Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 221–230 of 1124 results

  • Tidak hanya pada wanita dewasa, vaksinasi kanker serviks untuk anak SD juga dapat diberikan. Hal ini penting karena virus HPV yang menyebabkan kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu kanker ganas organ kewanitaan dengan jumlah kasus terbanyak. Meskipun begitu, kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat dicegah dengan vaksin, tidak seperti kanker ovarium, endometrium, payudara […]

    Pentingnya Vaksinasi Kanker Serviks untuk Anak SD Sebagai Pencegahan dan Proteksi Dini

    Tidak hanya pada wanita dewasa, vaksinasi kanker serviks untuk anak SD juga dapat diberikan. Hal ini penting karena virus HPV yang menyebabkan kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu kanker ganas organ kewanitaan dengan jumlah kasus terbanyak. Meskipun begitu, kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat dicegah dengan vaksin, tidak seperti kanker ovarium, endometrium, payudara yang hanya dapat dicegah dengan skrining rutin.  Kanker ini disebut sebagai silent killer karena gejalanya seringkali tidak muncul. Kebanyakan pasien penderita kanker ini datang berobat ketika sudah berada pada stadium lanjut.

    vaksinasi kanker serviks untuk anak SD

    Baca Juga: Mari Lindungi Si Gadis dari Kanker Serviks

    Mengapa vaksinasi penting pada perempuan usia dini?

    Vaksinasi kanker serviks sangatlah penting pada perempuan usia dini terutama pada anak-anak SD karena hal itu dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus HPV. Pemberian bisa dilakukan pada usia 9-10 tahun. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh pada perempuan di usia tersebut ternyata lebih baik jika dibandingkan dengan orang dewasa. Apalagi proses infeksi virus HPV yang berubah menjadi kanker cukuplah panjang, yaitu sekitar 7-15 tahun. Namun, hal tersebut kurang disadari dan baru diketahui setelah menjadi kanker melalui pemeriksaan. Dengan demikian vaksinasi pada usia dini cukup untuk menghalau infeksi virus dalam jangka waktu yang panjang dari masa SD hingga dewasa.

    Apa saja keuntungan vaksinasi di usia dini?

    Selain memberikan kekebalan dalam jangka waktu yang cukup panjang, vaksinasi kanker serviks untuk anak SD ternyata juga dapat memberikan keamanan yang cukup efektif terutama pada masa perempuan memasuki periode berhubungan seksual terutama setelah menikah. Ketika berhubungan seksual itu tanpa disadari virus HPV masuk ketika ada celah luka pada lapisan kulit atau epitel di serviks. Celah luka ini terjadi dari berhubungan seksual tersebut. HPV ini kemudian menginvasi seluruh jaringan serviks sampai ke dalam sel serviks laalu menggandakan diri, dan lama-kelamaan berubah menjadi kanker. HPV ini hanya masuk ke epitel dan tidak memasuki pembuluh darah sehingga tidak dikenali sistem imun tubuh. Karena itu, vaksinasi sendiri adalah untuk dapat mengenali virus serta membentuk antibodi.

    Bagaimana dengan Pemberiannya?

    Vaksin kanker serviks untuk anak SD ini hendaknya diberikan sebanyak dua kali, dengan rentang jarak waktu 6-12 bulan dari dosis pertama. Barulah pada usia dewasa, dosisnya adalah 3.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Kanker Serviks

    Jenis Vaksin Kanker Serviks Apa Saja yang Dapat Diberikan? Apakah Sama dengan Orang Dewasa?

    Pada dasarnya, jenis vaksin kanker serviks yang diberikan pada anak perempuan usia dini sama dengan yang diberikan pada orang dewasa, yaitu bivalen dan tetravalen. Bivalen mengandung 2 tipe virus HPV (16 dan 18) yang dapat mencegah kanker leher rahim sedangkan tetravalent mengandung 4 tipe virus HPV (6,11,16, dan 18) yang dapat mencegah sekaligus kanker leher rahim serta kutil kelamin. Vaksin jenis terbaru adalah vaksin HPV kuadrivalen, mengandung 8 jenis virus HPV. Efektivitasnya lebih tinggi, namun belum tersedia di Indonesia.

    Baca Juga: Apa Bedanya HPV Bivalen dan Tetravalen?

    Bagaimana dengan Metodenya?

    Untuk metodenya seperti vaksinasi pada umumnya adalah dengan melakukan penyuntikan vaksin secara intramuskular di deltoid, yaitu otot bahu yang terbesar.

    Adakah Efek Samping yang Dirasakan?

    Setiap vaksinasi tentu saja akan ada efek sampingnya. Hal itu wajar karena tubuh sedang bekerja membentuk kekebalan tubuh dalam melawan virus. Pada vaksinasi kanker serviks untuk anak SD ini efek samping yang dirasakan adalah alergi, rasa sakit, kemerahan, serta bengkak di bekas suntikan, bentol kecil sementara di tempat suntikan, demam rendah, merasa kurang sehat, sakit kepala, dan pingsan.

    Untuk mengatasinya, Sahabat bisa melakukan beberapa langkah seperti minum cairan cukup banyak, tidak menggunakan baju tebal saat demam, mengompres bekas luka dengan air dingin, dan mengonsumsi parasetamol untuk meredakan rasa sakit. Apabila efek samping ini belum mereda segera hubungi dan ke fasilitas layanan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

    Produk Terkait: Jual Panadol Kaplet 500 mg

    Berapa Harganya?

    Untuk vaksin kanker serviks harganya berkisar dari angka Rp 750.000 hingga Rp 1,3 juta sekali suntik.

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya?

    Itulah mengenai vaksinasi HPV untuk anak SD yang ternyata sangat penting untuk mencegah dan melindungi diri dari virus HPV yang menyebabkan kanker serviks. Intinya, perlindungan dari usia dini akan cukup membantu perempuan saat mereka memasuki masa remaja dan dewasa sehingga tidak perlu khawatir mengenai virus HPV penyebab kanker serviks ini. Sahabat bisa mendapatkan vaksinasi HPV ini di rumah sakit, puskesmas, dan klinik serta di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah.

    Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Anak Perempuan Usia 9 Tahun Sudah Bisa Diberi Vaksin HPV |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/qo2754366/anak-perempuan-usia-9-tahun-sudah-bisa-diberi-vaksin-hpv
    2. Media K. Vaksin HPV sejak Dini untuk Cegah Kanker Serviks [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2015/02/05/140152923/.Vaksin.HPV.sejak.Dini.unt
    3. Pentingnya Vaksinasi HPV Sejak Dini | Parentstory Blog [Internet]. Parentstory.com. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://www.parentstory.com/blog/pentingnya-vaksinasi-hpv-sejak-dini
    4. Tanya Jawab Lengkap Seputar Imunisasi HPV untuk Anak [Internet]. kumparan. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://kumparan.com/kumparanmom/tanya-jawab-lengkap-seputar-imunisasi-hpv-untuk-anak-1s445Nfku3q
    5. Ternyata V. Ternyata, Vaksin Kanker Serviks Juga Punya Efek Samping ini! – Semua Halaman – Nakita [Internet]. Nakita. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://nakita.grid.id/read/021741236/ternyata-vaksin-kanker-serviks-juga-punya-efek-samping-ini?page=all
    Read More
  • Anosmia adalah salah satu gejala Covid-19 yang ditandai dengan hilangnya indera penciuman. Kondisi ini pun dapat membuat nafsu makan berkurang yang tentu saja dapat memperlambat masa pemulihan. Hal itu ditambah dengan kondisi psikologis yang bisa menyebabkan stres. Kondisi ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pulih. Sejauh ini belum ada obat yang bisa secara […]

    Bahan Makanan Pereda Anosmia untuk Membantu Mengatasi Gejala

    Anosmia adalah salah satu gejala Covid-19 yang ditandai dengan hilangnya indera penciuman. Kondisi ini pun dapat membuat nafsu makan berkurang yang tentu saja dapat memperlambat masa pemulihan. Hal itu ditambah dengan kondisi psikologis yang bisa menyebabkan stres. Kondisi ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pulih. Sejauh ini belum ada obat yang bisa secara tepat mengatasi anosmia. Namun, terdapat beberapa bahan makanan pereda anosmia yang disarankan untuk dapat membantu mengatasi gejala ini.

    bahan makanan pereda anosmia

    Baca Juga: Parosmia dan Phantosmia, Gejala-gejala Baru Covid-19, Apa Saja Perbedaannya?

    Bahan Makanan Membantu Meredakan Anosmia

    Lalu apa sajakah bahan makanan tersebut? Yuk, Sahabat Sehat simak penjelasannya di bawah ini:

    Bubuk Cabai Merah dan Cabai Rawit

    Makanan pertama yang dapat membantu meredakan anosmia adalah bubuk cabai merah dan cabai rawit. Keduanya memang belum terbukti secara sains alias baru sebatas pada hal yang berlangsung di masyarakat saja. Meski begitu, kedua bubuk ini mempunyai capsaicin yang disebut dapat secara efektif membersihkan hidung yang tersumbat, mengaktifkan indera, dan meningkatkan fungsi indera penciuman. Keduanya juga sering digunakan untuk membantu menghilangkan flu. Untuk penggunaan, campurkan dengan secangkir air atau tambahkan madu.

    Bawang Putih

    Bawang putih termasuk salah satu bahan makanan yang cukup populer. Selama pandemi keberadaannya juga digunakan sebagai alternatif untuk membantu meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh. Mengonsumsi bawang putih berkhasiat untuk meredakan pembengkakan dan peradangan di sekitar saluran hidung. Manfaat lainnya adalah untuk memudahkan pernapasan serta membantu memulihkan indera penciuman dan perasa lebih cepat. Untuk penggunaannya Sahabat bisa membuat ramuan panas dari bawang putih yang dihancurkan dan diberi air.

    Jahe

    Bahan makanan pereda anosmia lainnya yang bisa Sahabat gunakan adalah jahe yang merupakan salah satu bahan makanan paling populer dalam kehidupan sehari-hari. Jahe sendiri merupakan salah satu tumbuhan herbal yang merupakan ekspetoran alami serta mempunyai sifat anti mikroba dan pereda nyeri yang ampih untuk membantu mengobati infeksi di saluran hidung dan membersikan partikel rematik dari hidung. Cara menggunakannya adalah konsumsilah jahe dengan diseduh atau dikunyah langsung.

    Produk Terkait: Jual Kapsul Jahe Borobudur Isi 100

    Minyak Jarak

    Sahabat juga bisa menggunakan minyak jarak untuk membantu meredakan anosmia yang Sahabat alami. Diketahui bahwa minyak ini adalah salah satu bahan makanan yang mengandung sifat anti-oksidan dan anti-inflamasi. Minyak ini juga sering digunakan untuk orang-orang yang sering menderita gejala nyeri sinusitis dan alergi untuk mengurangi pertumbuhan polip hidung sehingga bermanfaat dalam meredakan gejala batuk, pilek, dan membangun kembali indera penciuman.

    Baca Juga: Apakah Gangguan Delirium Merupakan Gejala Baru Covid-19?

    Beberapa Cara Lain untuk Membantu Meredakan Anosmia

    Berikut ini adalah beberapa cara lain untuk membantu meredakan anosmia selain bahan makanan.

    Melakukan Terapi Penciuman

    Terapi ini bisa Sahabat gunakan untuk membantu meredakan, yaitu dengan menggunakan minyak esensial. Tujuan penggunaan minyak ini adalah untuk mengembalikan kemampuan indera penciuman dan pengecap. Menurut beberapa penelitian, terapi ini cukup efektif merangsang mekanisme pemulihan alami tubuh yang tidak peka terhadap bau. Beberapa jenis minyak esensial yang disarankan adalah beraroma tajam seperti kayu manis, vanilla, jeruk, dan pisang. Caranya adalah dengan menghirup minyak selama 20-40 detik. Lakukanlah sebanyak 2-3 kali sehari.

    Produk Terkait: Jual Owellness Pure Bliss Diffuser Oil

    Berhenti Merokok

    Ternyata kebiasaan merokok juga bisa menyebabkan anosmia dan malah memperparah hal tersebut. Hal itu karena rokok dapat menumpulkan kepekaan beragam indera termasuk penciuman. Untuk itu cara terbaik adalah berhenti merokok agar dapat bisa mencium bau kembali.

    Operasi

    Ini adalah cara terakhir untuk membantu meredakan anosmia yang berkaitan dengan penyumbatan saluran pernapasan seperti polip, tumor, atau kelainan bentuk tulang di dalam hidung yang terkadang tidak bisa disembuhkan dengan obat. Dokter umumnya merekomendasikan operasi untuk mengangkat polip, tumor untuk melapangkan saluran pernapasan yang tersumbat tersebut.

    Baca Juga: Inilah 5 Perbedaan Kanker dan Tumor yang Perlu Sahabat Ketahui

    Itulah beberapa bahan makanan pereda anosmia yang bisa Sahabat gunakan untuk membantu meredakan gejala tersebut. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai bahan makanan tradisional dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Nabila F. 5 Makanan yang Bisa Bantu Mengatasi Hilangnya Penciuman dan Rasa [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5311487/5-makanan-yang-bisa-bantu-mengatasi-hilangnya-penciuman-dan-rasa
    2. 5 Cara Alami Atasi Anosmia [Internet]. CNNIndonesia.com. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201208131733-255-579361/5-cara-alami-atasi-anosmia
    3. Media K. 4 Cara Mengatasi Anosmia dengan Obat dan Secara Alami [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 15 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/12/04/101000668/4-cara-mengatasi-anosmia-dengan-obat-dan-secara-alami?page
    Read More
  • Infeksi Covid-19 masih terus menyebar ke seluruh dunia. Pada Januari 2021, jumlah kasus Covid-19 dilaporkan mencapai 100 juta kasus dengan tingkat kematian mencapai 2,15 juta orang di seluruh dunia. Amerika Serikat menjadi negara yang masih menempati posisi pertama dengan jumlah kasus positif dan jumlah kematian tertinggi di dunia, disusul Brasil dan India. Baca Juga: Kasus […]

    Berikut Virus yang Telah Ada Sebelum Covid-19, Tak Kalah Mengerikan

    Infeksi Covid-19 masih terus menyebar ke seluruh dunia. Pada Januari 2021, jumlah kasus Covid-19 dilaporkan mencapai 100 juta kasus dengan tingkat kematian mencapai 2,15 juta orang di seluruh dunia. Amerika Serikat menjadi negara yang masih menempati posisi pertama dengan jumlah kasus positif dan jumlah kematian tertinggi di dunia, disusul Brasil dan India.

    virus sebelum covid-19

    Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai Sejuta

    Penularan virus ini masih terus meningkat di banyak wilayah sejak pandemi terjadi, termasuk Indonesia. Sementara itu, beberapa negara yang telah berhasil menekan Covid-19 pada awal wabah kini kembali mengalami peningkatan kasus positif. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi pandemi Covid-19 bisa berakhir dalam dua tahun. Namun, sebelum pandemi Covid-19 melanda, ternyata banyak wabah berbahaya yang pernah terjadi sebelumnya di dunia, di antaranya:

    HIV/AIDS

    Sejak kasus pertama yang dilaporkan pada tahun 1981, human immunodeficiency virus (HIV) telah menginfeksi sekitar 65 juta kasus dengan 25 juta kematian. Pada tahun 2013, 35 juta orang hidup dengan HIV, 2,1 juta orang baru terinfeksi oleh virus tersebut, dan sekitar 1,5 juta orang meninggal karena AIDS di seluruh dunia.

    Sejauh ini, beban terbesar dari HIV/AIDS berada di Afrika wilayah sub-Sahara. Meskipun sampai saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan HIV, namun ada jenis obat yang dapat memperlambat perkembangan virus. Jenis obat ini disebut antiretroviral (ARV). Pencegahan dan pengobatan infeksi HIV yang efektif dengan menggunakan ARV sudah tersedia secara luas, bahkan di negara-negara dengan sumber daya terbatas. Selama mengonsumsi obat ARV, dokter akan memantau jumlah virus dan sel CD4 untuk menilai respons pasien terhadap pengobatan. Dengan ARV, penularan HIV dari ibu ke bayi juga dapat dicegah.

    Flu Babi (H1N1pdm09)

    Pada tahun 2009, flu babi terdeteksi pertama kali di negara Amerika Serikat dan menyebar cepat ke seluruh dunia. Diperkirakan terdapat 60,8 juta kasus flu babi di dunia dengan 151.000 hingga 574.000 kematian. Secara global, diperkirakan sekitar 80 persen kematian akibat virus flu babi terjadi pada orang berusia di bawah 65 tahun.

    Pada April 2009, WHO meningkatkan level peringatan pandemi menjadi level 4 yang mengindikasikan risiko pandemi flu babi. Pada tahun 2010, WHO mengakhiri status global pandemi influenza H1N1. Akan tetapi, virus (H1N1) pdm09 terus berkembang sebagai virus flu musiman dan menyebabkan kematian di seluruh dunia setiap tahunnya.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu

    Adapun cara terbaik untuk menangani flu babi adalah dengan mencegahnya. Menjaga kebersihan tangan merupakan hal yang sangat penting untuk menghentikan penyebaran virus. Menjauh dari orang yang terinfeksi juga akan menghentikan penularan dari orang ke orang. Selain itu, memenuhi kebutuhan cairan tubuh pun merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah masuknya virus ke dalam tubuh.

    Cacar

    Virus ini sudah ditemukan cukup lama, tetapi belum bisa dipastikan asal penyebarannya. Pastinya cacar disebabkan oleh dua virus, yaitu Variola Mayor dan Variola Minor. WHO mengumumkan perang melawan virus ini secara global sejak tahun 1980.

    Sebenarnya, cacar ditemukan sejak peradaban Mesir Kuno. Para peneliti menemukan tanda-tanda cacar pada mumi-mumi yang diperkirankan berasal dari abad ke-3 sebelum Masehi. Pada abad ke-18 di Eropa, setiap tahunnya sekitar 400.000 orang meninggal karena cacar. Sementara itu, sepertiga lainnya yang selamat dari cacar mengalami kebutaan.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Cacar Air ke Rumah

    Cacar diperkirakan sudah membunuh lebih dari 500 juta orang dalam kurun waktu 100 tahun terakhir dengan kematian terbanyak adalah anak-anak. Pada tahun 1798, barulah ditemukan vaksin cacar oleh Edward Jenner setelah penelitian bertahun-tahun lamanya.

    Baca Juga: Vaksin Cacar Bebaskan Anak dari Cacar Air

    Cacar merupakan salah satu dari dua penyakit menular yang berhasil diatasi. Cacar air umumnya lebih sering menyerang anak-anak di bawah 12 tahun, tapi orang dewasa juga bisa saja terinfeksi virus ini. Untuk mengatasi cacar, diharuskan untuk menjaga sistem kekebalan imun dan menjaga kebersihan. Apabila sedang terkena cacar, jangan pernah sekalipun menggaruk bagian tubuh karena bisa mengakibatkan infeksi pada kulit dan bekas luka setelah sembuh nanti.

    Virus Ebola

    Virus Ebola pertama kali dilaporkan pada tahun 1976 di dua wilayah secara serentak, yaitu di Sudan Selatan, tepatnya desa Nzara, dan di Yambuku, Kongo, sebuah desa dekat dengan Sungai Ebola, yang kemudian menjadi asal usul nama penyakit ini.

    Penyakit Ebola memiliki tingkat kematian yang tinggi, yakni membunuh 25 persen hingga hingga 90 persen penderitanya dengan muntah, diare dan ruam yang disertai penurunan fungsi hati dan ginjal. Tak jarang penderita Ebola mengalami perdarahan internal dan eksternal.

    Wabah ini muncul di daerah subtropis Sahara Afrika. WHO melaporkan 24 wabah yang melibatkan 2.387 kasus dengan 1.590 kematian selama tahun 1976 hingga 2013. Penularan virus Ebola diketahui melalui kontak langsung dengan darah dan cairan tubuh penderita.

    Virus Ebola dapat bertahan lama di dalam tubuh, sehingga penularan melalui mayat pun bisa terjadi.  Meskipun bagaimana virus ini menular dari hewan ke manusia belum jelas, dapat dipastikan virus berasal dari hewan liar atau kelelawar buah yang sudah terinfeksi. Salah satunya mungkin karena memakan kelelawar ataupun memakan buah bekas gigitan kelelawar.

    Belum ada obat yang secara pasti bisa menyembuhkan penyakit ini. Pasien yang sakit berat membutuhkan pemberian cairan secara cepat dengan infus. Pasien harus diisolasi dari orang lain dan diberikan perawatan intensif oleh tenaga medis. Cara untuk menghindari virus Ebola di antaranya adalah menghindari kontak dengan penderita Ebola dan cairan tubuh mereka, tidak menyentuh barang apapun seperti handuk yang bisa berpotensi terkontaminasi, mencuci tangan secara teratur. Selain itu, tenaga medis yang merawat harus menggunakan sarung tangan dan alat pelindung beserta masker. WHO juga memperingatkan untuk tidak mengonsumsi daging satwa liar mentah dan kontak dengan kelelawar yang terinfeksi atau monyet dan kera.

    Baca Juga: Virus Nipah, Calon Pandemi Baru Setelah Covid-19?

    Nah, Sahabat Sehat itulah beberapa penyakit infeksi berbahaya yang sudah ada sebelum pandemi Covid-19. Maka dari itu, Sahat Sehat diharapkan mampu menjaga kesehatan dan kebersihan, serta olahraga yang teratur agar terhindar dari berbagai virus yang ada. Jangan lupa juga patuhi protokol kesehatan 5M dan PHBS yang ada ya, Sahabat Sehat! Untuk deteksi dini Covid-19, Sahabat bisa melakukannya di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Selain Covid-19, Ini 5 Penyakit yang Pernah Jadi Pandemi dan Berhasil Diatasi [Internet]. kompas.com. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/12/135754465/selain-covid-19-ini-5-penyakit-yang-pernah-jadi-pandemi-dan-berhasil?page=all
    2. Sebelum Virus Corona, Wabah Pandemi Mematikan Pernah Melanda Dunia [Internet]. kumparan. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://m.kumparan.com/acehkini/sebelum-virus-corona-wabah-pandemi-mematikan-pernah-melanda-dunia-1-1skQLOUHgmQ
    3. Fakta dan cara mencegah Ebola [Internet]. BBC News Indonesia. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/11/141103_fakta_ebola
    4. Penyebaran Kasus Covid-19 Semakin Tinggi, Berbagai Negara Kebut Vaksinasi [Internet]. kompas.id. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://www.kompas.id/baca/internasional/2021/01/05/penyebaran-kasus-covid-19-semakin-tinggi-berbagai-negara-kebut-vaksinasi/
    5. Kasus Covid-19 Dunia Tembus 100 Juta, Tren Penyebarannya Makin Cepat [Internet]. Katadata.co.id. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://katadata.co.id/yuliawati/berita/601126f62f04d/kasus-covid-19-dunia-tembus-100-juta-tren-penyebarannya-makin-cepat
    Read More
  • Pengertian Mutasi Virus Corona Baru-baru ini banyak negara yang melaporkan tentang adanya kasus baru dari virus Corona. Ahli Mikrobiologi Universitas Padjajaran, Dr Mia Miranti, M.P, mengatakan virus corona merupakan kelompok virus RNA. RNA merupakan salah satu jenis asam nukleat yang menjadi ciri bahwa virus dikategorikan sebagai makhluk hidup. Baca Juga: Panduan Nutrisi untuk Mencegah Corona […]

    Mutasi Virus Corona yang Perlu Sahabat Tahu

    Pengertian Mutasi Virus Corona

    Baru-baru ini banyak negara yang melaporkan tentang adanya kasus baru dari virus Corona. Ahli Mikrobiologi Universitas Padjajaran, Dr Mia Miranti, M.P, mengatakan virus corona merupakan kelompok virus RNA. RNA merupakan salah satu jenis asam nukleat yang menjadi ciri bahwa virus dikategorikan sebagai makhluk hidup.

    mutasi virus Corona, mutasi virus covid-19

    Baca Juga: Panduan Nutrisi untuk Mencegah Corona Seperti Apa?

    Hasil penelitian juga menyebut, virus RNA lebih mudah mengalami mutasi. Disebutkan, virus Corona sebenarnya sudah sering mengalami mutasi. Mutasi dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan sel inangnya. Sejak awal virus Corona muncul di Wuhan, Tiongkok, sebenarnya sudah mengalami mutasi, sehingga bisa bertahan di suhu yang berbeda-beda.

    Saat menyebar ke Iran dan kawasan Timur Tengah, diperkirakan virus telah mengalami mutasi yang memungkinkan virus bertahan di suhu panas. Virus Corona di Indonesia sendiri sudah mengalami mutasi, sesuai laporan dari Eijkman Institute, virus Corona di Indonesia memiliki strain yang berbeda dengan virus di Wuhan.

    Beberapa Mutasi Virus

    • Varian Virus Corona B.1.1.7

    Varian virus corona B.1.1.7 ini pertama kali terdeteksi di Inggris. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah memperingatkan kemunculan strain virus corona ini yang dapat memperburuk pandemi. Dilaporkan lebih dari 300 kasus Covid-19 dengan varian baru virus corona ini ditemukan di 28 negara bagian. Mutasi virus Corona ini membuat varian baru yang lebih mudah memasuki sel di tubuh manusia. Namun, para ilmuan meyakinkan banyak orang, bahwa sistem kekebalan manusia bisa melawan dan menghadapi varian virus corona B.1.1.7 asal Inggris ini dengan cara menerapkan protokol kesehatan.

    • Varian Virus Corona B.1.351

    Varian virus corona yang satu ini terdeteksi di Afrika Selatan atau biasa dikenal sebagai strain 501Y.V2. Virus ini dilaporkan pertama kali di Amerika Serikat. Beberapa hari kemudian, varian virus ini juga ditemukan di Maryland. Menurut World Health Organization (WHO), strain virus Corona Afrika Selatan telah berada di 30 negara lebih. Varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan telah menyebar dengan cepat keluar Afrika Selatan dan kemungkinan besar beredar di sejumlah negara Afrika. Dengan pola mutasi yang berbeda, nampaknya virus ini lebih menyebabkan banyak perubahan fisik pada struktur protein spike, yaitu bagian virus yang menginfeksi sel inangnya.

    Produk Terkait: Tes Corona

    • Varian Virus Corona P.1

    Varian mutasi virus SARS-CoV-2 dengan varian baru juga terdeteksi di Brasil. Varian ini yang diduga memicu lonjakan penyebaran virus Corona di Brasil. Varian ini juga dilaporkan telah memasuki Minnesota, yang sudah terdeteksi sejak Januari lalu. Virus varian baru mutasi E484K ditemukan pada 42 persen spesimen dalam satu survei yang dilakukan di Kota Manaus, Amazon, Brasil. Bahkan, pejabat Jepang juga menemukan varian yang sama, terdapat di empat pelancong yang berasal dari Brasil. Munculnya virus mutasi Corona ini tentu menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penularan, ataupun kecenderungan infeksi untuk masing-masing orang.

    • Varian Virus Corona L452R

    Varian virus Corona jenis ini terlihat di California dan juga di berbagai negara Amerika Serikat lainnya. Para ahli sendiri belum mengetahui tentang varian baru ini. Nampaknya, masih perlu banyak dilakukan penelitian untuk menunjukkan apakah varian virus Corona ini bisa meningkatkan penyebaran virus atau tidak. Pasalnya, saat ini Amerika Serikat telah memiliki kasus Covid-19 lebih dari 25 juta dan lebih dari 430.000 kematian. Namun, Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan Universitas Washington saat ini telah mulai memasukkan varian virus baru ini ke dalam proyeksinya. Diperlukan tindakan preventif untuk mencegah penyebaran, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

    Baca Juga: Protokol Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Tempat Kerja

    Dampak Mutasi Virus Bagi Indonesia

    Apabila varian baru dari mutasi virus Corona menyebar di Indonesia, sudah diduga dampaknya akan lebih memperburuk kondisi pandemi di tanah air. Hal tersebut tentunya menjadi kekhawatiran untuk banyak orang. Pasalnya, kapasitas rumah sakit sudah overload.

    Menurut Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro, dengan adanya temuan varian baru virus, ancaman Covid-19 di Indonesia semakin tidak boleh diremehkan. Walaupun belum ada buktinya kalau varian baru virus Corona sudah menyebar di Indonesia, dua negara tetangga, seperti Australia dan Singapura, telah mendeteksi adanya varian baru. Intinya, semua masyarakat Indonesia harus mulai lebih berhati-hati.

    Saran WHO dan CDC

    WHO dan CDC telah mengeluarkan saran terkait beberapa temuan varian baru virus Corona. Antara lain, memberi perhatian terhadap kemungkinan menurunnya kinerja test PCR yang menargetkan gen S virus. Kemudian, harus dilakukannya studi epidemiologi dan virologi mengenai pengaruh mutasi virus terhadap perubahan fungsi virus, dalam hal kemampuan virus menginfeksi dan menimbulkan penyakit. Dan yang terakhir, disarankan untuk meningkatkan Whole Genome Sequencing (WGS) secara rutin terhadap virus SARS-CoV-2, serta berbagi data WGS secara internasional apabila ditemukan mutasi virus yang sama.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Nah, Sahabat Sehat sudah paham kan tentang mutasi virus Corona? Maka dari itu, mulai sekarang jangan kendurkan protokol kesehatannya, ya. Tetap terapkan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan. Hal tersebut bisa mencegah Sahabat Sehat agar terhindar dari berbagai virus. Juga jangan lupa untuk deteksi dini tes Corona di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via aplikasi dan website lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Universitas Padjadjaran. 2021. Mengapa Virus Corona Bisa Bermutasi? Ini Penjelasannya – Universitas Padjadjaran. [online] Available at: https://www.unpad.ac.id/2020/12/mengapa-virus-corona-bisa-bermutasi-ini-penjelasannya [Accessed 13 February 2021].
    2. Media, K., 2021. Yang Perlu Kita Tahu tentang Mutasi Virus Corona Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: https://health.kompas.com/read/2021/01/13/140000568/yang-perlu-kita-tahu-tentang-mutasi-virus-corona?page=all [Accessed 13 February 2021].
    3. Media, K., 2021. Varian Baru Virus Corona Terus Bermunculan, Ini 4 Mutasi Virus yang Diketahui Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: https://www.kompas.com/sains/read/2021/02/01/162700723/varian-baru-virus-corona-terus-bermunculan-ini-4-mutasi-virus-yang?page=all [Accessed 13 February 2021].
    4. Media, K., 2021. Menristek Jelaskan Mutasi Virus Corona dan Dampaknya jika Menyebar di Indonesia Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: https://www.kompas.com/tren/read/2020/12/31/063000265/menristek-jelaskan-mutasi-virus-corona-dan-dampaknya-jika-menyebar-di?page=all [Accessed 13 February 2021].

     

     

    Read More
  • Hidup dengan kebiasaan sehat merupakan sebuah anugerah karena bisa mencegah dan melindungi dari berbagai macam penyakit terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Kebiasaan-kebiasaan untuk dapat menyehatkan tubuh itu sebenarnya sederhana dan mudah dilakukan oleh setiap orang. Contohnya seperti bangun pagi sebelum matahari terbit atau sarapan sebelum memulai aktivitas. Baca Juga: 4 Cara Sehat di Masa […]

    4 Kebiasaan Sehat Sederhana yang Sering Disepelekan dan Dampaknya bagi Tubuh

    Hidup dengan kebiasaan sehat merupakan sebuah anugerah karena bisa mencegah dan melindungi dari berbagai macam penyakit terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Kebiasaan-kebiasaan untuk dapat menyehatkan tubuh itu sebenarnya sederhana dan mudah dilakukan oleh setiap orang. Contohnya seperti bangun pagi sebelum matahari terbit atau sarapan sebelum memulai aktivitas.

    kebiasaan sehat, kebiasaan sehat sederhana

    Baca Juga: 4 Cara Sehat di Masa Depan Mulai dari Sekarang

    Meski begitu banyak orang yang kerap melewatkan atau bahkan menyepelekan hal-hal tersebut dengan alasan tidak sempat karena rutinitas setiap hari. Padahal, jika hal tersebut terus-menerus diabaikan akan berdampak buruk bagi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan hidup sehat sederhana yang sering disepelekan beserta dampaknya bagi tubuh. Apa saja itu? Yuk, mari kita simak bersama-sama!

    1. Minum Air Putih

    Kebiasaan pertama adalah minum air putih. Kebiasaan ini tentu saja sudah begitu akrab di telinga dan sering kita lakukan sehari-hari. Akan tetapi, hal yang demikian malah membuat kita sering melewatkannya dengan berbagai alasan. Padahal, air putih sendiri cukup penting agar fungsi organ tubuh dapat berjalan dengan baik. Apabila tubuh kekurangan cairan akan memberikan dampak yang sangat negatif, seperti suhu tubuh menjadi naik, tekanan darah turun, hingga merasakan mual dan muntah. Bahkan yang lebih parah lagi akan berdampak pada salah satu organ penting dalam tubuh, yaitu ginjal.

    Orang yang jarang minum air putih akan berisiko mengalami terbentuknya batu pada organ ginjal, karena ginjal sendiri membutuhkan air untuk membuang bakteri dan mineral. Nah, jika kandungan air dalam tubuh kurang, mineral ini lama kelamaan akan menggumpal dan dapat membentuk batu. Karena itu, supaya tidak mengalami kondisi tersebut, mulailah rutin minum air putih 2 liter per hari untuk wanita dan untuk pria adalah sebanyak 3 liter per hari. Sedangkan pada saat berolahraga, minumlah air putih lebih banyak untuk menghindari dehidrasi dengan takaran 100 ml-250 ml setiap 15-20 menit berolahraga.

    Produk Terkait: Cek Lab

    2. Berolahraga

    Berolahraga juga merupakan salah satu gaya hidup sehat sederhana karena pada dasarnya bisa dilakukan semua orang. Namun, pada kenyataannya banyak orang yang melewatkan aktivitas fisik yang satu ini karena berbagai alasan, misalnya karena tidak sempat atau karena sudah lelah setelah seharian melakukan aktivitas rutin. Akhirnya, bisa ditebak, Sahabat terkena beberapa akibat yang ditimbulkan seperti berat badan cepat naik, metabolisme tubuh melambat, mudah merasa lelah bahkan lebih parahnya bisa berisiko menderita penyakit hipertensi dan diabetes yang dapat menyebabkan kematian.

    Baca Juga: Perlu Makan Apa Supaya Tekanan Darah Normal?

    Dengan begitu, agar bisa tercegah dari masalah kesehatan seperti itu, ada baiknya Sahabat mulai rutin berolahraga. Tidak perlu olahraga yang bersifat kompetitif atau membutuhkan alat. Sahabat bisa melakukannya dengan olahraga-olahraga ringan saat di kantor atau rumah, dan lakukanlah maksimal selama 30 menit per harinya.

    3. Makan Teratur

    Kebiasaan sehat lainnya yang sering disepelekan tetapi sebenarnya mudah dilakukan adalah makan secara teratur. Sahabat tentu sudah tahu bahwa tubuh manusia memerlukan asupan makanan dan minuman sebagai energi sebelum beraktivitas. Sayangnya, karena berbagai alasan, kebiasaan ini akhirnya dilewatkan sehingga banyak orang yang telat makan. Hal ini tentu saja akan sangat berdampak bagi tubuh, seperti menurunkan metabolisme pada tubuh, mengiritasi usus, dan bisa menyebabkan tukak lambung atau peradangan pada lambung. Jika sudah sampai mengalami kondisi tukak lambung, maka akan timbul beberapa gejala yang cukup mengganggu seperti nyeri ulu hati, mual-mual, hingga muntah darah.

    Oleh karena itu, untuk mencegahnya Sahabat hanya perlu makan teratur sebanyak 3 kali sehari seperti yang sudah dianjurkan oleh ahli-ahli kesehatan. Usahakan dalam menu makanan tersebut terdapat makanan dan minuman sehat berupa 4 sehat 5 sempurna.

    4. Tidur Teratur

    Tidur teratur juga sebenarnya merupakan hal yang sangat sederhana dan mudah dilakukan. Karena dengan tidur secara teratur akan membuat tubuh dan pikiran bisa merasa segar kembali sehingga Sahabat dapat memulai aktivitas dengan menyenangkan. Sayangnya, masih banyak juga yang meremehkan hal ini karena berbagai hal, seperti adanya deadline pekerjaan, kebanyakan pikiran, bermain game online atau berselancar di media sosial sehingga hal tersebut menganggu waktu biologis seseorang untuk tidur pada jam yang sudah seharusnya di malam hari.

    Akibat tidak tidur secara teratur, banyak sekali dampak buruk yang dapat terjadi pada tubuh, misalnya konsentrasi yang menurun terutama saat beraktivitas, membuat kulit wajah menjadi tua, penyakit jantung yang bisa menyebabkan kematian mendadak, atau bisa juga sampai menyebabkan gangguan mental yang berujung pada bunuh diri. Namun sebenarnya, hal-hal tersebut dapat dicegah jika Sahabat berusaha untuk mencoba tidur selama 6-8 jam per hari secara teratur.

    Baca Juga: Karyawan yang Sering Begadang, Waspada Dampaknya pada Kesehatan

    Itulah 4 kebiasaan sehat sederhana namun sering disepelekan sehingga berdampak besar pada tubuh. Karena itu, coba deh Sahabat mulai jalankan kembali perilaku-perilaku menyehatkan ini agar dapat terhindar dari berbagai macam penyakit dalam tubuh. Sahabat bisa memulainya dengan membuat jadwal secara teratur dari pagi hingga malam serta berkomitmen supaya tetap sehat sampai usia tua. Hilangkanlah kebiasaan-kebiasaan buruk yang berdampak negatif pada tubuh.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai kebiasaan atau gaya hidup sehat dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Media K. Jangan Lakukan Kebiasaan Buruk Ini jika Ingin Sehat Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2021/02/15/170733465/jangan-lakukan-kebiasaan-buruk-ini-jika-ingin-sehat?page=all
    2. WS O. 7 Efek Buruk Pada Tubuh Jika Kamu Kurang Minum Air Putih [Internet]. detikfood. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://food.detik.com/info-sehat/d-5137786/7-efek-buruk-pada-tubuh-jika-kamu-kurang-minum-air-putih
    3. Jangan Malas, Ini yang Terjadi Saat Tubuh Kurang Olahraga [Internet]. Daya.id. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://www.daya.id/kesehatan/tips-info/penyakit-tidak-menular/jangan-malas-ini-yang-terjadi-saat-tubuh-kurang-olahraga#
    4. Abdi H. 7 Dampak Buruk Sering Telat Makan Bagi Kesehatan [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4108740/7-dampak-buruk-sering-telat-makan-bagi-kesehatan#:~:text=Hal%20ini%20sangat%20berbahaya%2C%20karena,diare%2C%20
    5. News T. Lima Dampak Negatif Bagi Kesehatan Akibat Begadang⁣[Internet]. TAGAR. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://www.tagar.id/lima-dampak-negatif-bagi-kesehatan-akibat-begadang
    6. Ini Dia Jadwal Ideal untuk Ritme Hidup Teratur, Kunci Utama dari Kulit Cantik [Internet]. Beautynesia.id. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://www.beautynesia.id/berita-travel/ini-dia-jadwal-ideal-untuk-ritme-hidup-teratur-kunci-utama-dari-kulit-cantik/b-112067
    Read More
  • Lima belas persen dari orang dewasa yang berusia 60 tahun mengalami gangguan mental, sistem saraf, dan otaknya. Gangguan kesehatan mental perlu ditangani melalui perawatan medis secara intens dengan ahli kesehatan jiwa, karena sebenarnya masalah ini merupakan proses normal dari penuaan yang akan sangat membahayakan fisik untuk jutaan orang. Baca Juga: 14 Masalah Kesehatan Mental pada Anak Gangguan kesehatan mental […]

    Inilah Gejala Kesehatan Mental yang Sering Sahabat Anggap Remeh!

    Lima belas persen dari orang dewasa yang berusia 60 tahun mengalami gangguan mental, sistem saraf, dan otaknya. Gangguan kesehatan mental perlu ditangani melalui perawatan medis secara intens dengan ahli kesehatan jiwa, karena sebenarnya masalah ini merupakan proses normal dari penuaan yang akan sangat membahayakan fisik untuk jutaan orang.

    gejala kesehatan mental

    Baca Juga: 14 Masalah Kesehatan Mental pada Anak

    Gangguan kesehatan mental diartikan sebagai adanya gangguan terhadap kecemasan, suasana hati, dan perilaku seseorang. Gejala dari gangguan mental jarang sekali disadari karena beberapa dari gejala tersebut sebenarnya memang sering dialami seseorang, misalnya saja munculnya perasaan cemas, suasana hati sedih, ataupun emosi yang meledak-ledak di dalam diri kita. Akan tetapi jika perasaan tersebut melebihi batas normal bisa dikatakan bahwa Anda harus mewaspadainya. Oleh karena itu, berikut akan dibahas beberapa gejala masalah kesehatan mental yang umumnya tidak disadari dan banyak yang menganggapnya remeh.

    1. Cemas yang berlebih

    Rasa cemas adalah perasaan yang wajar dalam diri seseorang. Namun apabila perasaan cemas ini berlebihan dan terjadi dalam jangka waktu yang sangat lama, maka mungkin akan menyebabkan gejala seperti detak jantung berdetak sangat kencang atau keringat berlebihan. Selain itu, penderita akan mengalami perubahan mood atau perubahan suasana hati yang sangat cepat, sehingga berpengaruh pada gangguan fisik seperti kesulitan tidur dan kesulitan berkonsentrasi.

    2. Skizofrenia

    Banyak masyarakat yang sudah banyak mendengar dan mengenal gangguan mental yang satu ini, namun banyak juga masyarakat yang tidak tahu artinya. Skizofrenia merupakan salah satu jenis masalah kesehatan mental yang disebabkan karena adanya gangguan perkembangan saraf yang sangat serius dan akan berlangsung lama seumur hidup. Adapun gejala yang umumnya dialami antara lain halusinasi, delusi, dan sulit mengendalikan pikirannya sehingga berisiko untuk melukai dirinya sendiri.

    3. Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

    Tanpa disadari banyak sekali masyarakat yang menganggap seseorang dengan ketelitian berlebih sebagai suatu hal yang remeh dan wajar. Namun dari segi psikologi, sikap seperti ini merupakan salah satu gejala dari gangguan mental OCD, yaitu penderita OCD akan melakukan hal yang sama untuk kesekian kalinya hanya untuk memastikan kembali bahwa apa yang dilakukannya sudah benar. Misalnya saat seseorang sudah mematikan kompor namun kemudian ia kembali untuk memeriksakannya lagi apakah kompor sudah mati atau belum, dan mungkin akan dilakukan sebanyak lebih dari tiga kali. Selain itu, gejala yang lainnya yang dialami penderita OCD adalah menyukai peraturan dan keteraturan dengan ketat, tidak suka kotor dan akan selalu bersih, serta takut akan melakukan kesalahan karena tidak mau disalahkan.

    4. Attention Deficit/Hyperactivty Disorders (ADHD)

    Gejala Attention Deficit/Hyperactivity Disorders (ADHD) juga banyak tidak akan disadari oleh banyak orang. Gangguan kesehatan mental satu ini sebagian besarnya dialami oleh anak-anak dan banyak orangtua yang jarang sekali menyadari gangguan mental ADHD di dalam diri sang buah hati, karena gejalanya berkaitan dengan tindakan anak pada umumnya sehingga menganggap itu hal yang wajar. Adapun gejala yang dimaksud adalah selalu aktif bergerak, tampak gelisah, sulit untuk fokus dan berkonsentrasi, sering sekali melamun, tidak mau mendengarkan instruksi dari orang lain, serta kurang bisa bergaul dengan teman sebayanya.

    Baca Juga: Waspada Bahaya Narsistik di Medsos!

    5. Stres Pascatrauma

    Stress pascatrauma merupakan kondisi mental seseorang setelah mengalami kejadian yang sangat menyedihkan atau hingga membuat luka di hati, yang membuat dirinya ketakutan berlebih akan berulangnya peristiwa tersebut pada dirinya. Itulah sebabnya bagi seseorang yang baru saja mengalami suatu kejadian yang menyakitkan, biasanya mereka tidak mau melakukan hal yang sama karena selalu mengingat kejadian yang sangat menakutkan dan menyakiti dirinya tersebut. Sehingga kebanyakan penderita stess pascatrauma ini cenderung akan mati rasa secara emosional.

    6. Gangguan Mood

    Gangguan mood yang dimaksud bisa berupa perasaan sedih yang berlarut-larut ataupun perasaan bahagia yang terlalu merasakan bahagia. Tapi bisa juga berupa gabungan dari perasaan keduanya namun transisi perasaannya berpindah secara ekstrim dan cepat, misalnya dari perasaan sedih kemudian bisa langsung berubah jadi benar-benar merasa berbahagia. Adapun jenis dari gangguan mood ini yang paling umum antara lain depresi, manik, bipolar dan siklotimik.

    7. Kecanduan

    Kecanduan alkohol atau narkoba adalah hal yang paling umum, namun jika gangguan kecanduan alkohol dan narkoba ini membuat penderita hingga melupakan tanggung jawab dan hubungan, penderita termasuk dalam jenis gangguan mental kecanduan.

    8. Kontrol Impuls

    Gangguan kontrol impuls adalah gangguan yang sudah banyak sekali diderita namun juga banyak orang sekitar yang tidak menyadarinya. Gangguan mental ini biasanya ditandai dengan seseorang yang sulit mengendalikan atau mengkontrol dirinya dalam melakukan tindakan yang membahayakan orang lain maupun dirinya sendiri. Misalnya, kleptomania (pencurian), pyromania (menyalakan api), dan perjudian kompulsif.

    Baca Juga: Keinginan Bunuh Diri, Cara Mencegah dan Tanda-tandanya

    Itulah beberapa jenis gangguan mental yang sering tampak gejalanya namun jarang disadari oleh seseorang yang mengalaminya, padahal masalah ini akan sangat mempengaruhi produktivitas dan kualitas hidupnya. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan apakah gejala-gejala gangguan mental tersebut terjadi pada diri Anda atau tidak, karena sesungguhnya masalah kesehatan mental ini akan sangat berpengaruh besar bagi kelangsungan hidup seseorang.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut gejala kesehatan mental dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Anggraini AP. Memahami Tanda Gangguan Kesehatan Mental dan Cara Menanganinya [Internet]. KOMPAS.com. 2021 (Diakses pada 10 Februari 2021). Tersedia di: https://health.kompas.com/read/2020/10/17/181500668/memahami-tanda-gangguan-kesehatan-mental-dan-cara-menanganinya?page=all
    2. Anggraini AP. Benarkah Makin Tua Kian Rentan Alami Gangguan Mental? [Internet]. KOMPAS.com. 2021 (Diakses pada 10 Februari 2021). Tersedia di: https://health.kompas.com/read/2019/12/23/183000668/benarkah-makin-tua-kian-rentan-alami-gangguan-mental-
    3. Karisma N. 5 Jenis Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Anda Ketahui [Internet]. Lifepack.id. 2021 (Diakses pada 10 Februari 2021). Tersedia di: https://lifepack.id/5-jenis-gangguan-kesehatan-mental-yang-perlu-anda-ketahui/
    4. Koesno DA. Mengenal Mental Illness: Jenis, Ciri-Ciri dan Cara Memilih Psikolog [Internet]. tirto.id. 2021 (Diakses pada 10 Februari 2021). Tersedia di: https://tirto.id/mengenal-mental-illness-jenis-ciri-ciri-dan-cara-memilih-psikolog-f4o9

     

    Read More
  • Seseorang yang bisa memiliki keadaan sehat jiwanya adalah seseorang yang mampu menempatkan dan memberikan porsi atau potensi terbaik di dalam hidupnya, beradaptasi baik dengan kehidupannya, mampu memberikan peran terbaik dalam lingkungan sekolah, kampus, pekerjaan atau tempat kerja, masyarakat, komunitas dan lain hal yang menyangkut sosialisasi di kehidupan. Bicara soal kesehatan mental, psikiater dan psikososial dari RS Siloam […]

    Penyebab Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Dideteksi Sejak Dini

    Seseorang yang bisa memiliki keadaan sehat jiwanya adalah seseorang yang mampu menempatkan dan memberikan porsi atau potensi terbaik di dalam hidupnya, beradaptasi baik dengan kehidupannya, mampu memberikan peran terbaik dalam lingkungan sekolah, kampus, pekerjaan atau tempat kerja, masyarakat, komunitas dan lain hal yang menyangkut sosialisasi di kehidupan. Bicara soal kesehatan mental, psikiater dan psikososial dari RS Siloam Bogor mengatakan bahwa gangguan jiwa bisa menyerang siapa saja, tidak memandang latar belakang ekonomi, pendidikan, jabatan, atau status sosialnya. Gangguan jiwa juga bisa menyerang dalam jangka waktu yang cepat maupun lambat.

    Penyebab Gangguan Kesehatan Mental

     

    Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi

    Perasaan tidak nyaman akan satu waktu dalam kehidupan adalah hal yang wajar, namun akan dikategorikan dalam hal yang tidak wajar sehingga dibutuhkan penanganan invertensi dan pertolongan lebih lanjut apabila seseorang mengalami merasakannya dalam satu waktu dan berlangsung terus-menerus.

    Adanya gangguan mental ini dapat memicu perubahan keseimbangan dan kestabilan zat kimia yang ada di otak (neurotransmiter) yang menyebabkan seseorang mengalami perubahan sikap, perubahan pola pikir, perasaan, dan perilaku. Terdapat beberapa penyebab seseorang menderita gangguan mental kesehatan, yaitu:

    1. Faktor genetik

    Sebuah penelitian yang dilakukan dari Amerika Serikat, menemukan adanya variasi genetik pada 33.000 pasien yang didiagnosis mengalami skizofrenia, autis, gangguan bipolar, ADHD, dan depresi. Penelitian tersebut menemukan adanya variasi pada gen CACNA1C dan CACNAB2 yang mempengaruhi memori, cara berpikir, perhatian, dan emosi. Orangtua ke anak menurunkan gen sebesar 10%, dari keponakan atau cucu sebesar 2-4%, sedangkan saudara kembar 48%.

    2. Penggunaan narkoba/alkohol

    Penggunaan alkohol dan obat-obatan serta narkoba seperti ganja (cannabis), synthe, shabu-shabu, ekstasi, obat penenang, dan heroin (putaw) sangat mempengaruhi pola pikir, perasaan, dan emosional yang akan dilakukan di luar batas. Selain itu, penderita akan membahayakan dan melukai diri sendiri ataupun orang lain diluar kesadarannya. Pada pengguna narkoba/alkohol yang sudah mengalami kecanduan memiliki risiko efek samping yang lebih berbahaya karena sekalipun sedang tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang tersebut, mereka akan mengalami gangguan sistem saraf yang bekerja di luar normal dan mungkin juga akan mengalami sakau.

    3. Ibu hamil

    Pada ibu hamil, jika mengalami gangguan mental maka kondisi ini akan berpengaruh besar pada perkembangan saraf otak janin yang dikandungnya. Selain itu, jika ibu mengalami gangguan kondisi kejiwaan, seperti depresi atau gelisah saat hamil, risiko kelahiran prematur juga bisa meningkat. Itulah mengapa seringkali kita mendengar bahwa ibu hamil tidak boleh terlalu banyak fikiran yang mengakibatkan stress.

    4. Riwayat trauma

    Kejadian traumatis bisa disebabkan oleh banyak hal, biasanya yang menyangkut dalam kehidupan sehari-hari namun tanpa disadari seperti pelecehan seksual ataupun pengalaman hidup yang pahit, misalnya patah hati terus menerus, mendapatkan olokan atau dikucilkan terus-menerus oleh lingkungan sekitar, kesedihan yang mendalam, kemarahan yang terpendam, tujuan yang tidak tercapai, dan adanya masalah yang sulit diselesaikan.

    Baca Juga: Rangkuman Webinar Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

    5. Riwayat gangguan mental

    Jika sebelumnya seseorang pernah mengalami gangguan mental jenis apapun, akan ada kemungkinan mereka akan mengalami gangguan mental lagi, walaupun sudah dikatakan pulih. Untuk menjaga kepulihannya dan tetap jadi produktif, penderita harus tetap menjaga pola pikir yang tidak terlalu berat, perbanyak hiburan dan tetap harus konsultasi dengan psikiater sebelumnya, agar selalu mendapatkan arahan.

    6. Putus obat

    Biasanya seseorang yang mengalami gangguan jiwa akan terus mengkonsumsi obat seumur hidupnya untuk tetap mengkontrol aktifitas dalam kehidupannya agar selalu normal. Sebagian orang yang mengalami gangguan jiwa akan lelah dalam mengonsumsi obat terus-menerus tanpa henti dan membuat keputusan untuk berhenti minum. Jika benar sampai putus obat seperti itu, maka penderita tersebut akan rentan mengalami gangguan jiwa lagi.

    7. Konflik dengan keluarga atau teman

    Beberapa konflik yang besar dengan keluarga atau teman bisa jadi pemicu untuk mengalami gangguan jiwa, apalagi jika memiliki perasaan bersalah, mau menang sendiri, merasa benar sendiri, dan tidak mau menerima pendapat orang lain, biasanya tingkat emosional seseorang akan meningkat. Konflik dengan keluarga yang dimaksud bisa berupa pertengkaran soal harta dan warisan, sedangkan masalah dengan teman bisa jadi karena hubungan atau cinta segitiga dengan pasangan yang bisa membuat penyebab gangguan kesehatan mental terjadi.

    8. Beban yang terlalu berat

    Beban hidup yang terlalu berat pada umumnya berhubungan dengan masalah ekonomi. Sebagian orang dewasa yang memiliki masalah tersebut bisa saja memutuskan untuk pisah rumah dengan orangtua atau menghidupi dirinya sendiri, baik dari biaya kuliah, sandang, pangan, maupun papan. Belum lagi pada anak yang harus menanggung beban orangtua atau harus melunasi hutang piutang, cicilan, biaya sekolah adiknya, maka beratnya beban yang harus ditanggung akan mempengaruhi kesehatan mental seseorang selama proses hidupnya menjadi dewasa.

    Baca Juga: 14 Masalah Kesehatan Mental pada Anak

    Nah, dengan demikian Sahabat perlu mewaspadai penyebab dan gejala gangguan mental sehingga dapat mendeteksinya lebih awal dan ditangani dengan cepat. Karena pada orang dengan gangguan mental yang ditangani lebih cepat akan lebih mudah diterapi dan mereka akan segera pulih dan bisa kembali melakukan kegiatan normal dengan produktif.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai penyebab gangguan kesehatan mental dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Mengenal gejala dan penyebab gangguan jiwa[Internet]. Pustaka.unpad.ac.id. 2021 [diakses pada 11 Februari 2021]. Tersedia di: http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/12-Mengenal-gejala-dan-penyebab-gangguan.pdf
    2. Anggraini AP. Memahami Tanda Gangguan Kesehatan Mental dan Cara Menanganinya Halaman [Internet]. Kompas.com. 2021 [diakses pada 11 Februari 2021]. Tersedia di: https://health.kompas.com/read/2020/10/17/181500668/memahami-tanda-gangguan-kesehatan-mental-dan-cara-menanganinya?page=all
    3. Virdhani MH. Ketahui 7 Penyebab Seseorang Bisa Alami Gangguan Mental [Internet]. JawaPos.com. 2021 [diakses pada 11 Februari 2021]. Tersedia di: https://www.jawapos.com/kesehatan/11/10/2020/ketahui-7-penyebab-seseorang-bisa-alami-gangguan-mental/
    4. Family Health Service. Kesehatan Mental Prapersalinan [Internet]. Fhs.gov.hk. 2021 [Diakses pada 11 Februari 2021]. Tersedia di: https://www.fhs.gov.hk/english/other_languages/bahasa_indonesia/women_health/postnatal_care/30098.html
    Read More
  • Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa pendistribusian vaksin corona saat ini telah dilaksanakan dan sedang didistribusikan ke seluruh daerah di Indonesia. Adanya vaksin ini diharapkan dapat membantu mengurangi rantai penularan virus Covid-19. Diketahui, Indonesia saat ini telah mengantongi 1.2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dari Cina pada awal Desember kemarin. Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi […]

    Seperti Apa Alur Distribusi Vaksin Covid-19?

    Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa pendistribusian vaksin corona saat ini telah dilaksanakan dan sedang didistribusikan ke seluruh daerah di Indonesia. Adanya vaksin ini diharapkan dapat membantu mengurangi rantai penularan virus Covid-19. Diketahui, Indonesia saat ini telah mengantongi 1.2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dari Cina pada awal Desember kemarin.

    Image result for distribusi vaksin covid

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

    Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menganggap vaksin ialah suatu upaya manusia dalam memutus penyebaran virus Covid-19. Ia juga mengatakan bahwa masyarakat harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19, ucapnya dalam video yang ditayangkan oleh acara CNBC Award 2020.

    Walaupun begitu, vaksin ini tidak dapat langsung disuntikkan, karena vaksin wajib melewati tahap penilaian di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar dapat menjamin keselamatan masyarakat. Vaksin baru bisa digunakan apabila sudah mendapat izin edar atau persetujuan pemakaian pada situasi darurat atau emergency use authorization (EUA).

    Di Indonesia, tahapan uji klinis vaksin Sinovac yang bekerja sama dengan Bio Farma serta Universitas Padjajaran baru akan rampung sekitar Mei 2021 dengan laporan dini pada Januari 2021.

    Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan bahwa tahapan distribusi vaksin yang sedang berjalan ini terus diawasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Upaya distribusi yang sedang berjalan ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan vaksin agar tersebar secara merata, tentunya dengan prosedur kehati-hatian dengan mengoptimalkan waktu yang ada. Selain itu, pemerintah juga menjamin agar distribusi vaksin ke seluruh wilayah di Indonesia dapat berjalan efektif tanpa merusak kualitas vaksin, jelasnya pada saat menjawab pertanyaan media yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

    Wiku menambahkan, kedatangan vaksin di Bandara Soekarno-Hatta kemarin, BPOM telah memberikan sertifikat Lot Release dalam upaya mengawal kualitas vaksin yang masuk ke Indonesia pada tanggal 6 Desember 2020. Vaksin yang sedang didistribusikan ke berbagai wilayah, saat ini tetap dalam pengawasan dengan melakukan pemercontohan berdasarkan pada risiko di Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

    Wiku juga mengatakan, bahwa pendistribusian vaksin akan memakai prosedur Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan agar dapat menjaga kualitas vaksin sampai ke tangan masyarakat. Kemudian, vaksin akan dikirim ke gudang vaksin di setiap kantor Dinas Kesehatan Provinsi, lalu diedarkan dinas kesehatan di bawahnya.

    Perihal penyuntikan vaksin, Wiku juga mengatakan bahwa pemerintah akan menggunakan prinsip dan prosedur kesehatan saat ini. Selain itu, penyuntikan vaksin baru dapat dijalankan apabila EUA hasil data saintifik dikeluarkan BPOM.

    Langsung ke-34 Provinsi

    Kementerian Kesehatan mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 pada minggu pertama Januari 2021, ke 34 provinsi di Indonesia dengan target paling lambat 7 Januari 2021, vaksin telah sampai di seluruh provinsi di tanah air. Sebelumnya, vaksin Sinovac sampai ke Indonesia melalui dua gelombang pengiriman. Gelombang pertama pada 6 Desember dan selanjutnya pada 30 Desember 2020. Dari kedua pengiriman tersebut, kini sebanyak 3 juta dosis vaksin tersedia di tanah air.

    Pada pengiriman vaksin Sinovac ini, Indonesia benar-benar menerapkan prosedur pengamanan yang sangat ketat. Termasuk saat memindahkan vaksin ke gudang penyimpanan Biofarma di Kawasan Bandung, Jawa Barat. Di sana, vaksin disimpan di tempat penyimpanan dengan suhu 2 sampai 8 derajat celcius, untuk menjaga kualitas vaksin.

    Juru Bicara Bio Farma Bandung juga menjelaskan bahwa tidak ada kendala dalam distribusi vaksin Covid-19, karena mereka turut melibatkan mulai dari pemerintah daerah, kabupaten/kota, hingga unit kecil lainnya. Fasilitas pelayanan kesehatan di sini juga didukung oleh 10.000 puskesmas dan semuanya sudah siap untuk menerima vaksin ini.

    Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir, menambahkan bahwa pihaknya sedang menyusun strategi pendistribusian vaksin dengan menggunakan teknologi. Mulai dari pengemasan, Bio Farma akan memakai sistem track and trace dengan bantuan QR code di kemasan primer, sekunder, dan tersier. Sehingga vaksin ini dapat dipastikan akan sampai kepada yang berhak menerimanya.

    Baca Juga: Vaksin Lain Selain Sinovac dan Beberapa Efek Sampingnya

    Selain itu, akan ada notifikasi apabila vaksin tidak memenuhi standar keamanan distribusi sehingga bisa langsung dilacak lokasi keberadaannya.  GPS yang terpasang juga menggunakan mode penyebaran, sehingga masyarakat dipastikan akan mendapatkan vaksin yang layak.

    Kelancaran Vaksinasi

    Dalam pendistribusian vaksin, pemerintah terus melakukan persiapan terkait program vaksinasi yang akan diterapkan, misalnya pengecekan data di lokasi vaksinasi. Tujuannya menjaga kelancaran dari program vaksinasi. Daerah-daerah penerima vaksin akan diminta untuk mengecek ulang data tenaga medis yang akan diberikan vaksin, karena tenaga medis merupakan prioritas pertama dalam program vaksinasi tahap awal ini.

    Kemenkes RI telah melaksanakan pelatihan vaksinator ke seluruh Indonesia, serta melakukan sosialisasi ke tenaga kerja medis di sekitarnya. Menkes Budi Gunadi Sadikin juga mengatakan, bahwa vaksin Covid-19 akan mulai dilaksanakan pada pertengahan Januari 2021 di Indonesia. Ia juga menegaskan jika Presiden Jokowi adalah orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19.

    Petunjuk teknis (juknis) resmi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes RI dijelaskan bahwa vaksinasi akan diadakan dalam empat tahapan. Kelompok prioritas penerima vaksin Corona ialah mereka yang berusia 18 tahun ke atas dan harus berdomisili du Indonesia. Sedangkan kelompok usia dibawah 18 tahun baru dapat menerima vaksinasi Covid-19 jika data keamanan vaksin corona untuk usia tersebut sudah ada dan mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM.

    Tahapan vaksinasi dari Kemenkes RI dibagi menjadi 4 tahap:

    • Tahap 1, diadakan pada Januari-April 2021 dengan prioritas utama adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga pendukung, dan mahasiswa yang sedang mengikuti pendidikan profesi kedokteran dan sedang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
    • Tahap 2, juga diadakan pada Januari-April 2021, namun pada tahap ini vaksinasi akan diberikan kepada petugas pelayanan publik, seperti TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya, yaitu petugas bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, perbankan dan sebagainya. Target vaksinasi berikutnya yaitu kelompok usia lanjut di atas 60 tahun.
    • Tahap 3, berlangsung pada April 2021-Maret 2022. Target vaksinasinya adalah masyarakat yang rentan dari segi geospal, sosial, dan ekonomi.
    • Tahap 4, juga berlangsung pada April 2021-Maret 2022. Targetnya adalah masyarakat dan pelaku ekonomi lain.

    Penahapan dan penetapan kelompok prioritas penerima vaksin ini dilakukan dengan mengikuti Roadmap WHO Strategic Advisor Group of Expert on Immunization (SAGE) dan kajian dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional, bersumber pada petunjuk teknis Kemenkes RI.

    Itulah mengenai distribusi vaksin Covid-19 yang perlu Sahabat ketahui. Kita harapkan distribusi bisa berjalan dengan merata ke seluruh wilayah di Indonesia sehingga akan tercapai kekebalan kelompok minimal 70%. Sembari vaksinasi beredar dengan lancar yuk Sahabat tetap berperilaku 5M dan PHBS, serta jangan lupa deteksi dini Covid-19 di Prosehat.  Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid 19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. COVID-19 S. Distribusi Vaksin Covid-19 Untuk Menjamin Ketersediaan Yang Merata – Berita Terkini | Satgas Penanganan COVID-19 [Internet]. covid19.go.id. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://covid19.go.id/p/berita/distribusi-vaksin-covid-19-untuk-menjamin-ketersediaan-yang-merata
    2. [Internet]. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201211005446-20-580739/jk-sebut-vaksin-beri-harapan-berakhirnya-pandemi-covid-19
    3. Media K. Satgas Pastikan Distribusi Vaksin Covid-19 Akan Sesuai dengan Prosedur [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/12/07/20264301/satgas-pastikan-distribusi-vaksin-covid-19-akan-sesuai-dengan-prosedur
    4. Rusiana D. Cegah Kerusakan, Distribusi Vaksin COVID-19 melalui Prosedur Ketat [Internet]. SINDOnews.com. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://nasional.sindonews.com/read/291330/15/cegah-kerusakan-distribusi-vaksin-covid-19-melalui-prosedur-ketat-1609855270
    5. go.id R. Distribusi dan Vaksinasi dari Hulu ke Hilir | Indonesia.go.id [Internet]. Indonesia.go.id. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://indonesia.go.id/narasi/indonesia-dalam-angka/sosial/distribusi-dan-vaksinasi-dari-hulu-ke-hilir
    Read More
  • Saat ini, sejumlah negara di dunia saling membantu dan berupaya keras dalam mengatasi pandemi Covid-19. Salah satunya dengan membuat dan mengembangkan vaksin, termasuk di Indonesia. Selain mendatangkan vaksin dari luar negeri melalui kerja sama dengan perusahaan Cina, Sinovac dan G42-Sinopharm dari Uni Emirat Arab, Indonesia juga mengembangkan vaksin secara lokal yang dinamakan Vaksin Merah Putih. […]

    Vaksin Corona Buatan Indonesia: Vaksin Merah Putih, Sudah Sampai Mana Perkembangannya?

    Saat ini, sejumlah negara di dunia saling membantu dan berupaya keras dalam mengatasi pandemi Covid-19. Salah satunya dengan membuat dan mengembangkan vaksin, termasuk di Indonesia. Selain mendatangkan vaksin dari luar negeri melalui kerja sama dengan perusahaan Cina, Sinovac dan G42-Sinopharm dari Uni Emirat Arab, Indonesia juga mengembangkan vaksin secara lokal yang dinamakan Vaksin Merah Putih.

    vaksin Corona buatan Indonesia

    Baca Juga: Mengembangkan Vaksin dalam Pandemic Speed, Bagaimana dengan Indonesia?

    Vaksin Merah Putih

    Vaksin Merah Putih adalah vaksin yang proses pengembangan bibitnya memakai isolat virus SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19. Vaksin buatan Indonesia Merah Putih ini sedang dikembangkan di sejumlah lembaga penelitian dengan berbagai pendekatan atau platform. Vaksin Merah Putih ini sangat penting untuk dikembangkan agar tidak ada ketergantungan dengan vaksin impor, demikianyang dituturkan Menteri BUMN, Erick Tohir, pada rapat koordinasi pengendalan pembangunan Pemda DIY.

    Bambang mengupayakan bibit vaksin Merah Putih dapat dikirim ke PT Bio Farma pada Maret 2021. Bibit yang dikirim ke Bio Farma ini adalah bibit vaksin yang diteliti oleh Lembaga Eijkman. Lembaga Molekular Eijkman dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggunakan metode protein rekombinan. Para peneliti hanya menggunakan satu atau beberapa gen yang mengkode selubung dari protein virus. Profesor Amin Soebandrio dari Lembaga Eijkman mengatakan bahwa metode ini lebih aman dikarenakan tidak menggunakan virus utuh. Jadi, para peneliti tidak perlu mengembangbiakan virus dalam jumlah besar di laboratorium.

    Selain itu, metode ini juga memperkecil efek samping dari timbulnya reaksi yang tidak diinginkan pada tubuh penerima vaksin yang dikhawatirkan terjadi apabila memakai virus utuh.

    Metode Adenovirus

    Sementara itu, ITB dan UNAIR mencoba metode lain, yakni dengan menggunakan Adenovirus. Adenovirus ialah virus yang biasanya menginfeksi hewan primata dan manusia dan menyebabkan beragam penyakit. Para ilmuan memodifikasi adenovirus agar tidak bisa memperbanyak diri di tubuh manusia. Adenovirus yang tidak berbahaya dapat digunakan sebagai vektor atau pembawa gen yang mengkode protein ‘spike’ pada virus corona.

    Ketika vaksin adenovirus disuntikan ke dalam tubuh, ia akan memasukkan gen tersebut ke dalam sel, kemudian sel tubuh kita sendiri akan memproduksi protein ‘spike’ pada lapisan virus corona. Hal tersebut yang akan memicu respons sistem pertahanan tubuh, sehingga ketika virus corona benar-benar masuk ke tubuh, sistem pertahanan tubuh kita sudah terlatih untuk melawannya.

    Vektor adenvirus juga sudah dipakai dalam produksi vaksin untuk berbagai patogen lain, seperti flu, zika, dan MERS.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu

    Lembaga yang Berpartisipasi dalam Pengembangan Virus Merah Putih

    Saat ini, terdapat tujuh lembaga yang ditunjuk Kementerian Riset dan Teknologi untuk membentuk asosiasi riset nasional dalam membuat bibit atau prototipe vaksin Merah Putih yang dipimpin oleh LBM Eijkman, ucap Direktur Utama PT Bio Farma. Lima lembaga diantaranya berada dibawah naungan perguruan tinggi negeri, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Airlangga (Unair).

    Dan dua lembaga lainnya berada dibawah naungan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), yaitu Lembaga Biologi Molekular Eijkman dan LIPI. Kemudian Bio Farma yang akan mengoptimalkan, melakukan uji klinik, hingga produksi massal vaksin setelah izin Badan Pengawas Obat dan Makanan didapatkan.

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

    Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan bahwa studi praklinis dan uji klinis selesai dilaksanakan pada tahun 2021. Apabila hasilnya sukses, vaksin akan segera diedarkan di awal tahun 2022.

    Uji Klinis Vaksin Merah Putih

    Direktur utama Bio Farma menyatakan vaksin corona buatan Indonesia akan menjalani uji praklinis dan uji klinis pada tahun 2021. Studi praklinis akan dilaksanakan pada kuartal kedua tahun 2021, kemudian dilanjutkan uji klinis tahap satu yang diharapkan dapat dimulai pada kuartal ketiga tahun 2021. Untuk mendapatkan izin darurat emergency use authorize atau EUA dari BPOM, vaksin harus melewati serangkaian uji klinis selama 8 bulan oleh BPOM dan Bio Farma. Bila hasilnya bagus, vaksin mungkin dapat diberikan kepada masyarakat pada kuartal pertama tahun 2022.

    Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro, berharap uji klinis Vaksin Merah Putih bisa selesai dengan hasil yang memuaskan agar bisa segera tersedia untuk seluruh masyarakat Indonesia.

    Tahap Riset Vaksin Merah Putih

    Berdasarkan situs LBM Eijkman, berikut ini adalah delapan langkah dari dari tahap riset vaksin:

    1. Pemetaan genetik virus corona di Indonesia dengan mengisolasi virus SARS-CoV-2 dari spesimen pasien dan melakukan genom RNA penyandi protein virus.
    2. Isolasi dan amplikasi gen S dan N pada virus corona. Pada tahap ini gen yang mengkode protein S (spike) dan N (nukleokapsid) diisolasi, kemudian diperbanyak dengan metode polymerase chain reaction (PCR)
    3. Cloninggen target ke dalam vektor. Apabila tahapan ini berhasil, proses selanjutnya adalah melakukan verifikasi dengan metode sequencing.
    4. Memasukan vektor dan gen virus corona ke dalam sel mamalia dengan tujuan mengekspresikan gen target dan menghasilkan antigen. Pada tahapan ini menggunakan mekanisme sistem imun dalam melindungi tubuh.
    5. Menghasilkan antigen dari sel-sel mamalia. Antigen inilah yang akan menjadi calon vaksin dan dapat diuji coba ditahap selanjutnya.
    6. Memperbanyak dan pemurnian antigen dengan tujuan menghasilkan antigen target dengan jumlah yang besar, serta memisahkan zat dan senyawa yang tidak dibutuhkan. Hasil dari tahapan ini akan diperoleh antigen murni dengan jumlah besar, walau dengan waktu lama dan proses uji yang banyak.
    7. Uji klinis, tahapan ini bertujuan untuk menilai keamanan dari calon vaksin dan menentukan kadar yang tepat. Pada tahap uji klinis akan dinilai efek samping dan efikasi (kemanjuran) vaksin.
    8. Jika tahapan uji klinis berhasil, maka tahapan terakhir adalah mendapakan izin BPOM kemudian memproduksi vaksin dalam jumlah besar. 

    Tambah Kapasitas Alat PCR

    Selain vaksin, Bio Farma juga membuat alat tes PCR. Dalam sebulan, Bio Farma dapat memproduksi 240 ribu alat PCR, seperti yang dijelaskan oleh Honesti Basyir. Ia juga mengatakan alat tes PCR buatan Indonesia memiliki kelebihan tersendiri karena mampu memeriksa whole genome sequence virus corona yang ada di Indonesia dan setara dengan yang telah dilaporkan ke WHO. Keakuratannya hampir 100 persen. Harapannya, alat PCR ini akan menambahkan ketersediaan alat tes diagnostik dan memudahkan distribusi alat PCR ke seluruh wilayah Indonesia.

    Baca Juga: Mengapa Vaksin Itu Baik dan Perlu?

    Itulah mengenai Vaksin Merah Putih, vaksin Corona buatan Indonesia yang sejauh ini masih dalam pengembangan. Yuk, Sahabat supaya tidak terpapar Covid-19 tetap berperilaku 5M dan PHBS, serta jangan lupa deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Mengenal vaksin Covid-19 buatan Indonesia, vaksin Merah Putih [Internet]. BBC News Indonesia. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://www.bbc.com/indonesia/media-54600959
    2. Widiyani R. Vaksin Corona Buatan Indonesia: Uji Klinis, Tahap Riset, Jadwal Suntik [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5242913/vaksin-corona-buatan-indonesia-uji-klinis-tahap-riset-jadwal-suntik
    3. Alam S. Kabar Terkini Vaksin COVID Merah Putih, Bisa Diproduksi Akhir 2021 [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5362363/kabar-terkini-vaksin-covid-merah-putih-bisa-diproduksi-akhir-2021?_ga=2.168950113.1795609098.1612776158-1840929098.1580616254
    4. Hikam H. Menristek: Maret, Bibit Vaksin Merah-Putih Diberikan ke Bio Farma [Internet]. detikfinance. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://finance.detik.com/industri/d-5338317/menristek-maret-bibit-vaksin-merah-putih-diberikan-ke-bio-farma?_ga=2.228275805.1795609098.1612776158-1840929098.1580616254
    5. Vaksin Corona Buatan Indonesia Siap Edar Tahun 2022 [Internet]. Direktorat P2PTM. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: http://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/vaksin-corona-buatan-indonesia-siap-edar-tahun-2022
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja