Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Lawan Diabetes

Showing 21–30 of 40 results

  • Frequently Asked Questions tentang Diabetesi dan Caregivers Seperti yang telah kita ketahui, pada tahun 2014, hampir 9% dari penduduk dunia yang berusia di atas 18 tahun positif menderita diabetes. Bahkan 2 tahun sebelumnya 1,5 juta orang meninggal per tahun akibat penyakit tidk menular ini. Oleh karena itu bentuk pencegahan dalam melawan diabetes penting untuk dilakukan. […]

    FAQ: Diabetesi dan Caregivers

    Frequently Asked Questions tentang Diabetesi dan Caregivers

    Seperti yang telah kita ketahui, pada tahun 2014, hampir 9% dari penduduk dunia yang berusia di atas 18 tahun positif menderita diabetes. Bahkan 2 tahun sebelumnya 1,5 juta orang meninggal per tahun akibat penyakit tidk menular ini. Oleh karena itu bentuk pencegahan dalam melawan diabetes penting untuk dilakukan. Cek kesehatan rutin, enyahkan asap rokok, rajin aktifitas fisik, diet seimbang, istirahat yang cukup serta kelola stress merupakan bentuk pencegahan diabetes yang selalu digaungkan oleh Menteri Kesehatan.

    Ada 2 tipe dari diabetes, yaitu:

    1. Diabetes tipe 1 yang diakibatkan oleh produksi insulin kurang, sehingga memerlukan suntikan tambahan insulin setiap hari.
    2. Diabetes tipe 2 yang diakibatkan oleh tubuh yang tidak dapat menggunakan insulin secara efektif akibat kurangnya aktivitas fisik dan berat badan berlebih.

    Ketahui pula bahwa 90% penderita diabetes merupakan diabetes tipe 2. Dan bagi para diabetesi, yang penting untuk dilakukan untuk mencegah komplikasi diabetes adalah melakukan pengawasan ketat yang biasanya dibantu oleh seorang caregiver (baca: perawat orang sakit di rumah). Para caregivers dan keluarga pasien menjadi faktor penting dari keberhasilan terapi bagi para diabetesi. Mereka tidak harus berasal dari tenaga kesehatan. Keluarga terdekat pun bisa menjadi caregivers. Mereka pun kemudian harus mengetahui banyak hal seputar penyakit diabetes, seperti menu makanan diabetesi yang mitosnya sangatlah terbatas.

    Untuk mencegah kebingungan dari banyaknya mitos yang beredar di sekitar diabetesi dan caregivers, berikut ini frequently asked questions (FAQ) yang harus diketahui oleh para caregivers diabetes:

    1. Apakah pasien diabetes atau diabetesi harus selalu makan dengan menu diet khusus?

    Jawaban: Tidak selalu, karena selama bisa mengetahui kebutuhan harian dan bisa mengontrol porsi makanan, mereka dapat mengkonsumsi makanan yang sama dengan orang lain.

    1. Apakah ketika belanja makanan untuk para diabetesi, amatlah penting untuk memilih makanan yang “sugar free” atau “diabetes friendly”?

    Jawaban: Salah. Semua makanan olahan walaupun sugar free tapi kebanyakan tetap tinggi karbohidrat, karena itu sebaiknya baca teliti kandungan nutrisinya, dan pilihlah makanan segar dibanding produk instan dan olahan.

    1. Apakah saya (caregiver) benar-benar tidak boleh makan permen atau kue-kue manis?

    Jawaban: Boleh makan semua jenis kue, dan coklat asal paham betul porsinya yang aman bagi gula darah mereka.

    1. Apakah para penderita diabetes bisa merasakan saat gula darahnya terlalu rendah atau terlalu tinggi?

    Jawaban: Tidak benar! Banyak pasien diabetes tidak mengetahui saat gula darahnya terlalu tinggi atau terlalu rendah.

    1. Bagaimana jika penderita diabetes ingin mendonorkan darahnya?

    Jawaban: Selama gula darahnya terkontrol maka tidak ada masalah bila ingin mendonorkan darahnya.

    1. Apakah para pasien diabetes tidak boleh mengendari kendaraan bermotor, menjadi pilot pesawat terbang, atau masinis kereta?

    Jawaban: Penderita diabetes bisa produktif di tempat kerja manapun selama gula darahnya terkontrol. Khusus untuk menjadi pilot FAA memiliki acuan kesehatan khusus yang harus dipenuhi, dan ini tidak hanya mencakup diabetes.

    1. Apakah para penderita diabetes mudah terserang flu dan penyakit lainnya?

    Jawaban: Daya tahan tubuh tidak tergantung apakah seseorang diabetes atau tidak. Namun penderita diabetes yang sedang sakit, kadar gula darahnya akan lebih sulit dikontrol.

    1. Jika salah seorang keluarga saya menderita diabetes dan merencanakan kehamilan, apakah diperbolehkan?

    Jawaban: Penderita diabetes yang gula darahnya terkontrol bisa hamil dan mengalami persalinan normal seperti wanita pada umumnya

    1. Bagaimana dengan penderita diabetes tipe 2 yang sudah memakai insulin? Apakah mereka termasuk ke dalam kondisi yang sudah berat?

    Jawaban: Diabetes adalah penyakit yang progresif. Jadi lambat laun pasti akan memakai insulin, dan insulin akan membuat kadar gula darah lebih terkontrol dibandingkan obat minum.

    Pertanyaan di atas tentang diabetesi dan caregivers beserta jawabannya penting untuk dipahami oleh para caregivers diabetesi agar tidak ada lagi mitos-mitos tidak jelas yang menghalangi niat dan ketulusan mereka merawat pasien diabetes.

    Read More
  • Memenuhi kebutuhan protein dan serat setiap hari memang terbilang cukup sulit. Mengapa? Karena kebiasaan kita untuk mengkonsumsi sesuatu tanpa melihat kandungan nutrisinya. Jika sudah begitu, yang kita makan kebanyakan hanyalah  karbohidrat yang nantinya akan diendapkan tubuh akibat kegiatan fisik yang kurang. apakah pernah terbesit dalam pikiran kita untuk memenuhi asupan protein dan serat yang sebenarnya […]

    5 Resep untuk Penuhi Kebutuhan Protein dan Serat Anda

    Memenuhi kebutuhan protein dan serat setiap hari memang terbilang cukup sulit. Mengapa? Karena kebiasaan kita untuk mengkonsumsi sesuatu tanpa melihat kandungan nutrisinya. Jika sudah begitu, yang kita makan kebanyakan hanyalah  karbohidrat yang nantinya akan diendapkan tubuh akibat kegiatan fisik yang kurang. apakah pernah terbesit dalam pikiran kita untuk memenuhi asupan protein dan serat yang sebenarnya lebih penting dari sekedar mencari menu makan siang Anda?

    Protein dan serat tentunya sangat penting. Bukan berarti Anda harus menghindari karbohidrat dan hanya konsumsi protein. Hal tersebut malah akan mengganggu keseimbangan elektrolit darah Anda. Jika ingin diet sehat, tentunya harus seimbang. Disiplin dalam menyeimbangkan asupan makanan dan melakukan olahraga jauh lebih efektif dalam menjaga kesehatan tubuh  daripada berhenti makan karbohidrat.

    Persoalannya adalah bagaimana kita bisa mendapatkan cukup asupan  protein dan serat dalam setiap makanan kita.

    Untuk membantu anda kami berikan contoh resep yang bisa memenuhi kebutuhan protein dan serat Anda:

    1. Salad Salmon Mentimun dan Alpukat

    Salad super sehat berbahan salmon, alpukat dan timun! Nikmati  kandungan nutrisinya dari hidangan yang hanya membutuhkan waktu pembuatan kurang dari 10 menit. Ide ini bisa Anda gunakan untuk bekal makan siang Anda. Sehat dan cepat, serta kebutuhan protein dan serat Anda terpenuhi.

    Salad Salmon Mentimun dan Alpukat

    Kandungan nutrisi:

    • Protein: 23 g
    • Serat: 4 g
    • Kandungan kalori: 458 kkal

    Bahan-bahan:

    • 4 salmon fillet, berat kira-kira @ 100 g; tanpa kulit
    • 3 buah alpukat
    • 1 buah mentimun
    • 400 g pak campuran daun untuk salad

    Untuk dressing:

    • 4 sdm daun mint yang sudah dicincang halus
    • Parutan kulit dari 1 buah lemon; simpan sari lemonnya
    • 2 sdt madu
    • 3 sdm minyak zaitun; sisihkan beberapa untuk melumuri salmon

    Cara Membuat:

    Bumbui salmon, kemudian lumuri dengan minyak zaitun. Campurkan bahan-bahan untuk dressing, sisihkan. Belah dua buah alpukat dan iris dadu. Belah dua memanjang mentimun, kemudian potong berbentuk irisan. Campurkan semua bahan di dalam 1 wadah, kemudian siram dengan setengah bagian dressing yang sudah siap.

    Untuk salmonnya, panaskan wajan anti lengket Anda, kemudian goreng dengan sedikit minyak zaitun daging salmon Anda selama 3 hingga 4 menit untuk setiap sisi sampai renyah namun dagiing di dalamnya tetap lembut. Kemudian hidangkan salmon di atas salad Anda dan siram setengah bagian dari dressing. Voila, your lunch is ready!

    2. Ratatouille dengan Telur Rebus

    Hidangan yang satu ini meniru hidangan Shaksuka, namun kandungan protein dan seratnya dapat meningkatkan performa Anda hari ini! Ingin mencobanya? Simak resepnya berikut ini:

    Ratatouille dengan Telur Rebus

    Kandungan nutrisi:

    • Protein: 12 g
    • Serat: 5 g
    • Kandungan kalori: 190 kkal

    Bahan-bahan:

    • 1 sdm minyak zaiktun
    • 1 siung bawang bombai; cincang halus
    • 1 buah paprika merah atau orange; buang bijinya, cincang halus
    • 2 siung bawang putih; cincang halus
    • 1 sdm daun rosemary yang dicincang halus
    • 400 g sari tomat kaleng
    • 1 sdt cuka balsamik
    • 4 buah telur ukuran besar
    • Daun kemangi secukupnya

    Cara membuat:

    Panaskan minyak di dalam wajan ukuran besar. Masukkan bawang bombai, paprika, bawang putih dan daun rosemary. Masak selama 5 menit atau hingga bawang mengeluarkan bau yang khas. Masukkan tomat kemudian bersihkan sisa di dalam kaleng dengan air, kemudian siram ke dalam wajan. Tunggu hingga mendidih, dan asat. Aduk cuka balsamic ke dalam ratatouille, kemudian sediakan tempat untuk 4 buah telur. Pecahkan telur di tempat tersebut dan tunggu hingga mendidih. Masak hingga 2 sampai 5 menit sampai telur rebusnya matang. Hidangkan dengan daun kemangi segar.

    3. Steak Tuna

    Hidangan yang satu ini sumber protein paling baik untuk melengkapi kebutuhan protein dan serat Anda setiap harinya. Yuk, coba buat steak tuna ini dengan resep berikut!

    Steak Tuna

    Kandungan nutrisi:

    • Protein: 34 g
    • Serat: 10 g
    • Kandungan kalori: 271 kkal

    Bahan-bahan:

    • 3 sdm minyak zaitun
    • 4 tuna steak, sekitar 140 g

    Untuk pelengkap:

    • Mentimun secukupnya
    • 2 helai daun bawang; iris halus
    • 1 buah kentang ukuran sedang; potong berbentuk dadu kecil
    • 1 atau ½ bagian dari cabai merah ukuran besar; buang biji kemudian iris halus
    • 1 sdm minyak zaitun
    • 2 sdm daun peterseli yang dicincang halus
    • 1 sdm jus atau sari lemon

    Cara membuat:

    Masak tuna dengan sedikit minyak zaitun setelah sebelumnya dilumuri minyak zaitun dan didiamkan selama 30 menit. Sambil menunggu buat acar mentimun dengan membelah mentimun menjadi dua dan potong berbentuk dadu. Campur dengan bahan-bahan yang lain. Beri bumbu dan sisihkan. Setelah itu panaskan wajan Anda, masak tuna dengan memasak kedua sisinya selama 2 menit di setiap sisi tergantung dari ketebalan daging tuna itu sendiri. Daging tuna lebih baik disajikan jika bagian dalamnya masih berwarna merah muda. Jika sudah selesai, sajikan dengan acar tersebut.

    4. One-pan Summer Eggs

    Hidangan yang satu ini sumber protein terbaik dan juga serat karena bahan-bahan yang digunakan dalam resepnya. Resep ini juga bisa dicoba sebagai bentuk variasi dari menu sarapan Anda yang hanya mengandalkan telur ceplok saja. Penasaran seperti apa? Simak resep berikut!

    One-pan summer eggs

    Kandungan nutrisi:

    • Protein: 12 g
    • Serat: 3 g
    • Kandungan kalori: 196 kkal

    Bahan-bahan:

    • 1 sdm minyak zaitun
    • 2 buah zucchini ukuran besar; potong-potong berbentuk dadu
    • 200 g/ 7 oz pack tomat cherry tomatoes; belah dua
    • 1 siung bawang putih; hancurkan
    • 2 buah telur
    • Sejumput daun kemangi untuk penyajian terakhir

    Cara membuat:

    Panaskan wajan anti lengket Anda, kemudian goreng zucchini selama 5 menit. Kemudian masukkan tomat dan bawang putih. Masak lagi hingga terasa wangi khasnya. Aduk sambil dibumbui kemudian buat gap atau tempat untuk 4 telur Anda. Masak hingga matang dan hidangan Anda bisa disajikan dengan crusty bread atau sedikit nasi beras merah.

    5. Selai Almond

    Mendapat kebutuhan protein dan serat dari makanan manis? Mengapa tidak? Coba resep ini!

    Selai Almond

    Kandungan nutrisi:

    • Protein: 3 g
    • Serat: 1 g
    • Kandungan kalori: 93 kkal

    Bahan-bahan:

    • 300 g kacang almond
    • Madu
    • Malt loaf atau roti gandum untuk penyajian

    Cara membuat:

    Panaskan oven hingga 190 derajat Celcius. Sajikan kacang almond pada baking tray dan panggang selama 10 menit. Sisihkan dan biarkan dingin. Setelah itu masukkan kacang almond yang sudah selesai dipanggang ke dalam Food Processor dan hancurkan selama 12 menit. Berhenti beberapa kali untuk penghancuran yang merata. Berhenti sebentar untuk memasukan madu ke dalamnya. Hancurkan kembali dan gunakan sebagai selai roti gandum atau malt loaf Anda!

    Referensi:

    Read More
  • Implementasi CERDIK menjadi agenda event lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah yang Terintegrasi dengan POSBINDU PTM. Kemeriahan acara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam melawan diabetes berlanjut ke hari Minggu, 10 April 2016. Acara Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah yang Terintegrasi dengan POSBINDU PTM ini diselenggarakan di area Pasar Modern BSD City […]

    Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah yang Terintegrasi dengan POSBINDU PTM

    Implementasi CERDIK menjadi agenda event lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah yang Terintegrasi dengan POSBINDU PTM.

    Kemeriahan acara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam melawan diabetes berlanjut ke hari Minggu, 10 April 2016. Acara Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah yang Terintegrasi dengan POSBINDU PTM ini diselenggarakan di area Pasar Modern BSD City dengan tujuan merangkul seluruh lapisan masyarakat dalam bersama-sama cegah, obati dan lawan diabetes.

    Dari seluruh rangkaian acara yang dimulai sudah sejak pukul 05.30 pagi itu, yang paling menarik perhatian adalah implementasi CERDIK yang juga menjadi agenda Kementerian Kesehatan dalam event lanjutan dari peringatan Hari Kesehatan Sedunia 2016. Sedangkan CERDIK itu sendiri merupakan singkatan dari Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stress.

    Dari rangkaian acara yang disusun oleh panita terkait bersama Kementerian Kesehatan RI, dalam acara hari itu juga terdapat pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan darah tinggi gratis. Para tamu undangan yang datang untuk melakukan senam pagi bersama dengan Dinas Kesehatan Pusat dan Tangerang Selatan segera menyesaki booth-booth mitra yang menyediakan cek kesehatan gratis, termasuk ProSehat yang bekerja sama dengan Insan Medika dalam pelayanan cek gula darah dan tensi gratis. Tidak lupa pula kehadiran Gubernur Banten, H. Rano Karno yang memberikan sambutan di awal acara. Tidak perlu takut asap rokok atau bahkan polusi karena acara ini sengaja diselenggarakan sejak pagi buta sehingga hal tersebut melengkapi sikap cerdik para pengunjung yang datang dalam melawan diabetes. Tidak ditemukan 1 pengunjung yang menghisap rokok pagi itu.

    Dari penglihatan kamera, kebanyakan para pengunjung yang menyesaki area parkir Pasar Modern BSD City ini tampak bersemangat dalam melakukan aktifitas fisik yang juga diadakan oleh Kemenkes, yaitu senam pagi. Terlihat dengan jelas bahwa mereka yang sudah berseragam olahraga juga antusias untuk melakukan diet seimbang, yaitu dengan menyimak dengan baik penjelasan tentang pencegahan diabete yang dibarengi dengan peresmian POSBINDU PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K). POSBINDU PTM ini diharapkan dapat menjadi penyambung lidah antara kementerian kesehatan RI dan masyarakat Indonesia dalam mengedukasi pentingnya mencegah penyakit tidak menular, termasuk diabetes melitus atau yang biasa disebut dengan kencing manis.

    Rangkaian acara ditutup dengan acara panggung hiburan dan door prize dan dilanjutkan dengan kemeriahan di booth-booth dan kunjungan setiap booth oleh Menteri Kesehatan RI dan tim. Diharapkan dengan peresmian POSBINDU PTM dan edukasi tentang diabetes dapat menekan angka diabetesi di Indonesia hingga ⅓-nya. Semoga!

    Read More
  • Bersama Kemenkes Lawan Diabetes; Cegah, Obati dan Lawan! “1 dari 11 orang dewasa di Indonesia mengidap diabetes dan 70% penduduk di Indonesia tidak terdiagnosa.” Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada tanggal 7 April 2016, hari Kamis kemarin, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama WHO Indonesia mengadakan acara “Seminar Nasional: Dialog Interaktif (Talkshow) Hari […]

    Hari Kesehatan Sedunia 2016 Bersama Kemenkes Lawan Diabetes 7/4/16

    Bersama Kemenkes Lawan Diabetes; Cegah, Obati dan Lawan!

    “1 dari 11 orang dewasa di Indonesia mengidap diabetes dan 70% penduduk di Indonesia tidak terdiagnosa.”

    Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada tanggal 7 April 2016, hari Kamis kemarin, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama WHO Indonesia mengadakan acara “Seminar Nasional: Dialog Interaktif (Talkshow) Hari Kesehatan Sedunia” bersama Kementerian Kesehatan RI.” Tema acara ini adalah bersama Kemenkes Lawan Diabetes yang juga melibatkan para blogger dan komunitas sehingga tema Hari Kesehatan Sedunia tahun ini viral dan diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia.

    Tema yang diangkat untuk peringatan Hari Kesehatan Sedunia tahun ini adalah bersama Kemenkes Lawan Diabetes, ditandai dengan icon superhero dalam Cegah, Obati dan Lawan Diabetes. Jujur saja kemasan dari kampanye Hari Kesehatan Sedunia tahun ini sangatlah berwarna, dengan warna tema ungu terung yang jauh dari kesan membosankan. Visual yang menggunakan icon Robin, membuat kemasan dari kampanye Hari Kesehatan Sedunia tahun ini diharapkan dapat menambah kesadaran seluruh lapisan masyarakat Indonesia terhadap Diabetes yang tidak bisa lagi disebut sebagai penyakit orang kaya.

    12797672_1727578107513124_868204792_n

    Sebelum pukul 07.00 pagi tim reporter ProSehat sudah menyempatkan untuk mendokumentasikan seluruh rangkaian acara tersebut dari proses registrasi para undangan, berjalan-jalan di area booth yang menyediakan berbagai macam pelayanan kesehatan gratis seperti cek gula darah, kolesterol hingga tekanan darah tinggi, hingga acara utama tiba. Ada rasa senang, ketika ProSehat mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan Insan Medika dalam melayani cek gula darah gratis bagi seluruh tamu undangan acara hari itu.

    Tepat pukul 08.30 pagi acara dimulai, namun suasana registrasi masih berlangsung bersamaan dengan para tamu undangan blogger, tenaga kesehatan dan penyandang diabetes (diabetesi) yang berkostum khusus mulai menyesaki ruang Siwabessy, gedung Prof. Sujudi Kementerian Kesehatan RI. Rangkaian acara dimulai dengan protokoler yang mengajak seluruh tamu untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat dan dengan posisi berdiri. Seketika suasana ruangan berubah jadi lebih sunyi dan khidmat. Setelah itu pembacaan doa dimulai dan diikuti dengan laporan DG oleh Dirjen P2p, dr. H. Mohamad Subuh, MPPM..

    Dirjen P2PL memberikan sambutan pada Kemenkes Lawan Diabetes

    Moderator cantik yang membuka sesi talkshow utama hari itu adalah Lula Kamal yang berasal dari latar belakang pendidikan kedokteran. Dengan tema Perspektif Sosial, Ekonomi dan Dampak Makro Diabetes Melitus, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K) yang juga menjadi narasumber sesi tersebut menegaskan di sela kata sambutannya,

    “Saya setuju bahwa diabetes dikatakan sebagai ibu dari penyakit.”

    Beliau juga mengatakan 3 hal penting yang dapat lawan diabetes, yakni dengan 3H: Healthy environment, Healthy lifestyle dan Healthy food. Perihal tata kota yang sehat, beliau berpendapat tentang kondisi kota Jakarta, “Tata kota kita sangat tidak manusiawi ketika kita perlu paru-paru kota untuk melakukan kegiatan olahraga di situ.” Lebih lanjut beliau juga mengungkapkan keinginannya tentang gaya hidup sehat yang benar-benar dijalankan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Ada satu hal yang menjadi keinginan beliau, yakni tentang konsumsi buah dan sayur yang belum menjadi kebiasaan yang rutin dijalankan.

    12424438_498726816996592_975568630_n

    “Kenapa kita tidak bisa makan sayur dan buah dan jadikan hal tersebut gaya hidup atau kebiasaan rutin?”

    Pembicaraan mengenai sayur dan buah dilanjutkan pada sesi kedua, yang mengundang ahli gizi RI, Prof. Hamam Hadi, MS, Sc. D. Beliau mengeluarkan statement tentang 93% penduduk Indonesia yang masuk ke dalam kategori penduduk kurang makan sayur. Yang mendasari ungkapan tersebut adalah kenyataan bahwa penyandang diabetes tipe 2 memang 90% dari mereka karena faktor keturunan, namun masih bisa dicegah dengan mencari faktor risiko dan salah satunya adalah dengan makan sayur dan buah.

    3 hal tersebut juga dibarengi dengan slogan CERDIK yang digaungkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Dengan cek kesehatan secara rutin seperti cek gula darah, jika sudah dalam ambang tinggi, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K) berpendapat, “Kalau sudah terkena diabetes melitus atau kencing manis, kami harap untuk melaksanakan pemeriksaan rutin.”

    Sesi ketiga dari rangkaian acara ini yaitu dialog interaktif bersama Ketua Komisi 9, Dede Yusuf yang mengungkapkan beberapa bentuk pencegahan atau deteksi dini faktor risiko dan pengobatan Diabetes Melitus. Menurut beliau usaha preventif yang dapat dilakukan adalah dengan menyempatkan berolahraga 3 kali dalam seminggu, meniru kebiasaan makan orang Jepang yang menggunakan mangkuk dan piring kecil hingga mengurangi nasi. Moderator cantik hari itu juga sempat bertanya kepada beliau mengenai kebijakan untuk mendapatkan makanan yang sehat agar tidak dibombardir oleh serbuan makanan fastfood. Jawaban beliau terkait hal tersebut adalah, “ Sangat mungkin untuk mengeluarkan kebijakan, namun awarenessnya dulu yang harus dilakukan. Kebijakan dibuat jika kondisi di lapangan sudah memprihatinkan dan dalam kondisi mendesak, sehingga anggaran yang ada saat ini dialokasikan sebagai usaha preventif promotif.”

    Sesi terakhir dari rangkaian acara peringatan Hari Kesehatan Sedunia tersebut semakin menginspirasi karena kehadiran dr. Muhammad Firas, MARS yang selain seorang dokter, tapi juga penyandang diabetes tipe 1. Pada tahun 1998 dan pada beliau berusia 14 tahun, beliau didiagnosa diabetes tipe 1. Bukan karena keturunan, tapi memang beliau berpendapat bahwa siapapun bisa terkena diabetes tipe 1 sejak usia yang masih muda dan terhitung sudah 18 tahun beliau menyandang penyakit tidak menular tersebut, namun tetap sehat dan bugar. Untuk itu beliau juga membagikan tips untuk tetap bertahan dengan level gula darah normal:

    • Berolahraga yang tidak akan membuat cedera, seperti berjalan.
    • Menjaga kesehatan dengan rutin cek kesehatan dan mengawasi yang dimakan setiap harinya.
    • Percaya bahwa gaya hidup yang sehat dapat membawa keuntungan yang baik di masa depan.

    Di akhir acara dari peringatan Hari Kesehatan Sedunia 2016, beberapa kuis pun dilempar dengan mengulang kembali penjelasan para narasumber yang sudah datang hari itu dan dijadikan sebagai pertanyaan kepada seluruh tamu dan undangan yang hadir hari itu. Selain itu para narasumber juga meramaikan sesi dialog interaktif dengan memperagakan beberapa gerakan mudah yang dapat dilakukan sebagai olahraga bagi mereka yang sibuk dan tidak sempat untuk berolahraga. Keseruan hari itu ditutup dengan pengumuman door prize dan pemberitahuan mengenai acara cek gula darah gratis bersama Kemenkes Lawan Diabetes di hari Minggu, 10 April 2016 yang diadakan di area Pasar Modern BSD City.

    Read More
  • Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular mengajak masyarakat Indonesia untuk cegah, obati dan #LawanDiabetes dengan menyelenggarakan “Aksi Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah Terintegrasi dengan Posbindu PTM” yang akan diadakan di hari Minggu, 10 April 2016, pukul 6 pagi hingga selesai di Pasar Modern, BSD City. ProSehat yang mendukung kegiatan Kemenkes […]

    Cek Gula Darah Gratis & Senam Bersama untuk #LawanDiabetes 10 April 2016

    Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular mengajak masyarakat Indonesia untuk cegah, obati dan #LawanDiabetes dengan menyelenggarakan “Aksi Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah Terintegrasi dengan Posbindu PTM” yang akan diadakan di hari Minggu, 10 April 2016, pukul 6 pagi hingga selesai di Pasar Modern, BSD City. ProSehat yang mendukung kegiatan Kemenkes RI juga menyediakan booth cek gula darah, kolesterol dan tensi gratis.

    Kegiatan ini akan dibuka oleh Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K) dan dihadiri pula oleh Gubernur Banten Bpk Rano Karno dan Walikota Tangerang Selatan Ibu Airin. Dalam kegiatan ini pula, akan dicanangkan adanya Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) PTM (Penyakit Tidak Menular) di sekitar pasar sehingga masyarakat semakin mengerti pentingnya kesehatan dengan cara pencegahan sebelum sakit. Hal ini menjadi penting mengingat tingginya faktor risiko penyakit tidak menular, khususnya Diabetes yang saat ini sudah menjadi pembunuh nomor 3 di Indonesia (6,7%) merujuk pada data Sample Registration Survey 2014.

    Tidak mau hanya menjadi sebuah kegiatan selebrasi semata, kegiatan ini juga langsung memberikan contoh cara-cara pencegahan penyakit tidak menular seperti diabetes. Beberapa kegiatan yang juga termasuk di dalamnya adalah cek gula darah rutin dan berolahrga.  Sehingga pada pagi hari, kegiatan akan dimulai dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan cek gula darah gratis.

    Jadi, tunggu apalagi, ajak keluarga dan kerabat untuk menghadiri kegiatan ini pada hari Minggu, 10 April 2016 pukul 6 pagi. Sebarkan juga melalui social media sehingga seluruh lapisan masyarakat akan lebih mengerti pentingnya pencegahan penyakit tidak menular.

    Sampai bertemu, Rekan Sehat!

    Read More
  • Cegah obesitas anak Anda dengan resep bekal rendah kalori ini: Obesitas pada anak perlu mendapatkan perhatian lebih dari orang tua dan praktisi kesehatan. Hal ini disebabkan karena komplikasi obesitas pada anak yang dapat ditimbulkan lebih kompleks dibandingkan dengan obesitas pada orang dewasa, mengingat anak akan terus tumbuh dan berkembang, serta menjadi hal penting karena anak […]

    Cegah Obesitas Anak dengan 5 Resep Bekal Rendah Kalori

    Cegah obesitas anak Anda dengan resep bekal rendah kalori ini:

    Obesitas pada anak perlu mendapatkan perhatian lebih dari orang tua dan praktisi kesehatan. Hal ini disebabkan karena komplikasi obesitas pada anak yang dapat ditimbulkan lebih kompleks dibandingkan dengan obesitas pada orang dewasa, mengingat anak akan terus tumbuh dan berkembang, serta menjadi hal penting karena anak merupakan generasi penerus bangsa.

    Apa yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua dalam mencegah obesitas anak? Selain membiasakan banyak bergerak dan kurangi makan makanan manis, membuatkannya bekal rendah kalori dengan gizi seimbang juga menjadi cara yang bisa Anda coba.

    Simak dan catat 5 resep bekal rendah kalori ini:

    1. Burger Jamur dan Buncis

    Wah, pasti menyenangkan sekali ya jika bisa membuatkan bekal rendah kalori untuk makan siang si kecil setiap harinya. Nutrisi dan kebersihannya pasti terjaga dengan baik, seperti resep ini yang kaya akan serat dan rendah lemak. Burger sayuran dengan dressing yogurt pastinya akan menjadi menu kesukaan si kecil.

    Nutrisi per saji: 271 kkal

    Bahan-bahan:

    • 1 sdm minyak zaitun
    • 250 g jamur kancing
    • 2 siung bawang putih; memarkan
    • 1 tangkai daun bawang; iris
    • 1 sdm bubuk kari
    • ½ sari lemon dan parutan kulitnya
    • 400 g  buncis, direbus
    • 85 g remah roti gandum segar
    • 6 sdm Greek yogurt rendah kalori
    • Sejumput jinten yang digiling halus
    • 2 buah roti burger; dibagi dua lalu panggang
    • 2 buah tomat; iris
    • Segenggam daun ketumbar

    Cara Membuat:

    Panaskan 1 sendok teh minyak di wajan, kemudian masak jamur, bawang putih dan daun bawang selama 5 menit. Campur bubuk kari, parutan dan jus lemon dan masak selama 2 menit atau sampai campuran terlihat mengering. Pindahkan ke dalam wadah agar dingin. Setelah itu gunakan garpu untuk menghancurkan buncis di dalam mangkuk. Anda juga bisa menggunakan alat Food Processor. Jangan terlalu halus. Tambahkan campuran jamur yang sudah diolah sebelumnya ke dalam remah roti. Aduk sedemikian rupa hingga menjadi olahan untuk patty burger Anda. Bentuk bulat pipih membentuk burger kemurian goreng dengan sedikit minyak selama 3 hingga 4 menit hingga renyah dan berwarna kecoklatan. Untuk saus atau dressingnya, campur Greek yogurt dengan jinten. Letakkan setengah roti kemudian oleskan saus Anda. Akhiri dengan menyelipkan burger di antara roti tersebut. Jangan lupa berikan si kecil jus jeruk sebagai pendamping makan siangnya.

    * Bila sulit mendapatkan Greek yogurt bisa diganti dengan yogurt plain,namun tentunya perhitungan kalorinya akan berubah.

    recipe-image-legacy-id--265472_12

    2. Nugget Ikan dan Kacang Polong

    Si kecil senang makanan jadi seperti nugget ikan? Daripada membeli, lebih baik buat sendiri dengan variasi yang lebih sehat, seperti resep yang satu ini.

    Nutrisi per saji: 489 kkal

    Bahan-bahan:

    • 600 g ikan tanpa tulang dan kulit
    • 50 g tepung yang diberi bumbu garam dan lada hitam
    • 1 telur; dikocok lepas
    • 200 g remah roti (breadcrumb)
    • 2 sdm minyak sayur
    • 400 g kacang polong beku
    • Mentega secukupnya
    • Parutan kulit 1 buah lemon; kemudian lemonnya iris menjadi beberapa bagian
    • Segenggam daun mint; cincang halus

    Cara Membuat:

    Iris daging ikan membentuk jari atau korek api ukuran besar hingga 12 buah. Ketebalannya kira-kira 3 cm. Letakkan tepung terigu yang sudah dibumbui, telur dan remah roti ke dalam 3 mangkuk yang berbeda. Lumuri ikan dengan tepung, kemudian ke telur dan terakhir lumuri dengan remah roti. Taruh di piring dan biarkan selama 15 menit. Setelah itu panaskan minyak di wajan yang besar. Masukan ikan yang sudah dilumuri 3 jenis adonan tadi ke dalam wajan dan goreng selama 8 menit. Perhatikan warnanya yang keemasan. Setelah itu masukkan kacang polong ke wajan kecil yang terisi dengan air yang mendidih. Masak selama 4 menit hingga lembut. Sisihkan, masukkan ke dalam mangkok dengan mentega, parutan lemon, dan daun mint. Kemudian hancurkan dengan garpu atau alat potato masher. Bumbui dengan sedikit garam dan lada dan kemudian sajikan bersama dengan nugget ikan yang sudah matang. Selamat mencoba!

    recipe-image-legacy-id--1069480_11

    3. Ikan Keju Panggang

    Hidangan ini sangat menggoda dan sangat mudah dibuat. Belum lagi rasa dan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Anak-anak Anda tidak akan menyadari kebaikan yang mereka makan dari hidangan ini. Yuk, coba resep berikut ini!

    Nutrisi per saji: 179 kkal

    Bahan-bahan:

    • 4 fillet ikan tebal, sekitar 500 g
    • Minyak sayur
    • 4 iris tipis daging ham
    • 50 g keju cheddar
    • 2 batang daun bawang; iris miring

    Cara Membuat:

    Panaskan panggangan dengan suhu tinggi dan tuang minyak pada permukaan. Atur daging fillet di atasnya dan berikan jarak. Kemudian lapisi daging fillet tersebut dengan sedikit minyak. Panggang selama 2 menit. Setelah selesai, balikkan posisi daging fillet dan letakkan di atasnya daging ham yang sudah diiris tipis. Campurkan dengan keju dan daun bawang. Jangan lupa bumbui dengan sedikit garam dan lada. Panggang kembali sampai kejunya meleleh.

    recipe-image-legacy-id--2542_11

    4. Spaghetti dan Bakso

    Ajak si kecil untuk menyiapkan bekal rendah kalori untuknya dengan resep mudah berikut.

    Nutrisi per saji: 388 kkal

    Bahan-bahan:

    • Spaghetti
    • 300 g sosis sapi
    • 500 g daging sapi cincang; dibentuk bulat seperti bakso
    • 1 siung bawang bombai; dicincang halus, dan kecil-kecil
    • 1 buah wortel ukuran besar; diparut
    • 1 sdm daun oregano kering
    • 50 g keju Parmesan; diparut
    • 1 kaleng puree tomat sebagai sausnya
    • 1 sdm minyak zaitun

    Cara Membuat:

    Campurkan bahan-bahan daging ke dalam 1 wadah. Bumbui dengan sedikit garam dan lada hitam. Anak Anda dapat melakukan tugas ini. Aduk menggunakan tangan, kemudian jika sudah tercampur bentuk menyerupai bakso. Jika sudah selesai, Anda bisa merebus spaghetti Anda. Dan langkah terakhir adalah memasak saus tomat dengan menumis bawang bombai di dalam wajan dengan minyak zaitun. Masukkan pula ke dalamnya daun kering oregano, parutan wortel, bakso, puree tomat dan setengah bagian dari keju Parmesan yang sudah diparut. Campur semua dan bumbui sesuai selera. Jika spaghettinya sudah matang, tuangkan ke dalam saus dan aduk. Tunggu hingga matang.

    recipe-image-legacy-id--1148516_11

    5. Roti Salmon Telur Panggang

    Jika Anda ingin membuat menu sarapan anak yang berbeda dan sehat pastinya, coba resep salmon telur panggang ini. Mudah dan cepat!

    Nutrisi per saji: 238 kkal

    Bahan-bahan:

    • 6 roti bulat untuk dilubangi di tengahnya
    • 6 iris daging salmon yang dipotong dadu
    • 25 g mentega; dilelehkan
    • 6 telur ukuran sedang
    • Keju Parmesan

    Cara Membuat:

    Panaskan oven dan letakkan roti yang sudah diberi lubang. Jangan terlalu dalam karena akan digunakan sebagai tempat telur dan salmon. Angkat roti dari wajan dan atur di atas tray pemanggang. Pecahkan telur dan tuang ke dalam lubang pada roti dan salmon. Beri garam dan lada hitam. Panggang selama 10 hingga 15 menit.

    recipe-image-legacy-id--1289452_7

    Dengan 5 resep tersebut, Anda dapat mengontrol jumlah kalori yang dikonsumsi si kecil. Dengan begitu, Anda pun dapat merencanakan program olahraga yang tentunya disukai olehnya, seperti berenang, bermain tennis, karate, dan masih banyak lagi. Yang terpenting adalah si kecil selalu mengkonsumsi makanan bernutrisi tinggi dan aktif bergerak, dengan begitu mereka akan terhindar dari obesitas!

    Read More
  • Sedang dalam program diet atau ingin menjaga kadar gula darah Anda? Cek 6 resep rendah kalori ini! Ingin punya bentuk tubuh yang ideal memang tidak mudah. Banyak hal yang harus dikorbankan, termasuk jumlah asupan kalori Anda setiap harinya. Dengan melakukan banyak kegiatan setiap harinya, maka seseorang diperlukan energi yang cukup untuk menopang kesibukan tersebut. Dan […]

    6 Resep Rendah Kalori < 500 kkal untuk Cegah Diabetes

    Sedang dalam program diet atau ingin menjaga kadar gula darah Anda? Cek 6 resep rendah kalori ini!

    Ingin punya bentuk tubuh yang ideal memang tidak mudah. Banyak hal yang harus dikorbankan, termasuk jumlah asupan kalori Anda setiap harinya. Dengan melakukan banyak kegiatan setiap harinya, maka seseorang diperlukan energi yang cukup untuk menopang kesibukan tersebut. Dan jumlah kalori dari makanan setiap hari ditentukan berdasarkan berat badan, usia, jenis kelamin dan tinggi badan. Ketika sudah diketahui indeks massa tubuh serta kategorinya, asupan jumlah kalori pun harus mengikuti kebutuhan tersebut.

    Tidak perlu takut dengan jumlah asupan harian yang berkurang karena 6 resep rendah kalori ini selain menyehatkan, juga akan mengenyangkan perut Anda. Catat resepnya dan praktikkan untuk menu makan Anda setiap hari dan agar tubuh terhindar dari obesitas yang dapat memacu penyakit diabetes melitus!

    1. Salad Ayam Biji Wijen

    Salad segar dan sehat dengan daun Thai basil (kemangi) dan ketumbar, kacang kedelai, wortel dan tomat cherry.

    Nutrisi per saji: 300 kkal

    Bahan-bahan:

    • 2 dada ayam tanpa kulit
    • 85 g kacang kedelai beku; panaskan dengan microwave atau taruh dekat kompor
    • 1 buah wortel ukuran besar; iris seperti korek api
    • 4 tungkai daun bawang; iris halus
    • 140 g tomat ceri; dibelah dua
    • 1 ikat daun ketumbar; iris
    • 1 kepal tangan daun kemangi (basil); iris
    • 1 sendok teh biji wijen yang disangrai sebentar

    Untuk dressing:

    • Parutan kulit lemon beserta jus dari ½ lemon
    • 1 sendok teh saus ikan
    • 1 sendok teh minyak wijen
    • 2 sendok teh saus pedas manis

    Cara Membuat:

    Taruh dada ayam di wajan dan tuang air dingin  ke dalamnya, taurh kacang kedelai tepat di atas dada ayam, kemudian masak selama 8 menit. Sementara itu, campurkan semua bahan untuk dressing di dalam wadah yang besar. Ketika ayamnya sudah matang, iris dan masukkan ke dalam dressing bersama kacang kedelai, wortel, daun bawang, tomat ceri, daun ketumbar dan kemangi. Aduk perlahan dan pastikan semua bagian terlapisi oleh saus dressing. Pindahkan ke dalam wadah siap makan dan taburkan biji wijen di atasnya. Mudah ya?

    1

     

    2. Risotto Krim Tomat

    Sebuah hidangan nasi (risotto) yang dibumbui dengan rosemary, basil (kemangi) dan tomat ceri manis. Mudah dibuat, sehat dan rendah kalori.

    Nutrisi per saji: 381 kkal

    Bahan-bahan:

    • 400 g tomat kaleng yang sudah dipotong-potong berbentuk kecil,bisa juga dengan tomat segar
    • 1 liter kaldu sayur
    • 1 blok mentega
    • 1 sendok makan minyak zaitun
    • 1 bawang bombay: cincang halus
    • 2 siung bawang putih; cincang halus
    • 1 tangkai daun rosemary; cincang halus
    • 250 g nasi risotto
    • 300 g tomat ceri; dibelah dua
    • Sejumput daun basil (kemangi); dirobek kasar
    • 4 sendok makan parutan keju Parmesan

    Cara Membuat:

    Keluarkan tomat kaleng dan setengah kaldu ke dalam Food Processor dan olah hingga halus. Kemudian tuang campuran tersebut ke dalam wajan dengan sisa kaldu, buat mendidih di atas api kecil. Sementara itu, proses mentega dan minyak zaitun di dalam wajan yang lebih besar dan panaskan hingga mentega meleleh. Kemudian campurkan bawang bombai, masak selama 6-8 menit hingga lembut. Setelah itu campurkan bawang putih dan daun rosemary. Masak lagi selama 1 menit. Setelah itu masukkan nasi risotto dan masak lagi selama 1 menit.

    Mulai masukkan 1/4 campuran kaldu dan tomat. Biarkan risottonya matang, aduk perlahan, kemudian tuang kaldu kembali. Setelah setengah kaldu tersebut bercampur dengan risotto, masukkan tomat ceri. Masak selama 20-25 menit. Kunci dari masakan ini adalah menunggu hingga risotto secara perlahan menyerap kaldu dan campuran bahan lainnya. Tutup wajan dengan penutupnya, masak selama 1 menit, kemudian aduk daun kemangi bersama masakan Anda. Sajikan dengan parutan keju Parmesan dan lada hitam.

    2

     

    3. Salmon dan Bayam dengan Saus Tartar

    Tingkatkan asupan protein Anda dengan daging salmon yang diolah dengan saus tartar dan sayuran bayam.

    Nutrisi per saji: 321 kkal

    Bahan-bahan:

    • 1 sendok teh minyak sayur
    • 2 salmon fillet tanpa kulit
    • 250 g sayur bayam
    • 2 sendok makan krim/saus tartar rendah lemak (bisa diganti yoghurt tawar)
    • Sari lemon ½
    • 2 sendok makan daun peterseli; cincang kasar
    • Irisan lemon untuk penyajian

    Cara Membuat:

    Panaskan minyak di wajan. Bumbui salmon pada kedua sisinya. Goreng selama 4 menit untuk kedua sisi hingga berwarna keemasan dan daging terkelupas dengan mudah. Sajikan di piring ketika Anda memasak bayam. Petik daun dan batang bayam, masak dengan sedikit minyak, bumbui dan tunggu hingga sedikit layu. Hidangkan bayam di atas piring dan taruh daging salmon di atasnya. Olah saus tartar di dalam wajan dengan sari lemon dan daun peterseli. Jangan masak terlalu lama. Siram saus tersebut ke atas hidangan salmon dan bayam. Sajikan dengan irisan lemon. Your food is ready!

    recipe-image-legacy-id--52867_12

    4. Salmon Burger

    Daripada burger McD yang Anda tahu benar kandungan nutrisinya seperti apa, mengapa tidak membuat burger yang lebih sehat? Coba resep ini untuk makan siang yang lebih mengenyangkan, lezat, namun tetap sehat.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    Nutrisi per saji: 292 kkal

    Bahan-bahan:

    • 4 salmon fillet tanpa tulang dan kulit; potong kotak-kotak
    • 2 sendok makan pasta kari Thailand
    • Jahe seukuran jempol yang diparut
    • 1 sendok teh soy sauce
    • 1 tangkai daun ketumbar; cincang kasar
    • 1 sendok teh minyak sayur
    • Irisan lemon; untuk penyajian

    Untuk saladnya:

    • 2 buah wortel
    • 1 buah timun
    • 2 sendok makan white vinegar
    • 1 sendok teh gula merah

    Cara Membuat:

    Tuangkan daging salmon yang sudah dipotong ke dalam Food Processor bersama Thai red curry paste, parutan jahe, soy sauce dan daun ketumbar. Proses sampai seluruh campuran tercampur dengan sempurna dan terlihat mudah dibentuk. Keluarkan campuran tersebut dan bentuk menjadi 4 burger. Panaskan minya di dalam wajan, kemudian goreng burger selama 4 hingga 5 menit hingga matang pada kedua sisi. Sementara itu, gunakan alat Swivel Peeler untuk memarut wortel dan timun dalam bentuk memanjang dan tipis. Simpan di dalam 1 wadah, tuang cuka dan gula ke dalam campuran sayuran tersebut dan sajikan dengan burger beserta nasi hangat.

    recipe-image-legacy-id--195496_11

    5. Salmon Salad

    Ingin sajian mengenyangkan dengan kalori kurang dari 500 kkal? Salmon salad ini sempurna disajikan sebagai menu makan siang Anda. Coba resepnya di sini!

    Produk Terkait: Makanan Sehat Murah

    Nutrisi per saji: 320 kkal

    Bahan-bahan:

    • 100 g couscous
    • 1 sdm minyak zaitun
    • 2 salmon fillet
    • 200 g brokoli; diparut kasar, batang dibuang
    • Jus dari 1 buah lemon
    • ½ buah delima
    • 2 genggam selada air
    • Minyak zaitun
    • Irisan buah lemon

    Cara Membuat:

    Panaskan air di dalam steamer. Bumbui couscous, kemudian tuang 1 sendok teh minyak zaitun. Tuang air yang mendidih ke dalam wadah couscous hingga terendam. Sisihkan. Tuang brokoli ke dalam setengah air yang mendidih, kemudian di bagian atas steamer Anda, letakkan daging salmon. Jangan terlalu lama merebus brokoli. Setelah selesai, pindahkan brokoli ke dalam wadah dengan air dingin. Campur seluruh bahan; couscous, brokoli, biji pomegranate dengan lemon dressing. Sajikan dnegan daging salmon dan irisan lemon. Untuk tambahan, tuang minyak zaitun ke atas daging dan couscous.

    recipe-image-legacy-id--192540_11

    6. Tomat dan Paprika Ham Omelette

    Jika Anda sedang butuh asupan tambahan dari protein, coba resep yang 1 ini untuk menu sarapan Anda. Gunakan sedikit kuning telur agar kolesterol level Anda tetap aman.

    Baca Juga: Makanan Tepat Untuk Jantung Anak

    Nutrisi per saji: 206 kkal

    Bahan-bahan:

    • 2 butir telur dan 3 putih telur tambahan
    • minyak zaitun 1 sdt
    • 1 paprika merah, dibuang bijinya dan cincang halus
    • 2 daun bawang, bagian putih dan hijau disimpan terpisah dan cincang halus
    • beberapa iris tipis ham tanpa lemak
    • 25 g keju cheddar rendah lemak; diparut
    • roti gandum; sebagai pendamping (opsional)
    • 1-2 cincang tomat segar sebagai topping

    Cara Membuat:

    Campur seluruh telur di dalam satu wadah. Bumbui dengan sedikit garam dan lada hitam. Panaskan minyak di dalam wajan anti lengket dan masak paprika merah selama 3-4 menit. Buang bagian putih dari daun bawang dan masak selama 1 menit setelahnya. Tuangkan telur dan masak hingga matang. Setelah setengah matang, taburkan potongan daging ham dan keju cheddar di atas permukaan telur. Ketika sudah akan matang, beri taburan daun bawang, potongan tomat dan nikmati selagi hangat bersama roti gandum Anda.

    recipe-image-legacy-id--693457_11

    Nah, 7 resep rendah kalori di atas tadi bisa Anda gunakan sebagai menu untuk program diet. Dengan diet yang benar dan tidak membuat lapar, bukan hanya bentuk tubuh ideal yang Anda dapatkan. Anda tentunya juga akan terhindar dari penyakit seperti diabetes. Tetap ingat untuk mencari tahu asupan harian yang tepat untuk Anda berdasarkan berat badan, usia, tinggi badan dan jenis aktifitas. Yang terpenting adalah bagaimana Anda bisa mendapatkan segala nutrisi dari setiap menu makan siang, sarapan atau dinner Anda!

    Baca Juga: 7 Makanan Memicu Kolesterol

    Selamat mencoba!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    • BBCGoodFood.com
    Read More
  • Cara menarik Lawan Diabetes adalah dengan membangun kesadaran akan gaya hidup yang lebih sehat bersama-sama! Bagaimana caranya? Dengan ikutan kontes foto ini! Sudah bulan April dan Hari Kesehatan Sedunia sudah dekat! Di Hari Kesehatan Sedunia 2016 dengan tema Lawan Diabetes ini, ProSehat mengajak Rekan Sehat semua untuk hidup makin sehat #LawanDiabetes plus bonus kesempatan memenangkan […]

    Photo Challenge #21HariLawanDiabetes

    Cara menarik Lawan Diabetes adalah dengan membangun kesadaran akan gaya hidup yang lebih sehat bersama-sama! Bagaimana caranya? Dengan ikutan kontes foto ini!

    12719176_1728954824005522_1395361832488448364_o
    Sudah bulan April dan Hari Kesehatan Sedunia sudah dekat!
    Di Hari Kesehatan Sedunia 2016 dengan tema Lawan Diabetes ini, ProSehat mengajak Rekan Sehat semua untuk hidup makin sehat #LawanDiabetes plus bonus kesempatan memenangkan uang tunai Rp 1 Juta. Gimana caranya?
    1. Follow instagram @prosehat
    2. Install aplikasi ProSehat di hape Androidmu
    3. Foto kegiatan sehatmu bersama ProSehat selama 21 hari mulai dari tanggal 7 April 2016.
    4. Kegiatan sehat #LawanDiabetes yang bisa kamu upload adalah foto makanan sehat, minuman rendah gula (air putih, teh tawar, jus rendah gula, dll), dan olahraga.
    5. Foto makanan dan minuman harus menampilkan layar HP yang sedang membuka aplikasi ProSehat – fitur Tanya ProSehat.
    6. Berikan caption kenapa kalian memilih kegiatan sehat tersebut, beri hashtag #SemuaMauSehat #21HariLawanDiabetes #Kota+LawanDiabetes, dan tantang minimal 3 temanmu untuk ikut #21HariLawanDiabetes.
    7. Jangan lupa tag @prosehat ya di setiap fotomu!
    Setiap peserta akan langsung mendapatkan voucher Rp 100,000 dari ProSehat dan akan ada pemenang setiap 7 hari yang berhak mendapatkan uang tunai Rp 200.000. Dan untuk pemenang utama, uang tunai Rp 400.000 menanti Anda! Jadi jangan sampai kelewatan Rekan Sehat!
    Lawan Diabetes bisa dilakukan dengan mudah, yaitu dengan cegah, lawan dan obati!
    Read More
  • Sebelum Daftar ke Gym, Lakukan 10 Kegiatan Cegah Diabetes Ini! Jika Anda belum menderita diabetes dan ingin cegah diabetes, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan olahraga fisik secara teratur. Karena ketika seseorang menderita diabetes, terjadi penurunan produksi hormon insulin oleh pankreas. Padahal, insulin berfungsi untuk memasukkan gula dari peredaran darah ke dalam […]

    10 Kegiatan Cegah Diabetes — Semuanya Mudah Dilakukan di Rumah

    Sebelum Daftar ke Gym, Lakukan 10 Kegiatan Cegah Diabetes Ini!

    Jika Anda belum menderita diabetes dan ingin cegah diabetes, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan olahraga fisik secara teratur. Karena ketika seseorang menderita diabetes, terjadi penurunan produksi hormon insulin oleh pankreas. Padahal, insulin berfungsi untuk memasukkan gula dari peredaran darah ke dalam sel tubuh. Di dalam sel, gula kemudian akan dirubah menjadi energi. Penuruan produksi insulin sering ditemukan pada orang dengan berat badan berlebih, namun juga ada yang merupakan turunan atau genetik. Dengan berolahraga akan meningkatkan penyerapan gula dari darah ke dalam sel otot. Olahraga juga membuat otot menjadi lebih sensitif terhadap insulin sehingga akan meningkatkan penyerapan glukosa darah ke dalam sel otot.

    Kegiatan_Cegah_DIabetes

    The American College of Sports Medicine dan the American Diabetes Association juga mendukung fakta bahwa dengan berolahraga akan dapat membantu dalam mempertahankan kadar gula darah yang baik. Sebuah penelitian di Massachusetts General Hospital juga menemukan bahwa tidak perlu lari marathon atau diet ekstrim sehingga kelaparan hanya untuk mengontrol gula darah. Olahraga seperti jalan cepat selama 30 menit sehari, 5 hari seminggu, sudahlah cukup untuk penderita diabetes atau mereka yang mau mencegah diabetes. Untuk itu bentuk pencegahan diabetes yang dapat Anda lakukan saat ini adalah dengan rutin berolahraga dan menjaga berat badan Anda, jangan sampai obesitas! Jika kesulitan memikirkan olahraga yang tepat, 10 olahraga mudah dilakukan ini dapat menjadi pilihan Anda:

    1. Superman

    Jenis olahraga ini sama dengan pose Yoga Locust. Cara mudah untuk melakukan olahraga ini adalah dengan mengikuti tips ini:

    • Mulai dari berbaring pada perut Anda di atas tikar atau lantai dengan kaki terentang ke belakang. Seperti pose superman, rentangkan kedua tangan di samping wajah Anda. Jangan lupa untuk mengendurkan otot leher dan menyelaraskan kepala Anda dengan tulang belakang.
    • Angkat kedua tangan dan kaki pada saat yang bersamaan. Hal ini terdengar mudah, namun percayalah, butuh kekuatan besar untuk melakukan hal tersebut. Jangan lupa atur nafas Anda saat melakukan olahraga ini.

    superman-1

    2. Bent Knee Push-up

    Oldie but goodie. Push-up sudah menjadi salah satu olahraga populer yang mudah untuk dilakukan. It costs you 0 cent. Namun pose terbaik dari push-up ini bagi para wanita adalah dengan bertumpu pada kedua lutut Anda. Lakukan olahraga ini 8 kali hitungan dan diulang 3 kali  sebelum berangkat ke kantor, and earn that flat stomach! Cegah diabetes akan lebih mudah dilakukan dengan salah satu cara menjaga berat badan ideal.

    Bent-Knee-Push-up-1

    3. Bodyweight Squat

    Berdiri setinggi yang Anda bisa dengan kaki Anda melebar sejajar dengan bahu Anda. Kemudian panjangkan kedua tangan Anda lurus ke depan tubuh Anda. Jaga agar bahu Anda dalam posisi setegak mungkin saat melakukan squat ini. Turunkan tubuh Anda sejauh yang Anda bisa dengan mendorong pinggul Anda kembali dan menekuk lutut Anda. Beri jeda, lalu lakukan kembali gerakan tersebut, kembali ke posisi awal. Lakukan 15 hingga 20 kali pengulangan.

    image001

    4. Push-up with Single-leg Raise

    Olahraga ini sangat mudah dilakukan. Pada posisi push up, di mana ujung jari kedua kaki Anda berdiri tegak, kemudian angkat 1 kaki ke udara saat Anda melakukan push-up tersebut. Ketika Anda sedang push-up ke bawah, angkat 1 kaki berbarengan.

    42-1

    5. Plank

    Kegiatan cegah diabetes yang ini terlihat mudah, namun jangan anggap enteng. Plank mulai populer beberapa tahun belakangan ini. Ternyata dengan rutin melakukan plank, bagian perut Anda akan merasakan tarikan hingga akhirnya membuat bagian yang gembyor menjadi rata.

    32-1

    6. Single Leg Stand

    This is insanely easy! Olahraga ini secara tidak disadari juga pasti sering Anda lakukan setiap harinya. Yup, berdiri dengan satu kaki. Posisi ini dipercaya dapat membuat perut Anda rata jika dilakukan secara teratur, pastinya. Bayangkan Anda sedang gerak jalan di tempat, namun hanya boleh mengangkat 1 kaki saja. Jalan di tempat dengan 1 kaki, siapa yang sangka bahwa kegiatan ini masih digolongkan sebagai olahraga?

    single-leg-stand-1

    7. Pose Yoga Bridge (Setu Bandhasana)

    Pose ini membangun inti dan kekuatan tubuh bagian bawah, memperpanjang dan memperkuat tulang belakang, juga mengeluarkan banyak keringat, which is good! Kesulitan yang akan Anda temukan adalah ketika bagian perut Anda sudah mulai tertimbun oleh lemak. Untuk melakukan olahraga ini dengan moderasi mengangkat perut pastinya akan sulit untuk dilakukan.

    49-1

    8. Side Lying Hip Abduction

    Dalam posisi tidur menyamping, angkat satu kaki Anda ke udara dan lakukan gerakan tersebut dalam beberapa set. Jangan terlalu tinggi mengangkat kaki Anda.

    38-1

    9. Standing Calf Raises – Wall

    Ternyata tembok pun dapat menjadi teman olahraga Anda. Jika kesibukan Anda membuat Anda terhimpit oleh waktu dan lemak, coba lakukan olahraga ini. Posisi awal Anda adalah berdiri beberapa centimeter di depan tembok. Kemudian pegang tembok tersebut dengan kedua tangan dalam posisi yang sejajar. Seperti melakukan push up, berikan kedua tangan Anda tumpuan dan lakukan push-up tersebut pada tembok rumah atau ruang kerja Anda!

    Standing-Calf-Raises---Wall-1

    10. Cobra

    Pernah melihat ular cobra? Siapa yang sangka hewan ini dapat membantu Anda mendapatkan tubuh super ideal? Pada posisi awal Anda harus berbaring dengan perut mencium karpet atau alas yang digunakan. Setelah itu letakkan kedua tangan dengan posisi di bawah pundak dengan ujung jari yang menghadap ke depan. Luruskan kedua kaki Anda. Kemudian biarkan bagian pinggul ke bawah dalam posisi diam. Kemudian lakukan push-up pada bagian pinggang ke atas.  

    cobra-1

    10 kegiatan cegah diabetes di atas tidak sesulit yang dulu mungkin pernah Anda bayangkan. Selain cegah diabetes, 10 kegiatan ini mudah dilakukan. Mengapa mudah, karena terdapat banyak pilihan dan tidak sesulit jaman dulu, ketika pilihan olahraga hanya terbatas pada kegiatan di luar ruangan. Ternyata 10 kegiatan yang sudah dibahas di atas bisa Anda lakukan di manapun Anda berada. Jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak bergerak!

    Read More

Showing 21–30 of 40 results

Chat Asisten ProSehat aja