Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 151–160 of 680 results

  • Apakah Sobat merasa bahwa asupan yang Sobat konsumsi selama ini merupakan makanan yang sudah sesuai dengan nilai kecukupan gizi? Bagaimana cara mengetahui kalau makanan yang selama ini kita makan sudah memenuhi kecukupan gizi atau belum? Pernahkan Sobat mendengar istilah piramida makanan? Piramida makanan atau Pedoman Gizi Seimbang merupakan suatu metode yang digunakan untuk memudahkan kita […]

    Hidup Lebih Sehat dengan Piramida Makanan

    Apakah Sobat merasa bahwa asupan yang Sobat konsumsi selama ini merupakan makanan yang sudah sesuai dengan nilai kecukupan gizi? Bagaimana cara mengetahui kalau makanan yang selama ini kita makan sudah memenuhi kecukupan gizi atau belum? Pernahkan Sobat mendengar istilah piramida makanan?

    Piramida makanan atau Pedoman Gizi Seimbang merupakan suatu metode yang digunakan untuk memudahkan kita mengetahui bagaimana komposisi makanan yang seimbang. Gizi yang seimbang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan serta turut berperan dalam kecerdasan anak.

    Terdapat 10 pesan gizi seimbang yang berlaku untuk masyarakat umum yaitu:

    1. Syukuri dan nikmati aneka ragam makanan.
    2. Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan.
    3. Biasakan mengonsumsi lauk-pauk yang mengandung protein tinggi.
    4. Biasakan mengonsumsi aneka ragam makanan pokok.
    5. Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak.
    6. Biasakan sarapan.
    7. Usahakan minum air putih yang cukup dan aman.
    8. Biasakan membaca label pada kemasan pangan.
    9. Cuci tangan pakai sabun dan air bersih mengalir.
    10. Melakukan kegiatan atau aktivitas fisik yang cukup dan mempertahankan berat badan normal.

    Hidup lebih sehat dengan piramida makanan dapat diwujudkan dengan mudah setelah memahami isi dari piramida makanan/Piramida Gizi Seimbang. Piramida Gizi Seimbang terdiri dari:

    1. Makanan Pokok

    Makanan pokok adalah pangan yang mengandung karbohidrat. Contoh makanan pokok ialah beras, jagung, singkong, ubi, talas, terigu, sagu dan produk olahannya. Konsumsi makanan pokok dianjurkan sekitar 3-4 porsi setiap harinya. Karbohidrat merupakan sumber energi utama yang menunjang aktivitas fisik tapi bukan berarti Anda hanya mengonsumsi karbohidrat saja tanpa didukung lemak dan protein. Sobat dapat mengonsumsi nasi sebanyak 100 gram per porsi atau singkong dan ubi dengan ukuran sedang sebagai sumber karbohidrat.

    2. Sayur dan Buah

    Seperti diketahui, sayuran dan buah-buahan adalah sumber vitamin, mineral dan serat. WHO menganjurkan agar konsumsi sayuran dan buah-buahan sejumlah 400 gram per orang/per hari, yang terdiri dari 250 gram sayur dan 150 gram buah.

    Bagi orang Indonesia, dianjurkan konsumsi sayuran dan buah-buahan 300-400 gram per orang/per hari untuk balita dan anak usia sekolah, serta 400-600 gram per orang/ per hari bagi remaja dan orang dewasa. Sekitar dua-pertiga dari jumlah tersebut adalah porsi sayur.

    Sobat dapat memilih buah apel atau jeruk, dan dikonsumsi sebanyak dua kali sehari untuk memenuhi kebutuhan buah tersebut. Konsumsilah sayuran dengan berbagai variasi warna sebanyak 100 gram (1 cangkir) dalam tiap porsi makanan Anda.

    3. Protein

    Protein terdiri dari protein hewani dan nabati. Protein hewani terdapat pada daging sapi, ayam, bebek, ikan, kambing, susu dan lain-lain. Protein nabati diperoleh dari kacang kedelai, tahu, tempe, kacang hijau, kacang tanah, dan lain-lain. Dianjurkan untuk mengonsumsi protein hewani sebanyak 2-4 porsi (setara dengan 70- 140 gram daging sapi  atau 80-160 gram daging ayam), sedangkan protein nabati sebanyak 2-4 porsi sehari (setara dengan 100-200 gram tempe).

    4. Garam, gula dan minyak

    Peraturan Menteri Kesehatan nomor 30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji menyebutkan bahwa risiko hipertensi, stroke, diabetes dan serangan jantung meningkat apabila konsumsi gula lebih dari 50 gram (4 sendok makan), natrium lebih dari 2000 mg (1 sendok teh) dan lemak atau minyak total lebih dari 67 g (5 sendok makan) per hari per orang. Oleh karena itu, konsumsi garam dianjurkan kurang dari 1 sendok teh, gula kurang dari 4 sendok makan dan lemak atau minyak kurang dari 1 sendok teh dalam sehari.

    5. Air putih

    Sekitar dua pertiga tubuh kita adalah air. Air sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang banyak untuk hidup sehat, dan perlu diingat, tubuh tidak bisa memproduksi air untuk memenuhi kebutuhan ini, oleh karena itu asupan air dari luar sangat penting yaitu 8 gelas setiap harinya.

    Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, sebanyak 93,5% penduduk usia >10 tahun mengonsumsi sayuran dan buah-buahan di bawah standar yang dianjurkan, padahal konsumsi sayuran dan buah-buahan merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan gizi seimbang. Nah, sekarang Sobat sudah mengetahui bagaimana cara menyusun makanan yang seimbang gizinya. Yuk, biasakan hidup lebih sehat dengan piramida makanan.

    Nah, jika Sobat memerlukan aneka produk kesehatan maupun artikel terkait kesehatan lain, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Pedoman Gizi Seimbang 2014. Kementerian Kesehatan RI. [cited 2 Oktober 2018]. Available from: gizi.depkes.go.id/pgs-2014-2.
    2. Pedoman Gizi Seimbang. Kementerian Kesehatan RI 2014. [cited 2 Oktober 2018]. Available from: gizi.depkes.go.id/download/Pedoman%20Gizi/PGS%20Ok.pdf.
    3. Hari Gizi Nasional 2017: Ayo Makan Sayur dan Buah Setiap Hari. Kementerian Kesehatan RI. [cited 2 Oktober 2018]. Available from: depkes.go.id/article/view/17012600002/hari-gizi-nasional-2017-ayo-makan-sayur-dan-buah-setiap-hari.html.
    4. WHO-UNICEF. Modul Pelatihan Konseling Pemberian ASI, Makanan Bayi dan Anak. WHO-UNICEF, 2012.
    5. Kementerian Kesehatan RI, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbang) Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2012, Laporan Nasional. Balitbang, Jakarta 2013.
    Read More
  • Tidak terasa ya,Sobat semakin dekat dengan akhir tahun. Ada rencana liburan kemana nih? Apakah mau liburan di dalam negeri atau luar negeri? Tapi harus ingat, sebelum Kita pergi berlibur pastikan kita mengetahui Travelling Diseases yang ada di setiap negara agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. Berikut Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi […]

    Perhatikan Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi Turis

    Tidak terasa ya,Sobat semakin dekat dengan akhir tahun. Ada rencana liburan kemana nih? Apakah mau liburan di dalam negeri atau luar negeri? Tapi harus ingat, sebelum Kita pergi berlibur pastikan kita mengetahui Travelling Diseases yang ada di setiap negara agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. Berikut Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi Turis:

    1. Thailand

    Punya rencana ke negeri gajah putih? Thailand memang memiliki pesona yang indah, terutama pada pantai yang indah dan ratusan candi yang masih berdiri kokoh. Sebelum tersihir dengan pesonanya, ketahui terlebih dahulu Travelling Diseases di Thailand.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Anda bisa saja terserang Hepatitis A melalui makanan atau air yang terkontaminasi di Thailand. Hal ini karena pengolahan air di sana belum terstruktur dengan baik.
    Typhoid Vaksinasi ini sangat disarankan saat berkunjung ke Thailand. Tifoid tidak hanya menyebar melalui makanan atau air, penyebaran juga dapat terjadi saat Kita tinggal dengan orang sekitar atau mengunjungi kota-kota kecil dan pedesaan.
    Hepatitis B Perlu diwaspadai terhadap jarum yang telah terkontaminasi, hubungan seksual, dll agar terhindar dari hepatitis B.
    Japanese Encephalitis Bila Anda merencanakan perjalanan ke Thailand lebih dari satu bulan, maka vaksinasi Japanese Encephalitis menjadi pertimbangan untuk Anda.
    1. Singapura

    Bila Anda sudah menonton film Crazy Rich Asian, pasti ingat semua tempat yang menawan seperti ini. Singapura menjadi salah satu negara yang paling banyak dikunjungi turis, tidak terkecuali turis asal Indonesia. Hal ini karena Singapura dekat dengan Indonesia dan harga tiket kesana yang cukup murah, sehingga negara ini menjadi tempat favorit untuk berlibur. Sebelum ke Singapura, alangkah baiknya cek Travelling Diseases yang ada disana.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Walaupun negara Singapura termasuk negara yang maju dan dengan sistem pengairan yang baik. Akan tetapi perlu diwaspadai nih, karena Hepatitis A bisa menyerang Anda melalui makanan dan minuman yang Anda santap.
    Typhoid Seperti sebelumnya, penyakit Typhoid atau tifus ini bisa menyerang Anda melalui makanan atau air yang terkontaminasi.
    Hepatitis B Waspada terhadap jarum yang telah terkontaminasi, hubungan seksual agar terhindar dari hepatitis B.
    Yellow Fever Apabila Anda pernah melakukan perjalanan ke negara endemis Yellow Fever, maka Anda akan diminta Pemerintah Singapura bukti vaksinasi Yellow Fever. Jadi untuk mencegah hal itu, lakukanlah vaksinasi Yellow Fever sebelum pergi ke luar negeri.
    Rabies Perlu Anda waspadai apabila berjalan-jalan ke Singapura. Hal ini karena kelelawar sering berkeliaran di Singapura, maka vaksinasi rabies direkomendasikan untuk Anda. Jadi perlu diwaspadai ya.
    1. Jepang

    Arigatou Gozaimazu pasti Anda sudah mengetahui dari mana kata ini berasal. Ya, Negara Jepang menjadi salah satu negara yang didatangi para turis. Selain pemandangannya yang indah akan tetapi budaya disana masih kental, seperti perayaan Shichi-go-san, Tango no Sekku dan Seijin no Hi merupakan salah satu perayaan untuk anak-anak di Jepang.

    Sebelum Anda melakukan perjalanan ke negara matahari terbit ini, pastikan mengetahui Travelling Diseases disana.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Saat berjalan-jalan, jangan makan makanan yang sembarangan, ya. Pastikan makanan dan minuman yang Anda konsumsi terjamin kebersihannya untuk menghindari terpapar virus Hepatitis A.
    Hepatitis B Waspadailah kontak langsung dengan jarum yang telah terkontaminasi hepatitis B yang dapat berasal dari jarum tatoo, tindik dan hindari berhubungan seksual dengan penderitanya.
    Rabies Beberapa tempat di Jepang seperti di Arashiyama, Zao hingga Miyagi banyak berkeliaran hewan-hewan yang lucu. Walaupun lucu, Anda tetap perlu mewaspadai jika beberapa hewan tersebut ternyata rabies. Mencegah hal itu, pastikan untuk melindungi diri Anda dengan vaksinasi Rabies.
    Japanese Encephalitis Hati-hati nih bila melakukan perjalanan ke Jepang. Hal ini karena di tahun 2002, Jepang mengalami wabah Japanese Encephalitis. Virus ini dapat ditularkan melalui perantara nyamuk, babi atau burung.
    1. Korea Selatan

    Siapa sih yang tidak ingin bertemu para Idol Korea? Selain pesona para idolnya yang menarik perhatian, pemandangan di negara ini juga sangat indah. Bangunan-bangunan kerajaannya pun masih terawat dengan baik. Jadi, nggak salah Korea Selatan menjadi destinasi  pilihan bukan hanya pecinta Kpop tapi orang-orang biasa seperti kita. Perlu diingat nih, sebelum pergi kesini pastikan untuk mengetahui Travelling Diseases di Korea Selatan.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Konsumsilah makanan dan minuman yang terjamin kebersihannya agar Anda terhindar dari virus hepatitis A.
    Hepatitis B Penyebaran virus hepatitis B, dapat berasal dari hubungan seksual dengan penderitanya, jarum suntik yang tidak steril dan saat membuat tattoo yang dapat meningkatkan risiko hepatitis B.
    Rabies Di Korea Selatan, banyak anjing, kelelawar dan mamalia lainnya yang ada disana. Nah, perlu Anda waspadai saat berada disana. Hal ini karena bisa saja hewan-hewan tersebut menggigit Anda saat melancong ke negeri Kpop.
    Japanese Encephalitis Liburan atau tinggal lebih dari sebulan, dianjurkan melakukan vaksinasi  Japanese Encephalitis. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apakah vaksinasi ini tepat saat Anda memutuskan berlibur ke luar negeri.

    Itulah Travelling Diseases pada 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi Turis. Pastikan berkonsultasi pada asisten kesehatan maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau install aplikasi ProSehat sekarang juga. Liburan jadi aman dan nyaman… Selamat berlibur.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Liputan 6. “10 Negara Ini Paling Banyak Dikunjungi Turis Selama Tahun 2017”. liputan6.com/lifestyle/read/3173758/10-negara-ini-paling-banyak-dikunjungi-turis-selama-tahun-2017. Diakses pada 24 September 2018
    2. CDC. “Destination for Travelers”. wwwnc.cdc.gov/travel/destinations/list. Diakses pada 24 September 2018
    3. Match. “Rangkaian Acara di Jepang Selama Satu Tahun”. matcha-jp.com/id/307. Diakses pada 24 September 2018
    Read More
  • Polio mungkin bukanlah penyakit yang baru di telinga kita semua, terutama para Ibu yang pasti sudah sering mendengarnya saat membawa si kecil untuk imunisasi. Berkat imunisasi, kasus polio di seluruh dunia saat ini sudah sangat berkurang, bahkan beberapa strain virus polio sudah dinyatakan tidak ada lagi atau tereradikasi. Berdasarkan data WHO, kasus polio sudah berkurang […]

    Apa Saja Fakta tentang Polio yang Perlu Diketahui?

    Polio mungkin bukanlah penyakit yang baru di telinga kita semua, terutama para Ibu yang pasti sudah sering mendengarnya saat membawa si kecil untuk imunisasi. Berkat imunisasi, kasus polio di seluruh dunia saat ini sudah sangat berkurang, bahkan beberapa strain virus polio sudah dinyatakan tidak ada lagi atau tereradikasi.

    Berdasarkan data WHO, kasus polio sudah berkurang sebesar 99% sejak tahun 1988, dari 350.000 kasus dalam lebih dari 125 negara endemis, turun menjadi 22 kasus pada tahun 2017 di seluruh dunia. Sekitar 16 juta orang telah selamat dari kelumpuhan sebagai dampak usaha global mengeradikasi virus polio. Ini menunjukkan betapa pentingnya vaksinasi polio bagi anak-anak. Nah, apa saja fakta tentang penyakit polio ini? Yuk, kita simak bersama.

    Polio atau yang disebut sebagai poliomielitis adalah infeksi susunan saraf pusat yang disebabkan karena virus polio. Virus ini sangat berbahaya dan biasanya menyerang anak-anak berusia di bawah 5 tahun. Virus tersebutdapat menyebabkan kelumpuhan dalam hitungan jam, dan 1 dari 200 individu yang terkena infeksi polio mengalami kelumpuhan pada kaki yang bersifat permanen. Sekitar 5-10% individu yang terinfeksi polio jika tidak ditangani dengan baik dapat mengalami kematian karena tidak bisa bernapas yang disebabkan karena lumpuhnya otot-otot pernafasan.

    Virus polio yang sangat infeksius ini ditularkan dengan carafekal-oral. Feses anak yang terinfeksi polio juga akan mengandung virus polio, sehingga dapat menularkan lewat air dan makanan/minuman yang terkontaminasi. Gejala yang dapat ditimbulkan dari infeksi polio ini bervariasi, yaitu:

    • 72% orang yang terinfeksi virus polio biasanya tidak menimbulkan gejala, ini merupakan bentuk infeksi polio yang paling sering.
    • 24% orang mengalami gejala minor/ringan seperti demam, sakit tenggorokan, lemas, sakit kepala, mual dan muntah.
    • 4% orang akan mengalami nonparalytic poliomyelitis (aseptic meningitis), dimana gejala awal berupa demam, nyeri tenggorokan, mual, dan lemas, kemudian diikuti dengan kekakuan pada leher/punggung, nyeri pada kaki, punggung dan leher, muntah, dan nyeri kepala yang hebat. Dapat juga terjadi kelumpuhan kaki yang ringan.
    • <1% mengalami paralytic poliomyelitis. Kondisi ini sangat jarang, dengan gejala awal berupa gejala ringan dan dilanjutkan dengan 1-3 hari bebas gejala, yang kemudian diikuti oleh kelumpuhan salah satu kaki yang tiba-tiba dan progresif.

    Cukup mengerikan bukan? WHO bahkan menyatakan selama ada 1 anak saja yang masih terinfeksi polio, maka seluruh anak-anak di dunia masih berisiko terinfeksi polio. Apalagi sampai saat ini tidak ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit polio. Polio hanya dapat dicegah dan pencegahan terbaik adalah dengan vaksinasi. Itu sebabnya vaksinasi polio sangat penting bagi anak-anak kita.

    Vaksin polio yang diberikan terdiri dari dua macam, yaitu vaksin polio tetes/oral (OPV) dan vaksin polio yang disuntikkan (IPV). Keduanya penting diberikan bagi si kecil untuk memastikan proteksi yang maksimal terhadap virus polio. Efek samping pasca imunisasi polio pun biasanya jarang, biasanya dapat terjadi diare yang tidak menyebabkan demam. Dosis pemberian vaksin polio yang direkomendasikan di Indonesia adalah 4 dosis dan ditambah dengan 1x dosis booster pada 18 bulan. Proteksi vaksin polio ini cukup besar yaitu sebesar 99%.

    Nah, fakta tentang polio ternyata cukup luar biasa bukan? Dan para ibu tidak perlu khawatir, karena imunisasi polio sudah termasuk dalam imunisasi dasar dan wajib di Indonesia. Pastikan buah hati Moms diberikan imunisasi dasar lengkap dan sesuai jadwal agar ia selalu sehat dan terlindungi dari berbagai macam penyakit, salah satunya polio. Nah, bagi Moms yang ingin melakukan vaksin pada si kecil, kini tak perlu repot. Ada layanan vaksin ke rumah loh! Silakan cek lewat www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan vaksinasi maupun kesehatan. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. World Health Organization. Poliomyelitis. Diupdate 14 Maret 2018. Diakses 4 Oktober 2018. Available at: who.int/news-room/fact-sheets/detail/poliomyelitis
    2. Plotkin SA, Orenstein WA, Offit PA, Edwards KM. Plotkin’s vaccines. 7th Philadelphia: Elsevier; 2018. p. 867.
    3. Vesikari T, Damme PV. Pediatric vaccines and vaccinations. Switzerland: Springer; 2017. p. 60-3.
    4. Tanya jawab polio. Diupdate 28 Agustus 2013. Diakses 4 Oktober 2018. Available at: idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/tanya-jawab-polio
    5. Polio vaccination. Diupdate 4 Mei 2018. Diakses 4 Oktober 2018. Available at: cdc.gov/vaccines/vpd/polio/index.html
    Read More
  • Sobat pernah merasakan ‘derita’ pusing sebelah alias migren? Duh, pasti sangat menggangu sekali ya. Tahukah Sobat, migren berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua kata yaitu hemi dan cranium. Hemi berarti setengah dan cranium berarti kepala, jadi secara harfiah dapat disimpulkan bahwa migren merupakan nyeri kepala yang umumnya bersifat sebelah atau unilateral. Migren biasanya berlangsung […]

    7 Makanan untuk Mencegah dan Mengatasi Migren

    Sobat pernah merasakan ‘derita’ pusing sebelah alias migren? Duh, pasti sangat menggangu sekali ya. Tahukah Sobat, migren berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua kata yaitu hemi dan cranium. Hemi berarti setengah dan cranium berarti kepala, jadi secara harfiah dapat disimpulkan bahwa migren merupakan nyeri kepala yang umumnya bersifat sebelah atau unilateral. Migren biasanya berlangsung selama 4 – 72 jam, dengan karakteristik nyeri yang berdenyut. Saat terjadi migren semua pekerjaan yang tengah kita kerjakan dapat terbengkalai, tapi jangan khawatir ada 7 makanan yang dapat mengatasi migren.

    Migren merupakan salah satu jenis sakit kepala yang banyak dikeluhkan masyarakat. Lebih dari 28 juta orang didunia menderita migren, dan 70% diantaranya adalah wanita. Migren dapat terjadi pada semua usia tetapi biasanya muncul pada usia 10 – 40 tahun, dan angka kejadiannya terus menurun seiring dengan bertambahnya usia. Risiko terjadinya migren semakin tinggi pada orang yang memiliki riwayat keluarga dengan migren.

    Penyebab terjadinya migren belum diketahui dengan pasti, tapididuga migren terjadi karena adanya vasokonstriksi di otak (kondisi dimana pembuluh darah mengalami penyempitan) sehingga otak kekurangan asupan nutrisi dan oksigen, lalu pada akhirnya mulai menstimulasi saraf-saraf nyeri disekitarnya. Meski penyebabnya belum begitu jelas, tapiada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya migren antara lain: riwayat migren dalam keluarga, perubahan hormon estrogen dan progesteron pada wanita, stres, faktor fisik, pola tidur, rangsangan cahaya atau bau, alkohol, rokok dan berbagai jenis makanan.

    Pada wanita, migren terjadi karena peningkatan hormon estrogen dalam siklus menstruasi. Peningkatan kadar estrogen ini menyebabkan saraf-saraf nyeri disekitar kepala ikut tersensitisasi sehingga menyebabkan terjadinya nyeri berdenyut pada sebagian kepala atau yang sering disebut dengan migren. Perubahan emosi karena fluktuasi hormonal juga menjadi salah satu penyebab migren. Emosi atau ketegangan akan memberikan respons vasokonstriksi pada pembuluh darah kepala, hal inilah yang menyebabkan terjadi migren.

    Dikatakan sebelumnya makanan pun memiliki andil dalam terjadinya migren, ada beberapa makanan yang dapat mencetuskan migren,tapi adapula 7 makanan yang dapat mengatasi migren. Makanan yang mengandung tyramine, phenylethylamine, histamine, dan caffeine dapat menyebabkan migren.

    Keju adalah salah satu makanan yang mengandung tyramine, tyramine dapat mengahambat metabolisme di otak dan akhirnya menyebabkan migren.

    Cokelat mengandung phenylethylamine, phenylethylamine dapat menyebabkan sakit kepala dengan mengeluarkan norepinephrine, suatu hormon yang dapat menyebakan penyempitanpembuluh darah (vasokonstriksi).

    Caffein yang terkandung pada kopi, teh, dan berbagai jenis minuman bersoda dapat menyebabkan penyempitanpada pembuluh darah, yang akhirnya menyebabkan migren.

    Wine dan bir mengandung histamine yang dapat mencetuskan terjadinya sakit kepala. Selain berbagai zat yang telah diungkapkan diatas, makanan berlemak dan yang mengandung MSG (Monosodium Glutamate)dengan kadar tinggi juga dapat menyebabkan migren.

    Sementara air, magnesium, vitamin B2, asam lemak omega 3, dan triptofan adalah nutrisi-nutrisi yang harus dipenuhi untuk mencegah dan mengatasi migren. Tubuh membutuhkan air minimal 2 liter per hari agar tidak mengalami dehidrasi. Selain itu, air juga memiliki peranan penting untuk membersihkan racun yang terdapat didalam tubuh. Jika asupan air kurang, maka racun-racun didalam tubuh akan sulit dikeluarkan, akibatnya migren akan lebih mudah untuk menyerang. Magnesium diperlukan untuk mencegah terjadinya penyumbatan didalam pembuluh darah, yang dapat menyebabkan aliran darah ke otak menjadi tidak lancar.

    Seperti kita ketahui bahwa migren disebabkan karena kurangnya aliran darah ke otak, sehingga magnesium menjadi mineral yang cukup penting untuk mencegah migren. Salah satu akibat yang disebabkan oleh migren adalah kelelahan fisik, vitamin B2 atau riboflavin dikenal sebagai vitamin penghasil energi sehingga dapat mengurangi kelelahan yang ditimbulkan akibat migren. Selain itu, vitamin B2 juga memiliki efek pereda nyeri, sehingga sangat berguna untuk mengatasi migren. Asam lemak omega 3 merupakan jenis asam lemak yang menguntungkan bagi tubuh, dimana asam lemak omega 3 ini sangat baik untuk nutrisi otak. Zat yang terakhir dibutuhkan untuk mencegah dan mengatasi migren adalah triptofan. Triptofan diperlukan untuk melepaskan hormon serotonin, hormon serotonin dapat membantu penderita migren merasa lebih baik.

    Berikut adalah 7 makanan yang mengandung zat untuk mencegah dan mengatasi migren:

    1. KACANG ALMOND

    Kacang almond adalah suatu kacang terbaik yang dapat berguna untuk mengatasi migren. Kacang almond mengandung omega 3, magnesium, dan triptofan yang cukup tinggi, dimana zat-zat tersebut berguna untuk mengatasi migren.

    1. PISANG

    Pisang adalah salah satu buah yang tinggi kadar potasium dan magnesiumnya. Konsumsilah minimal 1 buah pisang setiap hari untuk mencegah migren.

    1. WORTEL

    Selain tinggi kandungan beta karotennya, wortel juga memiliki kandungan magnesium yang cukup tinggi.Konsumsilah segelas jus wortel atau semangkuk sup wortel untuk mengatasi migren.

    1. BAYAM

    Bayam adalah salah satu sayuran hijau yang banyak memiliki khasiat, selain mumpuni dalam meningkatkan hemoglobin pada penderita anemia, ternyata bayam juga dapat mengatasi migren karena mengandung magnesium dan vitamin B2.

    1. BROKOLI

    Brokoli juga merupakansalah satu sayuran hijau yang ampuh untuk mengatasi migren, brokoli mengandung vitamin B2 yang baik untuk penderita migren.

    1. TUNA

    Tuna adalah salah satu ikan laut yang memiliki kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi. Mengonsumsi tuna mampu mengurangi rasa sakit akibat migren.

    1. SALMON

    Sama halnya dengan tuna, salmon juga memiliki kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi, sehingga berkhasiat untuk penderita migren.

    Itulah 7 makanan yang dianjurkan dikonsumsi jika Sobat sering mengalami migren. Nah, bila Sobat memerlukan informasi kesehatan lainnya, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Keterangan lebih detail silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga! Salam sehat!

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Mac Gregor, A. 2014. Memahami Migren dan Sakit Kepala Lain. Alih bahasa oleh Kartono Mohamad. Jakarta: Gaya Favorit Press
    2. Headache Classification Subcommitee of the International Headache Society. The International Headache Classification Disorder: 2nd Edition. Cephalgia 2014
    3. Suharjanti, Isti. Strategi Pengobatan Akut Migrain. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. 2013
    4. Liporace, Joyce, “Neurology, United Kingdom: Elsevier Mosby, 2006.
    5. Hashizume M. Psychosomatic approach for chronic migraine. Rinsho Shinkeigaku. 2013
    6. Rapoport AM. Acute and prophylactic treatments for migraine: present and future. Neurol Sci 2014
    Read More
  • Makan mi instan dengan nasi bukan hal baru tentunya untuk Sobat semua. Selain nikmat dan mengenyangkan, pas banget untuk kantong anak-anak kosan saat akhir bulan. Kedua jenis karbohidrat ini sering jadi favorit, sampai-sampai tidak rela untuk makan salah satunya saja. Tapi, apakah pola makan seperti ini baik untuk kesehatan? Tidak diragukan lagi jawabannya adalah sangat […]

    Makan Mi Instan dengan Nasi? Hati-hati 3 Risiko Masalah Kesehatan

    Makan mi instan dengan nasi bukan hal baru tentunya untuk Sobat semua. Selain nikmat dan mengenyangkan, pas banget untuk kantong anak-anak kosan saat akhir bulan. Kedua jenis karbohidrat ini sering jadi favorit, sampai-sampai tidak rela untuk makan salah satunya saja. Tapi, apakah pola makan seperti ini baik untuk kesehatan?

    Tidak diragukan lagi jawabannya adalah sangat tidak baik untuk kesehatan! Pernah dengar istilah carb meet carb? Nah, makan mi instan dengan nasi adalah salah satu contoh terbaiknya. Mi instan mengandung kadar karbohidrat tinggi, begitu pula dengan nasi yang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang besar. Bila dihitung kalorinya, sekali mengonsumsi mi instan dengan nasi sudah memberikan kalori lebih dari 700 kkal per porsinya. Belum ditambah kalori dari camilan dan minuman yang dikonsumsi setelahnya. Padahal kebutuhan kalori harian rata-rata tubuh kita kurang dari 2000 kkal. Artinya, sekali makan saja sudah memberikan kalori yang sangat besar, bagaimana bila dikonsumsi rutin 3 kali sehari? Ingat, segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Berikut beberapa risiko dan dampak yang bisa terjadi:

    1. KEGEMUKAN/OBESITAS

    Salah satu dampak dari kombinasi maut double karbohidrat ini adalah kegemukan atau obesitas. Kalori yang berlebihan ini akan disimpan dalam bentuk lemak di dalam tubuh kita.Ditambah lagi, mi instan tidak mudah untuk dicerna dan beberapa bukti menunjukkan butuh waktu 3 hari untuk dapat mencerna satu bungkusmi instan dengan sempurna. Itu sebabnya, banyaknya kalori dari karbohidrat yang masuk ini tidak sesuai dengan yang keluar. Tertumpuklah semua kalori ini menjadi lemak di seluruh tubuh kita dan lingkar perut semakin lama semakin membesar. Selain itu, asupan yang tinggi karbohidrat akan membuat rasa lapar lebih cepat pada jam makan berikutnya. Obesitas pada akhirnya menjadi faktor risiko untuk penyakit metabolik lainnya seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, dan lain-lain.

    1. DIABETES

    Mengapa bisa diabetes padahal saat makanmi instan dengan nasi toh tidak terasamanis?Eits, Jangan salah!mi instan dan nasi adalah karbohidrat, sama seperti gula yang juga termasuk karbohidrat. Oleh karena itu,mi instan dan nasi juga mampu meningkatkan gula darah. Asupan karbohidrat yang tinggi terus-menerus akan membuat sel-sel tubuh kita menjadi kurang peka dengan hormon insulin yang berguna untuk mengantarkan gula darah ke dalam sel dan merusak fungsi pankreas. Akhirnya, gula darah pun menjadi tinggi di dalam darah dan terjadilah diabetes melitus.

    Diabetes melitus pun akhirnya menjadi risiko untuk terjadinya berbagai penyakit lain kemudian hari seperti jantung koroner, kerusakan ginjal, gangguan pembuluh darah, gangguan pada mata, dan sebagainya.

    1. DARAH TINGGI

    Hipertensi terkait dengan asupan garam atau natrium. Coba Sobat cek kandungan natrium dalam satu bungkusmi instan, kira-kira setiap mi instan mengandung lebih dari 1000 miligram atau 1 gram natrium loh, sedangkan asupan sehari yang dianjurkan tidak melebihi 3 gram untuk menghindari hipertensi. Belum lagi ditambah dari beberapa jenis makanan lain yang ikut bersama dimakan bersama mi instan. Asupan tinggi natrium terus- menerus dan berlebihan akan menyebabkan hipertensi kelak dan hipertensi menjadi faktor risiko untuk penyakit mematikan lainnya seperti serangan jantung koroner dan stroke.

    Jadi, bagaimana Sobat? Masih mau makan mi instan dengan nasi? Begitu banyak risiko yang tidak baik untuk kesehatan, sehingga pilih salah satu saja agar tidak berlebihan mengonsumsi karbohidrat. Selain itu, bagi Anda pecinta mi, kini sudah banyak loh varian mi cepat saji yang lebih sehat. Sobat bisa mendapatkannya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Kebiasaan buruk orang indonesia: makan mi instant dengan nasi! Diupdate 1 November 2015. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/kebiasaan-buruk-orang-indonesia-makan-mi-instant-dengan-nasi
    2. Benarkah makan mi instan dicampur nasi berbahaya? Diupdate 12 September 2017. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: lifestyle.kompas.com/read/2017/09/12/135742820/benarkah-makan-mi-instan-dicampur-nasi-berbahaya
    3. Never again eating rice together with instant noodles, the consequences can be very dangerous! Diupdate Februari 2018. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: steemit.com/health/@ericlongways/never-again-eating-rice-together-with-instant-noodles-the-consequences-can-be-very-dangerous
    4. Chandler-Laney PC, Morrison SA, Goree LLT, et al. Return of hunger following a relatively high carbohydrate breakfast is associated with earlier recorded glucose peak and nadir. Appetite. 2014;80:236-241.
    5. Huh IS, Kim H, Jo HK, et al. Instant noodle consumption is associated with cardio metabolic risk factors among college students in Seoul. Nutrition Research and Practice. 2017;11(3):232-239.
    Read More
  • Sobat pernah mendengar tentang diet mayo? Atau jangan-jangan Anda pernah mencoba melakukan diet mayo? Perlu Anda ketahui, dinamakan Diet Mayo Clinic karena diet tersebut dikembangkan oleh Mayo Clinic,suatu organisasi non-profit kesehatan yang berpusat di Amerika Serikat. Diet Mayo Clinic terdiri dari dua fase, yaitu fase awal yang disebut lose it! dan dilanjutkan fase live it! […]

    Pilih Mana, Diet Mayo atau Mayo Clinic?

    Sobat pernah mendengar tentang diet mayo? Atau jangan-jangan Anda pernah mencoba melakukan diet mayo? Perlu Anda ketahui, dinamakan Diet Mayo Clinic karena diet tersebut dikembangkan oleh Mayo Clinic,suatu organisasi non-profit kesehatan yang berpusat di Amerika Serikat.

    Diet Mayo Clinic terdiri dari dua fase, yaitu fase awal yang disebut lose it! dan dilanjutkan fase live it! Fase awal terdiri dari menu 14 hari yang akan membantu Sobat kehilangan berat badan sekitar 2,5 hingga 4,5 kg, sedangkan fase lanjutan akan menjaga penurunan berat badan secara perlahan (±0,5-1 kg) terus berlanjut hingga tercapai berat badan ideal. Setelah berat badan ideal tercapai, Mayo Clinic mengharapkan Anda dapat mempertahankannya seumur hidup. Keseluruhan program tersebut dikemas dalam buku “The Mayo Clinic Diet”.

    Sebenarnya, apakah sama antara Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic?” Jika ditelusuri, Diet Mayo yang popular ini merupakan serangkaian menu tanpa garam selama 14 hari yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan katering dengan jaminan turun BB hingga 10 kg dalam waktu dua minggu. Diet Mayo popular ini menyerupai sebagian dari Diet Mayo Clinic, yaitu fase awal Lose it! Analisis gizi dari menu tersebut menunjukkan total kalori harian yang diasup adalah kurang dari 800 kkal per hari. Bandingkan kandungan kalori tersebut dengan rata-rata kebutuhan kalori orang Asia dewasa produktif yaitu 1500 kkal/hari untuk perempuan, atau 1800-2000 kkal/hari untuk laki-laki.

    Asupan kurang dari 800 kkal/hari dikenal juga sebagai very low calorie diet (VLCD) dalam dunia kesehatan. Diet VLCD biasanya diterapkan bagi penderita obesitas dengan indeks massa tubuh (IMT) >30 kg/m2 yang memerlukan penurunan berat badan secara cepat. Penerapan VLCD pada pasien harus dipantau oleh tenaga kesehatan yang kompeten dan menu yang diberikan harus mencakup kebutuhan mikronutrien harian. Penelitian menunjukkan VLCD aman bila diterapkan dalam jangka waktu singkat, yaitu tidak lebih dari dua belas minggu. Penerapan VLCD jangka panjang bisa memberikan dampak, seperti pembentukan batu empedu disamping defisiensi vitamin dan mikronutrien lain yang penting bagi kesehatan, sehingga dapat menimbulkan beberapa gejala berupa mulut kering, rambut rontok, sakit kepala, konstipasi, maupun diare.

    Pemantauan jangka panjang juga menunjukkan penerapan VLCD tidak dapat memberikan hasil weight maintenance yang lebih baik dibandingkan jenis diet konvensional lain dengan pemberian kalori lebih tinggi, seperti low calorie diet (LCD).

    Dalam Diet Mayo Clinic, dengan jelas dikatakan bahwa setelah dua minggu menjalani diet ketat, Anda perlu mengatur kebiasaan diet menjadi suatu pola makan yang lebih sehat serta dapat diterapkan seumur hidup.Hal tersebut merupakan perbedaan mendasar antara Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic. Setelah dua minggu mengikuti menu Diet Mayo, akan timbul pertanyaan “Apa yang harus saya lakukan untuk mempertahankan berat badan yang telah tercapai?” dan pertanyaan selanjutnya yakni: “Bagaimana bila berat badan yang ditargetkan belum tercapai, apakah harus melanjutkan Diet Mayo?” Ketika Sobat bingung dan akhirnya kembali ke pola makan sebelumnya, maka jarum timbangan Anda akan kembali bergeser ke arah kanan.

    Pemilihan makanan yang dianjurkan oleh Mayo Clinic juga bergantung pada sumber bahan makanan lokal Anda. Oleh karena Diet Mayo Clinic adalah produk negara Amerika, tentu saja menu-menu yang ditawarkan sesuai bahan makanan yang mudah diperoleh di Amerika. Bagaimana dengan penerapan Diet Mayo Clinic di Indonesia? Pola diet yang bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan berat badan ideal untuk jangka panjang, sebenarnya telah lama digunakan sebagai terapi manajemen berat badan oleh para pakar kesehatan yang dikenal sebagai dokter spesialis gizi klinik.

    Sahabat ProSehat dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter langganannya apabila ingin menerapkan cara diet sebagai gaya hidup yang lebih sehat. Lalu, jika Anda membutuhkan produk makanan atau camilan sehat lainnya, bisa dipesan dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Weight loss Weight-loss basics [Internet]. Mayo Clinic. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/basics/weightloss-basics/hlv-20049483
    2. How the Diet Plan Works | The Mayo Clinic Diet [Internet]. Mayo Clinic Diet. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: http://diet.mayoclinic.org/diet/how-it-works
    3. Weight Loss and Very Low-Calorie Diets [Internet]. WebMD. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: webmd.com/diet/low-calorie-diets#1
    4. Farapti F. ANALISIS KOMPOSISI MAKRONUTRIEN DIET MAYO PADA PROGRAM PENURUNAN BERAT BADAN. Simposium Nasional Kesehatan Masyarakat. surabaya; 2015. Available from: researchgate.net/publication/315712190_ANALISIS_KOMPOSISI_MAKRONUTRIEN_DIET_MAYO_PADA_PROGRAM_PENURUNAN_BERAT_BADAN
    5. Saris W. Very-Low-Calorie Diets and Sustained Weight Loss. Obesity Research. 2001;9(S11):295S-301S.
    Read More
  • Bagi sobat yang ingin menurunkan berat badan, pasti sering mencari tahu jenis diet yang cocok untuk program tersebut. Beberapa jenis diet sedang ngetrend saat ini seperti diet keto, OCD, diet mayo, diet golongan darah, dsb. Semua diet tersebut rata-rata memangkas kalori yang dibutuhkan tiap hari. Kemudian, ada juga jenis diet yang mengonsumsi terus satu jenis […]

    Konsumsi Satu Jenis Makanan Ini Setiap Hari untuk Diet, Amankah?

    Bagi sobat yang ingin menurunkan berat badan, pasti sering mencari tahu jenis diet yang cocok untuk program tersebut. Beberapa jenis diet sedang ngetrend saat ini seperti diet keto, OCD, diet mayo, diet golongan darah, dsb. Semua diet tersebut rata-rata memangkas kalori yang dibutuhkan tiap hari. Kemudian, ada juga jenis diet yang mengonsumsi terus satu jenis makanan ini setiap hari, yaitu diet anggur, diet kol dan diet telur. Yuk, kita kenal lebih jauh mengenai diet-diet ini.

    Diet Anggur

    Diet anggur merupakan diet tinggi protein yang mengharuskan adanya konsumsi anggur atau jus anggur dalam setiap jam makan. Diet ini dilakukan selama 12 hari dan menjanjikan penurunan berat badan yang cepat sekitar 5-6 kg dalam 12 hari. Contoh dari menu makanan diet ini:

    Sarapan : 2 buah telur rebus + 2 irisan daging + ½ porsi anggur atau 200 ml jus anggur

    Makan siang : salad sayur + ikan/daging/ayam + ½ porsi anggur atau 200 ml jus anggur

    Makan malam: ikan/daging/ayam + salad atau sayuran hijau + kopi/teh + ½ porsi anggur atau 200 ml jus anggur

    Cemilan sebelum tidur: 200 ml susu skim

    Diet Kol

    Diet kol merupakan diet dengan mengonsumsi sup kubis/kol setiap hari. Diet ini menjanjikan penurunan berat badan sekitar 4-5 kg selama 7 hari. Pada diet ini, selain sup kubis, dapat dipadukan dengan satu hingga 2 jenis makanan rendah kalori. Kemudian, konsumsi air putih sangat dianjurkan dan konsumsi minuman lain tidak diperbolehkan. Bagaimana menu diet ini selama 7 hari?Yuk, kita cek.

    Hari I : konsumsi sup kubis dan buah tanpa batas, tidak boleh konsumsi pisang.

    Hari II : konsumsi hanya sup kubis dan sayuran. Hindari kacang-kacangan dan jagung.        Kamu boleh konsumsi satu buah kentang rebus.

    Hari III : konsumsi sayur dan buah sebanyak mungkin ditambah dengan sup kubis. Tidak boleh konsumsi kentang dan pisang.

    Hari IV : konsumsi pisang, susu skim dan sup kubis tanpa batas.

    Hari V : konsumsi sup kubis tanpa batas + 280- 567 gr daging sapi/ayam/ikan + lebih dari 6 tomat segar.

    Hari VI : konsumsi sup kubis, daging, dan sayuran hijau

    Hari VII : konsumsi sup kubis tanpa batas, nasi merah, sayuran dan jus tanpa gula terbatas.

    Diet telur

    Diet telur merupakan diet tinggi protein yang mengutamakan telur rebus sebagai menu utamanya. Diet telur ini ada beberapa jenis. Ada diet telur disertai dengan konsumsi jenis protein lain dan beberapa sayur/buah, ada yang disertai dengan konsumsi anggur dan yang paling ekstrim adalah diet telur yang hanya konsumsi telur rebus dan air putih saja. Contoh dari menu makanan diet ini adalah

    Sarapan : 2 buah telur rebus + 1 buah anggur  atau 2 omelet telur dengan sayur bayam dan jamur.

    Makan siang    : dada ayam dan brokoli

    Makan malam: ikan dan sayuran hijau

    Nah, itulah beberapa jenis diet yang melibatkan satu jenis makanan saja. Apakah diet ini sehat?Program diet untuk penurunan berat badan yang sehat melibatkan semua komponen makanan seperti karbohidrat, protein, lemak dan serat. Hal ini agar semua zat makronutrien dan mikronutrien yang penting dapat terpenuhi. Apabila kita menghilangkan satu jenis komponen makanan, akan berpengaruh terhadap tubuh kita. Kita akan sering merasa pusing, sulit untuk berkonsentrasi dan dapat mempengaruhi hormon kita. Jadi, ingin pilih diet yang lengkap atau tidak?

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Butler N. 2016. The Grapefruit diet. [Internet]. Available at: healthline.com/health/grapefruit-diet#1 (07.11.18)
    2. Jones T. 2016. The cabbage soup diet. [internet]. Available at: healthline.com/nutrition/the-cabbage-soup-diet (7.11.18)
    3. Butler N. 2017. [Internet]. Available at: healthline.com/health/egg-diet (7.11.18)
    Read More
  • Kegemukan menjadi masalah kesehatan yang belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Obesitas menyerang siapa saja, tak lagi mengenal usia. Saat ini jumlah penderita obesitas semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini berdasarkan data yang dikemukakan World Health Organisation (WHO) bahwa jumlah penderita obesitas pada tahun 2008 sekitar 10% dari total populasi pria dan 14% dari total […]

    7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas

    Kegemukan menjadi masalah kesehatan yang belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Obesitas menyerang siapa saja, tak lagi mengenal usia. Saat ini jumlah penderita obesitas semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini berdasarkan data yang dikemukakan World Health Organisation (WHO) bahwa jumlah penderita obesitas pada tahun 2008 sekitar 10% dari total populasi pria dan 14% dari total populasi wanita, persentase ini meningkat 2 kali lipat dibanding tahun 1998, sekitar 5% dari total populasi pria dan 8% dari total populasi wanita.

    Obesitas merupakan keadaan yang terjadi ketika energi yang dimasukkan lebih banyak dibanding energi yang dikeluarkan, hal ini membuat energi yang tersisa akan diubah menjadi cadangan lemak, yang jika dibiarkan terus-menerus akan mengakibatkan obesitas.

    Modifikasi gaya hidup sangatlah penting karena penyebab utama obesitas adalah sedentary life styleatau gaya hidup dengan aktivitas fisik yang rendah, orang-orang cenderung menginginkan sesuatu yang praktis dan tidak mau lelah. Menghabiskan waktu didepan TV, memesan makanan secara online dibanding pergi kepasar dan keengganan berolahraga adalah sebagian kecil dari contoh aktivitas fisik yang kurang.

    Banyak orang yang merasa frustasi dengan keadaan ini, tapi sebenarnya banyak cara sederhana terutama dengan memodifikasi gaya hidup untuk mengatasi keadaan tersebut dan akan berhasil jika dilakukan secara sungguh-sungguh serta komitmen yang kuat.

    Ada7 cara sederhana untuk mengatasi obesitas, yaitu:

    1. MINUM AIR PUTIH

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan meminum air putih sebanyak lebih dari 1 liter perhari mampu menurunkan berat badan sebanyak sekitar 2 kg selama 12 bulan. Hal ini disebabkan dengan meminum air, kita lebih cepat merasa kenyang serta mempercepat transit makanan pada usus sehingga jumlah kalori yang terserap akan berkurang. Selain itu, air putih juga membantu pengeluaran lemak serta membantu membersihkan saluran cerna dari sisa makanan.

    1. MAKAN BUAH & SAYUR

    Memakan buah dan sayur sangat membantu dalam upaya penurunan berat badan karena mengandung jumlah kalori yang rendah, tapikaya akan serat yang mampu membuat kita cepat merasa kenyang dan rasa lapar datang lebih lama. Buah-buahan yang dikonsumsi sebaiknya merupakan buah-buahan dengan indeks gula yang rendah, misalnya: ceri, plum, peach, grapejuice, apel, aprikot, pir. Sedangkan jenis sayur yang baik ialah sayuran yang dimakan mentah atau setengah matang dengan cara direbus. Memasak makanan dengan cara ditumis atau dengan santan sangat buruk bagi kesehatan karena kandungan lemak yang tinggi.

    1. OLAHRAGA

    American College of Sport Medicine (ASCM) merekomendasikan bahwa aktivitas fisik yang baik untuk mengurangi obesitas dan menjaga tubuh untuk tetap sehat pada usia 18 – 65 tahun adalah aktivitas aerob sedang dengan durasi 1 jam per hari, 5 hari dalam seminggu atau intensitas berat dengan durasi 20 menit per hari, 3 hari dalam seminggu. Namun, pada orang dengan obesitas sangat penting memikirkan jenis aktivitas fisik yang akan dilakukan. Sebaiknya berupa aktivitas fisik yang tidak memberikan beban terlalu berat pada lutut, misalnya: berenang atau bersepeda.

    1. TIDUR YANG CUKUP

    Pada dasarnya kondisi kurang tidur atau durasi tidur terlalu lama dapat meningkatkan risiko seseorang menderita obesitas. Sebuah penelitian di Polandia menunjukkan bahwa wanita yang durasi tidurnya lebih dari 9 jam dan pria dengan durasi tidur kurang dari 6 jam memiliki risiko yang tinggi untuk menderita obesitas.

    1. HINDARI MAKANAN & MINUMAN CEPAT SAJI

    Makanan cepat saji diketahui memiliki kontribusi yang cukup besar dalam peningkatan jumlah kejadian obesitas terutama di negara berkembang dan maju, karena makanan cepat saji umumnya memiliki porsi yang besar, proses yang cepat, tinggi kalori, tinggi lemak dan juga gula yang menyebabkan penimbunan kalori yang kemudian diubahmenjadi lemak pada tubuh kita.

    1. BATASI KONSUMSI GARAM

    Selama ini, kita meyakini bahwa konsumsi garam yang berlebihan akan meningkatkan tekanan darah dan berdampak buruk pada kesehatan jantung. Namun, ternyata konsumsi garam yang berlebihan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan obesitas, terutama garam yang terkandung pada penyedap rasa. Hal ini disebabkan garam juga membuat seseorang ingin makan lebih banyak.

    1. KONSUMSI MAKANAN TINGGI PROTEIN

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi protein dapat membantu pengurangan lemak, karena protein menghasilkan lebih banyak panas dibandingkan lemak dan karbohidrat. Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi protein akan membuat kita lebih cepat merasa kenyang.

    Cara-cara instan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal seperti konsumsi obat pelangsing maupun tindakan operatif sangat tidak dianjurkan, karena efek samping yang mungkin terjadi bahkan risiko kematian di meja operasi yang mungkin terjadi, serta biaya yang dikeluarkan juga amatlah besar. Memodifikasi gaya hidup adalah cara alami paling tepat dalam mengurangi obesitas, karena hampir tidak memiliki efek samping jika dilakukan dengan tepat, bahkan biaya yang dikeluarkan relatif murah. Yakinlah Sobat, bentuk tubuh dan berat badan yang ideal hanya dapat diperoleh dengan komitmen dan konsistensi.

    Nah, jika Sobat membutuhkan aneka produk makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Astrup A, Raben A, Geiker N. The role of higher protein diets in weight control and obesity-related comorbidities. International Journal of Obesity. 2014;39(5):721-726.
    2. WHO | Obesity [Internet]. Who.int. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: http://www.who.int/gho/ncd/risk_factors/obesity_text/en/
    3. Tetens I, Alinia S. The role of fruit consumption in the prevention of obesity. The Journal of Horticultural Science and Biotechnology. 2009;84(6):47-51.
    4. Suliga E, Koziel D, Cieśla E, Rębak D, Głuszek S. Sleep duration and the risk of obesity – a cross-sectional study. Medical Studies. 2017;3:176-183.
    5. Garcia G, Sunil T, Hinojosa P. The Fast Food and Obesity Link: Consumption Patterns and Severity of Obesity. Obesity Surgery. 2012;22(5):810-818.
    Read More
  • Apakah Moms saat ini sedang berbadan dua? Takut mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dalam kehamilan? Seberapa sering Anda memeriksakan kesehatan kehamilan?Pengukuran tekanan darah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tekanan darah yang berada di dalam pembuluh darah besar (arteri) setiap jantung memompakan darah. Tekanan darah yang tinggi disebut dengan hipertensi. Hipertensi dapat menjadi suatu keadaan yang […]

    Bumil Perlu Waspada Hipertensi Saat Hamil

    Apakah Moms saat ini sedang berbadan dua? Takut mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dalam kehamilan? Seberapa sering Anda memeriksakan kesehatan kehamilan?Pengukuran tekanan darah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tekanan darah yang berada di dalam pembuluh darah besar (arteri) setiap jantung memompakan darah. Tekanan darah yang tinggi disebut dengan hipertensi. Hipertensi dapat menjadi suatu keadaan yang berbahaya karenamengakibatkan jantung bekerja lebih kuat untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

    Hipertensi dalam kehamilan atau hipertensi gestasional adalah tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 mmHg yang baru muncul setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu tanpa ada riwayat hipertensi sebelumnya. Tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan yang disebut dengan pre-eklampsia atau yang lebih dikenal pada bahasa awam sebagai keracunan kehamilan. Pre-eklampsia sendiri ditandai dengan peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam air seni (urin) sebagai akibat dari kerusakan ginjal.

    Pre-eklampsia yang tidak diobati dapat menjadi eklampsia yang ditandai dengan terjadinya kejang, serta dapat berakibat fatal baik bagi ibu maupun janin. Hipertensi dalam kehamilan dapat menimbulkan komplikasi pada ibu dan janin, beberapa dampaknya seperti pertumbuhan janin yang terhambat, bayi lahir prematur, terpisahnya plasenta atau ari-ari sebelum persalinan (abrupsio plasenta), hingga bayi meninggal dalam kandungan. Hal tersebut dapat terjadi akibat tingginyatekanan darah pada ibu yang sedang mengandung dan akhirnya mengakibatkan kurangnya aliran darah, oksigen serta nutrisi ke janin lalu akan berakibat pada terganggunya pertumbuhan dan perkembangan dari janin di dalam perut. sedangkan bagi ibu sendiri akan berakibat pada peningkatan risiko terkenanya penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung.

    Ingat sering kali tekanan darah tinggi tidak menimbulkan gejala yang signifikan, sehingga sering terlambat untuk disadari.Jadi, jangan sampai menunggu adanya keluhan dahulu, baru memeriksakan tekanan darah ya, Moms.

    Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab dari tekanan darah tinggi adalah merokok, berat badan berlebih atau obesitas, kurangnya aktivitas fisik, stres, usia lanjut, genetik, riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi, penyakit ginjal kronis, kelainan hormon tiroid dan adrenal serta karena pola makan yang kurang baik.

    Berikut ini adalah daftar makanan yang perlu dihindari untuk mencegah terjadinya hipertensi dalam kehamilan:

    1. Garam

    Tingginya kadar sodium yang dimakan dapat berdampak pada tekanan darah. Sebaiknya dibatasi penggunaan garam untuk mencegah terjadinya hipertensi. Penggunaan garam yang dianjurkan setiap harinya  hanya sebanyak 2.300 miligram atau sekitar 1 sendok teh. Tetapi hal ini tentunya perlu tetap dikonsultasikan dengan dokter kandungan, apakah Anda perlu menjaga sampai 1.500 miligram, mengingat ada tidaknya riwayat hipertensi dalam diri Anda dan keluarga. Jangan lupa menghindari makanan olahan/kaleng dan fast foods (makanan siap saji), karena secara umum mengandung kadar garam yang tinggi.

    1. Alkohol

    Alkohol diduga dapat membuat ketidak seimbangan pada sistem saraf pusat yang berujung pada meningkatnya tekanan darah. Mengurangi konsumsi alkohol dapat membantu mencegah peningkatan tekanan darah.

    1. Gula, makanan dan minuman manis lainnya

    Selama ini garam diketahui selalu dibatasi bagi orang yang hipertensi. Tetapi konsumsi gula dan makanan serta minuman yang manis berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan hingga obesitas. Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi.

    1. Lemak jenuh

    Hindarilah  makanan yang banyak mengandung lemak jenuh seperti gorengan, kulit ayam, dan daging merah. Makan makanan yang banyak mengandung lemak dapat menyebabkan gangguan maupun sumbatan pada pembuluh darah sehingga berdampak pada tingginya tekanan darah.

    Banyak orang yang tidak terlalu memerhatikan seberapa banyak yang mereka makan dan minum dalam seharinya. Moms dianjurkan membuat buku harian mengenai apa yang dimakan atau diminum serta berapa banyak, dengan melakukan hal ini setiap harinya tentunya Anda dapat mengontrol pola makan agar tidak terlalu berlebih kalori yang dimakan per harinya.

    Perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran segar serta makanan dan minuman yang banyak mengandung kalsium dan vitamin D. Kandungan vitamin dan antioksidan pada buah-buahan dan sayuran dapat mengurangi risiko terjadinya hipertensi dalam kehamilan, begitu pula kalsium seperti susu dan vitamin D. Sayur-sayuran dapat terdiri dari brokoli, wortel, ubi, tomat dan sayuran berdaun hijau. Buah yang dianjurkan dapat berupa kelapa yang kaya akan kalium. Perbanyak juga konsumsi produk turunan susu seperti yoghurt dan skim milk.

    Ayo Moms, khususnya yang sedang hamil, mulai sekarang menjaga pola makan agar selalu sehat dan bergizi sehingga tidak akan terjadi gangguan selama kehamilan khususnya hipertensi  yang tentunya dapat membahayakan tidak hanya diri Anda, namun juga buah hati tercinta. Bagi yang sudah memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga, jangan berkecil hati, tetaplah menjaga pola makan dengan baik. Tekanan darah harus terkontrol selama kehamilan untuk memperkecil risiko dan komplikasi, sehingga dianjurkan untuk rutin kontrol dan rutin memeriksakan kandungan ke dokter. Pastikan Moms selalu memberikan yang terbaik untuk buah hati.

    Nah, jika Anda membutuhkan aneka makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Schoenaker DAJM, Soedamah-Muthu SS, Mishra GD. The Association between Dietary Factors and Gestational Hypertension and Pre-eclampsia: A Systematic Review and Meta Analysis of Observational Studies. BMC Medicine. 2014;12:157.
    2. Oken E,Ning Y, Gillman MW. Diet During Pregnancy and Risk of Preeclampsia or Gestational Hypertension. Ann of Epidemiol. 2017;17(9):
    3. Butler N. Eating with High Blood Pressure: Food and Drinks to Avoid. Healthline. [cited 19 September 2018]. Available from: healthline.com/health/high-blood-pressure-hypertension/foods-to-avoid.
    4. WebMD. Cause of High Blood Pressure. [cited 19 September 2018]. Available from: webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/guide/blood-pressure-causes#1.
    5. WebMD. High Blood Pressure Diet. [cited 19 September 2018]. Available from: webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/high-blood-pressure-diet#1.
    6. Husain K, Ansari RA, Ferder L. Alcohol-induced Hypertension: Mechanism and Prevention. World J. Cardiol. 2014;6(5):245-252.
    Read More
  • Moms, berita tentang vaksin MR masih simpang siur kita dengar, mungkin Anda pernah mendengar rumor kalau vaksin MR bisa mengakibatkan autis pada anak, atau masalah lainnya. Lantas, sudahkah Moms memahami apa itu vaksinasi MR? Seberapa penting vaksin MR bagi kita? Jadi, vaksinasi atau imunisasi merupakan suatu cara memasukkan virus/bakteri mati atau yang telah dilemahkan ke […]

    Seberapa Pentingkah Imunisasi MR Dilakukan?

    Moms, berita tentang vaksin MR masih simpang siur kita dengar, mungkin Anda pernah mendengar rumor kalau vaksin MR bisa mengakibatkan autis pada anak, atau masalah lainnya. Lantas, sudahkah Moms memahami apa itu vaksinasi MR? Seberapa penting vaksin MR bagi kita?

    Jadi, vaksinasi atau imunisasi merupakan suatu cara memasukkan virus/bakteri mati atau yang telah dilemahkan ke dalam tubuh manusia sehingga sistem pertahanan tubuh mampu mengenali virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh dan membentuk antibodi atau pertahanannya. Oleh karena itu, bila suatu saat terinfeksi virus tersebut, tubuh kita mampu melawannya. Vaksinasi MR merupakan kombinasi dari vaksin Campak atau Measles (M) serta vaksin Campak Jerman atau Rubella (R). Fungsi dari pemberian vaksinasi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi yang disebabkan oleh virus Campak dan Rubella.

    Sebelum membahas lebih jauh, mari kita bahas mengenai penyakit Campak (Measles) dan Rubella terlebih dahulu.

    CAMPAK

    Campak merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menginfeksi anak, terutama pada seseorang yang tidak terlindungi vaksinasi sebelumnya, seseorang dengan gizi kurang serta sistem imun rendah (HIV, kanker, pasien dengan gangguan sistem imun).

    Gejala yang dapat timbulkan jika seseorang terkena campak antara lain demam, gejala tampak seperti gejala flu (batuk, pilek, mata merah dan berair), disertai rash atau bercak kemerahan pada seluruh tubuh. Campak dapat memberikan efek penyakit lainnya seperti diare, tuli atau gangguan pendengaran, infeksi pada otak (ensefalitis) dan infeksi pada selaput otak (meningitis), infeksi paru (pneumonia), peradangan pada ovarium dan testis, dan efek yang paling paling fatal ialah kematian.

    RUBELLA

    Sedangkan Rubella atau campak jerman (Measles) sering sekali terjadi pada anak, remaja maupun ibu hamil yang dapat berakibat pada keguguran, bayi lahir cacat seperti tuli maupun kebutaan atau sampai terjadi bayi lahir mati. Gejala awal Rubella yaitu demam, radang tenggorokan, nyeri kepala, iritasi pada mata dan rash atau bercak merah pada seluruh tubuh.

    Apabila kita tidak melakukan vaksinasi MR, maka ada kemungkinan terkena infeksi Campak dan Rubella, mengingat penularan dari orang ke orang sangat cepat. Saat ini, Vaksinasi MR (Measless Rubella) mulai digalakkan kembali, mengingat dampak yang ditimbulkan dari infeksi Campak dan Rubella yang cukup serius bahkan dapat berujung kematian. Sehingga, pemerintah cukup serius untuk menggalakan program imunisasi MR kembali. Menurut data dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization), Indonesia menempati urutan ke 10 dengan kasus Campak terbanyak di Asia, saat ini Indonesia terdapat 4.897 kasus campak. sedangkan untuk kasus Rubella, Indonesia menempati urutan pertama di Asia, dengan total 1.853 kasus.

    Indonesia masuk 10 besar kasus campak

    Kementerian Kesehatan RI serta WHO atau Badan Kesehatan Dunia telah menyatakan bahwa imunisasi ini sangat aman diberikan, bahkan imunisasi MR telah diberikan pada lebih dari 141 negara di dunia serta izin beredarnya sudah disahkan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), sehingga kita tidak perlu ragu lagi untuk menjalankan program pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Campak dan Rubella.

    Menurut program pemerintah, jadwal vaksinasi MR yang diberikan pemerintah ditargetkan khususnya untuk anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Dengan jadwal penyuntikan 9 bulan, 18 bulan serta usia 6 tahun (kelas 1 SD atau sederajat). Ibu hamil sebaiknya tidak melakukan vaksinasi MR, sebaiknya vaksinasi MR dilakukan kurang lebih 4 minggu sebelum merencanakan kehamilan.

    Reaksi yang mungkin timbul setelah melakukan vaksinasi MR tidaklah serius. Gejala yang mungkin muncul seperti demam ringan, nyeri dan kemerahan di tempat penyuntikan. Namun, tidak semua orang dapat melakukan vaksinasi MR, ada beberapa kondisi dimana seseorang tidak dapat melakukannya, antara lain:

    1. Seseorang yang sedang mengalami penyakit yang serius atau memiliki hipersensitif atau alergi terhadap bahan vaksinasi.
    2. Wanita hamil.
    3. Sedang menderita kelainan sistem imun (HIV/AIDS, kanker, leukimia) atau menjalani pengobatan dengan imunosupressan, pengobatan dengan kortikosteroid, menjalani pengobatan kanker dengan kemoterapi.
    4. Baru saja donor atau transfusi darah. Apabila baru saja melakukan donor maupun transfusi darah disarankan untuk menunda vaksinasi dengan jarak minimal 3 bulan setelahnya.
    5. Sedang menderita infeksi paru-paru tuberkulosis (TBC).
    6. Baru saja mendapatkan vaksinasi selain MR, vaksinasi MR harus dijeda minimal 4 minggu setelah vaksinasi lain diberikan.
    7. Sedang kurang sehat misalnya demam atau terjangkit flu, diare atau penyakit lainnya, sebaiknya ditunda dulu vaksinasi MR.
    8. Seseorang yang menderita gangguan fungsi hati.
    9. Seseorang yang menderita gangguan fungsi ginjal.
    10. Seseorang yang sedang menderita gangguan fungsi darah, misalnya mempunyai riwayat kelainan pembekuan darah (darah sulit berhenti ketika mengalami luka).

    Pada umumnya, pencegahan suatu penyakit tidak hanya dengan vaksinasi saja, namun ada beberapa hal yang tidak kalah pentingnya yang harus kita perhatikan juga, seperti:

    1. Selalu menjaga kebersihan tubuh, mandi secara rutin, selalu mencuci tangan sebelum memasukkan makanan ke dalam mulut atau bersalaman dengan seseorang yang sedang sakit.
    2. Lakukan aktivitas fisik setiap hari secara rutin, olah raga minimal 5 kali dalam seminggu, minimal selama 30 menit.
    3. Makan makanan yang bergizi seperti sayur dan buah-buahan, hindari makanan yang mengandung bahan yang berpengawet.
    4. Istirahat yang cukup, minimal 6-8 jam per hari.
    5. Minum air putih, minimal 8 gelas per hari.

    Setelah membaca ulasan di atas, kini Moms sudah lebih tahu seputar vaksinasi MR bukan? Yuk, turut serta membantu program pemerintah dalam memberantas penyebaran Campak dan Rubella di Indonesia. Jika Anda masih membutuhkan informasi kesehatan lain, bisa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Bahkan tersedia layanan vaksinasi ke rumah loh. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    Daftar Pustaka

    1. Subuh H, Soepardi J, Yosephine P. Petunjuk Tehnis Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) [Internet]. 1st ed. Jakarta: Direktorat Jendral Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan; 2017 [cited 24 August 2018]. Available from: ibi.or.id/media/files/Kampanye%20dan%20Intro%20MR%20Final.pdf
    2. Measles Rubella Immunization Campaign in Java Island on Aug –Sep 2017 [Internet]. South-East Asia Regional Office. 2018 [cited 24 August 2018]. Available from: searo.who.int/indonesia/topics/immunization/MR_CAMPAIGN/en/
    3. Global Measles and Rubella Update 2018 [Internet]. Who.int. 2018 [cited 30 August 2018]. Available from: who.int/immunization/monitoring_surveillance/burden/vpd/surveillance_type/active/Global_MR_Update_August_2018.pdf?ua=1
    4. Reaching more children to get MR vaccine [Internet]. South-East Asia Regional Office. 2018 [cited 30 August 2018]. Available from: searo.who.int/indonesia/topics/immunization/mr_reaching/en/
    5. Information Sheet Observed Rate of Vaccine Reactions Measles, Mumps and Rubella Vaccines [Internet]. Who.int. 2018 [cited 30 August 2018]. Available from: who.int/vaccine_safety/initiative/tools/MMR_vaccine_rates_information_sheet.pdf
    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja