Telp / SMS / WhatsApp : 0857-75-500-800

Archive for Category: Lawan Diabetes

Showing 1–10 of 32 results

  • Diabetes atau kencing manis adalah penyakit jangka panjang yang untungnya mudah dideteksi,  sebab memiliki gejala-gejala yang mudah dilihat. Meskipun kebanyakan diabetes dialami oleh orang-orang berusia 40 tahun, kalangan anak muda juga bisa mengalami penyakit yang satu ini. Untuk itu kita sepatutnya waspada terhadap penyakit diaetes. Salah satu peningkatan kewaspadaan sebuah penyakit adalah dengan mengenal gejala-gejalanya. […]

    5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Diabetes atau kencing manis adalah penyakit jangka panjang yang untungnya mudah dideteksi,  sebab memiliki gejala-gejala yang mudah dilihat. Meskipun kebanyakan diabetes dialami oleh orang-orang berusia 40 tahun, kalangan anak muda juga bisa mengalami penyakit yang satu ini. Untuk itu kita sepatutnya waspada terhadap penyakit diaetes. Salah satu peningkatan kewaspadaan sebuah penyakit adalah dengan mengenal gejala-gejalanya. Untuk itu kami memberikan informasi 5 tanda gejala yang akan dialami oleh penderita diabetes. Yuk, simak ulasan berikut ini!

    Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    1. Merasa mudah lelah dan sangat haus

    Para penderita diabetes akan mengalami kesulitan dalam mengolah gula (glukosa) menjadi energi. Karnanya tubuh menjadi tidak mendapatkan energi dan berujung pada mudah lelah. Karna terganggunya metabolisme dalam tubuh tersebut, selain mudah lelah akan menimbulkan rasa haus yang berlebihan.1

    1. Lambatnya proses pemulihan Luka

    Pada penderita diabetes terjadi gangguan terkait saraf dan pembuluh darah , hal tersebut menyebabkan gangguan sirkulasi yang menyebabkan proses regenerasi sel-sel terutama pada bagian tepi terganggu fungsinya , sehingga tidak optimal dalam regenerasi (pemulihan)

    Gejala ini dapat dilihat ketika kulit terkena luka. Saat terkena luka, maka kulit sulit sekali sembuh, bahkan tak jarang pula yang terjadi pembusukan dan infeksi pada luka tersebut.1

    Gambar Gejala Diabetes

    1. Pengelihatan kabur

    Tingginya gula darah dalam tubuh akan berpengaruh  pula pada pengelihatan. Kerusakan pada pembuluh darah dan saraf mata menyebabkan gangguan organ-organ penting di mata , bisa memberikan gejala seperti mata menjadi kering dan penurunan saraf mata (retinopati) sehingga pandangan menjadi buram bahkan kabur. 1

    Banyak pula yang mempengaruhi kaburnya pandangan anda, apabila gula darah anda tidak terkontrol penderita diabetes bisa saja mengalami kebutaan. Untuk itu pastikan apa yang terjadi pada pengelihatan anda agar terhindar dari penyakit-penyakit lain yang mengerikan.

    1. Sering buang air kecil

    Apabila anda belakangan ini sering buang air kecil, maka anda patut untuk mencurigainya. Tanda diabetes yang terlihat jelas adalah seringnya frekuensi buang air kecil, terlebih lagi pada malam hari. Apabila anda buang air kecil lebih dari 5 kali dalam semalam anda harus benar-benar mencurigainya.

    1. Nafsu makan meningkat

    Yang terakhir adalah meningkatnya nafsu makan. Tubuh selalu merasa kurangnya energi. Hal tersebut terjadi karena penderita diabetes mengalami kesulitan mengubah glukosa menjadi energi. Maka dari itu rasa lapar akan muncul apabila metabolisme tersebut tidak berjalan lancar. Biasanya penderita diabetes akan lebih menggemari makanan manis saat kondisi diatas.

    Meskipun banyak makan, berat badan yang berkurang secara drastis juga merupakan gejala diabetes. Buruknya metabolisme dalam tubuh dapat menurunkan berat badan juga.

    Demikian artikel mengenai “5 Tanda dan Gejala Diabetes atau Kencing Manis“. Waspadai gejala-gejala diatas, terutama bagi anda yang saat ini telah memasuki usia dewasa. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

     

    Sumber / Daftar Pustaka :

    1. Type 2 diabetes – Symptoms – NHS Choices [Internet]. Nhs.uk. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.nhs.uk/Conditions/Diabetes-type2/Pages/Symptoms.aspx
    Read More
  • Diabetes merupakan penyakit yang cukup membahayakan. Diabetes juga meningkatkan resiko komplikasi ke penyakit berbahaya lain. Komplikasi dari penyakit diabetes antara lain Stoke, Masalah Jantung, Masalah Ginjal, Masalah Saraf, hingga Kebutaan. Namun perlu anda ketahui pula bahwa diabetes juga memiliki dampak pada masalah mulut. Setiap tahunnya penderita diabetes meningkat di Indonesia. Diabetes sendiri mempengaruhi beberapa aspek […]

    Penyakit Mulut Akibat Diabetes

    Diabetes merupakan penyakit yang cukup membahayakan. Diabetes juga meningkatkan resiko komplikasi ke penyakit berbahaya lain. Komplikasi dari penyakit diabetes antara lain Stoke, Masalah Jantung, Masalah Ginjal, Masalah Saraf, hingga Kebutaan. Namun perlu anda ketahui pula bahwa diabetes juga memiliki dampak pada masalah mulut.

    Setiap tahunnya penderita diabetes meningkat di Indonesia. Diabetes sendiri mempengaruhi beberapa aspek kesehatan lainnya, misalnya saja kesehatan mulut. Bagaimana bisa penyakit mulut merupakan akibat dari diabetes? Simak ulasannya dibawah ini.

    1. Mulut Kering

    Mulut kering bisa terjadi pada diabetesi karena kurangnya produksi air liur. Bahkan dalam beberapa kasus ada pula yang terjadi sindroma mulut terbakar / Burning Mouth Syndrome (BMS). Keadaan ini terjadi dengan gejala rasa haus, lidah kering dan panas seperti terbakar.1

    Keadaan ini dapat diatasi dengan memperbanyak konsumsi air mineral, terutama yang tidak mengandung gula. Pengguaan obat kumur yang mengandung flouride juga terbukti mengurangi rasa sakit.

    1. Karies

    Dampak lain karena kekurangan produksi air liur yakni meningkatnya bakteri dan jamur. Tumbuhnya banyak jamur di rongga mulut dapat menyebabkan infeksi jamur (Candidiasis) dan akhirnya akan menyebabkan Karies (gigi lebih mudah berlubang).1

    1. Odontalgia

    Odontalgia adalah rasa sakit pada gigi tanpa adanya luang gigi. Hal ini terjadi karena pengecilan saraf yang berfungsi menerima dan menghantarkan rangsangan.2

    bau-mulut

    1. Bau Mulut

    Bau mulut pada kasus ini disebut juga dengan Ketoasidosis. Bau mulut ini terjadi karena keracunan ketin yang disebabkan oleh penggunaan lemak berlebihan. Penyakit Ketoasidosis juga dapat dideteksi melalui darah dan urin.3

    1. Penyakit Gusi

    Keadaan gusi pada penderita diabetes terlihat pucat dan mudah berdarah. Hal ini juga diperparah karena pendarahan yang sukar berhenti karena pembuluh darah yang mengecil dan menurunkan kemampuan pembekuan darah.1,3

    Demikian artikel mengenai “Penyakit Mulut Akibat Diabetes“. Untuk itu, para diabetesi sangat dianjurkan agar selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber :

    1. Scully, C. 2010. Medical Problems in Dentistry. Ed. Ke-6. United Kingdom: Elsevier. Hlm. 138-45.
    2. Jones, I. dan Harold, J. 1990. Oral Manifestation of Systemic Disease. Ed. Ke-2. Philadelphia:

    W.B.Saunders. Hlm. 608-12. Wray, D. Dan Lowe, G.D.O. 1999. Textbook of General and Oral Medicine. Ed. Ke-1. Edinburgh: Churchill Livingstone. Hlm. 268-9.

    Read More
  • Terkadang para dabetesi memiliki angan-angan untuk merasakan makan makanan manis. Namun apa daya apabila penderita diabetes tidak dapat mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak. Namun, ada pula jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. Meskipun demikian, penggunaan pemanis buatan yang berlebihan juga tidaklah baik bagi kesehatan. Berikut kami berikan informasi 4 jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. […]

    4 Jenis Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes

    Terkadang para dabetesi memiliki angan-angan untuk merasakan makan makanan manis. Namun apa daya apabila penderita diabetes tidak dapat mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak. Namun, ada pula jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. Meskipun demikian, penggunaan pemanis buatan yang berlebihan juga tidaklah baik bagi kesehatan. Berikut kami berikan informasi 4 jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. Yuk, simak ulasannya dibawah ini!

    1. Sakarin

    Sakarin merupakan pemanis tanpa kalori yang tiga ratus kali lebih manis daripada gula biasa. Bahan ini telah digunakan sebagai pemanis tanpa kalori pada makanan dan minuman selama lebih dari seratus tahun. Sakarin harus dihindari oleh penggunannya apabila sedang hamil dan menyusui.

    1. Aspartam

    Aspartam merupakan pemanis buatan yang tersusun dari dua macam asam amino (asam aspartat dan fenilalanin). Aspartam dapat berkurang kemanisannya jika berada pada suhu tinggi. Jika terdapat fenilketonuria, sebaiknya menghindari pemanis buatan yang satu ini.

    1. Acesulfame Potassium

    Pemanis buatan ini berhasil ditemukan pada tahun 1967 di Jerman. Bahan ini juga dapat anda gunakan untuk memasak.

    1. Sukralosa

    Sukralosa merupakan pemanis yang sekitar enam ratus kali lebih manis dari sukrosa (gula biasa), dua kali manisnya sakarin, dan tiga kali manisnya aspartam. Pemanis ini stabil pada suhu panas dan juga pada berbagai kondisi pH yang berbeda. Makanan yang sudah diproses biasanya mengandung pemanis ini.

    Pemanis buatan yang dituliskan diatas telah diguanakan secara umum. American Diabetes Association juga merekomendasikan para diabetesi menggunakannya, namun dengan jumlah yang sesuai.

    Demikian artikel mengenai “4 Jenis Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes“. Diabetes juga bisa ngerasain manis lho!. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber :

    1. Cold F, Health E, Disease H, Management P, Conditions S, Problems S et al. Artificial Sweeteners and Diabetes [Internet]. WebMD. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.webmd.com/diabetes/artificial-sweeteners-diabetes-patients#1
    Read More
  • Diabetes adalah penyakit yang terjadi akibat kadar glukosa dalam darah berlebih secara terus menerus. Pada keadaan tersebut terjadi kekurangan jumlah hormon insulin atau menurunnya fungsi yang bertugas dalam mengatur gula darah. Dalam beberapa kasus, ternyata diabetes juga menjadi penyebab disfungsi ereksi dan beberapa penyakit lain. Namun benarkah pula jika diabetes juga mengakibatkatkan ejakulasi dini? Apakah […]

    Apakah Ejakulasi Dini Salah Satu Tanda Diabetes?

    Diabetes adalah penyakit yang terjadi akibat kadar glukosa dalam darah berlebih secara terus menerus. Pada keadaan tersebut terjadi kekurangan jumlah hormon insulin atau menurunnya fungsi yang bertugas dalam mengatur gula darah.

    Dalam beberapa kasus, ternyata diabetes juga menjadi penyebab disfungsi ereksi dan beberapa penyakit lain. Namun benarkah pula jika diabetes juga mengakibatkatkan ejakulasi dini? Apakah ejakulasi dini juga salah satu tanda dari diabetesi? Berikut kami berikan penjabarannya.

    disfungsi-ereksi-faktor-resiko-dan-cara-pengobatannya

    Diabetes memang terbukti mengakibatkan komplikasi masalah seks. Masalah dengan seks terjadi karena pengaruh gangguan saraf dan pembuluh darah.  Hal tersebut akan mengakibatkan disfungsi seksual pada seorang pria. Selain pria, wanita penderita diabetes juga merasa tidak nyaman bahkan ada yang timbul gangguan nyeri saat melakukan hubungan intim. Hal tersebut ditemukan bahwa liang vagina menjadi kering , terganggu terkait system lubrikasi akibat gangguan saraf dan pembuluh darah akibat diabetes.

    Sekitar 25% wanita yang mengidap diabetes memiliki masalah seksual seperti kehilangan libido. Namun, sekitar 50% pria diabetesi memiliki masalah seksual. Angka ini cukup mengagetkan karena merupakan 2 kali lebih basar dari prosentase angka yang di diderita wanita.

    Bagi pria, keluhan yang sering terjadi adalah kesulitan mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Hal tersebut juga dijadikan tanda awal dari penyakit diabetes.

    Berlawanan dengan kepercayaan yang beredar, pria yang kehilangan kemampuannya dalam ereksi masih dapat mengalami orgasme dan berejakulasi. Jadi, lebih tepatnya, salah satu tanda diabetes adalah disfungsi ereksi bukan ejakulasi dini. Namun, ejakulasi dini juga memiliki hubungan dengan diabetes, tetapi tidak dapat di claim sebagai tanda dari diabetes.

    Pada pria, dalam jangka panjang dibetes menyebabkan kerusakan pada sistem saraf yang juga bekerja aktif pada proses terjadinya ereksi. Sebanyak 1/3 pria dabetesi mengalami disfungsi ereksi. Bahkan beberapa pria baru mengetahui bahwa ia sedang mengidap penyakit diabetes saat melakukan pengobatan disfungsi ereksinya. Setelah pengobatan yang dilakukan dan menjalani gaya hidup sehat, maka kemampuan ereksinya dan masalah seksual yang dialami akan segera pulih.

    Demikian artikel mengenai “Apakah Ejakulasi Dini Salah Satu Tanda Diabetes?“. Jawabannya adalah bukan, yang menjadi tanda diabetes adalah disfungsi ereksi. Meskipun demikian Ejakulasi Dini juga erat kaitannya dengan penyakit diabetes. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber / Daftar Pustaka :

    1. Erectile dysfunction and diabetes: Take control today – Mayo Clinic [Internet]. Mayoclinic.org. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/erectile-dysfunction/in-depth/erectile-dysfunction/art-20043927?pg=1
    Read More
  • Menjadi penderita diabetes memanglah harus berhati-hati dalam segala hal. Namun, ternyata adapula alat atau barang yang membantu para diabetesi agar lebih berhati-hati. Apa saja alat-alat tersebut? Simak ulasannya berikut ini. Glucose Meter Glucose Meter adalah perangkat yang dioperasikan untuk menguji kadar gula darah anda. Dengan menggunakan Glucose Meter, anda selalu waspada akan naiknya kadar gula darah […]

    11 Barang Wajib Bagi Penderita Diabetes

    Menjadi penderita diabetes memanglah harus berhati-hati dalam segala hal. Namun, ternyata adapula alat atau barang yang membantu para diabetesi agar lebih berhati-hati. Apa saja alat-alat tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

    1. Glucose Meter

    Glucose Meter adalah perangkat yang dioperasikan untuk menguji kadar gula darah anda. Dengan menggunakan Glucose Meter, anda selalu waspada akan naiknya kadar gula darah anda.

    1. Test Strip

    Test Strip masih berkaitan dengan Glucose Meter. Alat ini diperlukan untuk pengecekan kadar gula darah.

    1. Lancets

    Lancets adalah jarum yang digunakan untuk pengambilan sampel darah. Sampel darah nanti digunakan dalam pengecekan kandungan glukosa dalam tubuh.

    1. Wadah Lancets

    Wadah ini anda gunakan untuk menjaga kesterilan sampel darah. Pastikan wadah yang dipilih bersih dan kokoh.

    1. Insulin

    Insulin merupakan obat yang banyak diresepkan oleh dokter. Penggunaan insulin harus sesuai dengan saran dokter ahli.

    1. Obat Pribadi

    Menjadi penderita diabetes juga berarti memiliki obat pribadi. Pastikan anda membawa obat pribadi kemanapun anda pergi.

    1. Glucose Tabs

    Glucose Tabs digunakan untuk mengatasi hypoglycemia (glukosa darah sangat rendah).

    1. Kartu Rumah Sakit

    Pastikan anda membawa kartu rumah sakit favorit anda kemanapun anda pergi. Menyimpan kartu rumah sakit pada dompet anda adalah hal yang sederhana dilakukan.

    1. P3K Diabetes

    Penderita diabetes harus memiliki kotak P3Knya sendiri. Wadah P3K ini dapat anda bawa saat anda berpergian jauh.

    1. List Makanan Sehat

    Menjadi diabetes memerlukan list tersendiri untuk dikonsumsi. Meskipun merepotkan, list makanan sehat ini sebaiknya anda miliki pula. Anda juga bisa menjadwalkan makanan apa saja yang ingin anda makan dalam waktu 1 minggu kedepan.

    1. Kartu Member Pusat Kebugaran

    Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal penting bagi semua orang. Apalagi bagi kita yang mengalami penyakit diabetes. Pusat Kebugaran Member menjadi penting karena kita bisa mengatur jadwal olahraga kita.

    Demikian artikel mengenai “11 Barang yang Perlu Anda Punya Sebagai Diabetesi“. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber / Daftar Pustaka:

    1. Newly Diagnosed? Here’s What You Need to Buy. [Internet]. Diabetic Connect. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.diabeticconnect.com/diabetes-information-articles/general/2216-newly-diagnosed-here-s-what-you-need-to-buy?adbsc=social_20160808_949791&adbid=10153578600331829&adbpl=fb&adbpr=342524526828
    Read More
  • Stres merupakan kondisi dimana kurangnya kontrol emosi dan berubahnya kebiasaan menjadi lebih menurun produktivitasnya. Stres diduga dapat memicu berbagai macam penyakit. Salah satu penyakit yang timbul karena stress di artikel kali ini adalah stress memicu penyakit diabetes. Bagaimana stres picu diabetes? Simak 4 bukti melalui ulasan berikut ini 1. Stress meningkatkan gula darah Saat stress gula […]

    Bukti Stres Picu Diabetes & Bagaimana Mencegahnya

    Stres merupakan kondisi dimana kurangnya kontrol emosi dan berubahnya kebiasaan menjadi lebih menurun produktivitasnya. Stres diduga dapat memicu berbagai macam penyakit. Salah satu penyakit yang timbul karena stress di artikel kali ini adalah stress memicu penyakit diabetes.

    Bagaimana stres picu diabetes? Simak 4 bukti melalui ulasan berikut ini

    1. Stress meningkatkan gula darah

    Saat stress gula darah akan meningkat dan tak dapat dikendalikan. Meningkatnya gula darah ini adalah hal yang menjadi penyebab utama dalam penyakit diabetes. Keadaan stress menyebabkan gangguan fungsi insulin baik reseptor maupun produksi

    2. Stress memberikan emosi negatif

    Emosi negatif dalam diri kita terkadang membuat kita mengambil keputusan secara tidak realistis. Saat stress seringkali kita akan membiasakan kebiasan buruk sebagi pelariannya. Misalnya merokok, minum-minuman alkohol, dan juga mengonsumsi obat-obatan terlarang. Selain diabetes, hal-hal diatas tentunya juga memicu penyakit serius yang lainnya.

    3. Stress menurunkan sistem imun

    Saat stress sistem imun juga ikut menurun. Hal ini terjadi karena terlalu banyak atau juga kekurangan waktu yang cukup untuk tidur. Saat stress juga erat kaitannya dengan sakit kepala yang berlebih. Untuk itu, saat sistem imun ditubuh kita menurun, segala penyakit bisa saja menyerang kita. Tidak terkecuali pula pada penyakit diabetes.

    4. Stress mempengaruhi gaya makan

    Saat stress kita akan mengalami kondisi dimana perubahan nafsu makan menjadi pelariannya. Terkadang kita juga akan terus-menerus makan-makanan yang kurang sehat seperti junk food. Yang akhirnya gaya makan tidak sehat ini menjadi kebiasaan dalam sehari-hari. Karena kurangnya kesadaran pola makan sehat maka tentu saja penyakit diabetes sangat mudah datang menghantui anda.

     

    Selain diabetes, stress juga dapat berdampak pada penyakit kronis lainnya. Kasus yang sering terjadi akibat stress adalah nyeri punggung, infeksi, penyakit jantung, kanker kolorektal, dan juga pusing.
    Lalu bagaimana cara mencegah serta mengatasinya? Menjadi sadar merupakan jawaban utamanya. Menyadari apa yang terjadi pada anda dan sekitar anda adalah kuncinya. Setelah anda sadar bahwa anda memiliki peran yang penting, maka anda akan menemukan solusi stress yang anda alami.

     

    Demikian artikel mengenai “4 Bukti Stres Picu Diabetes dan Bagaimana Anda Mencegahnya”. Selain menjaga kesehatan tubuh kita secara fisik, ada perlunya kita mencegah diri kita dari stress. Ayo, mulai jalani hidup sehat secara jasmanai maupun rohani. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

     

    Sumber / Daftar Pustaka :
    Managing Stress and Diabetes [Internet]. American Diabetes Association. 2016 [cited 22 October 2016].
    Available from: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/parents-and-kids/everyday-life/managing-stress-and-diabetes.html

    Read More
  • Menjadi penderita diabetes terkadang takut untuk memilih makanan apa yang boleh dan tidak boleh untuk dikonsumsi. Diabetes sendiri merupakan suatu kondisi daimana gula darah dalam tubuh naik karena hasil dari sumber makanan yang mengandung karbohidrat. Untuk itu, berikut kami sajikan informasi makanan-makanan yang aman anda makan walaupun menderita diabetes. 1. Bayam Bayam merupakan makanan yang […]

    14 Makanan yang Aman Anda Makan Walaupun Menderita Diabetes

    Menjadi penderita diabetes terkadang takut untuk memilih makanan apa yang boleh dan tidak boleh untuk dikonsumsi. Diabetes sendiri merupakan suatu kondisi daimana gula darah dalam tubuh naik karena hasil dari sumber makanan yang mengandung karbohidrat. Untuk itu, berikut kami sajikan informasi makanan-makanan yang aman anda makan walaupun menderita diabetes.
    1. Bayam
    Bayam merupakan makanan yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Kandungan serat, membantu penderita diabetes merasa kenyang dan mengurangi rasa ingin makan berlebih akibat gangguan pengolahan gula dalam darah.
    2. Oatmeal
    Oatmeal bisa menjadi pengganti penting asupan karbohidrat dalam tubuh. Selain membantu penurunan resiko diabetes tipe 2, oatmeal juga menurunkan resiko serangan jantung yang juga merupakan komplikasi dari diabetes.
    3. Beras Merah
    Beras merah sudah banyak dikenal sebagai makanan pengganti beras putih oleh penderita diabetes. Hal ini terbukti karena kadar gula dalam beras putih lebih basar daripada beras merah.
    4. Yogurt rendah-lemak
    Yogurt tanpa lemak bisa dijadikan pilihan sehat untuk camilan nikmat penderita diabetes.
    5. Wortel
    Selain memiliki banyak kandungan vitamin C &A wortel juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.
    6. Terong
    Terong juga merupakan sayuran yang aman dikonsumsi, namun anda juga perlu memperhatikan pengolahannya.
    7. Buah Beri
    Buah beri sangat baik bagi tubuh karena kandungan antioksidannya. Semakin gelap warna kulitbuah, semakin banyak kandungan zat antioksidannya. Acai Berry adalah buah yang cocok dikonsumsi untuk penderita diabetes.
    8. Ikan Tuna
    Daging ikan memiliki banyak kandungan protein. Ikan tuna juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

    Makanan Penderita Diabetes
    9. Telur
    Kandungan protein juga bisa di dapatkan dari telur. Selain ikan, telur juga tidak kalah penting manfaatnya.
    10. Tahu
    Bagi anda yang vegetarian dan juga penderita diabetes, tahu menjadi pilihan bijak untuk pengganti protein pada daging.
    11. Buah Naga
    Buah naga merupakan buah yang aman dikonsumsi penderita diabetes, selain itu buah naga juga memiliki banyak kandungan atioksida yang baik untuk tubuh.
    12. Alpukat
    Alpukat memiliki dampak yang baik apabila di konsumsi penderita diabetes. Buah alpukat juga sangat cocok untuk orang-orang yang ingin melakukan program diet.2
    13. Susu rendah-lemak rendah gula
    Susu rendah lemak rendah gula membantu memenuhi kebutuhan kalsium pada tubuh kita. Untungnya, susu rendah-lemak rendah gula ini juga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes.
    14. Kentang
    Kentang juga bisa dijadikan solusi pengganti nasi. Namun pengolahan kentang juga harus benar, menjadikan french fries dengan bahan dasar kentang berdampak tidak terlalu baik bagi tubuh.
     
    Demikian artikel mengenai “14 Makanan yang Aman Anda Makan Walaupun Menderita Diabetes”. Ayo, kita jaga asupan kita agar tidak tejadi komplikasi diabetes yang lebih berbahaya lagi. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter online gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

     

    Daftar Pustaka / sumber :

    1. Cold F, Health E, Disease H, Management P, Conditions S, Problems S et al. Best and Worst Foods for Diabetes [Internet]. WebMD. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods#1
    2. What Can I Eat? [Internet]. American Diabetes Association. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.diabetes.org/food-and-fitness/food/what-can-i-eat/
    Read More
  • Diabetes merupakan penyakit yang dapat menimbulkan penyakit serius lainnya. Diabetes yang berdampak pada timbulnya penyakit lain disebut juga dengan komplikasi diabetes. Diabetes yang kronis memberikan dampak yang serius pada kesehatan anda. Komplikasi diabetes yang perlu anda waspadai :   Kerusakan Fungsi Pengelihatan Menurunnya fungsi pengelihatan bisa saja terjadi karena adanya komplikasi pada penyakit diabetes. Gangguan […]

    10 Komplikasi Diabetes yang Perlu Anda Waspadai

    Diabetes merupakan penyakit yang dapat menimbulkan penyakit serius lainnya. Diabetes yang berdampak pada timbulnya penyakit lain disebut juga dengan komplikasi diabetes. Diabetes yang kronis memberikan dampak yang serius pada kesehatan anda.

    Komplikasi diabetes yang perlu anda waspadai :

     

    1. Kerusakan Fungsi Pengelihatan

    Menurunnya fungsi pengelihatan bisa saja terjadi karena adanya komplikasi pada penyakit diabetes.

    Gangguan penglihatan pada penderita diabetes biasa mengalami rusaknya pembuluh darah di retina mata (retinopati diabetik) . Selain itu terkait penglihatan diabetes meningkatkan resiko terjadi gangguan mata lain seperti katarak dan glaucoma.1

    Semua hal tersebut memberikan dampak yang buruk pada kesehatan anda, bahkan dapat pula menyebabkan kebutaan. Apabila anda memiliki penyakit diabetes dan merasakan menurunnya fungsi pengelihatan, segeralah konsultasikan masalah tersebut pada dokter.

    komplikasi-diabetes

     

    1. Kerusakan Saraf

    Kerusakan saraf (neuropati) banyak sekali dialami oleh orang-orang yang terjangkit penyakit diabetes. Kasus neuropati yang paling sering ditemukan Pada penderita diabetes antara lain kerusakan saraf pada saraf tepi yaitu saraf pada bagian jari jemari, kaki, dan juga tangan. Gejala penyakit ini antara lain Kesemutan, gangguan sensitifitas hingga mati rasa (baal) .

    Apabila anda mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah periksa kembali kondisi kesehatan anda.

    1. Stroke

    Penyakit yang satu ini sering dijumpai oleh orang-orang penyandang penyakit diabetes. Untuk itu, lakukanlah pengecekan kesehatan secara rutin.

    Selain pengontrolan kadar gula darah , faktor resiko stroke lain seperti kolestrol dan peningkatan tekanan darah juga perlu dipantau . Berat badan yang seimbang gaya hidup sehat merupakan pencegahan komplikasi diabetes khususnya stroke. 

    1. Penyakit Jantung

    Penyakit jantung merupakan komplikasi penyakit diabetes yang tak boleh diremehkan. Pada penderita diabetes jantung akan mendapatkan pekerjaan tambahan pada tubuh anda. Anda harus waspada untuk penyakit yang satu ini. Menjaga berat badan agar ideal merupakan langkah mudah terhindar dari penyakit jantung.

    1. Penyakit Ginjal

    Gula darah yang tinggi akan berpengaruh terhadap proses penyaringan yang berlebihan di tubuh anda. Hal tersebut akan menimbulkan masalah kritis, yakni berhentinya kinerja ginjal anda. Lakukanlah kontrol gula darah dan tekanan darah agar meminimalkan penyakit ini.

    1. Masalah pada Kaki

    Tak jarang para penderita diabetes memiliki masalah pada kaki. Bahkan masalah pada kaki ini bisa juga di jadikan ciri pada penderita diabetes. Sebab diabetes akan menyebabkan saraf tepi kaki menjadi tidak berfungsi, dan akhirnya menjadi mati rasa, cedera, bahkan infeksi.

    Untuk meminimalisir penyakit ini lakukanlah olahraga ringan yang teratur dan hentikan kebiasaan buruk anda misalnya cobalah berhenti merokok.

    1. Masalah pada Kulit

    Kulit mengalami peradangan berupa gatal, terasa lebih tebal atau tipis, bersisik, dan juga pucat terjadi karena sirkulasi dan masalah saraf yang timbul dari penyakit diabetes. Untuk itu, berhati-hatilah apabila terjadi luka pada kulit anda. Segeralah melakukan pengobatan sedini mungkin, dan bila perlu segera hubungi dokter ahli.

    1. Masalah dengan Seks

    Masalah dengan seks terjadi karena gangguan pada saraf dan pembuluh darah terkait organ seksual. Hal tersebut akan mengakibatkan disfungsi seksual pada seorang pria. Selain pria, wanita penderita diabetes juga merasa tidak nyaman bahkan nyeri saat melakukan hubungan intim keringnya liang vagina akibat gangguan persarafan dan pembuluh darah . Lakukanlah olahraga rutin dan jalani gaya hidup sehat agar masalah ini tidak terjadi pada diri anda.

    1. Masalah pada Pendengaran

    Masalah pada pendengaran ternyata bisa saja terjadi karena komplikasi diabetes. Untuk itu para penderita diabetes sangat dianjurkan agar lebih berhati-hati apabila merasa berkurangnya fungsi pendengaran.

    1. Alzheimer

    Walaupun masih sulit dijelaskan secara medis , namun dari penelitian dan kasus yang ada pada penderita diabetes memiliki resiko lebih tinggi mengalami alzeimer (kepikunan)

    Demikian artikel mengenai “10 Komplikasi Diabetes yang Perlu Anda Waspadai“. Waspadai penyakit-penyakit diatas, terutama bagi anda yang saat ini telah menderita penyakit diabetes. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber / Daftar Pustaka :

    1. Type 2 diabetes – Complications – NHS Choices [Internet]. Nhs.uk. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.nhs.uk/Conditions/Diabetes-type2/Pages/Complications.aspx
    2. Diabetes Complications – Mayo Clinic [Internet]. Mayoclinic.org. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/basics/complications/con-20033091
    Read More
  • Sebenarnya seberapa penting medical check up? Bagi sebagian orang di Indonesia, pemeriksaan kesehatan tubuh secara lengkap mungkin hanya dilakukan saat harus memenuhi persyaratan pendidikan, wajib militer, dan pendaftaran asuransi kesehatan/jiwa. Bagaimana tidak, mengingat biaya medical check up juga tidaklah murah. Namun alangkah bijaksananya bila menyisipkan budget untuk hal ini, sehingga Anda dapat mengetahui dengan baik kondisi […]

    8 Alasan Pentingnya Melakukan ‘Medical Check Up’

    Sebenarnya seberapa penting medical check up? Bagi sebagian orang di Indonesia, pemeriksaan kesehatan tubuh secara lengkap mungkin hanya dilakukan saat harus memenuhi persyaratan pendidikan, wajib militer, dan pendaftaran asuransi kesehatan/jiwa. Bagaimana tidak, mengingat biaya medical check up juga tidaklah murah. Namun alangkah bijaksananya bila menyisipkan budget untuk hal ini, sehingga Anda dapat mengetahui dengan baik kondisi tubuh. Dengan begitu bentuk pencegahan dapat dilakukan sejak dini dan terhindar dari penyakit tertentu.

    8 alasan pentingnya medical check up

    Beberapa hal yang diperiksa saat medical check up diantaranya:

    1. Pemeriksaan EKG (Elektrokardiogram)
    Elektrokardiogram (EKG) adalah tes sederhana yang dapat digunakan untuk memeriksa aktivitas listrik jantung. Jantung adalah organ berotot yang berdetak berirama guna memompa darah ke seluruh tubuh. Sinyal yang membuat kontrak serat otot jantung berasal dari simpul sinoatrial, yang merupakan alat pacu jantung alami dari dalam jantung sendiri. Dalam tes EKG, impuls listrik yang terjadi saat jantung berdetak akan dicatat dan biasanya ditampilkan pada selembar kertas dengan visual grafik yang nantinya akan menunjukkan apakah aktivitas jantung Anda normal atau sebaliknya.

    2. Tes Darah
    Satu tetes darah dapat bercerita tentang ⅔ dari kondisi kesehatan tubuh seseorang. Dengan mengambil sampel darah Anda, faktor risiko penyakit berbahaya dapat diketahui sejak dini. Diantaranya kadar gula darah, kadar kolesterol, kadar asam urat, serta kadar hemoglobin anda semua bisa diketahui melalui tes darah sederhana. Mintalah petunjuk dokter anda kapan anda perlu berpuasa sebelumnya atau tidak.

    3.Tes Urin

    Bisa mendeteksi apakah ada batu saluran kemih, mendeteksi adanya infeksi atau tidak, juga pemeriksaan kehamilan.

    4. Yang paling utama adalah pemeriksaan fisik oleh dokter Dokter akan memeriksa anda dari ujung rambut hingga ujung kaki, serta melakukan wawancara menyeluruh mengenai kondisi kesehatan anda, apakah anda memiliki keluhan yang merupakan pertanda gangguan kesehatan, serta wawancara akan gaya hidup anda.

    Seberapa penting medical check up bagi kesehatan Anda? Berikut 8 alasannya:

    1. Karena mobil Anda juga diperiksa setiap setahun sekali
    Jangan kalah dengan mobil mewah Anda, karena kesehatan tubuh Anda jauh lebih berharga dibanding harga mobil. Sempatkan waktu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan minimal setahun sekali, jika Anda tidak pernah memiliki tracks record penyakit kronis dan 3 bulan sekali jika Anda menderita suatu penyakit tertentu (misal diabetes, jantung, TB paru)

    2. Karena orang yang sehat saja masih bisa jatuh sakit
    Orang tua Anda yang masih hidup sehat hingga usia senja pasti pernah sakit, walaupun bukan penyakit yang serius hingga mengancam nyawa. Dengan melihat kenyataan seperti itu, bagaimana dengan orang-orang yang tidak mengetahui kondisi kesehatannya dengan baik?

    3. Karena Anda memiliki asuransi kesehatan
    Apalagi jika Anda telah memiliki asuransi kesehatan, maka kewajiban untuk pemeriksaan kesehatan ini menjadi lebih besar lagi dan harus rutin dijalankan, mengingat biaya cek up sudah ditanggung melalui asuransi tersebut.

    4. Karena Anda perokok pasif/aktif dan kurang beraktifitas
    Kepentingan cek kesehatan pun bertambah besar ketika Anda perokok pasif atau aktif dan jarang sekali meluangkan waktu untuk berolahraga. Jangan biarkan tubuh Anda meledak seperti bom waktu!

    5. Karena Anda memiliki sanak keluarga yang meninggal muda
    Tanpa bermaksud menakuti, jika dari riwayat keluarga ditemukan sanak keluarga yang meninggal karena penyakit kronis seperti serangan jantung, stroke, dan lain-lain, maka keperluan cek kesehatan rutin menjadi lebih besar lagi.

    6. Karena pekerjaan Anda yang senantiasa berubah
    Jika pekerjaan Anda mengharuskan untuk duduk di depan laptop hingga berjam-jam lamanya, maka gaya hidup tersebut dapat mempengaruhi kualitas kesehatan tubuh Anda. Jangan salahkan pekerjaan Anda, tapi komitmen Anda untuk meluangkan waktu untuk berolahraga yang tipis. Karena hal ini pula medical check up diperlukan sehingga Anda dapat mengetahui risiko dari kenikmatan Anda selama ini dengan tidak berolahraga sama sekali.

    7. Karena mencegah lebih bijaksana daripada mengobati
    Dengan tingginya biaya pengobatan yang harus dikeluarkan oleh Anda begitu suatu penyakit menyerang Anda, maka pada saat tersebut hanya penyesalan yang tersisa. Mengapa saat sehat dulu Anda tidak melakukan pencegahan yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan melakukan pemeriksaan secara rutin.

    8. Karena Anda spesial
    Bayangkan beberapa tahun lagi, dengan gaya hidup kurang sehat yang Anda jalani tiba-tiba penyakit kronis menyerang tanpa tanda maupun gejala? It’s because you’re special, maka pemeriksaan kesehatan penting untuk dilakukan. Ketahui dengan baik kondisi kesehatan tubuh Anda, dan tubuh akan berterima kasih. Bayangkan kesedihan orang-orang terkasih jika melihat Anda terbaring sakit?

    Medical check up wajib dilakukan oleh perempuan dan laki-laki, baik muda maupun tua karena banyak orang yang sehat masa kini pun masih rutin melakukan medical check up. Hal ini bertujuan untuk memeriksa tingkat kesehatan dan mengetahui kemungkinan adanya penyakit serius yang bisa terjadi tanpa menunjukkan tanda atau gejala.

    Read More
  • Rekan Sehat yang penasaran bagaimana obesitas dan diabetes memiliki kaitan kerat benar-benar suatu kemalangan jika tidak dapat mengikuti Trending Health Talk (THT) bersama dr. Irzan, MSc yang diadakan di twitter ProSehat, 22 April kemarin. Beliau  merupakan seorang Medical Life Coach yang juga aktif sbagai praktisi dan trainer di dunia akupunktur. Selain aktif sebagai coach dan […]

    Trending Health Talk (THT) Bersama dr. Irzan – Obesitas & Diabetes

    Rekan Sehat yang penasaran bagaimana obesitas dan diabetes memiliki kaitan kerat benar-benar suatu kemalangan jika tidak dapat mengikuti Trending Health Talk (THT) bersama dr. Irzan, MSc yang diadakan di twitter ProSehat, 22 April kemarin. Beliau  merupakan seorang Medical Life Coach yang juga aktif sbagai praktisi dan trainer di dunia akupunktur. Selain aktif sebagai coach dan dokter klinis akupunktur, dr. Irzan juga menjadi pendiri Fit Skin Clinic, yang merupakan sebuah lembaga riset dalam bidang estetika.

    THT_Obesitas_&_Diabetes-03

    Pada 22 April kemarin ProSehat berkesempatan untuk mengadakan THT yang membahas mengenai Obesitas dan Diabetes. Rekan Sehat tidak sempat mengikuti THT kemarin? Simak yang berikut ini:

    1. Sebenarnya apa itu obesitas? Dan kapan seseorang dikatakan obesitas?

    Jawab: Obesitas adalah kondisi kelebihan berat badan akibat penimbunan lemak tubuh berlebih. Menurut WHO (2000) obese: kondisi abnormal atas akumulasi lemak berlebih pada jaringan lemak. Kita perlu bedakan dengan overweight. Overweight adalah kelebihan berat badan dibanding BB ideal yang didapat akibat penimbunan lemak dan jaringan non lemak, contohnya adalah massa otot. Sementara obesitas sentral adalah penimbunan lemak tubuh yang lokasinya lebih banyak di perut dibanding pinggul, paha, lengan. Kapan dikatakan obesitas? Paling sederhana bisa menggunakan rumus Broca, di mana berat badan ideal: (Tinggi badan – 100) – 10 %. Jika hasilnya > 12% maka berat badannya termasuk ideal. Pendekatan lebih baik, gunakan perhitungan Indeks Massa Tubuh / IMT. Rumusnya berat (kg) dibagi tinggi (m) kuadrat. IMT >25 sudah mulai masuk obesitas. Lingkar perut >90 cm untuk laki-laki dan >80 cm untuk wanita. dh mulai msuk obese.

    2. Bagaimana obesitas atau berat badan seseorang bisa dikaitkan dengan diabetes?

    Jawab: Obesitas adalah salah satu faktor risiko diabetes. Makin besar IMT risiko diabetes naik. Tingginya kadar lemak viseral di perut yang membungkus organ-organ dalam berhubungan dengan resistensi insulin yang ujungnya adalah penyakit diabetes itu sendiri. Orang yang obesitas kadar asam lemak bebasnya naik sehingga memicu gangguan metabolisme gula darah dan terjadi peradangan sel-sel.

    3. Bagaimana dengan orang yang obesitas namun gula darah puasa dan sewaktunya normal? Apakah tetap perlu waspada diabetes?

    Jawab: 20% dari yang obesitas ada yang masih sehat, belum ada gangguan karena belum terjadi gangguan fungsi sel-sel lemak. Pada non-morbid obesity ini, yang terjadi baru perubahan jumlah dan massa sel lemak tapi tidak terjadi adiposopathy. Adiposopathy adalah gangguan fungsi sel-sel lemak yang berujung pada gangguan metabolisme, termasuk resistensi insulin. Apakah perlu waspada? Jelas harus waspada, karena risiko penimbunan jumlah menjadi gangguan fungsi tetap besar. Apalagi selain obesitas, walau masih sehat namun masih mempunyai faktor-faktor risiko diabetes lainnya, jadi harus lebih berhati-hati.

    4. Apa gejala dari seseorang yang obesitas kemudian positif terdiagnosa diabetes?

    Jawab: Yang klasik diwaspadai adalah cepat lapar, cepat haus, banyak buang air kecil, berat badan turun drastis tanpa sebab yang jelas. Keluhan lain bisa saja jadi sering lemas, mudah lelah, sering kesemutan, pandangan kabur, luka yang sulit sembuh, gatal-gatal dan disfungsi ereksi. Selain gejala klasik dan pemeriksaan gula darah puasa >126 mg/dl atau sewaktu >200 mg/dL, kadar HbA1C >6.5%.

    5. Apa yang bisa dilakukan oleh orang dengan obesitas agar tidak terkena diabetes (jika setelah dicek orang ybs belum positif diabetes)?

    Jawab: Menurunkan BB menuju ideal, dengan modifikasi pola makan, aktivitas fisik, manajemen stress. Menurunkan berat badan dengan bertahap dan aman. Penggunaan obat untuk turunkan berat badan menurut WHO hanya diperbolehkan jika IMT >30 atau >27 dengan sindrom metabolik. Pilar utama bukanlah obat atau suntik-suntik lipolisis. Pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik adalah yang utama. Pola makan rendah gula, garam, tinggi serat sangat dianjurkan. Pola makan tinggi protein bantu kurangi lapar berlebih. Dan yang penting juga jangan sampai dehidrasi. Minum air putih 2-2.5 Liter sehari sangat membantu metabolisme tubuh. Aktivitas fisik yang rutin seperti jalan kaki, kalau bisa dengan target 10.000 langkah/hari lebih baik. Atau bisa juga dengan rutin olahraga lain. Bagi yang obesitas dan merasa berat karena lutut, disarankan untuk olahraga dengan low-impact seperti berenang. Manage stress penting dalam penurunan BB serta istirahat yang cukup sangat berperan dalam pembakaran lemak optimal.

    6. Apakah diabetes hanya dapat dilihat dari faktor berat badan berlebih/obesitas saja?

    Jawab: Tidak, masih ada faktor risiko lain, seperti ras, riwayat keluarga, dan usia >45 tahun. Faktor risiko lainnya yaitu pernah melahirkan bayi >4 kg, diabetes saat hamil, aktivitas yang kurang, merokok, hipertensi, dislipidemia HDL <35 mg/dL trigliserida >250 mg/dL, diet tinggi gula rendah serat.

    7. Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes?

    Jawab: Diabetes dapat dicegah dengan gaya hidup yang sehat. Pola makan sehat, sesuai kebutuhan tubuh. Jumlah yang tidak berlebih, pilih karbo sederhana dengan indeks glikemik rendah, bervariasi, tinggi serat. Jangan biasakan berlapar-lapar, namun tetap berhenti sebelum kenyang, serta makan pada waktu yang lebih teratur. Kurangi minuman berkemasan yang tinggi gula. Biasakan banyak bergerak dan beraktivitas fisik. Olahraga rutin jadikan kebiasaan. Merokok tinggalkan. Dan jika memang punya risiko, periksa gula secara teratur dan kontrol penyakit yang mendasari, seperti hipertensi atau gangguan kolesterol.

    Read More

Showing 1–10 of 32 results