Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Tahapan dan Cara Membaca Hasil Tes Pemeriksaan Pap Smear

Pap smear merupakan pemeriksaan yang umum dilakukan wanita, terutama yang sudah menikah. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan pemeriksaan Pap smear dan bagaimana cara memahami makna dari hasilnya? Mari kita bahas satu per satu.

Tahapan dan Cara Membaca Hasil Tes Pemeriksaan Pap Smear

Tahapan dan Cara Membaca Hasil Tes Pemeriksaan Pap Smear

Apa itu Pap Smear?

Pap smear atau disebut juga dengan Pap test adalah prosedur skrining terhadap potensi kanker serviks (leher rahim). Tujuannya yaitu untuk mendeteksi secara dini kemungkinan terjadinya keganasan atau kanker leher rahim yang disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV).

Pemeriksaan Pap smear ditujukan terutama bagi wanita dengan rentang usia 21-65 tahun yang telah aktif secara seksual. Wanita yang berusia lebih dari 21 tahun disarankan untuk melakukan pap smear setiap 1-3 tahun sekali.

Indikasi Pemeriksaan Pap Smear

Menurut Yayasan Kanker Indonesia, wanita yang telah aktif secara seksual wajib melakukan pemeriksaan Pap smear secara berkala. Tanda seorang wanita memerlukan pemeriksaan Pap smear antara lain:

  • Mengalami keputihan yang berwarna kekuningan dan kehijauan yang terasa gatal
  • Terjadi pendarahan seusai berhubungan seksual
  • Terjadi perdarahan diluar jadwal menstruasi
  • Terlambat menstruasi namun tidak ada tanda-tanda kehamilan
  • Nyeri ketika berhubungan seksual.

medical check up hemat, medical check up murah, medical check up ke rumah

Membaca hasil Pap Smear

Hasil Pap smear biasanya diterima dalam 1-3 minggu setelah pemeriksaan dan dibacakan oleh dokter saat pasien melakukan konsultasi.

Ada tiga kategori hasil Pap smear, yaitu normal, abnormal, dan perlu dievaluasi ulang. Hasil Pap smear normal menunjukkan bahwa tidak ada bukti perubahan sel atau sel-sel abnormal di dalam sampel yang diambil. Sedangkan, Pap smear dengan hasil abnormal menandakan bahwa sel-sel abnormal terdeteksi dalam sampel yang diambil sehingga membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan lanjutan.

Apabila pada hasil disimpulkan perlu dievaluasi ulang, maka kemungkinan terdapat perubahan sel serviks namun belum dapat dipastikan apakah mengarah ke kanker serviks atau karena pengaruh perubahan dalam tubuh seperti kehamilan, infeksi, atau menopause.

Baca Juga: Fakta tentang Pap Smear yang Perlu Diketahui

Penjelasan Hasil Pap Smear

Selain kesimpulan normal, abnormal, dan perlu dievaluasi ulang, hasil Pap smear juga menjelaskan jenis sel abnormal yang ditemukan. Ada dua jenis sel serviks yang dapat menjadi abnormal, yaitu sel skuamosa dan sel kelenjar.

Sel Skuamosa

Sel skuamosa merupakan jenis sel yang melapisi bagian luar serviks. Perubahan sel skuamosa ditemukan dibagi menjadi lima kategori: 

1. Atypical Squamous Cells (ASC)

Merupakan temuan sel skuamosa yang paling umum ditemukan pada pemeriksaan Pap smear. Sel skuamosa dibagi menjadi ASC-US dan ASC-H. Kedua hasil tersebut menunjukkan bahwa sel-sel serviks tampak abnormal, tetapi arti dari perubahan sel tersebut tidak jelas.

Hasil ASC-H menunjukkan bahwa sel berisiko lebih tinggi menjadi sel kanker dari pada hasil ASC-US.

2. Low Grade Squamous Intraepithelial Lesions (LSIL)

Hasil ini kadang menunjukkan displasia (perkembangan sel yang tidak normal) derajat ringan. Hasil LSIL mungkin tidak memerlukan pengobatan karena biasanya perubahan ini dapat diatasi oleh sistem imun tubuh, terutama pada usia muda.

3. High Grade Squamous Intraepithelial Lesions (HSIL)

Temuan HSIL ini termasuk displasia derajat sedang atau berat. HSIL biasanya lebih sering menjadi lesi kanker jika tidak diobati dengan segera.

4. Carcinoma In Situ (CIS)

Hasil CIS menunjukkan perubahan sel yang lebih parah ditemukan dari pemeriksaan Pap smear. Perubahan ini tampak mirip dengan kanker serviks, tetapi belum menyebar keluar permukaan serviks. CIS kemungkinan akan berkembang menjadi kanker jika tidak diobati.

5. Squamous Cell Carcinoma

Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

Karsinoma sel skuamosa adalah jenis kanker serviks. Adanya sel ini pada pemeriksaan Pap smear menandakan bahwa pasien menderita kanker serviks.

Sel Kelenjar

Sel kelenjar ditemukan pada jaringan yang melapisi bagian dalam serviks. Perubahan abnormalnya dibagi menjadi tiga macam:

1. Atypical Glandular Cells (AGC)

Hasil AGC menunjukkan bahwa tampak sel kelenjar yang abnormal pada pemeriksaan namun arti dari perubahan ini tidak jelas.

2. Endocervical Adenocarcinoma in situ (AIS)

Hasil Pap smear AIS menunjukkan bahwa perubahan sel yang lebih parah ditemukan tetapi belum menyebar ke luar jaringan kelenjar serviks.

3. Adenokarsinoma

Adenokarsinoma merupakan jenis kanker serviks yang dimulai dengan perubahan sel kelenjar. Hasil adenokarsinoma menunjukkan bahwa sel kelenjar abnormal telah menyebar ke dalam serviks atau ke organ tubuh lainnya.

Baca Juga: Vaksinasi HPV Tanpa Pap Smear, Apakah Boleh?

Kelainan lainnya

Dalam pemeriksaan Pap smear, ada beberapa sel lain yang perubahannya ikut terdeteksi seperti:

1. Sel-sel endometrium

Pap smear juga dapat mendeteksi sel-sel endometrium yang berasal dari lapisan rahim. Sel-sel ini normal ditemukan pada individu sehat saat menstruasi, namun seharusnya tidak muncul pada wanita yang sudah menopause. Maka, hasil terkait abnormalitas sel endometrium hanya dilaporkan bagi wanita berusia diatas 45 tahun.

2. Jenis kanker lainnya

Meski bukan merupakan tujuan utama pemeriksaan Pap smear, tes ini juga dapat mendeteksi sel kanker yang terkait dengan kanker serviks, seperti sel kanker tuba fallopi, ovarium, endometrium, peritoneum, vulva atau vagina.

3. Infeksi atau peradangan

Tes Pap smear dapat mendeteksi bukti infeksi dan peradangan pada serviks.

Sahabat Sehat, pemeriksaan Pap smear sangat penting untuk dilakukan sebagai usaha pendeteksian dini kanker serviks. Semakin awal diketahui dan diobati, semakin besar kesembuhannya. Bila Sahabat Sehat termasuk dari kelompok yang berisiko, segera lakukan pemeriksaan sesuai saran dokter. Pembacaan hasil Pap smear juga harus dibaca oleh dokter agar Anda mendapatkan rekomendasi yang tepat terkait langkah selanjutnya.

Baca Juga: Mengapa Perlu Melakukan Pemeriksaan Pap Smear?

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

 

Referensi

  1. Budiman Syahputra. Manfaat dan Cara Kerja Pemeriksaan Pap Smear.
  2. Cancer Council. Understanding your Pap smear or cervical screening test results.
  3. Testing.com. Pap Smear (Pap Test).
  4. WebMD. What If My Pap Test Results Are Abnormal?
  5. CDC. What Do My Cervical Cancer Screening Test Results Mean?

Chat Dokter 24 Jam