Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Timbul Bisul Setelah Imunisasi BCG? Begini Penjelasannya

Pada dasarnya bayi yang baru lahir telah memiliki kekebalan tubuh pasif yang diperoleh dari ibunya sewaktu di dalam kandungan. Namun kekebalan tubuh tersebut hanya dapat bertahan dalam hitungan bulan, bahkan hanya dalam beberapa minggu setelah bayi lahir, sehingga bayi diwajibkan menerima imunisasi untuk membentuk sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit. Salah satu imunisasi wajib yang dianjurkan Pemerintah adalah imunisasi BCG yang berguna untuk mencegah infeksi Tuberkulosis. 

Timbul Bisul Setelah Imunisasi BCG Begini Penjelasannya

Timbul Bisul Setelah Imunisasi BCG? Begini Penjelasannya

Setelah menerima imunisasi, tidak jarang bayi mengalami demam, nyeri, bahkan bengkak pada lengan. Salah satu kejadian yang kerap dikeluhkan adalah munculnya benjolan atau bisul di bekas suntikan. Sahabat Sehat, apakah kemunculan bisul pada bekas suntikan vaksin BCG adalah hal yang wajar? Mari simak penjelasan berikut.

Apa Itu Imunisasi BCG?

Imunisasi Bacille Calmette-Guerin (BCG) merupakan jenis vaksin yang didalamnya mengandung kuman Mycobacterium bovis yang telah dilemahkan. Vaksin ini memberikan perlindungan terhadap tuberkulosis (TB) berat dan radang otak akibat tuberkulosis. 

Imunisasi BCG mulai diberikan pada bayi baru lahir hingga memasuki usia dua bulan dan hanya diberikan satu kali untuk seumur hidup. Jika imunisasi BCG diberikan saat bayi berusia diatas 3 bulan, perlu melakukan pemeriksaan Tuberkulin terlebih dahulu. 

imunisasi anak di rumah, imunisasi anak hemat, imunisasi anak murah, imunisasi si kecil

Apakah Bisul Setelah Imunisasi BCG Merupakan Hal Wajar?

World Health Organization (WHO) menyarankan imunisasi BCG disuntikan pada bagian lengan atas (otot deltoid) sebelah kanan. Selanjutnya sistem daya tahan tubuh akan merespon bakteri hidup yang terkandung dalam vaksin BCG. 

Setelah disuntik, lokasi bekas suntikan akan tampak kemerahan dan membentuk bisul yang berisi nanah yang akan sembuh dan mengering dengan sendirinya. Pada akhirnya akan terbentuk jaringan parut datar (scar) dengan diameter 2-6 mm.

Reaksi bisul akibat imunisasi BCG umumnya muncul dalam jangka waktu 2 hingga 12 minggu (paling sering terjadi dalam kurun waktu 4 sampai 6 minggu) pada anak atau bayi yang belum pernah terpapar kuman tuberkulosis. 

Jika bisul telah muncul dalam jangka waktu kurang dari 1 minggu, kemungkinan anak tersebut telah terpapar kuman tuberculosis sebelumnya sehingga membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Reaksi ini dikenal sebagai reaksi cepat BCG (accelerate BCG reaction).

Sahabat Sehat tidak perlu khawatir jika tidak terbentuk reaksi bisul atau jaringan parut pada bekas suntikan sebab bukan berarti imunisasi BCG gagal memberi perlindungan bagi tubuh, sehingga pada umumnya tidak perlu mengulang imunisasi BCG.

Baca Juga: Inilah Alasan Tidak Munculnya Benjolan Setelah Imunisasi BCG

Hal yang Perlu Diwaspadai

Sahabat Sehat perlu mewaspadai apabila setelah imunisasi BCG, Si kecil mengalami beberapa keluhan seperti berikut:

  • Bengkak di sekitar lokasi penyuntikan 
  • Reaksi bisul muncul lebih cepat, kurang dari satu minggu setelah penyuntikan vaksin.
  • Demam tinggi
  • Nanah pada bekas suntikan
  • Timbul keloid pada bekas suntikan. 

Jika Si Kecil mengalami keluhan diatas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Cegah Tuberkulosis pada Anak dengan Daya Tahan Tubuh Anak yang Kuat

Tips Setelah Si Kecil Diberi Imunisasi BCG

Ada beberapa hal yang perlu Sahabat Sehat lakukan untuk merawat luka akibat suntikan imunisasi BCG, di antaranya:

  • Jaga area bekas suntikan tetap kering dan bersih.
  • Hindari meremas, memencet, menggaruk, menggosok, atau menekan area luka atau bisul. 
  • Jika bisul pecah dan mengeluarkan cairan, segera balut dengan kasa steril.
  • Hindari menempel plester langsung pada luka atau bisul.
  • Bersihkan area luka secara berkala 
  • Hindari penggunaan bedak, salep, krim antiseptic, minyak, atau produk apapun pada bagian luka tanpa saran dokter, sebab beresiko mengalami infeksi pada bekas luka. 

Baca Juga: Pentingnya Vaksinasi BCG Bagi Anak

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai bisul yang timbul setelah Si Kecil menjalani imunisasi BCG. Di masa pandemi, tidak jarang para orang tua menunda imunisasi sebab enggan membawa Si Kecil ke posyandu maupun rumah sakit. Jika Sahabat Sehat memerlukan imunisasi untuk Si Kecil, segera manfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat.

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Referensi

  1. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Skar BCG.
  2. Healthed. BCG Vaccine: After Care for Parents.
  3. The Royal Children’s Hospital Melbourne. Kids Health Information : BCG vaccine for TB.
  4. National Health Service. BCG (TB) vaccine side effects.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com