Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Berbagai Jenis Pemeriksaan saat Skrining Penyakit Jantung

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica C

Skrining Penyakit Jantung dengan Elektrokardiogram

Skrining Penyakit Jantung dengan Elektrokardiogram

Walaupun merasa sehat, skrining penyakit jantung perlu dilakukan. Karena kebanyakan orang tidak sadar dirinya mengidap masalah jantung. Jangan sampai masalah jantung tidak terdeteksi sejak dini. Karena kematian akibat masalah jantung masih menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.

Survei Sample Registration System (SRS) pada tahun 2014 mengungkapkan bahwa Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah stroke di Indonesia, yaitu sebesar 12,9%.1 Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2016 angka tingkat kematian akibat penyakit jantung, mencapai 122 orang per 100.000 populasi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menghimbau agar masyarakat tetap melakukan pemeriksaan rutin atau pemeriksaan kesehatan secara berkala, menghindari asap rokok, rajin beraktivitas fisik, makan makanan yang sehat dan bergizi seimbang, istirahat yang cukup dan mengelola stress untuk mengendalikan faktor resiko terjadinya penyakit jantung.

Sahabat Sehat, apa saja pemeriksaan kesehatan yang perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung? Mari simak penjelasan berikut.

Jenis Penyakit Jantung

Penyakit jantung berbeda-beda pada setiap orang. Gejalanya juga bisa berbeda-beda. Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai jenis penyakit jantung yang sering terjadi di Indonesia:

Penyakit jantung koroner

Kondisi ini diakibatkan sumbatan pada pembuluh darah utama jantung sehingga mengganggu aliran darah ke otot jantung, ditandai dengan nyeri dada 

Gangguan irama jantung

Aritmia atau disebut juga gangguan irama jantung, merupakan gangguan denyut jantung yang berdetak secara abnormal seperti tidak berirama, lambat maupun terlalu cepat.

Gagal jantung

Kondisi ini diakibatkan jantung tidak dapat memompa darah. Biasanya gagal jantung merupakan dampak dari penyakit jantung koroner dan komplikasi dari penyakit lainnya seperti hipertensi, penyakit tiroid, dan gangguan otot jantung (kardiomiopati).

Gangguan katup jantung

Jantung memiliki katup yang bertugas membuka dan menutup antara jantung dengan paru-paru dan juga pembuluh darah. Kondisi ini mengakibatkan gangguan pada sirkulasi darah dari paru-paru atau darah yang menuju jantung.

Penyakit jantung bawaan

Penyakit jantung bawaan disebabkan karena kelainan genetik yang biasanya terjadi saat Si Kecil masih berada di dalam kandungan. Kelainan jantung bawaan dapat menyebabkan kelainan pada jantung saat bayi dilahirkan.

Oleh sebab itu, seseorang perlu memeriksakan dirinya apakah memiliki tanda-tanda masalah jantung yang bisa muncul sewaktu-waktu. Dengan demikian, tindakan pencegahan dini bisa dilakukan.

Metode yang Digunakan untuk Skrining Penyakit Jantung

Untuk mendeteksi dan mendiagnosis gangguan jantung, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan berbagai pemeriksaan berikut :

Elektrokardiogram

Elektrokardiogram atau yang disebut dengan EKG merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk merekam aktivitas listrik jantung. EKG sangat mudah dilakukan dan cepat sehingga seringkali digunakan untuk memantau kondisi jantung dan mendeteksi gangguan jantung dengan cepat.

Ekokardiografi

Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan gelombang suara. Ekokardiografi berguna untuk memantau kondisi jantung, termasuk kondisi katup, irama jantung dan kemampuan jantung dalam memompa darah.

Uji tekanan (stress test)

Uji tekanan atau stress test adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui kondisi jantung pada saat pasien melakukan aktivitas fisik, seperti berlari atau bersepeda. Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat apakah telah terjadi gangguan aliran darah dari dan atau ke jantung.

Holter

Pemeriksaan Holter dilakukan dengan menggunakan sebuah alat yang dipasang seperti EKG pada tubuh, yang bertujuan untuk memantau dan merekam aktivitas listrik jantung selama 24 jam. 

Tilt-Table Test

Pemeriksaan ini dilakukan untuk pasien dengan keluhan sering pingsan, sehingga diketahui penyebab pasien sering pingsan apakah akibat gangguan tekanan darah atau adanya gangguan irama jantung yang menyebabkan pompa jantung tidak berjalan seperti seharusnya.

Pemindaian Jantung

Pemeriksaan seperti rontgen dada, CT Scan, maupun MRI dilakukan sesuai dengan kondisi klinis pasien serta pertimbangan lainnya. Pemeriksaan pemindaian tidak hanya dapat menilai kondisi jantung, namun juga organ lain disekitarnya seperti paru-paru dan tulang.

Elektrofisiologi Jantung

Merupakan pemeriksaan yang bertujuan untuk memetakan aktivitas jantung. Pemeriksaan ini ditujukan bagi penderita gangguan irama jantung (aritmia) atau pada pasien yang mengalami henti jantung mendadak.

Angiografi 

Angiografi atau yang disebut dengan pemeriksaan kateterisasi jantung, bertujuan untuk mendeteksi dan memeriksa sumbatan pada pembuluh darah koroner, fungsi jantung, katup jantung, tekanan ruang jantung dan kadar oksigen pada jantung.

Tes Darah

Pemeriksaan ini dilakukan pada penderita serangan jantung atau orang yang memiliki resiko penyakit jantung. Saat otot jantung mengalami kerusakan, tubuh akan melepaskan zat enzim ke dalam darah sehingga Sahabat Sehat dapat mengukur seberapa berat kerusakan pada otot jantung. Selain itu, tes darah juga dapat menilai faktor resiko terjadinya gangguan atau penyakit jantung seperti pemeriksaan kolesterol dan trigliserida, vitamin, mineral dan kadar elektrolit yang mempengaruhi aktivitas jantung.

Temukan Berbagai Produk untuk Kebutuhan Jantung Anda

Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai metode pemeriksaan yang bisa dipilih untuk skrining penyakit jantung dan untuk memantau kondisi kesehatan jantung. Jika Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan kesehatan terkait kondisi jantung, segera manfaatkan layanan panggil dokter ke rumah dari Prosehat.

Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Penyakit Jantung Penyebab Kematian Tertinggi [Internet]. Indonesia : Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Buleleng. 2017 [updated 2017 July 01; cited 2021 Sep 23].
  2. Lidwina A. Jantung Koroner, Pembunuh Nomor Satu di Indonesia [Internet]. Indonesia : Kata data. 2020 [updated 2020 Feb 22; cited 2021 Sep 23].
  3. Beckerman J. Heart Disease: Types, Causes, and Symptoms [Internet]. USA : WebMD. 2021 [updated 2021 June 14; cited 2021 Sep 23].
  4. Grey H. Heart Checkup: When to Get One, Test Types, and More [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 May 14; cited 2021 Sep 23].

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com