Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Perlukah Pemeriksaan TORCH Saat Hamil ?

Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Sahabat Sehat, di masa kehamilan tentu perlu melakukan pemeriksaan berkala ke dokter maupun bidan. Salah satu pemeriksaan yang diperlukan adalah tes darah untuk mengetahui adanya penyakit infeksi yang dapat berdampak pada janin. Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut mengenai perlunya pemeriksaan TORCH selama masa kehamilan.

Apa Itu TORCH ?

TORCH adalah singkatan dari sekelompok penyakit infeksi yaitu Toxoplasmosis, Rubella (campak Jerman), Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes simpleks. Mari kita bahas satu per satu.

Toksoplasmosis

Toksoplasmosis adalah penyakit yang disebabkan karena infeksi parasit Toxoplasma gondii. Parasit ini dapat ditemukan pada feses kucing, maupun daging yang tidak dimasak dengan matang. Infeksi toksoplasmosis selama masa kehamilan dapat berdampak pada janin yaitu gangguan penglihatan dan pendengaran, retardasi mental, serta kejang.

Baca Juga : Tes Kesehatan untuk Perempuan

Rubella

Rubella atau disebut juga cacar jerman, merupakan infeksi virus yang menyebabkan timbulnya bintik kemerahan pada kulit. Dampak pada janin jika ibu terinfeksi cacar jerman adalah keguguran, kematian janin dalam kandungan, lahir prematur, gangguan jantung, gangguan penglihatan dan pendengaran, serta tumbuh kembang terhambat. 

Cytomegalovirus

Cytomegalovirus (CMV) merupakan salah satu jenis virus yang dapat tidak menimbulkan gejala pada penderitanya. Infeksi CMV selama masa kehamilan beresiko menimbulkan gangguan penglihatan dan pendengaran, epilepsi, serta gangguan intelektual pada janin.

Herpes Simpleks

Virus herpes simpleks dapat ditularkan dari ibu ke anak pada saat proses persalinan melalui vagina, namun tidak menutup kemungkinan janin terinfeksi virus herpes simpleks pada saat masih dalam kandungan. Dampak infeksi virus herpes simpleks pada janin yaitu keguguran, lahir prematur, berat badan lahir rendah, gangguan saraf, gangguan pernafasan, hingga kejang.

Kapan Pemeriksaan TORCH Dilakukan ?

Sahabat Sehat, para pakar mengungkapkan bahwa pemeriksaan skrining TORCH dapat mulai dilakukan sejak kunjungan pertama ke dokter di masa kehamilan. Selain itu juga dapat dilakukan apabila ibu hamil memiliki keluhan yang mengarah pada infeksi TORCH.

Selain pemeriksaan TORCH, Sahabat Sehat yang tengah mengandung juga dapat melakukan pemeriksaan lainnya seperti tes HIV, Hepatitis B, gula darah, maupun pemeriksaan kromosom untuk mendeteksi kelainan bawaan janin misalnya Down Syndrome.

Baca Juga : Menjaga Reproduksi Kesehatan Wanita

Bagaimana Persiapan Sebelum Menjalani Pemeriksaan TORCH ?

Sahabat Sehat tidak perlu khawatir sebab pemeriksaan TORCH tidak membutuhkan persiapan khusus. Sebaiknya istirahat yang cukup serta hindari stress berlebih sebelum menjalani pemeriksaan. Informasikan ke dokter apabila akhir-akhir ini ada obat yang Sahabat Sehat konsumsi. 

Tips Menjaga Kehamilan Selama Masa Pandemi Covid-19

Bagi Sahabat Sehat yang tengah mengandung, masa pandemi Covid-19 dapat berdampak pada kondisi fisik dan psikologis. Mungkin sebelumnya Sahabat Sehat dapat leluasa mengunjungi tempat umum, namun kini lebih banyak menghabiskan waktu dirumah saja. Berikut beberapa tips yang dapat Sahabat Sehat lakukan dirumah :

  • Kontrol kehamilan berkala

Di masa pandemi Sahabat Sehat dianjurkan untuk tetap melakukan kontrol kehamilan. Lakukan pemeriksaan kehamilan minimal 3x yaitu pada usia kehamilan 11-12 minggu, usia kehamilan 20-24 minggu, serta di trimester ketiga pada usia kehamilan 32 minggu dan di atas 36 minggu.

  • Patuh menerapkan protokol kesehatan

Jika Sahabat Sehat mengunjungi tempat umum, seperti rumah sakit, supermarket, dan tempat lainnya sebaiknya gunakan masker, menjaga jarak, membawa hand sanitizer atau mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. 

  • Konsumsi makanan bergizi seimbang

Sahabat Sehat perlu memenuhi asupan gizi karbohidrat, protein, zat besi, asam folat, vitamin, dan kalsium. Konsumsi buah, sayur, lauk-pauk serta susu ibu hamil setiap hari untuk memastikan asupan gizi terjaga dengan baik.

  • Olahraga

Selama dirumah, Sahabat Sehat dapat mencoba melakukan olahraga ringan misalnya yoga maupun senam ibu hamil dengan bantuan instruktur secara daring atau menonton tayangan olahraga melalui aplikasi di ponsel.

  • Kelola stress dengan baik

Cemas berlebihan berpotensi menurunkan imunitas dan berdampak negatif terhadap psikologis ibu hamil. Komunikasikan dengan pasangan atau menuliskan buku harian dapat menjadi satu cara untuk mengeluarkan unek-unek.

  • Istirahat yang cukup

Bagi Sahabat Sehat yang tengah hamil, jangan lupa untuk beristirahat baik di siang hari maupun malam hari terutama jika sudah mulai merasa lelah.

Baca Juga : Mau Hamil

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai pentingnya pemeriksaan TORCH selama masa kehamilan serta berbagai tips menjaga kehamilan di masa pandemi Covid-19. Jika Sahabat Sehat berminat melakukan pemeriksaan TORCH, segera manfaatkan layanan Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

Referensi :

  1. Fatmawati. Pemeriksaan TORCH pada Ibu Hamil dan Bayi [Internet]. Indonesia : RS Awal Bros; [cited 2021 July 15]. Available from : http://awalbros.com/others/pemeriksaan-torch-pada-ibu-hamil-dan-bayi/
  2. University of Rochester Medical Center. TORCH Panel [Internet]. UK : University of Rochester Medical Center; [cited 2021 July 15]. Available from : https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=167&contentid=torch_panel
  3. Ernst H. TORCH Screen [Internet]. USA : Healthline. 2018 [updated 2018 June 19; cited 2021 July 15]. Available from : https://www.healthline.com/health/torch-screen
  4. CNN Indonesia. Cara Menjaga Kehamilan pada Masa Pandemi Covid-19 [Internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2020 [updated 2020 Oct 06; cited 2021 July 15]. Available from : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200928170037-255-551945/cara-menjaga-kehamilan-pada-masa-pandemi-covid-19.

Chat Asisten ProSehat aja