Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Wanita

Showing 1–10 of 151 results

  • Berhubungan intim yang kerap menjadi puncak asmara lelaki dan perempuan, terutama yang sudah berumah tangga, kerap gagal akibat beberapa faktor, salah satunya adalah faktor makanan penurun gairah seksual. Menurunnya gairah saat akan berhubungan seksual tentu saja akan membuat mood yang bagus seketika berubah menjadi tidak baik sehingga tidak ada lagi kelanjutan untuk berhubungan dengan pasangan. Akibatnya, […]

    11 Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    Berhubungan intim yang kerap menjadi puncak asmara lelaki dan perempuan, terutama yang sudah berumah tangga, kerap gagal akibat beberapa faktor, salah satunya adalah faktor makanan penurun gairah seksual. Menurunnya gairah saat akan berhubungan seksual tentu saja akan membuat mood yang bagus seketika berubah menjadi tidak baik sehingga tidak ada lagi kelanjutan untuk berhubungan dengan pasangan. Akibatnya, hubungan dalam berumah tangga bisa menjadi tidak harmonis dan renggang.

    makanan penurun gairah seksual, makanan penghancur gairah seksual

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Karena itu, supaya gairah seksual terus ada dan membara sehingga pasangan tidak merasa dikecewakan, sebaiknya Sobat Sehat harus menghindari dan tidak mengonsumsi lagi makanan-makanan yang dapat membunuh hasrat seksual. Sebenarnya makanan-makanan apa saja yang harus dihindari? Yuk, daripada berlama-lama, mari kita simak di bawah ini!

    Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    1. Keju

    Keju memang merupakan salah satu makanan yang menggoda dan melezatkan, apalagi jika berupa keju yang meleleh. Sayangnya, makanan yang satu ini malah dapat membuat hormon, baik estrogen dan testosteron, menjadi berantakan. Gangguan pada hormon dapat menyebabkan berkurangnya gairah seksual.1

    2. Daun mint

    Salah satu cara berhubungan seksual yang baik adalah dengan memastikan napas harus dalam keadaan segar dan tidak bau sehingga dapat meningkatkan gairah seksual. Untuk hal ini, banyak orang yang beranggapan jika daun mint bisa dijadikan andalan saat akan berciuman. Sayangnya, kandungan mentol di dalamnya malah dapat menurunkan hormon testosteron. Untuk menyegarkan bau mulut, carilah alternatif lain, seperti makanan beraroma buah-buahan. Hal ini dapat membuat mulut tetap segar, namun libido tetap terjaga.1 

    3. Gorengan

    Gorengan yang merupakan makanan populer karena harganya murah meriah ternyata juga dapat mengganggu gairah seksual Sobat, lho! Hal ini disebabkan gorengan mengandung banyak lemak jenuh yang tinggi, yang dapat menyebabkan penyumbatan arteri, aliran darah yang buruk, penambahan berat badan, serta disfungsi ereksi. Konsumsi gorengan yang terlalu banyak dapat mempengaruhi libido. Selain itu, dampak buruk gorengan pada kesehatan dapat berupa diabetes dan hipertensi.1

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes Atau Kencing Manis

    4. Gula

    Gula memang sangat manis dan sedap ketika dikonsumsi. Akan tetapi, jika dikonsumsi secara berlebihan, kadar gula yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan pankreas harus bekerja keras untuk memproduksi lebih banyak insulin dan akhirnya menimbulkan penyakit diabetes. Penyakit diabetes dapat menyebabkan gangguan seksual, seperti difsungsi ereksi.2  

    5. Alkohol

    Makanan dan minuman penurun gairah seksual lainnya yang harus Sobat ketahui adalah alkohol. Meminum alkohol sering dikaitkan dengan hal-hal yang romantis, namun ternyata tidak sebanding dengan kemampuan seks setelahnya. Alkohol ternyata dapat menurunkan tingkat testosteron dan membatasi fungsi seksual.2

    6. Garam

    Sayur tanpa garam adalah peribahasa yang sering Sobat dengar untuk menggambarkan bahwa makanan yang terlihat enak dan lezat akan terasa hambar jika tidak ada garam di dalamnya. Karena itu, menjadi keharusan bahwa garam harus selalu dimasukkan sebagai salah satu penyedap makanan. Tetapi, konsumsi garam jangan terlalu berlebihan dan harus sesuai dengan kebutuhan. Sebab, selain dapat menyebabkan penyakit seperti hipertensi, konsumsi garam berlebih juga dapat menurunkan gairah seksual.2

    Produk Terkait: Garam Himalaya

    7. Makanan kaleng

    Makanan jenis ini memang sangat, praktis terutama bagi Sobat Sehat yang tidak sempat atau sedang malas memasak. Namun, harus diingat bahwa kebanyakan makanan kalengan mengandung garam yang tinggi dan kalium yang rendah sehingga dapat memicu penurunan aliran darah, termasuk ke daerah intim, sehingga dapat memengaruhi gairah seksual.3

    8. Kedelai

    Kedelai adalah salah satu makanan yang harus dihindari jika Sobat menginginkan gairah seksual terus meningkat dan stabil. Karena itu, disarankan tidak mengonsumsi makanan berbahan dasar kedelai, terutama saat diet. Beberapa penelitian menyatakan konsumsi kedelai dapat menurunkan hormon testosteron dan jumlah sperma.2

    9. Popcorn dari microwave

    Sepertinya memang mengasyikkan jika menonton film ditemani oleh popcorn sebagai camilan. Sayangnya, mengonsumsi popcorn secara berlebihan malah dapat memicu beberapa masalah kesehatan dan juga dapat menurunkan gairah seksual. Tak hanya gairah seksual yang turun, efek jangka panjang dari mengonsumsi makanan ini bisa menimbulkan masalah prostat.1

    10. Soda diet

    Soda memang merupakan minuman yang berefek buruk bagi kesehatan, apalagi jika disematkan label diet. Hal tersebut tidak langsung menjamin akan menjadi minuman yang menyehatkan karena tetap saja dalam soda diet terkandung aspartame yang dapat langsung memengaruhi tingkat serotonin, hormon vital yang mempengaruhi libido.1

    Baca Juga: 7 Makanan Meningkatkan Gairah Pasangan

    11. Akar Manis

    Akar manis atau yang bernama licorice merupakan herba alami yang dapat meredakan batuk. Sayangnya, akar manis mempunyai kandungan asam yang dapat menurunkan hormon testosteron dan menghilangkan libido.1

    Itulah 11 makanan penurun gairah seksual yang harus dihindari Sobat Sehat jika ingin hubungan seksual dengan pasangan terus naik dan bergairah, serta dapat membuat hubungan rumah tangga menjadi harmonis dan langgeng. Selain menghindari konsumsi makanan-makanan di atas, upayakan juga untuk berolahraga teratur dan tetap berpikir positif. Apabila Sobat memerlukan informasi mengenai hubungan seksual yang terus bergairah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Sepuluh Makanan Pembunuh Gairah Seks [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160908132915-262-157005/sepuluh-makanan-pembunuh-gairah-seks
    2. Prasasti G. Biar Libido Tidak Loyo, Hindari Konsumsi 6 Makanan Ini Berlebihan [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3974892/biar-libido-tidak-loyo-hindari-konsumsi-6-makanan-ini-berlebihan
    3. 10 Makanan yang membunuh gairah seksual | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.merdeka.com/sehat/10-makanan-yang-membunuh-gairah-seksual.html
    Read More
  • Susu untuk pengidap diabetes yang tepat dan cocok itu seperti apa? Pertanyaan ini tentu banyak dilontarkan oleh para pengidap diabetes, yang bisa saja merupakan Sobat Sehat sendiri, teman, kerabat, atau keluarga Sobat Sehat. Pengidap diabetes memang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang sangat manis sebab dapat meningkatkan kadar gula darah. Para pengidap diabetes dianjurkan […]

    Susu untuk Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa?

    Susu untuk pengidap diabetes yang tepat dan cocok itu seperti apa? Pertanyaan ini tentu banyak dilontarkan oleh para pengidap diabetes, yang bisa saja merupakan Sobat Sehat sendiri, teman, kerabat, atau keluarga Sobat Sehat. Pengidap diabetes memang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang sangat manis sebab dapat meningkatkan kadar gula darah. Para pengidap diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman tanpa gula atau yang kadar gulanya sedikit, namun alami atau tanpa glukosa.1

    susu untuk pengidap diabetes, susu untuk penderita diabetes

    Baca Juga: Susu Rendah Kalori Pengganti Makanan, Cocokkah untuk Penderita Diabetes?

    Lalu bagaimana dengan susu? Apakah susu boleh dikonsumsi oleh pengidap diabetes? Jawabannya, boleh. Namun, untuk mengonsumsi salah satu minuman yang kaya akan nutrisi tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya aman dan tidak menyebabkan komplikasi lanjutan pada pengidap diabetes.

    Tips Memilih Susu untuk Pengidap Diabetes

    Rendah gula

    Susu yang tepat untuk pengidap diabetes adalah harus yang rendah gula. Mengapa? Karena selain meningkatkan kadar gula darah, konsumsi susu yang tinggi juga dapat menyebabkan resistensi insulin yang berpotensi besar memperberat kondisi pengidap diabetes. Kadar gula yang tinggi juga dapat mengakibatkan penumpukan lemak perut sehingga memperparah komplikasi diabetes dan menimbulkan masalah kesehatan yang lain.1

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Rendah karbohidrat

    Selain harus rendah gula, faktor lain yang perlu diperhatikan dalam memilih susu untuk pengidap diabetes adalah harus rendah karbohidrat karena karbohidrat ternyata memiliki dampak terbesar pada gula darah. Karbohidrat mudah dicerna tubuh dan cepat berubah menjadi glukosa. Itulah sebabnya menjaga asupan karbohidrat sangat penting bagi diabetasi.2 Oleh karena itu, susu full cream yang tinggi karbohidrat sangat tidak disarankan.1

    Rendah lemak dan tinggi protein

    Susu rendah lemak adalah pilihan yang cukup tepat bagi pengidap diabetes sebab susu jenis ini mampu mengurangi kadar kolestrol jahat dan meningkatkan kadar kolestrol baik dalam tubuh. Jika dibiarkan, kadar kolestrol jahat dapat meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung bagi diabetasi. Selain rendah lemak, susu yang tepat untuk pengidap diabetes harus tinggi protein.

    Kaya akan kalsium dan vitamin D

    Susu tinggi kalsium sangat diperlukan bagi pengidap diabetes. Pengidap diabetes disarankan untuk mengonsumsi cukup kalsium. Hal ini perlu karena para diabetasi cenderung memiliki struktur tulang yang lemah sehingga rentan mengalami patah tulang. Selain itu, pengidap diabetes dengan gangguan saraf kaki memiliki risiko jatuh yang lebih tinggi. Supaya kalsium dapat mudah diserap oleh tubuh, hal lain yang perlu diperhatikan adalah susu harus kaya akan vitamin D. Kombinasi antara kalsium dan vitamin D pada susu akan menjaga kepadatan tulang sehingga risiko patah tulang akan lebih rendah.

    Baca Juga: Madu vs Gula Pasir; Mana yang Baik untuk Diabetes?

    Harus yang sudah benar-benar teruji

    Memilih susu untuk pengidap diabetes yang tepat pun harus memperhatikan kualitas yang dimilikinya. Susu harus sudah benar-benar teruji khasiatnya setelah melalui penelitian yang cukup panjang dan aman untuk pengidap diabetes. Salah satu yang harus diperhatikan pada kandungannya adalah magnesium yang mampu membantu mengontrol gula darah.

    Selain memilih susu yang tepat, di bawah ini ada beberapa susu alami yang aman untuk pengidap diabetes.

    Susu Alami untuk Pengidap Diabetes

    Susu almond tanpa gula

    Apabila Sobat Sehat sedang mengidap diabetes dan sedang berusaha mengurangi asupan karbohidrat, Sobat bisa memilih susu almond. Susu ini memiliki kandungan karbohidrat yang rendah bahkan beberapa hampir tidak ada karbohidrat sama sekali. Kandungan lemaknya juga hanya sepertiga dari susu biasa yang umumnya memiliki minimal 8 gram kandungan lemak. Adapun kandungan susu almond adalah sebagai berikut:3

    • Kalori: 39
    • Lemak: 2,88 gram
    • Karbohidrat: 1,52 gram
    • Serat: 0,5-1 gram, dan tergantung merek
    • Protein: 1,55 gram
    • Kalsium: 516 miligram 

    Susu kedelai tanpa gula

    Kandungan karbohidrat dalam segelas susu kedelai memang lebih tinggi ketimbang susu almond, namun jumlahnya hanya sepertiga dari susu full cream atau susuk skim yang mencapai 12 gram. Adapun kandungannya adalah sebagai berikut:3

    • Kalori: 79
    • Lemak: 4,01 gram
    • Karbohidrat: 4,01 gram
    • Serat: 1
    • Protein: 7 gram
    • Kalsium: 300 miligram

    Produk Terkait: Susu Kedelai Melilea

    Susu rami tanpa gula

    Susu yang terbuat dari biji rami kemungkinan besar belum terkenal di Indonesia. Namun, di beberapa negara lain, susu rami sudah banyak dikenal karena khasiat yang dimilikinya. Seperti halnya susu almond, susu rami memiliki kandungan karbohidrat dan lemak yang rendah, namun kaya akan omega 3, kalsium zat besi, serta magnesium sehingga sangat tepat bagi pengidap diabetes. Adapun kandungan susu rami adalah sebagai berikut:3

    • Kalori: 24
    • Lemak: 2,5 gram
    • Karbohidrat: 1,02 gram
    • Serat: 0
    • Protein: 0
    • Kalsium: 300 miligram

    Itulah susu yang aman untuk dikonsumsi pengidap diabetes. Selain cara memilih dan jenisnya, yang perlu diperhatikan adalah kiat mengonsumsi yang tepat. American Diabetes Association (ADA) menganjurkan para diabetasi mengecek terlebih dahulu kadar gula darah selama 30 menit sebelum mengonsumsi susu.4 Lakukan pemeriksaan gula darah kembali setelah mengonsumsi susu. Apabila kadar gula darah melonjak, sebaiknya hindari meminum susu dan produk olahannya. Penderita diabetes juga perlu memastikan tidak ada riwayat alergi susu seperti intoleransi laktosa, gluten, serta gangguan lambung saat meminum susu.1

    Baca Juga: Susu Rendah Kalori Pengganti Makanan Diabetasi

    Sobat Sehat pun bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai masalah ini. Untuk informasi lebih lanjut mengenai susu untuk diabetasi dan produk-produk yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Media K. Bolehkah Pengidap Diabetes Minum Susu Full Cream? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/02/17/073000768/bolehkah-pengidap-diabetes-minum-susu-full-cream-?page=all#:~:text=Jenis%20susu%20terbaik%20bagi%20pengidap,lebih%20rendah%20kalori%20dan%20karbohidrat.
    2. Media K. Pentingnya Membatasi Asupan Karbohidrat Bagi Pengidap Diabetes Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/07/15/205625820/pentingnya-membatasi-asupan-karbohidrat-bagi-pengidap-diabetes?page=all#:~:text=Dibandingkan%20dengan%20lemak%2C%20karbohidrat%20memiliki,sumber%20energi%20utama%20bagi%20tubuh.
    3. 3 Pilihan Susu ‘Alami’ Untuk Pengidap Diabetes [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190910153322-255-429132/3-pilihan-susu-alami-untuk-pengidap-diabetes
    4. Milk and diabetes: Choices, nutrition, and benefits [Internet]. Medicalnewstoday.com. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/311107#nutrition
    Read More
  • Selain mempersiapkan biaya, tempat pernikahan, undangan, dan katering, rupanya ada juga yang perlu dipersiapkan bagi Sobat Sehat yang hendak menikah, yaitu check-up kesehatan pranikah. Hal ini sangat penting sangat dilakukan terutama untuk kesehatan mempelai pria dan wanita. Dengan melakukan check-up, setidaknya kedua mempelai sudah mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, dan tidak akan saling menyalahkan ketika sudah […]

    Sobat Ingin Menikah? Yuk, Tes Check-Up Kesehatan Pranikah

    Selain mempersiapkan biaya, tempat pernikahan, undangan, dan katering, rupanya ada juga yang perlu dipersiapkan bagi Sobat Sehat yang hendak menikah, yaitu check-up kesehatan pranikah. Hal ini sangat penting sangat dilakukan terutama untuk kesehatan mempelai pria dan wanita. Dengan melakukan check-up, setidaknya kedua mempelai sudah mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, dan tidak akan saling menyalahkan ketika sudah berumah tangga. Mereka pun bisa mengonsultasikan kondisi kesehatannya kepada dokter yang memeriksa.

    check-up kesehatan pranikah, pemeriksaan kesehatan pranikah

    Baca Juga: Sebelum Menikah, Pria Juga Butuh Ini!

    Pemeriksaan kesehatan pranikah ini juga untuk membatasi penyebaran penyakit darah genetik seperti anemia sel sabit dan thalassemia, serta penyakit menular seperti hepatitis B, hepatitis C, dan HIV/AIDS.  Selain membatasi penularan penyakit, manfaat lain yang bisa didapatkan dari check-up ini adalah sebagai berikut:

    • Membuat calon pengantin lebih memahami arti kehidupan berumah tangga yang sehat secara keseluruhan
    • Mengurangi beban asuransi kesehatan dan keharusan Palang Merah Indonesia untuk menyediakan darah
    • Mengurangi beban finansial pada keluarga dan lingkungan karena harus mengobati penyakit tertentu
    • Menghindari munculnya beban sosial dan psikologis pada anak jika menderita penyakit keturunan dari gen orang tuanya

    Lalu seperti apa pemeriksaan yang harus dijalankan bagi mereka yang hendak menikah? Yuk, tanpa berlama-lama, mari simak penjelasan di bawah ini.

    Jenis Check-Up

    Pemeriksaan golongan darah dan rhesus

    Pemeriksaan kesehatan pranikah yang pertama dilakukan adalah pemeriksaan golongan darah dan rhesus. Pemeriksaan ini untuk mengetahui kecocokan rhesus serta efeknya terhadap ibu dan bayi. Seorang wanita dengan rhesus negatif yang menikahi pria dengan rhesus positif kemungkinan akan memiliki bayi dengan rhesus positif. Pada proses kehamilan, kondisi ini dapat menyebabkan isoimunisasi rhesus yang memungkinkan darah bayi masuk dalam tubuh ibu. Kondisi ini diketahui dapat meningkatkan produksi antibodi dalam tubuh ibu karena darah rhesus positif bayi dianggap asing oleh sistem kekebalan tubuh ibu, dan rentan menyebabkan bayi terkena penyakit kuning dan anemia.

    Pemeriksaan Darah

    Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui adanya risiko anemia seorang wanita, yang bisa menjadi kondisi berbahaya saat hamil nanti. Selain itu, dengan memeriksakan darah, kedua pasangan juga jadi mengetahui ada tidaknya risiko terjadinya penyakit keturunan seperti thalassemia dan hemophilia kepada anak mereka kelak.

    Pemeriksaan Kadar Gula Darah

    Pemeriksaan ini dianjurkan supaya dapat mendeteksi secara dini risiko terjadinya diabetes mellitus pada seseorang. Terutama pada wanita, jika sudah terdeteksi memiliki risiko diabetes sejak awal maka diharapkan dapat lebih menyadari untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes yang dialami selama kehamilan nanti.

    Pemeriksaan Infeksi Menular Seksual atau IMS

    Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi antibodi yang bereaksi terhadap berbagai bakteri penyebab infeksi menular seksual, termasuk sifilis, treponema pallidum, serta status HIV seseorang.

    Pemeriksaan Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg)

    Salah satu pemeriksaan check-up kesehatan ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mendeteksi penyakit Hepatitis B, sebagai salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di Indonesia.

    Produk Terkait: Vaksinasi Hepatitis B

    Pemeriksaan Urine

    Pemeriksaan urine ternyata juga penting dalam check-up pranikah karena dapat mengetahui kelainan metabolik, penyakit sistemik, atau gejala penyakit lain yang berkaitan dengan kelainan kondisi sistem metabolisme tubuh manusia.

    Pemeriksaan TORCH

    Pemeriksaan TORCH (toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus, dan herpes) dianjurkan dilakukan sebelum memulai program kehamilan atau sebelum menikah. Pemeriksaan dengan mengambil sampel darah ini diperlukan untuk mengamati adanya virus penyebab infeksi. TORCH mengintai kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan karena bisa membuat organ-organ bayi tidak berkembang seperti seharusnya. Apabila calon pengantin tidak dilakukan pemeriksaan deteksi dini TORCH dan ternyata ada infeksi di dalam tubuhnya maka dapat berisiko mengalami keguguran dan masalah kesehatan pada anak yang dilahirkan seperti penyakit kuning, masalah pendengaran, dan kelahiran prematur.

    Baca Juga: Jangan Lewatkan 10 Tes Kesehatan Pranikah untuk Anda dan Pasangan

    Pemeriksaan Organ Reproduksi

    Pemeriksaan kesehatan pranikah terakhir yang perlu dilakukan adalah pemeriksaan organ reproduksi. Pengecekan ini diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan organ reproduksi. Pada wanita, pemeriksaan ini meliputi organ vital mulai dari vagina, leher rahim, saluran telur, dan indung telur.

    Kapan Waktu Terbaik untuk Melakukannya?

    Waktu untuk melakukan check-up pranikah bisa dilakukan kapan saja. Namun waktu terbaik untuk melakukannya adalah 6 bulan sebelum menikah sehingga bila ditemukan masalah kesehatan bisa segera dilakukan tindakan pengobatan pada calon mempelai agar risiko yang mungkin timbul dapat diminimalkan.

    Selain check-up kesehatan, persiapan apalagi yang harus dilakukan supaya tetap fit?

    Pemeriksaan kesehatan pranikah yang sudah menjadi suatu rekomendasi dari Kementerian Kesehatan ini merupakan salah satu cara untuk mengetahui seseorang yang akan menikah dalam kondisi fit atau tidak. Selain check-up, tentu saja Sobat juga mesti melakukan hal-hal berikut ini supaya tetap fit sebelum menikah sehingga ketika di pesta pernikahan yang sakral, Sobat tidak mengalami gangguan kesehatan, antara lain:

    Baca Juga: 7 Tahap Persiapan Pernikahan dalam Waktu Singkat

    • Istirahat cukup, yaitu 7-8 jam sehari
    • Pola makan dengan gizi seimbang serta minum air 2 liter per hari
    • Berolahraga rutin sebanyak 3 kali seminggu
    • Melakukan manajemen stres dengan tetap berpikir positif
    • Konsumsi suplemen dan multivitamin
    • Lakukan vaksinasi seperti HPV, MMR, dan hepatitis B

    Itulah pemeriksaan check-up kesehatan pranikah yang perlu Sobat lakukan sebelum menggelar resepsi pernikahan supaya Sobat terhindar dari berbagai kemungkinan terserang banyak penyakit setelah berumah tangga apalagi pada masa pandemi seperti sekarang ini. Untuk informasi lebih dalam mengenai check-up pranikah, silakan tonton video Youtube berikut ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan kesehatan sebelum menikah dan produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Media K. 8 Jenis Pemeriksaan Kesehatan yang Perlu Dilakukan Sebelum Menikah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/01/22/173500768/8-jenis-pemeriksaan-kesehatan-yang-perlu-dilakukan-sebelum-menikah?page=all
    2. Tes Kesehatan Sebelum Menikah: Manfaat dan Biaya Tes Kesehatan Pranikah [Internet]. Ruangmom.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.ruangmom.com/tes-kesehatan-sebelum-menikah.html
    3. Aderianti S. Mau Nikah, 7 Tes Kesehatan Ini Wajib Dilakukan Sebelumnya [Internet]. CekAja. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.cekaja.com/info/mau-nikah-7-tes-kesehatan-ini-wajib-dilakukan-sebelumnya/
    Read More
  • Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia, juga di Indonesia, dan bahkan menduduki peringkat pertama penyebab kematian. Setelah jantung, posisi kedua diduduki oleh stroke dan diabetes di posisi ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa penyakit jantung adalah penyumbang terbesar kematian di Indonesia. Menurut data Riskesdas 2019, jumlah penderita penyakit ini di Indonesia adalah 2.784.064 […]

    10 Makanan Pencegah Serangan Penyakit Jantung

    Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia, juga di Indonesia, dan bahkan menduduki peringkat pertama penyebab kematian. Setelah jantung, posisi kedua diduduki oleh stroke dan diabetes di posisi ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa penyakit jantung adalah penyumbang terbesar kematian di Indonesia. Menurut data Riskesdas 2019, jumlah penderita penyakit ini di Indonesia adalah 2.784.064 orang, dan kebanyakan diderita oleh kelompok usia muda. Hal tersebut mengindikasikan bahwa penderita penyakit jantung bukan terjadi hanya pada orang tua namun justru banyak juga dialami pada usia 20-40 tahun ke atas.

    serangan penyakit jantung, makanan pencegah serangan penyakit jantung

    Baca Juga: Penyakit Jantung pada Remaja, Penyebab Hingga Pencegahan

    Banyaknya kejadian serangan jantung pada dewasa muda dikarenakan pola hidup yang lebih instan akibat kebiasaan makan makanan cepat saji atau junk food dan berlemak jenuh tinggi, serta kebiasan merokok, mengonsumsi alkohol, dan jarang berolahraga. Nah, supaya Sobat sebagai kaum muda milenial tidak mengalami hal yang demikian, ada baiknya Sobat mulai memperhatikan apa-apa saja yang perlu dikonsumsi. Apa saja itu? Yuk, mari simak!

    Makanan Pencegah Serangan Penyakit Jantung

    Sayuran Hijau

    Makanan pertama yang perlu dikonsumsi untuk mencegah serangan jantung adalah sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sawi. Ketiga sayuran ini kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Jenis sayuran tersebut merupakan sumber vitamin K dan nitrat yang baik untuk membantu melindungi arteri jantung, mengurangi tekanan darah, mengurangi kekakuan pembuluh darah, dan meningkatkan fungsi sel-sel yang melapisi pembuluh darah. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi sayuran hijau berisiko lebih  rendah terkena penyakit jantung.

    Gandum Utuh

    Makanan kedua yang disarankan untuk mencegah serangan jantung adalah biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, gandum hitam, dan quinoa yang mengandung serat cukup tinggi. Makanan tersebut bisa membantu mengurangi kadar kolestrol LDL dalam darah sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

    Baca Juga: Cek Gejala Ini untuk Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner!

    Beri-berian

    Beri-berian, yaitu stroberi, bluberi, blackberi, dan raspberi adalah buah-buahan yang mengandung antioksidan tinggi seperti anthocyanin yang mampu melindungi diri dari stres oksidatif dan peradangan yang menjadi penyebab penyakit jantung.

    Alpukat

    Alpukat sangat dianjurkan sebagai makanan yang dikonsumsi agar jantung Sobat tidak bermasalah. Buah ini merupakan sumber lemak tak jenuh yang sehat untuk kesehatan jantung. Alpukat mengandung kalium tinggi yang dibutuhkan tubuh dalam sehari sehingga bisa menurunkan tekanan darah, kadar kolestrol dalam darah, dan mencegah terjadinya penyakit jantung.

    Ikan berlemak

    Salmon, makarel, sarden, dan tuna mengandung tinggi asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Menurut sebuah studi, mengonsumsi salmon tiga kali semiggu  selama 8 minggu dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah diastolik.

    Cokelat Hitam

    Cokelat hitam dikenal kaya akan antioksidan seperti flavonoid yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. Mengonsumsi cokelat hitam setidaknya dua kali per minggu terbukti memiliki 32% risiko yang lebih rendah mengalami plak kalsifikasi di arteri jantung. Namun, supaya benar-benar ampuh, pilihlah cokelat hitam yang berkualitas tinggi dan mengandung kakao minimal 70%.

    Tomat

    Tomat adalah sayuran yang mengandung likopen tinggi, dan merupakan antikoksidan alami yang bisa menetralkan radikal bebas, mencegah terjadinya kerusakan oksidatif, dan mencegah peradangan penyebab serangan jantung. Selain mencegah penyakit jantung datang, tomat juga dapat mencegah stroke dan penyakit kolestrol.

    Baca Juga: 5 Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Jantung

    Bawang Putih

    Bawang putih yang selama ini digunakan sebagai salah satu bumbu dasar memasak ternyata juga mempunyai khasiat yang baik untuk jantung. Sebab, bawang ini mengandung senyawa allicin yang diyakini memiliki banyak efek terapeutik. Ekstrak bawang putih bisa menghambat penumpukan trombosit yang dapat mengurangi risiko pembekuan darah dan stroke. Untuk hasil terbaik, pastikan mengonsumsi bawang putih mentah atau yang sudah dihancurkan dan dibiarkan selama beberapa menit sebelum dimasak.

    Minyak Zaitun

    Minyak zaitun mengandung antioksidan yang dapat meredakan peradangan dan mengurangi risiko penyakit kronis, termasuk penyakit jantung. Faktanya, orang yang mengonsumsi minyak zaitun secara teratur memiliki risiko 35% lebih rendah terkena penyakit jantung.

    Edamame

    Makanan terakhir yang dianjurkan untuk dikonsumsi supaya tidak terkena penyakit jantung adalah edamame. Edamame merupakan kacang yang mengandung isoflavon kedelai, yakni sejenis flavonoid yang dapat membantu menurunkan kadar kolestrol dan meningkatkan kesehatan jantung. Mengonsumsi edamame bisa menurunkan risiko kematian sebanyak 15% akibat penyakit jantung.

    Produk Terkait: Herbal Jantung

    Selain mengonsumsi makanan-makanan yang dianjurkan seperti di atas, Sobat juga sebaiknya memperhatikan beberapa hal lain, yaitu:

    • Batasi kolestrol, yaitu dengan mengurangi atau tidak mengonsumsi sama sekali daging merah atau susu tinggi lemak yang dapat meningkatkan kadar kolestrol darah terutama pada orang yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung
    • Makan secara teratur, karena pola makan yang teratur akan membantu Sobat yang terkena penyakit jantung atau ingin mencegah penyakit tersebut untuk mengontrol gula darah, membakar lemak lebih efisien, dan mengatur kadar kolestrol.
    • Kurangi garam, karena terlalu banyak garam tidak baik untuk tekanan darah. Sebagai gantinya, gunakan saja bumbu berbahan rempah-rempah atau bumbu alami dapur untuk membumbui makanan.
    • Tetap terhidrasi, agar Sobat akan merasa energik dan makan lebih sedikit. Minumlah 32 hingga 64 ons atau sekitar 1 hingga 2 liter air setiap hari.
    • Tetap sajikan sesuai takaran, bisa dengan cara menggunakan piring dan gelas yang lebih kecil, dan untuk memeriksa label makanan melihat berapa banyak porsi makanan karena lebih mudah untuk makan lebih banyak daripada yang dipikirkan.

    Itulah makanan yang bisa Sobat konsumsi untuk mencegah serangan jantung. Meskipun begitu, Sobat tetap diharuskan untuk berolahraga, tidak merokok, jangan sampai obesitas, tidak mengonsumsi alkohol, serta secara rutin memeriksakan kesehatan jantung. Apabila Sobat ingin mengetahui makanan yang sehat untuk jantung, silakan tonton video berikut ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Jika Sobat memerlukan informasi lebih lanjut dan produk-produk yang berkaitan dengan kesehatan jantung, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Cegah Serangan Jantung dengan Konsumsi 10 Makanan Sehat Ini [Internet]. kumparan. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparanmom/cegah-serangan-jantung-dengan-konsumsi-10-makanan-sehat-ini-1srzPl2LnLl/full
    2. 5 Penyakit Paling Mematikan di Indonesia, Mulai Jantung hingga Diabetes Militus | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.merdeka.com/sehat/5-penyakit-paling-mematikan-di-indonesia-mulai-jantung-hingga-diabetes-militus.html
    3. Media K. Penyakit Jantung Menghantui Orang Indonesia, Ini Sebabnya… Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://sains.kompas.com/read/2019/04/12/154951023/penyakit-jantung-menghantui-orang-indonesia-ini-sebabnya?page=all#:~:text=Berdasarkan%20data%20Riset%20Kesehatan%20Dasar,di%20Indon
    4. [Internet]. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://katadata.co.id/ariayudhistira/infografik/5e9a470f952f2/jantung-koroner-pembunuh-nomor-satu-di-indonesia
    5. 9 Cara Diet Tepat Bagi Penderita Penyakit Jantung – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://tirto.id/9-cara-diet-tepat-bagi-penderita-penyakit-jantung-flvc
    6. [Internet]. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.tokopedia.com/blog/cara-mencegah-penyakit-jantung-hlt/
    Read More
  • Meninggalnya Chadwick Boseman, sang pemeran Black Panther, pada 28 Agustus 2020 akibat kanker kolon atau kanker usus besar atau kolorektal di usia 43 tahun semakin mengindikasikan bahwa penyakit ini ternyata tidak hanya menyerang orang tua dengan rentang usia 50-60 tahun, tetapi juga menyerang usia muda, terutama di usia produktif dengan rentang usia 20-40 tahun. Hal […]

    Kenali Gejala dan Pencegahan Kanker Kolon pada Dewasa Muda

    Meninggalnya Chadwick Boseman, sang pemeran Black Panther, pada 28 Agustus 2020 akibat kanker kolon atau kanker usus besar atau kolorektal di usia 43 tahun semakin mengindikasikan bahwa penyakit ini ternyata tidak hanya menyerang orang tua dengan rentang usia 50-60 tahun, tetapi juga menyerang usia muda, terutama di usia produktif dengan rentang usia 20-40 tahun. Hal ini juga diperkuat oleh studi dari American Cancer Society yang menyatakan bahwa jumlah penderita kanker usus besar di bawah usia 50 tahun mulai mengalami peningkatan sejak tahun 90-an.1

    Baca Juga: Aktivitas Pemicu Kanker

    Pada tahun 2012 hingga 2016, tercatat angka kejadian kanker kolon pada kelompok dewasa muda meningkat 2,2% setiap tahun. Sedangkan pada usia 50 hingga 64 tahun, kasus kanker kolon menurun sejak tahun 2000-an dan pada tahun 2011 hingga 2016 menurun sebesar 3,3%. Pada tahun 2008 hingga 2017, kasus kematian akibat kanker kolon pada dewasa muda di bawah 50 tahun melonjak 1,3% setiap tahunnya.1

    Mengapa kanker kolon saat ini semakin banyak menyerang kelompok usia muda? Hal ini dapat disebabkan oleh perubahan gaya hidup, seperti pola pakan yang lebih menyukai konsumsi makanan cepat saji, konsumsi alkohol, obesitas, dan kurang berolahraga.2 Tidak hanya itu, ternyata faktor genetik juga berpengaruh terhadap peningkatan risiko kanker kolon.3

    Nah, supaya Sobat dapat menghindari penyakit yang mematikan ini, ada baiknya Sobat memperhatikan gejala dan mengetahui upaya pencegahannya. Seperti apa itu? Yuk, tanpa berlama-lama, mari kita simak!

    Gejala Kanker Kolon

    Nyeri

    Gejala pertama yang dapat muncul adalah nyeri. Nyeri perut terjadi akibat adanya gas yang menetap dan berlangsung lama. Hal ini bisa dibandingkan dengan kram otot di perut.2 Selain itu, nyeri juga dapat disertai kembung karena adanya perubahan kebiasaan buang air besar.4

    Lelah Terus Menerus

    Gejala lain dari kanker kolon adalah kelelahan yang dirasakan terus-menerus. Kelelahan ini dapat terjadi karena kehilangan darah internal atau perdarahan polip. Anemia yang muncul tanpa sebab juga dapat menyebabkan kelelahan. Lelah dan letih juga merupakan efek samping dari sel kanker yang banyak menggunakan energi tubuh.2, 4

    Baca Juga: Bagaimana Pengobatan Kanker yang Tepat?

    Berat Badan Menurun

    Berat badan menurun mungkin saja merupakan hal umum yang menggembirakan bagi sebagian orang. Akan tetapi, jika berat badan menurun secara tidak normal atau mendadak hingga sebanyak 5 kilogram dalam beberapa bulan, maka harus diwaspadai sebagai salah satu gejala kanker, termasuk kanker usus besar.2

    Perdarahan

    Selain berat badan yang menurun tiba-tiba, gejala lain yang harus Sobat perhatikan adalah perdarahan yang muncul saat buang air besar dan warna tinja menjadi sangat gelap.4

    Perubahan Kebiasaan Buang Air Besar

    Perubahan kebiasaan buang air besar atau inkontinensia adalah salah satu gejala kanker kolorektal. Kotoran menjadi lebih tipis dan lebih cair akibat adanya tumor, sehingga dapat timbul diare dan sembelit kronik. Apabila salah satu gejala tersebut muncul, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter sebelum terlambat.4

    Terdapat beberapa upaya yang Sobat Sehat bisa lakukan untuk mencegah kanker kolon. Berikut ini adalah beberapa langkahnya.

    Pencegahan Kanker Kolon

    Skrining

    Pencegahan pertama yang bisa dilakukan adalah skrining atau tes untuk mendeteksi kanker sebelum tanda dan gejalanya berkembang. Pada pemeriksaan kolorektal, seringkali ditemukan pertumbuhan sel di usus besar atau rektum, membentuk massa yang disebut polip. Sebelum berubah menjadi kanker, polip dapat diangkat. Dengan skrining, kanker kolon juga bisa ditemukan lebih awal. Ketika berhasil dideteksi secara dini, keberhasilan perawatan kanker lebih mungkin tercapai. American Cancer Society merekomendasikan skrining dimulai saat usia 45 tahun untuk orang dengan risiko rata-rata. Supaya lebih jelas, hendaknya konsultasi terlebih dahulu dengan penyedia layanan kesehatan mengenai waktu memulai skrining dan jenis pemeriksaan yang tepat.5

    Banyak Konsumsi Buah dan Sayur

    Selain skrining, banyak mengonsumsi buah dan sayur, serta biji-bijian juga merupakan salah satu upaya pencegahan kanker kolon. Sebaiknya, Sobat juga mulai mengurangi konsumsi daging merah, baik itu sapi maupun kambing, dan daging olahan yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus besar.5

    Baca Juga: Pengaruh Diet dan Pola Makan Penderita Kanker

    Olahraga Secara Teratur

    Bagaimanapun olahraga merupakan hal penting untuk mencegah serangan berbagai penyakit, baik penyakit menular maupun tidak menular. Orang yang kurang aktif secara fisik ternyata berisiko lebih besar terkena kanker kolon. Aktivitas fisik merupakan salah satu cara paling efektif untuk menurunkan risiko kanker kolon.5

    Berat Badan Ideal

    Obesitas meningkatkan risiko kanker dan kematian akibat kanker kolon. Oleh karena itu, upayakan untuk selalu makan makanan yang sehat dan meningkatkan aktivitas fisik agar berat badan tetap ideal.5

    Tidak Merokok

    Kebiasaan merokok, terutama perokok jangka panjang, berkaitan risiko kanker kolon yang lebih tinggi. Apabila Sobat adalah perokok, cobalah mengurangi merokok secara perlahan hingga sama sekali tidak merokok. Mintalah bantuan para ahli supaya Sobat bisa berhenti merokok dengan sukses.5

    Tidak Mengonsumsi Alkohol

    Upaya terakhir untuk mencegah terjadinya kanker kolon adalah hindari alkohol. Apabila Sobat adalah seorang pecandu alkohol, mulailah untuk membatasi minum, tidak lebih dari dua porsi untuk pria dan satu porsi untuk wanita.5

    Itulah hal-hal mengenai gejala dan pencegahan kanker kolon pada dewasa muda yang bisa Sobat ketahui dan lakukan. Usia muda adalah usia produktif yang amat sayang bila dilewatkan karena menderita penyakit berbahaya, seperti kanker kolon ini. Intinya, mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Terlebih lagi, pengobatan kanker yang terdiri dari berbagai modalitas terapi, misalnya saja kemoterapi, membutuhkan biaya yang sangat besar. Meskipun terasa sulit, dengan mengubah gaya hidup, Sobat sebenarnya melakukan investasi kesehatan jangka panjang agar terhindar dari berbagai penyakit yang mematikan dan sulit diobati.

    Baca Juga: 4 Cara Sehat Dimulai dari Sekarang

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai kanker kolon, produk dan pemeriksaan kesehatan, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Studi: Penderita Kanker Kolon Semakin Muda [Internet]. CNN Indonesia. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200831185106-255-541284/studi-penderita-kanker-kolon-semakin-muda
    2. Kanker Usus Besar Serang Usia Muda I. Kanker Usus Besar Serang Usia Muda, Ini Gejala dan Cara Mencegah [Internet]. Health.grid.id. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://health.grid.id/read/351982797/kanker-usus-besar-serang-usia-muda-ini-gejala-dan-cara-mencegah?page=all
    3. Anak Muda Rentan Terserang Kanker Usus, Kok Bisa? [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/indianamalia/kenapa-anak-muda-rentan-terserang-kanker-usus-besar/4
    4. 5 Gejala Kanker Usus Besar yang Sering Diabaikan [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/11/03/193207220/5-gejala-kanker-usus-besar-yang-sering-diabaikan?page=all#page2
    5. Media K. Cara Mencegah Risiko Kanker Kolon, Perenggut Nyawa Chadwick Boseman Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/08/29/152348520/cara-mencegah-risiko-kanker-kolon-perenggut-nyawa-chadwick-boseman?page=all
    Read More
  • Penyakit jantung pada remaja adalah penyakit jantung yang menyerang di usia remaja. Menurut WHO, usia remaja adalah usia 17 hingga 24 tahun. Usia ini merupakan usia produktif, dan sebenarnya, jarang terserang penyakit jantung. Penyakit mematikan ini biasanya dialami oleh orang tua atau yang berumur 40 tahun ke atas. Namun, sebuah studi dari American College of Cardiology menyatakan […]

    Penyakit Jantung Pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

    Penyakit jantung pada remaja adalah penyakit jantung yang menyerang di usia remaja. Menurut WHO, usia remaja adalah usia 17 hingga 24 tahun. Usia ini merupakan usia produktif, dan sebenarnya, jarang terserang penyakit jantung. Penyakit mematikan ini biasanya dialami oleh orang tua atau yang berumur 40 tahun ke atas. Namun, sebuah studi dari American College of Cardiology menyatakan bahwa serangan jantung rupanya cukup banyak juga dialami oleh orang-orang yang berumur 20 hingga 30 tahun ke atas.1

    penyakit jantung pada anak muda, penyakit jantung pada dewasa muda

    Baca Juga: Cek Gejala Ini untuk Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner!

    Para ilmuwan mengatakan bahwa ateroklerosis atau penyumbatan pembuluh darah membuat orang usia muda di rentang usia 20-an terkena penyakit ini. Di Indonesia sendiri, sudah banyak orang usia muda atau remaja yang terkena penyakit jantung, seperti Mike Mohede dan Cecep Reza.1 Lalu mengapa mereka bisa terkena penyakit jantung? Berikut ini adalah penyebabnya:

    Penyebab Penyakit Jantung Pada Remaja

    Obesitas di Usia Muda

    Penyebab pertama mengapa remaja bisa terkena dan rentan serangan jantung adalah obesitas. Contohnya di Amerika, pada dekade 70-an, banyak sekali anak muda yang mengalami obesitas berat. Obesitas itu sendiri sangat sulit dikurangi jumlahnya karena banyak remaja yang tidak bisa meninggalkan kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi kalori dan lemak. Hal itu kemudian diperparah dengan minimnya aktivitas fisik pada remaja, sebab kebanyakan orang berusia muda menghabiskan waktu di depan layar.1

    Lemak yang menumpuk pada orang dengan obesitas dapat melepaskan bahan kima yang menyebabkan peradangan sehingga menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah dan mengganggu aliran darah ke jantung.1

    Merokok di Usia Muda

    Merokok merupakan hal yang jamak ditemukan pada anak-anak usia muda, bahkan saat mereka masih di bangku sekolah. Tentu saja kebiasaan ini sangat berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah. Satu batang rokok sehari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner hingga hampir 50%. Ternyata, bukan hanya rokok biasa yang dapat menyebabkan serangan jantung, melainkan juga rokok elektronik atau vape yang malah dapat menyebabkan risiko penyakit jantung 40%, serta risiko stroke 71% lebih tinggi daripada orang yang tidak menggunakan vape.1

    Baca Juga: Ingin Berhenti Merokok? Konsumsilah 6 Makanan Berikut Ini!

    Mudah Terkena Stres

    Stres juga dapat memicu tekanan darah tinggi. Stres biasanya diikuti dengan kebiasaan buruk termasuk makan dan minum tinggi kalori secara berlebihan serta tidak berolahraga yang pada akhirnya dapat berujung pada obsesitas. Sebuah studi menyimpulkan bahwa orang yang mengalami stres permanen di tempat kerja atau di rumah memiliki risiko lebih daru dua kali lipat mengalami penyakit jantung.1

    Abai Terhadap Risiko dan Gejala

    Penyebab terakhir adalah banyak remaja yang abai dan meremehkan risiko dan gejala penyakit jantung. Sebab, kebanyakan orang usia muda yakin mereka tidak mungkin terkena penyakit jantung.1

    Di bawah ini adalah gejala penyakit jantung yang harus diketahui para remaja supaya mereka menjadi waspada dan tidak abai.

    Gejala Penyakit Jantung Pada Remaja

    Detak Jantung Tidak Teratur

    Sungguh suatu hal yang wajar jika Sobat Sehat yang masih dalam usia remaja mengalami rasa gugup atau semangat yang begitu kencang. Namun, apabila Sobat terlalu sering merasakan jantung berdetak tidak beraturan, Sobat sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Detak jantung yang tidak teratur kerap disebabkan oleh banyaknya kafein dalam tubuh atau kurang tidur. Namun, ada kalanya kondisi tersebut menandakan atrial fibrilasi atau gangguan irama jantung.2

    Cepat Sekali Lelah

    Sering merasakan tubuh cepat sekali lelah? Jika ya, Sobat harus segera mewaspadai karena itu merupakan salah satu gejala penyakit jantung di usia muda. Kelelahan ini dapat dirasakan setelah melakukan aktivitas ringan sekalipun, seperti menaiki tangga atau membawa barang belanjaan.2

    Nyeri di Dada

    Selain cepat sekali lelah, gejala penyakit jantung yang paling umum dirasakan adalah nyeri dada. Saat pembuluh darah jantung tersumbat, Sobat kemungkinan akan merasakan sakit, sesak, atau tekanan di dada. Sebagian orang mengeluhkan rasa seperti terbakar atau seperti ada benda berat yang menekan dada. Perasaan nyeri ini biasanya berlangsung lebih dari beberapa menit. Selain itu, nyeri dada bisa terjadi ketika Sobat sedang beristirahat atau melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga. Pada remaja wanita, gejala lain yang bisa terdeteksi adalah sesak napas, tekanan punggung atas, atau sakit perut bagian atas yang sering disalahartikan sebagai maag atau gangguan pencernaan.2

    Baca Juga: 6 Makanan yang Dilarang untuk Penderita Jantung

    Nyeri yang Menjalar ke Lengan

    Nyeri yang dirasakan bukan hanya pada bagian dada, melainkan juga adanya nyeri yang menjalar ke sisi kiri tubuh. Awalnya, perasaan nyeri hanya akan terasa di tengah dada kemudian bergerak ke bagian kiri tubuh. Selain lengan, terkadang rasa sakit juga bisa menyebar ke dagu atau punggung.2

    Darah Tinggi

    Tekanan darah yang tinggi bisa menjadi gejala lain dari penyakit jantung pada dewasa muda dan memang cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, pada usia 20-an dan awal 30-an, setidaknya sekitar 7% pria dan 4% wanita udah memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai penyakit jantung. Mulai dari serangan jantung, gagal jantung, stroke, aneurisma, atau penyakit arteri perifer.2

    Batuk yang Tidak Berhenti

    Batuk bukanlah gejala khas dari penyakit jantung. Meski begitu, Sobat tetap perlu waspada bila sudah mengetahui bahwa tubuh Sobat memiliki risiko penyakit jantung. Batuk berdahak lendir putih atau merah muda disertai sesak bisa menjadi tanda gagal jantung. Sesak biasanya memberat dengan posisi tertirudr dan membaik dengan posisi duduk. Hal tersebut bisa terjadi ketika jantung tidak dapat memenuhi tuntutan kerja tubuh sehingga menyebabkan darah bocor kembali ke paru-paru.2

    Pusing Disertai Sesak

    Gejala terakhir penyakit jantung di usia muda adalah adanya pusing, kepala terasa ringan, hingga pingsan tiba-tiba. Bila Sobat sering merasa pusing seolah-olah hendak pingsan kemungkinan besar ini adalah salah satu gejala penyakit jantung. Umumnya pusing akan disertai nyeri dada atau sesak.2

    Setelah Sobat mengetahui penyebab dan gejala penyakit jantung pada remaja, ada baiknya Sobat juga mengetahui cara mencegahnya supaya Sobat tidak mengalaminya. Berikut beberapa pencegahan yang bisa dilakukan.

    Pencegahan Penyakit Jantung Pada Remaja

    Yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan jantung di usia muda adalah memperhatikan gaya hidup, mulai dari makan makanan bergizi, tidak merokok, pandai mengelola stress, olahraga secukupnya, dan menjaga tekanan darah, serta konsultasi ke dokter. Selain itu, Sobat disarankan konsisten menjaga pola hidup sehat dan mulai berhati-hati dalam memilih jenis makanan yang berpotensi meingkatkan risiko serangan jantung seperti makanan cepat saji. Apabila penyakit jantung yang dimiliki adalah penyakit jantung bawaan, disarankan untuk segera mengkonsultasikannya ke dokter dan melakukan pengecekan secara berkala.3

    Baca Juga: Penting Nggak Check-Up Rutin untuk Jantung?

    Itulah hal-hal mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan penyakit jantung pada remaja yang kerap tidak disadari dan bahkan diremehkan meskipun sudah menunjukkan gejala yang serius. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai penyakit jantung dan penanganannya serta produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Penyebab Makin Banyak Orang Muda Alami Serangan Jantung [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/06/03/095411720/penyebab-makin-banyak-orang-muda-alami-serangan-jantung?page=all
    2. Never Ignore These 11 Heart Symptoms [Internet]. WebMD. 2020 [cited 2 September 2020]. Available from: https://www.webmd.com/heart-disease/features/never-ignore-symptoms#1
    3. Cara Mencegah Serangan Jantung di Usia Muda [Internet]. CNN Indonesia. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200218101254-255-475628/cara-mencegah-serangan-jantung-di-usia-muda
    Read More
  • Kehamilan tentu saja merupakan suatu hal yang sangat diharapkan dari pasangan yang sudah menikah. Apalagi bagi yang sudah menikah bertahun-tahun karena akhirnya akan ada keturunan yang dihasilkan setelah melalui proses reproduksi yang dilakukan berkali-kali. Namun ketika Corona mewabah timbul pertanyaan apakah aman hamil di masa pandemi? Apalagi virus Corona adalah penyakit yang mudah menular bahkan […]

    Inilah 7 Tips Aman Hamil di Masa Pandemi

    Kehamilan tentu saja merupakan suatu hal yang sangat diharapkan dari pasangan yang sudah menikah. Apalagi bagi yang sudah menikah bertahun-tahun karena akhirnya akan ada keturunan yang dihasilkan setelah melalui proses reproduksi yang dilakukan berkali-kali. Namun ketika Corona mewabah timbul pertanyaan apakah aman hamil di masa pandemi? Apalagi virus Corona adalah penyakit yang mudah menular bahkan menurut sebuah penelitian, ibu hamil berpotensi besar tertular terutama pada trisemester ketiga kehamilan.

    hamil di masa corona, hamil di masa covid-19

    Baca Juga: Ini Dia Penambahan Berat Badan Normal Ibu Hamil

    Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi para ibu hamil karena bagaimana pun mereka berharap tidak tertular virus Corona. Begitu juga dengan bayi yang dikandung dan dilahirkan sehingga keduanya menjadi sehat. Apalagi bayi yang lahir pada era pandemi di masa mendatang merupakan calon kuat generasi Indonesia Emas 2045 atau 100 tahun Indonesia merayakan kemerdekaan. Generasi ini yang diharapkan dapat membangun Indonesia ke depannya.

    Lalu bagaimanakah cara aman hamil selama pandemi Corona? Yuk, mari simak tips-tips bawah ini supaya Sobat Sehat tidak khawatir saat hamil dan memeriksakan kehamilan.

    1. Tidak ke Rumah Sakit

    Hal pertama yang perlu Sobat lakukan supaya hamil aman saat Corona adalah sebaiknya tidak ke rumah sakit terlebih dahulu. Soalnya, rumah sakit adalah tempat rawan tertularnya virus Corona. Sobat boleh ke rumah sakit apabila mengalami hal-hal yang darurat dalam kehamilan seperti muntah hebat, pendarahan, pecah ketuban, nyeri perut hebat, dan tidak merasakan janin.

    Baca Juga: 4 Hal Penting Terkait Melahirkan Saat Pandemi Menurut IDAI

    2. Mengetahui Waktu yang Tepat untuk Kontrol Kehamilan

    Kontrol kehamilan merupakan salah satu cara tepat yang harus dilakukan selama pandemi. Kontrol kehamilan ini sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan mencapai 11 minggu, 20 hingga 24 minggu, 28 minggu, 32 minggu, dan 36 minggu. Dengan mengetahui waktu yang tepat, Sobat tentu bisa menimalkan kunjungan ke fasilitas-fasilitas kesehatan supaya dapat terhindar dari Corona.

    3. Olahraga 30 Menit

    Supaya Sobat ketika hamil tetap bugar dan sehat, begitu juga dengan bayi yang dikandungnya, olahraga rutin yang disarankan sebaiknya tetap dilakukan maksimal 30 menit. Selain berolahraga, jangan lupa menyantap makanan-makanan yang bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh. Apabila kandungan sudah membesar, tidak ada salahnya menyiapkan tas untuk diisi baju yang dibutuhkan saat bersalin ke rumah sakit.

    4. Kontak Dokter Jika Mengalami Gejala Keguguran

    Apabila Sobat merasa mengalami gejala keguguran kandungan seperti pendarahan banyak yang disertai kram perut, jangan terburu-buru ke luar rumah untuk ke rumah sakit demi mencegah penyebaran virus Corona. Selama pandemi ini sebaiknya di rumah saja, dan usahakan tanya pada dokter terlebih dahulu jika mengalami gejala seperti itu untuk benar-benar memastikan.

    5. Vaksinasi di Klinik atau Rumah Sakit Kecil

    Ibu hamil tetap harus divaksinasi supaya tidak tertular penyakit seperti virus Corona. Vaksinasi yang dianjurkan untuk mereka adalah vaksinasi pneumokokus untuk paru dan vaksinasi flu. Untuk pelaksanaan dan penjadwalan dapat dilakukan di klinik atau rumah sakit kecil, dan bukan rumah sakit besar supaya tidak tertular virus Corona.

    6. Lakukan Protokol Kesehatan

    Protokol-protokol kesehatan Covid-19 tetap harus dilakukan supaya ibu hamil benar-benar terhindar dari infeksi virus Corona. Yang paling utama adalah adalah cuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir selama 20 detik, melakukan physical distancing saat berada di fasilitas kesehatan, memakai masker, jangan keluar rumah kalau tidak ada urusan yang darurat, terapkan etika batuk dan bersin yang tepat saat di fasilitas publik, dan hindari kontak dengan binatang-binatang yang berpotensi menyebarkan virus Corona.

    Baca Juga: Masker, Ampuhkah Lawan Corona? Kapan Harus Gunakan Masker

    7. Tetap Tenang dan Jangan Panik

    Tips terakhir yang bisa Sobat lakukan ketika hamil di masa pandemi adalah tetap tenang dan jangan panik. Hal ini sebagai upaya untuk menjaga kesehatan mental selain kesehatan fisik. Sebab, kehamilan bisa menjadi sumber kecemasan dan stres terutama di masa pandemi yang penuh dengan banyak ketidakpastian. Supaya tidak panik, usahakan melakukan berbagai rutinitas baru dan terstruktur. Hindari membaca berita-berita yang menyebabkan kepanikan dan berisi kabar bohong atau hoaks, dan pastikan mendapatkan berita dari sumber-sumber terpercaya. Seringlah berkabar dengan teman dan kerabat supaya tidak merasa terisolasi sehingga hal tersebut bisa menguatkan Sobat lalu luangkan waktu sejenak untuk relaksasi. Kesehatan mental yang baik akan berpengaruh juga pada kandungan.

    Itulah 7 tips yang bisa dilakukan untuk Sobat yang sedang mengalami fase kehamilan di saat pandemi. Semoga tips-tips ini bisa membantu. Intinya, patuhi protokol kesehatan, tetap tenang, dan jangan panik. Apabila Sobat ingin mengetahui lebih lanjut mengenai hamil di saat pandemic, silakan tonton video Youtube berikut ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut terutama produk-produk kesehatan untuk ibu hamil, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Pratiwi Y. Hamil saat Pandemi, Bumil Batasi Keluar Rumah dan Jangan Panik [Internet]. Tempo. 2020 [cited 13 August 2020]. Available from: https://cantik.tempo.co/read/1339860/hamil-saat-pandemi-bumil-batasi-keluar-rumah-dan-jangan-panik/full&view=ok
    2. Media K. Hamil Trimester Awal di Masa Pandemi Corona, Apa yang Harus Dilakukan? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 13 August 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/13/083207520/hamil-trimester-awal-di-masa-pandemi-corona-apa-yang-harus-dilakukan?page=all
    3. Program hamil saat pandemi Corona, amankah? Begini penjelasan dokter [Internet]. theAsianparent: Situs Parenting Terbaik di Indonesia. 2020 [cited 13 August 2020]. Available from: https://id.theasianparent.com/program-hamil-saat-pandemi-corona
    4. Hamil saat Pandemi Corona, Ini Cara Lakukan Pemeriksaan Kehamilan | Page 3 [Internet]. www.jpnn.com. 2020 [cited 13 August 2020]. Available from: https://www.jpnn.com/news/hamil-saat-pandemi-corona-ini-cara-lakukan-pemeriksaan-kehamilan?page=3
    Read More
  • Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan suatu tantangan tersendiri bagi orang tua ketika virus Corona sudah mewabah secara global. Para orang tua berupaya sebisa mungkin melakukan beberapa tindakan pencegahan supaya anak-anak mereka tidak tertular virus tersebut karena penyebarannya yang sangat mudah melalui udara. Hal ini tidak jarang membuat para orang tua stres. Virus Corona menyebabkan […]

    Bagaimana Membesarkan Anak di Tengah Pandemi? Ini 9 Tipsnya!

    Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan suatu tantangan tersendiri bagi orang tua ketika virus Corona sudah mewabah secara global. Para orang tua berupaya sebisa mungkin melakukan beberapa tindakan pencegahan supaya anak-anak mereka tidak tertular virus tersebut karena penyebarannya yang sangat mudah melalui udara. Hal ini tidak jarang membuat para orang tua stres. Virus Corona menyebabkan anak-anak harus terus selalu berada di rumah dalam jangka waktu yang tidak dapat ditentukan. Para orang tua yang ingin anaknya mempunyai interaksi sosial dengan bermain dan bersekolah sudah pasti khawatir anak-anak mereka akan mengalami gangguan kesehatan mental.

    mengasuh anak di tengah pandemi

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Kekhawatiran tersebut tentu saja wajar, namun tidak boleh dikhawatirkan secara berlebihan. Dalam kondisi seperti ini para orang tua harus memainkan peran yang tepat dalam membesarkan anak supaya mereka menjadi tangguh, dan Sobat sebagai orang tua juga mempunyai mental yang sama sehingga sama-sama kuat. Tips-tips di bawah ini bisa Sobat jadikan sebagai referensi dalam mengasuh dan membesarkan anak selama virus Corona masih merebak. Apa saja tipsnya? Yuk, tanpa berlama-lama, mari simak!

    Tips Membesarkan Anak di Tengah Pandemi

    1. Pastikan Dahulu Kebahagiaan Diri Sendiri

    Stres yang dirasakan orang tua ketika mengasuh anak selama masa pandemi Corona ini disebabkan karena kebanyakan dari mereka seringkali terlalu fokus merawat anak sehingga kerap melupakan diri sendiri. Apabila orang tua stres, tentu saja anak juga akan menjadi stres. Oleh karenanya, pastikan Sobat sebagai orang tua untuk membahagiakan diri sendiri dahulu karena jika Sobat bahagia, anak juga akan menjadi bahagia dan ceria dengan melakukan aktivitas positif saat memulai hari.

    Baca Juga: Lakukan Langkah Ini Jika Stres Akibat Corona

    2. Usahakan Tetap Tenang dan Jangan Menyebarkan Hal-hal Negatif

    Tips selanjutnya yang bisa Sobat lakukan adalah Sobat sebagai orang tua harus tetap tenang dan tidak panik, dan jangan menyebarkan hal-hal yang negatif dari informasi yang Sobat baca di media sosial kepada anak. Apabila Sobat berperilaku seperti itu, hal tersebut akan sangat mempengaruhi kondisi anak. Karena itu, usahakan Sobat tetap tenang, tidak cemas, dan panik serta usahakan memilah-milah berita yang diterima. Pilih dengan hati-hati apa yang ingin ditonton, didengar, dan dibaca. Apabila memicu kepanikan, berhentilah membaca informasi tersebut.

    3. Berdiskusilah

    Pandemi merupakan momen yang tepat bagi Sobat untuk bisa berkumpul dan berdiskusi lebih intens bersama anak karena kondisi yang mengharuskan untuk tetap di rumah. Cobalah berdiskusi dengan mengenai situasi yang sedang terjadi, misalnya tentang perkembangan virus Corona, lalu tanyakan pendapat kepada mereka hal-hal apa yang perlu dilakukan. Anak akan memberikan jawaban yang bisa Sobat jadikan sebagai masukan. Hal ini tentu membantu dalam mengurangi perasaan cemas. Jangan lupa untuk meyakinkan anak bahwa semua bisa melewati pandemi secara bersama-sama.

    4. Ajak Anak untuk Mandiri

    Pandemi juga bisa menjadi momen yang tepat bagi Sobat untuk mengajak anak menjadi mandiri dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Apabila sebelum pandemi, Sobat seringkali membantu anak dalam menyelesaikan permasalahan yang mungkin cukup sepele, sekarang saatnya bagi Sobat untuk mengajarkan mereka agar dapat menyelesaikan masalahnya sendiri. Hal ini bertujuan agar mereka bisa menjadi anak yang tangguh dan mandiri dalam menghadapi masalahnya sendiri. Selain itu, anak menjadi percaya diri dan bisa belajar bangkit dari kegagalan. Terus dorong mereka melakukan hal tersebut supaya mereka punya cara sendiri dalam menyelesaikan masalah. Jangan lupa juga untuk memberikan contohnya, ya.

    5. Berikan Dukungan

    Supaya anak semakin tangguh secara emosional, percaya diri, dan mudah beradaptasi, cobalah beri mereka dukungan dan semangat dalam setiap permasalahan yang mereka hadapi supaya anak nyaman ketika diberikan kendali. Sehingga anak dapat mengenali perasaan mereka sendiri dan tidak melarikan diri.

    6. Lakukan Aktivitas yang Disenangi

    Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan momen yang tepat untuk bisa melakukan aktivitas yang disenangi secara bersama-sama. Apalagi jika aktivitas itu adalah yang tertunda karena kesibukan sebelum pandemi. Melakukannya bersama anak-anak akan membuat mereka tetap bahagia dan ceria. Bagi Sobat, aktivitas seperti ini juga akan membantu meminimalkan stres dan kecemasan yang ada.

    7. Tetap Melakukan Aktivitas Rutin

    Dengan adanya penyebaran virus Corona bukan berarti aktivitas rutin anak menjadi dihilangkan, sebab bagaimana pun hal tersebut tetap dibutuhkan oleh anak-anak. Namun yang membedakan adalah selama masa pandemi ini, aktivitas rutin mereka harus dibatasi dengan hanya di rumah saja. Oleh karena itu, cobalah ciptakan beberapa rutinitas baru supaya mereka tidak menjadi bosan untuk selalu berada di rumah.

    8. Sosialisasi Secara Virtual

    Hanya karena adanya physical distancing sebagai salah satu syarat pemutusan penyebaran virus Corona, bukan berarti sosialisasi menjadi terhenti. Karena bagaimana pun sosialisasi dengan teman sebayanya juga merupakan faktor penting untuk mendukung tumbuh-kembang anak. Namun yang berbeda, dalam masa pandemi seperti saat ini, sosialisasi yang dapat dilakukan adalah secara virtual, seperti melalui chat, telepon, dan conference call. Jadi, Sobat bisa saja mengajak anak untuk conference call dengan teman-temannya di akhir pekan supaya anak tetap bisa mengobrol dan saling bertukar cerita.

    9. Jangan Menyalahkan Keadaan

    Tips terakhir yang bisa Sobat lakukan dalam mengasuh anak saat pandemi ini adalah jangan menyalahkan keadaan karena hal yang demikian tidak akan membantu sama sekali. Yang terpenting adalah secara bersama-sama kuat dan tangguh dalam menghadapi pandemi. Sobat bisa mengajak anak untuk bersyukur atas hal-hal baik yang terjadi. Rasa syukur membantu orang merasakan emosi yang lebih positif, menikmati pengalaman yang baik, meningkatkan kesehatan mereka, menghadapi kesulitan dan membangun hubungan yang kuat. Ingatlah, semua akan baik-baik saja, dan pada akhirnya hidup akan kembali normal.

    Baca Juga: Perbedaan Peran Ayah dan Ibu Bagi Anak

    Itulah tips yang bisa Sobat lakukan sebagai pegangan dalam membesarkan anak di tengah pandemi. Intinya, Sobat harus tetap yakin, tenang, dan tidak panik, sebab jika Sobat panik dan cemas maka anak akan mengikuti tingkah laku Sobat sebagai panutan. Apabila Sobat mengingkan cara tepat mengasuh anak selama pandemi, silakan konsultasikan kepada para ahlinya. Jangan lupa untuk memberikan produk-produk kesehatan yang tepat supaya anak tetap tumbuh sehat. Jika Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Ketahui 8 Tips Mengasuh Anak di Tengah Pandemi COVID-19 [Internet]. Parenting.orami.co.id. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://parenting.orami.co.id/magazine/tips-mengasuh-anak-di-tengah-pandemi/
    2. Cara Mengasuh Anak Saat Pandemi COVID-19 Menurut Psikolog – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://tirto.id/cara-mengasuh-anak-saat-pandemi-covid-19-menurut-psikolog-fdGz
    3. Wulan A. Tips Mendidik Anak agar Tangguh di Tengah Pandemi [Internet]. fimela.com. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://www.fimela.com/parenting/read/4257877/tips-mendidik-anak-agar-tangguh-di-tengah-pandemi
    4. Media K. Efek Pandemi Covid-19, Orang Tua di AS Stres Pikirkan Anaknya, Kenapa? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://www.kompas.com/global/read/2020/07/17/211241770/efek-pandemi-covid-19-orang-tua-di-as-stres-pikirkan-anaknya-kenapa?page=all
    Read More
  • Batuk dan pilek sudah menjadi kata-kata yang begitu akrab di telinga. Apabila mengalaminya, tentu saja Sobat merasa tidak nyaman, apalagi jika batuk dan pilek terjadi berulang kali. Sobat mungkin bertanya-tanya mengapa Sobat bisa menjadi langganan untuk penyakit umum yang satu ini. Batuk dan pilek sering kali merupakan gejala flu. Flu itu sendiri dapat disebabkan oleh […]

    Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

    Batuk dan pilek sudah menjadi kata-kata yang begitu akrab di telinga. Apabila mengalaminya, tentu saja Sobat merasa tidak nyaman, apalagi jika batuk dan pilek terjadi berulang kali. Sobat mungkin bertanya-tanya mengapa Sobat bisa menjadi langganan untuk penyakit umum yang satu ini. Batuk dan pilek sering kali merupakan gejala flu. Flu itu sendiri dapat disebabkan oleh berbagai virus, salah satunya virus influenza. Selain itu, faktor-faktor tertentu juga bisa memicu seseorang terkena flu. Orang dewasa bisa tertular 2-3 hari sebelum munculnya gejala. Artinya, seseorang dapat menularkan virus influenza bahkan sebelum ia tahu bahwa ia terinfeksi. Selain orang dewasa, penyakit ini juga menyerang anak-anak, terutama bayi.1

    gejala batuk pilek

    Namun, sebelum mengetahui cara mengatasinya, ada baiknya Sobat mengetahui terlebih dahulu mengenai penyebab batuk dan pilek.

    Penyebab Flu dengan Gejala Batuk Pilek

    Flu kebanyakan disebabkan oleh human rhinovirus atau HRV. Selain HRV, penyakit ini juga bisa disebabkan oleh coronavirus, adenovirus, human parainfluenza virus (HPIV), dan respiratory syncytial virus atau RSV. Virus ini masuk ke tubuh melalui hidung, mulut, atau bahkan mata. Virus bahkan bisa masuk ke dalam tubuh ketika Sobat tanpa sengaja menghirup percikan liur penderita melalui bersin atau batuk. Selain itu, virus bisa masuk ketika seseorang menyentuh permukaan benda yang telah terkontaminasi percikan liur yang mengandung virus, kemudian menyentuh hidung, mulut, atau mata sendiri dengan tangan.

    Selain disebabkan oleh virus, flu juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor dan kondisi di bawah ini, yaitu:

    • Berada di tempat publik seperti pasar, sekolah, dan kantor
    • Sistem kekebalan tubuh yang rendah
    • Punya riwayat penyakit kronis
    • Usia anak-anak yang masih rentan penyakit
    • Sering merokok
    • Terpapar udara dingin

    Gejala Flu

    Lalu seperti apakah gejala flu?1

    • Demam
    • Batuk
    • Nyeri otot
    • Sakit kepala
    • Kelelahan
    • Bersin-bersin
    • Hidung tersumbat
    • Suara serak
    • Tenggorokan gatal
    • Mata berair
    • Berkurangnya daya penciuman dan pengecapan
    • Merasa ada tekanan pada wajah dan telinga
    • Nyeri telinga
    • Hilang nafsu makan 

    Cara Tepat Mencegah Batuk dan Pilek Datang Kembali

    Untuk bisa mencegah batuk dan pilek, Sobat Sehat bisa melakukan beberapa cara di bawah ini. Apa saja caranya? Yuk, mari simak!

    1. Cuci tangan secara teratur

    Cara pertama yang bisa Sobat lakukan untuk bisa mencegah batuk dan pilek adalah mulailah mencuci tangan secara teratur dengan memakai sabun selama 20 detik pada air yang mengalir sesuai dengan protokol kesehatan. Cucilah dengan menyentuh area wajah, yaitu mata, hidung, dan mulut. Selain itu, sebisa mungkin hindari kontak dengan penderita, dan terapkan etika yang baik dalam batuk dan bersin.

    2. Hindari merokok dan mengonsumsi alkohol2

    Cara kedua yang bisa dilakukan untuk mencegah batuk dan pilek datang lagi adalah Sobat sebaiknya mulai mengurangi atau tidak sama sekali merokok, baik aktif maupun pasif. Merokok bisa meperburuk gejala batuk dan pilek karena rokok sendiri mengandung zat kimia yang menempel di tenggorokan, sehingga terjadi batuk untuk membersihkan zat kimia tersebut. Selain merokok, mengonsumsi alkohol juga dapat meningkatkan batuk dan pilek karena kandungan dalam alkohol yang dapat menurunkan daya tahan tubuh, dan tubuh menganggap alkohol sebagai racun. Karena itu, mulailah menghindari dengan mengurangi atau tidak sama sekali mengonsumsi keduanya.

    3. Konsumsi Makanan Bergizi2

    Konsumsi makanan bergizi dan seimbang bisa mencegah batuk dan pilek. Perbanyaklah konsumsi buah dan sayur serta makanan tinggi protein. Biasakan untuk mengonsumsi karbohidrat yang beragam, alias tidak bergantung pada nasi saja sebagai makanan pokok. Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi dan banyak gula. 

    4. Berolahraga Secara Teratur3

    Olahraga secara teratur juga dianjurkan karena olahraga akan meningkatkan daya imunitas tubuh Sobat secara alami. Mulailah dengan berolahraga ringan seperti jalan kaki, jogging, lari, dan bersepeda setiap hari selama 30 menit. Karena sedang pandemi corona, jangan lupa memakai masker ya! 

    5. Cek Kesehatan Secara Rutin

    Cek kesehatan secara rutin juga perlu dilakukan sebagai salah satu cara mencegah batuk dan pilek datang kembali. Yang perlu dicek rutin adalah tekanan darah, berat badan, kolestrol total, lingkar perut, dan kadar gula darah. Sobat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, atau bisa juga di rumah dengan mengikuti layanan cek kesehatan di rumah dari Prosehat.

    6. Hindari Kerumunan2

    Kerumunan dan keramaian merupakan salah satu situasi yang dapat menyebabkan munculnya batuk dan pilek, sebaiknya Sobat menghindari kerumunan supaya tidak terjangkit infeksi lagi dan memutuskan rantai penularan penyakit. Usahakan untuk tetap di rumah saja, terutama di masa pandemi Corona sekarang ini. 

    7. Perbanyak Minum2 

    Batuk dan pilek biasanya menyebabkan lendir atau ingus berlebihan menumpuk di bagian belakang tenggorokan atau postnasal drip. Dengan memperbanyak minum, tubuh Sobat akan terhidrasi dengan baik dan selaput lendir akan tetap lembap. Selain itu, lendir postnasal drip akan menipis. Minuman yang disarakan adalah teh hangat yang dicampur madu. Cara ini cocok untuk Sobat yang ingin meredakan gejala batuk dan pilek dengan cepat.

    8. Mandi atau Berendam Air Hangat2

    Cara yang satu ini juga sangat sederhana, yaitu mandi atau berendam air hangat. Sebab, batuk dan pilek akan semakin terasa saat udara kering. Mandi dan berendam air hangat bisa Sobat lakukan untuk mengurangi gejala. Selain berendam air hangat, Sobat juga bisa menggunakan alternatif lain, yaitu dengan humidifier atau pelembap ruangan.

    9. Tidur yang Cukup2

    Cara terakhir supaya batuk dan pilek tidak datang kembali adalah tidur dengan cukup di waktu malam supaya dapat memberikan kesegaran dan mood yang bagus, serta bisa memberikan respons yang baik dalam beraktivitas. Karena itu, usahakan jangan bergadang agar tubuh Sobat tetap fit.

    Itulah 9 cara yang bisa Sobat lakukan supaya tidak menjadi langganan batuk dan pilek. Cara ini cukup mudah karena umumnya tidak memerlukan obat sama sekali. Namun, supaya Sobat ingin terlindungi dari virus influenza, Sobat bisa melakukan vaksinasi influenza, dan dapat memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat yang tentunya mempunyai beberapa kelebihan seperti:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat ingin mengetahui secara lengkap dan dalam mengenai batuk dan pilek silakan tonton video Youtube di bawah ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut silakan hubungi asisten kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Sendari A. Penyebab Flu dan Batuk, Serta Gejalanya yang Beda dengan Pilek Biasa [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 5 August 2020]. Available from: http://liputan6.com/read/4054285/penyebab-flu-dan-batuk-serta-gejalanya-yang-beda-dengan-pilek-biasa
    2. Gak Perlu Obat, Ini 7 Cara Mudah Mengobati Batuk & Pilek dalam Semalam [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 5 August 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/viktor-yudha/cara-mengobati-batuk-dan-pilek-dalam-semalam-tanpa-obat/7
    3. Rutin Olahraga 30 Menit Sehari Hasilnya Lebih Maksimal [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 5 August 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2013/09/21/0959235/Rutin.Olahraga.30.Menit.Seh
    Read More
  • Influenza, atau yang biasa dikenal dengan flu, merupakan penyakit yang sering ditemukan di masyarakat. Penyebab flu adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Setiap harinya, banyak orang yang terkena flu, namun banyak juga yang mengabaikannya dan tidak menganggap penyakit ini serius. Flu kerap dilihat sebagai salah satu penyakit yang ringan. […]

    Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Influenza, atau yang biasa dikenal dengan flu, merupakan penyakit yang sering ditemukan di masyarakat. Penyebab flu adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Setiap harinya, banyak orang yang terkena flu, namun banyak juga yang mengabaikannya dan tidak menganggap penyakit ini serius. Flu kerap dilihat sebagai salah satu penyakit yang ringan. Padahal, terkadang flu dapat menjadi penyakit yang sangat serius dan berakibat fatal, bahkan hingga menyebabkan kematian. Oleh karena itu, dianjurkan untuk melakukan vaksinasi flu untuk mencegah dan mengurangi keparahan penyakit ini.1, 2

    vaksinasi flu, vaksinasi influenza

    Apa Itu Vaksin Flu?

    Vaksin flu atau vaksin influenza adalah salah vaksin yang diberikan untuk mencegah influenza. Penyakit ini sangat mudah menyebar melalui percikan air liur, udara, dan/atau kontak langsung dengan barang atau permukaan yang terkontaminasi virus. Selain gejala penyakit saluran pernapasan seperti batuk kering dan pilek, gejala yang ditimbulkan bisa berupa sakit kepala, nyeri otot, dan lemas. Gejala batuk sebagai tanda mula penyakit ini bisa bertahan hingga dua minggu.3

    Mengapa Vaksin Ini Penting?

    World Health Organization (WHO) mencatat angka kejadian influenza berat mencapai 5 juta kasus pertahun dengan angka kematian mencapai 650.000 kasus di seluruh dunia.4 Komplikasi flu biasanya terjadi pada individu berisiko tinggi, seperti usia lanjut, wanita hamil, anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun, tenaga medis, dan penderita penyakit tertentu, seperti HIV/AIDS, penyakit jantung, dan penyakit paru kronis atau asma.1 Adapun komplikasi yang mungkin terjadi antara lain adalah peradangan paru atau pneumonia, gangguan sistem saraf pusat, serta gangguan jantung, seperti miokarditis dan serangan jantung. Selain itu, flu dapat memperparah kondisi penyakit kronis yang sudah diderita, misalnya asma, diabetes, dan gagal jantung kongestif.3

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Dengan demikian, vaksin influenza menjadi sangat penting sebagai sebuah langkah pencegahan dan pemberian kekebalan, khususnya untuk seseorang yang menderita penyakit kronis. Terlebih lagi, saat ini sedang terjadi pandemi virus corona baru (coronavirus disease-2019 atau COVID-19). Flu dan COVID-19 memang kerap menunjukkan gejala yang serupa, namun sebenarnya tidak sama dan penanganan kedua penyakit tersebut juga berbeda. Vaksinasi flu tidak melindungi seseorang dari infeksi virus corona dan Sobat Sehat yang sudah divaksinasi flu tidak lantas bebas begitu saja dari virus corona. Akan tetapi, pemberian vaksinasi flu pada masa kini tetap penting agar Sobat tetap dalam kondisi sehat dan terhindar dari influenza.5

    Adakah Komponen Kandungan Vaksin dan Apa Saja?

    Berdasarkan komponen yang dikandungnya, vaksin influenza dibagi menjadi dua jenis, yaitu vaksin trivalen dan vaksin kuadrivalen. Seperti dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention atau CDC), vaksin flu trivalen dapat melindungi diri dari tiga tipe virus influenza yang paling umum, yakni virus influenza A (H1N1), virus influenza A (H3N2), dan satu jenis virus influenza B. Sedangkan vaksin flu quadrivalen digunakan untuk melindungi tubuh dari dua virus influenza A (H1N1), influenza A (H3N2) dan dua jenis virus influenza B.3

    Seperti Apakah Jenis Vaksinnya?

    Vaksin influenza terdiri dari vaksin influenza tidak aktif (inactived influenza vaccine atau IIV) yang mengandung virus mati, vaksin influenza hidup yang dilemahkan (live attenuated influenza vaccine atau LAIV), dan vaksin influenza rekombinan (recombinant influenza vaccine atau RIV). Vaksin jenis pertama adalah adalah vaksin yang mengandung virus mati. Vaksin ini diberikan melalui suntikan di paha atau otot deltoid. Jenis vaksin yang mengandung virus yang sudah dilemahkan dan tersedia dalam bentuk vaksin semprotan hidung. Vaksin ini diberikan untuk individu berusia 2-49 tahun dengan dosis dan jadwal yang disesuaikan.3

    Ada banyak jenis vaksin yang dapat dipilih, Sobat Sehat dapat bertanya kepada dokter untuk menentukan jenis vaksin yang tepat.3

    Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan Vaksin?

    Pada umumnya, semua orang yang berusia di atas 6 bulan direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin influenza.3 Selain itu, vaksin influenza diberikan kepada individu berisiko tinggi, seperti:2

    • Pasien berusia di atas 65 tahun
    • Pasien dengan penyakit kronis, seperti seperti penyakit jantung, paru-paru, ginjal, penyakit metabolik, anemia berat, dan pasien dengan sistem imun lemah
    • Para pekerja medis
    • Anak usia 6 bulan hingga 5 tahun

    Siapa Saja yang Tidak Diberikan Vaksin?3

    • Bayi di bawah usia 6 bulan
    • Orang dengan penyakit atau alergi terhadap kandungan pasien yang apabila diberikan vaksin akan membahayakan
    • Orang yang sedang dalam kondisi tidak sehat dan harus menunggu sampai kondisi pulih harus berkonsultasi dulu kepada dokter

    Bagaimanakah Pemberian Vaksin yang Tepat?

    Berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasihat Praktik Imunisasi (Advisory Committee on Immunization Practices atau ACIP), vaksin flu mulai diberikan pada individu yang berusia 6 bulan ke atas. Vaksin harus diberikan sebelum musim flu berkembang karena dibutuhkan waktu hingga 2 minggu agar antibodi dapat berkembang di dalam tubuh. Di Indonesia, umumnya musim flu muncul saat terjadinya pancaroba, yaitu pergantian dari musim kering ke musim hujan.1

    Vaksin flu juga merupakan vaksin tahunan. Artinya, vaksin harus diberikan setiap tahun ketika menjelang musim flu datang. Hal ini terjadi karena respons imun tubuh dari vaksinasi sebelumnya menurun dari waktu ke waktu, sehingga vaksin tahunan diperlukan untuk perlindungan optimal. Selain itu, virus flu memiliki kemampuan untuk berubah setiap waktu, sehingga vaksin perlu ditinjau sesuai perubahan tersebut.1

    Seperti Apakah Cara Pemberiannya?

    Vaksin diberikan dengan penyuntikan, utamanya di otot deltoid lengan kanan. Sebelum disuntik, lengan dibersihkan terlebih dahulu dengan kapas beralkohol untuk memastikan bakteri tidak masuk ke titik suntikan. Setelah dibersihkan, barulah jarum disuntikan.6

    Bagaimanakah dengan Efektivitasnya?

    Efektivitas vaksin influenza ini dapat bervariasi dari tahun ke tahun. Perlindungan yang diberikan oleh vaksin flu tergantung pada usia dan status atau riwayat kesehatan orang yang mendapatkan vaksin, serta kesesuaian atau kecocokan antara virus flu yang beredar di lingkungan dan vaksin.1

    Manfaat Apa Saja yang Didapatkan?

    Vaksin influenza memberikan beberapa manfaat, yaitu mencegah penyakit flu, mengurangi risiko rawat inap karena flu, membantu mencegah kondisi serius terkait penyakit kronis, membantu melindungi wanita selama dan setelah kehamilan, mengurangi keparahan penyakit apabila terinfeksi, serta melindungi orang-orang di sekitar.1

    Adakah Efek Sampingnya?

    Efek samping vaksinasi influenza meliputi:3

    • Rasa sakit, kemerahan, dan bengkak di area yang disuntik
    • Nyeri kepala
    • Demam
    • Mual
    • Nyeri otot
    • Lelah
    • Pingsan

    Pada penggunaan vaksinasi flu jenis semprot, dapat timbul efek samping seperti pilek, nyeri kepala, nyeri tenggorokan, dan batuk. Apabila setelah vaksinasi Sobat mengalami gejala seperti yang disebutkan, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.3

    Di Manakah Mendapatkannya?

    Untuk bisa mendapatkan vaksin influenza, Sobat bisa datang ke rumah sakit atau klinik yang menyediakan layanan vaksinasi ini. Namun, harap dicatat bahwa tidak semua fasilitas kesehatan memberikan layanan vaksin ini, sehingga Sobat harus menghubungi fasilitas kesehatan terlebih dahulu.

    Berapa Harganya?

    Harga vaksin flu cukup bervariasi tergantung tempat Sobat mendapatkannya. Di Indonesia, harga vaksin berkisar dari Rp 200.000,00 hingga Rp 500.000,00.

    Bagaimana Caranya Supaya Terhindar dari Flu?

    Apabila Sobat adalah orang yang ingin selalu sehat dan bugar tanpa terkena penyakit flu, selain divaksinasi, Sobat bisa melakukan berbagai upaya di bawah ini:7

    • Hidup bersih dan sehat, seperti makan dengan teratur, tidur teratur, dan berolahraga
    • Menjaga sistem kekebalan tubuh
    • Berhenti merokok
    • Memakai masker untuk mencegah penularan flu
    • Rajin mencuci tangan
    • Tidak menyentuh wajah dengan tangan kotor

    Itulah hal-hal mengenai vaksin flu yang Sobat perlu ketahui. Sobat pun bisa memanfaatkan layanan vaksinasi flu ke rumah dari Prosehat yang mempunyai beberapa kelebihan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut mengenai layanan vaksinasi ke rumah silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Vaksin Influenza, Mencegah dan Mengurangi Keparahan Flu [Internet]. cnnindonesia.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190708143012-255-410160/vaksin-influenza-mencegah-dan-mengurangi-keparahan-flu
    2. Perlukah Vaksin Influensa? [Internet]. Konimex.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.konimex.com/post/healthy-lifestyle/keluarga-sehat/perlukah-vaksin-influensa
    3. Centers for Disease Control and Prevention. Influenza (Flu) [Internet]. cdc.gov. 2020 [cited 6 August 2020]. Available from: https://www.cdc.gov/flu/about/index.html
    4. World Health Organization. WHO launches new global influenza strategy [Internet]. who.int. 2019 [cited 6 August 2020]. Available from:https://www.who.int/news-room/detail/11-03-2019-who-launches-new-global-influenza-strategy
    5. Vaksin Flu, Bisakah Tangkal Virus Corona? [Internet]. kompas.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/19/093350720/vaksin-flu-bisakah-tangkal-virus-corona?page=all
    6. Cara Memberikan Vaksin Flu [Internet]. wikiHow. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://id.wikihow.com/Memberikan-Vaksin-Flu
    7. 5 Cara Mencegah Serangan Flu [Internet]. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20191104133204-255-445427/5-cara-mencegah-serangan-flu
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja