Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

6 Cara Akurat Deteksi Kanker Payudara pada Wanita

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

Proses Deteksi Kanker Payudara Sendiri Dengan Mengecek Ada Tidaknya Gejala Kanker Payudara

Teratur melakukan tes deteksi kanker payudara adalah hal yang sangat penting. Tujuannya tentu agar bisa segera diobati sedini mungkin. Karena pada kebanyakan kasus kanker payudara, seorang wanita baru mengetahui dirinya terkena penyakit ini ketika kanker sudah cukup ganas.

Sahabat Sehat, angka kejadian kanker di Indonesia berada pada urutan ke 8 se-Asia Tenggara serta urutan ke 23 se-Asia. Jenis kanker tersering yang dialami kaum perempuan di Indonesia adalah kanker payudara. dengan jumlah rasio 42,1 per 100.000 penduduk. Angka kematian yang disebabkan akibat kanker payudara mencapai 17 per 100.000 penduduk. 

Tingginya angka kanker payudara di Indonesia menyebabkan pemerintah mengupayakan sejumlah cara untuk deteksi dini kanker payudara, dengan tujuan meningkatkan angka harapan hidup. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara deteksi kanker payudara dengan akurat? Mari simak penjelasan berikut.

Kenali Apa yang Dimaksud Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan kondisi adanya benjolan ganas pada jaringan payudara akibat pertumbuhan sel abnormal yang cepat, serta tidak terkendali sehingga mengganggu jaringan payudara normal disekitarnya. Sekitar 15% kasus kanker payudara terjadi pada jaringan kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), dan sekitar 85% kasus kanker payudara terjadi pada saluran air susu (ductus) yang mengalirkan air susu dari kelenjar susu menuju puting payudara. Selain itu, kanker payudara juga dapat terjadi pada jaringan lemak atau jaringan ikat di payudara.

Gejala Kanker Payudara

Walaupun tidak bisa menjadi patokan akurat Sahabat Sehat terkena kanker payudara atau tidak, namun biasanyaa kanker payudara ini memberikan beberapa gejala pada tubuh. Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai gejala yang dapat dialami penderita kanker payudara :

  • Ukuran kedua payudara berbeda
  • Perubahan bentuk payudara dan puting payudara.
  • Puting payudara tertarik kedalam.
  • Keluarnya cairan berupa cairan bening, nanah atau darah dari puting payudara.
  • Pembesaran kelenjar getah bening di ketiak.
  • Teraba benjolan di payudara
  • Ruam kemerahan di sekitar puting payudara.
  • Nyeri pada payudara.

Jika beberapa hari terakhir mengalami satu atau lebih gejala-gejala tersebut maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan segera. Ada beberapa jenis pemeriksaan yang dapat dengan akurat deteksi kanker payudara di tubuh.

Cara Deteksi Kanker Payudara Secara Akurat

Proses Mammografi untuk Mengecek Ada Tidaknya Kanker di Payudara

Proses Mammografi untuk Mengecek Ada Tidaknya Kanker di Payudara

Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan sesuai gejala kanker payudara maka sangat disarankan melakukan pemeriksaan ke dokter agar dilakukan pemeriksaan fisik terutama pada area payudara. Selain itu dokter juga akan menanyakan riwayat masalah kesehatan sebelumnya, serta riwayat kanker dalam keluarga.

Jika dicurigai menderita kanker payudara, maka dokter akan menganjurkan beberapa pemeriksaan penunjang berikut untuk menegakkan diagnosis kanker payudara :

Mammografi

Mamografi adalah pemeriksaan payudara dengan menggunakan sinar-X. Pada pemeriksaan ini, payudara akan ditekan oleh dua plat untuk meratakan dan menyebarkan jaringan payudara. Pemeriksaan ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman namun bermanfaat untuk memberi gambaran kondisi payudara.

USG Payudara

USG Payudara dilakukan dengan menggunakan gelombang suara. Pemeriksaan ini bermanfaat untuk menilai masalah payudara yang sebelumnya terdeteksi melalui pemeriksaan mammografi. Pemeriksaan USG payudara cukup nyaman dilakukan, sehingga direkomendasikan bagi pasien berusia dibawah 30 tahun.

Biopsi

Biopsi merupakan pemeriksaan penunjang dengan mengambil sampel jaringan pada payudara dan kelenjar getah bening, kemudian diperiksa secara mikroskopis di laboratorium untuk mendeteksi adanya sel ganas

MRI Payudara

Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan salah satu pemeriksaan penunjang yang dapat mendeteksi kanker dan dinilai lebih sensitif daripada pemeriksaan mamografi. Namun pemeriksaan MRI dapat menunjukan hasil negatif palsu, artinya sering kali muncul gambaran kelainan payudara yang ternyata bukan akibat sel kanker.

PET (Positron Emission Tomography)

Pemeriksaan ini merupakan metode pemeriksaan baru, dilakukan dengan penyuntikan zat kontras melalui pembuluh darah balik sehingga akan diserap oleh sel kanker. Derajat penyerapan zat kontras oleh sel kanker dapat menggambarkan derajat histologis dan potensi tumor berkembang menjadi ganas.

Pemeriksaan Penanda Tumor

Penanda tumor atau disebut juga tumor marker merupakan zat yang ditemukan di darah, jaringan, dan cairan tubuh. Penanda tumor untuk kanker payudara adalah CA (Cancer Antigen) 15-3, dan Carcinoembryonic antigen (CEA).

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai beragam jenis pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan untuk deteksi kanker payudara secara akurat. Sebagai cara mudah mendeteksi kanker payudara, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan meraba area payudara secara berkala.

Lihat Juga: Makanan Penyebab ASI Tidak Keluar

Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Penyakit Kanker di Indonesia Berada Pada Urutan 8 di Asia Tenggara dan Urutan 23 di Asia [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; [cited 2021 Aug 03].
  2. World Health Organization. Breast cancer [Internet]. USA : World Health Organization. 2021 [updated 2021 March 26; cited 2021 Aug 03].
  3. National Health Service. Breast cancer in women [Internet]. UK : National Health Service. 2019 [updated 2019 Oct 28; cited 2021 Aug 03].
  4. Canadian Cancer Society. Diagnosis of breast cancer [Internet]. Canada : Canadian Cancer Society; [cited 2021 August 02].
  5. Mayo Clinic. Breast cancer [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [updated 2021 June 04; cited 2021 August 03].

Chat Asisten ProSehat aja