Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Archive for Category: Kesehatan Hamil

Showing 11–20 of 38 results

  • Sekarang ini pemerintah banyak mempromosikan perang terhadap berbagai penyakit yang mudah menular atau menjadi wabah. Salah satunya adalah Rubella yang mengkhawatirkan banyak orang, mulai dari anak-anak hingga dewasa dan tentu saja ibu hamil yang bukan hanya mementingkan kesehatan sendiri tetapi calon bayi yang ada diperutnya. Banyaknya masalah yang terjadi akibat ibu hamil yang terinfeksi Rubella […]

    Rubella dan Kehamilan serta Dampaknya pada Janin

    Sekarang ini pemerintah banyak mempromosikan perang terhadap berbagai penyakit yang mudah menular atau menjadi wabah. Salah satunya adalah Rubella yang mengkhawatirkan banyak orang, mulai dari anak-anak hingga dewasa dan tentu saja ibu hamil yang bukan hanya mementingkan kesehatan sendiri tetapi calon bayi yang ada diperutnya.

    Banyaknya masalah yang terjadi akibat ibu hamil yang terinfeksi Rubella dan berimbas pada bayi menyebabkan banyak orang yang mencoba mencegah atau menghindari rubella dengan berbagai cara. Namun, beberapa ibu hamil juga masih ada yang belum sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan khususnya dari Rubella. Berikut ini akan kita bahas secara gamblang.

    Bahaya Rubella atau Campak Jerman bagi ibu hamil

    Rubella bisa dikategorikan penyakit yang berbahaya bagi ibu hamil serta janinnya, karena dapat menimbulkan cacat lahir. Rubella atau campak jerman termasuk virus yang paling berbahaya dan mematikan, umumnya menyerang ibu hamil pada 12 minggu pertama atau trimester pertama.

    Selain itu, ada juga penyakit yang disebut Congenital Rubella Syndrome (CRS), kondisi ini terjadi pada janin yang ada dalam perut atau rahim ibu yang terinfeksi virus tersebut. CRS bisa mempengaruhi kondisi di segala bagian tubuh bayi yang sedang berkembang. Tentu menjadi ketakutan sendiri jika yang terkena adalah bagian otak atau tubuh lain.

    Cacat lahir yang paling umum dari CRS dapat mencakup:

    • Gangguan pendengaran
    • katarak
    • penyakit jantung bawaan
    • keterlambatan perkembangan

    Tanda dan gejala

    Kenali gejala penyakit ini bila Sobat sangat khawatir mengenai keselamatan anak yang dikandung. Memang beberapa gejala hampir serupa dengan penyakit lainnya. Namun, Sobat bisa menilai dari tanda khusus rubella yang tidak akan muncul pada penyakit lain, yakni ruam merah yang sudah pasti muncul pertama kali.

    • Ruam merah

    Untuk anda yang terjangkit rubella, masalah yang pertama muncul adalah ruam merah khususnya di bagian wajah serta leher. Selain itu rubella akan menyebar ke semua bagian tubuh dan berproses selama 3 hari gejala lainnya kemudian akan menyusul atau muncul. Diantaranya adalah :

    • demam ringan (<39°C) yang sulit untuk terun
    • adanya mual dan juga muntah meskipun tidak salah makan
    • sakit kepala
    • mata mulai memerah dan bengkak
    • Tubuh mulai terasa tidak nyaman, batuk dan nyeri tenggorokan
    • Pembengkakan pada kelenjar getah bening
    • Khusus ibu hamil adanya kondisi tidak nyaman dan kurang sehat pada tubuh serta janin lambat merespon anda. selain itu pegal yang dirasakan berbeda dengan pegal ibu hamil biasanya, karena menyerang berbagai bagian tubuh tidak hanya punggung ataupun kaki.

    Penyebaran Rubella

    Rubella menular melalui percikan cairan penderita ketika mereka bersin atau batuk. Bila mengenai wanita hamil, maka besar kemungkinan janin yang dikandung tertular penyakit ini. Pada ibu hamil jika memang sang ibu terkena rubella maka kemungkinan menularkan ke bayinya secara langsung sebesar 90% . Bayi dengan CRS dapat membawa virus selama satu tahun atau lebih. Berdasarkan WHO sendiri angka CSR sangat tinggi di Afrika dan Asia Tenggara.

    Pemerintah menggalakan program vaksin MR atau rubella untuk mengurangi wabah dan kandungan virus rubella di Indonesia. Khususnya mereka yang tinggal di lingkungan padat penduduk dan mudah sekali menular wabahnya. Ibu hamil yang membekali diri dengan banyak nutrisipun tetap bisa terkena masalah tersebut.

    Cara Menghindari dan Menyembuhkan Rubella

    Ada beberapa cara pada ibu hamil untuk menghindari dan juga menyembuhkan rubella agar tidak semakin parah atau tidak terjangkit. Pertama yakni mengonsumsi makanan bergizi khususnya ibu hamil trisemester pertama yang masih mengalami mual dan sulit makan. Nutrisi ibu hamil harus lebih banyak mengingat daya tahan tubuh bekerja untuk dua nyawa.

    Sedangkan virus termasuk masalah penyakit yang banyak ditakuti karena bisa masuk dan menyerang pasien dengan mudah. Ibu hamil harus memperhatikan porsi makan serta kandungan nutrisi apa saja yang ada pada makanan tersebut.

    Selanjutnya adalah istirahat yang cukup pada ibu hamil karena ibu hamil mudah lelah dengan membawa janin yang ada di kandungan tanpa bisa dilepas sedikitpun. Sobat harus bisa mengtur waktu untuk mengistirahatkan tubuh dan kondisi anda. Jika tidak fit dan membiarkan tubuh terlalu lelah, maka berbagai penyakit termasuk virus mudah masuk ke dalam tubuh.

    Pilihan tepat lainnya adalah melakukan vaksin rubella untuk mencegah dan meminimalisir terjangkitnya virus rubella tersebut. Tentu kamu bisa melakukan vaksin rubella di ProSehat yang memberikan layanan vaksinasi ke rumah.

    Namun, semua kembali pada kemauan Sobat dan tekat sebagai ibu yang melindungi janinnya. Rubella yang menyerang ibu hamil berpotensi untuk merugikan dan menularkan kembali pada anak Sobat yang lainnya atau orang disekitarnya. Usahakan untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat.

     

    Read More
  • Manfaat ASI bagi bayi sudah tidak bisa dipungkiri lagi. ASI merupakan makanan pertama bagi bayi untuk mendukung tumbuh kembang seoptimal mungkin. ASI mengandung berbagai komponen nutrisi, mulai dari makronutrien seperti karbohidrat, protein, lemak, dan komponen mikronutrien mulai dari vitamin dan mineral. Jumlah produksi ASI bervariasi sekitar 40-1200 ml, dan menurun 100-200 ml pada ibu dengan […]

    5 Penyebab ASI Tidak Keluar yang Perlu Bunda Ketahui

    Manfaat ASI bagi bayi sudah tidak bisa dipungkiri lagi. ASI merupakan makanan pertama bagi bayi untuk mendukung tumbuh kembang seoptimal mungkin. ASI mengandung berbagai komponen nutrisi, mulai dari makronutrien seperti karbohidrat, protein, lemak, dan komponen mikronutrien mulai dari vitamin dan mineral. Jumlah produksi ASI bervariasi sekitar 40-1200 ml, dan menurun 100-200 ml pada ibu dengan status gizi buruk.1

    Banyak ibu yang baru melahirkan khawatir terhadap jumlah produksi ASI untuk bayinya. Berbagai cara sudah dilakukan untuk dapat meningkatkan produksi ASI, mulai dari makanan bergizi, daun katuk, dan berbagai macam makanan lainnya. Cara ini bahkan seringkali tidak berhasil dan makin membuat ibu menjadi stress. Hati-hati Bunda, stress dapat menjadi salah satu faktor ASI tidak keluar. Nah, sebelum kita bahas mengenai penyebab ASI tidak keluar, yuk, kita simak terlebih dulu mengenai struktur payudara dan bagaimana ASI diproduksi.

    Struktur payudara itu kompleks, terdiri dari lemak, saluran susu (duktus laktiferus), kantong susu (lobus), pembuluh darah dan kelenjar getah bening, dan puting susu (areola).2 Produksi ASI dipengaruhi langsung oleh hormone prolaktin dan oksitoksin. Pada saat hamil, produksi ASI mulai dipersiapkan hingga nanti bayi lahir.

    Ketika bayi menyusui, rangsangan dari puting susu diteruskan ke otak sehingga otak mengeluarkan hormone prolaktin dan oksitoksin. Prolaktin berfungsi untuk mengeluarkan ASI. Saat bayi menyedot puting ibu, hormone prolactin di darah meningkat dan menstimulasi produksi ASI yang ada di kantong ASI. Hormon ini mencapai puncaknya 30 menit setelah penghisapan oleh bayi.3

    Hormon oksitoksin bertugas membuat otot di sekitar area hitam putting berkontraksi sehingga dapat mengeluarkan ASI. Hormon ini mulai bekerja ketika Bunda hendak menyusui anaknya. Refleks hormon ini dipengaruhi oleh emosi dan perasaan ibu, sehingga pada kondisi tertentu dapat terhambat.3

    Banyak Bunda yang panik dan stress bila ASI tidak keluar. Sebenarnya apa sih yang membuat ASI menjadi tidak keluar? Yuk, mari kita lihat penjelasannya.

    1. Emosi ibu yang tidak stabil

    Pada saat ibu melihat bayinya, memegang, memeluk, mencium, hormone oksitoksin bekerja dan melepaskan reflex oksitoksin yang berperan dalam pengeluaran ASI. Maka tidak heran bila Bunda mengalami perasaan terluka atau sedih, ASI akan tiba-tiba berhenti. Bila Bunda didukung oleh suami dan keluarganya kembali dan merasa nyaman, maka ASI akan kembali mengalir.

    2. Menunda pemberian ASI

    Ketika bayi Bunda lahir, segera berikan ASI, jangan menundanya. Hanya ASI yang dapat memenuhi kebutuhan bayi baru lahir. Kemudian, bila Bunda jarang memberikan ASI karena beberapa kondisi, maka tidak ada yang merangsang hormon prolaktin yang berperan dalam pengeluaran ASI. Hal ini dapat menyebabkan ASI berkurang.

    3. Posisi bayi dan ibu yang tidak pas

    Pada saat bayi menyusui, pastikan mulutnya menempel penuh ke puting payudara dan bagian hitam di sekitarnya. Bunda dapat mengecek posisi bayi apakah sudah benar atau belum. Posisi yang tidak pas akan membuat produksi ASI menjadi turun.

    4. Hindari alkohol dan nikotin

    Kebiasaan minum alkohol yang banyak dan merokok dapat meurunkan produksi ASI. Kita pasti tahu bahwa rokok mengandung berbagai macam zat yang berbahaya bagi tubuh sehingga konsumsi rokok saat menyusui akan mempengaruhi ASI.

    5. Konsumsi obat-obatan tertentu

    Obat yang mengandung pseudoefedrin dapat menurunkan produksi ASI. Selain itu, beberapa kontrasepsi dapat menyebabkan penurunan produksi ASI. Konsultasikan segera ke dokter terdekat jika Sobat harus mengonsumsi obat-obat tertentu ketika sedang menyusui bayi.

    Nah, sudah jelas bukan, apa yang menyebabkan produksi ASI berkurang hinga tiba-tiba berhenti. Yuk, mulai sekarang Bunda menyusui harus peduli terhadap kesehatan payudara dan hati-hati dalam mengonsumsi saat anda menyusui.

    Referensi:

    1. Hendarto A, Pringgadini K. Nilai Nutrisi ASI. 2013. [Internet]. Retrieved from: idai.or.id/artikel/klinik/asi/nilai-nutrisi-air-susu-ibu
    2. Mayo Clinic. Female Breast Anatomy. [Internet] Retreieved from: mayoclinic.org/healthy-lifestyle/womens-health/multimedia/breast-cancer-early-stage/sls-20076628?s=3
    3. WHO. The Physiological Basis of Breastfeeding in Infant and young child feeding: Model chapter for the textbooks for medical students and allied professional. 2009. Geneva: WHO Publishing.
    Read More
  • Tahukan Bunda, bayi yang baru lahir sistem kekebalan tubuhnya masih rentan terhadap penyakit. Maka dari itu bayi yang baru lahir harus mendapatkan beberapa jenis vaksinasi salah satunya Hepatitis B. Hepatitis B adalah peradangan pada organ hati yang diakibatkan oleh virus hepatitis B yang dapat berkembang menjadi kronis. Apabila Hepatitis B tidak ditangani dengan tepat, berpotensi […]

    8 Alasan Mengapa Bayi Baru Lahir Harus Suntik Hepatitis B

    Tahukan Bunda, bayi yang baru lahir sistem kekebalan tubuhnya masih rentan terhadap penyakit. Maka dari itu bayi yang baru lahir harus mendapatkan beberapa jenis vaksinasi salah satunya Hepatitis B.

    Hepatitis B adalah peradangan pada organ hati yang diakibatkan oleh virus hepatitis B yang dapat berkembang menjadi kronis. Apabila Hepatitis B tidak ditangani dengan tepat, berpotensi menjadi sirosis hati hingga kanker hati. Bila dua kondisi ini terjadi, dapat meningkatkan risiko kematian. Lalu, mengapa Bayi baru lahir harus suntik hepatitis B? Berikut 8 alasannya:

    1. Hepatitis B Dapat Ditularkan Saat Persalinan

    Penularan hepatitis B dapat ditularkan secara vertikal dari Ibu ke janin, baik pada saat masih di dalam kandungan atau setelah proses persalinan. Ibu yang terinfeksi hepatitis B, 90% dapat menginfeksi bayinya. Sehingga Ibu hamil memerlukan pemeriksaan status infeksi virus hepatitis B (HbsAG). Pemeriksaan dilakukan sebanyak dua kali, saat pemeriksaan kehamilan pertama dan diulang kembali sebelum persalinan. Vaksinasi Hepatitis B merupakan salah satu cara untuk memutus rantai penularan tersebut.

    2. Hepatitis B pada Anak Tidak Bergejala

    Hepatitis B pada anak-anak seringkali tidak menimbulkan gejala apapun hanya gejala biasa seperti rasa mual dan lesu. Pertumbuhan Anak terlihat sehat dan normal tanpa hambatan. Namun di kemudian hari, penyakit ini dapat berkembang dan meningkatkan risiko komplikasi yang lebih parah.

    3. Semakin Muda Usia Semakin Rentan Menjadi Hepatitis B Kronis

    Pada orang dewasa, sebanyak 90% yang terkena hepatitis B dapat mengalami kesembuhan. Akan tetapi 5% sisanya dapat berkembang menjadi kronis. 15-25% Orang dewasa yang terinfeksi Hepatitis B sejak usia anak-anak, dapat berubah menjadi kronis hingga berkembang menjadi sirosis atau kanker hati.

    Pada Anak-anak yang terinfeksi usia dibawah 1 tahun, sebesar 80-90% dapat berkembang menjadi kronis. Sedangkan usia kurang dari 6 tahun hanya 30-50% yang berkembang menjadi kronis.

    4. Vaksinasi Hepatitis B Pengobatan yang Tepat dan Cepat

    Meskipun Hepatitis B belum ada obat untuk menyembuhkannya, vaksinasi hepatitis B telah terbukti efektif sebagai pencegahan agar terlindungi dari infeksi hepatitis B. Selain itu proses vaksinasi Hepatitis B sangat cepat jadi tidak menghabiskan waktu seharian.

    5. Vaksinasi Hepatitis B menjadi Program Rutin Pemerintah

    Dengan tingginya penderita Hepatitis B pada Anak-anak, maka pemerintah memasukkan vaksinasi hepatitis B menjadi program vaksinasi rutin secara nasional dengan anjuran WHO.

    Hal ini dilihat dari tingginya angka penderita hepatitis B dengan usia kurang dari 1 tahun mencapai 80-90%. Maka demikian bayi yang baru lahir menjadi usia yang pas untuk diberikan perlindungan sejak dini.

    6. Penundaan vaksinasi dapat Meningkatkan Risiko Penularan

    Bila Vaksinasi Hepatitis B pada bayi ditunda maka bayi berisiko tertular Hepatitis B. Penularan dapat terjadi dari Ibu, anggota keluarga lainnya ataupun tenaga medis yang tidak mengetahui jika mereka terinfeksi Hepatitis B.

    Penundaan pemberian vaksinasi pada bayi dilihat dari kondisi tertentu sesuai petunjuk dokter. Sehingga vaksinasi hepatitis B harus diulang saat usia bayi menginjak 1 bulan dan 6 bulan.

    7. Vaksinasi Hepatitis B Sangat Aman untuk Si Kecil

    Satu hal yang dikhawatirkan para Bunda pada si Kecil yaitu efek samping yang timbul pasca vaksinasi. Bunda tidak perlu khawatir, karena pemberian vaksinasi Hepatitis B sangat aman untuk si Kecil.

    Sebagian Anak akan merasakan reaksi normal seperti ada rasa nyeri atau bengkak sekitar lokasi suntik dan demam ringan yang biasa terjadi 1-2 hari setelah vaksinasi diberikan. Jadi jangan panik dulu ya Bunda.

    8. Ibu Hamil juga perlu mendapatkan Vaksinasi Hepatitis B

    Tidak hanya Si kecil yang mendapatkan vaksinasi Hepatitis B. Para Ibu hamil juga bisa mendapatkan vaksinasi hepatitis B. Vaksinasi Hepatitis B menggunakan vaksin inaktif yang tidak mengandung kuman hidup yang aman diberikan untuk ibu hamil. Akan tetapi pemberian vaksinasi Hepatitis B harus di dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

    Baca Juga: 10 Jenis Vaksinasi Ibu Hamil

    Vaksinasi Hepatitis B bisa Bunda dapatkan di ProSehat. Kenapa di ProSehat? ProSehat Aplikasi kesehatan panggil dokter kerumah yang pas untuk Bunda dan Keluarga. Selain vaksinasi, Sahabat bisa mendapatkan berbagai produk kesehatan baik vitamin hingga makanan sehat.

    Bunda juga bisa berkonsultasi langsung dengan Asisten Kesehatan Maya melalui melalui Telp / SMS / WhatsApp :0811-18-16-800. Download aplikasi ProSehat melalui Google Play dan Apps Store sekarang juga. Lindungi Bunda dan keluarga sekarang juga jangan sampai sakit hati ya.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Widodo, Ariani Dewi. “Vaksinasi Hepatitis B pada Bayi Baru Lahir, Penting!”. tanyadok.com
    2. Trisbiantara, Irene. “Tanya Jawab: Hepatitis B”. tanyadok.com
    3. IDAI. “Kenali Hepatitis B”. idai.or.id
    4. Hepatitis B Foundation. “Recommendations for Screening, Monitoring, and Referral of Pediatric Chronic Hepatitis B”. hepb.org
    5. Ananta, Yovita. “Vaksin Hepatitis B untuk Anak”. rspondokindah.co.id
    6. ProSehat. “10 Jenis Vaksinasi Wajib Bagi Calon Ibu Hamil”. prosehat.com

    Read More
  • Membahas “Berpuasa bagi Ibu Hamil” VideoSehat minggu ini bersama dr. Jimmy Panji Wirawan, SpOG akan menjelaskan dan menjawab pertanyaan terpilih dari sahabat sehat Bunda penasaran bagaimana puasa untuk ibu hamil? Cek hal-hal penting berikut ini beserta jawaban untuk pertanyaan yang terpilih Share

    VideoSehat : Berpuasa bagi Ibu Hamil

    Membahas “Berpuasa bagi Ibu Hamil” VideoSehat minggu ini bersama dr. Jimmy Panji Wirawan, SpOG akan menjelaskan dan menjawab pertanyaan terpilih dari sahabat sehat
    Bunda penasaran bagaimana puasa untuk ibu hamil? Cek hal-hal penting berikut ini beserta jawaban untuk pertanyaan yang terpilih

    Read More
  • Merupakan anugerah tersendiri ketika setelah melahirkan ASI lancar dan si kecil dapat segera mendapatkan makanan paling bergizi tinggi di hari lahirnya ke dunia. Namun, banyak para ibu yang merasa ASI-nya kurang lancar atau bahkan beberapa tidak keluar sama sekali. Jangan takut, berikut ini 9 tips ASI lancar setelah melahirkan! Mengingat ASI adalah asupan gizi terbaik […]

    9 Tips ASI Lancar Setelah Melahirkan

    Merupakan anugerah tersendiri ketika setelah melahirkan ASI lancar dan si kecil dapat segera mendapatkan makanan paling bergizi tinggi di hari lahirnya ke dunia. Namun, banyak para ibu yang merasa ASI-nya kurang lancar atau bahkan beberapa tidak keluar sama sekali. Jangan takut, berikut ini 9 tips ASI lancar setelah melahirkan!

    Mengingat ASI adalah asupan gizi terbaik untuk bayi sampai usia 6 bulan, maka sangat penting baginya untuk segera merasakan gizi tersebut begitu ia dilahirkan ke dunia. Bahkan organisasi kesehatan dunia (WHO) dan UNICEF merekomendasikan para ibu untuk menyusui secara eksklusif sejak bayi lahir sampai usia 6 bulan dan tetap disusui bersama pemberian Makanan Pendamping-ASI (MP-ASI) sampai usia 2 tahun.

    Sebelumnya ketahui beberapa fakta mengenai produksi ASI setelah melahirkan:

    • Pada akhir kehamilan, terjadi proses pembentukan ASI atau yang disebut dengan laktogenesis pertama kali. Saat itu, payudara memproduksi kolostrum.
    • Kolostrum adalah ASI khusus berwarna kekuningan, agak kental. Kolostrum dihasilkan sampai hari ketiga setelah bayi dilahirkan. Kolostrum mengandung protein dua kali lipat dibandingkan ASI. Kolostrum juga kaya antibodi dan sel darah putih yang melindungi bayi terhadap infeksi dan alergi. Selain itu kolostrum juga mengandung pencahar yang berfungsi untuk membersihkan mekonium, mengandung faktor-faktor pertumbuhan dan kaya vitamin A. Walaupun jumlahnya sedikit, kolostrum cukup untuk memenuhi asupan gizi sang bayi.
    • Saat berumur satu hari, ukuran lambung bayi hanya sebesar biji kelereng. Sehingga hanya cukup untuk menampung sekitar 5-10 ml.
    • Selain itu asupan gizi bayi juga dapat tercukupi sampai usia 5 hari karena masih adanya cadangan lemak coklat di tubuhnya.
    • Pada hari ke-2 sampai ke-3 setelah melahirkan terjadi laktogenesis kedua. Pada saat ini kolostrum akan berubah menjadi ASI transisi dan produksi ASI akan semakin banyak. Ibu akan merasakan payudaranya terasa penuh.
    • Semakin sering ASI dihisap dan dikosongkan akan semakin banyak ASI yang diproduksi. Setelah beberapa hari kemudian akan berubah menjadi ASI matur. ASI ini terdiri dari foremilk dan hindmilk.
    • Foremilk adalah ASI yang lebih bening, diproduksi pada awal proses menyusui. Hindmilk adalah ASI yang lebih putih, diproduksi pada akhir proses menyusui dan mengandung lebih banyak lemak yang memberikan banyak energi.

    tips asi lancar

    Oleh karena itu ibu yang baru melahirkan tidak perlu khawatir jika ASI-nya sedikit pada hari-hari pertama melahirkan. Karena bayi juga hanya membutuhkan sedikit ASI pada awal kehidupannya. Ketahui satu hal penting,

    “ASI lancar keluar ketika puting payudara mendapatkan rangsangan dari mulut bayi.”

    Rangsangan ini akan membuat hormon oksitosin meningkat dan payudara mengeluarkan ASI. Namun jika ada kasus terkait bayi lahir prematur, wajar saja jika produksi ASI tidak dapat dilakukan, karena tidak ada rangsangan. Namun coba 9 tips ASI lancar setelah melahirkan ini:

    1. Menenangkan diri

    Jangan panik ketika Anda belum bisa memproduksi ASI. Tenangkan diri Anda. Banyak penelitian menemukan bahwa seorang ibu menyusui yang tenang akan membantu menstimulasi otak untuk mengeluarkan hormon oksitosin yang akan merangsang keluarnya ASI Anda.

    2. Sentuhan Pertama dengan Si Kecil

    Kontak saat pertama kali si kecil menghirup udara di luar perut Ibu adalah salah satu hal yang dapat membuat ASI lancar. Dan ketika bayi lahir prematur, usahakan untuk tetap mendapatkan kontak kulit dengan si kecil. Jika Anda belum mendapatkan kontak dengan bayi Anda, coba dengan melihat foto bayi Anda, mendengarkan rekaman suara tangisnya atau mencium bau tubuhnya.

    3. Hypno Breastfeeding

    Teknik ini dilakukan dengan cara menggunakan kalimat positif dan motivasi ke alam bawah sadar Anda. Bisa saja Anda diminta untuk membayangkan ASI yang sedang mengalir deras seperti air mancur dan bayi Anda terlihat senang sambil menikmati ASI dari Anda.Teknik pernafasan juga bertujuan untuk membuat tubuh dan pikiran Anda lebih tenang.

    4. Minuman Hangat

    Susu, teh atau kopi akan membantu Anda mendapatkan efek relaksasi. Jika tubuh relaks dan tenang, rangsangan produksi ASI akan berjalan dengan lebih mudah.

    5. Hangatkan Payudara Anda

    Cara lain untuk mendapatkan ASI lancar adalah dengan menghangatkan payudara. Ketika ASI kurang lancar atau sulit diperah, payudara Anda akan membengkak. Untuk meredakan bengkaknya, Anda bisa mengompresnya dengan handul yang sudah dibasahi dengan air hangat atau mudahnya mandi air hangat.

    6. Merangsang Puting Susu

    Untuk ASI lancar produksi, coba beri rangsangan pada puting dengan cara menarik lembut atau memutar perlahan. Pijatan yang membuat Anda relaks juga dapat melancarkan produksi ASI.

    7. Pijat

    Minta suami Anda untuk rutin memijat leher dan punggung Anda dengan posisi setengah membungkuk. Minta ia untuk memijat mulai dari bagian leher ke punggung dengan ibu jarinya.

    8. Cukup Nutrisi

    Pastikan ibu hamil makan dan minum dengan cukup. Makanlah yang menjadi kesukaan busui, karena bisa menjadi ASI booster. Tidak ada pantangan khusus, semua boleh dimakan asalkan tidak mengandung pengawet dan alkohol. Bila ibu suka kopi, busui (ibu menyusui) pun boleh minum kopi 1-2 gelas per hari. Pastikan ibu cukup minum sebelum dan sesudah menyusui atau memerah ASI.  

    9. Penuhi Gizi untuk ASI Lancar

    Suplemen penting untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi Anda dan yang dapat membuat ASI Anda lancar juga harus dipenuhi karena kandungan seperti daun katuk yang dapat melancarkan ASI Anda tidak selalu tersedia di dalam menu makanan Anda setiap harinya.

    Jika Anda sudah mencoba 8 tips ASI lancar di atas, ketika Anda harus kembali bekerja, si kecil yang masih memerlukan ASI Anda masih dapat menikmatinya dengan menggunakan teknologi pompa ASI. Alat ini akan membantu mengeluarkan ASI dan menyimpannya sehingga bisa diberikan pada sang buah hati walaupun Anda pergi bekerja.

    Referensi:

    Read More
  • Berapa berat badan normal ibu hamil? Apakah penambahan berat yang melonjak tinggi itu baik? Kehamilan menjadi saat yang paling ditunggu oleh sebagian besar pasangan yang baru menikah.  Tentunya anak merupakan suatu anugerah bagi orang tua manapun di dunia. Selama kurang lebih 9 bulan,  embrio akan berkembang menjadi janin dan dilahirkan sebagai manusia. Selama itulah janin […]

    Ini Dia Penambahan Berat Badan Normal Ibu Hamil

    Berapa berat badan normal ibu hamil? Apakah penambahan berat yang melonjak tinggi itu baik?

    Kehamilan menjadi saat yang paling ditunggu oleh sebagian besar pasangan yang baru menikah.  Tentunya anak merupakan suatu anugerah bagi orang tua manapun di dunia. Selama kurang lebih 9 bulan,  embrio akan berkembang menjadi janin dan dilahirkan sebagai manusia. Selama itulah janin akan mengalami serangkaian pertumbuhan dan perkembangan organ yang akan mendukung hidupnya ketika telah dilahirkan. Oleh karena itu, untuk memastikan janin ini berkembang dengan sempurna, saat sebelum dan selama proses kehamilan sangatlah penting bagi seorang calon ibu untuk memberikan gizi yang optimal terhadap bayinya, dengan kata lain memberikan asupan makanan yang dibutuhkan untuk dirinya dan terutama buah hatinya.

    berat badan ibu hamil normal

    Namun tentunya ada batasan bagi ibu hamil dalam memenuhi gizinya saat masa kehamilan. Batasannya adalah ketika mereka memiliki berat badan tidak normal atau berlebihan, jauh melebihi penambahan berat badan yang normal saat hamil. Batasan ini diperlukan karena kelebihan atau kekurangan berat badan bagi ibu hamil dapat memberikan dampak buruk bagi janin, kehamilan, dan masa persalinan. Dan untuk itu, sangatlah penting untuk mengetahui penambahan berat badan normal ibu hamil.

    Ternyata peningkatan  berat badan normal ibu hamil sangat berhubungan erat dengan indeks masa tubuh (IMT) seorang perempuan sebelum hamil. Peningkatan berat badan yang kurang dapat meningkatkan risiko Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sedangkan peningkatan berat badan yang berlebih dapat meningkatkan risiko memiliki bayi besar (giant baby/ macrosomic baby) yang secara simultan meningkatkan risiko obesitas pada anak. Berikut ini adalah tabel hubungan IMT dengan penambahan berat badan yang harus dicapai seorang calon ibu selama kehamilan:

    IMT (kg/m2) sebelum hamil

    • < 19.8 (Underweight): penambahan berat badannya selama hamil sekitar 12.5-18 kg
    • 19.9-26.0 (Normal): penambahan berat badannya selama hamil sekitar  11.5-16 kg
    • 26.0-29.0 (Overweight): penambahan berat badannya selama hamil sekitar 7-11.5 kg
    • > 29 (Obesitas): penambahan berat badannya selama hamil sekitar > 6.8 kg

    Peningkatan berat badan ibu hamil banyak diperoleh melalui kalori yang dikonsumsi setiap hari yang juga akan menentukan berat lahir bayi. Sehingga menurut Recommended Daily Allowance (RDA) kebutuhan energi ibu hamil lebih tinggi 17% yaitu bertambah 300 kcal/hari. Jumlah ini setara dengan tambahan satu mangkok nasi merah matang (100 gr), atau daging giling mentah (100 gr).  

    Segala bentuk program diet, bahkan yang dilakukan oleh calon ibu dengan obesitas pun, tidak direkomendasikan dilakukan selama kehamilan karena berhubungan dengan berat badan lahir bayi yang rendah.

    Selama kehamilan sangat disarankan ibu makan lebih banyak dengan porsi yang sedikit namun frekuensi lebih sering. Hal ini bisa membantu, karena selama hamil karena pengaruh hormon sehingga sering merasa mual. Bila memungkinkan penuhilah kebutuhan kalori harian dari protein dan lemak, bukan hanya karbohidrat dan gula saja. Bila asupan anda kurang terkontrol, jangan lupa mengkonsumsi suplemen kehamilan, yang berfungsi sebagai penunjang pertumbuhan janin anda, juga sebagai penjaga stamina ibu selama hamil. Konsultasikan dengan dokter mana suplemen yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

    Selamat menikmati proses kehamilan anda, dengan pola makan yang baik ibu sehat dan bayi juga akan sehat pula. Untuk konsultasi dengan dokter seputar kehamilan, Anda bisa install aplikasi ProSehat di sini.

    Referensi:

    Read More
  • Memberikan calon buah hati yang sehat merupakan dambaan dan impian seorang ibu dan ayah. Namun bagaimana itu bisa dicapai, pasti tentunya usaha yang baik menentukan kesehatan cabang janin. Berikut ini adalah tips gaya hidup ketika hamil bagi ibu hamil : Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Hal utama yang disarankan oleh dokter adalah makanan sehat, pola […]

    Gaya hidup ketika hamil

    Memberikan calon buah hati yang sehat merupakan dambaan dan impian seorang ibu dan ayah. Namun bagaimana itu bisa dicapai, pasti tentunya usaha yang baik menentukan kesehatan cabang janin. Berikut ini adalah tips gaya hidup ketika hamil bagi ibu hamil :

    Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil

    Hal utama yang disarankan oleh dokter adalah makanan sehat, pola sehat ini merupakan prioritas pertama, bagaimana tidak jika ibunda ingin melahirkan anak yang sehat tetapi selama mengandung ibunda mengalami kekurangan gizi dalam makanan.

    Mengurangi Aktifitas Yang Melelahkan

    Selain dari makanan, aktifitas juga sangat mempengaruhinya contoh saja ibunda yang sedang mengandung sibuk mengerjakan tugas kantor yang menyebabkan stress, mencuci pakaian, dll.

    Diet Versi Ibu Hamil

    Diet pada ibu hamil adalah mengontrol asupan makanan yang masuk kedalam tubuh agar tidak berlebihan, hal ini bertujuan untuk mengontrol berat badan dan mencegah terjadinya diabetes melitus tipe 2 pada janin.

    Jangan Terlalu Mengkonsumsi Kopi dan Coklat

    Minum kopi dan coklat sebenarnya tidak boleh dalam masa kehamilan, karena kopi dan coklat dapat menyebabkan tekanan darah naik yang dapat berujung pada kesehatan janin dan ibunda sendiri. Minumlah kopi dan coklat hanya seminim mungkin 1 minggu 2 kali.

    Merokok Pasif dan Aktif

    Merokok pada saat kehamilan sudah jelas tentunya dapat mematikan janin, namun tak luput juga resiko 4x lebih berbahaya dari pada merokok yaitu ibu yang selalu menghirup asap rokok orang lain, hal ini zat adiktif kimia dari pembakaran tembakau tidak sempurna lebih berbahaya.

    Konsumsi Obat – Obatan

    Gaya hidup ketika hamil bagi ibu hamil adalah jangan mengkonsumsi obat-obatan, karena kandungan obat selalu berbahan dasar kimia, tapi jika memang terpaksa seperti ibu sakit konsultasikanlah ke dokter karena resep untuk ibu mengandung janin pasti berbeda dengan resep pada orang sakit umumnya.

    Hindari Polusi Udara

    Seperti pada rokok yang memiliki dampak buruk zat kimia, polusi juga sama demikian. Polusi yang paling buruk untuk kesehatan ibunda dan janin adalah dari pabrik limbah, sesegera mungkin anda menghindarinya selama masa kehamilan dengan cara ngontrak ataupun ngekost.

    Posisi Tidur Yang Baik Selama Mengandung

    Meski ini hal sepele dapat memiliki tingkat resiko cacat pada janin, hal ini diakibatkan perkembangan janin yang tertindih oleh posisi tidur yang salah.

    Selalu Konsultasikan Kesehatan Janin Anda Setiap Bulan

    Selain menerapkan gaya hidup ketika hamil bagi ibu hamil, juga mengkonsultasikan ke dokter spesialis, hal ini berguna untuk mengetahui kesehatan janin anda dan juga mendapat saran-saran dari dokter.

    Read More
  • Pemeriksaan kehamilan pertama sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi. Dengan melakukan pemeriksaan maka dapat mendeteksi dini masalah kesehatan yang membahayakan bayi dikemudian hari. Pemeriksaan kehamilan pertama atau ante natal care (ANC) disarankan dilakukan dimulai pada awal kehamilan secara terjadwal. Pusat kesehatan dunia, WHO menyarankan agar melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama setiap satu bulan sekali […]

    Pertanyaan Seputar Kehamilan Pertama

    Pemeriksaan kehamilan pertama sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi. Dengan melakukan pemeriksaan maka dapat mendeteksi dini masalah kesehatan yang membahayakan bayi dikemudian hari. Pemeriksaan kehamilan pertama atau ante natal care (ANC) disarankan dilakukan dimulai pada awal kehamilan secara terjadwal. Pusat kesehatan dunia, WHO menyarankan agar melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama setiap satu bulan sekali dari hitungan usia kehamilan pertama sedangkan memasuki usia kehamilan 28 minggu, disarankan untuk memeriksakan satu bulan dua kali hingga empat kali mendekati usia persalinan. Bagi anda yang akan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan ataupun bidan, diharapkan dapat aktif mengajukan Pertanyaan seputar kehamilan yang dapat membantu mengetahui perkembangan janin dan kesehatan anda.

    Berikut ini adalah beberapa daftar Pertanyaan seputar kehamilan yang dapat anda ajukan ketika melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama :

    Mulailah dengan bertanya usia kehamilan

    Pertanyaan yang terpenting ketika pertama kali melakukan pemeriksaan adalah usia kehamilan anda. Pada dasarnya akan menentukan dua cara yaitu pertama dengan hari pertama haid. Apabila anda termasuk dalam siklus datang bulan yang teratur, dokter akan mengukur usia kehamilan dari hari pertama terakhir datang bulan.

    Tanyakan pula pemeriksaan yang harus dilakukan

    Anda dapat melakukan pemeriksaan sebelum memasuki kehamilan melalui pemeriksaan torch, hal ini berhubungan dengan persiapan kesehatan dan juga mengurangi resiko genetik yang sering kali tidak dapat diprediksi.

    Seringkali terlupakan adalah pertanyaan setelah pemeriksaan USG

    Pemeriksaan USG dapat dilakukan lebih dari satu kali selama kehamilan akan tetapi sering kali dilupakan oleh ibu hamil adalah mengajukan pertanyaan mengenai pengembangan hasil dari USG. Pada pemeriksaan awal USG, keadaan normal akan menunjukan adanya kantong kehamilan sehingga apabila tidak berkembang kantong kehamilan tersebut maka diperkirakan memicu adanya kelainan yang sering kali dinamakan telur kosong.

    Jangan sungkan untuk menanyakan kondisi kesehatan anda

    Sebaiknya anda jangan sungkan untuk bertanya mengenai kondisi kesehatan anda, salah satunya untuk mengidentifikasi adanya kista. Apabila ditemukan kista yang berukuran lebih dari 5 dan mengalami perkembangan selama usia kehamilan trimester kedua akan dilakukan pengangkatan dikarenakan dikhawatirkan akan membesar dan terpuntir dan menggangu pertumbuhan janin.

    Perlukah mengkonsumsi suplemen sesuai dengan kondisi kesehatan

    Dalam beberapa kondisi tertentu anda disarankan untuk mengkonsumsi supleman tambahan seperti supleman asam folat di usia kehamilan tiga bulan untuk mencegah terjadinya cacat bawaan sedangkan apabila ibu hamil ditemukan anemia maka akan diberikan supleman zat besi.

    Read More
  • Pemeriksaan kehamilan pertama sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi. Dengan melakukan pemeriksaan maka dapat mendeteksi dini masalah kesehatan yang membahayakan bayi dikemudian hari. Pemeriksaan kehamilan pertama atau ante natal care (ANC) disarankan dilakukan dimulai pada awal kehamilan secara terjadwal. Pusat kesehatan dunia, WHO menyarankan agar melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama setiap satu bulan sekali […]

    Pemeriksaan Kehamilan Pertama Ante Natal Care ANC

    Pemeriksaan kehamilan pertama sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi. Dengan melakukan pemeriksaan maka dapat mendeteksi dini masalah kesehatan yang membahayakan bayi dikemudian hari. Pemeriksaan kehamilan pertama atau ante natal care (ANC) disarankan dilakukan dimulai pada awal kehamilan secara terjadwal. Pusat kesehatan dunia, WHO menyarankan agar melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama setiap satu bulan sekali dari hitungan usia kehamilan pertama sedangkan memasuki usia kehamilan 28 minggu, disarankan untuk memeriksakan satu bulan dua kali hingga empat kali mendekati usia persalinan. Bagi anda yang akan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan ataupun bidan, diharapkan dapat aktif mengajukan pertanyaan yang dapat membantu mengetahui perkembangan janin dan kesehatan anda.

    Berikut ini adalah beberapa daftar pertanyaan yang dapat anda ajukan ketika melakukan Pemeriksaan kehamilan pertama :

    Mulailah dengan bertanya usia kehamilan

    Pertanyaan yang terpenting ketika pertama kali melakukan pemeriksaan adalah usia kehamilan anda. Pada dasarnya akan menentukan dua cara yaitu pertama dengan hari pertama haid. Apabila anda termasuk dalam siklus datang bulan yang teratur, dokter akan mengukur usia kehamilan dari hari pertama terakhir datang bulan.

    Tanyakan pula pemeriksaan yang harus dilakukan

    Anda dapat melakukan pemeriksaan sebelum memasuki kehamilan melalui pemeriksaan torch, hal ini berhubungan dengan persiapan kesehatan dan juga mengurangi resiko genetik yang sering kali tidak dapat diprediksi.

    Seringkali terlupakan adalah pertanyaan setelah pemeriksaan USG

    Pemeriksaan USG dapat dilakukan lebih dari satu kali selama kehamilan akan tetapi sering kali dilupakan oleh ibu hamil adalah mengajukan pertanyaan mengenai pengembangan hasil dari USG. Pada pemeriksaan awal USG, keadaan normal akan menunjukan adanya kantong kehamilan sehingga apabila tidak berkembang kantong kehamilan tersebut maka diperkirakan memicu adanya kelainan yang sering kali dinamakan telur kosong.

    Jangan sungkan untuk menanyakan kondisi kesehatan anda

    Sebaiknya anda jangan sungkan untuk bertanya mengenai kondisi kesehatan anda, salah satunya untuk mengidentifikasi adanya kista. Apabila ditemukan kista yang berukuran lebih dari 5 dan mengalami perkembangan selama usia kehamilan trimester kedua akan dilakukan pengangkatan dikarenakan dikhawatirkan akan membesar dan terpuntir dan menggangu pertumbuhan janin.

    Perlukah mengkonsumsi suplemen sesuai dengan kondisi kesehatan

    Dalam beberapa kondisi tertentu anda disarankan untuk mengkonsumsi supleman tambahan seperti supleman asam folat di usia kehamilan tiga bulan untuk mencegah terjadinya cacat bawaan sedangkan apabila ibu hamil ditemukan anemia maka akan diberikan supleman zat besi.

    Read More
  • Perkembangan janin pada minggu ke-9, ukuran janin Anda masih sekitar 1 inch panjangnya, sama besarnya dengan ukuran buah anggur. Sedangkan untuk berat sekitar 1 ons. Pada minggu ke-9 ukuran janin sudah 2 kali lipat dari minggu sebelumnya dan kepalanya yang berukuran setengah dari ukuran tubuhnya menunduk ke dalam dadanya. Janin Anda sudah mulai terlihat seperti […]

    Bagaimana perkembangan janin di minggu ke 9 sampai 12 ?

    Perkembangan janin pada minggu ke-9, ukuran janin Anda masih sekitar 1 inch panjangnya, sama besarnya dengan ukuran buah anggur. Sedangkan untuk berat sekitar 1 ons. Pada minggu ke-9 ukuran janin sudah 2 kali lipat dari minggu sebelumnya dan kepalanya yang berukuran setengah dari ukuran tubuhnya menunduk ke dalam dadanya. Janin Anda sudah mulai terlihat seperti manusia. Anggota tubuhnya juga sudah mulai berkembang walaupun masih membutuhkan waktu di bulan-bulan berikutnya untuk berkembang lebih sempurna. Perkembangan janin lainnya yang perlu diperhatikan adalah:

    • Jantungnya akan memiliki 4 bilik dan katup sudah mulai terbentuk
    • Mata sudah terbentuk sempurna, namun kelopak mata masih tertutup dan tidak akan terbuka sampai usia kehamilan Anda memasuki minggu ke-27
    • Ia akan memiliki lubang kuping yang kecil (karena belum terbentuk sempurna pada minggu ke-9) dan perkembangan janin yang lain seperti mulut, hidung dan lubang hidung sudah dapat terlihat
    • Tali atau ekor embrionya sudah benar-benar menghilang
    • Organ reproduksi dalam mulai terbentuk bersamaan dengan organ-organ penting lainnya seperti pankreas dan kandung empedu
    • Organ lainnya seperti otot-otot dan sarafnya mulai terbentuk
    • Organ luarnya juga sudah mulai terbentuk walaupun untuk menentukan jenis kelaminnya masih membutuhkan beberapa minggu sampai benar-benar terlihat
    • Plasentanya sudah berkembang dan dapat mengambil alih pekerjaan penting seperti memproduksi beberapa hormon

    Karena perkembangan janin secara fisik sudah berkembang, ia akan mengalami peningkatan berat yang cukup cepat mulai dari minggu ini.

     

    Minggu ke-10

    Pada minggu ke-10, bayi Anda sudah dapat diklasifikasi sebagai janin yang mengalami banyak perubahan seiring pertumbuhannya. Tangan dan kakinya akan mulai terpisah membentuk jari dan telapak kaki. Sehingga pertumbuhan jari-jari kecilnya sudah dapat terlihat0 Tulang-tulangnya akan mulai mengeras dan ginjalnya sudah mulai memproduksi urin. Yang paling menakjubkan dari perkembangan janin di minggu ke-10 adalah perkembangan otak pada level yang mencengangkan, setidaknya 250.000 neuron terbentuk setiap menitnya! Ini saat yang tepat untuk mulai berkomunikasi dengannya ataupun mendengarkannya musik klasik.

     

    Minggu ke-11

    Perkembangan janin di minggu ke-11 cukup signifikan. Janin Anda sudah dapat bernafas di dalam ‘air’! Yup, he/she’s doing it right now. Ia akan mulai menghirup dan menghembuskan sejumlah kecil air ketuban yang juga dapat membantu paru-parunya tumbuh dan berkembang dengan baik. Di minggu ke-11 juga, bayi Anda akan mulai tumbuh membesar dimulai dari kepalanya. Untuk ukuran kepalanya masih lebih besar dan belum terlihat proporsional dibandingkan dengan ukuran tubuhnya, namun akan besar secara merata seiring pertumbuhannya di dalam perut Anda.

     

    Minggu ke-12

    Di minggu ke-12, ketika si kecil di dalam perut Anda mengalami peningkatan massa otot, seketika itu pula ia akan mulai meregangkan badannya dan seolah terasa seperti menendang. Dan di minggu ini pula, jika Anda meletakkan tangan di atas perut Anda, ia akan memberikan respons berupa tendangan. Hal ini dikarenakan sistem refleksnya sudah mulai terbentuk walaupun masih cukup sulit untuk merasakan gerakannya selama di dalam perut Anda. Pergerakannya di dalam juga sudah berkembang meliputi meremas-remas kedua tangannya dan merenggangkan kedua kakinya.

     

    Bagaimana dengan perkembangan janin Anda?

     

    Referensi:

    http://www.babycenter.com/fetal-development-images-9-weeks
    http://www.babycenter.com/6_your-pregnancy-9-weeks_1098.bc
    http://www.babycenter.com/6_your-pregnancy-10-weeks_1099.bc
    http://www.babycenter.com/6_your-pregnancy-11-weeks_1100.bc
    http://www.babycenter.com/6_your-pregnancy-12-weeks_1101.bc
    http://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-9.aspx
    http://www.parents.com/pregnancy/week-by-week/9/
    http://www.babycentre.co.uk/9-weeks-pregnant

    Read More

Showing 11–20 of 38 results

WhatsApp Asisten Maya saja