Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

Campak dan rubela (campak Jerman) merupakan penyakit yang sering dijumpai pada anak-anak. Kedua penyakit tersebut sekilas terlihat sangat mirip dengan timbulnya bercak merah pada tubuh anak yang terinfeksi. Namun tahukah Sahabat Sehat bahwa kedua penyakit tersebut disebabkan oleh dua tipe virus yang berbeda?

Kedua penyakit tersebut tidak semirip yang mungkin Sahabat Sehat pikirkan. Lalu apa sajakah perbedaan campak dan rubella? Apakah yang satu lebih berbahaya dari yang lain? Mari kita bahas perbedaan kedua penyakit tersebut dalam artikel.

Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

Campak Menular Melalui Udara

Campak, atau nama lainnya yaitu rubeola (measles) merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus RNA dengan famili Paramyxoviridae dan genus Morbillivirus. Ini merupakan sebuah penyakit yang sangat mudah ditularkan melalui udara, terutama pada mereka yang belum pernah terinfeksi ataupun belum pernah divaksinasi.

Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2018, dijumpai kurang lebih 140.000 kasus kematian pada anak usia dibawah 5 tahun karena campak. Tujuan kedepannya tentu adalah untuk meningkatkan angka vaksinasi terhadap campak, karena penyakit yang sangat menular ini dapat dicegah.

Tanda dan gejala yang sering dijumpai pada penyakit campak adalah batuk, pilek, mata merah, dan demam tinggi. Tanda yang unik pada campak dapat  berupa bercak putih dalam rongga mulut yang timbul pada hari ke 2-3, dan bercak merah pada sekujur tubuh pada hari ke 3-5. Bercak merah ini pertama timbul pada kepala, dekat garis rambut kemudian turun dan menyebar keseluruh tubuh.

Dapatkan:  Layanan Vaksinasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR) di ProSehat

Karakteristik Bercak Merah Campak

Pada bagian bercak merah, kulit dapat timbul sedikit. Bercak merah juga dapat bergabung dengan bercak merah lainnya menjadi lebih besar.

Sebagian besar penderita campak akan sembuh tanpa adanya komplikasi. Namun tetap terdapat risiko terjadinya komplikasi, khususnya pada kelompok berisiko seperti anak usia dibawah 5 tahun dan gangguan pada sistem imun. Beberapa komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh penyakit campak dapat berupa infeksi telinga, kebutaan, radang jaringan otak, paru-paru basah, hingga kematian.

Rubela Menyebabkan Pembesaran Kelenjar Getah Bening

Berbeda dengan campak, rubela atau juga disebut dengan campak jerman merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus RNA dengan famili Matonaviridae dan genus Rubivirus.4 Virus ini memiliki karakteristik sama, yaitu sangat mudah menular melalui udara dan terutama pada anak yang belum pernah terinfeksi sebelumnya dan belum divaksinasi. Meskipun sudah sangat jarang dijumpai, namun virus ini masih terdapat pada beberapa negara.

Infeksi Rubela dapat menimbulkan beberapa gejala yang mirip seperti campak yaitu batuk, pilek, dan mata merah. Demam yang dialami saat terinfeksi virus ini secara umum tidak tinggi, berbeda dengan demam pada campak. Selain itu sering dijumpai pembesaran kelenjar getah bening pada daerah belakang leher, belakang telinga, dan daerah bawah rahang.

Baca Juga: Bahayakah Jika Anak Tidak Menerima Vaksinasi Campak?

Karakteristik Bercak Merah Rubela

Untuk bercak merah yang timbul saat infeksi rubela dimulai pada daerah kepala dan kemudian berlanjut turun menyebar ke seluruh tubuh. Namun bercak tersebut lebih cepat menghilang, yaitu sekitar 1-3 hari.

Komplikasi yang dapat terjadi pada infeksi rubela juga berbahaya, berupa radang pada otot dan lapisan jantung, radang pada sendi, radang pada hati, kebutaan, dan keguguran atau kematian janin pada ibu hamil.

Satu Vaksinasi untuk Mencegah Campak dan Rubela

Kabar baiknya, untuk kedua virus tersebut sudah ada vaksinnya di Indonesia, yaitu vaksin campak dan rubela (MR) atau dengan tambahan mumps (MMR). Vaksin kombinasi ini pertama kali diberikan pada anak berusia 9 bulan.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Imunisasi MR dan MMR

Bagi Moms yang ingin melakukan imunisasi untuk si kecil, kini tak perlu khawatir karena Prosehat memberi kemudahan dengan layanan imunisasi ke rumah. Kisaran harga imunisasi Measles, Mumps and Rubella (MMR) ke rumah sekitar Rp. 900.000 sedangkan untuk harga imunisasi campak ke rumah sekitar Rp. 570.000. 

Jika Moms membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
Ditinjau oleh: dr. Nurul L

 

Referensi

  1. Kondamudi N, Waymack J. Measles. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022.
  2. Measles (Rubeola). cdc.gov. 2022.
  3. Measles. Who.int. 2022.
  4. Leonor M, Mendez M. Rubella. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022.
  5. Rubella. Who.int. 2022.
  6. Rubella. cdc.gov. 2022. 
  7. PERTANYAAN SEPUTAR IMUNISASI MR. idai.or.id. 2022. 

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com