Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Travelling Sehat

Showing 1–10 of 23 results

  • Liburan panjang akhir tahun telah usai. Momen liburan panjang yang didapat untuk mengatasi penat setelah bekerja setahun penuh itu seharusnya sudah dapat menyegarkan tubuh dan pikiran Sahabat. Liburan adalah sesuatu yang menyenangkan dan semua orang tentu saja ingin berlibur. Akan tetapi, pada kenyataannya liburan panjang malah menyebabkan Sahabat menjadi sakit dan tidak fit sehingga belum […]

    Penyebab Sakit Setelah Liburan dan Cara Mengatasinya

    Liburan panjang akhir tahun telah usai. Momen liburan panjang yang didapat untuk mengatasi penat setelah bekerja setahun penuh itu seharusnya sudah dapat menyegarkan tubuh dan pikiran Sahabat. Liburan adalah sesuatu yang menyenangkan dan semua orang tentu saja ingin berlibur. Akan tetapi, pada kenyataannya liburan panjang malah menyebabkan Sahabat menjadi sakit dan tidak fit sehingga belum dapat melanjutkan lagi aktivitas seperti sedia kala.1 Sahabat tentu bertanya-tanya mengapa hal itu bisa terjadi? Daripada penasaran, yuk mari kita simak bersama-sama pembahasan di bawah ini!

    sakit setelah liburan. sakit sehabis liburan

    Baca Juga: Inilah 3 Persiapan Penting Sebelum Traveling

    Banyaknya Aktivitas yang Dikerjakan

    Karena liburan adalah hal yang cukup menyenangkan untuk dilakukan tentu saja Sahabat tidak akan mau begitu saja melewatkan momen-momen yang Sahabat cukup anggap penting. Sahabat akan melakukan banyak aktivitas lebih dari biasanya yang mungkin saja melampaui waktu istirahat. Akibatnya, tubuh akan menjadi kaget akan perubahan perilaku tersebut.2,3

    Perubahan Pola Makan dan Minum

    Biasanya sebelum liburan, Sahabat merupakan orang yang teratur dalam makan dan minum bahkan dalam kondisi bekerja sekalipun. Namun, ketika liburan Sahabat mungkin lupa makan dan minum yang dapat memberikan efek negatif kepada tubuh seperti mudah terserang penyakit lambung dan flu. Karena itu, usahakan untuk tetap makan dan minum seperti saat sebelum liburan agar Sahabat tidak terserang penyakit ketika berlibur.2

    Produk Terkait: Jual Makanan Sehat

    Terkena Kuman dan Virus

    Saat liburan Sahabat pun bisa terkena bakteri atau virus dengan mudah. Hal ini dikarenakan Sahabat bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang setiap harinya mulai dari hotel, saat naik transportasi umum atau saat berjalan-jalan di tempat-tempat publik. Inilah yang membuat penyakit dapat menular dengan cepat. Karena itu, usahakan untuk selalu melakukan tindakan-tindakan higienis seperti mencuci tangan atau di masa pandemi mengenakan masker dan menjaga jarak.2,3

    Perubahan Suhu dan Iklim

    Hal lain yang menyebabkan tubuh menjadi sakit sehabis berlibur adalah karena perubahan suhu dan iklim. Bagi Sahabat yang terbiasa dengan suhu dan iklim tropis tentu akan mengalami keterkejutan saat berlibur ke tempat yang suhunya dingin sehingga tubuh harus beradaptasi. Begitu kembali dari tempat tersebut tubuh akan mengalami keterkejutan lagi karena perlu melakukan penyesuaian kembali.

    Bepergian dengan Pesawat

    Banyak orang bepergian untuk liburan dengan pesawat terutama untuk destinasi wisata yang cukup jauh. Bepergian dengan pesawat memang cukup efektif karena dapat memangkas waktu perjalanan, namun ternyata berpergian dengan pesawat dapat meningkatkan risiko tubuh jatuh sakit. Hal ini karena udara dengan kelembapan rendah dapat menyerang hidung dan tenggorokan. Tak hanya itu, virus pun diyakini dapat cepat tertular dalam kondisi yang demikian dari sesama penumpang.1

    Baca Juga: Pilek dan Flu Saat Traveling? Cegah Sekarang Juga!

    Cara Mencegah Sakit Sehabis Liburan

    Supaya Sahabat tidak sakit setelah liburan panjang yang malah dapat menghambat aktivitas sehari-hari, Sahabat disarankan untuk selalu membawa vitamin dalam jumlah banyak dan mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat. Hal lainnya adalah melakukan tindakan-tindakan higienis, seperti mencuci tangan, istirahat yang cukup, dan minum banyak air. Hindari mengonsumsi alkohol selama beberapa hari dan jangan lupa makan secara teratur. Apabila menderita gejala, seperti demam dan ruam pada kulit, segera pergi ke dokter untuk didiagnosis. Lalu, berilah tubuh waktu untuk bersantai dan menyesuaikan diri dengan aktivitas rutin, dengan mengambil cuti sehari sebelum beraktivitas. Jangan lupa untuk berolahraga ringan, yoga, dan teknik pernapasan supaya pikiran dan tubuh menjadi rileks setelah berlibur.1

    Baca Juga: Traveling Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta?

    Itulah penyebab mengapa Sahabat terkena sakit sehabis berlibur dan cara mengatasinya. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai liburan sehat dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. This is why you get ill after a holiday, according to a GP [Internet]. Cosmopolitan. 2021 [cited 4 January 2021]. Available from: https://www.cosmopolitan.com/uk/entertainment/travel/a28444993/feeling-ill-after-holiday/
    2. Hens H. 4 Penyebab Utama Sering Sakit Setelah Liburan [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 4 January 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3996389/4-penyebab-utama-sering-sakit-setelah-liburan
    3. Ini Alasan Mengapa Anda Sakit Setelah Liburan, Ketahui Cara Mengatasinya! [Internet]. suara.com. 2021 [cited 4 January 2021]. Available from: https://www.suara.com/health/2019/06/24/082000/ini-alasan-mengapa-anda-sakit-setelah-liburan-ketahui-cara-mengatasinya?page=all
    Read More
  • Pemerintah melalui Satgas Covid-19 pada 19 Desember 2020 telah mengeluarkan protokol kesehatan liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Protokol itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Surat edaran ini […]

    Protokol Kesehatan Liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Berikut Poin-poin Pentingnya

    Pemerintah melalui Satgas Covid-19 pada 19 Desember 2020 telah mengeluarkan protokol kesehatan liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Protokol itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Surat edaran ini berlaku mulai dari 19 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. Seperti diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito bahwa ketentuan dalam surat edaran tersebut adalah bagian dari upaya menanggulangi Covid-19. SE dikeluarkan karena melihat pengalaman liburan-liburan sebelumnya yang selalu diikuti oleh peningkatan jumlah kasus Covid-19.

    protokol kesehatan liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

    Baca Juga: Berwisata ke Bali Harus Negatif PCR Swab

    Terdapat beberapa poin penting yang perlu diketahui dalam surat edaran yang memuat protokol kesehatan untuk liburan akhir tahun 2020 ini. Apa saja itu? Yuk, Sahabat, mari kita simak bersama-sama!

    Pengetatan Perilaku 3M

    Perilaku 3M sudah menjadi hal yang wajib di saat pandemi Covid-19 ini mulai dari mencuci tangan, memakai masker hingga menjaga jarak. Namun selama perjalanan sahabat diwajibkan mengetatkan salah satu perilaku 3M tersebut, yaitu memakai masker. Penggunaannya wajib dilakukan dengan benar dan menutupi hidung sedangkan jenis yang dipakai adalah masker kain 3 lapis atau masker medis. Tak hanya pengetatan pada masker, protokol lainnya juga melarang penumpang selama perjalanan melepas masker untuk makan dan minum bagi perjalanan kurang dari 2 jam. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi individu yang wajib mengonsumsi obat-obatan tertentu, yang jika tidak diperbolehkan dapat mengancam keselamatan jiwanya.

    Wajib PCR Swab dan Rapid Antigen

    Selain pengetatan perilaku 3M, hal yang perlu Sahabat perhatikan adalah kewajiban PCR swab dan rapid antigen saat melakukan perjalanan. PCR swab diwajibkan bagi Sahabat yang ingin ke Pulau Bali melalui transportasi udara paling lama 7×24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan untuk yang ingin ke Bali melalui jalur laut dan darat atau ke wilayah-wilayah bukan Bali, terutama di Pulau Jawa  wajib melakukan rapid swab antigen paling lama 3×24 jam. Selain wajib PCR swab maupun rapid antigen, Sahabat diwajibkan mengisi e-HAC Indonesia. Namun pengisian ini tidak wajib bagi yang menggunakan kereta api. Rapid test antibodi masih diperbolehkan.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Anak-anak di Bawah Usia 12 Tahun Tidak Wajib Tes Covid-19

    Sempat muncul pertanyaan ketika pemberlakuan wajib PCR swab dan rapid swab antigen ini juga berlaku untuk anak-anak? Namun hal tersebut kenyataannya tidak melalui poin dalam surat edaran ini. Hal ini tentu saja melegakan bagi Sahabat yang berniat membawa anak dalam perjalanan. Namun, tetap hal tersebut harus diikuti dengan protokol-protokol kesehatan yang berlaku supaya anak-anak tidak mudah terjangkit Covid-19.

    Baca Juga: Tips Aman Berlibur Bersama Anak di Tengah Pandemi Covid-19

    Untuk Mobilitas dalam Wilayah Jabodetabek Tidak Perlu Rapid Swab Antigen

    Protokol Kesehatan Liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 juga menyatakan bahwa bagi Sahabat yang masih berlalu-lalang di dalam wilayah Jabodetabek tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil rapid swab antigen sebagai syarat perjalanan. Hal itu juga berlaku untuk transportasi laut di Pulau Jawa yang bersifat rutin, yaitu melayani pelayaran lokasi terbatas antarpulau atau antarpelabuhan antardomestik dalam satu wilayah aglomerasi.

    Hasil Negatif atau Non-Reaktif dengan Gejala Harus PCR Swab

    Apabila Sahabat dinyatakan negatif atau non-reaktif dari hasil rapid antibodi dan antigen namun menunjukkan gejala, Sahabat tidak diperbolehkan melakukan perjalanan dan wajib melakukan PCR swab dan isolasi mandiri selama waktu tunggu pemeriksaan.

    Bagi WNI yang Baru Tiba dari Luar Negeri Harus Negatif PCR Swab

    Apabila Sahabat datang dari luar negeri ke Indonesia di saat libur Natal dan Tahun Baru, Sahabat harus negatif PCR swab yang ditunjukkan melalui surat keterangan yang berlaku sejak tiba 3×24 jam, dan ada dalam e-HAC Indonesia. Setelah tiba, Sahabat akan diperiksa oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat dengan diukur suhu tubuh, validasi surat keterangan, dan pemeriksaan ulang PCR swab yang tidak hanya bagi WNI tetapi juga WNA. Setelah pemeriksaan Sahabat wajib dikarantina untuk menunggu hasil. Karantina ini berupa fasilitas milik pemerintah. Untuk WNA karantina berupa hotel atau penginapan yang disediakan pemerintah dengan sertifkasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, dan harus membayar secara pribadi.

    Baca Juga: Isolasi Mandiri Covid-19 di Fasilitas Pemerintah dan Pengajuannya

    Seperti itulah protokol kesehatan liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 supaya perjalanan aman, sehat, dan nyaman dari Covid-19 sehingga tingkat penularan Covid-19 bisa dikendalikan. Supaya Sahabat terhindar dari Covid-19 dan mengetahui positif atau negatif sebelum melakukan perjalanan, yuk jangan lupa melakukan PCR swab dan rapid swab antigen di Prosehat. Selain itu, Sahabat akan mendapatkan surat keterangan bebas dari Covid-19 sebagai bukti untuk divalidasi saat di bandara, terminal, dan pelabuhan. Caranya mudah: Sahabat tinggal akses Prosehat melalui aplikasi atau website lalu pilih kategori Layanan Kesehatan, dan klik Rapid Test-Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. umar E. Protokol Kesehatan Libur Natal dan Tahun Baru, Begini Isi Surat Edaran Satgas Covid-19 [Internet]. Fajar.CO.ID. 2020 [cited 21 December 2020]. Available from: https://fajar.co.id/2020/12/20/protokol-kesehatan-libur-natal-dan-tahun-baru-begini-isi-surat-edaran-satgas-covid-19/
    2. Harsono F. Surat Edaran Satgas COVID-19 Perjalanan Libur Natal dan Tahun Baru untuk Tanggulangi Penularan Virus Corona [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 21 December 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/4438339/surat-edaran-satgas-covid-19-perjalanan-libur-natal-dan-tahun-baru-untuk-tanggulangi-penularan-virus-corona
    3. COVID-19 S. Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 – Regulasi | Satgas Penanganan COVID-19 [Internet]. covid19.go.id. 2020 [cited 21 December 2020]. Available from: https://covid19.go.id/p/regulasi/surat-edaran-nomor-3-tahun-2020
    Read More
  • Seperti apa tips liburan sehat di musim hujan? Ini tentunya menjadi banyak pertanyaan Sahabat Sehat yang sepertinya sudah tidak sabaran untuk berlibur untuk melepas penat dan merelaksasi diri setelah bekerja. Meski begitu, Sahabat tentunya tidak ingin liburan yang dilakukan menjadi bencana karena menderita sakit apalagi liburan di waktu musim hujan datang dan di tengah pandemi. […]

    Tips Liburan Sehat di Musim Hujan Supaya Terhindar dari Penyakit

    Seperti apa tips liburan sehat di musim hujan? Ini tentunya menjadi banyak pertanyaan Sahabat Sehat yang sepertinya sudah tidak sabaran untuk berlibur untuk melepas penat dan merelaksasi diri setelah bekerja. Meski begitu, Sahabat tentunya tidak ingin liburan yang dilakukan menjadi bencana karena menderita sakit apalagi liburan di waktu musim hujan datang dan di tengah pandemi. Tentunya ada beberapa persiapan ekstra yang harus Sahabat lakukan selain mencari tiket, penginapan, dan destinasi wisata yang diinginkan. Lalu apa saja tips-tipsnya? Yuk, tanpa berlama-lama, mari kita simak!

    liburan sehat di musim hujan, liburan sehat saat hujan

    Baca Juga: Tips Mencari Tempat Wisata Pilihan Selama Covid-19

    Selalu Membawa Perlengkapan Hujan

    Perlengkapan yang dimaksud tentu adalah payung dan jas hujan. Keduanya berfungsi melindungi diri dari rintikan air hujan yang memang tidak menyehatkan, dan menyebabkan tubuh terkena penyakit. Perlengkapan ini tentunya sudah harus masuk dalam daftar prioritas Sahabat Sehat saat akan bepergian di musim hujan. Bawalah selalu perlengkapan ini ke mana pun Sahabat berpegian untuk sekadar mengantisipasi jika tiba-tiba hujan mendadak turun.

    Membawa Banyak Baju Salinan

    Berlibur di musim hujan tentunya juga harus memperhatikan beberapa hal selain perlengkapan hujan. Yaitu, membawa banyak baju salinan sebagai antisipasi jika Sahabat saat travelling di ruang terbuka atau outdoor yang bisa terguyur hujan. Karena itu, siapkanlah baju salinan tambahan saat berjalan-jalan di tempat wisata. Usahakan juga membawa baju hangat sehingga tubuh tidak cepat kedinginan. Jangan lupa juga membawa celana panjang karena musim hujan identik dengan nyamuk-nyamuk yang bisa menyebabkan demam berdarah dan malaria.

    Pilih Tempat Wisata Dalam Ruangan

    Tips liburan sehat di musim hujan yang bisa Sahabat lakukan adalah memilih tempat wisata dalam ruangan atau indoor sebagai upaya menghindari diri dari air hujan. Banyak sekali tempat wisata di dalam ruangan yang tidak kalah bagusnya daripada di luar ruangan terutama yang wahana permainan untuk anak-anak yang berada di dalam mall. Meski begitu, usahakan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 mengingat tempat wisata indoor agak rawan terhadap penyebaran virus.

    Baca Juga: Sebelum Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Perkuat Imunitas Tubuh

    Pilih Asupan yang Bernutrisi

    Memilih asupan yang bernutrisi sangat disarankan ketika hendak berlibur di musim hujan. Mengapa? Karena asupan ini akan membantu tubuh melawan cuaca dingin yang sering muncul di musim tersebut. Selain itu, asupan bernutrisi akan membantu tubuh melawan penyakit-penyakit yang sering muncul di musim hujan seperti flu dan diare. Selain sayur-sayuran dan buah-buahan, vitamin C juga sangat penting sebagai penguat imun tubuh secara alami, dan sangat berguna juga di masa pandemi. Jangan lupa juga untuk selalu biasakan meminum air putih supaya metabolisme tubuh tetap terjaga sehingga Sahabat tidak mudah lelah jalan-jalan di musim hujan.

    Produk Terkait: Jual Vitalong C Kapsul Isi 4

    Selalu Sedia Obat-obatan

    Hal penting yang perlu diperhatikan bagi Sahabat saat memutuskan jalan-jalan di musim penghujan adalah jangan lupa selalu menyediakan obat-obatan sebagai salah satu langkah antisipasi apabila Sahabat mendadak terkena sakit karena hujan. Bawalah obat-obatan yang sekiranya diperlukan dan cukup berguna selama liburan. Persediaan obat-obatan ini setidaknya akan membantu Sahabat sehingga tidak perlu bersusah payah mencari fasilitas kesehatan yang belum tentu tersedia di destinasi wisata yang dituju.

    Selalu Memantau Prakiraan Cuaca

    Liburan di musim hujan membuat Sahabat tentunya akan selalu stand-by dengan ponsel untuk memantau prakiraan cuaca. Pemantauan ini setidaknya dapat Sahabat jadikan sebagai acuan untuk pergi ke luar atau tidak sama sekali ketika cuaca dirasakan tidak mendukung. Apabila cuaca dirasakan tidak mendukung, dan mengharuskan Sahabat untuk tetap di dalam rumah, hal itu bisa diganti dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan seperti berolahraga ringan untuk menjaga stamina. Apabila jika berlibur bersama anak, Sahabat bisa juga melakukannya bersama anak seperti melakukan permainan supaya mereka juga tidak bosan. 

    Jangan Lupa Vaksinasi

    Ketika tips-tips di atas sudah dilakukan sebagai persiapan dalam menghadapi hujan saat liburan, jangan lupa juga untuk melakukan vaksinasi. Hal ini perlu sebagai langkah pencegahan terkena penyakit karena musim hujan identik dengan datangnya banyak penyakit seperti flu, diare, tifoid, dan demam berdarah. Dengan melakukan vaksinasi, setidaknya Sahabat dapat travelling dengan aman dan nyaman tanpa perlu khawatir terserang penyakit yang malah dapat merusak acara jalan-jalan Sahabat.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Saat Traveling

    Nah, itulah cara liburan sehat di musim hujan yang bisa Sahabat lakukan untuk menghindari diri dari penyakit. Tips ini bisa juga Sahabat lakukan saat liburan bersama anak dan keluarga. Musim hujan sendiri bukanlah penghalang untuk berlibur. Untuk vaksinasi, terutama vaksinasi flu yang kerap datang di musim hujan, Sahabat bisa melakukannya di Prosehat, yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. TRIK T, Hujan T. Tips Menjaga Kesehatan Pada Musim Hujan [Internet]. Digdaya Mediatama. 2020 [cited 1 December 2020]. Available from: https://digdayamedia.id/tips-menjaga-kesehatan-pada-musim-hujan/
    2. Yuk, Ikuti 5 Tips Ini agar Anak Tetap Sehat Saat Liburan di Musim Hujan [Internet]. Bukalapak. 2020 [cited 1 December 2020]. Available from: https://review.bukalapak.com/mom/yuk-ikuti-5-tips-ini-agar-anak-tetap-sehat-saat-liburan-di-musim-hujan-89131
    3. Media M. 6 Tips Liburan Bersama Keluarga di Musim Hujan [Internet]. www.motherandbaby.co.id. 2020 [cited 1 December 2020]. Available from: https://www.motherandbaby.co.id/article/2020/1/29/14321/6-Tips-Liburan-Bersama-Keluarga-di-Musim-Hujan
    4. Media K. Tips Jaga Stamina saat Liburan di Musim Hujan Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 1 December 2020]. Available from: https://travel.kompas.com/read/2018/02/15/210000027/tips-jaga-stamina-saat-liburan-di-musim-hujan?page=all
    Read More
  • Berlibur bersama anak di tengah pandemi merupakan sebuah aktivitas yang sebenarnya cukup berisiko mengingat Covid-19  masih ada. Namun, hal ini Sahabat Sehat lakukan karena melihat anak-anak yang sudah mulai jenuh dengan segala kegiatan di rumah saja termasuk belajar sehingga mereka membutuhkan hal-hal yang dapat menyegarkan otak, yaitu berlibur. Untuk liburan bersama anak saat pandemi Covid-19 […]

    Tips Aman Berlibur Bersama Anak di Tengah Pandemi Covid-19

    Berlibur bersama anak di tengah pandemi merupakan sebuah aktivitas yang sebenarnya cukup berisiko mengingat Covid-19  masih ada. Namun, hal ini Sahabat Sehat lakukan karena melihat anak-anak yang sudah mulai jenuh dengan segala kegiatan di rumah saja termasuk belajar sehingga mereka membutuhkan hal-hal yang dapat menyegarkan otak, yaitu berlibur. Untuk liburan bersama anak saat pandemi Covid-19 ini tentunya bukanlah liburan seperti yang sering dilakukan sebelumnya. Liburan kali ini sungguh berbeda, dan harus melihat pada beberapa hal demi keselamatan anak-anak yang rentan terpapar virus.

    berlibur bersama anak

     

    Berikut ini adalah beberapa tips aman berlibur bersama anak saat pandemi masih ada. Apa saja tips-tipsnya? Yuk, Sahabat, mari kita simak supaya Sahabat tidak perlu khawatir.

    Baca Juga: Tips Mencari Wisata Pilihan Selama Covid-19

    Riset Tempat Wisata yang Akan Dituju

    Liburan di saat Covid-19 masih ada tentunya membuat Sahabat harus melakukan persiapan terlebih dahulu. Jika di masa sebelum Covid, persiapan yang dilakukan adalah mengepak barang dan segala keperluan untuk liburan, kali ini Sahabat pun harus melakukan persiapan untuk menyesuaikan kondisi saat Covid-19, yaitu riset tempat wisata. Hal ini mengingat tidak semua tempat wisata akan membiarkan pengunjung datang berduyun-duyun dalam jumlah yang banyak, dan dikhawatirkan menimbulkan kluster penyebaran baru.

    Beberapa tempat liburan pun memberlakukan protokol kesehatan yang cukup ketat seperti mewajibkan penggunaan masker atau membatasi jumlah pengunjung. Bahkan juga Sahabat harus mengetahui daerah tempat wisata itu berada apakah berada di zona hijau atau tidak, dan juga menerapkan peraturan-peraturan seperti membawa surat keterangan sehat tanda sudah menjalani rapid test dan PCR swab serta mewajibkan penggunaan masker dan face shield. Riset ini perlu supaya liburan bersama anak mempunyai kesan yang bagus, dan aman.

    Produk Terkait: Layanan Rapid Test-PCR Swab ke Rumah

    Supaya Aman, Bawa Kendaraan Pribadi

    Menggunakan kendaraan pribadi saat berlibur bersama anak di masa Covid-19 merupakan pilihan yang tepat daripada menggunakan moda transportasi umum seperti kereta, bis, kapal laut, dan pesawat. Hal ini karena di moda-moda transportasi tersebut mudah menjadi medium penyebaran virus. Meskipun anak sudah dipakaikan masker dan face shield, kondisinya tentu akan sangat berbeda dari orang dewasa. Anak-anak mudah tidak cepat betah apalagi mereka tentu sangat penasaran terhadap hal-hal di sekitarnya sehingga ingin mengetahui dan menyentuh apa pun yang dianggap menarik. Belum tentu semua yang disentuh itu bebas dari virus. Hal semacam ini tentu saja akan sangat sulit dikontrol. Menggunakan kendaraan pribadi dinilai dapat menimalkan hal terpapar virus saat anak-anak menjadi kepo. Apabila Sahabat tidak punya mobil, langkah yang bisa dilakukan adalah menyewa, dan jangan lupa juga usahakan membuka jendela mobil supaya ada aliran udara masuk dan keluar sehingga virus tidak menyerang.

    Menyewa Penginapan

    Berlibur selalu identik dengan menginap di hotel, baik hotel berbintang 5 maupun hotel dengan bujet rendah. Hotel bahkan tidak terlalu dianggap penting terutama bagi mereka yang hanya menjadikan hotel sebagai tempat untuk istirahat sementara. Namun, dalam kondisi di tengah pandemi sangat berbeda ceritanya. Hotel dianggap sebagai tempat banyak berkerumun orang terutama di lobi sehingga memudahkan penyebaran virus. Karena itu, cara paling terbaik adalah menyewa penginapan, baik berupa vila atau wisma tamu (guesthouse). Jika menyewa penginapan, Sahabat mempunyai banyak kelebihan, yaitu bisa memasak makanan yang higienis untuk anak daripada harus makan di restoran yang berpotensi juga menyebarkan virus, dan makanan yang disajikan belum tentu higienis. Memang sedikit merepotkan tetapi ini akan menjauhkan mereka dari virus. Penginapan juga menyediakan halaman bermain yang luas yang tentu saja akan disukai anak-anak sehingga mereka tidak jenuh. Namun sebelum memilih penginapan yang tepat, pastikan dulu apakah penginapan itu menerapkan protokol kesehatan, dan semprot dengan desinfektan benda-benda di penginapan atau cuci peralatan-peralatan yang tersedia seperti tempat cuci piring, gelas, cangkir, dan peralatan makan setibanya di penginapan.

    Baca Juga: Sebelum Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Perkuat Imunitas Tubuh

    Usahakan Memilih Tempat Wisata Terbuka

    Memilih tempat wisata terbuka atau outdoor di masa pandemi sangat disarankan daripada harus berada di tempat wisata dalam ruangan atau indoor yang memungkinkan penyebaran virus melalui udara dalam partikel yang kecil. Tempat wisata terbuka yang bisa dijadikan sebagai rekomendasi atau perkemahan atau taman nasional. Dengan mengajak anak ke tempat wisata seperti ini mereka akan tahu cara mengenal alam, menghargainya, dan juga bisa tetap aman dan nyaman. Namun yang patut diingat adalah tempat wisata terbuka ini juga bisa menjadi tempat penyebaran virus jika sudah ramai. Karena itu, Sahabat sebaiknya menghindari apalagi jika tempat tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan sama sekali.

    Membawa Camilan dan Tetap Berinteraksi dengan Anak

    Perilaku anak-anak tentu sangat berbeda dari perilaku orang dewasa apalagi ketika lapar. Mereka sangat mudah lapar dan tidak mau hal itu ditahan-tahan, dan akan menunjukkannya dengan berbagai tingkah seperti merengek-rengek, mengambek, dan menangis. Supaya hal yang demikian  tidak terjadi disarankan bagi Sahabat untuk membawa camilan bagi mereka terutama camilan favorit. Akan lebih bagus jika camilan itu menyehatkan. Letakkan di tempat yang mudah dijangkau saat dalam perjalanan. Jangan lupa juga untuk membawa mainan karena anak-anak adalah pribadi-pribadi yang mudah bosan selama perjalanan, dan ajaklah mereka berinteraksi. Dengan demikian mereka akan menganggap perjalanan yang dilakukan menjadi menyenangkan.

    Produk Terkait: Jual Makanan dan Minuman Sehat

    Diskusi dan Membuat Kesepakatan dengan Anak

    Berlibur bareng anak di tengah pandemi tentu saja sangat berbeda, dan ketika akan melakukan liburan membawa mereka, Sahabat sebaiknya berdiskusi dulu mengenai kondisi yang sedang dihadapi, dan buat kesepakatan setelahnya. Hal ini perlu dilakukan supaya mereka tidak kecewa mengapa tidak jadi ke tempat yang diinginkan. Selain itu, persiapkan rencana-rencana alternatif jika liburan tidak jadi.

    Apabila Berlibur Bersama Anak di Tengah Pandemi Tidak Jadi Apa yang Bisa Sahabat Lakukan?

    Sahabat bisa melakukan staycation atau berlibur namun tetap di dalam rumah dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan seperti halnya liburan. Selain di dalam rumah, Sahabat juga bisa mengajak anak-anak untuk berlibur ke tempat-tempat dekat rumah seperti danau atau sungai, dan juga mengajak mereka ke tempat-tempat wisata dalam waktu sehari saja tanpa perlu menginap berhari-hari. Staycation akan membuat anak-anak terhindar dari virus. Selain itu, akan membuat liburan menjadi hemat tanpa perlu mengerluarkan ongkos-ongkos tambahan.

    Baca Juga: Perubahan Liburan Akhir Tahun 2020 Akibat Covid-19

    Itulah tips-tips berlibur bareng anak di tengah pandemi yang bisa Sahabat lakukan supaya liburan menjadi aman dan nyaman. Supaya tidak khawatir selama berlibur, Sahabat bisa melakukan rapid  test dan PCR swab di Prosehat. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Yanuar M, Yanuar M, Yanuar M, Yanuar M, Astuti W, Astuti W et al. Wajib Dibaca! Tips Liburan Bareng Si Kecil Saat Pandemi [Internet]. TripZilla Indonesia. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://www.tripzilla.id/tips-liburan-bersama-anak-saat-pandemi/26708
    2. Amida Y. Ingin Wisata Bareng Anak Saat Pandemi, Perhatikan 5 Hal Ini [Internet]. parenting. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://www.haibunda.com/parenting/20200623141100-61-147821/ingin-wisata-bareng-anak-saat-pandemi-perhatikan-5-hal-ini
    3. Mustika S. 7 Tips Jalan-jalan Bareng Anak di Saat Pandemi [Internet]. detikTravel. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://travel.detik.com/travel-tips/d-5239282/7-tips-jalan-jalan-bareng-anak-di-saat-pandemi?single
    4. Tips Liburan saat Pandemi yang Ramah Anak, Jangan Sepelekan Ini Semua Halaman | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://www.merdeka.com/sumut/tips-liburan-saat-pandemi-yang-ramah-anak-jangan-sepelekan-ini.html?page=all
    5. Media K. Apa Itu Staycation? Liburan yang Diprediksi Jadi Tren Selama Pandemi Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://travel.kompas.com/read/2020/07/29/094500127/apa-itu-staycation-liburan-yang-diprediksi-jadi-tren-selama-pandemi?page=all
    Read More
  • Pemerintah sepertinya akan memutuskan mengurangi liburan akhir tahun 2020 yang masuk dalam cuti bersama akhir tahun ini. Hal ini dilakukan karena adanya kasus penambahan penderita Covid-19 ketika liburan panjang diadakan berdasarkan momen-momen mulai dari Idul Fitri, Idul Adha, Hari Kemerdekaan, hingga terakhir Maulid Nabi SAW. Adanya penambahan kasus ini dikarenakan banyak tempat wisata yang abai dan […]

    Perubahan Liburan Akhir Tahun 2020 Akibat Covid-19

    Pemerintah sepertinya akan memutuskan mengurangi liburan akhir tahun 2020 yang masuk dalam cuti bersama akhir tahun ini. Hal ini dilakukan karena adanya kasus penambahan penderita Covid-19 ketika liburan panjang diadakan berdasarkan momen-momen mulai dari Idul Fitri, Idul Adha, Hari Kemerdekaan, hingga terakhir Maulid Nabi SAW. Adanya penambahan kasus ini dikarenakan banyak tempat wisata yang abai dan tidak melaksanakan protokol-protokol kesehatan yang dianjurkan sehingga tercipta banyak kerumunan yang menjadi tempat penyebaran virus.

    liburan akhir tahun 2020

     

    Baca Juga: Sebelum Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Perkuat Imunitas Tubuh

    Pengurangan liburan akhir tahun 2020 itu sendiri diumumkan oleh Presiden Joko Widodo setelah menerima laporan pertambahan kasus dari Satgas Covid-19. Hal itu ia ungkapkan dalam rapat terbatas yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 23 November 2020. Libur yang kemungkinan dikurangi adalah yang berkaitan dengan libur Idul Fitri yang digeser pada akhir Desember karena Covid-19. Berdasarkan SKB 3 Menteri yang ditanda tangani dan dikeluarkan pada 4 September 2020, libur Idul Fitri digeser ke tanggal 28-31 Desember 2020 dari sebelumnya 26-29 Mei 2020. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator dan Pembangunan Manusia, Muhadjir Effendy, juga dalam rapat terbatas tersebut. Belum diketahui secara pasti hingga sekarang berapa jumlah hari yang akan dikurangi dalam liburan akhir tahun 2020 ini.

    Berkaitan dengan jumlah kasus yang meningkat karena penerapan 4 kali long weekend dari Juli hingga Oktober, seperti dilansir dari Tirto.id, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah, pada 3 November 2020 mengatakan bahwa selama libur panjang akhir pekan terdapat 602.372 orang yang ditegur di tempat wisata karena tidak mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam mengenakan masker yang mengalami penurunan.

    Baca Juga: Libur Panjang, Hati-hati Penyakit Mengintai

    Meskipun demikian Satgas Covid-19 masih melihat pada perkembangan yang terjadi di lapangan. Apabila tidak ada penambahan kasus, liburan akhir tahun bisa tetap sesuai dengan jadwal yang semula. Namun jika terdapat penambahan, liburan disarankan dikurangi atau ditiadakan sama sekali. Dalam hal ini, Satgas Covid-19 melalui juru bicara Profesor Wiku Adisasmito menyerahkan keputusan seluruhnya pada pemerintah.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Saat Travelling

    Nah, Sahabat Sehat, jika liburan akhir tahun 2020 dikurangi hari atau ditiadakan sama sekali, sebaiknya Soahabat diimbau jangan berlibur keluar rumah atau mudik, dan sebaiknya di rumah saja supaya meminimalkan penyebaran virus. Sahabat bisa menggantinya dengan kegiatan staycation. Namun apabila liburan tetap ada, supaya Sahabat Sehat selalu sehat dan terhindar dari penyakit terutama penyakit flu yang mempunyai kemiripan dengan Covid-19, Sahabat bisa melakukan vaksinasi flu di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Dharmastuti H. Arahan Terbaru Jokowi Agar Libur Akhir Tahun Dikurangi [Internet]. detiknews. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5267254/arahan-terbaru-jokowi-agar-libur-akhir-tahun-dikurangi?single=1
    2. Taher A. Jokowi Minta Libur Panjang Akhir Tahun Dikurangi – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://tirto.id/jokowi-minta-libur-panjang-akhir-tahun-dikurangi-f7iC
    3. Jokowi Putuskan Libur Akhir Tahun Dikurangi : Okezone Economy [Internet]. https://economy.okezone.com/. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314389/jokowi-putuskan-libur-akhir-tahun-dikurangi
    Read More
  • Apakah Sobat sedang mencari tempat wisata pilihan di masa pandemi Covid-19? Kegiatan berlibur di tengah pandemi harus tetap aman dan menyenangkan. Jangan sampai Sobat membawa virus ke rumah dan lingkungan sekitar setelah berlibur. Sebenarnya, pergi berlibur di tengah pandemi memang cukup berisiko karena virus corona belum menghilang. Hampir setiap harinya jumlah kasus penderita Covid-19 terus […]

    Tips Mencari Tempat Wisata Pilihan Selama Covid-19

    Apakah Sobat sedang mencari tempat wisata pilihan di masa pandemi Covid-19? Kegiatan berlibur di tengah pandemi harus tetap aman dan menyenangkan. Jangan sampai Sobat membawa virus ke rumah dan lingkungan sekitar setelah berlibur. Sebenarnya, pergi berlibur di tengah pandemi memang cukup berisiko karena virus corona belum menghilang. Hampir setiap harinya jumlah kasus penderita Covid-19 terus meningkat, sehingga liburan di masa seperti ini sebenarnya tidak dianjurkan. Namun, apabila Sobat sudah merasa sangat jenuh dengan segala bentuk kegiatan di rumah, Sobat bisa pergi berlibur dengan menerapkan perilaku 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.1

    tempat wisata pilihan

    Baca Juga: 6 Persiapan Kesehatan untuk Pergi Liburan

    Selain perilaku 3M, ketika hendak memilih tempat wisata saat pandemi Covid-19, sebaiknya Sobat memilih tempat wisata dengan kriteria berikut ini:

    Pilih Tempat Wisata yang Menerapkan Protokol Kesehatan

    Protokol kesehatan tidak hanya diterapkan pada diri Sobat, tetapi harus diterapkan di tempat wisata itu sendiri dan harus dijalankan dengan ketat untuk menurunkan risiko penularan. Protokol kesehatan yang dapat dilakukan di tempat wisata, misalnya pengecekan suhu, peraturan kewajiban bagi pengunjung untuk memakai masker dan mencuci tangan, serta larangan untuk berkerumun.2 Supaya tidak ada pengunjung yang membludak, beberapa tempat wisata memberlakukan pendaftaran dan pembayaran secara online. Upaya ini dilakukan oleh Taman Impian Jaya Ancol dan Kebun Raya Bogor. Selain itu, beberapa tempat wisata melarang pengunjung anak yang berusia di bawah 9 tahun dan lansia karena kelompok usia ini berisiko tinggi untuk terpapar virus.

    Pilih Tempat yang Tidak Ramai

    Tempat wisata yang tidak ramai pengunjung merupakan tempat wisata pilihan yang aman di tengah pandemi karena akan meminimalkan risiko penyebaran virus. Selain itu, tempat yang sepi juga memungkinkan Sobat Sehat untuk bisa berwisata dengan rileks dan tenang. Hindari dan tinggalkan tempat yang ramai, meskipun tempat tersebut adalah tempat favorit Sobat.2

    Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Saat Travelling

    Ketahui Tempat Wisata Itu Berada di Zona Hijau atau Tidak

    Sebelum berpergian, sangat penting bagi Sobat untuk mengetahui apakah tempat wisata yang dituju berada di zona hijau atau tidak. Setidaknya, Sobat mendapatkan gambaran kondisi sekitar dan kegiatan apa saja yang bisa Sobat lakukan. Tempat wisata yang ada di zona hijau juga akan menghilangkan kekhawatiran Sobat. Meskipun demikian, Sobat diharapkan mematuhi peraturan yang ada saat memasuki zona hijau, misalnya pemeriksaan PCR dan rapid terlebih dahulu.1

    Hindari Tempat Tertutup

    Ruangan tertutup adalah salah satu tempat yang memungkinkan penyebaran virus dengan cepat, apalagi apabila sirkulasi udara di ruangan tersebut selalu berputar di dalam ruangan. Kondisi ini berpotensi menyebabkan penularan virus melalui udara atau airborne. Oleh karena itu, pilihlah ruangan terbuka dengan ventilasi udara yang baik dan terjangkau cahaya matahari. Sobat dapat memilih tempat wisata yang bersifat outdoor, seperti gunung, pantai atau padang rumput, dan stepa. Namun, tetap harus diingat, jika tempat wisata outdoor tersebut ramai pengunjung, maka sebaiknya tetap dihindari.1

    Baca Juga: Rangkuman Webinar Prosehat Traveling Aman dan Sehat di Era Covid-19

    Selain memilih tempat wisata yang tepat selama pandemi Covid-19, beberapa hal yang perlu Sobat perhatikan saat liburan adalah memilih jenis liburan yang tidak melibatkan banyak orang, misalnya solo traveling atau liburan berdasarkan minat Sobat, seperti menyelam. Hal ini dapat meminimalkan penyebaran virus. Selain itu, perlu diingat, jangan memaksakan diri untuk liburan jika Sobat sedang sakit.1

    Itulah mengenai tempat wisata pilihan selama pandemi Covid-19. Namun, Sobat sebaiknya diharapkan tetap di rumah dan bisa melakukan staycation sebagai ganti liburan ke luar rumah. Apabila Sobat tetap ingin keluar untuk mengatasi kejenuhan, supaya semakin aman dan mantap berwisata, yuk jangan lupa juga untuk tes PCR swab dan rapid test di Prosehat. Info selanjutnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Chairunnisa N. Panduan Memilih Tempat Wisata yang Aman Saat Pandemi [Internet]. Tempo. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://travel.tempo.co/read/1396545/panduan-memilih-tempat-wisata-yang-aman-saat-pandemi
    2. Liburan Saat Pandemi Covid-19, Pilihlah Tempat Wisata yang Aman! [Internet]. Solopos.com. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://www.solopos.com/liburan-saat-pandemi-covid-19-pilihlah-tempat-wisata-yang-aman-1088743
    Read More
  • Cuti bersama akhir tahun 2020 sudah di depan mata. Cuti yang jatuh pada bulan Desember tersebut tercatat mempunyai satu hari libur nasional dan lima hari cuti bersama. Aturan tersebut tertuang dalam SKB tiga menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB terbaru Nomor 391 Tahun 2020, Nomor 02 Tahun 2020, dan Nomor 02 Tahun […]

    Sebelum Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Perkuat Imunitas Tubuh

    Cuti bersama akhir tahun 2020 sudah di depan mata. Cuti yang jatuh pada bulan Desember tersebut tercatat mempunyai satu hari libur nasional dan lima hari cuti bersama. Aturan tersebut tertuang dalam SKB tiga menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB terbaru Nomor 391 Tahun 2020, Nomor 02 Tahun 2020, dan Nomor 02 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas SKB 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020. Adapun 1 hari libur nasional dan lima hari cuti itu sebagai berikut:

    • Tanggal 25 Desember 2020: libur nasional Hari Raya Natal
    • Tanggal 24 Desember 2020: cuti bersama Hari Raya Natal
    • Tanggal 28, 29, 30, dan 31 Desember: Cuti bersama untuk menggantikan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah yang dimundurkan karena pandemi Covid-19.

    Tentu saja dengan sudah diumumkannya cuti bersama Desember 2020 oleh pemerintah membuat Sobat Sehat ingin segera dan tidak sabaran melakukan liburan panjang di akhir tahun untuk bisa melepas penat setelah bekerja keras sepanjang tahun. Meski begitu, Sobat dianjurkan tetap untuk melaksanakan protokol-protokol kesehatan supaya tidak tertular dan kasus Covid-19 tidak meningkat. Dengan kata lain, Sobat harus tetap bijak dalam berlibur nantinya.

    cuti bersama akhir tahun 2020

    Baca Juga: Tips Liburan dengan Si Alergi Makanan

    Berikut adalah yang bisa Sobat lakukan saat liburan akhir tahun di tengah pandemi seperti di bawah ini:

    Disiplin dalam Menerapkan Protokol Kesehatan

    Protokol kesehatan yang ada bagaimana pun harus tetap dilaksanakan sehingga Sobat harus disiplin dalam menjalankannya. Sebab, bagaimana pun di Indonesia, tingkat penyebaran Covid-19 masih cukup tinggi terutama di Pulau Jawa. Karena itu, protokol-protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus benar-benar dilaksanakan, dan jangan dianggap remeh supaya tidak tertular virus.

    Pastikan Berlibur Hanya Bersama Keluarga Inti

    Jika Sobat ingin berlibur aman dan nyaman di tengah pandemi, pastikan bersama orang orang serumah atau keluarga inti. Yang perlu diingat adalah jangan membawa orang-orang berisiko untuk liburan seperti lansia, wanita hamil, dan anak-anak.

    Cari Tempat Wisata yang Menjalankan Protokol Kesehatan

    Hal ini penting supaya cuti bersama akhir tahun 2020 tidak menjadi bencana. Perhatikan apakah tempat tersebut menerapkannya terutama yang sifatnya dalam ruangan atau indoor yang potensinya sangat besar untuk menyebarkan virus. Jika tidak, sebaiknya jangan dikunjungi.

    Cari Tempat Wisata yang Tidak Ramai

    Hal ini juga penting supaya dapat meminimalkan penyebaran virus. Sebab, jika ramai potensi untuk melaksanakan jaga jarak tidak ada sama sekali.

    Produk Terkait: Rapid Test-PCR Swab

    Selain harus patuh pada protokol kesehatan, sebaiknya Sobat jika mengalami sakit hendaknya membatalkan liburan supaya tidak berisiko terkena virus. Karena itu, sobat harus sehat dan imun tubuh kuat. Supaya tidak terserang sakit saat hendak berlibur, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Sobat Sehat lakukan:

    Tips Tidak Terserang Sakit Saat Traveling

    Rajin Mencuci Tangan dan Hindari Menyentuh Area Wajah

    Cara ini terlihat simpel namun sangat efektif. Hal ini perlu Sobat lakukan supaya benar-benar terlindung dari penyakit saat bepergian karena selama bepergian Sobat akan selalu pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Di satu tempat yang Sobat singgahi itu sudah pasti Sobat akan memegang benda-benda yang bisa ada kuman dan bakteri yang hinggap. Cuci tangan selama 20-30 detik sesuai anjuran WHO. Jika di tempat tersebut tidak ada untuk mencuci tangan, bawalah hand sanitizer. Lakukanlah saat sebelum makan dan minum, sebelum tidur, setelah dari toilet, setelah bersin, dan setelah memegang barang di tempat umum. Jangan lupa juga untuk menghindari menyentuh area wajah karena kuman atau bakteri bisa mudah dengan masuk melalui, hidung, mata, mulut, dan telinga. Karena itu, usahakan cuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah.

    Konsumsi Vitamin

    Mengonsumsi vitamin sangatlah penting untuk liburan supaya daya tahan tubuh kuat dan tidak mudah terkena sakit. Sebab, traveling merupakan aktivitas yang bakal menuntut untuk terus berjalan dari satu tempat ke tempat lainnya. Konsumsilah vitamin dalam bentuk suplemen serta dari sayur dan buah supaya perlindungan diri semakin efektif.

    Produk Terkait: Jual Suplemen, Vitamin, Multivitamin Lengkap

    Selalu Minum Air Putih

    Air putih meskipun sudah menjadi hal yang biasa dan selalu ada dalam kehidupan sehari-hari ternyata punya manfaat yang sangat penting bagi tubuh agar terhindar dari sakit. Saat melakukan aktivitas traveling pun air putih sangat dianjurkan karena mencegah diri dari dehidrasi yang jika dibiarkan akan berakibat fatal. Minumlah air putih sebanyak-banyaknya. Untuk air putih yang terbaik bisa dibawa saat dari rumah saat bepergian atau meminta kepada pihak penginapan jika air putih sudah habis. Sobat pun bisa membeli air putih dalam kemasan untuk berjaga-jaga seandainya air putih yang di-tap langsung dari keran kurang higenis.

    Konsumsi Makanan yang Sehat

    Mengonsumsi makanan yang sehat perlu selama traveling cuti bersama akhir tahun 2020 supaya Sobat terhindar dari sakit yang bisa mengacaukan jadwal liburan. Pilihlah makanan yang mengandung protein seperti sayur-sayuran dan buah-buahan serta minumlah air hangat untuk mencegah radang tenggorokan. Hindari mengonsumsi makanan di pinggir jalan yang kemungkinan besar kurang higienis. Bagi Sobat Sehat yang ingin wisata kuliner carilah tempat kuliner yang higienis dan terjaga kebersihannya.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Saat Traveling

    Istirahat yang Cukup

    Istirahat yang cukup akan membantu Sobat tetap prima dan bugar saat traveling. Karena itu, jangan paksakan diri mengeksplorasi banyak tempat saat berlibur atau melakukan hal-hal yang kurang penting yang dapat menurunkan stamina Sobat.

    Sedia Obat-obatan

    Ini penting sekali menyediakan obat-obatan sebagai usaha untuk berjaga-jaga jika Sobat mendadak sakit. Karena itu, bawalah beberapa obat yang diperlukan seperti obat sakit kepala, obat maag, obat diare, dan jangan lupa juga minyak kayu putih.

    Jangan Telat Makan

    Usahakan untuk tetap makan teratur saat traveling supaya tidak tidak terkena penyakit lambung atau lainnya. Supaya tidak lupa, Sobat bisa mengatur sendiri waktu yang tepat untuk makan melalui pengingat di alat komunikasi seperti telepon genggam.

    Lakukan Vaksinasi

    Pepatah mengatakan: mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, daripada Sobat menderita sakit saat traveling yang sangat tidak enak rasanya, dan harus meminum obat serta menjalankan pantangan-pantangan yang akhirnya membuat Sobat tidak bebas, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan vaksinasi. Tindakan ini akan mencegah Sobat terkena penyakit-penyakit yang sering datang saat berjalan-jalan seperti Flu, Hepatitis, Kolera, Menigitis, dan Tifus. Namun dari semua itu yang terpenting adalah vaksin Flu untuk mencegah datangnya penyakit flu yang bersifat musiman. Rencanakan vaksinasi untuk liburan ini minimal 6 bulan sebelum keberangkatan mengingat ada vaksinasi yang dilakukan lebih dari 1 suntikan.

    Baca Juga: Vaksinasi Influenza untuk Keluarga Siap Liburan

    Nah, itulah Sobat mengenai cuti bersama akhir tahun 2020 beserta protokol kesehatan yang harus dilakukan serta tips mencegah sakit datang saat traveling dengan menguatkan imun tubuh salah satunya dengan vaksinasi. Untuk vaksinasi traveling terutama vaksinasi Flu, sobat bisa melakukannya di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. SKB 3 Menteri: Daftar Libur Natal dan Cuti Bersama Desember 2020 – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://tirto.id/skb-3-menteri-daftar-libur-natal-dan-cuti-bersama-desember-2020-f63a
    2. detikcom T. Bersiap Liburan Akhir Tahun 2020? Catat Tanggalnya! [Internet]. detikTravel. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://travel.detik.com/travel-news/d-5247310/bersiap-liburan-akhir-tahun-2020-catat-tanggalnya
    3. Media K. Masih Rawan Covid-19, Bijak Manfaatkan Cuti Bersama Saat Libur Panjang Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/10/23/153200965/masih-rawan-covid-19-bijak-manfaatkan-cuti-bersama-saat-libur-panjang?page=all
    4. 2 Tips dan Cara Paling Ampuh Agar Tetap Sehat Saat Traveling [Internet]. Blog Antavaya. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://blog.antavaya.com/12-tips-dan-cara-paling-ampuh-agar-tetap-sehat-saat-traveling
    Read More
  • Destinasi wisata van Java adalah tempat wisata yang berada di Pulau Jawa, pulau terpadat di Indonesia. Van Java berasal dari bahasa Belanda, yaitu dari Jawa. Nama ini ada ketika Indonesia masih dikuasai Belanda, dan diberikan kepada tempat-tempat di Pulau Jawa yang mempunyai kemiripan dengan tempat-tempat di Eropa. Tujuannya tentu saja untuk memopulerkan wisata di Indonesia […]

    10 Destinasi Wisata van Java yang Patut Sobat Sehat Kunjungi

    Destinasi wisata van Java adalah tempat wisata yang berada di Pulau Jawa, pulau terpadat di Indonesia. Van Java berasal dari bahasa Belanda, yaitu dari Jawa. Nama ini ada ketika Indonesia masih dikuasai Belanda, dan diberikan kepada tempat-tempat di Pulau Jawa yang mempunyai kemiripan dengan tempat-tempat di Eropa. Tujuannya tentu saja untuk memopulerkan wisata di Indonesia kala itu. Tempat yang dilabeli Van Java ini dapat berupa kota atau bentang alam. Berikut ini adalah tempat wisata di Pulau Jawa berlabel Van Java yang bisa Sobat Sehat kunjungi.

    destinasi wisata van Java

    Baca Juga: Rangkuman Webinar Traveling Aman dan Sehat di Era Pandemi

    1. Bandung

    Tentu Sobat Sehat sudah tidak asing lagi dengan kota ini. Bandung memiliki julukan label Van Java di belakangnya, yaitu Parijs van Java atau Paris dari Jawa. Julukan ini diberikan oleh orang-orang Belanda pada awal abad ke-20 yang menyamakan Bandung dengan Paris, Ibu Kota Prancis yang terkenal dengan Menara Eiffel dan Arc de Triomphe-nya. Seperti diketahui Paris adalah pusat mode Eropa dan dunia, dan serupa dengan Bandung yang terkenal dengan fashion dan factory outlet sehingga kerap menjadi tujuan wisata di akhir pekan terutama yang berasal dari Jakarta. Selain factory outletnya, Bandung juga menjadi destinasi wisata yang terkenal akan ragam kulinernya terutama kuliner khas Sunda mulai dari batagor hingga seblak yang dikemas secara kekinian dan menarik perhatian generasi zaman now serta destinasi wisata alamnya yang berada di Lembang dan Pengalengan seperti Gunung Tangkuban Parahu dan Kawah Putih Gunung Patuha.

    2. Garut

    Berjarak 69,5 km dari Bandung terdapat Garut, sebuah kota di Provinsi Jawa Barat yang identik dengan dodol dan cokelat dodolnya. Ternyata kota ini juga mempunyai julukan dengan label Van Java di belakangnya, yaitu Zwistser van Java yang jika diartikan adalah Swissnya Jawa. Julukan ini karena lanskap Garut yang dikelilingi oleh banyak gunung dan pegunungan seperti Papandayan, Cikuray, Arjuna, dan Guntur. Hal ini tentu saja seperti mengingatkan akan lanskap Swiss yang dikelilingi oleh Pegunungan Alpen dari barat ke timur. Lagi-lagi orang Belanda yang memberikan julukan tersebut. Karena itulah, Garut sering dijadikan sebagai tujuan wisata untuk mendaki gunung bagi para pecinta alam. Selain sebagai tujuan pendakian gunung, Garut juga terkenal akan tempat wisata lainnya seperti Situ Cangkuang, Situ Bagendit, Candi Cangkuang, Pantai Santolo, dan Pantai Sayang Heulang yang berada di sebelah selatan.

    3. Tasikmalaya

    Dari Garut kita lanjut ke Tasikmalaya, salah satu kota lainnya di Jawa Barat yang juga mempunyai julukan dengan label Van Java di belakangnya. Wilayah di Jawa Barat yang terkenal akan kuliner khasnya, yaitu nasi tutug oncom ini mempunyai julukan Delhi van Java atau Delhi dari Jawa. Disebut demikian karena Tasikmalaya mempunyai kontur wilayah yang berbukit-bukit, turun-naik, berkelok-kelok, dan panorama berupa pegunungan yang terlihat indah. Hal ini mirip dengan Delhi, kota di India. Di Tasikmalaya terdapat gunung api yang masih aktif, yaitu Gunung Galunggung yang terakhir meletus pada 1981, dan menjadi objek wisata utama. Selain Gunung Galunggung, Tasikmalaya juga mempunyai objek wisata lain seperti Batu Mahpar yang merupakan tempat bekas lahar Gunung Galunggung mengeras, Pantai Sindangkerta, Situ Gede, dan Air Terjun Ciparay.

    4. Semarang

    Destinasi wisata Van Java lainnya yang bisa Sobat kunjungi adalah Semarang, Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah. Kota yang terkenal dengan kuliner khasnya, lumpia, ini juga mempunyai julukan Van Java di belakangnya, yaitu Venetië van Java, yang jika diartikan adalah Venezia dari Jawa. Julukan ini diberikan karena Semarang yang terletak di sebelah utara Pulau Jawa itu mempunyai banyak kali dan kanal yang mirip seperti Venezia di Italia. Di Semarang Sobat bisa bermain ke kawasan kota tua yang terdapat Gereja Blenduk atau mencicipi kuliner di simpang lima.

    Baca Juga: 9 Destinasi Wisata di Jakarta Pas Dikunjungi Saat Lebaran

    5. Karimun Jawa

    Nama Karimun Jawa cukup tersohor sebagai tempat untuk melihat keindahan bawah laut dan tempat penangkaran hiu. Karimun Jawa adalah sebuah pulau yang terletak 86,6 kilometer dari Jepara, kota yang terkenal akan sosok Raden Ajeng Kartini, dan pulau ini masuk wilayah Kabupaten Jepara. Karimun Jawa juga mendapatkan julukan dengan label Van Java di belakangnya, yaitu Caraïben van Java atau Karibia dari Jawa. Julukan ini diberikan mengingat Karimun Jawa mempunyai kemiripan dengan pemandangan di Laut Karibia yang memang terdapat pulau-pulau kecil dengan pantai pasir putih serta mempunyai pohon kelapa. Traveling ke pulau ini seakan seperti sedang berada dalam sebuah adegan film The Pirates of The Carribean.

    6. Boyolali

    Wilayah di Jawa Tengah lainnya yang juga mendapat julukan Van Java di belakangnya adalah Boyolali. Wilayah berbentuk kabupaten di Jawa Tengah ini terletak di dekat kota Solo dan berada di sebelah utara lereng Gunung Merapi. Julukan yang diberikan pada wilayah ini adalah Nieuw Zeeland van Java atau Selandia Barunya Jawa. Julukan ini diberikan karena Boyolali mempunyai kemiripan dengan Selandia Baru yang merupakan penghasil susu sapi terbesar dan terbaik di dunia. Boyolali diketahui merupakan sentra penghasil susu terbesar di Jawa Tengah. Sehingga, tidak mengherankan jika di Boyolali terdapat hal-hal yang berhubungan dengan susu sapi, yaitu gedung Lembu Sora dan Monumen Susu Murni. Di Sini  banyak ditemukan penjual susu sapi murni segar.

    Produk Terkait: Jual Bear Brand 189 ml

    7. Dusun Butuh, Kaliangkrik

    Belakangan ini sedang viral mengenai objek wisata yang berada di Magelang, Jawa Tengah, tepatnya di Dusun Butuh, Kaliangkrik. Viralnya objek wisata itu karena disebut-sebut mirip dengan Pegunungan Himalaya yang berada di Nepal sehingga kerap disebut sebagai Nepal van Java atau Nepalnya Jawa. Latar Belakang Gunung Sumbing dan permukimann warga yang berbentuk terasering semakin menegaskan hal tersebut. Di dusun inilah Sobat Sehat dapat menyaksikan pemandangan matahari terbit dari ketinggian sembari menikmati udara pagi yang dingin dan segar.

    8. Lumajang

    Lumajang adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur. Wilayah ini juga mempunyai julukan Van Java di belakangnya, yaitu Ooostenrijk van Java atau Austria dari Jawa. Julukan ini diberikan karena Lumajang rupanya juga mempunyai kemiripan lanskap dengan Austria yang terdiri dari gunung, lembah, danau, dan kota yang menawan. Di Lumajang juga Sobat bisa menyaksikan Gunung Semeru, keindahan Ranu Kumbolo, dan Air Terjun Tumpak Sewu sehingga memberikan pengalaman yang mengesankan.

    Produk Terkait: Vaksinasi Flu untuk Liburan

    9. Taman Nasional Baluran

    Selain kota dan pulau, juga terdapat objek wisata berupa taman nasional, yaitu Taman Nasional Baluran yang terletak di Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. Taman nasional ini mempunyai lanskap yang sangat mirip dengan sabana dan stepa di Afrika sehingga dijuluki sebagai Afrika van Java atau Afrika dari Jawa. Luasnya kurang lebih 25.000 hektare, dan terdapat hewan-hewan liar seperti rusa, kerbau, banteng, merak, dan kera. Karena lanskapnya yang demikian Sobat tidak perlu jauh-jauh ke Afrika.

    Baca Juga: 7 Tips Road Trip 3 Hari di Jalan dengan Anak

    10. Kepulauan Seribu

    Bagi Sobat Sehat yang tidak bisa sama sekali ke luar Jakarta karena terkendala biaya, tidak ada salahnya untuk pergi ke tempat wisata yang berada di sekitar Jakarta, yaitu Kepulauan Seribu. Kepulauan Seribu terletak di Laut Jawa dan di sebelah utara Pulau Jawa. Kepulauan yang terdiri dari banyak pulau dinamakan Kepulauan Seribu dan memiliki julukan, yaitu Maldiven van Java atau Maladewanya Jawa. Hal itu karena Kepulauan Seribu mempunyai kemiripan dengan Maladewa, sebuah negara kecil berbentuk kepulauan di Samudra Hindia yang terkenal sebagai tujuan wisata internasional untuk snorkeling dan diving beserta deretan pasir putih yang memukau. Kepulauan Seribu juga memiliki hal-hal tersebut seperti di Pulau Payung, Pulau Semak Daun, dan Pulau Tidung. Bahkan di Pulau Putri terdapat akuarium bawah laut.

    Baca Juga: 7 Lokasi Snorkeling Sekitar Jakarta yang Wajib Dikunjungi

    Itulah Sobat Sehat destinasi wisata Van Java yang bisa Sobat kunjungi. Namun, perlu diingat  sebelum Sobat berkunjung, hendaknya tetap melakukan rapid test dan PCR Swab dan selalu melaksanakan protokol-protokol kesehatan. Jangan lupa untuk melakukan vaksinasi travel di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah sebagai langkah pencegahan supaya Sobat terhindar dari penyakit saat traveling. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Mengapa Bandung Dijuluki Parijs van Java? [Internet]. Historia – Majalah Sejarah Populer Pertama di Indonesia. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://historia.id/urban/articles/mengapa-bandung-dijuluki-parijs-van-java-P4WoZ
    2. Garut Dijuluki Swiss Van Java, Ternyata Ini Alasan di Baliknya! [Internet]. Urbanasia.com. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://www.urbanasia.com/garut-dijuluki-swiss-van-java-ternyata-ini-alasan-di-baliknya-U4363
    3. Luthfi W. Berikut adalah Kota-Kota dengan Julukan “Van Java” [Internet]. Good News From Indonesia. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2019/10/03/berikut-adalah-kota-kota-dengan-julukan-van-java#:~:text=Alasan%20Tasikmalaya%20mendapat%20julukan%20Del
    4. 7 Kota di Indonesia ini mendapat julukan ‘Van Java’, kotamu ada? [Internet]. brilio.net. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://www.brilio.net/news/7-kota-di-indonesia-ini-mendapat-julukan-van-java-kotamu-ada-1512089.html#:~:text=Semarang%20%22Venice%20Van%20Java%22&te
    5. Boyolali Sering Dijuluki New Zealand van Java A. Boyolali Sering Dijuluki New Zealand van Java, Alasannya Bikin Bangga! – Semua Halaman – Intisari [Internet]. Intisari. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://intisari.grid.id/read/03969149/boyolali-sering-dijuluki-new-zealand-van-java-alasannya-bikin-bangga?page=all
    6. Media K. Dusun Butuh Disebut Mirip Nepal, Inikah Dusun Tertinggi di Magelang? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://travel.kompas.com/read/2020/07/21/070000727/dusun-butuh-disebut-mirip-nepal-inikah-dusun-tertinggi-di-magelang-?page=all
    7. Indonesia C. 9 Keindahan Alam Austria ala Lumajang [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201023172257-269-562113/9-keindahan-alam-austria-ala-lumajang
    8. Taman Nasional Baluran, Pesona Banyuwangi Rasa Afrika [Internet]. NativeIndonesia.com. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://www.nativeindonesia.com/taman-nasional-baluran/
    Read More
  • Halo, Sobat Sehat, kali ini kami akan membahas mengenai tempat PCR swab dan rapid test di Bali-Lombok. Tentu saja ini penting ini bagi Sobat Sehat yang kebetulan sedang berada di dua pulau untuk berlibur atau berbisnis. Keberadaan fasilitas kesehatan ini tentunya tidak akan membuat Sobat menjadi khawatir lagi saat berlibur menikmati pemandangan alam dan kekhasan […]

    List dan Biaya Tempat PCR Swab dan Rapid Test di Bali-Lombok

    Halo, Sobat Sehat, kali ini kami akan membahas mengenai tempat PCR swab dan rapid test di Bali-Lombok. Tentu saja ini penting ini bagi Sobat Sehat yang kebetulan sedang berada di dua pulau untuk berlibur atau berbisnis. Keberadaan fasilitas kesehatan ini tentunya tidak akan membuat Sobat menjadi khawatir lagi saat berlibur menikmati pemandangan alam dan kekhasan budaya kedua pulau yang memang masuk tujuan utama wisata di Indonesia ini. Meski begitu, Sobat tetap perlu menjalankan protokol-protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Nah, Sobat berikut ini adalah tempat untuk tes corona, PCR-rapid di Pulau Bali dan Lombok mulai dari rumah sakit, laboratorium, hingga klinik. Simak baik-baik supaya Sobat dapat jadikan sebagai rujukan dan tidak perlu bingung saat harus menjalani salah satunya.

    tempat PCR swab dan rapid test di Bali-Lombok

    Baca Juga: List dan Biaya Tempat PCR Swab di Malang Raya

    Untuk layanan PCR Swab-rapid test lebih lanjut, Sobat silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Rumah Sakit

    Bali

    Denpasar

    Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah

    Rumah sakit pertama di Bali yang bisa Sobat jadikan rujukan adalah Rumah Sakit Sanglah yang merupakan rumah sakit nasional di Bali yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai salah satu pelayanan kesehatan untuk penanganan Corona di provinsi tersebut. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Diponegoro, Dauh Puri Klod, Denpasar Barat. Rumah sakit ini menyediakan layanan PCR swab gratis. Namun, dengan catatan, harus merupakan pasien dalam pengawasan sedangkan di luar itu akan dikenakan biaya sesuai dengan paket pemeriksaan. Untuk info lebih lanjut, silakan kontak 0361227912.

    Rumah Sakit Prima Medika

    Rumah sakit kedua di Denpasar yang bisa Sobat jadikan rujukan untuk PCR swab adalah Rumah Sakit Prima Medika yang beralamat di Jalan Raya Sesetan Nomor 10, Denpasar Barat, Denpasar. Rumah sakit swasta ini menyediakan layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 2.285.000, dan hasil bisa diambil dalam jangka waktu 2-3 hari kerja. Untuk informasi lebih lengkap silakan hubungi 0361236225.

    Rumah Sakit Kasih Ibu

    Rumah sakit ketiga di Ibu Kota Provinsi Bali lainnya adalah Rumah Sakit Kasih Ibu yang beralamat di Jalan Teuku Umar Nomor 120, Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat, Bali. Di rumah sakit ini terdapat layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 2.450.000, dengan jangka waktu pengambilan hasil tes selama 1-2 hari. Info selengkapnya silakan kontak 03613003030.

    Rumah Sakit Bali Mandara

    Rumah sakit Bali Mandara adalah rumah sakit umum daerah berstandar internasional yang dimiliki Bali. Rumah sakit yang terletak di Jalan By Pass Ngurah Rai Nomor 548, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Denpasar, ini memiliki layanan tes swab secara gratis. Info selengkapnya silakan kontak 03614490566.

    Rumah Sakit Bali Royal Hospital

    Atau disingkat Bros merupakan salah satu rumah sakit di Denpasar yang bisa Sobat jadikan rujukan untuk melakukan salah satu tes Corona, yaitu rapid test. Rumah sakit yang beralamat di Jalan Tantular Nomor 6, Renon, Denpasar Timur, Denpasar, ini memiliki layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 415.000, dan hasil bisa didapatkan pada 1-2 jam setelah tes. Info lebih lengkap silakan kontak 0361247499.

    Rumah Sakit Bhakti Rahayu

    Rumah sakit lainnya di Denpasar yang juga menyediakan layanan rapid test adalah Rumah Sakit Bhakti Rahayu. Rumah sakit ini terletak di Jalan Gatot Subroto II Nomor 11 Dangin Puri Kaja, Denpasar Utara, Denpasar. Rapid test di rumah sakit umum ini dimulai dari harga Rp 370.000. Info lebih lengkap silakan kontak 0361430270.

    Rumah Sakit Wangaya

    Selain Bros dan Bhakti Rahayu, untuk rapid test di Denpasar Sobat juga bisa melakukannya di Rumah Sakit Wangaya. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Kartini Nomor 133, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Denpasar. Layanan rapid test ini dimulai dari harga Rp 350.000-Rp 400.000. Info selengkapnya silakan kontak 0361222141.

    Rumah Sakit Surya Husadha

    Rumah sakit terakhir di Denpasar yang menyediakan layanan rapid test adalah Rumah Sakit Surya Husadha. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Cokroaminoto Nomor 356, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Denpasar. Rapid test di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 500.000. Info lebih lengkap silakan kontak 08113982402.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jawa Timur, Termasuk Megapolitan  Surabaya

    Badung

    Rumah Sakit Siloam

    Selain di Jakarta, Siloam juga mempunyai cabang di Bali, yaitu Rumah Sakit Siloam yang beralamat di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung. Rumah sakit ini mempunyai layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 2.500.000. Info lebih lengkap silakan kontak 0361779900.

    Rumah Sakit Universitas Udayana

    Selain pihak pemerintah dan swasta, di Bali juga terdapat rumah sakit yang dikelola oleh perguruan tinggi, yaitu Rumah Sakit Universitas Udayana atau RS Unud. Rumah sakit ini terletak di Jalan Rumah Sakit Unud, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Tarif tes swab di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 900.000. Info lebih lengkap silakan kontak 03618953670.

    Tabanan

    Rumah Sakit Tabanan

    Tabanan sebagai salah satu wilayah di Bali yang terkenal dengan objek wisata alam Tanah Lot juga mempunyai rumah sakit rujukan untuk tes swab, yaitu Rumah Sakit Tabanan yang merupakan RSUD. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Pahlawan Nomor 14 Delod Peken, Tabanan. Tarif tes swab di RSUD ini dimulai dari harga Rp 899.000. Info selengkapnya silakan kontak 0361811027.

    Gianyar

    Rumah Sakit Sanjiwani

    Gianyar yang terkenal dengan kawasan perdesaan Ubud juga mempunyai rumah sakit rujukan untuk tes PCR swab atau rapid test, yaitu Rumah Sakit Sanjiwani yang terletak di Jalan Ciung Wenara Nomor 2 Gianyar. Info mengenai harga dan lainnya silakan kontak 0361943020.

    Produk Terkait: Layanan PCR Swab-Rapid Test ke Rumah

    Rumah Sakit Payangan

    Selain Rumah Sakit Sanjiwani, di Gianyar juga terdapat Rumah Sakit Payangan untuk rujukan tes Corona, baik PCR swab maupun rapid test. Rumah sakit ini terletak di Jalan Raya Payangan, Melinggih, Payangan, Gianyar. Info mengenai harga dan lainnya silakan hubungi 03619088087.

    Buleleng

    Rumah Sakit Buleleng

    Buleleng yang terkenal dengan Pantai Lovina sebagai tempat untuk bisa melihat lumba-lumba meloncat-loncat juga mempunyai rumah sakit rujukan untuk PCR swab, yaitu Rumah Sakit Buleleng yang merupakan RSUD. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Ngurah Rai Nomor 30, Singaraja, Buleleng. Untuk info harga tes dan lainnya silakan kontak di 036222046.

    Lombok

    Lombok adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah timur Bali, dan masuk Provinsi NTB. Pulau ini mempunyai kemiripan dengan Bali terutama dari pantai dan budayanya. Di Lombok sendiri juga terdapat pura dan orang-orang Bali. Meski begitu secara religi keduanya berbeda, orang Lombok yang mayoritas suku Sasak beragama Islam sedangkan Bali Hindu. Berikut ini adalah tempat PCR swab dan rapid test di Lombok buat Sobat yang juga ingin menikmati keindahan alam seperti Pantai Senggigi, Pantai Kuta, atau Gunung Rinjani. Dengan melakukan kedua tes ini Sobat tentunya tidak perlu khawatir terkena atau tertular virus.

    Mataram

    Rumah Sakit Universitas Mataram

    Rumah sakit pertama di Lombok yang bisa Sobat Sehat jadikan rujukan untuk tes PCR adalah Rumah Sakit Universitas Mataram atau RS Unram. Rumah sakit ini merupakan rumah sakit milik Universitas Mataram, salah satu universitas negeri ternama di Lombok dan NTB, dan beralamat di Jalan Majapahit, Kekalik Jaya, Sekarbela, Mataram. Tarif PCR di rumah sakit yang juga masuk sebagai rujukan nasional penanganan Covid-19 di NTB ini adalah dimulai dari Rp 900.000. Info lebih lengkap silakan kontak 081775165995.

    Rumah Sakit Nusa Tenggara Barat

    Rumah sakit kedua di Lombok selain RS Unram untuk rujukan tes swab adalah Rumah Sakit NTB yang termasuk RSUD. Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi NTB ini beralamat di Jalan Prabu Rangkasari, Dasan Cermen, Sandubaya, Mataram. Tarif PCR di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 900.000. Info lebih lengkap silakan kontak 037075202424.

    Baca Juga: List dan Biaya Tempat PCR Swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta

    Rumah Sakit Mataram

    RSUD lain di Mataram selain RSUD NTB adalah RSUD Mataram yang terletak di Jalan Bung Karno Nomor 3 Pagesengan Timur, Mataram. Tarif PCR swab di rumah sakit dimulai dari harga Rp 900.000. Info lebih lengkap silakan kontak 0370640774.

    Rumah Sakit Permata Hati

    Rumah Sakit Permata Hati adalah sebuah rumah sakit ibu dan anak di Lombok yang menyediakan layanan rapid test. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Majapahit Nomor 10, Kekalik, Sekarbela, Mataram. Info mengenai rapid test dan lainnya silakan kontak 0370631999.

    Rumah Sakit Siloam Lombok

    Rumah sakit lainnya di Mataram yang menyediakan layanan rapid test adalah Rumah Sakit Siloam Lombok yang beralamat di Jalan Majapahit Nomor 10, Pagesengan, Mataram. Tarif di rumah sakit milik Grup Siloam ini dimulai dari Rp 149.000. Info lebih lengkap silakan kontak 0370628111.

    Lombok Timur

    Rumah Sakit Selong

    Rumah Sakit Selong juga menyediakan tes PCR swab bagi Sobat yang berniat aman dan nyaman dalam jalan-jalan atau urusan bisnis di Lombok terutama di Lombok Timur yang terkenal akan Pantai Pink, Gunung Rinjani, dan Danau Segara Anak. Rumah sakit ini beralamat di Jalan dr Cipto Mangunkusumo Nomor 6 Majidi, Selong, Lombok Timur. Tarif PCR di RSUD dimulai dari Rp 900.000. Info lebih lengkap silakan kontak 037621683.

    Lombok Tengah

    Rumah Sakit Cahaya Medika

    Untuk Kabupaten Lombok Tengah terdapat Rumah Sakit Cahaya Medika yang menyediakan layanan rapid test. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Gajah Mada, Leneng, Praya, Lombok Tengah. Info mengenai tarif dan lainnya silakan kontak 0878655844448.

    Laboratorium dan Klinik

    Selain rumah sakit, juga terdapat laboratorium yang bisa dijadikan sebagai rujukan untuk tempat PCR Swab dan rapid test di Bali-Lombok. Tercatat banyak laboratorium untuk PCR swab di wilayah ini, baik yang dimiliki oleh pemerintah dan swasta. Laboratorium-laboratorium itu adalah sebagai berikut:

    Laboratorium Prodia

    Prodia juga mempunyai cabang di Bali dan Lombok. Laboratorium juga klinik dengan jaringan terbesar di Indonesia ini mematok harga PCR swab dimulai dari harga Rp 2,5 juta. Tes swab di klinik yang di Bali beralamat di Jalan Diponegoro Nomor 192, Denpasar dan di Lombok di Jalan Pejanggik Nomor 107, Cakranegra Barat, Cakranegara, Mataram ini harus melewati beberapa prosedur seperti membuat janji terlebih dahulu dan mengirimkan KTP dan nomor telepon di 0361261001/1500830. Hasil swab akan keluar dalam kurun waktu 3-4 hari.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jawa Barat, Termasuk Bandung Raya

    Laboratorium Pramita

    Selain Prodia, laboratorium dengan jaringan terbesar se-Indonesia yang juga ada di Bali dan Lombok adalah Pramita. Di Bali klinik ini beralamat di Jalan Diponegoro Nomor 148, Denpasar sedangkan di  Lombok di Jalan Tgh. Saleh Hambali  Nomor 399, Lombok Barat. Klinik ini memiliki layanan PCR dan rapid test. Untuk rapid test dimulai dari harga Rp 300.000. Info lebih lanjut silakan hubungi 03707561357.

    Laboratorium Parahita

    Beralamat di Gang Kresna Tonja Jalan Kresna, Bona, Blahbatu, Gianyar, Laboratorium Parahita juga menyediakan layanan penanganan virus Corona seperti tes swab dan rapid. Untuk rapid test dipatok mulai dari harga Rp 475.000, sedangkan untuk PCR, silakan hubungi 081239349463 untuk info lebih lanjut.

    Laboratorium Kimia Farma

    Laboratorium Kimia Farma merupakan laboratorium lain yang dipercaya pemerintah untuk menangani Corona. Laboratorium yang di Bali terletak di Jalan Diponegoro Nomor 125, Denpasar, dan di Lombok ini di Jalan I Gusti Ketut Jelantik Gosa Nomor 10x, Mataram mempunyai layanan PCR swab yang dimulai dari Rp 2.250.000. Untuk informasi lebih lengkap dan pemesanan silakan klik tautan berikut.

    Laboratorium Diagnos

    Selain Prodia, Parahita, dan Kimia Farma, juga terdapat laboratorium lain, yaitu Laboratorium Diagnos yang terletak di Jalan Diponegoro Nomor 147, Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat, Denpasar. Laboratorium yang merupakan cabang di Jabodetabek ini menyediakan layanan PCR dan rapid test. Untuk PCR dimulai dari harga Rp 2.000.000 sedangkan rapid test dimulai dari harga Rp 150.000-Rp 200.000. Untuk informasi lebih lengkap dan pemesanan silakan klik tautan berikut.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Kalsel dan Kaltim, List dan Biayanya

    Niki Diagnostic Centre

    Niki Diagnostic Centre merupakan laboratorium yang juga bisa dijadikan sebagai rujukan untuk PCR swab di Bali tepatnya di Denpasar. Laboratorium ini beralamat di Jalan Gatot Subroto II Nomor 5, Dangin Puri Kaja, Denpasar Utara, Denpasar. Tarif PCR di lab ini dimulai dari Rp 2.000.000. Info lebih lengkap silakan kontak 081805583671.

    Klinik Fullerton Health (Tirta Medical Centre Bali)

    Selain laboratorium, juga terdapat klinik sebagai rujukan untuk tes Corona di Bali, yaitu Klinik Fullerton Health. Klinik ini beralamat di Pertokoan Sunset Permai 3 Blok B dan C Nomor 88 Sunset Road, Banjar, Legian, Kuta, Badung. Layanan tes Corona di klinik ini adalah rapid test yang dimulai dari harga Rp 150.000 Info lebih lengkap silakan hubungi 03619345906.

    Klinik Dharma Shidhi

    Klinik Dharma Shidhi merupakan salah satu klinik rujukan bagi Sobat yang ingin melakukan pemeriksaan rapid test di Bali. Klinik ini terletak di Jalan Serma Kawi Nomor 13-17, Dauh Puri Klod, Denpasar, Bali. Info mengenai harga dan lainnya silakan klik di tautan berikut.

    Klinik  Jepun

    Klinik Jepun adalah klinik yang terletak di Lombok tepatnya di Jagaraga, Kuripan, Lombok Barat. Klinik merupakan salah satu klinik  di Lombok yang ditunjuk oleh Pemprov NTB sebagai tempat tes Corona, yaitu rapid test. Info mengenai harga dan lainnya silakan kontak 087765923139.

    Klinik Anugerah Ibu

    Klinik lain di Lombok yang juga mengadakan layanan rapid test adalah Klinik Anugerah Ibu. Klinik ini terletak di Komplek Ruko Bertais Jalan Sandubaya Blok U Nomor 43, Bertais, Sandubaya, Mataram. Rapid test di klinik ini dimulai dari Rp 150.000. Info lebih lengkap silakan kontak 0370673028

    Prosehat

    Selain di rumah sakit, laboratorium, dan klinik, tempat PCR Swab dan rapid test di Bali-Lombok yang bisa Sobat jadikan rujukan adalah Prosehat yang menyediakan layanan PCR di tempat dan ke rumah. Layanan ini tentu saja mempermudah Sobat yang bisa saja tidak mempunyai waktu sama sekali atau merasa kemahalan jika melakukan tes swab di rumah sakit. Untuk layanan dari Prosehat ini Sobat akan mendapat banyak keuntungan, yaitu bisa konsultasi secara online dengan dokter melalui WA, konfirmasi jadwal, dan dokter datang tepat waktu.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Apabila Sobat memerlukan layanan PCR swab-rapid test lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Daftar Biaya Swab Test PCR Covid-19 Mandiri di 8 Rumah Sakit dan Klinik di Denpasar dan Sekitarnya – Tribun Bali [Internet]. Tribun Bali. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://bali.tribunnews.com/2020/09/23/daftar-biaya-swab-test-pcr-covid-19-mandiri-di-8-rumah-sakit-dan-klinik-di-denpasar-dan-sekitarnya?page=all
    2. Media K. RS Unud Bali Sediakan Layanan Swab Test Mandiri Seharga Rp 900.000, Ini Syaratnya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://denpasar.kompas.com/read/2020/05/28/14281561/rs-unud-bali-sediakan-layanan-swab-test-mandiri-seharga-rp-900000-ini?page=all
    3. RS Bali Mandara dan Balai Labkes Dilengkapi Lab Uji Swab-PCR, Aktif Mulai Juli – Redaksi9.com [Internet]. Redaksi9.com. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://www.redaksi9.com/read/2276/RS-Bali-Mandara-dan-Balai-Labkes-Dilengkapi-Lab-Uji-Swab-PCR–Aktif-Mulai-Juli.html
    4. Times I, Sanjiwani N. Buka Layanan Mandiri, Tarif dan Syarat Tes Swab Mandiri di RSUD Tabanan Bali [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://bali.idntimes.com/news/bali/ni-ketut-wira-sanjiwani/tarif-swab-rsud-tabanan/3
    5. Pemprov Bali Tunjuk Belasan Faskes untuk Uji Swab dan Rapid Test [Internet]. Baliexpress.jawapos.com. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://baliexpress.jawapos.com/read/2020/05/23/195741/pemprov-bali-tunjuk-belasan-faskes-untuk-uji-swab-dan-rapid-test
    6. [Internet]. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://www.news.beritabali.com/read/2020/05/26/202005260005/ini-daftar-tempat-pemeriksaan-pcr-rapid-test-bagi-pelaku-perjalanan-di-bali
    7. Ini Dia Tarif Rapid Test di Berbagai Fasilitas Kesehatan Kota Denpasar [Internet]. Nusabali.com. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://www.nusabali.com/berita/76149/ini-dia-tarif-rapid-test-di-berbagai-fasilitas-kesehatan-kota-denpasar
    8. Times I, Sanjiwani N. Biaya Pemeriksaan COVID-19 di Posko RSUP Sanglah Gratis Khusus PDP [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://bali.idntimes.com/news/bali/ni-ketut-wira-sanjiwani/posco-covid-19-rsup-sanglah/4
    9. Swab Test Gratis di Denpasar, BNI Komit Cegah Penyebaran Covid-19 [Internet]. Radarbali.jawapos.com. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://radarbali.jawapos.com/read/2020/07/11/203644/swab-test-gratis-di-denpasar-bni-komit-cegah-penyebaran-covid-19
    10. Media K. Daftar 4 Rumah Sakit Rujukan Penanganan Virus Corona di Bali [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/14/180200465/daftar-4-rumah-sakit-rujukan-penanganan-virus-corona-di-bali
    11. Post R. Rumah Sakit di NTB Wajib Pasang Tarif Swab Rp 900 Ribu [Internet]. Lombok Post. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://lombokpost.jawapos.com/ntb/06/10/2020/rumah-sakit-di-ntb-wajib-pasang-tarif-swab-rp-900-ribu/
    12. Post R. Naik Pesawat Harus Bawa Surat Sehat, Ini 10 Lokasi Rapid Test Mandiri di NTB [Internet]. Lombok Post. 2020 [cited 6 November 2020]. Available from: https://lombokpost.jawapos.com/ntb/13/05/2020/naik-pesawat-harus-bawa-surat-sehat-ini-10-lokasi-rapid-test-mandiri-di-ntb/
    Read More
  • Perlukah vaksinasi pada saat traveling di era adaptasi kebiasaan baru atau new normal? Jawabannya, perlu. Hal itu yang diutarakan oleh dr. Jeffri Aloysius Gunawan Sp.PD, CHt saat webinar Prosehat bekerja sama dengan Kenapa Harus Vaksin (Sanofi), dengan judul Travelling pada Era New Normal, Perlu Vaksinasikah? yang diadakan pada Rabu, 21 Oktober 2020 pukul 20.00-21.00. Webinar […]

    Rangkuman Webinar Prosehat X Kenapa Harus Vaksin: Travelling pada Era New Normal, Perlu Vaksinasikah? 21 Oktober 2020

    Perlukah vaksinasi pada saat traveling di era adaptasi kebiasaan baru atau new normal? Jawabannya, perlu. Hal itu yang diutarakan oleh dr. Jeffri Aloysius Gunawan Sp.PD, CHt saat webinar Prosehat bekerja sama dengan Kenapa Harus Vaksin (Sanofi), dengan judul Travelling pada Era New Normal, Perlu Vaksinasikah? yang diadakan pada Rabu, 21 Oktober 2020 pukul 20.00-21.00. Webinar ini merupakan lanjutan dari webinar sebelumnya dengan tema yang sama: traveling sehat, dan salah satu pembicaranya travel vlogger Ridwan Hanif Rahmadi pada 7 Oktober 2020. Pada acara yang dimoderatori oleh dr. Rosa Widian dari Prosehat, dr. Jeff-biasa dipanggil- juga mengatakan bahwa sebaiknya vaksinasi diberikan ketika akan melakukan perjalanan, baik itu perjalanan wisata maupun bisnis. Selain pemberian vaksinasi, juga sebaiknya orang-orang yang hendak traveling didata supaya tidak terkena atau tertular virus Corona atau Covid-19 yang masih massif penyebarannya dan belum begitu terkendali.

    Baca Juga: Pilek dan Flu Saat Traveling? Cegah Sekarang Juga!

    Adapun untuk moda transportasi yang aman saat traveling di era new normal berdasarkan penelitian adalah pesawat terbang daripada moda transportasi darat seperti mobil. Mengapa? Dr. Jeff menjelaskan bahwa traveler yang menaiki pesawat terbang ternyata berisiko rendah terpapar Covid-19 karena moda transportasi darat ini ternyata mempunyai HEFA filter yang mampu mensikulasikan udara-keluar masuk pesawat dengan baik. HEFA filter ini juga banyak digunakan di rumah sakit. Sirkulasi yang demikian memungkinkan penularan virus menjadi terhambat dan tidak massif apalagi WHO menyatakan bahwa sifat penularan Covid-19 bersifat airborne atau lintas udara. Akan bedanya dengan moda transportasi darat seperti mobil atau kereta yang tidak mempunyai HEFA filter sehingga disarankan bagi traveler yang hendak memakai moda transportasi ini untuk membuka jendela supaya sirkulasi keluar-masuk udara lebih lancar, dan tidak terpapar virus.

    Lalu vaksin apakah yang tepat saat traveling?

    Dr. Jeff mengungkapkan bahwa vaksin yang tepat itu tergantung negara yang akan dituju, semisal Angola yang berada di Afrika Timur. Bagi Sobat Sehat yang berencana ke salah satu negara bekas jajahan Portugis ini sebaiknya melakukan vaksinasi seperti varicella atau jika hendak ke Timur Tengah terutama ke Arab Saudi untuk beribadah hendaknya melakukan vaksinasi meningitis. Semua itu berdasarkan hasil yang didapat dari CDC dari Amerika Serikat. Namun dari semua vaksinasi itu ternyata yang paling terpenting adalah vaksinasi flu atau influenza yang merupakan vaksinasi untuk mencegah terserang penyakit influenza yang disebabkan oleh virus dengan nama yang sama pada penyakit tersebut.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksinasi Umroh untuk Ibadah yang Sehat

    Mengapa vaksinasi flu atau influenza ini penting?

    Hal ini dikarenakan flu merupakan penyakit yang bisa menjadi kronis jika tidak segera divaksinasi sebab masih banyak orang yang beranggapan bahwa flu merupakan penyakit atau infeksi yang biasa sehingga kerap diremehkan. Apalagi penyebab dan gejala flu ternyata hampir sama dengan Covid-19, yang pencegahan dan pengobatannya juga hampir sama. Namun cara terbaik selain istirahat dan meminum obat adalah tetap dengan vaksinasi. Karena itu, untuk traveler supaya perjalanan aman dan lancar sebaiknya tetap vaksinasi, dan jangan termakan mitos bahwa traveler tidak butuh vaksin jika badan sudah segar dan bugar. dr. Jeff bahwa siapa pun bisa terkena flu meskipun dalam keadaan segar dan bugar. Ini sama halnya dengan Covid-19.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah

    Webinar ini selanjutnya diikuti dengan sesi tanya jawab oleh peserta. Salah satu penanya bernama Megawati Wijaya bertanya mengenai apakah di era new normal wajib vaksin dan apakah semua orang dengan berbagai usia wajib divaksin, serta apakah supaya mendapat gratis harus fit dan tidak ada flu atau badan sedang panas?

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Untuk jawaban ini, dr. Jeff hanya membatasi pada vaksinasi influenza, yang pemberiannya tidak boleh sembarangan, dan jika sedang menderita sakit sebaiknya tidak diberikan sama sekali.

    Untuk lebih lanjut mengenai vaksinasi saat traveling saat new normal, yuk Sobat Sehat silakan tonton video di bawah ini, dan jangan lupa subscribe YouTube Prosehat.

    Untuk vaksinasi flu, Sobat Sehat juga bisa melakukannya di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.  Jangan lupa gunakan Voucher Hemat Vaksinasi buat Sobat Sehat yang menjadi 250 pendaftar pertama di webinar ini untuk belanja di Prosehat.

    Read More

Showing 1–10 of 23 results

Chat Asisten ProSehat aja