Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 221–230 of 1074 results

  • Jumlah tes Covid-19 di Indonesia akhirnya melampaui target yang ditetapkan WHO. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito, di Grha BNP pada Selasa, 19 Januari 2021. Untuk perinciannya, ia menyebutkan, per 10 Januari 2021, jumlah orang yang diperiksa mingguan mencapai 290.764 orang atau sudah melebihi target WHO sebesar 107,69%. Baca […]

    Jumlah Tes Covid-19 di Indonesia Lampaui Target WHO

    Jumlah tes Covid-19 di Indonesia akhirnya melampaui target yang ditetapkan WHO. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito, di Grha BNP pada Selasa, 19 Januari 2021. Untuk perinciannya, ia menyebutkan, per 10 Januari 2021, jumlah orang yang diperiksa mingguan mencapai 290.764 orang atau sudah melebihi target WHO sebesar 107,69%.

    tes covid-19 di Indonesia

    Baca Juga: Solusi Menkes Atasi Keterbatasan Rumah Sakit, Salah Satunya Isolasi Mandiri untuk Pasien Tanpa Gejala

    Lampauan jumlah ini tentu saja merupakan hal yang cukup baik bagi Indonesia yang sudah dilanda pandemi selama 10 bulan. Namun jumlah yang cukup baik itu ternyata juga berimbas pada meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia. Perlu diketahui, penambahan harian jumlah pengidap virus konsisten di angka 9-10.000 bahkan mencapai rekor tertinggi hingga 14.000 kasus.

    Tes Masih Tidak Merata

    Dalam kesempatan yang sama, Profesor Wiku juga menyatakan bahwa tes Covid-19 massal di Indonesia masih memiliki masalah karena tidak merata di seluruh wilayah. Ia menyebut masih banyak daerah yang belum memenuhi standar jumlah tes WHO. Karena itu, ia meminta para pemerintah daerah untuk serius menerapkan acuan WHO. Profesor Wiku juga meminta pemda agar meningkatkan upaya penelusuran kontak (tracing) yang disebut sebagai kunci kesuksesan penanganan Covid-19.

    Baca Juga: Adakah Metode Tes Covid-19 dengan Hasil 5 Menit?

    Antisipasi Covid-19 di Tempat Pengungsian Akibat Bencana Alam

    Serentetan bencana alam yang terjadi pada Januari ini juga menjadi perhatian Satgas Covid-19. Dimulai dari gempa bumi di Sulawesi Barat, longsor di Sumedang hingga terakhir banjir bandang di Puncak, Bogor. Total ada 154 bencana alam sejak tahun 2021 dimulai. BNPB sebagai badan yang bertanggung jawab langsung terhadap bencana alam di Indonesia, mencatat sudah 140 orang menjadi korban jiwa dan 776 lainnya luka-luka.

    Adanya bencana alam ini tentu saja akan mengakibatkan banyak arus pengungsian ke tempat-tempat yang aman dari bencana, yang tentu saja akan menimbulkan banyak kerumunan yang berpotensi menularkan Covid-19 secara langsung. Karena itu, Satgas Covid-19 menekankan antisipasi pada daerah-daerah dengan tingkat penularan tinggi seperti yang masuk pada zona merah dan kuning.

    Baca Juga: Tes Air Liur Covid-19 Dinilai Lebih Akurat dan Murah?

    Satgas Covid-19 juga meminta kepada para relawan dan petugas untuk tetap menjalankan protokol-protokol kesehatan saat di daerah bencana supaya tidak jatuh sakit atau tertular Covid-19. Agar tidak terjadi penularan virus di tempat bencana BNPB berencana menggelar rapid swab antigen massal kepada para pengungsi supaya bisa dengan cepat diketahui positif atau tidak Covid-19.

    Demikianlah mengenai jumlah tes Covid-19 di Indonesia yang akhirnya melampaui standar yang ditetapkan WHO. Jumlah yang melampaui tersebut sesuai dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta. Bahkan sebelumnya epidemiolog Dicky Budiman menyebutkan bahwa idealnya Indonesia harus melakukan testing 200-300.000 orang per hari. Meski begitu, Sahabat jangan lantas langsung bergembira karena ternyata masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yaitu terus meningkatnya jumlah pengidap Covid-19 di Indonesia.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Yuk, Sahabat tetap terapkan 3M dan jalankan PHBS. Jangan lupa juga untuk melakukan deteksi dini Covid-19  di Prosehat dan mitra-mitra Prosehat. Caranya cukup mudah, Sahabat bisa mengakses via website atau aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Akhirnya Jumlah Tes COVID-19 RI Lampaui Standar WHO [Internet]. kumparan. 2021 [cited 20 January 2021]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/akhirnya-jumlah-tes-covid-19-ri-lampaui-standar-who-1v0ekn4Wn0K
    2. Indonesia C. Satgas Sebut Tes Covid Indonesia Lampaui WHO tapi Tak Merata [Internet]. nasional. 2021 [cited 20 January 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210119200927-20-595870/satgas-sebut-tes-covid-indonesia-lampaui-who-tapi-tak-merata
    3. Indonesia C. Epidemiolog Sebut Testing Ideal di RI 200-300 Ribu Per Hari [Internet]. nasional. 2021 [cited 20 January 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210118195924-20-595337/epidemiolog-sebut-testing-ideal-di-ri-200-300-ribu-per-hari
    Read More
  • Sarapan kerap diabaikan. Jika tak lapar, banyak orang memilih untuk tidak sarapan. Padahal, selama bertahun-tahun, para ahli gizi mengatakan bahwa sarapan yang sehat adalah awal yang penting untuk memulai hari. Sarapan bergizi dan seimbang memberikan tubuh energi dan mencegah kita untuk makan berlebihan selama sisa hari. Baca Juga: Panduan Menu Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi […]

    5 Resep Menu Sarapan Lezat dan Bergizi

    Sarapan kerap diabaikan. Jika tak lapar, banyak orang memilih untuk tidak sarapan. Padahal, selama bertahun-tahun, para ahli gizi mengatakan bahwa sarapan yang sehat adalah awal yang penting untuk memulai hari. Sarapan bergizi dan seimbang memberikan tubuh energi dan mencegah kita untuk makan berlebihan selama sisa hari.

    menu sarapan lezat dan bergizi

    Baca Juga: Panduan Menu Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi Seimbang

    Bagi Sobat yang ingin sarapan tapi mengeluh tak punya banyak waktu untuk menyiapkannya, jangan khawatir.

    Berikut ini ada 7 resep menu sarapan lezat dan bergizi, praktis dan sehat. Simak, yuk!

    1. Omelet dengan Tomat Goreng

    Telur kaya akan protein. Konsumsi protein saat sarapan membuat Sahabat kenyang lebih lama. Protein juga bermanfaat untuk mempertahankan massa otot dan melancarkan metabolisme tubuh. Orang dewasa membutuhkan setidaknya 20-30 gram protein di pagi hari.  Omelet adalah menu yang kaya protein. Menu sehat ini dapat tersaji tak kurang dari 10 menit di meja makan kamu. Berikut resepnya untuk 2 porsi.

    Baca Juga: 5 Resep untuk Penuhi Kebutuhan Protein dan Serat

    Bahan-bahan:

    • 1 sdt minyak
    • 3 buah tomat, dibelah dua
    • 4 butir telur
    • 1 sdm daun peterseli cincang
    • 1 sdm daun kemangi cincang
    • Lada hitam bubuk dan garam secukupnya

    Cara membuat:

    • Panaskan minyak dalam wajan anti lengket. Masukkan potongan tomat lalu tumis hingga tomat melunak dan berubah warna, angkat.
    • Aduk telur, masukkan  lada hitam dan garam secukupnya. Panaskan di atas wajan dan aduk perlahan dengan sendok kayu. Taburkan daun peterseli dan kemangi. Berhenti mengaduk setelah telur hampir matang dan menjadi omelet. Angkat.
    • Potong omelet menjadi 4 bagian. Sajikan dengan tomat.
    1. Smoothie Stroberi dan Alpukat

    Cobalah green smoothie ini sebagai menu sarapan. Smoothie hijau ini terbuat dari sayuran bayam yang dikombinasikan dengan buah yang kaya gizi untuk memenuhi asupan kalsium, vitamin C, folat dan serat.

    Produk Terkait: Jual Vitamin C

    Menurut laporan SFGate, rata-rata individu yang aktif perlu mengonsumsi hingga tiga cangkir sayuran setiap hari, serta dua cangkir buah. Nah, green smoothies umumnya sudah mencakup banyak sayuran dan buah. Ini tak hanya bermanfaat bagi kesehatan, namun juga bisa meningkatkan memori dan konsentrasi saat Sobat bekerja. Berikut resep smoothie yang bisa kamu coba:

    Bahan-bahan:

    • 160 gr stroberi matang, kupas
    • 160 gr bayam muda (baby spinach)
    • 1 buah alpukat kecil, belah dua dan ambil dagingnya
    • 150 ml yoghurt
    • 2 sdt air perasan jeruk

    Cara membuat:

    • Masukkan semua bahan ke dalam blender dan blender sampai benar-benar halus. Tuang ke dalam gelas dan minum langsung.
    1. Buah dan Keju

    Ini adalah menu sarapan yang simpel dan bergizi. Menyiapkannya juga sangat mudah. Siapkan buah favorit kamu, misalnya apel. Potong-potong kecil dan sajikan bersama keju cheddar dan kacang walnut. Sarapan praktis ini akan memenuhi kebutuhan tubuh akan kalori, vitamin, zat besi, kalsium, dan serat yang akan membuat kamu tetap fit dalam menjalani rutinitas harian.

    1. Salad Sayur dengan Daging Asap dan Telur

    Menu salad sebagai sarapan? Kenapa tidak? Mulailah hari kamu dengan resep sarapan sehat ini. Semangkuk sayuran hijau, misalnya kale muda (baby kale), sudah mencukupi setengah dari kebutuhan asupan sayur per hari.

    Baca Juga: Apa Saja Risiko Kurang Konsumsi Sayur dan Buah?

    Kale, adalah tumbuhan yang masih memiliki ‘hubungan saudara’ dengan kubis, brokoli dan kailan. Kale kaya akan serat dan asam lemak Omega-3. Kandungan kalsium dan proteinnya bahkan lebih tinggi dari bayam. Bagi kamu yang sedang dalam program penurunan berat badan, menu sarapan ini pas untukmu karena kale memiliki kadar kalori yang rendah.

    Bahan-bahan:

    • 1 sdt bawang putih cincang
    • Sedikit garam
    • 1 sdt minyak zaitun extra virgin
    • 2 sendok teh cuka anggur merah
    • Sedikit cabe bubuk
    • 3 cangkir sayur kale muda
    • 1 lembar daging asap, potong-potong dan tumis
    • 1 telur, goreng menjadi telur ceplok

    Cara membuat:

    • Tumbuk bawang putih dan garam dengan ulekan. Letakkan ke dalam mangkuk. Masukkan minyak zaitun, cuka, lada, dan sayur kale segar. Aduk rata.
    • Sajikan bersama daging asap dan telur ceplok.
    1. Granola yang Gurih

    Granola sangat bermanfaat bagi kesehatan, merupakan sajian snack (makanan ringan) kering dari biji oat. Biasanya pada proses pemanggangan, biji oat pipih ini juga dicampurkan dengan beberapa jenis biji-bijian, kacang-kacangan cincang, aneka buah kering dan jenis beras-berasan.

    Granola sangat baik untuk dijadikan menu sarapan. Granola mampu menurunkan kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung, mengatur sistem pencernaan, dan menurunkan tekanan darah. Granola sangat tepat diasup saat pagi hari. Asupan granola membantu meningkatkan energi, mencegah anemia dan meningkatkan aktivitas di otak. Sangat cocok bagi kamu yang bekerja di kantor dan perlu untuk fokus.

    Menu sarapan ini sangat nikmat dan mengandung protein, serat, vitamin dan mineral.  Jika tidak memiliki granola kemasan di rumah, Moms bisa membuat sendiri seperti resep berikut ini.

    Bahan-bahan:

    • 1 cangkir oatmeal
    • 1 cangkir irisan almond
    • 2 cangkir sereal jagung
    • 1 cangkir kismis
    • 5 butir kurma cincang halus
    • 2 sdm gula aren (palm sugar)
    • 100 ml yoghurt

    Cara Membuat:

    • Rebus yoghurt, kurma, dan gula aren hingga mendidih/meletup-letup, sisihkan.
    • Campurkan granola (oatmeal, sereal jagung dan almond) dalam wadah.Tuangkan yoghurt sedikit, aduk rata. Taburkan kismis, aduk rata. Masukkan dalam loyang dan panggang di oven selama 5 menit.
    • Keluarkan loyang, aduk campuran granola, panggang lagi selama 5 menit.
    • Granola siap disajikan. Tuang yoghurt kental di mangkuk, taburkan granola dan tuangkan yoghurt lagi.
    • Simpan granola dalam wadah kedap udara dan sajikan sewaktu-waktu. Granola akan tahan selama 2 minggu.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolesterol

    Nah, demikianlah 7 resep menu sarapan lezat dan bergizi yang bisa Sahabat coba di rumah. Untuk informasi lain seputar produk makanan sehat atau informasi kesehatan lain, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. tomatoes H, Buenfeld S. Herb omelette with fried tomatoes [Internet]. BBC Good Food. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: bbcgoodfood.com/recipes/herb-omelette-fried-tomatoes
    2.  Cold F, Health E, Disease H, Disease L, Management P, Conditions S et al. The Benefits of Eating Breakfast [Internet]. WebMD. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: webmd.com/diet/features/many-benefits-breakfast#1
    3. How Breakfast Green Smoothies Will Improve Your Life? [Internet]. HuffPost. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: huffingtonpost.com/adonia-dennis/8-ways-green-smoothies-fo_b_12892426.html
    4. Healthy breakfast [Internet]. BBC Good Food. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: bbcgoodfood.com/recipes/collection/healthy-breakfast
    5. Egg B, Kitchen E. Baby Kale Breakfast Salad with Bacon & Egg Recipe [Internet]. EatingWell. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: eatingwell.com/recipe/251409/baby-kale-breakfast-salad-with-bacon-egg/
    6. Kale, Si Ratu Sayuran Yang Kaya Manfaat [Internet]. Womantalk.com | Perempuan Berbagi Inspirasi. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: womantalk.com/food/articles/kale-si-ratu-sayuran-yang-kaya-manfaat-xozXp
    7. 9 Surprising Benefits of Granola | Organic Facts [Internet]. Organic Facts. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: organicfacts.net/health-benefits/other/granola.html
    8. Octavialni N. Resep Homemade granola and yoghurt oleh Nadia Octavialni [Internet]. Cookpad. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: cookpad.com/id/resep/1444060-homemade-granola-and-yoghurt
    9. realsimple.com [Internet]. Real Simple. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: realsimple.com/food-recipes/recipe-collections-favorites/healthy-meals/breakfast-to-go?slide=120918#120918
    Read More
  • Sobat, apakah kalian sudah yakin bahwa makanan yang kalian konsumsi selama ini sudah memenuhi standar kesehatan? Yakin sudah sehat? Siapa tahu 6 zat gizi ini terlewatkan. Ayo intip 6 zat gizi yang sering dilupakan berikut: 1. Selenium Mungkin Sobat jarang sekali mendengar tentang selenium dan bahkan tidak mengetahui bahwa selenium berfungsi penting bagi tubuh. Tahukah […]

    Yakin Sudah Sehat? 6 Zat Gizi Ini Mungkin Terlewatkan!

    Sobat, apakah kalian sudah yakin bahwa makanan yang kalian konsumsi selama ini sudah memenuhi standar kesehatan? Yakin sudah sehat? Siapa tahu 6 zat gizi ini terlewatkan.

    Ayo intip 6 zat gizi yang sering dilupakan berikut:

    1. Selenium

    Mungkin Sobat jarang sekali mendengar tentang selenium dan bahkan tidak mengetahui bahwa selenium berfungsi penting bagi tubuh. Tahukah kalian kalau selenium merupakan elemen gizi yang diperlukan oleh tubuh untuk mengurungi risiko berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung dan juga imun. Banyaknya radikal bebas dalam tubuh dapat berakibat pada kerusakan sel lemak, protein dan DNA. Selenium dapat mencegah terjadinya oksidasi dari lemak jahat sehingga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah). Selain itu, selenium juga berfungsi untuk menghancurkan patogen, baik virus maupun bakteri. Makanan yang banyak mengandung selenium, yaitu makanan laut, sereal, daging olahan.

    Baca Juga: Panduan Nutrisi untuk Mencegah Virus Corona Seperti Apa?

    2. Kalsium

    Seperti kita ketahui, kalsium bermanfaat untuk pertumbuhan tulang. Tahukah Sobat bahwa pada wanita yang sudah menopause, risiko terjadinya osteoporosis dan patah tulang meningkat? Gejolak penurunan hormon yang terjadi pada wanita yang menopause mengakibatkan peningkatan risiko terkena osteoporosis dan patah tulang. Oleh karena itu, sumber kalsium dari makanan sangat diperlukan untuk membantu proses pembentukan tulang. Kandungan kalsium tertinggi dapat diperoleh dari susu, keju, yoghurt, sumber lainnya ialah gandum, sereal, telur dan ikan.

    Produk Terkait: Jual Produk Osteoporosis

    3. Magnesium

    Magnesium berfungsi untuk pembentukan energi, tulang, jantung, dan kontraksi otot. Kekurangan magnesium dapat berdampak pada kecemasan, lemas, agitasi, kaku otot, kram otot, konstipasi, migrain, gangguan irama jantung dan osteoporosis. Bila Sahabat ingin menghindari kelainan-kelainan tersebut, ayo mulai sekarang perbanyak konsumsi gandum, alpukat, kacang, dark chocolate, tahu dan biji-bijian.

    4. Kalium

    Tahukah Sahabat kalau tidak hanya kalsium tetapi juga ada kalium yang sering terlewatkan padahal memiliki peranan yang penting bagi tubuh khususnya pada pertumbuhan tulang sehingga dapat mencegah terjadinya osteoporosis? Tak hanya untuk pertumbuhan tulang, kalium juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya risiko kanker dan penyakit jantung koroner. Banyaknya konsumsi kalium dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Kentang, saos tomat, ubi, jagung, pisang dan tuna merupakan sumber makanan yang kaya kalium.

    Baca Juga: Pusing Kepala Berkurang Jika Sahabat Sering Mengonsumsi Sayur Buah Berikut

    5. Vitamin E

    Sumber vitamin E yakni tepung maizena, kelapa, blackberry, kacang almond, hazelnut, mangga, cranberries, blackcurrant, kiwi dan alpukat. Vitamin E berfungsi untuk mencegah pembentukan radikal bebas yang bisa berdampak pada kerusakan sel, organ ataupun DNA. Vitamin E juga turut dalam mencegah terjadinya penyakit jantung dengan cara mencegah biosintesis kolesterol, selain itu sebagai zat anti kanker sebab dapat mencegah pertumbuhan sel kanker serta meningkatkan imunitas tubuh. Vitamin E juga turut berperan dalam mencegah terjadinya penyakit alzheimer dan bermanfaat dalam menjaga kesehatan kulit.

    Produk Terkait: Jual Vitamin E

    6. Vitamin D

    The Sunshine Vitamin, itulah julukan vitamin D, 50% dari penduduk di seluruh dunia kekurangan vitamin D karena perubahan gaya hidup dimana aktivitas di luar ruangan berkurang dan juga polusi udara. Kekurangan vitamin D berperan dalam berkurangnya penyerapan kalsium. Rendahnya  kadar vitamin D dalam tubuh juga kerap dikaitkan dengan obesitas, depresi, patah tulang dan penyakit autoimun. Yuk, Sobat biasakan konsumsi makanan yang mengandung tinggi vitamin D seperti sayur-sayuran hijau, susu, ikan, jamur dan buah-buahan dari sekarang dan jangan takut memaparkan tubuh Anda dengan sinar matahari pagi.

    Baca Juga: Ini Dia Cara Mengobati Osteoporosis yang Tepat

    Nah, sekarang Sobat sudah mengetahui 6 zat gizi yang sering terlewatkan. Jika Sahabat membutuhkan suplemen kesehatan maupun artikel kesehatan lain, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Tinggi U. Selenium: Its Role as Antioxidant in Human Health. Environ Health Prev Med. 2008 Mar; 13(2): 102–108.
    2. Shenkin A. Micronutrients in Health and Disease. Postgrad Med J. 2006 Sep; 82(971): 559–567.
    3. Grober U, Schmidt J, Kisters K. Magnesium in Prevention and Therapy. Nutrients. 2015 Sep; 7(9): 8199–8226.
    4. Beto JA. The Role of Calcium in Human Aging. Clin Nutr Res. 2015; 4(1): 1–8.
    5. Weaver CM. Potassium and Health. Advances in Nutrition. 2013; 4(3): 368S–377S.
    6. Nair R, Maseeh A. Vitamin D: The “Sunshine” Vitamin. J Pharmacol Pharmacother. 2012 Apr-Jun; 3(2): 118–126.
    Read More
  • Masakan rumahan dimasak oleh Sahabat pastinya terasa sangat nikmat, dan menyenangkan. Namun, apakah masakan Sahabat sudah tercukupi komposisi gizinya?Hal ini dapat kita ketahui dengan membaca informasi nilai gizi dari setiap makanan. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi terlalu banyak karbohidratnya atau proteinnya. Makanan yang sehat adalah makanan yang komposisi gizinya seimbang diantara bahan makanan yang […]

    Sudahkah Masakan Rumahan Sahabat Tercukup Komposisi Gizinya?

    Masakan rumahan dimasak oleh Sahabat pastinya terasa sangat nikmat, dan menyenangkan. Namun, apakah masakan Sahabat sudah tercukupi komposisi gizinya?Hal ini dapat kita ketahui dengan membaca informasi nilai gizi dari setiap makanan. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi terlalu banyak karbohidratnya atau proteinnya. Makanan yang sehat adalah makanan yang komposisi gizinya seimbang diantara bahan makanan yang ada.

    masakan rumahan

    Berikut ini adalah bahan masakan yang akan membantu Sahabat mencukupi komposisi gizi yang diperlukan oleh keluarga.

    Biji bunga matahari

    biji bunga matahari

    Biji bunga matahari mungkin berukuran kecil, tapi sangat bermanfaat. Biji bunga matahari mengandung asam lemak tidak jenuh (monounsaturated dan polyunsaturated) yang akan menurunkan risiko kardiovaskular dan menurunkan tekanan darah, memiliki protein dan serat, yang akan membantu mengenyangkan perut.

    Baca Juga: 5 Tips Kreatif Bikin Hiasan Makanan yang Bikin Ngiler

    Biji bunga matahari merupakan sumber nutrisi penting seperti vitamin E, folat, tiamin, niasin, dan zat besi yang disatukan dalam fitokimia, zat kimia tanaman yang akan membantu melawan berbagai penyakit jantung dan beberapa kanker. Cobalah biji bunga matahari yang mentah atau yang telah dipanggang bebas garam pada salad, kentang goreng atau hidangan lainnya. Anda juga dapat meningkatkan profil nutrien dari roti dan muffin dengan menambahkan segenggam biji bunga matahari.

    Buah Nanas

    Nanas merupakan sumber vitamin C dan juga merupakan buah yang super manis serta kaya akan berbagai mineral, serat, vitamin B, dan enzim. Nutrisi ini ditemukan pada nanas, dan berbagai buah dan sayuran, yang akan menurunkan tekanan darah, serta melawan kanker, bahkan dapat membantu menjaga kebiasaan lambung secara rutin. Nikmati nanas yang segar atau dikalengkan dan dipadukan dengan berbagai buah-buahan pada salad atau smoothie. Seringkali bagian atas hidangan ayam atau ikan juga dipadukan dengan nanas, atau biasa digunakan pada kue, pie, atau tart.

    Produk Terkait: Jual Vitamin C

    Jamur

    Jamur tidak hanya menambah rasa ke dalam makanan yang digoreng, tapi juga rendah kalori dan merupakan sumber yang baik untuk mineral selenium, mineral yang berfungsi melawan kanker. Tanaman ini merupakan sumber vegetarian terbesar dari vitamin D dan kaya akan mineral tembaga dan kalium, nutrisi yang dibutuhkan untuk ritme jantung normal, fungsi saraf, dan produksi sel darah merah. Jamur seringkali dimasak dan dipadukan bersamaan dengan makanan vegetarian lain, ataupun makanan berdaging. Potongan jamur ke dalam sandwhich atau salad, atau dalam berbagai resep yagn menggunakan tekstur yang menggoda.

    Baca Juga: 8 Tips Mengolah Makanan Agar Sehat Alami

    Selain itu, berikut ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi dari makanan yang Anda sajikan:

    1. Makan makanan yang telah ditanam secara lokal setelah dipanen

    Makanan yang ditanam secara lokal dan langsung berasal dari alam akan memaksimalkan vitamin dan mineral yang akan didapatkan. Mencabut makanan tersebut langsung dari tanah berarti memisahkannya dari sumber nutrien mereka. Semakin lama jarak waktu panen dengan konsumsi, maka semakin banyak nutrisi yang akan hilang.

    1. Merendam, memotong, menghancurkan, dan mencampur

    Terdapat beberapa preparasi makanan yang akan membuat vitamin, mineral, dan senyawa lain yang bermanfaat akan tetap tersedia, yaitu:

    • Potong buah dan sayuran akan menyebabkan pelepasan nutrien dengan pemecahan dinding sel tanaman yang kaku
    • Menghancurkan dan memotong bawang putih dan bawang merah akan melepaskan zat alliinase, enzim di dalam makanan yang membantu membentuk nutrien yang dikenal dengan allicin. Allicin, saat dimakan, akan membantu membentuk senyawa lain yang melindungi tubuh dari berbagai penyakit.
    • Merendam biji-bijian akan mengurangi asam fitik, yang akan memblok absorpsi zat besi, zink, kalsium, dan magnesium.
    1. Menyimpan buah dan sayur dengan cara yang tepat

    Saat berpikir tentang penyimpanan, seimbangkan dua hal berikut

    • Mudahkan mengonsumsi tanaman: jaga buah dan sayur yang Anda sering konsumsi
    • Perlambat penghilangan nutrien: panas, cahaya, dan oksigen dapat mendegradasi nutrien.

    Oleh karena itu, Anda harus menyimpan dengan cara berikut.

    • Seluruh sayuran – kecuali dengan variasi akar – pada kulkas hingga Anda membutuhkannya
    • Seluruh buah kecuali beri – termasuk tomat dan alpukat – pada temperatur kamar dan jauhi dari cahaya
    • Seluruh buah dan sayur yang dipotong dengan perasan jus lemon dan pada wadah kedap udara (potongan buah dan sayur akan menyebabkan teroksidasi dan vitamin C, sebagai antioksidan akan membusuk secara perlahan)
    • Seluruh herba – dengan fitonutriennya – dipotong dan dibekukan pada es dengan air.
    1. Mengonsumsi sumber yang larut air dan yang sensitif terhadap panas

    Panas akan memecah vitamin B1, vitamin B5, folat, dan vitamin C, sehingga Anda akan mendapatkan lebih banyak nutrisi saat Anda mengonsumsi makanan mentah. Oleh karena itu, makanan seperti biji bunga matahari, kacang polong, bit, kecambah (sumber vitamin B1), serta brokoli, kale, dan alpukat (sumber vitamin B5) merupakan makanan yang paling baik apabila dikonsumsi secara mentah untuk memaksimalkan absorpsi dari nutrisi larut air ini.

    Sebagai contoh, bayam mentah akan mengandung vitamin C sebanyak 3 kali lebih banyak dibandingkan dengan bayam yang telah dimasak. Sedangkan, Anda akan kehilangan vitamin B yang larut air dan vitamin C apabila Anda memasaknya. Jadi, apabila Anda memasak berbagai makanan, masaklah dengan panas yang rendah tanpa memaparkannya dengan begitu banyak air.

    Baca Juga: 7 Jenis Olahraga Membakar Kalori Setelah Makan Siang

    1. Mengetahui jenis makanan yang paling baik saat dimasak

    Umumnya, ada berbagai nutrisi yang akan hilang selama dimasak – dari 15 hingga 55 persen. Pada banyak kasus, Anda akan kehilangan banyak nutrisi dari pendidihan air. Namun, beberapa makanan akan memberikan nutrisi yang banyak saat dimasak. Sebagai contoh, memasak akan meningkatkan bioavailabilitas likopen secara signifikan (zat yang ditemukan pada tomat).

    Penelitian menunjukkan bahwa likopen akan meningkat sebanyak 25 persen ketika tomat dididihkan selama 30 menit. Selain itu, bioavailabilitas beta karoten yang ditemukan pada tanaman berwarna merah/jingga/kuning seperti tomat, wortel, kentang manis, dan bayam akan meningkat secara signifikan. Memasak akan membantu pemecahan dinding sel tanaman. Denaturasi protein pada telur dan daging akan membuatnya lebih mudah dicerna.

    Itulah mengenai komposisi gizi pada masakan rumahan. Apabila Sahabat ada pertanyaan dan ingin informasi lebih mengenai gizi serta produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka:

    • Hellan L. 10 ways to get the most nutriens from your food. [Internet]. Available at: precisionnutrition.com/10-ways-to-get-the-most-nutrients (11.12.18)
    • Fries WC. 10 food nutritionists love. [Internet]. Available at: webmd.com/vitamins-and-supplements/features/healthy-foods#1 (11.12.18)
    Read More
  • Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang pada makanan tentunya sangat berpengaruh pada perkembangan fisik dan otak anak, serta untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Jika makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sejenis junk food yang bergizi sedikit dan berlemak tinggi, tentunya hal tersebut akan berdampak pada masalah kesehatan pada keluarga, seperti penyakit diabetes, ginjal, kolesterol tinggi, asam […]

    Panduan Menu Masakan Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi Seimbang

    Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang pada makanan tentunya sangat berpengaruh pada perkembangan fisik dan otak anak, serta untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Jika makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sejenis junk food yang bergizi sedikit dan berlemak tinggi, tentunya hal tersebut akan berdampak pada masalah kesehatan pada keluarga, seperti penyakit diabetes, ginjal, kolesterol tinggi, asam urat, hingga jantung.

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Oleh karena itu, penting sekali bagi kita para ibu untuk memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi anggota keluarga di rumah. Memasak serta mengolah sendiri masakan yang akan dikonsumsi, akan lebih menjamin kualitas serta kandungan gizi yang ada di dalamnya. Selain itu ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam menyajikan menu masakan keluarga, yaitu diantaranya:

    Buat daftar menu masakan sehat harian

    Kita menjadi lebih mudah dalam berbelanja dan juga sangat membantu dalam memasak sehari-hari dengan membuat daftar menu makanan sehat. Kita juga jadi mengetahui apa-apa saja yang nantinya harus dibelanjakan. Selain itu, juga setiap harinya, kita tidak perlu membuang-buang waktu lagi untuk memikirkan masak apa hari ini? Hal ini karena sudah ada jadwal menu masakan sehat harian yang akan kita buat.   

    Melihat pada resep-resep masakan sehat

    Resep dan tutorial cara membuat menu masakan sehat sudah banyak tersebar di internet, baik itu lewat instagram ataupun youtube. Anda perlu untuk rajin-rajin melihat pada resep dan juga tutorial masakan sehat ini. Selain mengetahui cara membuatnya, Anda juga mendapatkan ide masakan-masakan sehat terbaru yang beraneka ragam dan tidak monoton.

    Baca Juga: 11 Makanan yang Bisa Mengurangi Resiko Stress

    Perbanyak sayuran

    Pada menu masakan sehat sehari- hari, jangan lupa untuk memperbanyak sayuran di dalamnya. Sayuran ini merupakan hal yang sangat penting dalam pemenuhan gizi seimbang dan sebagian dari isi piring kita, menurut kementrian kesehatan, sebagian besarnya adalah berisi sayuran. Pasalnya sayuran ini memang sangat baik untuk kesehatan, melancarkan pencernaan, mengeluarkan toksin – toksin yang ada dalam tubuh, dan juga menghindari diri dari resiko terkena berbagai macam penyakit tidak menular. Berikut, contoh resep sayuran yang dapat Anda buat di rumah, simple dan menyehatkan.

    • Sup ayam sayuran

    Bahan yang dibutuhkan :

    • 500 ml air kaldu ayam
    • Daging ayam fillet, potong-potong dadu, rebus.
    • Brokoli, potong kecil
    • 2 buah wortel, iris
    • 4 buah buncis, iris
    • 1 buah tomat, potong empat
    • 1 batang daun seledri, iris tipis
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • Secukupnya garam, pala dan lada

    Cara membuat :

    • Tumis bawang putih yang sudah dihaluskan.
    • Didihkan 500 ml air kaldu ayam. Setelah mendidih, masukkan bumbu yang sudah ditumis, dan wortel yang sudah dikupas, cuci bersih dan diiris. Tunggu hingga wortel empuk.
    • Kemudian jika ortel sudah empuk, masukkan buncis.
    • Selanjutnya, masukkan brokoli. Jika brokoli sudah matang, masukkan tomat, daun seledri, dan daging ayam. Dan terakhir tambahkan garam, lada dan pala. Koreksi rasa.
    • Sup ayam sayuran, siap untuk dinikmati.

    Sediakan buah sebagai cemilan

    Sebagai cemilan sehat atau selingan antara jeda waktu makan, Anda dapat menjadikan buah sebagai cemilan atau selingan tersebut. Anggota  keluarga menjadi terhindar dari mengonsumsi cemilan-cemilan yang tidak sehat seperti keripik kentang, cake, cookies dan yang lainnya. Sehingga dengan itu pula, akan lebih terjaga kesehatan anggota keluarga dan terhindar dari penyakit-penyakit yang disebabkan oleh obesitas dan juga cemilan berpengawet dan mengandung pewarna, seperti, diabetes, kolesterol tinggi, kanker, stroke hingga jantung.

    Jauhi minuman manis dan biasakan minum air putih

    Pada minuman manis tentunya memiliki kandungan glukosa yang tinggi. Jika tubuh terlalu banyak mengonsumsi glukosa, akan berdampak pada timbulnya penyakit tertentu, seperti diabetes dan jantung. Oleh karena itu, alangkah lebih baik jika kita mulai membiasakan pada anggota keluarga kita untuk mengonsumsi air putih sebagai minuman harian. Selain mengurangi resiko dari penyakit-penyakit tersebut, air putih juga mampu mengeluarkan racun-racun dalam tubuh.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat Untuk Jantungmu

    Biasakan sarapan

    Membiasakan sarapan setiap hari bagi anggota keluarga, agar terhindar dari jajan sembarangan nanti saat di luar rumah, dan juga menghindari dari porsi makan siang yang terlalu banyak akibat kelaparan. Anda dapat menyajikan sereal, salad buah atau sayur, nasi merah dan  lauk dan yang lainnya sebagai sarapan sehat untuk angota keluarga Anda.

    Berikut contoh ide resep sarapan sehat yang dapat Anda buat untuk anggota keluarga Anda :

    • Sandwich

    Bahan yang dibutuhkan :

    • Roti gandum
    • 1 lembar selada
    • 1 buah tomat
    • 1 telur ceplok
    • Yogurt

    Cara membuat :

    • Panggan roti yang sudah diolesi margarin.
    • Kemudian, tambahkan 1 lembar selada pada tiap 1 tangkap roti, ½ buah tomat, dan 1 lembar telur ceplok. Dan tambahkan yogurt di atasnya. Sandwich siap untuk dihidangkan sebagai sarapan sehat keluarga.

    Baca Juga: Tips Makanan Sehat Sesuai jam Makan

    • Salad buah

    Bahan yang dibutuhkan :

    • 3 buah stroberi
    • 1 buah alpukat
    • 1 buah pisang
    • 1 buah apel
    • 3 sdm yogurt

    Cara membuat :

    • Cuci dan potong semua buah, kemudian taruh di mangkok buah yang sudah dipotong-potong.
    • Kemudian siram dengan yogurt di atasnya.
    • Salad buah sehat untuk sarapan keluarga, siap untuk dihidangkan.

    Itulah tadi beberapa panduan menu masakan sehari-hari, buat keluarga dengan gizi yang seimbang. Jangan lupa untuk mengurangi takaran garam dan juga gula pada masakan sehat harian Anda, dan sebisa mungkin untuk menghindari vetsin atau MSG.  Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai produk gizi seimbang silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Terapi donor plasma konvalesen belakangan ini banyak menyita perhatian jika dihubungkan dengan pandemi Covid-19. Hal itu karena metode yang satu ini bisa digunakan untuk membantu para pasien positif Covid-19 khususnya yang derajat berat. Awal adanya penggunaan metode ini adalah dari cuitan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengenai imbauan untuk mengampanyekan sedekah darah untuk terapi donor […]

    Terapi Donor Plasma Konvalesen, Dari Pengertian hingga Manfaat

    Terapi donor plasma konvalesen belakangan ini banyak menyita perhatian jika dihubungkan dengan pandemi Covid-19. Hal itu karena metode yang satu ini bisa digunakan untuk membantu para pasien positif Covid-19 khususnya yang derajat berat. Awal adanya penggunaan metode ini adalah dari cuitan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengenai imbauan untuk mengampanyekan sedekah darah untuk terapi donor ini.

    terapi donor plasma konvalesen, terapi plasma konvalesen, plasma konvalesen

    Baca Juga: 5 Mitos dan Fakta Donor Darah yang Sahabat Harus Tahu

    Alasan kampanye ini, menurut Ganjar, karena ada testimoni penyitas Covid-19 yang mengalami perubahan kondisi tubuh yang semakin membaik setelah melakukan terapi tersebut. Sebelum Ganjar, imbauan untuk menerapkan terapi ini juga sudah diutarakan oleh Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Pelayanan, Jajang Edi Priyatno. Ia meminta seluruh dinas kesehatan, baik di Provinsi Jawa Tengah maupun DI Yogyakarta untuk menerapkan terapi plasma konvalesen sebagai terapi tambahan bagi pasien Covid-19.

    Meskipun belum ada publikasi ilmiahnya, metode ini telah dipakai untuk perawatan pasien covid-19. Lalu sebenarnya apakah terapi plasma konvalesen itu? Yuk, Sahabat Sehat mari simak semua penjelasan di bawah ini yang berkaitan dengan terapi tersebut.

    Pengertian

    Dilansir dari Detik, epidemiolog lapangan Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman yang juga tim ahli Satgas Covid-19 Banyumas, dr. Yudhi Wibowo, M.PH, menyatakan bahwa plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari pasien yang terdiagnosis Covid-19, dan sudah 14 hari dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19, yang ditandai dengan pemeriksaan PCR swab sebanyak 1 kali dengan hasil negatif.

    Terapi diberikan dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh yang kaya akan antibodi poliklonal, yang kemudian ditransfusikan kepada pasien sebagai salah satu upaya pemberian terapi imun pasif dengan segera. Sederhananya adalah terapi ini dapat dipahami sebagai transfer antibodi antara penyintas suatu infeksi kepada orang yang sedang mengalami infeksi.

    Apakah Ini Merupakan Terapi Baru?

    Penggunaan plasma darah dalam pengobatan bukanlah hal baru sebab sudah dilakukan pada penderita penyakit yang pernah mewabah sepertu flu babi, Ebola, SARS, dan MERS.

    Bagaimana Cara Kerjanya?

    Terapi donor plasma konvalesen diberikan dengan cara mengambil plasma darah yang mengandung antibodi dari donor. Antibodi tersebut ditransfusikan kepada pasien yang membutuhkan. Dilihat dari konteksnya, dalam pandemi Covid-19, pemberian terapi merupakan tindakan yang memberikan antibodi sedangkan dalam kondisi bukan pandemi tindakan ini sebenarnya untuk memberikan faktor pembekuan darah.

    Baca Juga: 6 Alasan Pentingnya Rapid Swab Antigen yang Perlu Sahabat Ketahui

    Lalu Seperti Apa Efektivitasnya?

    Mengenai efektivitas PMI menyatakan bahwa terapi plasma konvalesen untuk pasien Covid-19 ini memiliki tingkat kesembuhan 99% sehingga para penyintas yang telah sembuh diharapkan mendonorkan darahnya untuk pengobatan pasien lain. Meski begitu, juga terdapat laporan-laporan yang menyatakan bahwa efektivitas terapi ini tidak membawa hasil yang baik.

    Apa Syarat dan Kriteria Pendonornya?

    Adapun syarat dan kriteria pendonor plasma konvalesen ini selain tentu saja sembuh dari Covid-19 sebagai penyintas, hal lainnya adalah tidak pernah ditransfusi. Pendonor sebaiknya adalah laki-laki karena jika perempuan, terutama telah menikah dan melahirkan, perlu diperiksa anti human leucocyt antigen (HLA), human neutrofil antigen (HNA), dan human platelet antigen (HPA) dalam tubuhnya.

    Hal selanjutnya berkaitan dengan umur, yaitu umur 18-60 tahun, dengan berat badan kurang lebih 59 kilogram serta memiliki tekanan darah 160/100 sampai dengan 110/70 mm Hg. Kemudian denyut nadi teratur 50-100 kali per menit dengan suhu tubuh kurang dari 37 derajat Celcius, serta memiliki kadar hemoglobin ≥12,5 s/d ≤17 gr/dl. Hal lainnya adalah:

    • Tidak mengonsumsi obat-obatan tertentu
    • Tidak sedang hamil atau menyusui bagi pendonor wanita
    • Tidak memiliki penyakit jantung dan epilepsi
    • Tidak mengidap penyakit infeksi menular seperti HIV, Hepatitis B dan C
    • Pernah didiagnosis positif Covid-19
    • Tidak menunjukkan gejala klinis Covid-19 selama minimal 14 hari sebelum donasi disertai dengan hasil negatif SARS-CoV-1 melalui naso/oro pharyngeal swab
    • Memiliki titer antibodi netralisasi SARS-CoV-2 setidaknya 1:160

    Setelah para pendonor memenuhi kriteria tersebut mereka akan diambilnya sampelnya untuk pemeriksaan golongan darah abo dan rhesus, pemeriksaan skrining antibodi, pemeriksaan uji saring infeksi menular lewat transfusi darah terhadap HIV, sifilis, Hepatitis B dan C, titer antibodi dan netralisasi antibodi, pemeriksaan hematologi, pemeriksaan total protein dan albumin.

    Manfaat yang Didapatkan

    Manfaat dari terapi plasma konvalesen ini adalah dapat menolong nyawa pasien Covid-19 dengan gejala berat dan mengancam jiwa. Supaya terapi ini berjalan efektif perlu adanya perkumpulan para penyintas Covid-19, dan perlunya sosialisasi massif mengenai pentingnya pendonor pasca sembuh dari infeksi Covid-19.

    Baca Juga: Bagaimana Cara Supaya Hasil Tes PCR Swab Negatif?

    Demikianlah mengenai terapi donor plasma konvalesen buat Sahabat Sehat yang menjadi penyintas Covid-19 untuk bisa mendonorkan plasma darah kepada mereka yang masih menderita penyakit ini terutama yang bergejala berat. Buat Sahabat yang sampai sekarang ini belum terkena Covid-19 sama sekali yuk tetap berperilaku 3M dan PHBS, serta jangan lupa deteksi dini tes Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah. Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. 6 Hal yang Perlu Diketahui soal Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19 Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 18 January 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/07/182000065/6-hal-yang-perlu-diketahui-soal-plasma-konvalesen-untuk-pasien-covid-19?page=all
    2. Kemenkes Dorong Penggunaan Terapi Plasma Konvalesen Pada Pasien COVID-19 [Internet]. Sehat Negeriku. 2021 [cited 18 January 2021]. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20201210/5935955/kemenkes-dorong-penggunaan-terapi-plasma-konvalesen-pasien-covid-19/
    3. Anugrah A. Terapi Plasma Konvalesen untuk COVID-19 Makin Populer, Begini Cara Kerjanya [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 January 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5317130/terapi-plasma-konvalesen-untuk-covid-19-makin-populer-begini-cara-kerjanya?single
    4. Widiyarti Y. Efektivitas Plasma Konvalesen Sembuhkan Covid-19 Capai 99 Persen [Internet]. Tempo. 2021 [cited 18 January 2021]. Available from: https://gaya.tempo.co/read/1409504/efektivitas-plasma-konvalesen-sembuhkan-covid-19-capai-99-persen
    Read More
  • Vaksinasi Covid-19 sudah dimulai pada Rabu, 13 Januari 2021. Penerima pertama vaksinasi adalah Presiden Joko Widodo yang kemudian diikuti oleh sejumlah pejabat negara dan pesohor publik. Meskipun BPOM dan MUI sudah menyatakan bahwa vaksin Covid-19 ini aman dan halal, sejumlah masyarakat tetap menyatakan untuk menolak divaksinasi. Baca Juga: 5 Tips Agar Anak Tidak Takut Jarum […]

    Mengenal Trypanophobia atau Fobia Jarum Suntik Saat Vaksinasi Covid-19

    Vaksinasi Covid-19 sudah dimulai pada Rabu, 13 Januari 2021. Penerima pertama vaksinasi adalah Presiden Joko Widodo yang kemudian diikuti oleh sejumlah pejabat negara dan pesohor publik. Meskipun BPOM dan MUI sudah menyatakan bahwa vaksin Covid-19 ini aman dan halal, sejumlah masyarakat tetap menyatakan untuk menolak divaksinasi.

    tryphanophobia atau fobia jarum suntik

    Baca Juga: 5 Tips Agar Anak Tidak Takut Jarum Suntik

    Seperti dilansir CNN Indonesia, kebanyakan orang tidak mau divaksin adalah karena ragu dan takut terkait narasi seputar vaksin yang menyatakan mengenai proses pembuatan vaksin, efektivitasnya, dan efek samping, dan kemudian dibungkus dengan teori-teori konspirasi yang membuatnya menarik perhatian. Hal itu juga ditambah dengan kurangnya mengenai literatur kesehatan yang benar dan yang mudah dipahami oleh kelompok masyarakat yang tidak memiliki latar belakang kesehatan sama sekali. Jadilah, hal-hal ini yang cukup menghambat kampanye pemerintah untuk mengegolkan vaksinasi Covid-19 agar virus benar-benar dapat dicegah secara optimal.

    Namun dari semua alasan yang kebanyakan berhubungan dengan bahan, efektivitas vaksin, dan efek samping ada juga satu hal yang kerap luput dari perhatian semua orang, yaitu trypanophobia atau fobia terhadap jarum suntik. Hal inilah yang dialami oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Putra Absor Hasibuan. Dilansir dari Gatra.com, politikus dari Partai Gerindra yang menjadi penerima pertama vaksin di Jambi itu gagal divaksin Covid-19 hanya karena dirinya mengalami ketakutan terhadap jarum suntik sehingga ia mengalami stres dan tekanan darahnya di angka 170. Yang bersangkutan juga mengidap Diabetes sehingga tidak dianjurkan divaksin.

    Produk Terkait: Jual Jarum Suntik

    Fobia terhadap jarum suntik kerap dianggap sebagai sesuatu yang remeh, dan tidak begitu menjadi perhatian. Padahal, jika dibiarkan hal ini akan menjadi permasalahan yang berlarut. Karena itu, tulisan kali ini akan membahas mengenai hal tersebut.

    Pengertian

    Dilansir dari Healthline, trypanophobia adalah ketakutan ekstrem terhadap prosedur medis yang melibatkan jarum suntik atau benda tajam lainnya. Biasanya yang mengalami hal ini adalah anak-anak karena mereka tidak terbiasa dengan sensasi kulit yang tertusuk benda tajam. Tidak hanya anak-anak orang dewasa pun dapat mengalami hal yang sama meskipun kebanyakan sudah bisa menoleransi hal tersebut. Rasa takut ini cukup kuat sehingga bisa menimbulkan kecemasan.

    Penyebab

    Penyebab fobia ini adalah sebagai berikut:

    • Mengalami trauma sebelumnya akibat objek atau situasi tertentu kerabat yang menderita fobia
    • Perubahan kimia otak
    • Fobia masa kecil yang muncul pada usia 10 tahun
    • Temperamen yang sensitif, menghambat, atau negatif
    • Belajar dari informasi dan pengalaman negatif
    • Fobia-fobia terhadap jarum suntik yang menyebabkan:
    • Pingsan atau pusing parah akibat reaksi refleks vasovagal saat ditusuk jarum
    • Mempunyai kenangan buruk dan kecemasan seperti ingatan akan suntikan yang menyakitkan yang dapat dipicu dengan melihat jarum
    • Ketakutan atau hipokondria terhadap medis
    • Kepekaan terhadap nyeri yang cenderung bersifat genetik dan menyebabkan kecemasan tinggi, tekanan darah, atau detak jantung selama prosedur medis yang melibatkan jarum
    • Ketakutan menahan diri

    Gejalanya

    Trypanophobia mempunyai gejala-gejala. Gejala-gejala ini muncul saat seseorang melihat jarum atau diberi tahu bahwa mereka harus menjalani prosedur yang melibatkan jarum. Gejala-gejalanya adalah sebagai berikut:

    • Pusing
    • Pingsan
    • Gelisah
    • Insomnia
    • Serangan kepanikan atau kecemasan
    • Tekanan darah tinggi
    • Detak jantung berpacu sangat cepat
    • Kasar secara emosional atau fisik
    • Menghindari atau melarikan diri dari perawatan medis

    Cara Mendiagnosis Fobia

    Fobia terhadap jarum suntik tentu saja dapat mengganggu kemampuan tenaga medis untuk melakukan vaksinasi apabila Sahabat mengalaminya. Karena itu, sangat penting untuk menanganinya. Pertama-tama dokter yang akan melakukan vaksinasi akan mengesampingkan penyakit fisik dengan melakukan pemeriksaan medis. Setelah itu, dokter akan merekomendasikan Sahabat untuk menemui spesialis perawatan kesehatan mental, dan spesialis akan mengajukan pertanyaan mengenai riwayat kesehatan mental dan fisik serta meminta Sahabat menjelaskan gejala-gejala yang dialami. Diagnosis ini ada jika memang jarum suntik benar-benar telah mengganggu kehidupan Sahabat.

    Baca Juga: Infodemik: Pengergtian, Dampak, dan Cara Mengatasinya

    Apakah Hal Ini Dapat Menyebabkan Komplikasi?

    Trypanophobia pada kenyataannya dapat menyebabkan komplikasi jika tidak segera ditangani. Stres dan ketakutan yang berlebihan ini bisa menyebabkan penundaan perawatan medis yang diperlukan terutama bagi Sahabat yang memiliki penyakit kronis yang harus segera ditangani.

    Bagaimana Cara Menanganinya?

    Pengobatan fobia ini tentu berbeda dari pengobatan secara fisik karena menyangkut masalah mental. Karena itu, pengobatannya meliputi psikoterapi, yaitu:

    • Terapi perilaku kognitif yang melibatkan ketakutan Sahabat terhadap jarum suntik untuk dieksplorasi. Terapis akan membantu Sahabat mempelajari berbagai cara untuk memikirkan ketakutan dan pengaruhnya. Ujungnya, Sahabat harus percaya diri dengan mampu menguasai pikiran dan perasaan.
    • Terapi pemaparan yang mirip dengan terapi perilaku kognitif, dan berfokus pada perubahan respons mental dan fisik dari rasa takut terhadap jarum suntik. Dalam terapi ini Sahabat akan diminta oleh terapis untuk melihat jarum kemudian meminta berdiri di samping jarum, memegang jarum, dan meminta membatyangkan diri disuntik dengan jarum.
    • Pengobatan adalah hal terakhir yang bisa dilakukan apabila Sahabat benar-benar dan tidak mau menerima psikoterapi. Obat yang disarankan adalah obat anti kecemasan dan obat penenang yang dapat membuat tubuh dan otak menjadi rileks sehingga mengurangi gejala. Obat juga dapat digunakan saat vaksinasi jika diperlukan untuk membantu mengurangi stres.

    Baca Juga: Efek Samping Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

    Itulah Sahabat mengenai trypanophobia atau fobia terhadap jarum suntik yang dapat saja muncul pada setiap orang karena ketakutan akan disuntik. Fobia ini sendiri ini tidak bisa dianggap sepele karena dapat menghambat upaya pemerintah dan tenaga medis dalam melakukan vaksinasi terutama vaksinasi Covid-19 yang minimal harus 70% populasi supaya pandemi dapat dikendalikan dengan optimal. Apabila Sahabat ingin mengetahui informasi tentang vaksinasi Covid-19 yang valid dan benar, Sahabat bisa berkonsultasi langsung dengan dokter-dokter di Prosehat. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Alasan di Balik Munculnya Orang yang Tak Percaya Vaksin [Internet]. gaya hidup. 2021 [cited 15 January 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210114160352-260-593802/alasan-di-balik-munculnya-orang-yang-tak-percaya-vaksin
    2. Nusantara S. Gagal Divaksin, Ketua DPRD Kota: Saya Takut Jarum Suntik | Kesehatan [Internet]. Gatra.com. 2021 [cited 15 January 2021]. Available from: https://www.gatra.com/detail/news/500918/kesehatan/gagal-divaksin-ketua-dprd-kota-saya-takut-jarum-suntik
    3. Trypanophobia: Test, Definition, and Causes [Internet]. Healthline. 2021 [cited 15 January 2021]. Available from: https://www.healthline.com/health/trypanophobia
    Read More
  • Kementerian Kesehatan berencana membuka jalur vaksinasi Covid-19 secara mandiri atau tanpa dibiayai negara. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI pada Kamis, 14 Januari 2021. Rencana ini disebutnya masih dalam tahap kajian. Kalaupun sudah bisa dijalankan, vaksinasi ini bukan untuk perorangan, melainkan untuk perusahaan […]

    Kementerian Kesehatan Membuka Opsi Vaksinasi Covid-19 Secara Mandiri untuk Mempercepat Pelaksanaan Vaksinasi di Indonesia

    Kementerian Kesehatan berencana membuka jalur vaksinasi Covid-19 secara mandiri atau tanpa dibiayai negara. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI pada Kamis, 14 Januari 2021. Rencana ini disebutnya masih dalam tahap kajian. Kalaupun sudah bisa dijalankan, vaksinasi ini bukan untuk perorangan, melainkan untuk perusahaan yang ditujukan bagi karyawan perusahaan tersebut.

    vaksinasi Covid-19 secara mandiri, vaksinasi Covid-19 mandiri, vaksinasi mandiri

    Baca Juga: Yuk, Sukseskan Vaksinasi Covid-19!

    Adapun tujuan vaksinasi mandiri ini, menurut Menkes, adalah agar vaksinasi dapat berjalan sesuai target dengan pembentukan kekebalan kelompok atau herd immunity sebesar 70%. Syarat penerimanya adalah tidak memiliki kontraindikasi terhadap vaksin dan melapor kepada pemerintah sehingga tidak terjadi tumpeng tindih. Selain itu, vaksin yang dibeli harus sesuai dengan standar WHO, dan disetujui oleh BPOM.

    Vaksinasi mandiri ini, menurut Kemenkes, rencananya bisa dimulai setelah penyuntikan terhadap tenaga kesehatan dan tenaga pelayanan publik selesai sehingga vaksinasi akan digelar bersamaan dengan vaksinasi gratis pada masyarakat. Namun di tempat terpisah Wamenkes, Dante Budi Saksono, menyatakan bahwa pemerintah tidak ada rencana sama sekali memberikan vaksinasi mandiri kepada pihak swasta. Prosedurnya adalah tetap harus menggunakan vaksinasi gratis dari pemerintah.

    Permintaan mengenai vaksinasi mandiri ini datang dari Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo supaya dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Untuk saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menjalankan program vaksinasi secara sistemastis melibatkan berbagai basis data dari Kemenkes, Biofarma, dan BPJS Kesehatan. Setiap individu yang akan divaksin telah terdata dalam basis data yang ada pada Sistem Informasi Aplikasi Satu Data Vaksinasi Covid-19. Individu yang sudah divaksinasi nantinya  juga akan kembali didata pada sistem tersebut.

    Baca Juga: BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Sinovac

    Untuk masyarakat yang terdata sebagai penerima vaksin nantinya akan menerima SMS notifikasi untuk segera registrasi ulang. Pada saat registrasi ulang tersebut masyarakat dipersilakan memilih fasilitas kesehatan untuk vaksinasi beserta dengan jadwal pelaksanaan, dan kemudian akan mendapatkan tiket elektronik berupa QR code.

    Tiket elektronik ini nantinya akan digunakan sebagai persyaratan mendapatkan vaksin di fasilitas kesehatan disertai dengan menunjukkan KTP. Setelah selesai divaksinasi, masyarakat akan mendapatkan kode nomor dan sertifikat bahwa dirinya sudah divaksin.

    Demikianlah mengenai wacana Menkes mengenai vaksinasi Covid-19 secara mandiri, dan sebenarnya pernah direncanakan pada sebelum vaksinasi, dengan perincian pemerintah memberikan vaksin gratis bagi 30% warga sedangkan 70% sisanya harus membayar. Hal ini kemudian menimbulkan polemik sehingga pemerintah menggratiskan vaksinasi.

    Baca Juga: Cara Mengatasi KIPI Pasca-Vaksinasi Covid-19

    Nah, Sahabat Sehat apabila pemerintah sudah memulai vaksinasi massal jangan ragu dan takut untuk divaksinasi sebab vaksinasi itu baik dan perlu. Vaksinasi dapat melindungi diri Sahabat dan sekitar sehingga pencegahan terhadap Covid-19 dapat dilakukan secara optimal. Namun sembari menunggu vaksinasi, yuk tetap terapkan perilaku 3M dan PHBS, serta jangan lupa deteksi dini tes Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah. Sahabat bisa mengakses via website atau aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Menkes Buka Opsi Vaksin Covid-19 Mandiri, Diberikan bagi Perusahaan untuk Karyawan [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 15 January 2021]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2021/01/14/18195281/menkes-buka-opsi-vaksin-covid-19-mandiri-diberikan-bagi-perusahaan-untuk
    2. Septiani A. Banyak Permintaan, Menkes Pertimbangkan Buka Jalur Vaksin Mandiri [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 15 January 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5334814/banyak-permintaan-menkes-pertimbangkan-buka-jalur-vaksin-mandiri
    3. Kemenkes Tutup Peluang Swasta untuk Vaksinasi COVID-19 Mandiri – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2021 [cited 15 January 2021]. Available from: https://tirto.id/kemenkes-tutup-peluang-swasta-untuk-vaksinasi-covid-19-mandiri-f9dq
    Read More
  • Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah virus Covid-19 secara luas. Namun, hal itu tidak akan berjalan efektif dan sukses jika tidak didukung oleh semua elemen. Hal inilah yang diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin, saat melaksanakan kunjungan kerja ke Pengurus Besar PB IDI di Jakarta, 11 Januari 2021 dalam […]

    Yuk, Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Secara Bersama-sama Agar Pencegahan Covid-19 Menjadi Optimal!

    Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah virus Covid-19 secara luas. Namun, hal itu tidak akan berjalan efektif dan sukses jika tidak didukung oleh semua elemen. Hal inilah yang diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin, saat melaksanakan kunjungan kerja ke Pengurus Besar PB IDI di Jakarta, 11 Januari 2021 dalam rangka menjalin silaturahmi dan menerima masukan dari IDI yang berkaitan dengan upaya-upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

    sukseskan vaksinasi Covid-19

    Baca Juga: Jumlah Kebutuhan Vaksin Covid-19 di Indonesia Adalah 181,5 Juta Jiwa

    Menkes mengungkapkan bahwa mandat yang ia terima dari Presiden Jokowi, yaitu mensukseskan vaksinasi sebagai cara mengatasi pandemi Covid-19 adalah permasalahan yang tidak bisa dihadapi sendiri, dan harus dihadapi secara bergotong-royong, bersama-sama, dan inklusif dengan membangun gerakan masyarakat. Hal ini harus menjadi prioritas supaya timbul kepercayaan dari para pemegang kebijakan atau stakeholder.

    Menkes Budi berterima kasih kepada IDI atas dukungannya untuk mendorong tenaga kesehatan dalam menerima program vaksinasi Covid-19. Sebab, sebagai kelompok yang paling berisiko terpapar virus mereka harus menjadi kelompok yang terlindungi terlebih dahulu. Program imunisasi untuk vaksin Covid-19 adalah program ketiga imunisasi terbesar di Indonesia.

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

    Dua program imunisasi sebelumnya, yaitu pemberantasan penyakit cacar pada 1972 dan kedua adalah pembasmian penyakit polio pada 1995 hingga 1997. Pemberantasan cacar yang dilakukan pemerintah pada dekade 1970-an sukses, dan dianggap sebagai salah satu keberhasilan yang dilakukan pemerintah. Hal serupa terlihat pada vaksinasi Polio. Sebanyak 25 juta anak di Indonesia umur 5-10 tahun divaksin Polio, dan berhasil hingga sampai tahun 2000.

    Produk Terkait: Layanan Imunisasi Polio ke Rumah

    Vaksinasi Covid-19  ini cukup berbeda dan diakui sulit karena dilakukan terhadap populasi yang amat besar, dan disarankan dilaksanakan pada wilayah-wilayah dengan penyebaran Covid-19 yang cukup tinggi seperti Jakarta dan Surabaya. Oleh karena itu, dukungan semua pihak sangat diperlukan sehingga vaksinasi bisa sukses, dan Covid-19 benar-benar dicegah secara optimal.

    Baca Juga: Daftar Orang-orang yang Tidak Boleh Menerima Vaksin Covid-19

    Yuk, Sahabat Sehat mari dukung pemerintah untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19 supaya Covid-19 benar-benar dapat dicegah secara optimal. Jangan ragu dan jangan resah untuk divaksinasi karena vaksin itu baik dan perlu. Vaksin tak hanya mencegah diri sendiri dari penyakit tetapi melindungi orang-orang sekitar Sahabat. Untuk itu, selalu menerimalah berita-berita mengenai vaksinasi dari sumber-sumber valid dan terpercaya, salah satunya dari Prosehat. Di sini juga Sahabat bisa berkonsultasi dengan para dokter mengenai pentingnya vaksin demi kesehatan Sahabat. Info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Menkes jalin kebersamaan, gotong-royong dengan IDI tanggulangi Covid-19 [Internet]. Sehat Negeriku. 2021 [cited 13 January 2021]. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20210111/5636437/menkes-jalin-kebersamaan-gotong-royong-dengan-idi-tanggulangi-covid-19/
    Read More
  • Bagaimana cara penderita hipertensi menghadapi Covid-19? Tentunya hal ini menjadi pertanyaan para Sahabat mengingat hipertensi atau penyakit darah tinggi merupakan salah satu penyakit komorbid yang memungkinkan para penderitanya mudah terkena Covid-19. Data dari Satgas Covid-19 pada Oktober lalu menyatakan bahwa dari 1.488 pasien virus Corona sebanyak 50,5% di antaranya adalah penderita hipertensi. Baca Juga: Inilah […]

    Cara Penderita Hipertensi Menghadapi Covid-19

    Bagaimana cara penderita hipertensi menghadapi Covid-19? Tentunya hal ini menjadi pertanyaan para Sahabat mengingat hipertensi atau penyakit darah tinggi merupakan salah satu penyakit komorbid yang memungkinkan para penderitanya mudah terkena Covid-19. Data dari Satgas Covid-19 pada Oktober lalu menyatakan bahwa dari 1.488 pasien virus Corona sebanyak 50,5% di antaranya adalah penderita hipertensi.

    cara penderita hipertensi menghadapi Covid-19

    Baca Juga: Inilah Orang-orang yang Rentan Tertular Virus Covid-19

    Berdasarkan penuturan dari Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, dr. Cut Putri Arianie, MH.Kes, hipertensi adalah penyakit katastropik yang tidak dapat disembuhkan melainkan dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko. Jika pencegahan dan pengendalian tidak dapat dilakukan, hal tersebut dapat menimbulkan terjadinya kasus hipertensi baru yang dampaknya cukup besar.

    Penyebab Penderita Hipertensi Mudah Terkena Covid-19

    Lalu mengapa penderita hipertensi mudah terkena Covid-19? Hal ini disebabkan penyakit darah tinggi umumnya berkaitan dengan faktor usia lanjut dan komplikasi masalah kesehatan lainnya. Selain itu, karena pada beberapa pasien hipertensi telah mengalami perburukan beberapa organ penting dalam tubuh, seperti ginjal, saraf, dan pembuluh darah. Pada umumnya tidak ada gejala khas tertentu yang ditunjukkan karena memang pada dasarnya penyakit tekanan darah tinggi merupakan jenis penyakit yang tidak bergejala. Orang yang memiliki hipertensi akan merasa sakit apabila tekanan darah sistoliknya sudah lebih dari 180 mmHg, biasanya ditandai dengan gejala pusing, sakit kepala yang menjalar ke tengkuk belakang, atau bahkan ada yang mengarah ke gejala stroke, sehingga bisa tertutupi dengan gejala Covid-19 itu sendiri.

    Baca Juga: Cara Penderita Penyakit Ginjal Menghadapi Covid-19 

    Lalu Bagaimana Cara Penanganannya?

    Kementerian Kesehatan sendiri sudah membuat kebijakan-kebijakan untuk menangani kasus hipertensi ini, yaitu:

    • Mengembangkan dan memperkuat kegiatan deteksi dini hipertensi secara aktif (skrining)
    • Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan deteksi dini melalui kegiatan posbindu PTM
    • Meningkatkan akses penderita terhadap pengobatan hipertensi ke fasilitas-fasilitas layanan kesehatan, baik secara online maupun offline, yang berkaitan dengan situasi pada masa pandemi Covid-19

    Cara Penderita Hipertensi Menghadapi Covid-19

    Berikut ini adalah cara penderita hipertensi menghadapi Covid-19, yaitu:

    Ikuti rencana pengobatan untuk hipertensi

    Hal pertama adalah konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang biasa merawat Sahabat mengenai rencana perawatan hipertensi selama pandemi. Penggunaan obat-obatan jangka panjang sangat disarankan untuk dapat mengurangi keparahan Covid-19 dan meningkatkan kelangsungan hidup. Lakukan pengobatan antihipertensi rutin untuk mencegah kunjungan ke rumah sakit yang berisiko terpapar virus. Perbanyaklah persediaan obat-obatan penting di rumah untuk mengobati penyakit ringan.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Lakukan tindakan pencegahan dan keamanan COVID-19

    Tetap di rumah dan batasi kontak dengan orang lain sebisa mungkin dengan menghindari keramaian dan siapa pun yang sedang sakit. Selalu kenakan masker saat pergi keluar, dan jaga jarak minimal 1,5 meter dari orang lain. Sering-seringlah mencuci tangan dengan air hangat dan sabun setidaknya selama 20 detik atau gunakan pembersih berbasis alkohol. Disinfeksilah permukaan yang sering disentuh seperti gagang pintu dan meja dapur.

    Konsumsi makanan yang sehat untuk jantung

    Diet jantung yang sehat dapat menyembuhkan dan mengubah tubuh Sahabat. Pola makan yang menyehatkan jantung mengandung banyak lemak baik dan kalium, bersama dengan natrium (garam) dan lemak jahat dalam jumlah rendah. Pola makan DASH atau diet Mediterania yang banyak mengandung buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian adalah contoh pola makan yang efektif untuk menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi makanan dengan pola diet Mediterania bisa mengurangi risiko penyakit jantung hingga 30%. Karena, makanan yang dianjurkan dalam diet tersebut kaya akan minyak zaitun, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan ikan, rendah daging merah atau olahan, sehingga baik untuk dikonsumsi pasien dengan hipertensi.

    Selain itu, ubahlah pola makan sebagai berikut:

    • Meningkatkan asupan serat larut dari makanan, seperti sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan gandum.
    • Menghilangkan lemak trans buatan yang ditemukan dalam makanan olahan dan kemasan, seperti yang terkandung dalam kue kering.
    • Mengonsumsi gula, bersama dengan vitamin dan mineral yang ditemukan secara alami pada buah-buahan.
    • Mengonsumsi lemak baik atau tak jenuh yang terdapat pada makanan, seperti kacang-kacangan, zaitun, alpukat, dan ikan.

    Berolahragalah secara teratur

    Olahraga teratur membantu Sahabat menjaga berat badan yang sehat, membakar lemak tubuh, menurunkan tekanan darah dan gula darah. Kelebihan berat badan meningkatkan risiko hipertensi dan penumpukan plak pada pembuluh darah. Kehilangan 5-10% berat badan Sahabat berdampak signifikan pada kesehatan. Jika Sahabat belum pernah berolahraga lebih awal, mulailah perlahan sampai Sahabat membangun rutinitas dan stamina. Usahakan untuk melakukan olahraga dengan intensitas sedang selama 30 menit setidaknya 2-3 kali seminggu. Diskusikan dengan dokter sebelum memulai rutinitas kebugaran baru.

    Berhenti merokok dan batasi konsumsi alkohol

    Hilangkan kebiasaan merokok karena dapat meningkatkan tekanan darah, merusak lapisan arteri, serta meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan menambah kalori ekstra, dan menyebabkan kenaikan berat badan. Pria seharusnya tidak lebih dari dua minuman, dan wanita harus membatasi asupan alkohol mereka menjadi satu minuman per hari.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Demikianlah mengenai cara penderita hipertensi menghadapi Covid-19. Semoga cara-cara ini dapat membantu Sahabat yang sedang terkena penyakit tersebut atau teman dan kerabat yang sedang mengalaminya. Apabila Sahabat menginginkan informasi lanjutan mengenai hipertensi dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. [Internet]. 2021 [cited 12 January 2021]. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20201013/5535336/132-persen-pasien-covid-19-meninggal-memiliki-penyakit-hipertensi/
    2. Media K. Tekanan Darah Tinggi Memperburuk Covid-19, Ini Alasannya! [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 12 January 2021]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/10/14/182556020/tekanan-darah-tinggi-memperburuk-covid-19-ini-alasannya
    3. Maarif N. Pengidap Hipertensi Berisiko Tinggi Komplikasi COVID-19, Cegah dengan Ini [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 12 January 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4984893/pengidap-hipertensi-berisiko-tinggi-komplikasi-covid-19-cegah-dengan-ini
    4. Hipertensi dan Penanganannya – Direktorat P2PTM [Internet]. Direktorat P2PTM. 2021 [cited 12 January 2021]. Available from: http://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/hipertensi-dan-penanganannya
    5. 5 Tips to Manage Your High Blood Pressure During COVID-19 | Los Gatos Doc Primary Care & Family Practice [Internet]. Los Gatos Doc Primary Care & Family Practice | Los Gatos Family Physician | Primary Care Clinic & Family Doctor in Los Gatos, Campbell & Saratgoa CA. 2021 [cited 12 January 2021]. Available from: https://www.losgatosdoc.com/2020/09/28/5-tips-to-manage-your-high-blood-pressure-during-covid-19/
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja