Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Hamil

Showing 11–20 of 74 results

  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Asupan gizi dalam makanan sangatlah penting untuk program hamil. Menu makanan ini perlu dikonsumsi suami dan istri agar lebih subur. Ya, baik pihak suami pihak istri perlu untuk meningkatkan kesuburan dengan mengkonsumsi makanan yang lebih bergizi. Menu Makanan untuk Program Hamil Menurut beberapa penelitian, […]

    Menu Makanan untuk Tingkatkan Kesuburan saat Program Hamil

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Konsumsi Makanan Sehat untuk Program Hamil dapat Meningkatkan Kesuburan dan Peluang Hamil

    Konsumsi Makanan Sehat untuk Program Hamil dapat Meningkatkan Kesuburan dan Peluang Hamil

    Asupan gizi dalam makanan sangatlah penting untuk program hamil. Menu makanan ini perlu dikonsumsi suami dan istri agar lebih subur. Ya, baik pihak suami pihak istri perlu untuk meningkatkan kesuburan dengan mengkonsumsi makanan yang lebih bergizi.

    Menu Makanan untuk Program Hamil

    Menurut beberapa penelitian, ada beberapa asupan makanan yang dapat meningkatkan kesuburan yang sangat disarankan bagi mereka yang memiliki masalah kesuburan atau sulit untuk hamil. Sejumlah ahli juga menilai bahwa menu makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga dapat mempengaruhi kesehatan tubuh, termasuk tingkat kesuburan.

    Lantas, apa saja asupan makanan yang baik dikonsumsi selama program kehamilan?

    Jeruk

    Selain sebagai sumber vitamin C terbaik, jeruk dan beragam jenis jeruk lainnya mengandung kalium, kalsium, asam folat, serta vitamin B yang dapat membantu mengatur ovulasi serta menciptakan lingkungan yang sehat untuk sel telur. Mengkonsumsi satu porsi buah jeruk setiap harinya baik untuk kesuburan Sahabat Sehat. Misalnya, jeruk bali ukuran sedang, jeruk besar, tiga jeruk keprok, atau satu buah kiwi dengan satu porsi buah lainnya. 

    Sayuran Hijau

    Rutin mengkonsumsi sayuran berwarna hijau tua seperti bayam, kangkung, dan daun katuk adalah salah satu upaya terbaik untuk mendapatkan nutrisi penting dalam mempersiapkan kehamilan. Nutrisi penting seperti kalsium, zat besi, dan folat yang terkandung dalam sayuran hijau tersebut juga mampu melindungi bayi dari cacat lahir di otak dan tulang belakang yang biasanya akan berkembang dalam beberapa minggu pertama kehamilan.

    Kebanyakan wanita tidak mendapatkan asam folat yang cukup dari makanan sehari-hari, sehingga direkomendasikan untuk mengkonsumsi vitamin asam folat 400 mcg per hari. Untuk mendapatkan vitamin-vitamin yang mengandung asam folat, manfaatkan layanan pesan antar vitamin dari Prosehat. Pesan: Vitamin Asam Folat

    Buah Beri

    Berbagai jenis buah beri, seperti blueberry, raspberry, dan strawberry memiliki serat yang kaya akan antioksidan alami dan fitonutrien anti peradangan, sehingga dapat membantu meningkatkan kesuburan pada wanita maupun pria. Sama seperti jeruk, buah beri juga kaya akan folat dan vitamin C yang dapat membantu perkembangan janin. 

    Alpukat

    Mengkonsumsi buah alpukat menjadi cara terbaik lainnya dalam mendapatkan dosis folat harian. Alpukat juga mengandung vitamin K yang dapat membantu tubuh menyerap nutrisi secara efektif sambil menjaga keseimbangan hormon tubuh. 

    Meski tidak benar-benar rendah kalori, tetapi sebagian besar buah alpukat terdiri dari lemak tak jenuh tunggal (jenis lemak yang baik), jadi mengkonsumsi satu buah perhari bukan masalah. Selain itu, alpukat mengandung vitamin E yang baik dalam menstabilkan dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif, yang menjadi nilai tambah bagi wanita dengan PCOS  (Polycystic Ovarian Syndrome) maupun diabetes. 

    Biji Gandum

    Dalam mendukung program kehamilan yang sedang Anda jalani, sebaiknya targetkan setidaknya 50% dari sumber asupan harian berasal dari biji-bijian. Jenis karbohidrat bebas gluten ini akan membantu Sahabat Sehat memenuhi kebutuhan sumber protein, folat, dan zink yang baik untuk kehamilan. 

    Mengganti protein hewani dengan protein nabati seperti biji gandum dapat membantu meningkatkan peluang pembuahan. Karbohidrat kompleks dalam biji gandum juga dapat menstabilkan gula darah serta mengatur siklus menstruasi sehingga akan mempermudah Sahabat Sehat untuk menentukan masa subur. 

    Greek Yoghurt (Yoghurt Yunani)

    Susu rendah lemak memang pilihan tepat untuk kesehatan, tetapi hal ini tidak berlaku saat Anda mencoba untuk meningkatkan kesuburan. Pasalnya, mengonsumsi satu porsi susu full cream setiap harinya dapat meningkatkan peluang kesuburan, maka konsumsilah satu porsi Greek yoghurt untuk sarapan atau cemilan sore. 

    Tidak hanya mengandung lebih banyak kalsium daripada susu biasa, Greek yoghurt juga mengandung probiotik dan protein dua hingga tiga kali lebih banyak dari pada yoghurt biasa. Yoghurt jenis ini juga merupakan sumber vitamin D yang baik dalam membantu kesehatan indung telur, serta memperkuat tulang dan meningkatkan daya tahan tubuh.

    Mencari susu yang tepat untuk mendukung program hamil? Cek: Susu untuk Meningkatkan Kesuburan

    Almond

    Dari berbagai jenis kacang-kacangan, Almond merupakan salah satu jenis kacang yang tinggi kalsium sehingga cocok sebagai makanan untuk program hamil. Rutin mengkonsumsi 100 gram kacang almond, telah memenuhi 8% dari kebutuhan kalsium harian yang direkomendasikan. Kandungan serat, vitamin E, magnesium, mangan, protein, dan lemak yang didalam kacang almond juga sangat dibutuhkan untuk mendukung program hamil

    Selain dapat membantu menurunkan tekanan darah dan risiko penyakit metabolik, kacang almond juga baik bagi Sahabat Sehat yang ingin mencapai berat badan ideal saat program hamil karena kacang almond dapat menurunkan lemak dalam tubuh. 

    Keju

    Keju memiliki kandungan kalsium yang tinggi karena terbuat dari bahan dasar susu. Diantara berbagai jenis keju, keju parmesan adalah jenis keju yang paling banyak mengandung kalsium. Setidaknya, dalam 28 gram keju parmesan, telah mengandung 331 mg kalsium yang setara dengan 33% asupan kalsium harian yang direkomendasikan. 

    Kalsium yang berasal dari produk susu juga akan lebih mudah diserap oleh tubuh dibanding dengan kalsium yang diperoleh dari sumber nabati. Berbagai nutrisi yang terkandung dalam keju juga memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk menurunkan risiko terjadinya sindrom metabolik. Yaitu kondisi dimana terjadinya gangguan kesehatan secara bersamaan di dalam waktu yang sama. 

    Sindrom metabolik selain dapat menyebabkan masalah kesuburan serta menurunkan peluang kehamilan, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga diabetes tipe 2. Tetapi perlu diingat bahwa keju mengandung lemak, kalori dan natrium yang tinggi sehingga disarankan untuk mengkonsumsi secukupnya saja. 

    Pantangan Makanan Selama Program Hamil

    Makanan sehat penting untuk dikonsumsi karena mengandung asupan gizi yang dapat meningkatkan kesuburan. Namun sembarangan makan juga tidak boleh dilakukan saat program hamil Ada beberapa makanan yang pantang untuk dimakan dalam program hamil.

    Sahabat Sehat, berbagai jenis makanan berikut tidak dianjurkan bagi Sahabat Sehat yang tengah menjalani program hamil yaitu:

    Ikan dengan Kandungan Tinggi Merkuri

    Jenis ikan seperti ikan marlin, tilefish, orange roughy, hiu, mackerel, dan tuna mata besar atau tuna big eye mengandung merkuri yang tinggi. Kadar merkuri yang tinggi di dalam darah diketahui dapat menyebabkan penurunan kesuburan pada pria dan wanita. Tak hanya itu, kadar merkuri juga dapat mengendap di dalam tubuh lebih dari satu tahun sehingga akan membahayakan otak dan sistem saraf janin. 

    Makanan Kemasan

    Makanan atau minuman yang dikemas dalam wadah kaleng maupun plastik mengandung BPA (Bisphenol A) yang merupakan bahan kimia yang digunakan dalam membuat wadah plastik, seperti tempat makan, botol air, dan lapisan kaleng aluminium. Bahan kimia ini sangat berbahaya dan mampu menurunkan kesuburan dan jumlah sperma serta sel telur yang sehat. 

    Lemak Trans 

    Merupakan jenis lemak yang buruk bagi kesehatan. Selain dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dengan cepat, juga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, serta meningkatkan risiko gangguan ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur) sehingga menyebabkan gangguan kesuburan. Lemak trans banyak ditemukan di makanan cepat saji, maka Sahabat Sehat perlu menghindari jenis makanan ini selama program hamil.

    Alkohol

    Sebuah penelitian yang melibatkan 430 pasangan yang mengonsumsi lima gelas minuman beralkohol per minggunya mengalami gangguan kesuburan. Selain itu, penelitian lain yang melibatkan 7.393 wanita juga telah membuktikan bahwa mereka yang mengkonsumsi alkohol berlebihan meningkatkan resiko sulit mendapatkan keturunan.

    Soda

    Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang mengkonsumsi soda berlebihan berkaitan dengan penurunan kesuburan atau fertilitas, baik pada wanita maupun pria. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah informasi mengenai berbagai makanan untuk program hamil yang dapat memberikan asupan nutrisi peningkat kesuburan. Selain konsumsi makanan, pastikan juga untuk rutin berolahraga, beristirahat yang cukup, dan hindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat menggagalkan program hamil.

    Referensi:

    1. Thebump.com. 10 Fertility-Boosting Foods to Help You Get Pregnant [Internet]. USA : The Bump; [cited 2021 Nov 30].
    2. American Council on Science and Health. Does Fast Food Affect Fertility? [Internet]. USA : American Council on Science and Health; [cited 2021 Nov 30].
    3. Cleveland Clinic. 5 Ways Obesity Affects Your Fertility [Internet]. USA : Cleveland Clinic; [cited 2021 Nov 30].
    4. BabyCenter. How and what to eat if you want to get pregnant [Internet]. USA : Baby Center; [cited 2021 Nov 30].
    5. Nutrition Facts. Male Fertility & Dietary Pollutants [Internet]. USA : Nutrition Facts; [cited 2021 Nov 30].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Banyak dampak negatif jika ibu menyusui kurang tidur dan istirahat. Masalah kesehatanpun muncul. Dari masalah pada fisik hingga mental. Belum lagi kualitas ASI yang diberikan pada si kecil. Memang setelah melahirkan akan ada tantangan hidup baru. Menjalani peran sebagai seorang ibu pastinya bukan perkara yang […]

    7 Dampak Negatif Jika Ibu Menyusui Sering Kurang Tidur

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Dampak Negatif Ibu Menyusui yang Kurang Tidur Sangat Besar dan Dapat Menimbulkan Masalah Kesehatan Serius

    Banyak dampak negatif jika ibu menyusui kurang tidur dan istirahat. Masalah kesehatanpun muncul. Dari masalah pada fisik hingga mental. Belum lagi kualitas ASI yang diberikan pada si kecil.

    Memang setelah melahirkan akan ada tantangan hidup baru. Menjalani peran sebagai seorang ibu pastinya bukan perkara yang mudah. Sangat wajar jika merasa capek, kelelahan, bahkan menjadi stres karena rutinitas tersebut. Hal inilah yang kemudian membuat jam tidur berkurang karena selalu merasa waspada dan harus siap sedia.

    Menurut koordinator laktasi di Northwell Health New York City, Maureen McCormick IBCLC mengatakan bahwa agar kebutuhan tidur terpenuhi, seorang ibu menyusui harus memperoleh berbagai dukungan di malam hari dari pasangan mereka. Juga bantuan dari anggota keluarga lainnya. 

    Dampak Negatif Ibu Menyusui Kurang Tidur

    Tidak hanya dapat menyebabkan kelelahan, ibu menyusui yang mengalami kurang tidur juga dapat menimbulkan berbagai dampak bagi tubuh yakni:

    Produktivitas ASI Menurun

    Kurangnya waktu tidur bagi ibu menyusui dapat mempengaruhi produksi ASI. Pasalnya, saat Mama kurang tidur, kondisi psikologis akan terganggu sehingga mampu akan menurunkan produktivitas ASI.

    Kualitas ASI Menurun

    Masalah kurang tidur juga dapat mempengaruhi kualitas ASI. Mulai dari rasa asi dapat berubah, warna dan baunya dapat berubah, hingga kandungan gizi dalam ASI juga bisa berubah, Hal-hal tersebut dapat membuat si kecil merasa asing pada rasa ASI sehingga si kecil akan menolak untuk menyusu. Hal ini tentunya tidak baik bagi tumbuh kembang si kecil.

    Lebih Mudah Tersinggung

    Dampak negatif ibu menyusui kurang tidur selanjutnya adalah dapat membuat ibu menyusui cenderung menjadi lebih sensitif dan tertekan. Selain karena faktor kelelahan, juga karena merasa gagal sebagai ibu akibat produksi dan kualitas ASI nya menurun. 

    Mudah Stres hingga Depresi

    Air Susu Ibu (ASI) memiliki kandungan hormon prolaktin dan oksitosin yang sangat bermanfaat dalam mengurangi depresi, obesitas hingga risiko kanker pada ibu yang berada dalam masa menyusui. Jika ibu menyusui memiliki waktu beristirahat yang cukup, kedua hormon ini akan bekerja secara aktif di dalam tubuh.

    Sebaliknya, jika kurang beristirahat maka seorang ibu menyusui akan rentan menjadi sensitif, stres, dan mudah sakit. Kondisi inilah yang akhirnya beresiko menyebabkan gangguan sindrom baby blues yang kerap dialami ibu yang baru melahirkan. 

    Memicu Pertengkaran Rumah Tangga

    Kurang tidur juga dapat mempengaruhi suasana hati ibu menyusui. Akibatnya rentan terjadi pertengkaran di dalam rumah tangga. Hal ini bukan hanya buruk bagi kesehatan, tetapi juga dapat berdampak pada hubungan rumah tangga Anda dan pasangan. 

    Kondisi ini dapat menjadi lebih buruk saat suami benar-benar tidak peduli dengan kondisi psikis atau bahkan justru terus memojokkan. Tentunya kondisi ini dapat mempengaruhi psikologis Mama selama masa menyusui, yang dapat turut berdampak pada kondisi Si Kecil.

    Kenaikan Berat Badan yang Tidak Terkontrol

    Setelah melahirkan, banyak ibu yang berkeinginan untuk segera menurunkan berat badan. Namun masalah kurang tidur berisiko meningkatkan berat badan karena timbulnya rasa merasa lapar dan gemar mencari cemilan di malam hari. Harapan untuk diet dan memperoleh kembali bentuk tubuh ideal akan semakin terasa sia-sia, apalagi jika tidak disertai dengan berolahraga. Sayangnya, seringkali ibu menyusui yang kurang tidur tidak memiliki energi untuk berolahraga.

    Sulit Berkonsentrasi dan Mudah Mengantuk

    Tidak hanya menurunkan produktivitas ASI, dampak negatif ibu menyusui kurang tidur selanjutnya adalah dapat menurunkan daya konsentrasi. Kurangnya istirahat dapat mengakibatkan aliran darah menuju otak menjadi terhambat sehingga membuat Mama sulit berkonsentrasi dan mudah mengantuk.

    Itulah beberapa dampak negatif ibu menyusui kurang tidur atau kurang beristirahat. Untuk itu sangat disarankan bagi para ibu yang sedang menyusui agar memaksimalkan kesempatan atau waktu tidur yang ada. Terutama saat si kecil tertidur. Juga pastikan untuk mengkonsumsi vitamin dan makanan sehat agar mendapatkan tambahan energi sehingga dapat mengurus si kecil dengan baik. Jika membutuhkan vitamin, silahkan cek: Pesan Vitamin untuk ibu Menyusui

    Referensi:

    1. National Institute for Children’s Health Quality. Better Sleep for Breastfeeding Mothers, Safer Sleep for Babies [Internet]. USA : National Institute for Children’s Health Quality; [cited 2021 Nov 25].
    2. Today’s Parents. What sleep deprivation does to your body—and your brain [Internet]. USA : Today’s Parents; [cited 2021 Nov 25].
    3. Parents. 8 Ways to Combat New Moms’ Sleep Troubles: Tips on Getting the Most Sleep After Baby Is Born [Internet]. USA : Parents; [cited 2021 Nov 25].
    4. BabyCenter. Baby sleep basics: Birth to 3 months [Internet]. UK : Baby Center; [cited 2021 Nov 25]. Available from : https://www.babycenter.com/baby/sleep/baby-sleep-basics-birth-to-3-months_7654
    5. BabyCentre. Coping with sleep deprivation [Internet]. UK : Baby Centre; [cited 2021 Nov 25].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Ditinjau oleh : dr. Monica C Beristirahat yang cukup menjadi cara menjaga kesehatan ibu menyusui yang paling baik. Selain itu, asupan cairan dan gizi juga penting. Apalagi jika ibu menyusui harus sambil bekerja. Air susu yang diproduksi secara alami oleh tubuh memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang […]

    Cara Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui yang Bekerja Kantoran

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Ibu yang Bahagia Karena Program dan Cara Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui yang Dilakukannya Berhasil

    Beristirahat yang cukup menjadi cara menjaga kesehatan ibu menyusui yang paling baik. Selain itu, asupan cairan dan gizi juga penting. Apalagi jika ibu menyusui harus sambil bekerja.

    Air susu yang diproduksi secara alami oleh tubuh memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang bayi seperti vitamin, protein, karbohidrat dan lemak. Komposisi dari ASI lebih mudah dicerna dibandingkan dengan susu formula.

    Oleh karena itu, ASI adalah makanan utama bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya. Pada usia ini, sebaiknya si kecil tidak diberikan makanan atau minuman lain selain air putih ataupun jus. Maka dari itu, walaupun lelah karena bekerja, memberikan ASI pada si kecil adalah hal yang harus dilakukan.

    Cara Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui yang Bekerja

    Peran ibu menyusui sangatlah penting untuk tumbuh kembang si kecil. Menyusui juga bermanfaat bagi kesehatan ibu sendiri. Pemberian ASI eksklusif sebaiknya dilakukan sampai si kecil berusia 6 bulan dan diteruskan hingga si kecil mencapai 2 tahun. Tidak ada asupan yang lebih baik untuk bayi selain ASI.

    Saat ini ada banyak sekali ibu menyusui yang harus membagi waktunya karena harus bekerja di kantor. Mau tidak mau hal ini akan menyita waktu istirahat. Padahal menyusui itu juga memakan banyak energi. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan ibu.

    Tidak jarang ibu menyusui akhirnya jatuh sakit karena terlalu lelah atupun karena stres. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan selama masa menyusui. Karena jika tidak menjaga kesehatan dapat mempengaruhi pada kualitas dan jumlah asi untuk si kecil. Agar kesehatan ibu menyusui tetap terjaga meski sambil bekerja, maka langkah yang bisa dilakukan adalah:

    Menjaga Asupan Cairan 

    Karena kesibukan sebagai ibu cukup padat, ditambah setumpuk pekerjaan kantor yang banyak kadang ibu lupa minum air putih. Padahal, asupan cairan sangat berperan dalam kelancaran produksi ASI. Tubuh setidaknya membutuhkan 8 gelas air setiap harinya. Apalagi ibu menyusui membutuhkan lebih banyak minum air putih agar produksi ASI meningkat.

    Kelola Stres dengan Baik

    Ibu menyusui sebisa mungkin rileks dan menghindari stress agar suplai ASI tetap berlimpah. Karena, hormon stress dapat mempengaruhi hormon menyusui.

    Beban pekerjaan kantor, yang pada akhirnya membuat stress adalah salah satu penyebab menurunnya suplai ASI ibu menyusui. Stress memang tidak dapat dihindari, namun apabila ini terjadi, Mama dapat meminta bantuan orang terdekat Mama seperti suami atau keluarga dekat.

    Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

    Selain menjaga asupan cairan tubuh, ibu menyusui juga memerlukan makanan yang bergizi supaya suplai ASI tetap berlimpah meskipun bekerja di kantor setiap hari. Konsumsi makanan bergizi dengan teratur sehingga energi ibu menyusui yang bekerja bisa terjaga, begitupun suplai ASI untuk Si Kecil

    Istirahat yang Cukup

    Merawat si kecil tentunya akan menyita banyak waktu sehingga jam istirahat juga akan berkurang. Hal ini dapat menyebabkan busui menjadi lelah. Pastikan Mama memiliki waktu cukup untuk beristirahat sebab kelelahan dan stress dapat mengganggu produksi ASI.

    Melakukan Olahraga

    Sempatkan waktu untuk berolahraga. Mama bebas untuk melakukan olahraga apapun yang Mama sukai, mulailah dengan olahraga ringan seperti yoga, berjalan kaki atau bersepeda. Dengan berolahraga secara teratur dapat memperlancar produksi ASI.

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai tips dan cara menjaga kesehatan ibu menyusui yang harus membagi waktu untuk bekerja dan memberikan ASI pada si kecil. Jika Sahabat Sehat memerlukan produk multivitamin untuk menjaga kesehatan selama menyusui, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. 

    Informasi lebih lanjut hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Wahab. 13 Manfaat Memberikan ASI Eksklusif [Internet]. Indonesia : Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bantul. 2020 [cited 3 November 2021].
    2. Universitas Indonesia. Menyusui Sebagai Investasi: Bukti Ilmiah dan Aplikasinya [Internet]. Indonesia : Universitas Indonesia. 2021 [cited 3 November 2021].
    3. Yohmi. Tips Pemberian ASI pada Ibu Bekerja [Internet]. Indonesia : RS St Carolus. 2018 [cited 3 November 2021].
    4. Parenting. Manfaat Pemberian ASI [Internet]. Indonesia : Parenting. 2021 [cited 3 November 2021].
    5. Dini Y. 8 Tips untuk Ibu Menyusui yang Bekerja Agar ASI Tetap Terjaga [Internet]. Indonesia : Ibupedia. 2021 [cited 3 November 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica C Manfaat alat tes kesuburan bukanlah untuk mencari kekurangan pasangan. Namun untuk membantu meningkatkan peluang saat program hamil. Dengan alat ini pasangan suami istri juga dapat merencanakan waktu yang tepat untuk mendapatkan anak. Apakah hanya itu saja manfaat dari alat tes kesuburan? Ternyata […]

    Ini Manfaat Alat Tes Kesuburan bagi Pasangan Suami Istri

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Banyak Manfaat Alat Tes Kesuburan Baik dalam Program Hamil Maupun Menunda Kehamilan

    Manfaat alat tes kesuburan bukanlah untuk mencari kekurangan pasangan. Namun untuk membantu meningkatkan peluang saat program hamil. Dengan alat ini pasangan suami istri juga dapat merencanakan waktu yang tepat untuk mendapatkan anak.

    Apakah hanya itu saja manfaat dari alat tes kesuburan? Ternyata masih ada beberapa manfaat lagi yang bisa didapatkan dengan menggunakan alat ini. Tetapi sebelum menggunakan alat ini, ada beberapa hal juga yang perlu diketahui, yaitu:

    Kapan Masa Subur Seorang Wanita?

    Masa subur seorang wanita biasanya terjadi pada 10-14 hari sebelum masa haid selanjutnya. Namun hal ini hanya berlaku bagi wanita dengan siklus menstruasi yang teratur. Apabila jadwal menstruasi Sahabat Sehat tidak teratur maka cukup sulit menentukan kapan masa subur. Untuk itu, bagi wanita dengan masa subur yang tidak teratur dianjurkan menggunakan alat tes masa subur untuk mendeteksi waktu masa subur untuk mempermudah program kehamilan.

    Selain itu, manfaat alat tes kesuburan juga untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, apabila kedua orang tua belum memiliki kesiapan yang matang. Dalam kasus ini, Sahabat Sehat memerlukan alat tes kesuburan agar mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual.

    Berapa Lama Ovulasi Berlangsung?

    Ovulasi merupakan kondisi ketika sel telur dikeluarkan oleh indung telur dan siap dibuai. Sel telur dapat dibuahi antara 12 dan 24 jam setelah ovulasi akibat lonjakan dari hormon LH (Luteinizing hormone). Masa ovulasi ini dapat dikatakan sebagai masa subur bagi seorang wanita.

    Jika siklus haid rata-rata 28 hari, biasanya ovulasi terjadi di hari ke 12 hingga 14 setelah haid hari pertama. Namun hal ini bisa berubah jika lama haid berubah-ubah. normalnya haid berlangsug 2 sampai 7 hari. Jadi perubahan lama haid ini adalah hal yang wajar.

    Cara Mengetahui Masa Subur Seorang Wanita

    Dalam perencanaan hamil, kunci utamanya adalah mengetahui masa subur seorang wanita. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendeteksi masa kesuburan seorang wanita, diantaranya :

    Mengukur Suhu Tubuh

    Cara mudah yang dapat dilakukan untuk menentukan masa ovulasi yaitu dengan melakukan pengukuran suhu tubuh atau suhu basal tubuh (Basal Body Temperature). Suhu basal adalah suhu tubuh yang diukur pada saat beristirahat atau tidak melakukan aktivitas apapun. Biasanya suhu basal dilakukan dengan termometer saat bangun pagi. 

    Normalnya, suhu tubuh berkisar antara 36,2 hingga 36,50C. ketika mengalami ovulasi, atau ketika sedang masa subur, maka wanita akan mengalami peningkatan suhu tubuh sebanyak 0,5 hingga 10C karena sel telur akan mengeluarkan hormon progesteron yang dapat meningkatkan suhu tubuh.

    Untuk mendapatkan hasil yang akurat maka catat suhu tubuh setiap hari, setiap bangun tidur pada pagi hari saat menstruasi hari pertama hingga hari pertama menstruasi selanjutnya untuk mengetahui kenaikan suhu tubuh yang signifikan pada masa subur.

    Perhatikan Lendir Vagina

    Perubahan cairan vagina juga terjadi pada masa subur. Perubahan hormon di masa subur dapat mengakibatkan perubahan lendir serviks. Umumnya saat masa subur, seorang wanita akan mengeluarkan lendir yang transparan atau tampak sedikit keputihan seperti susu, dan elastis.

    Nyeri Perut Bawah

    Pada masa subur, Sahabat Sehat mungkin akan terasa sedikit nyeri pada perut bagian bawah yang dapat berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam.

    Menggunakan Alat Tes Masa Subur

    Seperti alat tes kehamilan, alat ini sangat mudah digunakan dengan cara meneteskan sampel urin pada alat tersebut. Alat tes masa subur bekerja dengan mendeteksi hormon yang naik ketika masa subur yaitu hormon LH (Luteinizing Hormone) dalam urin. 

    Apabila kadar hormon ini meningkat, maka seorang wanita sedang mengalami masa subur, sehingga masa ini adalah masa yang baik untuk melakukan hubungan seksual dan meningkatkan peluang untuk terjadinya kehamilan. 

    Ada beberapa kondisi ketika seorang wanita tidak dapat menggunakan alat tes kesuburan sebagai patokan untuk mendeteksi masa subur, misalnya pada wanita yang mengalami gangguan PCOS (Polikistik Ovarian Syndrome) sebab pada kondisi ini terjadi peningkatan hormon LH yang dapat mempengaruhi hasil tes.

    Manfaat Alat Tes Kesuburan

    Ada beberapa manfaat dari menggunakan alat tes kesuburan. Manfaat alat tes kesuburan tersebut antara lain adalah:

    Memastikan Masa Subur dengan Lebih Akurat

    Dibandingkan metode-metode lainnya, menggunakan alat tes kesuburan akan jauh lebih akurat. Terutama ketika sedang menghindari hubungan suami istri di masa subur karena sedang “menunda”.

    Memperbesar Peluang Hamil dalam Program Hamil

    Peluang hamil sangat dipengaruhi kondisi kesuburan istri. Hubungan suami istri di masa subur dapat meningkatkan peluang hamil hinga 5 kali lipat dibandingkan hubungan di waktu lainnya.

    Membantu Menunda Momongan

    Mengetahui masa subur juga membantu pasangan suami istri yang ingin menunda memiliki momongan. Misal karena saat ini sudah memiliki anak dan ingin fokus mengurus si kecil ini terlebih dahulu hingga usianya cukup untuk memiliki adik. Atau karena adanya kebutuhan karir yang harus dikejar sehingga ingin fokus terlebih dahulu ke karir.

    Mengetahui Kondisi Kesehatan

    Jika perhitungan menunjukkan sedang di masa subur, namun alat menunjukkan istri sedang tidak di masa subur maka kemungkinan besar ada masalah kesehatan. Oleh sebab itu, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai tanda jika Sahabat Sehat sedang dalam masa subur dan manfaat alat tes kesuburan dalam membantu mengetahui masa subur. Jika Sahabat Sehat memerlukan alat tes masa subur maupun pemeriksaan terkait kesuburan, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan pemeriksaan ke rumah.

    Informasi lebih lanjut hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Rose W, Higuera V. Trying to Conceive? Here’s When to Take an Ovulation Test [Internet]. USA : Healthline. 2020 [cited 26 October 2021].
    2. Ruangmom R. Ovutest Strip – Alat Tes Kesuburan Agar Tidak Kebobolan [Internet]. Indonesia : Ruang Mom. 2021 [cited 26 October 2021].
    3. de Bellefonds C, Surrey. Ovulation Symptoms: Signs of Ovulation to Detect Your Most Fertile Time [Internet]. USA : What to Expect. 2020 [cited 26 October 2021].
    4. Butler T. Ovulation signs: When is conception most likely? [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [cited 26 October 2021].
    5. Gurevich R. 8 Signs of Ovulation That Help Detect Your Most Fertile Time [Internet]. USA : Verywell Family. 2020 [cited 26 October 2021].
    6. Showell B. Ovulation Symptoms: 9 Signs of Ovulation [Internet]. USA : The Bump. 2021 [cited 26 October 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica C Hypnobreastfeeding cukup efektif meningkatkan produksi ASI ibu bekerja kantoran. Terutama bagi yang produksi ASInya turun akibat stres. Ya, kelelahan secara fisik dan pikiran selama di kantor dapat menyebabkan produksi ASI menurun. Oleh sebab itu, beberapa cara perlu dilakukan agar si kecil bisa mendapatkan nutrisi terbaik di tumbuh kembangnya. Ya, […]

    Tips Meningkatkan Produksi ASI Ibu yang Bekerja Kantoran

    Ditulis oleh : dr. Monica C

    Meningkatkan Produksi ASI Ibu Bekerja Kantoran Sangat Penting untuk Tumbuh Kembang si Kecil

    Hypnobreastfeeding cukup efektif meningkatkan produksi ASI ibu bekerja kantoran. Terutama bagi yang produksi ASInya turun akibat stres. Ya, kelelahan secara fisik dan pikiran selama di kantor dapat menyebabkan produksi ASI menurun. Oleh sebab itu, beberapa cara perlu dilakukan agar si kecil bisa mendapatkan nutrisi terbaik di tumbuh kembangnya.

    Ya, ASI merupakan asupan nutrisi yang diperlukan Si Kecil karena mengandung vitamin dan mineral yang penting untuk tumbuh kembang Si Kecil. Bagi sebagian ibu yang tetap harus bekerja meskipun tengah menyusui, produksi asi yang semakin lama semakin berkurang perlu menjadi perhatian khusus. Sahabat Sehat. Namun sayangnya banyak yang tidak tahu bagaimana cara meningkatkan produksi ASI ini secara cepat, efektif, dan tentunya aman bagi tubuh.

    7 Cara Meningkatkan Produksi ASI Ibu Bekerja

    Bekerja di masa menyusui memang berat. Stres menjadi lebih besar daripada sebelumnya. Apalagi jika sedang banyak tugas dan tanggung jawab di kantor dengan segala masalah-masalah yang terjadi. Hal ini memang kerap mempengaruhi produksi ASI ibu untuk si kecil.

    Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan wanita yang bekerja di kantor agar produksi ASI-nya kembali meningkat. Caranya adalah dengan:

    Pastikan Asupan Gizi Seimbang

    Pilih makanan bergizi seimbang seperti gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, buah, sayur, daging, susu atau produk dari olahan susu sapi seperti keju dan yoghurt, yang diketahui dapat meningkatkan produksi asi.

    Penuhi Asupan Cairan Tubuh 

    Kandungan utama yang diperlukan dalam memproduksi ASI adalah air. Sahabat Sehat dianjurkan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, yaitu minum air putih sekitar 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas per hari agar menjaga produksi ASI tetap baik. Selain itu untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, Sahabat Sehat dapat mengkonsumsi minuman jus buah, kuah sayur dan susu.

    Kelola Stress Dengan Baik

    Berdasarkan penelitian, kondisi psikis yang cemas, stress dan kelelahan dapat berdampak pada menurunnya produksi ASI. Meskipun bekerja, sebaiknya atur jam istirahat dan hindari membawa pekerjaan ke rumah agar dapat mengelola stress dengan baik.

    Pompa ASI Secara Berkala

    Agar produksi ASI tetap baik, meskipun Sahabat Sehat bekerja sebaiknya tetap pompa ASI sesuai jadwal. Dengan rutin memompa ASI, maka payudara akan kembali penuh terisi ASI. Jangan lupa membawa alat pompa ASI, kotak pendingin serta botol maupun plastik penampung ASI. 

    Menyusui Pada Kedua Payudara

    Sepulang bekerja, Sahabat Sehat dianjurkan tetap memberikan ASI secara langsung untuk Si Kecil. Selain untuk meningkatkan ikatan antara Ibu dan anak, dengan menyusui secara langsung dapat membantu menstimulasi produksi ASI di kedua payudara. 

    Istirahat yang Cukup

    Meskipun Sahabat Sehat tetap bekerja saat menyusui, sebaiknya sediakan waktu yang cukup untuk beristirahat. Istirahat selama 7-9 jam sehari dapat membantu pemulihan tubuh. Jika kondisi tubuh prima, maka produksi ASI dapat terjaga dengan baik.

    Melakukan Terapi Hypnobreastfeeding

    Hypnobreastfeeding adalah terapi dan teknik untuk merelaksasi tubuh sehingga ASI bisa lebih lancar. Prosesnya dimulai dengan memberikan  hal-hal positif pada diri sendiri agar tubuh rileks sehingga stres reda dan produksi ASI kembali meningkat.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai tips untuk melancarkan produksi ASI bagi ibu pekerja. Untuk turut mendukung produksi ASI, Sahabat Sehat dianjurkan konsumsi multivitamin yang baik bagi daya tahan tubuh.

    Jika Sahabat Sehat memerlukan multivitamin untuk membantu meningkatkan produksi ASI ibu bekerja ataupun alat pompa ASI yang dapat merangsang peningkatan produksi ASI, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Baby and Child. 10 things you can do to boost the quality of your breastmilk [Internet]. UAE : BabyandChild. 2020 [updated 2020 April 26; cited 2021 Oct 28].
    2. Pregnancy Birth Baby. Increasing your breast milk [Internet]. Australia : Pregnancy Birth Baby. [updated 2019 Aug; cited 2021 Oct 28].
    3. Longhurst A. How to Increase Breast Milk: Home Remedies, Diet, Supplements [Internet]. USA : Healthline. 2018 [updated 2018 May 07; cited 2021 Oct 28].
    4. Institute of Medicine (US) Committee on Nutritional Status During Pregnancy and Lactation. Nutrition During Lactation. USA; [cited 2021 Oct 28]
    5. Ballem L. 7 Foods to Boost your Brestmilk [Internet]. USA : Today’s Parent. 2020 [updated 2020 Feb 01]
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Pemberian vaksin TT untuk ibu hamil wajib diberikan pada usia kehamilan 27-36 minggu. Tujuannya tentu untuk menghindari risiko tetanus. Ya, ibu hamil sangat rentan terkena tetanus. Terutama saat proses melahirkan. Tetanus adalah salah satu jenis penyakit menular, yang disebabkan oleh infeksi bakteri Clostridium Tetani. […]

    Ini Alasan Mengapa Vaksin TT untuk Ibu Hamil Itu Penting

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Seorang Calon Ibu yang Telah Menerima Vaksin TT untuk Ibu Hamil di Lengan Kirinya

    Seorang Calon Ibu yang Telah Menerima Vaksin TT untuk Ibu Hamil di Lengan Kirinya

    Pemberian vaksin TT untuk ibu hamil wajib diberikan pada usia kehamilan 27-36 minggu. Tujuannya tentu untuk menghindari risiko tetanus. Ya, ibu hamil sangat rentan terkena tetanus. Terutama saat proses melahirkan.

    Tetanus adalah salah satu jenis penyakit menular, yang disebabkan oleh infeksi bakteri Clostridium Tetani. Bakteri ini akan masuk ke dalam tubuh melalui luka yang terbuka atau bahkan melalui goresan kecil. Bakteri Clostridium Tetani menghasilkan racun yang disebut tetanospasmin, sesaat setelah masuk ke darah melalui kulit yang dapat menyerang sistem saraf. Jika tidak ditangani dengan baik, dapat mengakibatkan kematian. 

    Ini Alasan Pentingnya Vaksin TT untuk Ibu Hamil

    Indonesia merupakan negara terakhir di kawasan Asia yang berhasil eliminasi tetanus pada ibu dan bayi baru lahir (maternal neonatal tetanus = MNT). Padahal kasus tetanus pada maternal dan neonatal adalah penyebab kematian yang paling banyak ditemukan.

    Risiko jika ibu hamil terinfeksi tetanus antara lain:

    • Bayi berisiko lahir prematur
    • Proses persalinan menjadi jauh lebih berat.
    • Kematian ibu maupun janin

    Hal inilah yang menjadi alasan pentingnya ibu hamil untuk mendapatkan Vaksin TT.

    Biasanya tetanus pada ibu hamil terjadi akibat persalinan dan penanganan tali pusat yang tidak steril. Ya, pada ibu hamil, infeksi tetanus dapat terjadi akibat luka selama proses persalinan maupun alat yang digunakan selama proses persalinan yang tidak steril.

    Selain dari luka akibat proses persalinan, risiko tetanus juga terjadi akibat goresan dan luka yang terbuka yang diakibatkan benda-benda mengandung bakteri Clostridium Tetani yang menghasilkan racun tetanospasmin. Karena risiko terkena tetanus cukup besar, maka sudah sepantasnya ibu hamil mempersiapkan diri setidaknya pada usia kehamilan 7 bulan untuk mendapatkan vaksin TT.

    Gejala pada Ibu Hamil Jika Terinfeksi Tetanus

    Tetanus biasanya ditandai dengan kaku otot dan terasa nyeri. Namun gejala tetanus bukan hanya nyeri dan kaku otot. Beberapa gejala yang dirasakan oleh ibu hamil yang terinfeksi tetanus antara lain adalah:

    • Otot rahang terasa tegang dan kaku atau biasa disebut trismus
    • Otot leher atau otot perut terasa kaku.
    • Mengalami kesulitan dalam menelan.
    • Merasa sulit bernapas.

    Ada 2 jenis tetanus yaitu Tetanus Neonatorum (TN) dan Tetanus Maternal (TM). Tetanus Neonatorum (TN) adalah tetanus yang terjadi pada bayi pada usia hari ke 3 dan 28 setelah kelahirannya. Sedangkan Tetanus Maternal (TM) adalah tetanus yang menyerang ibu hamil dan 6 pekan setelah melahirkan.

    Mengenal Vaksin Toksoid Tetanus (TT)

    Toksoid Tetanus (TT) adalah vaksin yang dapat mencegah terinfeksi tetanus. Vaksin TT dapat mencegah ibu hamil dan bayinya terinfeksi tetanus. Dengan mendapatkan vaksin TT, tubuh ibu hamil akan membentuk antibodi dalam melawan bakteri tetanus.

    Antibodi alami nantinya akan diteruskan ke tubuh janin dalam kandungan sehingga janin turut terlindungi dari tetanus selama beberapa bulan pertama hidupnya. Selanjutnya bayi akan menerima vaksin tetanus pada usia enam hingga delapan minggu, sebagai bagian dari vaksin DPT (Difteri-Pertusis-Tetanus).  

    Kapan Waktu Tepat Ibu Hamil Untuk Mendapatkan Vaksin TT?

    Pemberian vaksin TT untuk ibu hamil diberikan pada usia kehamilan sekitar 7 bulan atau 27 hingga 36 minggu. Jika ini adalah kehamilan pertama dan Sahabat Sehat telah memiliki jadwal vaksin yang teratur sebelumnya, maka Sahabat Sehat membutuhkan dua vaksin TT dengan rentang waktu minimal empat minggu antara setiap dosis. 

    Namun bila Sahabat Sehat tidak memiliki riwayat vaksinasi yang lengkap sebelumnya, maka dianjurkan untuk menerima vaksin TT dosis pertama sedini mungkin dan diikuti dengan dosis kedua pada empat minggu berikutnya. Dosis ketiga dapat Sahabat Sehat terima setelah enam bulan dosis yang kedua. Dalam kondisi ini sebaiknya Sahabat Sehat mendapatkan vaksin tetanus ini sebanyak 3 dosis sebelum persalinan. 

    Jika Sahabat Sehat kembali hamil lagi dalam waktu dua tahun setelah persalinan anak pertama, pemberian vaksin TT akan bergantung pada riwayat vaksinasi sebelumnya. Jika pada kehamilan sebelumnya Anda telah mendapatkan 2 dosis vaksin tetanus, maka dokter hanya akan menyarankan pemberian vaksin booster. 

    Efek Samping Vaksin Tetanus

    Berikut adalah berbagai efek samping yang dapat Sahabat Sehat alami setelah divaksin tetanus:

    • Kemerahan dan bengkak di lokasi suntikan
    • Nyeri
    • Demam
    • Sakit kepala. 

    Sahabat Sehat tak perlu khawatir sebab efek samping ini dapat hilang dengan sendirinya. Untuk meredakan keluhan, dianjurkan istirahat yang cukup dan memberi kompres air hangat pada bekas lokasi suntikan.

    Agar tetap sehat dan memiliki imunitas tubuh yang tinggi, pastikan untuk melakukan vaksinasi. Kini vaksinasi jauh lebih mudah karena bisa didapatkan di klinik terdekat, atau langsung di rumah atau kantor.

    Bagaimana caranya mendapatkan vaksinasi agar imun tubuh meningkat? Dapatkan berbagai jenis vaksin yang dibutuhkan untuk meningkatkan imun tubuh. Cek: Layanan Vaksinasi dari Prosehat

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai vaksin TT yang penting bagi ibu hamil untuk mencegah infeksi tetanus pada ibu dan janin. Jika Sahabat Sehat memerlukan vaksin tetanus, segera manfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Nabar A. Why do I need the TT injection (TT vaccine) in pregnancy and when will I get it? [Internet]. USA : Baby Center; [cited 2021 Oct 01].
    2. Anjum S. Tetanus Toxoid (TT) Injection during Pregnancy [Internet]. USA : First Cry Parenting. 2018 [updated 2018 Aug 20; cited 2021 Oct 06].
    3. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Pusat Data dan Informasi – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Internet]. 2012 [updated 2012 Sep 01; cited 2021 Oct 01].
    4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. PBB Deklarasikan Indonesia Eliminasi Tetanus pada Ibu dan Bayi [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2016 [updated 2016 May 19; cited 2021 Oct 01].
    5. World Health Organization. Maternal Immunization Against Tetanus [Internet]. USA : World Health Organization. https://www.who.int/reproductivehealth/publications/maternal_perinatal_health/immunization_tetanus.pdf
    6. Mayo Clinic. Vaccines during pregnancy: Are they safe? [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2020 [updated 2020 Feb 20; cited 2021 Oct 01].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Setidaknya empat kali. Itulah jawaban dari berapa kali harus cek kehamilan ke dokter atau bidan. Pengecekan harus rutin dan terjadwal. Dengan demikian, kondisi kesehatan ibu dan janin bisa terjaga dengan baik. Pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) penting dilakukan ibu hamil untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. […]

    Detail Lengkap Kapan dan Berapa Kali Harus Cek Kehamilan

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Jadwal Lengkap Cek Kehamilan dan Total Berapa Kali Harus Cek Kehamilan yang Disarankan Dokter

    Setidaknya empat kali. Itulah jawaban dari berapa kali harus cek kehamilan ke dokter atau bidan. Pengecekan harus rutin dan terjadwal. Dengan demikian, kondisi kesehatan ibu dan janin bisa terjaga dengan baik.

    Pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) penting dilakukan ibu hamil untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. Mungkin banyak diantara Sahabat Sehat merasa bingung, sebaiknya berapa kali melakukan kunjungan pemeriksaan selama masa kehamilan ? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut.

    Jadwal Kunjungan ke Dokter untuk Cek Kehamilan

    Pemeriksaan kehamilan dilakukan sejak masa awal kehamilan hingga proses persalinan untuk memantau kesehatan ibu dan janin. Selama masa kehamilan, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti USG perut, pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi penyakit seperti HIV/Aids, Hepatitis B, Sifilis, dan lainnya. 

    Badan Kesehatan Dunia atau disebut juga World Health Organization (WHO) menganjurkan minimal 4 kali pemeriksaan kesehatan selama hamil. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia turut menganjurkan pemeriksaan selama hamil dilakukan minimal 4 kali selama masa kehamilan, yaitu:

    • 1 kali pemeriksaan pada trimester pertama,
    • 1 kali pemeriksaan pada trimester kedua, dan
    • 2 kali pemeriksaan pada trimester ketiga kehamilan.

    Kunjungan Kehamilan Pertama

    Kunjungan pertama ke fasilitas kesehatan mulai dilakukan ketika usia kehamilan belum mencapai 16 minggu. Berikut ini hal-hal yang diperiksa pada pemeriksaan pertama:

    Riwayat Kesehatan

    Untuk mengetahui kondisi kesehatan, riwayat kehamilan sebelumnya dan keadaan mental atau psikososial.

    Menentukan Usia Kehamilan

    Untuk memperkirakan usia kehamilan dapat dilakukan pemeriksaan USG transvaginal maupun transabdominal, maupun dengan menanyakan HPHT (hari pertama haid terakhir).

    Pemeriksaan Fisik 

    Akan dilakukan pemeriksaan seperti tekanan darah, berat badan dan pemeriksaan fisik lainnya.

    Pemeriksaan Laboratorium

    Beberapa pemeriksaan laboratorium yang dianjurkan yaitu pemeriksaan hemoglobin darah, pemeriksaan urin, golongan darah serta rhesus, serta pemeriksaan untuk mendeteksi TORCH (Toksoplasma, Rubella, CMV, Herpes), serta Hepatitis B.

    Bila terdapat kelainan atau komplikasi dalam pemeriksaan fisik dan laboratorium maka akan dirujuk ke dokter spesialis kandungan.

    Kunjungan Kehamilan Kedua

    Kunjungan kehamilan yang kedua dilakukan saat usia kehamilan mencapai antara 4-6 bulan. Normalnya kunjungan kehamilan dilakukan sebelum usia kehamilan mencapai 26 minggu. Pemeriksaan yang akan dilakukan meliputi:

    Riwayat Kesehatan

    Sahabat Sehat akan ditanya mengenai keluhan selama kehamilan,serta pergerakan janin.

    Pemeriksaan Fisik

    Pemeriksaan ini berupa pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi puncak rahim (fundus uteri), denyut janin dan pemeriksaan fisik menyeluruh serta pemeriksaan dalam bila pada kunjungan pertama tidak dilakukan.

    Pemeriksaan Laboratorium

    Pemeriksaan yang akan dilakukan meliputi urinalisis, cek protein urin, kadar gula darah dan hemoglobin. Pemeriksaan lainnya untuk mendeteksi dini kelainan janin misalnya pemeriksaan alpha fetoprotein (AFP), Chorionic Villus Sample (CVS), dan amniocentesis.

    Pemeriksaan Ultrasonografi (USG)

    Pemeriksaan USG perut dilakukan untuk memeriksa kondisi janin, jumlah janin, pergerakan jantung janin, lokasi plasenta (ari-ari) dan jumlah air ketuban.

    Kunjungan Kehamilan Ketiga

    Kunjungan ketiga dilakukan saat usia kehamilan mencapai 32 minggu. Pemeriksaan yang dilakukan hampir sama dengan berbagai pemeriksaan yang dilakukan pada kunjungan kehamilan kedua yang terdiri dari:

    • Pengecekan riwayat kesehatan
    • Pemeriksaan fisik
    • Pemeriksaan laboratorium
    • Pemeriksaan Ultrasonografi (USG)

    Kunjungan Kehamilan Keempat

    Pemeriksaan kehamilan keempat merupakan pemeriksaan terakhir dan dilakukan pada usia kehamilan antara 32-36 minggu. Pada kunjungan kehamilan keempat, Sahabat Sehat dapat mendiskusikan pilihan cara bersalin yang aman dan sesuai dengan kondisi kehamilan.

    Selama masa kehamilan, tetap jaga kesehatan. Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah dengan mengkonsumsi vitamin. Namun pastikan hanya mengkonsumsi vitamin yang memang diperuntukkan untuk ibu hamil.

    Cek Rekomendasi Vitamin untuk Ibu Hamil

    Nah Sahabat Sehat, itulah jawaban pertanyaan berapa kali harus cek kehamilan dan kapan sebaiknya kunjungan pemeriksaan kehamilan yang perlu diketahui setiap ibu hamil. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

     Referensi:

    1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan (ANC) di Fasilitas Kesehatan [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018 [updated 2018 Aug 12; cited 2021 Sep 09].
    2. National Health Service. Your antenatal care [Internet]. UK : National Health Service. 2017 [updated 2017 Nov 06; cited 2021 Sep 09].
    3. TanyaDok. Perlukah Pemeriksaan Rutin Menjelang Persalinan [Internet]. Indonesia ; [cited 2021 Sep 09].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Ketuban pecah dini biasa disebut juga Premature Rupture of Membranes, alias PROM. Banyak faktor yang jadi penyebab ketuban pecah dini. Mulai dari kelainan kantung ketuban, kesehatan ibu, dan faktor-faktor lainnya. Pecahnya air ketuban umumnya merupakan pertanda bahwa telah memasuki fase awal persalinan. Kantung […]

    Faktor Penyebab Ketuban Pecah Dini dan Cara Mencegahnya

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Mengenal Penyebab Ketuban Pecah Dini Beserta Risiko dan Pencegahannya

    Ketuban pecah dini biasa disebut juga Premature Rupture of Membranes, alias PROM. Banyak faktor yang jadi penyebab ketuban pecah dini. Mulai dari kelainan kantung ketuban, kesehatan ibu, dan faktor-faktor lainnya.

    Pecahnya air ketuban umumnya merupakan pertanda bahwa telah memasuki fase awal persalinan. Kantung ketuban merupakan bantalan pelindung tempat tumbuh kembang janin yang berbentuk seperti kantong membran dan berisi cairan ketuban (amnion). Kantung ketuban dapat melindungi janin di dalam rahim.

    Saat menjelang persalinan, kantung ketuban akan pecah dan cairan ketuban keluar melalui vagina. Air ketuban terlihat berwarna bening dan tidak berbau. Sahabat Sehat, bagaimana jika air ketuban keluar sebelum waktu bersalin? Mari simak penjelasan berikut

    Apa Itu Ketuban Pecah Dini?

    Ketuban pecah dini (KPD) adalah kondisi pecahnya selaput ketuban sebelum waktu persalinan dimulai. Ketuban pecah dini terbagi menjadi dua kondisi, yaitu:

    • Ketuban pecah dini kurang bulan atau sebelum kehamilan berusia 37 minggu, disebut sebagai preterm premature rupture of membranes (PPROM). 
    • Ketuban pecah cukup bulan yang disebut dengan premature rupture of membrane (PROM).

    Setidaknya sebanyak 10% kehamilan akan mengalami kondisi ini. Saat kantung ketuban telah pecah dan bayi tidak segera dilahirkan akan memicu resiko terjadi infeksi yang dapat membahayakan ibu dan janin.

    Air ketuban diketahui mengandung air, antibodi, hormon, dan nutrisi yang baik bagi tumbuh kembang janin. Sifat bakteriostatik pada cairan ketuban juga mampu mencegah terjadinya infeksi dalam kandungan.

    Penyebab Ketuban Pecah Dini

    Sebenarnya belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan ketuban pecah dini. Namun terdapat berbagai kondisi yang diperkirakan sebagai penyebab ketuban pecah sebelum waktunya:

    • Infeksi dan peradangan pada selaput ketuban
    • Infeksi menular seksual, misalnya gonore dan klamidia
    • Memiliki riwayat prematur sebelumnya
    • Merokok dan konsumsi alkohol selama masa kehamilan
    • Terjadi pendarahan pada vagina lebih dari satu trimester kehamilan
    • Kadar kolagen yang rendah pada jaringan kantung ketuban
    • Volume cairan di dalam ketuban yang terlalu banyak
    • Posisi bayi sungsang
    • Trauma atau cedera di bagian organ reproduksi karena kecelakaan
    • Depresi dan stress
    • Tekanan darah tinggi saat hamil
    • Pernah menjalani operasi di bagian rahim
    • Melakukan olahraga dan aktivitas berat di masa kehamilan
    • Berat badan ibu hamil rendah
    • Pola makan dan asupan gizi yang buruk (misal kurang asupan tembaga, vitamin C, dan seng).

    Tips Mencegah Ketuban Pecah Dini

    Pecahnya ketuban sebelum waktunya sangat berisiko bagi ibu hamil. Untuk mencegah ketuban pecah dini, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan berbagai hal berikut :

    Menjaga kesehatan selama hamil

    Ibu hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan agar dapat memantau kondisi kesehatan ibu dan janin, sehingga jika ada kecurigaan menderita penyakit tertentu maka dapat ditangani lebih dini.

    Konsumsi vitamin C dan zat besi

    Mengkonsumsi Vitamin C yang cukup turut bermanfaat untuk menguatkan membran kantung ketuban. Selain itu zat besi yang terkandung dalam sayuran hijau dan kacang-kacangan juga memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk menjaga kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. 

    Hindari merokok

    Selain sangat berbahaya bagi ibu hamil, paparan asap rokok juga berbahaya bagi tumbuh kembang janin. Oleh sebab itu, hindarilah paparan asap rokok baik sebagai perokok aktif ataupun pasif untuk mencegah ketuban pecah dini dan persalinan prematur.

    Istirahat yang cukup

    Selama masa kehamilan, sebaiknya ibu hamil beristirahat sebab jika ibu kelelahan dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti pecahnya air ketuban sebelum waktu bersalin.

    Hati-hati saat berhubungan seks

    Sebelum berhubungan seksual selama hamil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan pada kondisi janin lebih dahulu.

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai penyebab ketuban pecah dini dan cara untuk mencegahnya. Waspadai jika keluar air dari vagina, sebaiknya Sahabat Sehat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

    Untuk menjaga kesehatan selama hamil, Sahabat Sehat dianjurkan mengkonsumsi susu ibu hamil serta multivitamin. Jika Sahabat Sehat memerlukan susu ibu hamil dan vitamin selama hamil, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Emedicine.medscape.com. 2021. Premature Rupture of Membranes: Overview, Premature Rupture of Membranes (at Term), Premature Preterm Rupture of Membranes. [online]
    2. Mayo Clinic. 2021. Water breaking: Understand this sign of labor. [online]
    3. Mottchildren.org. 2021. Preterm Prelabor Rupture of Membranes (pPROM) | CS Mott Children’s Hospital | Michigan Medicine. [online]
    4. BabyCentre UK. 2021. When your waters break. [online] Available at: <https://www.babycentre.co.uk/a1053562/when-your-waters-break> [Accessed 8 September 2021].
    5. Winchesterhospital.org. 2021. Preterm Premature Rupture of Membranes | Winchester Hospital. [online]
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Musik dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Karenanya, banyak sekali manfaat mendengarkan musik pada janin dan bagi kesehatan ibu hamil. Alunan irama musik dipercaya dapat mempengaruhi suasana hati yang tidak stabil pada ibu hamil akibat perubahan hormon di masa kehamilan. Selain itu para ahli menganggap […]

    5 Manfaat Mendengarkan Musik pada Janin dan Ibu Hamil

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Manfaat Mendengarkan Musik pada Janin dan Kesehatan Ibu Hamil

    Musik dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Karenanya, banyak sekali manfaat mendengarkan musik pada janin dan bagi kesehatan ibu hamil. Alunan irama musik dipercaya dapat mempengaruhi suasana hati yang tidak stabil pada ibu hamil akibat perubahan hormon di masa kehamilan.

    Selain itu para ahli menganggap bahwa dengan mendengarkan jenis musik tertentu saat hamil dapat menunjang perkembangan otak janin. Sahabat Sehat, apa saja manfaat mendengarkan musik bagi janin dan ibu hamil? Mari simak penjelasan berikut.

    Bisakah Janin Mendengarkan Musik?

    Meski masih didalam kandungan, pendengaran Si Kecil sudah mulai terbentuk seiring mendekati waktu kelahirannya. Janin sudah mulai dapat mendengar saat usia kehamilan mencapai 23 minggu. Memasuki usia kehamilan 29 hingga 33 minggu, janin sudah mampu membuat tangisan atau suara keras lainnya.

    Oleh sebab itu bagi Sahabat Sehat yang tengah mengandung dianjurkan memberi rangsangan seperti mengajak Si Kecil berbicara sambil mengelus perut, atau mendengarkan musik yang menenangkan. Biasanya janin akan memberikan respon dari dalam kandungan dengan membuat gerakan tertentu.

    Manfaat Mendengarkan Musik pada Janin

    Sebuah penelitian mengungkapkan jika ibu hamil mendengarkan musik di masa kehamilannya, bayi menjadi lebih aktif dan peka dengan lingkungan sekitarnya setelah dilahirkan. Selain itu, beberapa manfaat musik bagi janin antara lain adalah:

    1. Meningkatkan kecerdasan dan kemampuan berpikir anak
    2. Daya tahan si kecil meningkat dan lebih sehat
    3. Si kecil jadi memiliki potensi yang tinggi di bidang seni

    Selain memberikan manfaat bagi si kecil dalam kandungan, mendengarkan musik juga akan bermanfaat bagi ibu hamil.

    Manfaat Mendengarkan Musik Bagi Ibu Hamil

    Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai manfaat yang dapat Sahabat Sehat peroleh dengan mendengarkan musik selama hamil:

    Meredakan cemas dan stress 

    Perubahan hormon yang dialami ibu hamil kerap menimbulkan cemas dan stress. Ibu hamil yang mengalami stress dan depresi selama masa kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur, berat bayi lahir rendah, dan gangguan perkembangan kognitif Si Kecil. Mendengarkan musik dengan alunan lembut dan menenangkan adalah salah satu solusi untuk mengatasi stress di masa kehamilan.

    Mengatasi sulit tidur

    Irama lagu yang lembut dapat membantu tubuh dan pikiran ibu hamil lebih rileks. Sebuah studi membuktikan bahwa ibu hamil yang rutin mendengarkan musik selama 4 minggu berturut-turut memiliki kualitas tidur yang jauh lebih baik dibanding dengan mereka yang tidak mendengarkan musik sama sekali.

    Menjaga tekanan darah stabil

    Salah satu komplikasi yang sering terjadi selama hamil adalah preeklampsia atau disebut juga keracunan kehamilan. Kondisi ini diakibatkan oleh tekanan darah ibu hamil yang tinggi sehingga menyebabkan plasenta kekurangan asupan darah dan oksigen. Berdasarkan penelitian, dengan mendengarkan musik yang lembut dapat membantu Sahabat Sehat menjadi lebih rileks dan tekananan darah menjadi stabil. Tentunya perlu diimbangi dengan istirahat yang cukup dan menjaga asupan makanan yang dikonsumsi.

    Meredakan nyeri saat hamil

    Efek relaksasi dari mendengarkan musik juga mampu membantu meredakan rasa nyeri yang sering muncul di masa kehamilan, seperti nyeri perut, nyeri punggung, hingga sakit kepala. Saat Sahabat Sehat mendengarkan musik yang disukai atau musik beralunan lembut, tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami.

    Hal Penting Saat Mendengarkan Musik

    Jika Sahabat Sehat mendengarkan musik selama hamil, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut agar tidak berdampak buruk bagi kondisi ibu dan janin :

     

    • Hindari memutar musik dengan suara keras (> 80 db) yang diputar berulang sebab dapat berdampak pada pendengaran dan otak janin.

     

    • Volume musik yang dianjurkan untuk janin yakni sekitar 50-60 desibel atau sebesar suara normal saat berbicara.
    • Tidak diperkenankan untuk meletakan barang elektronik seperti handphone, perangkat musik atau loudspeaker secara langsung di perut selama masa kehamilan.
    • Musik dengan irama lambat, lembut, dan teratur seperti musik pengantar tidur ataupun musik klasik dianggap paling cocok untuk kesehatan ibu dan janin.

     

     

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa hal mengenai manfaat mendengarkan musik pada janin yang dapat Sahabat Sehat jadikan panduan selama kehamilan. Jika Sahabat Sehat memiliki pertanyaan lain seputar kehamilan, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Baby Centre UK. Will my baby learn anything in the womb? [Internet]. UK : Baby Center UK; [cited 2021 Aug 26]. Available from : https://www.babycentre.co.uk/a1049781/will-my-baby-learn-anything-in-the-womb
    2. Gordon S. Loud and Clear: What Your Baby Can Hear in Utero [Internet]. USA : Very Well Family. 2021 [updated 2021 June 14; cited 2021 Aug 26].
    3. International Forum for Wellbeing in Pregnancy. Listening to music during pregnancy: Myths and Facts – International Forum for Wellbeing in Pregnancy [Internet]. USA : International Forum for Wellbeing in Pregnancy; [cited 2021 Aug 26].
    4. The Asian Parent. 7 manfaat mendengarkan musik saat hamil, nomor 5 paling diharapkan semua orangtua [Internet]. Indonesia : The Asian Parent; [cited 2021 Aug 26].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Mungkin batuk terlihat sebagai hal sepele. Semua orang pernah mengalaminya. Namun batuk saat hamil bisa berbahaya bagi ibu dan janin. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab munculnya masalah ini dan bagaimana untuk menyembuhkannya. Di musim pancaroba, […]

    Awas, Batuk Saat Hamil Berbahaya Bagi Janin! Ini Solusinya

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Risiko Serta Bahaya Batuk Saat Hamil Serta Cara Mengatasinya

    Mungkin batuk terlihat sebagai hal sepele. Semua orang pernah mengalaminya. Namun batuk saat hamil bisa berbahaya bagi ibu dan janin. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab munculnya masalah ini dan bagaimana untuk menyembuhkannya.

    Di musim pancaroba, batuk sering kali menyerang semua kalangan. Selain itu, daya tahan tubuh yang menurun turut meningkatkan resiko terserang batuk. Tidak jarang batuk juga dapat dialami oleh ibu hamil. Perubahan hormon selama hamil turut menyebabkan menurunnya sistem daya tahan tubuh sehingga ibu hamil mudah terserang flu dan batuk.1

    Trimester awal kehamilan merupakan waktu yang penting sebab merupakan masa pembentukan organ vital janin, sehingga disarankan ibu hamil berhati-hati dalam mengkonsumsi obat dan harus dengan pengawasan dokter. Obat-obatan yang dikonsumsi ibu hamil tanpa pertimbangan yang tepat dikhawatirkan menimbulkan efek samping pada janin dalam kandungan.2,3,4

    Sahabat Sehat, apa yang harus dilakukan untuk mengatasi batuk saat hamil ? Mari simak penjelasan berikut.

    Tips Atasi Batuk saat Hamil

    Bagi Sahabat Sehat yang tengah mengandung namun mengalami batuk, lakukan beberapa langkah mudah berikut sebagai penanganan awal di rumah :

    1. Mandi dengan air hangat selama batuk dan pilek.
    2. Oleskan kayu putih atau minyak penghangat di dada dan dibawah hidung untuk melegakan pernapasan.
    3. Minum air hangat dengan jeruk nipis dan madu. 
    4. Berjemur dibawah sinar matahari setiap pagi selama 15 menit, sebelum pukul 10 pagi.
    5. Beristirahat yang cukup 
    6. Membuka jendela dan memperbaiki ventilasi di rumah agar sirkulasi udara berlangsung dengan baik.
    7. Konsumsi makanan bergizi seimbang, seperti sayur dan buah-buahan 
    8. Perbanyak minum air putih untuk  menjaga keseimbangan cairan didalam tubuh.
    9. Hindari merokok maupun paparan asap rokok. 1,3,4
    10. Hindari makanan yang dapat menyebabkan tenggorokan terasa semakin gatal, seperti gorengan, makanan berminyak, dan minuman berkafein (misal teh, kopi dan coklat).
    11. Lakukan olahraga ringan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti jalan santai dan senam ibu hamil.1,3
    12. Berkumur dengan air garam apabila tenggorokan terasa gatal.
    13. Menggunakan obat semprot hidung untuk melegakan hidung yang tersumbat.
    14. Konsumsi susu ibu hamil serta multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

    Penjelasan singkat:

    Uap air hangat membantu ibu hamil melegakan pernapasan dan mengeluarkan dahak.

    Jeruk nipis mengandung vitamin C yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sementara madu dapat membantu memperbaiki proses peradangan di dalam tubuh.

    Apa Obat Batuk Untuk Ibu Hamil?

    Sahabat Sehat, hingga kini belum ada obat batuk maupun pilek yang benar-benar aman bagi ibu hamil, termasuk antibiotik. Obat-obatan yang dikonsumsi ibu hamil harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

    Cara Mencegah Batuk Berulang Selama Kehamilan

    Walaupun sistem daya tahan tubuh selama masa kehamilan menurun, sebaiknya Sahabat Sehat melakukan berbagai upaya berikut untuk mencegah batuk dan pilek kembali terulang :

    • Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terutama saat sebelum makan, sebelum memegang wajah dan setelah dari toilet.
    • Istirahat yang cukup, minimal 7-9 jam per hari.
    • Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang.
    • Kelola stress dengan baik
    • Menggunakan masker apabila sedang sakit atau berada didekat orang yang sedang sakit.
    • Konsumsi susu ibu hamil dan multivitamin
    • Olahraga yang teratur.5

    Kapan Harus Segera Menghubungi Dokter ?

    Sahabat Sehat perlu mewaspadai apabila keluhan batuk disertai beberapa gejala berikut, maka segera diperiksakan ke dokter terdekat : 

    • Lemas
    • Sesak nafas
    • Nyeri dada, seperti tertekan benda berat
    • Perdarahan dari vagina
    • Muntah
    • Demam tinggi
    • Gerakan janin meningkat, atau terasa berkurang.5

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai tips mengatasi batuk pada ibu hamil. Jika Sahabat Sehat membutuhkan susu hamil maupun multivitamin, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Nithy T. Batuk Saat Hamil, Bagaimana Mengatasinya? [Internet]. Indonesia : theAsianparent; [cited 18 August 2021].
    2. American Pregnancy. Cough and Cold During Pregnancy: Treatment and Prevention [Internet]. USA : American Pregnancy Association; [cited 18 August 2021].
    3. Sedicias S. How To Get Rid of a Cough During Pregnancy [Internet]. Brazil : Tua Saúde. 2021 [updated March 2021; cited 18 August 2021].
    4. University of Illinois. Taking Nyquil While Pregnant: Is It Safe? [Internet]. USA : Healthline. 2016 [updated 05 Aug 2016; cited 18 August 2021].
    5. de Bellefonds C. A. Pregnant With a Cold? Here’s how to Manage a Cold During Pregnancy [Internet]. USA : What to Expect. 2020 [updated 10 Feb 2020; cited 18 August 2021].
    Read More

Showing 11–20 of 74 results

Chat Dokter 24 Jam