Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Wanita

Showing 1–10 of 193 results

  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Banyak sekali manfaat whey protein untuk wanita yang ingin hidup sehat. Khususnya bagi para wanita yang sedang dalam program diet. Bukan hanya untuk diet, whey protein juga memiliki segudang manfaat lainnya. Bagi sebagian besar Sahabat Sehat yang rutin berolahraga pasti sudah […]

    Menurut Para Ahli, Ini Manfaat Whey Protein untuk Wanita

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Manfaat Whey Protein untuk Wanita yang Ingin Memulai Hidup Sehat

    Banyak sekali manfaat whey protein untuk wanita yang ingin hidup sehat. Khususnya bagi para wanita yang sedang dalam program diet. Bukan hanya untuk diet, whey protein juga memiliki segudang manfaat lainnya.

    Bagi sebagian besar Sahabat Sehat yang rutin berolahraga pasti sudah tidak asing lagi dengan susu whey protein. Dikalangan para olahragawan, susu whey protein turut berperan dalam meningkatkan massa otot karena mengandung protein yang cukup tinggi.

    Sahabat Sehat, apa saja manfaat susu whey protein, khususnya bagi para wanita? Apa yang membedakan dengan susu biasa dan apa saja manfaatnya bagi kesehatan? Mari simak penjelasan berikut.

    Kandungan Susu Whey Protein

    Susu secara umum mengandung 80% kasein dan 20% whey. Dalam memproduksi keju, whey akan memisahkan diri sebagai produk sisa pembuatan keju. Contoh lainnya, Sahabat Sehat dapat menemukan whey ketika membuka kemasan yoghurt. Bagian yoghurt yang kerap menggumpal diatas dan menempel pada tutup yoghurt, itulah yang disebut protein whey.2

    Protein whey dijual biasanya dalam bentuk bubuk seperti susu, dapat dilarutkan dengan air atau dicampur dengan minuman lain seperti jus atau milkshake.

    Manfaat Whey Protein untuk Wanita

    Selama ini whey protein mungkin dikenal sebagai minumannya para pria di tempat gym untuk membentuk massa otot. Namun meminum susu whey proein juga bermanfaat untuk para wanita.

    Selain untuk massa otot, berdasarkan beberapa penelitian berikut ini adalah manfaat mengkonsumsi susu protein whey bagi para wanit:

    Menjadi Sumber Protein yang Berkualitas

    Whey protein mengandung asam amino yang baik bagi tubuh. Whey sangat mudah dicerna dan diserap tubuh dengan lebih cepat dibandingkan tipe protein lainnya. Ada 3 jenis protein whey yaitu whey protein concentrate (WPC), whey protein isolate (WPI) dan whey protein hydrolysate (WPH).

    Pembentuk Massa & Kekuatan Otot

    Bukan hanya laki-laki yang membutuhkan massa dan kekuatan otot. Protein atau asam amino merupakan bahan dasar penyusun sel dan jaringan tubuh, misalnya jaringan otot, pengikat otot (tendon), kulit dan organ tubuh lainnya. Protein whey mengandung rantai asam amino leucine yang membantu pembentukan otot pada wanita sehingga tubuh tidak mudah lelah.

    Menurunkan Tekanan Darah Wanita

    Tekanan darah tinggi (hipertensi) meningkatkan resiko penyakit jantung. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa mengkonsumsi susu whey protein dapat membantu menurunkan tekanan darah. Susu whey protein mengandung penghambat reseptor ACE (disebut lactokinins) yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini telah dibuktikan dengan orang yang memiliki berat badan berlebih dan rutin mengkonsumsi susu whey protein sebanyak 54 gram selama 12 minggu, dapat menurunkan tekanan darah sebanyak 4%.

    Membantu Terapi Diabetes Melitus Tipe 2

    Diabetes tipe 2 disebabkan oleh resistensi insulin sehingga gula yang ada didalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel tubuh. Manfaat whey protein untuk wanita dengan diabetes melitus tipe 2 adalah bahwa susu whey protein berperan dalam membantu mengangkut gula dalam darah untuk masuk ke dalam sel tubuh. Dengan demikian, whey protein membantu mengurangi kadar gula dalam darah yang menumpuk sehingga bisa lebih cepat sembuh dari diabetes melitus.

    Mengatasi Peradangan Saluran Cerna

    Banyak wanita yang mengeluhkan peradangan saluran cerna. Misalnya peradangan saluran cerna, seperti Crohn’s disease dan Colitis ulcerativa. Beberapa penelitian mengatakan bahwa gangguan ini dapat diperbaiki dengan rutin mengkonsumsi whey protein.

    Meningkatkan Antioksidan Tubuh

    Antioksidan berperan untuk mengikat radikal bebas didalam tubuh. Seiring dengan bertambahnya usia dan paparan oksidan bebas di lingkungan, seperti polusi udara maka antioksidan didalam tubuh pun akan berkurang. Dengan mengkonsumsi whey protein secara rutin, dapat meningkatkan antioksidan alami didalam tubuh.

    Menurunkan Kadar Lemak Dalam Tubuh

    Lemak darah didalam tubuh terutama LDL (low-density lipoprotein) merupakan salah satu faktor yang meningkatkan resiko penyakit jantung. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa mengkonsumsi 54 gram whey protein selama 12 minggu, terbukti dapat menurunkan kadar LDL dalam darah.

    Menunda Rasa Lapar dan Diet untuk Para Wanita

    Dengan mengkonsumsi whey protein, Sahabat Sehat dapat menunda rasa lapar sehingga dapat membatasi asupan kalori yang masuk. Whey protein berperan dalam meningkatkan metabolisme, meningkatkan massa otot sehingga dapat membantu mengurangi massa lemak. 3-5 Tentunya hal ini dapat membantu Sahabat Sehat dalam menurunkan berat badan.

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai manfaat whey protein untuk wanita yang ingin hidup sehat dan memperbaiki bentuk ideal tubuh. Jika Sahabat Sehat membutuhkan susu whey protein dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan pesan-antar dari Prosehat. 

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Nordqvist J. Whey protein: Health benefits, side effects, and dangers [Internet]. USA : Medical News Today. 2017 [updated 27 Nov 2017; cited 31 Aug 2021]
    2. Arnarson A. 10 Evidence-Based Health Benefits of Whey Protein [Internet]. USA : Healthline. 2017 [updated 12 June 2017; cited 31 Aug 2021]
    3. Web MD. Health Benefits of Whey Protein [Internet]. USA : WebMD; [cited 31 Aug 2021].
    4. Puri R. Whey Protein: Types, Benefits and Side Effects [Internet]. USA : HealthifyMe Blog. 2021 [updated 27 May 2021; cited 31 Aug 2021]
    5. Gunnars K. Whey Protein 101: The Ultimate Beginner’s Guide [Internet]. USA : Healthline. 2018 [updated 29 June 2018; cited 31 August 2021]
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Banyak yang bertanya bolehkah vaksin HPV setelah menikah. Selain itu, ada asumsi vaksin HPV hanya efektif jika diberi sebelum menikah. Mana yang benar dan harus dipercaya? Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai boleh tidaknya vaksin HPV dilakukan setelah menikah. […]

    Bolehkah Vaksin HPV Setelah Menikah? Cek Apa Kata Dokter

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Menjawab Pertanyaan Bolehkah Vaksin HPV Setelah Menikah Saja

    Banyak yang bertanya bolehkah vaksin HPV setelah menikah. Selain itu, ada asumsi vaksin HPV hanya efektif jika diberi sebelum menikah. Mana yang benar dan harus dipercaya?

    Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai boleh tidaknya vaksin HPV dilakukan setelah menikah. Juga akan membahas apakah pemberian vaksin tersebut efektif mencegah penyakit-penyakit seperti kutil dan kanker serviks yang disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV).

    Apa Penyebab Kanker Serviks?

    Angka kejadian kanker serviks di Indonesia mencapai 15.000 hingga 21.000 kasus setiap tahunnya. Kanker serviks kini menjadi penyebab kematian nomor 1 bagi perempuan di Indonesia, sekaligus menempatkan Indonesia pada urutan kedua di dunia untuk negara dengan kasus kanker serviks terbanyak.

    Kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV) tipe 16 dan 18. Sedangkan Human Papillomavirus (HPV) tipe 6 dan 11 diketahui menjadi 90% penyebab kasus kutil kelamin. Human Papillomavirus ditularkan melalui kontak atau hubungan seksual dengan penderita.

    Virus HPV dapat menyerang laki-laki dan perempuan. Pada daerah kelamin, kanker akibat infeksi Human Papillomavirus dapat terjadi pada leher rahim, vulva atau bibir vagina, vagina dan penis. Sedangkan pada daerah non-kelamin, Human Papillomavirus dapat menyerang bagian mulut dan saluran napas atas.

    Jenis Vaksin HPV

    Penyebaran kasus kanker serviks sebenarnya dapat dicegah, salah satunya dengan melakukan vaksinasi kanker serviks. Bagi wanita yang sudah menikah, deteksi dini kanker serviks menjadi salah satu hal yang penting dilakukan.

    Vaksin HPV merupakan salah satu cara mencegah kanker serviks dan kutil kelamin. Vaksin HPV dapat mulai diberikan pada usia 12 tahun keatas, terutama bagi perempuan yang belum aktif secara seksual. Vaksinasi akan diberikan sebanyak 3 dosis tanpa skrining apapun jika seseorang belum aktif berhubungan seksual. Efektivitas vaksin HPV sangat baik bila diberikan pada perempuan yang belum aktif secara seksual.

    Di Indonesia, ada 2 jenis vaksin HPV yaitu vaksin bivalen dan tetravalen. Vaksin HPV bivalen mengandung 2 tipe HPV yaitu tipe 16 dan 18 yang dapat mencegah kanker leher rahim. Sementara vaksin HPV tetravalen mengandung 4 tipe HPV yaitu tipe 6, 11, 16 dan 18 yang dapat mencegah kanker leher rahim dan juga kutil kelamin.

    Efek Samping Vaksin HPV

    Sahabat Sehat, rata-rata efek samping pasca vaksinasi HPV bersifat ringan. Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin dialami setelah menjalani vaksinasi HPV :

    • Nyeri dan kemerahan di area suntikan
    • Pusing
    • Nyeri kepala
    • Mual dan muntah

    Efek samping bersifat sementara dan umumnya akan hilang kurang dari 1 hari. Oleh sebab itu, tidak perlu ragu untuk melakukan vaksinasi HPV.

    Kapan Jadwal Vaksinasi HPV ?

    Idealnya vaksinasi HPV diberikan pada saat seseorang belum aktif berhubungan seksual untuk memberi efek yang maksimal. Vaksinasi HPV diberikan sebanyak 3 kali dengan jadwal pemberian vaksinasi HPV dosis ke 2 berjarak 1 atau 2 bulan setelah penyuntikan pertama, tergantung dari jenis vaksin apa yang digunakan (bivalen atau tetravalent) dan dosis terakhir diberikan 6 bulan setelah penyuntikan dosis vaksin HPV pertama. Apabila pemberian vaksinasi ada yang terlewat, maka vaksinasi dapat terus dilanjutkan tanpa mengulangi dosisnya dari awal.

    Lalu apakah boleh melakukan suntik vaksin HPV setelah menikah saja? Apakah tetap efektif?

    Bolehkah Menerima Vaksin HPV Setelah Menikah?

    Jika Sahabat Sehat sudah aktif berhubungan seksual, resiko terpapar virus HPV menjadi lebih tinggi. Oleh sebab itu bagi Sahabat Sehat yang telah aktif melakukan hubungan seksual dianjurkan melakukan pemeriksaan pap smear terlebih dahulu. Pemeriksaan pap smear dapat dilakukan minimal satu tahun sekali untuk mendeteksi kanker serviks.

    Pemeriksaan Pap Smear dilakukan dengan mengambil sampel sel dari leher rahim atau serviks dengan diusap dengan kapas cotton bud lalu dibawa ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut. Apabila didapatkan hasil mengarah pada infeksi HPV, maka vaksinasi tidak dapat diberikan.

    Memang vaksin HPV pada usia 26 tahun ke atas tetap efektif dalam mencegah virus HPV, namun pemberian sedini mungkin akan lebih baik dan lebih efektif. Terutama dalam mencegah sejak dini risiko-risiko seperti kanker serviks.

    Nah Sahabat Sehat, itulah jawaban dari pertanyaan boleh tidaknya vaksin HPV setelah menikah dan bagaimana tingkat efektivitasnya jika diberikan setelah menikah. Bagi Sahabat Sehat yang berminat melakukan vaksinasi HPV ataupun vaksinasi kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat.

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Kelamin Indonesia. 6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Vaksin HPV [Internet]. Indonesia : Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Kelamin Indonesia. 2017 [updated 2017 Dec 26; cited 2021 Aug 24].
    2. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Sekilas tentang Vaksin HPV [Internet]. Indonesia : Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2017 [updated 2017 March 13; cited 2021 Aug 24].
    3. Centers for Disease Control and Prevention. HPV Vaccination: What Everyone Should Know [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2020 [updated 2020 March 17; cited 2021 Aug 24].
    4. Planned Parenthood. What Is the HPV Vaccination [Internet]. USA : Planned Parenthood; [cited 2021 Aug 24].
    5. Centers for Disease Control and Prevention. Human Papillomavirus (HPV) Vaccine [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 July 23; cited 2021 Aug 24].
    6. Mayo Clinic. HPV vaccine: Get the facts [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2020 [updated 2020 May 14; cited 2021 Aug 24].
    7. Centers for Disease Control and Prevention. HPV Vaccine Information For Young Women [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2016 [updated 2016 Dec 28; cited 2021 Aug 24].
    8. Sulaiman M. Bagi yang Sudah Menikah, Lebih Baik Papsmear atau Vaksinasi HPV Dulu? [Internet]. Indonesia : DetikHealth. 2017 [updated 2017 Feb 09; cited 2021 Aug 24].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Banyak faktor yang menjadi penyebab miss V gatal berkepanjangan. Pada beberapa kasus bahkan disertai keputihan dan bau tidak sedap. Banyak juga yang mengeluhkan rasa gatal di miss V disertai dengan bercah darah. Apa yang menyebabkan miss V terasa gatal? Bagaimana cara […]

    Awas, Penyebab Miss V Gatal Bisa Jadi Ada Kencing Manis

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Penyebab Miss V Terasa Gatal Bisa Karena Infeksi Jamur Maupun Tanda Adanya Penyakit Kronis

    Banyak faktor yang menjadi penyebab miss V gatal berkepanjangan. Pada beberapa kasus bahkan disertai keputihan dan bau tidak sedap. Banyak juga yang mengeluhkan rasa gatal di miss V disertai dengan bercah darah.

    Apa yang menyebabkan miss V terasa gatal? Bagaimana cara mengatasinya? Mari kita simak bersama penjelasan berikut ini.

    Penyebab Miss V Gatal

    Mengetahui penyebab gatal pada area kewanitaan akan membantu Sahabat Sehat menentukan solusi terbaik apa yang harus diambil. Adapun beberapa penyebab miss V terasa gatal antara lain adalah:

    Iritasi Bahan Kimia 

    Bahan kimia seperti krim, kondom, deterjen pencuci pakaian, sabun, tissue toilet dan pembalut dapat menjadi penyebab vagina terasa gatal, terutama bagi Sahabat Sehat yang memiliki riwayat alergi dengan komposisi bahan kimia tersebut.3 Jika Sahabat Sehat merasa gatal setelah menggunakan suatu produk, segera hentikan penggunaannya.

    Kebiasaan Mencukur Rambut Kemaluan

    Kulit vagina akan terasa halus ketika selesai dicukur namun, ketika rambut kemaluan mulai tumbuh akan menimbulkan rasa gatal dan kurang nyaman. Selain itu, Sahabat Sehat perlu berhati-hati dalam memilih pisau cukur sebab area kewanitaan sangat sensitif. 

    Setelah mencukur rambut kemaluan, dapat terjadi iritasi yang ditandai dengan kulit kemaluan tampak kemerahan bahkan dapat terlihat membengkak. Untuk mencegah hal ini, saat mencukur rambut kemaluan sebaiknya sisakan beberapa sentimeter rambut dan tidak dicukur hingga habis.

    Infeksi Bakteri & Jamur

    Keluhan vagina terasa gatal juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur apabila disertai keluhan keputihan yang tampak berubah warna (misal kuning dan kehijauan). Infeksi bakteri yang disebut vaginosis bakterialis dapat menimbulkan rasa perih, serta keputihan yang berbau tidak sedap.

    Sementara infeksi jamur pada kemaluan kerap dialami akibat menggunakan pakaian dalam yang ketat dan kondisi kemaluan basah atau lembab karena penggunaan pembalut. Untuk mengatasinya, Sahabat Sehat dianjurkan menjaga higienitas kemaluan dan berkonsultasi dengan dokter untuk diberi penanganan lanjutan.

    Perubahan Hormon

    Ketika memasuki masa menopause, hormon estrogen menjadi tidak seimbang dan dinding vagina menjadi lebih kering sehingga dapat menimbulkan keluhan gatal pada vagina. Selain itu, perubahan hormon akibat kehamilan, menstruasi, menyusui atau efek samping dari kb hormonal juga menyebabkan munculnya rasa gatal pada kemaluan.3-5 Untuk mengatasinya, segera berkonsultasi dengan Dokter agar diberikan penanganan lebih lanjut.

    Penyakit Menular Seksual

    Penyakit menular seksual seperti herpes, klamidia, trikomoniasis dan gonore merupakan penyakit yang turut dapat menimbulkan keluhan gatal pada vagina. Penyakit menular seksual berisiko dialami seseorang yang berganti pasangan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi (kondom) saat berhubungan intim.

    Keluhan yang dapat dialami yaitu gatal, nyeri saat berhubungan intim, bau tidak sedap dari kemaluan, keputihan yang tampak berubah warna (misal putih, kuning atau kehijauan). Untuk penanganannya lebih lanjut, segera periksakan ke dokter.

    Kencing Manis

    Kencing manis atau disebut juga Diabetes Mellitus ditandai dengan keluhan mudah lapar, mudah haus, serta sering buang air kecil. Namun selain keluhan tersebut, gejala lain yang dapat dialami penderita kencing manis adalah rasa gatal pada kulit dan kemaluan. Lakukan pemeriksaan gula darah secara berkala untuk mendeteksi penyakit kencing manis.

    Nah Sahabat Sehat, itulah penyebab miss V gatal yang Sahabat Sehat perlu ketahui. Jika Sahabat Sehat membutuhkan produk sabun kewanitaan maupun produk kesehatan lainnya untuk menunjang kesehatan tubuh, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat.

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Ellis M. Vaginal Itching: Causes, Treatments, and Diagnosis [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 July 22; cited 23 August 2021].
    2. McDermott A. Reasons Vaginal Itch Happens When You Don’t Have a Yeast Infection [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 July 22; cited 23 August 2021].
    3. Todd N. Vaginal Itching, Burning, and Irritation [Internet]. USA : WebMD. 2020 [updated 2020 Sep 11; cited 23 August 2021].
    4. Gomez J, Bradley S. These Are The Most Common Reasons For A Seriously Itchy Vagina (And They’re Treatable!) [Internet]. USA : Women’s Health. 2020 [updated 2020 July 30; cited 23 August 2021].
    5. Cornforth T. Causes of Vaginal Itching Without Discharge [Internet]. USA : Verywell Health. 2021 [updated 2021 June 03; cited 23 August 2021].
    6. Tidy C. Itchy Vulva (Pruritus Vulvae) [Internet]. USA : Patient. 2020 [updated 2020 June 28; cited 23 August 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Berbagai penelitian menyebut banyak sekali manfaat menyusui bayi secara langsung. Terutama untuk kesehatan ibu dan si buah hati. Oleh sebab itu, pemberian ASI secara langsung sangat disarankan dilakukan, terutama pada awal masa pertumbuhan si kecil. Walaupun pemberian ASI perah yang disimpan […]

    8 Manfaat Menyusui Bayi Secara Langsung Bagi Kesehatan Ibu

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Manfaat Menyusui Bayi Secara Langsung Bagi Kesehatan Ibu dan Si Kecil

    Berbagai penelitian menyebut banyak sekali manfaat menyusui bayi secara langsung. Terutama untuk kesehatan ibu dan si buah hati. Oleh sebab itu, pemberian ASI secara langsung sangat disarankan dilakukan, terutama pada awal masa pertumbuhan si kecil.

    Walaupun pemberian ASI perah yang disimpan dalam wadah khusus juga baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang si kecil, namun tentunya ada manfaat yang hanya bisa didapatkan jika Sahabat Sehat menyusui si kecil secara langsung. Nah Sahabat Sehat, apa saja manfaat menyusui Si Kecil langsung dari payudara ? Mari simak penjelasan berikut.

    Manfaat Menyusui Langsung Bagi Si Kecil

    Bayi yang Diberi ASI Ekslusif Secara Langsung

    ASI (Air Susu Ibu) mengandung nutrisi yang baik bagi Si Kecil karena mengandung sejumlah vitamin dan mineral untuk tumbuh kembang Si Kecil. Berikut adalah beberapa manfaat menyusui secara langsung (direct breastfeeding) bagi Si Kecil :

    Menjalin Ikatan Batin dengan Si Kecil

    Saat memberikan ASI secara langsung, pada dasarnya Sahabat Sehat sedang meningkatkan ikatan batin antara ibu dan si kecil. Si kecil akan merasa tenang dan percaya penuh kepada orang tuanya, dan rasa percaya ini akan terus berkembang hingga dewasa.

    Pada beberapa penelitian, disebut bayi yang disusui secara langsung akan memiliki rasa menyayangi dan peduli kepada keluarganya. Walaupun hal ini masih diperdebatkan, namun tentunya menunjukkan bahwa menyusui secara langsung adalah hal yang sangat baik dan bermanfaat.

    Meningkatkan IQ Bayi

    Bayi yang terbiasa menyusui secara langsung cenderung memiliki tingkat IQ yang lebih baik, terutama jika dibandingkan mereka yang diberi susu formula.

    Pemberian ASI secara langsung juga menjadi penunjang kemampuan kognitif Si Kecil saat memasuki usia sekolah. Namun demikian hal ini harus didukung dengan gizi dan nutrisi seimbang selama proses tumbuh kembangnya.

    Meningkatkan Sistem Pencernaan Si Kecil

    Diketahui bahwa bayi yang menyusui secara langsung memiliki jauh lebih sedikit laporan masalah diare dan sakit perut. Hal ini umumnya berkaitan dengan fakta bahwa ASI jauh lebih higienis jika diberikan secara langsung dibandingkan dengan jenis makanan-makanan lainnya. Walaupun ASI perah juga sehat namun selalu ada risiko ASI tercemar karena adanya kesalahan cara simpan.

    Selain itu, bayi juga cenderung tumbuh dengan sistem pencernaan yang lebih sehat hingga masa dewasanya karena ASI pada dasarnya memiliki nutrisi yang baik untuk meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

    Mengurangi Risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) 

    SIDS atau kematian mendadak pada bayi merupakan masalah kesehatan bayi yang menyebabkan kematian secara mendadak pada bayi yang terlihat sehat. Pemberian ASI pada bayi dapat menurunkan risiko SIDS sebesar 50 persen.

    Beberapa penelitian menyebutkan bahwa bakteri menjadi salah satu penyebab terjadinya sindrom kematian bayi secara mendadak. Bakteri ini bisa menginfeksi bayi salah satunya melalui susu yang tercemar. Dengan pemberian ASI secara langsung, bayi cenderung mendapatkan ASI yang lebih higienis dan mendapatkan nutrisi yang berguna untuk membangun sistem kekebalan tubuhnya.

    Selama menyusui, ibu menyusui sebaiknya jangan minum alkohol karena dapat menyebabkan kualitas ASI menurun, bahkan dapat mencemari ASI. ASI dari ibu yang mengkonsumsi alkihol dapat meningkatkan risiko bayi mengalami SIDS.

    Bagi Ibu, Ini 8 Manfaat Menyusui Bayi Secara Langsung

    Ibu yang Sehat dan Bahagia Karena Bisa Menyusui Bayinya Secara Langsung

    Ketika Sahabat Sehat menyusui si kecil secara langsung, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan. Beberapa manfaat menyusui bayi secara langsung antara lain adalah:

    1. Meningkatkan produksi ASI

    Apabila Si Kecil rutin menyusu langsung pada payudara, maka menstimulasi produksi ASI sehingga jumlah ASI akan selalu cukup. Walaupun memompa ASI juga dapat menstimulasi produksi ASI agar meningkat, namun stimulasi pada puting yang diberikan oleh si kecil akan jauh lebih efektif.

    Peningkatan produksi ASI ini tentunya harus didukung dengan konsumsi makanan bergizi. Karena jika produksi ASI meningkat sementara konsumsi makanan bergizi cenderung turun justru akan kurang baik bagi kesehatan ibu.

    2. Membakar Lebih Banyak Energi dan Kalori

    Lebih banyak energi dan kalori yang dibakar akan membantu menurunkan berat badan secara melahirkan. Hal ini tentu akan sangat baik bagi Sahabat Sehat yang ingin cepat mendapatkan bentuk ideal tubuhnya.

    Selain itu, membakar energi dan kalori dari menyusui akan membantu membuat tubuh lebih sehat, bugar, dan tahan terhadap berbagai penyakit.

    3. Mengembalikan Ukuran Rahim

    Menyusui secara langsung dapat merangsang keluarnya hormon oksitosin yang membantu rahim kembali ke ukuran semula seperti waktu sebelum melahirkan. Dengan kembalinya rahim ke ukuran semula maka perut akan mengecil sehingga badan akan kembali seperti bentuk idealnya.

    Oh iya, Sahabat Sehat juga perlu tahu bahwa hormon oksitosin juga berperan dalam menurunkan resiko perdarahan pasca persalinan sehingga kesehatan sehabis melahirkan menjadi lebih terjaga.

    4. Mengurangi Risiko Terjadinya Depresi Pasca Melahirkan

    Menyusui si kecil, memeluknya, dan melihatnya sedang asik menyusui adalah hal-hal yang sangat membahagiakan. Kebahagiaan yang dirasakan ini menjadi salah satu manfaat menyusui bayi secara langsung. Bahkan dengan menyusui secara langsung Sahabat Sehat dapat menghilangkan rasa depresi yang kerap muncul pasca melahirkan.

    Dilaporkan bahwa banyak ibu menyusui secara langsung cenderung lebih tahan stress dan terhindar dari depresi dibandingkan ibu yang memberikan ASI perah pada si kecil.

    5. Menumbuhkan Ikatan Emosional dengan Si Kecil

    Selain membuat si kecil memiliki ikatan emosional dengan ibunya hingga dewasa, menyusui si kecil secara langsung juga akan menumbuhkan ikatan emosional ibu pada bayinya kapanpun, bahkan hingga si kecil telah dewasa.

    Stress yang sedang dialami seorang ibu juga akan cenderung turun ketika melihat anaknya. Hal ini terjadi karena kuatnya ikatan emosional ibu dengan anaknya meskipun anaknya kelak tumbuh dewasa.

    6. Mencegah Terjadinya Kanker Payudara

    Selama menyusui, masa tidak menstruasi setelah melahirkan akan menjadi lebih panjang. Hal ini menyebabkan tubuh lebih sedikit terpapar hormon estrogen yang berperan dalam terjadinya kanker payudara. Semakin sedikit paparan hormon estrogen, risiko kanker payudara juga akan semakin menurun.

    Selain itu, selama menyusui secara langsung dan mendapatkan stimulasi dari mulut si kecil maka akan membuat jaringan payudara luruh. Luruhnya jaringan ini akan membantu menghilangkan sel yang berpotensi memicu kerusakan DNA sehingga risiko terkena kanker payudara akan menurun secara cukup signifikan.

    7. Mencegah Kanker Ovarium

    Manfaat menyusui bayi secara langsung berikutnya adalah membantu mengurangi risiko terjadinya kanker ovarium. Proses menyusui secara langsung akan merangsang penundaan periode ovulasi. Semakin sedikit periode ovulasi semakin sedikit juga paparan estrogen dan sel-sel abnormal yang bisa menjadi kanker.

    Namun tentunya manfaat mencegah kanker ovarium ini harus diiringi dengan konsumsi makanan sehat dan menghindari makanan-makanan yang dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh. Misalnya makanan berlemak jenuh dan makanan-makanan yang digoreng.

    8. Praktis

    Keuntungan dari memberikan ASI secara langsung adalah Sahabat Sehat tidak perlu repot menyiapkan alat pompa ASI, botol susu serta perlengkapan penyimpanan ASI. Selain itu, Sahabat Sehat jika tidak perlu khawatir masalah higienitas pada ASI maupun perlengkapan penyimpanan ASI perah.

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai manfaat menyusui Si Kecil secara langsung. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. WebMD. Breastfeeding Overview [Internet]. USA : WebMD; [cited 2021 July 31].
    2. Bjarnadottir A. 11 Benefits of Breastfeeding for Both Mom and Baby [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 Aug 13; cited 2021 July 31].
    3. NI Direct. Health benefits of breastfeeding babies [Internet]. UK : NI Direct. 2020 [updated 2021 Aug 04; cited 2021 Aug 04].
    4. Villines Z. Breastfeeding vs. pumping: The pros and cons of each [Internet]. USA : Medical News Today. 2018 [updated 2018 Aug 22; cited 2021 July 31].
    5. Pregnancy Birth and Baby. Let-down reflex [Internet]. Australia : Pregnancy Birth and Baby. 2020 [updated 2020 April; cited 2021 July 31].
    Read More
  • Makanan Peningkat Libido Bagi Wanita yang Kurang Bergairah

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Bahan Makanan Peningkat Libido Wanita

    Tanpa perlu obat-obatan, beberapa makanan peningkat libido wanita bisa dicoba. Terutama ketika Sahabat Sehat merasa kurang bergairah. Ya, rasa saling bergairah dalam hubungan seksual adalah hal yang amat penting dalam kehidupan dan keharmonisan rumah tangga. Jangan sampai pasangan merasa sudah tidak ada lagi perasaan antara suami dan istri.

    Libido atau gairah seksual dapat menurun seiring berjalannya waktu. Hal ini dapat terjadi pada pria maupun wanita. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan gairah seksual menurun dan jika dibiarkan dapat berdampak pada kualitas hubungan Sahabat Sehat dengan pasangan. Salah satu cara untuk meningkatkan gairah seksual adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, serta memperhatikan asupan nutrisi sehari-hari. Nah Sahabat Sehat, apa saja makanan yang dapat meningkatkan gairah seksual wanita ? Mari simak penjelasan berikut.

    Makanan Peningkat Libido Wanita

    Sahabat Sehat, berdasarkan berbagai penelitian berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang dipercaya efektif dalam meningkatkan gairah seksual wanita, antara lain adalah:

    Coklat

    Kandungan serotonin dan phenylethylamine pada coklat dipercaya mampu merangsang gairah seksual pada wanita. Selain itu, coklat mampu memicu dopamine di pusat kesenangan otak sehingga menimbulkan rasa bahagia dan nyaman.

    Para ahli gizi menganjurkan untuk mengkonsumsi dark coklat dengan kandungan kakao yang lebih tinggi, dibandingkan coklat manis.

    Makanan Pedas

    Beruntung bagi Sahabat Sehat yang gemar mengkonsumsi makanan pedas sebab dipercaya mampu meningkatkan gairah seksual wanita. Makanan pedas identik dengan penggunaan cabai, yang diketahui mengandung zat capsaicin yang mampu melepaskan hormon endorfin pada tubuh sehingga timbul rasa bahagia dan meningkatkan gairah seksual. 

    Cabai juga memiliki kandungan antioksidan dan vitamin C yang mampu meningkatkan produksi sperma pria. Namun Sahabat Sehat perlu berhati-hati ketika mengkonsumsi cabai sebab beresiko menimbulkan masalah kesehatan, seperti diare dan naiknya asam lambung.

    Bawang Putih

    Kandungan allicin pada bawang putih mentah dipercaya mampu meningkatkan aliran darah ke organ seksual. Sahabat Sehat dapat menambahkan bawang putih dalam menu masakan. Namun perlu diperhatikan bahwa bawang putih dapat membawa bau yang tidak disukai oleh beberapa orang. Oleh sebab itu, usahakan mencari tahu apakah pasangan menyukai bawang putih atau tidak. Jika memang pasangan tidak menyukai bawang putih, Sahabat Sehat bisa mengkonsumsi bawang putih beberapa jam sebelum bertemu pasangan.

    Stroberi

    Kandungan antioksidan pada buah stroberi bermanfaat dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung sehingga turut melancarkan peredaran darah pada organ seksual. Buah stroberi kaya akan vitamin C, yang turut berperan dalam meningkatkan produksi dan kualitas sel telur dan sel sperma.

    Agar manfaatnya dapat Sahabat Sehat rasakan secara maksimal, pastikan mengkonsumsi buah stroberi secara langsung dan dalam kondisi segar. 

    Alpukat

    Buah alpukat diketahui kaya akan vitamin E. Selain itu, alpukat juga mengandung zat antioksidan, kalium, dan vitamin B6 yang bermanfaat dalam mencegah penyakit jantung dan memperlancar aliran darah.

    Buah dengan lemak tidak jenuh tunggal ini juga diketahui dapat meningkatkan gairah seksual, sehingga meningkatkan kualitas seksual Sahabat Sehat.

    Daun Seledri

    Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa daun seledri mampu meningkatkan kadar feromon dalam keringat, yang mampu menarik gairah seksual lawan jenis. Sahabat Sehat dapat membuat jus daun seledri dengan menambahkan wortel, madu, dan gula.

    Kacang Almond

    Jenis kacang dengan tekstur renyah ini kaya kandungan zinc yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan gairah seksual. Selain itu kacang almond turut mengandung selenium, vitamin E, mineral dan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesuburan, menjaga kesehatan jantung, melancarkan sirkulasi darah serta kesehatan organ intim. 

    Biji Wijen

    Senyawa seng pada biji wijen dipercaya bermanfaat bagi kesehatan seksual, dan membantu menjaga kesehatan sel telur dan sel sperma. Biji wijen juga kaya akan vitamin E yang dapat membantu memperlancar aliran darah. Ketika aliran darah lebih lancar, gairah seksual akan meningkat, baik pada pria maupun wanita.

    Khusus untuk pria, biji wijen mengandung magnesium yang baik untuk meningkatkan kualitas sel sperma. Sementara bagi wanita, kandungan magnesium membantu meningkatkan kesehatan sel telur.

    Ginseng

    Ginseng merupakan tanaman herbal yang sangat populer sejak jaman dahulu kala. Selain membantu meningkatkan daya tahan tubuh, tanaman ini juga bermanfaat meningkatkan performa seksual pria dan wanita.

    Untuk mendapatkan manfaat ginseng, Sahabat Sehat bisa merebusnya hingga agak empuk lalu mengunyahnya seperti mengunyah permen karet.

    Semangka

    Buah semangka diketahui mengandung  fitonutrien yang dapat merangsang gairah seksual. Berdasarkan penelitian, semangka mengandung likopen, citrulline, dan beta-karoten yang dapat membantu mengendurkan pembuluh darah serta meningkatkan gairah seksual Sahabat Sehat.

    Menurut riset pada tahun 2018, semangka diketahui memiliki kandungan yang efeknya sama seperti viagra pada pembuluh darah. Karenanya semangka dapat membantu meningkatkan kemampuan seksual serta libido seseorang.

    Lihat Juga: Cara Menyimpan ASI di Kulkas

    Nah Sahabat Sehat,  itulah mengenai berbagai jenis makanan peningkat libido wanita yang dapat dikonsumsi baik saat merasa sehat maupun merasa kurang bergairah dalam hubungan seksual. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat.  Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Severson A. 10 Natural Ways to Boost Your Libido. [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 Dec 11; cited 2021 Aug 04].
    2. Brito J. 2021. 5 Foods Your Gut Wants to Eat for Better Sex — And 3 to Avoid [Internet]. USA : Healthline. 2018 [updated 2018 Aug 21; cited 2021 Aug 04].
    3. Macha A. Best and Worst Foods for Sex [Internet]. USA : Health. 2015 [updated 2015 Oct 08; cited 2021 Aug 04].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Mungkin saja penyebab ASI ada darah adalah kanker payudara. Namun bisa juga terjadi karena adanya lecet atau luka pada puting ibu. Oleh sebab itu, perlu dicek secara mendetail sumber darah ini sehingga Sahabat Sehat bisa melakukan tindakan terbaik. Secara umum, ASI […]

    6 Penyebab ASI Ada Darah dan Resikonya Bagi Kesehatan Ibu

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Masalah Payudara Penyebab ASI Ada Darah Serta Solusi Mengatasinya

    Mungkin saja penyebab ASI ada darah adalah kanker payudara. Namun bisa juga terjadi karena adanya lecet atau luka pada puting ibu. Oleh sebab itu, perlu dicek secara mendetail sumber darah ini sehingga Sahabat Sehat bisa melakukan tindakan terbaik.

    Secara umum, ASI yang berkualitas baik tampak berwarna putih kekuningan dan tidak berbau asam. Perubahan warna yang terjadi pada ASI, seperti timbulnya bercak darah dapat menimbulkan kepanikan tersendiri. Nah Sahabat Sehat, mari kita cari tahu lebih dalam mengapa ada bercak darah di ASI, resikonya pada ibu dan bayi, serta tindakan apa yang harus dilakukan.

    Penyebab ASI Ada Darah atau Berwarna Kemerahan

    Sahabat Sehat mungkin menyadari adanya darah pada ASI saat selesai menampung ASI perah, atau apabila terlihat bercak darah pada mulut Si Kecil setelah selesai menyusui.  Sahabat Sehat, berikut ini merupakan berbagai penyebab ASI bercampur darah yang perlu diwaspadai, yaitu:

    Puting Payudara Lecet

    Hal ini merupakan penyebab tersering ASI bercampur darah. Puting payudara yang lecet dapat terjadi apabila posisi menyusui Si Kecil kurang pas atau jika Si Kecil menghisap puting payudara terlalu kuat, sehingga menimbulkan luka lecet.

    Puting lecet ketika menyusui bisa juga menjadi tanda adanya infeksi pada jaringan payudara. Masalah ini disebut mastitis. Biasanya masalah ini terjadi ketika bakteri menginfeksi jaringan payudara melalui luka kecil di puting, atau melalui saluran air susu. Sumber bakteri biasanya berasal dari mulut bayi atau permukaan kulit payudara.

    Untuk mengatasi masalah mastitis ini, Ibu bisa menyusui lebih sering pada area yang sakit. Memang agak sakit, tapi dengan mengosongkan susu di payudara yang mengalami mastitis akan membantu proses penyembuhan lebih cepat.

    Selain itu, mengompres dengan air hangat ataupun air es bisa menjadi solusi mempercepat proses penyembuhan lecet ataupun mastitis di puting payudara. Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi agar stamina dan daya tahan tubuh meningkat sehingga lecetnya payudara tidak menjadi sumber masuknya kuman dan bakteri jahat lainnya.

    Gangguan Pembuluh Darah Payudara

    Pembengkakan pembuluh darah pada payudara, atau yang sering dikenal dengan sebutan Rusty pipe syndrome seringkali menjadi penyebab adanya darah pada ASI. Hal ini disebabkan akibat peningkatan aliran darah ke payudara setelah melahirkan.

    Jika ibu baru pertama kali memberikan ASI, maka kemungkinan besar akan ada darah bercampur dengan ASI. ASI yang keluar pertama kali setelah melahirkan (kolostrum) akan terlihat berwarna oranye kemerahan sebab mengandung beta karoten, lalu secara berangsur-angsur tampak berubah menjadi putih kekuningan.

    Jika darah berasal dari Rusty Pipe Syndrome, ibu tidak perlu khawatir. ASI tetap bisa diberikan pada si kecil sambil menunggu warna ASI menjadi normal seperti pada umumnya. Biasanya warna ASI akan berubah putih kekuningan tanpa ada bercak merah setelah 1 hingga 2 minggu.

    Pecahnya Pembuluh Darah Tepi Payudara

    Pecahnya pembuluh darah tepi (kapiler) dapat disebabkan karena trauma akibat hisapan Si Kecil terlalu kuat, maupun akibat memompa ASI dengan cara yang tidak tepat sehingga menimbulkan luka. Sebaiknya Sahabat Sehat mengompres payudara dengan air hangat sebelum mulai memompa payudara agar melancarkan pengeluaran ASI. Jika memompa ASI dengan menggunakan tangan, pijat pada bagian payudara dan bukan pada puting payudara. Apabila aliran ASI berhenti atau terjadi sumbatan, sebaiknya ganti dengan memompa payudara sisi yang lain.

    Sebenarnya masalah ini bisa sembuh sendiri seiring dengan waktu. Proses penyembuhan bisa berlangsung 1 hingga 2 minggu tergantung kondisi fisik dan tingkat regerenerasi ibu. Namun jika menimbulkan rasa sakit tidak tertahan dan menyebabkan tidak bisa menyusui, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan medis yang lebih detail dan akurat sehingga bisa ditentukan langkah terbaik apa yang harus dilakukan.

    Radang Payudara

    Mastitis atau disebut juga radang payudara, disebabkan karena infeksi maupun sumbatan pada payudara. Kondisi yang menjadi salah satu penyebab ASI ada darah ini ditandai dengan beberapa gejala seperti payudara bengkak dan kemerahan, terasa nyeri, tubuh demam, ASI bercampur dengan darah, dan sering kali diikuti dengan perubahan bau ASI.

    Sahabat Sehat dianjurkan istirahat yang cukup, minum air putih yang cukup, kompres payudara dengan air hangat sebelum menyusui, bersihkan puting payudara setelah menyusui, serta tingkatkan frekuensi menyusui Si Kecil. Cara ini akan membantu mempercepat penyembuhan radang.

    Tumor Payudara

    Jika terdapat tumor payudara, seperti intraductal papilloma jinak dapat menyebabkan ASI bercampur dengan darah. Tumor jinak ini umumnya dapat diraba dengan tangan, mulai dari sekitar payudara hingga belakang puting.

    Tumor payudara dapat dideteksi dengan meraba payudara dengan tangan. Apabila Sahabat Sehat menemukan benjolan di payudara, segera maka kemungkinan hal ini terjadi karena adanya tumor payudara. Tindakan yang perlu dilakukan jika hal ini terjadi adalah menghubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan serta tindakan medis.

    Jika memang merasakan benjolan di payudara, jangan menunda dan segera lakukan pemeriksaan. Walaupun belum tentu tumor namun Sahabat Sehat perlu selalu melakukan pencegahan atas risiko kesehatan yang mungkin terjadi.

    Kanker Payudara

    Sahabat Sehat perlu mewaspadai jika ASI bercampur darah disertai dengan keluhan lain, seperti benjolan tidak beraturan pada payudara, serta perubahan bentuk puting dan payudara. Jika menemukan gejala-gejala kanker payudara maka Sahabat Sehat perlu segera periksakan ke dokter. Umumnya dokter akan menganjurkan beberapa prosedur pemeriksaan untuk memastikan masalah di payudara ini memanglah kanker.

    Jika memang ditemukan kanker, dokter akan memberikan beberapa saran tindakan medis yang perlu dilakukan. Silahkan ikuti petunjuk dokter untuk memastikan kanker payudara bisa teratasi dengan baik.

    Tindakan yang Perlu Dilakukan Jika ASI Bercampur Darah

    Meski Sahabat Sehat merasa takut dan khawatir saat menemukan ASI bercampur dengan darah, sebaiknya tetap tenang namun pastikan untuk temukan dan ketahui apa yang menyebabkan munculnya masalah ini. Cek ke dokter untuk memeriksa penyebab ASI ada darah dan bagaimana menanganinya.

    Sementara itu, Sahabat Sehat bisa melakukan beberapa tindakan berikut ini agar ASI bisa kembali normal:

    • Tetap menyusui atau memompa ASI untuk Si Kecil
    • Menyusui pada kedua payudara secara bergantian
    • Kompres air dingin bergantian dengan air hangat pada bagian puting, setelah menyusui.
    • Kompres air hangat pada payudara sebelum menyusui, untuk memperlancar aliran ASI.
    • Gunakan pelindung puting payudara.
    • Menyusui Si Kecil sesuai jadwal.
    • Jika terdapat luka pada puting payudara, berikan krim atau salep pelembab di area sekitar luka.

    Jika nyeri payudara memberat, teraba benjolan pada payudara, serta darah yang keluar dari payudara semakin banyak maka Sahabat Sehat dianjurkan melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke Dokter.

    Lihat Juga: Deteksi Kanker Payudara

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai penyebab ASI ada darah dan solusi untuk mengatasinya. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Australian Breastfeeding Association. Unusual appearances of breastmilk [Internet]. Australia : Australian Breastfeeding Association. 2017 [updated 2017 Aug; cited 2021 Aug 03].
    2. Glaze P. Blood in Breast Milk [Internet]. Breastfeeding Support. 2018 [updated 2018 June 27; cited 2021 Aug 03].
    3. Murray D. Blood in Breast Milk: Information, Safety, Causes, and Treatment [Internet]. USA : Verywell Family. 2020 [updated 2020 April 20; cited 2021 Aug 03].
    4. Higuera V. Blood in Breast Milk: Is This Normal? [Internet]. USA : Healthline. 2016 [updated 2016 Aug 03; cited 2021 Aug 03].
    5. Brennan D. Blood in Breast Milk: What to Do [Internet]. USA : WebMD. 2021 [updated 2021 Feb 22; cited 2021 Aug 03].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Mengkonsumsi vitamin menjadi satu cara menjaga stamina ibu menyusui agar tetap bugar. Namun vitamin saja tidak cukup bagi ibu menyusui. Masih ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan agar stamina dan kesehatan ibu menyusui tetap terjaga. Bagi Sahabat Sehat yang tengah menyusui, rasa lelah dan mudah lapar merupakan […]

    8 Cara Menjaga Stamina Ibu Menyusui Agar Tetap Bugar

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Meditasi Serta Yoga Menjadi Satu Cara Menjaga Stamina Ibu Menyusui yang Efektif Agar Tubuh Tetap Fit

    Mengkonsumsi vitamin menjadi satu cara menjaga stamina ibu menyusui agar tetap bugar. Namun vitamin saja tidak cukup bagi ibu menyusui. Masih ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan agar stamina dan kesehatan ibu menyusui tetap terjaga.

    Bagi Sahabat Sehat yang tengah menyusui, rasa lelah dan mudah lapar merupakan hal yang kerap dialami. Terlebih kini di masa pandemi Covid-19, Sahabat Sehat harus lebih giat dalam menjaga kesehatan tubuh agar produksi ASI tetap baik dan berkualitas. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara menjaga kesehatan dan stamina selama masa menyusui ? Mari simak penjelasan berikut.

    Panduan Cara Menjaga Stamina Ibu Menyusui

    Masa menyusui si kecil adalah momen yang sangat menyenangkan dan tentunya membahagiakan. Walaupun begitu, masa menyusui adalah masa yang berat karena akan menguras banyak waktu, pikiran, dan tenaga. Apalagi jika saat masa menyusui juga harus memikirkan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga.

    Jangan sampai Sahabat Sehat jatuh saat harus menyusui si kecil karena tentunya akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI yang nantinya juga berdampak pada kesehatan si kecil. Untuk menjaga stamina dan kesehatan ibu waktu menyusui ada beberapa hal yang harus dilakukan, antara lain:

    Asupan Makanan Bergizi Seimbang

    Menyusui diketahui membakar sekitar 300 kalori per hari. Sahabat Sehat dianjurkan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang seperti gandum utuh, makanan sumber protein (misal daging, ikan, telur, unggas, susu dan produk olahannya), serta sayuran untuk menjaga kadar gula darah serta mengurangi munculnya rasa lapar berlebihan. Penuhi asupan vitamin dan mineral seperti kalsium, iodin, vitamin B12 dan vitamin D, yang penting untuk pertumbuhan tulang, gigi, serta saraf bayi.

    Jika dibutuhkan silahkan mengkonsumsi suplemen dan multivitamin, tentunya dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter mengenai suplemen yang cocok digunakan oleh Sahabat Sehat.

    Jaga Pola Makan, Hindari Alkohol & Rokok

    Jika ada makanan yang sebaiknya dikonsumsi ibu dalam masa menyususi, maka ada juga makanan dan minuman yang harus dihindari. Selama menyusui, Sahabat Sehat disarankan menghindari minuman berkafein seperti kopi, teh, soda, serta minuman beralkohol sebab dapat terserap ke dalam ASI. Minuman berkafein dan alkohol yang terserap ke tubuh ibu dan mempengaruhi kualitas ASI. ASI dari ibu yang mengkonsumsi alkohol dan minuman berkafein dapat menyebabkan bayi rewel serta sulit tidur.

    Konsumsi rokok sangat tidak disarankan, apalagi saat seorang ibu harus menyusui anaknya. Selain asapnya dapat mempengaruhi kesehatan bayi, rokok juga tidak baik bagi kesehatan ibu. Mengkonsumsi rokok dapat menyebabkan ibu yang sedang menyusui jadi mudah lelah dan mudah marah.

    Penuhi Kecukupan Cairan Tubuh

    Di masa menyusui, tubuh memerlukan tambahan asupan cairan yang lebih banyak. Konsumsi air putih minimal 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas per hari menjadi cara menjaga stamina ibu menyusui yang sangat efektif dan wajib dilakukan. Hindari minuman berenergi, alkohol, maupun soda.

    Untuk memantau kecukupan cairan tubuh, Sahabat Sehat dapat melihat dari warna urin. Idealnya urin tampak berwarna kuning pucat, jika urin terlihat kuning pekat maka hal ini menunjukan kurangnya asupan cairan dalam tubuh.

    Istirahat yang Cukup

    Di masa menyusui, Sahabat Sehat mungkin kesulitan tidur akibat menjaga bayi. Meski demikian, berikan waktu di sela-sela kesibukan untuk mengistirahatkan tubuh seperti berbaring di sofa ataupun mendengarkan musik. Hal ini tentu dapat membantu Sahabat Sehat mengelola stress dan membuat tubuh lebih rileks.

    Jika diperlukan, cobalah buat jadwal apa saja yang akan dilakukan setiap harinya. Cara ini akan membantu Sahabat Sehat menentukan kapan harus menidurkan si kecil sehingga bisa melakukan kegiatan rumah tangga dan kapan bisa berisitirahat. Jika memang terlalu banyak kegiatan sehingga tidak sempat beristirahat ada baiknya meminta bantuan untuk menjaga si kecil atau bantuan untuk mengurus keperluan rumah.

    Kelola Stress Dengan Baik

    Berdasarkan penelitian, salah satu kendala selama tahun pertama menyusui adalah masalah kesehatan mental ibu. Sahabat Sehat mungkin merasa lelah, bosan, bahkan muncul rasa takut dan cemas berlebihan di masa menyusui. Jika mengalami hal tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan pasangan, keluarga, maupun tenaga profesional seperti dokter, psikolog, dan konselor laktasi. 

    Untuk mengurangi rasa stress, beberapa cara yang bisa dilakukan semisal meminta kepada suami untuk memijat ringan di area kepala, pundak dan punggung. Stress juga bisa dikurangi dengan mencoba kegiatan-kegiatan yang bisa memberikan rasa tenang seperti berenang, menonton film favorit, ataupun melakukan video call bersama teman-teman sehingga tidak merasa sendirian selama merawat si kecil.

    Rutin Berolahraga

    Penting bagi Sahabat Sehat untuk mengembalikan kebugaran tubuh, salah satunya dengan berolahraga. Lakukan olahraga ringan misal jalan santai, yoga, dan berenang. Secara umum, olahraga tidak mempengaruhi produksi ASI. Dengan berolahraga, Sahabat Sehat dapat membantu mengatasi stress, memperbaiki kualitas tidur, mencegah penyakit metabolik, serta memperkuat sendi dan otot. Lakukan olahraga minimal 30 menit per hari, atau minimal 150 menit dalam seminggu.

    Dalam berolahraga pastikan untuk membatasi diri agar tidak terlalu lelah maupun sampai cidera. Pastikan berolahraga hanya sekedar mendapatkan keringat dan agar tubuh menjadi lebih bugar. Jangan memaksakan diri berolahraga untuk segera mendapatkan bentuk badan ideal. Jangan sampai niat dan cara menjaga stamina ibu menyusui yang Sahabat Sehat lakukan justru menciderai tubuh sendiri.

    Jangan Terlalu Memaksakan Diri

    Pada ibu yang sedang menyusui seringkali merasa masih mampu melakukan banyak hal seorang diri. Akhirnya memaksakan diri dan menyebabkan tubuh terlalu lelah. Oleh sebab itu jika memang merasa sedikit letih tidak ada salahnya untuk segera berisirahat sampai letih tersebut hilang. Jika diperlukan mintalah pendamping yang dapat menemani Sahabat Sehat selama menjaga dan menyusui anak. Dengan demikian ketika Sahabat Sehat memerlukan sesuatu saat sedang menyusui ada yang membantu.

    Seringkali ibu menyusui ingin terlihat tangguh dan kuat sehingga tidak berani mengatakan bahwa dirinya letih dan lelah setelah seharian mengurus si kecil. Tidak ada salahnya berbagi cerita perjuangan merawat si kecil selama seharian ini. Jangan terlalu memendam rasa lelah tersebut karena dapat membuat stress. Berbagi cerita selain membantu memulihkan pikiran dari stress juga dapat membantu menciptakan rasa bahagia yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

    Segera Hubungi Dokter Jika Ada Keluhan Kesehatan

    Kesehatan ibu sangatlah penting, terutama di masa-masa menyusui ini. Jika memang merasa ada masalah kesehatan segeralah konsultasikan ke dokter untuk memastikan masalah tidak bertambah serius. Selain itu, Dokter juga bisa memberikan saran-saran terbaik apa yang harus dilakukan untuk mencegah datangnya penyakit selama masa menyusui ini. Misalnya memberikan saran vaksin yang Sahabat Sehat butuhkan, ataupun suplemen dan multivitamin apa yang harus dikonsumsi.

    Lihat Juga: Kesalahan Setelah Olahraga

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai trik dan cara menjaga stamina ibu menyusui agar tetap sehat dan bugar. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat 24 jam. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Frizzle N. Five ways to stay healthy when breastfeeding [Internet]. USA : The Guardian. 2020 [updated 2020 Feb 02; cited 2021 Aug 03].
    2. Raising Children. Healthy diet, exercise and lifestyle for breastfeeding [Internet]. Australia : Raising Children. 2020 [updated 2020 June 19; cited 2021 Aug 03].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Teratur melakukan tes deteksi kanker payudara adalah hal yang sangat penting. Tujuannya tentu agar bisa segera diobati sedini mungkin. Karena pada kebanyakan kasus kanker payudara, seorang wanita baru mengetahui dirinya terkena penyakit ini ketika kanker sudah cukup ganas. Sahabat Sehat, angka […]

    6 Cara Akurat Deteksi Kanker Payudara pada Wanita

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Proses Deteksi Kanker Payudara Sendiri Dengan Mengecek Ada Tidaknya Gejala Kanker Payudara

    Teratur melakukan tes deteksi kanker payudara adalah hal yang sangat penting. Tujuannya tentu agar bisa segera diobati sedini mungkin. Karena pada kebanyakan kasus kanker payudara, seorang wanita baru mengetahui dirinya terkena penyakit ini ketika kanker sudah cukup ganas.

    Sahabat Sehat, angka kejadian kanker di Indonesia berada pada urutan ke 8 se-Asia Tenggara serta urutan ke 23 se-Asia. Jenis kanker tersering yang dialami kaum perempuan di Indonesia adalah kanker payudara. dengan jumlah rasio 42,1 per 100.000 penduduk. Angka kematian yang disebabkan akibat kanker payudara mencapai 17 per 100.000 penduduk. 

    Tingginya angka kanker payudara di Indonesia menyebabkan pemerintah mengupayakan sejumlah cara untuk deteksi dini kanker payudara, dengan tujuan meningkatkan angka harapan hidup. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara deteksi kanker payudara dengan akurat? Mari simak penjelasan berikut.

    Kenali Apa yang Dimaksud Kanker Payudara

    Kanker payudara merupakan kondisi adanya benjolan ganas pada jaringan payudara akibat pertumbuhan sel abnormal yang cepat, serta tidak terkendali sehingga mengganggu jaringan payudara normal disekitarnya. Sekitar 15% kasus kanker payudara terjadi pada jaringan kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), dan sekitar 85% kasus kanker payudara terjadi pada saluran air susu (ductus) yang mengalirkan air susu dari kelenjar susu menuju puting payudara. Selain itu, kanker payudara juga dapat terjadi pada jaringan lemak atau jaringan ikat di payudara.

    Gejala Kanker Payudara

    Walaupun tidak bisa menjadi patokan akurat Sahabat Sehat terkena kanker payudara atau tidak, namun biasanyaa kanker payudara ini memberikan beberapa gejala pada tubuh. Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai gejala yang dapat dialami penderita kanker payudara :

    • Ukuran kedua payudara berbeda
    • Perubahan bentuk payudara dan puting payudara.
    • Puting payudara tertarik kedalam.
    • Keluarnya cairan berupa cairan bening, nanah atau darah dari puting payudara.
    • Pembesaran kelenjar getah bening di ketiak.
    • Teraba benjolan di payudara
    • Ruam kemerahan di sekitar puting payudara.
    • Nyeri pada payudara.

    Jika beberapa hari terakhir mengalami satu atau lebih gejala-gejala tersebut maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan segera. Ada beberapa jenis pemeriksaan yang dapat dengan akurat deteksi kanker payudara di tubuh.

    Cara Deteksi Kanker Payudara Secara Akurat

    Proses Mammografi untuk Mengecek Ada Tidaknya Kanker di Payudara

    Proses Mammografi untuk Mengecek Ada Tidaknya Kanker di Payudara

    Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan sesuai gejala kanker payudara maka sangat disarankan melakukan pemeriksaan ke dokter agar dilakukan pemeriksaan fisik terutama pada area payudara. Selain itu dokter juga akan menanyakan riwayat masalah kesehatan sebelumnya, serta riwayat kanker dalam keluarga.

    Jika dicurigai menderita kanker payudara, maka dokter akan menganjurkan beberapa pemeriksaan penunjang berikut untuk menegakkan diagnosis kanker payudara :

    Mammografi

    Mamografi adalah pemeriksaan payudara dengan menggunakan sinar-X. Pada pemeriksaan ini, payudara akan ditekan oleh dua plat untuk meratakan dan menyebarkan jaringan payudara. Pemeriksaan ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman namun bermanfaat untuk memberi gambaran kondisi payudara.

    USG Payudara

    USG Payudara dilakukan dengan menggunakan gelombang suara. Pemeriksaan ini bermanfaat untuk menilai masalah payudara yang sebelumnya terdeteksi melalui pemeriksaan mammografi. Pemeriksaan USG payudara cukup nyaman dilakukan, sehingga direkomendasikan bagi pasien berusia dibawah 30 tahun.

    Biopsi

    Biopsi merupakan pemeriksaan penunjang dengan mengambil sampel jaringan pada payudara dan kelenjar getah bening, kemudian diperiksa secara mikroskopis di laboratorium untuk mendeteksi adanya sel ganas

    MRI Payudara

    Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan salah satu pemeriksaan penunjang yang dapat mendeteksi kanker dan dinilai lebih sensitif daripada pemeriksaan mamografi. Namun pemeriksaan MRI dapat menunjukan hasil negatif palsu, artinya sering kali muncul gambaran kelainan payudara yang ternyata bukan akibat sel kanker.

    PET (Positron Emission Tomography)

    Pemeriksaan ini merupakan metode pemeriksaan baru, dilakukan dengan penyuntikan zat kontras melalui pembuluh darah balik sehingga akan diserap oleh sel kanker. Derajat penyerapan zat kontras oleh sel kanker dapat menggambarkan derajat histologis dan potensi tumor berkembang menjadi ganas.

    Pemeriksaan Penanda Tumor

    Penanda tumor atau disebut juga tumor marker merupakan zat yang ditemukan di darah, jaringan, dan cairan tubuh. Penanda tumor untuk kanker payudara adalah CA (Cancer Antigen) 15-3, dan Carcinoembryonic antigen (CEA).

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai beragam jenis pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan untuk deteksi kanker payudara secara akurat. Sebagai cara mudah mendeteksi kanker payudara, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan meraba area payudara secara berkala.

    Lihat Juga: Makanan Penyebab ASI Tidak Keluar

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Penyakit Kanker di Indonesia Berada Pada Urutan 8 di Asia Tenggara dan Urutan 23 di Asia [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; [cited 2021 Aug 03].
    2. World Health Organization. Breast cancer [Internet]. USA : World Health Organization. 2021 [updated 2021 March 26; cited 2021 Aug 03].
    3. National Health Service. Breast cancer in women [Internet]. UK : National Health Service. 2019 [updated 2019 Oct 28; cited 2021 Aug 03].
    4. Canadian Cancer Society. Diagnosis of breast cancer [Internet]. Canada : Canadian Cancer Society; [cited 2021 August 02].
    5. Mayo Clinic. Breast cancer [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [updated 2021 June 04; cited 2021 August 03].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Selain masalah kesehatan, ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebab ASI sedikit saat dipompa atau saat sedang menyusui langsung. Berbeda faktor penyebabnya tentu saja berbeda solusi yang harus dilakukan. Pastikan untuk mengetahui apa saja faktor tersebut dan tahu solusinya sehingga si […]

    10 Faktor yang Menjadi Penyebab ASI Sedikit saat Dipompa

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Ibu Bingung Apa Penyebab ASI Sedikit saat Dipompa

    Selain masalah kesehatan, ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebab ASI sedikit saat dipompa atau saat sedang menyusui langsung. Berbeda faktor penyebabnya tentu saja berbeda solusi yang harus dilakukan. Pastikan untuk mengetahui apa saja faktor tersebut dan tahu solusinya sehingga si Kecil bisa mendapatkan asupan terbaik dari ibunya sendiri.

    ASI memiliki manfaat yang penting bagi Si Kecil karena kaya akan vitamin dan mikronutrien. Nutrisi yang terkandung pada ASI mampu mengoptimalkan tumbuh kembang Si Kecil baik secara fisik, daya tahan tubuh, serta kecerdasan Si Kecil. American Academy of Pediatric (AAP) menganjurkan pemberian ASI selama 6 bulan pertama tanpa campuran air putih, susu formula maupun jus. Selanjutnya, Si Kecil dapat diberikan pengenalan makanan pendamping ASI ketika memasuki usia diatas 6 bulan. Meski demikian, ASI disarankan tetap diberikan selama 2 tahun pertama kehidupan Si Kecil.1

    Salah satu masalah yang mungkin Sahabat Sehat alami selama menyusui yaitu produksi ASI yang sedikit. Nah Sahabat Sehat, apa saja penyebab produksi ASI sedikit ? mari simak penjelasan berikut.

    Penyebab ASI Sedikit saat Dipompa dan Solusinya

    Sangat banyak faktor yang menyebabkan produksi ASI seorang ibu menjadi sedikit. Entah itu karena pola makan, masalah kesehatan ibu, hingga faktor-faktor penyebab lainnya. Setidaknya ada 10 faktor yang biasa menjadi penyebab produksi ASI Sahabat Sehat menurun, yaitu:

    Posisi Mulut Si Kecil yang Tidak Tepat

    Sahabat Sehat perlu memperhatikan posisi mulut Si Kecil agar pas dengan puting payudara. Posisi mulut Si Kecil yang tidak pas akan menyebabkan berkurangnya rangsangan payudara sehingga hormon oksitosin tidak terangsang secara maksimal, akibatnya produksi ASI akan berkurang.

    Sangat disarankan mencoba melakukan penggantian posisi menyusui. Jika biasanya meletkkan kepala bayi di sebelah kiri dada maka cobalah untuk di sebelah kanan, dan sebaliknya. Karena bisa saja mulut si kecil yang tidak pass karena dia merasa tidak nyaman dengan posisi tersebut.

    Stress dan Cemas

    Jika Sahabat Sehat mengalami stress atau cemas dapat menyebabkan penurunan hormon oksitosin. Hormon oksitosin berperan dalam produksi ASI, jika kadar hormon tersebut menurun maka berimbas pada menurunnya produksi ASI.

    Oleh sebab itu, ibu menyusui harus bisa menjaga kestabilan emosi agar tidak emosi dan cemas berlebihan. Untuk meningkatkan hormon oksitosin bisa dirangsang dengan berpelukan lebih sering dengan suami atau dengan si kecil. Hormon oksitosin juga meningkat ketika seseorang diberi pijatan ataupun karena melihat hal-hal lucu dan menyenangkan di social media.

    Pemberian Susu Formula

    Tidak jarang Sahabat Sehat memberikan susu formula sebagai tambahan asupan nutrisi Si Kecil. Namun, pemberian susu formula dapat berimbas pada menurunnya intensitas Si Kecil menyusu langsung pada payudara. Hal ini turut berdampak pada menurunnya produksi ASI. Karena ketika si Kecil mulai berkurang minatnya terhadap ASI maka payudara biasanya ikut bereaksi menurunkan intensitas produksinya.

    Agar hal ini tidak terjadi atau agar hal ini bisa terselesaikan, ada beberapa solusi yang bisa dilakukan. Solusi yang sebaiknya dilakukan adalah untuk tetap menawarkan ASI kepada si kecil. Susu formula diberikan sebisa mungkin hanya ketika si Kecil sudah tidak mau lagi ASI atau ketika memang produksi ASI sudah tidak lagi keluar karena satu dan lain sebab.

    Kurangnya Gizi Ibu

    Masalah gizi pada ibu menyusui menjadi salah satu penyebab ASI sedikit saat dipompa. Menyusui diketahui dapat membakar sekitar 500 kalori. Tanpa gizi yang mencukupi sudah pasti produksi ASI ibu akan berkurang karena ibu dalam kondisi lelah dan tidak memiliki energi yang cukup.

    Bagi Sahabat Sehat yang tengah menyusui dianjurkan konsumsi makanan bergizi seimbang seperti buah dan sayur, serta minum air putih minimal 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas per hari agar kualitas dan volume ASI tetap baik.

    Banyak sekali makanan bergizi yang sangat baik dikonsumsi ibu menyusui. Sebut saja buah-buahan, ikan, sayuran, kacang-kacangan, maupun daging. Hal paling penting adalah untuk menghindari mengkonsumsi makanan yang dapat merusak metabolisme dan kesehatan Sahabat Sehat. Misalnya merokok, minum alkohol, ataupun penggunaan obat-obatan terlarang.

    Kondisi Stamina Ibu

    Jika Sahabat Sehat mengalami flu, kelelahan, diare, muntah, maupun kehilangan nafsu makan dapat berdampak pada menurunnya produksi ASI.

    Maka dari itu, seorang ibu yang masih dalam fase harus menyusui anak maka sangat disarankan mengatur jadwal kegiatan sehari-harinya. Pastikan memiliki waktu untuk beristirahat, rileksasi, dan bersenang-senang. Waktu istirahat misalnya jam tidur malam, jam tidur siang, dan jam menonton televisi. Waktu rileksasi dan bersenang-senang misalnya makan bersama suami, atau sekedar duduk santai melihat orang yang berlalu lalang.

    Efek Samping Obat

    Beberapa obat, seperti pseudoefedrin, methergine diketahui dapat berdampak pada produksi ASI. Konsultasikan ke Dokter lebih lanjut jika Sahabat Sehat merasa penyebab ASI sedikit saat dipompa adalah konsumsi obat yang akhir-akhir diminum.

    Silahkan konsultasikan kepada dokter agar diberikan resep obat yang sekiranya tidak menurunkan produksi ASI, atau solusi lain agar obat bisa diminum dan produksi ASI tetap dalam kondisi stabil.

    Alat Kontrasepsi

    Penggunaan alat kontrasepsi yang mengandung hormon dapat berdampak pada penurunan produksi ASI. Oleh sebab itu, konsultasi lebih dahulu dengan dokter jika Sahabat Sehat ingin menggunakan alat kontrasepsi.

    Jika tidak ingin terjadi pembuahan di masa sedang menyusui, cobalah meminta suami untuk memakai alat kontrasepsi. Pil-pil yang dapat merubah hormon sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui karena berdampak pada kesehatan, juga produksi ASI bagi si Kecil.

    Gangguan Hormon

    Apabila Sahabat Sehat memiliki riwayat gangguan hormon, seperti diabetes melitus (kencing manis), PCOS (Polycystic Ovary Syndrome), gangguan hormon tiroid, diperkirakan turut berdampak pada produksi ASI.

    Namun bukan berarti masalah gangguan hormon menyebabkan si Kecil tidak mendapatkan ASI dari ibunya sendiri. Sahabat Sehat bisa memompa ASI ke dalam dot bayi dan menyimpannya. Memang akan memakan waktu lebih lama agar ASI penuh, tetapi cara ini menjadi solusi terbaik. Selain itu, pastikan mengkonsumsi makanan maupun obat yang diresepkan oleh dokter untuk meningkatkan produksi ASI.

    Riwayat Operasi Payudara

    Riwayat operasi pada payudara yang sebelumnya pernah dilakukan dapat berimbas pada tersumbatnya atau rusaknya saluran air susu. Hal ini tentu menjadi salah satu penyebab ASI sedikit saat dipompa yang dialami oleh para ibu yang pernah melakukan operasi pada bagian payudara. Pada beberapa kasus bahkan ASI tidak keluar sama sekali akibat rusaknya beberapa area yang berhubungan dengan produksi ASI.

    Oleh sebab itu, operasi payudara harus dilakukan pada ahlinya dan harus menanyakan risiko-risiko pasca operasi. Karena kesalahan ataupun kebutuhan penyayatan yang besar dapat merusak area di sekitar aerola yang akan menyebabkan gangguan dalam produksi ASI.

    Minuman Berkafein

    Minuman berkafein, seperti teh dan kopi dapat menarik air keluar dari tubuh. Hal ini berdampak pada penurunan produksi ASI. Selain itu, kafein dapat terserap ke dalam ASI sehingga beresiko mengganggu kualitas tidur Si Kecil. Sahabat Sehat dianjurkan membatasi asupan minuman berkafein. Jika diperlukan, hindari minum minuman berkafein.

    Lihat Juga: Cara Menghilangkan Stretch Mark

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai penyebab ASI sedikit saat dipompa di masa menyusui. Untuk menunjang produksi ASI, Sahabat Sehat dianjurkan pula mengkonsumsi multivitamin. Jika Sahabat Sehat membutuhkan multivitamin selama dirumah, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. WebMD. Breastfeeding Overview [Internet]. USA : WebMD; [cited 1 August 2021].
    2. Wibowo S. Masalah Ibu Menyusui: Produksi ASI Sedikit [Internet]. Indonesia : Mother and Baby. 2018 [updated 2018 Sep 25; cited 2021 Aug 01].
    3. Patel S. 4 factors that can decrease breast milk supply – and how to replenish it [Internet].USA : UT Southwestern Medical Centre. 2018 [updated 2018 Aug 21; cited 2021 Aug 01]. Available from: https://utswmed.org/medblog/decrease-breast-milk-supply/
    4. Pitman T. 10 reasons for low milk supply, plus tips to increase breast milk [Internet]. USA : Today’s Parent. 2019 [updated 2019 July 27; cited 2021 August 01].
    5. Murray D. Make Changes in Your Life If You Notice a Decrease in Breast Milk Supply [Internet]. USA : Verywell Family. 2020 [updated 2020 July 05; cited 2021 Aug 01].
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja