Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Archive for Category: Kesehatan Hamil

Showing 1–10 of 38 results

  • Mual merupakan hal yang umum ditemui oleh kebanyakan orang. Mual tidak pernah menyenangkan dan frekuensi mual dapat lebih sering terjadi pada berbagai situasi, termasuk kehamilan dan perjalanan. Obat antimual umumnya digunakan untuk membantu melegakan mual. Sayangnya, obat seperti ini memiliki efek samping yang negatif, termasuk keadaan mengantuk. Berikut ini adalah 9 trik mengatasi mual saat […]

    9 Trik Mengatasi Mual Saat Hamil Muda

    Mual merupakan hal yang umum ditemui oleh kebanyakan orang. Mual tidak pernah menyenangkan dan frekuensi mual dapat lebih sering terjadi pada berbagai situasi, termasuk kehamilan dan perjalanan. Obat antimual umumnya digunakan untuk membantu melegakan mual. Sayangnya, obat seperti ini memiliki efek samping yang negatif, termasuk keadaan mengantuk. Berikut ini adalah 9 trik mengatasi mual saat hamil muda tanpa  menggunakan pengobatan.

    Konsumsi Jahe

    jahe

    Jahe adalah pengobatan alami yang terkenal dan umum digunakan untuk mengobati mual. Cara jahe bekerja belum diketahui seutuhnya. Akan tetapi, para ahli percaya bahwa senyawa di dalam jahe bekerja dengan cara serupa dengan obat antimual. Nyatanya, beberapa studi efektif dalam mengurangi mual dalam berbagai situasi. Konsumsi jahe merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi mual selama kehamilan.

    Baca Juga: 7 Resep Menu Diet Rendah Kalori

    Jahe juga efektif dalma mengurangi mual yang umum dialami oleh pasien  yang mengalami kemoterapi atau operasi. Tidak ada ketentuan khusus terkait dengan dosis yang paling efektif. Namun, kebanyakan studi mempelajari konsumsi sebanyak 0.5 – 1.5 gram per hari. Jahe juga bersifat aman bagi kebanyakan orang. Akan tetapi, Anda perlu membatasi asupan jahe apabila cenderung memiliki darah rendah atau gula darah rendah.

    Aromaterapi peppermint

    Aromaterapi peppermint merupakan alternatif lain yang digunakan untuk membantu mencegah  mual. Suatu studi melakukan penilaian terhadap wanita yang baru saja melahirkan dengan seksi C. Orang yang terpapar bau peppermint mengalami kadar mual yang lebih rendah dibandingkan obat antimual atau plasebo. Pada studi ketiga, penggunaan inhaler yang mengandung minyak peppermint pada onset pengurangan gejala mual – dalam dua menit pengobatan. Beberapa orang menyedu secangkir teh peppermint yang berfungsi sebagai antimual. Menghirup aroma minyak peppermint bersifat aman dan diperkirakan bersifat ampuh untuk mengatasi mual pada sebagian orang.

    Mencoba akupuntur atau acupressure

    Doctor uses needles for treatment of the patient. acupuncture needles. alternative healthcare

    Akupuntur dan acupressure adalah dua teknik yang umum digunakan pada obat China tradisional untuk mengatasi mual dan muntah. Selama akupuntur, jarum tipis akan dimasukkan ke dalam titik tertentu pada tubuh. Acupressure bertujuan untuk merangsang titik tertentu pada tubuh, tapi menggunakan tekanan, bukan jarum. Kedua teknik akan merangsang serabut saraf yang melakukan transmisi sinyal menuju otak dan sumsum tulang belakang.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat Untuk Jantung

    Sinyal ini dipercaya memiliki kemampuan untuk menurunkan mual. Sebagai contoh, dua review terakhir menyatakan bahwa akupuntur dan acupressure mengurangi risiko rasa ingin mual setelah operasi sekitar 28 – 75%. Studi lebih lanjut menunjukkan bahwa kedua teknik tersebut berfungsi sebagai obat antimual yang mengurangi gejala mual tanpa adanya efek samping yang negatif.

    Selain itu, studi lain menunjukkan bahwa titik akupuntur Neiguan, atau yang dikenal sebagai P6. Anda dapat merangsang saraf di dalam diri Anda dengan meletakkan ibu jari Anda dengan jarak 2 – 3 jari dari pergelangan tangan Anda, di antara dua tendon. Saat Anda telah berhasil melakukannya, tekan dengan ibu jari Anda selama 1 menit sebelum mulai melakukan prosedur yang sama pada lengan Anda.

    Mengiris lemon

    Bau lemon, seperti lemon segar yang baru diiris, akan membantu mengurangi mual pada wanita hamil. Pada suatu studi, sekelompok wanita hamil berjumlah 100 orang diinstruksikan untuk menghirup lemon atau minyak almon saat mereka merasa mual. Wanita hamil yang menghirup lemon akan mengalami rasa ingin mual yang lebih rendah sebesar 9% dibandingkan dengan yang menghirup minyak almond.

    Mengontrol laju pernapasan

    Bernapaslah dengan perlahan dan mendalam akan membantu mengurangi rasa ingin mual. Pada sebuah studi, peneliti mencoba untuk menentukan apakah bau aromaterapi bersifat sangat efektif dalam mengurangi rasa mual. Dalam studi tersebut, partisipan diinstruksikan untuk bernapas perlahan melalui hidung dan membuang napas melalui mulut sebanyak tiga kali, bersamaan dengan pemberian aroma.

    Seluruh partisipan melaporkan terjadinya penurunan rasa mual. Hal ini menunjukkan bahwa pengontrolan laju pernapasan akan membantu memberikan rasa lega. Pola pernapasan yang digunakan pada studi tersebut mengarahkan partisipan untuk bernapas melalui hidung hingga hitungan ketiga, menahan napas hingga hitungan ketiga, dan kemudian mengeluarkan napas hingga hitungan ketiga.

    Penggunaan rempah-rempah khusus

    kayu manis

    Beberapa rempah-rempah terkenal sebagai pengobatan rumahan yang seringkali direkomendasikan untuk mengatasi mual. Kebanyakan rempah yang berfungsi untuk mengatasi mual adalah:

    1. Kayu manis mungkin akan menurunkan tingkat keparahan rasa mual pada wanita yang mengalami menstruasi
    2. Ekstrak kumin akan membantu meningkatkan gejala seperti nyeri perut, mual, konstipasi, dan diare pada individu yang mengalami Irritation Bowel Syndrome.

    Relaksasi otot

    Cobalah merelaksasi otot Anda akan membantu meredakan rasa mual. Suatu teknik yang seringkali digunakan untuk mencapai efek ini dikenal sebagai progressive muscle relaxation (PMR). PMR membutuhkan individual untuk menegangkan dan merelaksasi otot mereka secara kontinu sebagai cara untuk mencapai relaksasi mental dan fisik.

    PMR merupakan cara terbaik untuk mengurangi keparahan rasa mual yang berasal dari kemoterapi. Cara lain untuk melegakan ketegangan otot adalah melalui pijatan. Suatu studi menunjukkan bahwa pasien yang diberikan pijatan pada lengan bawah atau lengan kaki selama 20 menit akan mengalami rasa mual yang lebih rendah sekitar 24% dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan pijatan.

    Baca Juga: 10 Buah yang Membantu Proses Diet

    Konsumsi suplemen vitamin B6

    Vitamin B6 direkomendasikan sebagai pengobatan alternatif untuk wanita hamil untuk mencegah penggunan antimual. Beberapa studi menunjukkan bahwa suplemen vitamin B6, yang dikenal sebagai piridoksin mampu mengatasi rasa mual selama kehamilan. Oleh karena itu, beberapa ahli menyarankan untuk konsumsi suplemen vitamin B6 selama kehamialn sebagai pengobatan lini pertama untuk rasa mual. Vitamin B6 dengan dosis mencapai 200 mg per hari dianggap aman selama kehamilan dan tidak menunjukkan adanya efek samping. Oleh karena itu, terapi alternatif ini patut untuk dicoba.

    Hindari makanan pedas dan makanan berlemak

    menghindari konsumsi makanan pedas dan makanan berlemak dapat membantu mengurangi rasa mual. Selain itu, sebaiknya konsumsi pisang, nasi, biskuit atau kentang panggang dapat melegakan rasa mual dan menurunkan rasa tidak nyaman pada perut.

    Baca Juga: 7 Makanan Pemicu Kolesterol

    Umumnya, mual seringkali terjadi pada wanita hamil. Seiring usia kehamilan yang bertambah tiap bulannya, rasa mual itu akan berkurang. Nah, itulah tips alami di atas diharapkan dapat membantu mengurangi rasa mual tanpa menggunakan obat-obatan antimual.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    Petre A. 17 natural ways to get rid of nausea. 2017. [Internet]. Available at: healthline.com/nutrition/nausea-remedies (10.12.18).

    Read More
  • Mengonsumsi diet seimbang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari, tapi akan menjadi sangat penting untuk diperhatikan pada ibu hamil. Terdapat nutrisi penting diperlukan tubuh, seperti vitamin dan mineral yang akan membantu memenuhi kebutuhan perkembangan bayi. Kebanyakan makanan bersifat aman bagi bayi, tapi terdapat beberapa pantangan makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan. Yuk, kita cek apa saja […]

    10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

    Mengonsumsi diet seimbang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari, tapi akan menjadi sangat penting untuk diperhatikan pada ibu hamil. Terdapat nutrisi penting diperlukan tubuh, seperti vitamin dan mineral yang akan membantu memenuhi kebutuhan perkembangan bayi. Kebanyakan makanan bersifat aman bagi bayi, tapi terdapat beberapa pantangan makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan. Yuk, kita cek apa saja makanannya.

    Daging mentah

    Makanan laut yang mentah dan daging sapi atau binatang ternak yang belum dimasak sebaiknya dihindari karena adanya risiko kontaminasi makanan oleh bakteri koliform, toksoplasmosis, dan salmonella. Toksoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan parasit yang dapat ditemukan pada daging, feses kucing, dan air yang belum diolah. Apabila Anda sedang hamil dan mengalami infeksi yang dapat berisiko bagi bayi, berhati-hatilah, sesungguhnya toksoplasmosis sangat jarang terjadi pada kehamilan. Pastikan mengonsumsi daging yang telah dimasak dengan memastikan tidak ada bercak darah pada daging.

    Baca Juga: Apa Itu Diaper Rash

    Ikan dengan kandungan merkuri

    Ikan yang mengandung kadar merkuri tinggi sebaiknya dihindari. Merkuri yang dikonsumsi selama kehamilan akan menyebabkan penundaan perkembangan dan kerusakan otak. Contoh ikan dengan kandungan merkuri tinggi adalah ikan hiu, ikan pedang, mackerel. Ikan tuna yang dikalengkan umumnya mengandung lebih sedikit merkuri dibandingkan dengan tuna lainnya, tapi hanya boleh dimakan dengan frekuensi moderat.  Beberapa jenis ikan yang digunakan pada sushi sebaiknya dihindari karena kandungan merkuri yang tinggi.

    Makanan laut yang dipanggang

    Makanan laut yang dipanggang dan dibekukan, seringkali diberi penandaan agar dihindari karena mungkin terkontaminasi dengan listeria. Akan lebik baik apabila mengonsumsi bahan makanan yang telah dimasak. Ikan seperti ini ditemukan pada pasar swalayan. Makanan laut yang dikalengkan umumnya aman untuk dimakan.

    Ikan yang telah terpapar polusi industri

    Hindari ikan dari danau dan sungai yang telah terkontaminasi yang mungkin telah terpapar oleh kandungan tinggi akan polychlorinated biphenyl. Umumnya, ikan ini terjadi pada ikan yang dipancing pada danau dan sungai lokal. Contoh ikan ini adalah salmon. Hubungi departemen kesehatan lokal atau agen perlindungan lingkungan untuk memastikan ikan yang aman untuk dimakan. Ingatlah, bahwa ikan yang ditangkap pada perairan lokal dan bukan ikan yang dijual pada pasar swalayan lokal sebaiknya dihindari.

    Baca Juga: Penyebab Infeksi Hepatitis B pada Bayi

    Kerang mentah

    Penyakit yang disebabkan oleh makanan laut, utamanya karena kerang yang belum dimasak hingga matang, seperti kerang dan remis. Memasak makanan akan membantu mencegah berbagai jenis infeksi. Kerang mentah merupakan hal yang patut diwaspadai oleh semua orang, termasuk harus dihindari selama masa kehamilan. Kerang mentah seringkali banyak mengandung bakteri dan virus yang akan menyebabkan keracunan makanan.

    Telur mentah

    Telur mentah atau makanan lain yang mengandung telur mentah sebaiknya dihindari karena berpotensi terpapar Salmonella. Beberapa dressing, seperti mayonnaise, es krim produksi rumahan, dan saus Hollandaise terbuat dari telur mentah. Apabila resep dimasak hingga titik tertentu, maka akan mengurangi paparan Salmonella.

    Keju lunak

    Keju lunak yang diimpor mungkin mengandung listeria. Listeria adalah sejenis bakteri yang dapat membawa efek buruk terhadap bayi yang belum dilahirkan. Meskipun infeksi listeria (listerosis) jarang terjadi, menjadi hal penting untuk menjadi perhatian selama kehamilan karena penyakit ringan dapat mengakibatkan keguguran, atau penyakit parah pada bayi yang baru lahir. Anda sebaiknya menghindari keju lunak seperti Gorgonzola, Mexican style cheese, Roquefort, Camembert, kecuali kalau mereka sudah memastikan bahwa bahan keju berasal dari susu yang telah dipasteurisasi. Seluruh keju lokal yang terbuat dari susu yang telah dipasteurisasi aman  untuk dimakan.

    Namun, Anda masih dapat mengonsumsi keju keras seperti cheddar. Keju keras mengandung lebih sedikit air dibandingkan keju lunak sehingga bakteri tidak akan mudah bertumbuh dan berkembang. Namun, tetap pastikan bahwa keju terbuat dari susu yang telah dipasteurisasi.

    Susu yang belum dipasteurisasi

    Susu yang belum dipasteurisasi mungkin mengandung listeria. Pastikan bahwa susu yang Anda minum telah terpasteurisasi. Susu yang diminum sebaiknya sebaiknya susu yang telah dipasteurisasi atau UHT (ultra-heat treated) – atau yang dikenal sebagai susu umur panjang. Apabila hanya tersedia susu yang belum dipasteurisasi, maka didihkan susu tersebut terlebih dahulu.

    Sayuran yang belum dicuci

    Sayur yang belum dicuci akan memungkinkan timbulnya risiko toksoplasmosis. Toksoplasmosis dapat mengontaminasi tanah tempat tumbuhnya sayur. Cucilah sayuran Anda sebelum dimasak dengan bersih dan hindari konsumsi sayuran mentah seperti salad, lalapan, dsb.

    Kafein

    Kandungan kafein yang tinggi dapat meningkatkan risiko keguguran, berat badan bayi yang rendah saat dilahirkan, bahkan seringkali sang ibu hamil dapat mengalami kesulitan melahirkan. Kafein secara umum ditemukan di dalam banyak makanan, seperti kopi, teh, dan cokelat, dan dapat ditambahkan pada beberapa minuman bersoda dan minuman berenergi. Beberapa obat pilek dan flu mengandung kafein. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker terkait dengan konsumsi obat tersebut. Namun, Anda tidak perlu menghentikan penggunaan kafein, namun konsumsi kafein maksimal adalah 300 mg per hari.

    Baca Juga: 10 Tips Penting Saat Beri Makan Bayi 6 Bulan

    Nah, itulah 10 makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Konsumsilah makanan yang sudah terjamin kebersihannya dan tidak lupa yang mengandung gizi yang tinggi demi pertumbuhan bayi yang ada di dalam kandungan. Jangan lupa untuk konsultasi ke dokter Anda mengenai makanan yang Anda ragu untuk mengonsumsinya.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. American Pregnancy Association. Food to Avoid during pregnancy. [Internet]. Available at: americanpregnancy.org/pregnancy-health/foods-to-avoid-during-pregnancy/ (11.12.18).
    2. Pregnancy Birth and Baby. Foods to avoid when pregnant. [Internet]. Available at: pregnancybirthbaby.org.au/foods-to-avoid-when-pregnant (11.12.18)
    Read More
  • Saat memasuki masa kehamilan tentunya banyak sekali perubahan yang terjadi pada organ – organ yang ada pada ibu hamil, seperti rahim yang semakin membesar, sehingga kadang membuat timbulnya keluhan seperti sakit pinggang, sering buang air kecil, sakit punggung dan sebagainya. Selain itu hal tersebut juga membuat  sistem pencernaan sering terganggu karena adanya perubahan hormon pada […]

    10 Sayur dan Buah Atasi Sembelit Pada Bumil

    Saat memasuki masa kehamilan tentunya banyak sekali perubahan yang terjadi pada organ – organ yang ada pada ibu hamil, seperti rahim yang semakin membesar, sehingga kadang membuat timbulnya keluhan seperti sakit pinggang, sering buang air kecil, sakit punggung dan sebagainya. Selain itu hal tersebut juga membuat  sistem pencernaan sering terganggu karena adanya perubahan hormon pada saat kehamilan yang membuat perut menjadi kembung, rasa nyeri atau panas pada bagian ulu hati, hingga kesulitan untuk buang air besar atau biasa disebut sembelit.

    Sembelit pada ibu hamil ini tentunya perlu untuk diatasi, karena jika tidak akan berdampak kurang baik juga bagi kesehatan ibu dan janin. Sebelum kita bahas mengenai cara mengatasi sembelit pada ibu hamil, terlebih dahulu perlu kita ketahui apa saja penyebab sembelit pada ibu hamil :

    • Meningkatnya hormone progesteron

    Peningkatan hormone progesteron pada saat hamil menjadi salah satu penyebab utama ibu hamil mengalami konstipasi atau sembelit. Pasalnya, hormon ini memberikan efek relaksasi pada usus halus sehingga menyebabkan pergerakannya menjadi lambat dan pada akhirnya menyebabkan sulit buang air besar.

    Baca Juga: 10 Jenis Vaksin Ibu Hamil

    • Tekanan pada rectum

    Seiring perkembangan janin, membuat adanya penekanan pada bagian usus sehingga jalannya feses menjadi sedikit terhambat dan menyebabkan kesulitan untuk buang air besar.

    • Kurang mengonsumsi serat

    Tidak hanya dibutuhkan bagi ibu hamil, serat juga sangat penting bagi kita semua untuk melancarkan proses pencernaan. Pada ibu hamil yang kurang dalam mengonsumsi serat, dapat mengakibatkan terganggunya  proses pencernaan sehingga menyebabkan sembelit.

    • Kurang minum

    Bagi ibu hamil yang kurang dalam konsumsi cairan atau kurang minum air putih, dapat menyebabkan feses menjadi keras dan pada akhirnya akan sulit untuk dikeluarkan.

    Itulah beberapa penyebab ibu hamil mengalami sembelit, dan biasanya untuk mengatasi sembelit pada ibu hamil, dapat dengan cara mengkonsumsi buah dan juga sayuran yang tinggi kandungan serat nya.

    Berikut 10 buah dan sayuran yang dapat atasi sembelit pada ibu hamil :

    1. Pepaya

    Buah papaya merupakan buah yang sudah sangat terkenal akan khasiatnya yang sangat ampuh mengatasi sembelit. Kandungan vitamin C dan juga serat pada buah papaya cukup tinggi, sehingga sangat membantu dalam melancarkan pencernaan dan mengatasi sembelit. Selain itu, pada papaya juga mengandung enzim papain yang mampu melunakkan feses yang keras sehingga feses menjadi lebih mudah untuk dikeluarkan. Cobalah untuk rutin mengonsumsi buah ini setiap pagi nya atau sebagai pengganti cemilan Anda.

    Baca Juga: 6 Panduan Gizi Untuk Ibu Hamil

    1. Stroberi

    Stroberi yang kaya akan kandungan vitamin C nya terkenal ampuh dalam mengatasi masalah kesulitan buang air besar. Pasalnya, vitamin C ini memiliki fungsi melancarkan pencernaan. Anda bisa menambahkan stroberi pada menu smoothies Anda.

    1. Kurma

    Buah yang satu ini sudah tidak asing lagi akan gizi nya yang tinggi di dalam nya. Kandungan serat serta vitamin C nya yang tinggi, sangat ampuh dalam mengatasi masalah sulit buang air besar.

    1. Kismis

    Kismis terkenal cukup ampuh sebagai pencahar alami untuk membantu masalah sulit buang air besar. Sehingga tidak perlu lagi mengkonsumsi obat pencahar, karena kismis dapat berperan sebagai pencahar alami yang cukup ampuh.

    1. Semangka

    Siapa yang tidak suka buah semangka? Buah dengan rasa yang nikmat dan juga segar ini memang sudah dipercaya dapat membersihkan isi perut. Kandungan air nya yang cukup tinggi serta serat nya, sangat ampuh dalam membersihkan usus dari kotoran atau feses yang perlu dibuang.

    1. Apel

    Apel  merupakan  buah yang tinggi akan kandungan seratnya. Sehingga sangat baik dalam membantu melancarkan pencernaan.

    1. Bayam

    sayur bayam

    Sayur bayam tidak hanya kaya akan gizi nya, tapi ia juga ampuh mengatasi masalah sembelit atau sulit buang air besar karena kandungan serat di dalam nya yang cukup tinggi. Rutinlah untuk mengonsumsinya pada waktu makan malam atau siang Anda.

    1. Wortel

    Wortel kaya akan kandungan beta karoten dan juga serat, yang sangat membantu dalam melancarkan pencernaan dan mengatasi kesulitan buang air besar.

    Baca Juga: Ibu Hamil Wajib Waspada Hipertensi Saat Hamil

    1. Mentimun

    Salah satu sayuran yang dapat membantu mengatasi masalah kesulitan buang air besar yaitu mentimun. Mentimun memiliki kandungan vitamin C dan juga serat serta air yang cukup tinggi, sehingga sangat membantu ibu hamil yang memiliki masalah sulit buang air besar.

    1. Brokoli

    Sayuran satu ini tidak usah diragukan lagi akan khasiat dan kandungan gizi nya. Salah satu khasiat dari brokoli adalah dapat melancarkan pencernaan, sehingga pencernaan lancar dan bebas sembelit.

    Itulah 10 buah dan sayuran yang dapat membantu mengatasi sembelit pada ibu hamil. Selain itu, cobalah untuk selalu aktif bergerak dan juga rutin berolahraga serta mencukupi kebutuhan cairan harian. Selamat mencoba!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Hamil muda konon identik dengan mual dan muntah. Namun, jika kondisi tersebut terjadi berlebihan, jangan-jangan Bumil mengalami hiperemesis gravidarum. Apa sih yang dimaksud dengan hiperemesis gravidarum itu? Lantas, apakah berbahaya untuk wanita yang sedang berbadan dua? Hiperemesis gravidarum adalah kondisi yang ditandai dengan mual parah, muntah, penurunan berat badan dan gangguan elektrolit yang dialami oleh […]

    Bumil Mual Muntah Berlebih? Waspada Hiperemesis Gravidarum!

    Hamil muda konon identik dengan mual dan muntah. Namun, jika kondisi tersebut terjadi berlebihan, jangan-jangan Bumil mengalami hiperemesis gravidarum. Apa sih yang dimaksud dengan hiperemesis gravidarum itu? Lantas, apakah berbahaya untuk wanita yang sedang berbadan dua?

    Hiperemesis gravidarum adalah kondisi yang ditandai dengan mual parah, muntah, penurunan berat badan dan gangguan elektrolit yang dialami oleh bumil, terutama pada awal-awal kehamilan. Gejala ringan dapat diobati dengan perubahan pola makan, istirahat, dan antasida. Namun, pada kasus yang lebih parah sering kali memerlukan perawatan di rumah sakit sehingga bumil dapat menerima asupan cairan dan nutrisi melalui intra vena.

    Ketika bumil mengalami gejala-gejala penyakit ini, jangan sembarangan minum obat tanpa sebelumnya berkonsultasi lebih dahulu dengan tenaga kesehatan karena dikhawatirkan obat tersebut dapat berpengaruh pada janin yang sedang dikandung.

    Baca Juga: 10 Cara Cepat Hamil

    Mengapa hal ini dapat terjadi pada bumil? Para peneliti meyakini bahwa penyebab mual parah disebabkan oleh peningkatan kadar hormon. Namun, penyebab pasti masih belum diketahui. Gejala hiperemesis gravidarum biasanya muncul antara usia 4-6 minggu kehamilan dan dapat memuncak pada 9-13 minggu. Sebagian besar wanita dapat mengalami bantuan asupan nutrisi hingga 14-20 minggu, dan sekitar 20% dari wanita tersebut mungkin memerlukan perawatan selama sisa kehamilan mereka. Tidak ada pencegahan untuk penyakit ini, tapi bumil dapat merasa nyaman karena terdapat cara untuk mengelola penyakit ini.

    Beberapa gejala dari hiperemesis gravidarum adalah Mual parah dan muntah, tidak nafsu makan,penurunan berat badan lebih dari 5% dari berat badan sebelum hamil, penurunan volume urin, dehidrasi, nyeri kepala, pusing, lemah, tekanan darah rendah, denyut nadi yang cepat, dan kehilangan elastisitas kulit.

    Terdapat beberapa faktor risiko pada penyakit ini, yaitu memiliki riwayat hiperemesis gravidarum di keluarga, hamil dengan lebih dari satu bayi, kelebihan berat badan, dan pengalaman hamil pertama kali. Pada saat bumil memeriksakan diri, dokter akan menanyakan tentang riwayat kesehatan dan gejala yang bumil alami. Pemeriksaan fisik standar yang dilakukan sudah cukup untuk mendiagnosis sebagian besar kasus.

    Dokter akan mencari tanda-tanda umum dari hiperemesis gravidarum, seperti tekanan darah rendah yang tidak normal dan denyut nadi yang cepat. Sampel darah dan urin mungkin juga diperlukan untuk memeriksa tanda-tanda dehidrasi. Dokter mungkin juga akan melakukan tes tambahan untuk menyingkirkan kemungkinan masalah pencernaan lainnya sebagai penyebab mual dan muntah. Ultrasonografi (USG) mungkin juga diperlukan untuk mengetahui apakah bumil sedang hamil kembar atau jika sedang ada masalah pada janin.

    Baca Juga: 8 Makanan Untuk Wanita Hamil Muda

    Penanganan pada penyakit ini, terutama pada beberapa kasus perlu perawatan insentif di rumah sakit. Perawatan di rumah sakit termasuk:

    • Pemberian cairan melalui intra vena, untuk memuilihkan kebutuhan cairan, elektrolit, vitamin dan nutrisi.
    • Selang makanan, dapat berupa nasogastric yaitu selang bantu makanan yang dimasukkan melalui hidung hingga makanan dapat langsung diberikan ke dalam lambung.
    • Obat-obatan: dapat berupa obat metoklopramid, antihistamin dan obat-obatan untuk mengatasi mual lainnya, yang tentu saja perlu konsultasi dengan dokter ahli sebelum dikonsumsi.

    Bumil juga dapat mencoba metode pencegahan mual alami seperti vitamin B6 atau jahe. Lalu, cobalah mengonsumsi makanan dengan porsi kecil, lebih sering, dan makan makanan kering, seperti roti maupun biskuit. Minum banyak cairan agar bumil tetap terhidrasi.

    Penanganan dapat dihentikan ketika bumil sudah tidak lagi muntah dan bisa minum untuk menjaga kebutuhan cairan. Kabar baik untuk bumil, kondisi hiperemesis gravidarum nantinya akan berhenti loh, jadi tak perlu khawatir berlebihan ya.

    Baca Juga: 10 Jenis Vaksin Ibu Hamil

    Nah, jika Anda membutuhkan produk kesehatan maupun informasi kesehatan penting lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasinya di google play atau app store. Atau hubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Hyperemesis Gravidarum – healthline.com/health/hyperemesis-gravidarum#outlook, diakses pada tanggal 10-1-2019
    2. Hyperemesis gravidarum – americanpregnancy.org/pregnancy-complications/hyperemesis-gravidarum/ , diakses pada tanggal 10-1-2019
    3. Managing hyperemesis gravidarum: a multimodal challenge – ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2913953/ ,diakses pada tanggal 10-1-2019
    4. Hyperemesis Gravidarum – stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=hyperemesis-gravidarum-90-P02457 , diakses pada tanggal 10-1-2019
    5. Hyperemesis gravidarum(severe pregnancy sickness) – babycentre.co.uk/a1018905/hyperemesis-gravidarum-severe-pregnancy-sickness ,diakses pada tanggal 10-1-2019
    Read More
  • Apakah Moms saat ini sedang berbadan dua? Takut mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dalam kehamilan? Seberapa sering Anda memeriksakan kesehatan kehamilan?Pengukuran tekanan darah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tekanan darah yang berada di dalam pembuluh darah besar (arteri) setiap jantung memompakan darah. Tekanan darah yang tinggi disebut dengan hipertensi. Hipertensi dapat menjadi suatu keadaan yang […]

    Bumil Perlu Waspada Hipertensi Saat Hamil

    Apakah Moms saat ini sedang berbadan dua? Takut mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dalam kehamilan? Seberapa sering Anda memeriksakan kesehatan kehamilan?Pengukuran tekanan darah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tekanan darah yang berada di dalam pembuluh darah besar (arteri) setiap jantung memompakan darah. Tekanan darah yang tinggi disebut dengan hipertensi. Hipertensi dapat menjadi suatu keadaan yang berbahaya karenamengakibatkan jantung bekerja lebih kuat untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

    Hipertensi dalam kehamilan atau hipertensi gestasional adalah tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 mmHg yang baru muncul setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu tanpa ada riwayat hipertensi sebelumnya. Tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan yang disebut dengan pre-eklampsia atau yang lebih dikenal pada bahasa awam sebagai keracunan kehamilan. Pre-eklampsia sendiri ditandai dengan peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam air seni (urin) sebagai akibat dari kerusakan ginjal.

    Pre-eklampsia yang tidak diobati dapat menjadi eklampsia yang ditandai dengan terjadinya kejang, serta dapat berakibat fatal baik bagi ibu maupun janin. Hipertensi dalam kehamilan dapat menimbulkan komplikasi pada ibu dan janin, beberapa dampaknya seperti pertumbuhan janin yang terhambat, bayi lahir prematur, terpisahnya plasenta atau ari-ari sebelum persalinan (abrupsio plasenta), hingga bayi meninggal dalam kandungan. Hal tersebut dapat terjadi akibat tingginyatekanan darah pada ibu yang sedang mengandung dan akhirnya mengakibatkan kurangnya aliran darah, oksigen serta nutrisi ke janin lalu akan berakibat pada terganggunya pertumbuhan dan perkembangan dari janin di dalam perut. sedangkan bagi ibu sendiri akan berakibat pada peningkatan risiko terkenanya penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung.

    Ingat sering kali tekanan darah tinggi tidak menimbulkan gejala yang signifikan, sehingga sering terlambat untuk disadari.Jadi, jangan sampai menunggu adanya keluhan dahulu, baru memeriksakan tekanan darah ya, Moms.

    Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab dari tekanan darah tinggi adalah merokok, berat badan berlebih atau obesitas, kurangnya aktivitas fisik, stres, usia lanjut, genetik, riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi, penyakit ginjal kronis, kelainan hormon tiroid dan adrenal serta karena pola makan yang kurang baik.

    Berikut ini adalah daftar makanan yang perlu dihindari untuk mencegah terjadinya hipertensi dalam kehamilan:

    1. Garam

    Tingginya kadar sodium yang dimakan dapat berdampak pada tekanan darah. Sebaiknya dibatasi penggunaan garam untuk mencegah terjadinya hipertensi. Penggunaan garam yang dianjurkan setiap harinya  hanya sebanyak 2.300 miligram atau sekitar 1 sendok teh. Tetapi hal ini tentunya perlu tetap dikonsultasikan dengan dokter kandungan, apakah Anda perlu menjaga sampai 1.500 miligram, mengingat ada tidaknya riwayat hipertensi dalam diri Anda dan keluarga. Jangan lupa menghindari makanan olahan/kaleng dan fast foods (makanan siap saji), karena secara umum mengandung kadar garam yang tinggi.

    1. Alkohol

    Alkohol diduga dapat membuat ketidak seimbangan pada sistem saraf pusat yang berujung pada meningkatnya tekanan darah. Mengurangi konsumsi alkohol dapat membantu mencegah peningkatan tekanan darah.

    1. Gula, makanan dan minuman manis lainnya

    Selama ini garam diketahui selalu dibatasi bagi orang yang hipertensi. Tetapi konsumsi gula dan makanan serta minuman yang manis berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan hingga obesitas. Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi.

    1. Lemak jenuh

    Hindarilah  makanan yang banyak mengandung lemak jenuh seperti gorengan, kulit ayam, dan daging merah. Makan makanan yang banyak mengandung lemak dapat menyebabkan gangguan maupun sumbatan pada pembuluh darah sehingga berdampak pada tingginya tekanan darah.

    Banyak orang yang tidak terlalu memerhatikan seberapa banyak yang mereka makan dan minum dalam seharinya. Moms dianjurkan membuat buku harian mengenai apa yang dimakan atau diminum serta berapa banyak, dengan melakukan hal ini setiap harinya tentunya Anda dapat mengontrol pola makan agar tidak terlalu berlebih kalori yang dimakan per harinya.

    Perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran segar serta makanan dan minuman yang banyak mengandung kalsium dan vitamin D. Kandungan vitamin dan antioksidan pada buah-buahan dan sayuran dapat mengurangi risiko terjadinya hipertensi dalam kehamilan, begitu pula kalsium seperti susu dan vitamin D. Sayur-sayuran dapat terdiri dari brokoli, wortel, ubi, tomat dan sayuran berdaun hijau. Buah yang dianjurkan dapat berupa kelapa yang kaya akan kalium. Perbanyak juga konsumsi produk turunan susu seperti yoghurt dan skim milk.

    Ayo Moms, khususnya yang sedang hamil, mulai sekarang menjaga pola makan agar selalu sehat dan bergizi sehingga tidak akan terjadi gangguan selama kehamilan khususnya hipertensi  yang tentunya dapat membahayakan tidak hanya diri Anda, namun juga buah hati tercinta. Bagi yang sudah memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga, jangan berkecil hati, tetaplah menjaga pola makan dengan baik. Tekanan darah harus terkontrol selama kehamilan untuk memperkecil risiko dan komplikasi, sehingga dianjurkan untuk rutin kontrol dan rutin memeriksakan kandungan ke dokter. Pastikan Moms selalu memberikan yang terbaik untuk buah hati.

    Nah, jika Anda membutuhkan aneka makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Schoenaker DAJM, Soedamah-Muthu SS, Mishra GD. The Association between Dietary Factors and Gestational Hypertension and Pre-eclampsia: A Systematic Review and Meta Analysis of Observational Studies. BMC Medicine. 2014;12:157.
    2. Oken E,Ning Y, Gillman MW. Diet During Pregnancy and Risk of Preeclampsia or Gestational Hypertension. Ann of Epidemiol. 2017;17(9):
    3. Butler N. Eating with High Blood Pressure: Food and Drinks to Avoid. Healthline. [cited 19 September 2018]. Available from: healthline.com/health/high-blood-pressure-hypertension/foods-to-avoid.
    4. WebMD. Cause of High Blood Pressure. [cited 19 September 2018]. Available from: webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/guide/blood-pressure-causes#1.
    5. WebMD. High Blood Pressure Diet. [cited 19 September 2018]. Available from: webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/high-blood-pressure-diet#1.
    6. Husain K, Ansari RA, Ferder L. Alcohol-induced Hypertension: Mechanism and Prevention. World J. Cardiol. 2014;6(5):245-252.
    Read More
  • Terkadang luka bekas jahitan membutuhkan waktu untuk sembuh secara menyeluruh, tapi semua itu tidak lepas dari bagian mana jahitan tersebut berada. Jika dilihat secara umum, luka bekas jahitan sembuh dalam kurun waktu beberapa minggu. Ibu yang sudah melahirkan biasanya ingin menyembukan luka agar cepat kering dengan berbagai cara. Banyak hal yang dilakuan ibu setelah melahirkan […]

    Daftar Makanan yang Disarankan Setelah Melahirkan Agar Jahitan Cepat Kering

    Terkadang luka bekas jahitan membutuhkan waktu untuk sembuh secara menyeluruh, tapi semua itu tidak lepas dari bagian mana jahitan tersebut berada. Jika dilihat secara umum, luka bekas jahitan sembuh dalam kurun waktu beberapa minggu. Ibu yang sudah melahirkan biasanya ingin menyembukan luka agar cepat kering dengan berbagai cara.

    Banyak hal yang dilakuan ibu setelah melahirkan antara lain menjauhi makanan seperti ikan-ikanan yang bisa menyebabkan gatal dan luka tidak kering-kering. Jika terjadi pembekakan pada bekas jahitan atau demam, segeralah menghubungi dokter untuk memeriksakan diri. Banyak hal yang akan dilakukan untuk mengeringkan bekas luka jahitan dengan krim.

    Apa yang bisa anda lakukan jika ingin luka jahitan cepat mengering?

    • Makanlah makanan yang mengandung banyak nutrisi dan gizi cukup
    • Konsumsilah obat yang sudah dianjurkan dokter untuk anda
    • Jangan terlalu sering memegang luka bekas jahitan
    • Jangan sampai terkena air, dan usahakan selalu kering

    Apa saja makanan yang harus dikonsumsi pasca melahirkan?

    1. Makanan yang Mengandung beta karoten

    Apa itu beta karoten? Beta karoten adalah asupan vitamin A sebagai antioksidan. Beta karoten berguna untuk menyembuhkan luka pasca melahirkan dan bisa mempercepat masa pemulihan. Kenapa beta karoten dapat menyembuhkan dan mengeringkan luka pasca melahirkan? Hal ini karena terdapat zat anti inflamasi yang sangat baik. banyak makanan yang mengandung beta karoten contohnya

    • Paprika merah
    • Labu
    • Tomat
    • Kentang manis dan wortel

    2. Makanan yang Mengandung Vitamin C

    Makanan yang mengandung vitamin C juga dapat menyembuhkan luka bekas jahitan. Vitamin C bnyak kita jumpai hampir semua sayuran dan buah juga banyak yang mengandng vitamin C.

    3. Makanan yang mengandung Vitamin E

    Banyaklah memakan makanan yang mengandung Vitmin E. Vitamin E atau yang biasa disebut dengan alpha tokoferol dapat membantu mengeringkan luka dan bekas luka pasca melahirkan. Vitamin E juga berfungsi sebagai antioksidan yang biasanya kita temukan di makanan. Makanan yang mengandung vitamin E adalah gandum dan beras merah. Kita dapat juga menemukan vitamin E pada minyak nabati atau zaitun. Pada makanan tersebut juga mengandung zat anti inflamasi yang dapat menyembuhkan luka pasca melahirkan.

    4. Makanan yang Mengandung Protein

    Banyak sekali makanan yang mengandung protein. Protein yang paling baik yaitu dari protein hewani seperti seafood, telur, kedelai, kacang-acangan, susu uht, ikan. Banyak yng bilang jika makan ikan atau sejenisnya luka pasca jahitan tidak segera mengering. Padahal jika kita cukup makan makanan yang mengandung protein bisa menyembuhkan luka tersebut, karena asam amino dari protein itu sendiri berguna untuk menyembuhkan luka dari dalam.

    5. Karbohidrat

    Karbohidrat diperlukan sekali pasca melahirkan, agar bekas jahitan bisa segera sembuh dan pulih. Whole grain adalah karbohidrat yang kompleks dan kaya nutrisi untuk metabolisme imun tubuh. Banyak sekali makanan yang mengandung karobhidrat seperti nasi merah dan oatmeal..

    6. Zat Besi

    Makanlah makanan yang mengandung zat besi, karena zat tersebut mempunyai peran penting dalam pembentukan hemoglobin. Hemoglobin adalah sel darah merah yang mempunyai peran membawa oksigen ke seluruh jaringan. Dalam ilmu kesehatan oksigen sangat penting dalam metabolisme sel maupun menyembuhkan luka pasca melahirkan. Apa saja makanan yang mengandung zat besi? Makanan yang mengandung zat besi contohnya hati, daging, dan kerang.

    Penjelasan diatas memaparkan berbagai jenis makanan yang bisa dimakan untuk menyembuhkan luka bekas jahitan agar cepat kering dan sembuh. Hampir semua makanan terdapat vitamin yang bisa menyembuhkan luka tersebut. Tapi, anda juga jangan melupakan dan harus menuruti apa kata dokter dan minum obat yang sudah diberikan dokter. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Terima Kasih.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Walaupun hampir setiap hari merasa mual pada trimester pertama, ibu hamil juga harus tetap semangat mengatur gizi makanan sehari-hari. Konsumsi makanan sehat dan bergizi untuk ibu hamil muda 1-3 bulan sangatlah penting karena janin baru mulai tumbuh, sehingga memerlukan berbagai vitamin dan mineral supaya dapat berkembang dengan baik. Ibu hamil sangat memerlukan asupan makanan yang […]

    8 Asupan Bergizi dan Sehat untuk Wanita Hamil Muda

    Walaupun hampir setiap hari merasa mual pada trimester pertama, ibu hamil juga harus tetap semangat mengatur gizi makanan sehari-hari. Konsumsi makanan sehat dan bergizi untuk ibu hamil muda 1-3 bulan sangatlah penting karena janin baru mulai tumbuh, sehingga memerlukan berbagai vitamin dan mineral supaya dapat berkembang dengan baik.

    Ibu hamil sangat memerlukan asupan makanan yang 2 kali lebih bergizi dibandingkan biasanya karena asupan yang masuk akan berpengaruh pada tumbuh kembang janin. Akan tetapi, jangan juga terjebak dengan mitos bahwa ibu hamil harus makan 2 kali lebih banyak karena sedang ‘berbadan dua’. Jika kita makan berlebihan, kelebihan kalori yang masuk akan mengakibatkan kegemukan. Ibu hamil yang gemuk belum tentu sehat dan melahirkan bayi gemuk yang sehat juga.

    Pada trimester pertama ini, selain memerlukan asupan protein, lemak dan karbohidrat, seorang ibu hamil juga memerlukan vitamin dan mineral. Zat-zat ini sangat dibutuhkan untuk melancarkan metabolisme alias proses perubahan makanan menjadi zat-zat yang bisa digunakan oleh tubuh.

    Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai 8 makanan sehat dan bergizi yang bisa kita jadikan acuan untuk mengatur menu makanan untuk ibu yang sedang hamil muda beserta calon bayi nya pada trimester pertama. Nutrisi di trimester pertama sangat penting karena periode waktu tersebut adalah masa yang kritis dimana pembentukan sistem saraf, jantung, otak dan organ-organ reproduksi janin mulai terjadi. Selain mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang, calon ibu juga perlu mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi seperti contoh berikut:

    1. Multivitamin

    Pada saat janin masih berumur 4 minggu, dimana bentuknya masih berupa embrio dan besarnya kira-kira seperti selasih, disarankan bagi ibu hamil untuk mengkonsumsi multivitamin yang mengandung minimal 400 mcg asam folat. Asam folat memiliki fungsi untuk mempersiapkan rahim dan mengurangi resiko terjadinya penyakit spina bifida, alias penyakit tulang belakang yang tidak tertutup sempurna. pada bayi.

    Ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi beberapa makanan yang mengandung vitamin seperti vitamin C yang berguna dalam membentuk kolagen (senyawa protein pada tulang) interseluler dan kulit. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C pada ibu hamil berfungsi agar ibu memiliki daya tahan tubuh terhadap infeksi.

    Selanjutnya, mengonsumsi Vitamin D juga memiliki peran besar dalam memperbaiki metabolisme kalsium dan fosfor dalam tubuh karena vitamin D tersebut memiliki kemampuan untuk memperbaiki penyerapan kalsium pada sistem pencernaan dan juga dapat mengendalikan pengeluaran dan keseimbangan mineral dalam darah.
    Kemudian, mengonsumsi Vitamin B12 akan membantu dalam menjaga sel tubuh agar dapat berfungsi normal, terutama sel-sel saluran pencernaan, sistem urat saraf dan sumsum tulang belakang.

    2. Telur

    Telur menjadi salah satu makanan yang cocok untuk ibu hamil karena memiliki hampir semua nutrisi yang dibutuhkan. Telur juga mengandung zat yang dinamakan kolin, yang baik untuk perkembangan otak dan kesehatan tubuh. Asupan kolin yang rendah akan meningkatkan risiko cacat tabung saraf alias turunnya fungsi otak pada janin.

    3. Ikan Salmon

    Ikan salmon merupakan ikan yang kaya akan kandungan omega 3-nya. Kandungan Omega-3 tersebut sangatlah penting untuk perkembangan janin supaya tetap sehat. Ibu-ibu hamil sebaiknya mengonsumsi ikan salmon setiap minggunya.

    4. Daging

    Daging menjadi sumber protein yang berkualitas tinggi. Di antaranya adalah daging sapi dan juga ayam. Daging sapi mengandung zat besi, kolin, vitamin B lainnya, yang semuanya dibutuhkan dalam jumlah yang tinggi selama masa kehamilan. Ibu hamil membutuhkan lebih banyak asupan zat besi karena volume darah mereka meningkat, terutama pada saat trimester ketiga.

    5. Sayuran hijau

    Sayuran hijau pada dasarnya sangatlah bermanfaat bagi semua orang. Kalau bagi ibu hamil , sayuran hijau seperti brokoli, bayam, dan kale sangatlah penting untuk dikonsumsi karena mengandung banyak nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

    Nutrisi yang terkandung dalam sayuran-sayuran tersebut antara lain adalah serat, vitamin C, K, A, kalsium, zat besi, folat, dan kalium. Selain itu, sayuran hijau juga kaya akan antioksidan yang sangat baik bagi tubuh.

    6. Ubi

    Warna oranye pada Ubi berasal dari kandungan karotenoid, pada saat dikonsumsi, pigmen tersebut kemudian dikonversi menjadi vitamin A yang sangat baik untuh tubuh, terutama bagi ibu hamil. Vitamin A dapat mengoptimalkan pertumbuhan janin, serta membantu proses pembentukan jaringan dan juga organ-organ pada janin. Selain itu, vitamin A juga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi yang terjadi pada saat proses melahirkan berlangsung.

    7. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan merupakan sumber protein, zat besi, asam folat, kalium, magnesium, dan asam lemak esensial. Semuanya sangat penting bagi tubuh, terutama pada saat sedang hamil.

    8. Produk susu

    Saat sedang dalam masa kehamilan, ibu hamil memerlukan tambahan protein dan kalsium untuk dapat mengoptimalkan pertumbuhan janinnya. Oleh karena itu, sangatlah tepat bagi ibu hamil untuk mengonsumsi produk olahan susu seperti yogurt karena kandungan kalsium yang ada pada yogurt akan lebih banyak dibandingkan produk susu lainnya.

    Nah demikianlah 8 Asupan Bergizi dan Sehat untuk Wanita Hamil Muda yang baik bagi perkembangan janin. Jangan lupa untuk selalu makan dengan teratur, dan hindari makanan yang mengandung bahan pengawet serta berkalori tinggi.

    Semoga mom dan calon bayinya selalu sehat ya.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Makanan sehat adalah kunci tumbuh kembang janin yang optimal pada ibu hamil. Tak jarang, ibu hamil merasa khawatir akan kecukupan zat gizi yang terdapat pada makanan yang dikonsumsinya. Banyaknya pilihan makanan cepat saji yang tinggi kalori namun rendah nutrisi seringkali menjadi pilihan untuk dikonsumsi, padahal ada banyak sekali variasi makanan sehat yang dapat dipertimbangkan oleh […]

    10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

    Makanan sehat adalah kunci tumbuh kembang janin yang optimal pada ibu hamil. Tak jarang, ibu hamil merasa khawatir akan kecukupan zat gizi yang terdapat pada makanan yang dikonsumsinya. Banyaknya pilihan makanan cepat saji yang tinggi kalori namun rendah nutrisi seringkali menjadi pilihan untuk dikonsumsi, padahal ada banyak sekali variasi makanan sehat yang dapat dipertimbangkan oleh ibu hamil.1

    Makanan sehat ini tentu saja selain mempengaruhi perkembangan janin, juga dapat memberi dampak kesehatan pada ibu hamil tersebut. Ibu hamil yang sehat dan kuat diharapkan mengandung janin yang sehat dan kuat pula. Pada saat kehamilan, kalori yang dibutuhkan akan semakin bertambah terutama di trimester kedua dan ketiga, sehingga makanan yang dikonsumsi juga sebaiknya adalah makanan yang bergizi dangan porsi yang baik dan mencukupi.

    Berikut adalah 10 pilihan makanan sehat untuk ibu hamil:

    1. Telur

    Telur merupakan bahan makanan yang mudah didapatkan dan mudah untuk diolah. Telur mengandung zat gizi penting antara lain protein, asam amino, vitamin dan mineral. Telur juga mengandung kolin dan kaya akan omega 3 yang berperan untuk pertumbuhan dan kesehatan otak janin. Pastikan dalam pengolahannya, telur benar-benar matang.

    2. Salmon

    Ikan salmon kaya akan protein, mengandung omega 3 dan vitamin B, yang baik untuk pertumbuhan otak janin dan perkembangan penglihatannya. Selain itu, kadar merkuri pada salmon rendah, hal ini penting karena merkuri yang tinggi dapat membahayakan perkembangan saraf janin. Mengonsumsi salmon juga dapat meningkatkan mood ibu hamil. Pengolahan salmon dapat dengan berbagai cara, misalnya dengan merebus, atau memanggangnya. Hindari penggunaan MSG dan bahan kimia lainnya.

    3. Produk Susu

    Susu dan olahannya seperti keju, juga memberi manfaat yang baik untuk ibu hamil. Susu merupakan salah satu bahan makanan yang lengkap zat gizinya. Susu kaya akan kalsium, vitamin D, serta asam lemak omega 3. Kalsium pada susu dapat membantu menyehatkan tulang ibu hamil dan calon bayi. Di samping itu, keju yang merupakan produk dari susu, kaya akan kalsium, fosfor, dan magnesium, yang berperan dalam menguatkan tulang ibu dan bayi. Pada susu juga terdapat probiotik yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit selama hamil.

    4. Minyak Ikan

    Minyak ikan ini umumnya sekarang tersedia dalam bentuk kapsul, dan biasanya berasal dari ikan kod. Minyak ikan ini penting untuk perkembangan otak dan penglihatan calon bayi.

    5. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan kaya akan nutrisi seperti protein nabati dan serat. Serat ini dapat membantu melancarkan pencernaan karena pada masa kehamilan saluran pencernaan bekerja lebih lambat dari biasanya. Kacang polong, misalnya, dapat menguatkan dan menunjang kesehatan janin dan mempertahankan berat badan yang ideal pada perkembangan janin. Kacang hijau, sebagai contoh lainnya, juga mempunyai nutrisi yang lengkap, diantaranya mengandung protein nabati, karbohidrat, serat, vitamin, mineral, asam folat, lemak tak jenuh yang semuanya mempunyai manfaat yang baik untuk ibu hamil dan janin.

    6. Ubi

    Ubi jalar yang berwarna oren mengandung karotenoid yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Selain itu, ubi jalar juga mengandung karbohidrat, vitamin C, serat, dan asam folat. Ubi merah atau ungu, juga bisa menjadi pilihan karena kandungannya yang kurang lebih sama dengan ubi jalar orange. Selain rasanya yang manis dan enak, ubi ini mengandung vitamin yang dapat menumbuhkan daya tahan tubuh janin.

    7. Buah Beri

    Buah-buahan seperti strawberry, blueberry, blackberry, sangat kaya akan vitamin C yang berperan dalam meningkatkan daya tahan dan menyehatkan kulit. Selain itu, kandungan antioksidannya membantu mencegah kerusakan sel dan melawan radikal bebas.

    8. Alpukat

    Alpukat mempunyai banyak manfaat melalui kandungan nutrisinya, antara lain; vitamin C dan B6 yang baik untuk jaringan tubuh dan pertumbuhan otak janin, asam folat yang penting untuk perkembangan sistem saraf janin, dan potassium yang membantu mengatur keseimbangan cairan. Selain itu, alpukat juga mengandung vitamin E, vitamin K, dan lemak tak jenuh.

    9. Sayuran hijau

    Sayuran hijau seperti bayam, pokchoy, kailan, mengandung nutrisi penting antara lain vitamin A, vitamin C dan vitamin K. Vitamin ini bagi janin perlu untuk perkembangan dalam rahim, sementara bagi ibu hamil vitamin perlu untuk menjaga kekebalan tubuh. Sayuran lain seperti brokoli mengandung karotenoid yang baik untuk perkembangan mata janin. Selain itu, berbagai sayuran hijau ini mengandung antioksidan yang melawan radikal bebas dan juga mengandung kalsium dan potassium yang baik untuk keseimbangan cairan tubuh. Serat yang terdapat pada sayuran hijau juga bermanfaat melancarkan pencernaan.

    10. Daging tanpa lemak

    Daging seperti daging sapi, mengandung protein yang sangat tinggi. Daging yang baik dikonsumsi adalah daging tanpa lemak, yang membantu menambah zat besi dalam tubuh. Zat besi berperan dalam mencegah anemia, membantu melancarkan oksigen ke janin, dan mencegah bayi lahir prematur. Daging juga mengandung nutrisi lain seperti zink dan vitamin B. Dalam pengolahannya, daging sebaiknya dimasak hingga matang, untuk mencegah penularan bakteri seperti salmonella, listeria, maupun toksoplasma yang berbahaya bagi ibu hamil.

    Demikian 10 pilihan makanan yang mempunya banyak manfaat bagi kesehatan ibu hamil dan sang buah hati. Perlu diingat bahwa pilihan makanan lain juga dapat dijadikan variasi dalam menu makanan sehari-hari, selain dari 10 contoh yang telah dipaparkan di atas. Untuk jumlah atau porsi makanannya, ibu hamil hendaknya mengkonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat (6-7 porsi), sayur-sayuran (3 porsi), buah-buahan (2 porsi), daging-dagingan (3,5 porsi, 1 porsinya berasal dari produk susu dan makanan tinggi kalsium), dan dalam porsi kecil lemak, minyak, garam dan gula.4

    Nela Fitria Yeral, dr.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    1. Williamson, C.S. 2006. Nutrition in Pregnancy. British Nutrition Foundation: London.
    2. Ministry of Health. 2006. Food and Nutrition Guidelines in Healthy Pregnant and Breastfeeding Women. Wellington: New Zealand.
    3. National Health and Medical Research Council. 2007. Healthy Eating during your Pregnancy. Department of Health and Aging: Australian Government.
    4. Health Promotion Board. 2013. Your Pregnancy Food Plate. Singapore.

    Read More
  • Sebuah penelitian mengatakan bahwa 1000 hari pertama kehidupan (mulai dari pembuahan sampai usia 2 tahun) merupakan masa yang krusial untuk mencegah penyakit di usia dewasa. Salah satu komponen pentingnya adalah dengan mendapatkan nutrisi yang baik dari sejak buah hati masih di dalam kandungan. Makanan yang dikonsumsi oleh Moms memiliki pengaruh yang sangat besar untuk pertumbuhan, […]

    6 Panduan Nutrisi Ibu Hamil untuk Menjaga Kesehatan Calon Buah Hati

    Sebuah penelitian mengatakan bahwa 1000 hari pertama kehidupan (mulai dari pembuahan sampai usia 2 tahun) merupakan masa yang krusial untuk mencegah penyakit di usia dewasa. Salah satu komponen pentingnya adalah dengan mendapatkan nutrisi yang baik dari sejak buah hati masih di dalam kandungan. Makanan yang dikonsumsi oleh Moms memiliki pengaruh yang sangat besar untuk pertumbuhan, perkembangan, serta masa depan buah hati.

    Selain itu, nutrisi yang baik juga akan memenuhi kebutuhan Moms untuk mencapai kehamilan yang sehat. Ketika hamil, kebutuhan nutrisi akan meningkat, oleh karena itu Moms dianjurkan untuk makan dengan pola gizi seimbang, bervariasi,dan lebih banyak dari sebelum hamil. Nutrisi yang penting bagi ibu hamil dibagi menjadi beberapa komponen penting yang akan segera dibahas.

    Yuk, Moms, pahami panduan nutrisi bagi ibu hamil berikut ini:

    1. Makanan pokok tidak boleh dilewatkan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat dan serat.

    Kebutuhan karbohidrat untuk ibu hamil adalah 45% – 64% dari total kalori/hari. Karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa yang merupakan sumber energi terbesar. Jenis karbohidrat yang baik bagi Moms adalah karbohidrat kompleks yang terdapat pada makanan yang mengandung serat dan pati, seperti nasi, roti, kentang, dan jagung. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh, oleh karena itu energi yang dihasilkan lebih tahan lama.

    Nasi merah dan roti gandum merupakan salah satu makanan pokok yang disarankan untuk Moms, karena selain memenuhi kebutuhan karbohidrat, makanan tersebut juga mengandung serat. Serat berfungsi untuk mencegah sembelit, menjaga stabilitas kadar gula darah, mengurangi kadar kolesterol, serta mencegah diabetes. Contoh makanan lain yang merupakan sumber serat yang baik adalah buah dan sayuran hijau.

    2. Makanan kaya protein penting untuk jaringan tubuh Moms dan calon buah hati.

    Protein merupakan salah satu komponen nutrisi yang harus diperhatikan oleh Moms. Kebutuhan protein meningkat pada saat hamil untuk mendukung pembentukan jaringan tubuh ibu, calon buah hati, serta plasenta, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Kebutuhan protein ibu hamil adalah 76 gram/hari (sesuaidenganAngkaKecukupanGizi).

    Apabila jumlah protein yang Moms konsumsi kurang, berat dan panjang badan lahir dari buah hati akan terpengaruh. Sumber protein dapat berasal dari hewan (protein hewani) dan tumbuhan (protein nabati). Menurut penelitian, sumber protein hewani memiliki kualitas yang lebih tinggi dibandingkan protein nabati. Moms bisa mendapatkan protein hewani dengan mengonsumsi daging sapi, daging ayam, ikan, telur, susu, dan keju. Sedangkan protein nabati bisa ditemui pada kacang-kacangan dan produk olahannya, seperti tahu dan tempe.

    3. Tidak semua lemak dalam makanan harus dihindari.

    Kebutuhan lemak pada saat hamil sama dengan sebelum hamil, yaitu 20% – 35% dari total kalori/hari atau sekitar 6 sendok teh/hari. Perlu diperhatikan bahwa pada saat hamil, kualitas lemak lebih penting dibandingkan jumlah total lemak yang dikonsumsi. Lemak membantu menyediakan energi, membentuk berbagai organ janin serta plasenta, dan penting untuk perkembangan otak janin.

    Jenis lemak yang harus dikonsumsi adalah lemak tidak jenuh yang terdapat pada minyak zaitun, minyak kanola, minyak ikan, kacang-kacangan dan biji-bijian. Jenis lemak yang perlu Moms hindari adalah lemak jenuh (pada daging dan susu) serta lemak trans (pada makanan ringan dan mentega). Apabila dikonsumsi berlebihan, kedua jenis lemak tersebut dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, salah satunya penyakit jantung. Konsumsi daging dan susu sangatlah penting bagi Moms dan calon buah hati, tetapi sebaiknya dipilih yang rendah lemak agar kadar lemak jenuh yang dikonsumsi tidak terlalu banyak.

    DHA (Docohexaenoic Acid) merupakan asam lemak yang termasuk dalam kelompok Omega-3. DHA berperan dalam perkembangan otak dan mata calon buah hati. DHA banyak terdapat pada ikan (salmon, haring, teri), kacang kenari, gandum, dan telur yang kaya akan Omega-3. Moms juga dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung DHA.

    4. Suplementasi asam folat dan zat besi harus dikonsumsi secara rutin.

    Asam folat merupakan kelompok dari vitamin B yang penting bagi pembentukan DNA. Selain itu, asam folat jugaberfungsi untuk membentuk sel darah merah dan mencegah kecacatan pada otak dan tabung saraf janin (seperti pada gambar). Perlu diperhatikan adalah pada saat hamil, kebutuhan folat meningkat dua kali lipat.Moms bisa mengonsumsi buah golongan sitrus (seperti jeruk, lemon), sayuran hijau, hati, dan kacang – kacangan sebagai sumber asam folat. Namun, sulit untuk memenuhi kebutuhan asam folat hanya dari makanan saja.

    Kesulitan dalam memastikan jumlahasam folat yang harus dikonsumsi dalam memenuhi kebutuhan menyebabkan Moms harus mengonsumsi suplemen yang mengandung asam folat. Suplementasi asam folat dianjurkan pada seluruh wanita usia subur. Pada wanita yang berencana hamil, suplementasi asam folat sudah dianjurkan sejak 1 bulan sebelum pembuahan hingga 12 minggu pertama kehamilan untuk mencegah defek pada tabung saraf calon buah hati. Moms mungkin membutuhkan asam folat dalam kadar yang lebih tinggi per harinya apabila terdapat efek tabung saraf pada anak sebelumnya atau apabila Moms mengonsumsi obat anti kejang.

    Di samping asam folat, kebutuhan zat besi juga meningkat untuk memproduksi lebih banyak sel darah yang merupakan media untuk memberikan oksigen ke janin. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi besi yang meningkatkan risiko persalinan prematur, berat badan lahir rendah, dan perdarahan setelah persalinan.

    Sumber makanan yang kaya akan zat besi adalah daging merah, ikan, kacang – kacangan, dan sayuran hijau. Namun, sulit untuk memenuhi kebutuhan zat besi apabila dari makanan saja. Oleh karena itu, suplemen zat besi, dalam bentuk tablet besi, dibutuhkan untuk Moms mulai dari usia kandungan 16 minggu. Penyerapan zat besi didalam tubuh dapat dipercepat dengan mengonsumsi vitamin C dan hindari mengonsumsi makanan yang kaya zat besi berbarengan dengan teh karena dapat menghambat penyerapannya dalam tubuh.

    5. Jangan lupa cukupi kebutuhan cairan.

    Kebutuhan cairan untuk janin dan untuk perkembangan kantung ketuban harus dipenuhi dan cenderung meningkat. Oleh karena itu, cairan penting disertakan dalam panduan nutrisi bagi ibu hamil. Konsumsi cairan yang tidak adekuat dapat menyebabkan sembelit bahkan dehidrasi. Moms dianjurkan untuk minum 10 gelas cairan per hari. Kecukupan jumlah cairan yang diminum dapat dinilai dengan memperhatikan warna urin. Apabila urin berwarna bening sampai kuning muda, maka cairan yang Moms minum sudah cukup. Pilihan minuman yang dianjurkan adalah air putih dan susu rendah lemak. Selain sebagai sumber cairan dan protein, susu juga merupakan sumber kalsium yang berguna bagi perkembangan tulang dan gigi janin. Makanan seperti sayuran dan buah juga dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan cairan.

    6. Makanan dan minuman yang perlu Moms hindari ketika hamil

    Beberapa makananan dan minuman yang harus dihindari ketika hamil karena berkaitan dengan kesehatan dan keamanannya untuk calon buah hati.Minuman yang harus Moms hindari adalah alkohol, minuman yang mengandung kafein dan gula tinggi, serta minuman herbal. Konsumsi alkohol pada saat hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah atau bahkan keguguran. Minuman herbal, seperti jamu, dianjurkan untuk dikonsumsi dengan hati-hati. Sebelum mengonsumsi minuman herbal, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter terkait terlebih dahulu untuk memastikankegunaan dan keamanannya.

    Moms tidak perlu membatasi konsumsi garam pada saat hamil. Bilaingin mencegah konsumsi garam yang berlebihan, Moms hanya perlu untuk membatasi konsumsi makanan yang mengandung pengawet seperti sup kalengan dan makanan ringan yang asin, seperti keripik kentang.Sebisa mungkin Moms menghindari konsumsi obat – obatan pada trimester pertama kecuali apabila obat tersebut memang dibutuhkan pada kondisi kesehatan tertentu. Konsumsi obat pada saat kehamilan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter yang terkait.

    Selain 6 poin panduan nutrisi bagi ibu hamil yang telah disebutkan di atas, Moms juga perlu tahu bahwa ibu hamil berisiko lebih tinggi untuk terkena penyakit yang disebabkan oleh makanan. Oleh karena itu, pengolahan makanan juga harus dilakukan dengan baik. Moms diwajibkan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan. Sayur dan buah juga harus dicuci dengan bersih sebelum dimasak serta makanan,seperti daging dan telur, harus dimasak hingga matang. Diharapkan dengan memahami panduan ini, masa kehamilan dan persalinan dapat berjalan dengan lancar dan buah hati dapat lahir dengan sehat.

    Nah, Moms jangan lupa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi :
    1. Buku Kesehatan Ibu dan Anak – Depkes RI [Internet].[dikutip 15 Agustus 2018]. Tersedia pada: depkes.go.id/resources/download/infoterkini/BUKU%20KIA%202015_FINAL-.pdf
    2. Marangoni F, Cetin I, Verduci E, Canzone G, Giovannini M, Scollo P, dkk. Maternal diet and nutrient requirements in pregnancy and breastfeeding. An Italian Consensus Document. Nutrients [Internet]. 14 Oktober 2016 [dikutip 15 Agustus 2018];8(10). Tersedia pada: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5084016/
    3. Nutrition During Pregnancy – ACOG [Internet]. [dikutip 15 Agustus 2018]. Tersedia pada: acog.org/Patients/FAQs/Nutrition-During-Pregnancy
    4. Lucas C, Charlton KE, Yeatman H. Nutrition advice during pregnancy: Do women receive it and can health professionals provide it? Matern Child Health J. 2014;18(10):2465–78.
    5. Shahid AR, Ul Hosna A, Alam A. Pregnancy and nutrition. Bangladesh J Med Sci. 2012;11(4).
    6. Kominiarek MA, Rajan P. Nutrition recommendations in pregnancy and lactation. Med Clin North Am. 2016;100(6):1199–215.
    7. New Zealand, Ministry of Health. Food and nutrition guidelines for healthy pregnant and breastfeeding women: a background paper. Wellington, N.Z.: Ministry of Health; 2008.

    Read More
  • Mual saat hamil atau morning sickness merupakan hal biasa yang terjadi pada trimester pertama kehamilan kemudian berkurang saat usia kandungan 12-14 minggu. Kondisi lain yaitu Hiperemesis gravidarum juga banyak dialami oleh wanita pada trimester awal kehamilan. Perbedaanya, Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah yang lebih hebat, terjadi terus-menerus sampai menyebabkan tubuh kekurangan cairan, tidak nafsu […]

    7 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

    Mual saat hamil atau morning sickness merupakan hal biasa yang terjadi pada trimester pertama kehamilan kemudian berkurang saat usia kandungan 12-14 minggu. Kondisi lain yaitu Hiperemesis gravidarum juga banyak dialami oleh wanita pada trimester awal kehamilan.

    Perbedaanya, Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah yang lebih hebat, terjadi terus-menerus sampai menyebabkan tubuh kekurangan cairan, tidak nafsu makan, bahkan berat badan menjadi berkurang.Penyebab mual saat hamil diperkirakan karena peningkatan Hormon Chorion Gonadotropin (HCG) yang mulai meningkat selama kehamilan. Penyebab lain adalah adaptasi lambung pada saat perut mulai membesar, serta kondisi stres dan lemas.

    Mual dan muntah memang sering dialami oleh wanita hamil pada trimester pertama kehamilannya. Namun, tahukah Moms bahwa mual dan muntah terus-menerus selain dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas, kekurangan cairan, nafsu makan berkurang, juga dapat menyebabkan gangguan nutrisi, elektrolit, berat badan berkurang.

    Padahal si kecil di dalam kandungan membutuhkan nutrisi yang cukup terutama pada awal kehamilan untuk pertumbuhan dan perkembangan organ tubuhnya. Lalu, bagaimana cara mencukupi kebutuhan nutrisi sedangkan kondisi tubuh terus-menerus mengalami mual dan muntah saat hamil.

    Berikut beberapa tips mengatasi mual saat hamil yang dapat Moms lakukan:

    1. MENGUBAH POLA DAN KEBIASAAN MAKAN

    Pada pagi hari saat bangun tidur, Momsdapat memakan sepotong kue atau biskuit, roti, atau makanan kering lainnya sebelum bangun dari tempat tidur. Usahakan agar lambung sama sekali tidak kosong, sehingga mengurangi rasa mual dan muntah pada pagi hari. Siang harinya, Moms dapat makan seperti biasa, tetapi hindari makan banyak sampai terlalu kenyang, atau makan terlalu sedikit. Hal ini disebabkan pada saat kehamilan, hormonprogesteron yang dihasilkan akan memperlambat pemrosesan makanan dalam pencernaan. Anda juga sebaiknya minum air terlebih dahulu sebelum makan.Pada malam hari, hindari tidur sesaat setelah selesai makan, karena pemrosesan makanan membutuhkan waktu. Apabila setelah makan Momslangsung tidur dalam posisi berbaring, makaitu dapat memicu rasa mual.

    2. JENIS MAKANAN YANG DISARANKAN

    Telah dibuktikan bahwa jenis makanan yang anda makan berpengaruh terhadap rasa mual pada saat hamil. Beberapa jenis makanan yang sebaiknya Moms hindari :

    • Makanan dengan bau yang tajam atau sejenisnya, karena akan merangsang mual.
    • Makanan yang dibiarkan sampai dingin.
    • Makanan berminyak atau gorengan.
    • Makanan berlemak.
    • Makanan pedas.

    Moms hendaknya memperbanyak konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan protein dibandingkan makanan berlemak, seperti nasi, daging, ikan, roti, pasta, biskuit, sereal, susu, cokelat, keju. Selain itu. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jahe dapat mengurangi rasa mual pada saat hamil.Moms diperbolehkan untuk minum air jahe atau teh jahe, mencampur makanan dengan jahe, atau makan permen jahe jika dirasa memang dapat mengurangi rasa mual. Makanan lain seperti lemon, mint juga disarankan untuk mengurangi rasa mual saat hamil

    3. HINDARI MAKAN BANYAK DALAM SATU WAKTU

    Moms,untuk menghindari mual dan muntah saat hamil sebaiknya jangan makan banyak sampai terlalu kenyang atau makan terlalu sedikit. Dalam mengonsumsi makanan, tidak disarankan untuk makan banyak dalam satu waktu. Sebaiknya makan dalam porsi yang sedikit, tetapi dengan frekuensi yang sering, misalnya tiap 1-2 jam sekali. Demikian juga waktu minum, teguklah air sedikit-sedikit dan secara perlahan.Minum air yang cukup dapat mencegah terjadinya dehidrasi akibat muntah terus-menerus saat hamil.

    4. ISTIRAHAT DAN TIDUR CUKUP

    Pada saat hamil, regulasi hormon dalam tubuh Anda akan berubah. Maka, hal tersebut dapat mengakibatkan metabolisme tubuh menjadi meningkat. Itulah mengapa pada saat hamilMoms menjadi mudah lelah dan lemas. Apabila merasa badan mulai lelah, jangan tunda lagi untuk segera beristirahat. Kelelahan merupakan salah satu faktor yang mencetuskan rasa mual saat hamil.

    5. KONSUMSI VITAMIN B6

    Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi vitamin B6 memiliki efek mengurangi rasa mual saat hamil. Selain itu, vitamin ini membantu tubuh menggunakan makanan untuk dijadikan energi, membawa oksigen ke seluruh tubuh, membentuk hemoglobin dan diketahui berfungsi baik bagi perkembangan otak dan sistem saraf si kecil. Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin B6 dari makanan seperti beras merah, gandum, ikan, daging ayam atau bebek, kacang-kacangan, dan sayuran yang berwarna hijau. Selain dari sumber makanan tersebut, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen vitamin B6 dengan dosis 25 mg sebanyak 3 kali sehari, tentunya harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

    6. KONSUMSI OBAT ANTI-MUNTAH

    Konsumsi obat anti-muntah umumnya diresepkan dokter apabila gejala muntah dapat mengancam Anda dan bayi dalam kandungan, seperti contohnya muntah terus-menerus sampai dehidrasi, malnutrisi. Namun apabila Moms hanya mengalami mual dan muntah dan masih dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa, tidak disarankan untuk mengonsumsi obat anti-muntah. Hal ini terlebih dahulu dapat Anda konsultasikan dengan dokter.

    7. KONDISI YANG PERLU DIWASPADAI

    Mual dan muntah saat hamil pada kondisi berat atauhiperemesis gravidarum, dapat menyebabkan kekurangan cairan/dehidrasi dan malnutrisi pada ibu. Gejala mual dan muntah saat hamil juga dapat muncul pada kondisi berbeda misalnya Infeksi Saluran Kemih (ISK). Moms, berhati-hatilah jika Anda mengalami mual dan muntah saat hamil disertai dengan kondisi berikut:

    • BAK bewarna gelap atau tidak BAK sama sekali dalam waktu lebih dari 8 jam.
    • Terus-menerus muntah dan tidak dapat mencerna makanan atau minuman sama sekali dalam waktu 24 jam.
    • Badan terasa sangat lemas, menggigil, dan tidak dapat berdiri.
    • Perut terasa sakit.
    • BAK disertai dengan rasa sakit atau keluar darah.
    • Berat badan mulai berkurang.

    Pada kondisi mual dan muntah disertai dengan kondisi di atas, kemungkinan Anda mengalami tanda dehidrasi atau infeksi saluran kemih. Sebaiknya segeralah berkonsultasi ke dokter.

    Nah, Moms itulah sederet tips untuk mengatasi mual saat hamil. Nutrisi yang seimbang, melakukan aktivitas yang positif, serta istirahat cukup dapat membantu mengurangi gejala mual saat hamil.

    Jika Anda masih memerlukan informasi kesehatan atau layanan imunisasi ke rumah, yuk akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Lalu, info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Hyperemesis Gravidarum: Causes, Symptoms, and Diagnosis [Internet]. Healthline. 2018 [cited 18 August 2018]. Available from: healthline.com/health/hyperemesis-gravidarum#morning-sickness-vs-hg
    2. Nausea During Pregnancy: Causes, Management & Concerns [Internet]. American Pregnancy Association. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: americanpregnancy.org/pregnancy-health/nausea-during-pregnancy/
    3. Quinla JD, Hill DA. Nausea and vomiting of pregnancy. Am Fam Physician [Internet]. 2003;68(1):121–8. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/sites/entrez?Db=pubmed&Cmd=Retrieve&list_uids=12887118&dopt=abstractplus%5Cnpapers3://publication/uuid/6A9F1640-6EF9-4C41-BE9E-45AAE209B5E0
    4. Morning Sickness Relief: Treatment & Supplements [Internet]. American Pregnancy Association. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: americanpregnancy.org/pregnancy-health/morning-sickness-relief/
    5. Pregnancy, Vomiting Treatment [Internet]. WebMD. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: webmd.com/first-aid/pregnancy-vomiting-treatment
    6. Nausea During Pregnancy: Causes, Management & Concerns [Internet]. American Pregnancy Association. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: americanpregnancy.org/pregnancy-health/nausea-during-pregnancy/
    7. Pass the sick bag: Eating your way through Hyperemesis Gravidarum – Diet in Pregnancy [Internet]. Diet in Pregnancy. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: dietinpregnancy.co.uk/pregnancy/hyperemesis-gravidarum/
    8. Natural Sources of Vitamin B6 During Pregnancy – American Pregnancy Association [Internet]. American Pregnancy Association. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: americanpregnancy.org/pregnancy-health/natural-sources-of-vitamin-b6-during-pregnancy/
    9. Unisom and B-6: Treating Morning Sickness [Internet]. Healthline. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: healthline.com/health/pregnancy/unisom-and-b6#1
    10. Vomiting and morning sickness in pregnancy [Internet]. nhs.uk. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/morning-sickness-nausea/
    11. Maltepe C, Koren G. The management of nausea and vomiting of pregnancy and hyperemesis gravidarum- A 2013 update. J Popul Ther Clin Pharmacol [Internet]. 2013;20(69):e184–92. Available from: jptcp.com/jptcp_symp_e184_e192_koren-r194667 ovidsp.ovid.com/ovidweb.cgi?T=JS&CSC=Y&NEWS=N&PAGE=fulltext&D=emed11&AN=2013458026
    Read More

Showing 1–10 of 38 results

WhatsApp Asisten Maya saja