Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Vaksinasi HPV Tanpa Pap Smear, Apakah Boleh?

Tahukah Sahabat Sehat bahwa kanker serviks adalah penyakit yang banyak menyebabkan kematian pada perempuan Indonesia? Ya, begitu seriusnya penyakit ini sekarang pemerintah telah memasukkan vaksinasi HPV ke dalam imunisasi wajib yang diberikan mulai usia 9 tahun pada momen Bulan Imunisasi Anak Sekolah.

Vaksinasi HPV Tanpa Pap Smear, Apakah Boleh

Vaksinasi HPV Tanpa Pap Smear, Apakah Boleh?

Vaksinasi HPV memang sebaiknya diberikan di usia muda, terutama ketika seseorang belum pernah melakukan hubungan seksual dan tingkat kekebalan tubuh sedang tinggi-tingginya. Vaksinasi ini diberikan sebanyak 3 dosis.

Apakah vaksinasi HPV boleh diberikan tanpa dilakukan skrining kanker serviks terlebih dahulu seperti Pap smear? Mari pahami penjelasan berikut.

Manfaat pemeriksaan Pap smear

Pap smear atau yang disebut juga dengan tes Pap adalah tindakan skrining yang bertujuan untuk melihat keberadaan sel kanker atau prakanker pada serviks atau leher rahim.

Pada tindakan ini, dokter akan mengambil sampel dari usapan leher rahim menggunakan kapas cotton bud khusus yang kemudian diperiksakan di laboratorium. Apabila didapatkan hasil adanya sel kanker, maka vaksinasi tidak perlu diberikan.

Dapatkan: Layanan Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV dari ProSehat

Pemeriksaan Pap smear disarankan bagi semua perempuan mulai usia 21 tahun jika ia sudah aktif secara seksual. Bila Pap smear dilakukan dengan rutin dan lesi prakanker atau kanker terdeteksi lebih awal, maka kemungkinan ia sembuh dari kanker serviks menjadi lebih besar.

Pemeriksaan Pap smear sangat penting bagi perempuan karena stadium awal kanker serviks jarang menyebabkan gejala. Umumnya, kanker serviks menimbulkan gejala ketika sudah memasuki stadium lanjut dimana sudah ada penyebaran ke organ-organ sekitar.

Rekomendasi pemeriksaan Pap smear adalah sebagai berikut:

  • Usia 21-29 tahun: 3 tahun sekali.
  • Usia 30-65 tahun: 5 tahun sekali disertai pemeriksaan HPV.
  • Usia di atas 65 tahun: sesuai rekomendasi dokter.

harga vaksin hpv, biaya vaksin hpv

Bolehkah Vaksinasi HPV tanpa Pap smear?

Menurut CDC, anak perempuan dan dewasa sebenarnya tidak perlu melakukan tes HPV ataupun Pap smear untuk mengetahui apakah mereka boleh divaksinasi HPV. Namun, penting bagi perempuan untuk rutin skrining kanker serviks, bahkan setelah mendapatkan semua suntikan vaksin HPV yang direkomendasikan.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Bagi Perempuan untuk Pap Smear?

Bentuk skrining kanker serviks antara lain:

  • Tes HPV. Tes ini memeriksakan terhadap tipe HPV yang berhubungan dengan kanker serviks.
  • Pap smear. Pemeriksaan ini dilakukan secara manual dimana sampel dari usapan leher rahim diambil dan diperiksakan di bawah mikroskop untuk melihat apakah ada sel kanker atau prakanker.
  • IVA (inspeksi visual dengan asam asetat). Pemeriksaan yang paling mudah dan sederhana untuk melihat adanya abnormalitas di leher rahim setelah ditotolkan asam asetat. Pemeriksaan ini sangat berguna terutama di daerah dengan keterbatasan fasilitas kesehatan.

Sahabat Sehat, jadi melakukan vaksinasi HPV tanpa Pap smear boleh dilakukan. Tapi ingat bahwa Pap smear tetap direkomendasikan walaupun Sahabat Sehat sudah melengkapi vaksinasi HPV.

Bagi Sahabat Sehat yang belum vaksinasi HPV, ayo segera jadwalkan vaksinasi HPV bersama Prosehat. Ajak saudara dan kerabat perempuan Anda agar sama-sama terlindungi dari virus HPV.

Layanan vaksinasi di Prosehat bisa dilakukan di klinik Prosehat di Grand Wisata Bekasi Satu atau Palmerah Jakarta, atau bisa juga dilakukan di rumah untuk kenyamanan dan kemudahan Sahabat Sehat. Dapatkan juga harga menarik bagi Sahabat Sehat yang vaksinasi berkelompok.

Baca Juga: Kanker Serviks Bisa Menyebar ke Paru-Paru, Cegah dengan Vaksin HPV

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
Ditinjau oleh: dr. Nurul L


Referensi

  1. Perdoski. 6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Vaksin HPV.
  2. IDAI. Sekilas tentang Vaksin HPV.
  3. CDC. HPV Vaccination: What Everyone Should Know.
  4. Planned Parenthood. HPV Vaccine | What Is the HPV Vaccination.
  5. Budiman Syahputra, SpOG. MKes. Manfaat dan Cara Kerja Pemeriksaan Pap Smear.
  6. CDC. HPV Vaccine Information For Young Women.
  7. Sulaiman M. Bagi yang Sudah Menikah, Lebih Baik Papsmear atau Vaksinasi HPV Dulu? 

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com