Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 101–110 of 1121 results

  • Demam biasa dan demam berdarah tentu sudah sering Sobat Sehat mendengarnya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak masyarakat yang salah kaprah untuk membedakan kedua demam tersebut. Supaya tidak terjadi hal seperti itu lagi, yuk mari kita sama-sama simak penjelasan di bawah ini. Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah Perbedaan pada keduanya terlihat pada beberapa hal, yaitu sifat panas, reaksi […]

    Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah serta Pencegahannya

    Demam biasa dan demam berdarah tentu sudah sering Sobat Sehat mendengarnya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak masyarakat yang salah kaprah untuk membedakan kedua demam tersebut. Supaya tidak terjadi hal seperti itu lagi, yuk mari kita sama-sama simak penjelasan di bawah ini.

    demam biasa dan demam berdarah

    Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah

    Perbedaan pada keduanya terlihat pada beberapa hal, yaitu sifat panas, reaksi terhadap obat, dan gejala-gejala tambahan yang dirasakan. Untuk sifat panas, diketahui bahwa pada demam biasa panasnya masih bersifat normal, yaitu di atas 38 derajat Celcius, dan bersifat konsisten atau tiba berubah-ubah sama sekali.

    Hal ini tentu sangat berbeda pada demam berdarah yang ternyata mempunyai sifat panas yang mendadak dapat berubah menjadi tinggi sekali meskipun baru terjadi pada 1-2 hari pertama.

    Mengenai reaksi terhadap obat, untuk demam biasa dapat dikatakan normal. Demam akan mereda apabila diberikan obat penurun demam. Namun, jika ternyata belum sembuh betul, demam akan datang kembali.

    Baca Juga: 7 Anjuran Asupan Makanan Anak Saat Demam

    Sementara itu, pada demam berdarah yang terjadi adalah kebalikannya. Suhu tubuh hanya akan turun sedikit atau malahan tidak turun sama sekali. Untuk gejala, pada demam biasa gejala-gejala yang dialami biasanya berupa sakit kepala, kedinginan, keringat dingin, menggigil, dan nafsu makan turun.

    Namun pada demam berdarah terdapat beberapa gejala tambahan yang dirasakan, yaitu badan pegal-pegal, linu di persendian, mimisan, bintik-bintik di bawah kulit atau gusi berdarah, tidak flu dan batuk sama sekali. Selain ketiga faktor tersebut yang perlu diketahui adalah bahwa penyebab pada demam biasa adalah

    Sedangkan pada demam berdarah penyebabnya adalah gigitan nyamuk Aedes aegepti yang membawa virus dengue yang kemudian masuk ke dalam aliran darah. Nyamuk ini tinggal di sekitar tempat tinggal manusia.

    Baca Juga : Fase Demam Berdarah

    Cara Mencegah Demam

    Kita dapat mencegah kedua demam tersebut, baik demam biasa maupun demam berdarah. Pencegahan lebih baik karena jika sudah mengalami demam akan tidak enak sekali. Demam bukan merupakan suatu diagnosis namun suatu gejala atau pertanda yang bisa disebabkan oleh berbagai penyakit. Berikut ini adalah cara mencegahnya:

    Demam Biasa

    Pertahankan suhu tubuh pada batas yang normal

    Usahakan tubuh tetap dalam suhu tubuh yang normal dengan memakai pakaian yang benar. Gunakanlah pakaian berwarna terang, ringan, dan berukuran pas daripada pakaian berwarna hiutam yang bersifat menyerap cahaya lebih banyak dibandingkan dengan warna terang.

    Selain itu, tetaplah beraktivitas di dalam ruangan. Jika terpaksa keluar, gunakanlah tabir surya untuk menghindari paparan sinar matahari yang terlaly panas. Hindari juga makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin.

    Jaga hidrasi tubuh dengan Cairan

    Cairan sangat penting bagi tubuh manusia, dan berperan aktif dalam mencegah datangnya penyakit. Namun, harus diingat cairan yang disarankan adalah air putih. Karena itu, tetaplah penuhi asupan cairan untuk tubuh dengan baik. Minumlah kurang lebih 7-8 gelas air putih dalam sehari. Ingat, jangan tunggu sampai  kehausan.

    Baca Juga: Minuman Selain Kopi yang Mampu Meningkatkan Konsentrasi

    Selalu memperbarui Informasi

    Selalu perbarui informasi dengan memeriksa berita lokal untuk mengetahui peringatan panas ekstrem dan kiat-kiat keselamatan.

    Saat bekerja dalam cuaca panas, pantaulah kondisi rekan kerja dan mintalah seseorang melakukan hal yang sama untuk Sahabat Sehat. Penyakit yang disebabkan oleh panas dapat menyebabkan seseorang menjadi bingung atau kehilangan kesadaran.

    Demam Berdarah

    Menguras Tempat Penampungan Air

    Menguras tempat penampungan air merupakan hal yang sangat penting dalam mencegah demam berdarah. Tindakan ini berguna memutus siklus hidup nyamuk yang hanya berumur 2-3 bulan dari telur hingga dewasa dan mati. Usahakan uras secara berkala.

    Setelah menguras pastikan Sobat juga membersihkan dindingnya karena bisa jadi telur nyamuk menempek di situ. Setelah itu, taburi air dengan bubuk larvasida yang berfungsi membunuh telur dan jentik nyamuk di genangan air sebelum menjadi dewasa.

    Menutup Rapat Tempat Penampungan Air

    Setelah menguras, tutuplah rapat tempat penampungan air sebab kebanyakan terjadinya demam berdarah adalah karena banyak bak mandi yang ditutup sama sekali.

    Mengubur Barang Bekas

    Ternyata nyamuk Aedes aegepti juga bisa bersarang di barang-barang bekas yang menumpuk dan tidak lama digunakan. Karena itu, jangan biarkan barang-barang bekas menumpuk begitu saja. Kuburlah atau daur ulang untuk keperluan lain.

    Menggunakan Obat Anti-Nyamuk

    Obat anti-nyamuk bisa juga Sobat gunakan untuk mencegah demam berdarah. Pilihannya bisa obat nyamuk bakar atau elektrik, atau obat semprot. Selain obat, gunakan juga losion yang mampu mengusir nyamuk.

    Produk Terkait: Jual Bite Fighter Mosquito Repellent Spray 120 ml

    Mengenakan Pakaian Tertutup Saat Keluar Rumah

    Supaya tidak diserang nyamuk terus-menerus saat ke luar rumah, segeralah memakai pakaian tertutup yang menutupi lengan dan kaki. Pakaian tertutup ini juga bisa Sobat gunakan saat hendak tidur.

    Gunakan Kelambu

    Kelambu bisa Sobat gunakan untuk mencegah serangan nyamuk di sekitar dan di dalam rumah. Gunakanlah di area tempat tidur sehingga Sobat merasa aman dan nyaman dan terbebas dari gigitan nyamuk.

    Menaruh Tanaman Hias Pengusir Nyamuk di Dalam Rumah

    Kenyataannya tanaman hias bukan sekadar penghias rumah saja namun juga bisa digunakan untuk mengusir nyamuk penyebab demam berdarah.

    Beberapa tanaman hias yang mampu mengusir nyamuk adalah serai wangi, lemon balm, lavender, catnip, dan geranium.

    Cukup letakkan tanaman di dalam pot kecil dan taruhlah di lokasi strategis seperti di sudut ruangan, dekat jendela atau dekat pintu masuk. Untuk serai dan lemon balm, dapat ditanam di pekarangan rumah karena tidak bisa ditaruh dalam pot.

    Hentikan Kebiasaan Menggantung Pakaian

    Nyamuk gemar hinggap di gantungan pakaian. Karena itu, sebaiknya Sobat menghindari menggantung terlalu banyak pakaian di gantungan terutama yang terletak di belakang pintu yang gelap dan lempab sebab nyamuk senang tinggal di situ. Jangan gantung pakaian selama berhari-hari sebab nyamuk akan nyaman bersarang.

    Baca Juga: Kenali Gejala Demam Berdarah Sebelum Jelajah Nusantara

    Itulah Sahabat mengenai perbedaan demam biasa dan demam berdarah beserta pencegahannya. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai demam dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Ketahuilah, Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/10/18/140000920/ketahuilah-perbedaan-demam-biasa-dan-demam-berdarah?page=all
    2. Mediatama G. Demam tanpa flu atau batuk, waspadai demam berdarah [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/demam-tanpa-flu-atau-batuk-waspadai-demam-berdarah?page=all
    3. Cara Mengatasi dan Mencegah Suhu Tubuh yang Tinggi – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://tirto.id/cara-mengatasi-dan-mencegah-suhu-tubuh-yang-tinggi-eyhM
    4. 8 Langkah untuk Melakukan Pencegahan DBD Dengan Mudah [Internet]. Pfimegalife.co.id. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://www.pfimegalife.co.id/literasi-keuangan/kesehatan/read/langkah-mencegah-dbd-pada-anak
    Read More
  • Ada beraneka ragam cara bagi Anda melakukan kebaikan untuk orang lain, salah satunya adalah donor darah. Mengapa Anda harus donor darah? Selain karena donor darah adalah kegiatan yang mulia, ada lagi manfaat donor darah lain yang perlu calon pendonor darah ketahui. Simak infonya berikut ini: 1. Menyelamatkan Nyawa Orang Lain Tahukah Anda bahwa satu dari tiga orang membutuhkan […]

    Manfaat Donor Darah yang Belum Anda Ketahui

    Ada beraneka ragam cara bagi Anda melakukan kebaikan untuk orang lain, salah satunya adalah donor darah. Mengapa Anda harus donor darah? Selain karena donor darah adalah kegiatan yang mulia, ada lagi manfaat donor darah lain yang perlu calon pendonor darah ketahui. Simak infonya berikut ini:

    1. Menyelamatkan Nyawa Orang Lain

    Tahukah Anda bahwa satu dari tiga orang membutuhkan darah pada waktu kehidupannya. Maka, dengan Anda bersedia mendonorkan darah, maka Anda menyelamatkan orang-orang di bawah ini:

    – Bayi yang lahir prematur membutuhkan transfusi darah agar dapat bertahan hidup dan

    – Ibu yang mengalami komplikasi kehamilan seperti pendarahan

    – Anak-anak malnutrisi pengidap anemia membutuhkan transfusi darah

    – Orang-orang yang akan menjalani operasi besar atau kanker membutuhkan transfusi

    – Orang-orang dengan kelainan darah (thalassemia) butuh transfusi darah rutin untuk tumbuh sehat darah agar operasi berjalan sukses memperpanjang usia mereka

    Baca Juga : Lakukan 4 Hal ini Sebelum Donor Darah

    2. Menghindari Penyakit

    Berbahagialah jika Anda adalah salah satu dari sekian banyak pendonor darah rutin. Mengapa? Karena jantung Anda sehat. American Journal of Epidemology telah membuktikan bahwa pendonor darah rutin beresiko rendah mengalami penyakit jantung. Pendonor darah rutin beresiko 88% lebih rendah terkena serangan atau penyakit jantung.

    3. Burn Calories

    Kabar gembira untuk para wanita yang ingin memiliki tubuh ideal, namun sulit melakukan diet. Marak berita tentang diet ekstrim selama ini di media massa yang malah berakibat fatal, mengapa Anda tidak mencoba untuk melakukan donor darah. Perlu Anda ketahui, setiap kali donor darah (500 ml), tubuh Anda akan membakar 650 kalori di dalam tubuh. University of California mengatakan bahwa seseorang yang rutin menyumbangkan darah akan kehilangan bobot tubuh sesuai yang diinginkan. Namun, jangan sesekali menjadikan donor darah sebagai ajang program penurunan berat badan.

    4. Donor Darah = Pikiran Bahagia

    Seperti telah disebutkan pada manfaat pertama donor darah di atas, donor darah menyelamatkan nyawa orang lain. Perbuatan baik akan berdampak positif pada diri Anda karena jiwa Anda merasa damai dan tenteram. Bahagia karena bisa berbuat sesuatu untuk orang lain dengan cara sederhana namun berefek pada kelangsungan hidup mereka.

    Baca Juga : 5 Mitos Fakta Donor Darah yang Kamu Harus Tahu

    5. Mencegah Penuaan Dini

    Stress menjadi salah satu pemicu terbesar penuaan dini pada seorang wanita. Tak satupun wanita yang ingin terlihat tua dan keriput di wajah. Kabar baiknya, donor darah secara rutin mampu membantu kulit Anda selalu mengencang sehingga keriput pun tidak mudah timbul. Tak perlu mahal-mahal melakukan treatment kecantikan di pusat kecantikan, Anda pun bisa mendapatkannya dengan cara donor darah.

    Setelah membaca manfaat donor darah di atas, apakah Anda sudah tergerak untuk mendonorkan darah? Selamat berbuat kebaikan untuk sesama!

    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, baru-baru ini Kementerian Kesehatan telah mengizinkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas sasaran vaksinasi, yang mencangkup masyarakat berusia 18 tahun keatas. Hal ini diungkapkan dalam Surat Edaran Nomor SR.02.04/II/1496/2021 mengenai Tanggapan Atas Permohonan Persetujuan Pelaksanaan Vaksinasi di Provinsi DKI Jakarta. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas […]

    Catat Tanggalnya ! Lokasi Vaksinasi Covid-19 Bagi 18 Tahun Keatas di DKI Jakarta

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    vaksinasi covid-19 jalan terus

    Sahabat Sehat, baru-baru ini Kementerian Kesehatan telah mengizinkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas sasaran vaksinasi, yang mencangkup masyarakat berusia 18 tahun keatas. Hal ini diungkapkan dalam Surat Edaran Nomor SR.02.04/II/1496/2021 mengenai Tanggapan Atas Permohonan Persetujuan Pelaksanaan Vaksinasi di Provinsi DKI Jakarta.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkapkan bahwa program vaksinasi yang menargetkan masyarakat berusia 18 tahun keatas di DKI Jakarta telah dimulai sejak Rabu 9 Juni 2021. Syarat mengikuti program vaksinasi tersebut cukup dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP) maupun surat domisili dari RT atau RW setempat, dan waktu pelaksanaan vaksinasi untuk setiap warga akan disesuaikan berdasarkan kelurahannya.

    Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas baru akan dilakukan di DKI Jakarta, dan dengan menggunakan vaksin AstraZeneca.

    Baca Juga : Sebelum Selama dan Sesudah Vaksinasi Covid-19

    Lokasi Vaksinasi Covid-19 Bagi Usia 18 Tahun Keatas

    Sahabat Sehat, berikut beberapa lokasi vaksinasi Covid-19 yang ditujukan bagi masyarakat berusia 18 tahun keatas di DKI Jakarta :

    Sentra Vaksinasi Serviam

    Vaksinasi dimulai pada 9-30 Juni 2021. Dengan syarat yaitu berusia 18 tahun ke atas, membawa e-KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di DKI Jakarta dari RT/RW setempat. Sahabat Sehat dapat melakukan pendaftaran melalui www.vaksinasiserviam.com.

    RSIJ Cempaka Putih

    Vaksinasi dijadwalkan setiap hari senin, rabu, dan jumat (hari libur nasional tutup) yang di mulai pukul 08.00-12.00 WIB. Dengan syarat membawa e-KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di DKI Jakarta dari RT/RW setempat. Sahabat Sehat harus mendaftar terlebih dahulu untuk vaksinasi dan tidak dapat melakukan pendaftaran di tempat.

    Puskesmas Kecamatan Tambora

    Vaksinasi dilaksanakan setiap hari senin hingga jumat, mulai pukul 08.00-14.00 WIB. Dengan syarat membawa e-KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di DKI Jakarta dari RT/RW setempat.

    Baca Juga : Vaksin Covid-19 yang Ideal

    Puskesmas Kelurahan Cijantung

    Vaksinasi dijadwalkan mulai pada 10 Juni 2021 hingga 29 Juli 2021, yang disesuaikan per RT masing-masing. Sahabat Sehat diwajibkan membawa e-KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di DKI Jakarta dari RT/RW setempat.

    Sentra Vaksinasi Kecamatan Pancoran

    Vaksinasi dijadwalkan mulai pada 10 -25 Juni 2021, dengan syarat membawa e-KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di DKI Jakarta dari RT/RW setempat.

    Puskesmas Kelapa Gading

    Sahabat Sehat perlu mengisi formulir dan mendaftar pada tautan bit.ly/vaksinpuskesmasgading lalu pilih jadwal vaksinasi minimal 2 hari setelah pengisian formulir. Sahabat Sehat wajib memiliki KTP DKI Jakarta, atau berdomisili di wilayah Kecamatan Kelapa Gading. Pada hari vaksinasi, jangan lupa membawa fotokopi KTP dan kartu keluarga.

    Puskesmas Kecamatan Makasar

    Vaksinasi dijadwalkan mulai pada 10 Juni 2021, dengan syarat mendaftar pada tautan https://bit.ly/pendaftaranvaksinasimakassar dan hadir sesuai jadwal yang ditentukan. Sahabat Sehat wajib membawa fotokopi DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di DKI Jakarta dari RT/RW setempat di hari vaksinasi.

    Lippo Mall Puri

    Vaksinasi dijadwalkan mulai sejak 9-11 Juni 2021. Sahabat Sehat dapat menentukan jadwal vaksinasi pada aplikasi MySiloam. Pada hari vaksinasi membawa KTP DKI Jakarta asli dan fotokopi, atau surat keterangan domisili bagi pemegang KTP non-DKI Jakarta.

    Baca Juga : Orang yang tidak boleh menerima vaksin covid-19

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai vaksinasi Covid-19 yang sudah mulai diberikan bagi masyarakat berusia 18 tahun keatas di DKI Jakarta. Bagi Sahabat Sehat yang sudah divaksin, jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, serta membatasi mobilisasi.

    Bagi Sahabat Sehat yang mengalami keluhan setelah divaksin, segera manfaatkan layanan konsultasi Chat Dokter Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Defianti I. Ini Syarat Vaksinasi Covid-19 Usia 18 Tahun ke Atas di DKI Jakarta [Internet]. Indonesia : Liputan 6. 2021 [updated 2021 June 10; cited 2021 June 10]. Available from : https://www.liputan6.com/news/read/4578074/ini-syarat-vaksinasi-covid-19-usia-18-tahun-ke-atas-di-dki-jakarta
    2. CNN Indonesia. Daftar Lokasi Vaksinasi Warga DKI Usia 18 Tahun ke Atas [Internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2021 [updated 2021 June 10; cited 2021 June 10]. Available from : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210610092308-20-652492/daftar-lokasi-vaksinasi-warga-dki-usia-18-tahun-ke-atas
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan kabar jumlah tenaga kesehatan yang terinfeksi Covid-19 meningkat.  Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus hingga 3 Juni 2021, tercatat total tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 meningkat hingga 358 orang.  Sementara itu Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Bangkalan Jawa Timur, […]

    Waspada ! Jumlah Nakes Terinfeksi Covid-19 Meningkat

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    kisah para nakes menghadapi Covid-19

    Sahabat Sehat, baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan kabar jumlah tenaga kesehatan yang terinfeksi Covid-19 meningkat.  Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus hingga 3 Juni 2021, tercatat total tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 meningkat hingga 358 orang.  Sementara itu Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Bangkalan Jawa Timur, Agus Sugianto Zain mengungkapkan pelayanan RSUD Syamrabu Bangkalan direncanakan ditutup pasca dua orang tenaga kesehatan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

    Penyebab Nakes Terpapar Covid-19

    Diperkirakan para tenaga kesehatan yang menderita Covid-19 tertular saat kontak langsung melayani masyarakat, ditambah dengan kondisi fisik yang kurang prima. Demikian diungkap oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Kudus, M. Nasiban.

    Sementara itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan Madura,Agus Sugianto Zein menduga meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan akibat kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada libur lebaran 2021. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur telah mengambil sampel penderita Covid-19 dengan hasil pemeriksaan Cycle Threshold (CT) di bawah 30 % untuk dikirimkan ke Balitbangkes Kementerian Kesehatan guna dilakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) untuk mengetahui apakah pasien Covid-19 juga membawa varian mutasi virus SARS-CoV-2 yang saat ini mulai bermunculan di Indonesia. 

    Produk Terkait : Layanan Perawat

    Tips Mencegah Terinfeksi Covid-19

    Sahabat Sehat, meski pandemi Covid-19 telah berlangsung selama lebih dari 1 tahun, sebaiknya tetap menerapkan protokol 5M yaitu mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, menghindari kerumunan, menjaga jarak, dan membatasi mobilisasi.

    Selain itu, Sahabat Sehat dapat menerapkan beberapa tips berikut dirumah untuk menjaga kesehatan selama masa pandemi Covid-19 yaitu :

    • Mengelola stress dengan baik.

    Dokter spesialis penyakit dalam asal Beaumont, Amerika Serikat, dr.Mateo Valenti mengungkapkan bahwa mengelola stress dengan baik merupakan salah satu hal penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Sahabat Sehat sebaiknya melakukan olahraga, meditasi, maupun beribadah untuk menjernihkan pikiran.

    • Istirahat yang cukup

    Rata-rata orang dewasa membutuhkan waktu istirahat sekitar 7-8 jam sehari, sementara anak-anak membutuhkan waktu tidur yang lebih lama. Dengan beristirahat yang cukup, Sahabat Sehat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi kuman dan virus.

    • Konsumsi buah dan sayur

    Buah dan sayur kaya akan berbagai vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

    • Olahraga rutin

    Sahabat Sehat sebaiknya melakukan aktivitas fisik selama 30 hingga 60 menit per hari untuk menjaga agar tubuh tetap sehat. Selain itu, dr Wendy Miller dari Beaumont Weight Control Center menyarankan agar membatasi makanan olahan seperti kerupuk, keripik, roti dan permen, serta makanan yang digoreng. Sahabat Sehat dapat memperbanyak asupan makanan rendah lemak, sayur dan buah meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    • Minum air putih yang cukup

    Asupan air putih yang cukup dapat menjaga hidrasi tubuh sehingga mencegah kekurangan cairan. Sahabat Sehat disarankan minum air putih minimal 2 L per hari atau setara dengan 8 gelas air per hari.

    Baca Juga : Panduan Nutrisi untuk Mencegah Virus Corona

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai peningkatan kasus Covid-19 yang dialami tenaga kesehatan di Indonesia serta tips mencegah Covid-19. Jika Sahabat Sehat ingin melakukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat.  Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    •         Produk dijamin asli
    •         Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    •         Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    •         Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    •         Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    •         Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Produk Terkait : Panggil Dokter Homecare

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Nugroho P. Nakes Terpapar Covid-19 di Kudus Terus Bertambah, Diduga karena Kelelahan [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 Juni 04; cited 2021 Juni 07]. Available from:https://regional.kompas.com/read/2021/06/04/175505878/nakes-terpapar-covid-19-di-kudus-terus-bertambah-diduga-karena-kelelahan?page=all.
    2. CNN Indonesia. Lonjakan Covid-19 di Bangkalan Diduga Imbas Kedatangan TKI [Internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2021 [updated 2021 Juni 07; cited 2021 Juni 07]. Available from : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210607095345-20-651082/lonjakan-covid-19-di-bangkalan-diduga-imbas-kedatangan-tki
    3. Anindita K. 6 Tips Jaga Kondisi di Tengah Pandemi Agar Tak Tertular COVID-19 [Internet]. Indonesia : DetikHealth. Available from : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5339402/6-tips-jaga-kondisi-di-tengah-pandemi-agar-tak-tertular-covid-19 
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, tanggal 31 Mei setiap tahun diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang bertujuan untuk memperingati publik perihal bahaya tembakau bagi kesehatan. Menurut data Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) pada tahun 2016, Indonesia termasuk negara dengan penduduk perokok terbanyak se-Asia Tenggara. Sebanyak 66% penduduk laki-laki dewasa […]

    Hari Tanpa Tembakau Sedunia : Bahaya Merokok di Masa Pandemi Covid-19

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Sahabat Sehat, tanggal 31 Mei setiap tahun diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang bertujuan untuk memperingati publik perihal bahaya tembakau bagi kesehatan.

    Menurut data Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) pada tahun 2016, Indonesia termasuk negara dengan penduduk perokok terbanyak se-Asia Tenggara. Sebanyak 66% penduduk laki-laki dewasa dan 6,7% penduduk perempuan di Indonesia merupakan perokok aktif. Sementara menurut Global Youth Tobacco Survey pada tahun 2019, tercatat sebanyak 19,2 juta pelajar di  Indonesia merokok. 

    Bahaya Rokok Bagi Kesehatan

    Diketahui ada sekitar 7.000 zat toksik dan bersifat karsinogen dalam sebatang rokok. Kandungan dalam rokok telah terbukti secara medis dapat menyebabkan berbagai macam penyakit kronis hingga kematian, diantaranya gangguan jantung dan pembuluh darah, peradangan paru-paru kronis, hingga kanker paru. Kondisi kesehatan tersebut dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga lebih rentan terinfeksi suatu penyakit. 

    Baca Juga : Dampak Negatif Merokok

    Bahaya Merokok di Masa Pandemi Covid-19

    Merokok dapat merusak paru-paru sehingga rentan mengalami infeksi saluran pernapasan, termasuk Covid-19. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2020 di Inggris menunjukan bahwa para perokok aktif dua kali lipat lebih sering melaporkan keluhan terkait Covid-19, dibandingkan orang yang tidak merokok. Merokok berkaitan dengan kerusakan endotel pembuluh darah, sehingga diperkirakan berkaitan dengan infeksi Covid-19 yang berat.

    Dari penelitian pada hewan percobaan, paparan rokok dapat menurunkan respon kekebalan mukosa dan proliferasi sel basal yang berdampak pada penyebaran virus serta keparahan penyakit pada orang yang merokok, sehingga mengakibatkan infeksi virus berat dan kematian sel dalam tubuh.

    Tips Berhenti Merokok

    Untuk mulai berhenti merokok, Sahabat Sehat sebaiknya lakukan beberapa tips mudah berikut ini :

    • Pilih tanggal untuk mulai berhenti merokok
    • Buat daftar alasan untuk berhenti merokok
    • Cari dukungan dari keluarga maupun sahabat dekat
    • Singkirkan rokok, korek dan benda lainnya yang dapat mengingatkan Sahabat Sehat untuk merokok
    • Berolahraga rutin
    • Beri penghargaan untuk diri sendiri jika berhasil berhenti merokok
    • Berkonsultasi dengan psikolog maupun dokter

    Baca Juga : Ingin Berhenti Merokok Konsumsilah 6 Makanan Berikut Ini

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai bahaya merokok di masa pandemi Covid-19 serta beberapa tips untuk berhenti merokok. Sahabat Sehat, jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan 5M yang meliputi menggunakan masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta membatasi mobilisasi.

    Bagi Sahabat Sehat yang mengalami keluhan selama dirumah saja, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. CNN Indonesia. Hari Tanpa Tembakau: Berhenti Merokok Cegah Covid-19 [internet]. Indonesia : CNN Indonesia; 2021 [updated 2021 May 31; cited 2021 May 31]. Available from : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210527170108-255-647567/hari-tanpa-tembakau-berhenti-merokok-cegah-covid-19/1
    2. British Heart Foundation. Does smoking increase or reduce your risk from coronavirus? [internet]. UK : British Heart Foundation; 2021 [updated 2021 May 10; cited 2021 May 31]. Available from : https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/news/behind-the-headlines/coronavirus/coronavirus-and-smoking
    3. Haddad C, Malhab S, Sacre H, et al. Smoking and COVID-19: A Scoping Review. Tobacco Use Insights.2021; 14:1-9
    4. British Heart Foundation. 10 steps to stopping smoking [internet]. UK : British Heart Foundation; [cited 2021 May 31]. Available from : https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/wellbeing/stop-smoking/smoking-tips
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, memasuki pertengahan tahun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) mempunyai dua agenda besar yaitu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PMT).  Dilansir dari SindoNews, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda pada Selasa 25 Mei 2021 mengungkapkan bahwa […]

    Siapkah Indonesia Melaksanakan Sekolah Tatap Muka ?

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    sekolah tatap muka juli 2021

    Sahabat Sehat, memasuki pertengahan tahun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) mempunyai dua agenda besar yaitu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PMT). 

    Dilansir dari SindoNews, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda pada Selasa 25 Mei 2021 mengungkapkan bahwa ditargetkan pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka dilaksanakan mulai Juli 2021. Namun membutuhkan persiapan matang mengingat pandemi Covid-19 belum terkendali dan beberapa negara tetangga tengah mengalami gelombang kedua serangan Covid-19. 

    Persiapan Pembelajaran Tatap Muka di Indonesia

    Beberapa daerah di Indonesia tengah mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran sekolah tatap muka dengan melakukan vaksinasi bagi para pengajar. Selain itu, pembelajaran dilaksanakan dengan mempertimbangkan izin orang tua serta mengatur kapasitas peserta didik dalam satu ruang kelas.

    Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan kembali menggelar uji coba pembelajaran tatap muka tahap kedua pada 7-24 Juni 2021 yang akan diikuti sekitar 300 sekolah. 

    Baca Juga : Sekolah Tatap Muka Juli 2021

    Sementara itu Dinas Pendidikan Kota Bandung melakukan persiapan termasuk sarana dan prasarana penunjang pembelajaran tatap muka. Sebagai persiapan, tercatat per 23 Mei 2021 sebanyak hampir 32.000 orang guru yang mengajar di Kota Bandung telah divaksin Covid-19. 

    Hal yang sama diungkapkan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi usai rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya pada Senin 24 Mei 2021 bahwa salah satu syarat pembelajaran tatap muka adalah para tenaga pendidik telah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19. Jika baru mendapatkan satu dosis vaksin Covid-19 maka belum diperbolehkan mengajar. Sebagai tambahan, kapasitas ruangan yang diperbolehkan adalah 25% dari kapasitas ruang kelas dan para siswa tidak diperbolehkan keluar dari ruangan selama jam sekolah.

    Baca Juga : Vaksinasi Corona untuk Tenaga Pendidik

    Persiapan Anak Melakukan Pembelajaran Tatap Muka 

    Bagi Sahabat Sehat yang memiliki anak, lakukan beberapa tips berikut untuk mempersiapkan anak menjelang pembelajaran tatap muka :

    • Berikan makanan bergizi seimbang seperti buah, sayur, susu, serta multivitamin untuk anak.
    • Mengajarkan anak untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta langsung pulang kerumah setelah dari sekolah.
    • Mengajarkan anak untuk segera melepaskan pakaian dan mandi setelah pulang dari sekolah.
    • Informasikan anak untuk memberitahu orang tua jika ada keluhan yang dirasa.
    • Berkoordinasi dengan pihak sekolah mengenai persiapan pelaksanaan sekolah tatap muka

    Baca Juga : Sekolah Tatap Muka

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai persiapan pembelajaran tatap muka yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Bagi Sahabat Sehat yang ingin mengetahui lebih lanjut perihal pelaksanaan sekolah tatap muka di Indonesia, mari ikuti Live Ngopi Santuy di Instagram Prosehat pada Jumat 28 Mei 2021 jam 16.00 WIB.

    Jika Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Suwarno. Hadapi PPDB dan PMT, Kemendikbud Ristek Diminta Bersiap Sejak Dini [internet]. Indonesia : SindoNews; 2021 [2021 May 25; cited 2021 May 25]. Available from : https://nasional.sindonews.com/read/436912/15/hadapi-ppdb-dan-pmt-kemendikbud-ristek-diminta-bersiap-sejak-dini-1621919120
    2. Haryanto A. Jelang Pembelajaran Tatap Muka Kesiapan Sekolah di Kota Bandung Mulai Di Cek [internet].  Indonesia : iNews Jabar; 2021 [updated 2021 May 23; cited 2021 May 25]. Available from : https://jabar.inews.id/berita/jelang-pembelajaran-tatap-muka-kesiapan-sekolah-di-kota-bandung-mulai-dicek
    3. Wahyudi N. 300 Sekolah di Jakarta Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Tahap II [internet]. Indonesia : Bisnis Indonesia; 2021 [updated 2021 May 21; cited 2021 May 25]. Available from : https://jakarta.bisnis.com/read/20210521/77/1396436/300-sekolah-di-jakarta-uji-coba-pembelajaran-tatap-muka-tahap-ii
    4. Salman G. Sekolah Tatap Muka di Surabaya, Guru Harus Sudah Di Vaksin 2 Kali, Siswa Tak Perlu Swab [internet]. Indonesia : Kompas; 2021 [updated 2021 May 24; cited 2021 May 25]. Available from : https://regional.kompas.com/read/2021/05/24/214344778/sekolah-tatap-muka-di-surabaya-guru-harus-sudah-divaksin-2-kali-siswa-tak?page=all 
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Bagi Sahabat Sehat yang sedang merencanakan pernikahan, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan fisik dan vaksinasi sebagai pencegahan terhadap penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Salah satu jenis vaksin yang dianjurkan adalah vaksin HPV (Human Papillomavirus). Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut ini perihal penting nya vaksin HPV […]

    Pentingnya Vaksin HPV Sebelum Menikah

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Bagi Sahabat Sehat yang sedang merencanakan pernikahan, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan fisik dan vaksinasi sebagai pencegahan terhadap penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Salah satu jenis vaksin yang dianjurkan adalah vaksin HPV (Human Papillomavirus). Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut ini perihal penting nya vaksin HPV sebelum menikah.

    Infeksi HPV Pada Tubuh

    Virus Human Papiloma dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Tercatat rata-rata orang yang aktif berhubungan seksual pernah terinfeksi HPV dalam hidupnya meski tidak diketahui. Ada sekitar 40 tipe HPV yang dapat menginfeksi organ intim pria dan wanita, kebanyakan tipe HPV tidak menimbulkan gejala dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun beberapa tipe HPV lainnya dapat menimbulkan kanker serviks, kanker anus, kanker rongga mulut serta kutil kelamin.

    Baca Juga : Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Apa Kegunaan Vaksin HPV?

    Pemberian vaksin HPV dapat mencegah kanker serviks jika diberikan sebelum seorang perempuan berhubungan seksual. Selain itu vaksin HPV dapat mencegah kutil kelamin pada pria serta kanker anus pada pria dan wanita

    Kapan Waktu Pemberian Vaksin HPV ?

    Secara umum di dunia, vaksin HPV direkomendasikan bagi anak perempuan dan laki-laki mulai dari usia 11 atau 12 tahun. Pada dasarnya diberikan sebelum melakukan kontak seksual dan resiko terpapar HPV rendah.

    Di Indonesia, pemberian vaksin HPV diberikan mulai pada usia 10-13 tahun sebanyak 2 dosis. Pada anak berusia 16-18 tahun atau remaja akhir, diberikan vaksin HPV sebanyak 3 dosis. Berdasarkan penelitian, pemberian vaksin HPV sebanyak 2 dosis pada usia 10-13 tahun terbukti dapat membentuk kadar antibodi yang tidak lebih rendah dibandingkan dengan pemberian 3 dosis vaksin HPV pada usia 16-18 tahun.

    Baca Juga : Vaksinasi HPV selama pandemi

    Jika Sudah Pernah Berhubungan Seksual, Bolehkah di Vaksin HPV ?

    Jika sebelumnya Sahabat Sehat sudah pernah berhubungan seksual, masih dapat diberikan vaksin HPV karena dapat melindungi dari tipe HPV yang lainnya. Meski demikian, pemberian vaksin HPV tidak dapat mengatasi infeksi HPV yang sudah masuk ke dalam tubuh. 

    Apa Saja Jenis Vaksin HPV di Indonesia?

    Di Indonesia tersedia 2 jenis vaksin HPV yaitu vaksin bivalen yang mengandung 2 tipe virus HPV (tipe 16 dan 18) untuk mencegah kanker leher rahim, serta vaksin tetravalen yang mengandung 4 tipe virus HPV (6,11,16, dan 18) untuk mencegah kanker leher rahim serta kutil kelamin.

    Selain itu, Sahabat Sehat disarankan untuk melakukan beberapa tips berikut untuk mencegah penyakit menular seksual yaitu menjaga kebersihan area kemaluan, hindari berganti pasangan seksual, menerapkan pola hidup sehat seperti konsumsi buah dan sayur serta melakukan olahraga secara rutin.

    Produk Terkait : Vaksinasi HPV

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai pentingnya vaksin HPV sebelum menikah. Bagi Sahabat Sehat yang berminat untuk melakukan vaksinasi HPV, segera manfaatkan layanan vaksinasi kerumah dari Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Centers for Disease Control and Prevention. HPV Vaccine Information For Young Women [internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention; 2016 [cited 24 May 2021]. Available from : https://www.cdc.gov/std/hpv/stdfact-hpv-vaccine-young-women.htm 
    2. Mayo Clinic. HPV vaccine: Who needs it, how it works [internet]. USA : Mayo Clinic; 2020 [cited 24 May 2021]. Available from : https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hpv-infection/in-depth/hpv-vaccine/art-20047292 
    3. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Sekilas tentang Vaksin HPV [internet]. Indonesia : Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2017 [cited 24 May 2021]. Available from : https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/sekilas-tentang-vaksin-hpv
    Read More
  • Ditulis oleh : dr.Monica Cynthia Dewi Pada acara Ngopi Santuy Episode 7 yang ditayangkan secara langsung di Instagram Prosehat, Jumat 21 Mei 2021 dengan narasumber dr. Gita Permatasari menyampaikan bahwa cara pelacakan kasus Covid-19 di Indonesia telah dilakukan sesuai dengan pedoman yang disampaikan oleh World Health Organization (WHO). Pelacakan Kasus Covid-19 di Dunia WHO menganjurkan […]

    Ngopi Santuy Prosehat Eps 7: Ini Cara Pelacakan Kasus Covid-19 di Indonesia

    Ditulis oleh : dr.Monica Cynthia Dewi

    Pada acara Ngopi Santuy Episode 7 yang ditayangkan secara langsung di Instagram Prosehat, Jumat 21 Mei 2021 dengan narasumber dr. Gita Permatasari menyampaikan bahwa cara pelacakan kasus Covid-19 di Indonesia telah dilakukan sesuai dengan pedoman yang disampaikan oleh World Health Organization (WHO).

    tes covid-19 di Indonesia

    Pelacakan Kasus Covid-19 di Dunia

    WHO menganjurkan agar setiap individu yang berkontak langsung dengan penderita Covid-19 maupun yang berada dalam jarak 1 meter selama setidaknya 15 menit dengan seseorang yang terinfeksi Covid-19, harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari untuk membatasi penyebaran Covid-19. WHO menargetkan pelacakan dilakukan hingga sekitar 30 orang terakhir yang berkontak dengan penderita Covid-19.

    Pelacakan kontak kasus Covid-19 dipercaya dapat memutus rantai penularan Covid-19, dengan fokus pelacakan dilakukan pada lingkup rumah tangga, petugas kesehatan, serta tempat tertutup yang berisiko tinggi seperti asrama, panti sosial, rumah perawatan, dan fasilitas berjangka panjang lainnya.

    Dr. Gita Permatasari mengungkapkan pelacakan dilakukan secara berbeda-beda di tiap negara. Strategi pelacakan dan penanganan di Jepang patut dicontoh sebab terdapat banyak pusat kesehatan yang memiliki tim khusus dalam menerapkan protokol kesehatan apabila terjadi suatu kondisi pandemi. Tim khusus tersebut akan melakukan pelacakan secara rinci dengan tetap menjaga privasi dari setiap orang yang melakukan kontak dengan penderita Covid-19. 

    Produk Terkait : Covid 19

    Pelacakan Kasus Covid-19 di Indonesia

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pernah mengungkapkan bahwa sistem 3T (testing, tracing, treatment) yang dilakukan di Indonesia telah salah sasaran. Sebagian masyarakat yang melakukan pemeriksaan Covid-19 (testing) adalah mereka yang mau bepergian, bukan orang yang memiliki riwayat kontak dengan penderita Covid-19 atau riwayat tinggal di wilayah yang melaporkan transmisi lokal Covid-19 dalam 14 hari terakhir.

    Sementara itu Wakil Menteri Kesehatan, dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD, PhD, KEMD mengungkapkan bahwa metode kontak tracing merupakan tulang punggung dalam upaya mengatasi COVID-19. Namun masih tingginya stigma dalam masyarakat menjadi suatu tantangan tersendiri bagi tenaga kesehatan. Diperlukan sosialisasi hingga tingkat desa agar tidak ada pengucilan terhadap orang yang sedang melakukan isolasi mandiri maupun bagi masyarakat yang telah terkonfirmasi menderita Covid-19.

    Dr. Gita Permatasari mengungkapkan bahwa saat ini dikhawatirkan kasus Covid-19 mengalami lonjakan akibat libur lebaran dan aktivitas masyarakat yang melakukan mudik. Bagi Sahabat Sehat yang telah divaksin Covid-19 maupun yang belum mendapatkan vaksin, mari tetap lakukan protokol kesehatan 5 M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta membatasi mobilisasi).

    Baca Juga : Cara Tracing Kasus Covid 19 di Indonesia

    Sahabat Sehat, mari ikuti seri Ngopi Santuy selanjutnya yang akan membahas masalah kesehatan dan disiarkan secara langsung melalui Instagram Prosehat setiap hari Jumat pukul 16.00 WIB.

    Bagi Sahabat Sehat yang memiliki riwayat kontak dengan penderita Covid-19 atau baru saja bepergian ke wilayah yang melaporkan transmisi lokal Covid-19, segera lakukan pemeriksaan Covid-19 di Prosehat. Info lebih lengkap hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    Permatasari G. Ngopi Santuy Episode 7 Pelacakan Kasus Covid-19 di Indonesia.[Video]. 2021. Available from : https://www.instagram.com/tv/CPIUzz9CA_r/ [Accessed 21 May 2021]

    Read More
  • Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, vaksinasi Covid-19 tahap tiga telah mulai dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta yang menjadi salah satu langkah percepatan vaksinasi untuk melindungi masyarakat yang rentan. Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid. Pemberian vaksin Covid-19 secara bertahap dilakukan sesuai situasi […]

    Vaksinasi Covid-19 Tahap Tiga Dimulai ? Cek Faktanya !

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    euforia vaksinasi, euforia vaksinasi covid-19

    Sahabat Sehat, vaksinasi Covid-19 tahap tiga telah mulai dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta yang menjadi salah satu langkah percepatan vaksinasi untuk melindungi masyarakat yang rentan.

    Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid. Pemberian vaksin Covid-19 secara bertahap dilakukan sesuai situasi dan kondisi di Indonesia serta mempertimbangkan rekomendasi dari World Health Organization (WHO).

    Siapa Saja Target Vaksinasi Covid-19 Tahap Tiga ?

    Vaksinasi Covid-19 tahap tiga menargetkan pada kelompok masyarakat yang rentan, yaitu masyarakat di daerah resiko tinggi penularan Covid-19 atau zona merah. Selain dilihat dari aspek geospasial, kriteria masyarakat rentan turut dipertimbangkan dari segi sosial ekonomi lemah dan masyarakat kurang beruntung serta kelompok marginal. Termasuk diantaranya kelompok penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa. 

    Baca Juga : Vaksin Itu Baik dan Perlu

    Jumlah Sasaran Vaksinasi Covid-19 Tahap Tiga di DKI Jakarta

    Pada acara dialog bertajuk Vaksinasi Gelombang Ketiga Dimulai yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada Selasa 18 Mei 2021, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ngabila Salama mengungkapkan bahwa vaksinasi Covid-19 tahap tiga di DKI Jakarta akan menyasar pada 445 RW kumuh. Dasar kriteria RW kumuh atau RW prioritas penataan pemukiman tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2018. 

    Update Penerima Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

    Tercatat per Selasa 18 Mei 2021, Indonesia telah menyuntikkan 23,1 juta dosis vaksin untuk sasaran vaksinasi tahap satu dan tahap dua. Dengan dimulainya vaksinasi tahap tiga, diharapkan menjadi langkah percepatan untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) bagi 181,5 juta rakyat Indonesia.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai vaksinasi Covid-19 tahap tiga yang telah dimulai di Provinsi DKI Jakarta. Meskipun telah divaksin, Sahabat Sehat tetap harus menerapkan protokol 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilisasi, serta menjauhi kerumunan) dan menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat).

    Bagi Sahabat Sehat yang ingin mengetahui lebih lanjut perihal strategi pelacakan kontak kasus Covid-19 di Indonesia, mari ikuti Live Ngopi Santuy di Instagram Prosehat pada Jumat 21 Mei 2021 jam 16.00 WIB.

    Baca Juga : Vaksinasi Lain Setelah Vaksinasi Virus Corona

    Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan Covid-19 ? Segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Sehat Negeriku. Vaksinasi Tahap Tiga Dimulai untuk Berikan Perlindungan bagi Masyarakat Rentan [internet]. Indonesia : Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan RI; [cited 20 Mei 2021]. Available from : https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/berita-utama/20210519/1937794/vaksinasi-tahap-tiga-dimulai-untuk-berikan-perlindungan-bagi-masyarakat-rentan/
    2. CNN Indonesia. Vaksinasi Tahap 3, Pemprov DKI Sasar Warga di Zona Merah [internet]. Indonesia : CNN Indonesia; [cited 20 Mei 2021]. Available from : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210519102304-25-644107/vaksinasi-tahap-3-pemprov-dki-sasar-warga-di-zona-merah
    3. Wiryono S. Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 di Jakarta Sasar 445 RW Kumuh dengan 1,3 Juta Penduduk [internet]. Indonesia : Kompas; [cited 20 Mei 2021]. Available from : https://megapolitan.kompas.com/read/2021/05/19/18324761/vaksinasi-covid-19-tahap-3-di-jakarta-sasar-445-rw-kumuh-dengan-13-juta 
    Read More
  • Ditinjau oleh: dr.Monica Cynthia Dewi Artis Aurel Hermansyah baru-baru ini menceritakan bahwa Ia telah mengalami keguguran. Sebelum lebaran, Aurel mengaku sempat alami pendarahan dan perut terasa nyeri.  Nah Sahabat Sehat, apa saja faktor resiko penyebab keguguran ? Mari simak penjelasan berikut. Apa Itu Keguguran ? Keguguran adalah kondisi terhentinya kehamilan pada saat usia kandungan belum […]

    Calon Ibu Wajib Tahu ! Kenali Faktor Resiko Penyebab Keguguran

    Ditinjau oleh: dr.Monica Cynthia Dewi

    Artis Aurel Hermansyah baru-baru ini menceritakan bahwa Ia telah mengalami keguguran. Sebelum lebaran, Aurel mengaku sempat alami pendarahan dan perut terasa nyeri. 

    Nah Sahabat Sehat, apa saja faktor resiko penyebab keguguran ? Mari simak penjelasan berikut.

    Apa Itu Keguguran ?

    Keguguran adalah kondisi terhentinya kehamilan pada saat usia kandungan belum mencapai 20 minggu. Sekitar 10-20% wanita hamil pernah mengalami keguguran, namun persentase keguguran bisa saja lebih tinggi karena banyaknya wanita yang tidak sadar bahwa sedang mengandung.

    Apa Saja Faktor Resiko Penyebab Keguguran ?

    Sahabat Sehat, berikut beberapa faktor resiko yang meningkatkan potensi terjadinya keguguran:

    1. Kelainan Genetik Janin

    Sekitar 50% kasus keguguran berkaitan dengan kelainan kromosom janin yang dapat menyebabkan kondisi hamil kosong (Blighted Ovum), kematian janin dalam kandungan dan hamil anggur (Mola Hidatidosa).

    2. Usia Ibu

    Dari sebuah penelitian menunjukan bahwa risiko keguguran meningkat hingga 12-15% pada wanita hamil yang berusia sekitar 20 tahun dan resiko keguguran meningkat mencapai 25% pada wanita hamil yang berusia sekitar 40 tahun.

    3. Kondisi Kesehatan Ibu

    Gangguan kesehatan berikut dapat berdampak pada proses perkembangan janin, yaitu : kencing manis yang tidak terkontrol dengan baik, gangguan hormon, kelainan pada rahim dan serviks, gangguan kelenjar tiroid, tekanan darah tinggi, hingga penyakit autoimun. Bagi Sahabat Sehat yang memiliki riwayat penyakit, sebaiknya melakukan kontrol rutin ke dokter terutama selama masa kehamilan.

    4. Infeksi Selama Hamil

    Infeksi seperti rubella (cacar jerman), CMV (cytomegalovirus), HIV, klamidia, gonore, sifilis, vaginosis bakterial selama hamil diketahui meningkatkan resiko keguguran.

    5. Efek Samping Obat

    Obat-obatan seperti misoprostol, retinoid, dan obat pereda nyeri meningkatkan resiko keguguran. Sahabat Sehat sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter sebelum konsumsi obat selama masa kehamilan.

    6. Pola Hidup

    Pola hidup yang kurang baik seperti merokok dan konsumsi alkohol selama masa kehamilan, dapat meningkatkan resiko keguguran. Selain itu, berat badan Ibu yang kurang ataupun berat badan berlebih turut meningkatkan resiko keguguran.

    7. Riwayat Keguguran Berulang

    Wanita yang memiliki riwayat keguguran 2 kali atau lebih secara berturut-turut memiliki resiko kembali mengalami keguguran di kehamilan selanjutnya. 

    Bagaimana Mencegah Keguguran ?

    Untuk mencegah keguguran, Sahabat Sehat disarankan untuk melakukan beberapa hal berikut:

    1. Rutin kontrol ke dokter selama masa kehamilan
    2. Hindari faktor resiko seperti merokok dan minuman beralkohol, serta hindari konsumsi obat tanpa saran dokter.
    3. Konsumsi susu ibu hamil dan multivitamin

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai faktor resiko keguguran sehingga Sahabat Sehat dapat lebih waspada selama masa kehamilan. 

    Baca juga : 4 Hal Penting dari pemeriksaan kehamilan antenatal care

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Janati F. Tangis Aurel Hermansyah Pecah Cerita Alami Pendarahan hingga Keguguran [internet]. Indonesia : Kompas; [cited 19 Mei 2021]. Available from : https://www.kompas.com/hype/read/2021/05/19/130421866/tangis-aurel-hermansyah-pecah-cerita-alami-pendarahan-hingga-keguguran
    2. Cleveland Clinic. Miscarriage [internet]. USA : Cleveland Clinic; [cited 19 Mei 2021]. Available from : https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9688-miscarriage
    3. The National Health Service. Miscarriage [internet]. UK : The National Health Service; [cited 19 Mei 2021]. Available from : https://www.nhs.uk/conditions/miscarriage/causes/#:~:text=Things%20that%20increase%20your%20risk&text=in%20women%20under%2030%2C%201,pregnancies%20will%20end%20in%20miscarriage
    4. Mayo Clinic. Miscarriage [internet]. USA : Mayo Clinic; [cited 19 Mei 2021]. Available from : https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pregnancy-loss-miscarriage/symptoms-causes/syc-20354298#:~:text=Certain%20uterine%20abnormalities%20or%20weak,increase%20the%20risk%20of%20miscarriage.
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja