Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Lawan Diabetes

Showing 21–30 of 48 results

  • Menjadi penderita diabetes memanglah harus berhati-hati dalam segala hal. Namun, ternyata adapula alat atau barang yang membantu para diabetesi agar lebih berhati-hati. Apa saja alat-alat tersebut? Simak ulasannya berikut ini. Glucose Meter Glucose Meter adalah perangkat yang dioperasikan untuk menguji kadar gula darah anda. Dengan menggunakan Glucose Meter, anda selalu waspada akan naiknya kadar gula darah […]

    11 Barang Wajib Bagi Penderita Diabetes

    Menjadi penderita diabetes memanglah harus berhati-hati dalam segala hal. Namun, ternyata adapula alat atau barang yang membantu para diabetesi agar lebih berhati-hati. Apa saja alat-alat tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

    1. Glucose Meter

    Glucose Meter adalah perangkat yang dioperasikan untuk menguji kadar gula darah anda. Dengan menggunakan Glucose Meter, anda selalu waspada akan naiknya kadar gula darah anda.

    1. Test Strip

    Test Strip masih berkaitan dengan Glucose Meter. Alat ini diperlukan untuk pengecekan kadar gula darah.

    1. Lancets

    Lancets adalah jarum yang digunakan untuk pengambilan sampel darah. Sampel darah nanti digunakan dalam pengecekan kandungan glukosa dalam tubuh.

    1. Wadah Lancets

    Wadah ini anda gunakan untuk menjaga kesterilan sampel darah. Pastikan wadah yang dipilih bersih dan kokoh.

    1. Insulin

    Insulin merupakan obat yang banyak diresepkan oleh dokter. Penggunaan insulin harus sesuai dengan saran dokter ahli.

    1. Obat Pribadi

    Menjadi penderita diabetes juga berarti memiliki obat pribadi. Pastikan anda membawa obat pribadi kemanapun anda pergi.

    1. Glucose Tabs

    Glucose Tabs digunakan untuk mengatasi hypoglycemia (glukosa darah sangat rendah).

    1. Kartu Rumah Sakit

    Pastikan anda membawa kartu rumah sakit favorit anda kemanapun anda pergi. Menyimpan kartu rumah sakit pada dompet anda adalah hal yang sederhana dilakukan.

    1. P3K Diabetes

    Penderita diabetes harus memiliki kotak P3Knya sendiri. Wadah P3K ini dapat anda bawa saat anda berpergian jauh.

    1. List Makanan Sehat

    Menjadi diabetes memerlukan list tersendiri untuk dikonsumsi. Meskipun merepotkan, list makanan sehat ini sebaiknya anda miliki pula. Anda juga bisa menjadwalkan makanan apa saja yang ingin anda makan dalam waktu 1 minggu kedepan.

    1. Kartu Member Pusat Kebugaran

    Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal penting bagi semua orang. Apalagi bagi kita yang mengalami penyakit diabetes. Pusat Kebugaran Member menjadi penting karena kita bisa mengatur jadwal olahraga kita.

    Demikian artikel mengenai “11 Barang yang Perlu Anda Punya Sebagai Diabetesi“. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber / Daftar Pustaka:

    1. Newly Diagnosed? Here’s What You Need to Buy. [Internet]. Diabetic Connect. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.diabeticconnect.com/diabetes-information-articles/general/2216-newly-diagnosed-here-s-what-you-need-to-buy?adbsc=social_20160808_949791&adbid=10153578600331829&adbpl=fb&adbpr=342524526828
    Read More
  • Stres merupakan kondisi dimana kurangnya kontrol emosi dan berubahnya kebiasaan menjadi lebih menurun produktivitasnya. Stres diduga dapat memicu berbagai macam penyakit. Salah satu penyakit yang timbul karena stress di artikel kali ini adalah stress memicu penyakit diabetes. Bagaimana stres picu diabetes? Simak 4 bukti melalui ulasan berikut ini 1. Stress meningkatkan gula darah Saat stress gula […]

    Bukti Stres Picu Diabetes & Bagaimana Mencegahnya

    Stres merupakan kondisi dimana kurangnya kontrol emosi dan berubahnya kebiasaan menjadi lebih menurun produktivitasnya. Stres diduga dapat memicu berbagai macam penyakit. Salah satu penyakit yang timbul karena stress di artikel kali ini adalah stress memicu penyakit diabetes.

    Bagaimana stres picu diabetes? Simak 4 bukti melalui ulasan berikut ini

    1. Stress meningkatkan gula darah

    Saat stress gula darah akan meningkat dan tak dapat dikendalikan. Meningkatnya gula darah ini adalah hal yang menjadi penyebab utama dalam penyakit diabetes. Keadaan stress menyebabkan gangguan fungsi insulin baik reseptor maupun produksi

    2. Stress memberikan emosi negatif

    Emosi negatif dalam diri kita terkadang membuat kita mengambil keputusan secara tidak realistis. Saat stress seringkali kita akan membiasakan kebiasan buruk sebagi pelariannya. Misalnya merokok, minum-minuman alkohol, dan juga mengonsumsi obat-obatan terlarang. Selain diabetes, hal-hal diatas tentunya juga memicu penyakit serius yang lainnya.

    3. Stress menurunkan sistem imun

    Saat stress sistem imun juga ikut menurun. Hal ini terjadi karena terlalu banyak atau juga kekurangan waktu yang cukup untuk tidur. Saat stress juga erat kaitannya dengan sakit kepala yang berlebih. Untuk itu, saat sistem imun ditubuh kita menurun, segala penyakit bisa saja menyerang kita. Tidak terkecuali pula pada penyakit diabetes.

    4. Stress mempengaruhi gaya makan

    Saat stress kita akan mengalami kondisi dimana perubahan nafsu makan menjadi pelariannya. Terkadang kita juga akan terus-menerus makan-makanan yang kurang sehat seperti junk food. Yang akhirnya gaya makan tidak sehat ini menjadi kebiasaan dalam sehari-hari. Karena kurangnya kesadaran pola makan sehat maka tentu saja penyakit diabetes sangat mudah datang menghantui anda.

     

    Selain diabetes, stress juga dapat berdampak pada penyakit kronis lainnya. Kasus yang sering terjadi akibat stress adalah nyeri punggung, infeksi, penyakit jantung, kanker kolorektal, dan juga pusing.
    Lalu bagaimana cara mencegah serta mengatasinya? Menjadi sadar merupakan jawaban utamanya. Menyadari apa yang terjadi pada anda dan sekitar anda adalah kuncinya. Setelah anda sadar bahwa anda memiliki peran yang penting, maka anda akan menemukan solusi stress yang anda alami.

     

    Demikian artikel mengenai “4 Bukti Stres Picu Diabetes dan Bagaimana Anda Mencegahnya”. Selain menjaga kesehatan tubuh kita secara fisik, ada perlunya kita mencegah diri kita dari stress. Ayo, mulai jalani hidup sehat secara jasmanai maupun rohani. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

     

    Sumber / Daftar Pustaka :
    Managing Stress and Diabetes [Internet]. American Diabetes Association. 2016 [cited 22 October 2016].
    Available from: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/parents-and-kids/everyday-life/managing-stress-and-diabetes.html

    Read More
  • Menjadi penderita diabetes terkadang takut untuk memilih makanan apa yang boleh dan tidak boleh untuk dikonsumsi. Diabetes sendiri merupakan suatu kondisi gula darah dalam tubuh naik karena hasil dari sumber makanan yang mengandung karbohidrat. Untuk itu, berikut kami sajikan informasi makanan-makanan yang aman anda makan walaupun menderita diabetes. Baca Juga: Kiat Pengidap Diabetes Hadapi Covid-19 […]

    14 Makanan yang Aman Anda Makan Walaupun Menderita Diabetes

    Menjadi penderita diabetes terkadang takut untuk memilih makanan apa yang boleh dan tidak boleh untuk dikonsumsi. Diabetes sendiri merupakan suatu kondisi gula darah dalam tubuh naik karena hasil dari sumber makanan yang mengandung karbohidrat. Untuk itu, berikut kami sajikan informasi makanan-makanan yang aman anda makan walaupun menderita diabetes.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Diabetes Hadapi Covid-19Makanan Penderita Diabetes

    1. Bayam

    Bayam merupakan makanan yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Kandungan serat, membantu penderita diabetes merasa kenyang dan mengurangi rasa ingin makan berlebih akibat gangguan pengolahan gula dalam darah.

    2. Oatmeal

    Oatmeal bisa menjadi pengganti penting asupan karbohidrat dalam tubuh. Selain membantu penurunan resiko diabetes tipe 2, oatmeal juga menurunkan resiko serangan jantung yang juga merupakan komplikasi dari diabetes.

    3. Beras Merah

    Beras merah sudah banyak dikenal sebagai makanan pengganti beras putih oleh penderita diabetes. Hal ini terbukti karena kadar gula dalam beras putih lebih basar daripada beras merah.

    Baca Juga: Ingin Diet Berhasil? Mulailah Diet Beras Hitam

    4. Yogurt rendah-lemak

    Yogurt tanpa lemak bisa dijadikan pilihan sehat untuk camilan nikmat penderita diabetes.

    5. Wortel

    Selain memiliki banyak kandungan vitamin C &A wortel juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

    6. Terong

    Terong juga merupakan sayuran yang aman dikonsumsi, namun anda juga perlu memperhatikan pengolahannya.

    7. Buah Beri

    Buah beri sangat baik bagi tubuh karena kandungan antioksidannya. Semakin gelap warna kulitbuah, semakin banyak kandungan zat antioksidannya. Acai Berry adalah buah yang cocok dikonsumsi untuk penderita diabetes.

    8. Ikan Tuna

    Daging ikan memiliki banyak kandungan protein. Ikan tuna juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

    9. Telur

    Kandungan protein juga bisa di dapatkan dari telur. Selain ikan, telur juga tidak kalah penting manfaatnya.

    10. Tahu

    Bagi anda yang vegetarian dan juga penderita diabetes, tahu menjadi pilihan bijak untuk pengganti protein pada daging.

    11. Buah Naga

    Buah naga merupakan buah yang aman dikonsumsi penderita diabetes, selain itu buah naga juga memiliki banyak kandungan atioksida yang baik untuk tubuh.

    12. Alpukat

    Alpukat memiliki dampak yang baik apabila di konsumsi penderita diabetes. Buah alpukat juga sangat cocok untuk orang-orang yang ingin melakukan program diet.

    13. Susu rendah-lemak rendah gula

    Susu rendah lemak rendah gula membantu memenuhi kebutuhan kalsium pada tubuh kita. Untungnya, susu rendah-lemak rendah gula ini juga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes.

    Produk Terkait: Jual Susu Penderita Diabetes

    14. Kentang

    Kentang juga bisa dijadikan solusi pengganti nasi. Namun pengolahan kentang juga harus benar, menjadikan french fries dengan bahan dasar kentang berdampak tidak terlalu baik bagi tubuh.

    Baca Juga: Menu Diet Diabetes: Perhatikan 3J (Jenis, Jumlah, dan Jam)!

    Demikian artikel mengenai “14 Makanan yang Aman Anda Makan Walaupun Menderita Diabetes”. Ayo, kita jaga asupan kita agar tidak tejadi komplikasi diabetes yang lebih berbahaya lagi. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter online gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore . Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka / sumber :

    1. Cold F, Health E, Disease H, Management P, Conditions S, Problems S et al. Best and Worst Foods for Diabetes [Internet]. WebMD. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods#1
    2. What Can I Eat? [Internet]. American Diabetes Association. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.diabetes.org/food-and-fitness/food/what-can-i-eat/
    Read More
  • Diabetes merupakan penyakit yang dapat menimbulkan penyakit serius lainnya. Diabetes yang berdampak pada timbulnya penyakit lain disebut juga dengan komplikasi diabetes. Diabetes yang kronis memberikan dampak yang serius pada kesehatan anda. Komplikasi diabetes yang perlu anda waspadai :   Kerusakan Fungsi Pengelihatan Menurunnya fungsi pengelihatan bisa saja terjadi karena adanya komplikasi pada penyakit diabetes. Gangguan […]

    10 Komplikasi Diabetes yang Perlu Anda Waspadai

    Diabetes merupakan penyakit yang dapat menimbulkan penyakit serius lainnya. Diabetes yang berdampak pada timbulnya penyakit lain disebut juga dengan komplikasi diabetes. Diabetes yang kronis memberikan dampak yang serius pada kesehatan anda.

    Komplikasi diabetes yang perlu anda waspadai :

     

    1. Kerusakan Fungsi Pengelihatan

    Menurunnya fungsi pengelihatan bisa saja terjadi karena adanya komplikasi pada penyakit diabetes.

    Gangguan penglihatan pada penderita diabetes biasa mengalami rusaknya pembuluh darah di retina mata (retinopati diabetik) . Selain itu terkait penglihatan diabetes meningkatkan resiko terjadi gangguan mata lain seperti katarak dan glaucoma.1

    Semua hal tersebut memberikan dampak yang buruk pada kesehatan anda, bahkan dapat pula menyebabkan kebutaan. Apabila anda memiliki penyakit diabetes dan merasakan menurunnya fungsi pengelihatan, segeralah konsultasikan masalah tersebut pada dokter.

    komplikasi-diabetes

     

    1. Kerusakan Saraf

    Kerusakan saraf (neuropati) banyak sekali dialami oleh orang-orang yang terjangkit penyakit diabetes. Kasus neuropati yang paling sering ditemukan Pada penderita diabetes antara lain kerusakan saraf pada saraf tepi yaitu saraf pada bagian jari jemari, kaki, dan juga tangan. Gejala penyakit ini antara lain Kesemutan, gangguan sensitifitas hingga mati rasa (baal) .

    Apabila anda mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah periksa kembali kondisi kesehatan anda.

    1. Stroke

    Penyakit yang satu ini sering dijumpai oleh orang-orang penyandang penyakit diabetes. Untuk itu, lakukanlah pengecekan kesehatan secara rutin.

    Selain pengontrolan kadar gula darah , faktor resiko stroke lain seperti kolestrol dan peningkatan tekanan darah juga perlu dipantau . Berat badan yang seimbang gaya hidup sehat merupakan pencegahan komplikasi diabetes khususnya stroke. 

    1. Penyakit Jantung

    Penyakit jantung merupakan komplikasi penyakit diabetes yang tak boleh diremehkan. Pada penderita diabetes jantung akan mendapatkan pekerjaan tambahan pada tubuh anda. Anda harus waspada untuk penyakit yang satu ini. Menjaga berat badan agar ideal merupakan langkah mudah terhindar dari penyakit jantung.

    1. Penyakit Ginjal

    Gula darah yang tinggi akan berpengaruh terhadap proses penyaringan yang berlebihan di tubuh anda. Hal tersebut akan menimbulkan masalah kritis, yakni berhentinya kinerja ginjal anda. Lakukanlah kontrol gula darah dan tekanan darah agar meminimalkan penyakit ini.

    1. Masalah pada Kaki

    Tak jarang para penderita diabetes memiliki masalah pada kaki. Bahkan masalah pada kaki ini bisa juga di jadikan ciri pada penderita diabetes. Sebab diabetes akan menyebabkan saraf tepi kaki menjadi tidak berfungsi, dan akhirnya menjadi mati rasa, cedera, bahkan infeksi.

    Untuk meminimalisir penyakit ini lakukanlah olahraga ringan yang teratur dan hentikan kebiasaan buruk anda misalnya cobalah berhenti merokok.

    1. Masalah pada Kulit

    Kulit mengalami peradangan berupa gatal, terasa lebih tebal atau tipis, bersisik, dan juga pucat terjadi karena sirkulasi dan masalah saraf yang timbul dari penyakit diabetes. Untuk itu, berhati-hatilah apabila terjadi luka pada kulit anda. Segeralah melakukan pengobatan sedini mungkin, dan bila perlu segera hubungi dokter ahli.

    1. Masalah dengan Seks

    Masalah dengan seks terjadi karena gangguan pada saraf dan pembuluh darah terkait organ seksual. Hal tersebut akan mengakibatkan disfungsi seksual pada seorang pria. Selain pria, wanita penderita diabetes juga merasa tidak nyaman bahkan nyeri saat melakukan hubungan intim keringnya liang vagina akibat gangguan persarafan dan pembuluh darah . Lakukanlah olahraga rutin dan jalani gaya hidup sehat agar masalah ini tidak terjadi pada diri anda.

    1. Masalah pada Pendengaran

    Masalah pada pendengaran ternyata bisa saja terjadi karena komplikasi diabetes. Untuk itu para penderita diabetes sangat dianjurkan agar lebih berhati-hati apabila merasa berkurangnya fungsi pendengaran.

    1. Alzheimer

    Walaupun masih sulit dijelaskan secara medis , namun dari penelitian dan kasus yang ada pada penderita diabetes memiliki resiko lebih tinggi mengalami alzeimer (kepikunan)

    Demikian artikel mengenai “10 Komplikasi Diabetes yang Perlu Anda Waspadai“. Waspadai penyakit-penyakit diatas, terutama bagi anda yang saat ini telah menderita penyakit diabetes. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

     

    Sumber / Daftar Pustaka :

    1. Type 2 diabetes – Complications – NHS Choices [Internet]. Nhs.uk. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.nhs.uk/Conditions/Diabetes-type2/Pages/Complications.aspx
    2. Diabetes Complications – Mayo Clinic [Internet]. Mayoclinic.org. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/basics/complications/con-20033091
    Read More
  • Sebenarnya seberapa penting medical check up? Bagi sebagian orang di Indonesia, pemeriksaan kesehatan tubuh secara lengkap mungkin hanya dilakukan saat harus memenuhi persyaratan pendidikan, wajib militer, dan pendaftaran asuransi kesehatan/jiwa. Bagaimana tidak, mengingat biaya medical check up juga tidaklah murah. Namun alangkah bijaksananya bila menyisipkan budget untuk hal ini, sehingga Anda dapat mengetahui dengan baik kondisi […]

    8 Alasan Pentingnya Melakukan ‘Medical Check Up’

    Sebenarnya seberapa penting medical check up? Bagi sebagian orang di Indonesia, pemeriksaan kesehatan tubuh secara lengkap mungkin hanya dilakukan saat harus memenuhi persyaratan pendidikan, wajib militer, dan pendaftaran asuransi kesehatan/jiwa. Bagaimana tidak, mengingat biaya medical check up juga tidaklah murah. Namun alangkah bijaksananya bila menyisipkan budget untuk hal ini, sehingga Anda dapat mengetahui dengan baik kondisi tubuh. Dengan begitu bentuk pencegahan dapat dilakukan sejak dini dan terhindar dari penyakit tertentu.

    Baca Juga: Sobat Ingin Menikah? Yuk, Tes Check-Up Kesehatan Pranikah

    8 alasan pentingnya medical check up

    Beberapa hal yang diperiksa saat medical check up diantaranya:

    1. Pemeriksaan EKG (Elektrokardiogram)
    Elektrokardiogram (EKG) adalah tes sederhana yang dapat digunakan untuk memeriksa aktivitas listrik jantung. Jantung adalah organ berotot yang berdetak berirama guna memompa darah ke seluruh tubuh. Sinyal yang membuat kontrak serat otot jantung berasal dari simpul sinoatrial, yang merupakan alat pacu jantung alami dari dalam jantung sendiri. Dalam tes EKG, impuls listrik yang terjadi saat jantung berdetak akan dicatat dan biasanya ditampilkan pada selembar kertas dengan visual grafik yang nantinya akan menunjukkan apakah aktivitas jantung Anda normal atau sebaliknya.

    2. Tes Darah
    Satu tetes darah dapat bercerita tentang ⅔ dari kondisi kesehatan tubuh seseorang. Dengan mengambil sampel darah Anda, faktor risiko penyakit berbahaya dapat diketahui sejak dini. Diantaranya kadar gula darah, kadar kolesterol, kadar asam urat, serta kadar hemoglobin anda semua bisa diketahui melalui tes darah sederhana. Mintalah petunjuk dokter anda kapan anda perlu berpuasa sebelumnya atau tidak.

    3.Tes Urine

    Bisa mendeteksi apakah ada batu saluran kemih, mendeteksi adanya infeksi atau tidak, juga pemeriksaan kehamilan.

    4. Yang paling utama adalah pemeriksaan fisik oleh dokter Dokter akan memeriksa anda dari ujung rambut hingga ujung kaki, serta melakukan wawancara menyeluruh mengenai kondisi kesehatan anda, apakah anda memiliki keluhan yang merupakan pertanda gangguan kesehatan, serta wawancara akan gaya hidup anda.

    Seberapa penting medical check-up bagi kesehatan Anda? Berikut 8 alasannya:

    1. Karena mobil Anda juga diperiksa setiap setahun sekali

    Jangan kalah dengan mobil mewah Anda, karena kesehatan tubuh Anda jauh lebih berharga dibanding harga mobil. Sempatkan waktu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan minimal setahun sekali, jika Anda tidak pernah memiliki tracks record penyakit kronis dan 3 bulan sekali jika Anda menderita suatu penyakit tertentu (misal diabetes, jantung, TB paru)

    2. Karena orang yang sehat saja masih bisa jatuh sakit

    Orang tua Anda yang masih hidup sehat hingga usia senja pasti pernah sakit, walaupun bukan penyakit yang serius hingga mengancam nyawa. Dengan melihat kenyataan seperti itu, bagaimana dengan orang-orang yang tidak mengetahui kondisi kesehatannya dengan baik?

    3. Karena Anda memiliki asuransi kesehatan

    Apalagi jika Anda telah memiliki asuransi kesehatan, maka kewajiban untuk pemeriksaan kesehatan ini menjadi lebih besar lagi dan harus rutin dijalankan, mengingat biaya cek up sudah ditanggung melalui asuransi tersebut.

    Baca Juga: Dampak Covid-19 pada Kesehatan Karyawan

    4. Karena Anda perokok pasif/aktif dan kurang beraktivitas

    Kepentingan cek kesehatan pun bertambah besar ketika Anda perokok pasif atau aktif dan jarang sekali meluangkan waktu untuk berolahraga. Jangan biarkan tubuh Anda meledak seperti bom waktu!

    5. Karena Anda memiliki sanak keluarga yang meninggal muda

    Tanpa bermaksud menakuti, jika dari riwayat keluarga ditemukan sanak keluarga yang meninggal karena penyakit kronis seperti serangan jantung, stroke, dan lain-lain, maka keperluan cek kesehatan rutin menjadi lebih besar lagi.

    6. Karena pekerjaan Anda yang senantiasa berubah

    Jika pekerjaan Anda mengharuskan untuk duduk di depan laptop hingga berjam-jam lamanya, maka gaya hidup tersebut dapat mempengaruhi kualitas kesehatan tubuh Anda. Jangan salahkan pekerjaan Anda, tapi komitmen Anda untuk meluangkan waktu untuk berolahraga yang tipis. Karena hal ini pula medical check up diperlukan sehingga Anda dapat mengetahui risiko dari kenikmatan Anda selama ini dengan tidak berolahraga sama sekali.

    7. Karena mencegah lebih bijaksana daripada mengobati

    Dengan tingginya biaya pengobatan yang harus dikeluarkan oleh Anda begitu suatu penyakit menyerang Anda, maka pada saat tersebut hanya penyesalan yang tersisa. Mengapa saat sehat dulu Anda tidak melakukan pencegahan yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan melakukan pemeriksaan secara rutin.

    8. Karena Anda spesial

    Bayangkan beberapa tahun lagi, dengan gaya hidup kurang sehat yang Anda jalani tiba-tiba penyakit kronis menyerang tanpa tanda maupun gejala? It’s because you’re special, maka pemeriksaan kesehatan penting untuk dilakukan. Ketahui dengan baik kondisi kesehatan tubuh Anda, dan tubuh akan berterima kasih. Bayangkan kesedihan orang-orang terkasih jika melihat Anda terbaring sakit?

    Baca Juga: 4 Cara Sehat Di Masa Depan Dimulai dari Sekarang

    Medical check up wajib dilakukan oleh perempuan dan laki-laki, baik muda maupun tua karena banyak orang yang sehat masa kini pun masih rutin melakukan medical check up. Hal ini bertujuan untuk memeriksa tingkat kesehatan dan mengetahui kemungkinan adanya penyakit serius yang bisa terjadi tanpa menunjukkan tanda atau gejala. Apabila Sobat memerlukan layanan check up kesehatan lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Rekan Sehat yang penasaran bagaimana obesitas dan diabetes memiliki kaitan kerat benar-benar suatu kemalangan jika tidak dapat mengikuti Trending Health Talk (THT) bersama dr. Irzan, MSc yang diadakan di twitter ProSehat, 22 April kemarin. Beliau  merupakan seorang Medical Life Coach yang juga aktif sbagai praktisi dan trainer di dunia akupunktur. Selain aktif sebagai coach dan […]

    Trending Health Talk (THT) Bersama dr. Irzan – Obesitas & Diabetes

    Rekan Sehat yang penasaran bagaimana obesitas dan diabetes memiliki kaitan kerat benar-benar suatu kemalangan jika tidak dapat mengikuti Trending Health Talk (THT) bersama dr. Irzan, MSc yang diadakan di twitter ProSehat, 22 April kemarin. Beliau  merupakan seorang Medical Life Coach yang juga aktif sbagai praktisi dan trainer di dunia akupunktur. Selain aktif sebagai coach dan dokter klinis akupunktur, dr. Irzan juga menjadi pendiri Fit Skin Clinic, yang merupakan sebuah lembaga riset dalam bidang estetika.

    THT_Obesitas_&_Diabetes-03

    Pada 22 April kemarin ProSehat berkesempatan untuk mengadakan THT yang membahas mengenai Obesitas dan Diabetes. Rekan Sehat tidak sempat mengikuti THT kemarin? Simak yang berikut ini:

    1. Sebenarnya apa itu obesitas? Dan kapan seseorang dikatakan obesitas?

    Jawab: Obesitas adalah kondisi kelebihan berat badan akibat penimbunan lemak tubuh berlebih. Menurut WHO (2000) obese: kondisi abnormal atas akumulasi lemak berlebih pada jaringan lemak. Kita perlu bedakan dengan overweight. Overweight adalah kelebihan berat badan dibanding BB ideal yang didapat akibat penimbunan lemak dan jaringan non lemak, contohnya adalah massa otot. Sementara obesitas sentral adalah penimbunan lemak tubuh yang lokasinya lebih banyak di perut dibanding pinggul, paha, lengan. Kapan dikatakan obesitas? Paling sederhana bisa menggunakan rumus Broca, di mana berat badan ideal: (Tinggi badan – 100) – 10 %. Jika hasilnya > 12% maka berat badannya termasuk ideal. Pendekatan lebih baik, gunakan perhitungan Indeks Massa Tubuh / IMT. Rumusnya berat (kg) dibagi tinggi (m) kuadrat. IMT >25 sudah mulai masuk obesitas. Lingkar perut >90 cm untuk laki-laki dan >80 cm untuk wanita. dh mulai msuk obese.

    2. Bagaimana obesitas atau berat badan seseorang bisa dikaitkan dengan diabetes?

    Jawab: Obesitas adalah salah satu faktor risiko diabetes. Makin besar IMT risiko diabetes naik. Tingginya kadar lemak viseral di perut yang membungkus organ-organ dalam berhubungan dengan resistensi insulin yang ujungnya adalah penyakit diabetes itu sendiri. Orang yang obesitas kadar asam lemak bebasnya naik sehingga memicu gangguan metabolisme gula darah dan terjadi peradangan sel-sel.

    3. Bagaimana dengan orang yang obesitas namun gula darah puasa dan sewaktunya normal? Apakah tetap perlu waspada diabetes?

    Jawab: 20% dari yang obesitas ada yang masih sehat, belum ada gangguan karena belum terjadi gangguan fungsi sel-sel lemak. Pada non-morbid obesity ini, yang terjadi baru perubahan jumlah dan massa sel lemak tapi tidak terjadi adiposopathy. Adiposopathy adalah gangguan fungsi sel-sel lemak yang berujung pada gangguan metabolisme, termasuk resistensi insulin. Apakah perlu waspada? Jelas harus waspada, karena risiko penimbunan jumlah menjadi gangguan fungsi tetap besar. Apalagi selain obesitas, walau masih sehat namun masih mempunyai faktor-faktor risiko diabetes lainnya, jadi harus lebih berhati-hati.

    4. Apa gejala dari seseorang yang obesitas kemudian positif terdiagnosa diabetes?

    Jawab: Yang klasik diwaspadai adalah cepat lapar, cepat haus, banyak buang air kecil, berat badan turun drastis tanpa sebab yang jelas. Keluhan lain bisa saja jadi sering lemas, mudah lelah, sering kesemutan, pandangan kabur, luka yang sulit sembuh, gatal-gatal dan disfungsi ereksi. Selain gejala klasik dan pemeriksaan gula darah puasa >126 mg/dl atau sewaktu >200 mg/dL, kadar HbA1C >6.5%.

    5. Apa yang bisa dilakukan oleh orang dengan obesitas agar tidak terkena diabetes (jika setelah dicek orang ybs belum positif diabetes)?

    Jawab: Menurunkan BB menuju ideal, dengan modifikasi pola makan, aktivitas fisik, manajemen stress. Menurunkan berat badan dengan bertahap dan aman. Penggunaan obat untuk turunkan berat badan menurut WHO hanya diperbolehkan jika IMT >30 atau >27 dengan sindrom metabolik. Pilar utama bukanlah obat atau suntik-suntik lipolisis. Pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik adalah yang utama. Pola makan rendah gula, garam, tinggi serat sangat dianjurkan. Pola makan tinggi protein bantu kurangi lapar berlebih. Dan yang penting juga jangan sampai dehidrasi. Minum air putih 2-2.5 Liter sehari sangat membantu metabolisme tubuh. Aktivitas fisik yang rutin seperti jalan kaki, kalau bisa dengan target 10.000 langkah/hari lebih baik. Atau bisa juga dengan rutin olahraga lain. Bagi yang obesitas dan merasa berat karena lutut, disarankan untuk olahraga dengan low-impact seperti berenang. Manage stress penting dalam penurunan BB serta istirahat yang cukup sangat berperan dalam pembakaran lemak optimal.

    6. Apakah diabetes hanya dapat dilihat dari faktor berat badan berlebih/obesitas saja?

    Jawab: Tidak, masih ada faktor risiko lain, seperti ras, riwayat keluarga, dan usia >45 tahun. Faktor risiko lainnya yaitu pernah melahirkan bayi >4 kg, diabetes saat hamil, aktivitas yang kurang, merokok, hipertensi, dislipidemia HDL <35 mg/dL trigliserida >250 mg/dL, diet tinggi gula rendah serat.

    7. Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes?

    Jawab: Diabetes dapat dicegah dengan gaya hidup yang sehat. Pola makan sehat, sesuai kebutuhan tubuh. Jumlah yang tidak berlebih, pilih karbo sederhana dengan indeks glikemik rendah, bervariasi, tinggi serat. Jangan biasakan berlapar-lapar, namun tetap berhenti sebelum kenyang, serta makan pada waktu yang lebih teratur. Kurangi minuman berkemasan yang tinggi gula. Biasakan banyak bergerak dan beraktivitas fisik. Olahraga rutin jadikan kebiasaan. Merokok tinggalkan. Dan jika memang punya risiko, periksa gula secara teratur dan kontrol penyakit yang mendasari, seperti hipertensi atau gangguan kolesterol.

    Read More
  • Siapa yang tidak ingin terbebas dari diabetes? Bagi beberapa orang yang telah menjalani gaya hidup sehat dengan diet seimbang, rajin aktifitas fisik dan mengenyahkan asap rokok mungkin tidak perlu takut dengan faktor risiko penyakit tidak menular ini. Baca Juga: Susu untuk Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa? Namun bagaimana dengan Anda yang tidak ‘cerdik’ mencegah […]

    10 Cara Mudah Bakar 500 Kalori Setiap Hari

    Siapa yang tidak ingin terbebas dari diabetes? Bagi beberapa orang yang telah menjalani gaya hidup sehat dengan diet seimbang, rajin aktifitas fisik dan mengenyahkan asap rokok mungkin tidak perlu takut dengan faktor risiko penyakit tidak menular ini.

    Baca Juga: Susu untuk Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa?

    Namun bagaimana dengan Anda yang tidak ‘cerdik’ mencegah penyakit ini? Yang terpenting adalah mengetahui bahwa beberapa kegiatan seperti berjalan kaki untuk mencapai kantor atau menggunakan tangga daripada lift juga dapat membuat Anda terbebas dari diabetes, dengan syarat Anda melakukannya dengan komitmen kuat.

    10 cara bakar 500 kalori agar terbebas dari diabetes

    Membakar 500 kalori setiap harinya setidaknya sudah dapat membuat Anda terhindar dari obesitas lho. Lalu, bagaimana ya cara untuk membakar setidaknya 500 kalori dengan aktifitas Anda yang super padat? Simak yang berikut ini!

    1. Membersihkan Rumah Selama 2 Jam

    Menari sambil vacuum cleaning setiap sudut rumah Anda dapat membakar kalori hingga 500 kalori. Belum lagi menyapu, mengepel, mengelap kaca, dan mencuci gorden dan sprei Anda. Jangan biarkan asisten rumah tangga Anda yang memiliki bentuk tubuh ideal! It’s your time now!

    1. Berkebun Selama 1 Setengah Jam

    Siapa yang sangka kegiatan berkebun Anda dapat menurunkan berat badan dan bonusnya, terbebas dari diabetes? Kegiatan ini dapat Anda lakukan dengan berjongkok untuk menanam bunga di taman rumah Anda atau menyiram tanaman dengan bantuan gayung dan ember, bukan selang air.

    1. Bermain Badminton Selama 55 Menit

    Pilih teman bermain Anda dan bermain badminton selama 55 menit untuk membakar kalori hingga 500. You’ll have so much fun, you won’t even realize that you’re burning it off!

    Baca Juga: 5 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Generasi Milenial

    1. Jump Rope Selama 42 Menit

    500 kalori yang Anda dapatkan dari semangkuk mie ayam sebagai menu makan siang Anda bisa dibakar dengan melakukan lompat tali selama 42 menit.

    1. Berlari dengan Kecepatan 6 mph Selama 42 Menit

    Sempatkan berlari selama 42 menit di treadmill atau di taman saat sore menjelang. Rasakan 500 kalori dari semangkuk bubur ayam dengan sate dan telur puyuh terbakar dengan sempurna.

    1. Berdansa dengan Wii

    Jika Anda suka gemas melihat anak Anda yang senang bermain games seperti XboX atau Wii, mengapa tidak ikut bermain bersamanya? Mainkan Just Dance selama 15 menit akan membakar 500 kalori Anda. Menyenangkan pastinya!

    1. Naik Turun Tangga Selama 30 Menit

    Malas menggunakan lift dan lebih suka menggunakan tangga? Terus budayakan kebiasaan tersebut untuk membakar 500 kalori Anda setiap hari. To bring it to a new level, berlari saat naik turun tangga selama 45 menit dapat membakar 600 kalori! You don’t like it? Your loss.

    1. Berenang Selama 1 Jam (Moderate Swimming)

    Olahraga ini memang sudah terkenal paling cepat dan menyenangkan untuk membakar lemak di perut Anda. Ingin lebih optimal lagi dan merasakan manfaat langsung? Swimming for 1 hour non-stop will burn 500 calories off.

    1. Berjalan Cepat atau Sekitar 4 mph Selama 90 Menit

    Yang satu ini paling mudah dan murah untuk dilakukan. Berjalan cepat mengitari area kantor untuk keperluan yang tidak penting sekalipun patut untuk Anda coba, karena semua mau sehat dan mengapa tidak? Go for a walk, now!

    Baca Juga: Ingin Aman Berjalan Kaki Tanpa Alas? Simak 4 Tips Berikut!

    1. Bermain Tenis Selama 1 Jam

    Tidak ada yang pernah mengatakan bahwa olahraga Tenis mudah untuk dilakukan. Butuh waktu hanya 1 jam untuk membakar 500 kalori dengan bermain Tenis.

    10 kegiatan dan olahraga di atas memang bukan hal yang besar dan tidak terlihat sulit apalagi mahal untuk dilakukan. 10 kegiatan tersebut pasti pernah Anda lakukan tanpa Anda sadari. Dan ternyata menyenangkan ya, ketika melakukan kegiatan sehari-hari dapat membuat Anda terbebas dari diabetes dan obesitas? Jadi tunggu apa lagi? Lawan diabetes dengan rajin aktivitas fisik mulai dari sekarang!

    Apabila Sobat Sehat menginginkan informasi lebih lanjut mengenai aktivitas membakar kalori dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • Frequently Asked Questions tentang Diabetesi dan Caregivers Seperti yang telah kita ketahui, pada tahun 2014, hampir 9% dari penduduk dunia yang berusia di atas 18 tahun positif menderita diabetes. Bahkan 2 tahun sebelumnya 1,5 juta orang meninggal per tahun akibat penyakit tidk menular ini. Oleh karena itu bentuk pencegahan dalam melawan diabetes penting untuk dilakukan. […]

    FAQ: Diabetesi dan Caregivers

    Frequently Asked Questions tentang Diabetesi dan Caregivers

    Seperti yang telah kita ketahui, pada tahun 2014, hampir 9% dari penduduk dunia yang berusia di atas 18 tahun positif menderita diabetes. Bahkan 2 tahun sebelumnya 1,5 juta orang meninggal per tahun akibat penyakit tidk menular ini. Oleh karena itu bentuk pencegahan dalam melawan diabetes penting untuk dilakukan. Cek kesehatan rutin, enyahkan asap rokok, rajin aktifitas fisik, diet seimbang, istirahat yang cukup serta kelola stress merupakan bentuk pencegahan diabetes yang selalu digaungkan oleh Menteri Kesehatan.

    Ada 2 tipe dari diabetes, yaitu:

    1. Diabetes tipe 1 yang diakibatkan oleh produksi insulin kurang, sehingga memerlukan suntikan tambahan insulin setiap hari.
    2. Diabetes tipe 2 yang diakibatkan oleh tubuh yang tidak dapat menggunakan insulin secara efektif akibat kurangnya aktivitas fisik dan berat badan berlebih.

    Ketahui pula bahwa 90% penderita diabetes merupakan diabetes tipe 2. Dan bagi para diabetesi, yang penting untuk dilakukan untuk mencegah komplikasi diabetes adalah melakukan pengawasan ketat yang biasanya dibantu oleh seorang caregiver (baca: perawat orang sakit di rumah). Para caregivers dan keluarga pasien menjadi faktor penting dari keberhasilan terapi bagi para diabetesi. Mereka tidak harus berasal dari tenaga kesehatan. Keluarga terdekat pun bisa menjadi caregivers. Mereka pun kemudian harus mengetahui banyak hal seputar penyakit diabetes, seperti menu makanan diabetesi yang mitosnya sangatlah terbatas.

    Untuk mencegah kebingungan dari banyaknya mitos yang beredar di sekitar diabetesi dan caregivers, berikut ini frequently asked questions (FAQ) yang harus diketahui oleh para caregivers diabetes:

    1. Apakah pasien diabetes atau diabetesi harus selalu makan dengan menu diet khusus?

    Jawaban: Tidak selalu, karena selama bisa mengetahui kebutuhan harian dan bisa mengontrol porsi makanan, mereka dapat mengkonsumsi makanan yang sama dengan orang lain.

    1. Apakah ketika belanja makanan untuk para diabetesi, amatlah penting untuk memilih makanan yang “sugar free” atau “diabetes friendly”?

    Jawaban: Salah. Semua makanan olahan walaupun sugar free tapi kebanyakan tetap tinggi karbohidrat, karena itu sebaiknya baca teliti kandungan nutrisinya, dan pilihlah makanan segar dibanding produk instan dan olahan.

    1. Apakah saya (caregiver) benar-benar tidak boleh makan permen atau kue-kue manis?

    Jawaban: Boleh makan semua jenis kue, dan coklat asal paham betul porsinya yang aman bagi gula darah mereka.

    1. Apakah para penderita diabetes bisa merasakan saat gula darahnya terlalu rendah atau terlalu tinggi?

    Jawaban: Tidak benar! Banyak pasien diabetes tidak mengetahui saat gula darahnya terlalu tinggi atau terlalu rendah.

    1. Bagaimana jika penderita diabetes ingin mendonorkan darahnya?

    Jawaban: Selama gula darahnya terkontrol maka tidak ada masalah bila ingin mendonorkan darahnya.

    1. Apakah para pasien diabetes tidak boleh mengendari kendaraan bermotor, menjadi pilot pesawat terbang, atau masinis kereta?

    Jawaban: Penderita diabetes bisa produktif di tempat kerja manapun selama gula darahnya terkontrol. Khusus untuk menjadi pilot FAA memiliki acuan kesehatan khusus yang harus dipenuhi, dan ini tidak hanya mencakup diabetes.

    1. Apakah para penderita diabetes mudah terserang flu dan penyakit lainnya?

    Jawaban: Daya tahan tubuh tidak tergantung apakah seseorang diabetes atau tidak. Namun penderita diabetes yang sedang sakit, kadar gula darahnya akan lebih sulit dikontrol.

    1. Jika salah seorang keluarga saya menderita diabetes dan merencanakan kehamilan, apakah diperbolehkan?

    Jawaban: Penderita diabetes yang gula darahnya terkontrol bisa hamil dan mengalami persalinan normal seperti wanita pada umumnya

    1. Bagaimana dengan penderita diabetes tipe 2 yang sudah memakai insulin? Apakah mereka termasuk ke dalam kondisi yang sudah berat?

    Jawaban: Diabetes adalah penyakit yang progresif. Jadi lambat laun pasti akan memakai insulin, dan insulin akan membuat kadar gula darah lebih terkontrol dibandingkan obat minum.

    Pertanyaan di atas tentang diabetesi dan caregivers beserta jawabannya penting untuk dipahami oleh para caregivers diabetesi agar tidak ada lagi mitos-mitos tidak jelas yang menghalangi niat dan ketulusan mereka merawat pasien diabetes.

    Read More
  • Memenuhi kebutuhan protein dan serat setiap hari memang terbilang cukup sulit. Mengapa? Karena kebiasaan kita untuk mengkonsumsi sesuatu tanpa melihat kandungan nutrisinya. Jika sudah begitu, yang kita makan kebanyakan hanyalah  karbohidrat yang nantinya akan diendapkan tubuh akibat kegiatan fisik yang kurang. apakah pernah terbesit dalam pikiran kita untuk memenuhi asupan protein dan serat yang sebenarnya […]

    5 Resep untuk Penuhi Kebutuhan Protein dan Serat Anda

    Memenuhi kebutuhan protein dan serat setiap hari memang terbilang cukup sulit. Mengapa? Karena kebiasaan kita untuk mengkonsumsi sesuatu tanpa melihat kandungan nutrisinya. Jika sudah begitu, yang kita makan kebanyakan hanyalah  karbohidrat yang nantinya akan diendapkan tubuh akibat kegiatan fisik yang kurang. apakah pernah terbesit dalam pikiran kita untuk memenuhi asupan protein dan serat yang sebenarnya lebih penting dari sekedar mencari menu makan siang Anda?

    Protein dan serat tentunya sangat penting. Bukan berarti Anda harus menghindari karbohidrat dan hanya konsumsi protein. Hal tersebut malah akan mengganggu keseimbangan elektrolit darah Anda. Jika ingin diet sehat, tentunya harus seimbang. Disiplin dalam menyeimbangkan asupan makanan dan melakukan olahraga jauh lebih efektif dalam menjaga kesehatan tubuh  daripada berhenti makan karbohidrat.

    Persoalannya adalah bagaimana kita bisa mendapatkan cukup asupan  protein dan serat dalam setiap makanan kita.

    Untuk membantu anda kami berikan contoh resep yang bisa memenuhi kebutuhan protein dan serat Anda:

    1. Salad Salmon Mentimun dan Alpukat

    Salad super sehat berbahan salmon, alpukat dan timun! Nikmati  kandungan nutrisinya dari hidangan yang hanya membutuhkan waktu pembuatan kurang dari 10 menit. Ide ini bisa Anda gunakan untuk bekal makan siang Anda. Sehat dan cepat, serta kebutuhan protein dan serat Anda terpenuhi.

    Salad Salmon Mentimun dan Alpukat

    Kandungan nutrisi:

    • Protein: 23 g
    • Serat: 4 g
    • Kandungan kalori: 458 kkal

    Bahan-bahan:

    • 4 salmon fillet, berat kira-kira @ 100 g; tanpa kulit
    • 3 buah alpukat
    • 1 buah mentimun
    • 400 g pak campuran daun untuk salad

    Untuk dressing:

    • 4 sdm daun mint yang sudah dicincang halus
    • Parutan kulit dari 1 buah lemon; simpan sari lemonnya
    • 2 sdt madu
    • 3 sdm minyak zaitun; sisihkan beberapa untuk melumuri salmon

    Cara Membuat:

    Bumbui salmon, kemudian lumuri dengan minyak zaitun. Campurkan bahan-bahan untuk dressing, sisihkan. Belah dua buah alpukat dan iris dadu. Belah dua memanjang mentimun, kemudian potong berbentuk irisan. Campurkan semua bahan di dalam 1 wadah, kemudian siram dengan setengah bagian dressing yang sudah siap.

    Untuk salmonnya, panaskan wajan anti lengket Anda, kemudian goreng dengan sedikit minyak zaitun daging salmon Anda selama 3 hingga 4 menit untuk setiap sisi sampai renyah namun dagiing di dalamnya tetap lembut. Kemudian hidangkan salmon di atas salad Anda dan siram setengah bagian dari dressing. Voila, your lunch is ready!

    2. Ratatouille dengan Telur Rebus

    Hidangan yang satu ini meniru hidangan Shaksuka, namun kandungan protein dan seratnya dapat meningkatkan performa Anda hari ini! Ingin mencobanya? Simak resepnya berikut ini:

    Ratatouille dengan Telur Rebus

    Kandungan nutrisi:

    • Protein: 12 g
    • Serat: 5 g
    • Kandungan kalori: 190 kkal

    Bahan-bahan:

    • 1 sdm minyak zaiktun
    • 1 siung bawang bombai; cincang halus
    • 1 buah paprika merah atau orange; buang bijinya, cincang halus
    • 2 siung bawang putih; cincang halus
    • 1 sdm daun rosemary yang dicincang halus
    • 400 g sari tomat kaleng
    • 1 sdt cuka balsamik
    • 4 buah telur ukuran besar
    • Daun kemangi secukupnya

    Cara membuat:

    Panaskan minyak di dalam wajan ukuran besar. Masukkan bawang bombai, paprika, bawang putih dan daun rosemary. Masak selama 5 menit atau hingga bawang mengeluarkan bau yang khas. Masukkan tomat kemudian bersihkan sisa di dalam kaleng dengan air, kemudian siram ke dalam wajan. Tunggu hingga mendidih, dan asat. Aduk cuka balsamic ke dalam ratatouille, kemudian sediakan tempat untuk 4 buah telur. Pecahkan telur di tempat tersebut dan tunggu hingga mendidih. Masak hingga 2 sampai 5 menit sampai telur rebusnya matang. Hidangkan dengan daun kemangi segar.

    3. Steak Tuna

    Hidangan yang satu ini sumber protein paling baik untuk melengkapi kebutuhan protein dan serat Anda setiap harinya. Yuk, coba buat steak tuna ini dengan resep berikut!

    Steak Tuna

    Kandungan nutrisi:

    • Protein: 34 g
    • Serat: 10 g
    • Kandungan kalori: 271 kkal

    Bahan-bahan:

    • 3 sdm minyak zaitun
    • 4 tuna steak, sekitar 140 g

    Untuk pelengkap:

    • Mentimun secukupnya
    • 2 helai daun bawang; iris halus
    • 1 buah kentang ukuran sedang; potong berbentuk dadu kecil
    • 1 atau ½ bagian dari cabai merah ukuran besar; buang biji kemudian iris halus
    • 1 sdm minyak zaitun
    • 2 sdm daun peterseli yang dicincang halus
    • 1 sdm jus atau sari lemon

    Cara membuat:

    Masak tuna dengan sedikit minyak zaitun setelah sebelumnya dilumuri minyak zaitun dan didiamkan selama 30 menit. Sambil menunggu buat acar mentimun dengan membelah mentimun menjadi dua dan potong berbentuk dadu. Campur dengan bahan-bahan yang lain. Beri bumbu dan sisihkan. Setelah itu panaskan wajan Anda, masak tuna dengan memasak kedua sisinya selama 2 menit di setiap sisi tergantung dari ketebalan daging tuna itu sendiri. Daging tuna lebih baik disajikan jika bagian dalamnya masih berwarna merah muda. Jika sudah selesai, sajikan dengan acar tersebut.

    4. One-pan Summer Eggs

    Hidangan yang satu ini sumber protein terbaik dan juga serat karena bahan-bahan yang digunakan dalam resepnya. Resep ini juga bisa dicoba sebagai bentuk variasi dari menu sarapan Anda yang hanya mengandalkan telur ceplok saja. Penasaran seperti apa? Simak resep berikut!

    One-pan summer eggs

    Kandungan nutrisi:

    • Protein: 12 g
    • Serat: 3 g
    • Kandungan kalori: 196 kkal

    Bahan-bahan:

    • 1 sdm minyak zaitun
    • 2 buah zucchini ukuran besar; potong-potong berbentuk dadu
    • 200 g/ 7 oz pack tomat cherry tomatoes; belah dua
    • 1 siung bawang putih; hancurkan
    • 2 buah telur
    • Sejumput daun kemangi untuk penyajian terakhir

    Cara membuat:

    Panaskan wajan anti lengket Anda, kemudian goreng zucchini selama 5 menit. Kemudian masukkan tomat dan bawang putih. Masak lagi hingga terasa wangi khasnya. Aduk sambil dibumbui kemudian buat gap atau tempat untuk 4 telur Anda. Masak hingga matang dan hidangan Anda bisa disajikan dengan crusty bread atau sedikit nasi beras merah.

    5. Selai Almond

    Mendapat kebutuhan protein dan serat dari makanan manis? Mengapa tidak? Coba resep ini!

    Selai Almond

    Kandungan nutrisi:

    • Protein: 3 g
    • Serat: 1 g
    • Kandungan kalori: 93 kkal

    Bahan-bahan:

    • 300 g kacang almond
    • Madu
    • Malt loaf atau roti gandum untuk penyajian

    Cara membuat:

    Panaskan oven hingga 190 derajat Celcius. Sajikan kacang almond pada baking tray dan panggang selama 10 menit. Sisihkan dan biarkan dingin. Setelah itu masukkan kacang almond yang sudah selesai dipanggang ke dalam Food Processor dan hancurkan selama 12 menit. Berhenti beberapa kali untuk penghancuran yang merata. Berhenti sebentar untuk memasukan madu ke dalamnya. Hancurkan kembali dan gunakan sebagai selai roti gandum atau malt loaf Anda!

    Referensi:

    Read More

Showing 21–30 of 48 results

Chat Asisten ProSehat aja