Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

10 Syarat Agar Ibu Hamil Boleh Menerima Vaksin Covid 19

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

Penyuntikan Setelah Memenuhi Syarat Ibu Hamil Boleh Vaksin Covid

Pemerintah telah mengeluarkan aturan dan syarat ibu hamil boleh vaksin covid 19. Syarat ini terutama untuk keselamatan ibu dan janin. Ya, setelah sebelumnya WHO mengatakan bahwa ibu hamil tidak bisa menerima vaksin covid, WHO akhirnya merevisi untuk mencegah dampak buruk covid pada ibu hamil. Namun tentunya ada aturan khusus agar vaksin tidak menimbulkan efek samping serius pada ibu dan janin yang dikandung.

Mengapa vaksin covid menjadi penting bagi ibu hamil?

Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) mencatat sebanyak 536 orang ibu hamil dinyatakan menderita Covid-19 dalam 1 tahun terakhir. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3% diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Sekitar 72% orang ibu hamil  terpapar Covid-19 pada saat usia kandungan mencapai 37 minggu, dan 4,5% orang ibu hamil diantaranya membutuhkan perawatan di ruang ICU.1

Melihat angka kejadian kasus Covid-19 yang cukup tinggi pada ibu hamil, menunjukan bahwa ibu hamil termasuk dalam kelompok rentan tertular virus Covid-19. Ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 dengan gejala berat, dan berisiko melahirkan secara prematur. Hal ini yang mendasari Kementerian Kesehatan Indonesia, Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), serta Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) mengeluarkan rekomendasi pemberian vaksin Covid-19 bagi ibu hamil.4

Jenis Vaksin Covid-19 Bagi Ibu Hamil

Vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil dapat menggunakan jenis vaksin berbasis mRNA (Pfizer atau Moderna), jenis vaksin yang dilemahkan (Sinovac), maupun vaksin lainnya tergantung ketersediaan vaksin di Indonesia.

Berdasarkan rekomendasi Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), ibu hamil bisa diberikan vaksin seperti:

  • Pfizer
  • Moderna
  • Astra Zeneca
  • Sinopharm
  • ataupun Sinovac

Namun berdasarkan surat keputusan Kementerian Kesehatan yang Diterbitkan pada Agustus 2021, vaksin COVID-19 yang boleh digunakan untuk ibu hamil di Indonesia adalah vaksin Sinovac, Pfizer, dan Moderna.

Risiko yang Dapat Terjadi

Jika tidak divaksin covid, ibu hamil akan memiliki risiko selama persalinan jika sampai harus melahirkan dalam kondisi positif Covid. Namun jika divaksin, ada beberapa risiko yang mungkin muncul setelah divaksin.

Risiko Pada Ibu Hamil yang Tidak Divaksin Covid 19

Risiko masalah saat persalinan dapat terjadi jika ibu hamil harus melahirkan dalam kondisi positif Covid. Beberapa risiko bagi ibu hamil tanpa vaksin antara lain adalah:

  1. Berisiko 5x lipat butuh perawatan serius  di rumah sakit jika sampai positif Covid
  2. Meningkatkan resiko perawatan di ruang ICU saat bersalin dalam kondisi Covid hingga 2-3 kali lipat.
  3. Meningkatkan resiko penggunaan alat bantu pernapasan (ventilator) hingga 3 kali lipat.
  4. Berisiko melahirkan bayi secara prematur (sebelum usia kehamilan 37 minggu). sebanyak 1,5 kali lipat.
  5. Bayi yang baru dilahirkan beresiko 3 kali lipat tertular Covid-19
  6. Bayi butuh mendapatkan perawatan intensif dibandingkan bayi yang lahir dari ibu yang telah di vaksin Covid-19

Risiko Efek Samping Vaksin Covid 19 pada Ibu Hamil

Dengan mematuhi prosedur dan syarat ibu hamil boleh vaksin covid 19 yang telah dikeluarkan oleh pemerintah maka risiko efek samping dapat terkontrol. Walaupun vaksin Covid sudah dikatakan aman, namun beberapa efek samping yang mungkin diterima ibu hamil setelah divaksin covid antara lain adalah:

  1. Demam ringan setelah divaksin selama 1-2 hari
  2. Rasa pegal pada persendian selama 1-3 hari
  3. Alergi pada orang dengan reaksi alergi yang sangat sensitif

Efek samping ini tergolong aman dan jauh lebih baik daripada risiko yang ditimbulkan jika tidak divaksin. Walaupun aman, namun ada persyaratan yang harus dipenuhi agar ibu hamil layak untuk divaksin Covid.

Syarat Ibu Hamil Boleh Vaksin Covid

Tidak semua ibu hamil boleh menerima vaksin Covid. Hanya ibu hamil yang memenuhi persyaratan yang boleh menerima vaksin Covid 19. Bagi Sahabat Sehat yang hendak mengikuti vaksinasi Covid-19, berikut adalah beberapa persyaratan yang harus dipenuhi :

Berkonsultasi Dengan Dokter

Setiap ibu hamil memiliki kondisi fisik yang berbeda-beda, sehingga Sahabat Sehat dianjurkan berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter kandungan agar diperiksa kondisi tubuh nya. Terlebih bagi Sahabat Sehat yang memiliki riwayat kondisi medis tertentu, seperti darah tinggi, kencing manis, asma, dan riwayat penyakit lainnya.

Jika memang sudah mendapatkan rekomendasi dari dokter, silahkan melakukan vaksinasi. Walaupun ibu hamil merasa sehat, namun pengecekan menyeluruh dari dokter sangatlah dibutuhkan. Asumsi pribadi mengenai kondisi tubuh sangatlah berbahaya. Karena orang yang menderita suatu penyakit seringkali merasa badannya sehat.

Usia Kehamilan

Sebagai syarat ibu hamil boleh vaksin covid usia kehamilan minimal ada di trimester kedua atau lebih dari 13 minggu. Usia kehamilan ini didasarkan pada perhitungan bahwa di usia kehamilan 13 bulan tubuh sudah dapat menerima vaksin dengan baik. Pemberian vaksin saat kehamilan di bawah 13 bulan dikhawatirkan akan mempengaruhi kesehatan janin.

Namun walaupun usia kehamilan sudah lebih dari 13 bulan, jangan lupa untuk memastikan kesehatan janin terlebih dahulu dengan melakukan pemeriksaan pada dokter.

Status Kesehatan Saat Ini

Status kesehatan ibu hamil akan mempengaruhi boleh tidaknya divaksin. Adapun syarat status kesehatan ibu hamil agar bisa divaksin antara lain adalah:

  • Suhu tubuh normal (dibawah 37.5)
  • Tekanan darah normal (di bawah 140/90 mmHg)
  • Tidak ada tanda keracunan kehamilan (preeklampsia) seperti kaki bengkak dan sakit kepala
  • Tidak memiliki riwayat alergi berat seperti sesak napas, bengkak, dan biduran
  • Tidak memiliki komorbid (penyakit jantung, diabetes, asma, HIV, ginjal, liver, dan penyakit akut lainnya)
  • Tanpa riwayat autoimon, dan tidak sedang menjalani pengobatan autoimun (kecuali kondisi terkontrol)
  • Tidak sedang dalam pengobatan imunosupresan seperti kortikosteroid dan kemoterapi
  • Tidak sedang menderita Covid, dan tidak menderita Covid dalam 3 bulan terakhir

Catatan: Sebelum divaksin, Sahabat Sehat akan diberikan skrining untuk mencari tahu kelayakan untuk menerima vaksin. Pastikan untuk menjawab jujur semua pertanyaan tersebut.

Tips Bagi Ibu Hamil Setelah Vaksinasi Covid-19

Setelah divaksin bukan berarti semua sudah selesai dan Sahabat Sehat bisa langsung bebas dari Covid. Bagi Sahabat Sehat yang telah menerima vaksin Covid-19, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Hal tersebut adalah:

  1. Tetap menggunakan masker, walaupun sudah mendapatkan vaksin.
  2. Menjaga jarak dengan orang lain minimal 1-2 meter untuk menghindari penularan Covid-19
  3. Hindari berkerumun selama di tempat umum
  4. Segera mencuci tangan (atau mandi) setelah mendapatkan vaksin
  5. Periksakan ke dokter jika ada keluhan, misal kulit gatal dan kemerahan, ataupun sesak nafas
  6. Carilah seseorang yang bisa menemani untuk menjaga Sahabat Sehat
  7. Siapkan parasetamol yang dapat membantu meringankan efek samping setelah vaksin

Nah Sahabat Sehat, itulah syarat ibu hamil boleh vaksin covid sesuai aturan dari pemerintah. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat.  Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. CNN Indonesia. POGI: 536 Ibu Hamil Positif Covid, 3 Persen Meninggal [Internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2021 [updated 2021 July 02; cited 2021 Aug 10].
  2. Australian Government Department of Health. COVID-19 vaccination decision guide for women who are pregnant, breastfeeding or planning pregnancy [Internet]. Australia : Australian Government Department of Health. 2021 [updated 2021 July 30; cited 2021 Aug 10].
  3. Royal College of Obstetricians and Gynaecologist. COVID-19 vaccines, pregnancy and breastfeeding [Internet]. UK : Royal College of Obstetricians & Gynaecologist. 2021 [updated 2021 July 19; cited 2021 August 10].
  4. Pranita E. Tips dan Syarat Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil dari Dokter [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 Aug 06; cited 2021 Aug 10].
  5. Thain S. COVID-19 and Pregnancy: Risks, Vaccination and Precautions – HealthXchange [Internet]. Singapore : Health X Change; [cited 2021 Aug 10].

Chat Asisten ProSehat aja