Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Waspadai Berbagai Risiko Komplikasi Akibat Kanker Serviks

Kanker serviks merupakan jenis kanker pada wanita yang menyebabkan kematian kedua terbanyak setelah kanker payudara. Sayangnya, gejala kanker serviks tidak muncul pada awal-awal infeksi, melainkan gejala baru dirasakan setelah memasuki stadium lanjut dimana harapan hidup penderita sudah menurun jauh.

Waspadai Berbagai Risiko Komplikasi Akibat Kanker Serviks

Waspadai Berbagai Risiko Komplikasi Akibat Kanker Serviks

Banyak sekali komplikasi yang ditimbulkan dari kanker serviks, mulai terhadap organ kewanitaan sampai organ lainnya. Sebelum mengetahui komplikasi yang timbul akibat kanker serviks, ada baiknya kita memahami dulu apa itu kanker serviks dan gejala yang dialaminya.

Kanker Serviks

Kanker serviks adalah kanker atau keganasan yang tumbuh pada sel-sel rahim. Kanker ini berkembang secara perlahan-lahan dan menunjukkan gejalanya apabila sudah memasuki stadium lanjut.

Serviks merupakan organ kewanitaan di sepertiga bawah rahim (uterus), berbentuk silindris dan menonjol serta berhubungan dengan vagina.

Hampir 95% kanker serviks pada wanita disebabkan oleh human papillomavirus. Ada dua golongan HPV, yaitu HPV resiko tinggi atau HPV onkogenik (yang menjadi penyebab kanker), seperti HPV tipe 16, 18, dan 31, 33, 45, 52, 58. Sedangkan HPV yang resiko rendah atau non-onkogenik yaitu tipe 6, 11, 32 dan sebagainya.

Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, Cek: Harga Vaksin HPV di ProSehat

Gejala Kanker Serviks

Pada stadium awal, sebagian besar pasien tidak mengalami gejala apapun sampai akhirnya berkembang ke tahap stadium lanjut yang baru menimbulkan gejala. Gejala yang mungkin timbul berupa :

  • Perdarahan vagina
  • Keputihan
  • Nyeri panggul
  • Nyeri saat berhubungan intim.

Kanker serviks kemungkinan akan bermetastasis atau menyebar ke organ tubuh lainnya seperti panggul, kelenjar getah bening, dan paru-paru pada stadium lanjut. Gejala kanker serviks pada stadium lanjut dapat berupa:

  • Nyeri pada kaki
  • Berat badan berkurang secara drastis
  • Kelelahan
  • Nyeri pada punggung bawah
  • Keluarnya urin dan tinja dari vagina
  • Keluarnya darah bercampur dengan urin
  • Kesulitan untuk buang air kecil
  • Tulang rapuh hingga mudah patah (apabila penyebaran kanker mencapai tulang).

Baca Juga: Ayo Imunisasi Demi Kesehatan Si Kecil

Komplikasi

Wajib untuk Diwaspadai, Inilah Beberapa risiko komplikasi akibat kanker serviks yang bisa terjadi adalah seperti berikut: 

Menopause dini

Menopause dini biasanya disebabkan akibat komplikasi dari pengobatan radioterapi yang dapat merusak ovarium, sehingga banyak wanita mengalami menopause dini.

Penyempitan vagina

Radioterapi seringkali dapat menyebabkan vagina menjadi lebih sempit. Hal ini dapat menyebabkan nyeri saat berhubungan seksual.

Limfedema

Yaitu pembengkakan tungkai akibat penyumbatan pada pembuluh darah getah bening oleh sel kanker.

Dampak emosional

Bagi penderita kanker serviks, banyak sekali yang mengalami dampak emosional seperti rasa sedih yang berlebihan akibat didiagnosis kanker serviks yang berujung pada depresi.

Komplikasi lainnya:

  • Nyeri hebat akibat kanker yang menyebar ke tulang, otot dan saraf.
  • Kejang jika sel kanker bermetastasis ke otak.
  • Penumpukan urin di ginjal (hidronefrosis) yang dapat memicu gagal ginjal.
  • Perdarahan akibat kanker menyebar ke vagina dan kandung kemih dan rektum.

Vaksin HPV Melindungi dari Kanker Serviks

Kabar baiknya, kanker serviks dapat dicegah dengan vaksinasi HPV. Vaksin ini dapat diberikan pada wanita mulai dari usia 9 tahun dan memang lebih efektif jika wanita tersebut belum pernah melakukan hubungan seksual.

Pada wanita yang sudah pernah berhubungan seksual juga tetap bisa mendapatkan vaksinasi HPV. Dokter akan menyarankan untuk pemeriksaan Pap smear terlebih dahulu sebagai salah satu cara memastikan tidak adanya perubahan sel di leher rahim yang dicurigai sebagai sel kanker.

Untuk mendapatkan perlindungan yang efektif, Anda memerlukan 3 dosis vaksin HPV dengan interval waktu 2 bulan dan 4 bulan.

Baca Juga: Mengapa Vaksinasi HPV Juga Diperlukan Untuk Si Gadis?

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam. Segera jadwalkan vaksinasi HPV bersama ProSehat.

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia D
Ditinjau oleh: dr. Nurul L

 

Referensi

  1. Kanker.kemkes.go.id. 2021. PPKServiks.
  2. Kata Data. 2021. Ini Jenis Kanker yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia.
  3. Direktorat P2PTM. 2016. Kenali Gejala Kanker Serviks Sejak Dini – Direktorat P2PTM.
  4. Cancer.org. 2020. Cervical Cancer Symptoms | Signs of Cervical Cancer.
  5. Medanta.org. 2021. 6 Signs and Symptoms of Cervical Cancer in Women.
  6. Markman, MD, M., 2021. What are the Symptoms and Signs of Cervical Cancer?.
  7. HSE.ie. 2022. Cervical cancer – complications.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com