Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

8 Jenis Makanan Penyebab ASI Tidak Keluar saat Menyusui

Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Minuman Berkafein Masuk Daftar Makanan Penyebab ASI Tidak Keluar yang Harus Dihindari Ibu Menyusui

Pola makan ibu menyusui harus dijaga karena ada beberapa makanan penyebab ASI tidak keluar yang mungkin sering Sahabat Sehat konsumsi. Bahkan beberapa makanan yang konon katanya menyehatkan tubuh ternyata tidak baik dikonsumsi ketika masih harus menyusui si kecil karena dapat menghambat produksi ASI.

Bagi Sahabat Sehat yang sedang menyusui, penting untuk mengenali berbagai faktor yang mempengaruhi jumlah dan kualitas ASI seperti halnya stress, pengaruh hormon, maupun makanan yang dikonsumsi. Berbagai penelitian menunjukan bahwa makanan yang Sahabat Sehat konsumsi dapat mempengaruhi kualitas dan jumlah ASI. Nah Sahabat Sehat, apa saja makanan yang harus diwaspadai selama menyusui ? Mari simak penjelasan berikut.

8 Jenis Makanan Penyebab ASI Tidak Keluar

Banyak mitos makanan dan minuman yang tidak boleh diminum ketika sedang hamil ataupun saat sedang menyusui. Berdasarkan berbagai penelitian, berikut 8 jenis makanan yang harus dibatasi bahkan dihindari selama Sahabat Sehat menyusui yaitu:

Daun Seledri

Diketahui daun seledri memiliki sifat diuretik sehingga dapat menarik cairan dalam tubuh dan berdampak pada kekurangan cairan tubuh. Sementara itu, cairan berperan penting dalam produksi  ASI. Semakin sedikit jumlah air dalam tubuh Sahabat Sehat maka produksi ASI semakin sedikit. Namun, jika Sahabat Sehat hanya mengkonsumsi beberapa helai daun seledri maka tidak akan begitu mempengaruhi jumlah ASI. Sahabat Sehat tetap dapat mengkonsumsi daun seledri selama dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Minuman Berkafein

Konsumsi kopi, teh, dan soda yang mengandung kafein diketahui dapat berdampak pada bayi. Kandungan kafein dalam minuman tersebut dapat menyebabkan bayi gelisah, sulit tidur, dan rewel. Selain itu, kafein turut diperkirakan menjadi salah satu penghambat produksi ASI.

Alkohol

Jika Sahabat Sehat mengkonsumsi alkohol, diketahui dapat terserap ke dalam ASI dan berdampak pada terhambatnya proses tumbuh kembang bayi. Bayi dapat mengalami gangguan makan dan tidur, serta terlambatnya perkembangan kemampuan motorik dan kognitif. Seringkali juga konsumsi alkohol menurunkan produktifitas kelenjar susu menghasilkan ASI. Oleh sebab itu konsumsi alkohol harus dibatas atau bahkan dihilangkan, terutama saat masa menyusui.

Ikan Bermerkuri

Ikan merupakan salah satu sumber docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA). Kedua jenis asam lemak omega-3 ini sangat penting untuk perkembangan otak bayi. Namun, beberapa jenis ikan dan makanan laut juga diketahui mengandung merkuri.

Paparan merkuri yang tinggi dapat mempengaruhi sistem saraf pusat bayi dan bayi beresiko mengalami gangguan perkembangan bicara, motorik, serta spasial. Beberapa jenis ikan yang diketahui mengandung merkuri, yaitu ikan tuna mata besar, ikan marlin, ikan hiu, ikan mackerel, ikan todak, ikan jeruk kasar, dan ikan ubin. Oleh sebab itu, sebisa mungkin menghindari dahulu makanan-makanan yang merupakan makanan olahan laut.

Suplemen Herbal

Stamina dan daya tahan tubuh selama masa menyusui si kecil sangatah penting. Oleh sebab itu tidak heran banyak ibu menyusui yang mengkonsumsi suplemen herbal Beberapa minuman herbal dan teh diketahui dapat terserap ke dalam ASI. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas ASI bagi bayi dan pada tingkat tertentu dapat menyebabkan ASI tidak keluar saat Sahabat Sehat sedang menyusui si kecil. Jika Sahabat Sehat ingin mengkonsumsi minuman dan suplemen herbal, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Makanan Bergas

Menu makanan seperti kacang-kacangan, kubis, brokoli, dan kubis brussel diketahui mengandung gas yang turut masuk dalam daftar makanan penyebab asi tidak keluar dan wajib dihindari oleh ibu menyusui. Untuk itu, cobalah konsumsi makanan-makanan lain yang dikenal justru dapat meningkatkan produksi ASI.

Daun mint, Seledri, dan Daun Sage

Meski jenis dedaunan herbal ini memiliki banyak khasiat, namun berdasarkan penelitian diketahui bahwa mengkonsumsi daun mint, seledri, dan daun sage dapat menghambat suplai ASI.

Susu dan Daging Tinggi Lemak

Daging dan susu tinggi lemak, diperkirakan turut mengandung pestisida dan bahan kimia lainnya. Bagi Sahabat Sehat yang tengah menyusui, konsumsilah susu dan daging rendah lemak. 

Lihat Juga: Cara Menjaga Stamina Ibu Menyusui

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai 8 jenis makanan yang harus diwaspadai ibu menyusui karena menjadi makanan penyebab asi tidak keluar atau jumlahnya sangat sedikit. Jika Sahabat Sehat membutuhkan multivitamin selama menyusui, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Rahma C. 13+ Makanan Penghambat ASI, Pantang Dikonsumsi Ibu Menyusui! [Internet]. Indonesia : Orami. 2021 [updated 2021 June 17; cited 2021 Aug 02]. 
  2. McGrane K. 5 Foods to Limit or Avoid While Breastfeeding. [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 April  24; cited 2021 Aug 02].
  3. Neuman A. Are There Foods To Avoid While Breastfeeding? [Internet]. USA : The Bump. 2020 [updated 2020 Aug 29; cited 2021 Aug 02].
  4. Brennan D. Foods to Eat or Avoid When Breastfeeding [Internet]. USA : WebMD. 2020 [updated 2020 May 26; cited 2021 Aug 02].
  5. Sari N. Waspada, ini 5 makanan & minuman yang bisa mengurangi ASI! [Internet]. Indonesia : The Asian Parent; [cited 2021 Aug 02].

Chat Asisten ProSehat aja