Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Mengapa Ibu Hamil Membutuhkan Vaksin Tetanus?

Kesehatan ibu hamil merupakan sesuatu yang harus dijaga dengan baik sebagai upaya pencegahan penyakit, terutama selama mengandung.

Mengapa Ibu Hamil Membutuhkan Vaksin Tetanus

Mengapa Ibu Hamil Membutuhkan Vaksin Tetanus?

Dengan kondisi kesehatan yang prima, anak yang dikandung juga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Salah satu penyakit yang dapat menginfeksi ibu hamil adalah tetanus, namun dapat dicegah melalui vaksinasi tetanus. Mengapa vaksin tetanus penting bagi ibu hamil? Apa dampak penyakit tetanus terhadap ibu hamil dan anak yang dikandung?

Mengenal Infeksi Tetanus

Tetanus merupakan sebuah infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Clostridium tetani. Saat bakteri tetanus menginfeksi tubuh, bakteri tersebut akan mengeluarkan toksin atau racun yang menyebabkan otot berkontraksi secara berlebihan dan menyebabkan rasa nyeri.

Semua usia dapat menderita infeksi tetanus, namun ibu hamil dan anak-anak merupakan kelompok yang rentan mengalami infeksi berat bila belum divaksinasi. Tetanus yang terjadi saat hamil atau dalam waktu 6 minggu sebelum melahirkan dinamakan tetanus maternal. Sedangkan, bila terjadi dalam 28 hari pertama pasca melahirkan disebut tetanus neonatorum.

vaksin ke rumah, layanan ke rumah, vaksinasi di rumah aja

Infeksi tetanus dapat terjadi apabila bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka. Bakteri tetanus secara umum dapat ditemukan pada kotoran hewan, tanah, dan alat-alat tindakan yang tidak steril. Setelah terinfeksi tetanus, tanda dan gejala dapat timbul dalam rentang waktu 3-21 hari. Tanda dan gejala yang dapat terjadi dari infeksi tetanus adalah:

  • Kram pada rahang atau mulut menjadi tidak bisa dibuka
  • Otot kaku pada punggung, perut, atau tangan dan kaki
  • Nyeri pada saat otot kaku
  • Sulit menelan
  • Kejang
  • Nyeri kepala
  • Demam dan berkeringat
  • Perubahan pada tekanan darah atau denyut jantung yang cepat

Infeksi tetanus sangat berbahaya bagi ibu hamil dan anak yang sedang dikandung. Terdapat data dari sebuah penelitian di Asia dan Afrika bahwa ibu hamil yang mengalami infeksi tetanus memiliki angka kematian yang tinggi. Infeksi tetanus dapat menyebabkan gangguan pernapasan, kejang, tensi dan denyut jantung yang berubah secara drastis sehingga mengancam nyawa ibu dan anak tersebut. Apabila tidak ditangani dengan segera dan tepat, maka tetanus dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga: 11 Jenis Vaksinasi Wajib Bagi Ibu Hamil yang Harus Diketahui

Cara Mencegah Infeksi Tetanus

Terdapat beberapa cara untuk mencegah infeksi tetanus. Mencuci tangan dan menjaga kebersihan merupakan dasar penting pencegahan penyakit, namun dalam hal infeksi tetanus, vaksinasi juga tidak kalah penting dan perlu diberikan karena sudah terbukti menurunkan angka infeksi. Vaksin tetanus bertujuan bukan hanya untuk mencegah ibu hamil terinfeksi tetanus, namun juga untuk melindungi bayinya.

Vaksin tetanus aman untuk diberikan kepada ibu hamil. Apabila belum pernah atau lupa riwayat pemberian vaksin tetanus sebelumnya, maka anjurannya adalah mendapatkan tiga dosis vaksin tetanus. Dosis vaksin tersebut diberikan dengan jarak 0, 1, dan 6 bulan. Bila sudah pernah mendapatkan vaksin tetanus sebelumnya, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk mendapatkan booster saja. Pada saat ini di Indonesia terdapat vaksin tetanus dalam rupa Tetanus Toxoid (TT) atau Tdap (Tetanus, Difteri, Pertussis).

Setelah melakukan vaksinasi, ibu hamil bisa mengalami efek samping. Beberapa efek samping yang dapat timbul adalah nyeri atau kemerahan pada daerah penyuntikan vaksin, demam, dan sakit kepala. Efek samping tersebut umumnya ringan dan dapat dapat membaik sendiri dalam jangka waktu yang pendek. Vaksinasi tetanus memiliki keuntungan yang jauh lebih banyak dibanding efek sampingnya. Apabila Anda ingin mendapatkan vaksin tetanus atau ingin bertanya seputar vaksin tetanus, konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan terdekat.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Vaksinasi Tetanus Untuk Anak?

Sahabat Sehat, itulah penjelasan pentingnya vaksin tetanus bagi ibu hamil. Dengan mendapatkan vaksinasi tetanus sesuai rekomendasi, ibu dan janin akan terlindungi. Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
Ditinjau oleh: dr. Nurul L

 

Referensi

  1. CDC. Tetanus Disease (Lockjaw).
  2. WHO. Tetanus.
  3. Thwaites C, Beeching N, Newton C. Maternal and neonatal tetanus.
  4. WHO. Maternal immunization against tetanus.
  5. ACOG. Update on Immunization and Pregnancy: Tetanus, Diphtheria, and Pertussis Vaccination.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com