nyaman. Apabila terjadi perubahan pada kekentalan dan bau, seperti perubahan warna, berbau amis atau menyengat, gatal atau nyeri  di sekitar vagina, segeralah konsultasikan pada dokter.

    3. Tidak Terasa Gatal

    Vagina yang sehat tidak akan membuat anda merasa gatal. Rasa gatal pada vagina merupakan suatu tanda adanya gangguan kesehatan, seperti eksim, sariawan atau infeksi, dermatitis kontak, psoriasis, dan penyakit lain, namun juga dapat terjadi karena adanya penyebab lain. Untuk lebih jelasnya, anda dapat memeriksakan atau konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

    4. Aroma Tidak Menyengat

    Setiap wanita memiliki aroma vagina yang khas. Aroma khas tersebut akan lebih tecium saat wanita akan memasuki siklus menstruasi. Selain itu, aroma khas vagina juga akan menjadi lebih tajam setelah wanita berhubungan seks.

    Namun, anda juga harus lebih memperhatikan apabila vagina mengeluarkan aroma yang menyengat, berbau amis dan mengalami gejala lain seperti keputihan yang berwarna abu-abu, terasa gatal atau terbakar selama beberapa hari memiliki kemungkinan adanya gangguan kesehatan.

    Baca Juga: Healthy Sexual Life in Women

    Gelaja tersebut dapat terjadi pada setiap wanita, terutama wanita denga kebersihan yang buruk, wanita pengguna douche, wanita hamil, maupun wanita yang sering berganti pasangan.

    Bau vagina yang tidak normal bisa disebabkan oleh adanya infeksi atau peradangan disekitar vagina yang dipicu oleh ketidak seimbangan bakteri vagina. Jika semakin parah, kondisi ini akan menyebabkan vaginitis.

    5. Tidak Ada Luka

    Luka pada vagina dapat terjadi karena beberapa hal, seperti akibat benturan yang disebabkan saat berhubungan seks sehingga kulit vagina menjadi lecet. Jika hal ini terjadi, sebaiknya anda minta saran penanganan yang tepat pada dokter.

    Menjaga kesehatan vagina adalah hal penting bagi semua wanita, karena vagina memiliki banyak fungsi, diantaranya untuk pembuangan urine, berhubungan seks, maupun sebagai jalan untuk melahirkan. Selain fungsi tersebut, vagina juga memiliki beberapa bentuk yang berbeda dikalangan kaum hawa.

    Bentuk Vagina yang Normal dan Sehat

    Vagina setiap wanita tidak ada yang sama persis bentuknya sehingga tidak dapat dibandingkan. Namun, yang perlu anda ketahui adalah bagaimana bentuk dari vagina yang normal dan sehat seperti berikut ini.

    Vulva

    Vulva adalah bagian luar vagina yang dapat terlihat tanpa harus membukanya. Bagian vulva di antaranya adalah punuk kemaluan, bibir luar vagina, dan klitoris.

    Vulva yang sehat berwarna merah dan kecoklatan. Anda tak perlu khawatir apabila terdapat kerutan atau keriput pada vulva, hal tersebut wajar terjadi. Kerutan pada vulva menunjukan elastisitas kulit pada vagina.

    Namun, perlu anda perhatikan apabila bagian vulva terasa nyeri atau muncul benjolan atau jerawat. Hal itu bisa menjadi tanda Anda terserang menyakit kelamin tertentu.

    Labia

    Labia atau bibir vagina merupakan bagian penutup yang membelah vagina terluar menjadi dua. Anda tak perlu khawatir jika bentuk bibir vagina Anda tidak sama besar atau panjang karena itu hal yang normal.

    Namun, jika bagian kulit labia mengalami perubahan warna dan timbul bercak putih. Segera konsultasikan ke dokter apabila anda mengalami hal tersebut.

    Vagina

    Vagina merupakan bagian lubang berbentuk tabung panjang sekitar 8 cm yang mengarah ke leher Rahim. Fungsinya adalah untuk tempat penetrasi saat berhubungan seksual.

    Apabila Anda meraba vagina dengan menyentuh masuk ke bagian dalam dan teraba bentuknya seperti membukit, ini merupakan hal yang normal. Namun, jika pada bukit tersebut terdapat benjolan, segera periksakan ke dokter.

    Produk Terkait: Pemeriksaan Pap Smear

    Demikian ciri dan bentuk vagina yang normal. Untuk mencegah munculnya berbagai penyakit, khususnya di daerah kewanitaan, penting sekali untuk kita agar tetap menjaga kebersihan dan menjalankan pola hidup yang sehat.

    Selain itu, tidak ada salahnya  jika Sobat Sehat lebih memproteksi diri dengan melakukan vaksinasi HPV atau Human Papillomavirus agar terhindar dari kanker serviks.

    Sekarang vaksinasi HPV telah hadir di Prosehat dengan fasilitas penggunaan teknologi telemedicine yang akan memudahkan pasien dalam berkonsultasi secara daring atau online melalui perangkat teknologi milik sahabat.

    Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Selain itu, Prosehat juga memiliki layanan vaksinasi HPV ke rumah sehingga Sobat Sehat dapat melakukan vaksinasi dengan aman tanpa perlu khawatir tertular COVID-19 serta ikut turut mendukung pencegahan timbulnya virus HPV.

    Layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Romadhona, D., 2021. 5 Ciri Miss V yang Sehat, Harus Waspada kalau Tak Begini. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/sexual-health/d-5191808/5-ciri-miss-v-yang-sehat-harus-waspada-kalau-tak-begini> [Accessed 30 March 2021].
    2. uk. 2021. Keeping your vagina clean and healthy. [online] Available at: <https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/keeping-your-vagina-clean-and-healthy/> [Accessed 30 March 2021].
    3. uk. 2021. Vaginal discharge. [online] Available at: <https://www.nhs.uk/conditions/vaginal-discharge/> [Accessed 30 March 2021].
    4. uk. 2021. Is my vagina normal?. [online] Available at: <https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/vagina-shapes-and-sizes/> [Accessed 30 March 2021].
    5. com. 2021. Types of vagina: Shapes, sizes, colors, and more. [online] Available at: <https://www.medicalnewstoday.com/articles/326210> [Accessed 30 March 2021].
    Read More
  • Bagi sebagian ibu menyusui, melakukan aktivitas seksual dapat menjadi suatu kegiatan yang kurang nyaman. Perubahan kondisi fisik dan psikis saat menyusui seperti payudara yang terisi penuh, masa nifas, dan emosi sebagai ibu baru turut berperan dalam gangguan hubungan seksual. Hal tersebut dapat membuat gairah dan mood untuk berhubungan seksual berkurang atau bahkan menghilang. Baca Juga: […]

    Tips Bercinta untuk Ibu Menyusui Agar Tetap Nyaman

    Bagi sebagian ibu menyusui, melakukan aktivitas seksual dapat menjadi suatu kegiatan yang kurang nyaman. Perubahan kondisi fisik dan psikis saat menyusui seperti payudara yang terisi penuh, masa nifas, dan emosi sebagai ibu baru turut berperan dalam gangguan hubungan seksual. Hal tersebut dapat membuat gairah dan mood untuk berhubungan seksual berkurang atau bahkan menghilang.

    tips bercinta untuk ibu menyusui

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Kapan waktu yang tepat untuk dapat berhubungan seksual lagi?

    Selama kehamilan dan proses persalinan, tubuh telah banyak berubah sehingga mempengaruhi kehidupan seks Anda. Perubahan hormonal pasca melahirkan dapat mempengaruhi jaringan pada vagina menjadi lebih tipis dan lebih sensitif. Vagina, rahim, dan leher rahim juga perlu kembali ke ukuran normal sembari mengistirahatkan tubuh anda pasca melahirkan.

    Sebenarnya tidak ada masa tunggu yang diwajibkan untuk anda dapat berhubungan seksual. Namun,  ebanyakan penyedia layanan kesehatan menganjurkan menunggu sekitar empat hingga enam minggu pasca melahirkan untuk dapat kembali berhubungan seksual, apapun metode persalinannya.

    Jika Anda memutuskan untuk mulai berhubungan seks kembali, pastikan terlebih dahulu bahwa anda sudah tidak lagi mengalami keputihan pascapartum atau lochia.

    Kondisi seperti ini umum dialami wanita pasca melahirkan dan dapat terjadi selama beberapa minggu sesudahnya. Memaksakan diri berhubungan seks saat masih masih mengeluarkan lochia akan memicu risiko anda terkena infeksi.

    Selain itu, risiko komplikasi pasca melahirkan juga sangat tinggi selama periode dua minggu pertama setalah persalinan. Selain luka robekan pasca melahirkan dan keputihan, Anda juga akan mengalami kelelahan, vagina kering, nyeri, dan kurang bergairah dalam berhubungan seks.

    Jika anda mengalami robekan pada vagina yang memerlukan perawatan melalui pembedahan, kemungkinan Anda akan menunggu lebih lama lagi.

    Apakah akan menyakitkan?

    Perubahan yang terjadi pada hormon dapat menyebabkan vagina Anda terasa kering, terutama ketika Anda sedang menyusui. Jika sebelumnya dilakukan tindakan episiotomi atau robekan perineum, kemungkinan Anda akan merasa sakit ketika berhubungan seks. Ada beberapa cara dalam meredakan ketidaknyamanan tersebut, seperti:

    Menggunakan pereda nyeri

    Misalnya dengan mandi air hangat, mengonsumsi pereda nyeri, atau bisa juga dengan mengosongkan kandung kemih anda. Apabila anda mengalami rasa terbakar setelahnya, tempelkan es yang dibungkus handuk kecil di area tersebut.

    Gunakan pelumas

    Pelumas dapat membantu melembabkan area yang kering pada vagina.

    Produk Terkait: Jual Pelumas

    Lakukan percobaan

    Mendiskusikan solusi alternatif perihal masalah vagina dengan pasangan anda merupakan hal yang tepat. Beri tahu pasangan anda perlakuan seperti apa yang terasa nyaman dan yang terasa tidak nyaman.

    Berlatih kagels

    Latihan kagels dapat membantu Anda mempersiapkan kembali otot dasar panggul serta dapat membantu mengatasi masalah umum pada pasca persalinan seperti inkontinensia. Melatih otot seperti ini juga dapat membantu dalam mendapatkan kembali kekuatan dan sensasi pada vagina anda.

    Apabila hubungan seksual Anda terus terasa menyakitkan, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan.

    Apakah menyusui dapat mempengaruhi kehidupan seks?

    Hal ini mungkin saja terjadi karena lubrikasi vagina anda berkurang dibandingkan saat hamil. Payudara Anda juga akan berkurang sensitifitasnya terhadap rangsangan seksual dibanding sebelumnya. Untuk itu penting untuk selalu komunikasikan dengan pasangan mengenai hal ini.

    Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Gairah Pasangan

    Apa saja tips bercinta untuk ibu menyusui?

    Kekhawatiran terbesar bagi ibu menyusui ketika sedang berhubungan seks adalah payudara yang bocor atau menetes diwaktu yang tidak tepat. Selama klimaks, hampir semua wanita akan mengalami letdown (payudara bocor atau susu menyemprot). Beberapa tips dalam melakukan hubungan seksual saat menyusui di antaranya adalah

    Cari posisi yang nyaman

    Anda dapat mencoba posisi woman on top dan spooning, posisi ini mampu menaikan gairah aat berhubungan seksual dan juga membuat Anda merasa nyaman. Namun, apabila pada posisi seperti ini payudara anda sakit, anda dapat segera berganti arah.

    Salah satu penyebab menurunnya gairah bercinta dapat disebabkan oleh penggunaan alat kontrasepsi pada saat menyusui. Kondisi seperti ini merupakan hal yang wajar dan tidak perlu di khawatirkan. Tidak ada salahnya bagi anda untuk tetap mencari alat kontrasepsi terbaik agar keintiman dengan pasangan tetap terjaga.

    Gunakan bra saat berhubungan seksual

    Meskipun terdengar sedikit aneh, namun cara ini cukup efektif. Jika anda cemas ASI anda akan bocor saat bercinta, tidak ada salahnya untuk antisipasi menggunakan bra sebelumnya.

    Baca Juga: Jangan Sembarang Pakai, Yuk Ukur Bra dengan Benar!

    Walaupun dengan menggunakan membuat anda atau pasangan kurang nyaman, cara ini sangat membantu kalian dalam menikmati aktivitas bercinta. Menggunakan bra juga dapat mencegah tetesan ASI membasahi ranjang.

    Kurangi rangsangan di area payudara

    Kadar hormon prolaktin akan meningkat saat ibu sedang menyusui. Kondisi ini akan menurunkan esterogen dan libido dalam tubuh ibu. Hal ini berpengaruh pada menurunnya respons seksual. Dengan melakukan rangsangan di area payudara, justru akan membuat ASI penuh dan bocor yang menyebabkan pasangan menjadi tidak nyaman.

    Alangkah lebih baik jika meminta suami untuk mengurangi rangsangan di area payudara. Manfaatkan titik sensitif lainnya yang dapat membuat anda lebih terangsang sehingga menaikan gairah bercinta anda, seperti di belakang telinga, leher atau paha bagian dalam.

    Lakukan pada saat mandi

    Selain menguntungkan, anda juga akan mendapatkan sensasi baru ketika bercinta saat pada saat mandi. Anda tidak perlu lagi khwatir ASI yang keluar akan mengganggu keintiman anda dengan pasangan, karena ASI yang keluar akan terlarut dalam air. Mandi Bersama dengan pasangan juga akan mempererat hubungan anda dengan suami.

    Sebelum memulai aktivitas seksual, Anda dan pasangan dapat melakukan pemanasan yang dapat memicu gairah bercinta. Dengan saling memijat dan bersenda gurau, Anda dapat mencairkan suasana dan membangun keintiman sebelum berlanjut ketahap selanjutnya.

    Gunakan waktu ketika anak telah tidur

    Dengan hadirnya anak, tentunya akan membuat waktu anda bersama pasangan akan berkurang. Anda tidak dapat lagi bermesraan dengan leluasa.

    Hal ini dapat memicu berbagai perdebatan akibat kurangnya komunikasi, ditambah faktor stres pekerjaan dan urusan rumah tangga lainnya. Agar hubungan dengan pasangan kembali hamonis, sebaiknya sisihkan waktu untuk melakukan quality time bersama pasangan.

    Anda dapat memanfaatkan momen ketika anak telah tertidur pulas sehingga aktivitas seksual tetap terasa nyaman dan aman. Cara ini sangat membantu dalam memperbaiki hubungan seksual antara suami istri.

    Berhubungan seksual antara dalam pernikahan selain untuk mendapatkan kenikmatan, tentunya juga untuk mempererat hubungan agar terus harmonis. Namun, ada kalanya jika aktivitas seksual tersebut terhalang oleh kondisi istri yang belum pulih setelah melahirkan maupun ketika sedang dalam masa menyusui.

    Baca Juga: 11 Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    Sebab, berhubungan intim dalam kondisi tersebut akan menimbulkan rasa sakit bagi si Ibu, jika sudah demikian alangkah baiknya untuk segera menghentikan aktivitas seks tersebut.

    Demi mencegah hal yang tidak diinginkan, sebaiknya Sahabat Sehat konsultasikan dahulu dengan dokter mengenai permasalahan seks yang sedang dihadapi.

    Agar aktivitas seksual anda tetap aman dan nyaman., serta sebagai pencegahan dari munculnya berbagai penyakit, khususnya di daerah kewanitaan, penting banget loh buat kita tetap menjaga kebersihan dan menjalankan pola hidup yang sehat.

    Selain itu, Sahabat Sehat juga tidak ada salahnya untuk lebih memproteksi diri dengan melakukan vaksinasi HPV atau Human Papillomavirus agar terhindar dari kanker serviks.

    Produk Terkait: Vaksinasi HPV

    Sekarang vaksinasi HPV telah hadir di Prosehat dengan fasilitas penggunaan teknologi telemedisin yang akan memudahkan pasien dalam berkonsultasi secara daring atau online melalui perangkat teknologi milik sahabat.

    Selain itu, prosehat memiliki layanan vaksinasi HPV ke rumah sehingga sahabat dapat melakukan vaksinasi dengan aman tanpa perlu khawatir tertular COVID-19 serta sahabat ikut turut mendukung program pemerintah untuk mencegah timbulnya virus HPV.

    Layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. 2021. Let’s talk about sex: After the baby | BabyCenter. [online] Available at: <https://www.babycenter.com/baby/postpartum-health/lets-talk-about-sex-after-the-baby_11802> [Accessed 1 April 2021].
    2. 2021. Sex After Birth: What to Expect and How Long to Wait. [online] Available at: <https://www.healthline.com/health/pregnancy/sex-after-birth> [Accessed 1 April 2021].
    3. (COVID-19), C., Health, E., Disease, H., Disease, L., Management, P., Conditions, S., Problems, S., Disorders, S., Checker, S., Blogs, W., Answers, Q., Guide, I., Doctor, F., A-Z, C., A-Z, S., Drugs, C., Pregnant, T., Medications, M., Identifier, P., Interactions, C., Tool, D., Management, D., Obesity, W., Recipes, F., Exercise, F., Beauty, H., Balance, H., Relationships, S., Care, O., Health, W., Health, M., Well, A., Sleep, H., Teens, H., Pregnant, G., Trimester, F., Trimester, S., Trimester, T., Baby, N., Health, C., Vaccines, C., Kids, R., Cats, H., Dogs, H., Updates, C., Here, C., Now, C., Experts, C., Social Distancing, Q., Blogs, W., Center, N. and Stories, F., 2021. Your Sex Life After Baby: When You Can Get Back to Sex, How to Find the Energy. [online] WebMD. Available at: <https://www.webmd.com/parenting/baby/features/your-sex-life-after-baby> [Accessed 1 April 2021].

     

    Read More
  • Obesitas atau biasa disebut dengan kelebihan berat badan merupakan masalah medis kronis jangka panjang yang terjadi saat seseorang memiliki lemak tubuh yang terlalu banyak sehingga bisa berdampak buruk pada kesehatan. Seseorang dapat didiagnosis obesitas apabila memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi. Baca Juga: Berikut 7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas IMT adalah suatu indikator umum […]

    Berbahaya! Simak 14 Dampak Obesitas Bagi Wanita Berikut!

    Obesitas atau biasa disebut dengan kelebihan berat badan merupakan masalah medis kronis jangka panjang yang terjadi saat seseorang memiliki lemak tubuh yang terlalu banyak sehingga bisa berdampak buruk pada kesehatan. Seseorang dapat didiagnosis obesitas apabila memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi.

    dampak obesitas bagi wanita

    Baca Juga: Berikut 7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas

    IMT adalah suatu indikator umum yang sering dipakai oleh dokter atau ahli gizi untuk menilai proporsi berat badan seseorang sesuai dengan usia, tinggi badan, dan jenis kelaminnya. Pengukuran ini dihitung dengan cara menggabungkan berat badan dan tinggi badan.

    Berat Status Indeks Massa Tubuh

    Kurang dari 18,5 = Rendah
    18,5 – 24,9 = Normal
    25,0 – 29,9 = Kelebilahan berat badan
    30,0 ke atas = Obesitas

    Secara umum, tubuh wanita cenderung lebih mudah mengalami obesitas dibandingkan pria. Tidak hanya akan merusak penampilan dan mengurangi rasa percaya diri, namun obesitas pada tubuh wanita juga mempunyai efek lebih buruk pada kesehatan.

    Efek obesitas pada umumnya bersifat medis, sedangkan pada wanita juga akan mempengaruhi psikologis atau kejiwaannya. Apabila psikisnya sudah tidak sehat maka akan semakin memperburuk kondisi kesehatannya.

    Berikut ini adalah beberapa dampak buruk yang ditimbulkan obesitas pada tubuh wanita

    1. Menstruasi Tidak Teratur

    Tidak teraturnya siklus menstruasi merupakan perubahan signifikan akibat bertambahnya berat badan. Obesitas seringkali dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya ketidakteraturan haid.

    Hal tersebut dikarenakan adanya lemak berlebih yang mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Biasanya kondisi ini lebih banyak diderita oleh remaja akibat kebiasaan sering konsumsi makanan cepat saji.

    2. Risiko Serangan Jantung

    Sama halnya dengan wanita yang menopause, wanita obesitas juga memiliki risiko terkena serangan jantung yang lebih besar. Selalu ingat bahwa setiap orang yang mengalami obesitas akan masuk ke dalam kategori risiko tinggi mengidap penyakit jantung.

    3. Degenerasi Otot

    Degenerasi otot dapat terjadi akibat terlalu banyaknya lemak yang menumpuk pada tubuh. Orang obesitas pada umumnya kurang berolahraga ataupun menggerakan badan, sehingga mengakibatkan lemah otot.

    4. Tekanan Darah Tinggi

    Obesitas merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya hipetensi atau tekanan darah tinggi akibat penumpukan kolestrol pada pembuluh darah. Meningkatnya kasus obesitas yang bersamaan dengan hipertensi dapat memicu diabetes dan penyakit ginjal kronis.

    5. Arthritis

    Arthritis atau radang sendi adalah kondisi tubuh sudah tidak bisa menerima tekanan ekstra dari berat badan yang berlebihan. Oleh karena itu, penderita obesitas memiliki risiko tinggi terkena pernyakit inflamasi kronis seperti arthritis.

    Baca Juga: 9 Jenis Penyakit Autoimun yang Terjadi pada Tubuh

    Sendi, otot kaki dan juga punggung bagian bawah akan kaku dan sakit, sehingga kondisi ini akan mempengaruhi postur tubuh dalam jangka panjang.

    6. Tumit Pecah-Pecah

    Berat badan yang berlebih akan membuat tekanan secara ekstrem terhadap tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan tumit pecah-pecah dan terasa perih menyakitkan.

    7. Batu Empedu

    Terbentuknya batu di kantung emppedu disebabkan karena metabolisme lemak yang tidak tepat. Hal ini dapat terjadi ketika seseorang menurunkan berat badan secara drastis dalam jumlah besar berisiko terhadap batu empedu.

    8. Kista

    Kista ovarium dapat terjadi akibat kebiasaan pola makan yang tidak sehat. Terbentuknya kista kecil di ovarium dapat menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur, bahkan yang lebih parah, dapat menyebabkan kemandulan pada beberapa kasus.

    9. Kemandulan

    Obesitas pada wanita dapat mengakibatkan ketidaksuburan dan berpotensi mengidap sindrom ovarium polikistik yang menyebabkan kemandulan. Hal ini disebabkan ketidakseimbangan horman sehingga terjadi infertilitas atau kemandulan pada wanita.

    10. Masalah Kulit

    Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya masalah kulit pada penderita obesitas adalah adanya perubahan hormon pada tubuh, sehingga mengakibatkan menghitamnya daerah leher atau lipatan tubuh lainnya.

    Selain itu, perenggangan kulit juga dapat menyebabkan stretch mark. Lembabnya daerah lipatan tubuh dapat memicu timbulnya bakteri dan jamur hingga menimbulkan ruam kulit serta berbagai infeksi lainnya.

    11. Depresi

    Ketidakseimbangan hormon pada wanita penderita obesitas dapat menyebabkan efek psikologis dalam tubuh. Selain itu, mereka akan lebih sering mengalami stress terkait berat badannya dibandingkan dengan wanita dengan tubuh kurus.

    Hal ini tidak hanya terjadi pada pada wanita yang benar-benar kelebihan berat badan, namun juga dapat terjadi pada wanita yang berpikir bahwa mereka gemuk. Penderita obesitas biasanya malu dan takut akan diejek sehingga mereka cenderung memilih untuk menyediri atau mengisolasi diri dari kehidupan sosial dan hal tersebut merupakan tanda-tanda seseorang yang depresi.

    12. Berdampak Saat Melahirkan

    Pada wanita obesitas yang sedang hamil memiliki risiko yang tinggi terjadinya diabetes kehamilan. Sedangkan dampak dari wanita hamil yang tekena diabetes itu sendiri akan membuat berat badan bayi lebih besar dibanding dengan bayi normal lainnya sehingga kemungkinan akan lahir secara Caesar.

    Selain itu, bayi tersebut akan berisiko tinggi terkena penyakit kuning dan bahkan fungsi jantungnya dapat terpengaruh.

    Baca Juga: Mari Mengenal Penyakit Kuning pada Bayi

    13. Kanker Rahim

    Risiko terkena kanker rahim akan meningkat akibat dari sel-sel lemak wanita yang memproduksi hormon esterogen. Semakin banyak lemak, maka akan semakin banyak estrogen di dalam tubuhnya. Selain itu, reaksi endometrium terhadap estrogen akan membuat penebalan yang meningkat sehingga memicu kanker rahim.

    14. Varises

    Timbulnya varises karena pelebaran pemuluh darah dapat menyebabkan melemahnya dinding pembuluh darah. Varises dapat muncul seperti kumpulan pembuluh darah berwarna biru ataupun ungu yang terkadang dilapisi kapiler merah tipis atau yang biasa disebut dengan spider veins.

    Obesitas adalah salah satu faktor dari risiko utama terjadinya varises, selain dari riwayat keluarga, jenis kelamin, umur, karena kehamilan, ataupun kurang gerak.

    Jadi, tidak ada salahnya untuk menjaga tubuh agar tidak terlalu gemuk. Oleh sebab itu, mulailah dari sekarang untuk menjaga berat badan sahabat agar tetap sehat dengan berolahraga secara teratur dan menerapkan pola makan sehat.

    Dengan memiliki berat badan yang ideal, Sahabat Sehat dapat mengurangi risiko terkena penyakit serta dapat menjalankan hidup maksimal yang berkualitas.

    Baca Juga: 10 Obat Herbal Obesitas yang Layak Dicoba

    Selain itu, Sahabat perlu melakukan vaksinasi HPV atau Human Papillomavirus agar terhindar dari kanker serviks. Sekarang vaksinasi HPV telah hadir di Prosehat dengan fasilitas penggunaan teknologi telemedisin yang akan memudahkan pasien dalam berkonsultasi secara daring atau online melalui perangkat teknologi milik sahabat.

    Prosehat juga memiliki layanan vaksinasi HPV ke rumah sehingga sahabat dapat melakukan vaksinasi dengan aman tanpa perlu khawatir tertular COVID-19 serta sahabat ikut turut mendukung program pemerintah untuk mencegah timbulnya virus HPV.

    Layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Ratini M. Health Risks Linked to Obesity. [online] WebMD. Available at: <https://www.webmd.com/diet/obesity/obesity-health-risks> [Accessed 18 March 2021].
    2. Alfian, A., 2021. Pengertian Obesitas Dan Penyebab Obesitas. [online] Academia.edu. Available at: <https://www.academia.edu/10916589/Pengertian_Obesitas_Dan_Penyebab_Obesitas> [Accessed 18 March 2021].
    3. 2021. 10 Tanda Seseorang Mengalami Obesitas. [online] Available at: <https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-2348609/10-tanda-seseorang-mengalami-obesitas> [Accessed 18 March 2021].
    4. 2021. Begini Efek Buruknya Kegemukan di Tubuh Wanita. [online] Available at: <https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-2256288/begini-efek-buruknya-kegemukan-di-tubuh-wanita> [Accessed 18 March 2021].
    5. com. 2021. Dampak buruk obesitas pada kesehatan wanita Semua Halaman | merdeka.com. [online] Available at: <https://www.merdeka.com/sehat/dampak-buruk-obesitas-pada-kesehatan-wanita.html?page=all> [Accessed 18 March 2021].

     

     

    Read More
  • Dalam setiap kehidupan manusia pasti memiliki tingkatan kendala dan masalah hidup yang berbeda-beda, sehingga banyak di antara mereka yang mengalami stres. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh banyak hal, misalnya pada bidang pekerjaan atasan tidak menghargai hasil kinerja stafnya, pada kehidupan rumah tangga dengan banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan seorang ibu di rumah, ataupun pada kehidupan […]

    3 Faktor yang Memengaruhi Perbedaan Tingkat Stres Pada Pria dan Wanita

    Dalam setiap kehidupan manusia pasti memiliki tingkatan kendala dan masalah hidup yang berbeda-beda, sehingga banyak di antara mereka yang mengalami stres.

    Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh banyak hal, misalnya pada bidang pekerjaan atasan tidak menghargai hasil kinerja stafnya, pada kehidupan rumah tangga dengan banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan seorang ibu di rumah, ataupun pada kehidupan siswa sekolah dengan PR yang sangat banyak.

    perbedaan tingkat stres pada pria dan wanita

    Meskipun begitu, ternyata tidak semua penyebab tersebut dapat langsung menyerang pikiran seseorang dan menjadikannya stres. Dari sebuah penelitian oleh para ahli mengungkapkan bahwa penyebab utama stres sangat dipengaruhi oleh jenis kelamin.

    Baca Juga: 7 Kiat Mengelola Stres Karena Terbeban Kapan Covid-19 Berakhir

    Berdasarkan penelitian ini, penyebab wanita mengalami stres pada umumnya disebabkan oleh kurangnya penghargaan dari lingkungan sekitar. Sedangkan pria biasanya lebih banyak merasakan stres akibat dari banyaknya pekerjaan yang menumpuk sehingga membuat mereka menjadi tegang.

    Beberapa pakar juga sepakat bahwa proses kerja otak wanita dan pria dalam menghadapi suatu tekanan masalah sangat berbeda. Pria umumnya cenderung lebih santai sedangkan wanita dianggap lebih ‘memikirkan’ masalah tersebut.

    Hal ini telah dijelaskan secara ilmiah pada jurnal Molecular Psychiatry tahun 2010, yaitu sel-sel otak wanita cenderung lebih sensitif terhadap hormon stres yang bernama corticotropinreleasing factor (CFR) dan wanita lebih rentan terhadap stres dua kali lipat dibandingkan pria.

    Uniknya, studi terbaru yang telah di publikasi oleh Jurnal Public Health mengungkapkan bahwa meskipun wanita lebih rentang terhadap stres, namun ternyata pria justru rentan terkena depresi. Berikut ini fakta menarik tentang perbedaan tingkat stres pada pria dan wanita menurut pengamat psikologi, Dr. Endang Mariani Rahayu, M.Si, yaitu:

    1. Tingkatan stres pada wanita lebih tinggi dibanding pria

    Bedasarkan data penelitian dari American Psychological Association mengungkapkan, hampir setengah dari semua wanita yang disurvei mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dalam lima tahun terakhir, dan hal ini tidak terjadi pada pria.

    Penyebabnya adalah karena wanita lebih sering mengeluhkan kondisi ekonomi yang mereka alami hingga gangguan fisik dan emosional yang lebih besar. Pada wanita yang menikah, tingkatan jumlah stresnya juga lebih besar dibandingkan dengan wanita lajang.

    2. Wanita lebih bisa mengelola stres

    Pada umumnya wanita lebih banyak menyalurkan rasa stres yang dialami dengan lebih ekspresif. Wanita juga lebih mudah bergaul dan terbuka membicarakan rasa stres yang tengah melanda dibanding dengan pria.

    Baca Juga: Coba 4 Makanan Sehat Ini yang Dapat Mengatasi Stres Sahabat

    Karena dengan membicarakan permasalahan atau kendala yang sedang dihadapi merupakan salah satu cara terbaik dalam menghadapi stres. Hal ini jugalah yang mempengaruhi jumlah angka kematian bunuh diri lebih banyak terjadi pada pria menurut WHO.

    3. Kebiasaan yang berbeda pada wanita dan pria ketika stres

    Ketika sedang stres, sebenarnya pria cenderung lebih banyak butuh uang dibandingkan dengan wanita. Berkaitan dengan aspek psikologis, adanya uang akan membuat pria lebih tenang, dan sebaliknya, saat wanita sedang stres justru wanita lebih banyak mengeluarkan uang untuk dibelanjakan.

    Namun, seiring perkembangan jaman, pakar ilmu sosial, budaya, dan komunikasi Universitas Indonesia, Dr. Deive Rahmawatu,I, S.Sos., M.Hum., CPR mengungkapkan, bahwa sejak 1986 sampai saat ini, data menunjukan manusia modern memiliki potensi lima kali lebih stres dibanding manusia di zaman sebelumnya, terutama pada wanita. Hal ini bisa menjadi permasalahan dunia.

    Kelompok yang paling rentan, yakni remaja. Sebab, usia remaja dinilai belum mempunyai pengalaman yang cukup sehingga mereka tidak memiliki banyak referensi.

    Akibatnya, kelompok usia tersebut sangat mudah terjerumus ke arah yang buruk. Dan kemungkinan terburuknya adalah saat orang tersebut merasa benar-benar sendiri ketika stres, mereka dapat mengalami depresi dan sering berakhir pada bunuh diri.

    Faktor apa sajakah yang dapat memengaruhi tingkatan stres pada seseorang?

    Fakta bahwa wanita tiga kali lebih rentang terkena stres dibanding pria ternyata dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, seperti berikut:

    1. Faktor Biologis

    Masa pubertas pada remaja saat ini semakin dini. Sudah bukan merupakan hal baru apabila anak sekolah dasar telah mengalami menstruasi. Proses hormonal ini membuat perempuan secara psikologis jauh lebih stres dibandingkan dengan pria.

    Ketika hormon sedang begejolak, seseorang sangat memerlukan orang lain untuk mendampingi agar mereka tidak berperilaku menyimpang. Oleh sebab itu, peran guru dan orang tua sangat penting dalam hal ini.

    2. Faktor Psikologis

    Perkembangan teknologi digital saat ini telah membuat banyak orang seolah menjadi “zombie”. Hadirnya teknologi digital akan menjadi dampak buruk apabila digunakan tanpa arahan atau bimbingan yang benar.

    Kehidupan sekarang sangat bergantung pada validitas sosial. Setiap hari orang akan terobsesi pada banyaknya likes di sosial media. Sehingga menjadi tidak fokus dalam mengembangkan diri. Selain itu, manusia memang merupakan makhluk egois dan selalu ingin terlihat lebih baik dari orang lain.

    Baca Juga: Waspada Bahaya Narsistik di Media Sosial

    Namun sayangnya, budaya digital ini justru malah semakin membuat kita iri dengan pencapaian orang lain. Oleh karena itu, jika tidak bimbing dengan benar penggunaan dari tekologi digital ini justru akan membuat seseorang menjadi stres.

    3. Faktor Sosiologis

    Walaupun dikelilingi oleh teknologi canggih, namun norma-norma sosial yang dipegang oleh remaja masih sangat minim. Banyak orang cenderung lebih memperhatikan penampilan dirinya. Kehadiran media sosial juga membuat seseorang semakin membandingkan dirinya dengan orang lain, dan jika hal ini sudah terjadi, ada beberapa kemungkinan yang dapat terjadi.

    Pertama, mereka akan berjuang untuk menjadi yang terbaik. Kedua, mereka akan membohongi publik agar menjadi yang terbaik, misalnya dengan menggunakan teknologi agar mereka tampak sempurna dalam foto.

    Dan yang terakhir, depresi yang semakin parah karena merasa tidak ada yang benar-benar menjadi temannya. Meskipun postingan ramai dengan likes dan memiliki jumlah follower yang banyak, namun sebenarnya ia sendirian. Sehingga di saat stres, ia merasa tidak dapat berbagi cerita dengan siapapun.

    Kondisi seperti ini tentu saja tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena akan sangat berdampak bagi kesehatan. Meskipun begitu, hal ini ternyata masih dapat sahabat cegah dengan hal-hal positif lainnya, seperti bergabung dengan komunitas yang melakukan kegiatan positif.

    Demikian penjelasan mengenai 3 faktor yang mempengaruhi perbedaan tingkat stres pada pria dan wanita. Apabila Sahabat merasa sedang mengalami stres, cobalah cari tempat bercerita supaya masalah yang dialami tidak ditanggung sendirian. Mulailah tata kehidupan yang baru dan beristirahat sejenak.

    Baca Juga: Berikut Ini 4 Tips untuk Mengatasi Stres

    Namun apabila Sahabat tidak dapat mengatasinya sendiri, alangkah baiknya Sahabat segera konsultasikan ke psikolog atau psikiater.

    Namun sahabat tidak perlu khawatir jika harus pergi keluar rumah, karena Sahabat Sehat dapat langsung berkonsultasi secara daring atau online melalui fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh Prosehat.  Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Media, K., 2021. Penyebab Stres Dipengaruhi Jenis Kelamin. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://lifestyle.kompas.com/read/2012/06/06/11052194/Penyebab.%20Stres.Dipengaruhi.Jenis.Kelamin> [Accessed 17 March 2021].
    2. Anwar, F., 2021. Dibanding Wanita, Pria Lebih Rentan Depresi Akibat Stres. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3247668/dibanding-wanita-pria-lebih-rentan-depresi-akibat-stres> [Accessed 17 March 2021].
    3. com. 2021. Pria dan Wanita Punya Tingkatan dan Gaya Stres yang Berbeda. [online] Available at: <https://www.liputan6.com/health/read/2897116/pria-dan-wanita-punya-tingkatan-dan-gaya-stres-yang-berbeda> [Accessed 17 March 2021].
    4. Abdi, H., 2021. Faktor Penyebab Stres, Gejala, dan Cara Menanganinya yang Tepat. [online] liputan6.com. Available at: <https://hot.liputan6.com/read/4259506/faktor-penyebab-stres-gejala-dan-cara-menanganinya-yang-tepat> [Accessed 17 March 2021].

     

     

    Read More
  • Penyakit kritis merupakan suatu kondisi penyakit dengan tingkat mortalitas atau kematian yang tinggi, atau mengancam jiwa. Berdasarkan penelitian, telah dibuktikan bawah perempuan lebih rentan terkena beberapa penyakit kritis tertentu. Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita Salah satu contoh penyakit kritis adalah penyakit ginjal. Menurut Riskesdas 2013, penderita penyakit ginjal 60% adalah kaum perempuan dan […]

    Alasan Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit Kritis

    Penyakit kritis merupakan suatu kondisi penyakit dengan tingkat mortalitas atau kematian yang tinggi, atau mengancam jiwa. Berdasarkan penelitian, telah dibuktikan bawah perempuan lebih rentan terkena beberapa penyakit kritis tertentu.

    rentan terkena penyakit kritis

    Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

    Salah satu contoh penyakit kritis adalah penyakit ginjal. Menurut Riskesdas 2013, penderita penyakit ginjal 60% adalah kaum perempuan dan 40% sisanya barulah kaum laki-laki. Di seluruh dunia, terdapat 195 juta perempuan yang mengidap penyakit ginjal kronis pada setiap tahunnya dan 600.000 perempuan meninggal akibat penyakit kronis ini.

    Terdapat beberapa faktor yang membuat perempuan rentan terkena penyakit kritis, antara lain:

    Kehamilan

    Salah satu faktor yang membuat perempuan rentan terkena penyakit kritis adalah kehamilan. Seperti contohnya, kehamilan yang disertai oleh komplikasi preeklamsia dapat berujung pada penyakit ginjal kronis. Dan sebaliknya, penyakit ginjal kronis juga bisa berisiko menimbulkan preeklamsia.

    Infeksi saluran kemih, lupus, dan kanker serviks

    Rasio penderita penyakit tersebut perbandingannya antara perempuan dan laki-laki adalah 9 : 1. Dari perbandingan tersebut, bisa dilihat resiko perempuan terhadap penyakit ginjal kronis yang diakibatkan oleh penyakit lain adalah sangat rentan.

    Kondisi biologis dan fisiologis perempuan dan pria berbeda

    Karena kondisi biologis dan fisiologis perempuan dan pria berbeda, akibatnya ada beberapa kondisi kesehatan yang lebih mempengaruhi perempuan dibanding pria.

    Antara lain, gangguan pola makan atau hormonal. Hal yang sama juga terjadi pada penyakit autoimun yang lebih umum menyerang wanita disbanding pria, seperti penyakit lupus. 9 dari 10 wanita yang terkena penyakit lupus adalah perempuan.

    Penyakit yang lebih sering menyerang perempuan:

    Multipel Sklerosis (MS)

    Penyakit MS merupakan penyakit yang gangguan pada sistem saraf pusat. Multiple Sclerosis Society melaporkan, MS saat ini diderita oleh 2 juta orang di dunia. Angka tersebut bisa dua sampai tiga kali lebih rentan terkena pada perempuan disbanding pria.

    Beberapa dokter juga mengklasifikasikan MS sebagai penyakit autoimun. Hal ini dikarenakan tidak adanya penyebab khusus yang terindentifikasi. Kebanyakan orang yang mengalami gejala MS pertama adalah saat berusia 20 sampai 40 tahu. Gejala MS juga bervariasi, mulai dari kelumpuhan sampai hilangnya penglihatan.

    Pengobatan dari penyakit yang lebih rentan menyerang perempuan ini adalah hanya berfungsi mengurangi gejala yang timbul, karena belum ada obat yang jelas untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

    Lupus

    Penyakit lupus juga merupakan penyakit autoimun yang lebih rentan menyerang perempuan. Penyakit ini memicu kekerasan pada kulit, sendi, dan juga organ. Gejala dari penyakit lupus sendiri sangat banyak, namun kebanyakan pasien mengalami gejala sangat lelah, sakit kepala, rambut rontok, dan persendian bengkak.

    Berdasarkan data Lupus Foundation of America, 90% penderita lupus adalah wanita. Namun, penyakit ini jarang bisa didiagnosa di awal, sehingga penderita yang biasanya sudah terkena dampaknya untuk waktu yang lama.

    Sindrom kelelahan kronis

    Sindrom ini merupakan sesuatu yang bisa dibilang kompleks. Kondisi kelelahan ini tidak bisa hilang hanya dengan beristirahat.

    Ada gejala lain yang mengikuti dari sindrom ini, antara lain nyeri otot, kurangnya daya ingat, serta insomnia. Bahkan, saat melakukan kegiatan ringan, seperti berpakaian, mandi, atau berpikir, bisa menyebabkan seseorang sangat kelelahan.

    Depresi

    Para ahli yakin bahwa depresi menyerang perempuan dua kali lebih banyak dibandingkan lelaki. Alasan biologis yang menjadi penyebab utamanya.

    Seperti pada saat menstruasi, melahirkan, dan menopause, perempuan biasanya mengalami fluktuasi hormone yang mempengaruhi mood.

    Baca Juga: Sahabat, Ketahui Fenomena Ghosting dan Cara Menghadapinya

    Dan menurut Psychology Today, perempuan lebih sering merenung dibandingkan lelaki. Hal tersebut kemudian diduga dapat memicu depresi, apalagi perempuan biasa lebih cenderung memiliki umur yang panjang sehingga lebih merasa kesepian dan berujung depresi.

    Celiac

    Berdasarkan National Foundation for Celiac Awareness, 60 sampai 70 persen penderita celiac adalah perempuan. Celiac disease merupakan reaksi negative yang diberikan oleh tubuh, karena tidak bisa mencerna gluten protein yang terdapat dalam tepung atau juga gandum.

    Pada umumnya, perempuan yang memiliki penyakit celiac disease baru didiagnosa saat berusia 45 tahun. Dan diagnose celiac disease memerlukan waktu selama 10 tahun, yang berarti perempuan sudah mengalami gangguan reproduksi beberapa tahun sebelumnya.

    Irritable Bowel Syndrome (IBS)

    IBS adalah gangguan yang terjadi pada usus besar dan mempengaruhi usus secara keseluruhan. IBS sendiri dapat menyebabkan perut menjadi sakit, kembung, diare, dan konstipasi paling sedikit selama tiga bulan.

    Sebanyak 65% pasien dari IB adalah perempuan, namun alasan perempuan rentan terkena penyakin ini belum juga diketahui,. Gejala ini semakin parah apabila sedang dalam periode menstruasi.

    Infeksi penyakit seksual

    Di Amerika sendiri, kasus infeksi seksual setiap tahunnya mencapai 19 juta kasus. Dan perempuan lebih sering tertular serta mengalami sebab yang serius dibandingkan lelaki.

    Sebabnya adalah kulit vagina dari perempuan lebih halus dibandingkan penis. Hal tersebut yang menjadi alasan mengapa perempuan lebih rentan terkena penyakit ini, karena virus dan bakteri jadi lebih mudah masuk.

    Baca Juga: Kanker Serviks, Bisakah Disembuhkan?

    Nah, Sahabat Sehat sudah paham kan alasan perempuan lebih rentan terkena penyakit? Maka dari itu, mari sama-sama menjaga kesehatan. Mulai sekarang, berperilaku dan mulailah hidup sehat agar tidak rentan terkena penyakit.

    Bahkan jangan segan untuk periksa dan kontrol ke dokter apabila sudah ada gejala tentang tubuh yang sudah memberikan sinyal tidak enak. Karena, bagaimana pun untuk mengetahui sebuah penyakit harus diserahkan kembali kepada ahlinya.

    Untuk pemeriksaan kesehatan penyakit kritis ini, Sahabat bisa melakukan salah satu pencegahannya dengan vaksinasi HPV di Prosehat untuk melindungi diri dari kanker serviks, dan tersedia layanan ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Eprints.umpo.ac.id. 2021. [online] Available at: <http://eprints.umpo.ac.id/1262/1/Artikel%20Jurnal%20Florence%20Vol%20VII%202014.pdf> [Accessed 11 March 2021].
    2. Eprints.undip.ac.id. 2021. [online] Available at: <http://eprints.undip.ac.id/44025/3/Kwa_Angela_G2A009110_BAB_2KTI.pdf> [Accessed 11 March 2021].
    3. Media, K., 2021. Perempuan Rentan Terserang Penyakit Ginjal Kronis, Kenapa Begitu?. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://sains.kompas.com/read/2018/03/10/163400723/perempuan-rentan-terserang-penyakit-ginjal-kronis-kenapa-begitu-> [Accessed 11 March 2021].
    4. Media, K., 2021. 7 Penyakit yang Lebih Sering Menyerang Wanita Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://health.kompas.com/read/2013/08/07/1107224/7.Penyakit.yang.Lebih.Sering.Menyerang.Wanita?page=all> [Accessed 11 March 2021].
    Read More
  • Disfungsi seksual wanita akan mempengaruhi kehidupan dan hubungannya dengan pasangan. Kenali, deteksi dan sadari di awal untuk mengatasinya dan melakukan perawatan secara intens. Ini adalah kondisi  seorang wanita sulit mengalami orgasme, kepuasan seksual, kurangnya gairah seksual, nyeri saat berhubungan intim, dan penyakit-penyakit lainnya yang terkait dengan hubungan intim. Baca Juga: 11 Makanan Penurun Gairah Seksual […]

    Penyebab, Gejala, Pengobatan,dan Terapi Disfungsi Seksual Wanita!

    Disfungsi seksual wanita akan mempengaruhi kehidupan dan hubungannya dengan pasangan. Kenali, deteksi dan sadari di awal untuk mengatasinya dan melakukan perawatan secara intens. Ini adalah kondisi  seorang wanita sulit mengalami orgasme, kepuasan seksual, kurangnya gairah seksual, nyeri saat berhubungan intim, dan penyakit-penyakit lainnya yang terkait dengan hubungan intim.

    disfungsi seksual wanita, disfungsi seksual perempuan

    Baca Juga: 11 Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    Banyak kasus wanita yang tidak mau memeriksakan diri ke ahli medis atau psikolog karena malu dan kurangnya kesadaran diri sendiri. Padahal jika Sahabat sadari penyakit disfungsi seksual bisa membahayakan hubungan dan mempengaruhi kehidupan. Biasanya penyebab gangguan disfungsi seksual pada wanita yaitu fisik, psikologis, hormonal, gaya hidupnya dan kualitas hubungannya dengan pasangan.

    Faktor-faktor penyebab disfungsi seksual pada wanita

    Fisik

    Secara fisik pemicu disfungsi seksual pada wanita yaitu memiliki penyakit seperti gangguan jantung, saraf, ginjal, gagal hati, gangguan pada kemih dan masalah nyeri-nyeri lainnya.

    Obat-obatan

    Mengonsumsi obat-obatan seperti obat antihistamin, obat tekanan darah, obat antidepresan, obat kemoterapi dapat menjadi pemicu mengurangnya gairah seksual dan menurunnya kemampuan untuk orgasme.

    Psikologis

    Masalah psikologis juga menjadi penyebab disfungsi seksual, wanita yang mengalami depresi, tingkat kecemasan yang tinggi, stress, kekhawatiran, masalah perkawinan dan trauma, menjadi pemicu mengalami disfungsi seksual.

    Pola hidup yang tidak sehat

    Pola hidup yang tidak sehat menjadi pemicu mengalami disfungsi seksual pada wanita, seperti merokok, jarang berolahraga, mengonsumsi obat-obatan, minum alkohol, pola makanan yang tidak sehat dan tidak bergizi. 

    Kualitas hubungan dengan pasangan

    Kualitas hubungan dengan pasangan juga mempengaruhi, seperti kurangnya komunikasi, terlalu sibuk dengan kegiatannya sendiri sampai melupakan komunikasi atau kehangatan bersama pasangan, konflik yang tidak selesai, kondisi yang sedang buruk, faktor-faktor ini sangat mempengaruhi penurunan gairah seksual.

    Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Gairah Pasangan

    Faktor hormonal

    Faktor hormonal atau kondisi hormon yang tidak menentu menyebabkan disfungsi seksual wanita dan gairah seksualnya menurut seperti sedang mengandung/hamil, setelah melahirkan dan masa menyusui, karena berbagai kondisi tertentu yang mempengaruhi.

    Gangguan emosi

    Gangguan emosi dikarenakan banyak faktor seperti kelelahan, terlalu banyak pikiran, konflik yang tidak kunjung usai, akan berpengaruh besar terhadap disfungsi seksual.

    Kehilangan gairah seksual sampai tidak mencapai orgasme perlu untuk disadari dan patut dikhawatirkan, deteksi sejak dini gejala-gejala yang berkaitan dengan disfungsi seksual pada wanita.

    Gejala-gejala disfungsi seksual

    1. Tidak adanya gairah seks atau menurunnya gairah seksual
    2. Tidak bisa mempertahankan gairah seks saat berhubungan atau tidak sama sekali terangsang padahal ada keinginan untuk melakukan seks
    3. Tidak dapat mengalami orgasme selama berhubungan seks
    4. Merasakan nyeri atau kesakitan yang tidak wajar saat berhubungan intim

    Ketika Sahabat sudah merasakan beberapa gejala di atas, segera untuk melakukan pemeriksaan ke dokter, untuk melakukan terapi atau pengobatan yang tepat sesuai anjuran dokter.

    Namun, untuk berbagai pengobatan disfungsi wanita berbagai macam bervariasi dan tergantung kondisi dan penyebabnya mengapa disfungsi bisa terjadi.

    Sebagai informasi, beberapa pengobatan untuk disfungsi seksual pada wanita karena psikisnya adalah :

    Komunikasi

    Berbicara, mendengarkan dan terbuka pada pasangan apa yang sedang dirasakan dan apa yang sedang dialami, komunikasi adalah cara awal untuk meminta bantuan kepada pasangan agar pasangan dapat mengerti dan mencari solusi terbaik.

    Gaya hidup yang sehat

    Hentikan kebiasaan untuk merokok, minum obat-obatan terlarang dan minuman beralkohol. Minuman beralkohol dapat menurunkan gairah seksual dan merokok dapat memperlambat aliran darah seksual dan menurunkan gairah seksual. Untuk itu, berolahraga penting secara teratur untuk meningkatkan stamina dan mood.

    Konsultasi

    Carilah konseling untuk menceritakan masalahmu mengenai masalah disfungsi seksual, biasanya konseling bisa membantumu mencarikan solusinya dengan cara yang sesuai.

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Pelumas

    Pelumas sangat membantu dalam berhubungan seksual, apabila Sahabat mengalami nyeri atau kesakitan saat melakukan hubungan seksual.

    Produk Terkait: Jual Durex Play Lubricant

    Sedangkan disfungsi seksual pada wanita untuk pengobatan kondisi medis adalah :

    1. Berkonsultasi dengan dokter mengenai obat yang sedang dikonsumsi dan efek sampingnya terhadap apa yang Sahabat  alami mengenai disfungsi seksual.
    2. Maksimalkan pengobatan untuk depresi dan kecemasan
    3. Mengobati masalah tiroid dan hormonal lainnya
    4. Beralih dengan menggunakan obat-obatan herbal dan menghindari efek samping
    5. Coba strategikan dengan cara lain untuk mengurangi sakit dan nyeri lainnya

    Terapi

    Untuk masalah disfungsi seksual pada wanita dengan penyebab hormonal kemungkinan pengobatannya adalah terapi, beberapa jenis terapi yang harus anda ketahui sebelum melakukan, ada 2 jenis terapi yaitu :

    Terapi Estrogen

    Terapi estrogen ini dalam bentuk cincin, krim atau pelumas, bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah di vagina, meningkatkan nada dari elasitas vagina sehingga peningkatan pada pelumas di vagina maksimal.

    Terapi Androgen

    Androgen adalah hormon testosteron yang dimiliki pria, wanita hanya mempunyai hormon ini sedikit dan lebih rendah daripada laki-laki. Akan tetapi hormon ini dapat membantu meningkatkan gairah sesksual pada wanita yang memiliki disfungsi seksual. Terapi androgen ini masih kontroversial, namun ini sangat bermanfaat sekali bagi wanita yang menderita disfungsi seksual.

    Disfungsi seksual juga mempunyai solusi dalam pengobatan alternatif yang sangat aman dan membentuk gaya hidup yang sehat, beberapa di antara pengobatan alternatif adalah sebagai berikut :

    Yoga

    Selama melakukan yoga gerakan-gerakan postur tubuh dan latihan pernapasan agar tubuh lebih fleksibel dan pikiran merasa lebih tenang, yang bermanfaat untuk menyalurkan energi seksual dengan peningkatan psikologis secara keseluruhan.

    Akupunktur

    Akupunktur adalah jenis terapi yang diterapkan dengan penyisipan jarum tipis di area-area yang sudah ditargetkan pada tubuh, penyisipan ini bermanfaat untuk mengurangi nyeri pada seksual, meningkatkan libido wanita dan gairah seksual wanita.

    Meditasi

    Meditasi dapat meningkatkan kesadaran seseorang, fokus dengan aktivitas yang sedang dijalani seperti aliran pernafasan yang diatur secara baik dan teratur. Peningkatan kesadaran dapat mengurangi personal distress dan meningkatkan respons gairah seksual.

    Baca Juga: Manfaat Seks Rutin bagi Kesehatan

    Itulah mengenai disfungsi seksual wanita. Bagi Sahabat Sehat yang juga ingin tetap menjaga fungsi seksual dengan baik dan terhindar dari virus HPV penyebab kanker serviks, yuk segera vaksinasi HPV di Prosehat yang menyediakan layanan ke rumah.

    Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. 5 Faktor Penyebab Disfungsi Seksual pada Wanita [Internet]. gaya hidup. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20191202160558-255-453429/5-faktor-penyebab-disfungsi-seksual-pada-wanita
    2. Saat Wanita Alami Disfungsi Seksual [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/697157/saat-wanita-alami-disfungsi-seksual
    3. Wajib Tahu, 3 Penyebab Disfungsi Seksual pada Wanita [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3933782/wajib-tahu-3-penyebab-disfungsi-seksual-pada-wanita#
    Read More
  • Pemeriksaan rutin atau medical check up untuk perempuan sangat perlu dilakukan mulai dari usia 18 tahun hingga 39 tahun, jenis pemeriksaan rutinnya adalah yang berlainan dan tergantung dengan usianya. Di sisi lain faktor usia, lingkungan, kegiatan, pola hidup, riwayat medis, dan keluarganya juga menjadi faktor seberapa sering kita harus melakukan pemeriksaan kesehatan. Baca Juga: Pentingnya Menjaga Reproduksi […]

    Jenis-jenis Tes Kesehatan untuk Perempuan yang Wajib Dilakukan Apa Saja?

    Pemeriksaan rutin atau medical check up untuk perempuan sangat perlu dilakukan mulai dari usia 18 tahun hingga 39 tahun, jenis pemeriksaan rutinnya adalah yang berlainan dan tergantung dengan usianya. Di sisi lain faktor usia, lingkungan, kegiatan, pola hidup, riwayat medis, dan keluarganya juga menjadi faktor seberapa sering kita harus melakukan pemeriksaan kesehatan.

    tes kesehatan untuk perempuan, tes kesehatan untuk wanita

    Baca Juga: Pentingnya Menjaga Reproduksi Kesehatan Wanita

    Sekalipun tubuh sudah terkait penyakit alangkah baiknya kita mengetahui sejak dini dan lebih baik mencegah daripada mengobati, perawatan dan pencegahan lebih dini solusi yang terbaik daripada harus menjalani pengobatan ketika tubuh sudah merasakan gejala parah yang mengakibatkan fatal. Pencegahan dan perawatan sejak dini adalah mendeteksi kesehatan tubuh kita dengan cara rutin dalam melakukan pemeriksaan tubuh.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Beberapa hal yang harus perempuan perhatikan untuk pemeriksaan rutin, yaitu:

    Ultrasonography (USG) 

    USG Perut untuk mendeteksi segala hal penyakit yang berkaitan dengan kehamilan. Sahabat bisa mengetahui apakah penyakit tersebut ada atau tidak dan amankah untuk janin.

    Penyakit yang dideteksi untuk USG perut misalnya seperti masalah kesehatan sistem empedu, sistem perkemihan, sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), usus buntu serta pembesaran kelenjar getah bening.

    Test pap smear

    Bagi perempuan yang sudah pernah melakukan hubungan seksual secara aktif atau mempunyai keluarga yang punya riwayat penyakit HPV atau kanker rahim, perlu sekali untuk melakukan pemeriksaan upaya mendeteksi risiko kanker serviks sejak dini.

    Baca Juga: Wanita Menikah Wajib Lakukan Tes Pap Smear?

    Pemeriksaan pap smear meliputi pemeriksaan panggul, sehingga anda bisa mendapatkan pemeriksaan vulva, vagina dan mulut rahim. dan bagi seseorang yang keluarganya mempunyai riwayat penyakit HPV atau kanker rahim, sangat wajib untuk mengikuti saran dokter untuk pemeriksaan berikutnya.

    Pemeriksaan payudara atau mamogram

    Mamogram adalah jenis pemeriksaan khusus untuk kanker payudara, sebagian perempuan di dunia banyak sekali yang menderita kanker payudara. Disarankan sejak dini perempuan harus melakukan mamogram, setidaknya 1-3 tahun lebih awal pemeriksaan.

    Dokter akan mengetahui walaupun tubuh belum memilki gejala, benjolan atau keluhan apapun. Cara pemeriksaannya adalah dengan menggunakan sinar X dengan menggunakan alat ini, dokter akan bisa mendiagnosis lewat hasil screening tersebut.

    Pemeriksaan TORCH

    TORCH adalah singkatan dari toxoplamosis, rubella, cytomegalovirus dan herpes simplex virus. Ibu hamil dan ibu yang sedang merencanakan kehamilan wajib untuk pemeriksaan TORCH untuk mendeteksi apakah ibu mengalami infeksi TORCH di dalam tubuh atau tidak.

    Infeksi TORCH sangat berbahaya untuk ibu hamil dapat menyebabkan kondisi bayi lahir dengan kondisi kurang sempurna (cacat) dan dapat menyebabkan kematian. Bagi ibu yang belum hamil, idealnya pemeriksaan ini dilakukan 6 bulan sebelum merencanakan kehamilan, sedangkan bagi ibu hamil, awal kehamilan atau trimester awal bisa dilakukan pemeriksaan dini.

    Pemeriksaan tiroid

    Lakukan pengecekan tiroid, karena tiroid yang tidak aktif menyebabkan mudahnya kenaikan berat badan, sedangkan tiroid yang aktif mengindikasi tubuh menjadi autoimun (imunitas tubuh menyerang sel yang sehat alih-alih menyerang penyakit).

    Pemeriksaan tiroid bisa dilakukan saat berusia 35 tahun atau bisa sebelumnya. Jika Sahabat sudah merasakan gejala seperti perubahan mood, berat badan, susah tidur dan kadar kolesterol segeralah untuk melakukan pemeriksaannya ke dokter.

    Baca Juga: Apakah Sahabat Berisiko Tinggi Mengalami Gangguan Tiroid?

    Pemeriksan infeksi menular seksual

    Pada perempuan yang sudah melakukan hubungan seksual secara aktif dan mempunyai risiko tinggi, diwajibkan sekali untuk pemeriksaan infeksi menular seksual upaya mendeteksi adanya penyakit gonorrhea, sifilis, trichomoniasis dan penyakit menular seksual lainnya.

    Cek tekanan darah

    Cek tekanan darah merupakan pemeriksaan rutin yang harus dilakukan minimal 2 tahun sekali, biasanya tekanan darah tinggi mengindikasi penyakit jantung, gagal ginjal, atau stroke.

    Untuk pemeriksaan tekanan darah bisa dilakukan dalam segala usia, apabila anda mempunyai tekanan darah tinggi, biasanya dokter akan menyuruh Sahabat untuk selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah selama 6 bulan sekali untuk tetap menjaga kestabilan tekanan darah dan dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai. Biasanya idealnya tekanan darah wanita adalah 120/80 mmHg

    Cek kolesterol

    Kadar kolesterol yang tinggi menyebabkan risiko terkena serangan jantung, pemeriksaan kolesterol ini dilakukan melalui test darah. Apalagi jika keluarga Sahabat mempunyai penyakit jantung, segeralah untuk meminta cek kolesterol dokter dengan menggunakan lipoprotein subfraction karena test ini lebih sensitif dan detail sehingga partikel-partikel yang ada di dalam kolesterol lebih terlihat. Cek kolesterol bisa dimulai dari usia 20 tahun.

    Pemeriksaan mata dan penglihatan

    Semakin menua, perempuan lebih berisiko tinggi memiliki gangguan kesehatan mata yaitu deregenarasi makular atau menurunnya fungsi retina mata yang menyebabkan turunnya ketajaman mata dalam pengelihatan. Dengan ini, sangat diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan mata sekaligus pengelihatan secara rutin seperti pemeriksaan deregenerasi makular, retinopati, dan penyakit mata lainnya.

    Pemeriksaan diabetes

    Banyak sekali perempuan yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit diabetes, tidak terkecuali ibu hamil dan dapat membahayakan ibu dan janin, walaupun akan ada kemungkinan setelah melahirkan penyakit diabetes akan pergi.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Namun, diabetes tipe yang lainnya, melainkan kadar metabolik yang mempunyai kadar glukosa yang tinggi dalam konteks resistensi insulin dan defisiensi insulin akibat rusaknya pankreas. Gejala diabetes adalah kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, faktor keturunan dan faktor-faktor lainnya, segerakan untuk melakukan pemeriksaan secara detail.

    Pemeriksaan kepadatan tulang

    Sebagian besar perempuan mengalami penurunan padatnya tulang setelah menopause, ini terjadi ketika menurunnya kadar estrogen. Penduduk dunia paling banyak menderita osteoporosis, osteoporsis turun terjadi ketika mineral air di dalam tulang luruh dari tulang. Sehingga mudah sekali membuat tulang menjadi ringkih dan rapuh.

    Itulah mengenai tes kesehatan perempuan yang wajib dilakukan supaya mereka terhindar dari penyakit. Buat Sahabat Sehat yang ingin melindungi diri dari kanker serviks yang ditimbulkan oleh virus HPV, Sahabat bisa melakukannya di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV

    Layanan ini mempunyai keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Sulaeman S. 10 Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Wanita [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3787537/10-tes-kesehatan-yang-wajib-dilakukan-wanita
    2. Sharin D, Sharin D. 11 Tes Kesehatan untuk Perempuan yang Penting Dilakukan [Internet]. Love Life. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://ilovelife.co.id/blog/11-tes-kesehatan-yang-penting-dilakukan-untuk-perempuan/
    3. Daftar Jenis Cek Kesehatan Rutin Bagi Perempuan Usia 18-39 Tahun – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://tirto.id/daftar-jenis-cek-kesehatan-rutin-bagi-perempuan-usia-18-39-tahun-eAeg
    Read More
  • Vaksin kanker serviks adalah salah satu vaksin yang diberikan untuk mencegah penularan penyakit tersebut yang terjadi akibat dari berhubungan seksual. Kanker ini disebabkan oleh HPV atau human papillomavirus. Kanker ini menyerang dengan cara menularkan infeksi pada wanita melalui hubungan seksual atau kontak langsung dengan area genital. Dari kontak langsung inilah kemudian muncul sel yang tumbuh […]

    Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya?

    Vaksin kanker serviks adalah salah satu vaksin yang diberikan untuk mencegah penularan penyakit tersebut yang terjadi akibat dari berhubungan seksual. Kanker ini disebabkan oleh HPV atau human papillomavirus. Kanker ini menyerang dengan cara menularkan infeksi pada wanita melalui hubungan seksual atau kontak langsung dengan area genital. Dari kontak langsung inilah kemudian muncul sel yang tumbuh secara tidak normal pada mulut rahim atau serviks, dan lama-kelamaan berkembang menjadi kanker serviks yang termasuk salah satu kanker paling mematikan.

    Produk Terkait: Vaksinasi HPV

    Di Indonesia sendiri menurut data yang dilansir oleh Kementerian Kesehatan, jumlah penderita kanker serviks adalah 90-100 kasus per 100.000 penduduk, dan setiap tahunnya adalah 40.000 kasus. Bahkan, Indonesia termasuk kedua tertinggi di dunia. Angka global kematian akibat virus ini adalah 99,7 %, dan hampir semuanya menimpa wanita. Melihat dari jumlah tersebut, pemberian vaksin sangat penting dan harus dilakukan.

    Penyebab Kanker

    Sebelum membahas mengenai vaksin serviks, sebaiknya Sobat mengetahui terlebih dahulu penyebab kanker serviks. Penyebabnya terdiri dari berbagai faktor yang dapat meningkatkan seseorang untuk menderita penyakit ini, yaitu salah satunya infeksi human papillomavirus (HPV).

    Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    HPV merupakan penyebab utama kanker serviks. Virus ini dapat menginfeksi sel-sel di permukaan kulit dan alat kelamin, anus, serta mulut, dan tenggorokan. HPV bisa muncul karena perilaku seks yang cukup berisiko seperti sering berganti pasangan seksual sejak usia muda, atau berhubungan seks tanpa kondom.

    Menderita Penyakit Menular Seksual

    Selain HPV, kanker serviks juga bisa disebabkan oleh wanita yang menderita penyakit menular seksual seperti kutil kelamin, klamidia, gonore, dan sifilis. Tidak hanya yang pernah, bahkan wanita yang sedang menderita penyakit menular seksual juga memiliki risiko tinggi terkena kanker ini. Jaid, infeksi HPV bisa muncul bersamaaan dengan penyakit menular seksual.

    Pola Hidup yang Tidak Sehat

    Pola hidup yang tidak mengutamakan kesehatan seperti jarang berolahraga, jarang mengonsumsi buah dan sayuran bisa menyebabkan timbulnya kanker serviks. Hal ini akan semakin meningkat jika wanita yang menderita kanker juga memiliki kebiasaan merokok.
    Mengapa bisa demikian? Karena tembakau dalam rokok dapat merusak sel DNA, serta membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih lemah sehingga kurang efektif dalam melawan HPV.

    Lemahnya Sistem Kekebalan Tubuh

    Melemahnya sistem kekebalan tubuh karena HIV/AIDS atau akibat pengobatan kanker dan penyakit autoimun ternyata juga lebih berisiko terinfeksi HPV sebagai penyebab utama kanker serviks.

    Baca Juga: Kanker dan Tumor Itu Sama?

    Penggunaan Pil KB

    Pil KB yang dimaksudkan untuk mencegah kehamilan ternyata dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker. Karena itu, Sobat disarankan untuk memilih metode pencegahan kehamilan lain seperti IUD atau KB Spiral. Supaya aman, sebaiknya Sobat konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan untuk memilih jenis kontrasepsi yang tepat dan cocok.

    Hamil Usia Muda

    Hamil usia muda atau saat usia kurang dari 17 tahun dapat membuat seorang wanita lebih rentan terkena kanker serviks. Tak hanya itu, wanita yang pernah hamil dan melahirkan lebih dari 3 kali juga malah lebih berisiko. Hal ini disebabkan sistem kekebalan tubuh yang melemah dan perubahan hormon selama masa kehamilan dapat membuat wanita lebih rentan terhadap HPV.

    Pernah Mengonsumsi DES

    DES atau diethylstilbestrol adalah obat hormonal yang diberikan pada wanita untuk mencegah keguguran. Risiko yang ditimbulkan bahkan lebih besar. Selain itu, obat dapat meningkatkan risiko kanker pada janin perempuan yang dikandungnya.

    Faktor Keturunan

    Risiko terkena kanker serviks lebih tinggi juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan, yaitu keluarga perempuan pernah didiagnosis penyakit serupa.

    Langkah Pencegahan

    Ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan dalam menghadapi kanker serviks. Mulai dari menjalankan pola hidup sehat, menjalani pap smear atau tes IV A, dan vaksinasi HPV. Pemberian vaksin merupakan hal yang paling penting dalam pencegahan.

    Kapan Sebaiknya Vaksin Diberikan?

    Untuk pemberian vaksin sebaiknya disarankan mulai dari wanita usia 10 tahun ke atas atau lebih tepatnya sejak usia remaja atau belum pernah melakukan hubungan seksual sama sekali.
    Pemberian pada usia-usia yang masih “perawan” tersebut ternyata menurut penelitian lebih efektif dalam mencegah penularan kanker serviks daripada diberikan saat sudah berhubungan seksual karena kemungkinan infeksi HPV sudah ada. Pemberian vaksin biasanya diberikan dalam bentuk suntikan oleh dokter dengan cara menyuntik ke dalam otot di lengan atas atau paha.

    Berapa Dosis yang Diperlukan?

    Dosis yang diberikan pun cukup dua saja terutama pada usia 10-13 tahun sedangkan pada usia 16-18 tahun, dosisnya bertambah menjadi 3. Semua dilakukan dengan jarak 1-6 bulan dari masing-masing dosis penyuntikan.
    Pemberian dosis diperlukan untuk dapat memberikan perlindungan jangka panjang dari infeksi HPV. Jika belum lengkap, bisa segera berkonsultasi ke dokter untuk melengkapinya. Ternyata pemberian vaksin juga bermanfaat bagi pria, dan sangat direkomendasikan untuk pria berusia 26 tahun ke bawah, dan pernah berhubungan intim dengan sesama pria ataupun yang punya gangguan imunitas.

    Mengapa vaksin HPV juga penting untuk pria? Sebab ternyata virus ini juga dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker anus, serta kanker tenggorokan yang bisa saja terjadi pada pria.

    Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

    Jenis-jenis Vaksin Kanker Serviks

    Vaksin kanker serviks sendiri mempunyai beberapa tiga jenis yang bisa dimanfaatkan sesuai dengan jenis virusnya. Jenis-jenisnya antara lain:

    • Pertama adalah vaksin yang umumnya digunakan untuk mencegah kanker serviks dan pra kanker. Vaksin jenis ini akan mencegah infeksi HPV-16 dan HPV-18 sebagai penyebab umum terjadinya kanker. Pemberiannya ditujukan untuk wanita berusia 10-25 tahun.
    • Kedua adalah Gardasil yang digunakan untuk mencegah kanker dan pra-kanker serviks, vulva, vagina, dan anus. Vaksin ini juga bisa menangkal infeksi HPV-6 dan HPV-11 sebagai penyebab kutil pada kelamin, serta bisa diberikan pada pria usia 9-26 tahun.
    • Ketiga adalah Gardasil 9. Cakupannya lebih luas dari Gardasil sebelumnya karena mencakup HPV-31, HPV-33, HPV-45, HPV 52, dan HPV-58 yang juga dapat menyebabkan kanker serviks, dan bisa diberikan pada pria usia 9-15 tahun.

    Seberapa Efektifkah?

    Vaksinasi HPV cukup efektif dalam mencegah penyebaran kanker serviks lebih lanjut . Hal tersebut bisa terlihat contohnya pada Amerika dan Australia yang mampu menurunkan kejadian akibat serviks sebanyak 75% dalam 10 tahun terakhir setelah menjalankan program vaksinasi secara nasional.

    Adakah Efek Samping yang Ditimbulkan?

    Tentu saja mengenai vaksin HPV ini banyak Sobat yang bertanya-tanya apakah vaksin pencegah penularan kanker tersebut mempunyai efek samping?
    Jawabannya, tentu saja ada.  Akan tetapi efek samping yang terjadi biasanya sementara dan tergolong ringan. Beberapa efek samping yang dikeluhkan adalah sebagai berikut:

    • Bengkak
    • Nyeri
    • Kemerahan di area suntikan
    • Sakit kepala

    Sedangkan efek samping yang tidak terlalu sering dan jarang ditemukan adalah:

    • Demam
    • Mual
    • Rasa sakit di sekitar lengan, tangan atau kaki
    • Muncul ruam merah yang menyebabkan gatal
    • Terhambatnya saluran pernafasan dan kesulitan bernafas

    Selain efek-efek samping di atas, vaksin kanker serviks juga dapat memicu reaksi alergi yang parah atau lebih dikenal dengan nama alergi anafilaksis yang bisa mengancam keselamatan jiwa.

    Karena itu, sebelum meminta diberikan vaksin, ada baiknya Sobat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang akan memberikan informasi lengkap  termasuk membuat pertimbangan yang tepat mengenai manfaat yang dapat diperoleh serta risiko efek samping yang ditimbulkan.
    Setelah mendapatkan vaksin serviks, Sobat dianjurkan untuk melakukan pap smear sesuai dengan rekomendasi dari dokter. Tes ini untuk menguji keberadaan sel pra kanker atau kanker pada serviks. Jadi, bisa dibilang pap smear adalah tes lanjutan.
    Nah, bagi Sobat yang memerlukan vaksin HPV, informasi kesehatan, maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Harsono F. Berapa Harga Vaksin HPV untuk Penangkal Kanker Serviks? [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 15 July 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3914327/berapa-harga-vaksin-hpv-untuk-penangkal-kanker-serviks
    2. Media K. Mengapa Vaksin HPV untuk Cegah Kanker Serviks Diberikan Dua Kali? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 15 July 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/12/22/094000620/mengapa-vaksin-hpv-untuk-cegah-kanker-serviks-diberikan-dua-kali-?page=all
    3. Rakyat P. Berniat Vaksinasi Kanker Serviks? Ketahui Dulu 6 Hal Berikut – Pikiran-Rakyat.com [Internet]. www.Pikiran Rakyat. 2020 [cited 15 July 2020]. Available from: https://www.pikiran-rakyat.com/gaya-hidup/pr-01283087/berniat-vaksinasi-kanker-serviks-ketahui-dulu-6-hal-berikut-405268

     

    Read More
  • Berbagai informasi yang diterima mengenai kesehatan biasanya akan cukup mempengaruhi pola kehidupan sehari-hari. Namun, jika mudah percaya hanya dengan membaca satu media saja bisa sangat berbahaya sehingga kita perlu mendapatkan beberapa informasi yang valid dan sebenar-benarnya. Apalagi untuk urusan kesehatan wanita, kita harus pintar-pintar menyaring informasi ya. Pastikan membaca beberapa artikel informasi dari referensi yang terpercaya, dan kalau bisa sebaiknya bertanya langsung pada dokter. […]

    Waspada, Mitos Kesehatan Wanita yang Berbahaya!

    Berbagai informasi yang diterima mengenai kesehatan biasanya akan cukup mempengaruhi pola kehidupan sehari-hari. Namun, jika mudah percaya hanya dengan membaca satu media saja bisa sangat berbahaya sehingga kita perlu mendapatkan beberapa informasi yang valid dan sebenar-benarnya. Apalagi untuk urusan kesehatan wanita, kita harus pintar-pintar menyaring informasi ya. Pastikan membaca beberapa artikel informasi dari referensi yang terpercaya, dan kalau bisa sebaiknya bertanya langsung pada dokter.

    mitos kesehatan wanita

    Baca Juga: Hubungan antara Siklus Kehidupan dan Kesehatan Wanita

    Banyak sekali mitos yang beredar terkait kesehatan pada wanita. Jadi, yang pertama harus kita lakukan adalah jangan langsung percaya dengan informasi tentang kesehatan wanita sebelum tahu informasi yang sebenar-benarnya. Yuk, sekarang kita bahas beberapa mitos yang harus diketahui.

    1. Gairah seksual wanita akan menghilang seiring dengan bertambahnya usia

    Terkait menopause atau berhentinya menstruasi pada wanita akibatnya menurun hormon estrogen mungkin membuat gairah seks pada wanita juga menurun. Tetapi sebenarnya tidak ada kaitannya dengan menghilangnya gairah seks pada wanita. Karena menurut sebagian besar responden perempuan yang berusia lebih dari 50 tahun justru tetap bisa melakukan hubungan seks beberapa kali dalam sebulan.

    2. Air kencing wanita lebih sedikit daripada pria

    Pada umumnya, wanita sering sekali ke toilet untuk buang air kecil dalam jeda waktu yang dekat. Akan tetapi, pria jarang sekali ke toilet untuk buang air kecil, namun bukan berarti air kencing wanita lebih sedikt dari pria. Hanya saja yang membedakan adalah jeda waktunya dan pastinya tergantung dengan apa yang mereka minum.

    3. Berbahaya jika sering berolahraga

    Setiap tubuh memiliki kondisi kesehatan fisik yang berbeda, artinya setiap orang juga memiliki pola hidup yang berbeda-beda. Mengenai apakah seseorang membutuhkan olahraga yang intens atau secukupnya saja, tergantung pada kondisi kebutuhan fisik masing-masing orang. Jadi, wanita boleh-boleh saja jika ingin melakukan olahraga yang intens seperti atlet. Namun, pada wanita yang sedang menstruasi memang disarankan untuk tidak terlalu banyak beraktivitas berat, karena bisa menyebabkan kram perut sehingga menstruasi semakin berat atau bahkan mengganggu siklus menstruasi.

    Baca Juga: Intip 7 Cara Menjadi Wanita Sukses

    4. Tidak akan hamil saat menstruasi

    Banyak sekali pasangan yang gagal mencegah kehamilan dengan sistem kontrasepsi kalendar. Mengapa? Karena sperma sebenarnya akan bertahan di dalam organ reproduksi wanita selama satu minggu. Nah, sperma yang sabar menanti akan sangat besar kemungkinannya untuk membuahi sel telur yang sudah matang sehingga tetap bisa terjadi kehamilan meskipun sedang menstruasi.

    5. Dokter bisa mengetahui wanita yang tidak perawan

    Dokter tidak bisa mengetahui secara kasat mata, mana wanita yang sudah tidak perawan atau masih perawan. Namun, dengan perubahan fisik wanita yang sudah pernah melahirkan atau mempunyai anak, dokter bisa lebih mudah untuk membedakannya dengan wanita yang belum pernah melahirkan.

    6. Wanita yang mempunyai kerabat dekat atau tinggal bersama punya jadwal menstruasi yang sama

    Banyak sekali yang percaya dengan mitos yang mengatakan bahwa jika wanita sering tinggal bersama dengan teman wanita lainnya akan memiliki jadwal menstruasi yang hamper serupa. Nah, awalnya berdasarkan penelitian dari ahli psikologi menunjukkan bahwa hal ini adalah benar. Namun, setelah dipelajari lebih detail lagi, ternyata ada keselahan dalam statisnya, sehingga bisa dikatakan mitos ini tidak benar.

    7. Ejakulasi di luar tidak akan menyebabkan hamil

    Siapa bilang ejakulasi di luar tidak bisa menyebabkan hamil? Kesalahan paling besar adalah ketika percaya dengan mitos satu ini. Saat berhubungan seksual, pria mengeluarkan sejumlah cairan yang disebut dengan pre-ejakulat yang berfungsi sebagai pelumas. Nah, cairan ini meskipun jumlahnya sedikit namun didalamnya tetap mengandung sperma. Jadi, saat penis penetrasi di dalam vagina dan cairan tersebut keluar bisa tetap menyebabkan kehamilan, walaupun penis ditarik keluar sebelum ejakulasi.

    8. Wanita yang baru pertama kalinya berhubungan seks tidak akan hamil

    Saat wanita sudah mendapat menstruasi, kapanpun hubungan seks dilakukan, sel telur dalam organ reproduksinya akan selalu siap untuk dibuahi. Jadi, jangan sekali-kali percaya dengan mitos seperti ini. Karena bahkan pada wanita yang usianya masih sangat muda justru lebih subur dan cepat untuk memperoleh kehamilan dibandingkan dengan wanita yang sudah berumur. Apalagi jika melakukan hubungan seks di masa masa setelah selesai menstruasi, kemungkinan untuk memperoleh kehamilannya akan lebih besar. Jadi, tetap harus waspada dan jangan sesekali melakukan hubungan seks diluar status menikah ya.

    9. Mengonsumsi pil KB tidak akan terkena penyakit menular seksual

    Manfaat dari penggunaan pil KB adalah untuk menunda kehamilan, dan akan efektif selama dikonsumsi secara teratur. Jenis kontrasepsi ini tidak dapat mencegah penyakit menular seksual. Jadi, jika melakukan hubungan seksual berisiko dan ingin terhindar dari penyakit menular seksual, sebaiknya tetap gunakan kondom ya.

    Baca Juga: Manfaat Seks Rutin bagi Kesehatan

    Setelah membaca fakta yang telah dipaparkan terhadap mitos yang beredar di masyarakat dapat disimpulkan bahwa penting untuk selalu menyaring informasi yang diterima, apalagi jika terkait dengan kesehatan wanita. Usahakan untuk tidak hanya membaca dari satu sumber informasi saja, dan coba konfirmasi informasi tersebut secara langsung ke dokter agar lebih terjamin validitasnya. Apabila Sahabat membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kesehatan wanita dan produk-produk kesehatan yang terkait silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi :

    1. Sulaeman S. Hai Wanita, Saatnya Kamu Berhenti Percaya pada Mitos Kesehatan Ini [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3878362/hai-wanita-saatnya-kamu-berhenti-percaya-pada-mitos-kesehatan-ini
    2. Utama H, Sehat H, Diketahui 8. 8 Mitos Kesehatan Wanita yang Perlu Diketahui [Internet]. @CekAja. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://www.cekaja.com/info/terungkapnya-8-mitos-tentang-kesehatan-wanita
    3. Media K. 5 Mitos Kesehatan Wanita [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2009/12/19/10455433/5.Mitos.Kesehatan.Wanita
    4. Media K. Mitos dan Fakta Reproduksi, Hati-hati Keliru [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2009/10/06/12283222/mitos.dan.fakta.reproduksi.hati-hati.keliru
    Read More
  • Kanker merupakan penyakit kritis penyebab kematian yang paling banyak di dunia. Sel-sel kanker yang bersifat abnormal ini dapat berkembang terus-menerus tak terkendali pada bagian tubuh mana pun, tak terkecuali organ reproduksi wanita. Dua faktor utama penyebab terjadinya kanker adalah faktor lingkungan dan faktor keturunan, di  mana faktor lingkungan lebih berpengaruh besar. Baca Juga: Kanker dan Tumor Itu Sama? Nah, perlu diketahui, ada […]

    Yuk, Mulai Waspadai Beberapa Faktor Penyebab Kanker pada Wanita!

    Kanker merupakan penyakit kritis penyebab kematian yang paling banyak di dunia. Sel-sel kanker yang bersifat abnormal ini dapat berkembang terus-menerus tak terkendali pada bagian tubuh mana pun, tak terkecuali organ reproduksi wanita. Dua faktor utama penyebab terjadinya kanker adalah faktor lingkungan dan faktor keturunan, di  mana faktor lingkungan lebih berpengaruh besar.

    penyebab kanker pada wanita

    Baca Juga: Kanker dan Tumor Itu Sama?

    Nah, perlu diketahui, ada beberapa jenis kanker yang lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Yuk, kita bahas satu-persatu supaya kamu bisa mengantisipasi dan mendeteksinya sejak dini.

    1.Kanker Kolorektal

    Kanker kolorektal merupakan pertumbuhan abnormal dari sel kanker pada bagian usus besar hingga rektum. Jenis kanker ini sangat berbahaya, bahkan menjadi penyebab kematian nomor satu dibandingkan dengan jenis kanker lainnya. Kanker kolorektal dapat dialami oleh kaum pria maupun wanita. 1 dari 24 wanita bisa berisiko mengalami ini, lebih umum terjadi dibandingkan pada pria. Berikut adalah beberapa faktor penyebab kanker kolorektal:

    • Obesitas
    • Merokok
    • Mengidap diabetes tipe 2
    • Tidak menjaga pola hidup yang sehat
    • Mengkonsumsi daging dengan olahan yang tinggi
    • Memiliki riwayat penyakit radang usus
    • Memiliki riwayat keluarga yang mengidap penyakit kanker kolorektal atau polip

    2. Kanker Paru-paru

    Kanker paru-paru bisa berisiko terjadi pada kaum pria maupun wanita. Namun dalam 41 tahun terakhir, angka kejadian pada pria sudah menurun 35% dan pada wanita justru meningkat sebesar 87%. Kanker paru-paru sebenarnya banyak jenisnya, namun yang paling umum terjadi pada wanita adalah adenokarsinoma. Beberapa faktor penyebab kanker paru-paru, antara lain:

    • Perokok aktif maupun pasif
    • Riwayat menjalani radioterapi
    • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker paru-paru
    • Bertempat tinggal dilingkungan yang tercemar zat berbahaya
    • Sering terpapar polusi udara saat di luar

    3. Kanker Tiroid

    Kanker tiroid tiga kali lebih cepat berkembang pada wanita daripada pria, apalagi pada wanita berusia muda. Perkembangan penyakitnya sendiri ada yang terjadi sangat lambat dan ada juga yang sangat cepat. Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan kanker tirotid, yaitu:

    • Mengidap penyakittiroid seperti gondok atau peradangan kelenjar tiroid
    • Memiliki riwayat paparan radiasi seperti radioterapi
    • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker tiroid
    • Obsesitas

    Baca Juga: Gangguan Tiroid, dari Penyebab hingga Pencegahan

    4. Kanker Payudara

    Tidak asing lagi ketika mendengar kanker payudara, yang juga merupakan penyebab kematian paling umum pada wanita. Adapun peluang wanita akan mengalami kanker payudara adalah sebanyak 1 banding 8. Kanker jenis ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

    • Faktor genetik, adanya mutasi gen BRCA1 dan BRCA2
    • Memasuki usia menopause
    • Wanita yang mengalami menstruasi di bawah 12 tahun dan menopause di atas 55 tahun
    • Payudara padat yang lebih banyak jaringan ikat dibandingkan lemak
    • Memilikiriwayat kanker payudara sebelumnya
    • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker payudara
    • Pernah mengalami terapi radiasi dibagian dada seperti perawatan Limfoma Hodgkin atau kanker kelenjar getah bening

    5. Kanker Rahim

    Kanker endometrium atau yang sering dikenal sebagai kanker rahim adalah jenis kanker yang tumbuh di bagian dinding rahim. Gejala kanker rahim yang paling umum terjadi adalah terjadinya pendarahan dari vagina diluar masa haid atau saat sudah memasuki masa menopause, kehilangan nafsu makan, cepat kenyang, perut kembung, bengkak dan nyeri pada panggul. Faktor-faktor yang dapat menjadi penyebab kanker rahim adalah:

    • Berusia di atas 50 tahun
    • Mulai menstruasi usia terlalu dini dan menopause terlambat
    • Obesitas
    • Pola makan yang tinggi akan lemak dan kalori
    • Menderita diabetes
    • Memilikiriwayat kanker payudara atau kanker ovarium
    • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker rahim
    • Menderita pertumbuhan berlebih pada jaringan endometrium
    • Memiliki riwayat keluargadengan kanker rahim atau kolorektal
    • Mengikuti hormone repalcement therapy

    6. Kanker Serviks

    Penyakit akibat tumor ganas pada daerah mulut rahim ini terjadi karena adanya virus HPV tipe 16 dan 18. Kanker serviks terjadi paling sering pada wanita yang berusia 35-55 tahun. Tapi, kanker serviks tidak akan terjadi pada wanita yang belum melakukan hubungan seksual. Adapun beberapa faktor terjadinya kanker serviks adalah sebagai berikut:

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV

    • Kebiasaan merokok
    • Hubungan seksual pertamadi usia muda
    • Bergonta-ganti pasangan seksual
    • Menggunakan jeniskontrasepsi oral dalam waktu panjang
    • Infeksi human papillomavirus(HPV)
    • Menderita penyakit menular seksual sepertigonore, sifilis, klamidia, ataupun kutil kelamin
    • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker serviks

    7. Kanker vulva

    Kanker vulva terjadi akibat pertumbuhan sel yang abnormal pada bagian bibir vagina, yang awal mulanya dari penyakit menular seksual. Kanker ini berupa benjolan yang terasa sangat gatal, rapuh, dan terasa nyeri pada bibir vagina dan bisa dideteksi dengan biopsi. Beberapa faktor penyebab kanker vulva, adalah:

    • Kebiasaan merokok
    • Infeksi Human papillomavirus(HPV)
    • Bergonta-ganti pasangan seksual
    • Melakukan hubungan seksual sejak dini
    • Peradangan vulva menahun
    • Mempunyai penyakit kulit pada area vulva

    8. Kanker Vagina

    Kanker vagina juga memiliki gejala dan penyebab yang hampir sama dengan kanker serviks. Kanker jenis ini merupakan kanker yang langka terjadi, namun tidak boleh sesekali disepelekan karena bisa mengancam jiwa. Berikut adalah beberapa faktor penyebab kanker vagina:

    • Kebiasaan merokok
    • Berusia lebih dari 60 tahun
    • Memiliki riwayat infeksi HIV
    • Infeksi Human papillomavirus(HPV)
    • Bergonta-ganti pasangan seksual
    • Penggunaanobat diethylstilboestrol
    • Mempunyai riwayat kanker serviks

    9. Kanker Saluran Tuba

    Saluran tuba falopi yang merupakan jalur sperma menuju sel telur juga bisa terserang kanker, yang disebut dengan kanker saluran tuba. Pada umumnya, wanita yang mengidap kanker saluran tuba tidak merasakan gejala apapun dan kanker ini memang jarang terjadi pada wanita. Sampai saat ini penyebab kanker saluran tuba juga belum ditemukan.

    Baca Juga: Bagaimana Pengobatan Kanker yang Tepat?

    Itulah Sahabat Sehat mengenai beberapa faktor penyebab kanker pada wanita. Supaya Sahabat tidak terkena salah satu kanker di atas, yaitu kanker serviks, Sahabat bisa melakukan pencegahan dengan vaksinasi kanker HPV di Prosehat. Layanan vaksinasi ini bisa datang ke rumah, dan mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Media K. 6 Jenis Kanker yang Menyerang Sistem Reproduksi Wanita Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2016/11/15/170500523/6.jenis.kanker.yang.menyerang.sistem.reproduksi.wanita?page=all
    2. Sendari A. 8 Jenis Kanker yang Rentan Dialami Wanita, Waspadai [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4200344/8-jenis-kanker-yang-rentan-dialami-wanita-waspadai
    3. Kanker pada Organ Reproduksi Wanita – RS Awal Bros [Internet]. RS Awal Bros. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: http://awalbros.com/kebidanan-dan-kandungan/kanker-pada-organ-reproduksi-wanita/
    4. 5 Jenis Penyakit Kanker yang Kerap Menyerang Wanita [Internet]. Pfimegalife.co.id. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: https://www.pfimegalife.co.id/literasi-keuangan/kesehatan/read/5-jenis-penyakit-kanker-yang-kerap-menyerang-wanita
    5. Media K. 3 Penyebab Kanker Vagina yang Perlu Diwaspadai Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/01/06/180500168/3-penyebab-kanker-vagina-yang-perlu-diwaspadai?page=all
    6. Media K. 6 Penyebab Kanker Tiroid yang Perlu Diwaspadai Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/10/31/133300068/6-penyebab-kanker-tiroid-yang-perlu-diwaspadai?page=all

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja