Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Anak

Showing 61–70 of 157 results

  • Panduan Menu Makanan Sehat untuk Suami dan Si Kecil

    Sarapan adalah salah satu jam makan yang sama pentingnya dengan jam makan lainnya dan kita harus memenuhi kebutuhan gizi anggota keluarga tiap kali mereka makan. Mengonsumsi berbagai jenis makanan yang sehat adalah pilihan yang tepat untuk menjaga tubuh tetap fit dan pastinya menjauhkan kita dari berbagai penyakit. Mengonsumsi makanan sehat di setiap kesempatan pastinya juga membuat kita mampu beraktivitas dengan optimal dalam keseharian kita.

    Namun, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan mengonsumsi makanan sehat? Pertanyaan yang satu ini pastilah bukan suatu hal yang asing lagi terutama bagi kita, seorang ibu yang bertugas untuk memastikan semua anggota keluarga memiliki pola makan yang sehat. Sayangnya tidak jarang juga keluarga yang menerapkan pola makan “kurang sehat”, di mana makanan yang dikonsumsi cenderung makanan fast food alias makanan yang justru mengandung banyak zat tidak sehat dan membuat kita rentan terhadap penyakit. Pastinya kita tidak mau kan ada anggota keluarga yang sakit? Lalu, bagimana caranya menyiapkan makanan sehat setiap waktu?

    Mari disimak panduan makanan sehat untuk suami dan si kecil

    1. Mengonsumsi makanan berprotein tinggi

    Memangnya apa saja sih makanan yang termasuk dalam makanan berprotein tinggi? Tentu saja banyak! Salah satu contoh makanan berprotein tinggi adalah daging, dan sebaiknya kita mengolah daging dengan cara dipanggang ataupun dibakar – yang tentu saja dengan menghindari menggoreng daging. Kenapa begitu? Tentu saja sebaiknya kita menghindari pemakaian minyak pada makanan yang kita konsumsi, karena seperti yang kita tahu minyak goreng justru akan membuat kolesterol kita menjadi tinggi. Bukan hanya daging, kita juga bisa mengonsumsi makanan berprotein tinggi lainnya seperti telur, berbagai produk olahan kedelai, berbagai kacang-kacangan, buncis, serta berbagai produk olahan susu.

    2. Mengonsumsi buah

    Meskipun kelihatannya sepele, buah adalah salah satu jenis makanan yang sebaiknya ada setiap saat di rumah. Buah mampu untuk memenuhi kebutuhan vitamin kita setiap saat dan pastinya membuat tubuh kita segar dan fit sepanjang waktu – sehingga anak ataupun suami tidak mengeluhkan jika tubuh mereka terasa tidak enak setelah beraktivitas seharian. Kita juga bisa mengolah buah menjadi berbagai hidangan, seperti mengolahnya menjadi hidangan penutup mulut sehingga anggota keluarga lainnya semakin bersemangat untuk mengonsumsi buah yang ada.

    3. Mengurangi makanan kemasan

    Tidak dapat dipungkiri jika sebagian besar dari kita memilih untuk mengonsumsi makanan kemasan karena jenis makanan yang satu ini cukup praktis untuk dikonsumsi dan kita tidak perlu memerlukan waktu lama untuk mengolahnya. Namun, tahukah jika ada bahaya yang mengancam di balik makanan kemasan? Pastinya bukan rahasia lagi jika makanan kemasan tinggi akan kandungan gula, garam bahkan berbagai pengawet ataupun pewarna buatan yang apabila dikonsumsi secara terus menerus dapat mengganggu kesehatan kita. Parahnya lagi, berbagai kandungan ini dapat mengganggu kinerja organ kita – contohnya saja menyebabkan gagal ginjal. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi bukan? Oleh sebab itulah sebaiknya kita mengonsumsi berbagai makanan yang jauh menyehatkan, seperti lebih banyak mengonsumsi sayuran ataupun buah.

    4. Mengonsumsi makanan berserat tinggi

    Shot Code C

    Mengonsumsi berbagai makanan yang tinggi akan serat juga disarankan dalam memulai pola hidup yang sehat karena jenis makanan yang satu ini akan membuat kita kenyang dalam rentang waktu yang lama. Bukan hanya menjaga berat badan kita tetap stabil, mengonsumsi makanan berserat tinggi akan membuat kita mampu untuk beraktivitas dengan optimal sepanjang hari. Beberapa contoh makanan berserat tinggi antara lain adalah nasi merah, nasi putih, roti gandum, dan lain-lain.

    5. Makan secara teratur

    Tidak dapat dipungkiri jika setiap harinya kita memiliki jadwal tertentu untuk makan, seperti kita memiliki jadwal sendiri untuk sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Namun, tahukah kalian jika kita dianjurkan untuk makan sebanyak 6 kali dalam sehari? Wah yang benar nih? Bukankah makan dalam jumlah yang banyak justru akan memicu obesitas?

    Makan akan memicu obesitas ketika mengonsumsi makanan dalam jumlah besar tiap kalinya. Namun ketika kita tidak mengonsumsi apapun dalam rentang waktu 3 jam, kadar hormon kortisol akan meningkat dan hal ini justru memicu terjadinya timbunan lemak pada tubuh kita. Hal ini didukung oleh penelitian yang dipublikasikan pada New England Journal of Medicine yang menyatakan jika partisipan yang makan dalam porsi kecil sebanyak 6 kali dalam sehari akan mengalami penurunan kortisol sebanyak 17 persen daripada mereka yang makan hanya sebanyak 3 kali dalam sehari.

    6. Minum air putih

    Apakah kalian sudah memenuhi kebutuhan air putih dalam sehari? Pertanyaan yang satu ini juga sering kali muncul mengingat peran air putih yang sangat penting untuk tubuh kita. Setidaknya kita membutuhkan 2 liter air dalam sehari agar kita mampu untuk beraktivitas dengan optimal dalam sehari. Konsumsi teh setelah makan tidak disarankan karena teh akan menyerap gizi yang terkandung pada makanan.

    7. Makan malam

    Layaknya waktu makan yang lain, makan malam adalah waktu makan terakhir yang tidak boleh kita lupakan bahkan dilewatkan. Kenapa makan malam kita sebut sebagai waktu makan terakhir? Sebaiknya kita tidak mengonsumsi makanan apapun setelah kita makan malam sehingga perut kita bisa beristirahat dengan baik seperti layaknya anggota tubuh lainnya yang memerlukan istirahat ketika kita tidur. Waktu makan malam pun disarankan untuk 4 jam sebelum tidur dan perut yang kosong setelah makan malam akan merangsang kita untuk sarapan keesokan paginya.

    Nah, itu tadi adalah beberapa panduan makan sehat yang bisa kita terapkan untuk keluarga setiap hari bahkan setiap waktu. Pastinya sekarang sudah tidak bingung lagi kan bagaimana cara yang tepat untuk membuat keluarga sehat tiap waktu? So, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat daripada sebelumnya?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Belakangan ini banyak sekali beredar isu mengenai fakta dan mitos terkait vaksin MR. Banyak informasi yang tidak benar atau hoax yang beredar sejak pemerintah mulai melaksanakan vaksinasi MR di seluruh Indonesia pada bulan Agustus dan September ini. Tentunya, setiap program pemerintah tidak ada yang ditujukan untuk mencelakakan masyarakat Indonesia. Dari sekian banyak informasi memusingkan yang […]

    Mitos dan Fakta Vaksin MR, Mana yang Benar?

    Belakangan ini banyak sekali beredar isu mengenai fakta dan mitos terkait vaksin MR. Banyak informasi yang tidak benar atau hoax yang beredar sejak pemerintah mulai melaksanakan vaksinasi MR di seluruh Indonesia pada bulan Agustus dan September ini. Tentunya, setiap program pemerintah tidak ada yang ditujukan untuk mencelakakan masyarakat Indonesia. Dari sekian banyak informasi memusingkan yang sudah beredar hingga saat ini, manakah yang benar? Nah, supaya tidak ikut terjebak dalam informasi yang tidak benar, para Ibu perlu betul-betul memahami terlebih dahulu mengenai apa itu vaksin MR dan mengapa vaksin ini penting untuk buah hati Anda serta memahami reaksi yang dapat muncul setelah vaksinasi, sehingga dapat membedakan mana yang termasuk fakta dan mitos mengenai vaksin MR. Yuk, Moms, mari pahami lebih lanjut.

    Vaksin MR adalah singkatan dari Measles atau yang disebut campak dan Rubella atau yang disebut campak jerman. Vaksin MR bertujuan untuk melindungi anak agar tidak terkena penyakit campak dan rubella. Sayangnya, penyakit tersebut belum ada obatnya, tapi Moms bisa melakukan pencegahan dengan vaksinasi. Berdasarkan data, jumlah kasus penyakit campak dan rubella di Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan negara lain. Lantas apa itu penyakit campak? Bahayanya apa saja?

    Penyakit campak adalah penyakit sangat menular yang disebabkan oleh virus campak. Campak akan memberikan gejala berupa:

    • Demam,
    • Batuk dan pilek,
    • Mata kemerahan,
    • Ruam kemerahan pada seluruh tubuh.

    Jika dibiarkan dan tidak tertangani dengan baik maka infeksi virus campak akan menyebabkan infeksi telinga, infeksi saluran pencernaan yang menyebabkan diare, infeksi paru (pneumonia), hingga peradangan otak dan kematian. Gejala yang berat ini akan mudah terjadi pada anak yang memiliki status gizi kurang baik serta daya tahan tubuh yang rendah.

    Ruam kemerahan akibat campak

    Penyakit rubella atau yang sering disebut sebagai campak jerman disebabkan oleh virus rubella dan menyebabkan gejala berupa:

    • Demam,
    • Nyeri tenggorokan,
    • Sakit kepala,
    • Mata kemerahan,
    • Ruam kemerahan pada tubuh yang menyerupai campak.

    Pada orang dewasa, virus ini sering menyebabkan nyeri dan bengkak pada persendian. Virus rubella ini sangat berbahaya jika tertular oleh ibu yang sedang hamil karena ibu biasanya tidak akan mengalami gejala spesifik seperti di atas, namun virus rubella memberikan dampak buruk pada janin yang dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir dengan berbagai cacat bawaan berupa kebutaan, tuli, dan kelainan jantung.

    Bahaya penyakit rubella

    Kedua penyakit ini sangatlah menular, dapat dengan mudah ditularkan melalui saluran pernapasan saat batuk dan bersin, bahkan anak Anda dapat tertular jika memasuki ruangan yang sebelumnya sudah sempat dimasuki oleh seorang penderita dalam 2 jam terakhir. Oleh karena itu, vaksin MR ada untuk membantu mencegah kedua penyakit yang sangat menular ini. Para Ibu perlu tahu, sejak ditemukannya vaksin campak, kematian anak akibat penyakit campak menurun sebesar 78% secara global, loh. Ini artinya pemberian vaksin sangat penting untuk menjaga dan melindungi anak Anda.

    Vaksin MR mengandung virus campak dan rubella yang sudah dilemahkan. Saat vaksin ini disuntikkan, maka tubuh akan membentuk antibodi terhadap virus ini sehingga si kecil akan memiliki daya tahan tubuh terhadap virus campak dan rubella, terlindung dari kecacatan dan kematian akibat infeksi paru, diare, kerusakan otak, ketulian, kebutaan, dan penyakit jantung bawaan. Pemberian vaksin MR dapat ditunda sementara jika anak Anda sedang mengalami demam, batuk, pilek, atau diare. Vaksin MR tidak boleh diberikan pada kondisi berikut ini:

    • Sedang mengonsumsi obat kortikosteroid atau obat imunosupresan lainnya dan radioterapi,
    • Wanita hamil,
    • Penyakit leukemia, anemia berat dan kelainan darah lainnya,
    • Gangguan fungsi ginjal dan jantung yang berat,
    • Memiliki riwayat alergi dengan vaksin sebelumnya.

    Nah, untuk membedakan fakta dan mitos seputar vaksin MR, para ibu perlu bersikap hati-hati dan kritis, tidak boleh serta-merta menerima informasi tanpa menelusuri dan mencari kebenarannya terlebih dahulu. Bila perlu tanyakan lebih lanjut pada petugas kesehatan. Banyak sekali peristiwa muncul yang sebenarnya disebabkan karena kecemasan ataupun sebuah koinsiden (terjadinya dua peristiwa dalam waktu yang sama), dan sebenarnya tidak ada hubungannya dengan vaksin MR, namun dikatakan sebagai efek samping atau reaksi dari vaksin MR. Apakah benar demikian?

    Vaksin MR adalah vaksin yang sangat aman dan efektif. Namun Moms perlu ingat, setiap vaksin tidak terhindar dari reaksi simpang atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), termasuk vaksin MR. Reaksi yang dapat muncul setelah pemberian vaksin MR biasanya ringan. Namun, seperti juga pada jenis obat apapun, kemungkinan reaksi berat seperti reaksi alergi berat tetap dapat terjadi pada setiap orang. Reaksi ringan yang biasanya muncul berupa:

    • Nyeri dan kemerahan pada bekas suntikan (sekitar 10%),
    • Demam ringan dan pembesaran kelenjar getah bening di leher sebagai reaksi tubuh dalam membentuk antibodi (sekitar 10%).

    Reaksi yang ringan biasanya terjadi dalam 2 minggu setelah suntikan. Reaksi yang lebih jarang terjadi adalah:

    • Demam tinggi >39.4oC ( sekitar 5%),
    • Ruam kemerahan pada seluruh tubuh (sekitar 2%),
    • Nyeri sendi (0-3%),
    • Kejang yang disebabkan karena demam (sekitar 0.033%), dan
    • Reaksi alergi terhadap vaksin (sekitar 0.0001%).

    Setelah pemberian vaksin, biasanya anak akan dipantau selama beberapa saat untuk melihat ada tidaknya KIPI yang terjadi, terutama reaksi berat berupa reaksi alergi berat yang biasanya dapat langsung terjadi saat itu juga atau beberapa saat setelah penyuntikan. Para Ibu juga perlu memerhatikan si buah hati dan jika terjadi reaksi yang tidak lazim, Moms harus segera membawa si kecil ke fasilitas kesehatan terdekat supaya segera ditangani.

    Mitos yang beredar menyatakan bahwa vaksin MR merugikan, berbahaya, berdampak buruk bagi anak dan dapat menyebabkan cacat mental, autisme, hingga kematian. Faktanya, vaksin MR adalah vaksin yang aman untuk diberikan dan tidak menyebabkan gangguan mental hingga autisme. Justru sebaliknya, anak akan berisiko mengalami berbagai bahaya dan kecacatan jika tidak mendapatkan vaksin MR.

    Nah, setelah lebih memahami tentang vaksin MR, saatnya kita ikut membantu menyebarkan berita yang benar tentang vaksin MR kepada sanak-saudara dan sahabat agar anak-anak kita sehat dan terhindar dari penyakit campak dan rubella.

    Selain itu, Moms juga bisa mendapatkan layanan dokter ke rumah untuk melakukan vaksinasi dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Atau hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 untuk keterangan lebih lanjut.

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk teknis kampanye imunisasi measles rubella (MR). Indonesia: Kemenkes; 2017. h. 7-14;59-67.
    2. CDC. MMR (measles, mumps, and rubella) vaccine: what you need to know. Updated 12 Desember 2018. Diakses 28 Agustus 2018. Avaiable at: cdc.gov/vaccines/hcp/vis/vis-statements/mmr.html
    3. Plotkin SA, Orenstein WA, Offit PA, Edwards KM. Plotkin’s vaccines. 7th ed. Philadelphia: Elsevier; 2018. p. 579;970.
    4. Betsch C. Measles and rubella elimination: communicating the importance of vaccination. Stockholm: European Centre for Disease Prevention and Control; 2014. p. 5;20.
    5. IDAI. Apa saja fakta dan mitos tentang vaksinasi?. Updated 29 April 2016. Diakses 28 Agustus 2018. Avaiable at: idai.or.id/ artikel/klinik/imunisasi/apa-saja-fakta-dan-mitos-tentang-vaksinasi
    Read More
  • Kesehatan anak merupakan hal nomor satu bagi orang tua. Anak, khususnya balita sangat rentan untuk terserang penyakit karena daya tubuhnya yang belum kuat alias belum sebagus orang dewasa. Penyakit yang bisa menyerang anak pun terdiri dari berbagai jenis, mulai dari penyakit ringan seperti flu atau batuk yang dapat sembuh dalam hitungan hari. Meskipun terdengar sepele, […]

    6 Aneka Makanan yang Tepat untuk Lengkapi Kebutuhan Gizi Anak

    Kesehatan anak merupakan hal nomor satu bagi orang tua. Anak, khususnya balita sangat rentan untuk terserang penyakit karena daya tubuhnya yang belum kuat alias belum sebagus orang dewasa. Penyakit yang bisa menyerang anak pun terdiri dari berbagai jenis, mulai dari penyakit ringan seperti flu atau batuk yang dapat sembuh dalam hitungan hari. Meskipun terdengar sepele, kita juga tidak boleh lupa jika anak juga bisa terserang penyakit yang dapat mengancam keselamatan nyawanya seperti penyakit jantung ataupun kanker.

    Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan anak, alias meminimalisir datangnya berbagai penyakit pada anak? Kabar baiknya, seiring dengan perkembangan zaman untuk menjaga anak tetap sehat bukanlah suatu perkara yang sulit karena saat ini fasilitas kesehatan yang semakin berkembang. Melakukan imunisasi pada anak sejak dini dan dilakukan secara berulang adalah cara yang tepat untuk meningkatkan daya imun anak. Menariknya lagi, kita bisa mendapatkan berbagai imunisasi dengan cuma-cuma alias diberikan gratis oleh pemerintah. Beberapa imunisasi yang bisa kita dapatkan untuk anak antara lain adalah imunisasi cacar, hepatitis, polio, ataupun campak dan virus rubella. Namun, apakah imunisasi saja sudah cukup untuk menjaga kesehatan anak?

    Tentu saja tidak! Sebagai orang terdekat anak, kita harus memperhatikan kesehatan anak tiap waktu dan salah satunya adalah dengan mengamati kebutuhan gizinya. Kebutuhan gizi anak perlu terpenuhi dengan baik supaya terhindar dari berbagai penyakit dan pastinya dampak lainnya yang tidak kita inginkan. Beberapa ciri anak kekurangan gizi adalah berat badan anak yang kurang alias tidak memenuhi standar yang ada, mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, bahkan bisa mengalami diare selama beberapa hari. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi pada anak kan? Kabar baiknya, kita dapat memberikan berbagai jenis makanan tertentu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan mengubah pola makanan anak menjadi lebih sehat lagi. Nah, kira-kira apa saja ya makanan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi anak?

    Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini!

    1. Salmon

    Salmon adalah jenis makanan pertama yang aman untuk dikonsumsi anak dan pastinya memberikan banyak manfaat untuk mereka. Salmon adalah salah satu jenis ikan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3 dan kandungan ini lah yang berfungsi untuk meminimalisir anak terserang penyakit jantung di kemudian hari. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan ini bergungsi untuk membuat memori anak semakin bagus alias mencegah anak mudah lupa terhadap suatu hal.

    2. Yogurt

    Susu adalah suatu jenis minuman yang wajar untuk diberikan pada anak, tapi yogurt lebih memiliki manfaat terkait dengan pemenuhan kebutuhan gizi pada anak. Kok bisa? Jawabannya tentu saja karena yogurt kaya akan protein dan terpenuhinya kebutuhan protein anak inilah yang berfungsi untuk memperkuat tulang serta gigi anak. Bukan hanya itu saja, yogurt juga ampuh untuk memerangi bakteri jahat yang ada dalam usus serta memperbaiki sistem pencernaan yang pastinnya mencegah anak mengalami diare. Kita bisa memadukan yogurt dengan beberapa potongan buah supaya anak semakin senang menikmati dessert yang satu ini.

    3. Telur

    Telur adalah jenis makanan berikutnya yang memiliki banyak manfaat untuk anak bahkan membantu anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Kok bisa? Tentu saja karena telur memiiki kandungan vitamin D yang tinggi dan hal ini berarti kebutuhan kalsium anak juga akan terpenuhi dengan baik. Telur biasanya dihidangkan saat sarapan karena makanan ini juga ampuh untuk energi tambahan anak dalam menjalani harinya.

    4. Oatmeal

    Siapa yang tidak kenal dengan makanan yang satu ini? Siapa bilang jika oatmeal hanya cocok untuk orang dewasa? Makanan dengan sejuta manfaat yang satu ini bisa dikonsumsi oleh siapa saja bahkan menariknya lagi juga sangat aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Hal ini juga didukung oleh sebuah peneliitan yang menyatakan bahwa balita dan anak yang rutin mengonsumsi oatmeal akan lebih mampu berkonsentrasi terhadap hal-hal di sekelilingnya. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan serat pada oatmeal juga ampuh untuk meminimalisir datangnya berbagai masalah pencernaan pada anak.

    5. Kayu manis

    Siapa sih yang tidak kenal dengan aroma khas rempah yang satu ini? Siapa sangka jika kayu manis memiliki banyak manfaat bahkan mampu memenuhi kebutuhan gizi anak? Kayu manis merupakan salah satu rempah yang mampu menyeimbangkan kadar gula dalam tubuh yang berarti membuat anak terhindar dari obesitas bahkan meminimalisir timbulnya diabetes di kemudian hari. Selain itu, kayu manis juga dapat berfungsi sebagai tambahan energi untuk anak yang berarti anak akan tetap bersemangat sepanjang ahri dan pastinya jauh dari kata lemas.

    6. Blueberry

    Jenis makanan terakhir yang cocok untuk memenuhi kebutuhan gizi anak berasal dari buah-buahan, tepatnya berasal dari blueberry. Buah yang satu ini kaya akan kandungan nutrisi dan anti-oksidan di mana kedua hal ini sangatlah efektif untuk meminimalisir datangnya berbagai penyakit berbahaya sejak dini. Memberikan blueberry pada anak secara rutin juga efektif untuk menjaga kadar kolesterol dalam batas normal serta ampuh untuk memperkuat memori anak. Mengolah blueberry pun bukan suatu hal yang sulit karena kita bisa memberikannya dalam bentuk jus ataupun berbagai dessert, contohnya saja bisa kita olah menjadi pudding, muffin, ataupun brownies.

    Itu tadi adalah beberapa jenis makanan yang bisa kita berikan secara rutin pada anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya setiap saat. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan mengenai makanan sehat apa yang tepat untuk anak? So, tunggu apalagi untuk memulai pola hidup sehat pada anak?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Sarapan adalah salah satu hal yang tidak boleh kita lupakan atau lewatkan mengingat pentingnya hal ini sama dengan makan berat di siang ataupun malam hari. Banyak penelitian juga menyatakan jika sarapan memiliki banyak manfaat untuk tubuh seperti meningkatkan daya konsentrasi, menghindari makan tak terkontrol alias mencegah kita mengemil sepanjang hari, menurunkan berat badan tubuh, bahkan […]

    Trik Kreatif Membuat Menu Sarapan Pagi Anak yang Sehat dan Bergizi

    Sarapan adalah salah satu hal yang tidak boleh kita lupakan atau lewatkan mengingat pentingnya hal ini sama dengan makan berat di siang ataupun malam hari. Banyak penelitian juga menyatakan jika sarapan memiliki banyak manfaat untuk tubuh seperti meningkatkan daya konsentrasi, menghindari makan tak terkontrol alias mencegah kita mengemil sepanjang hari, menurunkan berat badan tubuh, bahkan bisa memberi kita energi tambahan yang pastinya mencegah kita menjadi lemas.

    Sarapan merupakan suatu kebiasaan yang bisa dimulai sejak kecil bahkan sejak anak berusia dini. Seperti memulai kebiasaan baik lainnya, kita perlu membuat semenarik mungkin sehingga anak tertarik untuk memulai pola hidup yang sehat dan pastinya membuat sarapan mereka terasa menyenangkan. Nah, kira-kira apa ya trik membuat sarapan untuk anak yang bisa kita lakukan?

    Dari pada semakin penasaran, yuk kita simak trik kreatif menu sarapan pagi

    1. Membuat menu kesukaannya

    Yup, cara yang satu ini bisa kita lakukan supaya si kecil tidak bermalas-malasan untuk menghabiskan sarapannya di saat pagi. Kita pun bisa mendiskusikan makanan apa yang diinginkan oleh si kecil saat sarapan dan pastinya tidak lupa untuk memberikannya asupan gizi yang seimbang, seperti terdiri dari 4 sehat 5 sempurna.

    2. Membuat menu bervariasi

    Hal ini juga penting untuk diingat sehingga anak tidak bosan untuk mengonsumsi menu yang sama tiap kali sarapan. Membuat menu bervariasi tanpa memberi tahu mereka dahulu apa yang mereka santap juga bisa membuat mereka penasaran dan bersemangat untuk berangkat ke meja makan dan segera menghabiskan sarapannya.

    3. Menyajikan smoothies

    Smoothies adalah salah satu jenis minuman yang menyegarkan dan pastinya disukai oleh anak karena rasanya yang lezat bahkan juga aman untuk dikonsumsi sebagai sarapan. Beberapa buah yang bisa kita olah menjadi smoothies saat sarapan adalah pisang ataupun stroberi. Pisang sangat cocok untuk kita konsumsi sebagai sarapan karena buah yang satu ini tinggi akan nutrisi dan pastinya membuat anak bersemangat sepanjang hari. Kita juga bisa menambakan madu ataupun susu kedelai pada smoothies stroberi kita untuk mengimbangi rasa asam yang dihasilkan oleh stroberi. Tentu saja kita bisa mengolah berbagai buah lainnya sebagai smoothies yang pastinya tidak kalah dengan pisang ataupun stroberi.

    4. Mengolah kentang

    Siapa bilang jika sarapan harus melulu makan nasi? Ketika kita membuat sarapan untuk anak, sebaiknya kita tidak memaksakan kehendak kita agar anak mau mengonsumsi makanan tertentu karena hal ini akan menyebabkan anak menjadi malas makan bahkan bisa membuat mereka membenci sarapan. Sebagai ganti nasi, kita bisa mengolah kentang yang juga kaya akan kandungan karbohidrat. Contohnya saja kita bisa mengolah kentang menjadi pom-pom kentang, yaitu kentang yang direbus kemudian dihaluskan lalu kita sematkan keju di dalamnya lalu digoreng sebelum kita sajikan di meja makan. Hidangan yang satu ini bahkan praktis untuk dibawa anak ke sekolah dan bisa dinikmati bersama teman-temannya.

    5. Menyajikan omelet

    Omelet adalah jenis makanan berikutnya yang sering dihidangkan oleh ibu sebagai sarapan karena penyajiannya yang begitu praktis dan dipastikan anak mau melahapnya hingga habis. Telur adalah salah satu bahan makanna yang disarankan untuk rutin dikonsumsi oleh anak karena berbagai manfaat yang bisa didapatkan. Kita bisa memadukan keju ataupun wortel pada omelet sehingga nilai gizi yang didapatkan anak akan semakin banyak. Menariknya lagi, kita hanya membutuhkan waktu 5 hingga 7 menit untuk menghidangkan omelet bergizi untuk sarapan anak.

    6. Menyajikan pancake

    Pancake adalah jenis makanan berikutnya yang bisa kita berikan pada anak sebagai sarapan ketika mereka bosan dengan nasi ataupun roti. Kita bisa membuat adonan pancake sendiri atau menggunakan adonan pancake instan yang sudah tersedia di supermarket terdekat yang pastinya semakin praktis untuk diolah. Kita bisa memadukan sirup maple ataupun berbagai buah potong sebagai pendamping pancake dan pastinya sarapan berfungsi sebagai sumber energi anak sepanjang hari.

    7. Mengolah roti

    Roti adalah salah satu jenis makanan yang bisa kita sajikan sebagai sarapan ketika anak mulai mengeluh mereka bosan mengonsumsi nasi. Kita bisa mengolah roti menjadi roti bakar dan dipadukan dengan berbagai selai buah-buahan sehingga anak mendapatkan nutrisi dan vitamin dari selai buah tersebut. Akan lebih baik lagi jika kita menyempatkan untuk membuat selai buah sendiri karena pastinya selai buatan kita bebas dari bahan pengawet.

    Selain itu, kita juga bisa mengolah roti dan dipadukan dengan telur ataupun daging serta potongan sayuran yang pastinya akan menjadi sarapan favorit anak. Mengolah roti juga bisa dibilang cukup praktis karena kita hanya membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit hingga roti siap disantap anak.

    8. Membuat tumis sayuran

    Tumis sayuran adalah salah satu jenis hidangan yang sering menjadi favorit anak karena rasanya yang tidak terlalu berat dan kita bisa menumis berbagai jenis sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi anak. Contoh sayuran yang cocok untuk ditumis adalah brokoli, di mana brokoli sendiri memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita seperti memperlancar sistem pencernaan, mencegah terjadinya peradangan, bahkan mampu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Kita juga bisa mengolah berbagai sayuran lainnya yang pastinya cocok untuk diolah menjadi tumis seperti jamur, sawi, kangkung, dan lain-lain.

    Itu tadi adalah beberapa trik membuat sarapan untuk anak yang bisa kita terapkan sewaktu-waktu. Pastinya sekarang sudah tidak bingung lagi kan bagaimana cara yang tepat untuk membuat anak selalu bersemangat mengonsumsi sarapannya? Yuk buat sarapan anak menyenangkan setiap saat!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Bunda pasti khawatir terhadap tumbuh kembang anak. Apalagi jika menyangkut berat badan si kecil. Anda pasti khawatir jika buah hati mengalami penurunan berat badan. Sebelum ke langkah selanjutnya anda harus perlu ke dokter untuk menanyakan apa buah hati baik- baik saja atau kurang asupan gizi. Hal yang wajar jika orang tua khawatir tentang penurunan berat […]

    5 Asupan Makanan yang Membantu Mengemukan Badan Anak

    Bunda pasti khawatir terhadap tumbuh kembang anak. Apalagi jika menyangkut berat badan si kecil. Anda pasti khawatir jika buah hati mengalami penurunan berat badan. Sebelum ke langkah selanjutnya anda harus perlu ke dokter untuk menanyakan apa buah hati baik- baik saja atau kurang asupan gizi. Hal yang wajar jika orang tua khawatir tentang penurunan berat badan si kecil, anda harus selalu memenuhi asupan gizi dan makanan penunjang lainnya yang diperlukan tubuh si kecil.

    Tidak semua makanan bisa menunjang berat badan si kecil karena pencernaannya tidak sama dengan orang dewasa. Anda perlu memperhatikan asupan tersebut. Anda juga pasti akan mencari tau, apa saja makanan yang bisa membuat si kecil gemuk seperti anak seusianya.

    Jenis Makanan membantu Menggemukan Badan Anak

    Menambah berat badan pada anak adalah hal yang sulit bagi anak yang memang kurang asupan gizi atau kurang mengonsumsi makanan yang sehat. Tapi, semua itu terkadang tidak lepas dari faktor keturunan orang tuanya yang memiliki tubuh kecil. Makanan yang menambah berat badan si kecil adalah:

    1. Pentingnya Asupan Lemak

    Asupan lemak dalam campuran menu makanan yang akan disajikan untuk si kecil merupakan cara yang mudah dan cepat untuk meningkatkan kalori yang dibutuhkan karena dalam satu gram lemak lebih banyak mengandung kalori dari pada beberapa gizi yang lainnya. Lemak yang paling baik untuk meningkatkan berat badan ada dalam mayonaise, mentega, olive oil, dan kanola karena dalam bahan tersebut mengandung 45- 120 kkal di setiap 1 sendok makannya. Anda bisa menggunakan bahan tersebut dicampur pada kue, memasak sayuran. Mulai dari sekarang gantilah makanan yang mengandung lemak tinggi untu menggemukan badan anak.

    2. Beri Makanan yang Mempunyai Kalori Tinggi

    Terkadang kita akan menghindari makanan yang berkalori tinggi untuk anak, tapi anda juga perlu tau bahwa anak mempunyai batasan kalori dan berapa kalori yang pas untuk anak di usianya. Jika anak anda berusia 2-3 tahun, si kecil membutuhkan kurang lebih 1000 kkal per hari, jika anak sudah menginjak umur 4-8 tahun mereka membutuhkan kurang lebih 1200-1400 kkal / hari. Rata-rata setiap orang membutuhkan 3500 kkal yang berguna untuk meningkatkan 5 ons dari berat badannya. Jadi, anda perlu menambahkan kalori dalam jumlah 500 kkal itu adalah total kalori untuk si kecil. Asupan kalori akan menambah berat badan si kecil setidknya 5 ons/ hari.

    3. Makan Secara Teratur dan pada Jam yang Sama

    Berilah anak anda makan pada jam yang sudah anda atur untuk anak anda. Bukan hanya itu saja, pastikan anak anda makan 3 kali sehari. Dan jangan lupa, berikan makanan selingan setiap 2 jam sekali. Jangan sampai anda lupa, berikan makanan yang mengandung karbohidrat serta vitamin untuk si kecil

    4. Cukupi Asupan Karbohidrat

    Karbohidrat sangat penting bagi tubuh kita, karbohidrat juga berguna untuk menstabilkan imun tubuh/ berguna untuk kekebalan tubuh. Karbohidrat merupakan sumber gizi yang mempunyai banyak kalori. Kalori yang di miliki oleh karbohidrat sebanyak 4kkal/gram. Karbohidrat juga bisa membantu anak dalam proses menggemukkan badan. Berikan camilan untuk anak anda yang mengandung karbohidrat yang tinggi. Makanan tersebut bisa anda temukan pada granola, buah-uahan kering, kismis atau yang mengandung kurang lebih 240 kkal. Anda bisa juga menambahkannya pada agar-agar, puding, jelly dan sejenisnya.

    5. Minuman yang Mengandung Kalori

    Berilah anak anda minuman yang mengandung kalori, itu bisa membuat berat badannya bertambah dengan adanya beberapa kalori yang terkandung dalam minuman yang dijual maupun buat sendiri. minuman yang mengandung kalori contohnya susu segar, jus buah segar, yogurt, dan beberapa smoothies lainnya. Yogurt memiiki kandungan kalori lebih dari 100 kal / porsi setara dengan 8 ons per 250 ml. selain mengandung banyak kalori, minumn ini juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh karena pada dasarnya semua produk minuman yang memiliki kandungan susu didalamnya mengandung protein sampai 8 gram / porsi. Anda bisa membelinya di apotek, supermarket atau minimarket

    Makanan Untuk Menambah Berat Badan Anak

    Semua makanan bisa menambah berat badan anak, tapi tidak semua kandungan yang ada di makanan bisa menambah berat badan anak anda. Lalu, makanan apa saja yang bisa menembah berat badan anak anda?

    • Alpukat

    Alpukat mempunyai peran penting untuk menambah berat badan anak anda. Alpukat juga sangat direkomendasikan karena alpukat memliki kandungan asam folat, magnesium dan asam lemak tak jenuh yang sangat berguna bagi tubuh dan sistem metabolisme tubuh. Alpukat adalah makanan pendamping asi yang biasanya di campur dengan ASI/ untuk MPASI

    • Daging dan Telur

    Telur dan daging sangat direkomendasikan untuk menambah berat badan pada anak. Telur dan daging dapat dikonsumsi oleh anak yang berumur mulai 6 bulan. Telur juga mengandung kalori yang tinggi untuk tubuh. Selain itu, telur memiliki kandungan omega 3 dan protein yang berguna untuk tumbuh kembang anak serta otak anak. Daging juga mengandung kalori dan protein, serta Vitamin B12 dan zat besi guna mencegah kurang darah atau anemia

    • Pisang

    Pisang juga sangat berguna untuk tumbuh kembang anak dan untuk menggemukan anak. anda bisa memberikan pisang untuk anak anda.

    Berikan yang terbaik untuk anak, makanan sehat dan makanan pendamping lainnya yang sangat berguna untuk tumbuh kembangnya. Semoga artikel ini bermanfaat.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Menyiapkan makanan untuk sang buah hati tentu menjadi tantangan dan tugas yang penting untuk orangtua. Makanan yang diberikan bukan hanya sekedar untuk membuat anak kenyang, tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan nutrisi yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Prinsipnya, anak harus mengonsumsi semua zat gizi secara seimbang yaitu berupa karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, […]

    10 Panduan Menyiapkan Makanan Bergizi untuk Anak

    Menyiapkan makanan untuk sang buah hati tentu menjadi tantangan dan tugas yang penting untuk orangtua. Makanan yang diberikan bukan hanya sekedar untuk membuat anak kenyang, tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan nutrisi yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Prinsipnya, anak harus mengonsumsi semua zat gizi secara seimbang yaitu berupa karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat dan air.

    Makanan yang bergizi didapatkan dari berbagai bahan makanan yang kemudian diolah menjadi menu makanan sehari-hari. Peran orangtua adalah memastikan sang anak mendapatkan gizi tersebut dari menu makanan yang sehat. Membiasakan anak untuk mengonsumsi makanan sehat dapat membantu anak untuk mengetahui makanan apa saja yang harus dimakan, yang harus dibatasi, maupun yang harus dihindari. Kebiasaan makan makanan sehat ini diharapkan menjadi kebiasaan yang baik hingga anak besar nantinya.

    Apa saja faktor yang mempengaruhi gizi anak?

    • Faktor keluarga, terutama orangtua

    Orangtua tentu menjadi role modelbagi anaknya. Anak akan terbiasa untuk makan makanan sehat dan bergizi bila kebiasaan ini dimulai dari rumah. Masakan yang disajikan sehari-hari dalam keluarga hendaknya mengandung nutrisi seimbang dan tentu saja mempunyai rasa yang enak. Sehingga anak akan menghindari jajan makanan luar yang belum tentu sehat. Bila harus makan makanan di luar rumah, orangtua hendaknya tetap memperhatikan pilihan makanan yang sehat dan bergizi untuk anak.

    • Faktor dari anak sendiri

    Anakkadang sulit untuk menonsumsi makanan bervariasi yang mengandung gizi yang lengkap karena anak cenderung pickyeateratau memilih-milih makanan. Hal ini juga dikarenakan anak yang beranjak besar mulai mempunyai selera atau kesukaan tertentu terhadap makanan. Sehingga seringkali ini menjadi penyebab kurang terpenuhinya gizi yang baik untuk anak.

    • Faktor makanan

    Pengaruh dari makanan itu sendiri kadang menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan gizi, misalnya dari bentuk, bau, warna makanan yang dapat menggugah atau mengganggu nafsu makan anak.

    Apa panduan menyiapkan makanan bergizi untuk anak?

    1. Mengonsumsi makanan seimbang

    Makanan seimbang maksudnya adalah makanan yang mempunyai nutrisi atau zat gizi seimbang yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari yaitu terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Kebutuhan akan zat gizi pada anak ini berbeda menurut usia, jenis kelamin, dan aktivitas sehari-hari.4
    Kalori dibutuhkan oleh anak untuk aktivitasnya sehari-hari, yang terutama didapatkan dari karbohidrat, protein, dan lemak. Karbohidrat perlu dikonsumsi 45-65 % dari total kalori yang diperlukan.

    Bahan makanan yang mengandung karbohidrat ini bisa didapat dari nasi, pasta, kentang, atau ubi. Protein juga perlu untuk pertumbuhan yang optimal, sistem kekebalan tubuh, mengatur hormon, dan mengganti sel-sel yang rusak. Protein diperlukan 10-30 % dari total kalori yang dibutuhkan anak terutama usia sekolah. Protein bisa didapat dari ikan, ayam, daging, atau kacang-kacangan.Lemak, diperlukan 23-35 % dari kebutuhan kalori, yang berguna sebagai sumber energi, mengangkut vitamin dan juga sumber asam lemak esensial.Selain kalori, anak juga membutuhkan mineral seperti zinc, zat besi, dan kalsium, yang berperan penting untuk pertumbuhan tulang.

    2. Makanan yang bervariasi dan beragam untuk anak

    Anak cenderung cepat merasa bosan dengan pilihan makanan yang itu-itu saja.Variasikan menu makanan baik dalam pemilihan bahan makanan, resep, maupun bentuknya.Sebisa mungkin setiap hari, anak mengonsumsi menu makanan yang berbeda.Buatlah menu bervariasi untuk sarapan, makan siang, dan makan malam agar menggugah selera makan si kecil.

    3. Sebisa mungkin hindari junk food

    Junk fooddapat diartikan sebagai makanan yang kurang nutrisi sehingga termasuk makanan yang tidak sehat.Sayangnya, jenis makanan ini paling sering ditemukan dan mudah didapatkan. Apalagi anak usia sekolah yang sudah mengenal jajan, makanan sejenis junk food ini sangat menarik untuk mereka makan. Peran orangtua adalah untuk mengontrol makanan ini tersedia di rumah atau seberapa sering dibeli atau tidak.

    Contoh makanan ini misalnya keripik, permen, dan makanan kemasan lain termasuk juga makanan cepat saji seperti kentang goreng. Selain faktor keluarga, adanya pengaruh teman sebaya, iklan di berbagai media, dan tren di masyarakat mempengaruhi pilihan dan selera anak terhadap makanan.

    4. Sediakan cemilan

    Cemilan ini adalah berupa makanan selingan di antara waktu makan, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam.Cemilan juga mempunyai peran penting sebagai komponen gizi anak.Cemilan yang diberikan hendaknya mengandung nilai gizi yang diperlukan oleh tubuh dan juga sebagai bagian dari kebutuhan kalori. Contoh cemilan sehat yang dapat diberikan pada anak antara lain; potongan buah segar, biskuit, keju, susu, yoghurt, jus buah, atau puding.

    5. Kurangi makanan atau minuman manis

    Makanan atau minuman manis tentu saja mempunyai kandungan gula yang banyak. Hal ini menyebabkan kalori yang berlebihan yang dapat berujung pada masalah obesitas atau kegemukan badan. Selain itu, makanan atau minuman manis dapat mempengaruhi kesehatan gigi anak. Anak yang terbiasa mengonsumsi makanan manis biasanya akan sulit makan makanan yang rasanya hambar atau kurang manis.

    Begitu pula dengan minuman manis, anak menjadi tidak suka minuman yang rasanya plain seperti susu atau yoghurt. Biasakan anak untuk minum air putih. Bila ingin yangmanis, berikan makanan homemade yang lebih terkontrol kadar gulanya daripada makanan kemasan atau variasikan dengan jus buah yang rasanya manis.

    6. Makanan yang kaya akan serat

    Makanan dengan serat tinggi akan membuat anak merasa kenyang lebih lama dan mengurangi keinginan untuk makan cemilan yang tidak sehat. Selain itu, makanan berserat dapat membantu melancarkan pencernaan. Contoh makanan berserat adalah sereal yang terbuat dari gandum, buah-buahan, sayuran, atau puding yang dibuat dengan kadar gula yang wajar.

    7. Makanan yang segar

    Makanan yang segar atau makanan fresh yang diolah sendiri tentu lebih baik dikonsumsi oleh anak-anak.5 Makanan olahan atau kemasan yang banyak mengandung gula, pemanis buatan, atau penguat rasa dapat menurunkan nafsu makan anak terhadap makanan sehat, anak pun cenderung cepat merasa kenyang.

    8. Makanan yang menarik dan meningkatkan nafsu makan

    Penyajian makanan yang menarik dapat menggugah selera anak dan menghindarinya dari kebosanan terhadap menu makanan tertentu. Misalnya, dengan membentuk makanan seperti tokoh mainan kesukaan si kecil, bisa jadi menjadi salah satu cara meningkatkan nafsu makannya. Sebisa mungkin dalam penyajiannya, selain menarik, kandungan gizi dari makanannya tetap diperhatikan.

    Bila perlu, libatkan anak dalam pemilihan bahan makanan dan pembuatannya, sehingga anak terbiasa dengan bahan makanan seperti buah-buahan dan sayuran, yang seringkali menjadi alasan anak malas makan.Keterlibatan anak dalam memilih makanan sehat akan membuat si kecil terbiasa dengan makanan sehat hingga besar nanti.

    9. Jangan terpengaruh label suatu produk

    Seringkali makanan yang menjadi suatu produk di pasaran mempunyai label atau judul iklan yang menarik perhatian, misalnya adanya label ‘bebas lemak’ atau ‘rendah kalori’ yang menarik konsumen untuk membeli, karena pernyataan tersebut mungkin mempunyai keterangan tambahan yang penting untuk dipahami. Orangtua perlu bijak memperhatikan dengan baik kandungan nutrisi dalam setiap produk makanan, terutama yang akan diberikan untuk anak-anak.

    10. Memastikan keamanan makanan

    Dua hal penting yang harus diperhatikan orangtua dalam memberikan makanan untuk si kecil adalah adanya resiko tersedak dan juga penularan penyakit atau infeksi.5 Pastikan anak yang masih bayi tidak diberikan makanan yang membuat gampang tersedak, posisikan anak dengan baik dan ajarkan tidak berbicara sambil mengunyah makanan.Cuci bersih bahan makanan sebelum diolah, pastikan makanan dimasak dan diolah dengan baik, dan jangan lupa mencuci tangan anak sebelum dan sesudah makan.

    Panduan tersebut di atas diharapkan dapat membantu orangtua dalam perannya menyiapkan makanan yang bergizi demi tumbuh kembang optimal dan kesehatan sang buah hati. Semoga bermanfaat!

    Ditulis Oleh: Nela Fitria Yeral, dr.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    1. Healthy Food for Kids: Easy Tips to Help Your Children and Teens Eat Healthier. [internet] Available at: helpguide.org/articles/healthy-eating/healthy-food-for-kids.htm
    2. Alli, R. A. (2016). Healthy Eating Habits for Your Child. [internet] WebMD. Available at: webmd.com/children/kids-healthy-eating-habits#1
    3. Encourage Kids to Eat Healthy Food. [internet] Available at: pbs.org/parents/food-and-fitness/eat-smart/encourage-kids-to-eat-healthy-food/
    4. Hatter, K. (2017). The Benefits of Eating Healthy Foods as a Child. [internet] LIVESTRONG.COM. Available at: livestrong.com/article/246591-the-benefits-of-eating-healthy-foods-as-a-child/
    5. Childhood Nutrition [internet] HealthyChildren.org. Available at: healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Childhood-Nutrition.aspx

    Read More
  • Mewabahnya penyakit difteri membuat cemas para ibu-ibu terhadap anak-anaknya akibat virus yang menular dan mematikan ini. Hal yang dilakukan pemerintah adalah mencegah virus menular ini dengan pemberian vaksinasi yang diberi nama DPT. Apa itu DPT? DPT adalah sebuah singkatan 3 penyakit yaitu difteri,pertusis dan tetanus. Pemberian vaksinasi DPT dilakukan agar tiga penyakit itu tidak menular […]

    Kapan Waktu Tepat Beri Anak Vaksinasi Difteri?

    Mewabahnya penyakit difteri membuat cemas para ibu-ibu terhadap anak-anaknya akibat virus yang menular dan mematikan ini. Hal yang dilakukan pemerintah adalah mencegah virus menular ini dengan pemberian vaksinasi yang diberi nama DPT. Apa itu DPT? DPT adalah sebuah singkatan 3 penyakit yaitu difteri,pertusis dan tetanus. Pemberian vaksinasi DPT dilakukan agar tiga penyakit itu tidak menular pada anak-anak yang lain.

    Vaksinasi DPT sangat efektif diberikan untuk anda agar terhindar dari penyakit difteri. Vaksinasi DPT diberikan sebanyak 3 kali dan dengan penguatan (booster) sebanyak 4 kali Meskipun diberikan tidak hanya satu kali, para orang tua juga harus tau kapan diberikannya imunisasi DPT. Vaksinasi ini sangat disarankan untuk semua anak agar anak sehat dan terhindari dari penyakit tersebut.

    Kapan waktu yang tepat beri anak vaksinasi difteri?

    • Vaksinasi difteri diberikan tiga kali pada anak yang berusia 2 bulan sampai 6 bulan
    • Pemberian pertama dilakukan dalam 3 tahap ketika anak sudah memasuki usia 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan
    • Imunisasi DPT ke-4 dilakukan pada usia 18 bulan.
    • Vaksinasi DPT ke-5 ketika anak memasuki usia 5 tahun
    • Anak usia lebih dari 7 tahun dapat diberikan Td atau Tdap
    • DPT ke enam dapat diberikan pada anak usia 10-12 tahun dalam bentuk Td atau Tdap
    • Anak dianjurkan imunisasi ulang setiap 10 tahun

    Jenis Imunisasi difteri

    Ada 3 jenis vaksinasi yang berbeda ketika diberikan kepada anak. Jika menggunakan ORI (Outbreak Response Imunization)

    • Vaksinasi DT-HB-HIB untuk anak di bawah satu tahun diberikan 3 dosis dengan jarak 1 bulan, kemudian diberikan penguatan pada usia 18 bulan
    • Vaksinasi DT untuk anak yang berusia 5 sampai 7 tahun (kelas 1 SD)
    • Vaksinasi Td biasanya diberikan saat anak berusia 7 tahun (kelas 2 SD) dan kelas 5 SD

    Manfaat yang di dapat ketika anak menjalankan vaksinasi difteri adalah kekebalan sistem imun atau agar anak terhindari dari penyakit difteri. Tetapi vaksinasi ini juga sama halnya seperti vaksinasi yang lain, yang bisa mempunyai reaksi setelah dilakukannya vaksinasi pada anak tersebut.

    Apa saja reaksi yang dapat terjadi pada anak yang telah melakukan vaksinasi difteri

    • Demam ringan
    • Anak menjadi lemas karena kurangnya nafsu makan
    • Anak menjadi rewel karena menahan sakit
    • Pembengkakan yang terjadi di tempat suntikan

    Meskipun tidak semua anak mengalami hal tersebut, tetapi orangtua juga harus memperhatikannya. Biasanya anak akan mengalami hal seperti itu karena kekebalan tubuh yang kurang sehat, kondisi kesehatan yang kurang memungkinkan. Tapi jika anak anda terkena demam, anda bisa memberinya dengan obat penurun panas sesuai dengan usia anak anda saat diberi vaksinasi tersebut.

    Bila anak mengalami 3 reaksi paska imunisasi berikut, segera periksakan anak ke dokter:

    • Anak menangis selama 3 jam berturut-turut
    • Anak mengalami demam tinggi diatas 40 derajat celcius
    • Anak mengalami kejang-kejang kemudian pingsan

    Orang tua harus memperhatikan itu pada anak setelah vaksinasi difteri karena dengan pengawasan orang tua anak tersebut bisa selalu sehat. Jangan lupa memberi vaksinasi difteri ketika umur anak sudah seharusnya diberi vaksinasi difteri. Anda bisa melakukan vaksinasi difteri di puskesmas atau dokter anak. Namun, biasanya vaksinasi difteri akan dilakukan serentak di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang ingin mengetahu kapan waktu yang tepat beri anak vaksinasi difteri, Terima Kasih

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Tumbuh kembang anak sangat perlu diperhatikan dan dipantau oleh sang ibu. Pertumbuhan dan nutrisi yang pas juga sangat perlu diperhatikan. Semua itu tidak jauh dengan pola makan yang diberikan orang tua pada anak. Setiap orang tua pasti akan memberikan nutrisi untuk tumbuh kembangnya serta untuk nutrisi otak. Banyak orangtua yang belum memperhatikan nutrisi manakah yang […]

    Jenis Buah dan Sayur yang Baik Untuk Nutrisi Otak Anak

    Tumbuh kembang anak sangat perlu diperhatikan dan dipantau oleh sang ibu. Pertumbuhan dan nutrisi yang pas juga sangat perlu diperhatikan. Semua itu tidak jauh dengan pola makan yang diberikan orang tua pada anak. Setiap orang tua pasti akan memberikan nutrisi untuk tumbuh kembangnya serta untuk nutrisi otak. Banyak orangtua yang belum memperhatikan nutrisi manakah yang baik, asal anak senang dituruti semuanya tanpa mempertimbangkan nutrisi dan gizi yang di peroleh untuk buah hati.

    Setiap anak memang mempunyai konsentrasi dan kemampuan kognitif sendiri-sendiri. tapi, apakah anda tau? Semua itu tidak lepas dari nutrisi yang diberikan ibu kepada anak. dengan mengonsumsi nutrisi yang baik untuk otak akan berdampak di kemampuan anak dan berguna untuk masa depannya nanti. Juga bisa dikatakan untuk membangun pondasi yang kuat. Salah seorang Ilmuwan mengatakan “ Nutrisi otak yang baik untuk anak mempunyai peran penting dalam membangun saraf otak dan menyempurnakan setiap struktur selnya”.

    Semua orang tua ingin anaknya memiliki potensi yang baik dalam hidupnya, dan itu ditanamkan mulai sejak dini. Makanan yang baik untuk nutrisi anak adalah makanan yang mengandung nutrisi yang baik untuk otak mereka.

    Jenis Nutrisi Yang Baik Untuk Otak Anak:

    1. Karbohidrat

    Shot Code C

    Semua orang tau bahwa karbohidrat sangat penting bagi tumbuh kembang anak. bukan hanya itu, karbohidrat juga bisa menjaga kesehatan syaraf anak dan memiliki peran yang sangat penting menjalankan otak anak. Namun, karbohidrat dengan jumlah yang banyak harus dihindari untuk menurunkan risiko kegemukan pada anak.

    2. Vitamin C

    Vitamin C juga mempunyai peran penting bagi otak anak. Kenapa Vitamin C sangat penting bagi otak anak? karena dengan vitamin C juga bisa melindungi anak dari segala penyakit yang bisa melumpuhkan otak anak dan vitamin C mempunyai peran penting dalam kemampuan mengingat dan daya pikirnya.

    3. Vitamin E

    Vitamin E dipercaya untuk meningkatkan kemampuan anak dalam hal pengembangan bahasa, pendengaran, daya lihat, daya dengar dan kemampuan otak yang bisa cepat tanggap dalam hal pembelajaran secara komplek

    4. Kolin

    Menurut para pakar neurotransmiliter nutrisi kolin mempunyai peran sangat penting bagi kognitif anak serta menajamkan daya ingat dan menurunkan risiko terkena alzheimer hingga penyakit syaraf lainnya yang dapat menyerang otak anak.

    5. Lemak (Lemak yang bisa diuraikan)

    Lemak juga memiliki peran penting dalam nutrisi dan perkembangan otak anak. jika akan mengonsumsi suplemen dangan kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6 secara baik, otak anak semakin mampu dalam hal membaca. Lemak tak jenuh juga sangat percaya untuk remaja dalam meningkatkan kemampuan otaknya. Nutrisi lemak tersebut biasanya terdapat pada alpokat, kacang, biji-bijian dan minyak zaitun.

    6. Antosianin

    Mungkin anda baru saja mendengar kata tersebut. Antosianin merupakan pigmen buah yang berwarna ungu yang sangat berguna pada perkembangan otak anak. anda juga harus tau buah yang mengandung antosianin adalah blueberry dan anggur. Paling sering kita temui adalah buah anggur.

    7. Zeaxanthin

    Apa itu Zeaxanthin? Zeaxanthin adalah karetoneid atau pigmen pada tumbuhan yang mempunyai antiosidan. Zeaxanthin berguna untuk meningkatkan kecepatan dan mendukung memori untuk kinerja otak di bidang akademisnya.

    Anda pasti senang jika anak anda mempunyai kemampuan otak yang sehat serta berkembang dengan baik. banyak hal yang perlu anda lakukan dan yang terpenting adalah pola makan pada anak tersebut. Berilah anak anda makanan yang sehat serta nutrisi untuk menunjang otak anak. makanan apa saja yang harus dimakan oleh anak.

    Jenis Makanan Untuk Nutrisi Otak Anak

    • Telur

    Telur memiliki nutrisi protein yang tinggi dan bisa memicu perkembangan otak anak. Telur merupakan salah satu makanan favorit anak yang perlu anda coba pada anak anda. Bervariasilah dalam mengolah telur.

    • Tomat

    Tomat mempunyai beberapa kandungan vitamin yang berguna untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat pada anak. kandungan yangterdapat pada tomat adalah: vitamin A, vitamin C, serta lycopene. Anda bisa mengolah tomat dengan bahan lainnya yang menunjang nutrisi yang baik untuk otak anak. anda bisa membuat jus tomat untuk si kecil.

    • Sayuran Hijau (Bayam)

    Rata- rata seorang ibu selalu memberikan bayam untuk anaknya, kebiasaan itu adalah hal yang baik untuk memberi nutrisi pada anak. Bayam memiliki kandungan Vitamin E, Vitamin K dan asam folat untuk perkembangan otak . Sebuah penelitian mengatakan bahwa bayam dapat mencegah 40% penurunan psikologis pada anak. Mulailah memberi anak anda setengah mangkuk bayam karena di dalamnya terdapat 5 kali kadar vit K dan asam folat yang sangat dibutuhkan tubuh anak.

    • Ikan

    Ikan memiliki sumber protein tertinggi yang sangat dibutuhan untuk nutrisi otak anak. Ikan mengandung Omega 3 dan Omega 6 yang berguna untuk menajamkan daya ingat anak dan berguna untuk mental anak. Berikan si kecil olahan ikan yang paling dia sukai karena dengan cara itu anak anda mau memakan makanan tersebut.

    • Stroberi dan jeruk

    Stroberi dan jeruk juga mengandung Vitamin C yang sangat berguna untuk otaknya. Vitamin C bisa melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat menyerang otak. Berilah anak anda stroberi atau jeruk dan makanan pendukung lainnya yang angat berguna bagi otaknya.

    Makan makanan yang bisa menutrisi otak pada anak mampu membuat anak percaya diri di masa mendatang, karena otak yang sehat pada anak sangat berpengaruh dan dimulai dari sejak dini.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Moms, sebagai orang tua kita pasti akan mengusahakan agar anak kita tumbuh sehat dan cerdas. Apa pun akan kita lakukan, mulai dari memberi stimulasi yang tepat hingga menyiapkan makanan terbaik yang bergizi optimal. Semua itu diberikan pada anak kita bahkan sejak ia masih di dalam kandungan. Pemenuhan gizi pada anak harus dianggap sebagai kewajiban, terutama […]

    Siapkan 7 Jenis Makanan Ini untuk Tingkatkan Gizi Balita

    Moms, sebagai orang tua kita pasti akan mengusahakan agar anak kita tumbuh sehat dan cerdas. Apa pun akan kita lakukan, mulai dari memberi stimulasi yang tepat hingga menyiapkan makanan terbaik yang bergizi optimal. Semua itu diberikan pada anak kita bahkan sejak ia masih di dalam kandungan.

    Pemenuhan gizi pada anak harus dianggap sebagai kewajiban, terutama pada 5 tahun pertama. Moms, apa yang terjadi selama 5 tahun pertama itu adalah merupakan landasan yang sangat krusial untuk menentukan tahun demi tahun pertumbuhan dan perkembangan anak kita.

    Tentunya Moms tahu jika pertumbuhan otak tercepat terjadi saat anak masih dalam kandungan, yaitu pada trimester ketiga hingga 5-6 bulan pertama setelah lahir. Pada tahap itu, pembelahan sel pada otak terjadi dengan sangat pesat. Kemudian seiring dengan bertambahnya usia, pembelahan sel akan melambat, dan seterusnya hanya akan terjadi pembesaran sel-sel otak saja.

    Pada saat bayi lahir, berat otaknya memang baru mencapai ¼ berat otak dewasa, tapi jumlah selnya sudah mencapai 2/3 jumlah sel otak orang dewasa. Itu sebabnya, makanan untuk otak anak sudah mulai diperlukan jauh sebelum anak hadir di dunia ini.

    Perkembangan otak yang baik akan membantu anak memiliki memori dan keterampilan yang baik pula. Namun, jika perkembangan otak anak yang kurang baik, maka seorang anak akan memiliki daya pikir yang lemah sehingga misalnya ia akan kesulitan dalam menghafal sesuatu.

    Nutrisi dan gizi yang cukup pada anak dapat mengoptimalkan tumbuh kembang dan kemampuan otak anak. Walaupun kandungan nutrisi idealnya terkandung di dalam setiap makanan, tapi tahukah Moms jika terdapat beberapa makanan tertentu memiliki fungsi khusus yang anak kita butuhkan untuk pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangan otak?

    Memenuhi kebutuhan gizi anak tentunya tidak bisa dilihat dari seberapa sering mereka makan dalam satu hari dan seberapa banyak porsi nasi dan lauk-pauknya untuk satu kali makan. Moms harus benar-benar memperhatikan makanan apa yang disajikan untuk si kecil.

    7 jenis makanan di bawah ini tergolong sebagai superfood dan brainfood yang bergizi tinggi yang dapat Moms olah ke dalam menu makan harian buah hati kita tercinta.

    1. Alpukat

    Alpukat adalah buah yang memiliki protein tinggi dan juga kaya akan lemak baik untuk menurunkan kolesterol jahat, si pemicu penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya.

    Lemak yang baik juga merupakan komponen utama yang membentuk sel-sel di dalam otak. Tapi, bukan berarti anak kita hanya membutuhkan lemak saja, tapi juga zat gizi mikro lainnya yang dibutuhkan untuk membuatnya tumbuh cerdas.

    Buah Alpukat juga diperkaya oleh serat, yang dapat mencegah sembelit pada anak. Rajin makan alpukat juga dapat mengurangi risiko terkena kanker, karena buah ini juga diperkaya dengan vitamin E.

    Cara menyajikan alpukat pada si kecil, Moms bisa mencoba dengan menumbuk alpukat hingga halus dan lumatkan bersama sedikit jus jeruk nipis dan yogurt untuk rasa yang lebih menyegarkan. Jika usia anak masih di bawah satu tahun, jangan dulu tambahkan gula atau madu untuk memaniskannya.

    2. Berry-Berryan

    Buah Berri merupakan makanan untuk kecerdasan otak. Buah ini dapat membantu meningkatkan daya ingat dan kaya dengan vitamin C dan antioksidan lainnya. Buah Berri juga mengandung lemak omega-3 yang membantu meningkatkan fungsi otak. Carilah stroberi, ceri, blueberry, dan blackberry, dimana semakin gelap warna berry, semakin banyak nutrisi yang dimilikinya.

    Selain itu, Buah Berri diperkaya dengan nutrisi dan antioksidan penting untuk menangkal radikal bebas biang segudang penyakit kronis, dari penyakit jantung hingga kanker.

    Jadikan buah Berri sebagai cemilan sore untuk anak yang dapat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dan memperkuat memori. Selain dimakan bulat-bulat dalam versi segarnya, Moms juga bisa mengolah buah-buah berry ini menjadi pudding dingin atau sebagai isian muffin, brownies, atau kukis lunak.

    3. Oatmeal

    Oatmeal merupakan sumber energi yang sangat baik bagi otak. Oatmeal mengandung serat yang tinggi yang dapat membantu menjaga agar anak merasa kenyang. Oatmeal yang terbuat dari gandum ini juga merupakan sumber Vitamin E, B kompleks, dan zinc yang sangat baik untuk membantu otak anak bekerja dengan sebaik-baiknya.

    Hidangkan oatmeal sebagai sarapan. Namun, pilihlah produk yang menawarkan biji-bijian oats kering yang utuh, dan bukan oatmeal yang siap saji karena gandum utuh memiliki serat yang lebih dan energi yang tahan lama. Masaklah oat kering dengan susu, ketimbang air untuk meningkatkan gizi pada anak, dan taburkan dengan blueberry segar untuk menu sarapan yang lebih sehat.

    4. Salmon

    Ikan Salmon kaya akan kandungan asam lemak omega-3, yang merupakan salah satu lemak baik yang dikenal dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Kandungan omega 3 juga mampu memperbaiki mood dan mencegah hilang ingatan.

    Selain itu, mendapatkan nutrisi yang cukup dari asam lemak ini dapat membantu anak-anak memperbaiki keterampilan mental mereka.

    Moms dapat menyiapkan ½ kg fillet daging salmon dan potong memanjang. Lalu, celupkan dalam putih telur yang sudah dikocok dan masukan ke dalam campuran tepung roti dan jagung yang telah dibumbui oleh garam, lada, paprika, bubuk bawang, dan parmesan. Masak campuran tersebut di dalam wajan yang telah diminyaki menggunakan api sedang. Sajikan untuk bekal atau makan siang anak.

    5. Bayam

    Sayuran yang kaya warna adalah sumber antioksidan yang sangat baik untuk menjaga agar sel otak tetap sehat. Salah satu sayuran yang bergizi tinggi adalah bayam. Bayam merupakan salah satu sumber makanan yang bergizi tinggi dan memiliki kandungan zat besi, kalsium, asam folat, dan vitamin A dan C yang sangat baik bagi pertumbuhan tulang dan otak.

    Sayuran yang satu ini sangat mudah diadaptasikan ke berbagai menu karena rasanya yang ringan dan mudah untuk dimasak. Moms dapat merebus bayam dalam kaldu sayur bening, tambahkan pipilan jagung manis dan hidangkan hangat saat cuaca dingin. Moms juga dapat menumis bayam dengan sedikit minyak sebagai lauk makan bubur bayi.

    6. Ubi

    Ubi adalah salah satu makanan yang dapat meningkatkan gizi anak karena dilengkapi dengan vitamin B, C, dan E, kalsium, kalium, dan zat besi. Ubi juga diperkaya karbohidrat kompleks dan serat yang mampu meningkatkan sistem pencernaan.

    Ubi sangat baik untuk mencegah naiknya kadar gula karena kadar karbohidrat kompleks yang dikandungnya. Ubi juga memiliki rasa manis yang tidak mencolok. Cocok untuk resep sehat dan bekerja baik untuk menurunkan kadar asam dari tomat dalam saus pasta, sehingga anak kita pasti akan menyukainya.

    7. Susu dan Yogurt

    Seperti yang sudah banyak diketahui orang, susu dan yogurt merupakan salah satu makanan yang mengandung Vitamin B. Vitamin B diperlukan untuk pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter, dan enzim.

    Susu rendah lemak atau yogurt merupakan minuman susu yang difermentasi yang kaya akan protein. Susu dan Yogurt juga mengandung zat yang dapat membangun tulang dan gigi yang kuat, juga dapat memperbaiki pencernaan dan melawan bakteri jahat dalam usus.

    Konsumsi yogurt plain (tanpa rasa) rendah lemak dan masukkan buah segar atau beku sebagai topping yang tentunya disukai oleh anak kita.

    Nah Moms, Itulah 7 makanan terbaik yang dapat disediakan untuk sehari-hari bagi anak kita yang sedang dalam masa pertumbuhan. Pilihlah makanan yang memiliki gizi baik untuk kecerdasan otak anak supaya si kecil makin pintar seiring dengan perkembangan fisik dan mentalnya.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Pada artikel kali ini, kami akan memberikan 8 resep menu MPASI bayi 6 bulan yang sehat dan dapat membantu pertumbuhan anak ibu. Apabila bayi Ibu sudah berusia 6 bulan, tentunya memikirkan tentang makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat merupakan hal yang perlu ibu pikirkan serta pertimbangkan. Hal ini dikarenakan organ-organ pencernaan bayi pada usia tersebut […]

    8 Resep Menu MPASI Bayi 6 Bulan yang Bisa Bunda Coba

    Pada artikel kali ini, kami akan memberikan 8 resep menu MPASI bayi 6 bulan yang sehat dan dapat membantu pertumbuhan anak ibu. Apabila bayi Ibu sudah berusia 6 bulan, tentunya memikirkan tentang makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat merupakan hal yang perlu ibu pikirkan serta pertimbangkan. Hal ini dikarenakan organ-organ pencernaan bayi pada usia tersebut sudah semakin berkembang.

    Dengan berkembangnya sistem saluran pencernaan, bayi berusia 6 bulan akan membutuhkan nutrisi-nutrisi tambahan yang tidak ada di dalam ASI. Beberapa nutrisi tambahan tersebut antara lain adalah zat besi, yang sangat dibutuhkan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan bayi.

    Tentunya ibu juga harus memperhatikan hal-hal seperti komposisi, banyaknya makanan yang diberikan, serta menentukan jadwal pemberian MPASI tersebut. Kenapa harus memperhatikan hal-hal tersebut? Karena apabila ibu tidak memperhatikan komposisi yang tepat, besar kemungkinan terjadinya malnutrisi pada bayi yang dikhawatirkan akan memiliki dampak bagi proses tumbuh kembang mereka.

    Beberapa tips yang harus diperhatikan dalam menyiapkan MPASI antara lain adalah sebagai berikut:

    1. Makanan harus dilunakkan terlebih dahulu dan dibuat menjadi semacam bubur atau puree,
    2. Perkenalkan bayi terhadap sayur-sayuran terlebih dahulu sebelum mengenalkan kepada makanan lain seperti buah-buahan,
    3. Jangan menambahkan gula atau garam ke dalam MPASI,
    4. Kenalkan MPASI secara perlahan dan jangan memaksa bayi untuk makan,
    5. Porsi MPASI juga harus dinaikkan secara bertahap dan perlahan, mulailah dari sekitar dua sendok makan dua kali sehari,
    6. Usahakan tidak merebus bahan makanan untuk MPASI karena dikhawatirkan akan menghilangkan nutrisi di dalamnya, cobalah dikukus atau dipanggang.
    7. Jangan terburu-buru memberikan menu MPASI baru kepada bayi, berikan jeda 3 hari untuk setiap menu guna melihat apakah bayi memiliki reaksi alergi terhadap makanan yang diberikan.
    8. Sebagai tahap perkenalan MPASI, campurkan bahan makanan dengan ASI atau susu formula sebanyak 4-5 sendok teh atau sekitar 30ml

    Lalu bagaimana untuk resep makanan dan cara memasaknya?

    Berikut ini akan kami berikan 8 resep menu MPASI bayi 6 bulan pilihan yang bisa ibu coba di rumah, yang diharapkan bisa membantu ibu dalam menyusun program MPASI bagi bayi.

    1. Bubur/Puree Alpukat

    Alpukat merupakan buah yang bergizi, serta merupakan sumber lemak yang baik dan dibutuhkan oleh bayi. Selain itu, buah Alpukat juga kaya akan vitamin C dan K yang sangat berguna untuk pertumbuhan dan juga dapat memperbaiki jaringan tubuh.

    Cara membuatnya adalah sebagai berikut:
    1. Kerok buah Alpukat, kemudian haluskan dengan blender
    2. Campur dengan sekitar 30ml ASI

    2. Bubur Beras

    Salah satu makanan yang umum digunakan untuk MPASI, bubur beras mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi, terutama apabila menggunakan beras merah.

    Cara membuat bubur beras:
    1. Masak beras secukupnya dengan air bersih hingga menjadi bubur
    2. Saring
    3. Campurkan dengan ASI

    3. Bubur Ubi

    Ubi dan juga umbi-umbian lainnya mengandung nutrisi tinggi yang baik untuk bayi seperti vitamin C, A, dan E, sehingga aman diberikan sebagai MPASI.

    Cara membuatnya:
    1. Kukus Ubi,
    2. haluskan dengan blender
    3. Saring

    4. Bubur Apel

    Apel mengandung kalori tinggi, serta kandungan vitamin A dan C yang sangat dibutuhkan oleh bayi. Tetapi karena buah ini cukup keras, sebaiknya ibu benar-benar pastikan bubur Apel sudah benar-benar halus sebelum diberikan kepada bayi.

    Cara membuat bubur Apel:
    1. Kupas dan potong Apel
    2. Kukus
    3. Haluskan dengan blender
    4. Saring

    5. Bubur Bayam

    Seperti disebutkan di awal, zat besi merupakan salah satu yang terpenting bagi perkembangan bayi usia 6 bulan, sehingga sayur Bayam yang tinggi kandungan zat besinya akan sangat baik untuk diberikan kepada bayi ibu.

    Cara memasaknya:
    1. Potong batang bayam
    2. Bersihkan daun bayam yang akan dimasak
    3. Kukus daun bayam
    4. Blender daun bayam hingga halus

    6. Bubur Tofu

    Tofu dan juga tahu lainnya sangat baik digunakan untuk MPASI, dikarenakan kandungan protein yang tinggi serta teksturnya yang lembut.

    Cara memasak tofu untuk MPASI
    1. Kukus tofu yang akan dijadikan bubur
    2. Blender tofu hingga halus

    7. Puree/Bubur Pisang

    Buah pisang juga salah satu yang biasa digunakan sebagai MPASI, karena selain kaya vitamin pisang juga baik untuk pencernaan bayi.

    Cara memasak puree buah pisang adalah sebagai berikut:
    1. Blender pisang hingga halus
    2. Campur sedikit ASI bila perlu

    Buah pisang sendiri sebenarnya bisa langsung disajikan kepada bayi, tentunya ibu harus menyendoknya dan menyuapkan kepada bayi secara perlahan dan hati-hati.

    8. Puree/Bubur Mangga

    Buah Mangga mengandung beta karoten yang tinggi dan baik untuk anak dikarenakan nantinya zat tersebut akan diubah menjadi vitamin A saat berada di dalam tubuh. Selain vitamin A, buah Mangga juga kaya akan vitamin C yang baik dalam membantu menyerap zat besi yang sangat dibutuhkan bayi.

    Cara membuat puree atau bubur Mangga adalah:
    1. Kupas Mangga
    2. Iris kecil-kecil atau potong dadu,
    3. Buang biji nya
    4. Blender sampai halus

    Dengan memberikan menu yang tepat untuk MPASI, dan memilih hanya bahan-bahan yang mengandung gizi yang sedang sangat dibutuhkan bayi usia 6 bulan, diharapkan akan dapat membantu serta mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi Ibu.

    Semoga informasi terkait 8 Resep Menu MPASI Bayi 6 Bulan ini bermanfaat bagi Ibu ya, dan semoga anak ibu bisa tumbuh sehat secara optimal dengan menggunakan resep MPASI yang kami berikan.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja