Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Hamil

Showing 21–30 of 40 results

  • Pemeriksaan kehamilan pertama sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi. Dengan melakukan pemeriksaan maka dapat mendeteksi dini masalah kesehatan yang membahayakan bayi dikemudian hari. Pemeriksaan kehamilan pertama atau ante natal care (ANC) disarankan dilakukan dimulai pada awal kehamilan secara terjadwal. Pusat kesehatan dunia, WHO menyarankan agar melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama setiap satu bulan sekali […]

    Pertanyaan Seputar Kehamilan Pertama

    Pemeriksaan kehamilan pertama sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi. Dengan melakukan pemeriksaan maka dapat mendeteksi dini masalah kesehatan yang membahayakan bayi dikemudian hari. Pemeriksaan kehamilan pertama atau ante natal care (ANC) disarankan dilakukan dimulai pada awal kehamilan secara terjadwal. Pusat kesehatan dunia, WHO menyarankan agar melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama setiap satu bulan sekali dari hitungan usia kehamilan pertama sedangkan memasuki usia kehamilan 28 minggu, disarankan untuk memeriksakan satu bulan dua kali hingga empat kali mendekati usia persalinan. Bagi anda yang akan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan ataupun bidan, diharapkan dapat aktif mengajukan Pertanyaan seputar kehamilan yang dapat membantu mengetahui perkembangan janin dan kesehatan anda.

    Berikut ini adalah beberapa daftar Pertanyaan seputar kehamilan yang dapat anda ajukan ketika melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama :

    Mulailah dengan bertanya usia kehamilan

    Pertanyaan yang terpenting ketika pertama kali melakukan pemeriksaan adalah usia kehamilan anda. Pada dasarnya akan menentukan dua cara yaitu pertama dengan hari pertama haid. Apabila anda termasuk dalam siklus datang bulan yang teratur, dokter akan mengukur usia kehamilan dari hari pertama terakhir datang bulan.

    Tanyakan pula pemeriksaan yang harus dilakukan

    Anda dapat melakukan pemeriksaan sebelum memasuki kehamilan melalui pemeriksaan torch, hal ini berhubungan dengan persiapan kesehatan dan juga mengurangi resiko genetik yang sering kali tidak dapat diprediksi.

    Seringkali terlupakan adalah pertanyaan setelah pemeriksaan USG

    Pemeriksaan USG dapat dilakukan lebih dari satu kali selama kehamilan akan tetapi sering kali dilupakan oleh ibu hamil adalah mengajukan pertanyaan mengenai pengembangan hasil dari USG. Pada pemeriksaan awal USG, keadaan normal akan menunjukan adanya kantong kehamilan sehingga apabila tidak berkembang kantong kehamilan tersebut maka diperkirakan memicu adanya kelainan yang sering kali dinamakan telur kosong.

    Jangan sungkan untuk menanyakan kondisi kesehatan anda

    Sebaiknya anda jangan sungkan untuk bertanya mengenai kondisi kesehatan anda, salah satunya untuk mengidentifikasi adanya kista. Apabila ditemukan kista yang berukuran lebih dari 5 dan mengalami perkembangan selama usia kehamilan trimester kedua akan dilakukan pengangkatan dikarenakan dikhawatirkan akan membesar dan terpuntir dan menggangu pertumbuhan janin.

    Perlukah mengkonsumsi suplemen sesuai dengan kondisi kesehatan

    Dalam beberapa kondisi tertentu anda disarankan untuk mengkonsumsi supleman tambahan seperti supleman asam folat di usia kehamilan tiga bulan untuk mencegah terjadinya cacat bawaan sedangkan apabila ibu hamil ditemukan anemia maka akan diberikan supleman zat besi.

    Read More
  • Pemeriksaan kehamilan pertama sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi. Dengan melakukan pemeriksaan maka dapat mendeteksi dini masalah kesehatan yang membahayakan bayi dikemudian hari. Pemeriksaan kehamilan pertama atau ante natal care (ANC) disarankan dilakukan dimulai pada awal kehamilan secara terjadwal. Pusat kesehatan dunia, WHO menyarankan agar melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama setiap satu bulan sekali […]

    Pemeriksaan Kehamilan Pertama Ante Natal Care ANC

    Pemeriksaan kehamilan pertama sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi. Dengan melakukan pemeriksaan maka dapat mendeteksi dini masalah kesehatan yang membahayakan bayi dikemudian hari. Pemeriksaan kehamilan pertama atau ante natal care (ANC) disarankan dilakukan dimulai pada awal kehamilan secara terjadwal. Pusat kesehatan dunia, WHO menyarankan agar melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama setiap satu bulan sekali dari hitungan usia kehamilan pertama sedangkan memasuki usia kehamilan 28 minggu, disarankan untuk memeriksakan satu bulan dua kali hingga empat kali mendekati usia persalinan. Bagi anda yang akan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan ataupun bidan, diharapkan dapat aktif mengajukan pertanyaan yang dapat membantu mengetahui perkembangan janin dan kesehatan anda.

    Berikut ini adalah beberapa daftar pertanyaan yang dapat anda ajukan ketika melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama :

    Mulailah dengan bertanya usia kehamilan

    Pertanyaan yang terpenting ketika pertama kali melakukan pemeriksaan adalah usia kehamilan anda. Pada dasarnya akan menentukan dua cara yaitu pertama dengan hari pertama haid. Apabila anda termasuk dalam siklus datang bulan yang teratur, dokter akan mengukur usia kehamilan dari hari pertama terakhir datang bulan.

    Tanyakan pula pemeriksaan yang harus dilakukan

    Anda dapat melakukan pemeriksaan sebelum memasuki kehamilan melalui pemeriksaan torch, hal ini berhubungan dengan persiapan kesehatan dan juga mengurangi resiko genetik yang sering kali tidak dapat diprediksi.

    Seringkali terlupakan adalah pertanyaan setelah pemeriksaan USG

    Pemeriksaan USG dapat dilakukan lebih dari satu kali selama kehamilan akan tetapi sering kali dilupakan oleh ibu hamil adalah mengajukan pertanyaan mengenai pengembangan hasil dari USG. Pada pemeriksaan awal USG, keadaan normal akan menunjukan adanya kantong kehamilan sehingga apabila tidak berkembang kantong kehamilan tersebut maka diperkirakan memicu adanya kelainan yang sering kali dinamakan telur kosong.

    Jangan sungkan untuk menanyakan kondisi kesehatan anda

    Sebaiknya anda jangan sungkan untuk bertanya mengenai kondisi kesehatan anda, salah satunya untuk mengidentifikasi adanya kista. Apabila ditemukan kista yang berukuran lebih dari 5 dan mengalami perkembangan selama usia kehamilan trimester kedua akan dilakukan pengangkatan dikarenakan dikhawatirkan akan membesar dan terpuntir dan menggangu pertumbuhan janin.

    Perlukah mengkonsumsi suplemen sesuai dengan kondisi kesehatan

    Dalam beberapa kondisi tertentu anda disarankan untuk mengkonsumsi supleman tambahan seperti supleman asam folat di usia kehamilan tiga bulan untuk mencegah terjadinya cacat bawaan sedangkan apabila ibu hamil ditemukan anemia maka akan diberikan supleman zat besi.

    Read More
  • Perkembangan janin pada minggu ke-9, ukuran janin Anda masih sekitar 1 inch panjangnya, sama besarnya dengan ukuran buah anggur. Sedangkan untuk berat sekitar 1 ons. Pada minggu ke-9 ukuran janin sudah 2 kali lipat dari minggu sebelumnya dan kepalanya yang berukuran setengah dari ukuran tubuhnya menunduk ke dalam dadanya. Janin Anda sudah mulai terlihat seperti […]

    Bagaimana perkembangan janin di minggu ke 9 sampai 12 ?

    Perkembangan janin pada minggu ke-9, ukuran janin Anda masih sekitar 1 inch panjangnya, sama besarnya dengan ukuran buah anggur. Sedangkan untuk berat sekitar 1 ons. Pada minggu ke-9 ukuran janin sudah 2 kali lipat dari minggu sebelumnya dan kepalanya yang berukuran setengah dari ukuran tubuhnya menunduk ke dalam dadanya. Janin Anda sudah mulai terlihat seperti manusia. Anggota tubuhnya juga sudah mulai berkembang walaupun masih membutuhkan waktu di bulan-bulan berikutnya untuk berkembang lebih sempurna. Perkembangan janin lainnya yang perlu diperhatikan adalah:

    • Jantungnya akan memiliki 4 bilik dan katup sudah mulai terbentuk
    • Mata sudah terbentuk sempurna, namun kelopak mata masih tertutup dan tidak akan terbuka sampai usia kehamilan Anda memasuki minggu ke-27
    • Ia akan memiliki lubang kuping yang kecil (karena belum terbentuk sempurna pada minggu ke-9) dan perkembangan janin yang lain seperti mulut, hidung dan lubang hidung sudah dapat terlihat
    • Tali atau ekor embrionya sudah benar-benar menghilang
    • Organ reproduksi dalam mulai terbentuk bersamaan dengan organ-organ penting lainnya seperti pankreas dan kandung empedu
    • Organ lainnya seperti otot-otot dan sarafnya mulai terbentuk
    • Organ luarnya juga sudah mulai terbentuk walaupun untuk menentukan jenis kelaminnya masih membutuhkan beberapa minggu sampai benar-benar terlihat
    • Plasentanya sudah berkembang dan dapat mengambil alih pekerjaan penting seperti memproduksi beberapa hormon

    Karena perkembangan janin secara fisik sudah berkembang, ia akan mengalami peningkatan berat yang cukup cepat mulai dari minggu ini.

     

    Minggu ke-10

    Pada minggu ke-10, bayi Anda sudah dapat diklasifikasi sebagai janin yang mengalami banyak perubahan seiring pertumbuhannya. Tangan dan kakinya akan mulai terpisah membentuk jari dan telapak kaki. Sehingga pertumbuhan jari-jari kecilnya sudah dapat terlihat0 Tulang-tulangnya akan mulai mengeras dan ginjalnya sudah mulai memproduksi urin. Yang paling menakjubkan dari perkembangan janin di minggu ke-10 adalah perkembangan otak pada level yang mencengangkan, setidaknya 250.000 neuron terbentuk setiap menitnya! Ini saat yang tepat untuk mulai berkomunikasi dengannya ataupun mendengarkannya musik klasik.

     

    Minggu ke-11

    Perkembangan janin di minggu ke-11 cukup signifikan. Janin Anda sudah dapat bernafas di dalam ‘air’! Yup, he/she’s doing it right now. Ia akan mulai menghirup dan menghembuskan sejumlah kecil air ketuban yang juga dapat membantu paru-parunya tumbuh dan berkembang dengan baik. Di minggu ke-11 juga, bayi Anda akan mulai tumbuh membesar dimulai dari kepalanya. Untuk ukuran kepalanya masih lebih besar dan belum terlihat proporsional dibandingkan dengan ukuran tubuhnya, namun akan besar secara merata seiring pertumbuhannya di dalam perut Anda.

     

    Minggu ke-12

    Di minggu ke-12, ketika si kecil di dalam perut Anda mengalami peningkatan massa otot, seketika itu pula ia akan mulai meregangkan badannya dan seolah terasa seperti menendang. Dan di minggu ini pula, jika Anda meletakkan tangan di atas perut Anda, ia akan memberikan respons berupa tendangan. Hal ini dikarenakan sistem refleksnya sudah mulai terbentuk walaupun masih cukup sulit untuk merasakan gerakannya selama di dalam perut Anda. Pergerakannya di dalam juga sudah berkembang meliputi meremas-remas kedua tangannya dan merenggangkan kedua kakinya.

     

    Bagaimana dengan perkembangan janin Anda?

     

    Referensi:

    http://www.babycenter.com/fetal-development-images-9-weeks
    http://www.babycenter.com/6_your-pregnancy-9-weeks_1098.bc
    http://www.babycenter.com/6_your-pregnancy-10-weeks_1099.bc
    http://www.babycenter.com/6_your-pregnancy-11-weeks_1100.bc
    http://www.babycenter.com/6_your-pregnancy-12-weeks_1101.bc
    http://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-9.aspx
    http://www.parents.com/pregnancy/week-by-week/9/
    http://www.babycentre.co.uk/9-weeks-pregnant

    Read More
  • Melahirkan adalah sebuah peristiwa besar bagi ibu hamil. Dibutuhkan berbagai daya dan upaya untuk bisa melalui dengan selamat. Salah satu hal yang perlu di perhatikan adalah kondisi fisik ibu saat melahirkan. Ya, kondisi fisik ibu hamil harus prima saat proses persalinan berjalan. Saat melahirkan, ibu diibaratkan sebagai seorang atlet, yang mengerahkan segala tenaga dan kemampuannya […]

    Nutrisi apa saja yang baik dan bisa menjadi bekal persalinan sang ibu

    Melahirkan adalah sebuah peristiwa besar bagi ibu hamil. Dibutuhkan berbagai daya dan upaya untuk bisa melalui dengan selamat. Salah satu hal yang perlu di perhatikan adalah kondisi fisik ibu saat melahirkan. Ya, kondisi fisik ibu hamil harus prima saat proses persalinan berjalan. Saat melahirkan, ibu diibaratkan sebagai seorang atlet, yang mengerahkan segala tenaga dan kemampuannya guna menghadirkan sang buah hati ke dunia. Otot-otot di sekitar pinggul, otot rahim, dan otot perut perut bekerja sangat keras selama proses persalinanan berlangsung. Jika, kondisi ibu fisik ibu hamil tidak prima, maka proses melahirkan akan menjadikan sebuah proses yang melelahkan dan menyakitkan.

    Oleh karena guna membentuk kondisi ibu hamil yang prima saat melahirkan, adalah diperlukannya asupan energi dan nutrisi sebelum proses melahirkan berlangsung atau di saat awal-awal proses melahirkan. Asupan energi salah satunya bisa di dapat dari beberaa makanan dan minuman.

    Pertanyaanya, apakah dalam proses melahirkan ibu di perbolehkan makan dan minum? jawabannya, Iya boleh. Sekali lagi selama proses melahirkan membutuhkan energi yang besar, kadang selama proses melahirkan ibu akan merasakan haus dan lapar, oleh karena itu ibu hamil saat melahirkan di perkenankan untuk mengkonsumsi makanan seperti snack, buah-buahan atau minuman manis. Sebelumnya banyak praktisi yang melarang ibu hamil selama proses melahirkan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman karena di khawatirkan dapat tersedak atau muntah. Namun penelitian terakhir mengungkapkan bahwa tidak ada resiko apapun saat proses persalinan yang berhubungan dengan makanan dan minuman, bahkan Maria Newburn dari National Childbirth Trust menyarankan untuk tidak membatasi ibu hamil akan makanan dan minuman selam proses persalinan berlangsung.

    Apa Yang Harus Saya Makan Menjelang Melahirkan?

    Makanan yang baik untuk di konsumsi menjelang melahirkan adalah makanan yang mengandung karbohidrat. Jenis makanan ini akan mudah untuk di cerna dan akan banyak memberikan energi. Makanlah sedikit demi sedikit tapi sering atau di sarankan setiap satu jam sekali sebelum proses melahirkan berlangsung atau di awal-awal kontraksi.

    Selain itu, selama proses melahirkan berlangsung, siapkan air putih yang banyak. Ibu harus sering minum air putih selam proses kehamilan berlangsung, guna menghindarkan dehidrasi.

    Sebelum atau selama proses melahirkan, hindarkan ibu mengkonsumsi minuman yang mengandung soda atau cola. Hindarkan pula minuman yang masam seperti juice jeruk atau anggur

    Read More
  • Ibu disarankan untuk mengatur berat badan saat hamil agar tetap berada pada kondisi ideal dan tetap menjaga pola makan dengan gizi cukup dan seimbang. Peningkatan berat badan saat hamil di trimester pertama memang relatif sedikit, tidak naik atau bahkan berkurang karena muntah-muntah. Peningkatan berat badan saat hamil yang cukup pesat terjadi di trimester 2 dan […]

    Berapa berat badan saat hamil yg dianjurkan sebagi bekal ibu melahirkan?

    Ibu disarankan untuk mengatur berat badan saat hamil agar tetap berada pada kondisi ideal dan tetap menjaga pola makan dengan gizi cukup dan seimbang. Peningkatan berat badan saat hamil di trimester pertama memang relatif sedikit, tidak naik atau bahkan berkurang karena muntah-muntah. Peningkatan berat badan saat hamil yang cukup pesat terjadi di trimester 2 dan 3, pada periode inilah perlu dilakukan pemantauan ekstra terhadap berat badan saat hamil.

    Kenaikan total berat badan saat hamil selama kehamilan, normalnya berkisar antara 12-15 kg, sedangkan Memasuki trimester 2 janin tumbuh pesat dengan pertumbuhan kurang lebih 10 gr per hari ( minggu ke 16 sekitar 90 gr, minggu ke 20 sekitar 256 gr, minggu ke 24 sekitar 680 gr, minggu ke 27 sekitar 900 gr).

    Berat badan saat hamil ideal calon ibu saat mulai kehamilan berkisar antara 45-65 kg. Berat badan saat hamil calon ibu yang kurang (underweight) atau berlebih (overweight), akan berisiko baik kepada ibu maupun bayi yang dikandungnya. Overweight memang berdampak negatif pada ibu dan janin yang dikandungnya baik saat hamil, persalinan, maupun seusai persalinan. Ibu berisiko mengalami hipertensi dan terkena diabetes. Mitos yang mengatakan bahwa ibu hamil makan untuk dua orang menjadikan para ibu hamil makan dengan porsi berlebih, sehingga terjadilah penumpukan kalori dan sisa asupan energi. Sedangkan sebenarnya kebutuhan makan ibu hamil hanya naik rata-rata 10-15 persen. Seusai persalinan, ragam komplikasi masih menanti.

    Risiko lainnya, plasenta yang berfungsi mensuplai oksigen akan menyempit karena lemak, hal ini dapat menghambat pertumbuhan bayi. Terhambatnya suplai oksigen dapat merusak sel-sel otak janin sehingga mengakibatkan kecerdasan si kecil pun menjadi berkurang. Kemungkinan buruk lainnya, janin dapat mengalami gangguan paru-paru maupun terlahir obesitas. Untuk ibu hamil yang mengalami overweight dianjurkan untuk jalan kaki di pagi hari atau berenang, dimana selain membuat ibu sehat juga dapat membakar kolesterol dan lemak dalam tubuh. Perlu diingat jangan melakukan olahraga berat seperti jogging maupun olahraga keras lainnya karena akan membahayakan janin, selain itu mengakibatkan penghancuran lemak terlalu drastis dan mengakibatkan keton lemak meracuni janin.

    Sebaliknya kondisi underweight juga berisiko dimana pertumbuhan bayi akan terhambat, ancaman kelahiran prematur serta risiko cacat pada bayi. Perlu diperhatikan oleh para ibu hamil agar makan makanan bergizi yang memenuhi syarat dengan gizi seimbang, hentikan kebiasaan merokok, minum alkohol, minum obat-obatan yang tidak perlu dan istirahat yang cukup.

    home-apps-mom

    Sahabat Sehat ingin mendapatkan artikel kesehatan langsung di smartphone Anda? Install Aplikasi ProSehat di Appstore atau Playstore dan dapatkan artikel eksklusif serta HEMAT 50% dengan memasukkan kode promo ‘KADOBUATIBU’ di Dompet ProSehat Sahabat Sehat.

    playstore-300x89

    appstore-1-300x89

     

    Read More
  • Bagi para wanita merawat tubuh setelah kehamilan , kembali tampil cantik dan bugar, tentu menjadi target yang harus dicapai. Bagi mereka yang memiliki uang lebih kebanyakan melakukan prosedur sedot lemak alias liposuction yang sebenarnya bisa berdampak buruk bagi kesehatan ibu yang menyusui. Daripada melakukan cara-cara yang tidak alami, marilah kita mencoba tips yang sehat dan aman […]

    Merawat tubuh setelah kehamilan

    Bagi para wanita merawat tubuh setelah kehamilan , kembali tampil cantik dan bugar, tentu menjadi target yang harus dicapai. Bagi mereka yang memiliki uang lebih kebanyakan melakukan prosedur sedot lemak alias liposuction yang sebenarnya bisa berdampak buruk bagi kesehatan ibu yang menyusui. Daripada melakukan cara-cara yang tidak alami, marilah kita mencoba tips yang sehat dan aman bagi ibu setelah melahirkan.

    Memakai gurita atau stagen

    Nah, tips satu ini pasti sudah diturunkan sejak zaman nenek-nenek kita dahulu. Cara paling mudah untuk merawat tubuh setelah melahirkan adalah dengan menggunakan gurita, stagen, atau korset. Kain tersebut berguna untuk mengencangkan dan mengembalikan bentuk perut seperti semula. Setelah melahirkan biasanya perut akan terlihat kendur dan lebar. Walau memakai stagen memang kurang nyaman, kalau sobat mau bersabar menggunakannya maka tubuh langsing pun tidak akan susah didapat.

    Minum jamu

    Jamu tidak akan pernah lekang dimakan zaman. Banyak sekali jamu dari bahan-bahan alami yang bisa sobat konsumsi setelah melahirkan. Minumlah jamu yang bisa menghilangkan selulit, mengencangkan tubuh, dan juga menjaga stamina.

    Konsumsi buah dan sayuran

    Setelah melahirkan, sobat dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah yang mengandung vitamin C, E, serta kolagen. Ketiga zat tersebut bisa membantu mengencangkan kulit tubuh pasca melahirkan. Sayur brokoli, buah apel, dan kiwi juga dapat sobat coba untuk mengatasi selulit atau stretch mark.

    Duduk atau tidur dengan posisi kaki lebih tinggi

    Untuk memperlancar aliran darah dan mencegah varises, sobat dianjurkan untuk meletakkan kaki dengan posisi yang lebih tinggi. Misalkan saat tidur, taruh bantal untuk menyangga kaki supaya posisinya lebih tinggi dari kepala.

    Perbanyak minum air putih

    Meskipun sudah melahirkan kebutuhan cairan dalam tubuh tetap harus dipenuhi. Terutama bagi ibu yang memberikan ASI eksklusif. Agar produksi ASI lancar, sobat diwajibkan meminum banyak air putih, paling tidak 1 liter sehari. Air putih juga membantu melarutkan lemak dalam tubuh dan mengembalikan elastisitas kulit sobat.

    Memakai lulur badan

    Lulur tradisional atau lulur kemasan bisa sobat pakai untuk merawat kulit tubuh setelah melahirkan. Usahakan memilih lulur dengan bahan dasar bengkuang atau lidah buaya agar kulit sobat kembali kencang dan membantu menghilangkan bekas stretch mark di kulit.

    Berolahraga ringan

    Cara lain untuk perawatan tubuh setelah melahirkan adalah dengan melakukan olahraga ringan. Walaupun ringan dan santai, usahakan untuk berolahraga secara teratur. Sobat bisa berjalan di sekitar rumah selama 20-30 menit tiap hari. Tidak perlu berlama-lama, yang penting lakukan secara rutin niscaya tubuh sobat bisa kembali langsing dan kencang lagi.
    home-apps-mom

     

    Sahabat Sehat ingin mendapatkan artikel kesehatan langsung di smartphone Anda? Install Aplikasi ProSehat di Appstore atau Playstore dan dapatkan artikel eksklusif serta HEMAT 50% dengan memasukkan kode promo ‘KADOBUATIBU’ di Dompet ProSehat Sahabat Sehat.

    playstore-300x89

    appstore-1-300x89

     

    Read More
  • Semua penyakit selama hamil terutama penyakit infeksi bila mengenai wanita hamil berisiko, tetapi sebagian besar penyakit infeksi saat hamil itu tidak menular langsung pada janin. Karena, bayi dalam kandungan memiliki pertahanan tubuh tertentu yang dikenal dengan nama placental barrier. Pertahanan ini akan menghalangi kuman-kuman penyakit masuk dan mengenai janin. Golongan penyakit infeksi saat hamil yang […]

    Waspada penyakit selama hamil dan risikonya bagi janin

    Semua penyakit selama hamil terutama penyakit infeksi bila mengenai wanita hamil berisiko, tetapi sebagian besar penyakit infeksi saat hamil itu tidak menular langsung pada janin. Karena, bayi dalam kandungan memiliki pertahanan tubuh tertentu yang dikenal dengan nama placental barrier. Pertahanan ini akan menghalangi kuman-kuman penyakit masuk dan mengenai janin.

    Golongan penyakit infeksi saat hamil yang bersifat akut seperti tipus, cacar air; demam berdarah atau usus buntu, kuman-kumannya tidak akan mengenai janin. 8iasanya, ibunya pun relatif akan sembuh sempuma. Namun demikian, jika ibu rnenderita sakit, misalnya suhu tubuhnya naik, dehidrasi, dan muntah-muntah sehingga asupan makanan kurang, hal ini akan berdampak pada bayi secara tidak langsung. Tetapi tidak dalam bentuk membuat bayi cacat. Namun, kalau kondisi penyakitnya berat, dapat juga mengancam nyawa bayi.

    Sedangkan untuk golongan penyakit infeksi saat hamil seperti toksoplasmosis, rubele, cytomegalovirus, herpes dan sifilis, kuman-kumannva bisa masuk ke dalam darah dan menembus placental barrier. Akibatnya, bayi dalam kandungan bisa tertular penyakit ibunya dan menimbulkan cacat bawaan.

    Itu sebabnya wanita yang hamil muda sedapat mungkin melakukan pemeriksaan TORCH (TOxsoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes), terutama rubela. Lebih baik lagi bila dilakukan sebelum hamil. Kalau setelah pemeriksaan masih juga menderita penyakit infeksi saat hamil tertentu yang kondisinya betul-betul akut, maka wanita tersebut harus diobati dulu, baru dapat memutuskan untuk hamil.

    Untuk mencegah tertular penyakit infeksi saat hamil, pertama, jauhi sumber infeksi. Misalnya, tipus, hepatitis A dan diare yang termasuk penyakit infeksi saat hamil yang bisa didapat dari makanan yang tidak bersih. Karenanya, hindari mengonsumsi makanan yang kebersihannya diragukan. Semua makanan harus bersih dan diolah sampai matang (welldone). 8ila mau makan buah-buahan atau sayur-sayuran dalam keadaan mentah, cucilah terlebih dahulu dengan air vang mengatir. Wanita hamil disarankan tidak menjenguk keluarga atau rekan yang sakit di rumah sakit. Apalagi bila penyakitnya tergolong menular.

    Kedua, pertahankan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi, yang berdampak baik pada bayi, dan bisa meningkatnya daya imunitas ibu. Wanita hamil memang harus tetap bugar. Olahraga juga tak perlu berhenti. Apalagi kalau calon ibu kekurangan sel darah merah (anemia), maka semakin mudah terkena penyakit.

    Namun, bila terlanjur sekit, segera minta pertolongan dokter. Jangan coba-coba mengobati diri sendiri. Dokter akan memutuskan apakah ibu perlu diberi obat atau tidak.

     

    home-apps-mom

     

    Sahabat Sehat ingin mendapatkan artikel kesehatan langsung di smartphone Anda? Install Aplikasi ProSehat di Appstore atau Playstore dan dapatkan artikel eksklusif serta HEMAT 50% dengan memasukkan kode promo ‘KADOBUATIBU’ di Dompet ProSehat Sahabat Sehat.

    playstore-300x89

    appstore-1-300x89

     

    Read More
  • Kehamilan bukan saja mengenai perjalanan sembilan bulan yang menyenangkan akan tetapi juga perjalanan dalam persiapan kehamilan yang harus dipersiapkan. Modal utama yang tidak kalah penting dalam mempersiapkan kehamilan adalah Asupan persiapan kehamilan yang mencukupi kebutuhan calon ibu hamil. Hal ini dikarenakan pada minggu pertama terjadinya pertumbuhan organ vital pada bayi dan ibu harus dapat mendukung […]

    Asupan Persiapan Kehamilan

    Kehamilan bukan saja mengenai perjalanan sembilan bulan yang menyenangkan akan tetapi juga perjalanan dalam persiapan kehamilan yang harus dipersiapkan. Modal utama yang tidak kalah penting dalam mempersiapkan kehamilan adalah Asupan persiapan kehamilan yang mencukupi kebutuhan calon ibu hamil. Hal ini dikarenakan pada minggu pertama terjadinya pertumbuhan organ vital pada bayi dan ibu harus dapat mendukung nutrisi tersebut. Sesuai dengan panduan, ibu hamil dapat mengkonsumsi makanan yang bervariasi dengan kandungan karbohidrat, protein, lemak yang disesuaikan dengan kecukupan gizi harian calon ibu hamil. Selain itu perhatikan pula kebutuhan nutrisi lain yang sering kali terlupakan oleh ibu hamil. (Baca juga: Nutrisi Ibu hamil)

    Berikut Asupan persiapan kehamilan adalah sebagai berikut :

    Asam folat

    Asam folat adalah salah satu yang bermanfaat untuk mempersiapkan kehamilan, meskipun sering kali terlupakan. Langkah pertama yang dapat anda persiapkan adalah dengan mencukupi kebutuhan asam folat berkisar hingga mencapai 400 mikrogram setiap harinya.

    Pilihan Asupan Makanan

    Dalam mempersiapkan kehamilan perhatikan pula asupan makanan , benahi pola hidup anda dan menjaga makan makan sehat untuk kehamilan. Anda dapat meninggalkan makanan yang tidak sehat seperti junkfood yang mengandung kalori dan lemak yang tinggi.

    Zat besi

    Seringkali ibu hamil mengalami kelelahan, lesu dan berakibat pada kesehatan yang buruk pada ibu dan janin dalam mengantisipasi kondisi tersebut sebaiknya persiapkan kehamilan anda dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi.

    Membatasi Kafein

    Batasi konsumsi kopi dan teh dikarenakan mengandung kafein yang dapat memperburuk kesehatan menjelang persiapan kehamilan. Rekomendasi dari pakar kesehatan bahwa mengawali kehamilan dapat dilakukan dengan batas mengkonsumsi kafein sebanyak 200 miligram, hal ini juga dapat dibatasi sampai kehamilan.

    Jauhi Alkohol

    Penelitian menyebutkan kebiasaan mengkonsumsi alkohol akan mengganggu kesuburan oleh karena itu mengkonsumsi alkohol sebelum dan selama kehamilan akan memperburuk kondisi kesehatan ibu dan janin.

    Tinggalkan Kebiasaan merokok

    Hentikan kebiasaan merokok secara total ketika merencanakan kehamilan dan juga selama kehamilan. Perokok pasif sama bahayanya dengan perokok aktif oleh karena itu sebaiknya minta suami anda untuk menghentikan kebiasaan merokok.

    Menjaga Berat Badan yang Ideal

    Menjaga berat badan yang ideal adalah cara terbaik salah satunya dengan makan makanan yang sehat dan juga tidak terlalu gemuk atau kurus. Dalam mencapai berat badan ideal menjelang kehamilan rajinlah melakukan olahraga sehingga dapat hidup yang sehat.

     

    home-apps-mom

     

    Sahabat Sehat ingin mendapatkan artikel kesehatan langsung di smartphone Anda? Install Aplikasi ProSehat di Appstore atau Playstore dan dapatkan artikel eksklusif serta HEMAT 50% dengan memasukkan kode promo ‘KADOBUATIBU’ di Dompet ProSehat Sahabat Sehat.

    playstore-300x89

    appstore-1-300x89

     

    Read More
  • Bagaimana dengan asupan gizi ibu hamil di trimester pertama? Apakah ada yang harus diubah? Mengingat sebentar lagi Anda akan menjadi seorang ibu, tentunya sangatlah penting untuk menjaga kesehatan Anda. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kualitas asupan gizi karena akan menjadi makanan janin di dalam perut Anda. Untuk itu sangatlah penting dalam menjaga makanan Anda, […]

    Asupan Gizi Ibu Hamil Trimester Pertama

    Bagaimana dengan asupan gizi ibu hamil di trimester pertama? Apakah ada yang harus diubah?

    Mengingat sebentar lagi Anda akan menjadi seorang ibu, tentunya sangatlah penting untuk menjaga kesehatan Anda. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kualitas asupan gizi karena akan menjadi makanan janin di dalam perut Anda. Untuk itu sangatlah penting dalam menjaga makanan Anda, terutama di masa-masa krusial, seperti awal kehamilan Anda. Asupan harian Anda pun harus meliputi beberapa sumber nutrisi berikut ini:

    Sayur dan buah-buahan

    Sumber makanan yang satu ini sangat penting dalam memenuhi kebutuhan asupan gizi ibu hamil setiap harinya. Anda bisa membeli sayur dan buah dalam keadaan segar atau beku. Buat variasi dari kedua sumber makanan ini dan setidaknya konsumsi 5 porsi setiap hari.

     

    Karbohidrat kompleks

    Cari karbohidrat kompleks sebagai asupan energi utama karena jenis ini mengandung lebih banyak serat dan dicerna lebih lama sehingga tidak langsung terbuang. Asupan gizi ibu hamil yang satu ini meliputi roti whole-grain, pasta, nasi merah dan umbi-umbian seperti kentang. Makanlah dengan seimbang dan tidak berlebihan.

    Sumber makanan kaya protein

    Sumber makanan yang satu ini meliputi ikan, daging, telur dan kacang-kacangan. Konsumsi setidaknya 2 porsi ikan setiap minggunya.

    Dairy

    Sumber makanan ini meliputi susu, keju dan yogurt yang juga kaya akan kalsium.Asupan gizi ibu hamil yang satu ini menyediakan kebutuhan kalsium untuk pertumbuhan janin dan juga membuat tulang Anda jauh lebih kuat. Untuk mendapatkan asupan kalsium yang cukup, konsumsi susu, yogurt dan keju hingga 3 porsi setiap harinya. Jika Anda alergi produk sapi pilih produk yang bebas laktosa. 1 sajian susu atau yogurt dengan sedikit keju seperti mozzarella atau cheddar, asupan gizi ibu hamil dapat terpenuhi dengan baik tanpa khawatir diabetes gestasional.

     

    Apakah saya harus makan lebih banyak dari biasanya ketika mengandung?

    Ketika hamil, tubuh Anda menjadi lebih efisien dalam mengolah setiap asupan gizi yang masuk dan mengubahnya menjadi energi yang dibutuhkan oleh Anda serta tumbuh kembang janin Anda. Untuk itu Anda tidak perlu ekstra kalori mulai dari bulan pertama hingga bulan keenam masa kehamilan Anda. Melewati masa 6 bulan kehamilan, barulah Anda diwajibkan untuk menambah 200 kalori (sekitar 3 buah telur dengan berat 150 gram) per hari selama 3 bulan kedepnnya. Dengan begitu calon bayi dan kandungan Anda akan tetap sehat dengan asupan gizi ibu hamil yang tepat konsumsi.

    Adakah makanan yang tidak boleh dimakan di masa kehamilan?

    1. Makanan mentah seperti sashimi, telur setengah matang, salad, karedok, hingga lalapan karena ditakutkan makanan ini mengandung banyak bakteri yang dapat mengganggu kesehatan janin dan diri Anda.
    2. Hati ayam atau sapi dimana di dalamnya mengandung banyak retinol yang dapat mengganggu kesehatan janin
    3. Kopi dan teh perlu untuk dikurangi konsumsinya sehingga hanya 200 mg per hari atau sama dengan 2 gelas kopi instan atau 1 gelas kopi giling atau 2 gelas teh.

     

    home-apps-mom

     

    Sahabat Sehat ingin mendapatkan artikel kesehatan langsung di smartphone Anda? Install Aplikasi ProSehat di Appstore atau Playstore dan dapatkan artikel eksklusif serta HEMAT 50% dengan memasukkan kode promo ‘KADOBUATIBU’ di Dompet ProSehat Sahabat Sehat.

    playstore-300x89

    appstore-1-300x89

     

    Referensi:

    http://www.parents.com/pregnancy/week-by-week/5/your-first-trimester-diet/

    http://www.babycentre.co.uk/a3561/diet-for-a-healthy-pregnancy

    http://www.babycentre.co.uk/a1051123/your-essential-pregnancy-to-do-list-first-trimester

    http://www.babycenter.in/a551107/eating-well-0-8-weeks

    Read More
  • Halo ibu! Bagaimana kabar Anda setelah akhirnya sang buah hati lahir? Semoga ibu selalu sehat dan Anda pun tidak melupakan kesehatan buah hati ya. Dan sebaiknya, walaupun Anda bekerja atau sibuk dengan urusan lainnya, Anda tetap memberikan ASI sebagai asupan gizi terbaik bayi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengerti cara memerah ASI dan menyimpannya. Ingin […]

    Tips Memerah ASI dan Menyimpannya dengan Baik

    Halo ibu! Bagaimana kabar Anda setelah akhirnya sang buah hati lahir? Semoga ibu selalu sehat dan Anda pun tidak melupakan kesehatan buah hati ya. Dan sebaiknya, walaupun Anda bekerja atau sibuk dengan urusan lainnya, Anda tetap memberikan ASI sebagai asupan gizi terbaik bayi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengerti cara memerah ASI dan menyimpannya. Ingin tahu bagaimana cara memerah ASI yang baik dan benar, serta cara menyimpannya? Simak yang berikut ini:

    memerah asi

    Memerah ASI dapat menggunakan cara manual (menggunakan tangan) ataupun mekanis (menggunakan pompa air susu yang dijual di pasaran). Sebelum mulai memerah ASI, cucilah kedua tangan Anda dan pastikan peralatan (pompa, cangkir bermulut lebar untuk menampung ASI sementara, botol kaca untuk menyimpan ASI) telah dalam keadaan steril.

    Baca Juga: 7 Asupan untuk Meningkatkan Nutrisi Ibu Menyusui

    Manual:

    1. Kompreslah kedua payudara dengan air hangat (+15 menit)
    2. Pijatlah payudara secara ringan ke arah bawah dan lakukan gerakan melingkar ke arah puting susu
    3. Tempatkan tangan di tepi areola (area sekitar puting susu yang berwarna lebih gelap)salah satu payudara, posisi ibu jari berlawanan dengan jari telunjuk
    4. Tekan tangan ke arah dada, tekan ibu jari dan telunjuk secara lembut dan bersamaan pada tepi areola. Ulangi secara teratur dan putarlah jari secara perlahan di sekeliling payudara agar tekanan mengenai seluruh saluran air susu dan seluruh ASI bisa dikeluarkan
    5. Letakkan cangkir bermulut lebar di bawah payudara yang diperah untuk menampung air susu yang menetes
    6. Teruskan dengan memerah payudara yang sebelahnya. Jika diperlukan, setelah memerah payudara kedua, dapat kembali ke payudara pertama lagi. Hal ini dapat dilakukan bila payudara masih terasa berat dan penuh dengan air susu. Pijatlah payudara di antara waktu-waktu pemerahan
    7. Jangan meremas payudara atau menggosok dan menekan puting dengan kasar agar tidak melukai jaringan payudara
    8. Biasanya diperlukan waktu sekitar 30 menit untuk memerah kedua payudara, dan mungkin dibutuhkan waktu yang lebih lama bila Anda belum terbiasa. Oleh karena itu, bersabarlah dan tidak usah frustrasi bila air susu tidak mengalir deras
    9. Mengalirnya air susu dipengaruhi oleh hormon oksitosin yang dapat muncul bila ibu merasa rileks. Melihat benda-benda yang mengingatkan ibu pada bayinya atau menelpon rumah untuk mendengarkan suara bayi dapat membantu ibu lebih rileks dan mempermudah keluarnya air susu

    Menggunakan Pompa:

    Perhatikanlah instruksi penggunaan yang terlampir saat membeli pompa air susu. Bersihkanlah pompa sebelum dan sesudah penggunaan, atau disterilkan sesuai instruksi penggunaan.

    1. Basahilah bagian dalam cup tabung yang ditempelkan pada payudara dengan air hangat. Tekan pompa, tempelkan cup tersebut ke payudara dengan benar, kemudian lepaskan tekanan pada pompa agar payudara menempel dengan erat
    2. Tekan pompa dengan tangan sampai air susu mengalir. Saat aliran telah berubah menjadi tetesan, lepaskan cup dengan hati-hati, dan bersihkan payudara dengan kain kering
    3. Pindahkan pompa ke payudara sebelahnya dan lakukan prosedur yang sama. Anda dapat melakukannya berulang-ulang secara bergantian pada kedua payudara

    Setelah selesai memerah ASI, bersihkanlah payudara dengan lap bersih sebelum kembali berpakaian. Pindahkanlah ASI perah dari wadah sementara ke dalam botol kaca atau botol khusus ASI dan tutuplah dengan rapat.

    Untuk cara penyimpanan ASI, sebelumnya pastikan kedua tangan Anda dalam keadaan steril. Cucilah tangan dengan sabun dan simpan ASI perah dalam freezer. Jangan lupa untuk mengingat beberapa hal ini sebelum menyimpan ASI ke dalam freezer:

    Baca Juga: 8 Checklist Ibu Menyusi dengan Bayinya Saat Naik Pesawat

    • Berikanlah label pada botol bertuliskan tanggal dan jam ASI diperah, agar ASI dapat digunakan sebelum kandungannya rusak.
    • ASI yang baru saja diperah, atau sering disebut ASI perah (ASIP) segar, dapat bertahan sekitar 6-8 jam dalam suhu ruangan (19 – 25oC).
    • Bila ASI masih berupa kolostrum, yaitu ASI kental berwarna kekuningan yang keluar pada hari-hari pertama setelah persalinan, dapat bertahan dalam suhu ruang hingga 12 jam.
    • Dalam cooler box (4-15oC) yang dijaga tetap tertutup, ASIP bisa bertahan 24 jam. Bila ASIP segar disimpan dalam kulkas bersuhu 0-4o C, ASIP dapat bertahan selama 5-8 hari.
    • ASIP yang disimpan dalam freezer akan bertahan lebih lama; freezer pada kulkas 1 pintu memberikan waktu simpan hingga 2 minggu, sedangkan dalam freezer kulkas 2 pintu, ASIP bisa bertahan hingga 6 bulan.
    • Simpanlah botol ASIP pada kulkas bagian dalam paling belakang, yang suhunya paling dingin. Jangan menyimpan ASIP di bagian pintu kulkas, karena suhunya kurang stabil.
    • Wadah yang digunakan untuk menyimpan ASIP sebaiknya yang terbuat dari kaca, agar lemak dari ASI tidak mudah tertinggal menempel pada dinding wadah.
    • Isilah botol-botol itu dengan ASI sejumlah yang akan habis dalam satu kali minum oleh bayi, sebab ASIP yang telah dihangatkan, tidak boleh dibekukan kembali.
    • ASI tidak boleh direbus.
    • Untuk menghangatkannya, isilah sebuah mangkok dengan air panas, dan letakkan botol kaca berisi ASIP di dalamnya.
    • ASIP beku juga dapat disimpan dalam kulkas biasa dulu selama 24 jam agar mencair, sebelum dihangatkan dan diberikan pada bayi menggunakan sendok.
    • Gunakanlah ASIP dimulai dari botol yang tanggal pemerahannya lebih awal.

    Demikianlah cara memerah dan menyimpan ASI, cukup sederhana bukan? Berjauhan dengan bayi dan memiliki segudang aktivitas tidak lagi menjadi penghalang untuk memberikan ASI. Mari segera praktekkan! Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai dan produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Memompa dan Menyimpan ASI
    • TanyaDok.com: Pompa ASI Solusi Wanita Menyusui yang Bekerja
    • TanyaDok.com: Cara Menyimpan ASI Perah dengan Tepat
    Read More

Showing 21–30 of 40 results

Chat Asisten ProSehat aja