Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Kenali Dampak Diabetes Saat Hamil Bagi Kondisi Janin

Ketahui Dampak Diabetes saat Hamil. Diabetes merupakan salah satu jenis penyakit jangka panjang (kronis) yang ditandai dengan peningkatan gula dalam darah.

Kenali Dampak Diabetes Saat Hamil Bagi Kondisi Janin

Kenali Dampak Diabetes Saat Hamil Bagi Kondisi Janin

Pada penderita diabetes, kadar gula yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan banyak masalah pada organ-organ tubuh. Contohnya dapat menyebabkan komplikasi pada mata, ginjal, jantung, dan lainnya. Namun bagaimana bila yang menderita diabetes adalah ibu yang sedang hamil. 

Sahabat Sehat, apa dampak pada janin jika ibu hamil menderita diabetes? Mari simak penjelasan berikut.

Diabetes Pada Kehamilan

Seorang ibu dapat mengalami beberapa tipe diabetes pada saat kehamilan. Diabetes tersebut dapat terjadi sebelum kehamilan (yaitu Diabetes Tipe 1 atau Tipe 2), maupun Diabetes Gestasional yakni kondisi ketika ibu hamil tidak memiliki riwayat penyakit diabetes namun menderita diabetes selama hamil. 

Pada kondisi Diabetes Gestasional, setelah melahirkan maka kadar gula darah ibu yang mengalami tipe ini akan kembali normal. Namun jika kadar gula darah tidak kembali normal maka akan didiagnosa sebagai Diabetes Tipe 2. 

Dapatkan: Paket Pemeriksaan Awal Kehamilan

Dampak yang Dialami Janin Jika Kadar Gula Darah Ibu Hamil Meningkat 

Kondisi gula darah yang tinggi saat hamil dapat mempengaruhi kondisi janin karena peredaran darah ibu terhubung dengan peredaran darah janinnya. Berikut adalah beberapa dampak gula darah tinggi bagi janin:

Cacat Lahir

Pembentukan organ-organ tubuh seperti otak, jantung, paru, dan ginjal terjadi pada saat 8 minggu pertama kehamilan. Kadar gula darah yang tinggi dapat mempengaruhi proses pembentukan organ tersebut sehingga dapat timbul cacat pada organ-organ tersebut.

Berat Bayi Berlebih

Gula darah yang berlebih dapat menyebabkan berat badan janin menjadi berlebih dibandingkan usianya, kondisi ini disebut Makrosomia. Tubuh janin dapat memproduksi insulin untuk menggunakan gula yang berlebih ini. Tubuh janin akan mengubah gula yang berlebih tersebut menjadi deposit lemak sehingga janin akan bertubuh besar. Kelainan ini yang dapat menyulitkan proses persalinan karena bayi yang besar cenderung lebih sulit untuk dilahirkan.

Baca Juga: Awas, Batuk Saat Hamil Berbahaya Bagi Janin! Ini Solusinya

Lahir Prematur

Dalam sebuah penelitian didapatkan bahwa ibu yang menderita diabetes saat hamil memiliki risiko untuk melahirkan janinnya secara terlalu cepat atau prematur.8 Kondisi diabetes saat hamil dapat menyebabkan air ketuban menjadi berlebih sehingga dapat merangsang kelahiran yang lebih cepat dari seharusnya.

Gangguan Pernafasan Setelah Lahir

Janin memerlukan waktu untuk bertumbuh dan berkembang dalam rahim ibunya. Salah satunya adalah untuk “mematangkan” parunya untuk persiapan proses bernafas saat ia di lahirkan. Apabila kelahiran tersebut terjadi sebelum waktunya atau prematur, maka paru-paru dari janin belum siap. Keadaan ini dapat mengakibatkan gangguan pernapasan bagi janin saat lahir.

Gula Darah Rendah

Selamat dalam rahim ibu yang mengalami diabetes, janin dapat memproduksi hormon insulin yang tinggi untuk dapat menggunakan gula dalam darah yang tinggi. Saat bayi lahir maka aliran gula darah yang tinggi dari ibunya berhenti namun tubuhnya masih memproduksi insulin dalam jumlah yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan rendahnya kadar gula darah bayi. Kondisi gula darah yang rendah dapat mengakibatkan kesadarannya menurun, gangguan jantung, hingga kejang.

Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai dampak diabetes saat hamil pada kondisi janin. Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher
Ditinjau oleh
: dr. Monica Cynthia Dewi

 

Referensi

  1. World Health Organization. Diabetes. USA : World Health Organization.
  2. Centers for Disease Control and Prevention. Diabetes and Pregnancy. USA : Centers for Disease Control and Prevention.
  3. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Pregnancy if You Have Diabetes. USA : National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases.
  4. University of Rochester Medical Center. Diabetes During Pregnancy: Risks to the Baby. USA : University of Rochester Medical Center.
  5. Hopkins Medicine. Gestational Diabetes Mellitus (GDM). USA : Hopkins Medicine.
  6. Verywell Family. How Gestational Diabetes Affects Mothers, Babies, and the Birth Process. USA : Verywell Family.
  7. March of Dimes. Preexisting diabetes. USA : March of Dimes.
  8. Kajantie E, Osmond C, Barker D, Eriksson J. Preterm Birth–A Risk Factor for Type 2 Diabetes?: The Helsinki Birth Cohort Study. Diabetes Care. 2010;33(12):2623-2625.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com