Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Archive for Category: Kesehatan Wanita

Showing 1–10 of 114 results

  • Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang pada makanan tentunya sangat berpengaruh pada perkembangan fisik dan otak anak, serta untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Jika makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sejenis junk food yang bergizi sedikit dan berlemak tinggi, tentunya hal tersebut akan berdampak pada masalah kesehatan pada keluarga, seperti penyakit diabetes, ginjal, kolesterol tinggi, asam […]

    Panduan Menu Masakan Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi Seimbang

    Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang pada makanan tentunya sangat berpengaruh pada perkembangan fisik dan otak anak, serta untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Jika makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sejenis junk food yang bergizi sedikit dan berlemak tinggi, tentunya hal tersebut akan berdampak pada masalah kesehatan pada keluarga, seperti penyakit diabetes, ginjal, kolesterol tinggi, asam urat, hingga jantung.

    Oleh karena itu, penting sekali bagi kita para ibu untuk memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi anggota keluarga di rumah. Memasak serta mengolah sendiri masakan yang akan dikonsumsi, akan lebih menjamin kualitas serta kandungan gizi yang ada di dalamnya. Selain itu ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam menyajikan menu masakan keluarga, yaitu diantaranya:

    Buat daftar menu masakan sehat harian

    Kita menjadi lebih mudah dalam berbelanja dan juga sangat membantu dalam memasak sehari-hari dengan membuat daftar menu makanan sehat. Kita juga jadi mengetahui apa-apa saja yang nantinya harus dibelanjakan. Selain itu, juga setiap harinya, kita tidak perlu membuang-buang waktu lagi untuk memikirkan masak apa hari ini? Hal ini karena sudah ada jadwal menu masakan sehat harian yang akan kita buat.   

    Melihat pada resep-resep masakan sehat

    Resep dan tutorial cara membuat menu masakan sehat sudah banyak tersebar di internet, baik itu lewat instagram ataupun youtube. Anda perlu untuk rajin-rajin melihat pada resep dan juga tutorial masakan sehat ini. Selain mengetahui cara membuatnya, Anda juga mendapatkan ide masakan-masakan sehat terbaru yang beraneka ragam dan tidak monoton.

    Baca Juga: 11 Makanan yang Bisa Mengurangi Resiko Stress

    Perbanyak sayuran

    Pada menu masakan sehat sehari- hari, jangan lupa untuk memperbanyak sayuran di dalamnya. Sayuran ini merupakan hal yang sangat penting dalam pemenuhan gizi seimbang dan sebagian dari isi piring kita, menurut kementrian kesehatan, sebagian besarnya adalah berisi sayuran. Pasalnya sayuran ini memang sangat baik untuk kesehatan, melancarkan pencernaan, mengeluarkan toksin – toksin yang ada dalam tubuh, dan juga menghindari diri dari resiko terkena berbagai macam penyakit tidak menular. Berikut, contoh resep sayuran yang dapat Anda buat di rumah, simple dan menyehatkan.

    • Sup ayam sayuran

    Bahan yang dibutuhkan :

    • 500 ml air kaldu ayam
    • Daging ayam fillet, potong-potong dadu, rebus.
    • Brokoli, potong kecil
    • 2 buah wortel, iris
    • 4 buah buncis, iris
    • 1 buah tomat, potong empat
    • 1 batang daun seledri, iris tipis
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • Secukupnya garam, pala dan lada

    Cara membuat :

    • Tumis bawang putih yang sudah dihaluskan.
    • Didihkan 500 ml air kaldu ayam. Setelah mendidih, masukkan bumbu yang sudah ditumis, dan wortel yang sudah dikupas, cuci bersih dan diiris. Tunggu hingga wortel empuk.
    • Kemudian jika ortel sudah empuk, masukkan buncis.
    • Selanjutnya, masukkan brokoli. Jika brokoli sudah matang, masukkan tomat, daun seledri, dan daging ayam. Dan terakhir tambahkan garam, lada dan pala. Koreksi rasa.
    • Sup ayam sayuran, siap untuk dinikmati.

    Sediakan buah sebagai cemilan

    Sebagai cemilan sehat atau selingan antara jeda waktu makan, Anda dapat menjadikan buah sebagai cemilan atau selingan tersebut. Anggota  keluarga menjadi terhindar dari mengonsumsi cemilan-cemilan yang tidak sehat seperti keripik kentang, cake, cookies dan yang lainnya. Sehingga dengan itu pula, akan lebih terjaga kesehatan anggota keluarga dan terhindar dari penyakit-penyakit yang disebabkan oleh obesitas dan juga cemilan berpengawet dan mengandung pewarna, seperti, diabetes, kolesterol tinggi, kanker, stroke hingga jantung.

    Jauhi minuman manis dan biasakan minum air putih

    Pada minuman manis tentunya memiliki kandungan glukosa yang tinggi. Jika tubuh terlalu banyak mengonsumsi glukosa, akan berdampak pada timbulnya penyakit tertentu, seperti diabetes dan jantung. Oleh karena itu, alangkah lebih baik jika kita mulai membiasakan pada anggota keluarga kita untuk mengonsumsi air putih sebagai minuman harian. Selain mengurangi resiko dari penyakit-penyakit tersebut, air putih juga mampu mengeluarkan racun-racun dalam tubuh.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat Untuk Jantungmu

    Biasakan sarapan

    Membiasakan sarapan setiap hari bagi anggota keluarga, agar terhindar dari jajan sembarangan nanti saat di luar rumah, dan juga menghindari dari porsi makan siang yang terlalu banyak akibat kelaparan. Anda dapat menyajikan sereal, salad buah atau sayur, nasi merah dan  lauk dan yang lainnya sebagai sarapan sehat untuk angota keluarga Anda.

    Berikut contoh ide resep sarapan sehat yang dapat Anda buat untuk anggota keluarga Anda :

    • Sandwich

    Bahan yang dibutuhkan :

    • Roti gandum
    • 1 lembar selada
    • 1 buah tomat
    • 1 telur ceplok
    • Yogurt

    Cara membuat :

    • Panggan roti yang sudah diolesi margarin.
    • Kemudian, tambahkan 1 lembar selada pada tiap 1 tangkap roti, ½ buah tomat, dan 1 lembar telur ceplok. Dan tambahkan yogurt di atasnya. Sandwich siap untuk dihidangkan sebagai sarapan sehat keluarga.

    Baca Juga: Tips Makanan Sehat Sesuai jam Makan

    • Salad buah

    Bahan yang dibutuhkan :

    • 3 buah stroberi
    • 1 buah alpukat
    • 1 buah pisang
    • 1 buah apel
    • 3 sdm yogurt

    Cara membuat :

    • Cuci dan potong semua buah, kemudian taruh di mangkok buah yang sudah dipotong-potong.
    • Kemudian siram dengan yogurt di atasnya.
    • Salad buah sehat untuk sarapan keluarga, siap untuk dihidangkan.

    Itulah tadi beberapa panduan menu masakan sehari-hari, buat keluarga dengan gizi yang seimbang. Jangan lupa untuk mengurangi takaran garam dan juga gula pada masakan sehat harian Anda, dan sebisa mungkin untuk menghindari vetsin atau MSG.  Selamat mencoba!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Persiapan yang dilakukan oleh ibu, tidak hanya pada saat hamil saja. Apalagi mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tentunya selain baik untuk janin dalam rahim dan juga sangat baik untuk memperlancar proses persalinan nantinya. Makanan yang sehat dan bergizi seimbang ini juga sangat baik dikonsumsi untuk ibu selepas melahirkan untuk memperlancara serta memperbanyak keluarnya ASI. ASI begitu […]

    10 Cara Memperbanyak ASI Lewat Asupan Sehat dan Bergizi

    Persiapan yang dilakukan oleh ibu, tidak hanya pada saat hamil saja. Apalagi mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tentunya selain baik untuk janin dalam rahim dan juga sangat baik untuk memperlancar proses persalinan nantinya. Makanan yang sehat dan bergizi seimbang ini juga sangat baik dikonsumsi untuk ibu selepas melahirkan untuk memperlancara serta memperbanyak keluarnya ASI. ASI begitu penting untuk bayi kita nantinya hingga usia 6 bulan. Sehingga, sangat penting untuk melakukan berbagai cara yang telah dianjurkan oleh bidan atau dokter kandungan untuk memperlancar ASI.

    Berbagai cara untuk memperlancar ASI serta mendukung pada pemberian ASI ekslusif pada bayi diantara lain : melakukan pemijatan pada payudara, pastikan teknik menyusui sudah benar, teruslah menyusui, sering-sering memompa ASI, meciptakan suasana yang tenang dan nyaman bagi ibu, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Berikut beberapa daftar makanan yang dapat memperbanyak ASI :

    Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan memiliki kandungan serat, zat besi, vitamin, mineral dan juga protein, yang sangat baik bagi ibu untuk memperlancar jalannya ASI. Berbagai jenis kacang-kacangan yang dapat Anda konsumsi yaitu, kacang almond, walnut, kacang merah dan berbagai jenis kacang lainnya.

    Baca Juga: Tips Memerah dan Menyimpan Asi

    Kurma

    Telah kita ketahui, bahwa kurma merupakan buah dengan kandungan gizi yang sangat baik. Bahkan kandungan kalsiumnya yang cukup tinggi yang terdapat pada kurma, mampu merangsang produksi hormon prolaktin, yaitu hormon yang bertugas untuk memproduksi ASI pada wanita. Selain itu, kandungan kalori yang terdapat pada kurma juga sangat baik bagi ibu yang sedang menyusui untuk memenuhi kebutuhan energy agar tidak lemas dan kehabisan tenaga.

    Gandum

    Gandum atau oat, yang biasa disajikan dalam menu sarapan, merupakan menu sarapan sehat yang sehat dan bergizi tinggi tentunya. Semangkuk oat pada saat sarapan, dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI pada ibu, karena kandungan di dalamnya. Zat besi serta serat yang terkandung dalam gandum atau oat ini, sangat baik dalam menunjang produksi ASI pada ibu. Mulai sekarang, cobalah untuk mengonsumsi oat sebagai menu sarapan kita.

    Ikan salmon

    Siapa yang tidak tahu ikan salmon? Ikan yang satu ini selain memiliki rasa yang nikmat, kandungan gizi dan nutrisi di dalamnya juga sangat tinggi, yang tentunya sangat baik bagi kesehatan. Ikan salmon ini merupakan sumber protein terbaik. Selain itu, salmon mengandung DHA dan juga kalsium yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas ASI serta melancarkan proses pengeluaran ASI. Salmon juga mempunyai kandungan lemak yang sedikit, sehingga dapat dikonsumsi tanpa harus khawatir akan efek sampingnya dan sangat dianjurkan bagi para ibu menyusui.

    Baca Juga: 10 Persiapana Ibu ASI Ketika Naik Pesawat

    Blueberry

    Buah blueberry ini merupakan salah satu buah yang sangat dianjurkan bagi ibu menyusui. Bahkan ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi 2 porsi blueberry setiap harinya. Blueberry memiliki kandungan kalsium, kalium, mineral, vitamin A dan K, sehingga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu menyusui dan membantu meningkatkan produksi ASI.

    Aprikot

    Aprikot adalah buah yang memiliki kandungan kasium, kalium, vitamin A dan C yang sangat baik untuk ibu yang sedang menyusui. Aprikot juga mengandung fitoesterogen yang sangat membantu produksi ASI pada ibu menyusui.   

    Alpukat

    Buah alpukat ini mengandung lemak sehat dan juga serat yang tinggi. Sehingga sangat baik untuk ibu yang sedang menyusui. Kandungan kalorinya juga mampu mengembalikan energi yang hilang saat menyusui. Sementara kandungan asam lemak omega 3, omega 6 dan omega 9 nya sangat membantu untuk para ibu menyusui agar dapat mengeluarkan ASI lebih banyak. Mau produksi ASI Anda banyak? Rutin konsumsi alpukat setiap harinya.

    Bayam

    Pada masa kehamilan, bayam sangat baik bagi ibu hamil agar terhindar dari penyakit anemia, memberikan nutrisi pada bayi, serta memenuhi kadar zat besi pada tubuh. Pada saat menyusui pun, bayam ternyata sangat baik bagi ibu menyusui. Pasalnya, kandungan kalsium, vitamin A dan vitamin C yang terdapat pada bayam, sangat membantu ibu dalam produksi ASI nya. Selain itu, kandungan fitoesterogen dalam bayam juga mampu meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.

    Brokoli

    Brokoli memang sudah tidak diragukan lagi akan kandungan gizinya yang sangat baik bagi ibu dan juga bayi. Kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung pada brokoli ini sangat banyak, sehingga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ibu yang sedang menyusui. Vitamin A, C, zat besi, kalsium dan mangan yang ada di dalamnya, dipercaya dapat memperlancar produksi ASI pada ibu menyusui. Tidak hanya itu, kandungan asam folat yang ada dalam brokoli ini juga berperan penting dalam perkembangan otak dan fisik bayi. Oleh karena itu, mulai sekarang rutinlah mengkonsumsi brokoli sebagai menu sayuran harian Anda.

    Baca Juga: Hubungan Antara Menyusui dan Kanker Payudara

    Daun katuk

    Kalau yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi manfaatnya untuk memperlancar produksi ASI. Hal ini pun dibenarkan oleh penelitian dari Balitbang kementrian kesehatan RI, yang menyatakan bahwa ibu menyusui yang mengonsumsi ekstrak daun katuk memiliki ASI yang lebih banyak dan produksi ASI yang lebih lancar dibandingkan yang tidak.

    Itulah tadi beberapa cara memperbanyak ASI lewat makanan sehat yang ada di sekitar Anda. Semoga bermanfaat!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Contoh ilustrasi: Karin (28 tahun,) sangat sulit diajak datang ke pesta, baik itu pesta di kantor maupun pesta ulang tahun temannya. Ia pasti akan bertanya dulu berapa orang yang diundang dan kira-kira acaranya apa. Teman-teman Karin pun sudah paham bahwa kalau ingin mengundang Karin  merayakan ulang tahun, lebih baik mengadakan acara makan-makan di restoran atau […]

    Ibu Introvert VS Ekstrovert, Apa Bedanya?

    Contoh ilustrasi:
    Karin (28 tahun,) sangat sulit diajak datang ke pesta, baik itu pesta di kantor maupun pesta ulang tahun temannya. Ia pasti akan bertanya dulu berapa orang yang diundang dan kira-kira acaranya apa. Teman-teman Karin pun sudah paham bahwa kalau ingin mengundang Karin  merayakan ulang tahun, lebih baik mengadakan acara makan-makan di restoran atau di rumah dengan hanya mengundang maksimal 3 orang sahabat dekatnya.

    Dessy (29 tahun), justru sebaliknya, ia paling sulit berada sendirian, ia merasa harus selalu bersama dengan orang lain. Kalau waktu libur, seperti akhir pekan, ia pasti sudah akan sibuk menghubungi teman-teman atau saudaranya untuk menghabiskan waktu bersama. Maka, Dessy suka kurang dapat memahami Karin yang tidak senang pesta. Bagi Dessy, pesta adalah tempat bertemu banyak orang baru yang bisa menambah kenalan sehingga Dessy sangat senang datang jika ada undangan pesta.

    Sahabat, konon manusia itu dalam bersikap bisa dikategorikan dalam dua tipe besar loh, yaitu introvert dan ekstrovert. Manusia seperti Karin, adalah contoh tipe manusia introvert. Pada tipe ini, karakteristiknya adalah orang-orang yang lebih senang mengekplorasi pemikiran dan perasaannya ke dalam diri. Sedangkan pada tipe ekstrovert, contohnya Dessy, dicirikan dengan orang-orang yang lebih senang mengekplorasi dunia di luar dirinya. Nah, konsep introvert dan ekstrovert ini pada awalnya dikenalkan oleh Carl Jung pada tahun 1921 (Feist, Feist & Roberts, 2013).

    Baca Juga: Bagaimana Cara Cegah Penularan HPV

    Konsep introvert dan esktrovert digambarkan oleh Jung seperti dalam permainan jungkat jungkit. Manusia tidak ada yang sepenuhnya introvert dan tidak ada yang sepenuhnya ektrovert. Jadi, Karin yang lebih senang menyendiri, tidak terlalu suka keramaian dikatakan lebih dominan dalam mengarahkan pikiran dan perilaku ke dalam dirinya sendiri sehingga cenderung introvert. Sebaliknya pada Dessy, yang lebih dominan mengarahkan energi, pikiran dan perilaku ke luar dirinya, bersama teman-temannya dikatakan cenderung ektrovert.

    Kepribadian yang sehat, menurut Jung sendiri adalah manusia yang cukup fleksibel, yang bisa menyeimbangkan keduanya (Schultz & Schultz, 2013). Pengaruh dari cara manusia mengeksplorasi diri dan pikirannya ini ke dalam diri atau keluar diri biasanya juga berpengaruh kepada perilaku sehari-hari, tentu saja termasuk jika seseorang tersebut sudah menjadi ibu. Untuk lebih jelasnya, yuk kita bahas satu persatu.

    Karin, yang dominan introvert, tentu saja lebih nyaman untuk tidak berada di keramaian. Ia butuh “me time” untuk bisa mengisi ulang energinya sehingga ketika ia menjadi ibu, ia pun akan cenderung mengharapkan suami dan anak-anaknya untuk memahami apa yang menjadi perasaan dan pikirannya. Bagi Karin yang introvert, mungkin akan sulit untuk menyatakan apa yang dirasakan dan dipikirkannya. Jika suami dan anak Karin termasuk tipe yang introvert juga, mungkin kebiasaan di rumah Karin akan berkisar pada kegiatan yang sifatnya lebih banyak kegiatan individual, seperti membaca buku atau mengerjakan hobi masing-masing yang tidak terlalu melibatkan orang lain dalam kegiatannya.

    Kunjungan tamu ke rumah maupun berkunjung ke rumah orang lain mungkin akan menjadi suatu hal yang kurang nyaman dilakukan oleh orang-orang introvert. Nah, buat keluarga yang anggotanya dominan introvert, sebaiknya perlu diperhatikan bahwa tetap dibutuhkan komunikasi antar satu dengan yang lainnya, misalnya membuat jadwal untuk bersama-sama melakukan kegiatan yang akan menimbulkan interaksi bersama seperti berkegiatan setiap hari Minggu pagi di taman tanpa membawa buku bacaan atau gawai, sehingga mengharuskan berinteraksi dengan sesama anggota keluarga.

    Baca Juga: Wanita Wajibkah Melakukan Pap Smear

    Pada Dessy, jika berkeluarga, tentu saja akan berbeda dalam menghadapi suami dan anaknya. Dessy mungkin akan lebih senang bercerita mengenai kejadian yang dialaminya seharian dan mungkin Dessy juga mengharapkan hal yang sama dari suami dan anaknya. Kalau suami dan anak Dessy termasuk tipe dominan ekstovert juga, bisa dibayangkan rumah tangga Dessy pastilah ramai. Oleh karena itu, mungkin tetap diperlukan waktu-waktu untuk berefleksi ke dalam diri, tidak selalu mengeksplorasi dunia di luar dirinya atau bersama dengan orang lain terus-menerus.

    Penyesuaian diri mungkin yang agak sulit adalah jika berhadapan dengan orang yang memiliki tipe berlawanan. Misalnya jika Dessy memiliki anak yang tipenya dominan introvert, maka mungkin Dessy harus memahami kesulitan sang anak untuk langsung dapat beradaptasi di lingkungan yang ramai. Begitu juga sebaliknya, jika sang ibu introvert memiliki anak yang dominan ektrovert, mungkin akan pusing meminta anaknya untuk tidak selalu keluar rumah, berdiam diri di rumah saja. Bagi ibu yang introvert, perlu untuk paham, bahwa anaknya yang esktrovert juga butuh berada bersama teman-temannya untuk menyalurkan energinya keluar diri.

    Sahabat, seperti yang sudah dijelaskan oleh Jung sendiri, bahwa tidak ada manusia yang sepenuhnya introvert maupun yang sepenuhnya ektrovert, melainkan manusia memiliki keduanya di dalam diri. Nah, adanya pengetahuan tentang introvert dan ekstovert ini lebih diharapkan agar Sahabat nantinya bisa lebih memahami diri sendiri dan orang-orang yang berinteraksi dengan Sahabat. Seperti Dessy yang paham bahwa Karin kurang nyaman berada di keramaian pesta, maka ia akan lebih baik mengundang Karin untuk merayakan ulang tahun berdua saja.

    Demikian juga dengan Karin, yang mungkin bisa memahami kesenangan Dessy berada bersama dengan orang banyak, maka ia mungkin sesekali dapat hadir jika diundang Dessy. Hal yang sama juga dapat dilakukan jika Anda memiliki suami atau anak. Berkenalanlah dengan kecenderungan mereka, apakah lebih dominan ekstrovert atau introvert, sehingga nantinya Sahabat dapat lebih mudah berinteraksi dengan mereka.
    Selain itu, jangan lupa untuk mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Bila Anda membutuhkan produk kesehatan , bisa juga menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    Introvert and Extravert: Psychology (internet) Encyclopedia Britannica (cited 8 Desember 2018) available from: britannica.com/science/introvert.
    – Feist, Jess; Feist, Gregory.J, & Roberts, Tomi-Ann (2013) Theories of Personality, 8th ed, New York: McGraw Hill education (Asia).
    – Schultz, Duane P, Schultz, Sydney Ellen (2013) Theories of Personality, 10th ed, Australia: Wadsworth Cengage Learning

    Read More
  • Menurut Cancer Worldwide Data tahun 2018, tercatat sebanyak 18 juta orang menderita kanker diseluruh dunia, terdiri dari 9,5 juta laki-laki dan 8,5 juta penderita adalah wanita. Jenis kanker yang diderita bermacam-macam. Kanker merupakan penyebab kematian terbesar kedua di dunia, WHO (World Health Organization) mencatat sebanyak 9,6 juta penderita kanker meninggal pada tahun 2018. Umumnya, 1 […]

    Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

    Menurut Cancer Worldwide Data tahun 2018, tercatat sebanyak 18 juta orang menderita kanker diseluruh dunia, terdiri dari 9,5 juta laki-laki dan 8,5 juta penderita adalah wanita. Jenis kanker yang diderita bermacam-macam. Kanker merupakan penyebab kematian terbesar kedua di dunia, WHO (World Health Organization) mencatat sebanyak 9,6 juta penderita kanker meninggal pada tahun 2018. Umumnya, 1 dari 6 orang meninggal akibat kanker, 70% penderita kanker yang meninggal berasal dari negara miskin dan berkembang.

    Sampai saat ini, penyebab kanker masih belum diketahui secara pasti, namun secara garis besar penyebab kanker dapat dibagi menjadi  3 faktor eksternal yaitu:

    • Faktor karsinogenik fisik: sinar ultraviolet (u.v) dan radiasi
    • Faktor karsinogenik kimia: paparan asbes, perokok, pengonsumsi tembakau, pengawet makanan dan arsenik (air minum yang tercemar zat arsenik)
    • Faktor karsinogenik biologi: infeksi virus, bakteri dan parasit

    Faktor penuaan juga meningkatkan risiko terjadinya kanker, semakin bertambahnya usia maka meningkatkan risiko terjadinya pembelahan sel ganas atau sel kanker.

    Baca Juga: Metode Deteksi Dini Kanker Serviks

    Faktor risiko yang meningkatkan terjadinya kanker adalah konsumsi alkohol yang berlebihan, perokok, makan makanan yang tidak sehat dan junk food, serta pasien yang menderita penyakit infeksi. Menurut data WHO, sebanyak 15% penderita kanker yang didiagnosis pada tahun 2012 juga menderita infeksi seperti Helicobacter pylori (infeksi pada lambung), HPV (Human Papiloma virus) penyebab kanker leher rahim, Hepatitis B dan C virus dapat berkembang menjadi kanker hati dan Epstein bar virus.

    Sebanyak 30-50% kanker dapat dicegah dengan cara menghindari faktor risiko di atas dan memodifikasi gaya hidup menjadi gaya hidup sehat seperti olahraga serta mengonsumsi makanan sehat (sayur dan buah-buahan).

    Menurut data dari World Cancer Research Fund, kanker payudara merupakan kanker tersering diderita oleh wanita seluruh dunia. Pada tahun 2018, tercatat sebanyak 25,4% dari total kanker yang menyerang wanita disebabkan oleh kanker payudara. Berikut ini tabel jenis kanker terbanyak yang menyerang wanita:

    Ranking Jenis kanker Kasus baru yang didiagnosis tahun 2018 (8.218.216 kasus) %
    1 Payudara 2,088,849 25,4
    2 Kolorektal 794,958 9.7
    3 Paru-paru 725,352 8.8
    4 Kanker serviks (leher rahim) 569,847 6.9
    5 Tiroid 436,344 6.3
    6 Rahim (Korpus uteri) 382,069 5.3
    7 Lambung 349,947 4.3
    8 Ovarium 295,414 3.6
    9 Hati 244,506 3.0
    10 Limfoma non-hodgin 224,877 2.7
    11 Pankreas 215,885 2.6
    12 Leukimia 187,579 2.3
    13 Esophagus 172,335 2,1
    14 Ginjal 148,755 1.8
    15 Kulit 137,025 1.7
    16 Otak dan sistem saraf 134,317 1.6
    17 Kantung kemih 125,311 1.5
    18 Kantung empedu 122,024 1.5
    19 Bibir dan mulut 108,444 1.3
    20 Multiple melanoma 70,088 0.9
    21 Vulva 44,235 0.5
    22 Nasopharynx 35,663 0.4
    23 Limfoma Hodgkin 33,431 0.4
    24 Anus 28,345 0.3
    25 Kelenjar liur 23,543 0.3
    26 Larynx 22,445 0.3
    27 Oropharynx 18,415 0.2
    28 Vagina 17,600 0.2
    29 Kaposi sarcoma 13,551 0.2
    30 Hypopharynx 13,112 0.2
    31 Mesothelioma 8,781 0.1

     

    Sedangkan di Indonesia, angka kanker terbanyak pada wanita adalah kanker payudara sebanyak 48.998 jiwa dan kanker serviks sebanyak 20.928 jiwa.

    Angka kanker di Indonesia

    Kita akan membahas jenis kanker yang terbanyak pada wanita di Indonesia yaitu kanker payudara dan kanker leher rahim atau kanker serviks.

    Kanker Payudara

    Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak diderita oleh wanita, sebanyak 2,1 juta wanita didiagnosis kanker payudara pada tahun 2018. Angka kematian akibat kanker payudara diperkirakan sebanyak 627,000 jiwa (15% dari jumlah angka kematian yang disebabkan oleh kanker) meninggal pada tahun 2018. Hal yang paling penting pada kanker payudara dalam menentukan angka harapan hidup yaitu diagnosis yang cepat dan screening payudara. Kebanyakan wanita dengan kanker payudara, berhasil didiagnosis pada stadium lanjut. Hal ini disebabkan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala awal yang timbul sehingga masyarakat tidak segera melakukan pemeriksaan ke layanan kesehatan.

    Baca Juga: Apakah HPV dan Kanker Serviks Saling Berkaitan

    Kanker payudara timbul ketika terjadi pembelahan sel yang tidak wajar dan berlebihan pada jaringan payudara, kanker payudara dapat berasal dari sel penghasil susu (lobus), jaringan lemak, saluran susu (duktus) dan jaringan ikat payudara.

    Saat fase awal kanker payudara, pasien tidak menyadari gejala yang timbul karena benjolan pada payudara berukuran sangat kecil. Ketika benjolan semakin besar dan menimbulkan rasa nyeri, penderita baru menyadari dan pada saat inilah stadium kanker payudara sudah berlanjut. Berikut ini gejala kanker payudara:

    • Terdapat benjolan pada payudara, benjolan biasanya berbenjol-benjol dan permukaannya tidak rata, dapat terasa nyeri.
    • Ukuran payudara lebih besar.
    • Payudara berwarna kemerahan.
    • Penebalan kulit pada payudara seperti kulit jeruk.
    • Puting payudara masuk ke dalam.
    • Adanya darah atau nanah yang keluar dari puting payudara.
    • Terjadi perbesaran kelenjar getah bening pada ketiak, lipat paha atau leher.
    • Penurunan berat badan.
    • Penurunan nafsu makan.

    Untuk pencegahan kanker payudara, dianjurkan melakukan pemeriksaan SADARI secara mandiri atau dengan petugas medis yaitu dengan melihat sendiri perubahan bentuk dan ukuran payudara sendiri dan meraba payudara apakah ada benjolan, pemeriksaan dilakukan sekitar 1 minggu sampai 2 minggu setelah selesai menstruasi. Selain itu, apabila dicurigai terdapat benjolan pada payudara segera lakukan pemeriksaan ke dokter dan dilakukan pemeriksaan mamografi (untuk melihat benjolan pada payudara), melakukan tes darah penanda kanker payudara, dan MRI.

    Pengobatan kanker payudara dapat dilakukan pembedahan (lumpektomi atau pembedahan pengangkatan tumor yang masih kecil atau masektomi atau pembedahan pengangkatan total payudara), radioterapi, terapi hormonal dan kemoterapi

    Anatomi Organ Serviks Uteri

    Serviks atau leher rahim adalah organ kewanitaan yang menghubungkan antara organ rahim dengan vagina. Fungsi dari leher rahim adalah penghasil lendir yang berfungsi sebagai pelumas saat berhubungan seksual serta mempermudah jalannya sperma masuk untuk bertemu dengan sel telur, sebagai penahan bakteri maupun parasit agar tidak masuk ke dalam rahim, selain itu leher rahim berfungsi menutup ketika wanita sedang mengandung agar tidak mudah terjadinya keguguran dan akan terbuka saat proses persalinan berlangsung. Bagi wanita, organ leher rahim ini sangat berperan penting.

    Kanker serviks adalah kanker keempat terbanyak diderita oleh wanita di dunia, diperkirakan 570.000 kasus baru yang berhasil didiagnosis pada tahun 2018 di seluruh dunia dan 90% kanker serviks ditemukan pada negara yang miskin dan berkembang. Sedangkan di Indonesia, kanker serviks merupakan kanker terbanyak kedua setelah kanker payudara. Angka kematian kanker serviks dapat diminimalisir dengan pencegahan, diagnosis yang cepat dan screening.

    Penyebab terjadinya kanker serviks masih belum dapat diketahui penyebabnya. Namun, biasanya didahului oleh infeksi dari virus HPV (Human Papiloma Virus). Infeksi virus ini dapat sembuh dengan sendirinya, namun pada sebagian orang akan berkembang ke arah perkembangan sel serviks uteri menjadi sel yang abnormal. Perubahan sel ini disebut CIN (Cervical Intraepithelial Neoplasia) yang akan berkembang ke arah keganasan. Virus HPV yang menyebabkan kanker serviks adalah tipe 16 dan 18. Apabila sudah terjadi keganasan maka sel kanker akan menyebar (metastasis) melalui kelenjar getah bening.

    Faktor risiko terjadinya kanker serviks sebagian besar karena keturunan dari keluarga yang menderita kanker serviks, perokok berat, obesitas atau kegemukan, peminum alkohol, kurang mengonsumsi sayur dan buah, mengonsumsi obat hormonal seperti pil kb hormonal, pasangan seksual berganti-ganti, melahirkan lebih dari 5 anak, orang dengan daya imun rendah seperti orang dengan HIV AIDS, penderita gonorhea, candidiaasis (jamur pada kamaluan) dan penyakit menular seksual lainnya.

    Baca Juga: Cara Periksa Sendiri Gejala Kanker Payudara

    Pada fase awal, biasanya penderita kanker serviks tidak mengalami gejala sehingga pasien tidak menyadari sedang terkena kanker serviks. Gejala biasanya dirasakan ketika sel kanker sudah mulai menyebar ke bagian tubuh lainnya.

    Gejala dan Stadium Kanker Serviks

    Gejala pada pasien penderita kanker serviks antara lain:

    • Nyeri pada perut bawah atau pinggul.
    • Nyeri saat berhubungan intim dan mudah berdarah saat berhubungan intim.
    • Pendarahan diluar masa menstruasi.
    • Penurunan berat badan drastis dalam hitungan minggu atau beberapa bulan.
    • Perut membengkak.
    • Mual dan muntah.
    • Kehilangan nafsu makan.
    • Apabila sudah menyebar ke organ tubuh lain, maka gejala yang timbul sesuai dengan organ yang terkena. Misalnya bila menyebar ke paru-paru maka akan terjadi sesak napas, batuk, apabila menyebar ke tulang maka akan terjadi pembengkakan pada tulang dan nyeri, bila menyebar ke otak dan sistem saraf maka akan timbul kejang dan penurunan kesadaran.

    Cara untuk mendeteksi awal atau screening kanker serviks adalah dengan cara pemeriksaan IVA test bagi wanita yang sudah menikah. IVA test dapat mendeteksi awal adanya perubahan sel pada serviks uteri. Apabila ditemukan adanya perubahan sel, maka dilakukan pemeriksaan selanjutnya yaitu biopsi untuk memeriksa sel serviks uteri di bawah mikroskop.

    Baca Juga: Kanker Serviks Bisakah Disembuhkan?

    Sebagai tindakan pencegahan, berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan:

    • Jangan berganti-ganti pasangan untuk mencegah terinfeksi virus HIV.
    • Gunakan kondom saat berhubungan seksual.
    • Melakukan vaksin HPV pada saat belum aktif secara seksual, kurang lebih pada usia 9–26 tahun.
    • Hindari merokok dan minum minuman beralkohol secara berlebihan.
    • Hindari penggunaan obat hormonal dalam jangka waktu panjang.
    • Apabila aktif secara seksual, maka dianjurkan untuk aktif melakukan pemeriksaan papsmear secara teratur minimal 6 bulan sampai 1 tahun sekali.

    Pengobatan yang dapat dilakukan bagi pasien yang telah didiagnosis kanker serviks tergantung dari stadium kanker yang diderita, dapat berupa pembedahan, kemoterapi dan radioterapi. Namun, efek samping yang mungkin timbul pada saat pengobatan dengan kemoterapi dan radioterapi sangat banyak, misalnya penurunan nafsu makan, sariawan, badan lemas, berat badan menurun, rambut rontok, mual dan muntah.

    Nah, Sobat itulah ulasan tentang kanker yang sering menyerang wanita, jika Anda masih membutuhkan artikel maupun produk kesehatan lain, silakan akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Cancer [Internet]. World Health Organization. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: who.int/news-room/fact-sheets/detail/cancer
    2. Cervical cancer [Internet]. World Health Organization. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: who.int/cancer/prevention/diagnosis-screening/cervical-cancer/en/
    3. Breast cancer [Internet]. World Health Organization. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: who.int/cancer/prevention/diagnosis-screening/breast-cancer/en/
    4. Breast cancer [Internet]. World Health Organization. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: who.int/cancer/prevention/diagnosis-screening/breast-cancer/en/
    5. [Internet]. Who.int. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: who.int/cancer/country-profiles/idn_en.pdf
    Read More
  • Manusia adalah makhluk sosial yang dalam kehidupannya membutuhkan keberadaan orang lain. Setiap manusia memiliki kemampuan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Semenjak bayi sampai tua, kita membutuhkan orang lain untuk hidup bersama. Ada berbagai jenis hubungan antar manusia, salah satunya adalah hubungan cinta yang terjalin antar individu. Cinta itu sendiri sebenarnya merupakan pengalaman terpenting dan […]

    Menjadi Ibu VS Karier, Bagaimana Menyeimbangkannya?

    Manusia adalah makhluk sosial yang dalam kehidupannya membutuhkan keberadaan orang lain. Setiap manusia memiliki kemampuan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Semenjak bayi sampai tua, kita membutuhkan orang lain untuk hidup bersama. Ada berbagai jenis hubungan antar manusia, salah satunya adalah hubungan cinta yang terjalin antar individu. Cinta itu sendiri sebenarnya merupakan pengalaman terpenting dan paling diinginkan dalam kehidupan manusia. Ada banyak bentuk-bentuk cinta dalam kehidupan manusia, antara lain perasaan cinta antara manusia dengan Tuhan, rasa cinta pada pada keluarga, dan yang tidak kalah penting adalah hubungan cinta dengan lawan jenis yang disukainya.

    Hubungan cinta dengan lawan jenis antara laki-laki dan perempuan biasanya diharapkan berujung pada pernikahan. Pearson & Lee dalam Sarwono (1996), mengatakan bahwa pernikahan adalah puncak dari hubungan intim antar jenis kelamin dimana kedua belah pihak saling membagi pengalaman dan perasaan serta pikiran. Saat memasuki pernikahan, tentu saja seorang laki-laki dan perempuan akan memainkan peran baru sebagai suami dan istri. Terlebih jika sudah memiliki anak, mereka akan mendapatkan peran baru sebagai orang tua, ayah dan ibu.

    Baca Juga: 5 Gejala Kanker Serviks yang Perlu Kamu Ketahui

    Seorang ibu bekerja yang memiliki anak tentunya memiliki tantangan-tantangan sendiri dalam membesarkan anak-anaknya. Kadang seorang perempuan pekerja yang melahirkan seorang anak akan dihadapkan pada 2 pilihan, melanjutkan bekerja atau berhenti bekerja untuk mengurus segala kebutuhan anak. Ibu yang memilih untuk tetap bekerja atau berhenti bekerja setelah memiliki anak tentu saja sudah memikirkan berbagai hal, sehingga keputusan yang mereka ambil merupakan keputusan yang mereka anggap paling tepat.

    Saat ini menjadi seorang wanita karier merupakan pilihan yang memang dapat diambil oleh siapapun. Kita bisa lihat saat ini perempuan dapat bekerja pada berbagai bidang, bahkan untuk bidang strategis seperti kepala daerah, menteri, manager, direktur, dan masih banyak lagi. Handayani, dkk (2012) mengemukakan bahwa seorang perempuan yang bekerja, memiliki peran ganda yang harus dijalankan pada saat bersamaan. Ia harus bertanggung jawab atas pekerjaannya, juga bertanggung jawab atas perkembangan anak. Hal ini yang sering dikhawatirkan oleh ibu bekerja, mereka khawatir jika tidak dapat memberikan yang terbaik bagi keluarganya. Achmad (dalam Wibowo, 2011) mengemukakan bahwa jumlah wanita yang mencari kerja akan semakin bertambah dari waktu ke waktu pada sebagian wilayah di dunia. Hal ini dipengaruhi oleh kesetaraan kesempatan yang diperoleh perempuan untuk mendapatkan pendidikan dan juga pekerjaan.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    Work life Balanced tentu saja dapat dimiliki oleh ibu bekerja, jika mereka dapat membagi waktu dan perhatian antara pekerjaan dan keluarga. Juga dengan keteguhan hati bahwa keluarga merupakan fokus yang paling utama. Namun, tentu saja ada beberapa hal terkait pekerjaan ibu yang dapat memengaruhi pengasuhan buah hati mereka, antara lain:

    • Kesepakatan dalam keluarga mengenai pembagian peran dalam rumah tangga.
    • Jenis pekerjaan yang dimiliki oleh ibu, pekerjaan yang stressfull atau pekerjaan yang lebih santai
    • Jarak antara kantor dan rumah.
    • Lokasi kerja, apakah harus dikerjakan di kantor atau bisa dikerjakan di rumah.
    • Adakah orang yang dapat dipercaya untuk mengurus segala kebutuhan anak saat ibu bekerja, dll.

    Nah, agar pengasuhan anak pada ibu bekerja bisa tetap berjalan secara optimal, dan ibu tetap bisa menjalankan berbagai perannya, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

    • Carilah pengasuh yang berkualitas untuk menemani anak. Hal ini bertujuan agar ibu benar-benar yakin dan merasa percaya diri saat harus bekerja dan meninggalkan anak bersama pengasuhnya.
    • Jika anak ‘dititipkan’ kepada keluarga dekat (orang tua atau mertua), sebaiknya mereka memang bersedia dan mampu untuk membantu mengurus anak.  Walaupun dititipkan pada keluarga, tetap sediakan pengasuh yang berkualitas, jadi keluarga hanya perlu mengawasi.
    • Buatlah daftar kegiatan harian yang bisa dilakukan oleh anak-anak, sehingga pengasuh lebih mudah untuk mendampingi anak-anak
    • Berikan juga fasilitas untuk bermain bagi anak, misalnya puzzle, buku gambar, pensil warna, dan mainan edukatif lainnya.
    • Buat list aturan yang harus diterapkan kepada anak, seperti jam tidur siang, penggunaan gadget, dll.
    • Meminimalisasi kerepotan yang terjadi pagi hari. Contohnya dengan menyiapkan pakaian dan segala keperluan yang akan dipakai atau dibawa dari malam hari, menyiapkan sarapan sederhana dan sehat yang tidak membutuhkan waktu lama untuk mengerjakannya, dan bangun lebih pagi. Bila melakukan hal ini, diharapkan ibu tidak terburu-buru saat pagi hari, dan bisa tetap melakukan segala rutinitas dengan santai dan tenang.
    • Buat jadwal pengaturan transportasi anak, misalnya siapa yang mengantar dan menjemput ke sekolah atau tempat les.
    • Usahakan setiap hari ibu bisa berkomunikasi dengan anak-anak, melalui telepon pengasuh atau keluarga atau melakukan video call.
    • Setelah kembali dari bekerja, istirahat sejenak atau rileksasi sejenak, supaya dapat fokus dan tenang saat berhadap dan bermain dengan anak.
    • Ibu juga berhak untuk mendapatkan ‘me time’, dengan melakukan hobi atau kegiatan positif yang disukai, maupun memanjakan diri ke salon.
    • Rencanakan kegiatan positif bersama keluarga, misalnya liburan, berenang, main sepeda, menonton film di bioskop, dll.

    Baca Juga: Ternyata Kurang Tidur Picu Kanker Payudara

    Nah, selain saran-saran di atas, hal yang tidak kalah penting adalah buat jadwal untuk bisa tetap menghabiskan waktu berdua dengan pasangan. Karena hubungan yang harmonis antara suami dan istri tentu saja akan memberikan dampak positif bagi pengasuhan anak.

    Selain itu, jangan lupa untuk mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Bila Anda membutuhkan produk kesehatan , bisa juga menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    – Handayani, A., Maulia, D., & Yulianti, P. D. (2012). Pengaruh konflik peran ganda terhadap kinerja guru. Penilaian kinerja untuk peningkatan profesionalisme guru berkelanjutan. prosiding.upgrismg.ac.id/
    – Wibowo, (2011). Peran Ganda Perempuan Dan Kesetaraan Gender. Muwazah, 2.

    Read More
  • Setiap wanita yang menikah, lalu kemudian memiliki anak, biasanya akan berada pada satu momen dimana mereka dihadapkan dengan pilihan: “Apakah saya akan terus bekerja dan meninggalkan anak di rumah, atau meninggalkan karier dan menjadi ibu rumah tangga untuk menemani anak?”  Hmm, rasanya perdebatan mengenai keputusan menjadi ibu bekerja atau ibu rumah tangga tidak ada habisnya […]

    Bedakah Kondisi Psikis Ibu Rumah Tangga VS Ibu Bekerja?

    Setiap wanita yang menikah, lalu kemudian memiliki anak, biasanya akan berada pada satu momen dimana mereka dihadapkan dengan pilihan: “Apakah saya akan terus bekerja dan meninggalkan anak di rumah, atau meninggalkan karier dan menjadi ibu rumah tangga untuk menemani anak?”  Hmm, rasanya perdebatan mengenai keputusan menjadi ibu bekerja atau ibu rumah tangga tidak ada habisnya ya, Sobat. Tapi sebenarnya pilihan mana sih yang lebih baik? Lantas, apa dampak dari pilihan tersebut terhadap keluarga?

    Menurut John Bowlby, Psikolog pembuat teori mengenai Attachment, bayi perlu memiliki hubungan yang hangat dan berkesinambungan dengan ibu atau figur pengasuh permanen lainnya, untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Lebih lanjut, Susan H. Landry, PhD dari Children’s Learning Institute, University of Texas Health Science Center, juga mengatakan bahwa ikatan batin yang baik dengan figur pengasuh dan pola pengasuhan yang responsif sudah terbukti mampu meningkatkan kemampuan regulasi emosi, pembuatan keputusan, serta perkembangan kognitif anak.
    Bila mengacu kepada penjelasan ini, maka dapat kita lihat bahwa menjadi ibu rumah tangga mungkin keputusan yang paling tepat untuk perkembangan anak.

    Baca Juga: Perbedaan Peran Ayah dan Ibu Bagi Anak

    Namun, menurut suatu polling, ibu rumah tangga ternyata juga memiliki tingkat kesedihan dan stres yang tinggi dalam menjalani harinya. Sekitar 50% ibu rumah tangga dilaporkan merasa stres dengan kehidupan sehari-hari mereka. Stres yang dirasakan karena tekanan hidup dan tuntutan peran sebagai ibu, juga turut membuat ibu rumah tangga tidak bisa menghabiskan waktu yang berkualitas dengan anak-anak mereka di rumah. Studi dari Highland Spring terhadap 10.000 keluarga mengungkapkan bahwa orangtua hanya menghabiskan waktu tidak terinterupsi sekitar 34 menit dalam sehari dengan anak mereka karena adanya masalah dan stres dalam hidup. Wah Sobat, ternyata ibu rumah tangga pun memiliki keterbatasan dalam pola interaksi dengan anak ya, ternyata.

    Bagaimana dengan ibu bekerja? Penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Child Health and Development menunjukkan bahwa anak dari ibu yang bekerja memiliki pencapaian akademis yang lebih tinggi, karier yang lebih sukses, serta menghasilkan skor kognitif yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan ibu bekerja memiliki kestabilan finansial yang lebih baik, sehingga dapat memberikan fasilitas yang lebih memadai untuk anak mereka. Waktu yang terbatas dan tuntutan pekerjaan juga membuat ibu bekerja berusaha untuk lebih efisien dalam mendampingi anak, sehingga mereka menjadi lebih sensitif dengan kebutuhan anaknya. Jadi, ibu bekerja pun memiliki keunggulan yang serupa ya, Sobat.

    Baca Juga: 6 Makanan Agar Asi Tetap Lancar

    Namun perlu diketahui, ibu bekerja lebih rentan untuk merasa lelah dan tertekan karena tuntutan untuk menyeimbangkan peran sebagai karyawan, ibu, serta istri. Polling lainnya menunjukkan bahwa 48% ibu bekerja merasa stres karena tuntutan peran yang harus dijalankan. Angka ini tidak berbeda jauh dengan persentase stres pada ibu rumah tangga. Lebih lanjut, perasaan stres ini dapat memengaruhi hubungan orangtua-anak di rumah serta berdampak pada tingkah laku anak ke depannya.  

    Lantas, sebenarnya mana yang lebih baik sih, Sobat? Dari berbagai studi yang dilakukan, sebenarnya tidak pernah ada kesimpulan yang pasti mengenai peran mana yang lebih baik. Poin penting yang ditekankan adalah kemampuan ibu untuk untuk merasa puas dan terpenuhi dengan peran yang mereka jalankan. Hal ini dapat membantu mengurangi tingkat stres ibu, sehingga mereka dapat menjalin hubungan yang baik dengan keluarga. Rasa bahagia dengan peran yang mereka emban ini akan membantu ibu untuk bersikap positif dengan anak dan menghabiskan waktu yang berkualitas dengan mereka, tanpa terganggu dengan stres keseharian. Hal ini didukung oleh studi Milkie, et al. (2015), dimana ditemukan bahwa jumlah waktu yang dihabiskan oleh orangtua dengan anaknya, tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan emosi dan kognitif mereka. Waktu yang berkualitas lebih dibutuhkan, dibandingkan kuantitasnya.

    Jadi Sobat, apapun peran yang seorang ibu pilih, hal yang lebih penting adalah dukungan yang lingkungan berikan, agar ibu merasa bahagia dan berdaya dengan posisi yang mereka pilih. Jangan lupa untuk mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Jika membutuhkan produk kesehatan lain, Sobat juga bisa  menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    – Attachment Theory – Simply Psychology [Internet]. Simply Psychology 2017. [cited 26 November 2018]. Available from: simplypsychology.org/attachment.html
    – The Role of Parents in Early Childhood Learning – Encyclopedia of Early Childhood Development [Internet]. Encyclopedia of Early Childhood Development 2014. [cited 26 November 2018]. Available from: child-encyclopedia.com/parenting-skills/according-experts/role-parents-early-childhood-learning
    – Stay-at-Home Moms Report More Depression, Sadness, Anger – Gallup [Internet]. Gallup 2012. [cited 26 November 2018]. Available from: news.gallup.com/poll/154685/stay-home-moms-report-depression-sadness-anger.aspx
    – What Research Says About Being a Stay-at-Home Mom – Verywell Family [Internet]. Verywell Family 2018. [cited 26 November 2018]. Available from: verywellfamily.com/research-stay-at-home-moms-4047911
    – Common Causes of Stress for Mothers – Secure Teen [Internet]. Secure Teen 2013. [cited 26 November 2018]. Available from: secureteen.com/working-mom/children-of-working-mothers-a-league-of-high-achievers/
    – Working Mom vs Stay-At-Home Mom: What’s Best for Kids? – Secure Teen [Internet]. Secure Teen 2013. [cited 26 November 2018]. Available from: secureteen.com/working-mom/working-mom-vs-stay-at-home-mom-what%E2%80%99s-best-for-kids/

    Read More
  • Berhubungan seksual merupakan bagian kehidupan yang normal dan sehat. Hal tersebut tentunya harus menyenangkan bagi Sobat dan juga pasangan. Namun, hubungan seksual dapat menjadi tindakan berisiko menularkan penyakit jika Anda memiliki perilaku seksual yang berisiko tinggi.  Apakah Sobat tahu jenis perilaku seksual berisiko tinggi yang dapat menularkan penyakit? Yuk, mari kita cek. Hubungan seksual berisiko […]

    Apa Itu Perilaku Seksual Berisiko Tinggi?

    Berhubungan seksual merupakan bagian kehidupan yang normal dan sehat. Hal tersebut tentunya harus menyenangkan bagi Sobat dan juga pasangan. Namun, hubungan seksual dapat menjadi tindakan berisiko menularkan penyakit jika Anda memiliki perilaku seksual yang berisiko tinggi.  Apakah Sobat tahu jenis perilaku seksual berisiko tinggi yang dapat menularkan penyakit? Yuk, mari kita cek.

    Hubungan seksual berisiko tanpa pengaman

    Apakah yang dimaksud dengan hubungan seksual berisiko tanpa pengaman? Artinya Sobat melakukan hubungan seksual melalui vagina, anal maupun oral tanpa menggunakan kondom dengan pasangan seks lebih dari satu. Tentunya kita tidak tahu bukan pasangan seksual kita sehat apa tidak. Terutama bila Sobat berhubungan dengan Wanita Pekerja Seksual (WPS). Hal tersebut dapat meningkatkan risiko terkena HIV dan Penyakit Menular Seksual (PMS). Cairan tubuh seperti darah dan air mani dapat menularkan PMS ketika Sobat berhubungan seksual.

    Baca Juga: Manfaat Seks Rutin Bagi Kesehatan

    Jadi jika pasangan Sobat menderita HIV atau PMS lainnya, meskipun Anda tidak mengetahuinya, dapat ditularkan ke Sobat loh! Untuk itu, gunakanlah selalu kondom saat berhubungan. Hal ini dapat mengurangi risiko Anda terkena PMS tertentu. Sobat masih bisa terkena herpes dan papillomavirus (HPV) dari pasangan meskipun sudah menggunakan kondom.

    Berganti–ganti pasangan seksual

    Sobat lebih mungkin terkena HIV atau PMS lainnya jika Anda memiliki lebih dari satu pasangan seks, atau banyak pasangan seks selama hidup. Hal ini disebabkan lebih banyak orang tentunya makin banyak peluang bahwa salah satu dari mereka akan memiliki HIV dan terinfeksi. Sehingga, setialah pada satu pasangan. Jika Sobat tidak tahu apakah pasangan Sobat telah melakukan hubungan seksual dengan orang lain, ada baiknya Sobat dan pasangan sama–sama memeriksakan diri untuk pemeriksaan awal PMS dan berbagi hasilnya satu sama lain.

    Seks anal

    Hal ini melibatkan semua aktivitas seksual di sekitar area anus. Ini merupakan jenis seks yang paling berisiko, baik bagi pria maupun wanita dalam menularkan HIV dan PMS lainnya. Hal ini disebabkan oleh lapisan anus yang jauh lebih tipis dari vagina, sehingga lebih muda untuk terluka dan rentan terhadap infeksi. Sebaiknya hindari jenis aktivitas seksual ini. Namun, jika Sobat dan pasangan ingin melakukannya, gunakan kondom dan pelumas untuk menurunkan risiko terluka saat berhubungan seksual.

    Baca Juga: Lindungi si Gadis dari Kanker Serviks

    Seks dan obat–obatan

    Sobat tidak hanya dapat terkena penyakit HIV dan PMS, termasuk hepatitis, dari hubungan seksual saja. Sobat juga bisa terkena penyakit tersebut dari seseorang yang menggunakan narkoba melalui suntikan. Jika orang yang berhubungan seks dengan Sobat berbagi peralatan narkoba dengan seseorang yang positif HIV, ia dapat tertular virus tersebut. Lalu menularkannya pada Sobat melalui hubungan seks yang tidak terlindungi. Jika Sobat menggunakan narkoba jenis lainnya, termasuk minum–minuman beralkohol, hal tersebut dapat meningkatkan risiko Sobat membuat keputusan yang buruk dan cenderung melakukan hubungan seksual yang berisiko tinggi.

    Selain itu, ada sederet alasan mengapa pasangan–pasangan tetap melakukan perilaku seksual berisiko tinggi:

    • Kurang memahami tentang PMS dan bagaimana penyakit tersebut ditularkan.
    • Tidak berbicara terlebih dahulu dengan pasangan mengenai praktik seks yang lebih aman.
    • Tidak siap dan kurang mengerti tentang bagaimana cara menggunakan pelindung untuk mencegah PMS.
    • Tidak menyadari gejala awal PMS.
    • Tidak mencari perawatan medis untuk PMS yang diderita.

    Apa saja efek yang dapat terjadi jika tetap melakukan perilaku seksual berisiko tinggi?

    Kehamilan yang tidak diinginkan

    Kehamilan yang tidak diinginkan dapat berdampak pada keluarga yang belum siap untuk menerima edukasi, dan kurangnya kesempatan sosial dan ekonomi untuk keluarga.

    Penyakit Menular Seksual dan HIV

    PMS sering tanpa gejala, sehingga bisa saja orang tidak sadar telah menularkan penyakit tersebut ke orang lain. HIV akan bergejala dalam 10 tahun setelah orang tersebut pertama kali terpapar virus tersebut.

    Baca Juga: Wajibkah Wanita Menikah Melakukan Pap Smear

    Hepatitis B dan C

    Hepatitis B ditularkan melalu hubungan seks dan kontak terhadap cairan tubuh penderita. Infeksi dari hepatitis B juga dapat terjadi tanpa gejala. Hepatitis C ditularkan melalui kontak terhadap darah dari penderita, sehingga perilaku seks berisiko tinggi juga dapat meningkatkan faktor risiko.

    Kanker serviks dan organ lainnya

    Faktor yang paling berpengaruh pada kanker serviks adalah virus human papilloma, yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Semakin banyak pasangan seksual seorang wanita tanpa menggunakan kondom, maka semakin besar juga risiko tertular virus tersebut dan nantinya akan berkembang menjadi kanker serviks

    Herpes genital berulang

    Partner yang memiliki herpes aktif dapat menularkan pada pasangannya saat berhubungan seksual. Herpes pada kemaluan dapat terjadi berulang karena virus yang ada dapat tidur di dalam tubuh dan aktif kembali bila dipicu oleh hubungan seksual berisiko.

    Hubungan yang tidak harmonis

    PMS dapat berpengaruh pada hubungan pasangan. Hubungan seksual dapat menjadi tidak nyaman bahkan nyeri, dan juga risiko tinggi tertular penyakit. Jika pasangan tidak diberitahu sebelumnya, dapat berujung pada PMS yang tidak diketahui sumbernya, dan kurangnya rasa percaya dalam suatu hubungan.

    Jangan lupa Sobat, bagi Anda yang masih membutuhkan ulasan maupun produk kesehatan lain, silakan akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. What’s Risky sex – webmd.com/sex/whats-risky-sex#1, diakses pada tanggal 20-11-2018
    2. High-Risk Sexual Behavior – cigna.com/individuals-families/health-wellness/hw/medical-topics/high-risk-sexual-behavior-tw9064, diakses pada tanggal 20-11-2018
    3. Sexual Risk Behaviors : HIV, STD, & Teen Pregnancy Prevention – cdc.gov/healthyyouth/sexualbehaviors/, diakses pada tanggal 20-11-2018
    4. Top 9 Risk Factors for Sexually Transmitted Diseases – verywellhealth.com/top-risk-factors-for-acquiring-an-std-3133104, diakses pada tanggal 20-11-2018
    5. The Effects on Health of Sexual behavior and combating the issue – healthknowledge.org.uk/public-health-textbook/disease-causation-diagnostic/2e-health-social-behaviour/sexual-behaviour, diakses pada tanggal 20-11-2018
    Read More
  • Masakan rumahan dimasak oleh Anda pastinya terasa sangat nikmat, dan menyenangkan. Namun, apakah masakan Anda sudah tercukupi komposisi gizinya?Hal ini dapat kita ketahui dengan membaca informasi nilai gizi dari setiap makanan. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi terlalu banyak karbohidratnya atau proteinnya. Makanan yang sehat adalah makanan yang komposisi gizinya seimbang diantara bahan makanan yang […]

    Sudahkah Masakan Rumahan Sahabat Tercukup Komposisi Gizinya?

    Masakan rumahan dimasak oleh Anda pastinya terasa sangat nikmat, dan menyenangkan. Namun, apakah masakan Anda sudah tercukupi komposisi gizinya?Hal ini dapat kita ketahui dengan membaca informasi nilai gizi dari setiap makanan. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi terlalu banyak karbohidratnya atau proteinnya. Makanan yang sehat adalah makanan yang komposisi gizinya seimbang diantara bahan makanan yang ada. Berikut ini adalah bahan masakan yang akan membantu Anda mencukupi komposisi gizi yang diperlukan oleh keluarga Anda,

    Biji bunga matahari

    biji bunga matahari

    Biji bunga matahari mungkin berukuran kecil, tapi sangat bermanfaat. Biji bunga matahari mengandung asam lemak tidak jenuh (monounsaturated dan polyunsaturated) yang akan menurunkan risiko kardiovaskular dan menurunkan tekanan darah, memiliki protein dan serat, yang akan membantu mengenyangkan perut Anda.

    Baca Juga: 5 Tips Kreatif Bikin Hiasan Makanan yang Bikin Ngiler

    Biji bunga matahari merupakan sumber nutrisi penting seperti vitamin E, folat, tiamin, niasin, dan zat besi yang disatukan dalam fitokimia, zat kimia tanaman yang akan membantu melawan berbagai penyakit jantung dan beberapa kanker. Cobalah biji bunga matahari yang mentah atau yang telah dipanggang bebas garam pada salad, kentang goreng atau hidangan lainnya. Anda juga dapat meningkatkan profil nutrien dari roti dan muffin dengan menambahkan segenggam biji bunga matahari.

    Buah Nanas

    Nanas merupakan sumber vitamin C dan juga merupakan buah yang super manis serta kaya akan berbagai mineral, serat, vitamin B, dan enzim. Nutrisi ini ditemukan pada nanas, dan berbagai buah dan sayuran, yang akan menurunkan tekanan darah, serta melawan kanker, bahkan dapat membantu menjaga kebiasaan lambung secara rutin. Nikmati nanas yang segar atau dikalengkan dan dipadukan dengan berbagai buah-buahan pada salad atau smoothie. Seringkali bagian atas hidangan ayam atau ikan juga dipadukan dengan nanas, atau biasa digunakan pada kue, pie, atau tart.

    Jamur

    Jamur tidak hanya menambah rasa ke dalam makanan yang digoreng, tapi juga rendah kalori dan merupakan sumber yang baik untuk mineral selenium, mineral yang berfungsi melawan kanker. Tanaman ini merupakan sumber vegetarian terbesar dari vitamin D dan kaya akan mineral tembaga dan kalium, nutrisi yang dibutuhkan untuk ritme jantung normal, fungsi saraf, dan produksi sel darah merah. Jamur seringkali dimasak dan dipadukan bersamaan dengan makanan vegetarian lain, ataupun makanan berdaging. Potongan jamur ke dalam sandwhich atau salad, atau dalam berbagai resep yagn menggunakan tekstur yang menggoda.

    Baca Juga: 8 Tips Mengolah Makanan Agar Sehat Alami

    Selain itu, berikut ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi dari makanan yang Anda sajikan:

    1. Makan makanan yang telah ditanam secara lokal setelah dipanen

    Makanan yang ditanam secara lokal dan langsung berasal dari alam akan memaksimalkan vitamin dan mineral yang akan didapatkan. Mencabut makanan tersebut langsung dari tanah berarti memisahkannya dari sumber nutrien mereka. Semakin lama jarak waktu panen dengan konsumsi, maka semakin banyak nutrisi yang akan hilang.

    1. Merendam, memotong, menghancurkan, dan mencampur

    Terdapat beberapa preparasi makanan yang akan membuat vitamin, mineral, dan senyawa lain yang bermanfaat akan tetap tersedia, yaitu:

    • Potong buah dan sayuran akan menyebabkan pelepasan nutrien dengan pemecahan dinding sel tanaman yang kaku
    • Menghancurkan dan memotong bawang putih dan bawang merah akan melepaskan zat alliinase, enzim di dalam makanan yang membantu membentuk nutrien yang dikenal dengan allicin. Allicin, saat dimakan, akan membantu membentuk senyawa lain yang melindungi tubuh dari berbagai penyakit.
    • Merendam biji-bijian akan mengurangi asam fitik, yang akan memblok absorpsi zat besi, zink, kalsium, dan magnesium.
    1. Menyimpan buah dan sayur dengan cara yang tepat

    Saat berpikir tentang penyimpanan, seimbangkan dua hal berikut

    • Mudahkan mengonsumsi tanaman: jaga buah dan sayur yang Anda sering konsumsi
    • Perlambat penghilangan nutrien: panas, cahaya, dan oksigen dapat mendegradasi nutrien.

    Oleh karena itu, Anda harus menyimpan dengan cara berikut.

    • Seluruh sayuran – kecuali dengan variasi akar – pada kulkas hingga Anda membutuhkannya
    • Seluruh buah kecuali beri – termasuk tomat dan alpukat – pada temperatur kamar dan jauhi dari cahaya
    • Seluruh buah dan sayur yang dipotong dengan perasan jus lemon dan pada wadah kedap udara (potongan buah dan sayur akan menyebabkan teroksidasi dan vitamin C, sebagai antioksidan akan membusuk secara perlahan)
    • Seluruh herba – dengan fitonutriennya – dipotong dan dibekukan pada es dengan air.
    1. Mengonsumsi sumber yang larut air dan yang sensitif terhadap panas

    Panas akan memecah vitamin B1, vitamin B5, folat, dan vitamin C, sehingga Anda akan mendapatkan lebih banyak nutrisi saat Anda mengonsumsi makanan mentah. Oleh karena itu, makanan seperti biji bunga matahari, kacang polong, bit, kecambah (sumber vitamin B1), serta brokoli, kale, dan alpukat (sumber vitamin B5) merupakan makanan yang paling baik apabila dikonsumsi secara mentah untuk memaksimalkan absorpsi dari nutrisi larut air ini.

    Sebagai contoh, bayam mentah akan mengandung vitamin C sebanyak 3 kali lebih banyak dibandingkan dengan bayam yang telah dimasak. Sedangkan, Anda akan kehilangan vitamin B yang larut air dan vitamin C apabila Anda memasaknya. Jadi, apabila Anda memasak berbagai makanan, masaklah dengan panas yang rendah tanpa memaparkannya dengan begitu banyak air.

    Baca Juga: 7 Jenis Olahraga Membakar Kalori Setelah Makan Siang

    1. Mengetahui jenis makanan yang paling baik saat dimasak

    Umumnya, ada berbagai nutrisi yang akan hilang selama dimasak – dari 15 hingga 55 persen. Pada banyak kasus, Anda akan kehilangan banyak nutrisi dari pendidihan air. Namun, beberapa makanan akan memberikan nutrisi yang banyak saat dimasak. Sebagai contoh, memasak akan meningkatkan bioavailabilitas likopen secara signifikan (zat yang ditemukan pada tomat).

    Penelitian menunjukkan bahwa likopen akan meningkat sebanyak 25 persen ketika tomat dididihkan selama 30 menit. Selain itu, bioavailabilitas beta karoten yang ditemukan pada tanaman berwarna merah/jingga/kuning seperti tomat, wortel, kentang manis, dan bayam akan meningkat secara signifikan. Memasak akan membantu pemecahan dinding sel tanaman. Denaturasi protein pada telur dan daging akan membuatnya lebih mudah dicerna.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    • Hellan L. 10 ways to get the most nutriens from your food. [Internet]. Available at: precisionnutrition.com/10-ways-to-get-the-most-nutrients (11.12.18)
    • Fries WC. 10 food nutritionists love. [Internet]. Available at: webmd.com/vitamins-and-supplements/features/healthy-foods#1 (11.12.18)
    Read More
  • Mual merupakan hal yang umum ditemui oleh kebanyakan orang. Mual tidak pernah menyenangkan dan frekuensi mual dapat lebih sering terjadi pada berbagai situasi, termasuk kehamilan dan perjalanan. Obat antimual umumnya digunakan untuk membantu melegakan mual. Sayangnya, obat seperti ini memiliki efek samping yang negatif, termasuk keadaan mengantuk. Berikut ini adalah 9 trik mengatasi mual saat […]

    9 Trik Mengatasi Mual Saat Hamil Muda

    Mual merupakan hal yang umum ditemui oleh kebanyakan orang. Mual tidak pernah menyenangkan dan frekuensi mual dapat lebih sering terjadi pada berbagai situasi, termasuk kehamilan dan perjalanan. Obat antimual umumnya digunakan untuk membantu melegakan mual. Sayangnya, obat seperti ini memiliki efek samping yang negatif, termasuk keadaan mengantuk. Berikut ini adalah 9 trik mengatasi mual saat hamil muda tanpa  menggunakan pengobatan.

    Konsumsi Jahe

    jahe

    Jahe adalah pengobatan alami yang terkenal dan umum digunakan untuk mengobati mual. Cara jahe bekerja belum diketahui seutuhnya. Akan tetapi, para ahli percaya bahwa senyawa di dalam jahe bekerja dengan cara serupa dengan obat antimual. Nyatanya, beberapa studi efektif dalam mengurangi mual dalam berbagai situasi. Konsumsi jahe merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi mual selama kehamilan.

    Baca Juga: 7 Resep Menu Diet Rendah Kalori

    Jahe juga efektif dalma mengurangi mual yang umum dialami oleh pasien  yang mengalami kemoterapi atau operasi. Tidak ada ketentuan khusus terkait dengan dosis yang paling efektif. Namun, kebanyakan studi mempelajari konsumsi sebanyak 0.5 – 1.5 gram per hari. Jahe juga bersifat aman bagi kebanyakan orang. Akan tetapi, Anda perlu membatasi asupan jahe apabila cenderung memiliki darah rendah atau gula darah rendah.

    Aromaterapi peppermint

    Aromaterapi peppermint merupakan alternatif lain yang digunakan untuk membantu mencegah  mual. Suatu studi melakukan penilaian terhadap wanita yang baru saja melahirkan dengan seksi C. Orang yang terpapar bau peppermint mengalami kadar mual yang lebih rendah dibandingkan obat antimual atau plasebo. Pada studi ketiga, penggunaan inhaler yang mengandung minyak peppermint pada onset pengurangan gejala mual – dalam dua menit pengobatan. Beberapa orang menyedu secangkir teh peppermint yang berfungsi sebagai antimual. Menghirup aroma minyak peppermint bersifat aman dan diperkirakan bersifat ampuh untuk mengatasi mual pada sebagian orang.

    Mencoba akupuntur atau acupressure

    Doctor uses needles for treatment of the patient. acupuncture needles. alternative healthcare

    Akupuntur dan acupressure adalah dua teknik yang umum digunakan pada obat China tradisional untuk mengatasi mual dan muntah. Selama akupuntur, jarum tipis akan dimasukkan ke dalam titik tertentu pada tubuh. Acupressure bertujuan untuk merangsang titik tertentu pada tubuh, tapi menggunakan tekanan, bukan jarum. Kedua teknik akan merangsang serabut saraf yang melakukan transmisi sinyal menuju otak dan sumsum tulang belakang.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat Untuk Jantung

    Sinyal ini dipercaya memiliki kemampuan untuk menurunkan mual. Sebagai contoh, dua review terakhir menyatakan bahwa akupuntur dan acupressure mengurangi risiko rasa ingin mual setelah operasi sekitar 28 – 75%. Studi lebih lanjut menunjukkan bahwa kedua teknik tersebut berfungsi sebagai obat antimual yang mengurangi gejala mual tanpa adanya efek samping yang negatif.

    Selain itu, studi lain menunjukkan bahwa titik akupuntur Neiguan, atau yang dikenal sebagai P6. Anda dapat merangsang saraf di dalam diri Anda dengan meletakkan ibu jari Anda dengan jarak 2 – 3 jari dari pergelangan tangan Anda, di antara dua tendon. Saat Anda telah berhasil melakukannya, tekan dengan ibu jari Anda selama 1 menit sebelum mulai melakukan prosedur yang sama pada lengan Anda.

    Mengiris lemon

    Bau lemon, seperti lemon segar yang baru diiris, akan membantu mengurangi mual pada wanita hamil. Pada suatu studi, sekelompok wanita hamil berjumlah 100 orang diinstruksikan untuk menghirup lemon atau minyak almon saat mereka merasa mual. Wanita hamil yang menghirup lemon akan mengalami rasa ingin mual yang lebih rendah sebesar 9% dibandingkan dengan yang menghirup minyak almond.

    Mengontrol laju pernapasan

    Bernapaslah dengan perlahan dan mendalam akan membantu mengurangi rasa ingin mual. Pada sebuah studi, peneliti mencoba untuk menentukan apakah bau aromaterapi bersifat sangat efektif dalam mengurangi rasa mual. Dalam studi tersebut, partisipan diinstruksikan untuk bernapas perlahan melalui hidung dan membuang napas melalui mulut sebanyak tiga kali, bersamaan dengan pemberian aroma.

    Seluruh partisipan melaporkan terjadinya penurunan rasa mual. Hal ini menunjukkan bahwa pengontrolan laju pernapasan akan membantu memberikan rasa lega. Pola pernapasan yang digunakan pada studi tersebut mengarahkan partisipan untuk bernapas melalui hidung hingga hitungan ketiga, menahan napas hingga hitungan ketiga, dan kemudian mengeluarkan napas hingga hitungan ketiga.

    Penggunaan rempah-rempah khusus

    kayu manis

    Beberapa rempah-rempah terkenal sebagai pengobatan rumahan yang seringkali direkomendasikan untuk mengatasi mual. Kebanyakan rempah yang berfungsi untuk mengatasi mual adalah:

    1. Kayu manis mungkin akan menurunkan tingkat keparahan rasa mual pada wanita yang mengalami menstruasi
    2. Ekstrak kumin akan membantu meningkatkan gejala seperti nyeri perut, mual, konstipasi, dan diare pada individu yang mengalami Irritation Bowel Syndrome.

    Relaksasi otot

    Cobalah merelaksasi otot Anda akan membantu meredakan rasa mual. Suatu teknik yang seringkali digunakan untuk mencapai efek ini dikenal sebagai progressive muscle relaxation (PMR). PMR membutuhkan individual untuk menegangkan dan merelaksasi otot mereka secara kontinu sebagai cara untuk mencapai relaksasi mental dan fisik.

    PMR merupakan cara terbaik untuk mengurangi keparahan rasa mual yang berasal dari kemoterapi. Cara lain untuk melegakan ketegangan otot adalah melalui pijatan. Suatu studi menunjukkan bahwa pasien yang diberikan pijatan pada lengan bawah atau lengan kaki selama 20 menit akan mengalami rasa mual yang lebih rendah sekitar 24% dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan pijatan.

    Baca Juga: 10 Buah yang Membantu Proses Diet

    Konsumsi suplemen vitamin B6

    Vitamin B6 direkomendasikan sebagai pengobatan alternatif untuk wanita hamil untuk mencegah penggunan antimual. Beberapa studi menunjukkan bahwa suplemen vitamin B6, yang dikenal sebagai piridoksin mampu mengatasi rasa mual selama kehamilan. Oleh karena itu, beberapa ahli menyarankan untuk konsumsi suplemen vitamin B6 selama kehamialn sebagai pengobatan lini pertama untuk rasa mual. Vitamin B6 dengan dosis mencapai 200 mg per hari dianggap aman selama kehamilan dan tidak menunjukkan adanya efek samping. Oleh karena itu, terapi alternatif ini patut untuk dicoba.

    Hindari makanan pedas dan makanan berlemak

    menghindari konsumsi makanan pedas dan makanan berlemak dapat membantu mengurangi rasa mual. Selain itu, sebaiknya konsumsi pisang, nasi, biskuit atau kentang panggang dapat melegakan rasa mual dan menurunkan rasa tidak nyaman pada perut.

    Baca Juga: 7 Makanan Pemicu Kolesterol

    Umumnya, mual seringkali terjadi pada wanita hamil. Seiring usia kehamilan yang bertambah tiap bulannya, rasa mual itu akan berkurang. Nah, itulah tips alami di atas diharapkan dapat membantu mengurangi rasa mual tanpa menggunakan obat-obatan antimual.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    Petre A. 17 natural ways to get rid of nausea. 2017. [Internet]. Available at: healthline.com/nutrition/nausea-remedies (10.12.18).

    Read More
  • Konsumsi makanan sehat sangat diperlukan sehari-hari untuk tetap sehat. Selain itu, selalu mengonsumsi makanan sehat akan membantu menjaga keseimbangan tubuh. Menurut Stephen Bickston, profesor pengobatan internal dan direktur pada Inflammatory Bowel Disease Center di Virginia Commonwealth University Health Center di Richmond, Anda tidak dapat terlalu membatasi kelompok makanan tertentu atau makan terlalu banyak jenis makanan […]

    Menu Makanan Sehat yang Pas untuk Sehari-hari

    Konsumsi makanan sehat sangat diperlukan sehari-hari untuk tetap sehat. Selain itu, selalu mengonsumsi makanan sehat akan membantu menjaga keseimbangan tubuh. Menurut Stephen Bickston, profesor pengobatan internal dan direktur pada Inflammatory Bowel Disease Center di Virginia Commonwealth University Health Center di Richmond, Anda tidak dapat terlalu membatasi kelompok makanan tertentu atau makan terlalu banyak jenis makanan yang lain.

    Menu Makanan Sehat: Makanan Pembangun Tubuh

    Berdasarkan info US Department of Agriculture dan US Department of Health and Human Services Food Pyramid, 2005, menu makanan sehat yang sebaiknya diterima adalah.

    6 – 8 sajian biji-bijian.

    Biji-bijian yang dimaksud adalah roti, sereal, nasi, pasta, dan 3 sajian yang berasal dari biji-bijian. Sajian roti yang disiapkan adalah satu potong, sedangkan sajian sereal adalah ½ (yang dimasak) hingga 1 cangkir (siap untuk dimakan). Sajian nasi atau pasta adalah ½ cangkir yang telah dimasak (1 ons dalam bentuk kering). Terkadang, roti yang dipanggang enak, seperti croissant, muffin, dan donat dapat menjadi pilihan.

    Baca Juga: Ternyata 5 Menu Korea Ini Menyehatkan

    2 – 4 sajian buah dan 4 – 6 sajian sayuran.

    Kebanyakan buah dan sayur bersifat rendah lemak,, sehingga dapat menjadi pilihan tepat untuk makanan sehat. Buah dan sayur juga mengandung serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk sistem di dalam tubuh agar dapat berfungsi secara maksimal. Buah dan sayur juga akan menambahkan rasa pada makanan sehat Anda. Buah dan sayur akan baik apabila disajikan dalam kondisi segar, direbus, atau dipotong dalam salad. Pastikan untuk menghindari toping yang berkalori, mentega, dan mayonnaise, kecuali pada kondisi tertentu. Sajian sayuran mentah atau yang dimasak sebanding dengan ½ cangkir (1 cangkir untuk sayuran hijau); sajian buah adalah ½ cangkir atau buah segar dengan ukuran bola tenis.

    2 – 3 sajian susu, yoghurt, dan keju

    Pilihlah produk susu secara bijaksana, cobalah susu atau keju yang rendah lemak atau bebas kalori, Gunakan yoghurt pada krim pada berbagai menu makanan Anda dan dipastikan tidak ada perbedaan. Sajian produk susu setara dengan 1 cangkir susu atau yoghurt atau 1.5 – 2 ons keju.

    2 – 3 sajian daging, unggas (ayam atau bebek), ikan, kacang kering, telur, dan kacang-kacangan

    Cobalah cara terbaik untuk menyiapkan daging sapi, daging babi, kambing, unggas, dan ikan untuk dipanggang atau direbus. Pisahkan seluruh lemak atau kulit binatang sebelum memasaknya, dan tambahkan bumbu dengan rempah, dan saus rendah lemak. Sajian daging, ikan, atau unggas sekitar 2 – 3 ons. Beberapa sisa makanan seperti kacang kering, dan mentega kacang dapat menyediakan protein tanpa lemak dan kolesterol binatang. Sebanyak ¼ cangkir dari biji yang telah dimasak atau 1 sendok makan mentega kacang setara dengan 1 ons daging tanpa lemak.

    Baca Juga: Tips Makanan Sehat Sesuai Jam Makanmu

    Gunakan lemak, minyak, dan gula sekali-kali

    Tidak ada diet yang mewajibkan eliminasi makanan berlemak, minyak atau gula secara seutuhnya. Apabila Anda ingin mengonsumsinya, tidak menjadi masalah, asalkan frekuensinya jarang.

    Diet Sehat: Makan Benar dalam Jumlah yang Tepat

    Berapa banyak kalori yang Anda butuhkan? Bergantung pada jenis kelamin, usia, bentuk tubuh, dan seberapa aktif Anda. Umumnya, anak aktif berumur 2 – 8 tahun membutuhkan 1.400 – 2.000 kalori per hari. Remaja wanita dan wanita aktif dapat mengonsumsi 2.200 kalori per hari tanpa penambahan berat badan. Remaja pria dan pria yang sangagt aktif sebaiknya mengonsumsi 3.000 kalori per hari untuk menjaga berat badan. Apabila Anda tidak aktif, kebutuhan kalori Anda menurun 400 – 600 kalori per hari. Cara terbaik untuk mengetahui berapa banyak yang Anda butuhkan adalah ikuti tubuh Anda. Jauhi meja saat Anda merasa nyaman, bukan saat Anda merasa kenyang. Tunggulah hingga 20 menit.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    Orenstein BW. How to eat a healthy diet. [Internet]. Available at: everydayhealth.com/healthy-living/basics-of-healthy-living.aspx (11.12.18)

    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja