Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Archive for Category: Lawan Diabetes

Showing 1–10 of 40 results

  • Anda mungkin sudah tahu bahwa penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung. Risiko stroke dan penyakit jantung koroner, termasuk serangan jantung pada penderita diabetes semua tipe memang tinggi. Namun, hal ini lebih besar lagi pada penderita diabetes tipe 2. Penyakit jantung menempati urutan pertama dalam penyakit yang menyebabkan kematian pada penderita diabetes […]

    Sakit Gula Bikin Jantungan

    Anda mungkin sudah tahu bahwa penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung. Risiko stroke dan penyakit jantung koroner, termasuk serangan jantung pada penderita diabetes semua tipe memang tinggi. Namun, hal ini lebih besar lagi pada penderita diabetes tipe 2. Penyakit jantung menempati urutan pertama dalam penyakit yang menyebabkan kematian pada penderita diabetes tipe 2.

    Diabetes merupakan penyakit kronis yang memiliki banyak komplikasi. Salah satu komplikasi diabetes menyerang pembuluh darah besar dan kecil. Setiap organ di tubuh kita memiliki pembuluh darah, sehingga penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi pada seluruh organ tubuh. Terutama organ-organ vital, seperti jantung, otak, ginjal hingga sampai ke organ kecil seperti mata, jari kaki hingga organ vital pada pria.

    Bagaimana hubungan penyakit diabetes dengan jantung? Kita tahu bahwa penyakit jantung koroner merupakan penyakit dengan angka kematian yang tinggi. Beberapa faktor risiko yang banyak diketahui orang adalah kolesterol yang tinggi, kegemukan, dan terakhir adalah diabetes melitus. 

    Baca Juga: 5 Tanda Diabetes dan Kencing Manis

    Pada diabetes yang melibatkan penyakit jantung, pembuluh darah koroner merupakan targetnya. Sehingga, diabetes dapat merusak pembuluh darah koroner. Maka tanpa adanya faktor resiko berupa kenaikan kolesterol, diabetes sendiri mampu membuat pembuluh darah tersumbat sehingga menyebabkan serangan jantung. Perlu diingat bahwa penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian kedua terbanyak di Indonesia.

    Diabetes dapat meningkatkan risiko kematian karena penyakit jantung koroner sebesar 2 hingga 4 kali lipat dari kondisi normal, meningkatkan risiko gagal jantung 2 hingga 5 kali lipat dari normal, dan meningkatkan risiko stroke sebesar 2 hingga 4 kali lipat dari kondisi normal.

    Gejala penyakit jantung harus kita waspadai adalah nyeri di bagian dada, lengan, pundak, leher, rahang dan juga bagian punggung dan sesak napas. Bila sahabat mengalami ini, maka segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk penanganan cepat sehingga tidak berdampak buruk ke depannya.

    Nah, penting bagi kita menyadari bahwa mengontrol gula dan diabetes merupakan salah satu faktor terpenting dalam pencegahan penyakit jantung koroner. Faktor risiko terpenting yang harus dikontrol pada pasien-pasien yang mengalami diabetes atau prediabetes adalah menurunkan berat badan. Selain itu, mengubah pola hidup menjadi sehat seperti cek kesehatan berkala, konsumsi makanan sehat yang kaya sayur dan buah, serta perbanyak aktivitas fisik dan olahraga. Melakukan olahraga selama 30 menit setiap hari selama 5 kali seminggu atau 150 jam dalam satu minggu dapat menurunkan risiko terjadinya diabetes melitus sebanyak 58%.

    Baca Juga: 8 Fakta Lawan Diabetes

    Bagaimana tanda awal serangan jantung?

    Tanda awal serangan jantung adalah nyeri di dada sebelah kiri, nyeri dada terhebat yang pernah dirasakan dan kuncinya adalah nyeri tersebut biasanya menjalar ke lengan dan tidak bisa ditunjuk posisi nyerinya. Biasanya disertai dengan mual muntah dan keringat dingin.

    Apa yg harus dilakukan orang dengan diabetes agar terhindar dari penyakit jantung?

    Pada penderita diabetes, rutin melakukan pengecekan terhadap gula darah, konsumsi obat anti diabetes sesuai dengan saran dokter dan menjaga berat badan ideal merupakan beberapa cara agar dapat terhindar dari penyakit jantung.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Kegemukan menjadi masalah kesehatan yang belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Obesitas menyerang siapa saja, tak lagi mengenal usia. Saat ini jumlah penderita obesitas semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini berdasarkan data yang dikemukakan World Health Organisation (WHO) bahwa jumlah penderita obesitas pada tahun 2008 sekitar 10% dari total populasi pria dan 14% dari total […]

    7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas

    Kegemukan menjadi masalah kesehatan yang belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Obesitas menyerang siapa saja, tak lagi mengenal usia. Saat ini jumlah penderita obesitas semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini berdasarkan data yang dikemukakan World Health Organisation (WHO) bahwa jumlah penderita obesitas pada tahun 2008 sekitar 10% dari total populasi pria dan 14% dari total populasi wanita, persentase ini meningkat 2 kali lipat dibanding tahun 1998, sekitar 5% dari total populasi pria dan 8% dari total populasi wanita.

    Obesitas merupakan keadaan yang terjadi ketika energi yang dimasukkan lebih banyak dibanding energi yang dikeluarkan, hal ini membuat energi yang tersisa akan diubah menjadi cadangan lemak, yang jika dibiarkan terus-menerus akan mengakibatkan obesitas.

    Modifikasi gaya hidup sangatlah penting karena penyebab utama obesitas adalah sedentary life styleatau gaya hidup dengan aktivitas fisik yang rendah, orang-orang cenderung menginginkan sesuatu yang praktis dan tidak mau lelah. Menghabiskan waktu didepan TV, memesan makanan secara online dibanding pergi kepasar dan keengganan berolahraga adalah sebagian kecil dari contoh aktivitas fisik yang kurang.

    Banyak orang yang merasa frustasi dengan keadaan ini, tapi sebenarnya banyak cara sederhana terutama dengan memodifikasi gaya hidup untuk mengatasi keadaan tersebut dan akan berhasil jika dilakukan secara sungguh-sungguh serta komitmen yang kuat.

    Ada7 cara sederhana untuk mengatasi obesitas, yaitu:

    1. MINUM AIR PUTIH

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan meminum air putih sebanyak lebih dari 1 liter perhari mampu menurunkan berat badan sebanyak sekitar 2 kg selama 12 bulan. Hal ini disebabkan dengan meminum air, kita lebih cepat merasa kenyang serta mempercepat transit makanan pada usus sehingga jumlah kalori yang terserap akan berkurang. Selain itu, air putih juga membantu pengeluaran lemak serta membantu membersihkan saluran cerna dari sisa makanan.

    1. MAKAN BUAH & SAYUR

    Memakan buah dan sayur sangat membantu dalam upaya penurunan berat badan karena mengandung jumlah kalori yang rendah, tapikaya akan serat yang mampu membuat kita cepat merasa kenyang dan rasa lapar datang lebih lama. Buah-buahan yang dikonsumsi sebaiknya merupakan buah-buahan dengan indeks gula yang rendah, misalnya: ceri, plum, peach, grapejuice, apel, aprikot, pir. Sedangkan jenis sayur yang baik ialah sayuran yang dimakan mentah atau setengah matang dengan cara direbus. Memasak makanan dengan cara ditumis atau dengan santan sangat buruk bagi kesehatan karena kandungan lemak yang tinggi.

    1. OLAHRAGA

    American College of Sport Medicine (ASCM) merekomendasikan bahwa aktivitas fisik yang baik untuk mengurangi obesitas dan menjaga tubuh untuk tetap sehat pada usia 18 – 65 tahun adalah aktivitas aerob sedang dengan durasi 1 jam per hari, 5 hari dalam seminggu atau intensitas berat dengan durasi 20 menit per hari, 3 hari dalam seminggu. Namun, pada orang dengan obesitas sangat penting memikirkan jenis aktivitas fisik yang akan dilakukan. Sebaiknya berupa aktivitas fisik yang tidak memberikan beban terlalu berat pada lutut, misalnya: berenang atau bersepeda.

    1. TIDUR YANG CUKUP

    Pada dasarnya kondisi kurang tidur atau durasi tidur terlalu lama dapat meningkatkan risiko seseorang menderita obesitas. Sebuah penelitian di Polandia menunjukkan bahwa wanita yang durasi tidurnya lebih dari 9 jam dan pria dengan durasi tidur kurang dari 6 jam memiliki risiko yang tinggi untuk menderita obesitas.

    1. HINDARI MAKANAN & MINUMAN CEPAT SAJI

    Makanan cepat saji diketahui memiliki kontribusi yang cukup besar dalam peningkatan jumlah kejadian obesitas terutama di negara berkembang dan maju, karena makanan cepat saji umumnya memiliki porsi yang besar, proses yang cepat, tinggi kalori, tinggi lemak dan juga gula yang menyebabkan penimbunan kalori yang kemudian diubahmenjadi lemak pada tubuh kita.

    1. BATASI KONSUMSI GARAM

    Selama ini, kita meyakini bahwa konsumsi garam yang berlebihan akan meningkatkan tekanan darah dan berdampak buruk pada kesehatan jantung. Namun, ternyata konsumsi garam yang berlebihan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan obesitas, terutama garam yang terkandung pada penyedap rasa. Hal ini disebabkan garam juga membuat seseorang ingin makan lebih banyak.

    1. KONSUMSI MAKANAN TINGGI PROTEIN

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi protein dapat membantu pengurangan lemak, karena protein menghasilkan lebih banyak panas dibandingkan lemak dan karbohidrat. Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi protein akan membuat kita lebih cepat merasa kenyang.

    Cara-cara instan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal seperti konsumsi obat pelangsing maupun tindakan operatif sangat tidak dianjurkan, karena efek samping yang mungkin terjadi bahkan risiko kematian di meja operasi yang mungkin terjadi, serta biaya yang dikeluarkan juga amatlah besar. Memodifikasi gaya hidup adalah cara alami paling tepat dalam mengurangi obesitas, karena hampir tidak memiliki efek samping jika dilakukan dengan tepat, bahkan biaya yang dikeluarkan relatif murah. Yakinlah Sobat, bentuk tubuh dan berat badan yang ideal hanya dapat diperoleh dengan komitmen dan konsistensi.

    Nah, jika Sobat membutuhkan aneka produk makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Astrup A, Raben A, Geiker N. The role of higher protein diets in weight control and obesity-related comorbidities. International Journal of Obesity. 2014;39(5):721-726.
    2. WHO | Obesity [Internet]. Who.int. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: http://www.who.int/gho/ncd/risk_factors/obesity_text/en/
    3. Tetens I, Alinia S. The role of fruit consumption in the prevention of obesity. The Journal of Horticultural Science and Biotechnology. 2009;84(6):47-51.
    4. Suliga E, Koziel D, Cieśla E, Rębak D, Głuszek S. Sleep duration and the risk of obesity – a cross-sectional study. Medical Studies. 2017;3:176-183.
    5. Garcia G, Sunil T, Hinojosa P. The Fast Food and Obesity Link: Consumption Patterns and Severity of Obesity. Obesity Surgery. 2012;22(5):810-818.
    Read More
  • Memiliki masalah kesehatan memang membuat seseorang dianjurkan untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Hal ini juga berlaku bagi Sobat yang memiliki kadar gula darah yang tinggi. Sobat tidak boleh asal makan karena tentunya beberapa makanan bisa menjadi penyebab tingginya kadar gula darah. Namun, beberapa makanan juga baik untuk gula darah bahkan mampu membantu untuk menurunkan […]

    Panduan Asupan Sehat untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

    Memiliki masalah kesehatan memang membuat seseorang dianjurkan untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Hal ini juga berlaku bagi Sobat yang memiliki kadar gula darah yang tinggi. Sobat tidak boleh asal makan karena tentunya beberapa makanan bisa menjadi penyebab tingginya kadar gula darah.

    Namun, beberapa makanan juga baik untuk gula darah bahkan mampu membantu untuk menurunkan kadarnya. Pada pembahasan kali ini, akan dijelaskan beberapa makanan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah sesuai dengan gula darah yang Sobat miliki.

    1. Mengonsumsi Sayuran

    Apapun jenis sayuran yang Sobat pilih, sayuran sangat membantu menurunkan kadar gula darah pada tubuh. Akan tetapi, Sobat perlu memerhatikan cara pengolahannya. Dalam menurunkan kadar gula darah, sebaiknya sayuran tersebut di makan langsung mentah yang terlebih dahulu telah dicuci bersih, atau dipanggang maupun dioven. Bahan tambahan yang diperbolehkan untuk memperkaya rasa yaitu bawang putih, rosemary, atau paprika merah. Kurangi penggunaan gula dan garam.

    2. Kurangi Minuman Berkalori

    Minuman yang memiliki kandungan kalori yang tinggi akan membuat kadar gula darahmu naik. Minuman jenis ini tentunya akan memperburuk kondisi kesehatanmu. Olehkarena itu, lebih baik Sobat meminum air putih yang memang terbukti mampu mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dan menurunkan kadar gula darah. Jika Sobat ingin meminum minuman yang memiliki rasa agar tidak bosan dengan air putih saja, Sobat bisa mencoba membuat infus water sendiri di rumah. Infus water bisa menjadi pilihan minuman yang memiliki rasa tetapi rendah kalori. Sobat bisa memilih lemon atau mentimun agar infus water segar dan sehat.

    3. Melon dan beri-berian

    Buah tersebut juga mampu menurunkan dan menjaga kadar gula darahmu. Meski memiliki rasa yang manis, kandungan kalori dan kadar gulanya masih tergolong normal dan baik abgi tubuhmu. Sobat bisa mencoba mengkreasikan buah tersebut dengan menambahkan yoghurt agar tidak membosankan.

    4. Makanan Berserat Tinggi

    Sobat juga perlu memakan bahan makanan yang berserat tinggi. Jenis makanan yang demikian juga mampu menurunkan kadar gula darah. Banyak sekali bahan makanan yang mengandung banyak serat. Akan tetapi, diutamakan untuk mengonsumsi biji-bijan yang paling banyak mengandung serat, misalnya seperti kacangkenari (almond), kacang polong, atau pistacio. Sobat bisa mengolahnya dengan mencampurkan bersama sayur sayuran kesukaan.

    5. Protein

    Menyeimbangkan komposisi nutrisimu dengan mengonsumsi protein juga sangat penting sebagai upaya menurunkan kadar gula darah. Namun, pastikan bahwa protein yang Sobat pilih tersebut tidak mengandung lemak jahat agar penyakit diabetesmu tidak semakin parah. Sobat bisa memenuhi kebutuhan protein dengan mengonsumsi keju dalam porsi sedikit, telur, daging merah, yogurt, dan protein baik lainnya. Lalu, tambahkan beberapa makanan yang mengandung lemak non jahat pula jika disukai, seperti alpukat, minyak ikan, olive oil, dan lainnya.

    Jika Sobat memiliki kadar gula darah yang tinggi karena diabetes, maka Sobat tak perlu khawatir sebab kadar gula darah dapat diturunkan. Hal utama yang perlu diingat yaitu perlunya kedisiplinan dalam mengatur pola dan porsi makanan. Jangan sembarang mengonsumsi jenis makanan atau minuman yang nantinya justru membuat kadar gula darahmu semakin memburuk.

    Selain itu, sempatkan untuk memiliki waktu berolahraga agar gula dalam darah terbakar dan menyebabkan tubuhmu berkeringat. Berkeringat setiap hari juga akan membuatmu semakin sehat dan secara tidak langsung menurunkan kadar gula darah. Memiliki jadwal tidur yang teratur juga diperlukan agar tubuhmu memiliki metabolisme yang terjaga baik. Jangan lupa untuk mengonsultasikan kondisi Sobat kepada dokter untuk penanganan diabetes lebih lanjut.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi: webmd.com/diabetes/features/diabetic-diet-6-foods-control-blood-sugar#1

    Read More
  • Obesitas masih menjadi momok di banyak negara, termasuk Indonesia. Data terakhir menunjukkan bahwa Indonesia masuk ke dalam 10 besar negara berpenduduk gemuk terbanyak. Wow! Obesitas disebabkan terutama oleh peningkatan konsumsi makanan berkalori tinggi. Selain itu, faktor-faktor seperti pola hidup yang tidak aktif, stres, genetis (memiliki bakat gemuk), dan meningkatnya daya beli masyarakat juga menjadi pemicu […]

    10 Obat Herbal Obesitas yang Layak Dicoba

    Obesitas masih menjadi momok di banyak negara, termasuk Indonesia. Data terakhir menunjukkan bahwa Indonesia masuk ke dalam 10 besar negara berpenduduk gemuk terbanyak. Wow!

    Obesitas disebabkan terutama oleh peningkatan konsumsi makanan berkalori tinggi. Selain itu, faktor-faktor seperti pola hidup yang tidak aktif, stres, genetis (memiliki bakat gemuk), dan meningkatnya daya beli masyarakat juga menjadi pemicu konsumsi makanan secara berlebihan yang mengakibatkan tingginya angka kegemukan. Salah satu cara untuk mengatasi obesitas adalah melakukan diet sehat dan mengubah pola hidup. Namun, selain itu, ada beberapa obat herbal obesitas yang bisa Anda coba.

    Obesitas Bila…

    Nah, sebelumnya, cari tahu dulu apakah Anda termasuk obesitas? Langkah sederhana, coba lihat perut Anda, apakah membuncit? Entah karena kebetulan atau tidak, tapi kebanyakan pria setelah menikah, berat badan-nya perlahan-lahan akan naik. Jika tidak diseimbangkan dengan pola hidup sehat, lama-lama perut pun akan melebar dan membuncit, hehe.. Nah, normalnya, lingkar pinggang berada di ukuran 90 cm. Jika lebih dari itu, bisa jadi pertanda Anda berada di tahap kelebihan berat badan yang nantinya bisa berujung pada obesitas.

    Untuk pengukuran yang akurat, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), dikatakan obesitas apabila seseorang memiliki Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT) di angka 30 atau lebih. Di bawah angka tersebut, masih dianggap sebagai kelebihan berat badan biasa. Namun, tetap saja, risikonya bisa mengarah pada masalah kesehatan yang serius.

    Adapun rumus untuk menghitung BMI adalah: Berat Badan (kg) / [Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m)]. Contoh, berat badan Anda 95 kg dengan tinggi badan 175 cm (1,75 m). Maka, BMI = 95 / (1.75 x 1.75) = 95/3.06 = 31 (obesitas). Namun, angka BMI untuk obesitas di Indonesia dan negara Asia lain lebih rendah dari itu. Menurut Departemen Kesehatan RI, seseorang dikategorikan obesitas bila BMI berada di angka 27 atau lebih.

    Tanaman Obat Herbal

    Jangan sepelekan obesitas. Pria yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, risiko memiliki polip kolorektal yang akhirnya bisa menjadi kanker, dan penyakit lain.

    Selain itu, obesitas terutama adanya penumpukan lemak di daerah perut, bisa berpengaruh pada fungsi seksual pria. Sebab, kemampuan tubuh untuk memasok darah ke bagian penis terganggu sehingga menyebabkan produksi hormon testosteron menurun. Bahkan, dalam beberapa kasus impotensi, ditemukan ada kaitannya dengan obesitas ini.

    Nah, Sobat, tunggu apalagi. Yuk, pangkas lemak yang menumpuk di tubuh. Seperti yang disebutkan, ada 10 obat herbal obesitas yang bisa Anda coba sebagai terapi menurunkan berat badan, murah dan bermanfaat.

    Berikut 10 obat herbal obesitas yang perlu dicoba:

    1. Jeruk Nipis

    Ambil buah jeruk nipis. Peras, ambil sarinya lalu campurkan dengan air hangat dan segera diminum. Selain kaya dengan vitamin C dan antioksidan, jeruk nipis mengandung senyawa kimia seperti limonen, linalin asetat dan asam sitrat yang berguna untuk melancarkan sistem pencernaan tubuh. Jeruk nipis bisa dimasukkan dalam menu program diet sehat Anda.

    2. Teh Hijau

    Dibandingkan jenis teh lainnya, teh hijau mengandung Epigalo Katekin Galat (EGCG) yang memberi banyak antioksidan. Kadar EGCG yang tinggi dapat meningkatkan laju kecepatan metabolisme pada tubuh dan menurunkan kolesterol sehingga efektif menghancurkan obesitas. Teh hijau termasuk ke dalam obat herbal dan tidak memiliki efek samping. Seduhlah dan minum teh hijau secara teratur pada pagi dan malam hari.

    3. Temu Lawak

    Tak hanya berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit seperti radang lambung, liver, ginjal, hepatitis, temu lawak juga bisa dijadikan obat penurun berat badan. Kandungan dalam temu lawak yang bernama latin Curcumin xanthorriza ini dapat membantu menghancurkan lemak dalam tubuh. Selain itu, temu lawak juga kaya akan karbohidrat sehingga membuat perut terasa lebih kenyang. Nafsu makan menjadi lebih terkendali sehingga porsi nasi yang masuk ke dalam tubuh bisa berkurang. Caranya, ambil beberapa rimpang temu lawak, bersihkan dengan air lalu parut. Rebus dengan 1-2 gelas air hingga mendidih. Saring airnya, tambahkan madu secukupnya, aduk rata dan siap untuk diminum.

    4. Daun Jati Belanda

    Daun jati belanda atau Guazuma ulmifoli berkhasiat untuk menurunkan berat badan secara efektif. Sebab, tumbuhan ini mengandung senyawa aktif tanin yang mampu menyerap karbohidrat atau lemak dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, daun jati Belanda juga mengandung serat yang mampu menghambat penyerapan lemak, gula dan kolesterol serta melancarkan proses metabolisme tubuh.

    Siapkan 7 helai daun jati Belanda. Boleh ditambahkan 7 lembar daun tempuyung. Cuci bersih lalu rebus ke dalam 110 ml air selama 15 menit dengan api kecil hingga mendidih. Bisa pula diseduh dalam air panas. Minum selagi hangat 1 x sehari dan diulang selama 30 hari atau sepanjang Anda butuhkan.

    5. Buah Delima

    Delima atau Punica granatum kaya akan antioksidan, polifenol dan asam linolenat terkonjugasi yang bermanfaat membakar lemak dan meningkatkan metabolisme. Selain bagus untuk menurunkan berat badan, buah delima juga sangat baik untuk kulit. Anda bisa memakan buah delima langsung atau dibuat jus tanpa gula. Minum jus delima juga membantu menekan nafsu makan.

    6. Bunga Rosella

    Tanaman bunga rosella (Hisbiscus sabdariffa) yang berasal dari benua Afrika ini aslinya digunakan sebagai bunga hias. Namun, kandungan nutrisi seperti vitamin C yang sangat tinggi, vitamin A, 18 jenis asam amino, protein, kalsium, membuat rosella kini diolah menjadi makanan atau minuman kesehatan. Salah satunya adalah berfungsi sebagai obat herbal untuk menurunkan berat badan. Beberapa nutrisi dalam bunga rosella bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, meluruhkan lemak dan melangsingkan tubuh. Anda bisa mengolah bunga rosella menjadi teh dengan cara menyeduhnya ke dalam air panas. Atau, bisa pula dijadikan salad dengan memakai kelopak bunga rosella yang dicampurkan dengan bahan-bahan lain.

    7. Kulit Buah Manggis

    Tak hanya buahnya, kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) juga bisa dikonsumsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah serta meningkatkan aktivitas enzim lipoprotein lipase untuk memecah LDL (low density lipoprotein) menjadi asam lemak dan gliserol. Akibatnya, kadar LDL menurun dan kadar HDL (high density lipoprotein) atau kolesterol baik meningkat. Kulit manggis juga berkhasiat untuk membantu menghancurkan lemak dalam tubuh. Jadi, jangan ragu untuk mengonsumsi kulit buah manggis, ya.

    8. Lobak

    Tanaman lobak yang punya nama latin Raphanus raphanistrum subsp. sativus adalah jenis umbi-umbian. Bentuknya panjang seperti wortel, namun isi dan kulitnya berwarna putih, bukan oranye. Lobak juga kaya akan serat yang dibutuhkan tubuh untuk melancarkan pencernaan dan mengontrol kadar gula darah. Adanya kadar gula darah yang stabil menurunkan risiko terjadinya penumpukan kolesterol dan kejadian obesitas.

    Anda bisa mengolah lobak menjadi berbagai makanan lezat, seperti salad, sashimi, sup, ataupun dimasak dengan cara ditumis. Lobak putih ini di Korea sangat sering dijadikan sebagai salah satu bahan sayuran dalam membuat kimchi,yaitu sayuran yang difermentasi dengan tambahan saus cabai dan garam.

    Penelitian dalam jurnal Molecular Nutrition and Food Research pada orang obesitas menyebutkan bahwa konsumsi kimchi mampu menunjukkan peningkatan aktivitas metabolik. Konsumsi kimchi secara rutin bisa menurunkan risiko obesitas. Selain diolah menjadi makanan, lobak juga bisa Anda olah sebagai minuman dengan dijadikan jus.

    9. Licorice

    Licorice atau akar manis juga bisa dijadikan obat herbal dalam mengatasi obesitas. Penelitian menemukan bahwa minyak flavonoid dari licorice sangat membantu dalam mengurangi lemak tubuh secara total. Orang yang mengonsumsi 900 mg minyak flavonoid secara rutin selama 8 minggu, berat tubuhnya secara signifikan turun. Tak hanya itu, licorice juga bisa membuang kandungan trigliserida yang berlebih dalam darah dan jantung sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan bugar. Tak heran kalau licorice dianjurkan oleh para ahli gizi untuk dikonsumsi saat menjalani program diet.

    10. Lidah Buaya

    Lidah buaya atau Aloe vera memang banyak sekali manfaatnya. Tak hanya bagus untuk kesehatan kulit dan rambut, mengonsumsi lidah buaya ternyata juga membantu dalam menurunkan berat badan. Lidah buaya mengandung banyak vitamin, mineral dan antioksidan untuk memerangi radikal bebas dan merupakan sumber protein yang baik untuk perkembangan otot. Mengonsumsi lidah buaya secara rutin dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang berimbas pada penurunan berat badan. Lidah buaya bisa dikonsumsi dalam bentuk suplemen diet, atau minuman jus.

    Makanan dan Minuman yang Dianjurkan

    Itulah 10 obat herbal obesitas yang bisa Anda coba. Tanaman herbal di atas, selain bisa dikonsumsi langsung, kini juga banyak diolah menjadi suplemen untuk menurunkan berat badan. Selain obat herbal diabetes, Sobat juga perlu mengatur pola makan menjadi lebih sehat dan melakukan aktivitas fisik secara teratur.

    Berikut beberapa rekomendasi makanan yang bisa Anda terapkan dalam rangka melawan obesitas:

    • Biasakan sarapan sehat yang mengandung biji-bijian seperti beras merah, barley, gandum yang membuat perut Anda cepat kenyang tapi dengan sedikit kalori. Bahan-bahan makanan ini juga dapat memperbaiki kadar kolesterol dalam tubuh. Sangat pas untuk dijadikan menu diet sehat.
    • Saat makan, jangan terburu-buru. Nikmati kunyahan dan makanlah dengan lambat. Cara ini membantu otak untuk mengirim sinyal pada tubuh untuk tidak makan berlebihan dan membuat Anda cepat kenyang.
    • Batasi konsumsi gula atau makanan/minuman manis. Gantilah gula dengan air putih yang dicampur lemon, mint, atau stroberi beku untuk rasa yang menyenangkan atau infused water.
    • Perbanyak makan buah dan sayur yang tinggi serat
    • Jangan makan dengan porsi berlebihan
    • Lakukan olahraga secara teratur, misalnya renang, joging, bersepeda, jalan kaki, atau sekadar naik-turun tangga di rumah atau kantor.

    Nah, sobat, demikian 10 obat herbal obesitas yang bisa Anda coba. Semoga berhasil dalam memerangi obesitas. Disiplin dan jangan menyerah, adalah kunci sukses untuk bebas dari kegemukan. Semoga berhasil!

    Jangan lupa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan, termasuk produk herbal untuk membantu menurunkan berat badan. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    1. Food 1, Loss 1, Food N, Articles: R, Weight? B, Kilos O et al. 10 Fat Burning Juices You Must Have for Quick Weight Loss [Internet]. NDTV Food. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: food.ndtv.com/health/10-juices-you-must-have-for-quick-weight-loss-1669424
    2. Ini Alasannya Mengapa Teh Hijau Efektif Hancurkan Obesitas – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: tribunnews.com/kesehatan/2014/02/10/ini-alasannya-mengapa-teh-hijau-efektif-hancurkan-obesitas
    3. Cara Mengolah Daun Jati Belanda, Resep Membuat Ramuan Teh [Internet]. Jamuin. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: jamuin[dot]com/2017/11/cara-mengolah-daun-jati-belanda-resep.html
    4. Riza U. 7 Khasiat Rosella Untuk Diet Sehat Alami dan Aman di Konsumsi – Diet0Sehat.co.id [Internet]. DietSehat.co.id. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: dietsehat(dot)co(dot)id/khasiat-rosella-untuk-diet
    5. Irawan F, Irawan F. Jus Kulit Buah Manggis untuk Mengobati Kolesterol | Deherba.com [Internet]. Deherba.com. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: deherba.com/jus-kulit-buah-manggis-untuk-mengobati-kolesterol.html
    6. Putih T. Ternyata Ini Manfaat Lobak Putih [Internet]. Prfmnews.com. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: prfmnews.com/berita.php?detail=ternyata-ini-manfaat-lobak-putih
    7. Kusumaningrum F. 3 Pengobatan tradisional ini jadi musuh besar obesitas | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: merdeka.com/sehat/3-pengobatan-tradisional-ini-jadi-musuh-besar-obesitas.html
    8. Surgicare O. New study: Obese men more likely to have certain cancer risks — Prime Surgicare, Monmouth County, NJ [Internet]. Prime Surgicare. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: primesurgicare.com/obese-men-likely-to-have-certain-cancer-risks/
    9. 12 Cara Mengatasi Obesitas Secara Alami [Internet]. Detox Pelangsing. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: detoxpelangsing.com/12-cara-mengatasi-obesitas-secara-alami/
    10. klinik k, klinik k. kabar klinik: Cara Mengatasi Obesitas dengan Terapi Alami [Internet]. kabar klinik. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: kabarklinik.com/2018/01/cara-mengatasi-obesitas-secara-alami.html

    Read More
  • Si Kecil Menderita Diabetes – Sedih rasanya saat mengetahui si kecil menderita diabetes lalu menyalahkan diri sendiri karena hal ini. Yang perlu Sahabat lakukan adalah tenang dan berpikiran terbuka agar si kecil tetap sehat walaupun terdiagnosa diabetes. Namun apakah itu diabetes melitus? Merupakan sindroma metabolik yang kronik atau menahun yang ditandai dengan adanya hiperglikemia (kadar […]

    Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes

    Si Kecil Menderita Diabetes – Sedih rasanya saat mengetahui si kecil menderita diabetes lalu menyalahkan diri sendiri karena hal ini. Yang perlu Sahabat lakukan adalah tenang dan berpikiran terbuka agar si kecil tetap sehat walaupun terdiagnosa diabetes. Namun apakah itu diabetes melitus? Merupakan sindroma metabolik yang kronik atau menahun yang ditandai dengan adanya hiperglikemia (kadar glukosa yang berlebihan dalam darah) menahun.

    Diabetes sendiri dibagi menjadi dua, untuk diabetes melitus tipe 1 adanya penyebab defisiensi sekresi insulin dikarenaan rusaknya sel beta pankreas sehingga produksi insulin berkurang bahkan terhenti. Namun untuk diabetes melitus tipe 2 adanya resistensi insulin yang diproduksi dalam jumlah yang normal atau meningkat namun tidak dapat berfungsi secara optimal di dalam tubuh.

    Angka kejadian diabetes di USA pada usia 5 tahun, terdapat 1 dari 1500 anak dan pada usia 18 tahun sekitar 1 dari 350 anak. Diabetes dapat terjadi pada usia berapapun termasuk anak-anak, karena tidak ada batasan usia dan bayi yang baru lahir dapat beresiko menderita diabetes. Pada usia 5-7 tahun menjadi puncak kejadian diabetes dan dapat terjadi pada awal pubertas anak.

    Baca Juga: Fakta Melawan Diabetes

    Manakah yang terbanyak beresiko diabetes? Untuk angka kejadian, anak laki-laki maupun perempuan hasilnya relatif sama namun pada saat puncak pubertas, perempuan lebih dulu terjadi dibandingkan anak laki-laki karena berkaitan dengan hormon estrogen. Finlandia menjadi negara tertinggi dengan anak-anak penderita diabetes diikuti dengan negara-negara lainnya.

    Lalu apa saja gelaja yang dapat dialami anak saat menderita diabetes melitus?  

    1.       Sering Buang Air Kecil

    Hal ini hampir sama dengan orang dewasa, diagnosis yang terjadi dikarenakan infeksi saluran kemih atau terlalu banyak minum selain itu kadang terjadi enuresis (mengompol) namun sebelumnya tidak pernah mengompol lagi.

    1.       Berat Badan yang Terus Turun

    Sahabat melihat akhir-akhir ini si kecil terlihat kurus padahal Sahabat telah memberikan asupan yang seimbang dan bergizi. Namun ternyata asupan nutrisi yang masuk kurang atau adanya kelainan organik lain dan sering dianggap sebagai gejala penderita tuberkulosis pada anak.

    1.       Sesak Nafas & Tampak Sakit

    Kemungkinan hal tersebut dikarenakan adanya bronkopneumonia atau radang pada perut.

    1.       Nyeri Perut

    Si kesil sering merasakan nyeri dibagian perut, namun hal tersebut seringkali didiagnosis sebagai peritonitis atau appendistis (Usus Buntu)

    1.       Penurunan Kesadaran

    Penurunan kesadaran sering dikaitan dengan diagnosis lainnya seperti malaria otak, radang otak ataupun cedera kepala.

    Lalu apa yang harus sahabat lakukan sebagai orang tua yang memiliki anak penderita diabetes melitus? Selalu memantau gula darah, mengatur nutrisi yang tepat serta melakukan aktivitas fisik untuk mengatasi hal tersebut. Untuk penggunaan obat ataupun insulin, perlu Sahabat diskusikan terlebih dahulu pada dokter. Selain itu beri edukasi yang tepat mengenai diabetes yang dialami olehnya karena dukungan serta perhatian dari kita dapat memberikan peranan dalam kehidupannya.

    Baca Juga: Diabetes Saat Hamil

    Untuk mendapatkan produk kesehatan yang aman dan berkualitas, bisa Sahabat dapatkan di ProSehat. Sahabat  juga dapat bertanya pada Maya sebagai asisten kesehatan dari ProSehat, selain produk kesehatan, Sahabat bisa mendapatkan layanan vaksinasi yang terpercaya. Hubungi segera melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau kunjungi www.prosehat.com.

    Sumber :

    TanyaDok. 4 November 2011. “Ketika Si Kecil Terkena Kencing Manis https://www.tanyadok.com/anak/ketika-si-kecil-terkena-kencing-manis

     

    Read More
  • Menderita Diabetes Saat Hamil – Rasa bahagia saat dipercaya tuhan untuk mengandung buah cinta Sahabat dan pasangan, Namun kebahagian tersebut tidak berlangsung lama, setelah dokter mengatakan Sahabat menderita diabetes. Diabetes pada kehamilan dapat mengakibatkan hal yang dapat mematikan janin. Terlebih lagi jika di usia kehamilan muda dapat menyebabkan keguguran. Menurut dr. Fernandi Moegni, SpOG yang […]

    Waspada! Menderita Diabetes Saat Kehamilan

    Menderita Diabetes Saat Hamil – Rasa bahagia saat dipercaya tuhan untuk mengandung buah cinta Sahabat dan pasangan, Namun kebahagian tersebut tidak berlangsung lama, setelah dokter mengatakan Sahabat menderita diabetes. Diabetes pada kehamilan dapat mengakibatkan hal yang dapat mematikan janin.

    Terlebih lagi jika di usia kehamilan muda dapat menyebabkan keguguran. Menurut dr. Fernandi Moegni, SpOG yang dilansir melalui TanyaDok.com mengatakan “Nutrisi yang diterima janin akan menurun sehingga pertumbuhannya menjadi terhambat.”

    Baca Juga: Si Penghambat Rumah Tangga

    Namun apabila janin dalam kandungan dapat dipertahankan hingga usia kehamilan yang matang. Maka saat dilahirkan, berat badan bayi dapat mencapai 4 kilogram.Sehingga keinginan untuk lahir normal harus Sahabat tunda demi kebaikan. Diabetes mellitus pada kehamilan sering dikenal dengan Diabetes Mellitus Gestasional (DMG). Diabetes mellitus gestasional ini adalah adanya intoleransi glukosa yang terjadi atau diketahui pertama kali pada saat hamil.

    Gejala ini hampir sama dengan gejala diabetes pada umumnya seperti, Selalu merasa haus, sering buang air kecil dan sering merasa lapar. Hal yang membedakannya hal ini terjadi pada saat penderita hamil. Umumnya diabetes dibagi menjadi dua tipe, Diabetes Mellitus (DM) Tipe 1 dan Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2. Begitupun untuk diabetes mellitus pada kehamilan kedua dapat dibagi menjadi 2 macam:

    1.       Diabetes yang sudah diketahui

    Untuk Sahabat yang menderita diabetes sebelum hamil memang sudah mengetahui sebelumnya, maka dikatakan sebagai Diabetes Melitus Pragestasional dan termasuk dalam Diabetes Mellitus tipe 1 (Insulin Depedent Diabetes Mellitus/ IDDM).

    1.       Menderita Diabetes Saat Hamil

    Bagi Sahabat yang tidak mengidap diabetes mellitus namun baru mengidap pada saat kehamilan dikatakan Pregnancy-Induced Diabetes Mellitus yaitu diabetes mellitus sesungguhnya, sesuai dengan definisi lama WHO 1980.

    Setelah kehamilan Sahabat berakhir, maka lakukanlah tes toleransi glukosa oral (TTGO) untuk membedakan kedua jenis tersebut. Gula darah kehamilan yang normal lebih rendah secara bermakna. Hal ini dipengaruhi oleh:

    1.       Pengambilan glukosa sirkulasi plasenta meningkat
    2.       Produksi glukosa dari hati menurun
    3.       Produksi alanin menurun
    4.       Aktifitas eksresi ginjal meningkat
    5.       Efek-efek hormone gestasional
    6.       Adanya perubahan metabolisme lemak dan asam amino
    7.       Faktor lainnya :
    • Memiliki riwayat keluarga yang menderita diabetes mellitus
    • Wanita berumur lebih dari 35 tahun
    • Wanita obesitas
    • Memiliki riwayat melahirkan (anak berukuran besar, lahir mati atau bayi yang dilahirkan cacat)

    Sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan (screening) pada pertemuan antenatal pertama. Walaupun Sahabat dinyatakan negatif, dianjurkan untuk melakukan tes ulang pada usia kehamilan 26-28 minggu. Karena pada usia kehamilan tersebut lebih efektif dan akan keluar hasil positif tertinggi gula darah Sahabat.

    Baca Juga: Fakta Melawan Diabetes

    Untuk menghindari hal itu, sahabat perlu melaksanakan diet sehat, aktifitas sehat serta kontrol gula darah dan konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sahabat mencari produk kesehatan yang aman dan berkualitas? Di ProSehat sahabat bisa mendapatkannya, selain itu sahabat akan dibantu Maya asisten kesehatan dari ProSehat. Hubungi Maya sekarang melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik https://www.prosehat.com/.

    Sumber:

    Yo, Yenni. “Waspada Diabetes Mellitus Pada Ibu Hamil”. Diakses pada 19 Januari 2018
    Haurissa, Andreas E. “Liputan: Diabetes Saat Kehamilan? Kita Mesti Waspada”. Diakses pada 19 Januari 2018

     

    Read More
  • Fakta Melawan Diabetes – Punya kerabat atau keluarga Sahabat yang menderita diabetes? Bagi sebagian penderita pernah merasakan hati terkoyak saat di vonis menderita diabetes dan menganggap diabetes menjadi akhir segalanya. Karena penyakit satu ini akan terus menghantui dan sangat sulit untuk disembuhkan, diabetes sendiri dibagi menjadi dua tipe. Diabetes tipe 1, diabetes tipe ini pankreas […]

    8 Fakta Melawan Diabetes

    Fakta Melawan Diabetes – Punya kerabat atau keluarga Sahabat yang menderita diabetes? Bagi sebagian penderita pernah merasakan hati terkoyak saat di vonis menderita diabetes dan menganggap diabetes menjadi akhir segalanya. Karena penyakit satu ini akan terus menghantui dan sangat sulit untuk disembuhkan, diabetes sendiri dibagi menjadi dua tipe.

    Diabetes tipe 1, diabetes tipe ini pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan baik, sehingga memerlukan suntikan insulin tambahan setiap harinya. Sedangkan Diabetes tipe 2, karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif akibat kurangnya melakukan aktivitas fisik dan memiliki berat badan berlebih dan diabetes tipe 2 ini mencapai 90%.

    Maka dari itu perlu Sahabat ketahui 8 fakta melawan diabetes, berikut ulasannya yang dilansir dari TanyaDok.com:

    1. Penderita Diabetes Tak Lagi Mengenal Usia

    Menurut data pada tahun 2014, 9% penduduk di dunia yang berusia 18 tahun keatas menderita diabetes dan paling tinggi pada penderita diabetes tipe 2. Dengan gaya hidup saat ini seperti mengkonsumsi makanan cepat saji, mengkonsumsi gula berlebih  serta memiliki berat badan berlebih menjadi salah satu pencetus diabetes. Bila dibiarkan maka penderita diabetes di dunia akan semakin muda maka hindari hal tersebut.

    Baca Juga: Persahabatan Gagal Ginjal dan Penyakit Jantung

    1. Diabetes Penyebab Terjadinya Gagal Ginjal

    Kencing manis (diabetes) menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal ginjal. Hal ini tidak langsing terjadi, butuh waktu 5-10 tahun gagal ginjal dapat terjadi bila Sahabat tidak melakukan pengobatan secara teratur dan tidak hanya gagal ginjal saja namun dapat terjadi komplikasi lainnya. Jadi dijaga ya Sahabat.

    1. Ibu Penyakit

    Apa ibu penyakit? Dan apa kaitannya dengan diabetes? Diabetes menjadi hal yang ditakutkan karena dapat menimbulkan komplikasi yang sangat banyak mulai dari mata, ginjal gangguan jantung hingga saraf.

    Baca Juga: Diabetes Saat Hamil

    1. Meningkatkan Risiko Jantung dan Stroke

    Diabetes menjadi pencetus meningkatnya risiko terkena serangan jantung dan stroke sebanyak 2 kali lipat dibandingkan pasien non diabetes. Karena pada saat menderita diabetes, maka pembuluh darah akan lebih luas dan lebih banyak dibandingnya orang nornal dan sangat berpengaruh jika gula darahnya tidak terkontrol dengan baik.

    Saat terjadi serangan jantung, maka komplikasi yang ditimbulkan lebih berat karena kemampuan untuk penyelamatan pembuluh darah secara alami akan terganggu. Selain itu sadaf perasa akan tumpul dan mungkin lebih jarang merasakan nyeri dada yang khas dan sangat sulit dideteksi secara dini pada pasien diabetes.

    1. Diabetes Dapat Membuat Buta

    Bila komplikasi diabetes terus terjadi, maka risiko kebutaan semakin besar. Hal ini dinamakan Retinopati diabetes yang dapat menyebabkan 5.000 orang mengalami kebutaan setiap tahunnya dan menjadi penyebab kebutaan nomor 4 di Inggris. Selain katarak, pembuluh darah diretina mata dapat rusak lalu semakin lama pengelihatan semakin berkurang.

    Baca Juga: Saat si Kecil Menderita Diabetes

    1. Diabetes Dapat Dicegah

    Walaupun beberapa hal terlihat menaklukan, namun Sahabat dapat mencegahnya dengan cara pertahankan berat badan secara seimbang berdasarkan BMI, Selalu aktif berolahraga minimal 30 menit sehari, mengurangi asupan yang tinggi garam, gula dan lemak jenuh, konsumsi buah setiap harinya dan berhenti merokok.

    1. Rutin Jalani Pengobatan

    Sahabat telah didiagnosa menderita diabetes namun jangan sampai lalai untuk mengontrol kesehatan terutama gula darah. Lakukan secara rutin pengobatan sesuai anjuran dokter, dokter akan memutuskan yang dapat menstabilkan gula darah apakah obat oral atau dengan insulin. Serta mengatur pola makan juga menjadi hal yang penting untuk kesehatan Sahabat.

    Produk Terkait: Produk Herbal Diabetes

    1. Hindari Komplikasi Diabetes

    Setelah mengetahui komplikasi yang terjadi akibat diabetes, maka Sahabat perlu menjaga tekanan darah, melakukan perawatan kaki untuk menghindari luka, menjaga kadar kolesterol darah normal serta skrining secara rutin untuk melihat fungsi ginjal dan kesehatan mata  dengan baik.

    Baca Juga: Apakah Enjakulasi Dini Salah Satu Tanda Diabetes?

    Maka dari itu perlu untuk menjaga dan melawan diabetes untuk Sahabat ataupun orang terkasih. Untuk mendapatkan berbagai produk kesehatan yang aman dan berkualitas, dapatkan di ProSehat.  Selain itu tersedia vaksinasi yang bisa Sahabat tanya langsung ke Maya akan membantu Sahabat sebagai asisten kesehatan di ProSehat melalui Telp/ SMS / WA 0811-18-16-800.

    Referensi :

    TanyaDok. 18 April 2016. “Infografik Tentang Fakta Seputar Diabetes”.

    https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/infografik-tentang-fakta-seputar-diabetes

    TanyaDok. 19 Maret 2016. “Gagal Ginjal”. https://www.tanyadok.com/penyakit/gagal-ginjal/penyebab/

    TanyaDok. 29 Oktober 2008. “Anda Penderita Kencing Manis? Waspada Kebutaan Mendadak!”.

    https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/anda-penderita-kencing-manis-waspada-kebutaan-mendadak

     

    Read More
  • Si Penghambat Rumah Tangga – Bagi sebagian orang, penghambat rumah tangga adalah hadirnya orang ketiga. Hal tersebut memang benar, namun diabetes juga bisa menjadi penghambatnya. Bagi penderita diabetes bisa mengalami disfungsi seksual dan memiliki anggapan negatif. Namun sebelum menilainya, Sahabat perlu mengetahui apa itu disfungsi seksual. Disfungsi seksual merupakan suatu gangguan seseorang atau pasangan pada […]

    Si Penghambat Rumah Tangga Anda

    Si Penghambat Rumah Tangga – Bagi sebagian orang, penghambat rumah tangga adalah hadirnya orang ketiga. Hal tersebut memang benar, namun diabetes juga bisa menjadi penghambatnya. Bagi penderita diabetes bisa mengalami disfungsi seksual dan memiliki anggapan negatif. Namun sebelum menilainya, Sahabat perlu mengetahui apa itu disfungsi seksual.

    Disfungsi seksual merupakan suatu gangguan seseorang atau pasangan pada saat melakukan aktivitas seksual dalam berbentuk hasrat, rangsangan maupun orgasme. Kencing manis sebagai pencetus terjadinya disfungsi seksual yang secaratidak langsung akibat komplikasi dan hal ini dapat dialami pria maupun wanita.

    Mengapa demikian? Disfungsi seksual yang dialami penderita diabetes karena terjadi kerusakan serat-serat syaraf dan pembuluh darah kecil di sekitar organ genitalia, sehingga terjadi penurunan fungsi dan gangguan organ-organ reproduksi. Namun tidak semua penderita kencing masin akan mengalami disfungsi seksual.

    Disfungsi seksual beresiko tinggi jika telah berusia lebih dari 40 tahun, aktif merokok, kadar gula, tekanan darah serta kolesterol yang tidak terkontrol. Selain itu berat badan yang berlebih (overweight) dapat mempengaruhi disfungsi seksual lebih dini.Namun apa saja yang akan dialami disfungsi seksual antara pria dan wanita, apakah sama?

    • Disfungsi seksual pria pada penderita kencing manis
    • Disfungsi Ereksi, ketidakmampuan untuk memulai atau mempertahankan keadaaan penis ereksi pada saat hubungan seksual.
    • Retrograde Ejaculation, keadaan dimana semen masuk kedalam kantung kemih saat ejakulasi keluar dari penis.
    • Penurunan libido dan hasrat seksual
    • Disfungsi seksual wanita pada penderita kencing manis
    • Kekeringan pada daerah kewanitaan, hal ini akan menyebabkan rasa nyeri pada saat berhubungan seksual akibat kurangnya pelumas alami yang diproduksi oleh organ kewanitaan. Rasa nyeri tersebut menjadi timbulnya rasa takut dan enggan melakukan hubungan seksual bersama pasangan.
    • Penurunan libido dan hasrat seksual

    Baca Juga: Fakta Melawan Diabetes

    Untuk mencegah Sahabat dari disfungsi seksual maka perlu diperhatikan beberapa tips dan solusi untuk Anda.

    1)      Konsultasikan masalah seksual yang Sahabat hadapi pada dokter ahli.

    Hal ini mungkin tabu bagi Sahabat, namun untuk mengatasi disfungsi seksual secara cepat yaitu dengan menghilangkan rasa malu, rendah diri dan pemikiran yang tabu malah akan memperburuk kondisi kewanitaan Sahabat. Penggunaan pelumas, obat hormon untuk wanita dan pria, pengobatan infeksi genital dan saluran kemih akan membantu mengatasi masalah disfungsi seksual yang dialami.

    2)      Selalu Cek Kesehatan Tekanan Darah, Gula Darah serta Kolesterol

    Ketiga hal ini perlu Sahabat jaga hingga mencapai batas normal untuk mengurangi resiko komplikasi diabetes. Dengan mengkonsumsi makanan rendah garam, gula, makanan tidak berlemak dan yang pasti mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Konsumsi obat-obatan anti hipertensi, diabetes dan kolesterol harus sesuai anjuran dokter ya.

    3)      Hindari Konsumsi obat perangsang dan penguat tanpa resep

    Coba saja ini atau itu, Sahabat sering sekali mendapatkan masukan dari lingkungan sekitar mengenai cara atau obat yang dapat mengatasi masalah kesehatan Sahabat termasuk masalah hubungan seksual. Walau banyak obat perangsang dan penguat yang beredar namun keasliannya serta belum terjamin terlebih lagi Sahabat membeli tanpa resep dokter. Hindari hal tersebut ya.

    Baca Juga: Diabetes Saat Hamil

    Namun untuk sahabat yang mencari obat yang aman dan berkualitas, tentunya di ProSehat produk kesehatan telah terverifikasi dengan baik. ProSehat aplikasi kesehatan siap membantu sahabat yang mencari berbagai produk kesehatan terutama untuk diabetes. Tunggu apa lagi? Pesan sekarang juga.

    Read More
  • Banyak yang mengira bahwa menu diet diabetes membuat penyandang diabetes semakin menderita. Anggapan ini salah besar. Kuncinya adalah Anda perhatikan Diet 3J: Jenis, Jumlah, dan Jam makan. Diet Tepat untuk Diabetes Secara umum diet penyandang diabetes atau diabetesi sama saja dengan orang normal lainnya, hanya saja Anda perlu perhatikan hal-hal khusus yang akan dibahas disini. […]

    Menu Diet Diabetes: Perhatikan 3J (Jenis, Jumlah, dan Jam)!

    Banyak yang mengira bahwa menu diet diabetes membuat penyandang diabetes semakin menderita. Anggapan ini salah besar. Kuncinya adalah Anda perhatikan Diet 3J: Jenis, Jumlah, dan Jam makan.

    Diet Tepat untuk Diabetes

    Secara umum diet penyandang diabetes atau diabetesi sama saja dengan orang normal lainnya, hanya saja Anda perlu perhatikan hal-hal khusus yang akan dibahas disini. Bukan salah Anda bila mengalami kesulitan atur diet tepat sebagai diabetesi, memang seringkali hal sederhana berikut ini dibuat rumit. Sebelumnya telah dibahas menu harian untuk diabetesi dan untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan tanpa harus kelaparan, di sini. Secara umum diet tepat untuk diabetesi adalah:

    • Rendah kalori
    • Tinggi karbohidrat kompleks yang banyak terkandung dalam sayuran, buah, dan sereal dari gandum
    • Rendah lemak jenuh yang biasanya ada dalam keju, mentega, dan daging berlemak.
    • Tinggi akan lemak tak jenuh seperti minyak zaitun.

    https://www.prosehat.com/produk/susu/tropicana-slim-susu-non-fat-fitosterol-original/

    3J: Jenis, Jumlah, dan Jam

    Anda sebagai diabetesi tidak memiliki pantangan apapun dan diperbolehkan makan makanan seperti layaknya orang normal lho. Jadi keluarga tidak diwajibkan memasak makanan khusus untuk diabetesi. Kita bisa siasati setiap kali makan dengan memperhatikan jenis, jumlah dan jam konsumsinya.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolesterol

    Jenis

    Untuk jenis makanan di menu diet diabetes, kita perlu selalu pertimbangkan:

    • makanan dengan kandungan gizi yang seimbang
    • makanan dengan kandungan banyak serat, rendah gula untuk makanan pokok

    Sebagai contoh menu karbohidrat yang disarankan untuk Anda adalah konsumsi nasi merah atau roti gandum, kedua pilihan ini lebih baik dibandingkan dengan nasi putih dan roti tawar biasa.

    Sedangkan untuk makanan manis, tidak ada yang merekomendasikan jika kita sebagai diabetesi tidak boleh mengkonsumsi makanan yang manis sama sekali. Anda tetap boleh mengkonsumsi makanan manis dengan jumlah yang dikurangi dan beralih dari penggunaan gula biasa ke pemanis buatan rendah kalori berbahan dasar alami, seperti Stevia yang dibahas di artikel ini.

    Jumlah

    Jumlah menu diet diabetes yang dikonsumsi harus disesuaikan dengan jenis makanannya. Untuk lebih mudahnya lagi, coba Anda imajinasikan piring kosong kesayangan yang sering digunakan, kemudian lakukan hal ini:

    • Anda bagi piring menjadi dua bagian besar (½ & ½)
    • ½ bagian piring tersebut isi dengan berbagai macam sayuran seperti bayam, wortel atau kacang-kacangan.
    • Lalu sisa ½ bagian piring lain dibagi lagi menjadi dua, jadi tinggal ¼ bagian.
    • Kemudian Anda isi salah satu dari ¼ bagian piring dengan tepung gandum, kentang, jagung atau nasi.
    • Lanjutkan ¼ piring sisanya diisi dengan daging atau pengganti daging lainnya.
    • Lakukanlah ini pada tiap porsi makanan Anda tiap harinya.

    Ikuti tips plating diet diabetes dengan gambar berikut ini:

    https://www.prosehat.com/produk/makanan-minuman/tropicana-slim-high-fiber-high-calcium-milk-chocolate/

    https://www.prosehat.com/produk/alat-kesehatan/accu-check-active-strip/

    Jam

    Sedangkan untuk jam makan bagi diet diabatisi yang dianjurkan, setiap harinya Anda sebaiknya makan sampai 5x sehari! Banyak? Tentu saja kita atur porsinya

    1. Sarapan,
    2. Cemilan pagi,
    3. Makan siang,
    4. Cemilan sore, dan
    5. Makan malam.

    Menu diet diabetes tidak harus membuat penyandang diabetes semakin menderita! It’s all about porsi dan pengaturan jam makan yang membantu Anda mempertahankan kadar gula darah yang terkontrol. Hal ini untuk menghindari terjadinya komplikasi, sedangkan bagi yang belum menyandang diabetes sangat baik untuk mencegah supaya jangan sampai terkena diabetes.

    Banyak dari kita memiliki anggapan salah terkait penyandang diabetes yang harus melaksanakan diet ketat sampai melewatkan sarapan dan makan malam. Hal ini menyesatkan dan bisa berujung hipoglikemia (kenali lebih lanjut bahayanya hipoglikemia di sini), yakni kondisi yang berbahaya saat badan dan otak kekurangan gula darah. Kunci untuk tubuh ideal dan kadar gula darah terkontrol dapat dengan mudah dilakukan, yaitu dengan memperhatikan menu harian Anda dari jenis, jumlah dan jam makan. Sehingga metabolisme tubuh tetap berjalan dengan baik. Anda bisa memilih pengganti makanan seperti susu untuk diabetes yang bisa menjadi pendamping dari menu diet diabetes.

    Referensi:

    • TanyaDok.com
    • How a ‘Diabetes Diet’ Protects Your Health by Kathleen Doheny (2009)
    Read More
  • Diabetes atau kencing manis adalah penyakit jangka panjang yang untungnya mudah dideteksi,  sebab memiliki gejala-gejala yang mudah dilihat. Meskipun kebanyakan diabetes dialami oleh orang-orang berusia 40 tahun, kalangan anak muda juga bisa mengalami penyakit yang satu ini. Untuk itu kita sepatutnya waspada terhadap penyakit diaetes. Salah satu peningkatan kewaspadaan sebuah penyakit adalah dengan mengenal gejala-gejalanya. […]

    5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Diabetes atau kencing manis adalah penyakit jangka panjang yang untungnya mudah dideteksi,  sebab memiliki gejala-gejala yang mudah dilihat. Meskipun kebanyakan diabetes dialami oleh orang-orang berusia 40 tahun, kalangan anak muda juga bisa mengalami penyakit yang satu ini. Untuk itu kita sepatutnya waspada terhadap penyakit diaetes. Salah satu peningkatan kewaspadaan sebuah penyakit adalah dengan mengenal gejala-gejalanya. Untuk itu kami memberikan informasi 5 tanda gejala yang akan dialami oleh penderita diabetes. Yuk, simak ulasan berikut ini!

    Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    1. Merasa mudah lelah dan sangat haus

    Para penderita diabetes akan mengalami kesulitan dalam mengolah gula (glukosa) menjadi energi. Karnanya tubuh menjadi tidak mendapatkan energi dan berujung pada mudah lelah. Karna terganggunya metabolisme dalam tubuh tersebut, selain mudah lelah akan menimbulkan rasa haus yang berlebihan.1

    1. Lambatnya proses pemulihan Luka

    Pada penderita diabetes terjadi gangguan terkait saraf dan pembuluh darah , hal tersebut menyebabkan gangguan sirkulasi yang menyebabkan proses regenerasi sel-sel terutama pada bagian tepi terganggu fungsinya , sehingga tidak optimal dalam regenerasi (pemulihan)

    Gejala ini dapat dilihat ketika kulit terkena luka. Saat terkena luka, maka kulit sulit sekali sembuh, bahkan tak jarang pula yang terjadi pembusukan dan infeksi pada luka tersebut.1

    Gambar Gejala Diabetes

    1. Pengelihatan kabur

    Tingginya gula darah dalam tubuh akan berpengaruh  pula pada pengelihatan. Kerusakan pada pembuluh darah dan saraf mata menyebabkan gangguan organ-organ penting di mata , bisa memberikan gejala seperti mata menjadi kering dan penurunan saraf mata (retinopati) sehingga pandangan menjadi buram bahkan kabur. 1

    Banyak pula yang mempengaruhi kaburnya pandangan anda, apabila gula darah anda tidak terkontrol penderita diabetes bisa saja mengalami kebutaan. Untuk itu pastikan apa yang terjadi pada pengelihatan anda agar terhindar dari penyakit-penyakit lain yang mengerikan.

    1. Sering buang air kecil

    Apabila anda belakangan ini sering buang air kecil, maka anda patut untuk mencurigainya. Tanda diabetes yang terlihat jelas adalah seringnya frekuensi buang air kecil, terlebih lagi pada malam hari. Apabila anda buang air kecil lebih dari 5 kali dalam semalam anda harus benar-benar mencurigainya.

    1. Nafsu makan meningkat

    Yang terakhir adalah meningkatnya nafsu makan. Tubuh selalu merasa kurangnya energi. Hal tersebut terjadi karena penderita diabetes mengalami kesulitan mengubah glukosa menjadi energi. Maka dari itu rasa lapar akan muncul apabila metabolisme tersebut tidak berjalan lancar. Biasanya penderita diabetes akan lebih menggemari makanan manis saat kondisi diatas.

    Meskipun banyak makan, berat badan yang berkurang secara drastis juga merupakan gejala diabetes. Buruknya metabolisme dalam tubuh dapat menurunkan berat badan juga.

    Demikian artikel mengenai “5 Tanda dan Gejala Diabetes atau Kencing Manis“. Waspadai gejala-gejala diatas, terutama bagi anda yang saat ini telah memasuki usia dewasa. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

     

    Sumber / Daftar Pustaka :

    1. Type 2 diabetes – Symptoms – NHS Choices [Internet]. Nhs.uk. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.nhs.uk/Conditions/Diabetes-type2/Pages/Symptoms.aspx
    Read More

Showing 1–10 of 40 results

WhatsApp Asisten Maya saja