Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Komplikasi Akibat Campak Pada Anak dan Cara Mencegahnya

Campak atau yang disebut dengan measles merupakan salah satu penyakit sangat menular yang biasanya menyerang anak-anak yang ditandai dengan ruam kemerahan namun tidak berisi cairan seperti ruam kemerahan yang terjadi pada cacar air. Si kecil yang belum mendapatkan imunisasi campak lebih beresiko untuk tertular penyakit ini.

Orang tua harus mewaspadai komplikasi akibat campak pada anak karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang si kecil. maka dari itu cegah sejak dini.

Komplikasi Akibat Campak Pada Anak dan Cara Mencegahnya

Komplikasi Akibat Campak Pada Anak dan Cara Mencegahnya

Resiko Penyakit Campak

Berikut ini beberapa orang yang beresiko tertular campak lebih tinggi :

  • Anak-anak yang tidak mendapatkan vaksinasi lebih beresiko untuk tertular campak dan terjadi komplikasi saat mereka terkena campak, termasuk komplikasi yang paling serius yaitu kematian.
  • Ibu hamil yang tidak divaksinasi juga lebih beresiko untuk tertular campak.

Campak masih umum terjadi di beberapa negara berkembang terutama di beberapa negara bagian Afrika dan Asia. Sebagian besar (lebih dari 95%) kematian akibat komplikasi campak terjadi di negara-negara dengan pendapatan per kapita rendah dan infrastruktur kesehatan yang lemah.

imunisasi anak di rumah, imunisasi anak hemat, imunisasi anak murah, imunisasi si kecil

Bagaimana Cara Penularan Campak ?

Campak merupakan salah satu penyakit paling menular di dunia. Campak menyebar melalui batuk dan bersin, kontak pribadi atau kontak langsung dengan sekresi atau cairan hidung dan tenggorokan dari pasien yang terinfeksi.

Virus tetap aktif dan menular di udara atau permukaan yang terinfeksi hingga mencapai 2 jam. Virus dapat ditularkan oleh penderita sejak 4 hari sebelum munculnya ruam kemerahan pada kulit hingga 4 hari setelah ruam kemerahan mereda.

Baca Juga: Pentingnya Imunisasi Campak – Berikut Penjelasannya

Apa Gejala Campak Pada Anak ?

Gejala awal penyakit ini biasanya terjadi 1-2 minggu setelah tertular virus. Gejala yang timbul seperti :

  • Mata merah, bengkak dan sensitif terhadap cahaya
  • Tanda menyerupai pilek (sakit tenggorokan, batuk kering dan pilek)
  • Bercak putih keabu-abuan di mulut dan tenggorokan 
  • Demam tinggi
  • Lemas
  • Tidak nafsu makan
  • Diare
  • Mual dan muntah

Ruam kemerahan pada kulit yang timbul paling lambat 4 hari setelah gejala pertama muncul serta menetap selama 7 hari, dimulai dari belakang telinga, kemudian menyebar ke kepala dan leher hingga akhirnya menyebar keseluruh tubuh.

Apa Saja Komplikasi Akibat Campak?

Sahabat Sehat, komplikasi berat akibat campak dapat terjadi terutama pada anak dengan resiko tinggi yang mengalami hal berikut :

  • Usia muda, terutama anak dibawah usia 1 tahun
  • Malnutrisi atau anak dengan gangguan gizi (marasmus dan kwashiorkor)
  • Pemukiman padat penduduk yang lingkungan dan sanitasi nya sangat buruk
  • Anak dengan gangguan imunitas, contohnya pada anak yang terinfeksi HIV, gangguan gizi dan juga keganasan
  • Anak dengan defisiensi vitamin.

Baca Juga: Gejala Campak yang Dapat Ibu Kenali dan Cara Mencegahnya

Berikut adalah beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada tubuh akibat terinfeksi campak, yakni :

  • Infeksi dan peradangan paru, misalnya bronkopneumonia, laringotraqueobronquitis (croup).
  • Diare yang dapat diikuti dengan kekurangan cairan tubuh (dehidrasi)
  • Infeksi pada telinga (otitis media)
  • Gangguan pada sistem saraf seperti ensefalitis, dan gangguan Subacute Sclerosing Panencephalitis (SSPE) yang merupakan suatu proses degeneratif atau penuaan akibat infeksi virus campak sehingga penderitanya akan mengalami perubahan tingkah laku, keterbelakangan mental, kejang hingga gangguan motorik.
  • Gangguan pada mata (keratitis)
  • Infeksi pada darah (septikemia).

Apa Saja Pencegahan Campak ?

Penyakit campak dapat dicegah dengan cara melakukan vaksinasi MR (Measles dan Rubella), yang diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD atau usia 6 tahun. Selain itu juga dapat diberikan vaksin gabungan MMR (Measles, Mumps, dan Rubella) yang merupakan vaksin gabungan untuk mencegah campak, gondongan dan campak jerman, dapat diberikan sebanyak 2 kali pada anak berusia 12 bulan dan 5 tahun.

Baca Juga: Cegah Komplikasi Sakit Campak Pada Anak dengan Vaksinasi

Nah Sahabat Sehat itulah mengenai berbagai komplikasi akibat campak yang rentan dialami Si Kecil. Untuk mencegah campak, segera berikan imunisasi campak untuk Si Kecil.

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh: dr. Monica C

 

Referensi

  1. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Daftar Pertanyaan Seputar Imunisasi Campak/Measles dan Rubella (MR) [Internet]. Indonesia : Ikatan Dokter Anak Indonesia.
  2. Universitas Andalas. Pendahuluan [Internet]. Indonesia : Universitas Andalas.
  3. World Health Organization. Measles [Internet]. USA : World Health Organization.
  4. RSUD Kota Bogor. Campak atau Measles [Internet]. Indonesia : RSUD Kota Bogor.
  5. Gustian R. Campak pada Anak [Internet]. Indonesia : CDK Journal.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com