Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Archive for Category: Kesehatan Anak

Showing 1–10 of 129 results

  • Usia toddler adalah usia antara 1-3 tahun, dimana seorang anak mulai belajar menentukan arah perkembangan dirinya, suatu fase yang mendasari bagaimana derajat kesehatan, perkembangan emosional, derajat pendidikan, kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi serta kemampuan diri seorang anak di masa mendatang. Pemantauan tumbuh kembang anak pada 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting mengingat pesatnya pertumbuhan dan perkembangan […]

    Hal Penting dalam Fase Toddler #Kamisehat

    Usia toddler adalah usia antara 1-3 tahun, dimana seorang anak mulai belajar menentukan arah perkembangan dirinya, suatu fase yang mendasari bagaimana derajat kesehatan, perkembangan emosional, derajat pendidikan, kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi serta kemampuan diri seorang anak di masa mendatang.

    Pemantauan tumbuh kembang anak pada 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting mengingat pesatnya pertumbuhan dan perkembangan pada anak hingga usia anak 2 tahun. Nutrisi adalah hal yang penting untuk menunjangnya. Sehingga, pemilihan MPASI yang tepat harus diketahui agar tumbuh kembang anak optimal. Kemudian, proteksi dini juga penting diberikan orang tua terhadap berbagai macam penyakit yang dapat dicegah dengan pemberian vaksinasi.

    Masa MPASI merupakan masa perpindahan dari ASI menuju ke makanan yang semi padat. Pengenalan dan pemberian MPASI dapat dilakukan bertahap baik bentuk atau jumlahnya, sesuai dengan kemampuan pencernaan bayi/anak. MPASI bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi bayi, tetapi juga merangsang keterampilan makan dan kepercayaan diri pada bayi. Pemberian makanan tambahan harus bervariasi dari bentuk bubur cair ke bentuk bubur kental, sari buah, buah segar, makanan lumat, makanan lembek dan akhirnya makanan padat .

    Tujuan pemberian MPASI adalah memberikan gizi yang cukup untuk tumbuh kembang yang optimal, mendidik bayi agar memiliki kebiasaan makan yang baik, serta sebagai pelengkap ASI yang membantu bayi dalam proses makan. MPASI diberikan sejak bayi berusia 6 bulan, bersifat padat gizi, kandungan serat kasar dan bahan lain yang sulit dicerna seminimal mungkin, tidak boleh terlalu padat, dan campuran dari beberapa bahan pangan dengan perbandingan tertentu.

    MPASI diberikan bila bayi sudah siap menerima makanan. Bayi biasanya akan siap menerima makan bila sudah mampu mempertahankan kepala untuk tegak tanpa disangga, refleks menjulurkan lidahnya hilang, dan mampu menunjukkan keinginannya pada makanan dengan cara membuka mulut, lalu memajukan anggota tubuhnya ke depan untuk menunjukkan rasa lapar dan menarik tubuh ke belakang atau membuang muka untuk menunjukkan ketertarikan pada makanan.

    Strategi pemberian MPASI:

    1. Tepat waktu: berikan MPASI ketika ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi (usia sekitar 6 bulan).
    2. Adekuat: MPASI yang diberikan memenuhi kebutuhan energi, protein dan mikronutrien anak.
    3. Aman dan higienis: proses persiapan dan pembuatan MPASI menggunakan cara, bahan,  dan alat yang aman serta higienis.
    4. MPASI diberikan secara responsif: MPASI diberikan secara konsisten sesuai dengan sinyal lapar atau kenyang dari anak.

    MPASI higienis untuk bayi yang sehat:

    1. Pastikan kebersihan tangan dan peralatan yang digunakan untuk menyiapkan serta menyajikan MPASI
    2. Cuci tangan ibu dan bayi sebelum makan, setelah ke toilet dan membersihkan kotoran bayi.
    3. Simpan makanan yang akan diberikan kepada bayi di tempat bersih dan aman
    4. Pisahkan talenan yang digunakan untuk memotong bahan makanan mentah dan bahan makanan matang.

    Menyimpan MPASI dengan aman:

    1. Beberapa jenis makanan seperti telur, daging, ikan, susu, kedelai, pasta, nasi, dan sayuran seringkali terkontaminasi bakteri sehingga harus disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu kurang dari 5 derajat celcius.
    2. Simpan ikan dan daging dalam wadah plastik dan letakkan terpisah dengan makanan yang telah dimasak dan bahan-bahan siap makan.
    3. Penyimpanan makanan sesuai dengan petunjuk yang tertulis di kemasan dan digunakan sebelum kadaluarsa.
    4. Makanan yang seharusnya disimpan di lemari pendingin tidak boleh digunakan kembali setelah berada di luar lemari pendingin selama dua jam atau lebih.
    5. Microwave dapat digunakan untuk mencairkan makanan beku dan harus segera dimasak setelah dicairkan. Hindari membekukan makanan yang pernah dibekukan kembali.

    Strategi makanan yang sehat untuk bayi dan balita:

    1. Jangan menyerah untuk memperkenalkan jenis makanan baru, tawarkan 10-15 kali jenis makanan baru sebelum anak mau memakannya.
    2. Matikan TV, komputer, ponsel saat jam makan berlangsung agar anak tidak terdistraksi
    3. Batasi pemberian jus buah, jus buah cepat memberikan rasa kenyang, sehingga anak menjadi malas makan. Solusinya, jus buah dapat diganti dengan  potongan buah segar.
    4. Tawarkan selingan sehat diantara waktu makan jika anak terlihat lapar.
    5. Berikan berbagai variasi pilihan rasa dan jenis makanan sehat untuk anak
    6. Waktu makan bukanlah hanya tentang makanan, tetapi waktu untuk berkomunikasi dan mendukung perkembangan anak.
    7. Hindari memaksa anak untuk makan yang dapat menyebabkan anak menolak makan dan susah menghabiskan makanan

    Selain nutrisi dalam bentuk MPASI, hal penting yang harus diperhatikan pada fase toddler adalah pentingnya vaksinasi sebagai pelindung agar anak terhindar dari beberapa penyakit menular.  Vaksinasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu antigen, sehingga bila kelak terpajan dengan antigen yang sama, sudah mempunyai zat kekebalan/antibodi sehingga tidak terjadi penyakit.

    Vaksin ini dapat berasal dari virus/bakteri penyebab penyakit. Tipe vaksin ada 3 jenis:

    • Vaksin virus yang dapat berasal dari virus hidup yang dilemahkan, inaktif/dimatikan, atau bagian dari virus (sub unit).
    • Vaksin bakteri yang dapat berasal dari sel bakteri utuh, racun dari bakteri (toksoid), bagian dari bakteri, dan polisakarida.
    • Vaksin kombinasi

    Jadwal Imunisasi sesuai dengan rekomendasi IDAI 2017

    Berapa Hari Jeda vaksin pentabio, rotavirus, PCV pada pemberian vaksin usia 2 bulan dan 4 bulan?

    Vaksin yang dapat diberikan adalah pentabio dan polio oral tetes dulu lalu 2 minggu kemudian menyusul vaksin rotavirus dan PCV. Hal ini karena vaksin rotavirus juga merupakan vaksin oral tetes, sehingga pemberiannya dengan polio harus jeda selama 2 minggu.

    Bagaimana caranya biar anak suka sayur?

    Children do, children see. Apa yang Bunda makan akan terlihat oleh si Kecil dan mereka akan mengikutinya. Sehingga, pertanyaannya, apakah Bunda mengonsumsi sayur juga?Bila iya, berarti tinggal memberikan pengertian pada si Kecil mengenai manfaat sayur bagi kesehatan. Bunda dapat mencontohkannya dengan konsumsi sayur di depan si Kecil sambil dengan wajah yang menunjukkan rasa senang ketika konsumsi sayur.

    Kemudian, Bunda dapat memberikan sayur dalam porsi kecil dan ada berada di dalam jangkauan anak. Bila anak masih menolak bagaimana?Coba lagi, Bunda harus sabar dalam menghadapinya. Penting juga untuk menciptakan suasana makan yang menyenangkan bagi anak. Keep Fighting, ya Bunda. Percobaan memberikan sayur bisa 10-15 kali loh Bunda. Nah, waktu makan juga penting. Saat makan, jauhkan anak dari distraksi sekitar seperti mainan, ponsel, tv, dsb.

    Apakah anak yg sedang batuk pilek (tidak demam) boleh diimunisasi?

    Sebenarnya syarat si Kecil mendapatkan vaksin adalah sehat kondisi badannya. Sehingga, bila anak sedang demam, sebaiknya pemberian vaksin ditunda dulu sampai demamnya reda. Kalau batuk pilek tidak demam boleh divaksinasi Bunda. Sekali lagi, mohon dilihat kondisi si Kecil ya Bunda.

    Apakah menu MPASI awal  sebaiknya menu tunggal atau menu 4 bintang?

    Bila kondisi si Kecil sehat, tidak memiliki riwayat alergi pada keluarga, maka tentunya MPASI awal diberikan dalam bentuk puree (makanan yang dihaluskan hingga menjadi bubur kental) yang mengandung komposisi karbohidrat, protein, lemak. Namun, bila dalam keluarga memiliki riwayat alergi misalkan alergi telur, sebaiknya menu tunggal dulu untuk mempermudah Bunda melakukan pengamatan terhadap potensi alergi terhadap makanan.

    Bagaimana bila frekuensi MPASI pada anak usia 6 bulan diberikan 3-4 kali sehari?

    Frekuensi MPASI bergantung pada usia si Kecil. Bila usianya 6 bulan maka energi tambahan yang diperlukan MPASI adalah 200 kalori. Bunda dapat memberikan MPASI 2 kali sehari sebanyak 2-3 sendok sebagai tahap awal dalam bentuk puree. Pada usia ini, bayi masih dalam tahap adaptasi dengan MPASI sehingga Bunda harus sabar dan memberikan semangat pada si Kecil. Hindari memaksa bayi untuk menghabiskan makanannya.

    Mengapa  Bekas vaksin BCG belum sembuh padahal anak saya sudah umur 6 bulan?

    Secara alamiah, vaksin BCG akan meninggalkan bekas berupa jaringan parut yang datar berdiameter 2 – 6 mm. Jaringan skar tersebut biasanya terbentuk dalam waktu 3 bulan. Bisul akibat BCG tidak berbahaya. Jika timbul bisul di lokasi penyuntikan, tidak perlu dilakukan tindakan khusus oleh orang tua. Bila bisul semakin membesar dan ada tanda infeksi seperti rasa nyeri, keluar nanah, berdarah, segera bawa ke dokter untuk diperiksa, ya Bunda.

    Ketika mengolah MPASI di pagi hari apakah harus sekali masak langsung habis atau boleh di simpan di kulkas buat nanti siang/sore?

    MPASI menu tunggal tidak masalah dibuat untuk beberapa porsi dan disimpan dalam wadah-wadah kecil. Jadi, sekali makan habis 1 porsi agar sekali buka wadah saja dan tidak dimasukkan kembali ke kulkas. Bila menunya sudah 4 bintang, sebaiknya dalam keadaan fresh atau dicampur dengan menu tunggal yang bunda siapkan sebelumnya. Cara menyimpan MPASI yang baik dan benar: makanan seperti daging, ikan, telur, susu, kedelai, nasi pasta sayuran disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu kurang 5 derajat celcius.

    Apa yang harus saya persiapkan bila ingin pindah layanan vaksinasi?

    Bila mau pindah layanan vaksinasi sebaiknya Bunda membawa data-data riwayat vaksinasi terdahulu saat kunjungan pertama ke fasilitas layanan yang baru agar dapat disesuaikan jadwal vaksinasinya dengan si Kecil. Bunda dapat cross cek jadwal vaksinasi si Kecil yang lengkap sesuai IDAI yang saya share tadi yaa…semakin lengkap tentu semakin baik bagi si Kecil. Bila jadwal tidak sesuai atau telat, kembali tergantung dengan jenis vaksinasi apa yang diberikan.

    Bagaimana menyiasati bayi yang mogok makan?Lalu, apakah penggunaan slow cooker diperbolehkan untuk MPASI?

    Pemrosesan makanan sebenarnya tergantung dari jenis makanannya. Contohnya, sayur tidak boleh terlalu lama dimasak agar vitamin dan mineralnya tidak hilang dan rusak. Lain dengan protein, bisa dengan menggunakan slow cooker ini dan pastikan matang sepenuhnya.

    Biasanya si Kecil yang mogok makan itu usia 1-3 tahun. Kalau bayi biasanya jarang, harus dilihat kondisi yang menyebabkan bayi mogok makan itu Bunda. Ingat, children do, children see, seperti yang saya sampaikan sebelumnya.Ciptakan suasana makan yang menyenangkan buat anak dan jauhkan dari distraksi seperti mainan, ponsel, dsb.

    Apakah ada aktivitas yang dapat dilatih  oleh ibu ke anak usia dibawah 6 bulan untuk mempersiapkan masa MPASI agar dapat mengunyah dengan lancar atau reflek menelannya baik saat masa MPASI nya tiba?

    Sebenarnya, keinginan si Kecil untuk mulai makan secara natural akan datang dengan sendirinya. Ada beberapa tanda si Kecil sudah mau makan, antara lain bayi biasanya akan siap menerima makan bila sudah mampu mempertahankan kepala untuk tegak tanpa disangga, refleks menjulurkan lidahnya hilang, dan mampu menunjukkan keinginannya pada makanan dengan cara membuka mulut, lalu memajukan anggota tubuhnya ke depan untuk menunjukkan rasa lapar dan menarik tubuh ke belakang atau membuang muka untuk menunjukkan ketertarikan pada makanan. Bila kondisi bayi sehat, mereka secara alami akan menunjukkan tanda-tanda, “Bunda, saya udah kepengen makan nih”

    Apakah tanda si kecil yang alergi dengan menu MPASI dan bagaimana cara mengatasinya ?

    Anak yang alergi terhadap suatu makanan atau susu akan mengalami gejala yang dapat menyerang saluran napas (batuk berkepanjangan, bersin-bersin, pilek, mengi), saluran pencernaan (muntah, diare, susah BAB, terus sendawa), serta kulit (gatal-gatal, ruam pada kulit, eksim, bengkak pada kulit). Selain itu, gejala alergi berat dapat menyebabkan anak gagal tumbuh kembang (berat dan tinggi kurang, telat bicara, lemah otot), anemia, eksim berat, serta syok anafilaksis. Cara mengatasinya adalah dengan menghindari paparan makanan yang dapat menyebabkan alergi.

    Jika ibu dan bayi memiliki alergi pada produk susu atau turunan sapi,  bagaimana memberikan sumber makanan lain yang mengandung zat besi selain dari susu dan daging?

    Sumber zat besi bermacam-macam seperti kerang, bayam, kacang-kacangan, biji labu, brokoli, tahu, dsb sebagai sumber pengganti makanan yang kaya akan zat besi.

    Apakah ada pengaruhnya bila jadwal imunisasi anak tidak sesuai atau dikatakan telat?

    Seharusnya tidak ada masalah bila tidak sesuai/telat dengan jadwalnya. Perlu segera dilakukan catch up immunization atau kejar imunisasi. Paling penting si Kecil dapat terlindungi secara optimal dengan vaksinasi yang lengkap.

    Apakah vaksin yang diwajibkan pemerintah sudah cukup untuk bayi? atau perlu tambahan?

    Semakin lengkap pemberian vaksinasi yang wajib dan tambahan, maka si Kecil akan semakin terlindungi secara optimal. Bunda dapat melihat rekomendasi vaksinasi anak sesuai dengan tabel IDAI.

    Bagaimana cara melihat tumbuh kembang anak optimal dan agar si Kecil mau makan makanan berprotein?

    Bunda dapat melihat kurva pertumbuhan anak pada Kartu Menuju Sehat, sehingga dapat diketahui apakah tumbuh kembangnya sesuai dengan umurnya. Bila si Kecil jarang makan protein, maka Bunda dapat mencoba untuk memberikan berbagai jenis sumber protein kepada si Kecil perlahan-lahan dan mengikuti aturan makan yang ada seperti memberikan dalam porsi kecil dan dalam jangkauannya, mematikan TV, ponsel saat memberi makan dan menciptakan suasana makan yang menyenangkan dengan si Kecil.

    Bagaimana langkah awal memperkenalkan makanan untuk bayi 6 bulan yang untuk pertama kalinya untuk mengurangi resiko Gerakan Tutup Mulut (GTM)  dipertengahan MPASI nanti?

    Pada usia 6 bulan, MPASI yang diberikan makanan berupa puree (saring) dan mashed (lumat). Makanan diberikan 2-3 kali sehari dengan 1-2 kali selingan. Ciptakan suasana menyenangkan saat waktu makan, beri makan perlahan dan hindari memaksa bayi untuk menghabiskan makanan. Kemudian, bila ada riwayat alergi pada makanan, Bunda dapat memberikan satu jenis makanan untuk beberapa hari terlebih dulu untuk melihat ada alergi pada bayi.

    Bagaimana penyimpanan vaksin yang benar di rumah?

    Standarnya, vaksin disimpan dalam pendingin khusus vaksin sehingga harus disimpan pada suhu tertentu, yakni pada suhu 2 s.d 8ºC untuk vaksin sensitif beku (tidak boleh beku), dan pada suhu -15 s.d -25 ºC untuk vaksin yang sensitif panas. Sekarang, hanya vaksin polio yang masih memerlukan tempat penyimpanan dengan suhu dibawah 0°C. Sejumlah vaksin, seperti Hepatitis B, DPT-HB-Hib, IPV, DT, Td akan berpotensi menjadi rusak jika terpapar suhu beku. Sedangkan vaksin Polio, BCG, Campak, rotavirus akan berpotensi rusak jika terpapar suhu panas. Namun secara umum, vaksin akan rusak jika terpapar oleh sinar matahari secara langsung.

    Bila ingin menyimpan vaksin di lemari es, tidak dianjurkan karena suhu lemari es seringkali berubah. Bunda dapat menggunakan termometer khusus untuk memantau suhu lemari es dan tidak menunda pemberian vaksin agar vaksin tidak rusak dan fungsinya menjadi berkurang.

    Bagaimana mengatasi si Kecil yang berusia 14 bulan yang hanya ingin mengonsumsi bubur saja?

    MPASI saat bayi berusia 14 bulan adalah yang dicincang kasar (chopped), cincang halus (minced) dan finger foods dan pemberiannya 3-4 kali makan besar dan 2 kali makan selingan. Bila si Kecil hanya ingin bubur, maka perlahan tingkatkan teksturnya, ya Bunda. Ciptakan suasana mengenyangkan, hindari dari distraksi seperti TV, ponsel, mainan, buat porsi kecil dan taruh makanan dengan tekstur sesuai usianya di jangkauannya. Kemudian, paparkan makanan pada si kecil 10-15 kali perlahan-lahan. Bunda juga dapat mencontohkan dengan mengonsumsi makanan tersebut bersama agar si Kecil tertarik untuk mengikutinya.

    Apakah pemberian kapsul serbuk sari dari buah buahan dan sayur- sayuran sebagai nutrisi aman untuk jangka panjang?

    Pemberian tambahan suplemen berfungsi sebagai pendamping saja dan penggunaannya sebaiknya dibatasi karena suplemen buatan tidak mungkin sama dengan serat alami. Contohnya, suplemen wortel dengan wortel asli pasti berbeda. Si kecil bila memakan wortel akan menggigit dan merasakan wortel, sedangkan bila konsumsi suplemen tidak akan seperti itu. Kemudian, kemampuan mengunyah dan perkembangan gigi akan lebih baik bila si kecil mengonsumsi buah langsung.

    Apakah vaksin flu dapat melindungi dari batuk pilek sepenuhnya karena beberapa kasus, sudah divaksinasi tetapi masih tetap batuk pilek?

    Vaksinasi flu bertujuan untuk melindungi dari virus penyebab flu. Namun, vaksinasi ini hanya melindungi beberapa strain virus (3 atau 4) yang umum ditemui dan sering menjadi penyebab flu. Bila si kecil tetap terkena pilek, bisa terjadi bila strain virus lain atau bakteri menjadi penyebab terjadinya pilek.

    Apakah anak yang tidak diimunisasi akan menghasilkan imunnya sendiri untuk dapat melindungi tubuhnya dari penyakit?

    Setiap bakteri atau virus yang masuk ke tubuh si Kecil akan dilawan oleh sistem imunitas kita. Respon dari sistem imun ada yang baik dan ada yang kurang. Bila sistem imunitas kita menang melawan penyakit, maka kita akan terhindar dan sembuh. Namun, bila sistem imunitas kita kalah, maka kita akan terkena penyakit yang efeknya malah lebih merugikan tubuh, bahkan dapat memperparah kondisi kesehatan kita. Pencegahan akan selalu lebih baik dari pengobatan Bunda, dan salah satu pencegahan agar terhindar dari penyakit adalah vaksinasi.

    Apakah pada saat pemberian MPASI memakai kursi bayi berbahaya bagi pertumbuhan tulang belakangnya?

    Meletakkan bayi pada kursi makan khusus bayi justru baik untuk perilaku makannya, apalagi bila dilakukan saat makan bersama anggota keluarga lain. Bayi akan belajar bahwa waktu makan adalah waktu untuk semua anggota keluarga untuk datang dan makan bersama. Bayi akan mengetahui dan mencontoh makanan apa yang disukai dan tidak oleh anggota keluarganya. Hanya saja, bayi yang berusia 6 bulan belum dapat duduk tegak, sehingga pemilihan high- chair harus sesuai dengan usia, biasanya yang menggunakan bantalan empuk, sehingga membantu bayi untuk dapat duduk tegak. Selama penggunaannya sesuai umur dan aturan pakai, maka  pertumbuhan tulang belakangnya akan normal-no

    Referensi:

    1. Ikatan Dokter Anak Indonesia UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI).
    2. Mufida L, Widyaningsih TD, Maligan JM. Prinsip dasar MPASI pada usia 6-24 bulan: kajian pustaka. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2015;3(4):1646-1651.
    Read More
  • Masa anak-anak merupakan fase dimana orang tua terkadang mulai khawatir bila tiba-tiba mereka sulit makan. Masalah yang sering terjadi antara lain mengemut makanan, menolak makanan baru (Neophobia), pilih-pilih makanan (picky eater), gangguan pencernaan,  dan alergi makanan. Makanan yang diemut Penyebab makanan paling sering karena orang tua terlalu cemas anak tidak menghabiskan makanannya, sehingga waktu yang […]

    Solusi Cerdas Atasi Anak Sulit Makan

    Masa anak-anak merupakan fase dimana orang tua terkadang mulai khawatir bila tiba-tiba mereka sulit makan. Masalah yang sering terjadi antara lain mengemut makanan, menolak makanan baru (Neophobia), pilih-pilih makanan (picky eater), gangguan pencernaan,  dan alergi makanan.

    Makanan yang diemut

    Penyebab makanan paling sering karena orang tua terlalu cemas anak tidak menghabiskan makanannya, sehingga waktu yang diperlukan anak untuk menghabiskan makanan cenderung lama. Kemudian, lingkungan sekitar dapat menjadi pengalihan yang dapat mengganggu proses makan anak seperti siaran televisi, mainan, atau hal menarik lainnya yang dapat menarik perhatian anak.

    Faktor lain yang menyebabkan anak mengemut makanan adalah makanan yang kurang enak dan rasa bosan terhadap makanan dengan jenis sama yang diberikan berulang-ulang. Selain itu, adanya penyakit seperti gangguan sensori pengecap, sakit gigi, sariawan, dan radang tenggorokan membuat anak menjadi enggan mengunyah dengan cepat.

    Baca Juga: Pijat Tui Na untuk Meningkatkan Nafsu Makan Anak

    Nah, apa yang harus kita lakukan bila anak mengemut makanannya?Kita sebagai orang tua dapat menetapkan “aturan makan” yaitu membuat jadwal makan tetap dan menetapkan 30 menit untuk menghabiskan makanan, membuat kondisi nyaman di sekitar lingkungan anak dan menjauhkannya dari hal yang dapat membuatnya teralihkan dari makanannya, serta berikan porsi makan yang sedikit-sedikit tapi sering. Jangan lupa untuk tetap memberikan makanan sesuai dengan tahap perkembangannya.

    Orang tua juga harus sabar dalam menghadapi anak yang sering mengemut makanan.

    Selalu mengajak anak untuk ‘mengunyah dan menelan’ makanan, mengatakan bahwa ‘kalau diemut nanti giginya bisa rusak loh atau vitamin pada makanannya bisa ilang’. Anda tidak perlu marah dalam mengingatkan anak, katakanlah dengan lemah lembut. Buatlah variasi makanan setiap harinya agar anak tidak bosan serta jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter bila ada gangguan pada saluran cerna anak.

    Menolak makanan baru (Neophobia)

    Neophobia adalah anak menolak makanan baru atau makanan yang tidak dikenalnya. Sebenarnya, hal ini bagus untuk menghindari anak keracunan saat anak sudah mampu memilih makanannya sendiri tanpa pengawasan orang tua. Namun, bila kondisi ini berkelanjutan akan menimbulkan perilaku anak memilih-milih makanan (picky eater).

    Biasanya anak akan menolak makanan baru yang rasanya pahit seperti buah dan sayuran serta makanan yang tidak menarik secara visual. Lalu, bagaimana cara kita sebagai orang tua menghadapinya?

    Baca Juga: 7 Anjuran Makanan Untuk Anak Demam

    Children see, children do’ anak akan mencontoh apa yang diperbuat oleh orang tuanya, sehingga bila Sahabat ingin anak senang mengonsumsi sayur dan buah cobalah untuk memperlihatkan kesenangan Anda sebagai orang tua terhadap sayur dan buah. Kemudian, berikan anak makanan baru dalam porsi kecil dan diletakkan agar ia dapat menjangkaunya sendiri. Bila anak tetap menolak makanan baru, jangan menyerah, kenalkan kembali terhadap makanan tersebut 10-15 kali. Terakhir, orang tua sebaiknya tetap tenang dan tidak panik saat anak menolak makanan baru.

    Pilih-pilih makanan (picky/selective eater)

    Picky eater adalah anak menolak mengonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup tapi masih mau mengonsumsi berbagai jenis makanan baik yang sudah maupun yang belum dikenalnya. Anak masih mau mengonsumsi satu jenis makanan dari tiap kelompok (karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah). Sedangkan pada selective eater, anak menolak segala jenis makanan pada kelompok makanan jenis tertentu. Misalnya, anak tidak mau makan dari jenis karbohidrat baik itu nasi, roti, bubur, dsb. Picky eater masih merupakan fase perkembangan norma, sedangkan selective eater dapat menyebabkan anak kekurangan zat nutrisi makro atau mikro yang berdampak pada tumbuh kembangnya.

    Picky eater disebabkan karena trauma terhadap tekstur makanan yang terlalu besar kasar, kenyal, lengket, dsb. Penyebab lain adalah anak sensitif terhadap rasa dan aroma makanan sehingga bila mencium aroma makanan yang tidak ia suka, maka tidak mau makan.

    Nah, orang tua jangan langsung panik ya, ketika anak memilih-milih makanan seperti itu. Anda dapat membuat menu yang bervariasi dan menghias makanan semenarik mungkin agar anak berminat untuk mencicipinya. Selain itu, Sahabat dapat mendampingi anak selama makan dan ikut mencontohkan makan dengan ekspresi menarik sehingga anak juga ikut memakannya dan tidak menolaknya. Hindari memberikan makanan/minuman manis terlalu banyak karena akan membuatnya cepat kenyang. Ciptakan suasana makan tanpa distraksi seperti TV, mainan, radio, dsb.

    Gangguan pencernaan

    Gangguan pencernaan dapat menyebabkan anak sulit untuk makan. Kondisi perut kembung, nyeri, diare, dan sulit buang air besar dapat mempengaruhi anak. Selain itu, beberapa penyakit yang berhubungan dengan saluran cerna anak seperti penyakit celiac juga mempengaruhinya dalam memilih makanan.

    Penyakit celiac merupakan gangguan pencernaan genetik dimana anak sensitif terhadap gluten atau gandum (biasanya banyak terdapat pada tepung). Gejala yang ditimbulkan berupa nyeri perut, diare, muntah, dan berat badan yang turun.

    Baca Juga: Hindari Makanan Ketika Sakit Perut Pada Anak

    Sahabat dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai gangguan pencernaan apa yang dapat membuat anak sulit makan dan bagaimana menanganinya. Anak dengan gangguan pencernaan biasanya seringkali merasa mual, sehingga memuntahkan apapun makanan yang dimakannya.

    Alergi makanan

    Anak dengan alergi makanan biasanya akan sulit untuk mengonsumsi kembali makanan yang pernah ia makan. Kondisi tidak nyaman yang terjadi bila anak alergi makanan seperti diare, sakit perut, timbul ruam di kulit dan rasa gatal dapat menyertai mereka dan membuatnya menjadi malas mengonsumsi makanan itu.

    Periksakan anak anda ke dokter dan konsultasikan apa yang membuat alergi pada anak, apakah bahan makannya, seperti makanan laut, kacang, cokelat, susu. Lalu, mintalah agar dilakukan tes alergi pada anak sehingga jenis makanan yang dapat menyebabkannya alergi dapat dideteksi secara dini.

    Bagaimana solusi anak yang tidak mau makan nasi?

    Anak yang tidak mau makan nasi termasuk ke dalam anak yang ‘picky eater’, sehingga ada beberapa tips dalam menghadapinya, antara lain:

    1. Sediakan menu yang bervariasi setiap harinya agar anak tidak bosan
    2. Berikan pada anak 10-15 kali, bila masih menolak, coba lagi
    3. Sajikan dalam porsi kecil dan letakkan di daerah yang dapat dijangkau anak
    4. Orang tua ikut memberikan contoh dengan mengonsumsi makanan bersama anak dan buatlah ekspresi senang dan enak saat makan
    5. Orang tua harus sabar dan bersikap netral dalam menghadapi anak

    Bagaimana porsi makan yang benar dalam satu kali makan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi setiap hari?

    Kebutuhan nutrisi makanan tiap anak berbeda sesuai dengan  usia dan perkembangannya. Makanan yang sehat harus mengandung zat makro seperti karbohidrat, protein, lemak dan zat mikro seperti vitamin, serat, dan mineral. Bila ingin mengetahui apakah nutrisinya cukup dapat Bunda lihat pada Kartu Menuju Sehat yang dapat diperoleh di Puskesmas atau layanan kesehatan lainnya. Pemberian cemilan ringan dapat diberikan sebagai selingan pada jam antara makan pagi dan siang serta makan siang dan malam. Bila Bunda ingin memberikan vitamin, boleh diberikan sebagai tambahan pendamping saja.

    Bagaimana solusi bagi anak yang tiba-tiba mogok makan dan menjadi tidak suka sayur dan buah karena Bundanya hamil lagi?

    Bunda dapat menyediakan menu yang bervariasi setiap harinya dan tetap berikan buah atau sayuran dalam porsi kecil. Bila anak tidak mau menyentuh buah dan sayur, hindari memarahi anak. Tetap coba berikan kembali saat mau makan. Kemudian, komunikasikan dengan anak mengenai adik bayi yang dikandung Bunda. Pancing anak bercerita mengenai kesehariannya pada  adik bayi di dalam perut, elus-elus perut Bunda hingga ceritakan bagaimana proses kelahiran si kakak yang nantinya akan terjadi sama dengan adiknya.

    Bila anak diberi makan sambil main, misalnya main mobil mobilan, seringkali makannya sedikit, bagaimana solusinya?

    Pemberian makan anak sambil main seringkali menjadi pengalihan bagi anak di waktu makan. Sebaiknya, pada waktu makan biasakan untuk makan bersama dengan anggota keluarga. Hindari menghidupkan TV atau bermain hp saat makan, apalagi bermain mobil-mobilan. Hal ini bertujuan agar anak fokus menghabiskan makanannya.

    Suplemen vitamin seperti apa yang dapat meningkatkan nafsu makan?

    Beberapa suplemen yang mengandung tiamin (vitamin B1) dan vitamin B12 dapat meningkatkan nafsu makan. Selain itu, suplemen yang mengandung zinc, kurkuma, dan minyak ikan juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan.

    Baca Juga: 7 Makanan Sehat Untuk Redakan Sakit Perut pada Anak

    Bagaimana cara mengoptimalkan waktu makan 30 menit pada anak dan apakah dampaknya bila waktu makan lebih dari 30 menit?

    Orang tua dapat mengoptimalkan waktu makan 30 menit dengan memperhatikan porsi makan anak yang pas, tidak terlalu banyak/sedikit. Bila sebelum 30 menit porsi makan sudah habis, maka orang tua tidak perlu khawatir karena dapat memberikannya makan lagi 2 jam setelahnya dengan porsi kecil agar kebutuhan nutrisinya tercukupi. Bila waktu makan lebih dari 30 menit biasanya akan menyebabkan anak bosan dan tidak suka makan. Komunikasikan dengan anak, beritahu bahwa makanan sebaiknya habis sebelum 30 menit dan bila perlu, Bunda dapat menaruh jam/penghitung waktu (stopwatch) sebagai pegangan.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Prawitasari T. Makanan kok diemut sih. IDAI. 2017. Available at: idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/makan-kok-diemut-sih
    2. Hanindita MH, Widjaja NA, Hidayati SN, Irawan R. Pilih-pilih makanan. IDAI. 2015. Available at: idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pilih-pilih-makanan
    3. M Dovey T, Staples PA, Gibson L, Halford JCG. Food neophobia and ‘picky/fussy’ eating in children: A review. Appetite. 2008;50:181-193.
    Read More
  • Bagi para ibu yang sudah mempunyai anak, pastinya ingin sekali anak – anak nya tumbuh dengan cerdas dan dengan makanan yang bergizi seimbang. Makanan yang bergizi seimbang untuk anak dapat terpenuhi  jika para ibu di rumah rajin dalam memilihkan dan mengolah menu sehat bergizi untuk mereka. Karena, makanan yang dibuat sendiri oleh para ibu di […]

    Catat! 8 Panduan Menu Sehat Anak yang Bisa Dipraktekkan di Rumah

    Bagi para ibu yang sudah mempunyai anak, pastinya ingin sekali anak – anak nya tumbuh dengan cerdas dan dengan makanan yang bergizi seimbang. Makanan yang bergizi seimbang untuk anak dapat terpenuhi  jika para ibu di rumah rajin dalam memilihkan dan mengolah menu sehat bergizi untuk mereka. Karena, makanan yang dibuat sendiri oleh para ibu di rumah, hal tersebut tentunya lebih terjamin kualitas nya serta kandungan gizi nya. Maka dari itu, kita para ibu harus dapat sekreati mungkin mengolah berbagai makanan sehat dan bergizi untuk anak di rumah. Dan berikut ini beberapa menu sehat anak yang bisa Anda praktekkan sendiri di rumah :

    • Telur gulung

    Telur yang dicampurkan dengan beraneka jenis sayuran, tidak hanya nikmat, namun kandungan gizinya juga banyak. Berikut panduan dan cara membuatnya :

    Bahan – bahan yang dibutuhkan :

    • 4 butir telur
    • 3  lembar sawi hijau
    • 1 buah wortel
    • 1 batang daun bawang
    • 2 buah bawang putih
    • ¼ bawang Bombay
    • Garam secukupnya
    • Merica secukupnya

    Cara membuat :

    • Cuci bersih sawi hijau kemudian diiris halus.
    • Wortel kupas kulitnya dan cuci bersih, kemudian diserut halus dengan serutan.
    • Bawang putih dan bawang Bombay dikupas kulitnya dan cuci bersih kemudian bawang putih digeprek dan cincang halus. Sementara bawang Bombay iris halus.
    • Taruh telur dalam wadah, kemudian tambahkan garam dan merica secukupnya. Setelah itu masukkan daun bawang yang sudah didiris halus, bawang putih, bawang Bombay, sawi hijau, dan terakhir wortel. Aduk rata.
    • Siapkan Teflon dan beri sedikit minyak sayur. Setelah minyak panas, tuang adonan telur tersebut, kemudian tunggu hingga setengah matang lalu gulung perlahan dari salah satu ujung tepinya sambil agak ditekan. Masak hingga sisi – sisi nya berubah warna kuning kecoklatan, kemudian sajikan.

    Baca Juga: 7 Menu Diet Karbo

    • Sayur Bayam

    Sayur bayam memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada anak.

    Bahan – bahan yang dibutuhkan :

    • 2 ikat bayam
    • 1 buah wortel
    • 1 buah tomat
    • 1 buah jagung
    • 3 siung bawang merah
    • 2 lembar daun salam
    • Garam secukupnya

    Cara membuat :

    • Siangi bayam, kemudian cuci bersih.
    • Kupas wortel dan jagung, kemudian cuci bersih. Iris tipis wortel. Kemudian untuk jagung diserut.
    • Tomat cuci bersih, kemudian dipotong jadi empat bagian.
    • Kemudian, bawang merah kupas dan cuci bersih, begitupula dengan daun salam dicuci bersih.
    • Didihkan air dalam panic, jika sudah mendidih masukkan bang merah yang sudah diiris, kemudian daun salam dan yang terakhir wortel. Tunggu hingga wortel empuk.
    • Selanjutnya, jika wortel sudah empuk, masukkan bayam kemudian jagung.
    • Jika bayam sudah matang yang terakhir masukkan tomat dan garam secukupnya.
    • Sayur bayam siap dihidangkan.
    • Fried rice vegetable

    Bahan – bahan yang dibutuhkan :

    • 3 piring nasi merah
    • 1 buah wortel
    • 1 buah jagung yang sudah diserut
    • 3 buah telur
    • 3 sendok makan margarine
    • Secukupnya lada dan garam
    • Secukupnya saus tiram

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat Untuk Bayi

    Cara membuat :

    • Kupas wortel kemudian cuci bersih dan potong kecil – kecil berbentuk dadu – dadu kecil.
    • Siapkan wajan, panaskan, jika sudah panas masukkan margarine, kemudian masukkan telur dan orak arik. Setelah itu masukkan wortel.
    • Kemudian selanjutnya masukkan nasi merah, dan juga jagung aduk rata.
    • Terakhir tambahkan garam dan lada secukupnya dan juga saus tiram. Koreksi rasa. Dan fried rice vegetable siap dihidangkan untuk anak.
    • Salmon saus tiram

    Bahan – bahan yang dibutuhkan :

    • 3 potong ikan salmon
    • 1 sdm air jeruk lemon
    • 1 siung bawang putih, geprek dan iris halus
    • 1 siung bawang Bombay, iris halus
    • Secukupnya saus tiram
    • Secukupnya garam dan lada

    Cara membuat :

    • Cuci bersih ikan salmon, kemudian lumuri dengan air jeruk lemon, lada, dan garam. Diamkan selama 30 menit.
    • Kemudian setelah 30 menit, goring ikan salmon yang telah dimarinasi tadi.
    • Tumis bawang putih dan juga bawang Bombay. Setelah harum dan berubah warna, masukkan ikan salmon dan tambahkan saus tiram secukupnya. Koreksi rasa
    • Ikan salmon saus tiram siap untuk dihidangkan.
    • Sup ayam sehat

    Bahan – bahan yang dibutuhkan :

    • Dada ayam fillet tanpa kulit, potong dadu kecil.
    • 2 buah wortel
    • 5 kuntum brokoli
    • 4 batang buncis
    • 2 buah tomat
    • 1 batang daun bawang seledri, iris halus
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • 1 siung bawang Bombay, iris halus
    • Secukupnya biji pala
    • Secukupnya garam dan lada bubuk.
    • 500 ml air kaldu ayam

    Baca Juga: 7 Makanan Pemicu Kolesterol

    Cara membuat :

    • Pertama – tama, rebus daging ayam hingga matang dan empuk.
    • Panaskan minyak di wajan, tumis bawang putih dan juga bawang bombay hingga harum dan kecoklatan.
    • Didihkan 500 ml kaldu ayam, jika sudah mendidih, masukkan tumisan bawang putih, bawang Bombay dan yang terakhir  wortel. Jika wortel sudah empuk, masukkan buncis yang sudah dicuci bersih dan dipotong kecil – kecil.
    • Setelah itu, masukkan brokoli, tomat dan daun seledri.
    • Kemudian terakhir, masukkan daging ayam yang sudah direbus, biji pala, garam dan lada secukupnya. Tunggu hingga harum. Koreksi rasa dan sup ayam sehat siap untuk dihidangkan.

    Itulah tadi beberapa menu sehat anak yang dapat Anda praktekkan di rumah, sangat mudah bukan? Selamat mencoba !

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Menghabiskan waktu bersama keluarga saat libur Natal dan Tahun Baru menjadi momen yang sangat menyenangkan. Sebagian akan memilih berlibur diluar kota ataupun diluar negeri. Tapi untuk Moms dan Dad yang memiliki waktu sedikit, bisa loh menghabiskan waktu bersama keluarga di Jakarta dan sekitarnya. Selain menghemat waktu, liburan di Jakarta dan sekitarnya juga bisa menghemat kantong […]

    5 Tempat Liburan Ramah Anak di Jakarta dan Sekitarnya

    Menghabiskan waktu bersama keluarga saat libur Natal dan Tahun Baru menjadi momen yang sangat menyenangkan. Sebagian akan memilih berlibur diluar kota ataupun diluar negeri. Tapi untuk Moms dan Dad yang memiliki waktu sedikit, bisa loh menghabiskan waktu bersama keluarga di Jakarta dan sekitarnya.

    Selain menghemat waktu, liburan di Jakarta dan sekitarnya juga bisa menghemat kantong Moms dan Dad. Apa saja kah tempat liburannya? 5 Tempat Liburan Ramah Anak di Jakarta dan Sekitarnya:

    1. Scientia Square Park

    Moms yang tinggal di kawasan Gading Serpong, ada satu tempat yang pas untuk mengajak Si kecil liburan. Scientia Square Park membuat tempat rekreasi yang menggabungkan edukasi dan juga back to nature. Moms bisa mengajak si kecil untuk bercocok tanam, memberikan makan kelinci dan ikan atau melihat kupu-kupu di penangkaran khusus.

    Tidak hanya si kecil yang bisa menikmati tempat ini, Moms dan Dad juga bisa mengikuti aktivitas lainnya disini seperti jogging, yoga ataupun wall climbing. Scientia Square Park buka pukul 06.00 – 23.00 WIB. Harga tiket cukup terjangkau Rp 25.000 (Weekend) dan Rp 50.000 (Weekend).

    Baca juga: 4 Destinasi Wisata di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

    Alamat: Jalan Scientia Boulevard, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Tangerang, Banten.

    1. Jakarta Aquarium & Pingoo Restaurant

    Tempat liburan yang ramah anak selanjutnya yaitu Jakarta Aquarium. Aquarium yang terletak di dalam mall Neo Soho ini memiliki 600 jenis satwa. Jakarta Aquarium menjadi konservasi satwa pertama di Indonesia dalam ruang publik. Selain keindahan satwa, tempat ini juga menampilkan teater bawah laut “Pearl of The South Sea”. Cerita yang berkisah tentang putri yang dikutuk menjadi ratu laut.

    Setelah asik melihat penampilan teater, ajak si kecil untuk berinteraksi dan memberi makan penguin di Pinggoo Restaurant. Moms berkunjung setiap hari mulai (10.00-20.00). Harga tiketnya, Moms harus merogoh kocek Rp 125.000 – Rp 200.000 saat weekday Rp 150.000 – 225.000 saat weekend.

    Alamat: Neo Soho, Jl. Letjen S. Parman No.Kav. 28, RT.3/RW.5, Tanjung Duren, Jakbar

    1. Kidzania

    Si Kecil masih bingung dengan cita-citanya? Kidzania menjadi tempat yang pas untuk mencari tahu cita-cita yang cocok untuknya. Tempat hiburan ini dirancang dan dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya dengan skala kecil. Di Kidzania terdapat jalan raya, rumah sakit, supermarket, salon, theater dan lain sebagainya.

    Anak-anak bisa memainkan berbagai peran dan profesi seperti orang dewasa, seperti polisi, dokter, pilot, koki, ilmuwan dan lebih dari 100 profesi lainnya. Kidzania terdapat di 18 negara seperti Mexico, Jepang, Indonesia, Portugal, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Malaysia, Chile, Thailand, India, Kuwait, Filipina, Mesir, Turki, Arab Saudi, Brazil, Singapura dan Inggris. Buka setiap hari (09.00-20.00), untuk harga tiketnya mulai dari Rp 50.000 – Rp 200.000.

    Baca Juga: 7 Tips Persiapan Liburan di Korsel

    Alamat: Pacific Place, Jl. Jend. Sudirman No.Kav. 52-53, RT.5/RW.3, Senayan

    1. Faunaland Ancol

    Mungkin banyak yang belum tahu jika Ancol membuka wahana baru di Ancol. Faunaland salah wahana untuk mendekatkan diri dengan alam. Disini, Moms bisa mengenalkan buah hati dengan binatang-binatang secara langsung. Wahana ini diresmikan tahun lalu dan hingga  kini Faunaland Ancol memiliki 109 biota unik terdiri dari primata, mamalia, reptil hingga unggas.

    Terdapat pula aksi burung di Bird show jam 16.00 untuk weekdays sedangkan weekend pada pukul 10.30 dan 15.30. Harga tiketnya Rp 80.000 (weekdays) dan 90.000 (Weekend).

    Alamat: Ecovention Building – Ecopark, Jalan Lodan Raya, Ancol

    1. Waterbom Jakarta

    Sepertinya asik juga bila menghabiskan waktu liburan bersama si kecil dengan bermain air. Ada satu tempat yang cocok sekali untuk Moms dan keluarga yaitu Waterbom Jakarta. Berlokasi di Pantai Indah kapuk, waterbom ini memiliki luas area sebesar 38.000 meter persegi.

    Memiliki tiga macam seluncuran yaitu seluncuran tertutup, setengah terbuka dan terbuka. Pastikan selalu menjaga buah hati Moms agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Waterbom Jakarta dibuka setiap hari mulai pukul 08.00-19.00. Harga tiketnya sendiri untuk anak-anak Rp 220.000 sedangkan dewasa Rp 280.000 sudah termasuk wahana air, ban dan jaket pelampung.

    Baca Juga: Jaga Kesehatan Tubuh Ketika Liburan ke Bali

    Alamat : Jl. Pantai Indah Barat No. 1, Pantai Indah Kapuk – Jakarta 14470, Indonesia

    Itulah 5 Tempat Liburan di Jakarta yang Ramah Anak. Pastikan liburan Moms dan Keluarga tidak batal karena flu. Oleh karena itu, segera lakukan vaksinasi flu hanya di ProSehat. Kenapa harus di ProSehat? Karena tidak perlu antre apalagi keluar rumah. Cukup install aplikasi ProSehat, order layanan vaksinasi dan Moms bisa menentukan sendiri jadwal suntiknya, loh.

    Selain layanan vaksinasi, Moms bisa mendapatkan produk kesehatan dan makanan sehat lainnya. Info lebih lanjut hubungi Asisten kesehatan Maya Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800. Tunggu apa lagi, liburan lebih nyaman tanpa sakit flu.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    Ranti, Raisa Benaya. “Pasti Seru! 16 Tempat Wisata Anak di Jakarta yang Asyik”. casaindonesia(dot)com/article/read/6/2018/581/Pasti-Seru-16-Tempat-Wisata-Anak-di-Jakarta-yang-Asyik.  Diakses pada 29 November 2018

     

    Read More
  • Masakan rumahan dimasak oleh Anda pastinya terasa sangat nikmat, dan menyenangkan. Namun, apakah masakan Anda sudah tercukupi komposisi gizinya?Hal ini dapat kita ketahui dengan membaca informasi nilai gizi dari setiap makanan. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi terlalu banyak karbohidratnya atau proteinnya. Makanan yang sehat adalah makanan yang komposisi gizinya seimbang diantara bahan makanan yang […]

    Sudahkah Masakan Rumahan Sahabat Tercukup Komposisi Gizinya?

    Masakan rumahan dimasak oleh Anda pastinya terasa sangat nikmat, dan menyenangkan. Namun, apakah masakan Anda sudah tercukupi komposisi gizinya?Hal ini dapat kita ketahui dengan membaca informasi nilai gizi dari setiap makanan. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi terlalu banyak karbohidratnya atau proteinnya. Makanan yang sehat adalah makanan yang komposisi gizinya seimbang diantara bahan makanan yang ada. Berikut ini adalah bahan masakan yang akan membantu Anda mencukupi komposisi gizi yang diperlukan oleh keluarga Anda,

    Biji bunga matahari

    biji bunga matahari

    Biji bunga matahari mungkin berukuran kecil, tapi sangat bermanfaat. Biji bunga matahari mengandung asam lemak tidak jenuh (monounsaturated dan polyunsaturated) yang akan menurunkan risiko kardiovaskular dan menurunkan tekanan darah, memiliki protein dan serat, yang akan membantu mengenyangkan perut Anda.

    Baca Juga: 5 Tips Kreatif Bikin Hiasan Makanan yang Bikin Ngiler

    Biji bunga matahari merupakan sumber nutrisi penting seperti vitamin E, folat, tiamin, niasin, dan zat besi yang disatukan dalam fitokimia, zat kimia tanaman yang akan membantu melawan berbagai penyakit jantung dan beberapa kanker. Cobalah biji bunga matahari yang mentah atau yang telah dipanggang bebas garam pada salad, kentang goreng atau hidangan lainnya. Anda juga dapat meningkatkan profil nutrien dari roti dan muffin dengan menambahkan segenggam biji bunga matahari.

    Buah Nanas

    Nanas merupakan sumber vitamin C dan juga merupakan buah yang super manis serta kaya akan berbagai mineral, serat, vitamin B, dan enzim. Nutrisi ini ditemukan pada nanas, dan berbagai buah dan sayuran, yang akan menurunkan tekanan darah, serta melawan kanker, bahkan dapat membantu menjaga kebiasaan lambung secara rutin. Nikmati nanas yang segar atau dikalengkan dan dipadukan dengan berbagai buah-buahan pada salad atau smoothie. Seringkali bagian atas hidangan ayam atau ikan juga dipadukan dengan nanas, atau biasa digunakan pada kue, pie, atau tart.

    Jamur

    Jamur tidak hanya menambah rasa ke dalam makanan yang digoreng, tapi juga rendah kalori dan merupakan sumber yang baik untuk mineral selenium, mineral yang berfungsi melawan kanker. Tanaman ini merupakan sumber vegetarian terbesar dari vitamin D dan kaya akan mineral tembaga dan kalium, nutrisi yang dibutuhkan untuk ritme jantung normal, fungsi saraf, dan produksi sel darah merah. Jamur seringkali dimasak dan dipadukan bersamaan dengan makanan vegetarian lain, ataupun makanan berdaging. Potongan jamur ke dalam sandwhich atau salad, atau dalam berbagai resep yagn menggunakan tekstur yang menggoda.

    Baca Juga: 8 Tips Mengolah Makanan Agar Sehat Alami

    Selain itu, berikut ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi dari makanan yang Anda sajikan:

    1. Makan makanan yang telah ditanam secara lokal setelah dipanen

    Makanan yang ditanam secara lokal dan langsung berasal dari alam akan memaksimalkan vitamin dan mineral yang akan didapatkan. Mencabut makanan tersebut langsung dari tanah berarti memisahkannya dari sumber nutrien mereka. Semakin lama jarak waktu panen dengan konsumsi, maka semakin banyak nutrisi yang akan hilang.

    1. Merendam, memotong, menghancurkan, dan mencampur

    Terdapat beberapa preparasi makanan yang akan membuat vitamin, mineral, dan senyawa lain yang bermanfaat akan tetap tersedia, yaitu:

    • Potong buah dan sayuran akan menyebabkan pelepasan nutrien dengan pemecahan dinding sel tanaman yang kaku
    • Menghancurkan dan memotong bawang putih dan bawang merah akan melepaskan zat alliinase, enzim di dalam makanan yang membantu membentuk nutrien yang dikenal dengan allicin. Allicin, saat dimakan, akan membantu membentuk senyawa lain yang melindungi tubuh dari berbagai penyakit.
    • Merendam biji-bijian akan mengurangi asam fitik, yang akan memblok absorpsi zat besi, zink, kalsium, dan magnesium.
    1. Menyimpan buah dan sayur dengan cara yang tepat

    Saat berpikir tentang penyimpanan, seimbangkan dua hal berikut

    • Mudahkan mengonsumsi tanaman: jaga buah dan sayur yang Anda sering konsumsi
    • Perlambat penghilangan nutrien: panas, cahaya, dan oksigen dapat mendegradasi nutrien.

    Oleh karena itu, Anda harus menyimpan dengan cara berikut.

    • Seluruh sayuran – kecuali dengan variasi akar – pada kulkas hingga Anda membutuhkannya
    • Seluruh buah kecuali beri – termasuk tomat dan alpukat – pada temperatur kamar dan jauhi dari cahaya
    • Seluruh buah dan sayur yang dipotong dengan perasan jus lemon dan pada wadah kedap udara (potongan buah dan sayur akan menyebabkan teroksidasi dan vitamin C, sebagai antioksidan akan membusuk secara perlahan)
    • Seluruh herba – dengan fitonutriennya – dipotong dan dibekukan pada es dengan air.
    1. Mengonsumsi sumber yang larut air dan yang sensitif terhadap panas

    Panas akan memecah vitamin B1, vitamin B5, folat, dan vitamin C, sehingga Anda akan mendapatkan lebih banyak nutrisi saat Anda mengonsumsi makanan mentah. Oleh karena itu, makanan seperti biji bunga matahari, kacang polong, bit, kecambah (sumber vitamin B1), serta brokoli, kale, dan alpukat (sumber vitamin B5) merupakan makanan yang paling baik apabila dikonsumsi secara mentah untuk memaksimalkan absorpsi dari nutrisi larut air ini.

    Sebagai contoh, bayam mentah akan mengandung vitamin C sebanyak 3 kali lebih banyak dibandingkan dengan bayam yang telah dimasak. Sedangkan, Anda akan kehilangan vitamin B yang larut air dan vitamin C apabila Anda memasaknya. Jadi, apabila Anda memasak berbagai makanan, masaklah dengan panas yang rendah tanpa memaparkannya dengan begitu banyak air.

    Baca Juga: 7 Jenis Olahraga Membakar Kalori Setelah Makan Siang

    1. Mengetahui jenis makanan yang paling baik saat dimasak

    Umumnya, ada berbagai nutrisi yang akan hilang selama dimasak – dari 15 hingga 55 persen. Pada banyak kasus, Anda akan kehilangan banyak nutrisi dari pendidihan air. Namun, beberapa makanan akan memberikan nutrisi yang banyak saat dimasak. Sebagai contoh, memasak akan meningkatkan bioavailabilitas likopen secara signifikan (zat yang ditemukan pada tomat).

    Penelitian menunjukkan bahwa likopen akan meningkat sebanyak 25 persen ketika tomat dididihkan selama 30 menit. Selain itu, bioavailabilitas beta karoten yang ditemukan pada tanaman berwarna merah/jingga/kuning seperti tomat, wortel, kentang manis, dan bayam akan meningkat secara signifikan. Memasak akan membantu pemecahan dinding sel tanaman. Denaturasi protein pada telur dan daging akan membuatnya lebih mudah dicerna.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    • Hellan L. 10 ways to get the most nutriens from your food. [Internet]. Available at: precisionnutrition.com/10-ways-to-get-the-most-nutrients (11.12.18)
    • Fries WC. 10 food nutritionists love. [Internet]. Available at: webmd.com/vitamins-and-supplements/features/healthy-foods#1 (11.12.18)
    Read More
  • Setiap istri pasti menginginkan pasangannya untuk tetap sehat setiap hari. Konsumsi bekal dari rumah adalah salah satu jalan agar makanan untuk suami lebih bersih, sehat, dan bergizi. Bekal makanan jarang terkontaminasi oleh bakteri yang sering menyebabkan penyakit pencernaan, salah satunya adalah diare. Memasak makanan dirumah memiliki beberapa keuntungan, antara lain, Menghemat uang Mengonsumsi makanan buatan […]

    7 Resep Makanan Praktis untuk Bekal Suami dan Si Kecil

    Setiap istri pasti menginginkan pasangannya untuk tetap sehat setiap hari. Konsumsi bekal dari rumah adalah salah satu jalan agar makanan untuk suami lebih bersih, sehat, dan bergizi. Bekal makanan jarang terkontaminasi oleh bakteri yang sering menyebabkan penyakit pencernaan, salah satunya adalah diare. Memasak makanan dirumah memiliki beberapa keuntungan, antara lain,

    Menghemat uang

    hemat uang koin

    Mengonsumsi makanan buatan rumah biasanya lebih murah dibandingkan makan di restoran atau membeli makanan dari pasar. Menurut Ben Atkinson, yang mengatur nutrisi pasien rawat jalan dari Harborview Medical Center, “Saat makan di restoran, kita tidak hanya membayar makanan, tapi juga membayar harga proses bisnis yang sedang berjalan seperti lampu, air, bangunan, dan staf, di samping makanan yang kita konsumsi. Hal yang sama juga berlaku untuk makanan yang sudah diolah atau dibekukan pada supermarket.”

    Baca Juga: 5 Aplikasi Zaman Now Untuk Bantu Dietmu

    Menghemat waktu

    Mungkin terlihat membuang waktu saat memilih makanan di supermarket, dibandingkan dengan mengemudi keluar menuju restoran terdekat. Faktanya, memasak di rumah akan membutuhkan waktu yang lebih singkat jauh dibandingkan dengan makan di luar, khususnya apabila Anda telah merencanakannya dengan matang. Terdapat beberapa jenis makanan yang dapat disiapkan kurang dari 30 menit. Apabila Anda memilih resep yang lebih kompleks, maka Anda akan memasak dengan jumlah yang lebih banyak dan kemudian mengonsumsi makanan yang berlebih dalam seminggu atau membekukannya.

    Bahan yang lebih menyehatkan

    Makanan yang telah dijual secara komersial, umumnya memiliki lemak, gula, dan garam yang tinggi. Namun, saat Anda menyiapkan makanan Anda sendiri, maka Anda akan tahu bahan apa  yang digunakan dan berapa banyak yang akan dipakai dalam makanan Anda.

    Mengontrol porsi makanan

    Banyak restoran menawarkan porsi yang lebih besar dibandingkan dengan yang Anda butuhkan. Permasalahannya adalah apabila Anda makan di restoran, maka Anda akan berusaha untuk mengonsumsi seluruhnya. Namun, apabila makanan ini dimakan di rumah, maka Anda dapat mengatur jumlah yang perlu disajikan untuk makan malam.

    Baca Juga: Mengenal Apa Itu Diet Keto

    Berikut ini adalah 7 resep makanan praktis untuk bekal suami dan si kecil, yaitu:

    1. Mini Frittatas dengan Bayam dan Keju

    mini frittas bayam keju

    Bahan:

    • Minyak sayuran
    • 2 sendok makan minyak zaitun
    • 1 daun kucai, bagian putih dan hijau halus dilipat setengah, diiris tipis, dan dicuci hingga bersih
    • 6 telur
    • 1 lb bayam, batang dipotong dan dicuci bersih
    • 1 cangkir ricotta
    • 1/3 cangkir Swiss cheese yang telah diparut
    • 1/3 cangkir Parmigiano Reggiano Cheese yang telah diparut
    • Merica yang asin dan segar

    Preparasi:

    1. Panaskan oven hingga 425°F
    2. Bungkus 4 kue panggang kecil. Pinggirkan.
    3. Panaskan minyak zaitun pada panci besar dengan panas medium. Masak daun kucai hingga halus, selama 2 – 3 menit. Tambahkan bayam dan masak 3 – 4 menit. Celupkan dalam sarangan dan tekan kelebihan air.
    4. Kock telur di dalam mangkuk secara perlahan. Aduk di dalam ricotta, Swiss cheese, dan Parmigiano Reggiano cheese, adonan bayam, garam dan merica.
    5. Panggang sekitar 20 menit, atau hingga bagian atas menjadi sedikit cokelat.
    1. Spaghetti al Pesto

    Bahan:

    • 1 buah spaghetti
    • 2 siung bawang putih yang telah dikupas
    • 2 cangkir daun basil
    • 2 sendok makan kacang
    • ½ cangkir minyak zaitun
    • 1/3 cangkir Parmigiano Reggiano Cheese yang telah diparut
    • 2 sendok makan Pecorino Cheese yang telah diparut dengan segar
    • Garam dan merica sebagai perasa

    Preparasi:

    1. Siapkan satu pot besar air garam untuk dimasak
    2. Kombinasikan dengan bawang putih dan kacang dalam nampan dan potong beberapa kali hingga benar-benar halus
    3. Tambahkan keju dan proses hingga benar-benar menjadi suatu kombinasi
    4. Saat ada di nampan, tambahkan minyak zaitun, hingga benar-benar menjadi halus
    5. Tambahkan garam dan merica sebagai perasa
    6. Saat air sudah mendidih, tambahkan pasta dan masak hingga menjadi al dente. Basahi, dengan 1 cangkir air.
    7. Letakkan pasta pada mangkuk besar dan tambahkan pesto. Apabila konsistensi pesto terlalu kental, maka tambahkan beberapa air mendidih. Aduk merata dan sajikan dengan segera.

    Baca Juga: 10 Cara Cepat Hamil

    1. Gnocchi dengan Saus Tomat Segar

    Bahan:

    • 2 buah gnocchi
    • 2 buah tomat segar
    • 2 siung bawang putih, yang telah dihancurkan
    • 2 sendok makan minyak zaitun
    • Garam
    • 5 atau 6 daun kemangi
    • Parmigiano Reggiano sebagai perasa

    Preparasi:

    1. Bawa pot medium yang berisi air untuk dididihkan.
    2. Dengan pisau, potong bagian “x” di bawah tomat dan saat air mendidih, celupkan tomat ke dalam air mendidih dan biarkan selama 30 detik hingga 1 menit, hingga kulit tomat mulai mengelupas. Angkat tomat dan bilas dengan cepat di bawah air dingin yang mengalir. Dengan pisau, kupas kulit tomat. Potong tomat menjadi setengah, kemudian potong bagian mahkota dan buang. Tekan biji dan kelebihan air. Potong tomat.
    3. Panaskan minyak di dalam pot. Tambahkan bawang putih. Tambahkan tomat dan garam. Masak sekitar 15 menit, hingga air menguap, putar dengan sendok berkayu beberapa kali.
    4. Sementara itu, bawa pot besar dari air garam untuk didihkan. Saat air telah mendidih, tambahkan gnocchi. Gnocchi akan mengambang saat mereka sudah siap dimakan, sekitar 2 menit.
    5. Celupkan gnocchi dan aduk dengan saus tomat. Tambahkan daun kemangi, sobek dengan tangan. Taburkan Parmigiano Reggiano dan sajikan.
    1. Tuna dengan Salad Bean

    Bahan:

    • 2 cangkir cannellini bean yang dikalengkan, dicuci dan direndam
    • 1/3 cangkir minyak zaitun
    • 1 bawang merah kecil, yang telah diiris hingga tipis
    • 2 sendok makan parsley yang telah dipotong dengan halus
    • 5 oz. kaleng tuna dalam minyak zaitun, direndam

    Preparasi:

    1. Campurkan bean, bawang, dan minyak zaitun ke dalam makanan yang akan disajikan. Tambahkan bumbu dengan garam dan merica dan aduk merata.
    2. Potong tuna menjadi kecil-kecil dan tambahkan bean. Tambah parsley, aduk merata, dan sajikan.
    1. Salad bayam dengan pir, walnut, dan gorgonzola

    Bahan:

    • Baby spinach
    • Pir
    • Walnut
    • Gorgonzola Cheese yang telah hancur
    • 3 sendok makan minyak zaitun
    • 2 sendok makan cuka
    • Garam dan merica sebagai perasa

    Preparasi:

    1. Untuk membuat vinaigrette, tuangkan minyak zaitun dan cuka ke dalam mangkok kecil. Tambahkan garam dan merica sebagai perasa dan campur merata dengan garpu.
    2. Kupas pir dan potong menjadi bentuk segiempat kecil.
    3. Tempatkan bayam pada mangkok besar dan tambahkan pir yang telah dipotong, walnut, dan Gorgonzola hancur.
    4. Tuang cuka ke atas salad. Aduk merata dan pindahkan pada piring individual kecil.
    1. Beef Strips over Arugula with Cherry Tomatoes and Shaved Parmigiano Reggiano

    Bahan:

    • 1 buah sirloin steak tanpa tulang, yang telah dipotong menjadi potongan tipis
    • 5 oz arugula
    • Parmigiana Cheese yang telah diparut sebagai perasa
    • 2 siung bawang putih, dikupas
    • 3 bawang merah besar
    • 1/3 cangkir minyak zaitun
    • 1/3 cangkir cuka
    • Garam dan merica sebagai perasa

    Preparasi:

    1. Atur arugula pada piring besar
    2. Panaskan minyak zaitun pada panci besar dengan panas medium hingga tinggi dan masak bawang putih hingga keemasan. Buang bawang putih dan tambahkan daging di panci. Tambahkan merica dan garam dan diaduk hingga warnanya merata, sekitar 1 menit. Lakukan pengaturan steak di atas arugula. Tambahkan bawang merah dan cuka ke dalam panci dan masak selama 1 menit pada panas medium. Tambahkan tomat dan masak selama beberapa menit, hingga saus menjadi sedikit kental. Tambahkan garam dan merica.
    3. Tuang dressing di atas steak, dan ditutupi dengan Parmigiano yang telah diparut dan disajikan segera.
    1. Eggplant Parmigiana

    Bahan:

    • 3 buah terong
    • 28 oz tomat yang dapat dihancurkan
    • 2 siung bawang putih
    • 8 oz mozzarella, yang dipotong menjadi potongan kecil
    • 1 cangkir Parmigiano Reggiano segar yang diparut
    • Daun kemangi
    • Minyak zaitun
    • Garam dan merica

    Preparasi:

    1. Potong terong hingga panjang menjadi ¼ inci. Buat menjadi berlapis-lapis dan taburkan dengan garam. Tutupi potongan terong dengan piring kecil dan turunkan dengan meletakkan sesuatu yang berat di atasnya, seperti tomat. Biarkan terong selama paling tidak satu jam, sehingga terong akan mengeluarkan jus pahitnya. Bilas di bawah air mengalir dan biarkan mongering dengan tissue.
    2. Saat terong mengeluarkan isinya, siapkan saus tomat. Panaskan minyak zaitun di panci, cokelatkan siung bawang putih, dan tambahkan tomat. Masak selama 15 menit dan bumbui dengan garam dan merica.
    3. Panaskan kembali oven pada suhu 350°F. Letakkan terong pada 1 lapisan baking sheet dan panggang selama 15 menit.
    4. Sebarkan beberapa sendok makan saus tomat di bagian bawah dari makanan dengan dimensi 13 x 8 inci. Atur potongan terong menjadi satu lapis di atas saus. Letakkan lagi beberapa sendok makan saus di atasnya, beberapa mozzarella dan Parmigiano. Taburkan daun kemangi pada bagian atasnya. Lanjutkan pembuatan layer hingga terung habis dan bagian atas layer ditutupi dengan saus dan Parmigiano.
    5. Panggang selama 40 menit, hingga keju meleleh dan bagian atas sedikit menjadi cokelat. Pindahkan oven dan biarkan menjadi dingin selama 10 menit sebelum penyajian.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    Lacoviello C. 6 benefits of homemade meals + 7 recipe. 2015. Available at: washington.edu/wholeu/2015/03/06/homemade-meals/ (12.10.18)

    Read More
  • Makanan padat untuk bayi usia 7 bulan berbeda dengan makanan padat untuk orang dewasa. Mengolah makanan bayi sendiri menjadi cara terbaik dalam menyediakan makanan bernutrisi sehat kepada si buah hati, bahkan dapat memantau kemungkinan terjadinya alergi. Pada usia 7 bulan, bayi sudah dapat menyangga kepalanya sendiri dan mulai tertarik untuk mengonsumsi makanan yang dikonsumsi oleh […]

    Catat 10 Panduan Memberikan MPASI 7 Bulan

    Makanan padat untuk bayi usia 7 bulan berbeda dengan makanan padat untuk orang dewasa. Mengolah makanan bayi sendiri menjadi cara terbaik dalam menyediakan makanan bernutrisi sehat kepada si buah hati, bahkan dapat memantau kemungkinan terjadinya alergi. Pada usia 7 bulan, bayi sudah dapat menyangga kepalanya sendiri dan mulai tertarik untuk mengonsumsi makanan yang dikonsumsi oleh orang dewasa. Hal ini menunjukkan bahwa waktu ini merupakan waktu yang tepat untuk merekomendasikan makanan pendamping ASI (MPASI) kepada bayi.

    Namun, saat ini berbagai jenis  makanan instan banyak tersedia di supermarket dan kurang mengandung nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh si buah hati. Hal ini disebabkan karena produk ini telah mengalami pengolahan yang terlalu panjang, sehingga kurang memberikan nutrisi yang cukup. Oleh sebab itu, maka disarankan agar Anda dapat mengolah dan mempersiapkan MPASI bagi sang buah hati secara personal agar menjamin makanan yang dikonsumsi bayi memiliki berbagai nutrisi dan vitamin yang diperlukan tubuh.

    Berikut ini adalah contoh MP ASI 7 bulan bagi si bayi, yaitu:

    • Sereal, yang dipilih sebaiknya bebas gluten
    • Buah dan sayuran yang dihaluskan, seperti alpukat, pisang, pir, kentang, wortel, brokoli, kol, bayam, apel, stroberi, wortel, anggur, tomat, dan timun.
    • Bubur yang dibuat khusus untuk bayi atau daging yang telah mengalami penghalusan, seperti ayam atau sapi.
    • Bubur tahu
    • Bubur kacang-kacangan, seperti kacang merah atau kacang hijau.

    Seluruh makanan di atas umum dicampur dengan ASI atau susu formula yang dapat diberikan bagi si bayi.

    Baca Juga: 10 Panduan Makanan Sehat Untuk Bayi

    Berikut adalah 10 panduan untuk memberikan MPASI 7 bulan, yaitu.

    1. Pastikan porsi MPASI anak Anda telah disesuaikan dengan usianya dan juga berat badan anak Anda. Kedua hal tersebut berpengaruh pada pemberian MPASI yang tepat.
    2. Biasakan memberi MPASI yang terdiri atas 4 bintang, yaitu mencakup karbohidrat, sayuran dan buah, kacang-kacangan, dan sumber protein hewani.
      • Daging yang diperkenalkan pada bayi adalah daging yang telah diolah dengan benar dan dihaluskan agar dapat dicerna baik.
      • Sayuran hijau, contohnya bayam yang mengandung folat dan zat besi tinggi.
      • Buah alpukat yang lembut dan matang akan mudah dicerna, bahkan dapat diberikan langsung kepada bayi. Alpukat sangat baik bagi bayi karena mengandung asam lemak omega 3 yang dapat mencerdaskan otak bayi.
      • Labu kuning kaya akan vitamin C, vitamin A, dan beta karoten.
    3. Perhatikan alergi yang mungkin dimiliki oleh sang buah hati.
      Pertama kali mencoba makanan padat, pastikan Anda mengamati apakah sang buah hati mengalami alergi terhadap makanan tertentu. Agar Bunda dapat mempermudah pengamatan maka tunggulah hingga 3 hari sebelum beralih pada makanan lainnya. Tiga hari umumnya adalah waktu yang cukup untuk melihat reaksi alergi pada si bayi, terutama bila dalam anggota keluarga, ada yang memiliki riwayat alergi sejenis. Telur, kacang kedelai, ikan, susu sapi, kerang, dan gandum merupakan beberapa contoh bahan makanan yang perlu diwaspadai sebagai pemicu alergi.
    1. Selain itu, perlu dihindari penggunaan madu untuk bayi yang berusia kurang dari setahun untuk mengurangi risiko terjadinya botulisme.
    2. Produk yang terbuat dari susu sapi, seperti keju umumnya aman untuk diberikan bagi bayi. Namun, sebaiknya pemberian susu sapi ditunda terlebih dahulu apabila anak belum berusia lebih dari setahun.
    3. Memperhatikan kesempurnaan fungsi saluran pencernaan serta kelenjar dalam tubuh yang berperan dalam proses pencernaan dan metabolisme zat gizi dari sang anak. Hal ini akan menentukan Anda untuk menentukan konsistensi makanan yang harus diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan saluran pencernaan bayi dan tidak memberikan beban yang terlalu berat bagi pencernaan bayi yang belum berfungsi secara sempurna. Hal ini menentukan proses pemberian MPASI yang harus dilakukan bertahap, mulai dari jenis, jumlah, frekuensi, maupun tekstur makanan si bayi.
    4. Waspadai pula penggunaan bahan makanan yang dapat menghasilkan gas di dalam lambung, seperti kacang, produk olahan susu, gandum, bawang. Bahan makanan seperti ini dapat membuat timbulnya rasa tidak nyaman pada bayi.
    5. Si bayi boleh diberi snack agar tidak merasa bosan dengan makanan harian yang cenderung sama. Hindari jajanan pinggir jalan yang terbuka dan tidak tertutupi dengan baik, karena kemungkinan makanan telah terkontaminasi dengan debu dan kotoran yang terbawa oleh angina atau udara.
    6. Hindari pemberikan MPASI pada malam hari untuk menghindari bayi mengalami risiko obesitas. Namun, rasa lapar bayi pada malam hari dapat diantisipasi dengan pemberian bubur kacang hijau + susu, susu kacang kedelai, susu hangat, agar rumput laut yang dicampur antara susu dan gula merah, serta buah-buahan. Makanan ini berisi vitamin yang akan meningkatkan kekebalan tubuh si bayi dan melancarkan pencernaan bayi.
    7. Contoh awal adalah Anda menggunakan satu jenis bahan untuk dibuat menjadi bubur, yaitu:
    • Bubur pisang
      Pisang merupakan buah kaya serat dan kaya kandungan kalium sehingga bersifat aman bagi perut sang bayi. Namun, terlalu sering mengonsumsi pisang akan berisiko menyebabkan konstipasi.
    • Bubur beras merah
      Bubur beras merah dapat digunakan sebagai bahan makanan pokok yang tidak menyebabkan alergi. Selain itu, bubur beras merah merupakan makanan yang mudah dicerna oleh si bayi. Beras merah dapat diblender hingga halus dan ditambahkan air dan dimasak dengan api yang berukuran sedang hingga mendidih. Setelah mendidih, maka api dikecilkan, dan dimasak kurang lebih hingga 20 menit. Setelah itu, air dapat ditambahkan hingga konsistensi bubur sesuai dengan yang diinginkan.

    Baca Juga: 8 Persiapan Ibu dan Bayi yang Ingin Naik Pesawat

    • Bubur alpukat
      Alpukat mengandung lemak yang baik dan bermanfaat untuk perkembangan fisik dan juga otak sang bayi. Alpukat dapat ditambahkan ke ASI atau susu fomula sebagai MP ASI. Sisa alpukat yang belum digunakan akan disimpan di wadah dan di dalam lemari pendingin.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Ingin agar anak Anda berprestasi di sekolah? Cobalah makanan berikut. “Makanan yang bernutrisi bagi otak” akan dapat membantu meningkatkan perkembangan otak anak, serta meningkatkan fungsi, memori, dan konsentrasi otak. Faktanya, otak merupakan organ yang sangat lapar – organ tubuh yang pertama kali akan mengabsorbsi nutrisi dari makanan yang kita konsumsi. “Cobalah mengonsumsi junk food, dan […]

    10 Panduan Asupan Gizi Anak agar Tumbuh Optimal

    Ingin agar anak Anda berprestasi di sekolah? Cobalah makanan berikut. “Makanan yang bernutrisi bagi otak” akan dapat membantu meningkatkan perkembangan otak anak, serta meningkatkan fungsi, memori, dan konsentrasi otak. Faktanya, otak merupakan organ yang sangat lapar – organ tubuh yang pertama kali akan mengabsorbsi nutrisi dari makanan yang kita konsumsi. “Cobalah mengonsumsi junk food, dan otak akan menderita,” kata Bethanny Thayer, MS, RD, ahli nutrisi Detroit dan juru bicara American Dietetic Association (ADA). Anak yang sedang tumbuh dan berkembang akan membutuhkan berbagai jenis nutrisi. Inilah 10 asupan gizi berikut akan membantu anak untuk tubuh optimal,

    Ikan Salmon

    daging ikan salmon segar

    Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik dari asam lemak omega 3, yaitu DHA dan EPA – keduanya berperan penting pada perkembangan dan fungsi otak. Faktanya, penelitian membuktikan bahwa orang yang mengonsumsi asam lemak DHA dan EPA akan memiliki pemikiran yang lebih tajam dan lebih baik dalam uji kemampuan mental. Sementara itu, tuna juga merupakan sumber omega 3, meskipun tidak sekaya salmon. Tuna juga merupakan sumber yang baik untuk protein. Selain itu, albacore “white” tuna memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi dibandingkan tuna dalam kaleng. Oleh karena itu, EPA menyarankan agar konsumsi albacore tuna tidak lebih dari 6 ons per minggu.

    Telur

    Telur merupakan sumber protein yang baik, bahkan kuning telur seringkali kaya akan kolin, yang akan membantu perkembangan memori anak. Telur sangat baik untuk dikonsumsi dalam makanan sehari-hari anak agar anak lebih cerdas dan pintar.

    Baca Juga: 8 Makanan Untuk Jantung Bengkak

    Mentega kacang

    Kacang dan mentega kacang merupakan sumber vitamin E yang baik, antioksidan poten, yang akan membantu melindungi membran saraf. Selain itu, kacang juga mengandung tiamin yang akan membantu sistem saraf dan otak yang memanfaatkan glukosa sebagai sumber energi. Bahkan, mentega kacang juga kaya akan asam lemak tidak jenuh yang memberikan energi dan protein bagi anak.

    Biji-bijian

    Otak membutuhkan suplai glukosa yang konstan. Serat dalam biji-bijian akan membantu meregulasi pelepasan glukosa di dalam tubuh. Biji-bijian juga mengandung vitamin B yang akan memberikan nutrisi pada sistem saraf orang sehat.

    Daging sapi tanpa lemak (atau daging lain yang serupa)

    Zat besi merupakan mineral penting yang akan membantu anak untuk tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber terbaik dari zat besi. Faktanya, hanya 1 ons per hari akan membantu tubuh mengabsorbsi zat besi dari sumber lainnya. Daging sapi juga mengandung zink, yang akan membantu peningkatan memori.

    Sereal gandum

    Sereal adalah salah satu makanan yang terkenal di kalangan anak-anak dan sangat bernutrisi. Sereal adalah sumber energi terbaik yang berfungsi sebagai bahan bakar otak yang dibutuhkan anak pertama kali di pagi hari. Sereal banyak mengandung serat dan dapat menjaga otak anak pada pagi hari di sekolah. Sereal juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, kalium, dan zink yang baik dan akan membantu fungsi tubuh dan otak hingga optimal.

    Buah Beri

    Contoh buah beri adalah strawberry, cherry, blueberry, blackberry. Semakin intens warnanya, maka semakin banyak nutrisi yang terkandung di dalam beri. Beri meningkatkan kadar antioksidan, khususnya vitamin C, yang akan membantu mencegah terjadinya kanker. Studi menunjukkan bahwa akan terjadi peningkatan memori dengan ekstrak blueberry dan strawberry. Biji buah beri merupakan sumber asam lemak omega 3 yang baik bagi tubuh.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

     

    Susu, yoghurt, dan keju

    Produk susu yang dikemas dengan protein dan vitamin B – berperan penting dalam perkembangan jaringan otak, neurotransmitter, dan enzim. Susu dan yoghurt menyediakan protein dan karbohidrat yang dibutuhkan tubuh – sumber energi pilihan bagi otak. Penelitian membuktikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan 10 kali lebih banyak dari dosis vitamin D.

    Direkomendasikan vitamin yang akan memberikan manfaat bagi sistem neuromuscular dan siklus hidup sel manusia. Susu merupakan sumber kalsium dan fosfor yang penting bagi perkembangna tulang dan otot. Susu kaya lemak sebaiknya diberikan bagi anak Anda. Meskipun anak Anda mengalami obesitas, dia akan membutuhkan energi ekstra untuk bertumbuh. Selain itu, keju juga mengandung protein, kalsium, fosfor, dan vitamin D yang baik untuk perkembangan tulang.

    Sayuran berwarna

    Tomat, kentang manis, labu, wortel, bayam merupakan sumber sayuran yang kaya nutrisi dan memiliki berbagai variasi warna, serta dapat menjadi sumber pilihan antioksidan terbaik untuk menjaga sel otak tetap kuat dan sehat. Sayuran berwarna yang telah disebutkan mengandung nutrisi beta karoten dan karotenoid yang tinggi yang akan dikonversi menjadi vitamin A aktif di dalam tubuh. Vitamin A berperan untuk kulit dan penglihatan, serta perkembangan dan perbaikan jaringan tubuh.

    Baca Juga: 10 Jenis Buah dan Sayur yang Baik Untuk Nutrisi Otak Anak

    Sayur Brokoli

    Brokoli kaya akan nutrisi yang akan membantu optimisasi perkembangan mata dan membuang sel yang telah rusak dari dalam tubuh. Brokoli juga menyediakan banyak serat yang akan membantu pencernaan dan mencegah konstipasi sang anak.

    Nah, itulah contoh dari asupan gizi anak agar tumbuh optimal yang perlu diberikan bagi sang buah hati Anda. Jangan lupa untuk selalu mengombinasikan berbagai jenis makanan setiap hari agar anak tidak merasa bosan dengan makanannya.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    • Ee J. 10 foods for the growing child. [Internet]. Available at: healthxchange.sg/children/food-nutrition/healthy-food-growing-children (10.12.18)
    • Davis JL. Top 10 brain food for children. [Internet]. Available at: webmd.com/parenting/features/brain-foods-for-children#1(10.12.18)
    Read More
  • Mungkin sebagian besar dari Anda pernah mengalami kondisi sakit perut yang menganggu. Tak hanya dapat dirasakan oleh orang dewasa, tapi anak-anak juga dapat mengalami sakit perut. Kondisi ini semakin parah jika rasa sakit muncul bersamaan dengan mual, gejala kram, hingga diare yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari terutama anak yang sedang aktif-aktifnya. Pada anak, diare seringkali […]

    Sakit Perut Pada Anak 4 Tahun? Redakan dengan 7 Makanan Sehat Berikut

    Mungkin sebagian besar dari Anda pernah mengalami kondisi sakit perut yang menganggu. Tak hanya dapat dirasakan oleh orang dewasa, tapi anak-anak juga dapat mengalami sakit perut. Kondisi ini semakin parah jika rasa sakit muncul bersamaan dengan mual, gejala kram, hingga diare yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari terutama anak yang sedang aktif-aktifnya.

    Pada anak, diare seringkali disebabkan karena virus yaitu Rotavirus. Penyakit diare dapat disembuhkan dengan memberikan obat-obat diare khusus untuk anak ataupun berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, ada juga makanan-makanan yang dapat  membantu untuk meredakan sakit perut pada anak. Sebaiknya, hal ini wajib diketahui bagi para orang tua.

    Pepaya

    Buah papaya menjadi salah satu makanan yang dapat membantu serta memudahkan pencernaan. Kandungan chymopapain dan papain yang ada di dalam papaya dalam membantu memecah protein. Kandungan zat inilah yang memberikan lingkungan asam sehat di dalam perut.

    Baca Juga: Hindari Makanan Ini Jika Terjadi Sakit Perut Pada Anak

    Pisang

    Pisang sangat mudah dicerna oleh anak serta meredakan sakit perut. Buah ini memiliki kandungan pektin yang mana dapat membantu gerakan usus di dalam tubuh secara alami.  Selain itu, tingkat elektrolit dan kalium di dalam pisang sangat tinggi yang dapat mengurangi dehidrasi pada tubuh.

    Yogurt

    Makanan yang satu ini mungkin banyak disukai anak-anak, ditambah lagi dengan manfaatnya yang dapat meredakan sakit perut membuat orang tua tak perlu khawatir untuk dapat memberikannya pada anak ketika mengalami diare. Kandungan aktif di dalam yogurt dapat meningkatkan bakteri baik di dalam usus, mengurangi kembung, membantu pencernaan.

    Jus Wortel

    Cara terbaik lainnya untuk mengatasi masalah sakit perut pada anak adalah dengan memberikan jus wortel. Anda dapat menambahkan beberapa helai daun mint di dalam  jus wortel tersebut. Obat ini akan sangat efektif untuk menenangkan perut yang sedang sakit.

    Oat

    Jika anak menderita sakit perut yang hingga melilit, maka cobalah untuk memberikannya semangkuk gandum hangat yang dicampurkan dengan susu. Makanan yang kaya serat ini sangat baik dalam penyembuhan sakit perut.

    Beras Putih

    Siapa sangka jika beras putih menjadi salah satu makanan sehat lainnya yang dapat membantu menyembuhkan perut sakit. Anda dapat memberikan anak makanan seperti nasi, kentang, atau roti. Jenis makanan ini sangat efektif membantu mengatasi diare dengan cara menyerap cairan serta mengeluarkannya bersama tinja

    Baca Juga: Penyebab Mual Setelah Makan dan Pencegahannya

    Air Kelapa

    Gula alami yang ada di dalam air kelapa dapat membantu memberikan kalori dan elektrolit. Kandungan kalium di dalam air kelapa dapat membantu mendetoks perut.

    Setelah anak sembuh dari diare, jangan lupa untuk memperhatikan makanan apa saja yang dikonsumsi anak. Pastikan anak untuk makan makanan yang sehat dan bersih sehingga tidak lagi mengalami sakit perut. Cuci buah dan sayuran sebelum di masak sehingga tidak ada lagi kuman atau bakteri di dalamnya. Perhatikan pula kondisi kebersihan lingkungan di sekitar anak-anak sehingga kesehatan anak tetap terjaga. Namun jika cara-cara di atas belum berhasil membuat sakit perut pada anak mereda, maka segera bawa anak ke dokter untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. Semoga informasi diatas dapat membantu anda.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. 10 makanan ini bisa meringankan sakit perut. 2013. [Internet]. Available at: merdeka(dot)com/sehat/10-makanan-ini-dapat-meringankan-sakit-perut.html (1.12.18)
    2. com. Orang tau harus tau pilihan makanan yang tepat saat anak diare. 2018.[Internet]. Available at: lifestyle(dot)kompas(dot)com/read/2018/01/11/140000220/orangtua-harus-tahu-pilihan-makanan-tepat-saat-anak-diare (1.12.18)
    3. Yusepi TT. 6 makanan terbaik untuk meringankan sakit perut. 2017. [Internet]. Available at: liputan6(dot)com/health/read/3101298/6-makanan-terbaik-untuk-meringankan-sakit-perut (1.12.18)
    Read More
  • Kemajuan teknologi masa kini sangat mempermudah kehidupan manusia. Kini semuanya serba digital, bahkan pengguna gadget bukan hanya orang dewasa. Jari-jemari anak kecil pun tak kalah lincah menggunakan aneka perangkat digital. Tentunya ini berkaitan dengan screen time monitoring. Sebelum membahas lebih jauh, Mama perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan screen time, screen time adalah waktu yang […]

    Maksimalkan Screen Time untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

    Kemajuan teknologi masa kini sangat mempermudah kehidupan manusia. Kini semuanya serba digital, bahkan pengguna gadget bukan hanya orang dewasa. Jari-jemari anak kecil pun tak kalah lincah menggunakan aneka perangkat digital. Tentunya ini berkaitan dengan screen time monitoring. Sebelum membahas lebih jauh, Mama perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan screen time, screen time adalah waktu yang dihabiskan untuk menggunakan/memainkan perangkat elektronik yang menggunakan layar, seperti smart phone, tablet, televisi, video games, komputer dll. Jadi, screen time monitoring dapat didefinisikan sebagai pengawasan terhadap waktu penggunaan perangkat teknologi berlayar.

    Seperti diketahui, ada beberapa risiko yang patut diwaspadai dan menjadi alasan untuk mengawasi screen time Si Kecil, beberapa risiko tersebut antara lain:

    – Keterlambatan berbicara.
    – Sulit berkonsentrasi.
    – Masalah dalam belajar.
    – Kecemasan.
    – Depresi, dll.

    Baca Juga: 10 Makan Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

    Meskipun memiliki dampak kurang baik, tapi faktanya menjauhkan gadget dari anak pada masa sekarang ini rasanya tidak mungkin. Jadi, hal utama yang perlu dilakukan Mama adalah pengawasan. The American Academy of Pediatrics (AAP) mengeluarkan rekomendasi dalam membantu Mama mengawasi screen time anak, yaitu:

    • Hindari penggunaan media digital pada anak kurang dari 18 bulan.
    • Ketika mulai memperkenalkan media digital, pastikan program yang Mama berikan berkualitas dan gunakan bersama-sama dengan Si Kecil.
    • Saat Si Kecil berusia 2-5 tahun, batasi hanya 1 jam dan gunakan konten yang berkualitas secara bersama-sama serta bantu Si Kecil untuk memahami konten yang sedang dilihat dan bantu mereka untuk mengaplikasikannya di dunia nyata.
    • Hindari konten yang terlalu cepat, banyak distraksi (misalnya iklan) maupun konten yang memberi pengaruh buruk.
    • Matikan televisi atau perangkat lainnya ketika tidak digunakan.
    • Jangan gunakan media digital hanya untuk menenangkan Si Kecil, hal ini kelak akan mengakibatkan gangguan regulasi emosi Si Kecil.
    • Awasi selalu konten atau aplikasi yang digunakan
    • Tetap sediakan waktu untuk interaksi dengan Si Kecil yang tidak melibatkan perangkat digital, misalnya bermain di taman bersama-sama
    • Tidak bermain media digital 1 jam sebelum tidur dan singkirkan semua perangkat digital dari tempat tidur.

    Tak dapat dipungkiri, persaingan dunia sekarang menuntut semua orang untuk fasih dalam penggunaan gadget atau teknologi. Nah, Mama pun perlu menyikapi screen time dari segi manfaat positifnya untuk tumbuh kembang Si Kecil, yaitu:

    1. Belajar Disiplin & Menepati Janji
      Semuanya tergantung dari bagaimana Mama mengatur screen time untuk anak. Misalnya ada ‘perjanjian’ dengan Si Kecil, kapan waktu dan durasinya ia boleh menggunakan gadget. Mama harus konsisten dengan aturan tersebut sehingga anak pun belajar disiplin dan ia sekaligus belajar contoh perilaku menepati janji dari orang tuanya.

    Baca Juga: Jadwal Imunisasi Bayi Lengkap

    1. Menunjang Proses Belajar
      Hal yang perlu menjadi fokus perhatian Mama ialah pemilihan konten. Kini Mama tak perlu khawatir, asalkan Anda selektif dan teliti, ada banyak konten berkualitas yang justru dapat meningkatkan kemampuan sosial dan berbahasa Si Kecil, terutama yang berusia lebih dari 2 tahun. Contohnya permainan edukasi via gadget mengenal huruf, angka, berhitung, warna, dsb. Lewat permainan (games), pastinya akan lebih menyenangkan buat anak, otomatis lebih mudah masuk dalam ingatannya, alias Si Kecil jadi lebih cepat hafal. Selain itu, kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Inggris anak ikut terasah, karena umumnya aplikasi atau games menggunakan bahasa Inggris.
    2. Belajar Bersaing (Kompetitif)
      Dengan adanya skor dari hasil permainan (games) yang ada, Mama dapat mengajak Si Kecil memahami pentingnya berkompetisi. Dunia yang kelak akan dihadapi Si Kecil kelak saat mereka dewasa pasti penuh persaingan. Di sinilah perlunya Mama memberi pengarahan, “Bagaimana cara meraih peringkat yang baik? Apa saja usaha untuk meraih skor yang diinginkan tersebut? Jika gagal, apa yang perlu dipelajari dan diperbaiki dari kegagalan tersebut? dll. Si Kecil pun perlu diberi pemahaman bahwa menjadi juara 1 bukan satu-satunya tujuan, namun bagaimana meraih suatu kemenangan atau keberhasilan dengan cara yang tepat (fair).
    3. Melatih Kesabaran & Empati
      Jika sebelumnya Mama sudah menerapkan poin 1 (perjanjian seputar waktu dan durasi penggunaan gadget pada anak), maka secara tidak langsung, Si Kecil akan belajar bersabar menunggu waktu yang ditentukan, belajar bersabar untuk bergantian main dengan saudaranya (jika gadget yang dimiliki 1 untuk bersama), dll.
      Kemudian, lewat beragam aplikasi maupun games, Mama bisa sekaligus menanamkan pentingnya empati. Sejumlah permainan kebanyakan menggunakan tokoh tertentu, saat berhasil maupun gagal memenuhi tugas atau misi, biasanya akan tampak ekspresi gembira, sedih, atau kecewa dari si tokoh tersebut. Mama bisa menyelipkan pesan moral berupa, “Yah…Adek kalah ya, itu lihat mukanya sedih (sambil menunjuk tokoh di permainan). Tapi nggak apa-apa, yuk dicoba lagi!” Jadi, anak pun belajar mengenal beragam emosi dan pentingnya berempati.

    Baca Juga: Hati-Hati Obesitas Pada Anak

    Dapat disimpulkan lewat screen time, Mama dapat memanfaatkan program yang bersifat mendidik, yang dirancang dengan baik dan sesuai umur Si Kecil. Semuanya ini dapat secara kuat mendorong rasa sosial, membantu mereka mempelajari sikap anti kekerasan, empati, toleransi dan bagaimana menghormati orang lain.⁴ Namun jangan lupakan interaksi antara Si Kecil dan orang tua. Keseimbangan antara kedua unsur ini akan membentuk Si Kecil menjadi anak tangguh yang siap hadapi tantangan dan siap hadapi masa depan.

    Ditulis Oleh: dr. Samuel Bungaran Partahi Saud Manalu

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Screen time and young children: Promoting health and development in a digital world. Paediatrics & Child Health. 2018;23(1):83-83.
    2. Sanders W, Parent J, Forehand R. Parenting to Reduce Child Screen Time. Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics. 2017;:1.
    3. M S. The Impact of using Gadgets on Children. Journal of Depression and Anxiety. 2017;07(01).
    4. Ponti M, Bélanger S, Grimes R, Heard J, Johnson M, Moreau E et al. Screen time and young children: Promoting health and development in a digital world. Paediatrics & Child Health. 2017;22(8):461-468.
    5. Media and Young Minds. Pediatrics. 2016;138(5):e20162591.
    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja