Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Travelling Sehat

Showing 1–10 of 49 results

  • Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher Ditinjau oleh : dr. Monica C Vaksin tifoid itu sangat penting sebelum pergi liburan. Manfaat utama vaksin tifoid adalah mencegah tipes sepulang dari travelling. Penyakit tifoid atau tipes ini disebakan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi yang kerap ditemukan di tempat wisata, khususnya tempat wisata yang memiliki sanitasi yang kurang baik. Penyakit […]

    5 Manfaat Vaksin Tifoid Buat Kamu yang Doyan Travelling

    Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Manfaat Vaksin Tifoid Sangat Besar Bagi Kesehatan Para Traveller dari Infeksi Tipes

    Vaksin tifoid itu sangat penting sebelum pergi liburan. Manfaat utama vaksin tifoid adalah mencegah tipes sepulang dari travelling. Penyakit tifoid atau tipes ini disebakan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi yang kerap ditemukan di tempat wisata, khususnya tempat wisata yang memiliki sanitasi yang kurang baik.

    Penyakit tipes paling sering dijumpai pada negara Asia Tenggara, terutama Pakistan, India, dan Bangladesh. Sebanyak 21 juta kasus dengan 200.000 kematian akibat tifoid terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya. Tingkat penyakit ini masih tinggi pada negara-negara yang memiliki tingkat sanitasi rendah. 

    Penularan bakteri tifoid ini terjadi secara fecal – oral, yaitu kotoran dari seseorang yang terinfeksi dapat menularkan ke orang lain apabila masuk melalui mulut contohnya dari makanan yang tidak bersih. Selain itu, akses air bersih juga penting karena apabila air yang terkontaminasi diminum, infeksi tifoid juga dapat terjadi.

    Apa Gejala Tifoid atau Tipes?

    Infeksi dari bakteri tifoid yang masuk dari mulut mengikuti jalur saluran cerna tubuh. Tubuh memiliki sistem pertahanan berupa asam lambung dan sistem imun untuk melawan bakteri ini. Namun sistem pertahanan ini tidak selalu dapat menghindari infeksi. Saat sampai di usus, bakteri tifoid menginfeksi usus dan menyebabkan radang sehingga timbul tanda dan gejala yaitu:

    • Demam 
    • Nyeri perut
    • Diare atau konstipasi
    • Nyeri kepala
    • Lemas
    • Tidak nafsu makan

    Pengobatan untuk penyakit tifoid adalah dengan pemberian antibiotik dan obat lain untuk meringankan tanda dan gejala. Perlu diingat bahwa pemberian antibiotik harus dengan anjuran dan instruksi dokter. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi bakteri tifoid terhadap antibiotik yang membuat antibiotik-antibiotik tersebut tidak berguna.

    Selain penanganan harus dilakukan dengan benar, penanganan tipes atau tifoid ini juga harus segera dilakukan. Mengapa? Karena tifoid juga dapat menyebabkan kematian apabila tidak segera ditangani, dan apabila tidak ditangani dengan benar.

    Manfaat Vaksin Tifoid Bagi Wisatawan

    Penyakit tifoid merupakan sebuah penyakit yang sering ditemukan, namun perlu pengobatan untuk mencegah agar tidak menyebabkan infeksi yang berat. Vaksinasi merupakan salah satu cara untuk mencegah terinfeksi oleh bakteri tifoid. Namun perlu diingat bahwa vaksinasi tidak dapat 100% menghindari infeksi tifoid. Sahabat Sehat juga tetap perlu menjaga kebersihan diri dan makanan yang dikonsumsi.

    Adapun beberapa manfaat vaksin tifoid antara lain adalah:

    Mencegah Risiko Infeksi Tipes

    Walaupun tubuh memiliki sistem pertahanan terhadap infeksi bakteri dan virus, namun risiko infeksi tetap dapat terjadi. Terutama saat imunitas tubuh sedang menurun. Tubuh yang sudah menerima vaksinasi tifoid akan lebih siap terhadap infeksi dari bakteri penyebab tipes sehingga mencegah risiko terkena infeksi tipes.

    Gejala Tipes Jadi Lebih Ringan

    Kebanyakan penderita tipes yang tidak divaksin akan membutuhkan perawatan di rumah sakit. Seseorang yang sudah divaksin tifoid masih mungkin terkena infeksi tipes. Namun infeksi tipes pada orang yang sudah divaksin tifoid akan menunjukkan gejala yang lebih ringan sehingga kebanyakan dapat beristirahat di rumah saja.

    Lebih Cepat Sembuh Jika Terkena Tipes

    Selain gejala yang lebih ringan, penderita tipes yang sebelumnya sudah divaksin akan lebih cepat sembuh. Hal ini terjadi karena tubuh sudah siap dan sudah tahu bagaimana cara mengatasi infeksi tipes sesegera mungkin.

    Menekan Penyebaran Tipes

    Seseorang yang belum divaksin dan kemudian pergi travelling ke daerah yang menjadi endemik bakteri Salmonella berisiko menyebarkan bakteri tersebut kepada keluarga di rumah sepulang berlibur. Namun risiko penyebaran ini dapat ditekan jika wisatawan sudah divaksin, dan akan semakin baik jika keluarga di rumah juga turut sudah divaksin tifoid.

    Tetap Sehat Sepulang Liburan

    Tujuan berlibur tentu agar mendapatkan energi baru sebelum kembali memulai kerja atau sebelum kembali sekolah/kampus. Namun banyak kejadian dimana setelah pulang berlibur justru harus istirahat total karena jatuh sakit terkena tipes. Setelah sembuhpun tentunya akan membuat energi yang didapat dari berlibur hilang begitu saja.

    Oleh sebab itu, vaksin tifoid sangat penting agar setelah pulang liburan tubuh tetap sehat dan bisa segera kembali memulai aktivitas sehari-hari dengan baik. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga merekomendasikan untuk melakukan vaksinasi tifoid bagi Sahabat Sehat yang ingin bepergian ke daerah seperti Pakistan, India, dan Bangladesh.

    Vaksin untuk tifoid sudah tersedia bagi anak maupun dewasa. Saat ini terdapat beberapa tipe vaksin tifoid yaitu:

    Typhoid conjugate vaccine (TCV)
    Jenis vaksin tifoid yang diberikan untuk usia 6 bulan hingga 45 tahun
    Vaksin ini diberikan dalam bentuk injeksi

    Unconjugated polysaccharide vaccine (Vi-PS)
    Diberikan bagi mereka yang berusia diatas 2 tahun
    Vaksin ini juga diberikan dalam bentuk injeksi

    Oral live attenuated Ty21a
    Hanya diberikan kepada mereka yang berusia diatas 6 tahun
    Vaksin ini diberikan dalam bentuk kapsul

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa hal mengenai manfaat vaksin tifoid atau tipes, khususnya bagi para wisatawan yang hendak melakukan travelling. Bagi Sahabat Sehat yang membutuhkan vaksinasi, silahkan manfaatkan layanan vaksin dari Prosehat, cek: Layanan Vaksinasi Dewasa dari ProSehat

    Referensi:

    1. Sandhya A, Marathe D. Typhoid fever & vaccine development: a partially answered question
    2. National Health Service. Typhoid fever
    3. Centers for Disease Control and Prevention. Vaccination
    4. Bhandari J, Thada P, DeVos E. Typhoid Fever
    5. World Health Organization. Typhoid [Internet]. USA : World Health Organization. 2021
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher Ditinjau oleh : dr. Monica C Tidak jajan sembarangan menjadi salah satu cara mencegah hepatitis A. Namun hal ini sulit dilakukan oleh orang yang suka kulineran. Untungnya masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap sehat sambil jajan makanan dan minuman di berbagai tempat. Nah Sahabat Sehat, bagaimana […]

    Cara Mencegah Hepatitis A Bagi Kamu yang Suka Kulineran

    Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Cara Mencegah Hepatitis A Penting Bagi Sahabat Sehat yang Senang Jajan Makanan di Luar

    Tidak jajan sembarangan menjadi salah satu cara mencegah hepatitis A. Namun hal ini sulit dilakukan oleh orang yang suka kulineran. Untungnya masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap sehat sambil jajan makanan dan minuman di berbagai tempat.

    Nah Sahabat Sehat, bagaimana mencegah terinfeksi hepatitis A bagi yang sering makan diluar ? Mari simak penjelasan berikut ini:

    Penyebab Hepatitis A

    Terdapat beberapa jenis dari virus hepatitis, namun salah satu yang sering ditemukan akibat sanitasi yang buruk adalah penyakit hepatitis A. Hepatitis A merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Data dari World Health Organization mengatakan bahwa pada tahun 2016 terdapat 7.134 orang yang meninggal akibat hepatitis A diseluruh dunia.

    Penyakit hepatitis A kerap ditemukan pada negara berkembang yang memiliki tingkat sanitasi kurang baik.Makanan dan minuman yang kotor akibat sanitasi yang buruk dapat menularkan berbagai macam penyakit. Penyakit-penyakit tersebut dapat berupa tifoid, diare hingga hepatitis. 

    Gejala Hepatitis A

    Gejala yang dapat diakibatkan hepatitis A, yakni demam, mual muntah, diare, nyeri perut, pegal-pegal, hingga warna kulit menjadi kuning.

    Pemeriksaan laboratorium dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis hepatitis A. Hasil tes darah yang menunjukan adanya antibodi terhadap virus hepatitis A, dapat menegakkan diagnosis bahwa seseorang terinfeksi hepatitis A.

    Cara Mencegah Hepatitis A saat Kulineran

    Virus hepatitis A menular dengan cara fecal – oral, yaitu dari feses penderita hepatitis A yang kemudian masuk ke tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terpapar kotoran akibat sanitasi yang buruk. Bisa juga karena seseorang berjalan tanpa alas kaki di daerah yang masih kurang baik dalam hal sanitasi.

    Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah penyakit hepatitis A:

    Rajin Mencuci Tangan

    Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir pada saat sebelum dan sesudah makan, untuk membunuh virus yang mungkin terdapat pada tangan Sahabat Sehat sehingga transmisi melalui makanan dapat dihindari.

    Bersihkan Buah dan Sayur

    Buah dan sayur yang dibeli mungkin sebelumnya terpapar oleh kotoran yang mengandung hepatitis A. Bersihkan dahulu sebelum mengkonsumsi buah dan sayuran yang mentah.

    Hindari Makanan Mentah

    Lebih baik lagi untuk menghindari makanan-makanan mentah. Masak terlebih dahulu makanan Sahabat Sehat. Dengan demikian, kuman, virus, dan parasit mati dan tidak membahayakan tubuh.

    Vaksinasi Hepatitis A

    Vaksin untuk virus hepatitis A sudah tersedia. Sahabat Sehat dapat melakukan vaksinasi untuk mencegah terinfeksi virus hepatitis A. IDAI merekomendasikan pemberian imunisasi Hepatitis A setelah anak berusia 2 tahun dalam 2 dosis. Dosis ke-2 diulang setelah 6 bulan sampai 12 bulan berikutnya, namun bagi Sahabat Sehat yang sudah dewasa dan senang kulineran juga bisa mengambil vaksin hepatitis A sehingga risiko terkena hepatitis A menjadi lebih rendah.

    Dapatkan: Layanan Vaksinasi Hepatitis A ke Rumah

    Jangan Berbagi Barang Pribadi

    Berbagai kulineran di luar mungkin akan menawarkan anda sendok logam. Walaupun terlihat bersih, namun bisa jadi sendok tersebut tidak higienis. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk hanya menggunakan sendok sekali pakai atau membawa sendok dan sedotan pribadi dari rumah. Jangan meminjamkan barang tersebut kepada orang lain.

    Itulah beberapa cara mencegah hepatitis A yang perlu dilakukaan, khususnya oleh mereka yang suka jajan atau kulineran di berbagai tempat. Jika memiliki pertanyaan seputar hepatitis A, segera manfaatkan layanan konsultasi dokter gratis yang bisa didapatkan di Prosehat.

    Referensi

    1. Iorio N, John S. Hepatitis A
    2. World Health Organization. Hepatitis A
    3. Medline Plus Medical Encyclopedia. Preventing hepatitis A
    4. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Mengenal Hepatitis A pada Anak
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher Ditinjau oleh : dr. Monica C Liburan memang menyenangkan. Namun ada risiko Japanese Encephalitis saat liburan ke desa yang masih banyak sawah dan peternakan.  Japanese Encephalitis merupakan penyakit radang otak yang disebabkan oleh virus Japanese Encefalitis. Penyakit ini biasa disebar oleh nyamuk culex yang banyak di area persawahan dan […]

    Waspada Japanese Encephalitis Saat Berlibur ke Persawahan

    Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Gigitan Nyamuk Culex di Persawahan Berisiko Menyebabkan Japanese Encephalitis

    Liburan memang menyenangkan. Namun ada risiko Japanese Encephalitis saat liburan ke desa yang masih banyak sawah dan peternakan.  Japanese Encephalitis merupakan penyakit radang otak yang disebabkan oleh virus Japanese Encefalitis. Penyakit ini biasa disebar oleh nyamuk culex yang banyak di area persawahan dan peternakan.  merupakan.

    Oleh sebab itu, sebelum bepergian ke daerah persawahan, ada baiknya untuk mengetahui dengan jelas mengenai Japanese Enchephalitis. Terutama gejala yang ditimbulkan, pencegahannya, dan perawatannya.

    Apa Itu Japanese Encephalitis?

    Japanese encephalitis merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus golongan flavivirus. Jenis flavivirus ini berkerabat dengan virus dengue (demam berdarah) dan dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk spesies Culex tritaeniorhynchus. Daerah endemis untuk penyakit ini adalah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

    Kasus pertama dari Japanese encephalitis ditemukan di Jepang pada tahun 1871. Sebesar 75% penderita adalah anak-anak dan remaja, karena sebagian besar dewasa telah memiliki imunitas dari infeksi saat masa kecil.

    Sebagian dari penderita biasanya hanya mengeluhkan gejala ringan seperti nyeri kepala dan demam atau bahkan tidak menimbulkan gejala apapun. Tetapi terdapat 1 dari 250 infeksi yang menyebabkan sakit kritis. Penyakit ini menyebabkan radang pada otak penderita sehingga terdapat risiko kematian. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mencatat bahwa 20-30% dari pasien yang menderita penyakit radang otak ini meninggal. 

    Gejala Japanese Encephalitis

    Virus Japanese encephalitis dapat menyebabkan peradangan pada otak. Radang pada otak ini dapat menimbulkan beberapa tanda dan gejala yaitu seperti:

    • Nyeri kepala
    • Demam
    • Mual dan muntah
    • Leher kaku
    • Disorientasi
    • Koma
    • Kejang
    • Kelumpuhan

    Sebenarnya penyakit Japanese encephalitis merupakan penyakit yang jarang ditemukan, namun harus diwaspadai karena dapat menyebabkan kelumpuhan hingga kematian. Hampir semua pasien yang menderita radang otak dan memiliki riwayat perjalan ke daerah endemis dan diketahui banyak berkembang nyamuk culex dapat dicurigai menderita penyakit tersebut. Sahabat Sehat dapat mencurigai sedang mengidap penyakit ini apabila terdapat beberapa tanda dan gejala seperti diatas. World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium untuk mendiagnosa penyakit ini.

    Pemeriksaan yang dilakukan merupakan antibodi terhadap virus Japanese encephalitis yang diambil dari cairan serebrospinal. Selain itu, pemeriksaan CT-scan dapat dilakukan untuk menemukan tanda adanya infeksi penyakit ini. Pemeriksaan CT-scan memiliki spesifitas yang tinggi, namun tidak sensitif untuk dapat menyingkirkan diagnosis.

    Cara Mengatasi Japanese Encephalitis

    Sama dengan sebagian besar penyakit akibat virus lainnya, tidak ada obat antiviral untuk penyakit ini. Obat-obatan yang diberikan adalah obat suportif yang bertujuan untuk mengurangi tanda dan gejala. Selain itu terdapat obat-obatan yang digunakan untuk menstabilkan pasien saat kejang. Hal terbaik yang dilakukan adalah untuk mencegah terinfeksi virus ini, yaitu dengan melakukan vaksinasi. Vaksin untuk Japanese encephalitis sudah tersedia dan direkomendasikan untuk diberikan karena dapat mencegah terjadinya penyakit ini.

    Vaksin untuk Japanese encephalitis sangat direkomendasikan karena dapat mencegah terjadinya penyakit tersebut. Sahabat Sehat yang membutuhkan vaksinasi Japanese Encephalitis, silahkan pesan melalui: Layanan Vaksin JE dari Prosehat

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai infeksi Japanese Encephalitis yang dapat dialami siapa saja dan dapat mengakibatkan radang otak. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan di rumah atau membutuhkan produk kesehatan seperti pemeriksaan Covid-19 ke rumah, multivitamin, dan imunisasi, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Pearce J, Learoyd T, Langendorf B, Logan J.
    2. World Health Organization. Jpn. Encephalitis
    3. Hsieh J, St. John A. JE virus and its mechanisms of neuroinvasion
    4. Turtle L, Solomon T. The prospects for new treatments
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Dialog dalam serial Layangan Putus menarik minat masyarakat untuk melakukan perjalanan ke Cappadocia. Khususnya di masa pandemi ini. Dalam serial tersebut, kedua tokoh utama yang diperankan oleh Reza Rahardian yang berperan sebagai Aris dan Putri Marino yang berperan sebagai Kinan beradu akting menyebutkan nama Cappadocia.  […]

    Syarat Perjalanan Liburan Ke Cappadocia di Masa Pandemi

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Perjalanan ke Cappadocia Akan Mempertemukan Kita dengan Banyak Balon Udara yang Begitu Indah

    Perjalanan ke Cappadocia Akan Mempertemukan Kita dengan Banyak Balon Udara yang Begitu Indah

    Dialog dalam serial Layangan Putus menarik minat masyarakat untuk melakukan perjalanan ke Cappadocia. Khususnya di masa pandemi ini. Dalam serial tersebut, kedua tokoh utama yang diperankan oleh Reza Rahardian yang berperan sebagai Aris dan Putri Marino yang berperan sebagai Kinan beradu akting menyebutkan nama Cappadocia. 

    Berlokasi di barat daya Kota Kayseri, Cappadocia merupakan tujuan wisata populer yang sangat kental dengan nilai sejarah yang unik. Selain itu, Cappadocia juga menarik perhatian turis karena banyak menyimpan tempat populer yang lekat dengan ciri geologis, sejarah dan budaya. Itu sebabnya daerah di Cappadocia ini sering digunakan sebagai latar sebuah film. Ditambah dengan wisata balon udara yang menjadi ciri khas wisata yang patut dicoba saat mengunjungi Cappadocia. 

    Namun tentunya ada beberapa hal yang telah diatur pemerintah Indonesia maupun pemerintah Turki agar bisa berlibur ke Cappadocia.

    Syarat Perjalanan Ke Cappadocia untuk Berlibur

    Seperti yang dilansir oleh beberapa sumber, beberapa negara diketahui telah membuka kembali pintu bagi turis untuk masuk dan berlibur. Tentunya hal ini dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, ya. Lantas, apa saja persyaratan yang perlu diketahui agar liburan tetap aman dan nyaman selama ke Cappadocia? Mari simak penjelasan berikut.

    Pahami dan Patuhi Protokol Kesehatan

    Sebelum berangkat pastikan Sahabat Sehat telah mengetahui aturan terbaru New Normal di Turki, khususnya di Kota Cappadocia. Sebab, aturan New Normal dan protokol kesehatan ini berbeda-beda di setiap negara.

    Silahkan menghubungi Kedubes Turki untuk mendapatkan informasi lebih mendetail mengenai protokol kesehatan yang berlaku di Turki, dan apa saja yang berbeda antara protokol kesehatan di Cappadocia dengan di Indonesia.

    Aturan Karantina

    Jika Sahabat Sehat sebelumnya telah mengunjungi negara dengan suspek tinggi Covid-19 dalam 14 hari terakhir, maka Sahabat Sehat perlu menjalani pengujian lebih lanjut dan karantina saat sampai di Turki terlepas dari status vaksinasinya.

    Aturan ini dapat berubah sewaktu-waktu karena pemerintah Turki juga masih terus melihat kondisi dan perkembangan kasus covid di negaranya. Perubahan kondisi dan perkembangan kasus covid dapat menyebabkan terjadinya perubahan aturan karantina.

    Vaksinasi Agar Bebas Pengujian Pra-Keberangkatan

    Wisatawan yang menunjukan sertifikat internasional yang valid untuk vaksinasi Covid-19 dosis penuh dengan menggunakan vaksin yang telah disetujui akan dibebaskan dari persyaratan pengujian pra-keberangkatan. Dengan syarat dosis akhir harus diberikan setidaknya pada 14 hari sebelum keberangkatan. Semua vaksin yang disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia diizinkan menjadi syarat bebas pengujian pra-keberangkatan. 

    Wajib Menunjukan Dokumen Tes atau Medis

    Bukti hasil negatif tes PCR yang diambil dalam 72 jam terakhir, harus ditunjukan pada saat keberangkatan atau hasil negatif tes antigen yang diambil dalam kurun waktu 48 jam setelah keberangkatan.

    Bagi pelancong yang baru sembuh dari Covid-19 akan dibebaskan dari persyaratan pengujian dan dapat memberikan bukti antigen atau tes PCR positif yang diambil setidaknya dalam 14 hari terakhir dan tidak boleh lebih dari 180 hari sebelum keberangkatan.

    Selain dokumen tes atau dokumen medis, wisatawan yang hendak ke Turki untuk berlibur di Cappadocia juga perlu mengisi Formulir masuk yang harus diisi dalam kurun waktu 72 jam setelah keberangkatan.

    Himbauan Pemerintah Terkait Protokol Kesehatan

    Meski pemerintah telah mencabut pembatasan secara bertahap, pembatasan tersebut sewaktu-waktu dapat diterapkan kembali. Terutama jika angka kasus Covid-19 meningkat, dan langkah-langkah kesehatan pencegahan tetap dianjurkan.

    Merokok akan dilarang di area terbuka. Penggunaan masker wajah diwajibkan di ruang publik, lingkungan tertutup, maupun saat berada di transportasi umum. Untuk itu, pelancong diharapkan untuk tetap mengikuti pedoman lokal resmi dari kebijakan Turki.

    Informasi Karantina

    Semua pelancong wajib menjalani evaluasi medis pada saat kedatangan. Penumpang yang menunjukan gejala tidak sehat akan menjalani tes PCR di bandara. Jika hasil positif, maka pelancong akan dirujuk ke rumah sakit swasta oleh Kementerian Kesehatan-Unit Kesehatan Perbatasan dan harus menjalani karantina mandiri, serta akan diwajibkan atas biaya pelancong.

    Siapkan dana lebih karena biaya karantina pelaku perjalanan ke Cappadocia akan dikenakan kepada wisatawan.

    Transportasi

    Angkutan umum akan beroperasi seperti biasa bagi wisatawan asing. Sedangkan bagi warga negara dan penduduk Turki harus memiliki ‘izin perjalanan’ yang dapat diajukan di turkiye.gov.tr 

    Selain itu, warga dan penduduk Turki juga harus mengunduh aplikasi ‘Hayat Eve Sigar’ (HES) yang akan memberikan kode untuk penerbangan domestic dan Internasional, seperti kereta api, kapal feri, dan bus. Kode HES ini juga akan diminta saat check-in ke akomodasi atau saat memasuki tempat umum akan tetapi ketentuan tersebut tidak berlaku bagi wisatawan asing.

    Syarat Pulang dari Cappadocia Ke Tanah Air

    Persyaratan tidak hanya diberikan kepada pelancong yang akan ke luar negeri. Saat tiba di tanah air pun pelaku perjalanan ke Cappadocia perlu mematuhi kebijakan yang berlaku seperti berikut ini:

    Wajib vaksinasi

    Bagi WNI yang pulang ke Indonesia wajib menunjukan sertifikat internasional tercetak atau digital yang valid untuk vaksinasi Covid-19 penuh ataupun satu dosis. Dosis terakhir harus telah diberikan setidaknya dalam 14 hari terakhir sebelum keberangkatan. WNI yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap akan diminta untuk mendapatkan vaksinasi selama masa karantina.

    Wajib Karantina

    WNI yang telah divaksinasi lengkap diharuskan untuk menjalani karantina mandiri selama 3 hari di hotel karantina. Bagi mereka yang baru menerima satu dosis vaksin wajib menjalani karantina selama 5 hari di hotel karantina. Tes RT-PCR akan dilakukan pada akhir masa karantina dan yang negatif akan diizinkan keluar dari karantina. Mereka juga akan diminta untuk menunjukan bukti pemesanan prabayar. 

    Wajib Memberikan Dokumen Tes/Medis

    Bukti tes PCR negatif harus diambil dalam 72 jam sebelumnya, dan harus ditunjukan pada saat kedatangan. Selain itu, wisatawan harus melakukan tes RT-PCR pada saat kedatangan. Persyaratan masuk di beberapa negara mungkin akan tidak akan terlalu ketat jika Sahabat Sehat telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap. Namun, tidak semua vaksin diterima semua negara. Untuk itu, pastikan untuk memahami imbauan pemerintah dari tujuan wisata yang akan Sahabat Sehat kunjungi sebelum keberangkatan.

    Nah Sahabat Sehat itulah mengenai syarat perjalanan liburan ke Cappadocia, Turki. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan di rumah atau membutuhkan produk kesehatan seperti pemeriksaan Covid-19 ke rumah, multivitamin, dan imunisasi, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Catatan Tambahan:

    Bulan Januari adalah musim dingin di Cappadocia. Wisatawan yang melakukan perjalanan ke Cappadocia rentan terkena flu di musim dingin. Oleh sebab itu, sangat disarankan bagi wisatawan untuk menjaga daya tahan tubuh dengan konsumsi vitamin dan melakukan vaksinasi influenza.

    Dapatkan Segera: Layanan Vaksin Influenza

    Referensi:

    1. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara Turki
    2. Sky Scanner. Pembatasan Perjalanan Turki
    3. Bayu Buana Travel. Syarat Liburan ke Luar Negeri Turki
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia D Ditinjau oleh : dr. Monica C Sangat penting untuk mendapatkan vaksin travel sebelum bepergian. Terutama untuk menurunkan risiko terjangkit suatu penyakit endemik. Ada berbagai jenis vaksinasi, namun vaksin travel mana yang perlu diambil biasanya akan tergantung pada daerah mana yang akan dikunjungi dan risiko penyakit apa yang ada […]

    5 Jenis Vaksin Travel yang Penting Sebelum Pergi Liburan

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia D
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Turis yang Menerima Vaksin Travel Memiliki Daya Tahan Tubuh yang Lebih Baik Terhadap Penyakit Endemik di Suatu Daerah

    Sangat penting untuk mendapatkan vaksin travel sebelum bepergian. Terutama untuk menurunkan risiko terjangkit suatu penyakit endemik. Ada berbagai jenis vaksinasi, namun vaksin travel mana yang perlu diambil biasanya akan tergantung pada daerah mana yang akan dikunjungi dan risiko penyakit apa yang ada di daerah tersebut.

    Fungsi dan manfaat lain dari vaksinasi travel adalah agar sebagai wisatawan kita tidak pulang membawa penyakit endemik ke rumah. Sayangnya, banyak orang yang kurang memahami vaksin apa saja yang tersedia dan sebaiknya diterima sebelum berlibur ke suatu daerah.

    Jenis Vaksin Travel yang Diperlukan

    Sebelum berencana bepergian, buatlah janji dengan fasilitas kesehatan setempat untuk melakukan konsultasi mengenai vaksinasi dan untuk melakukan vaksinasi. Beberapa vaksinasi membutuhkan waktu agar vaksin telah bekerja didalam tubuh dan memberikan efek perlindungan minimal 8 minggu.

    Vaksinasi sebelum berlibur menjadi hal yang penting terutama saat membawa anak-anak. Sebagai contoh, vaksinasi BCG yang dapat melindungi dari infeksi TBC (Tuberculosis) misalnya, harus dilakukan setidaknya minimal 3 bulan sebelum membawa si kecil bepergian. Terutama ketika hendak membawa si kecil ke daerah yang dikenal sebagai daerah endemik TBC.

    Untuk memilih vaksinasi apa yang harus dilakukan, hal pertama yang perlu dilakukan adalah berkonsultasi dengan Dokter. Dokter akan melihat riwayat vaksinasi apa saja yang sudah pernah dilakukan, serta ke daerah mana kamu akan berkunjung dan setelah itu Dokter akan menentukan vaksinasi yang tepat. Berikut ini beberapa contoh vaksinasi yang dapat Sahabat Sehat lakukan sebelum bepergian, antara lain:

    Vaksin Meningitis

    Sebelum berpergian ke negara Arab Saudi atau negara di timur tengah, diwajibkan untuk melakukan vaksinasi meningitis karena daerah tersebut merupakan daerah endemis meningitis. Dikatakan wajib karena vaksinasi meningitis merupakan syarat untuk mendapatkan visa umroh, atapun visa perjalanan ke banyak negara di timur tengah.

    Dapatkan Layanan Vaksin Meningitis: Layanan Vaksinasi Meningitis

    Vaksin Demam Kuning (Yellow Fever)

    Jika hendak melakukan perjalanan ke negara Afrika (Gana, Kenya dan Nigeria) disarankan untuk melakukan vaksinasi Demam Kuning atau Yellow Fever. Selain itu, sebelum bepergian ke beberapa negara timur tengah juga perlu untuk melakukan vaksin demam kuning. Terutama saat hendak umroh karena saat umroh akan bertemu banyak orang lain dari negara-negara Afrika.

    Dapatkan Layanan Vaksin Demam Kuning: Layanan Vaksinasi Demam Kuning

    Vaksin Hepatitis A dan B

    Saat masih usia anak-anak, rata-rata sudah mendapatkan vaksinasi Hepatitis A dan B. Namun, ada baiknya, sebelum melakukan bepergian, hendaknya melakukan pemeriksaan antibodi terlebih dahulu, apabila antibodi terhadap hepatitis A dan B sudah rendah, maka ada baiknya melakukan vaksinasi Hepatitis A dan B ulang sebelum melakukan perjalanan.

    Dapatkan Layanan Vaksin Hepatitis A dan B: Layanan Vaksinasi Hepatitis A dan B

    Vaksin Tifoid dan Paratifoid

    Vaksinasi tifoid dilakukan untuk mencegah penyakit tipes saat melakukan perjalanan ke daerah dengan kasus infeksi tifoid tinggi misalnya negara-negara Asia Tengah (India, Pakistan dan Bangladesh).

    Dapatkan Layanan Vaksin Tifoid dan Paratifoid: Layanan Vaksinasi Tifoid dan Paratifoid

    Vaksin Influenza

    Apabila hendak berlibur saat musim hujan seperti saat ini, ada baiknya untuk melakukan vaksinasi flu dulu sebelumnya. Terutama jika berlibur ke daerah dengan curah hujan tinggi, ramai, ataupun daerah yang memiliki kondisi cuaca dingin.

    Dapatkan Layanan Vaksin Influenza: Layanan Vaksinasi Influenza

    Vaksin Japanese Encephalitis

    Japanese encephalitis merupakan penyakit yang beresiko rendah bagi sebagian besar pelancong atau turis ke negara endemik Japanese encephalitis. Untuk menghindari terinfeksi Japanese encephalitis sebelum melakukan perjalanan ke negara china, jepang atau korea utara (khususnya di daera perdesaan), minimal 1 bulan sebelumnya melakukan vaksinasi Japanese encephalitis.

    Dapatkan Layanan Vaksin Japanese Encephalitis: Layanan Vaksinasi Japanese Encephalitis

    Selain vaksinasi, ada beberapa hal yang dapat Sahabat Sehat lakukan saat bepergian untuk mengurangi resiko masalah kesehatan saat berlibur, antara lain :

    • Menerapkan protokol kesehatan
    • Konsumsi makanan dan minuman yang bersih
    • Hindari minum sembarangan dari air keran
    • Lindungi diri dari gigitan serangga dengan menggunakan lotion anti serangga.
    • Gunakan tabir surya dan pelindung matahari lainnya
    • Gunakan perlengkapan alat pelindung keselamatan sesuai dengan aktivitas
    • Berhati-hati dalam kondisi lalu lintas
    • Ketahui cara mendapatkan pertolongan atau kondisi medis ditempat tujuan
    • Berhati-hati dalam mengkonsumsi alkohol di lingkungan yang tidak anda kenal

    Lihat Artikel Lainnya: Penyakit yang Sering Dialami Lansia

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai jenis vaksin travel yang penting sebelum berlibur. Jika Sahabat Sehat memerlukan vaksinasi dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih.

    Referensi:

    1. Citizens Information. Travelling abroad and vaccinations [Internet]. USA : Citizens Information. 2021 [cited 23 November 2021].
    2. Chang L. Your Travel Vaccine Checklist [Internet]. USA : WebMD. 2010 [cited 23 November 2021].
    3. Centers for Disease Control and Prevention. Holiday Tips [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [cited 23 November 2021].
    4. National Health Service. Travel vaccinations [Internet]. UK : National Health Service. 2018 [cited 23 November 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Banyak manfaat pergi berlibur bagi kesehatan mental. Hal ini berdasarkan studi yang telah dilakukan American Psychological Association. Oleh sebab itu, jika memang merasa sedang memiliki masalah, memilih bersantai sejenak dengan liburan merupakan pilihan yang tepat. Masalah mental yang sedang dialami saat ini dapat mempengaruhi […]

    Manfaat Pergi Berlibur Menurut Para Ahli Kesehatan Mental

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Manfaat Pergi Berlibur untuk Pemulihan Mental akan Sangat Terasa saat Bepergian ke Tempat yang Menenangkan

    Banyak manfaat pergi berlibur bagi kesehatan mental. Hal ini berdasarkan studi yang telah dilakukan American Psychological Association. Oleh sebab itu, jika memang merasa sedang memiliki masalah, memilih bersantai sejenak dengan liburan merupakan pilihan yang tepat.

    Masalah mental yang sedang dialami saat ini dapat mempengaruhi produktivitas kerja. Oleh sebab itu, masalah mental perlu diselesaikan. Misalnya dengan berlibur. Harapannya, berlibur dapat membuat otak kembali segar sehingga kinerja Sahabat Sehat akan jauh lebih baik.

    Manfaat Pergi Berlibur Bagi Kesehatan Mental

    Kesehatan mental sangat penting. Membiarkan masalah mental seperti stres terus hinggap dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih banyak hormon yang kurang baik. Sebaliknya, berdasarkan penelitian, pergi jalan-jalan atau berlibur dapat memberikan banyak manfaat seperti:

    Meningkatkan Rasa Percaya Diri

    Saat berlibur, Sahabat Sehat mungkin akan mengalami beberapa hal yang mungkin mengharuskan Sahabat Sehat keluar dari zona nyaman terutama ketika mengunjungi tempat baru yang sebelumnya belum pernah disinggahi.

    Berada di lingkungan baru adalah cara yang  bagus dalam mengatasi ketakutan atau mempelajari keterampilan baru sehingga akan memberi rasa puas atas pencapaian luar biasa setelahnya. Ini akan membantu Sahabat Sehat meningkatkan kepercayaan diri.

    Memperbaiki Suasana Hati

    Manfaat lain dari jalan-jalan yaitu memperbaiki suasana hati. Selama bepergian, Sahabat Sehat  dapat mengisi waktu dengan aktivitas yang disukai. Misalnya dengan mendaki gunung, berwisata ke pantai, atau bahkan hanya sekedar berjalan-jalan di taman. 

    Mengurangi Stres dan Kecemasan

    Salah satu manfaat psikologis lain yang luar biasa dari bepergian adalah membantu mengatasi tingkat stres dan kecemasan. Menurut Brain & Behavior Research Foundation, diketahui bahwa liburan dapat mengurangi stres dan menjauhkan orang dari lingkungan atau aktivitas yang berkaitan dengan stres. 

    Membantu Agar Tetap Aktif dan Bahagia

    Ada berbagai jenis liburan yang dapat mendorong Anda untuk tetap aktif secara fisik, sebagai contoh berjalan-jalan mengelilingi kota, bersepeda, ataupun berenang di pantai. Harvard Medical School mengungkapkan bahwa aktivitas fisik mampu mengurangi hormon stres seperti adrenalin dan kortisol, serta meningkatkan produksi endorphin atau yang dikenal sebagai hormon bahagia karena dapat menimbulkan perasaan senang dan positif. 

    Mendapatkan Istirahat dan Relaksasi yang Lebih Berkualitas

    Rutinitas sehari-hari dengan setumpuk pekerjaan tentunya dapat memicu depresi dan stres. Oleh sebab itu, mengambil waktu untuk berlibur sangat penting untuk meluangkan waktu untuk mengistirahatkan tubuh dan memulihkan tenaga. Bepergian adalah cara terbaik untuk meninggalkan kesibukan kehidupan sehari-hari.

    Meningkatkan Kreativitas

    Banyak orang yang sebenarnya kreatif dan mampu menelurkan ide-ide segar. Sayangnya, rasa stres menjadikan ide kreatif hilang. Oleh sebab itu, banyak orang yang habis berlibur merasakan kreatifitasnya kembali ke puncaknya. Oleh sebab itu, orang-orang di industri kreatif perlu berlibur agar mendapatkan ide-ide segar, dan mengembalikan kemampuan otak untuk mengolah ide-ide segar.

    Membuat Hubungan yang Lebih Baik dengan Pasangan

    Berlibur dengan pasangan dapat mempererat hubungan. Jika memang sedang ada masalah dengan pasangan, mengajak pasangan berlibur dapat menjadikan masalah antar pasangan menjadi berkurang, bahkan hilang. Tentunya manfaat pergi berlibur ini dapat dirasakan jika pergi ke tempat yang romantis ataupun tempat yang memiliki wahana bermain bersama dengan pasangan.

    Membantu Menemukan Resolusi Baru

    Berdasarkan beberapa penelitian, dikatakan bahwa setelah berlibur seseorang biasanya menemukan resolusi baru dalam hidupnya. Misal apa goal dalam hidupnya dalam 5 tahun kedepan. Ataupun dapat menentukan sikap terhadap pilihan hidup. Misal saat bimbang memilih resign atau tetap bekarja di suatu tempat. Setelah berlibur seseorang akan mampu lebih mantap dalam menentukan pilihan.

    Salah satu tujuan utama berlibur adalah untuk memperoleh kenangan sejenak, baik untuk fisik maupun mental. Namun sayangnya, kebanyakan dari kita justru cenderung tidak menjaga kesehatan tubuh dan tidak dapat mengelola stress secara maksimal saat berlibur. Lakukan berbagai tips berikut sebagai persiapan agar tubuh tetap fit selama berlibur:

    • Rencanakan waktu dan transportasi yang akan digunakan. Hal ini dapat membantu Sahabat Sehat menyiapkan kebutuhan selama di perjalanan. Pilih moda transportasi yang nyaman untuk seluruh anggota keluarga yang ikut berlibur.
    • Perbaiki kualitas dan kuantitas tidur yang cukup. Pola tidur malam yang sehat dan cukup dapat meminimalisir rasa lelah. Selain itu, Sahabat Sehat dianjurkan untuk menghindari asupan kafein berlebihan. 
    • Tetap aktif bergerak. Terjebak di dalam transportasi dengan perjalanan yang jauh dapat membuat ruang gerak Sahabat Sehat terbatasi. Oleh karena itu, sebelum hari H keberangkatan usahakan untuk banyak bergerak, seperti stretching atau berjalan-jalan ringan. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar tubuh tetap rileks dan berenergi.
    • Cukupi asupan nutrisi. Saat berlibur, tenaga Anda tentunya akan lebih terkuras dibanding ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh karenanya, sesuaikan kebutuhan kalori dengan asupan karbohidrat dan lemak dengan aktivitas yang mungkin dilakukan selama berlibur. Namun batasi konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan lemak jika Sahabat Sehat melakukan aktivitas sedentari, seperti duduk dan tidur. 
    • Kurangi kontak dengan rutinitas. Batasi penggunaan gadget dan barang elektronik, serta aktivitas yang biasa dilakukan saat bekerja. Upaya ini dilakukan agar Sahabat Sehat tetap rileks tanpa mencemaskan pekerjaan. 

    Mau pergi berlibur? Lihat Juga: 5 Jenis Vaksin Travel

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai manfaat pergi berlibur atau jalan-jalan bagi kesehatan mental. Jika Sahabat Sehat memerlukan produk kesehatan, P3K, maupun vaksinasi sebagai persiapan sebelum berlibur maka segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih. Dapatkan sekarang juga: Perlengkapan P3K untuk berlibur

    Referensi:

    • WebMD. How Travel Affects Mental Health [Internet]. USA : WebMD.
    • Nazish N. Five Reasons Why Travel Is Good For Your Mental Health [Internet]. USA : Forbes.
    • Blog H. 6 mental health benefits of travelling [Internet]. USA : Hostelworld Travel Blog.
    • LIVESTRONG.COM. 2021. The Best Time to Workout If You Work a Night Shift [Internet]. USA : Livestrong.
    • Health Net. Health Benefits of Vacations [Internet]. USA : Health Net.
    Read More
  • Pengetatan aturan semakin digencarkan pemerintah. Hal ini terbukti dengan adanya aturan wajib PCR untuk anak usia di bawah 12 tahun. Aturan ini diberlakukan untuk anak-anak usia di bwah 12 tahun yang ikut dalam perjalanan jauh saat masa libur natal dan tahun baru ini. Satgas Covid-19 mengeluarkan ketentuan baru wajib PCR bagi anak di bawah usia […]

    Perjalanan Nataru: Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib PCR

    Anak Usia di Bawah 12 Tahun Perlu Swab PCR untuk dapat Melakukan Perjalanan Jauh

    Anak Usia di Bawah 12 Tahun Perlu Swab PCR untuk dapat Melakukan Perjalanan Jauh

    Pengetatan aturan semakin digencarkan pemerintah. Hal ini terbukti dengan adanya aturan wajib PCR untuk anak usia di bawah 12 tahun. Aturan ini diberlakukan untuk anak-anak usia di bwah 12 tahun yang ikut dalam perjalanan jauh saat masa libur natal dan tahun baru ini.

    Satgas Covid-19 mengeluarkan ketentuan baru wajib PCR bagi anak di bawah usia 12 tahun sebagai syarat perjalanan demi mempercepat penanganan covid agar tidak terjadi lonjakan akibat adanya masa libur..

    Dalam hal ini, Satgas Covid-19 telah menerbitkan Addendum Surat Edaran (SE) Nomor 24 Tahun 2021 yang berisi berbagai aturan aktivitas dan mobilitas masyarakat selama periode Nataru. Addendum tersebut akan berlaku efektif mulai tanggal 24 Desember 2021 – 2 Januari 2022 sebagai langkah dan upaya untuk menekan angka penularan Covid-19. 

    Syarat Perjalanan bagi Anak di Bawah 12 Tahun

    Merujuk pada Addendum terbaru, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Suharyanto menjelaskan, bahwa bagi pelaku perjalanan jarak jauh usia di bawah 12 tahun dengan seluruh moda transportasi diwajibkan untuk menunjukan hasil  negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan,

    Dalam aturan ini, anak-anak dikecualikan dari semua syarat kartu vaksinasi untuk dapat bepergian. 

    Syarat Perjalanan untuk Usia lainnya

    Selain mengatur syarat anak di bawah usia 12 tahun, addendum SE Satgas Covid-19 juga mengatur ketentuan bagi pelaku perjalanan diatas 17 tahun. Adapun syaratnya yaitu:

    Pembatasan Mobilitas Bagi yang Belum Vaksin 2 Kali

    Pelaku perjalanan usia dewasa (diatas 17 tahun) yang tidak melengkapi dosis vaksin karena alasan medis atau lainnya, maka mobilitasnya akan dibatasi untuk sementara.

    Kartu Vaksin Dosis Lengkap dan Hasil Rapid Tes Negatif

    Pelaku perjalanan jarak jauh dengan seluruh moda transportasi wajib menunjukan kartu vaksin lengkap (vaksinasi dosis kedua) dan surat keterangan hasil negatif rapid tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan. 

    Ketentuan dua poin di atas dikecualikan untuk:

    • Pelaku perjalanan yang menggunakan kendaraan pribadi dalam satu wilayah
    • Pelaku perjalanan yang menggunakan transportasi umum dalam satu wilayah
    • Pelaku perjalanan yang menggunakan kereta api dalam satu wilayah
    • Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi perintis termasuk di wilayah perbatasan daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar)
    • Pelaku perjalanan menggunakan moda transportasi pelayaran terbatas.

    Ketentuan untuk Perjalanan Kendaraan Logistik

    Khusus perjalanan kendaraan logistik barang lainnya yang melakukan perjalanan dalam negeri akan diberlakukan ketentuan sebagai berikut:

    Pulau Jawa dan Bali 

    Wajib menunjukan kartu vaksin dosis lengkap dan surat keterangan hasil negatif rapid tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 14×24 jam sebelum keberangkatan. 

    Wajib menunjukan kartu vaksin dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif rapid tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 7 x 24 jam sebelum keberangkatan.

    Lihat Artikel Lainnya: Manfaat Menangis

    Bila belum mendapatkan vaksinasi, wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif rapid tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

    Luar pulau Jawa dan Bali

    Wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif rapid tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan dan dikecualikan dari ketentuan wajib menunjukan kartu vaksin.

    Daftar Status Daerah di Pulau Jawa-Bali Saat PPKM

    Menjelang penerapan Addendum SE diatas, pemerintah juga telah resmi memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 sampai 3 di wilayah Jawa – Bali. Status PPKM yang berlaku mulai tanggal 14 Desember sampai dengan 3 Januari 2022 atau selama tiga pekan.

    Pembagian status PPKM Level 1 sampai 3 masing-masing daerah ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri No.67 tahun 2021. Berikut daftar lengkapnya:

    PPKM Level 3
    Provinsi Banten Provinsi Jawa Timur
    Kabupaten Serang Kabupaten Situbondo
    Kabupaten Pandeglang Kabupaten Ponorogo
    Kabupaten Bondowoso
    Kabupaten Sumenep
    Kabupaten Sampang
    Kabupaten Pamekasan
    Kabupaten Jember
    Kabupaten Bangkalan
    PPKM Level 2
    Provinsi Banten Provinsi Jawa Tengah Provinsi Jawa Barat
    Kota Cilegon Kabupaten Wonosobo Kabupaten Kuningan
    Kabupaten Lebak Kabupaten Wonogiri Kota Bekasi
    Kota Serang Kabupaten Tegal Kota Bandung
    Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Tasikmalaya
    Provinsi Yogyakarta Kabupaten Sragen Kabupaten Sukabumi
    Kabupaten Sleman Kabupaten Rembang Kabupaten Purwakarta
    Kabupaten Bantul Kabupaten Purworejo KabupatenMajalengka
    Kota Yogyakarta Kabupaten Purbalingga Kota Tasikmalaya
    Kabupaten Kulonprogo Kabupaten Pemalang Kota Cimahi
    Kabupaten Gunungkidul Kabupaten Pati Kabupaten Karawang
    Kabupaten Magelang Kabupaten Indramayu
    Provinsi Jawa Timur Kabupaten Kudus Kabupaten Cirebon
    Kabupaten Tulungagung Kota Surakarta Kabupaten Cianjur
    Kabupaten Trenggalek Kabupaten Klaten Kabupaten Ciamis
    Kabupaten Madiun Kabupaten Kebumen Kabupaten Bogor
    Kabupaten Lumajang Kabupaten Karanganyar Kabupaten Bandung Barat
    Kabupaten Jombang Kabupaten Cilacap Kabupaten Bandung
    Kabupaten Blitar Kabupaten Banjarnegara Kabupaten Sumedang
    Kabupaten Banyuwangi Kabupaten Pekalongan Kabupaten Subang
    Kabupaten Probolinggo Kabupaten Jepara Kabupaten Garut
    Kabupaten Pasuruan Kabupaten Grobogan
    Kabupaten Nganjuk Kabupaten Brebes
    Kabupaten Boyolali
    Provinsi Bali Kabupaten Blora
    Kabupaten Jembrana Kabupaten Batang
    Kabupaten Bangli
    Kabupaten Karangasem
    Kabupaten Badung
    Kabupaten Gianyar
    Kabupaten Klungkung
    Kabupaten Tabana
    Kabupaten Buleleng
    Kota Denpasar
    PPKM Level 1
    Provinsi DKI Jakarta Provinsi Jawa Timur Provinsi Jawa Barat
    Kab. Kepulauan Seribu Kabupaten Sidoarjo Kota Sukabumi
    Jakarta Barat Kabupaten Pacitan Kota Cirebon
    Jakarta Timur Kabupaten Ngawi Kota Bogor
    Jakarta Selatan Kabupaten Magetan Kabupaten Pangandaran
    Jakarta Utara Kota Surabaya Kota Depok
    Jakarta Pusat Kota Probolinggo Kota Banjar
    Kota Mojokerto Kabupaten Bekasi
    Provinsi Jawa Tengah Kota Malang
    Kabupaten Temanggung Kota Madiun Provinsi Banten
    Kota Tegal Kota Kediri Kota Tangerang
    Kota Semarang Kota Blitar Kabupaten Tangerang
    Kota Salatiga Kota Batu Kota Tangerang Selatan
    Kota Pekalongan Kabupaten Kediri
    Kota Magelang Kabupaten Tuban
    Kabupaten Kendal Kabupaten Mojokerto
    Kabupaten Banyumas Kabupaten Malang
    Kabupaten Semarang Kabupaten Lamongan
    Kabupaten Demak Kota Pasuruan
    Kabupaten Gresik
    Kabupaten Bojonegoro

    Referensi:

    1. Sabiila, S., 2021. Syarat Anak di Bawah 12 Tahun Naik Pesawat Selama Nataru, Cek di Sini. [online] detiknews.
    2. K, N., 2021. Baru Lagi, Syarat Perjalanan Nataru: Hanya Anak di Bawah 12 Tahun yang Wajib PCR. [online] detikHealth.
    3. Egeham, L., 2021. Perjalanan Jarak Jauh Selama Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR. [online] liputan6.com.
    4. Setiawan, H., 2021. Daftar Daerah Status PPKM Level 1 sampai 3 Lengkap di Pulau Jawa dan Bali – Portal Jember. [online] Portal Jember.
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Green Canyon (Ngarai Hijau) adalah kawasan wisata alam yang sangat indah di daerah Jawa Barat. Lokasinya ada di daerah Pangandaran. Tepatnya terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Objek wisata Green Canyon ini berjarak kurang lebih 31 km dari Pangandaran.  Ngarai hijau ini […]

    Siapkan Diri Menikmati Indahnya Green Canyon Indonesia 

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Persiapan Jalan Menikmati Keindahan Green Canyon Pangandaran

    Persiapan Jalan Menikmati Keindahan Green Canyon Pangandaran

    Green Canyon (Ngarai Hijau) adalah kawasan wisata alam yang sangat indah di daerah Jawa Barat. Lokasinya ada di daerah Pangandaran. Tepatnya terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Objek wisata Green Canyon ini berjarak kurang lebih 31 km dari Pangandaran. 

    Ngarai hijau ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalaktit dan stalakmit yang mempesona karena diapit oleh dua bukit bebatuan dan rimbunya pepohonan menyajikan lukisan alam yang khas dan menyejukan mata. 

    Objek wisata Green Canyon ini awalnya dipopulerkan oleh orang Prancis bernama Bill John. Namun, warga lokal menyebut Green Canyon ini ‘Cukang Taneuh’ yang memiliki arti Jembatan Tanah berupa aliran sungai besar yang diapit oleh dua bukit. Sebab, ngarai hijau ini berasal dari adanya jembatan alami dari tanah yang melintas di atas sungai cijulang. 

    Nama Green Canyon sebenarnya juga merupakan sebuah plesetan dari Grand Canyon di Sungai Colorado, Amerika Serikat. Hingga kini, masyarakat juga lebih mengenal Kawasan wisata alam tersebut sebagai Green Canyon dari pada Cukang Taneuh. 

    Rute menuju Green Canyon Pangandaran

    Untuk menuju ke Green Canyon, Anda dapat menggunakan transportasi pribadi maupun bus. Ngarai ini berada dipinggir jalan utama, sehingga kendaraan pribadi maupun bus besar dapat masuk dengan mudah ke area parkir Green Canyon.

    Jika dari arah Jabodetabek, Anda bisa lewat tol dan keluar di Tol Cileunyi. Lalu menuju arah Nagreg, CIawi, masuk ke Tasikmalaya, lanjut masuk ke Ciamis, lalu ke Banjar. Setelah itu masuk ke arah Pangandaran. 

    Untuk tarif parkirnya sendiri, mobil pribadi dikenakan biaya sebesar Rp 5.000, sedangkan transportasi besar seperti bus sebesar Rp 15.000. Sementara itu, biaya tiket masuk umumnya telah digabung menjadi satu dengan jenis aktivitas yang akan Anda pilih selama berwisata disana.

    Aktifitas di Green Canyon Pangandaran

    Kawasan wisata alam Green Canyon didominasi oleh aktivitas air di sungai. Salah satu aktivitas yang patut Anda coba adalah menyusuri Sungai Cijulang menggunakan perahu. Aktifitas ini akan dikenakan biaya sekitar Rp 200.000 per perahu yang dapat diisi maksimal enam orang dengan durasi 30-45 menit untuk pergi-pulang (PP).

    Body rafting juga dapat Anda jadikan opsi aktivitas lain yang wajib Anda lakukan saat di Green canyon. Body rafting merupakan olahraga air yang prinsipnya hampir sama dengan rafting atau arung jeram, namun tidak menggunakan dayung maupun rakit. Pada aktivitas ini, pengunjung akan diajak menyusuri sungai dengan menggunakan peralatan lengkap, seperti helm, decker, dan life jacket. 

    Hal-hal yang perlu Diperhatikan 

    Agar bisa menikmati keindahan Green Canyon Pangandaran, ada baiknya memperhatikan beberapa hal. Terutama hal yang terkait dengan kesehatan. Hal yang perlu diperhatikan tersebut antara lain adalah:

    Tanggal yang Tepat untuk ke Green Canyon Pangandaran

    Jika memiliki rencana untuk berwisata ke Green Canyon, penting bagi Anda untuk datang di waktu yang tepat. Pasalnya, Kawasan wisata ini cukup ramai sebelum pandemi Covid-19. Pada hari biasa, wisatawan yang berkunjung dapat mencapai 200-300 orang. Sedangkan di akhir pekan atau hari libur nasional, jumlah pengunjung dapat mencapai 500-1.000. 

    Selain itu, cuaca saat berkunjung juga akan sangat mempengaruhi kenyamanan Anda selama berwisata. Oleh karenanya, penting untuk Anda memperhatikan cuaca saat akan berkunjung seperti cek cuaca, apakah masih musim hujan atau kemarau. Pastikan untuk berwisata ke Green Canyon saat musim kemarau. Karena saat musim hujan, air aliran sungai di Green Canyon akan lebih besar dan berwarna coklat keruh. Musim kemarau di Indonesia biasanya terjadi pada bulan April hingga Oktober. 

    Pilih Waktu Kedatangan pada Pagi Hari

    Usahakan untuk sampai di lokasi Green Canyon pada pagi hari. Selain agar Anda dapat dengan puas bermain karena belum banyak wisatawan yang datang, pada pagi hari juga air sungai masih bersih dan jernih sehingga Anda dapat mengagumi keindahan ngarai hijau ini secara maksimal. 

    Persiapan Jika Ingin Berperahu atau Body rafting?

    Jika Sahabat Sehat ingin berperahu menyusuri sungai, Anda dapat pergi ke Dermaga Ciseureuh, cukup membayar retribusi dan menyewa perahu saja. Tapi jika ingin melakukan aktivitas Body rafting, Sahabat Sehat harus mencari operator yang akan membantu mendapatkan perlengkapan serta River Guide terlebih dahulu. Sahabat Sehat dapat mencarinya melalui internet dan membooking terlebih dahulu lewat telepon akan lebih  baik. 

    Pastikan Perlengkapan Aman dan Sesuai

    Setelah Sahabat Sehat bertemu Operator Adventure, pastikan Anda membayar biaya aktivitas ini secara keseluruhan. Biaya yang dikenakan biasanya sudah termasuk tiket masuk,  peralatan seperti helm, pelampungkan, dekker, dan sandal yang telah dipersiapkan operator, serta River guide. Pastikan perlengkapan yang Anda gunakan sesuai dengan ukuran Anda, dan kenakan peralatan senyaman mungkin sebelum melakukan body rafting. 

    Hindari Perut Kosong

    Sebelum beraktivitas di air, pastikan perut Sahabat Sehat telah terisi makanan dan minuman karena aktivitas ini membutuhkan energi lebih dari tubuh. 

    Kenali Kemampuan Diri

    Jika merasa tidak terlalu pandai berenang, maka minta untuk didampingi oleh extra pemandu River Guide. Jangan pernah memaksakan diri karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Saat melakukan aktivitas body rafting, pastikan Anda tubuh Anda sehat dan dalam kondisi prima. Jangan lupa beritahu River Guide jika Sahabat Sehat memiliki penyakit yang sekiranya membutuhkan pengawasan ekstra. 

    Membawa Kotak P3K dan Obat Pribadi

    Jika Sahabat Sehat memiliki riwayat penyakit tertentu, dianjurkan menyiapkan perlengkapan pribadi seperti obat-obatan yang rutin dikonsumsi. Siapkan pula kotak P3K yang berisi perlengkapan medis, misal kasa, cairan antiseptik, masker, dan lainnya sebagai antisipasi jika diperlukan.

    Lakukan Vaksinasi Travel

    Bepergian ke suatu daerah berpotensi tertular penyakit yang menjadi penyakit endemik daerah tersebut. Oleh sebab itu, vaksinasi sangat penting sebelum bepergian. Bukan hanya vaksin covid, namun juga berbagai jenis vaksin lainnya. Misal vaksinasi flu, tifoid, meningiris, dan berbagai vaksin lainnya yang tergolong dalam vaksin travel.

    Dapatkaan vaksinasi travel mudah dan cepat, manfaatkan layanan vaksin ke rumah dari Prosehat. Info lebih lanjut cek: Vaksinasi Travel

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai persiapan sebelum berkunjung ke Green Canyon Indonesia. Jika Sahabat Sehat memerlukan kotak P3K, vaksinasi sebelum travelling,  maupun produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat . 

    Dapatkan kebutuhan P3K dari Prosehat, cek: Beli Perlengkapan P3K

    Referensi:

    1. Wikipedia. Cukang Taneuh – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas [Internet]. Indonesia : Wikipedia; [cited 2021 Nov 19].
    2. Republika Online. Cukang Taneuh: Green Canyon Asli Indonesia [Internet].Indonesia : Republika Online; [cited 2021 Nov 19].
    3. Love Nature and Culture. Body Rafting di Green Canyon? ini dia Tips nya [Internet]. Indonesia : Love Nature and Culture; [cited 2021 Nov 19].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher Ditinjau oleh : dr. Monica C Akhir tahun 2021 semakin mendekat dan suasana liburan mulai hadir. Tak terasa tahun ini cepat berlalu, meskipun pandemi Covid-19 masih berjalan. Pastinya beberapa dari Sobat Sehat ingin berlibur atau berkumpul dengan keluarga di akhir tahun ini. Sebelum Sobat Sehat berlibur dan berkumpul, pastikan […]

    PPKM Level 3 Batal? Yuk Bersiap Libur Natal dan Tahun Baru

    Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Suasana Menikmati Perayaan Tahun Baru Sebelum Virus Covid Melanda Dunia

    Suasana Menikmati Perayaan Tahun Baru Sebelum Virus Covid Melanda Dunia

    Akhir tahun 2021 semakin mendekat dan suasana liburan mulai hadir. Tak terasa tahun ini cepat berlalu, meskipun pandemi Covid-19 masih berjalan. Pastinya beberapa dari Sobat Sehat ingin berlibur atau berkumpul dengan keluarga di akhir tahun ini. Sebelum Sobat Sehat berlibur dan berkumpul, pastikan untuk tetap melakukan persiapan terlebih dahulu karena ada varian Covid-19 baru yang sedang meningkat penyebarannya. 

    Pandemi Covid-19 sudah berjalan hingga hampir 2 tahun. Virus RNA ini dapat bermutasi, sehingga terdapat banyak varian lain yang cepat menyebar. Akhir-akhir ini terdapat sebuah varian yang disebut dengan Omicron, dan sudah masuk dalam daftar pengawasan dalam World Health Organization (WHO). Varian Covid-19 akan dimasukan dalam daftar pengawasan ini apabila terbukti memiliki peningkatan dalam penularan, menyebabkan penyakit yang lebih berat, penurunan efektivitas dari pengobatan dan vaksin, atau kesulitan dalam mendeteksi varian tersebut.1,2 

    Demi menghentikan penyebaran Covid-19 ini, maka Sobat Sehat harus mempersiapkan beberapa hal sebelum berlibur natal dan tahun baru. Beberapa hal yang harus dipersiapkan adalah:

    3M (Memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan)

    Sobat sehat dapat menyiapkan travel kit berupa masker dengan jumlah yang cukup dan hand sanitizer. Menggunakan masker sudah terbukti dapat menurunkan penularan Covid-19 karena cara menularnya adalah melalui droplet.

    Masker yang direkomendasikan minimal adalah masker medis 3 ply yang terdiri dari lapisan luar (hidrofobik), lapisan tengah (filter partikel), dan lapisan dalam (kontak dengan kulit). Menjaga jarak juga perlu dilakukan karena droplet tersebut dapat menyebar secara jarak dekat. WHO merekomendasikan untuk menjaga jarak minimal 2 meter untuk mencegah penularan Covid-19. 

    Mencuci tangan juga tidak kalah penting. Cucilah tangan dengan rutin setelah menyentuh benda atau area yang mungkin terdapat droplet Covid-19. Sobat Sehat dapat mencuci tangan selama 40-60 detik dengan sabun atau 20-30 detik dengan hand sanitizer yang mengandung alkohol. Hal untuk untuk mencegah penularan Covid-19 yang dapat terjadi bila virus tersebut disentuh dan kontak dengan mata, hidung, atau mulut Sobat Sehat. Terdapat langkah-langkah mencuci tangan yang dapat Sobat Sehat lihat di NHS.

    Skrining dengan Swab Antigen 

     

     

    Sebelum Sobat Sehat bepergian dan berkumpul, ada baiknya untuk melakukan swab antigen terlebih dahulu. Penggunaan swab antigen sudah diakui oleh WHO untuk dijadikan sebagai alat skrining Covid-19, yaitu untuk dapat mendeteksi penderita Covid-19 secara cepat dan terjangkau.

    Namun bila Sobat Sehat merasakan gejala Covid-19 atau merupakan orang dengan resiko tinggi terpapar Covid-19 seperti tenaga kesehatan atau memang diperlukan karena persyaratan untuk perjalanan, maka disarankan untuk melakukan pemeriksaan swab baik PCR  ataupun antigen secara berkala.

    Mungkin ada di antara Sahabat Sehat yang merasa kurang nyaman dengan metode pengambilan sampel swab karena harus colok hidung. Namun demi turur menekan penyebaran covid, hal ini sangat penting untuk dilakukan. Tetapi untungnya saat ini Sahabat Sehat bisa mencoba PCR Kumur atau PCR Saliva sebagai solusi.

    Untuk mendapatkan PCR kumur, Sahabat Sehat bisa memanfaatkan layanan PCR kumur in clinic ataupun layanan PCR kumur ke rumah dari Prosehat.

    Dapatkan: Layanan PCR Kumur dari Prosehat

    Lengkapi Vaksin 

    Vaksin untuk Covid-19 sudah terbukti dapat mengurangi angka infeksi dan tingkat keparahan dari infeksi.6 Untuk saat ini vaksin yang terdapat di Indonesia membutuhkan 2 dosis. Pastikan Sobat Sehat melengkapi dosis vaksinnya terlebih dahulu sebelum bepergian karena sangat bermanfaat bagi Sobat Sehat dan juga orang sekitar. Bagi Sobat Sehat yang ingin mendaftar vaksinasi Covid-19, dapat dilakukan melalui aplikasi Peduli Lindungi. 

    Selain vaksin Covid-19, bagi Sobat Sehat yang sudah berusia dan memiliki penyakit penyerta lain disarankan untuk mendapatkan vaksin influenza dan pneumokokus. Vaksin ini mencegah terjadinya infeksi saluran pernapasan oleh virus lain, yang dapat memperberat kondisi bila disertai infeksi Covid-19. 

    Meskipun saat ini penyebaran Covid-19 sudah terlihat mereda di Indonesia, namun Sobat Sehat tetap harus selalu waspada. Kelalaian dalam menjaga protokol kesehatan dapat mengakibatkan peningkatan penyebaran Covid-19 kembali. Pastikan Sobat Sehat mempersiapkan hal-hal tersebut sebelumnya agar akhir tahun ini dapat berlibur dengan aman dan nyaman. Mari bersama kita tingkatkan protokol kesehatan untuk mencegah dan menghentikan penyebaran Covid-19.

    Nah Sahabat Sehat, itulah informasi terkini mengenai PPKM Level 3 yang dibatalkan pada natal dan tahun baru. Jika Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan Covid-19, travel kit, maupun produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. World Health Organization. Classification of Omicron (B.1.1.529): SARS-CoV-2 Variant of Concern [Internet]. USA : World Health Organization. 2021 [cited 29 November 2021].
    2. Centers for Disease Control and Prevention. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [cited 22 November 2021].
    3. Wang Y, Deng Z, Shi D. How effective is a mask in preventing COVID19 infection?. MEDICAL DEVICES & SENSORS. 2021;4(1). 
    4. National Health Service. How to wash your hands [Internet]. nhs.uk. 2021 [cited 8 December 2021]
    5. World Health Organization. Vaccine efficacy, effectiveness and protection [Internet]. World Health Organization. 2021 [cited 8 December 2021]
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Sebelum melakukan perjalanan ke Wakatobi untuk liburan, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Apalagi jika berlibur saat pandemi. Untuk menikmati keindahan alam, terutama wisata air di Wakatobi, pastikan memahami aturan untuk dapat berkunjung ke Wakatobi di masa pandemi ini. Bagi pecinta olahraga bawah air, […]

    Persiapan Sebelum Perjalanan ke Wakatobi untuk Berlibur

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Perjalanan ke Wakatobi Perlu Dipersiapkan dengan Matang

    Sebelum melakukan perjalanan ke Wakatobi untuk liburan, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Apalagi jika berlibur saat pandemi. Untuk menikmati keindahan alam, terutama wisata air di Wakatobi, pastikan memahami aturan untuk dapat berkunjung ke Wakatobi di masa pandemi ini.

    Bagi pecinta olahraga bawah air, nama Wakatobi mungkin sudah sangat populer sebagai dive site kelas dunia. Terumbu karang yang beragam serta aneka biota laut di dalamnya sangat menarik perhatian para penyelam dari dalam maupun luar negeri. Pulau yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara ini sebenarnya tidak hanya menjadi destinasi wisata bagi para penyelam saja.

    Persiapan Sebelum Melakukan Perjalanan ke Wakatobi

    Wakatobi menyimpan banyak sekali daya tarik yang memikat wisatawan untuk berlibur, mulai dari keindahan alam, sejarah, makanan, budaya, hingga kondisi bawah lautnya yang memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Nah, sebelum berlibur ke Wakatobi, Anda perlu memiliki persiapan dan perencanaan yang matang agar mendapatkan pengalaman liburan yang mudah, nyaman, dan menyenangkan. 

    Sahabat Sehat, simak beberapa persiapan berikut sebelum berkunjung ke Wakatobi berikut ini:

    Mencari Informasi Mengenai Lokasi Wisata

    Informasi utama yang perlu Sahabat Sehat ketahui yakni perihal kondisi wilayah lokasi wisata, transportasi, akomodasi, dan lainnya sehingga Sahabat Sehat dapat menyusun rencana perjalanan sebaik mungkin. Kepulauan Wakatobi terdiri dari beberapa pulau dengan empat pulau utama, yaitu pulau Wangi-wangian, Tomia, Kaledupa, dan Binongko. Keempat pulau utama ini disingkat menjadi Wakatobi. 

    Selain rajin mengecek informasi seputar Wakatobi melalui situs resmi dinas pariwisata di web wakatobitourism, banyak membaca blog-blog orang yang sudah pernah travelling ke Wakatobi juga perlu dilakukan agar Sahabat Sehat dapat menyiapkan pakaian dan barang pribadi. 

    Waktu Terbaik Mengunjungi Wakatobi

    Bulan April – Juni adalah waktu terfavorit bagi para wisatawan untuk mengunjungi Wakatobi agar dapat menikmati keindahan perairannya di cuaca yang cerah dan hangat. Sedangkan pada September – November, Wakatobi akan ramai wisatawan. Meski pada periode tersebut curah hujan mulai tinggi, namun rata-rata cuaca harian masih relatif hangat dan angin cenderung masih bersahabat. 

    Ketahui Spot Wisata Air di Wakatobi

    Belum lengkap rasanya jika Sahabat Sehat mengunjungi Wakatobi tapi tidak mencoba diving atau snorkeling. Untuk dapat merasakan pengalaman diving atau snorkeling, cobalah untuk mencari dive operator yang ada disana atau Anda dapat melihat pilihan dive operator melalui situs resmi Dinas Pariwisata Wakatobi.

    Biasanya pulau yang banyak memiliki dive center adalah Wangi-wangi. Sedangkan untuk spot diving yang paling banyak ditemui di Pulau Tomia yang memiliki spot populer, yakni spot Mari mabuk dengan keanekaragaman terumbu karangnya. Dengan snorkeling sebenarnya Anda sudah dapat melihat keindahan bawah laut yang mempesona, tetapi jika ingin memiliki pengalaman yang lebih maksimal Anda dapat memilih diving . 

    Sejumlah destinasi Wakatobi yang populer di kalangan wisatawan, diantaranya:

    Taman Nasional Wakatobi

    Ini adalah destinasi wajib dan tujuan utama perjalanan ke Wakatobi yang dilakukan para pecinta diving (menyelam). Kawasan Taman Nasional Wakatobi memiliki pemandangan bawah laut terbaik yang dihuni oleh ribuan biota laut yang cantik dan menwan. Biasanya, Kawasan perairan ini akan dipenuhi kawanan spesies laut pada bulan November – Desember. 

    Telaga Gua Pulau Wangi-wangi

    Pulau Wangi-wangi memiliki gua yang sangat indah karena daya tarik dari stalaktit dan stalagmit, serta kolam berair jernih nan sejuk. Gua Kontamale dan Gua Tee Kosapi sangat terkenal akan telaga jernih dan menyegarkan. Kedua destinasi wisata ini dapat ditempuh dengan menggunakan sepeda motor selama 15 menit dari pusat Kota Wanci, Kecamatan Wangi-wangi.

    Air Terjun Moramo

    Air terjun yang memiliki ketinggian 100 meter ini tampak gagah berkat 7 tindakannya yang sangat estetik. Air Terjun Moramo dilengkapi dengan kolam alami yang berhiaskan bebatuan granit yang membuatnya semakin menghipnotis mata siapapun yang melihatnya. Air Terjun Moramo sangat cocok untuk bersantai, karena pemandangan indah dan suasana yang tenang dan nyaman. 

    Wakatobi Rebound

    Terkait pandemic Covid-19 yang tengah melanda dunia turut memporak porandakan industri pariwisata Wakatobi. Untuk itu, Pemerintah tengah melakukan upaya percepatan pemulihan destinasi wisata di Wakatobi dengan menjalankan program Wakatobi Rebound. 

    Dalam program ini, Kemenparekraf akan membangun kembali kepercayaan masyarakat dengan menyambut wisatawan pada era adaptasi kebiasaan baru. Program yang akan menerapkan program cleanliness, health, safety, anda environmental sustainability (CHSE) ini akan di gelar di Pantai Wambuliga, Pulau Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

    Barang Penting yang Perlu Dibawa ke Wakatobi

    Persiapan barang yang akan dibawa juga sangat penting. Sebelum berwisata dan melakukan perjalanan ke Wakatobi, Sahabat Sehat dianjurkan menyiapkan beberapa barang berikut :

    Gunakan Losion Anti Nyamuk dan Kelambu

    Jika Sahabat Sehat beraktivitas di luar rumah, menginap di penginapan bernuansa alam atau outdor, pastikan menggunakan losion anti nyamuk maupun membawa kelambu untuk menghindari gigitan nyamuk. 

    Menggunakan Tabir Surya

    Saat beraktivitas di bawah sinar matahari, sebaiknya gunakan tabir surya dengan kandungan SPF 50. Ini akan melindungi kulit Sahabat Sehat dari sengatan sinar matahari. Oleskan tabir surya setiap 2 jam sekali, dan gunakan meski Sahabat Sehat beraktivitas di dalam air. Bila perlu, gunakanlah topi atau payung agar bagian tubuh sensitif seperti kulit wajah dapat terlindungi dengan baik. 

    Membawa Obat-Obatan Pribadi & Kotak P3K

    Tak hanya selama berlibur, membawa obat-obatan pribadi dan kotak P3K selama bepergian merupakan suatu hal yang penting. Terutama jika Sahabat Sehat memiliki riwayat penyakit tertentu, sebab obat-obatan yang biasa Sahabat Sehat gunakan belum tentu tersedia di daerah yang akan dikunjungi. 

    Simpan Nomor Telepon Rumah Sakit

    Jika Sahabat Sehat atau anggota keluarga memiliki penyakit yang cukup serius, sebelum berlibur sebaiknya mencari dan mencatat nomor telepon yang penting seperti rumah sakit, klinik atau fasilitas kesehatan terdekat dari tempat yang akan dikunjungi sebagai antisipasi.

    Lakukan Vaksinasi Travel

    Risiko kesehatan di tempat liburan sangatlah tinggi. Penyakit endemik bisa menyerang. Oleh sebab itu, wisatawan ke Wakatobi disarankan untuk melakukan vaksinasi travel sebelum bepergian. Silahkan cek layanan vaksinasi travel yang tersedia, klik: Layanan Vaksinasi Travel dari Prosehat

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai persiapan yang perlu diperhatikan sebelum mengunjungi Wakatobi. Liburan akan terasa lebih menyenangkan apabila segala sesuatu telah dipersiapkan dengan baik, terutama dalam hal kesehatan. 

    Jika Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan Covid-19, multivitamin, kotak P3K, maupun layanan kesehatan lainnya agar bisa melakukan perjalanan ke Wakatobi dengan nyaman, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih yang turut menyediakan layanan pemeriksaan ke rumah. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Selvi V. Persiapan Solo Traveling ke Wakatobi [Internet]. Indonesia : Selvia Journal; [cited 2021 Nov 12].
    2. Bisnis. Ini 10 Tempat Menarik yang Dapat Anda Nikmati Ketika Liburan ke Wakatobi [Internet]. Indonesia : Bisnis; [cited 2021 Nov 12].
    3. Nova Grid. Yuk, Eksplorasi Keindahan Wakatobi! Simak Panduan Mempersiapkan Wisata di Wakatobi Ini [Internet] Indonesia : Nova Grid; [cited 2021 Nov 12].
    Read More

Showing 1–10 of 49 results

Chat Dokter 24 Jam