Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Lawan Diabetes

Showing 11–20 of 48 results

  • Memiliki masalah kesehatan memang membuat seseorang dianjurkan untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Hal ini juga berlaku bagi Sobat yang memiliki kadar gula darah yang tinggi. Sobat tidak boleh asal makan karena tentunya beberapa makanan bisa menjadi penyebab tingginya kadar gula darah. Namun, beberapa makanan juga baik untuk gula darah bahkan mampu membantu untuk menurunkan […]

    Panduan Asupan Sehat untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

    Memiliki masalah kesehatan memang membuat seseorang dianjurkan untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Hal ini juga berlaku bagi Sobat yang memiliki kadar gula darah yang tinggi. Sobat tidak boleh asal makan karena tentunya beberapa makanan bisa menjadi penyebab tingginya kadar gula darah.

    Namun, beberapa makanan juga baik untuk gula darah bahkan mampu membantu untuk menurunkan kadarnya. Pada pembahasan kali ini, akan dijelaskan beberapa makanan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah sesuai dengan gula darah yang Sobat miliki.

    1. Mengonsumsi Sayuran

    Apapun jenis sayuran yang Sobat pilih, sayuran sangat membantu menurunkan kadar gula darah pada tubuh. Akan tetapi, Sobat perlu memerhatikan cara pengolahannya. Dalam menurunkan kadar gula darah, sebaiknya sayuran tersebut di makan langsung mentah yang terlebih dahulu telah dicuci bersih, atau dipanggang maupun dioven. Bahan tambahan yang diperbolehkan untuk memperkaya rasa yaitu bawang putih, rosemary, atau paprika merah. Kurangi penggunaan gula dan garam.

    2. Kurangi Minuman Berkalori

    Minuman yang memiliki kandungan kalori yang tinggi akan membuat kadar gula darahmu naik. Minuman jenis ini tentunya akan memperburuk kondisi kesehatanmu. Olehkarena itu, lebih baik Sobat meminum air putih yang memang terbukti mampu mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dan menurunkan kadar gula darah. Jika Sobat ingin meminum minuman yang memiliki rasa agar tidak bosan dengan air putih saja, Sobat bisa mencoba membuat infus water sendiri di rumah. Infus water bisa menjadi pilihan minuman yang memiliki rasa tetapi rendah kalori. Sobat bisa memilih lemon atau mentimun agar infus water segar dan sehat.

    3. Melon dan beri-berian

    Buah tersebut juga mampu menurunkan dan menjaga kadar gula darahmu. Meski memiliki rasa yang manis, kandungan kalori dan kadar gulanya masih tergolong normal dan baik abgi tubuhmu. Sobat bisa mencoba mengkreasikan buah tersebut dengan menambahkan yoghurt agar tidak membosankan.

    4. Makanan Berserat Tinggi

    Sobat juga perlu memakan bahan makanan yang berserat tinggi. Jenis makanan yang demikian juga mampu menurunkan kadar gula darah. Banyak sekali bahan makanan yang mengandung banyak serat. Akan tetapi, diutamakan untuk mengonsumsi biji-bijan yang paling banyak mengandung serat, misalnya seperti kacangkenari (almond), kacang polong, atau pistacio. Sobat bisa mengolahnya dengan mencampurkan bersama sayur sayuran kesukaan.

    5. Protein

    Menyeimbangkan komposisi nutrisimu dengan mengonsumsi protein juga sangat penting sebagai upaya menurunkan kadar gula darah. Namun, pastikan bahwa protein yang Sobat pilih tersebut tidak mengandung lemak jahat agar penyakit diabetesmu tidak semakin parah. Sobat bisa memenuhi kebutuhan protein dengan mengonsumsi keju dalam porsi sedikit, telur, daging merah, yogurt, dan protein baik lainnya. Lalu, tambahkan beberapa makanan yang mengandung lemak non jahat pula jika disukai, seperti alpukat, minyak ikan, olive oil, dan lainnya.

    Jika Sobat memiliki kadar gula darah yang tinggi karena diabetes, maka Sobat tak perlu khawatir sebab kadar gula darah dapat diturunkan. Hal utama yang perlu diingat yaitu perlunya kedisiplinan dalam mengatur pola dan porsi makanan. Jangan sembarang mengonsumsi jenis makanan atau minuman yang nantinya justru membuat kadar gula darahmu semakin memburuk.

    Selain itu, sempatkan untuk memiliki waktu berolahraga agar gula dalam darah terbakar dan menyebabkan tubuhmu berkeringat. Berkeringat setiap hari juga akan membuatmu semakin sehat dan secara tidak langsung menurunkan kadar gula darah. Memiliki jadwal tidur yang teratur juga diperlukan agar tubuhmu memiliki metabolisme yang terjaga baik. Jangan lupa untuk mengonsultasikan kondisi Sobat kepada dokter untuk penanganan diabetes lebih lanjut.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi: webmd.com/diabetes/features/diabetic-diet-6-foods-control-blood-sugar#1

    Read More
  • Obesitas masih menjadi momok di banyak negara, termasuk Indonesia. Data terakhir menunjukkan bahwa Indonesia masuk ke dalam 10 besar negara berpenduduk gemuk terbanyak. Wow! Obesitas disebabkan terutama oleh peningkatan konsumsi makanan berkalori tinggi. Selain itu, faktor-faktor seperti pola hidup yang tidak aktif, stres, genetis (memiliki bakat gemuk), dan meningkatnya daya beli masyarakat juga menjadi pemicu […]

    10 Obat Herbal Obesitas yang Layak Dicoba

    Obesitas masih menjadi momok di banyak negara, termasuk Indonesia. Data terakhir menunjukkan bahwa Indonesia masuk ke dalam 10 besar negara berpenduduk gemuk terbanyak. Wow!

    Obesitas disebabkan terutama oleh peningkatan konsumsi makanan berkalori tinggi. Selain itu, faktor-faktor seperti pola hidup yang tidak aktif, stres, genetis (memiliki bakat gemuk), dan meningkatnya daya beli masyarakat juga menjadi pemicu konsumsi makanan secara berlebihan yang mengakibatkan tingginya angka kegemukan. Salah satu cara untuk mengatasi obesitas adalah melakukan diet sehat dan mengubah pola hidup. Namun, selain itu, ada beberapa obat herbal obesitas yang bisa Anda coba.

    gangguan kesehatan, risiko malas gerak, risiko mager

    Baca Juga: 7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas

    Obesitas Bila…

    Nah, sebelumnya, cari tahu dulu apakah Anda termasuk obesitas? Langkah sederhana, coba lihat perut Anda, apakah membuncit? Entah karena kebetulan atau tidak, tapi kebanyakan pria setelah menikah, berat badan-nya perlahan-lahan akan naik. Jika tidak diseimbangkan dengan pola hidup sehat, lama-lama perut pun akan melebar dan membuncit, hehe.. Nah, normalnya, lingkar pinggang berada di ukuran 90 cm. Jika lebih dari itu, bisa jadi pertanda Anda berada di tahap kelebihan berat badan yang nantinya bisa berujung pada obesitas.

    Untuk pengukuran yang akurat, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), dikatakan obesitas apabila seseorang memiliki Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT) di angka 30 atau lebih. Di bawah angka tersebut, masih dianggap sebagai kelebihan berat badan biasa. Namun, tetap saja, risikonya bisa mengarah pada masalah kesehatan yang serius.

    Adapun rumus untuk menghitung BMI adalah: Berat Badan (kg) / [Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m)]. Contoh, berat badan Anda 95 kg dengan tinggi badan 175 cm (1,75 m). Maka, BMI = 95 / (1.75 x 1.75) = 95/3.06 = 31 (obesitas). Namun, angka BMI untuk obesitas di Indonesia dan negara Asia lain lebih rendah dari itu. Menurut Departemen Kesehatan RI, seseorang dikategorikan obesitas bila BMI berada di angka 27 atau lebih.

    Tanaman Obat Herbal

    Jangan sepelekan obesitas. Pria yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, risiko memiliki polip kolorektal yang akhirnya bisa menjadi kanker, dan penyakit lain.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Serangan Penyakit Jantung

    Selain itu, obesitas terutama adanya penumpukan lemak di daerah perut, bisa berpengaruh pada fungsi seksual pria. Sebab, kemampuan tubuh untuk memasok darah ke bagian penis terganggu sehingga menyebabkan produksi hormon testosteron menurun. Bahkan, dalam beberapa kasus impotensi, ditemukan ada kaitannya dengan obesitas ini.

    Nah, Sobat, tunggu apalagi. Yuk, pangkas lemak yang menumpuk di tubuh. Seperti yang disebutkan, ada 10 obat herbal obesitas yang bisa Anda coba sebagai terapi menurunkan berat badan, murah dan bermanfaat.

    Berikut 10 obat herbal obesitas yang perlu dicoba:

    1. Jeruk Nipis

    Ambil buah jeruk nipis. Peras, ambil sarinya lalu campurkan dengan air hangat dan segera diminum. Selain kaya dengan vitamin C dan antioksidan, jeruk nipis mengandung senyawa kimia seperti limonen, linalin asetat dan asam sitrat yang berguna untuk melancarkan sistem pencernaan tubuh. Jeruk nipis bisa dimasukkan dalam menu program diet sehat Anda.

    2. Teh Hijau

    Dibandingkan jenis teh lainnya, teh hijau mengandung Epigalo Katekin Galat (EGCG) yang memberi banyak antioksidan. Kadar EGCG yang tinggi dapat meningkatkan laju kecepatan metabolisme pada tubuh dan menurunkan kolesterol sehingga efektif menghancurkan obesitas. Teh hijau termasuk ke dalam obat herbal dan tidak memiliki efek samping. Seduhlah dan minum teh hijau secara teratur pada pagi dan malam hari.

    3. Temulawak

    Tak hanya berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit seperti radang lambung, liver, ginjal, hepatitis, temu lawak juga bisa dijadikan obat penurun berat badan. Kandungan dalam temulawak yang bernama latin Curcumin xanthorriza ini dapat membantu menghancurkan lemak dalam tubuh. Selain itu, temu lawak juga kaya akan karbohidrat sehingga membuat perut terasa lebih kenyang. Nafsu makan menjadi lebih terkendali sehingga porsi nasi yang masuk ke dalam tubuh bisa berkurang. Caranya, ambil beberapa rimpang temu lawak, bersihkan dengan air lalu parut. Rebus dengan 1-2 gelas air hingga mendidih. Saring airnya, tambahkan madu secukupnya, aduk rata dan siap untuk diminum.

    Baca Juga: 9 Panduan Mengatasi Anak Susah Makan

    4. Daun Jati Belanda

    Daun jati belanda atau Guazuma ulmifoli berkhasiat untuk menurunkan berat badan secara efektif. Sebab, tumbuhan ini mengandung senyawa aktif tanin yang mampu menyerap karbohidrat atau lemak dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, daun jati Belanda juga mengandung serat yang mampu menghambat penyerapan lemak, gula dan kolesterol serta melancarkan proses metabolisme tubuh.

    Siapkan 7 helai daun jati Belanda. Boleh ditambahkan 7 lembar daun tempuyung. Cuci bersih lalu rebus ke dalam 110 ml air selama 15 menit dengan api kecil hingga mendidih. Bisa pula diseduh dalam air panas. Minum selagi hangat 1 x sehari dan diulang selama 30 hari atau sepanjang Anda butuhkan.

    5. Buah Delima

    Delima atau Punica granatum kaya akan antioksidan, polifenol dan asam linolenat terkonjugasi yang bermanfaat membakar lemak dan meningkatkan metabolisme. Selain bagus untuk menurunkan berat badan, buah delima juga sangat baik untuk kulit. Anda bisa memakan buah delima langsung atau dibuat jus tanpa gula. Minum jus delima juga membantu menekan nafsu makan.

    6. Bunga Rosella

    Tanaman bunga rosella (Hisbiscus sabdariffa) yang berasal dari benua Afrika ini aslinya digunakan sebagai bunga hias. Namun, kandungan nutrisi seperti vitamin C yang sangat tinggi, vitamin A, 18 jenis asam amino, protein, kalsium, membuat rosella kini diolah menjadi makanan atau minuman kesehatan. Salah satunya adalah berfungsi sebagai obat herbal untuk menurunkan berat badan. Beberapa nutrisi dalam bunga rosella bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, meluruhkan lemak dan melangsingkan tubuh. Anda bisa mengolah bunga rosella menjadi teh dengan cara menyeduhnya ke dalam air panas. Atau, bisa pula dijadikan salad dengan memakai kelopak bunga rosella yang dicampurkan dengan bahan-bahan lain.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolestrol

    7. Kulit Buah Manggis

    Tak hanya buahnya, kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) juga bisa dikonsumsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah serta meningkatkan aktivitas enzim lipoprotein lipase untuk memecah LDL (low density lipoprotein) menjadi asam lemak dan gliserol. Akibatnya, kadar LDL menurun dan kadar HDL (high density lipoprotein) atau kolesterol baik meningkat. Kulit manggis juga berkhasiat untuk membantu menghancurkan lemak dalam tubuh. Jadi, jangan ragu untuk mengonsumsi kulit buah manggis, ya.

    8. Lobak

    Tanaman lobak yang punya nama latin Raphanus raphanistrum subsp. sativus adalah jenis umbi-umbian. Bentuknya panjang seperti wortel, namun isi dan kulitnya berwarna putih, bukan oranye. Lobak juga kaya akan serat yang dibutuhkan tubuh untuk melancarkan pencernaan dan mengontrol kadar gula darah. Adanya kadar gula darah yang stabil menurunkan risiko terjadinya penumpukan kolesterol dan kejadian obesitas.

    Anda bisa mengolah lobak menjadi berbagai makanan lezat, seperti salad, sashimi, sup, ataupun dimasak dengan cara ditumis. Lobak putih ini di Korea sangat sering dijadikan sebagai salah satu bahan sayuran dalam membuat kimchi,yaitu sayuran yang difermentasi dengan tambahan saus cabai dan garam.

    Penelitian dalam jurnal Molecular Nutrition and Food Research pada orang obesitas menyebutkan bahwa konsumsi kimchi mampu menunjukkan peningkatan aktivitas metabolik. Konsumsi kimchi secara rutin bisa menurunkan risiko obesitas. Selain diolah menjadi makanan, lobak juga bisa Anda olah sebagai minuman dengan dijadikan jus.

    9. Licorice

    Licorice atau akar manis juga bisa dijadikan obat herbal dalam mengatasi obesitas. Penelitian menemukan bahwa minyak flavonoid dari licorice sangat membantu dalam mengurangi lemak tubuh secara total. Orang yang mengonsumsi 900 mg minyak flavonoid secara rutin selama 8 minggu, berat tubuhnya secara signifikan turun. Tak hanya itu, licorice juga bisa membuang kandungan trigliserida yang berlebih dalam darah dan jantung sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan bugar. Tak heran kalau licorice dianjurkan oleh para ahli gizi untuk dikonsumsi saat menjalani program diet.

    10. Lidah Buaya

    Lidah buaya atau Aloe vera memang banyak sekali manfaatnya. Tak hanya bagus untuk kesehatan kulit dan rambut, mengonsumsi lidah buaya ternyata juga membantu dalam menurunkan berat badan. Lidah buaya mengandung banyak vitamin, mineral dan antioksidan untuk memerangi radikal bebas dan merupakan sumber protein yang baik untuk perkembangan otot. Mengonsumsi lidah buaya secara rutin dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang berimbas pada penurunan berat badan. Lidah buaya bisa dikonsumsi dalam bentuk suplemen diet, atau minuman jus.

    Makanan dan Minuman yang Dianjurkan

    Itulah 10 obat herbal obesitas yang bisa Anda coba. Tanaman herbal di atas, selain bisa dikonsumsi langsung, kini juga banyak diolah menjadi suplemen untuk menurunkan berat badan. Selain obat herbal diabetes, Sobat juga perlu mengatur pola makan menjadi lebih sehat dan melakukan aktivitas fisik secara teratur.

    Berikut beberapa rekomendasi makanan yang bisa Anda terapkan dalam rangka melawan obesitas:

    • Biasakan sarapan sehat yang mengandung biji-bijian seperti beras merah, barley, gandum yang membuat perut Anda cepat kenyang tapi dengan sedikit kalori. Bahan-bahan makanan ini juga dapat memperbaiki kadar kolesterol dalam tubuh. Sangat pas untuk dijadikan menu diet sehat.
    • Saat makan, jangan terburu-buru. Nikmati kunyahan dan makanlah dengan lambat. Cara ini membantu otak untuk mengirim sinyal pada tubuh untuk tidak makan berlebihan dan membuat Anda cepat kenyang.
    • Batasi konsumsi gula atau makanan/minuman manis. Gantilah gula dengan air putih yang dicampur lemon, mint, atau stroberi beku untuk rasa yang menyenangkan atau infused water.
    • Perbanyak makan buah dan sayur yang tinggi serat
    • Jangan makan dengan porsi berlebihan
    • Lakukan olahraga secara teratur, misalnya renang, joging, bersepeda, jalan kaki, atau sekadar naik-turun tangga di rumah atau kantor.

    Nah, sobat, demikian 10 obat herbal obesitas yang bisa Anda coba. Semoga berhasil dalam memerangi obesitas. Disiplin dan jangan menyerah, adalah kunci sukses untuk bebas dari kegemukan. Semoga berhasil!

    Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan

    Info lebih lanjut dan produk makanan-minuman sehat bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:
    1. Food 1, Loss 1, Food N, Articles: R, Weight? B, Kilos O et al. 10 Fat Burning Juices You Must Have for Quick Weight Loss [Internet]. NDTV Food. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: food.ndtv.com/health/10-juices-you-must-have-for-quick-weight-loss-1669424
    2. Ini Alasannya Mengapa Teh Hijau Efektif Hancurkan Obesitas – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: tribunnews.com/kesehatan/2014/02/10/ini-alasannya-mengapa-teh-hijau-efektif-hancurkan-obesitas
    3. Cara Mengolah Daun Jati Belanda, Resep Membuat Ramuan Teh [Internet]. Jamuin. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: jamuin[dot]com/2017/11/cara-mengolah-daun-jati-belanda-resep.html
    4. Riza U. 7 Khasiat Rosella Untuk Diet Sehat Alami dan Aman di Konsumsi – Diet0Sehat.co.id [Internet]. DietSehat.co.id. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: dietsehat(dot)co(dot)id/khasiat-rosella-untuk-diet
    5. Irawan F, Irawan F. Jus Kulit Buah Manggis untuk Mengobati Kolesterol | Deherba.com [Internet]. Deherba.com. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: deherba.com/jus-kulit-buah-manggis-untuk-mengobati-kolesterol.html
    6. Putih T. Ternyata Ini Manfaat Lobak Putih [Internet]. Prfmnews.com. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: prfmnews.com/berita.php?detail=ternyata-ini-manfaat-lobak-putih
    7. Kusumaningrum F. 3 Pengobatan tradisional ini jadi musuh besar obesitas | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: merdeka.com/sehat/3-pengobatan-tradisional-ini-jadi-musuh-besar-obesitas.html
    8. Surgicare O. New study: Obese men more likely to have certain cancer risks — Prime Surgicare, Monmouth County, NJ [Internet]. Prime Surgicare. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: primesurgicare.com/obese-men-likely-to-have-certain-cancer-risks/
    9. 12 Cara Mengatasi Obesitas Secara Alami [Internet]. Detox Pelangsing. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: detoxpelangsing.com/12-cara-mengatasi-obesitas-secara-alami/
    10. klinik k, klinik k. kabar klinik: Cara Mengatasi Obesitas dengan Terapi Alami [Internet]. kabar klinik. 2018 [cited 20 August 2018]. Available from: kabarklinik.com/2018/01/cara-mengatasi-obesitas-secara-alami.html

    Read More
  • Apa itu Hiperlipidemia? Kolesterol yang tinggi identik dengan orang tua dan orang-orang obesitas, namun sebenarnya kolesterol dapat terjadi pada siapa saja, baik muda maupun yang memiliki tubuh kurus. Hal ini karena kurangnya mengontrol kadar kolesterol. Hiperlipidemia atau kelebihan kolesterol adalah peningkatan kadar lipid (kolesterol LDL, kolesterol HDL, Trigliserida atau gabungannya yang disebabkan oleh gangguan metabolisme […]

    Apa Sih Hiperlipidemia Itu? Yuk, Cek Di Sini!

    Apa itu Hiperlipidemia?

    Kolesterol yang tinggi identik dengan orang tua dan orang-orang obesitas, namun sebenarnya kolesterol dapat terjadi pada siapa saja, baik muda maupun yang memiliki tubuh kurus. Hal ini karena kurangnya mengontrol kadar kolesterol. Hiperlipidemia atau kelebihan kolesterol adalah peningkatan kadar lipid (kolesterol LDL, kolesterol HDL, Trigliserida atau gabungannya yang disebabkan oleh gangguan metabolisme lipoprotein.

    Baca Juga: 6 Cara Sehat Menurunkan Berat Badan dalam Waktu Sebulan

    Tanda serta gejala yang ditimbulkan dari Hiperlipidemia yaitu terjadi xantelasma yaitu penumpukan lemak pada kulit yang berwarna putih atau kuning pucat. Hal ini biasa terjadi di sekitar kelopakmata atau xanthoma (penumpukan lemak membentuk tonjulan yang lunak yang terdapat pada tangan, siku ataupun lutut). Namun gejalanya tidak selalu terjadi dan dapat terjadi dalam jangka waktu yang panjang.

    Namun sebagian besar hiperlipidemia tidak menunjukkan gejala apapun, sehingga saat mendiagnosanya diperlukan pengukuran kadar kolesterol pada plasma darah dan pengukuran ini meliputi kolesterol total, kolesterol HDL (Kolesterol baik), Kolesterol LDL (Kolesterol Jahat) dan trigliserida. Lalu faktor terbesar yang mempengaruhi Hiperlipidemia?

    Baca Juga : Kolesterol Penyebab Stroke Dan Serangan Jantung

    Apa Penyebab Hiperlipidemia?

    Terdapat dua penyebab yaitu penyebab primer dan sekunder. Pada penyebab primer, perubahan dari satu atau beberapa gen dapat mengakibatkan terjadinya gangguan produksi trigliserida dan kolesterol. Sedangkan penyebab sekunder menjadi faktor yang sering terjadi, hal ini disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, alkoholisme, diabetes mellitus, hipotiroid serta asupan makan yang tidak sehat.

    Seberapa pentingkah kita mengetahui kadar kolesterol pada tubuh kita? Sangat penting, terlebih lagi tingginya perubahan gaya hidup dan pola makan yang tidak teratur. Sehingga Hiperlipidemia tidak hanya terjadi pada orang tua saja. Banyak orang mudah tanpa disadarimenderita hiperlipidemia. Dengan peningkatan kadar kolesterol menjadi salah satu faktor terjadinya arterosklerosis dan pada akhirnya dapat memicu penyakit lainnya seperti kardiovaskular.

    Bagaimana cara melihat kadar kolesterol yang optimal? Berikut penjelasannya:

    • Kadar Kolesterol Total

    Diinginkan                        : < 200 mg/dL
    Ambang Batas Tinggi    : 200-239 mg/dL
    Tinggi                                 : > 240 mg/dL

    • Kadar Kolesterol LDL

    Kadar Optimal (Resiko Penyakit Kardiovaskular) : < 100 mg/dL
    Kadar Optimal                                                                : 100-129 mg/dL
    Ambang Batas Tinggi                                                    : 130-159 mg/dL
    Tinggi                                                                               : 160-189 mg/dL

    • Kadar Kolesterol HDL

    Buruk                            : < 40 mg/dL
    Cukup                           : 40-59 mg/dL
    Optimal                        : 60 mg/dL atau lebih

    • Kadar Trigliserida

    Optimal                             : < 150 mg/dL
    Ambang Batas Tinggi    : 150-199 mg/dL
    Tinggi                                 : > 200 mg/dL

    Lalu apakah Hiperlipidemia dapat dicegah? Dan bagaimana jika kadar kolesterolnya tinggi. Dengan memperbaiki gaya hidup, menurunkan berat badan lebih ideal, berhenti merokok, memperbaiki pola makan, olahraga secara teratur hal itu diharapkan hiperlipidemia dapat dicegah. Walaupun Sahabat sudah memperbaiki pola makan sebelumnya, kadar kolesterol tetap tinggi maka diperlukan terapi farmakologis terapi yang bertujuan untuk menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida.

    Baca Juga: Olahraga Untuk Jantung

    Untuk mendapatkan beberapa obat kolesterol yang aman dan berkualitas di ProSehat saja. Karena selain Sahabat mendapatkan produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Sumber:

    Suryani, Anne. “Hiperlipidemia”. https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/hiperlipidemia. Diakses pada 24 Januari 2018

    Read More
  • Si Kecil Menderita Diabetes – Sedih rasanya saat mengetahui si kecil menderita diabetes lalu menyalahkan diri sendiri karena hal ini. Yang perlu Sahabat lakukan adalah tenang dan berpikiran terbuka agar si kecil tetap sehat walaupun terdiagnosa diabetes. Namun apakah itu diabetes melitus? Merupakan sindroma metabolik yang kronik atau menahun yang ditandai dengan adanya hiperglikemia (kadar […]

    Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes

    Si Kecil Menderita Diabetes – Sedih rasanya saat mengetahui si kecil menderita diabetes lalu menyalahkan diri sendiri karena hal ini. Yang perlu Sahabat lakukan adalah tenang dan berpikiran terbuka agar si kecil tetap sehat walaupun terdiagnosa diabetes. Namun apakah itu diabetes melitus? Merupakan sindroma metabolik yang kronik atau menahun yang ditandai dengan adanya hiperglikemia (kadar glukosa yang berlebihan dalam darah) menahun.

    Diabetes sendiri dibagi menjadi dua, untuk diabetes melitus tipe 1 adanya penyebab defisiensi sekresi insulin dikarenaan rusaknya sel beta pankreas sehingga produksi insulin berkurang bahkan terhenti. Namun untuk diabetes melitus tipe 2 adanya resistensi insulin yang diproduksi dalam jumlah yang normal atau meningkat namun tidak dapat berfungsi secara optimal di dalam tubuh.

    Angka kejadian diabetes di USA pada usia 5 tahun, terdapat 1 dari 1500 anak dan pada usia 18 tahun sekitar 1 dari 350 anak. Diabetes dapat terjadi pada usia berapapun termasuk anak-anak, karena tidak ada batasan usia dan bayi yang baru lahir dapat beresiko menderita diabetes. Pada usia 5-7 tahun menjadi puncak kejadian diabetes dan dapat terjadi pada awal pubertas anak.

    Baca Juga: Fakta Melawan Diabetes

    Manakah yang terbanyak beresiko diabetes? Untuk angka kejadian, anak laki-laki maupun perempuan hasilnya relatif sama namun pada saat puncak pubertas, perempuan lebih dulu terjadi dibandingkan anak laki-laki karena berkaitan dengan hormon estrogen. Finlandia menjadi negara tertinggi dengan anak-anak penderita diabetes diikuti dengan negara-negara lainnya.

    Lalu apa saja gelaja yang dapat dialami anak saat menderita diabetes melitus?  

    1.       Sering Buang Air Kecil

    Hal ini hampir sama dengan orang dewasa, diagnosis yang terjadi dikarenakan infeksi saluran kemih atau terlalu banyak minum selain itu kadang terjadi enuresis (mengompol) namun sebelumnya tidak pernah mengompol lagi.

    1.       Berat Badan yang Terus Turun

    Sahabat melihat akhir-akhir ini si kecil terlihat kurus padahal Sahabat telah memberikan asupan yang seimbang dan bergizi. Namun ternyata asupan nutrisi yang masuk kurang atau adanya kelainan organik lain dan sering dianggap sebagai gejala penderita tuberkulosis pada anak.

    1.       Sesak Nafas & Tampak Sakit

    Kemungkinan hal tersebut dikarenakan adanya bronkopneumonia atau radang pada perut.

    1.       Nyeri Perut

    Si kesil sering merasakan nyeri dibagian perut, namun hal tersebut seringkali didiagnosis sebagai peritonitis atau appendistis (Usus Buntu)

    1.       Penurunan Kesadaran

    Penurunan kesadaran sering dikaitan dengan diagnosis lainnya seperti malaria otak, radang otak ataupun cedera kepala.

    Lalu apa yang harus sahabat lakukan sebagai orang tua yang memiliki anak penderita diabetes melitus? Selalu memantau gula darah, mengatur nutrisi yang tepat serta melakukan aktivitas fisik untuk mengatasi hal tersebut. Untuk penggunaan obat ataupun insulin, perlu Sahabat diskusikan terlebih dahulu pada dokter. Selain itu beri edukasi yang tepat mengenai diabetes yang dialami olehnya karena dukungan serta perhatian dari kita dapat memberikan peranan dalam kehidupannya.

    Baca Juga: Diabetes Saat Hamil

    Untuk mendapatkan produk kesehatan yang aman dan berkualitas, bisa Sahabat dapatkan di ProSehat. Sahabat  juga dapat bertanya pada Maya sebagai asisten kesehatan dari ProSehat, selain produk kesehatan, Sahabat bisa mendapatkan layanan vaksinasi yang terpercaya. Hubungi segera melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau kunjungi www.prosehat.com.

    Sumber :

    TanyaDok. 4 November 2011. “Ketika Si Kecil Terkena Kencing Manis https://www.tanyadok.com/anak/ketika-si-kecil-terkena-kencing-manis

     

    Read More
  • Menderita Diabetes Saat Hamil – Rasa bahagia saat dipercaya tuhan untuk mengandung buah cinta Sahabat dan pasangan, Namun kebahagian tersebut tidak berlangsung lama, setelah dokter mengatakan Sahabat menderita diabetes. Diabetes pada kehamilan dapat mengakibatkan hal yang dapat mematikan janin. Terlebih lagi jika di usia kehamilan muda dapat menyebabkan keguguran. Menurut dr. Fernandi Moegni, SpOG yang […]

    Waspada! Menderita Diabetes Saat Kehamilan

    Menderita Diabetes Saat Hamil – Rasa bahagia saat dipercaya tuhan untuk mengandung buah cinta Sahabat dan pasangan, Namun kebahagian tersebut tidak berlangsung lama, setelah dokter mengatakan Sahabat menderita diabetes. Diabetes pada kehamilan dapat mengakibatkan hal yang dapat mematikan janin.

    Terlebih lagi jika di usia kehamilan muda dapat menyebabkan keguguran. Menurut dr. Fernandi Moegni, SpOG yang dilansir melalui TanyaDok.com mengatakan “Nutrisi yang diterima janin akan menurun sehingga pertumbuhannya menjadi terhambat.”

    Baca Juga: Si Penghambat Rumah Tangga

    Namun apabila janin dalam kandungan dapat dipertahankan hingga usia kehamilan yang matang. Maka saat dilahirkan, berat badan bayi dapat mencapai 4 kilogram.Sehingga keinginan untuk lahir normal harus Sahabat tunda demi kebaikan. Diabetes mellitus pada kehamilan sering dikenal dengan Diabetes Mellitus Gestasional (DMG). Diabetes mellitus gestasional ini adalah adanya intoleransi glukosa yang terjadi atau diketahui pertama kali pada saat hamil.

    Gejala ini hampir sama dengan gejala diabetes pada umumnya seperti, Selalu merasa haus, sering buang air kecil dan sering merasa lapar. Hal yang membedakannya hal ini terjadi pada saat penderita hamil. Umumnya diabetes dibagi menjadi dua tipe, Diabetes Mellitus (DM) Tipe 1 dan Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2. Begitupun untuk diabetes mellitus pada kehamilan kedua dapat dibagi menjadi 2 macam:

    1.       Diabetes yang sudah diketahui

    Untuk Sahabat yang menderita diabetes sebelum hamil memang sudah mengetahui sebelumnya, maka dikatakan sebagai Diabetes Melitus Pragestasional dan termasuk dalam Diabetes Mellitus tipe 1 (Insulin Depedent Diabetes Mellitus/ IDDM).

    1.       Menderita Diabetes Saat Hamil

    Bagi Sahabat yang tidak mengidap diabetes mellitus namun baru mengidap pada saat kehamilan dikatakan Pregnancy-Induced Diabetes Mellitus yaitu diabetes mellitus sesungguhnya, sesuai dengan definisi lama WHO 1980.

    Setelah kehamilan Sahabat berakhir, maka lakukanlah tes toleransi glukosa oral (TTGO) untuk membedakan kedua jenis tersebut. Gula darah kehamilan yang normal lebih rendah secara bermakna. Hal ini dipengaruhi oleh:

    1.       Pengambilan glukosa sirkulasi plasenta meningkat
    2.       Produksi glukosa dari hati menurun
    3.       Produksi alanin menurun
    4.       Aktifitas eksresi ginjal meningkat
    5.       Efek-efek hormone gestasional
    6.       Adanya perubahan metabolisme lemak dan asam amino
    7.       Faktor lainnya :
    • Memiliki riwayat keluarga yang menderita diabetes mellitus
    • Wanita berumur lebih dari 35 tahun
    • Wanita obesitas
    • Memiliki riwayat melahirkan (anak berukuran besar, lahir mati atau bayi yang dilahirkan cacat)

    Sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan (screening) pada pertemuan antenatal pertama. Walaupun Sahabat dinyatakan negatif, dianjurkan untuk melakukan tes ulang pada usia kehamilan 26-28 minggu. Karena pada usia kehamilan tersebut lebih efektif dan akan keluar hasil positif tertinggi gula darah Sahabat.

    Baca Juga: Fakta Melawan Diabetes

    Untuk menghindari hal itu, sahabat perlu melaksanakan diet sehat, aktifitas sehat serta kontrol gula darah dan konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sahabat mencari produk kesehatan yang aman dan berkualitas? Di ProSehat sahabat bisa mendapatkannya, selain itu sahabat akan dibantu Maya asisten kesehatan dari ProSehat. Hubungi Maya sekarang melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik https://www.prosehat.com/.

    Sumber:

    Yo, Yenni. “Waspada Diabetes Mellitus Pada Ibu Hamil”. Diakses pada 19 Januari 2018
    Haurissa, Andreas E. “Liputan: Diabetes Saat Kehamilan? Kita Mesti Waspada”. Diakses pada 19 Januari 2018

     

    Read More
  • Fakta Melawan Diabetes – Punya kerabat atau keluarga Sahabat yang menderita diabetes? Bagi sebagian penderita pernah merasakan hati terkoyak saat di vonis menderita diabetes dan menganggap diabetes menjadi akhir segalanya. Karena penyakit satu ini akan terus menghantui dan sangat sulit untuk disembuhkan, diabetes sendiri dibagi menjadi dua tipe. Diabetes tipe 1, diabetes tipe ini pankreas […]

    8 Fakta Melawan Diabetes

    Fakta Melawan Diabetes – Punya kerabat atau keluarga Sahabat yang menderita diabetes? Bagi sebagian penderita pernah merasakan hati terkoyak saat di vonis menderita diabetes dan menganggap diabetes menjadi akhir segalanya. Karena penyakit satu ini akan terus menghantui dan sangat sulit untuk disembuhkan, diabetes sendiri dibagi menjadi dua tipe.

    Diabetes tipe 1, diabetes tipe ini pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan baik, sehingga memerlukan suntikan insulin tambahan setiap harinya. Sedangkan Diabetes tipe 2, karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif akibat kurangnya melakukan aktivitas fisik dan memiliki berat badan berlebih dan diabetes tipe 2 ini mencapai 90%.

    Maka dari itu perlu Sahabat ketahui 8 fakta melawan diabetes, berikut ulasannya yang dilansir dari TanyaDok.com:

    1. Penderita Diabetes Tak Lagi Mengenal Usia

    Menurut data pada tahun 2014, 9% penduduk di dunia yang berusia 18 tahun keatas menderita diabetes dan paling tinggi pada penderita diabetes tipe 2. Dengan gaya hidup saat ini seperti mengkonsumsi makanan cepat saji, mengkonsumsi gula berlebih  serta memiliki berat badan berlebih menjadi salah satu pencetus diabetes. Bila dibiarkan maka penderita diabetes di dunia akan semakin muda maka hindari hal tersebut.

    Baca Juga: Persahabatan Gagal Ginjal dan Penyakit Jantung

    1. Diabetes Penyebab Terjadinya Gagal Ginjal

    Kencing manis (diabetes) menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal ginjal. Hal ini tidak langsing terjadi, butuh waktu 5-10 tahun gagal ginjal dapat terjadi bila Sahabat tidak melakukan pengobatan secara teratur dan tidak hanya gagal ginjal saja namun dapat terjadi komplikasi lainnya. Jadi dijaga ya Sahabat.

    1. Ibu Penyakit

    Apa ibu penyakit? Dan apa kaitannya dengan diabetes? Diabetes menjadi hal yang ditakutkan karena dapat menimbulkan komplikasi yang sangat banyak mulai dari mata, ginjal gangguan jantung hingga saraf.

    Baca Juga: Diabetes Saat Hamil

    1. Meningkatkan Risiko Jantung dan Stroke

    Diabetes menjadi pencetus meningkatnya risiko terkena serangan jantung dan stroke sebanyak 2 kali lipat dibandingkan pasien non diabetes. Karena pada saat menderita diabetes, maka pembuluh darah akan lebih luas dan lebih banyak dibandingnya orang nornal dan sangat berpengaruh jika gula darahnya tidak terkontrol dengan baik.

    Saat terjadi serangan jantung, maka komplikasi yang ditimbulkan lebih berat karena kemampuan untuk penyelamatan pembuluh darah secara alami akan terganggu. Selain itu sadaf perasa akan tumpul dan mungkin lebih jarang merasakan nyeri dada yang khas dan sangat sulit dideteksi secara dini pada pasien diabetes.

    1. Diabetes Dapat Membuat Buta

    Bila komplikasi diabetes terus terjadi, maka risiko kebutaan semakin besar. Hal ini dinamakan Retinopati diabetes yang dapat menyebabkan 5.000 orang mengalami kebutaan setiap tahunnya dan menjadi penyebab kebutaan nomor 4 di Inggris. Selain katarak, pembuluh darah diretina mata dapat rusak lalu semakin lama pengelihatan semakin berkurang.

    Baca Juga: Saat si Kecil Menderita Diabetes

    1. Diabetes Dapat Dicegah

    Walaupun beberapa hal terlihat menaklukan, namun Sahabat dapat mencegahnya dengan cara pertahankan berat badan secara seimbang berdasarkan BMI, Selalu aktif berolahraga minimal 30 menit sehari, mengurangi asupan yang tinggi garam, gula dan lemak jenuh, konsumsi buah setiap harinya dan berhenti merokok.

    1. Rutin Jalani Pengobatan

    Sahabat telah didiagnosa menderita diabetes namun jangan sampai lalai untuk mengontrol kesehatan terutama gula darah. Lakukan secara rutin pengobatan sesuai anjuran dokter, dokter akan memutuskan yang dapat menstabilkan gula darah apakah obat oral atau dengan insulin. Serta mengatur pola makan juga menjadi hal yang penting untuk kesehatan Sahabat.

    Produk Terkait: Produk Herbal Diabetes

    1. Hindari Komplikasi Diabetes

    Setelah mengetahui komplikasi yang terjadi akibat diabetes, maka Sahabat perlu menjaga tekanan darah, melakukan perawatan kaki untuk menghindari luka, menjaga kadar kolesterol darah normal serta skrining secara rutin untuk melihat fungsi ginjal dan kesehatan mata  dengan baik.

    Baca Juga: Apakah Enjakulasi Dini Salah Satu Tanda Diabetes?

    Maka dari itu perlu untuk menjaga dan melawan diabetes untuk Sahabat ataupun orang terkasih. Untuk mendapatkan berbagai produk kesehatan yang aman dan berkualitas, dapatkan di ProSehat.  Selain itu tersedia vaksinasi yang bisa Sahabat tanya langsung ke Maya akan membantu Sahabat sebagai asisten kesehatan di ProSehat melalui Telp/ SMS / WA 0811-18-16-800.

    Referensi :

    TanyaDok. 18 April 2016. “Infografik Tentang Fakta Seputar Diabetes”.

    https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/infografik-tentang-fakta-seputar-diabetes

    TanyaDok. 19 Maret 2016. “Gagal Ginjal”. https://www.tanyadok.com/penyakit/gagal-ginjal/penyebab/

    TanyaDok. 29 Oktober 2008. “Anda Penderita Kencing Manis? Waspada Kebutaan Mendadak!”.

    https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/anda-penderita-kencing-manis-waspada-kebutaan-mendadak

     

    Read More
  • Si Penghambat Rumah Tangga – Bagi sebagian orang, penghambat rumah tangga adalah hadirnya orang ketiga. Hal tersebut memang benar, namun diabetes juga bisa menjadi penghambatnya. Bagi penderita diabetes bisa mengalami disfungsi seksual dan memiliki anggapan negatif. Namun sebelum menilainya, Sahabat perlu mengetahui apa itu disfungsi seksual. Disfungsi seksual merupakan suatu gangguan seseorang atau pasangan pada […]

    Si Penghambat Rumah Tangga Anda

    Si Penghambat Rumah Tangga – Bagi sebagian orang, penghambat rumah tangga adalah hadirnya orang ketiga. Hal tersebut memang benar, namun diabetes juga bisa menjadi penghambatnya. Bagi penderita diabetes bisa mengalami disfungsi seksual dan memiliki anggapan negatif. Namun sebelum menilainya, Sahabat perlu mengetahui apa itu disfungsi seksual.

    Disfungsi seksual merupakan suatu gangguan seseorang atau pasangan pada saat melakukan aktivitas seksual dalam berbentuk hasrat, rangsangan maupun orgasme. Kencing manis sebagai pencetus terjadinya disfungsi seksual yang secaratidak langsung akibat komplikasi dan hal ini dapat dialami pria maupun wanita.

    Mengapa demikian? Disfungsi seksual yang dialami penderita diabetes karena terjadi kerusakan serat-serat syaraf dan pembuluh darah kecil di sekitar organ genitalia, sehingga terjadi penurunan fungsi dan gangguan organ-organ reproduksi. Namun tidak semua penderita kencing masin akan mengalami disfungsi seksual.

    Disfungsi seksual beresiko tinggi jika telah berusia lebih dari 40 tahun, aktif merokok, kadar gula, tekanan darah serta kolesterol yang tidak terkontrol. Selain itu berat badan yang berlebih (overweight) dapat mempengaruhi disfungsi seksual lebih dini.Namun apa saja yang akan dialami disfungsi seksual antara pria dan wanita, apakah sama?

    • Disfungsi seksual pria pada penderita kencing manis
    • Disfungsi Ereksi, ketidakmampuan untuk memulai atau mempertahankan keadaaan penis ereksi pada saat hubungan seksual.
    • Retrograde Ejaculation, keadaan dimana semen masuk kedalam kantung kemih saat ejakulasi keluar dari penis.
    • Penurunan libido dan hasrat seksual
    • Disfungsi seksual wanita pada penderita kencing manis
    • Kekeringan pada daerah kewanitaan, hal ini akan menyebabkan rasa nyeri pada saat berhubungan seksual akibat kurangnya pelumas alami yang diproduksi oleh organ kewanitaan. Rasa nyeri tersebut menjadi timbulnya rasa takut dan enggan melakukan hubungan seksual bersama pasangan.
    • Penurunan libido dan hasrat seksual

    Baca Juga: Fakta Melawan Diabetes

    Untuk mencegah Sahabat dari disfungsi seksual maka perlu diperhatikan beberapa tips dan solusi untuk Anda.

    1)      Konsultasikan masalah seksual yang Sahabat hadapi pada dokter ahli.

    Hal ini mungkin tabu bagi Sahabat, namun untuk mengatasi disfungsi seksual secara cepat yaitu dengan menghilangkan rasa malu, rendah diri dan pemikiran yang tabu malah akan memperburuk kondisi kewanitaan Sahabat. Penggunaan pelumas, obat hormon untuk wanita dan pria, pengobatan infeksi genital dan saluran kemih akan membantu mengatasi masalah disfungsi seksual yang dialami.

    2)      Selalu Cek Kesehatan Tekanan Darah, Gula Darah serta Kolesterol

    Ketiga hal ini perlu Sahabat jaga hingga mencapai batas normal untuk mengurangi resiko komplikasi diabetes. Dengan mengkonsumsi makanan rendah garam, gula, makanan tidak berlemak dan yang pasti mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Konsumsi obat-obatan anti hipertensi, diabetes dan kolesterol harus sesuai anjuran dokter ya.

    3)      Hindari Konsumsi obat perangsang dan penguat tanpa resep

    Coba saja ini atau itu, Sahabat sering sekali mendapatkan masukan dari lingkungan sekitar mengenai cara atau obat yang dapat mengatasi masalah kesehatan Sahabat termasuk masalah hubungan seksual. Walau banyak obat perangsang dan penguat yang beredar namun keasliannya serta belum terjamin terlebih lagi Sahabat membeli tanpa resep dokter. Hindari hal tersebut ya.

    Baca Juga: Diabetes Saat Hamil

    Namun untuk sahabat yang mencari obat yang aman dan berkualitas, tentunya di ProSehat produk kesehatan telah terverifikasi dengan baik. ProSehat aplikasi kesehatan siap membantu sahabat yang mencari berbagai produk kesehatan terutama untuk diabetes. Tunggu apa lagi? Pesan sekarang juga.

    Read More
  • Diabetes merupakan penyakit yang cukup membahayakan. Diabetes juga meningkatkan resiko komplikasi ke penyakit berbahaya lain. Komplikasi dari penyakit diabetes antara lain Stoke, Masalah Jantung, Masalah Ginjal, Masalah Saraf, hingga Kebutaan. Namun perlu anda ketahui pula bahwa diabetes juga memiliki dampak pada masalah mulut. Setiap tahunnya penderita diabetes meningkat di Indonesia. Diabetes sendiri mempengaruhi beberapa aspek […]

    Penyakit Mulut Akibat Diabetes

    Diabetes merupakan penyakit yang cukup membahayakan. Diabetes juga meningkatkan resiko komplikasi ke penyakit berbahaya lain. Komplikasi dari penyakit diabetes antara lain Stoke, Masalah Jantung, Masalah Ginjal, Masalah Saraf, hingga Kebutaan. Namun perlu anda ketahui pula bahwa diabetes juga memiliki dampak pada masalah mulut.

    Setiap tahunnya penderita diabetes meningkat di Indonesia. Diabetes sendiri mempengaruhi beberapa aspek kesehatan lainnya, misalnya saja kesehatan mulut. Bagaimana bisa penyakit mulut merupakan akibat dari diabetes? Simak ulasannya dibawah ini.

    1. Mulut Kering

    Mulut kering bisa terjadi pada diabetesi karena kurangnya produksi air liur. Bahkan dalam beberapa kasus ada pula yang terjadi sindroma mulut terbakar / Burning Mouth Syndrome (BMS). Keadaan ini terjadi dengan gejala rasa haus, lidah kering dan panas seperti terbakar.1

    Keadaan ini dapat diatasi dengan memperbanyak konsumsi air mineral, terutama yang tidak mengandung gula. Pengguaan obat kumur yang mengandung flouride juga terbukti mengurangi rasa sakit.

    1. Karies

    Dampak lain karena kekurangan produksi air liur yakni meningkatnya bakteri dan jamur. Tumbuhnya banyak jamur di rongga mulut dapat menyebabkan infeksi jamur (Candidiasis) dan akhirnya akan menyebabkan Karies (gigi lebih mudah berlubang).1

    1. Odontalgia

    Odontalgia adalah rasa sakit pada gigi tanpa adanya luang gigi. Hal ini terjadi karena pengecilan saraf yang berfungsi menerima dan menghantarkan rangsangan.2

    bau-mulut

    1. Bau Mulut

    Bau mulut pada kasus ini disebut juga dengan Ketoasidosis. Bau mulut ini terjadi karena keracunan ketin yang disebabkan oleh penggunaan lemak berlebihan. Penyakit Ketoasidosis juga dapat dideteksi melalui darah dan urin.3

    1. Penyakit Gusi

    Keadaan gusi pada penderita diabetes terlihat pucat dan mudah berdarah. Hal ini juga diperparah karena pendarahan yang sukar berhenti karena pembuluh darah yang mengecil dan menurunkan kemampuan pembekuan darah.1,3

    Demikian artikel mengenai “Penyakit Mulut Akibat Diabetes“. Untuk itu, para diabetesi sangat dianjurkan agar selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber :

    1. Scully, C. 2010. Medical Problems in Dentistry. Ed. Ke-6. United Kingdom: Elsevier. Hlm. 138-45.
    2. Jones, I. dan Harold, J. 1990. Oral Manifestation of Systemic Disease. Ed. Ke-2. Philadelphia:

    W.B.Saunders. Hlm. 608-12. Wray, D. Dan Lowe, G.D.O. 1999. Textbook of General and Oral Medicine. Ed. Ke-1. Edinburgh: Churchill Livingstone. Hlm. 268-9.

    Read More
  • Terkadang para dabetesi memiliki angan-angan untuk merasakan makan makanan manis. Namun apa daya apabila penderita diabetes tidak dapat mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak. Namun, ada pula jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. Meskipun demikian, penggunaan pemanis buatan yang berlebihan juga tidaklah baik bagi kesehatan. Berikut kami berikan informasi 4 jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. […]

    4 Jenis Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes

    Terkadang para dabetesi memiliki angan-angan untuk merasakan makan makanan manis. Namun apa daya apabila penderita diabetes tidak dapat mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak. Namun, ada pula jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. Meskipun demikian, penggunaan pemanis buatan yang berlebihan juga tidaklah baik bagi kesehatan. Berikut kami berikan informasi 4 jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. Yuk, simak ulasannya dibawah ini!

    1. Sakarin

    Sakarin merupakan pemanis tanpa kalori yang tiga ratus kali lebih manis daripada gula biasa. Bahan ini telah digunakan sebagai pemanis tanpa kalori pada makanan dan minuman selama lebih dari seratus tahun. Sakarin harus dihindari oleh penggunannya apabila sedang hamil dan menyusui.

    Baca Juga: 4 Fakta dan Mitos Seputar Diabetes

    1. Aspartam

    Aspartam merupakan pemanis buatan yang tersusun dari dua macam asam amino (asam aspartat dan fenilalanin). Aspartam dapat berkurang kemanisannya jika berada pada suhu tinggi. Jika terdapat fenilketonuria, sebaiknya menghindari pemanis buatan yang satu ini.

    1. Acesulfame Potassium

    Pemanis buatan ini berhasil ditemukan pada tahun 1967 di Jerman. Bahan ini juga dapat anda gunakan untuk memasak.

    Produk Terkait: Herbal Diabetes Lengkap dan Terjangkau

    1. Sukralosa

    Sukralosa merupakan pemanis yang sekitar enam ratus kali lebih manis dari sukrosa (gula biasa), dua kali manisnya sakarin, dan tiga kali manisnya aspartam. Pemanis ini stabil pada suhu panas dan juga pada berbagai kondisi pH yang berbeda. Makanan yang sudah diproses biasanya mengandung pemanis ini.

    Pemanis buatan yang dituliskan diatas telah diguanakan secara umum. American Diabetes Association juga merekomendasikan para diabetesi menggunakannya, namun dengan jumlah yang sesuai.

    Baca Juga: Apakah Ejakulasi Adalah Tanda Diabetes?

    Demikian artikel mengenai “4 Jenis Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes“. Diabetes juga bisa ngerasain manis lho!. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber :

    1. Cold F, Health E, Disease H, Management P, Conditions S, Problems S et al. Artificial Sweeteners and Diabetes [Internet]. WebMD. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.webmd.com/diabetes/artificial-sweeteners-diabetes-patients#1
    Read More
  • Diabetes adalah penyakit yang terjadi akibat kadar glukosa dalam darah berlebih secara terus menerus. Pada keadaan tersebut terjadi kekurangan jumlah hormon insulin atau menurunnya fungsi yang bertugas dalam mengatur gula darah. Baca Juga: Susu untuk Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa? Dalam beberapa kasus, ternyata diabetes juga menjadi penyebab disfungsi ereksi dan beberapa penyakit lain. […]

    Apakah Ejakulasi Dini Salah Satu Tanda Diabetes?

    Diabetes adalah penyakit yang terjadi akibat kadar glukosa dalam darah berlebih secara terus menerus. Pada keadaan tersebut terjadi kekurangan jumlah hormon insulin atau menurunnya fungsi yang bertugas dalam mengatur gula darah.

    Baca Juga: Susu untuk Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa?

    Dalam beberapa kasus, ternyata diabetes juga menjadi penyebab disfungsi ereksi dan beberapa penyakit lain. Namun benarkah pula jika diabetes juga mengakibatkatkan ejakulasi dini? Apakah ejakulasi dini juga salah satu tanda dari diabetesi? Berikut kami berikan penjabarannya.

    disfungsi-ereksi-faktor-resiko-dan-cara-pengobatannya

    Apakah Diabetes Mengakibatkan Komplikasi Masalah Seks?

    Diabetes memang terbukti mengakibatkan komplikasi masalah seks. Masalah dengan seks terjadi karena pengaruh gangguan saraf dan pembuluh darah.  Hal tersebut akan mengakibatkan disfungsi seksual pada seorang pria. Selain pria, wanita penderita diabetes juga merasa tidak nyaman bahkan ada yang timbul gangguan nyeri saat melakukan hubungan intim. Hal tersebut ditemukan bahwa liang vagina menjadi kering , terganggu terkait system lubrikasi akibat gangguan saraf dan pembuluh darah akibat diabetes.

    Sekitar 25% wanita yang mengidap diabetes memiliki masalah seksual seperti kehilangan libido. Namun, sekitar 50% pria diabetesi memiliki masalah seksual. Angka ini cukup mengagetkan karena merupakan 2 kali lebih basar dari prosentase angka yang di diderita wanita.

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    Bagi pria, keluhan yang sering terjadi adalah kesulitan mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Hal tersebut juga dijadikan tanda awal dari penyakit diabetes.

    Berlawanan dengan kepercayaan yang beredar, pria yang kehilangan kemampuannya dalam ereksi masih dapat mengalami orgasme dan berejakulasi. Jadi, lebih tepatnya, salah satu tanda diabetes adalah disfungsi ereksi bukan ejakulasi dini. Namun, ejakulasi dini juga memiliki hubungan dengan diabetes, tetapi tidak dapat di claim sebagai tanda dari diabetes.

    Pada pria, dalam jangka panjang dibetes menyebabkan kerusakan pada sistem saraf yang juga bekerja aktif pada proses terjadinya ereksi. Sebanyak 1/3 pria dabetesi mengalami disfungsi ereksi. Bahkan beberapa pria baru mengetahui bahwa ia sedang mengidap penyakit diabetes saat melakukan pengobatan disfungsi ereksinya. Setelah pengobatan yang dilakukan dan menjalani gaya hidup sehat, maka kemampuan ereksinya dan masalah seksual yang dialami akan segera pulih.

    Baca Juga: Madu atau Gula, Amankah untuk Penderita Diabetes?

    Demikian artikel mengenai “Apakah Ejakulasi Dini Salah Satu Tanda Diabetes?“. Jawabannya adalah bukan, yang menjadi tanda diabetes adalah disfungsi ereksi. Meskipun demikian ejakulasi Dini juga erat kaitannya dengan penyakit diabetes. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Sumber / Daftar Pustaka :

    1. Erectile dysfunction and diabetes: Take control today – Mayo Clinic [Internet]. Mayoclinic.org. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/erectile-dysfunction/in-depth/erectile-dysfunction/art-20043927?pg=1
    Read More

Showing 11–20 of 48 results

Chat Asisten ProSehat aja