Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Preeklampsia Saat Hamil, Bumil Waspadai Gejalanya!

Melahirkan bayi yang sehat dan segera pulih setelah melahirkan tentu menjadi harapan semua ibu hamil. Namun sayangnya ada beberapa kondisi medis yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin, salah satunya adalah preeklampsia. Setidaknya, ada sekitar 10 hingga 15 % kasus preeklampsia beresiko menyebabkan kematian pada ibu hamil.

Oleh sebab itu, penting bagi ibu hamil untuk mengenali gejala preeklampsia sejak dini untuk mencegah risiko komplikasi yang lebih parah. Sahabat Sehat, apa saja gejala preeklampsia ? Mari simak penjelasan berikut.

Preeklampsia Saat Hamil, Bumil Waspadai Gejalanya!

Preeklampsia Saat Hamil, Bumil Waspadai Gejalanya!

Apa Itu Preeklampsia?

Preeklampsia adalah gangguan pada pembuluh darah yang terjadi pada usia kehamilan 20 minggu keatas dan biasanya terjadi hingga 4-6 minggu pasca persalinan. Penyebab preeklampsia secara umum, yaitu adanya gangguan aliran darah ke rahim, gangguan sistem kekebalan tubuh, faktor genetik, kerusakan pembuluh darah, gangguan kekebalan tubuh, maupun diet.

Faktor Risiko Preeklampsia

Sahabat Sehat, resiko preeklampsia meningkat apabila memiliki beberapa faktor risiko berikut:

  • Riwayat preeklampsia pada kehamilan sebelumnya.
  • Risiko preeklampsia semakin tinggi terjadi pada wanita yang baru pertama kali hamil.
  • Ibu hamil memiliki berat badan berlebih.
  • Ibu yang mengandung janin kembar. 
  • Jarak antar kehamilan yang kurang dari dua tahun atau lebih dari 10 tahun 
  • Riwayat penyakit tertentu. misalnya migrain, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, diabetes tipe 1 atau 2, gangguan pembekuan darah, hingga gangguan sistem kekebalan tubuh.
  • Ibu hamil dengan usia di bawah 20 tahun atau berusia lebih dari 40 tahun
  • Riwayat keluarga ada yang pernah mengalami preeklampsia, diabetes, obesitas, atau kehamilan kembar. 

Dengan mengenali gejala preeklampsia dan rutin melakukan pemeriksaan selama masa kehamilan dapat membantu Sahabat Sehat dan janin terhindar dari preeklampsia.

medical check up hemat, medical check up murah, medical check up ke rumah

Gejala Preeklampsia

Selain pembengkakan dan peningkatan cairan dalam tubuh (edema), tekanan darah yang meningkat, serta terdeteksinya protein dalam urin, berikut adalah gejala preeklampsia yang perlu Sahabat Sehat ketahui:

  • Berat badan bertambah akibat cairan tubuh yang meningkat 
  • Sakit kepala
  • Gangguan fungsi hati
  • Sakit perut
  • Mual atau muntah
  • Kadar trombosit dalam darah menurun (trombositopenia)
  • Sesak napas akibat paru-paru yang dipenuhi cairan
  • Buang air kecil lebih sedikit atau tidak sama sekali
  • Penglihatan berubah seperti kedipan lampu, floaters, atau penglihatan kabur

Tidak semua ibu hamil yang menderita preeklampsia memiliki gejala, maka sangat dianjurkan agar Sahabat Sehat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan selama hamil.

Baca Juga: Menderita Toksoplasma Saat Hamil, Bagaimana Mengatasinya?

Bagaimana Cara Mencegah Preeklampsia?

Untuk mencegah preeklampsia, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan berbagai pemeriksaan tersebut di rumah:

  1. Mengatur pola diet yang tepat
    Batasi asupan garam selama hamil untuk menurunkan resiko hipertensi selama masa kehamilan. Perbanyak konsumsi buah, sayur, serta susu selama masa kehamilan untuk mencukupi kebutuhan gizi ibu dan janin.
  2. Pemeriksaan kesehatan secara berkala
    Antenatal care atau disebut juga sebagai pemeriksaan kesehatan selama hamil, perlu dilakukan secara rutin agar dapat mendeteksi tanda preeklampsia sedini mungkin sehingga dapat segera diberikan penanganan guna mencegah terjadinya komplikasi yang lebih parah.
  3. Terapkan pola hidup sehat
    Selama hamil, Sahabat Sehat dianjurkan beristirahat yang cukup agar stamina tetap baik. Lakukan berbagai olahraga khusus ibu hamil, seperti yoga, senam ibu hamil, dan ikuti kelas olahraga khusus ibu hamil agar menjaga tubuh ibu tetap aktif.

Baca Juga: Kenali Dampak Diabetes Saat Hamil Bagi Kondisi Janin

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai preeklampsia yang merupakan salah satu penyakit yang kerap dialami ibu hamil. Untuk mendeteksi dini preeklampsia, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh: dr. Monica C

 

Referensi

  1. WebMD. Preeclampsia.
  2. Mayo Clinic. Preeclampsia.
  3. Lim K. Preeclampsia: Practice Essentials, Overview, Pathophysiology.
  4. National Health Service. Pre-eclampsia.
  5. American Pregnancy Association. Preeclampsia.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com