Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Pria

Showing 1–10 of 83 results

  • Batuk dan pilek sudah menjadi kata-kata yang begitu akrab di telinga. Apabila mengalaminya, tentu saja Sobat merasa tidak nyaman, apalagi jika batuk dan pilek terjadi berulang kali. Sobat mungkin bertanya-tanya mengapa Sobat bisa menjadi langganan untuk penyakit umum yang satu ini. Batuk dan pilek sering kali merupakan gejala flu. Flu itu sendiri dapat disebabkan oleh […]

    Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

    Batuk dan pilek sudah menjadi kata-kata yang begitu akrab di telinga. Apabila mengalaminya, tentu saja Sobat merasa tidak nyaman, apalagi jika batuk dan pilek terjadi berulang kali. Sobat mungkin bertanya-tanya mengapa Sobat bisa menjadi langganan untuk penyakit umum yang satu ini. Batuk dan pilek sering kali merupakan gejala flu. Flu itu sendiri dapat disebabkan oleh berbagai virus, salah satunya virus influenza. Selain itu, faktor-faktor tertentu juga bisa memicu seseorang terkena flu. Orang dewasa bisa tertular 2-3 hari sebelum munculnya gejala. Artinya, seseorang dapat menularkan virus influenza bahkan sebelum ia tahu bahwa ia terinfeksi. Selain orang dewasa, penyakit ini juga menyerang anak-anak, terutama bayi.1

    gejala batuk pilek

    Namun, sebelum mengetahui cara mengatasinya, ada baiknya Sobat mengetahui terlebih dahulu mengenai penyebab batuk dan pilek.

    Baca Juga: Pilek Bisakah Dicegah dengan Vaksin Influenza?

    Penyebab Flu dengan Gejala Batuk Pilek

    Flu kebanyakan disebabkan oleh human rhinovirus atau HRV. Selain HRV, penyakit ini juga bisa disebabkan oleh coronavirus, adenovirus, human parainfluenza virus (HPIV), dan respiratory syncytial virus atau RSV. Virus ini masuk ke tubuh melalui hidung, mulut, atau bahkan mata. Virus bahkan bisa masuk ke dalam tubuh ketika Sobat tanpa sengaja menghirup percikan liur penderita melalui bersin atau batuk. Selain itu, virus bisa masuk ketika seseorang menyentuh permukaan benda yang telah terkontaminasi percikan liur yang mengandung virus, kemudian menyentuh hidung, mulut, atau mata sendiri dengan tangan.

    Selain disebabkan oleh virus, flu juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor dan kondisi di bawah ini, yaitu:

    • Berada di tempat publik seperti pasar, sekolah, dan kantor
    • Sistem kekebalan tubuh yang rendah
    • Punya riwayat penyakit kronis
    • Usia anak-anak yang masih rentan penyakit
    • Sering merokok
    • Terpapar udara dingin

    Baca Juga: Infografik Tips Mengantisipasi Serangan Flu

    Gejala Flu

    Lalu seperti apakah gejala flu?1

    • Demam
    • Batuk
    • Nyeri otot
    • Sakit kepala
    • Kelelahan
    • Bersin-bersin
    • Hidung tersumbat
    • Suara serak
    • Tenggorokan gatal
    • Mata berair
    • Berkurangnya daya penciuman dan pengecapan
    • Merasa ada tekanan pada wajah dan telinga
    • Nyeri telinga
    • Hilang nafsu makan 

    Cara Tepat Mencegah Batuk dan Pilek Datang Kembali

    Untuk bisa mencegah batuk dan pilek, Sobat Sehat bisa melakukan beberapa cara di bawah ini. Apa saja caranya? Yuk, mari simak!

    1. Cuci tangan secara teratur

    Cara pertama yang bisa Sobat lakukan untuk bisa mencegah batuk dan pilek adalah mulailah mencuci tangan secara teratur dengan memakai sabun selama 20 detik pada air yang mengalir sesuai dengan protokol kesehatan. Cucilah dengan menyentuh area wajah, yaitu mata, hidung, dan mulut. Selain itu, sebisa mungkin hindari kontak dengan penderita, dan terapkan etika yang baik dalam batuk dan bersin.

    2. Hindari merokok dan mengonsumsi alkohol

    Cara kedua yang bisa dilakukan untuk mencegah batuk dan pilek datang lagi adalah Sobat sebaiknya mulai mengurangi atau tidak sama sekali merokok, baik aktif maupun pasif. Merokok bisa meperburuk gejala batuk dan pilek karena rokok sendiri mengandung zat kimia yang menempel di tenggorokan, sehingga terjadi batuk untuk membersihkan zat kimia tersebut. Selain merokok, mengonsumsi alkohol juga dapat meningkatkan batuk dan pilek karena kandungan dalam alkohol yang dapat menurunkan daya tahan tubuh, dan tubuh menganggap alkohol sebagai racun. Karena itu, mulailah menghindari dengan mengurangi atau tidak sama sekali mengonsumsi keduanya.

    3. Konsumsi Makanan Bergizi

    Konsumsi makanan bergizi dan seimbang bisa mencegah batuk dan pilek. Perbanyaklah konsumsi buah dan sayur serta makanan tinggi protein. Biasakan untuk mengonsumsi karbohidrat yang beragam, alias tidak bergantung pada nasi saja sebagai makanan pokok. Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi dan banyak gula. 

    4. Berolahraga Secara Teratur

    Olahraga secara teratur juga dianjurkan karena olahraga akan meningkatkan daya imunitas tubuh Sobat secara alami. Mulailah dengan berolahraga ringan seperti jalan kaki, jogging, lari, dan bersepeda setiap hari selama 30 menit. Karena sedang pandemi corona, jangan lupa memakai masker ya! 

    5. Cek Kesehatan Secara Rutin

    Cek kesehatan secara rutin juga perlu dilakukan sebagai salah satu cara mencegah batuk dan pilek datang kembali. Yang perlu dicek rutin adalah tekanan darah, berat badan, kolestrol total, lingkar perut, dan kadar gula darah. Sobat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, atau bisa juga di rumah dengan mengikuti layanan cek kesehatan di rumah dari Prosehat.

    6. Hindari Kerumunan

    Kerumunan dan keramaian merupakan salah satu situasi yang dapat menyebabkan munculnya batuk dan pilek, sebaiknya Sobat menghindari kerumunan supaya tidak terjangkit infeksi lagi dan memutuskan rantai penularan penyakit. Usahakan untuk tetap di rumah saja, terutama di masa pandemi Corona sekarang ini. 

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    7. Perbanyak Minum 

    Batuk dan pilek biasanya menyebabkan lendir atau ingus berlebihan menumpuk di bagian belakang tenggorokan atau postnasal drip. Dengan memperbanyak minum, tubuh Sobat akan terhidrasi dengan baik dan selaput lendir akan tetap lembap. Selain itu, lendir postnasal drip akan menipis. Minuman yang disarakan adalah teh hangat yang dicampur madu. Cara ini cocok untuk Sobat yang ingin meredakan gejala batuk dan pilek dengan cepat.

    8. Mandi atau Berendam Air Hangat

    Cara yang satu ini juga sangat sederhana, yaitu mandi atau berendam air hangat. Sebab, batuk dan pilek akan semakin terasa saat udara kering. Mandi dan berendam air hangat bisa Sobat lakukan untuk mengurangi gejala. Selain berendam air hangat, Sobat juga bisa menggunakan alternatif lain, yaitu dengan humidifier atau pelembap ruangan.

    9. Tidur yang Cukup

    Cara terakhir supaya batuk dan pilek tidak datang kembali adalah tidur dengan cukup di waktu malam supaya dapat memberikan kesegaran dan mood yang bagus, serta bisa memberikan respons yang baik dalam beraktivitas. Karena itu, usahakan jangan bergadang agar tubuh Sobat tetap fit.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah

    Itulah 9 cara yang bisa Sobat lakukan supaya tidak menjadi langganan batuk dan pilek. Cara ini cukup mudah karena umumnya tidak memerlukan obat sama sekali. Namun, supaya Sobat ingin terlindungi dari virus influenza, Sobat bisa melakukan vaksinasi influenza, dan dapat memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat yang tentunya mempunyai banyak kelebihan seperti:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat ingin mengetahui secara lengkap dan dalam mengenai batuk dan pilek silakan tonton video Youtube di bawah ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Sendari A. Penyebab Flu dan Batuk, Serta Gejalanya yang Beda dengan Pilek Biasa [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 5 August 2020]. Available from: http://liputan6.com/read/4054285/penyebab-flu-dan-batuk-serta-gejalanya-yang-beda-dengan-pilek-biasa
    2. Gak Perlu Obat, Ini 7 Cara Mudah Mengobati Batuk & Pilek dalam Semalam [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 5 August 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/viktor-yudha/cara-mengobati-batuk-dan-pilek-dalam-semalam-tanpa-obat/7
    3. Rutin Olahraga 30 Menit Sehari Hasilnya Lebih Maksimal [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 5 August 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2013/09/21/0959235/Rutin.Olahraga.30.Menit.Seh
    Read More
  • Influenza, atau yang biasa dikenal dengan flu, merupakan penyakit yang sering ditemukan di masyarakat. Penyebab flu adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Setiap harinya, banyak orang yang terkena flu, namun banyak juga yang mengabaikannya dan tidak menganggap penyakit ini serius. Flu kerap dilihat sebagai salah satu penyakit yang ringan. […]

    Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Influenza, atau yang biasa dikenal dengan flu, merupakan penyakit yang sering ditemukan di masyarakat. Penyebab flu adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Setiap harinya, banyak orang yang terkena flu, namun banyak juga yang mengabaikannya dan tidak menganggap penyakit ini serius. Flu kerap dilihat sebagai salah satu penyakit yang ringan. Padahal, terkadang flu dapat menjadi penyakit yang sangat serius dan berakibat fatal, bahkan hingga menyebabkan kematian. Oleh karena itu, dianjurkan untuk melakukan vaksinasi flu untuk mencegah dan mengurangi keparahan penyakit ini.1, 2

    vaksinasi flu, vaksinasi influenza

    Apa Itu Vaksin Flu?

    Vaksin flu atau vaksin influenza adalah salah vaksin yang diberikan untuk mencegah influenza. Penyakit ini sangat mudah menyebar melalui percikan air liur, udara, dan/atau kontak langsung dengan barang atau permukaan yang terkontaminasi virus. Selain gejala penyakit saluran pernapasan seperti batuk kering dan pilek, gejala yang ditimbulkan bisa berupa sakit kepala, nyeri otot, dan lemas. Gejala batuk sebagai tanda mula penyakit ini bisa bertahan hingga dua minggu.3

    Mengapa Vaksin Ini Penting?

    World Health Organization (WHO) mencatat angka kejadian influenza berat mencapai 5 juta kasus pertahun dengan angka kematian mencapai 650.000 kasus di seluruh dunia.4 Komplikasi flu biasanya terjadi pada individu berisiko tinggi, seperti usia lanjut, wanita hamil, anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun, tenaga medis, dan penderita penyakit tertentu, seperti HIV/AIDS, penyakit jantung, dan penyakit paru kronis atau asma.1 Adapun komplikasi yang mungkin terjadi antara lain adalah peradangan paru atau pneumonia, gangguan sistem saraf pusat, serta gangguan jantung, seperti miokarditis dan serangan jantung. Selain itu, flu dapat memperparah kondisi penyakit kronis yang sudah diderita, misalnya asma, diabetes, dan gagal jantung kongestif.3

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Dengan demikian, vaksin influenza menjadi sangat penting sebagai sebuah langkah pencegahan dan pemberian kekebalan, khususnya untuk seseorang yang menderita penyakit kronis. Terlebih lagi, saat ini sedang terjadi pandemi virus corona baru (coronavirus disease-2019 atau COVID-19). Flu dan COVID-19 memang kerap menunjukkan gejala yang serupa, namun sebenarnya tidak sama dan penanganan kedua penyakit tersebut juga berbeda. Vaksinasi flu tidak melindungi seseorang dari infeksi virus corona dan Sobat Sehat yang sudah divaksinasi flu tidak lantas bebas begitu saja dari virus corona. Akan tetapi, pemberian vaksinasi flu pada masa kini tetap penting agar Sobat tetap dalam kondisi sehat dan terhindar dari influenza.5

    Adakah Komponen Kandungan Vaksin dan Apa Saja?

    Berdasarkan komponen yang dikandungnya, vaksin influenza dibagi menjadi dua jenis, yaitu vaksin trivalen dan vaksin kuadrivalen. Seperti dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention atau CDC), vaksin flu trivalen dapat melindungi diri dari tiga tipe virus influenza yang paling umum, yakni virus influenza A (H1N1), virus influenza A (H3N2), dan satu jenis virus influenza B. Sedangkan vaksin flu quadrivalen digunakan untuk melindungi tubuh dari dua virus influenza A (H1N1), influenza A (H3N2) dan dua jenis virus influenza B.3

    Seperti Apakah Jenis Vaksinnya?

    Vaksin influenza terdiri dari vaksin influenza tidak aktif (inactived influenza vaccine atau IIV) yang mengandung virus mati, vaksin influenza hidup yang dilemahkan (live attenuated influenza vaccine atau LAIV), dan vaksin influenza rekombinan (recombinant influenza vaccine atau RIV). Vaksin jenis pertama adalah adalah vaksin yang mengandung virus mati. Vaksin ini diberikan melalui suntikan di paha atau otot deltoid. Jenis vaksin yang mengandung virus yang sudah dilemahkan dan tersedia dalam bentuk vaksin semprotan hidung. Vaksin ini diberikan untuk individu berusia 2-49 tahun dengan dosis dan jadwal yang disesuaikan.3

    Ada banyak jenis vaksin yang dapat dipilih, Sobat Sehat dapat bertanya kepada dokter untuk menentukan jenis vaksin yang tepat.3

    Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan Vaksin?

    Pada umumnya, semua orang yang berusia di atas 6 bulan direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin influenza.3 Selain itu, vaksin influenza diberikan kepada individu berisiko tinggi, seperti:2

    • Pasien berusia di atas 65 tahun
    • Pasien dengan penyakit kronis, seperti seperti penyakit jantung, paru-paru, ginjal, penyakit metabolik, anemia berat, dan pasien dengan sistem imun lemah
    • Para pekerja medis
    • Anak usia 6 bulan hingga 5 tahun

    Siapa Saja yang Tidak Diberikan Vaksin?3

    • Bayi di bawah usia 6 bulan
    • Orang dengan penyakit atau alergi terhadap kandungan pasien yang apabila diberikan vaksin akan membahayakan
    • Orang yang sedang dalam kondisi tidak sehat dan harus menunggu sampai kondisi pulih harus berkonsultasi dulu kepada dokter

    Bagaimanakah Pemberian Vaksin yang Tepat?

    Berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasihat Praktik Imunisasi (Advisory Committee on Immunization Practices atau ACIP), vaksin flu mulai diberikan pada individu yang berusia 6 bulan ke atas. Vaksin harus diberikan sebelum musim flu berkembang karena dibutuhkan waktu hingga 2 minggu agar antibodi dapat berkembang di dalam tubuh. Di Indonesia, umumnya musim flu muncul saat terjadinya pancaroba, yaitu pergantian dari musim kering ke musim hujan.1

    Vaksin flu juga merupakan vaksin tahunan. Artinya, vaksin harus diberikan setiap tahun ketika menjelang musim flu datang. Hal ini terjadi karena respons imun tubuh dari vaksinasi sebelumnya menurun dari waktu ke waktu, sehingga vaksin tahunan diperlukan untuk perlindungan optimal. Selain itu, virus flu memiliki kemampuan untuk berubah setiap waktu, sehingga vaksin perlu ditinjau sesuai perubahan tersebut.1

    Seperti Apakah Cara Pemberiannya?

    Vaksin diberikan dengan penyuntikan, utamanya di otot deltoid lengan kanan. Sebelum disuntik, lengan dibersihkan terlebih dahulu dengan kapas beralkohol untuk memastikan bakteri tidak masuk ke titik suntikan. Setelah dibersihkan, barulah jarum disuntikan.6

    Bagaimanakah dengan Efektivitasnya?

    Efektivitas vaksin influenza ini dapat bervariasi dari tahun ke tahun. Perlindungan yang diberikan oleh vaksin flu tergantung pada usia dan status atau riwayat kesehatan orang yang mendapatkan vaksin, serta kesesuaian atau kecocokan antara virus flu yang beredar di lingkungan dan vaksin.1

    Manfaat Apa Saja yang Didapatkan?

    Vaksin influenza memberikan beberapa manfaat, yaitu mencegah penyakit flu, mengurangi risiko rawat inap karena flu, membantu mencegah kondisi serius terkait penyakit kronis, membantu melindungi wanita selama dan setelah kehamilan, mengurangi keparahan penyakit apabila terinfeksi, serta melindungi orang-orang di sekitar.1

    Adakah Efek Sampingnya?

    Efek samping vaksinasi influenza meliputi:3

    • Rasa sakit, kemerahan, dan bengkak di area yang disuntik
    • Nyeri kepala
    • Demam
    • Mual
    • Nyeri otot
    • Lelah
    • Pingsan

    Pada penggunaan vaksinasi flu jenis semprot, dapat timbul efek samping seperti pilek, nyeri kepala, nyeri tenggorokan, dan batuk. Apabila setelah vaksinasi Sobat mengalami gejala seperti yang disebutkan, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.3

    Di Manakah Mendapatkannya?

    Untuk bisa mendapatkan vaksin influenza, Sobat bisa datang ke rumah sakit atau klinik yang menyediakan layanan vaksinasi ini. Namun, harap dicatat bahwa tidak semua fasilitas kesehatan memberikan layanan vaksin ini, sehingga Sobat harus menghubungi fasilitas kesehatan terlebih dahulu.

    Berapa Harganya?

    Harga vaksin flu cukup bervariasi tergantung tempat Sobat mendapatkannya. Di Indonesia, harga vaksin berkisar dari Rp 200.000,00 hingga Rp 500.000,00.

    Bagaimana Caranya Supaya Terhindar dari Flu?

    Apabila Sobat adalah orang yang ingin selalu sehat dan bugar tanpa terkena penyakit flu, selain divaksinasi, Sobat bisa melakukan berbagai upaya di bawah ini:7

    • Hidup bersih dan sehat, seperti makan dengan teratur, tidur teratur, dan berolahraga
    • Menjaga sistem kekebalan tubuh
    • Berhenti merokok
    • Memakai masker untuk mencegah penularan flu
    • Rajin mencuci tangan
    • Tidak menyentuh wajah dengan tangan kotor

    Itulah hal-hal mengenai vaksin flu yang Sobat perlu ketahui. Sobat pun bisa memanfaatkan layanan vaksinasi flu ke rumah dari Prosehat yang mempunyai beberapa kelebihan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut mengenai layanan vaksinasi ke rumah silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Vaksin Influenza, Mencegah dan Mengurangi Keparahan Flu [Internet]. cnnindonesia.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190708143012-255-410160/vaksin-influenza-mencegah-dan-mengurangi-keparahan-flu
    2. Perlukah Vaksin Influensa? [Internet]. Konimex.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.konimex.com/post/healthy-lifestyle/keluarga-sehat/perlukah-vaksin-influensa
    3. Centers for Disease Control and Prevention. Influenza (Flu) [Internet]. cdc.gov. 2020 [cited 6 August 2020]. Available from: https://www.cdc.gov/flu/about/index.html
    4. World Health Organization. WHO launches new global influenza strategy [Internet]. who.int. 2019 [cited 6 August 2020]. Available from:https://www.who.int/news-room/detail/11-03-2019-who-launches-new-global-influenza-strategy
    5. Vaksin Flu, Bisakah Tangkal Virus Corona? [Internet]. kompas.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/19/093350720/vaksin-flu-bisakah-tangkal-virus-corona?page=all
    6. Cara Memberikan Vaksin Flu [Internet]. wikiHow. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://id.wikihow.com/Memberikan-Vaksin-Flu
    7. 5 Cara Mencegah Serangan Flu [Internet]. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20191104133204-255-445427/5-cara-mencegah-serangan-flu
    Read More
  • Human Papilloma Virus (HPV) menjadi salah satu penyebab terbesar terjadinya kanker mulut rahim pada wanita. Di Indonesia, kanker serviks menduduki urutan kedua dari 10 kanker berdasarkan data dari Patologi Anatomi 2010 dengan insiden sebesar 12,7%. Ini berarti jumlah penderita baru kanker serviks berkisar 90-100 kasus per 10.000 penduduk dan terjadi 40 ribu kasus kanker serviks […]

    Pria, Seks, dan HPV Berikut Pembahasannya

    Human Papilloma Virus (HPV) menjadi salah satu penyebab terbesar terjadinya kanker mulut rahim pada wanita. Di Indonesia, kanker serviks menduduki urutan kedua dari 10 kanker berdasarkan data dari Patologi Anatomi 2010 dengan insiden sebesar 12,7%. Ini berarti jumlah penderita baru kanker serviks berkisar 90-100 kasus per 10.000 penduduk dan terjadi 40 ribu kasus kanker serviks setiap tahunnya. HPV sendiri tidak hanya menyerang wanita saja, akan tetapi pria juga berisiko terinfeksi virus ini.

    Baca Juga: Pria Juga Berisiko Terinfeksi Virus HPV

    HPV sudah menjadi masalah yang sangat serius, tidak hanya untuk wanita tetapi bagi pria juga. Pada wanita, infeksi HPV akan menjadi kanker serviks. Pada Pria, infeksi virus ini menjadi kutil kelamin/Kondiloma akuminata (genital warts). Penularan utamanya 85% melalui hubungan seksual, termasuk melalui oral seks dan anal seks. Penularannya tidak bisa dicegah 100% dengan penggunaan kondom. Hal ini karena penularannya melalui skin to skin contact (melalui gesekan saat hubungan seks).

    Siapa saja yang dapat tertular HPV?

    Pada dasarnya, pria heteroseksual  yang memiliki pasangan seksual lebih dari satu atau pria yang wanitanya memiliki pasangan seksual lebih dari satu dapat tertular HPV.  Selain itu, ada beberapa golongan resiko tinggi tertular HPV, mereka adalah pria gay dan biseksual yang memiliki lebih dari satu pasangan seksual dan pria yang mengalami kondisi penurunan sistem imunitas tubuh, seperti ditemukan pada infeksi HIV- AIDS.

    Baca Juga: Sebelum Menikah Pria Juga Butuh Ini

    HPV memiliki beberapa jenis tipe dan sebagian di antaranya merupakan penyebab masalah di area genital. HPV tipe 16 dan 18 biasanya akan menimbulkan keluhan dan gejala yang berat berujung kanker penis atau kanker anus, sedangkan tipe 6 dan 11 merupakan tipe yang jinak dan penyebab kutil kelamin. Meskipun jinak, tidak boleh dianggap remeh, loh. Hal ini karena angka kekambuhan yang tinggi. Ada juga dokter yang melaporkan kasus kanker di rongga mulut yang disebabkan oleh HPV. Jadi, virus HPV ini tidak hanya berbahaya terhadap wanita saja tetapi pria pun perlu mewaspadainya.

    Oleh karena itu, kita harus mengubah pandangan dengan pencegahan terhadap HPV karena mencegah lebih baik dari mengobati. Pencegahannya adalah dengan menghindari perilaku risiko seperti berhubungan seksual dengan pasangan lebih dari satu, berhubungan seksual dengan LGBT,  dan yang paling penting adalah vaksinasi.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

    Menurut rekomendasi dari pusat pengendalian penyakit di Amerika (CDC) vaksinasi HPV  diberikan pada :

    • Semua anak laki-laki usia 11 atau 12 tahun
    • Semua pria hingga usia 21 tahun yang belum menerima vaksinasi ini.
    • Semua pria gay, biseksual dan pasien dengan penurunan imunitas tubuh (infeksi HIV) hingga usia 26 tahun.
    • Vaksin ini aman digunakan sampai dengan usia 26 tahun, akan tetapi paling efektif jika diberikan pada usia yang lebih muda

    Menurut rekomendasi IDAI, vaksin HPV sudah dapat diberikan pada anak berusia 10 tahun. Cara penyuntikannya:

    • Pada anak usia 10-13 tahun dilakukan 2 kali suntikan: 0 dan 6 bulan
    • Pada usia diatas 13 tahun dilakukan 3 kali suntikan: 0, 2, 6 bulan

    Cara pemberian vaksin HPV quadrivalen adalah dengan menyuntikkannya secara intramuskular (IM) lewat otot di bagian lengan kiri atas. Vaksin ini aman, reaksi ringan yang biasa dialami adalah rasa pegal dan sakit yang sifatnya sementara di lokasi penyuntikan.

    Baca Juga: 5 Makanan Penambah Stamina Pria

    FAQ Pria, seks, dan HPV:

    1. Apakah vaksin HPV dapat diberikan pada wanita atau pria diatas 26 tahun?
      Menurut rekomendasi satgas imunisasi dewasa, diutamakan dibawah 26 tahun. Namun, bukan berarti usia di atasnya tidak boleh vaksinasi, ya.
    1. Apakah vaksin HPV dapat diberikan pada pria yang telah terinfeksi HPV?
      Vaksinasi HPV memang lebih baik diberikan sebelum terjadinya infeksi, tapi tetap bermanfaat juga diberikan karena apabila infeksinya yg masuk misalnya adalah tipe HPV 6 atau HPV 11, yang menimbulkan kutil kelamin. Pemberian vaksin HPV quadrivalen dapat mencegah kanker penis dan kanker anus yg disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18.
    1. Apakah bahaya HPV pada laki-laki? padahal risiko kanker rahim ada pada perempuan?
      Memang benar risiko kanker serviks ada pada perempuan, tetapi pada laki-laki HPV dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker penis dan kanker anus. Sehingga, alangkah baiknya bila keduanya di vaksinasi untuk pencegahan HPV.
    1. Pada laki-laki mana yang lebih mudah, mengobati atau mencegah HPV?
      Lebih mudah pencegahan dengan vaksinasi karena bila kutil diobati, kutilnya hilang tapi virusnya seringkali masih ada di dalam darah. Kemudian, sebagai pria kita harus peduli dengan pasangan dengan cara memberikan mereka vaksinasi HPV.
    1. Bila pasangan saya wanita berusia 35 tahun dan sudah pernah kena kutil kelamin,   apakah masih bisa mendapatkan vaksinasi HPV?
      Tentunya, masih dapat diberikan vaksinasi HPV untuk mencegah infeksi HPV penyebab kanker serviks. Namun, jangan lupa untuk tetap melakukan pap smear dulu ya sebelum vaksinasi.
    1. Apabila sedang terkena kutil kelamin dan ingin di vaksinasi HPV apakah harus sembuh dulu kutilnya atau boleh divaksin ketika sedang ada kutilnya?
      Boleh langsung diberikan vaksinasi pada penderita yang sedang terkena kutil kelamin.

    Baca Juga: 6 Khasiat Cengkeh Untuk Pria

    1. Bagaimana Efektivitas vaksin HPV bila baru dilakukan 2x suntik untuk usia diatas 20 thn dan aktif secara seksual? Apakah lebih baik dilanjutkan suntik ke 3?
      Sebaiknya tetap dilakukan 3 x suntik di bulan 0,2 dan 6 dan jadwal lebih baik tidak terlewatkan lebih dari setahun.
    1. Bila sudah melakukan vaksinasi pertama lalu terlewat setahun dan kemudian hamil, apakah tetap divaksinasi?
      Bila hamil, vaksinasi HPV ditunda terlebih dulu kemudian setelah melahirkan baru diberikan vaksinasi HPV lanjutannya.
    1. Apakah kutil kelamin berbahaya hingga menyebabkan kematian, soalnya tadi dikatakan virusnya tetap ada dalam darah?  Kutil kelamin tidak menyebabkan kematian. Namun, kutil kelamin dapat kambuh kembali. Bila berkembang menjadi kanker yang dapat menyebabkan kematian. Sehingga, vaksinasi sangat dianjurkan untuk mencegah ini.

    Untuk vaksinasi HPV ada di Prosehat yang juga mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan  ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Masa pandemi Corona memang mengubah gaya hidup banyak orang di seluruh dunia termasuk Indonesia. Selain mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak sebagai anjuran protokol kesehatan, gaya hidup lainnya yang banyak berubah adalah bekerja dan sekolah dari rumah. Bagi yang sudah berpasangan hal ini tentu saja akan menjadi suatu hal yang menyenangkan dan romantis karena […]

    Bagaimana Supaya Tetap Akur dengan Pasangan Selama Pandemi?

    Masa pandemi Corona memang mengubah gaya hidup banyak orang di seluruh dunia termasuk Indonesia. Selain mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak sebagai anjuran protokol kesehatan, gaya hidup lainnya yang banyak berubah adalah bekerja dan sekolah dari rumah. Bagi yang sudah berpasangan hal ini tentu saja akan menjadi suatu hal yang menyenangkan dan romantis karena setiap hari akan selalu bersama jika dibandingkan dengan di masa sebelum pandemi yang hanya bertemu pagi dan malam. Namun, kenyataannya tidaklah demikian karena masa pandemi yang seharusnya menguatkan setiap pasangan malah berujung pada perceraian.

    akur dengan pasangan

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Hingga Juni dan Juli 2020 saat penerapan PSBB menyeluruh di seluruh wilayah di Indonesia terutama di Pulau Jawa angka perceraian selama pandemi adalah 57.000 kasus. Ada beberapa faktor yang menyebabkan angka perceraian begitu tinggi, yaitu:

    Peran

    Yang dimaksud peran di sini adalah hal yang terhenti akibat Covid-19. Jika sebelum pandem, suami bekerja mencari nafkah untuk keluarga. Namun ketika Covid-19 melanda, suami tiba-tiba terkena PHK karena perusahaan tutup atau bangkrut sehingga menganggur. Di satu sisi istri yang melihat peran suami yang tidak berjalan tersebut menjadi khawatir karena tidak ada pemasukan sama sekali sedangkan istri sama sekali tidak bekerja, dan istri pun juga memegang peran ganda; tidak hanya sebagai ibu rumah tangga tetapi juga sebagai pendidik anak karena kegiatan belajar dari rumah. Kekhawatiran yang berlebihan muncul sehingga akhirnya menyebabkan perceraian dari sisi ekonomi. Sisi ekonomi ini merupakan penyebab utama perceraian selama pandemi.

    Angka

    Yaitu menurunnya pendapatan selama pandemi Corona. Apabila sebelum pandemi, pendapatan tidak terganggu sama sekali dan normal, ketika pandemi melanda, pendapatan menurun drastis sehingga hal ini malah menimbulkan kekhawatiran mengenai pemasukan dan masa yang akan datang. Ironisnya, di saat pendapatan menurun kebutuhan akan belanja online malah semakin meningkat akibat harus terus berada di rumah yang lama-kelamaan menimbulkan rasa bosan.

    Threat atau ancaman.

    Maksudnya adalah Covid-19 yang sudah mewabah tentu saja menjadi ancaman yang sama sekali tidak terlihat bagi pasangan sehingga kerap mereka waswas dan waspada. Selain itu, ancaman lainnya adalah ancaman orang ketiga yang diam-diam bisa juga dianggap sebagai penyebab perceraian. Orang ketiga ini biasanya baru terkuak ketika pandemi di saat salah satu pasangan tiba-tiba tanpa sengaja menemukan bukti berupa chat di perangkat yang dimiliki.

    Amor atau cinta

    Hal ini merujuk pada menurunnya gairah seksual suami-istri selama pandemi akibat kekhawatiran yang berlebihan mengenai masa depan. Akibatnya, dapat ditebak kebersamaan dan situasi romantis yang seharusnya ada saat pandemi malah tidak terjadi, dan berujung pada pertengkaran hebat. Disarankan jika sudah menghadapi situasi seperti agar segera konsultasi kepada psikolog.

    Baca Juga: 11 Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    Habituasi atau kebiasaan

    Maksudnya adalah kebiasaan yang benar-benar berubah ketika pandemi datang. Ketika sebelum pandemi, kebiasaan yang sering dilakukan semisal jalan-jalan tiap akhir pekan saat pandemi tidak bisa lagi dilakukan. Begitu juga dengan kebiasaan berolahraga di luar tidak bisa lagi dilakukan. Hal ini tentu saja akan membuat uring-uringan, bosan, sebal, dan marah sehingga timbullah pertengkaran.

    Faktor-faktor yang demikian sebenarnya bisa dihindari jika Sobat Sehat melakukan beberapa tips berikut ini:

    Tips Supaya Tetap Akur Selama Pandemi

    Mewaspadai Kemungkinan Terburuk

    Maksudnya adalah Sobat Sehat hendaknya untuk selalu mengontrol emosi dan menghadapi masalah dengan pikiran yang jernih. Ini agar Sobat tidak mengeluarkan kata-kata atau berperilaku kasar yang berpotensi memicu pertengkaran, dan tentunya sangat berakibat fatal.

    Jadikan Saja WFH Sebagai Ajang Liburan

    Bekerja dari rumah memang terasa membosankan karena minimnya interaksi fisik dan lebih banyak mengutamakan interaksi secara daring atau online. Kebosanan bertambah karena hanya bisa beraktivitas di dalam rumah saja, dan tentu saja membuat Sobat jadi uring-uringan yang malah menyebabkan pertengkaran dengan pasangan. Supaya hal tersebut dapat dihindari cobalah untuk terus memperbarui aktivitas atau mencoba hal baru setiap hari sehingga bisa menjadi seperti liburan. Lakukanlah bersama pasangan secara mendalam hal-hal yang sebelum pandemi sulit dilakukan.

    Luangkan Waktu Sendiri

    Ketika kebosanan melanda yang berujung pada uring-uringan sehingga memicu pertengkaran, sebaiknya untuk sementara Sobat meluangkan waktu sendiri terlebih dahulu untuk memikirkan masalah-masalah pekerjaan, hobi, dan lain-lain. Setelah selesai, barulah kembali kepada pasangan untuk memperoleh waktu bersama yang berkualitas.

    Menyediakan Waktu yang Intim

    Supaya tetap akur dengan pasangan selama pandemi, Sobat sebaiknya juga menyediakan waktu yang teramat intim dengan pasangan dan melakukan beberapa hal seperti memegang tangan atau memeluk pasangan, dan melakukan hubungan seksual supaya kualitas hubungan dan mood tetap meningkat dan terjaga. Kontak kulit ke kulit dapat melepaskan oksitosin yang dapat merangsang rasa bahagia dan aman.

    Baca Juga: Manfaat Seks Rutin Bagi Kesehatan

    Tetap Bersikap Baik

    Bersikap baik dengan kerap memuji atau mengucapkan terima kasih kepada pasangan untuk hal-hal kecil seperti telah membuatkan secangkir teh dapat membuat hubungan saat pandemi menjadi lebih hangat.

    Saling Menghormati Satu Sama Lain

    Yang perlu diingat agar hubungan tetap akur selama pandemi sehingga tidak ada pertengkaran yang berujung perceraian adalah masing-masing saling menghormati. Selain menghormati, pasangan diharapkan juga saling mempercayai saat dalam pandemi sehingga hal ini akan menimbulkan rasa cinta.

    Produk Terkait: Jual Andalan Kondom

    Itulah mengenai penyebab dan tips akur dengan pasangan selama pandemi yang setidaknya bisa membantu bagi Sobat Sehat yang sedang mengalami banyak kendala karena harus berada di rumah saja dan bertengkar dengan pasangan. Tentu saja apa yang dilakukan ini membutuhkan proses sehingga tidak instan. Supaya Sobat lebih memahami tips akur dengan pasangan selama pandemic silakan tonton video di bawah ini,  dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut untuk bisa tetap romantis dan akur dengan pasangan selama pandemi dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Tips Tetap Akur dengan Pasangan saat Karantina di Rumah | Lifestyle – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 8 October 2020]. Available from: https://lifestyle.bisnis.com/read/20200419/54/1229261/tips-tetap-akur-dengan-pasangan-saat-karantina-di-rumah-
    2. Tips Menjaga Hubungan Pasangan Tetap Harmonis Saat WFH – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 8 October 2020]. Available from: https://tirto.id/tips-menjaga-hubungan-pasangan-tetap-harmonis-saat-wfh-ePKq
    3. Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Indonesia Saat Pendemi Covid-19 [Internet]. suara.com. 2020 [cited 8 October 2020]. Available from: https://www.suara.com/lifestyle/2020/08/31/182022/penyebab-tingginya-angka-perceraian-di-indonesia-saat-pendemi-covid-19
    4. Supaya Tetap Akur dengan Pasangan Saat #Dirumahaja, Ikuti Tips Berikut | Indozone.id [Internet]. indozone.id. 2020 [cited 8 October 2020]. Available from: https://www.indozone.id/life/Yvsvyz/supaya-tetap-akur-dengan-pasangan-saat-dirumahaja-ikuti-tips-berikut/read-all
    Read More
  • Berhubungan intim yang kerap menjadi puncak asmara lelaki dan perempuan, terutama yang sudah berumah tangga, kerap gagal akibat beberapa faktor, salah satunya adalah faktor makanan penurun gairah seksual. Menurunnya gairah saat akan berhubungan seksual tentu saja akan membuat mood yang bagus seketika berubah menjadi tidak baik sehingga tidak ada lagi kelanjutan untuk berhubungan dengan pasangan. Akibatnya, […]

    11 Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    Berhubungan intim yang kerap menjadi puncak asmara lelaki dan perempuan, terutama yang sudah berumah tangga, kerap gagal akibat beberapa faktor, salah satunya adalah faktor makanan penurun gairah seksual. Menurunnya gairah saat akan berhubungan seksual tentu saja akan membuat mood yang bagus seketika berubah menjadi tidak baik sehingga tidak ada lagi kelanjutan untuk berhubungan dengan pasangan. Akibatnya, hubungan dalam berumah tangga bisa menjadi tidak harmonis dan renggang.

    makanan penurun gairah seksual, makanan penghancur gairah seksual

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Karena itu, supaya gairah seksual terus ada dan membara sehingga pasangan tidak merasa dikecewakan, sebaiknya Sobat Sehat harus menghindari dan tidak mengonsumsi lagi makanan-makanan yang dapat membunuh hasrat seksual. Sebenarnya makanan-makanan apa saja yang harus dihindari? Yuk, daripada berlama-lama, mari kita simak di bawah ini!

    Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    1. Keju

    Keju memang merupakan salah satu makanan yang menggoda dan melezatkan, apalagi jika berupa keju yang meleleh. Sayangnya, makanan yang satu ini malah dapat membuat hormon, baik estrogen dan testosteron, menjadi berantakan. Gangguan pada hormon dapat menyebabkan berkurangnya gairah seksual.1

    2. Daun mint

    Salah satu cara berhubungan seksual yang baik adalah dengan memastikan napas harus dalam keadaan segar dan tidak bau sehingga dapat meningkatkan gairah seksual. Untuk hal ini, banyak orang yang beranggapan jika daun mint bisa dijadikan andalan saat akan berciuman. Sayangnya, kandungan mentol di dalamnya malah dapat menurunkan hormon testosteron. Untuk menyegarkan bau mulut, carilah alternatif lain, seperti makanan beraroma buah-buahan. Hal ini dapat membuat mulut tetap segar, namun libido tetap terjaga.1 

    3. Gorengan

    Gorengan yang merupakan makanan populer karena harganya murah meriah ternyata juga dapat mengganggu gairah seksual Sobat, lho! Hal ini disebabkan gorengan mengandung banyak lemak jenuh yang tinggi, yang dapat menyebabkan penyumbatan arteri, aliran darah yang buruk, penambahan berat badan, serta disfungsi ereksi. Konsumsi gorengan yang terlalu banyak dapat mempengaruhi libido. Selain itu, dampak buruk gorengan pada kesehatan dapat berupa diabetes dan hipertensi.1

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes Atau Kencing Manis

    4. Gula

    Gula memang sangat manis dan sedap ketika dikonsumsi. Akan tetapi, jika dikonsumsi secara berlebihan, kadar gula yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan pankreas harus bekerja keras untuk memproduksi lebih banyak insulin dan akhirnya menimbulkan penyakit diabetes. Penyakit diabetes dapat menyebabkan gangguan seksual, seperti difsungsi ereksi.2  

    5. Alkohol

    Makanan dan minuman penurun gairah seksual lainnya yang harus Sobat ketahui adalah alkohol. Meminum alkohol sering dikaitkan dengan hal-hal yang romantis, namun ternyata tidak sebanding dengan kemampuan seks setelahnya. Alkohol ternyata dapat menurunkan tingkat testosteron dan membatasi fungsi seksual.2

    6. Garam

    Sayur tanpa garam adalah peribahasa yang sering Sobat dengar untuk menggambarkan bahwa makanan yang terlihat enak dan lezat akan terasa hambar jika tidak ada garam di dalamnya. Karena itu, menjadi keharusan bahwa garam harus selalu dimasukkan sebagai salah satu penyedap makanan. Tetapi, konsumsi garam jangan terlalu berlebihan dan harus sesuai dengan kebutuhan. Sebab, selain dapat menyebabkan penyakit seperti hipertensi, konsumsi garam berlebih juga dapat menurunkan gairah seksual.2

    Produk Terkait: Garam Himalaya

    7. Makanan kaleng

    Makanan jenis ini memang sangat, praktis terutama bagi Sobat Sehat yang tidak sempat atau sedang malas memasak. Namun, harus diingat bahwa kebanyakan makanan kalengan mengandung garam yang tinggi dan kalium yang rendah sehingga dapat memicu penurunan aliran darah, termasuk ke daerah intim, sehingga dapat memengaruhi gairah seksual.3

    8. Kedelai

    Kedelai adalah salah satu makanan yang harus dihindari jika Sobat menginginkan gairah seksual terus meningkat dan stabil. Karena itu, disarankan tidak mengonsumsi makanan berbahan dasar kedelai, terutama saat diet. Beberapa penelitian menyatakan konsumsi kedelai dapat menurunkan hormon testosteron dan jumlah sperma.2

    9. Popcorn dari microwave

    Sepertinya memang mengasyikkan jika menonton film ditemani oleh popcorn sebagai camilan. Sayangnya, mengonsumsi popcorn secara berlebihan malah dapat memicu beberapa masalah kesehatan dan juga dapat menurunkan gairah seksual. Tak hanya gairah seksual yang turun, efek jangka panjang dari mengonsumsi makanan ini bisa menimbulkan masalah prostat.1

    10. Soda diet

    Soda memang merupakan minuman yang berefek buruk bagi kesehatan, apalagi jika disematkan label diet. Hal tersebut tidak langsung menjamin akan menjadi minuman yang menyehatkan karena tetap saja dalam soda diet terkandung aspartame yang dapat langsung memengaruhi tingkat serotonin, hormon vital yang mempengaruhi libido.1

    Baca Juga: 7 Makanan Meningkatkan Gairah Pasangan

    11. Akar Manis

    Akar manis atau yang bernama licorice merupakan herba alami yang dapat meredakan batuk. Sayangnya, akar manis mempunyai kandungan asam yang dapat menurunkan hormon testosteron dan menghilangkan libido.1

    Itulah 11 makanan penurun gairah seksual yang harus dihindari Sobat Sehat jika ingin hubungan seksual dengan pasangan terus naik dan bergairah, serta dapat membuat hubungan rumah tangga menjadi harmonis dan langgeng. Selain menghindari konsumsi makanan-makanan di atas, upayakan juga untuk berolahraga teratur dan tetap berpikir positif. Apabila Sobat memerlukan informasi mengenai hubungan seksual yang terus bergairah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Sepuluh Makanan Pembunuh Gairah Seks [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160908132915-262-157005/sepuluh-makanan-pembunuh-gairah-seks
    2. Prasasti G. Biar Libido Tidak Loyo, Hindari Konsumsi 6 Makanan Ini Berlebihan [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3974892/biar-libido-tidak-loyo-hindari-konsumsi-6-makanan-ini-berlebihan
    3. 10 Makanan yang membunuh gairah seksual | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.merdeka.com/sehat/10-makanan-yang-membunuh-gairah-seksual.html
    Read More
  • Susu untuk pengidap diabetes yang tepat dan cocok itu seperti apa? Pertanyaan ini tentu banyak dilontarkan oleh para pengidap diabetes, yang bisa saja merupakan Sobat Sehat sendiri, teman, kerabat, atau keluarga Sobat Sehat. Pengidap diabetes memang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang sangat manis sebab dapat meningkatkan kadar gula darah. Para pengidap diabetes dianjurkan […]

    Susu untuk Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa?

    Susu untuk pengidap diabetes yang tepat dan cocok itu seperti apa? Pertanyaan ini tentu banyak dilontarkan oleh para pengidap diabetes, yang bisa saja merupakan Sobat Sehat sendiri, teman, kerabat, atau keluarga Sobat Sehat. Pengidap diabetes memang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang sangat manis sebab dapat meningkatkan kadar gula darah. Para pengidap diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman tanpa gula atau yang kadar gulanya sedikit, namun alami atau tanpa glukosa.1

    susu untuk pengidap diabetes, susu untuk penderita diabetes

    Baca Juga: Susu Rendah Kalori Pengganti Makanan, Cocokkah untuk Penderita Diabetes?

    Lalu bagaimana dengan susu? Apakah susu boleh dikonsumsi oleh pengidap diabetes? Jawabannya, boleh. Namun, untuk mengonsumsi salah satu minuman yang kaya akan nutrisi tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya aman dan tidak menyebabkan komplikasi lanjutan pada pengidap diabetes.

    Tips Memilih Susu untuk Pengidap Diabetes

    Rendah gula

    Susu yang tepat untuk pengidap diabetes adalah harus yang rendah gula. Mengapa? Karena selain meningkatkan kadar gula darah, konsumsi susu yang tinggi juga dapat menyebabkan resistensi insulin yang berpotensi besar memperberat kondisi pengidap diabetes. Kadar gula yang tinggi juga dapat mengakibatkan penumpukan lemak perut sehingga memperparah komplikasi diabetes dan menimbulkan masalah kesehatan yang lain.1

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Rendah karbohidrat

    Selain harus rendah gula, faktor lain yang perlu diperhatikan dalam memilih susu untuk pengidap diabetes adalah harus rendah karbohidrat karena karbohidrat ternyata memiliki dampak terbesar pada gula darah. Karbohidrat mudah dicerna tubuh dan cepat berubah menjadi glukosa. Itulah sebabnya menjaga asupan karbohidrat sangat penting bagi diabetasi.2 Oleh karena itu, susu full cream yang tinggi karbohidrat sangat tidak disarankan.1

    Rendah lemak dan tinggi protein

    Susu rendah lemak adalah pilihan yang cukup tepat bagi pengidap diabetes sebab susu jenis ini mampu mengurangi kadar kolestrol jahat dan meningkatkan kadar kolestrol baik dalam tubuh. Jika dibiarkan, kadar kolestrol jahat dapat meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung bagi diabetasi. Selain rendah lemak, susu yang tepat untuk pengidap diabetes harus tinggi protein.

    Kaya akan kalsium dan vitamin D

    Susu tinggi kalsium sangat diperlukan bagi pengidap diabetes. Pengidap diabetes disarankan untuk mengonsumsi cukup kalsium. Hal ini perlu karena para diabetasi cenderung memiliki struktur tulang yang lemah sehingga rentan mengalami patah tulang. Selain itu, pengidap diabetes dengan gangguan saraf kaki memiliki risiko jatuh yang lebih tinggi. Supaya kalsium dapat mudah diserap oleh tubuh, hal lain yang perlu diperhatikan adalah susu harus kaya akan vitamin D. Kombinasi antara kalsium dan vitamin D pada susu akan menjaga kepadatan tulang sehingga risiko patah tulang akan lebih rendah.

    Baca Juga: Madu vs Gula Pasir; Mana yang Baik untuk Diabetes?

    Harus yang sudah benar-benar teruji

    Memilih susu untuk pengidap diabetes yang tepat pun harus memperhatikan kualitas yang dimilikinya. Susu harus sudah benar-benar teruji khasiatnya setelah melalui penelitian yang cukup panjang dan aman untuk pengidap diabetes. Salah satu yang harus diperhatikan pada kandungannya adalah magnesium yang mampu membantu mengontrol gula darah.

    Selain memilih susu yang tepat, di bawah ini ada beberapa susu alami yang aman untuk pengidap diabetes.

    Susu Alami untuk Pengidap Diabetes

    Susu almond tanpa gula

    Apabila Sobat Sehat sedang mengidap diabetes dan sedang berusaha mengurangi asupan karbohidrat, Sobat bisa memilih susu almond. Susu ini memiliki kandungan karbohidrat yang rendah bahkan beberapa hampir tidak ada karbohidrat sama sekali. Kandungan lemaknya juga hanya sepertiga dari susu biasa yang umumnya memiliki minimal 8 gram kandungan lemak. Adapun kandungan susu almond adalah sebagai berikut:3

    • Kalori: 39
    • Lemak: 2,88 gram
    • Karbohidrat: 1,52 gram
    • Serat: 0,5-1 gram, dan tergantung merek
    • Protein: 1,55 gram
    • Kalsium: 516 miligram 

    Susu kedelai tanpa gula

    Kandungan karbohidrat dalam segelas susu kedelai memang lebih tinggi ketimbang susu almond, namun jumlahnya hanya sepertiga dari susu full cream atau susuk skim yang mencapai 12 gram. Adapun kandungannya adalah sebagai berikut:3

    • Kalori: 79
    • Lemak: 4,01 gram
    • Karbohidrat: 4,01 gram
    • Serat: 1
    • Protein: 7 gram
    • Kalsium: 300 miligram

    Produk Terkait: Susu Kedelai Melilea

    Susu rami tanpa gula

    Susu yang terbuat dari biji rami kemungkinan besar belum terkenal di Indonesia. Namun, di beberapa negara lain, susu rami sudah banyak dikenal karena khasiat yang dimilikinya. Seperti halnya susu almond, susu rami memiliki kandungan karbohidrat dan lemak yang rendah, namun kaya akan omega 3, kalsium zat besi, serta magnesium sehingga sangat tepat bagi pengidap diabetes. Adapun kandungan susu rami adalah sebagai berikut:3

    • Kalori: 24
    • Lemak: 2,5 gram
    • Karbohidrat: 1,02 gram
    • Serat: 0
    • Protein: 0
    • Kalsium: 300 miligram

    Itulah susu yang aman untuk dikonsumsi pengidap diabetes. Selain cara memilih dan jenisnya, yang perlu diperhatikan adalah kiat mengonsumsi yang tepat. American Diabetes Association (ADA) menganjurkan para diabetasi mengecek terlebih dahulu kadar gula darah selama 30 menit sebelum mengonsumsi susu.4 Lakukan pemeriksaan gula darah kembali setelah mengonsumsi susu. Apabila kadar gula darah melonjak, sebaiknya hindari meminum susu dan produk olahannya. Penderita diabetes juga perlu memastikan tidak ada riwayat alergi susu seperti intoleransi laktosa, gluten, serta gangguan lambung saat meminum susu.1

    Baca Juga: Susu Rendah Kalori Pengganti Makanan Diabetasi

    Sobat Sehat pun bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai masalah ini. Untuk informasi lebih lanjut mengenai susu untuk diabetasi dan produk-produk yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Media K. Bolehkah Pengidap Diabetes Minum Susu Full Cream? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/02/17/073000768/bolehkah-pengidap-diabetes-minum-susu-full-cream-?page=all#:~:text=Jenis%20susu%20terbaik%20bagi%20pengidap,lebih%20rendah%20kalori%20dan%20karbohidrat.
    2. Media K. Pentingnya Membatasi Asupan Karbohidrat Bagi Pengidap Diabetes Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/07/15/205625820/pentingnya-membatasi-asupan-karbohidrat-bagi-pengidap-diabetes?page=all#:~:text=Dibandingkan%20dengan%20lemak%2C%20karbohidrat%20memiliki,sumber%20energi%20utama%20bagi%20tubuh.
    3. 3 Pilihan Susu ‘Alami’ Untuk Pengidap Diabetes [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190910153322-255-429132/3-pilihan-susu-alami-untuk-pengidap-diabetes
    4. Milk and diabetes: Choices, nutrition, and benefits [Internet]. Medicalnewstoday.com. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/311107#nutrition
    Read More
  • Selain mempersiapkan biaya, tempat pernikahan, undangan, dan katering, rupanya ada juga yang perlu dipersiapkan bagi Sobat Sehat yang hendak menikah, yaitu check-up kesehatan pranikah. Hal ini sangat penting sangat dilakukan terutama untuk kesehatan mempelai pria dan wanita. Dengan melakukan check-up, setidaknya kedua mempelai sudah mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, dan tidak akan saling menyalahkan ketika sudah […]

    Sobat Ingin Menikah? Yuk, Tes Check-Up Kesehatan Pranikah

    Selain mempersiapkan biaya, tempat pernikahan, undangan, dan katering, rupanya ada juga yang perlu dipersiapkan bagi Sobat Sehat yang hendak menikah, yaitu check-up kesehatan pranikah. Hal ini sangat penting sangat dilakukan terutama untuk kesehatan mempelai pria dan wanita. Dengan melakukan check-up, setidaknya kedua mempelai sudah mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, dan tidak akan saling menyalahkan ketika sudah berumah tangga. Mereka pun bisa mengonsultasikan kondisi kesehatannya kepada dokter yang memeriksa.

    check-up kesehatan pranikah, pemeriksaan kesehatan pranikah

    Baca Juga: Sebelum Menikah, Pria Juga Butuh Ini!

    Pemeriksaan kesehatan pranikah ini juga untuk membatasi penyebaran penyakit darah genetik seperti anemia sel sabit dan thalassemia, serta penyakit menular seperti hepatitis B, hepatitis C, dan HIV/AIDS.  Selain membatasi penularan penyakit, manfaat lain yang bisa didapatkan dari check-up ini adalah sebagai berikut:

    • Membuat calon pengantin lebih memahami arti kehidupan berumah tangga yang sehat secara keseluruhan
    • Mengurangi beban asuransi kesehatan dan keharusan Palang Merah Indonesia untuk menyediakan darah
    • Mengurangi beban finansial pada keluarga dan lingkungan karena harus mengobati penyakit tertentu
    • Menghindari munculnya beban sosial dan psikologis pada anak jika menderita penyakit keturunan dari gen orang tuanya

    Lalu seperti apa pemeriksaan yang harus dijalankan bagi mereka yang hendak menikah? Yuk, tanpa berlama-lama, mari simak penjelasan di bawah ini.

    Jenis Check-Up

    Pemeriksaan golongan darah dan rhesus

    Pemeriksaan kesehatan pranikah yang pertama dilakukan adalah pemeriksaan golongan darah dan rhesus. Pemeriksaan ini untuk mengetahui kecocokan rhesus serta efeknya terhadap ibu dan bayi. Seorang wanita dengan rhesus negatif yang menikahi pria dengan rhesus positif kemungkinan akan memiliki bayi dengan rhesus positif. Pada proses kehamilan, kondisi ini dapat menyebabkan isoimunisasi rhesus yang memungkinkan darah bayi masuk dalam tubuh ibu. Kondisi ini diketahui dapat meningkatkan produksi antibodi dalam tubuh ibu karena darah rhesus positif bayi dianggap asing oleh sistem kekebalan tubuh ibu, dan rentan menyebabkan bayi terkena penyakit kuning dan anemia.

    Pemeriksaan Darah

    Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui adanya risiko anemia seorang wanita, yang bisa menjadi kondisi berbahaya saat hamil nanti. Selain itu, dengan memeriksakan darah, kedua pasangan juga jadi mengetahui ada tidaknya risiko terjadinya penyakit keturunan seperti thalassemia dan hemophilia kepada anak mereka kelak.

    Pemeriksaan Kadar Gula Darah

    Pemeriksaan ini dianjurkan supaya dapat mendeteksi secara dini risiko terjadinya diabetes mellitus pada seseorang. Terutama pada wanita, jika sudah terdeteksi memiliki risiko diabetes sejak awal maka diharapkan dapat lebih menyadari untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes yang dialami selama kehamilan nanti.

    Pemeriksaan Infeksi Menular Seksual atau IMS

    Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi antibodi yang bereaksi terhadap berbagai bakteri penyebab infeksi menular seksual, termasuk sifilis, treponema pallidum, serta status HIV seseorang.

    Pemeriksaan Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg)

    Salah satu pemeriksaan check-up kesehatan ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mendeteksi penyakit Hepatitis B, sebagai salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di Indonesia.

    Produk Terkait: Vaksinasi Hepatitis B

    Pemeriksaan Urine

    Pemeriksaan urine ternyata juga penting dalam check-up pranikah karena dapat mengetahui kelainan metabolik, penyakit sistemik, atau gejala penyakit lain yang berkaitan dengan kelainan kondisi sistem metabolisme tubuh manusia.

    Pemeriksaan TORCH

    Pemeriksaan TORCH (toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus, dan herpes) dianjurkan dilakukan sebelum memulai program kehamilan atau sebelum menikah. Pemeriksaan dengan mengambil sampel darah ini diperlukan untuk mengamati adanya virus penyebab infeksi. TORCH mengintai kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan karena bisa membuat organ-organ bayi tidak berkembang seperti seharusnya. Apabila calon pengantin tidak dilakukan pemeriksaan deteksi dini TORCH dan ternyata ada infeksi di dalam tubuhnya maka dapat berisiko mengalami keguguran dan masalah kesehatan pada anak yang dilahirkan seperti penyakit kuning, masalah pendengaran, dan kelahiran prematur.

    Baca Juga: Jangan Lewatkan 10 Tes Kesehatan Pranikah untuk Anda dan Pasangan

    Pemeriksaan Organ Reproduksi

    Pemeriksaan kesehatan pranikah terakhir yang perlu dilakukan adalah pemeriksaan organ reproduksi. Pengecekan ini diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan organ reproduksi. Pada wanita, pemeriksaan ini meliputi organ vital mulai dari vagina, leher rahim, saluran telur, dan indung telur.

    Kapan Waktu Terbaik untuk Melakukannya?

    Waktu untuk melakukan check-up pranikah bisa dilakukan kapan saja. Namun waktu terbaik untuk melakukannya adalah 6 bulan sebelum menikah sehingga bila ditemukan masalah kesehatan bisa segera dilakukan tindakan pengobatan pada calon mempelai agar risiko yang mungkin timbul dapat diminimalkan.

    Selain check-up kesehatan, persiapan apalagi yang harus dilakukan supaya tetap fit?

    Pemeriksaan kesehatan pranikah yang sudah menjadi suatu rekomendasi dari Kementerian Kesehatan ini merupakan salah satu cara untuk mengetahui seseorang yang akan menikah dalam kondisi fit atau tidak. Selain check-up, tentu saja Sobat juga mesti melakukan hal-hal berikut ini supaya tetap fit sebelum menikah sehingga ketika di pesta pernikahan yang sakral, Sobat tidak mengalami gangguan kesehatan, antara lain:

    Baca Juga: 7 Tahap Persiapan Pernikahan dalam Waktu Singkat

    • Istirahat cukup, yaitu 7-8 jam sehari
    • Pola makan dengan gizi seimbang serta minum air 2 liter per hari
    • Berolahraga rutin sebanyak 3 kali seminggu
    • Melakukan manajemen stres dengan tetap berpikir positif
    • Konsumsi suplemen dan multivitamin
    • Lakukan vaksinasi seperti HPV, MMR, dan hepatitis B

    Itulah pemeriksaan check-up kesehatan pranikah yang perlu Sobat lakukan sebelum menggelar resepsi pernikahan supaya Sobat terhindar dari berbagai kemungkinan terserang banyak penyakit setelah berumah tangga apalagi pada masa pandemi seperti sekarang ini. Untuk informasi lebih dalam mengenai check-up pranikah, silakan tonton video Youtube berikut ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan kesehatan sebelum menikah dan produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Media K. 8 Jenis Pemeriksaan Kesehatan yang Perlu Dilakukan Sebelum Menikah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/01/22/173500768/8-jenis-pemeriksaan-kesehatan-yang-perlu-dilakukan-sebelum-menikah?page=all
    2. Tes Kesehatan Sebelum Menikah: Manfaat dan Biaya Tes Kesehatan Pranikah [Internet]. Ruangmom.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.ruangmom.com/tes-kesehatan-sebelum-menikah.html
    3. Aderianti S. Mau Nikah, 7 Tes Kesehatan Ini Wajib Dilakukan Sebelumnya [Internet]. CekAja. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.cekaja.com/info/mau-nikah-7-tes-kesehatan-ini-wajib-dilakukan-sebelumnya/
    Read More
  • Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia, juga di Indonesia, dan bahkan menduduki peringkat pertama penyebab kematian. Setelah jantung, posisi kedua diduduki oleh stroke dan diabetes di posisi ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa penyakit jantung adalah penyumbang terbesar kematian di Indonesia. Menurut data Riskesdas 2019, jumlah penderita penyakit ini di Indonesia adalah 2.784.064 […]

    10 Makanan Pencegah Serangan Penyakit Jantung

    Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia, juga di Indonesia, dan bahkan menduduki peringkat pertama penyebab kematian. Setelah jantung, posisi kedua diduduki oleh stroke dan diabetes di posisi ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa penyakit jantung adalah penyumbang terbesar kematian di Indonesia. Menurut data Riskesdas 2019, jumlah penderita penyakit ini di Indonesia adalah 2.784.064 orang, dan kebanyakan diderita oleh kelompok usia muda. Hal tersebut mengindikasikan bahwa penderita penyakit jantung bukan terjadi hanya pada orang tua namun justru banyak juga dialami pada usia 20-40 tahun ke atas.

    serangan penyakit jantung, makanan pencegah serangan penyakit jantung

    Baca Juga: Penyakit Jantung pada Remaja, Penyebab Hingga Pencegahan

    Banyaknya kejadian serangan jantung pada dewasa muda dikarenakan pola hidup yang lebih instan akibat kebiasaan makan makanan cepat saji atau junk food dan berlemak jenuh tinggi, serta kebiasan merokok, mengonsumsi alkohol, dan jarang berolahraga. Nah, supaya Sobat sebagai kaum muda milenial tidak mengalami hal yang demikian, ada baiknya Sobat mulai memperhatikan apa-apa saja yang perlu dikonsumsi. Apa saja itu? Yuk, mari simak!

    Makanan Pencegah Serangan Penyakit Jantung

    Sayuran Hijau

    Makanan pertama yang perlu dikonsumsi untuk mencegah serangan jantung adalah sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sawi. Ketiga sayuran ini kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Jenis sayuran tersebut merupakan sumber vitamin K dan nitrat yang baik untuk membantu melindungi arteri jantung, mengurangi tekanan darah, mengurangi kekakuan pembuluh darah, dan meningkatkan fungsi sel-sel yang melapisi pembuluh darah. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi sayuran hijau berisiko lebih  rendah terkena penyakit jantung.

    Gandum Utuh

    Makanan kedua yang disarankan untuk mencegah serangan jantung adalah biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, gandum hitam, dan quinoa yang mengandung serat cukup tinggi. Makanan tersebut bisa membantu mengurangi kadar kolestrol LDL dalam darah sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

    Baca Juga: Cek Gejala Ini untuk Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner!

    Beri-berian

    Beri-berian, yaitu stroberi, bluberi, blackberi, dan raspberi adalah buah-buahan yang mengandung antioksidan tinggi seperti anthocyanin yang mampu melindungi diri dari stres oksidatif dan peradangan yang menjadi penyebab penyakit jantung.

    Alpukat

    Alpukat sangat dianjurkan sebagai makanan yang dikonsumsi agar jantung Sobat tidak bermasalah. Buah ini merupakan sumber lemak tak jenuh yang sehat untuk kesehatan jantung. Alpukat mengandung kalium tinggi yang dibutuhkan tubuh dalam sehari sehingga bisa menurunkan tekanan darah, kadar kolestrol dalam darah, dan mencegah terjadinya penyakit jantung.

    Ikan berlemak

    Salmon, makarel, sarden, dan tuna mengandung tinggi asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Menurut sebuah studi, mengonsumsi salmon tiga kali semiggu  selama 8 minggu dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah diastolik.

    Cokelat Hitam

    Cokelat hitam dikenal kaya akan antioksidan seperti flavonoid yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. Mengonsumsi cokelat hitam setidaknya dua kali per minggu terbukti memiliki 32% risiko yang lebih rendah mengalami plak kalsifikasi di arteri jantung. Namun, supaya benar-benar ampuh, pilihlah cokelat hitam yang berkualitas tinggi dan mengandung kakao minimal 70%.

    Tomat

    Tomat adalah sayuran yang mengandung likopen tinggi, dan merupakan antikoksidan alami yang bisa menetralkan radikal bebas, mencegah terjadinya kerusakan oksidatif, dan mencegah peradangan penyebab serangan jantung. Selain mencegah penyakit jantung datang, tomat juga dapat mencegah stroke dan penyakit kolestrol.

    Baca Juga: 5 Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Jantung

    Bawang Putih

    Bawang putih yang selama ini digunakan sebagai salah satu bumbu dasar memasak ternyata juga mempunyai khasiat yang baik untuk jantung. Sebab, bawang ini mengandung senyawa allicin yang diyakini memiliki banyak efek terapeutik. Ekstrak bawang putih bisa menghambat penumpukan trombosit yang dapat mengurangi risiko pembekuan darah dan stroke. Untuk hasil terbaik, pastikan mengonsumsi bawang putih mentah atau yang sudah dihancurkan dan dibiarkan selama beberapa menit sebelum dimasak.

    Minyak Zaitun

    Minyak zaitun mengandung antioksidan yang dapat meredakan peradangan dan mengurangi risiko penyakit kronis, termasuk penyakit jantung. Faktanya, orang yang mengonsumsi minyak zaitun secara teratur memiliki risiko 35% lebih rendah terkena penyakit jantung.

    Edamame

    Makanan terakhir yang dianjurkan untuk dikonsumsi supaya tidak terkena penyakit jantung adalah edamame. Edamame merupakan kacang yang mengandung isoflavon kedelai, yakni sejenis flavonoid yang dapat membantu menurunkan kadar kolestrol dan meningkatkan kesehatan jantung. Mengonsumsi edamame bisa menurunkan risiko kematian sebanyak 15% akibat penyakit jantung.

    Produk Terkait: Herbal Jantung

    Selain mengonsumsi makanan-makanan yang dianjurkan seperti di atas, Sobat juga sebaiknya memperhatikan beberapa hal lain, yaitu:

    • Batasi kolestrol, yaitu dengan mengurangi atau tidak mengonsumsi sama sekali daging merah atau susu tinggi lemak yang dapat meningkatkan kadar kolestrol darah terutama pada orang yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung
    • Makan secara teratur, karena pola makan yang teratur akan membantu Sobat yang terkena penyakit jantung atau ingin mencegah penyakit tersebut untuk mengontrol gula darah, membakar lemak lebih efisien, dan mengatur kadar kolestrol.
    • Kurangi garam, karena terlalu banyak garam tidak baik untuk tekanan darah. Sebagai gantinya, gunakan saja bumbu berbahan rempah-rempah atau bumbu alami dapur untuk membumbui makanan.
    • Tetap terhidrasi, agar Sobat akan merasa energik dan makan lebih sedikit. Minumlah 32 hingga 64 ons atau sekitar 1 hingga 2 liter air setiap hari.
    • Tetap sajikan sesuai takaran, bisa dengan cara menggunakan piring dan gelas yang lebih kecil, dan untuk memeriksa label makanan melihat berapa banyak porsi makanan karena lebih mudah untuk makan lebih banyak daripada yang dipikirkan.

    Itulah makanan yang bisa Sobat konsumsi untuk mencegah serangan jantung. Meskipun begitu, Sobat tetap diharuskan untuk berolahraga, tidak merokok, jangan sampai obesitas, tidak mengonsumsi alkohol, serta secara rutin memeriksakan kesehatan jantung. Apabila Sobat ingin mengetahui makanan yang sehat untuk jantung, silakan tonton video berikut ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Jika Sobat memerlukan informasi lebih lanjut dan produk-produk yang berkaitan dengan kesehatan jantung, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Cegah Serangan Jantung dengan Konsumsi 10 Makanan Sehat Ini [Internet]. kumparan. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparanmom/cegah-serangan-jantung-dengan-konsumsi-10-makanan-sehat-ini-1srzPl2LnLl/full
    2. 5 Penyakit Paling Mematikan di Indonesia, Mulai Jantung hingga Diabetes Militus | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.merdeka.com/sehat/5-penyakit-paling-mematikan-di-indonesia-mulai-jantung-hingga-diabetes-militus.html
    3. Media K. Penyakit Jantung Menghantui Orang Indonesia, Ini Sebabnya… Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://sains.kompas.com/read/2019/04/12/154951023/penyakit-jantung-menghantui-orang-indonesia-ini-sebabnya?page=all#:~:text=Berdasarkan%20data%20Riset%20Kesehatan%20Dasar,di%20Indon
    4. [Internet]. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://katadata.co.id/ariayudhistira/infografik/5e9a470f952f2/jantung-koroner-pembunuh-nomor-satu-di-indonesia
    5. 9 Cara Diet Tepat Bagi Penderita Penyakit Jantung – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://tirto.id/9-cara-diet-tepat-bagi-penderita-penyakit-jantung-flvc
    6. [Internet]. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.tokopedia.com/blog/cara-mencegah-penyakit-jantung-hlt/
    Read More
  • Meninggalnya Chadwick Boseman, sang pemeran Black Panther, pada 28 Agustus 2020 akibat kanker kolon atau kanker usus besar atau kolorektal di usia 43 tahun semakin mengindikasikan bahwa penyakit ini ternyata tidak hanya menyerang orang tua dengan rentang usia 50-60 tahun, tetapi juga menyerang usia muda, terutama di usia produktif dengan rentang usia 20-40 tahun. Hal […]

    Kenali Gejala dan Pencegahan Kanker Kolon pada Dewasa Muda

    Meninggalnya Chadwick Boseman, sang pemeran Black Panther, pada 28 Agustus 2020 akibat kanker kolon atau kanker usus besar atau kolorektal di usia 43 tahun semakin mengindikasikan bahwa penyakit ini ternyata tidak hanya menyerang orang tua dengan rentang usia 50-60 tahun, tetapi juga menyerang usia muda, terutama di usia produktif dengan rentang usia 20-40 tahun. Hal ini juga diperkuat oleh studi dari American Cancer Society yang menyatakan bahwa jumlah penderita kanker usus besar di bawah usia 50 tahun mulai mengalami peningkatan sejak tahun 90-an.1

    Baca Juga: Aktivitas Pemicu Kanker

    Pada tahun 2012 hingga 2016, tercatat angka kejadian kanker kolon pada kelompok dewasa muda meningkat 2,2% setiap tahun. Sedangkan pada usia 50 hingga 64 tahun, kasus kanker kolon menurun sejak tahun 2000-an dan pada tahun 2011 hingga 2016 menurun sebesar 3,3%. Pada tahun 2008 hingga 2017, kasus kematian akibat kanker kolon pada dewasa muda di bawah 50 tahun melonjak 1,3% setiap tahunnya.1

    Mengapa kanker kolon saat ini semakin banyak menyerang kelompok usia muda? Hal ini dapat disebabkan oleh perubahan gaya hidup, seperti pola pakan yang lebih menyukai konsumsi makanan cepat saji, konsumsi alkohol, obesitas, dan kurang berolahraga.2 Tidak hanya itu, ternyata faktor genetik juga berpengaruh terhadap peningkatan risiko kanker kolon.3

    Nah, supaya Sobat dapat menghindari penyakit yang mematikan ini, ada baiknya Sobat memperhatikan gejala dan mengetahui upaya pencegahannya. Seperti apa itu? Yuk, tanpa berlama-lama, mari kita simak!

    Gejala Kanker Kolon

    Nyeri

    Gejala pertama yang dapat muncul adalah nyeri. Nyeri perut terjadi akibat adanya gas yang menetap dan berlangsung lama. Hal ini bisa dibandingkan dengan kram otot di perut.2 Selain itu, nyeri juga dapat disertai kembung karena adanya perubahan kebiasaan buang air besar.4

    Lelah Terus Menerus

    Gejala lain dari kanker kolon adalah kelelahan yang dirasakan terus-menerus. Kelelahan ini dapat terjadi karena kehilangan darah internal atau perdarahan polip. Anemia yang muncul tanpa sebab juga dapat menyebabkan kelelahan. Lelah dan letih juga merupakan efek samping dari sel kanker yang banyak menggunakan energi tubuh.2, 4

    Baca Juga: Bagaimana Pengobatan Kanker yang Tepat?

    Berat Badan Menurun

    Berat badan menurun mungkin saja merupakan hal umum yang menggembirakan bagi sebagian orang. Akan tetapi, jika berat badan menurun secara tidak normal atau mendadak hingga sebanyak 5 kilogram dalam beberapa bulan, maka harus diwaspadai sebagai salah satu gejala kanker, termasuk kanker usus besar.2

    Perdarahan

    Selain berat badan yang menurun tiba-tiba, gejala lain yang harus Sobat perhatikan adalah perdarahan yang muncul saat buang air besar dan warna tinja menjadi sangat gelap.4

    Perubahan Kebiasaan Buang Air Besar

    Perubahan kebiasaan buang air besar atau inkontinensia adalah salah satu gejala kanker kolorektal. Kotoran menjadi lebih tipis dan lebih cair akibat adanya tumor, sehingga dapat timbul diare dan sembelit kronik. Apabila salah satu gejala tersebut muncul, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter sebelum terlambat.4

    Terdapat beberapa upaya yang Sobat Sehat bisa lakukan untuk mencegah kanker kolon. Berikut ini adalah beberapa langkahnya.

    Pencegahan Kanker Kolon

    Skrining

    Pencegahan pertama yang bisa dilakukan adalah skrining atau tes untuk mendeteksi kanker sebelum tanda dan gejalanya berkembang. Pada pemeriksaan kolorektal, seringkali ditemukan pertumbuhan sel di usus besar atau rektum, membentuk massa yang disebut polip. Sebelum berubah menjadi kanker, polip dapat diangkat. Dengan skrining, kanker kolon juga bisa ditemukan lebih awal. Ketika berhasil dideteksi secara dini, keberhasilan perawatan kanker lebih mungkin tercapai. American Cancer Society merekomendasikan skrining dimulai saat usia 45 tahun untuk orang dengan risiko rata-rata. Supaya lebih jelas, hendaknya konsultasi terlebih dahulu dengan penyedia layanan kesehatan mengenai waktu memulai skrining dan jenis pemeriksaan yang tepat.5

    Banyak Konsumsi Buah dan Sayur

    Selain skrining, banyak mengonsumsi buah dan sayur, serta biji-bijian juga merupakan salah satu upaya pencegahan kanker kolon. Sebaiknya, Sobat juga mulai mengurangi konsumsi daging merah, baik itu sapi maupun kambing, dan daging olahan yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus besar.5

    Baca Juga: Pengaruh Diet dan Pola Makan Penderita Kanker

    Olahraga Secara Teratur

    Bagaimanapun olahraga merupakan hal penting untuk mencegah serangan berbagai penyakit, baik penyakit menular maupun tidak menular. Orang yang kurang aktif secara fisik ternyata berisiko lebih besar terkena kanker kolon. Aktivitas fisik merupakan salah satu cara paling efektif untuk menurunkan risiko kanker kolon.5

    Berat Badan Ideal

    Obesitas meningkatkan risiko kanker dan kematian akibat kanker kolon. Oleh karena itu, upayakan untuk selalu makan makanan yang sehat dan meningkatkan aktivitas fisik agar berat badan tetap ideal.5

    Tidak Merokok

    Kebiasaan merokok, terutama perokok jangka panjang, berkaitan risiko kanker kolon yang lebih tinggi. Apabila Sobat adalah perokok, cobalah mengurangi merokok secara perlahan hingga sama sekali tidak merokok. Mintalah bantuan para ahli supaya Sobat bisa berhenti merokok dengan sukses.5

    Tidak Mengonsumsi Alkohol

    Upaya terakhir untuk mencegah terjadinya kanker kolon adalah hindari alkohol. Apabila Sobat adalah seorang pecandu alkohol, mulailah untuk membatasi minum, tidak lebih dari dua porsi untuk pria dan satu porsi untuk wanita.5

    Itulah hal-hal mengenai gejala dan pencegahan kanker kolon pada dewasa muda yang bisa Sobat ketahui dan lakukan. Usia muda adalah usia produktif yang amat sayang bila dilewatkan karena menderita penyakit berbahaya, seperti kanker kolon ini. Intinya, mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Terlebih lagi, pengobatan kanker yang terdiri dari berbagai modalitas terapi, misalnya saja kemoterapi, membutuhkan biaya yang sangat besar. Meskipun terasa sulit, dengan mengubah gaya hidup, Sobat sebenarnya melakukan investasi kesehatan jangka panjang agar terhindar dari berbagai penyakit yang mematikan dan sulit diobati.

    Baca Juga: 4 Cara Sehat Dimulai dari Sekarang

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai kanker kolon, produk dan pemeriksaan kesehatan, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Studi: Penderita Kanker Kolon Semakin Muda [Internet]. CNN Indonesia. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200831185106-255-541284/studi-penderita-kanker-kolon-semakin-muda
    2. Kanker Usus Besar Serang Usia Muda I. Kanker Usus Besar Serang Usia Muda, Ini Gejala dan Cara Mencegah [Internet]. Health.grid.id. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://health.grid.id/read/351982797/kanker-usus-besar-serang-usia-muda-ini-gejala-dan-cara-mencegah?page=all
    3. Anak Muda Rentan Terserang Kanker Usus, Kok Bisa? [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/indianamalia/kenapa-anak-muda-rentan-terserang-kanker-usus-besar/4
    4. 5 Gejala Kanker Usus Besar yang Sering Diabaikan [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/11/03/193207220/5-gejala-kanker-usus-besar-yang-sering-diabaikan?page=all#page2
    5. Media K. Cara Mencegah Risiko Kanker Kolon, Perenggut Nyawa Chadwick Boseman Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/08/29/152348520/cara-mencegah-risiko-kanker-kolon-perenggut-nyawa-chadwick-boseman?page=all
    Read More
  • Penyakit jantung pada remaja adalah penyakit jantung yang menyerang di usia remaja. Menurut WHO, usia remaja adalah usia 17 hingga 24 tahun. Usia ini merupakan usia produktif, dan sebenarnya, jarang terserang penyakit jantung. Penyakit mematikan ini biasanya dialami oleh orang tua atau yang berumur 40 tahun ke atas. Namun, sebuah studi dari American College of Cardiology menyatakan […]

    Penyakit Jantung Pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

    Penyakit jantung pada remaja adalah penyakit jantung yang menyerang di usia remaja. Menurut WHO, usia remaja adalah usia 17 hingga 24 tahun. Usia ini merupakan usia produktif, dan sebenarnya, jarang terserang penyakit jantung. Penyakit mematikan ini biasanya dialami oleh orang tua atau yang berumur 40 tahun ke atas. Namun, sebuah studi dari American College of Cardiology menyatakan bahwa serangan jantung rupanya cukup banyak juga dialami oleh orang-orang yang berumur 20 hingga 30 tahun ke atas.1

    penyakit jantung pada anak muda, penyakit jantung pada dewasa muda

    Baca Juga: Cek Gejala Ini untuk Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner!

    Para ilmuwan mengatakan bahwa ateroklerosis atau penyumbatan pembuluh darah membuat orang usia muda di rentang usia 20-an terkena penyakit ini. Di Indonesia sendiri, sudah banyak orang usia muda atau remaja yang terkena penyakit jantung, seperti Mike Mohede dan Cecep Reza.1 Lalu mengapa mereka bisa terkena penyakit jantung? Berikut ini adalah penyebabnya:

    Penyebab Penyakit Jantung Pada Remaja

    Obesitas di Usia Muda

    Penyebab pertama mengapa remaja bisa terkena dan rentan serangan jantung adalah obesitas. Contohnya di Amerika, pada dekade 70-an, banyak sekali anak muda yang mengalami obesitas berat. Obesitas itu sendiri sangat sulit dikurangi jumlahnya karena banyak remaja yang tidak bisa meninggalkan kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi kalori dan lemak. Hal itu kemudian diperparah dengan minimnya aktivitas fisik pada remaja, sebab kebanyakan orang berusia muda menghabiskan waktu di depan layar.1

    Lemak yang menumpuk pada orang dengan obesitas dapat melepaskan bahan kima yang menyebabkan peradangan sehingga menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah dan mengganggu aliran darah ke jantung.1

    Merokok di Usia Muda

    Merokok merupakan hal yang jamak ditemukan pada anak-anak usia muda, bahkan saat mereka masih di bangku sekolah. Tentu saja kebiasaan ini sangat berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah. Satu batang rokok sehari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner hingga hampir 50%. Ternyata, bukan hanya rokok biasa yang dapat menyebabkan serangan jantung, melainkan juga rokok elektronik atau vape yang malah dapat menyebabkan risiko penyakit jantung 40%, serta risiko stroke 71% lebih tinggi daripada orang yang tidak menggunakan vape.1

    Baca Juga: Ingin Berhenti Merokok? Konsumsilah 6 Makanan Berikut Ini!

    Mudah Terkena Stres

    Stres juga dapat memicu tekanan darah tinggi. Stres biasanya diikuti dengan kebiasaan buruk termasuk makan dan minum tinggi kalori secara berlebihan serta tidak berolahraga yang pada akhirnya dapat berujung pada obsesitas. Sebuah studi menyimpulkan bahwa orang yang mengalami stres permanen di tempat kerja atau di rumah memiliki risiko lebih daru dua kali lipat mengalami penyakit jantung.1

    Abai Terhadap Risiko dan Gejala

    Penyebab terakhir adalah banyak remaja yang abai dan meremehkan risiko dan gejala penyakit jantung. Sebab, kebanyakan orang usia muda yakin mereka tidak mungkin terkena penyakit jantung.1

    Di bawah ini adalah gejala penyakit jantung yang harus diketahui para remaja supaya mereka menjadi waspada dan tidak abai.

    Gejala Penyakit Jantung Pada Remaja

    Detak Jantung Tidak Teratur

    Sungguh suatu hal yang wajar jika Sobat Sehat yang masih dalam usia remaja mengalami rasa gugup atau semangat yang begitu kencang. Namun, apabila Sobat terlalu sering merasakan jantung berdetak tidak beraturan, Sobat sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Detak jantung yang tidak teratur kerap disebabkan oleh banyaknya kafein dalam tubuh atau kurang tidur. Namun, ada kalanya kondisi tersebut menandakan atrial fibrilasi atau gangguan irama jantung.2

    Cepat Sekali Lelah

    Sering merasakan tubuh cepat sekali lelah? Jika ya, Sobat harus segera mewaspadai karena itu merupakan salah satu gejala penyakit jantung di usia muda. Kelelahan ini dapat dirasakan setelah melakukan aktivitas ringan sekalipun, seperti menaiki tangga atau membawa barang belanjaan.2

    Nyeri di Dada

    Selain cepat sekali lelah, gejala penyakit jantung yang paling umum dirasakan adalah nyeri dada. Saat pembuluh darah jantung tersumbat, Sobat kemungkinan akan merasakan sakit, sesak, atau tekanan di dada. Sebagian orang mengeluhkan rasa seperti terbakar atau seperti ada benda berat yang menekan dada. Perasaan nyeri ini biasanya berlangsung lebih dari beberapa menit. Selain itu, nyeri dada bisa terjadi ketika Sobat sedang beristirahat atau melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga. Pada remaja wanita, gejala lain yang bisa terdeteksi adalah sesak napas, tekanan punggung atas, atau sakit perut bagian atas yang sering disalahartikan sebagai maag atau gangguan pencernaan.2

    Baca Juga: 6 Makanan yang Dilarang untuk Penderita Jantung

    Nyeri yang Menjalar ke Lengan

    Nyeri yang dirasakan bukan hanya pada bagian dada, melainkan juga adanya nyeri yang menjalar ke sisi kiri tubuh. Awalnya, perasaan nyeri hanya akan terasa di tengah dada kemudian bergerak ke bagian kiri tubuh. Selain lengan, terkadang rasa sakit juga bisa menyebar ke dagu atau punggung.2

    Darah Tinggi

    Tekanan darah yang tinggi bisa menjadi gejala lain dari penyakit jantung pada dewasa muda dan memang cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, pada usia 20-an dan awal 30-an, setidaknya sekitar 7% pria dan 4% wanita udah memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai penyakit jantung. Mulai dari serangan jantung, gagal jantung, stroke, aneurisma, atau penyakit arteri perifer.2

    Batuk yang Tidak Berhenti

    Batuk bukanlah gejala khas dari penyakit jantung. Meski begitu, Sobat tetap perlu waspada bila sudah mengetahui bahwa tubuh Sobat memiliki risiko penyakit jantung. Batuk berdahak lendir putih atau merah muda disertai sesak bisa menjadi tanda gagal jantung. Sesak biasanya memberat dengan posisi tertirudr dan membaik dengan posisi duduk. Hal tersebut bisa terjadi ketika jantung tidak dapat memenuhi tuntutan kerja tubuh sehingga menyebabkan darah bocor kembali ke paru-paru.2

    Pusing Disertai Sesak

    Gejala terakhir penyakit jantung di usia muda adalah adanya pusing, kepala terasa ringan, hingga pingsan tiba-tiba. Bila Sobat sering merasa pusing seolah-olah hendak pingsan kemungkinan besar ini adalah salah satu gejala penyakit jantung. Umumnya pusing akan disertai nyeri dada atau sesak.2

    Setelah Sobat mengetahui penyebab dan gejala penyakit jantung pada remaja, ada baiknya Sobat juga mengetahui cara mencegahnya supaya Sobat tidak mengalaminya. Berikut beberapa pencegahan yang bisa dilakukan.

    Pencegahan Penyakit Jantung Pada Remaja

    Yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan jantung di usia muda adalah memperhatikan gaya hidup, mulai dari makan makanan bergizi, tidak merokok, pandai mengelola stress, olahraga secukupnya, dan menjaga tekanan darah, serta konsultasi ke dokter. Selain itu, Sobat disarankan konsisten menjaga pola hidup sehat dan mulai berhati-hati dalam memilih jenis makanan yang berpotensi meingkatkan risiko serangan jantung seperti makanan cepat saji. Apabila penyakit jantung yang dimiliki adalah penyakit jantung bawaan, disarankan untuk segera mengkonsultasikannya ke dokter dan melakukan pengecekan secara berkala.3

    Baca Juga: Penting Nggak Check-Up Rutin untuk Jantung?

    Itulah hal-hal mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan penyakit jantung pada remaja yang kerap tidak disadari dan bahkan diremehkan meskipun sudah menunjukkan gejala yang serius. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai penyakit jantung dan penanganannya serta produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Penyebab Makin Banyak Orang Muda Alami Serangan Jantung [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/06/03/095411720/penyebab-makin-banyak-orang-muda-alami-serangan-jantung?page=all
    2. Never Ignore These 11 Heart Symptoms [Internet]. WebMD. 2020 [cited 2 September 2020]. Available from: https://www.webmd.com/heart-disease/features/never-ignore-symptoms#1
    3. Cara Mencegah Serangan Jantung di Usia Muda [Internet]. CNN Indonesia. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200218101254-255-475628/cara-mencegah-serangan-jantung-di-usia-muda
    Read More

Showing 1–10 of 83 results

Chat Asisten ProSehat aja