Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Wanita

Showing 1–10 of 208 results

  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica C Penggunaan alat kontrasepsi untuk ibu menyusui sangatlah penting. Terutama bagi mereka yang merencakan fokus untuk merawat si kecil. Selain itu, alasan penggunaan alat kontrasepsi setelah melahirkan adalah untuk mengembalikan bentuk tubuh seperti sediakala. Maka dari itu, penggunaan alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan […]

    7 Pilihan Alat Kontrasepsi yang Aman untuk Ibu Menyusui

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Keluarga Bahagia dengan Alat Kontrasepsi untuk Ibu Menyusui yang Merasa 2 Anak Sudah Cukup

    Penggunaan alat kontrasepsi untuk ibu menyusui sangatlah penting. Terutama bagi mereka yang merencakan fokus untuk merawat si kecil. Selain itu, alasan penggunaan alat kontrasepsi setelah melahirkan adalah untuk mengembalikan bentuk tubuh seperti sediakala. Maka dari itu, penggunaan alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan menjadi langkah praktis dan efektif.

    Menyusui merupakan salah satu contoh metode kontrasepsi alami yang dapat dilakukan untuk menunda kehamilan dalam jangka waktu dekat. Namun, meskipun menyusui merupakan salah satu cara untuk mencegah kehamilan, masih ada peluang untuk hamil.

    Oleh sebab itu, penggunaan alat kontrasepsi perlu digunakan jika memang benar-benar ingin menunda terjadinya kehamilan dalam periode tertentu.

    Jenis Alat Kontrasepsi untuk Ibu Menyusui

    Kapan Mama Dapat Menggunakan KB ? Bagi mama yang masih memberikan ASI Eksklusif, alat kontrasepsi dapat digunakan sejak Si Kecil berusia 6 minggu. Sementara apabila mama tidak bisa memberikan ASI eksklusif bagi Si Kecil, maka penggunaan alat kontrasepsi dapat lebih awal digunakan yaitu sejak Si Kecil berusia 3 minggu.1,2

    Menyusui dapat menjadi cara pencegahan kehamilan secara alami. Metode ini disebut LAM (Lactational Amenorrhea Method). Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar tidak terjadi kehamilan, yaitu :

    • Mama belum mendapatkan menstruasi kembali setelah melahirkan
    • Si Kecil 100% meminum ASI tanpa campuran susu formula
    • Si Kecil berusia kurang dari 6 bulan
    • Mama menyusui Si Kecil setiap 4 jam dalam 24 jam.

    Supaya metode menyusui sebagai alat kontrasepsi berlangsung efektif, maka mama perlu memperhatikan syarat diatas. Apabila salah satu syarat diatas tidak terpenuhi, maka dapat dilakukan opsi penggunaan alat kontrasepsi.

    Adapun pilihan alat kontrasepsi untuk ibu menyusui antara lain:

    Spermisida

    Spermisida dapat berupa busa, gel, atau spons yang dioleskan pada vagina sebelum melakukan hubungan intim dengan tujuan membunuh sperma. Ada juga jenis lain spermisida yang berbentuk tablet yang dimasukkan ke dalam vagina. Biasanya spermisida digunakan bersamaan dengan diafragma (kap bulat) dengan spermisida. 

    Diafragma yaitu selubung karet yang dimasukkan kedalam vagina sehingga menutupi mulut rahim agar sperma tidak dapat masuk kedalam rahim. Diafragma ini dapat dicuci berkali-kali.

    IUD atau KB Spiral

    IUD atau yang dikenal dengan sebutan spiral, terbuat dari tembaga (Copper) dan dimasukkan ke dalam rahim oleh Dokter dengan tujuan untuk mencegah sperma mencapai sel telur. IUD sudah sering dipakai oleh sebagian besar wanita selama 5-10 tahun.

    Saat ini, IUD sudah ada yang dilengkapi dengna hormon progesterone dosis kecil. Tujuan pemberian hormon progesterone yaitu dengan cara mempertebal lendir pada serviks sehingga sperma sulit mencapai sel telur. Selain itu, progesterone juga dapat mencegah pelepasan sel telur. Penggunaan IUD cukup terbilang mudah, ketika mama memutuskan untuk mempunyai anak kembali, maka mama tinggal melepas IUD ke Dokter.

    Pil KB Progestin atau Pil Mini

    Pil KB biasanya terbuat dari kombinasi estrogen dan progestin. Bagi ibu yang sedang menyusui, pil KB mini dapat menurunkan produksi ASI. Oleh karena itu, untuk ibu yang sedang menyusui dapat menggunakan pil KB mini karena hanya mengandung hormon progestin saja.

    Pil KB mini bekerja dengan cara menebalkan lendir serviks sehingga mencegah sperma untuk menembus sel telur, selain itu pil ini mampu menekan ovulasi pada siklus menstruasi selama menyusui. Jika mama melewatkan satu jadwal mengkonsumsi pil KB mini, maka peluang terjadinya kehamilan akan meningkat dalam waktu 24 jam.

    Kontrasepsi Luar (Kondom)

    Alat kontrasepsi untuk ibu menyusui yang aman selanjutnya adalah kondom. Kontrasepsi kondom cenderung mudah, murah, dan aman. Hal ini karena kondom tidak mengandung hormon tertentu yang dapat mempengaruhi jumlah ASI. Penggunaan kondom dapat mencegah kehamilan sebesar 60-98%.

    Bicarakan pada suami penggunaan kondom karena seringkali terjadi suami yang merasa tidak nyaman ketika menggunakannya.

    KB Implan

    Jenis KB ini berupa tabung kecil plastic yang berisi hormon progestin yang dimasukkan kedalam lengan atas dan dapat bertahan selama 3-4 tahun. KB jenis ini dapat mencegah kehamilan sebanyak 99%.

    Namun ada beberapa kerugian penggunaan KB implat. Selain biaya KB implan yang lebih mahal, KB implan juga harus dikeluarkan setelah tiga tahun. Selain itu, KB implan mudah berpindah dari posisi semula.

    Suntik KB

    Suntik KB khusus ibu menyusui adalah suntik KB yang mengandung hormon progestin. Suntikan KB jenis ini bertahan selama 3 bulan dan perlu diulang kembali. Tingkat efektivitasnya mencapai 97% dalam mencegah kehamilan.

    Penggunaan suntik KB dapat menimbulkan beberapa efek samping. Beberapa diantaranya adalah sakit kepala, kenaikan berat badan, nyeri pada payudara, serta menstruasi yang menjadi tidak teratur. Efek samping ini akan ada selama masih suntik KB.

    Oleh sebab itu, pastikan melakukan suntik KB hanya di klinik yang memiliki tenaga kesehatan profesional sehingga dapat mengkonsultasikan kemungkinan efek samping yang terjadi.

    Dapatkan: Layanan Suntik KB dengan Dokter dan Tenaga Kesehatan Profesional

    KB Kalender

    KB kalender merupakan kontrasepsi alami yang mengandalkan perhitungan siklus menstruasi ibu menyusui. Namun, KB kalender tidak dapat dilakukan bila ibu menyusui belum kunjung menstruasi setelah melahirkan atau ibu menyusui dengan siklus menstruasi yang tidak teratur.

    KB kalender cukup efektif. Namun risiko kehamilan tetap ada. Terutama jika terjadi kesalahan hitung ataupun terjadinya perubahan hormon tubuh sehingga terjadi kesalahan hitung.

    Sterilisasi

    Sterilisasi merupakan metode KB secara permanen dalam mencegah kehamilan, dalam metode ini, ibu menyusui harus menjalani operasi pengangkatan tuba falopi atau saluran telur (operasi tubektomi). Pilihan KB ini disarankan bagi pasangan yang tidak ingin memiliki keturunan lagi.

    Nah Sahabat Sehat, itulah informasi mengenai berbagai jenis alat kontrasepsi untuk ibu menyusui yang dapat mama gunakan saat masih dalam masa menyusui. Jika Sahabat Sehat memerlukan produk kontrasepsi, maupun produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.

    Dapatkan: Layanan Kontrasepsi dari Prosehat

    Referensi:

    1. The Asian Parent Indonesia. KB untuk ibu menyusui – Ragam pilihan KB yang aman untuk ibu menyusui [Internet]. Indonesia : The Asian Parent; [cited 2021 Nov 15].
    2. Rose W, Galan N. Birth control while breastfeeding: What options are safe? [Internet]. Indonesia : Medical News Today.  2017 [cited 15 November 2021].
    3. Kotlen M. Types of Birth Control You Can Take When You’re Breastfeeding [Internet]. USA : Verywell Family. 2021 [cited 15 November 2021].
    4. Planned Parenthood. What are the Best Birth Control Options While Breastfeeding? [Internet]. USA : Planned Parenthood. 2021 [cited 15 November 2021].
    5. Rose W, Marcin A. Birth Control While Breastfeeding: 7 Options [Internet]. USA : Healthline. 2019 [cited 15 November 2021].
    6. Cleveland Clinic. Contraception During Breastfeeding [Internet]. USA : Cleveland Clinic. 2018 [cited 15 November 2021].
    7. Johnson C, Fields L. Better information Better health [Internet]. USA : WebMD. 2020 [cited 15 November 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Kebahagiaan istri menjadi tanggung jawab seorang suami. Namun cukup banyak faktor yang dapat menjadi penyebab istri stres dan depresi. Beberapa faktor tersebut nyatanya tidak disadari oleh pihak suami maupun pihak istri. Banyak orang menganggap bahwa menjadi seorang ibu rumah tangga adalah hal yang mudah. […]

    Penyebab Istri Stres Saat Harus Menjadi Ibu Rumah Tangga

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

     Mengerjakan Semua Urusan Rumah Tangga Seorang Diri Kerap Jadi Penyebab Istri Stres

    Mengerjakan Semua Urusan Rumah Tangga Seorang Diri Kerap Jadi Penyebab Istri Stres

    Kebahagiaan istri menjadi tanggung jawab seorang suami. Namun cukup banyak faktor yang dapat menjadi penyebab istri stres dan depresi. Beberapa faktor tersebut nyatanya tidak disadari oleh pihak suami maupun pihak istri.

    Banyak orang menganggap bahwa menjadi seorang ibu rumah tangga adalah hal yang mudah. Namun sesungguhnya seorang istri, khususnya yang menjadi ibu rumah tangga sangat rentan stres.

    Penyebab Istri Stres

    Stres adalah suatu respon alami tubuh terhadap sebuah peristiwa atau rutinitas sehari-hari dalam hidup seseorang. Meski dapat memberikan pengaruh positif seperti mengarahkan seseorang dalam mencapai tujuan hidup, tetapi disisi lain stres juga dapat memberi dampak buruk bagi kesehatan fisik dan jiwa.

    Beberapa dampak buruk istri yang mengalami stres seperti kenaikan berat badan dan depresi. Bahkan, pada kondisi yang sudah kronis, penyakit akibat stres akan sulit diatasi dan dapat memakan korban jiwa.

    Seorang istri memiliki peran yang sangat penting dalam keluarga. Selain harus menjaga kesehatan fisik dirinya sendiri, seorang istri juga dituntut untuk memiliki kesehatan mental yang optimal. Apalagi jika sudah dikaruniai anak.

    Sementara itu, ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan mental pada ibu rumah tangga, mulai dari kondisi psikologi, biologi, hingga sosial. Adapun faktor yang menjadi penyebab istri stres, terutama saat menjadi ibu rumah tangga antara lain:

    Aktivitas Fisik Terus Menerus

    Seringkali istri harus melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga seorang diri. Mulai dari mengurus orang-orang rumah, memasak, mengurus anak, berbelanja, dan membersihkan rumah. Kegiatan tersebut menjadi kegiatan fisik yang dilakukan seorang ibu setiap harinya.

    Pekerjaan ini pun juga seringkali dilakukan bersamaan, seperti memasak sambil menggendong anak atau berbelanja sambil mengasuh anak. Akibat kondisi fisik yang kelelahan, ibu rumah tangga rentan dilanda stres terlebih saat mereka tidak memiliki jadwal tetap dalam melakukan pekerjaan rumah tangga. Kelelahan fisik terus menerus akhirnya dapat menyebabkan rasa lelah yang akhirnya berubah jadi rasa bosan dan stres.

    Banyak Beban Pikiran

    Dalam melakukan pekerjaannya, seorang ibu juga perlu berpikir. Misalnya seperti memikirkan solusi atas permasalahan yang dialami anak, memikirkan menu makan keluarga setiap hari, hingga menghitung pemasukan dan pengeluaran rumah tangga. Kondisi ini akan semakin menambah beban pikiran seorang istri ketika memiliki masalah keuangan dalam rumah tangganya. 

    Aktivitas mental yang sedemikian rupa dapat membuat psikologis merasa kelelahan dan akhirnya mengganggu konsentrasinya dalam mengurus segala kebutuhan rumah tangga. Selain itu, kondisi ini juga akan berdampak buruk pada kestabilan emosi sehingga menyebabkan stres.

    Tidak Ada Waktu untuk Diri Sendiri

    Dengan setumpuk pekerjaan yang harus dikerjakan setiap harinya, membuat ibu rumah tangga kesulitan meluangkan waktu untuk dirinya sendiri. Hampir seluruh waktu habis  untuk memenuhi kebutuhan anak dan keluarga sehingga seorang istri yang mengurus rumah kerap melupakan kebutuhan dirinya sendiri. Bahkan jikapun ingat, seorang istri tidak memiliki waktu untuk hal tersebut.

    Menurut seorang psikoterapis dari Chicago, Cherilynn Veland, mengungkapkan bahwa saat seseorang tidak mampu meluangkan waktu untuk dirinya sendiri, seperti sekedar beristirahat, bersantai, atau menyegarkan diri, maka akan memicu terjadinya hal-hal buruk pada dirinya, seperti stres dan depresi. 

    Tidak Mendapat Pengakuan

    Saat ini, ada banyak sekali wanita yang telah menikah dan memiliki anak namun tetap bekerja di luar rumah sebagai seorang pekerja kantoran. Akibatnya sejumlah wanita menjadi salah paham dan berpikir bahwa menjadi ibu rumah tangga bukanlah suatu pekerjaan yang dapat diakui masyarakat. Dengan adanya pemikiran tersebut, akhirnya membuat banyak ibu rumah tangga stres karena merasa dirinya terisolasi di rumah dan merasa kesepian.

    Selain itu, pekerjaan berat sebagai ibu rumah tangga kerap tidak mendapat pujian dari pihak suami. Hal ini tentunya membuat rasa frustasi karena tidak adanya pengakuan dan bentuk penghargaan atas semua rasa lelah selama ini.

    Merasa Dihakimi

    Ibu rumah tangga dituntut untuk menangani segala urusan keluarganya. Banyak tanggung jawab yang harus dilakukan. Sayangnya banyak kasus dimana istri dihakimi oleh suami ketika suami merasa ada yang kurang pada kondisi rumah. Misal menyudutkan istri karena merasa makanan kurang enak, marah-marah karena tidak tahu dimana letak suatu barang, atau karena ada bagian rumah yang kotor. Dengan adanya kejadian seperti itu, tidak jarang dapat menjadi penyebab istri stres.

    Memiliki peran sebagai ibu rumah tangga bukanlah yang hal yang mudah. Ada sejumlah yang pekerjaan yang harus dilakukan ibu rumah tangga dengan tanggung jawab yang besar. Dengan memahami berbagai faktor pemicu diatas, alangkah baiknya jika mulai dari sekarang ibu rumah tangga mulai meluangkan waktu untuk diri sendiri agar terhindar dari stres. Selain itu, bercerita atau mendiskusikan masalah yang sedang dihadapi dengan pasangan juga akan membantu ibu memecahkan masalah penyebab stres.

    Referensi:

    1. Exploring your mind. The Stress of Being a Housewife [Internet]. USA : Exploring Your Mind; [cited 2021 Nov 23].
    2. Cleveland Clinic. Women and Stress [Internet]. USA : Cleveland Clinic; [cited 2021 Nov 23].
    3. Apreviadizy P, Puspitacandri A. Perbedaan Stres Ditinjau dari Ibu bekerja dan Ibu Tidak Bekerja [Internet]. Indonesia : Universitas Merdeka Malang; [cited 2021 Nov 23].
    4. HuffPost. 7 Reasons Your Wife Is Stressed Out All The Time [Internet]. USA : HuffPost; [cited 2021 Nov 23].
    5. Psychology Today. Why Women Need More Me-Time – and How They Can Claim It [Internet]. USA : Psychology Today; [cited 2021 Nov 23].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Asupan gizi dalam makanan sangatlah penting untuk program hamil. Menu makanan ini perlu dikonsumsi suami dan istri agar lebih subur. Ya, baik pihak suami pihak istri perlu untuk meningkatkan kesuburan dengan mengkonsumsi makanan yang lebih bergizi. Menu Makanan untuk Program Hamil Menurut beberapa penelitian, […]

    Menu Makanan untuk Tingkatkan Kesuburan saat Program Hamil

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Konsumsi Makanan Sehat untuk Program Hamil dapat Meningkatkan Kesuburan dan Peluang Hamil

    Konsumsi Makanan Sehat untuk Program Hamil dapat Meningkatkan Kesuburan dan Peluang Hamil

    Asupan gizi dalam makanan sangatlah penting untuk program hamil. Menu makanan ini perlu dikonsumsi suami dan istri agar lebih subur. Ya, baik pihak suami pihak istri perlu untuk meningkatkan kesuburan dengan mengkonsumsi makanan yang lebih bergizi.

    Menu Makanan untuk Program Hamil

    Menurut beberapa penelitian, ada beberapa asupan makanan yang dapat meningkatkan kesuburan yang sangat disarankan bagi mereka yang memiliki masalah kesuburan atau sulit untuk hamil. Sejumlah ahli juga menilai bahwa menu makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga dapat mempengaruhi kesehatan tubuh, termasuk tingkat kesuburan.

    Lantas, apa saja asupan makanan yang baik dikonsumsi selama program kehamilan?

    Jeruk

    Selain sebagai sumber vitamin C terbaik, jeruk dan beragam jenis jeruk lainnya mengandung kalium, kalsium, asam folat, serta vitamin B yang dapat membantu mengatur ovulasi serta menciptakan lingkungan yang sehat untuk sel telur. Mengkonsumsi satu porsi buah jeruk setiap harinya baik untuk kesuburan Sahabat Sehat. Misalnya, jeruk bali ukuran sedang, jeruk besar, tiga jeruk keprok, atau satu buah kiwi dengan satu porsi buah lainnya. 

    Sayuran Hijau

    Rutin mengkonsumsi sayuran berwarna hijau tua seperti bayam, kangkung, dan daun katuk adalah salah satu upaya terbaik untuk mendapatkan nutrisi penting dalam mempersiapkan kehamilan. Nutrisi penting seperti kalsium, zat besi, dan folat yang terkandung dalam sayuran hijau tersebut juga mampu melindungi bayi dari cacat lahir di otak dan tulang belakang yang biasanya akan berkembang dalam beberapa minggu pertama kehamilan.

    Kebanyakan wanita tidak mendapatkan asam folat yang cukup dari makanan sehari-hari, sehingga direkomendasikan untuk mengkonsumsi vitamin asam folat 400 mcg per hari. Untuk mendapatkan vitamin-vitamin yang mengandung asam folat, manfaatkan layanan pesan antar vitamin dari Prosehat. Pesan: Vitamin Asam Folat

    Buah Beri

    Berbagai jenis buah beri, seperti blueberry, raspberry, dan strawberry memiliki serat yang kaya akan antioksidan alami dan fitonutrien anti peradangan, sehingga dapat membantu meningkatkan kesuburan pada wanita maupun pria. Sama seperti jeruk, buah beri juga kaya akan folat dan vitamin C yang dapat membantu perkembangan janin. 

    Alpukat

    Mengkonsumsi buah alpukat menjadi cara terbaik lainnya dalam mendapatkan dosis folat harian. Alpukat juga mengandung vitamin K yang dapat membantu tubuh menyerap nutrisi secara efektif sambil menjaga keseimbangan hormon tubuh. 

    Meski tidak benar-benar rendah kalori, tetapi sebagian besar buah alpukat terdiri dari lemak tak jenuh tunggal (jenis lemak yang baik), jadi mengkonsumsi satu buah perhari bukan masalah. Selain itu, alpukat mengandung vitamin E yang baik dalam menstabilkan dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif, yang menjadi nilai tambah bagi wanita dengan PCOS  (Polycystic Ovarian Syndrome) maupun diabetes. 

    Biji Gandum

    Dalam mendukung program kehamilan yang sedang Anda jalani, sebaiknya targetkan setidaknya 50% dari sumber asupan harian berasal dari biji-bijian. Jenis karbohidrat bebas gluten ini akan membantu Sahabat Sehat memenuhi kebutuhan sumber protein, folat, dan zink yang baik untuk kehamilan. 

    Mengganti protein hewani dengan protein nabati seperti biji gandum dapat membantu meningkatkan peluang pembuahan. Karbohidrat kompleks dalam biji gandum juga dapat menstabilkan gula darah serta mengatur siklus menstruasi sehingga akan mempermudah Sahabat Sehat untuk menentukan masa subur. 

    Greek Yoghurt (Yoghurt Yunani)

    Susu rendah lemak memang pilihan tepat untuk kesehatan, tetapi hal ini tidak berlaku saat Anda mencoba untuk meningkatkan kesuburan. Pasalnya, mengonsumsi satu porsi susu full cream setiap harinya dapat meningkatkan peluang kesuburan, maka konsumsilah satu porsi Greek yoghurt untuk sarapan atau cemilan sore. 

    Tidak hanya mengandung lebih banyak kalsium daripada susu biasa, Greek yoghurt juga mengandung probiotik dan protein dua hingga tiga kali lebih banyak dari pada yoghurt biasa. Yoghurt jenis ini juga merupakan sumber vitamin D yang baik dalam membantu kesehatan indung telur, serta memperkuat tulang dan meningkatkan daya tahan tubuh.

    Mencari susu yang tepat untuk mendukung program hamil? Cek: Susu untuk Meningkatkan Kesuburan

    Almond

    Dari berbagai jenis kacang-kacangan, Almond merupakan salah satu jenis kacang yang tinggi kalsium sehingga cocok sebagai makanan untuk program hamil. Rutin mengkonsumsi 100 gram kacang almond, telah memenuhi 8% dari kebutuhan kalsium harian yang direkomendasikan. Kandungan serat, vitamin E, magnesium, mangan, protein, dan lemak yang didalam kacang almond juga sangat dibutuhkan untuk mendukung program hamil

    Selain dapat membantu menurunkan tekanan darah dan risiko penyakit metabolik, kacang almond juga baik bagi Sahabat Sehat yang ingin mencapai berat badan ideal saat program hamil karena kacang almond dapat menurunkan lemak dalam tubuh. 

    Keju

    Keju memiliki kandungan kalsium yang tinggi karena terbuat dari bahan dasar susu. Diantara berbagai jenis keju, keju parmesan adalah jenis keju yang paling banyak mengandung kalsium. Setidaknya, dalam 28 gram keju parmesan, telah mengandung 331 mg kalsium yang setara dengan 33% asupan kalsium harian yang direkomendasikan. 

    Kalsium yang berasal dari produk susu juga akan lebih mudah diserap oleh tubuh dibanding dengan kalsium yang diperoleh dari sumber nabati. Berbagai nutrisi yang terkandung dalam keju juga memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk menurunkan risiko terjadinya sindrom metabolik. Yaitu kondisi dimana terjadinya gangguan kesehatan secara bersamaan di dalam waktu yang sama. 

    Sindrom metabolik selain dapat menyebabkan masalah kesuburan serta menurunkan peluang kehamilan, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga diabetes tipe 2. Tetapi perlu diingat bahwa keju mengandung lemak, kalori dan natrium yang tinggi sehingga disarankan untuk mengkonsumsi secukupnya saja. 

    Pantangan Makanan Selama Program Hamil

    Makanan sehat penting untuk dikonsumsi karena mengandung asupan gizi yang dapat meningkatkan kesuburan. Namun sembarangan makan juga tidak boleh dilakukan saat program hamil Ada beberapa makanan yang pantang untuk dimakan dalam program hamil.

    Sahabat Sehat, berbagai jenis makanan berikut tidak dianjurkan bagi Sahabat Sehat yang tengah menjalani program hamil yaitu:

    Ikan dengan Kandungan Tinggi Merkuri

    Jenis ikan seperti ikan marlin, tilefish, orange roughy, hiu, mackerel, dan tuna mata besar atau tuna big eye mengandung merkuri yang tinggi. Kadar merkuri yang tinggi di dalam darah diketahui dapat menyebabkan penurunan kesuburan pada pria dan wanita. Tak hanya itu, kadar merkuri juga dapat mengendap di dalam tubuh lebih dari satu tahun sehingga akan membahayakan otak dan sistem saraf janin. 

    Makanan Kemasan

    Makanan atau minuman yang dikemas dalam wadah kaleng maupun plastik mengandung BPA (Bisphenol A) yang merupakan bahan kimia yang digunakan dalam membuat wadah plastik, seperti tempat makan, botol air, dan lapisan kaleng aluminium. Bahan kimia ini sangat berbahaya dan mampu menurunkan kesuburan dan jumlah sperma serta sel telur yang sehat. 

    Lemak Trans 

    Merupakan jenis lemak yang buruk bagi kesehatan. Selain dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dengan cepat, juga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, serta meningkatkan risiko gangguan ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur) sehingga menyebabkan gangguan kesuburan. Lemak trans banyak ditemukan di makanan cepat saji, maka Sahabat Sehat perlu menghindari jenis makanan ini selama program hamil.

    Alkohol

    Sebuah penelitian yang melibatkan 430 pasangan yang mengonsumsi lima gelas minuman beralkohol per minggunya mengalami gangguan kesuburan. Selain itu, penelitian lain yang melibatkan 7.393 wanita juga telah membuktikan bahwa mereka yang mengkonsumsi alkohol berlebihan meningkatkan resiko sulit mendapatkan keturunan.

    Soda

    Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang mengkonsumsi soda berlebihan berkaitan dengan penurunan kesuburan atau fertilitas, baik pada wanita maupun pria. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah informasi mengenai berbagai makanan untuk program hamil yang dapat memberikan asupan nutrisi peningkat kesuburan. Selain konsumsi makanan, pastikan juga untuk rutin berolahraga, beristirahat yang cukup, dan hindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat menggagalkan program hamil.

    Referensi:

    1. Thebump.com. 10 Fertility-Boosting Foods to Help You Get Pregnant [Internet]. USA : The Bump; [cited 2021 Nov 30].
    2. American Council on Science and Health. Does Fast Food Affect Fertility? [Internet]. USA : American Council on Science and Health; [cited 2021 Nov 30].
    3. Cleveland Clinic. 5 Ways Obesity Affects Your Fertility [Internet]. USA : Cleveland Clinic; [cited 2021 Nov 30].
    4. BabyCenter. How and what to eat if you want to get pregnant [Internet]. USA : Baby Center; [cited 2021 Nov 30].
    5. Nutrition Facts. Male Fertility & Dietary Pollutants [Internet]. USA : Nutrition Facts; [cited 2021 Nov 30].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Banyak dampak negatif jika ibu menyusui kurang tidur dan istirahat. Masalah kesehatanpun muncul. Dari masalah pada fisik hingga mental. Belum lagi kualitas ASI yang diberikan pada si kecil. Memang setelah melahirkan akan ada tantangan hidup baru. Menjalani peran sebagai seorang ibu pastinya bukan perkara yang […]

    7 Dampak Negatif Jika Ibu Menyusui Sering Kurang Tidur

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Dampak Negatif Ibu Menyusui yang Kurang Tidur Sangat Besar dan Dapat Menimbulkan Masalah Kesehatan Serius

    Banyak dampak negatif jika ibu menyusui kurang tidur dan istirahat. Masalah kesehatanpun muncul. Dari masalah pada fisik hingga mental. Belum lagi kualitas ASI yang diberikan pada si kecil.

    Memang setelah melahirkan akan ada tantangan hidup baru. Menjalani peran sebagai seorang ibu pastinya bukan perkara yang mudah. Sangat wajar jika merasa capek, kelelahan, bahkan menjadi stres karena rutinitas tersebut. Hal inilah yang kemudian membuat jam tidur berkurang karena selalu merasa waspada dan harus siap sedia.

    Menurut koordinator laktasi di Northwell Health New York City, Maureen McCormick IBCLC mengatakan bahwa agar kebutuhan tidur terpenuhi, seorang ibu menyusui harus memperoleh berbagai dukungan di malam hari dari pasangan mereka. Juga bantuan dari anggota keluarga lainnya. 

    Dampak Negatif Ibu Menyusui Kurang Tidur

    Tidak hanya dapat menyebabkan kelelahan, ibu menyusui yang mengalami kurang tidur juga dapat menimbulkan berbagai dampak bagi tubuh yakni:

    Produktivitas ASI Menurun

    Kurangnya waktu tidur bagi ibu menyusui dapat mempengaruhi produksi ASI. Pasalnya, saat Mama kurang tidur, kondisi psikologis akan terganggu sehingga mampu akan menurunkan produktivitas ASI.

    Kualitas ASI Menurun

    Masalah kurang tidur juga dapat mempengaruhi kualitas ASI. Mulai dari rasa asi dapat berubah, warna dan baunya dapat berubah, hingga kandungan gizi dalam ASI juga bisa berubah, Hal-hal tersebut dapat membuat si kecil merasa asing pada rasa ASI sehingga si kecil akan menolak untuk menyusu. Hal ini tentunya tidak baik bagi tumbuh kembang si kecil.

    Lebih Mudah Tersinggung

    Dampak negatif ibu menyusui kurang tidur selanjutnya adalah dapat membuat ibu menyusui cenderung menjadi lebih sensitif dan tertekan. Selain karena faktor kelelahan, juga karena merasa gagal sebagai ibu akibat produksi dan kualitas ASI nya menurun. 

    Mudah Stres hingga Depresi

    Air Susu Ibu (ASI) memiliki kandungan hormon prolaktin dan oksitosin yang sangat bermanfaat dalam mengurangi depresi, obesitas hingga risiko kanker pada ibu yang berada dalam masa menyusui. Jika ibu menyusui memiliki waktu beristirahat yang cukup, kedua hormon ini akan bekerja secara aktif di dalam tubuh.

    Sebaliknya, jika kurang beristirahat maka seorang ibu menyusui akan rentan menjadi sensitif, stres, dan mudah sakit. Kondisi inilah yang akhirnya beresiko menyebabkan gangguan sindrom baby blues yang kerap dialami ibu yang baru melahirkan. 

    Memicu Pertengkaran Rumah Tangga

    Kurang tidur juga dapat mempengaruhi suasana hati ibu menyusui. Akibatnya rentan terjadi pertengkaran di dalam rumah tangga. Hal ini bukan hanya buruk bagi kesehatan, tetapi juga dapat berdampak pada hubungan rumah tangga Anda dan pasangan. 

    Kondisi ini dapat menjadi lebih buruk saat suami benar-benar tidak peduli dengan kondisi psikis atau bahkan justru terus memojokkan. Tentunya kondisi ini dapat mempengaruhi psikologis Mama selama masa menyusui, yang dapat turut berdampak pada kondisi Si Kecil.

    Kenaikan Berat Badan yang Tidak Terkontrol

    Setelah melahirkan, banyak ibu yang berkeinginan untuk segera menurunkan berat badan. Namun masalah kurang tidur berisiko meningkatkan berat badan karena timbulnya rasa merasa lapar dan gemar mencari cemilan di malam hari. Harapan untuk diet dan memperoleh kembali bentuk tubuh ideal akan semakin terasa sia-sia, apalagi jika tidak disertai dengan berolahraga. Sayangnya, seringkali ibu menyusui yang kurang tidur tidak memiliki energi untuk berolahraga.

    Sulit Berkonsentrasi dan Mudah Mengantuk

    Tidak hanya menurunkan produktivitas ASI, dampak negatif ibu menyusui kurang tidur selanjutnya adalah dapat menurunkan daya konsentrasi. Kurangnya istirahat dapat mengakibatkan aliran darah menuju otak menjadi terhambat sehingga membuat Mama sulit berkonsentrasi dan mudah mengantuk.

    Itulah beberapa dampak negatif ibu menyusui kurang tidur atau kurang beristirahat. Untuk itu sangat disarankan bagi para ibu yang sedang menyusui agar memaksimalkan kesempatan atau waktu tidur yang ada. Terutama saat si kecil tertidur. Juga pastikan untuk mengkonsumsi vitamin dan makanan sehat agar mendapatkan tambahan energi sehingga dapat mengurus si kecil dengan baik. Jika membutuhkan vitamin, silahkan cek: Pesan Vitamin untuk ibu Menyusui

    Referensi:

    1. National Institute for Children’s Health Quality. Better Sleep for Breastfeeding Mothers, Safer Sleep for Babies [Internet]. USA : National Institute for Children’s Health Quality; [cited 2021 Nov 25].
    2. Today’s Parents. What sleep deprivation does to your body—and your brain [Internet]. USA : Today’s Parents; [cited 2021 Nov 25].
    3. Parents. 8 Ways to Combat New Moms’ Sleep Troubles: Tips on Getting the Most Sleep After Baby Is Born [Internet]. USA : Parents; [cited 2021 Nov 25].
    4. BabyCenter. Baby sleep basics: Birth to 3 months [Internet]. UK : Baby Center; [cited 2021 Nov 25]. Available from : https://www.babycenter.com/baby/sleep/baby-sleep-basics-birth-to-3-months_7654
    5. BabyCentre. Coping with sleep deprivation [Internet]. UK : Baby Centre; [cited 2021 Nov 25].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher Ditinjau oleh : dr. Monica C Kandungan makanan ibu menyusui akan ikut terkandung dalam ASI. Salah memilih jenis makanan dapat berisiko menyebabkan si kecil diare. Oleh sebab itu, ibu menyusui harus menjaga pola makan dan mengatur makanan apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Apalagi saat bayi diare, jangan […]

    Makanan untuk Ibu Menyusui saat Bayi Diare atau Mencret

    Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Rekomendasi Makanan untuk Ibu Menyusui saat Bayi Diare dan Makanan yang Dipantang untuk Dikonsumsi

    Rekomendasi Makanan untuk Ibu Menyusui saat Bayi Diare dan Makanan yang Dipantang untuk Dikonsumsi

    Kandungan makanan ibu menyusui akan ikut terkandung dalam ASI. Salah memilih jenis makanan dapat berisiko menyebabkan si kecil diare. Oleh sebab itu, ibu menyusui harus menjaga pola makan dan mengatur makanan apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Apalagi saat bayi diare, jangan sampai memberikan ASI yang berkualitas kurang baik yang dapat menyebabkan masalah diare semakin serius.

    Penyebab dari diare tentu sangat beragam. Diare dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus ataupun reaksi alergi dan intoleransi terhadap suatu zat. Nah, ternyata ketika si kecil diare, pola makanan ibu menyusui dapat mempengaruhi kondisi diare si kecil. Mengkonsumsi makanan yang tepat dapat membantu si kecil untuk lekas pulih. Namun jika ibu menyusui mengkonsumsi sembarang makanan, diare bisa semakin parah.

    Makanan untuk Ibu Menyusui saat Bayi Diare

    Pada Saat Si Kecil diare, ibu menyusui dianjurkan mengkonsumsi makanan yang dapat membuat kandungan ASI lebih sehat dan baik bagi si kecil. Beberapa rekomendasi makanan untuk ibu menyusui agar kualitas ASI nya baik bagi si kecil yang sedang mencret karena diare antara lain:

    Ikan

    Ikan-ikanan, khususnya salmon merupakan sumber Omega-3 yang penting bagi tumbuh- kembang Si Kecil. Konsumsi ikan dapat membantu ibu menyusui untuk menghasilkan ASI yang baik untuk si kecil dan dapat membantu agar si kecil cepat sembuh dari diare. Namun hindari ikan-ikanan laut karena berpotensi mengandung merkuri.

    Buah dan Sayur

    Konsumsi buah dan sayur mengandung banyak mikronutrien penting, seperti zat besi, magnesium, serta multivitamin yang diperlukan Si Kecil. Saat diare, penyerapan nutrisi Si Kecil terganggu. Untuk mencukupi kebutuhan gizi Si Kecil, ibu menyusui dianjurkan memberikan ASI yang cukup. Beberapa jenis buah dan sayur yang direkomendasikan untuk dikonsumsi ibu menyusui misalnya pisang dan buah delima.

    Air Putih

    Selain Si Kecil, Mama pun perlu memperhatikan asupan cairan sehari-harinya. Pastikan untuk mencukupi asupan cairan Mama agar tidak dehidrasi. Berikan air putih yang cukup, dan menghindari minuman yang manis yang mengandung banyak gula tanpa nutrisi lainnya.

    Nasi

    Ibu menyusui juga dianjurkan mengkonsumsi nasi ketika bayi mencret atau diare. Kandungan karbohidrat pada nasi dapat membantu membuat ASI mengandung karbohidrat yang baik untuk bayi. Karbohidrat dapat membuat bayi kuat dan tidak lemas. Selain itu, ASI dari ibu yang mengkonsumsi nasi akan membantu mengeraskan tinja bayi dan lebih menyerap air sehingga diare si kecil bisa lebih cepat sembuh.

    Lihat Juga: Pentingnya Cegah Diare Anak dengan Imunisasi

    Agar kualitas ASI semakin terjaga, pastikan juga untuk cukup beristirahat dan mengkonsumsi vitamin agar produksi ASI meningkat. Jika ada keluhan terhadap kualitas ASI, segera hubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Pantangan untuk Ibu Menyusui saat Bayi Diare

    Jika sembarangan mengkonsumsi makanan, kandungan makanan tersebut akan masuk ke ASI. Jika ASI dikonsumsi si kecil, maka diare atau mencret si kecil bisa semakin parah. Oleh sebab itu, ibu menyusui wajib tahu makanan apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi di masa-masa menyusui. Adapun makanan yang pantang dikonsumsi ibu menyusui saat bayi diare adalah:

    Makanan Pedas

    Apakah Mama menyukai makanan-makanan yang pedas? Bagi Mama yang pecinta makanan pedas harus menghindari dahulu makanan tersebut sementara bila Si Kecil sedang diare. Kandungan makanan pedas yaitu capsaicin dapat memicu diare dan dapat terkandung dalam ASI Mama.

    Produk Susu

    Susu merupakan sumber nutrisi yang baik bagi Mama dan juga Si Kecil. Namun pada saat diare, susu dapat menyebabkan diare menjadi semakin parah. Kandungan susu yaitu laktosa dapat menjadi penyebab diare pada Si Kecil yang menderita intoleransi laktosa. Selain itu, alergi terhadap susu juga dapat menyebabkan diare berlebih.

    Makanan Mentah

    Selama Si Kecil sedang diare, makanan mentah perlu Mama hindari karena rentan mengandung bakteri dan mikroorganisme yang dapat menimbulkan infeksi pencernaan. Oleh sebab itu, makanan seperti sushi maupun stik yang tidak diolah dengan matang harus dihindari untuk memastika kualitas ASI tetap terjaga.

    Kopi

    Kandungan kafein dalam kopi diketahui dapat terserap ke dalam ASI. Bagi Mama yang sering minum kopi perlu dihindari terlebih dahulu saat Si Kecil yang menyusui sedang diare. Kandunga kafein pada kopi dapat menstimulasi usus untuk bergerak lebih cepat sehingga dapat menyebabkan diare. 

    Tips Agar Bayi Tidak Rentan Terkena Diare

    Salah satu penyebab diare pada Si Kecil adalah infeksi Rotavirus, yang merupakan salah satu jenis virus penyebab diare maupun radang saluran cerna pada anak. Seringkali Rotavirus menginfeksi anak usia dibawah 5 tahun dan diperkirakan setiap anak berusia 3-5 tahun di dunia pernah terinfeksi Rotavirus. 

    Untuk mencegah diare dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan makanan dan minuman yang hendak dikonsumsi, dan bersihkan payudara secara berkala, terutama sebelum menyusui si kecil. Jika Si Kecil sudah diberikan makanan pendamping ASI, maka jaga kebersihan makanan dan minuman yang diberikan untuk Si Kecil.

    Pencegahan juga dapat bisa dengan memberikan imunisasi Rotavirus. Diperkirakan 9 dari 10 orang anak yang telah mendapatkan vaksin, terlindungi dari penyakit Rotavirus yang menyebabkan diare.

    Untuk mendapatkan imunisasi rotavirus bisa memanfaatkan layanan imunisasi ke rumah berikut ini: Layanan Imunisasi Rotavirus ke Rumah

    Nah Sahabat Sehat, itulah informasi mengenai berbagai jenis makanan yang dianjurkan bagi ibu menyusui saat Si Kecil diare. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan di rumah atau membutuhkan produk kesehatan lain serta imunisasi, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Ballard O, Morrow A. Human Milk Composition. Paediatric Clinics of North America. 2013;60(1):49-74.
    2. World Health Organization. Breastfeeding [Internet]. USA : World Health Organization. 2021 [cited 10 December 2021].
    3. WebMD. Foods to Eat or Avoid When Breastfeeding [Internet]. USA : WebMD. 2021 [cited 10 December 2021].
    4. Jeong G, Park S, Lee Y, Ko S, Shin S. Maternal food restrictions during breastfeeding. Korean Journal of Pediatrics. 2017;60(3):70.
    5. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Bagaimana Menangani Diare pada Anak [Internet]. Indonesia : Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2021 [cited 10 December 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh: Redaksi Prosehat Ditinjau oleh: dr. Monica C Wajar untuk melepas emosi dengan menangis. Selain itu, ada beberapa manfaat menangis lainnya bagi kesehatan dan kecantikan wanita. Namun tentunya manfaat ini bisa didapatkan hanya jika intensitas menangis tidak berlebihan. Berdasarkan studi dari Frontiers in Psychology, menangis dapat melepaskan senyawa oksitosin dan endorphin dalam tubuh sehingga mampu […]

    7 Manfaat Menangis Bagi Kesehatan dan Kecantikan Wanita

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Monica C

    Manfaat Menangis untuk Meredakan Stres Akan Makin Terasa Jika Ditemani Seseorang yang Siap Menjadi Pendengar

    Manfaat Menangis untuk Meredakan Stres Akan Makin Terasa Jika Ditemani Seseorang yang Siap Menjadi Pendengar

    Wajar untuk melepas emosi dengan menangis. Selain itu, ada beberapa manfaat menangis lainnya bagi kesehatan dan kecantikan wanita. Namun tentunya manfaat ini bisa didapatkan hanya jika intensitas menangis tidak berlebihan.

    Berdasarkan studi dari Frontiers in Psychology, menangis dapat melepaskan senyawa oksitosin dan endorphin dalam tubuh sehingga mampu membuat seseorang merasa lebih baik, meringankan sakit fisik, serta memperbaiki kondisi emosional. Hal tersebut mampu mempengaruhi kesehatan dan kecantikan seorang wanita.

    Manfaat Menangis Bagi Kesehatan dan Kecantikan

    Beberapa orang mungkin akan menahan air mata karena enggan terlihat lemah. Padahal secara ilmiah menangis adalah hal yang wajar dilakukan oleh setiap orang. Menangis juga akan memberi dampak baik bagi kesehatan fisik dan mental.

    Adapun manfaat menangis menurut berbagai penelitian antara lain adalah:

    Memulihkan Kesehatan Mental

    Emosi yang tertahan dapat menimbulkan stres. Hal ini tentu kurang baik bagi tubuh. Menangis dapat melepaskan racun dan hormon pemicu stres dari tubuh. Menangis juga memberi efek menenangkan sehingga benar-benar dapat membantu menjaga kesehatan mental karena seseorang yang menangis tubuhnya akan mengaktifkan sistem parasimpatis (PNS) yang membantu menjadi lebih rileks.

    Meningkatkan Kualitas Tidur

    Seseorang yang mengalami tekanan batin dan masalah pada mental akibat stres biasanya akan mengalami masalah susah tidur, ataupun gangguan tidur lainnya. Menangis untuk menghilangkan beban pikiran yang ada selama ini dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Dengan demikian, setelah bangun tubuh akan terasa lebih segar.

    Ingin tidur lebih nyenyak, cek solusinya di sini: Aromaterapi Agar Tidur Lebih Nyenyak

    Menormalkan Tekanan Darah

    Menangis juga memiliki manfaat menormalkan tekanan darah. Pada orang dengan tekanan darah yang sedang tinggi, menangis dapat menurunkan tekanan darah. Bagi orang dengan tekanan darah rendah, menangis dapat membantu meningkatkan tekanan darah ke kondisi ideal.

    Menjaga dan Melindungi Lapisan Mata

    Selain tubuh, mata juga membutuhkan air untuk tetap terhidrasi. Saat menangis, air mata yang keluar akan membantu mata untuk terhidrasi kembali sehingga akan meningkatkan kemampuan dalam memfokuskan mata serta meningkatkan penglihatan secara keseluruhan.

    Selain itu, menangis juga bermanfaat dalam melindungi mata dari berbagai zat asing yang membahayakan, seperti debu, partikel kotoran, atau serbuk-serbuk kayu yang beterbangan. Partikel kecil tersebut dapat masuk ke mata dan menimbulkan iritasi, sehingga berpotensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada mata. Air mata juga mengandung senyawa lisozim, yakni bahan kimia antibakteri yang diproduksi secara alami oleh tubuh dalam melawan infeksi.

    Membersihkan Hidung

    Sebenarnya, saluran air mata terhubung ke bagian dalam hidung. Saat menangis, air mata tidak hanya akan membersihkan mata tetapi juga akan membersihkan saluran hidung dari berbagai zat yang dapat menyebabkan iritasi. Itulah sebabnya saat menangis hidung akan berair dan mengeluarkan lendir.

    Mengatasi Masalah Kulit

    Kulit mudah berjerawat? Manfaat menangis ternyata secara tidak langsung membantu memerangi jerawat di wajah. Air mata mengandung senyawa lisozim. Ketika menangis, tubuh meningkatkan produksi lisozim. Secara teori, lisozim dapat memerangi jerawat dan bakteri jahat yang biasanya membuat berbagai masalah kulit wajah.

    Membuat Wajah Lebih Cerah dan Segar

    Dengan menangis, stres akan berkurang, bahkan hilang. Selain itu, masalah di mata akan berkurang, tidur lebih nyenyak, kualitas hidup akan meningkat. Hal-hal tersebut akan membuat wajah lebih rileks sehingga akan tampil lebih cerah dan segar. Jadi ketika ada masalah berat, tidak apa-apa untuk menangis. Karena menangis bukan berarti lemah.

    Meski menangis merupakan hal normal dalam meluapkan emosi seperti kesedihan, kegembiraan, atau frustasi, serta memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, namun, kadang kala menangis juga menjadi tanda adanya depresi. Sahabat Sehat perlu mewaspadai jika mengalami keluhan berikut :

    • Sering menangis tanpa alasan yang jelas
    • Telah mempengaruhi aktivitas sehari-hari
    • Sulit berkonsentrasi, mengingat sesuatu, atau membuat keputusan
    • Merasa lelah dan kehilangan energi
    • Disertai rasa bersalah, tidak berharga, dan tidak berdaya
    • Merasa pesimis atau putus asa
    • Mempengaruhi kualitas tidur (sulit tidur atau bahkan terlalu banyak tidur)
    • Tidak nafsu makan atau makan berlebihan
    • Timbul keinginan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri

    Jika Sahabat Sehat atau orang sekitar mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya anjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    Lihat Artikel Lainnya: Beda Muntah dan Gumoh

    Jika memerlukan bantuan konsultasi terkait masalah kesehatan mental, ataupun masalah lainnya yang membuat ingin menangis karena tidak tahu harus berkonsultasi ke mana, manfaatkan layanan konsultasi dokter dari Prosehat. Gratis dan ditangani oleh profesional, hubungi: Layanan Konsultasi Dokter Gratis

    Referensi:

    1. Penn Medicine. Why You Should Cry – 5 Reasons to Let It All Out [Internet]. USA : Penn Medicine; [cited 2021 Nov 17].
    2. Cleveland Clinic. Why We Cry and What Tears Are Made Of [Internet]. USA : Cleveland Clinic; [cited 2021 Nov 17].
    3. Medical News Today. 8 benefits of crying: Why do we cry, and when to seek support [Internet]. USA : Medical News Today; [cited 2021 Nov 17].
    4. American Academy of Ophthalmology. Facts About Tears [Internet]. USA : American Academy of Ophthalmology; [cited 2021 Nov 17].
    Read More
  • Kasus hipotiroid pada perempuan lebih sering terjadi. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa kaum hawa lebih rentan pada penyakit ini. Walaupun hipotiroid dapat menyerang segala usia dan dapat menyerang laki-laki maupun wanita, namun kasus hipotiroid memang lebih sering menimpa para wanita. Pada tubuh manusia, dapat dijumpai berbagai organ dengan fungsinya masing-masing yang berperan dalam menjaga […]

    Hipotiroid pada Perempuan | Kenali Gejala & Penanganannya

    Pengecekan Gejala Hipotiroid pada Perempuan Perlu Dilakukan Sejak Dini untuk Percepatan Penyembuhan

    Kasus hipotiroid pada perempuan lebih sering terjadi. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa kaum hawa lebih rentan pada penyakit ini. Walaupun hipotiroid dapat menyerang segala usia dan dapat menyerang laki-laki maupun wanita, namun kasus hipotiroid memang lebih sering menimpa para wanita.

    Pada tubuh manusia, dapat dijumpai berbagai organ dengan fungsinya masing-masing yang berperan dalam menjaga keseimbangan metabolisme tubuh. Terdapat beberapa organ yang berperan dalam memproduksi hormon untuk mengatur metabolisme tubuh, diantaranya adalah kelenjar tiroid.

    Bila dijumpai kelainan pada kelenjar tiroid, maka proses metabolisme tubuh dapat terganggu.  Mengapa dari berbagai penelitian diketahui bahwa gangguan tiroid lebih sering terjadi pada wanita? Mari simak penjelasan berikut.

    Apa Itu Kelenjar Tiroid?

    Kelenjar tiroid terletak di bagian tengah leher yang berbentuk seperti kupu-kupu. Hormon yang diproduksi kelenjar tiroid berperan dalam proses metabolisme tubuh manusia. Bila terdapat gangguan pada kelenjar tiroid maka proses metabolisme tubuh pastinya akan terganggu. Gangguan tiroid dapat berupa perubahan bentuk kelenjar tiroid maupun perubahan fungsi kelenjar tiroid.

    Gangguan Hipotiroid Pada Perempuan

    Gangguan hipotiroid merupakan gangguan sistem metabolik kedua yang paling sering diderita oleh wanita. Hipotiroid merupakan suatu kondisi ketika kelenjar tiroid mengalami penurunan fungsi sehingga hormon tiroid yang diproduksi menjadi berkurang. Risiko hipotiroid pada wanita meningkat seiring dengan usia, saat masa kehamilan, setelah hamil, dan pada masa menopause.

    Terdapat beberapa penyebab tersering gangguan hipotiroid, seperti kurangnya asupan iodin dan akibat gangguan autoimun (Hashimoto’s thyroiditis). Peradangan kronis pada kelenjar tiroid akibat gangguan autoimun 5-10 kali lebih sering diderita wanita dibandingkan pria. 

    Gejala Hipotiroid

    Penurunan hormon tiroid dalam tubuh dapat ditandai dengan berbagai gejala, seperti:

    • Mudah merasa lelah
    • Berat badan bertambah 
    • Nyeri otot
    • Mudah merasa kedinginan
    • Kulit kering
    • Rambut menipis
    • Denyut jantung melambat
    • Siklus menstruasi tidak teratur
    • Gangguan fertilitas
    • Gangguan tidur
    • Disfungsi seksual
    • Gangguan mengingat
    • Konstipasi
    • Pembesaran kelenjar tiroid pada leher

    Pada kondisi yang normal, kelenjar pituitari di otak berfungsi untuk mengeluarkan hormon Thyroid Stimulating Hormone (TSH) yang dapat merangsang kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid yaitu Thyroxine (T4). Bila produksi hormon T4 berkurang, tubuh dapat menyadarinya dan memproduksi hormon TSH lebih banyak untuk meningkatkan produksi hormon T4 dari kelenjar tiroid.

    Bagaimana Mendeteksi Gangguan Hipotiroid?

    Untuk mendiagnosis penyakit hipotiroid pada perempuan, dokter akan melakukan wawancara dan memeriksa kondisi tubuh Anda. Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang kemudian diikuti dengan pemeriksaan laboratorium. Pada kondisi hipotiroid, hasil laboratorium menunjukan kadar hormon TSH tinggi sementara kadar hormon T4 rendah.

    Namun terkadang dapat dijumpai hasil laboratorium dengan kadar hormon TSH yang tinggi dan kadar hormon T4 normal, kondisi ini disebut hipotiroid subklinis. Terdapat pula kondisi lain yang disebut sebagai hipotiroid sentral, yang ditandai dengan kadar hormon T4 normal dengan kadar hormon TSH rendah, normal, atau bahkan tinggi.

    Bagaimana Penanganan Hipotiroid ?

    Penanganan hipotiroid pada perempuan akan disesuaikan dengan berbagai macam penyebabnya. Secara umum pengobatan hipotiroid berupa pemberian obat hormon tiroid sintetis. Pemeriksaan laboratorium seperti TSH dapat dilakukan kembali dalam kurun waktu 6-10 minggu setelah mengkonsumsi obat. Anda mungkin memerlukan pemeriksaan berkala lebih sering apabila sedang hamil, atau jika mengkonsumsi obat-obatan lain yang dapat mempengaruhi kerja obat tiroid.

    Apabila Anda merasakan tanda atau gejala yang disebutkan diatas, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu agar dapat diperiksa dan diberi penanganan sejak dini.

    Referensi

    1. Kementerian Kesehatan RI 2015. Situasi dan Analisis Penyakit Tiroid. Indonesia: Kementerian Kesehatan RI; 2015 Mei. 
    2. Dunn D, Turner C. Hypothyroidism in Women. Nurs Womens Health. 2016 Feb 1;20(1):93–8. 
    3. Chaker L, Bianco AC, Jonklaas J, Peeters RP. Hypothyroidism. Lancet Lond Engl. 2017 Sep 23;390(10101):1550–62. 
    4. American Thyroid Association. Hypothyroid [Internet]. USA : American Thyroid Association; [cited 2021 Dec 03].

    ID-NONT-00081

    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Ditinjau oleh : dr. Monica C Beristirahat yang cukup menjadi cara menjaga kesehatan ibu menyusui yang paling baik. Selain itu, asupan cairan dan gizi juga penting. Apalagi jika ibu menyusui harus sambil bekerja. Air susu yang diproduksi secara alami oleh tubuh memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang […]

    Cara Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui yang Bekerja Kantoran

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Ibu yang Bahagia Karena Program dan Cara Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui yang Dilakukannya Berhasil

    Beristirahat yang cukup menjadi cara menjaga kesehatan ibu menyusui yang paling baik. Selain itu, asupan cairan dan gizi juga penting. Apalagi jika ibu menyusui harus sambil bekerja.

    Air susu yang diproduksi secara alami oleh tubuh memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang bayi seperti vitamin, protein, karbohidrat dan lemak. Komposisi dari ASI lebih mudah dicerna dibandingkan dengan susu formula.

    Oleh karena itu, ASI adalah makanan utama bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya. Pada usia ini, sebaiknya si kecil tidak diberikan makanan atau minuman lain selain air putih ataupun jus. Maka dari itu, walaupun lelah karena bekerja, memberikan ASI pada si kecil adalah hal yang harus dilakukan.

    Cara Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui yang Bekerja

    Peran ibu menyusui sangatlah penting untuk tumbuh kembang si kecil. Menyusui juga bermanfaat bagi kesehatan ibu sendiri. Pemberian ASI eksklusif sebaiknya dilakukan sampai si kecil berusia 6 bulan dan diteruskan hingga si kecil mencapai 2 tahun. Tidak ada asupan yang lebih baik untuk bayi selain ASI.

    Saat ini ada banyak sekali ibu menyusui yang harus membagi waktunya karena harus bekerja di kantor. Mau tidak mau hal ini akan menyita waktu istirahat. Padahal menyusui itu juga memakan banyak energi. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan ibu.

    Tidak jarang ibu menyusui akhirnya jatuh sakit karena terlalu lelah atupun karena stres. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan selama masa menyusui. Karena jika tidak menjaga kesehatan dapat mempengaruhi pada kualitas dan jumlah asi untuk si kecil. Agar kesehatan ibu menyusui tetap terjaga meski sambil bekerja, maka langkah yang bisa dilakukan adalah:

    Menjaga Asupan Cairan 

    Karena kesibukan sebagai ibu cukup padat, ditambah setumpuk pekerjaan kantor yang banyak kadang ibu lupa minum air putih. Padahal, asupan cairan sangat berperan dalam kelancaran produksi ASI. Tubuh setidaknya membutuhkan 8 gelas air setiap harinya. Apalagi ibu menyusui membutuhkan lebih banyak minum air putih agar produksi ASI meningkat.

    Kelola Stres dengan Baik

    Ibu menyusui sebisa mungkin rileks dan menghindari stress agar suplai ASI tetap berlimpah. Karena, hormon stress dapat mempengaruhi hormon menyusui.

    Beban pekerjaan kantor, yang pada akhirnya membuat stress adalah salah satu penyebab menurunnya suplai ASI ibu menyusui. Stress memang tidak dapat dihindari, namun apabila ini terjadi, Mama dapat meminta bantuan orang terdekat Mama seperti suami atau keluarga dekat.

    Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

    Selain menjaga asupan cairan tubuh, ibu menyusui juga memerlukan makanan yang bergizi supaya suplai ASI tetap berlimpah meskipun bekerja di kantor setiap hari. Konsumsi makanan bergizi dengan teratur sehingga energi ibu menyusui yang bekerja bisa terjaga, begitupun suplai ASI untuk Si Kecil

    Istirahat yang Cukup

    Merawat si kecil tentunya akan menyita banyak waktu sehingga jam istirahat juga akan berkurang. Hal ini dapat menyebabkan busui menjadi lelah. Pastikan Mama memiliki waktu cukup untuk beristirahat sebab kelelahan dan stress dapat mengganggu produksi ASI.

    Melakukan Olahraga

    Sempatkan waktu untuk berolahraga. Mama bebas untuk melakukan olahraga apapun yang Mama sukai, mulailah dengan olahraga ringan seperti yoga, berjalan kaki atau bersepeda. Dengan berolahraga secara teratur dapat memperlancar produksi ASI.

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai tips dan cara menjaga kesehatan ibu menyusui yang harus membagi waktu untuk bekerja dan memberikan ASI pada si kecil. Jika Sahabat Sehat memerlukan produk multivitamin untuk menjaga kesehatan selama menyusui, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. 

    Informasi lebih lanjut hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Wahab. 13 Manfaat Memberikan ASI Eksklusif [Internet]. Indonesia : Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bantul. 2020 [cited 3 November 2021].
    2. Universitas Indonesia. Menyusui Sebagai Investasi: Bukti Ilmiah dan Aplikasinya [Internet]. Indonesia : Universitas Indonesia. 2021 [cited 3 November 2021].
    3. Yohmi. Tips Pemberian ASI pada Ibu Bekerja [Internet]. Indonesia : RS St Carolus. 2018 [cited 3 November 2021].
    4. Parenting. Manfaat Pemberian ASI [Internet]. Indonesia : Parenting. 2021 [cited 3 November 2021].
    5. Dini Y. 8 Tips untuk Ibu Menyusui yang Bekerja Agar ASI Tetap Terjaga [Internet]. Indonesia : Ibupedia. 2021 [cited 3 November 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica C Manfaat alat tes kesuburan bukanlah untuk mencari kekurangan pasangan. Namun untuk membantu meningkatkan peluang saat program hamil. Dengan alat ini pasangan suami istri juga dapat merencanakan waktu yang tepat untuk mendapatkan anak. Apakah hanya itu saja manfaat dari alat tes kesuburan? Ternyata […]

    Ini Manfaat Alat Tes Kesuburan bagi Pasangan Suami Istri

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Banyak Manfaat Alat Tes Kesuburan Baik dalam Program Hamil Maupun Menunda Kehamilan

    Manfaat alat tes kesuburan bukanlah untuk mencari kekurangan pasangan. Namun untuk membantu meningkatkan peluang saat program hamil. Dengan alat ini pasangan suami istri juga dapat merencanakan waktu yang tepat untuk mendapatkan anak.

    Apakah hanya itu saja manfaat dari alat tes kesuburan? Ternyata masih ada beberapa manfaat lagi yang bisa didapatkan dengan menggunakan alat ini. Tetapi sebelum menggunakan alat ini, ada beberapa hal juga yang perlu diketahui, yaitu:

    Kapan Masa Subur Seorang Wanita?

    Masa subur seorang wanita biasanya terjadi pada 10-14 hari sebelum masa haid selanjutnya. Namun hal ini hanya berlaku bagi wanita dengan siklus menstruasi yang teratur. Apabila jadwal menstruasi Sahabat Sehat tidak teratur maka cukup sulit menentukan kapan masa subur. Untuk itu, bagi wanita dengan masa subur yang tidak teratur dianjurkan menggunakan alat tes masa subur untuk mendeteksi waktu masa subur untuk mempermudah program kehamilan.

    Selain itu, manfaat alat tes kesuburan juga untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, apabila kedua orang tua belum memiliki kesiapan yang matang. Dalam kasus ini, Sahabat Sehat memerlukan alat tes kesuburan agar mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual.

    Berapa Lama Ovulasi Berlangsung?

    Ovulasi merupakan kondisi ketika sel telur dikeluarkan oleh indung telur dan siap dibuai. Sel telur dapat dibuahi antara 12 dan 24 jam setelah ovulasi akibat lonjakan dari hormon LH (Luteinizing hormone). Masa ovulasi ini dapat dikatakan sebagai masa subur bagi seorang wanita.

    Jika siklus haid rata-rata 28 hari, biasanya ovulasi terjadi di hari ke 12 hingga 14 setelah haid hari pertama. Namun hal ini bisa berubah jika lama haid berubah-ubah. normalnya haid berlangsug 2 sampai 7 hari. Jadi perubahan lama haid ini adalah hal yang wajar.

    Cara Mengetahui Masa Subur Seorang Wanita

    Dalam perencanaan hamil, kunci utamanya adalah mengetahui masa subur seorang wanita. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendeteksi masa kesuburan seorang wanita, diantaranya :

    Mengukur Suhu Tubuh

    Cara mudah yang dapat dilakukan untuk menentukan masa ovulasi yaitu dengan melakukan pengukuran suhu tubuh atau suhu basal tubuh (Basal Body Temperature). Suhu basal adalah suhu tubuh yang diukur pada saat beristirahat atau tidak melakukan aktivitas apapun. Biasanya suhu basal dilakukan dengan termometer saat bangun pagi. 

    Normalnya, suhu tubuh berkisar antara 36,2 hingga 36,50C. ketika mengalami ovulasi, atau ketika sedang masa subur, maka wanita akan mengalami peningkatan suhu tubuh sebanyak 0,5 hingga 10C karena sel telur akan mengeluarkan hormon progesteron yang dapat meningkatkan suhu tubuh.

    Untuk mendapatkan hasil yang akurat maka catat suhu tubuh setiap hari, setiap bangun tidur pada pagi hari saat menstruasi hari pertama hingga hari pertama menstruasi selanjutnya untuk mengetahui kenaikan suhu tubuh yang signifikan pada masa subur.

    Perhatikan Lendir Vagina

    Perubahan cairan vagina juga terjadi pada masa subur. Perubahan hormon di masa subur dapat mengakibatkan perubahan lendir serviks. Umumnya saat masa subur, seorang wanita akan mengeluarkan lendir yang transparan atau tampak sedikit keputihan seperti susu, dan elastis.

    Nyeri Perut Bawah

    Pada masa subur, Sahabat Sehat mungkin akan terasa sedikit nyeri pada perut bagian bawah yang dapat berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam.

    Menggunakan Alat Tes Masa Subur

    Seperti alat tes kehamilan, alat ini sangat mudah digunakan dengan cara meneteskan sampel urin pada alat tersebut. Alat tes masa subur bekerja dengan mendeteksi hormon yang naik ketika masa subur yaitu hormon LH (Luteinizing Hormone) dalam urin. 

    Apabila kadar hormon ini meningkat, maka seorang wanita sedang mengalami masa subur, sehingga masa ini adalah masa yang baik untuk melakukan hubungan seksual dan meningkatkan peluang untuk terjadinya kehamilan. 

    Ada beberapa kondisi ketika seorang wanita tidak dapat menggunakan alat tes kesuburan sebagai patokan untuk mendeteksi masa subur, misalnya pada wanita yang mengalami gangguan PCOS (Polikistik Ovarian Syndrome) sebab pada kondisi ini terjadi peningkatan hormon LH yang dapat mempengaruhi hasil tes.

    Manfaat Alat Tes Kesuburan

    Ada beberapa manfaat dari menggunakan alat tes kesuburan. Manfaat alat tes kesuburan tersebut antara lain adalah:

    Memastikan Masa Subur dengan Lebih Akurat

    Dibandingkan metode-metode lainnya, menggunakan alat tes kesuburan akan jauh lebih akurat. Terutama ketika sedang menghindari hubungan suami istri di masa subur karena sedang “menunda”.

    Memperbesar Peluang Hamil dalam Program Hamil

    Peluang hamil sangat dipengaruhi kondisi kesuburan istri. Hubungan suami istri di masa subur dapat meningkatkan peluang hamil hinga 5 kali lipat dibandingkan hubungan di waktu lainnya.

    Membantu Menunda Momongan

    Mengetahui masa subur juga membantu pasangan suami istri yang ingin menunda memiliki momongan. Misal karena saat ini sudah memiliki anak dan ingin fokus mengurus si kecil ini terlebih dahulu hingga usianya cukup untuk memiliki adik. Atau karena adanya kebutuhan karir yang harus dikejar sehingga ingin fokus terlebih dahulu ke karir.

    Mengetahui Kondisi Kesehatan

    Jika perhitungan menunjukkan sedang di masa subur, namun alat menunjukkan istri sedang tidak di masa subur maka kemungkinan besar ada masalah kesehatan. Oleh sebab itu, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai tanda jika Sahabat Sehat sedang dalam masa subur dan manfaat alat tes kesuburan dalam membantu mengetahui masa subur. Jika Sahabat Sehat memerlukan alat tes masa subur maupun pemeriksaan terkait kesuburan, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan pemeriksaan ke rumah.

    Informasi lebih lanjut hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Rose W, Higuera V. Trying to Conceive? Here’s When to Take an Ovulation Test [Internet]. USA : Healthline. 2020 [cited 26 October 2021].
    2. Ruangmom R. Ovutest Strip – Alat Tes Kesuburan Agar Tidak Kebobolan [Internet]. Indonesia : Ruang Mom. 2021 [cited 26 October 2021].
    3. de Bellefonds C, Surrey. Ovulation Symptoms: Signs of Ovulation to Detect Your Most Fertile Time [Internet]. USA : What to Expect. 2020 [cited 26 October 2021].
    4. Butler T. Ovulation signs: When is conception most likely? [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [cited 26 October 2021].
    5. Gurevich R. 8 Signs of Ovulation That Help Detect Your Most Fertile Time [Internet]. USA : Verywell Family. 2020 [cited 26 October 2021].
    6. Showell B. Ovulation Symptoms: 9 Signs of Ovulation [Internet]. USA : The Bump. 2021 [cited 26 October 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica C Hypnobreastfeeding cukup efektif meningkatkan produksi ASI ibu bekerja kantoran. Terutama bagi yang produksi ASInya turun akibat stres. Ya, kelelahan secara fisik dan pikiran selama di kantor dapat menyebabkan produksi ASI menurun. Oleh sebab itu, beberapa cara perlu dilakukan agar si kecil bisa mendapatkan nutrisi terbaik di tumbuh kembangnya. Ya, […]

    Tips Meningkatkan Produksi ASI Ibu yang Bekerja Kantoran

    Ditulis oleh : dr. Monica C

    Meningkatkan Produksi ASI Ibu Bekerja Kantoran Sangat Penting untuk Tumbuh Kembang si Kecil

    Hypnobreastfeeding cukup efektif meningkatkan produksi ASI ibu bekerja kantoran. Terutama bagi yang produksi ASInya turun akibat stres. Ya, kelelahan secara fisik dan pikiran selama di kantor dapat menyebabkan produksi ASI menurun. Oleh sebab itu, beberapa cara perlu dilakukan agar si kecil bisa mendapatkan nutrisi terbaik di tumbuh kembangnya.

    Ya, ASI merupakan asupan nutrisi yang diperlukan Si Kecil karena mengandung vitamin dan mineral yang penting untuk tumbuh kembang Si Kecil. Bagi sebagian ibu yang tetap harus bekerja meskipun tengah menyusui, produksi asi yang semakin lama semakin berkurang perlu menjadi perhatian khusus. Sahabat Sehat. Namun sayangnya banyak yang tidak tahu bagaimana cara meningkatkan produksi ASI ini secara cepat, efektif, dan tentunya aman bagi tubuh.

    7 Cara Meningkatkan Produksi ASI Ibu Bekerja

    Bekerja di masa menyusui memang berat. Stres menjadi lebih besar daripada sebelumnya. Apalagi jika sedang banyak tugas dan tanggung jawab di kantor dengan segala masalah-masalah yang terjadi. Hal ini memang kerap mempengaruhi produksi ASI ibu untuk si kecil.

    Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan wanita yang bekerja di kantor agar produksi ASI-nya kembali meningkat. Caranya adalah dengan:

    Pastikan Asupan Gizi Seimbang

    Pilih makanan bergizi seimbang seperti gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, buah, sayur, daging, susu atau produk dari olahan susu sapi seperti keju dan yoghurt, yang diketahui dapat meningkatkan produksi asi.

    Penuhi Asupan Cairan Tubuh 

    Kandungan utama yang diperlukan dalam memproduksi ASI adalah air. Sahabat Sehat dianjurkan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, yaitu minum air putih sekitar 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas per hari agar menjaga produksi ASI tetap baik. Selain itu untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, Sahabat Sehat dapat mengkonsumsi minuman jus buah, kuah sayur dan susu.

    Kelola Stress Dengan Baik

    Berdasarkan penelitian, kondisi psikis yang cemas, stress dan kelelahan dapat berdampak pada menurunnya produksi ASI. Meskipun bekerja, sebaiknya atur jam istirahat dan hindari membawa pekerjaan ke rumah agar dapat mengelola stress dengan baik.

    Pompa ASI Secara Berkala

    Agar produksi ASI tetap baik, meskipun Sahabat Sehat bekerja sebaiknya tetap pompa ASI sesuai jadwal. Dengan rutin memompa ASI, maka payudara akan kembali penuh terisi ASI. Jangan lupa membawa alat pompa ASI, kotak pendingin serta botol maupun plastik penampung ASI. 

    Menyusui Pada Kedua Payudara

    Sepulang bekerja, Sahabat Sehat dianjurkan tetap memberikan ASI secara langsung untuk Si Kecil. Selain untuk meningkatkan ikatan antara Ibu dan anak, dengan menyusui secara langsung dapat membantu menstimulasi produksi ASI di kedua payudara. 

    Istirahat yang Cukup

    Meskipun Sahabat Sehat tetap bekerja saat menyusui, sebaiknya sediakan waktu yang cukup untuk beristirahat. Istirahat selama 7-9 jam sehari dapat membantu pemulihan tubuh. Jika kondisi tubuh prima, maka produksi ASI dapat terjaga dengan baik.

    Melakukan Terapi Hypnobreastfeeding

    Hypnobreastfeeding adalah terapi dan teknik untuk merelaksasi tubuh sehingga ASI bisa lebih lancar. Prosesnya dimulai dengan memberikan  hal-hal positif pada diri sendiri agar tubuh rileks sehingga stres reda dan produksi ASI kembali meningkat.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai tips untuk melancarkan produksi ASI bagi ibu pekerja. Untuk turut mendukung produksi ASI, Sahabat Sehat dianjurkan konsumsi multivitamin yang baik bagi daya tahan tubuh.

    Jika Sahabat Sehat memerlukan multivitamin untuk membantu meningkatkan produksi ASI ibu bekerja ataupun alat pompa ASI yang dapat merangsang peningkatan produksi ASI, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Baby and Child. 10 things you can do to boost the quality of your breastmilk [Internet]. UAE : BabyandChild. 2020 [updated 2020 April 26; cited 2021 Oct 28].
    2. Pregnancy Birth Baby. Increasing your breast milk [Internet]. Australia : Pregnancy Birth Baby. [updated 2019 Aug; cited 2021 Oct 28].
    3. Longhurst A. How to Increase Breast Milk: Home Remedies, Diet, Supplements [Internet]. USA : Healthline. 2018 [updated 2018 May 07; cited 2021 Oct 28].
    4. Institute of Medicine (US) Committee on Nutritional Status During Pregnancy and Lactation. Nutrition During Lactation. USA; [cited 2021 Oct 28]
    5. Ballem L. 7 Foods to Boost your Brestmilk [Internet]. USA : Today’s Parent. 2020 [updated 2020 Feb 01]
    Read More
Chat Dokter 24 Jam