Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Kenali Berbagai Macam Komplikasi Akibat Diabetes

Diabetes Melitus atau yang disebut dengan kencing manis, diartikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi faktor penyebab yang ditandai dengan tingginya kadar gula didalam darah dan juga disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang disebabkan karena adanya insufisiensi gangguan insulin. 

Insufisiensi fungsi insulin disebabkan karena gangguan pada sel beta pancreas (beta Langerhans) sehingga sel-sel tubuh tidak sensitif terhadap insulin, akibatnya gula darah tidak dapat masuk kedalam sel dan menumpuk didalam darah.

Kenali Berbagai Macam Komplikasi Akibat Diabetes

Kenali Berbagai Macam Komplikasi Akibat Diabetes

Diabetes melitus bukan hanya menjadi penyebab kematian di dunia, melainkan penyakit ini juga menyebabkan berbagai komplikasi serius yang menyebabkan menurunnya kualitas hidup para penderitanya seperti kebutaan, penyakit jantung dan juga gagal ginjal. Sahabat Sehat, apa saja komplikasi yang beresiko dialami penderita diabetes? Mari simak penjelasan berikut.

Angka Penderita Diabetes di Dunia

Organisasi International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan sedikitnya 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes pada tahun 2019 atau setara dengan 9,3% dari total penduduk di usia yang sama. Berdasarkan jenis kelamin, IDF memperkirakan prevalensi diabetes pada tahun 2019 adalah 9% pada perempuan dan 9,65% pada laki-laki.

Diperkirakan jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan penambahan usia penduduk menjadi 19,9% atau 111,2 juta orang pada usia 65-79 tahun. Dan angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga mencapai 578 juta pada 2030 dan 700 juta pada tahun 2045.

Asia Tenggara dimana Indonesia berada, menempati urutan ke-3 dengan prevalensi sebesar 11,3%. Indonesia termasuk peringkat ke-7 dari 10 negara di Dunia dengan peringkat diabetes terbanyak. Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masuk daftar tersebut.

medical check up hemat, medical check up murah, medical check up ke rumah

Kenali Berbagai Jenis Diabetes

Sahabat Sehat, terdapat berbagai jenis diabetes berdasarkan penyebabnya. Berikut adalah berbagai jenis diabetes :

1. Diabetes Mellitus Tipe 1

Merupakan kenaikan kadar gula darah yang disebabkan karena kerusakan sel beta pankreas sehingga tidak dapat memproduksi insulin sama sekali. Pasien dengan diabetes tipe 1 membutuhkan terapi insulin dari luar secara terus menerus.

2. Diabetes Mellitus Tipe 2

Diabetes tipe 2 disebabkan karena kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi atau produksi insulin yang rendah oleh kelenjar pankreas.

3. Diabetes Gestasional

Diabetes tipe ini ditandai dengan kenaikan gula darah selama masa kehamilan. Gangguan ini biasanya terjadi pada minggu ke-24 masa kehamilan dan kadar gula darah akan kembali normal setelah melahirkan.

Baca Juga: Rekomendasi Obat Alami Terbaik untuk Penderita Diabetes

Bagaimana Cara Mendiagnosis Diabetes ?

Seseorang didiagnosa menderita diabetes melitus apabila memiliki gejala klinis disertai dengan hasil pemeriksaan, sebagai berikut :

  • Pemeriksaan gula darah puasa lebih besar atau sama dengan 126 mg/dl, dengan kondisi berpuasa selama 8 jam.
  • Pemeriksaan gula darah lebih dari atau sama dengan 200 mg/dl setelah 2 jam Tes Toleransi Beban Glukosa (dengan pemberian gula sebanyak 75 mg)
  • Pemeriksaan gula darah sewaktu memberikan hasil lebih dari atau sama dengan 200 mg/dl.
  • Pemeriksaan tes HbA1c lebih dari atau sama dengan 6,5%.

Baca Juga: 8 Tips Aman Berpuasa untuk Penderita Diabetes

Gejala Diabetes Melitus

Berikut ini gejala yang dialami pasien dengan diabetes melitus :

  • Sering haus
  • Sering buang air kecil
  • Mudah merasa lapar
  • Berat badan menurun drastis tanpa sebab yang jelas
  • Mudah lelah
  • Pandangan atau penglihatan kabur
  • Luka yang sulit sembuh
  • Mudah terjadi infeksi baik pada pernapasan, infeksi gigi maupun pada kemaluan
  • Mulut kering
  • Mati rasa atau kesemutan pada jari-jari kaki.

Baca Juga: Kenali Dampak Diabetes Saat Hamil Bagi Kondisi Janin

Komplikasi Diabetes Melitus

Diabetes Melitus sering kali dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang, terutama apabila gula darah yang tinggi tidak ditangani dengan baik. Tingginya kadar gula darah dari waktu ke waktu akan berdampak buruk pada organ tubuh. Berikut ini beberapa komplikasi jangka panjang yang dapat dialami:

  • Gangguan Mata (Retinopati Diabetik)

Pada pasien dengan diabetes melitus, gula darah yang terlalu tinggi didalam darah tidak baik bagi pembuluh darah terutama pembuluh darah mata (retina). Apabila terjadi kerusakan maka akan terjadi retinopati diabetik dan berpotensi menyebabkan kebutaan. Selain itu, gangguan lainnya yang dapat terjadi adalah katarak dan glaukoma.

Untuk itu, para penderita diabetes melitus disarankan untuk mengelola gula darah agar terkontrol dan melakukan pemeriksaan mata secara rutin.

  • Kerusakan atau Gangguan pada Ginjal (Nefropati Diabetik)

Gula darah yang tinggi juga akan merusak ginjal, gangguan ini disebut dengan nefropati diabetik. Kondisi kerusakan pada ginjal akan menyebabkan gagal ginjal dan berujung kematian apabila tidak ditangani dengan baik.

Karena adanya gagal ginjal, ginjal tidak dapat bekerja dengan baik untuk membuang zat yang tidak dibutuhkan dari dalam tubuh sehingga pada kondisi ini pasien akan disarankan untuk melakukan tindakan cuci darah.

Baca Juga: 7 Cara Atasi Gatal Karena Diabetes dengan Cepat dan Mudah

  • Kerusakan Saraf (Neuropati Diabetik)

Tingginya gula darah akan menyebabkan kerusakan saraf terutama pada saraf tepi pada kaki. Apabila kondisi ini berlangsung terus menerus maka akan menyebabkan kerusakan saraf yang lebih parah (disebut dengan neuropati diabetik). Akibat tingginya gula darah, aliran darah menuju saraf akan terhambat.

Gejala awal yang dialami pasien biasanya berupa kesemutan, mati rasa dan nyeri pada tungkai. Kerusakan saraf dan pembuluh darah juga dapat terjadi pada organ vital pria sehingga dapat menyebabkan disfungsi ereksi dan impotensi. Oleh karena itu, penting bagi pasien untuk tetap menjaga gula darah.

  • Masalah Kaki dan Kulit

Selain terjadinya neuropati diabetik yang menyebabkan kaki mati rasa, gangguan pembuluh darah pada tungkai dapat menyebabkan luka sulit sembuh karena terbatasnya aliran darah pada kaki. 

Sehingga terjadi penurunan kemampuan tubuh menyembuhkan diri dari luka. Karena luka tidak kunjung sembuh, kaki akan mudah terjadi infeksi (baik jamur atau infeksi bakteri). 

Apabila hal ini berlangsung terus menerus maka akan mudah terjadi infeksi yang lebih serius seperti gangren (kematian jaringan) dan ulkus diabetikum. Apabila kerusakan terlalu parah, tidak menutup kemungkinan Dokter akan menyarankan tindakan amputasi.

Baca Juga: Kenali Gejala Awal Diabetes Pada Anak

  • Gangguan Kardiovaskular

Diabetes menyebabkan kerusakan multiorgan termasuk pembuluh darah dan jantung. Komplikasi yang tersering seperti stroke, serangan jantung dan penyempitan pembuluh darah arteri atau yang disebut dengan aterosklerosis.

  • Gangguan lainnya

Gangguan lainnya yang dapat diderita penderita diabetes melitus apabila kadar gula darah tidak terkontrol, antara lain : gangguan pendengaran, gangguan kognitif seperti demensia alzheimer, depresi, gangguan pada gigi dan mulut, infeksi pada saluran pernapasan (misalnya tuberkulosis), infeksi jamur dan melemahnya sistem daya tahan tubuh yang menyebabkan pasien diabetes melitus rentan terhadap berbagai penyakit.

Baca Juga: Kenali Berbagai Bahaya Diabetes Pada Pria

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai komplikasi akibat penyakit diabetes yang rentan diderita pasien diabetes. Untuk memantau dan mendeteksi dini penyakit diabetes, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan dan gula darah.

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica C

 

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyakit Diabetes Melitus.
  2. Pangribowo S. Infodatin, Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan.
  3. World Health Organization. Diabetes.
  4. Mayo Clinic. Diabetes – Symptoms and causes.
  5. Cleveland Clinic. Diabetes: Types, Risk Factors, Symptoms, Tests, Treatments & Prevention.
  6. Diabetes Org. Diabetes Complications.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com