Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 261–270 of 1401 results

  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Mungkin banyak diantara Sahabat Sehat mengalami sariawan yang datang lagi dan lagi. Sariawan ditandai dengan luka berwarna putih atau kekuningan yang disertai nyeri pada rongga mulut dan bibir. Tentu rasanya tidak nyaman jika mengalami sariawan, bahkan dapat berimbas pada menurunnya nafsu makan. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara mengatasi […]

    Cara Menghilangkan Sariawan dengan Cepat Namun Tetap Aman

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Pengobatan Terbaik sebagai Cara Menghilangkan Sariawan dengan Cepat

    Banyak cara menghilangkan sariawan dengan cepat ternyata berbahaya. Cara tersebut justru menyebabkan luka sariawan yang semakin dalam. Oleh sebab itu, sangat penting mengetahui bagaimana cara mengatasi masalah mulut yang kerap dialami banyak orang ini.

    Mungkin banyak diantara Sahabat Sehat mengalami sariawan yang datang lagi dan lagi. Sariawan ditandai dengan luka berwarna putih atau kekuningan yang disertai nyeri pada rongga mulut dan bibir.

    Tentu rasanya tidak nyaman jika mengalami sariawan, bahkan dapat berimbas pada menurunnya nafsu makan. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara mengatasi sariawan dengan cepat ? Mari simak penjelasan berikut.

    Penyebab Munculnya Sariawan

    Sebelum membahas mengenai cara mengatasi sariawan, Sahabat Sehat harus mengetahui lebih dulu penyebab sariawan. Sebab penanganannya tentu harus disesuaikan dengan jenis penyebabnya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya Sariawan :

    • Trauma pada rongga mulut
    • Kebiasaan menggigit bibir atau lidah
    • Konsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas atau pedas
    • Penggunaan kawat gigi
    • Infeksi gusi (ginggivitis)
    • Infeksi rongga mulut, seperti jamur
    • Infeksi menular seksual, seperti herpes labialis
    • Mulut kering (xerostomia)
    • Mengunyah tembakau dan merokok
    • Efek samping obat, misal kemoterapi, antibiotik, dan anti epilepsi
    • Penyakit autoimun, misal penyakit lupus, penyakit Crohn dan penyakit Behcet.
    • Kurang gizi
    • Kekurangan asupan vitamin B-12, vitamin C, seng, asam folat, dan zat besi

    Lihat Juga: Penyebab dan Solusi Mengatasi Anak Mudah Sariawan

    Sariawan dapat sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 5-10 hari. Meski disertai nyeri, sariawan umumnya tidak disertai dengan demam. Namun tentunya kita ingin agar rasa nyeri tersebut segera hilang, begitu juga dengan bekas sariawan di bibir dan mulut.

    Cara Menghilangkan Sariawan dengan Cepat

    Masalah umum pada sariawan adalah rasa nyeri serta bekas sariawan di bibir. Meskipun proses sembuh tergolong cepat (5-10 hari) namun tentunya rasa nyeri dan tanda sedang sariawan dapat mengganggu kenyamanan tidur, fokus kerja, maupun rasa percaya diri.

    Bagi Sahabat Sehat yang tengah menderita sariawan, dianjurkan melakukan beberapa hal berikut untuk mengurangi rasa sakit dan mempercepat proses pemulihan:

    Mengurangi Rasa Sakit atau Nyeri

    Ada beberapa cara untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri pada sariawan. Cara pertama adalah dengan mengkonsumsi obat pereda nyeri. Cara ini sangat efektif, namun bagi Sahabat Sehat yang tidak ingin “sedikit-sedikit minum obat” maka ada beberapa tips untuk mengurangi rasa nyeri sariawan.

    • Konsumsi Air Putih Minimal 2 Liter Per Hari

      Konsumsi air putih dapat membuat tubuh lebih tenang sehingga tubuh bisa sedikit mengabaikan rasa nyeri yang sedang ditimbulkan oleh sariawan tersebut. Selain itu, konsumsi air putih dapat mempercepat metabolisme tubuh sehingga membantu proses penyembuhan.

    • Hindari Makanan dan Minuman yang Terlalu Panas dan Pedas

      Makananan dan minuman panas maupun pedas dapat memperburuk kondisi sariawan. Apalagi makanan dan minuman panas ataupun pedas merupakan salah satu faktor penyebab munculnya sariawan. Makanan yang dingin dan cenderung sedikit asam seperti es jeruk dapat mengurangi rasa nyeri pada sariawan.

    • Berkumur dengan Larutan Air Garam

      Rasa nyeri dari sariawan juga bisa dikurangin bahkan dihilangkan dengan berkumur menggunakan larutan air garam. Cara ini juga membantu mempercepat pemulihan sariawan, khususnya sariawan yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur. Setelah berkumur, Sahabat Sehat sebaiknya tidak kembali menelan kembali sisa air garam di mulut.

    Jika cara mengurangi rasa nyeri sariawan masih belum berhasil, silahkan pertimbangkan penggunaan obat pereda nyeri. Untuk mempercepat proses pemulihan bibir dan rongga mulut dari sariawan, ada beberapa pengobatan dan perawatan yang terbukti secara medis menjadi cara menghilangkan sariawan dengan cepat.

    Cara Mempercepat Proses Penyembuhan Sariawan

    Jika ingin sariawan bisa sembuh lebih cepat, ada beberapa tips yang bisa Sahabat Sehat lakukan. Tips tersebut diantaranya adalah:

    • Sikat Gigi Secara Perlahan

      Menyikat gigi terlalu keras dapat menyebabkan trauma pada gusi dan rongga mulut. Sebaiknya Sahabat Sehat pilih sikat gigi dengan bulu yang halus. Menyikat gigi dapat membersihkan plak-plak yang kemungkinan besar menjadi sarang bakteri dan jamur penyebab sariawan. Solusi ini menjadi cara menghilangkan sariawan dengan cepat dan sangat ampuh pada sariawan yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur.

    • Minum Teh Chamomile dan Madu

      Sebagai solusi alami, Sahabat Sehat dianjurkan mengkonsumsi teh chamomile yang mengandung anti-alergan pada penderita sariawan akibat reaksi alergi. Selain itu, kandungan zat dari Chamomile memiliki penenang yang dapat mengurangi nyeri akibat peradangan pada sariawan. Tambahkan madu, yang diketahui berperan sebagai antiseptik untuk meredakan peradangan akibat infeksi.

    • Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

      Sahabat Sehat sebaiknya mencukupi asupan buah, sayur, ikan, daging, telur, susu dan produk olahannya dalam menu sehari-hari. Pilih menu makanan yang bervariasi agar meningkatkan nafsu makan Sahabat Sehat. Daya tahan tubuh yang baik disertai nutrisi berimbang dapat membantu mempercepat pemulihan dan penyembuhan sariawan.

    • Konsumsi Multivitamin

      Salah satu penyebab sariawan adalah akibat kekurangan vitamin B12, vitamin C, zat besi, asam folat dan seng. Sebaiknya Sahabat Sehat rutin mengkonsumsi multivitamin dengan komposisi tersebut untuk mencegah dan mempercepat proses pemulihan saat menderita sariawan.

      Perhatian: Saat ini banyak beredar vitamin palsu. Pastikan untuk membeli vitamin dari toko yang memang terpercaya, dan cek keaslian produk dengan melihat segel kemasan dan tanda-tanda keaslian produl lainnya.

    • Obat Sariawan

      Saat ini sudah cukup banyak obat sariawan, baik dalam bentuk krim, salep, gel, maupun cairan. Sahabat Sehat dapat memilih obat sariawan yang dijual bebas terlebih dulu sebagai penanganan awal.

    Temukan Kebutuhan untuk Mengatasi Sariawan Anda, Cek Di Sini

    Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai cara menghilangkan sariawan dengan cepat yang dapat diterapkan di rumah. Apabila sariawan terasa semakin nyeri, bertambah banyak, atau bila dialami lebih dari 7 hari maka sebaiknya periksakan lebih lanjut ke dokter. Sementara itu, jika Sahabat Sehat tengah menjalani pengobatan maka sebaiknya lakukan kontrol kembali ke dokter yang menangani.

    Bagi Sahabat Sehat yang memerlukan multivitamin, segera manfaatkan layanan pesan antar dari Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Friedman M. Stomatitis [Internet]. USA : WebMD. 2019 [updated 2019 Oct 11; cited 2021 July 28].
    2. Seymour T. Everything you need to know about stomatitis [Internet]. USA : Medical News Today. 2017 [updated 2017 June 09; cited 2021 July 28].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sedekah diketahui merupakan salah satu cara menunaikan amalan ibadah, namun secara medis ada manfaat bersedekah bagi kesehatan manusia. Maka dari itu, dapat dikatakan bersedekah menjadi jalan agar manusia bisa sehat secara jasmani dan rohani. Nah Sahabat Sehat, apa saja manfaat bersedekah dari sisi […]

    5 Manfaat Bersedekah Bagi Kesehatan Tubuh Menurut Para Ahli

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Manfaat Bersedekah Bagi Kesehatan Bisa Didapat dengan Membantu Orang Kesusahan, Berdonasi, ataupun Mendoakan Seseorang

    Sedekah diketahui merupakan salah satu cara menunaikan amalan ibadah, namun secara medis ada manfaat bersedekah bagi kesehatan manusia. Maka dari itu, dapat dikatakan bersedekah menjadi jalan agar manusia bisa sehat secara jasmani dan rohani.

    Nah Sahabat Sehat, apa saja manfaat bersedekah dari sisi medis ? Mari simak penjelasan berikut.

    Memberi Rasa Bahagia dan Mengurangi Resiko Stress

    Dengan bersedekah, rasa bahagia tidak hanya dirasakan oleh penerima sedekah saja namun dapat dirasakan pula oleh pemberi sedekah. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Public Health pada tahun 2013 mengungkapkan bahwa orang yang senang membantu orang lain memiliki risiko lebih rendah mengalami stress. Pada penelitian lain turut mengungkapkan bahwa bersedekah dapat meningkatkan hormon endorfin, dopamin dan oksitosin.

    Meningkatnya hormon endorfin diketahui dapat mengurangi efek buruk dari stress. Selain itu, orang yang hormon endorfinnya meningkat akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik.  Meningkatnya hormon dopamin juga akan bermanfaat bagi tubuh karena memberikan efek rasa bahagia serta dapat meningkatkan daya ingat. Sementara hormon oksitosin baik untuk orang yang sedang mengalami masalah darah tinggi.

    Menurunkan Tekanan Darah

    Rasa senang yang dialami setelah bersedekah dapat mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang memberi dukungan sosial terhadap orang lain cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah sehingga hal ini dikaitkan sebagai cara pencegahan hipertensi dan menjaga kesehatan pembuluh darah di jantung.

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penurunan tekanan darah ini disebabkan karena ketika kita memberi sedekah, produksi hormon oksitosin akan meningkat. Hormon yang diproduksi oleh kelenjar ptuitari yang ada di otak ini memberikan rasa tenang serta menurunkan tekanan darah.

    Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh David Klein, menyebutkan bahwa perasaan bahagia setelah bersedekah dapat meningkatkan produksi sel kekebalan IgA yang berperan penting dalam melindungi tubuh dari bakteri dan mikroba yang dapat menyerang sistem pencernaan dan pernafasan.

    Seperti yang kita ketahui bahwa di masa pandemi ini sangat penting menjaga kekebalan tubuh. Oleh sebab itu, bersedekah dengan tulis ikhlas bisa menjadi salah satu ikhtiar untuk mencapai pola hidup sehat.

    Menurunkan Risiko Kematian

    Salah satu manfaat bersedekah bagi kesehatan yang telah terbukti secara medis adalah dapat menurunkan resiko kematian. Berdasarkan sebuah penelitian, orang yang menjadi sukarelawan di dua organisasi atau lebih menurunkan resiko kematian dalam periode lima tahun kedepan sebanyak 44%. Tentunya hal ini terlepas dari faktor lain seperti usia, kesehatan, olahraga dan sebagainya. 

    Orang yang aktif di kegiatan sosial, setidaknya memiliki 76% kondisi kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang tidak bersedekah. Dan sebaliknya, orang yang enggan bersedekah berisiko memiliki hormon pemicu stress lebih banyak di dalam tubuh.

    Mengatasi Depresi

    Dr. Ahmad Sameh menyebutkan bahwa dengan bersedekah, pola pikir menjadi positif dan dapat membantu Sahabat Sehat keluar dari rasa terisolasi di lingkungannya yang menjadi salah satu penyebab munculnya depresi. Selain itu dengan bersedekah, Sahabat Sehat dapat meningkatkan empati serta menimbulkan perasaan kasih sayang pada orang lain.

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa manfaat bersedekah bagi kesehatan kita. Untuk menjaga tubuh tetap sehat, sebaiknya kelola stress dengan baik dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan konsultasi Chat Dokter Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan maya 08111816800 atau klik http//www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Siyahailatua S. Ahli Sebut Melakukan Sedekah Miliki Manfaat Kesehatan [Internet]. Indonesia : Tempo. 2020 [updated 2020 May 14; cited 2021 July 27].
    2. Sari N. 9 Manfaat Sedekah Baik untuk Kelangsungan Hidup Manusia [Internet]. Indonesia : Liputan 6. 2019 [updated 2019 April 11; cited 2021 July 27].
    3. Suara Muslim. Tak Hanya Menambah Rezeki, Sedekah Bisa Sembuhkan Penyakit [Internet]. Indonesia : Suara Muslim. 2017 [updated 2017 Aug 03; cited 2021 July 27].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Ada 2 cara mengetahui jenis hepatitis yang diderita seseorang. Caranya dengan melihat gejala, atau dengan pemeriksaan di laboratorium. Dari setiap jenis hepatitis tentunya gejala yang ditimbulkan berbeda-beda. Meskipun demikian, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan lab. Terutama agar sahabat sehat mengetahui secara […]

    Cara Mengetahui Jenis Hepatitis dengan Mudah dan Akurat

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Rekomendasi Cara Mengetahui Jenis Hepatitis Paling Cepat dan Akurat

    Ada 2 cara mengetahui jenis hepatitis yang diderita seseorang. Caranya dengan melihat gejala, atau dengan pemeriksaan di laboratorium. Dari setiap jenis hepatitis tentunya gejala yang ditimbulkan berbeda-beda. Meskipun demikian, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan lab. Terutama agar sahabat sehat mengetahui secara pasti:

    • apa jenis hepatitis yang sedang diderita
    • benarkah sedang menderita hepatitis,
    • dan apakah hanya satu jenis hepatitis yang sedang diderita.

    Hepatitis merupakan kondisi peradangan pada hati akibat infeksi virus maupun beberapa hal lainnya, seperti efek samping obat, keracunan, alkohol, perlemakan hati dan penyakit autoimun. Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut mengenai penyakit hepatitis yang disebabkan karena infeksi virus.

    Berbagai Jenis Penyakit Hepatitis

    Penyakit Hepatitis yang disebabkan akibat infeksi virus terdiri dari beberapa jenis, yaitu Hepatitis. A, B, C, D dan E dengan gejala yang berbeda-beda. Hepatitis sering kali tidak disadari oleh penderitanya, karena sebagian besar gejala yang dialami cukup ringan. Namun, tidak menutup kemungkinan Hepatitis akan berlanjut dan menimbulkan komplikasi apabila tidak mendapatkan penanganan segera.

    Selain dibagi menjadi Hepatitis A, B, C, D, dan E, hepatitis juga dibagi menjadi dua ketagori. Kategori pertama adalah hepatitis akut, yaitu hepatitis yang terjadi kurang dari 6 bulan. Ketagori kedua adalah hepatitis kronis, yaitu hepatitis yang terjadi lebih dari 6 bulan.

    Beda jenis maupun kategori hepatitis yang diderita, penanganan dan metode penyembuhannya juga bisa berbeda. Oleh sebab itu, sangat penting mempelajari cara mengetahui jenis hepatitis dengan tepat jenis sehingga nantinya tahu harus memberikan pertolongan seperti apa kepada pasien.

    Beda Jenis Hepatitis, Beda Cara Penularannya

    Setiap jenis hepatitis memiliki cara penularannya masing-masing. Mengetahui sumber penularan hepatitis sangat penting karena dapat membuka wawasan kita semua tentang pentingnya hidup bersih, dan perilaku hidup yang sehat.

    Sahabat Sehat, berikut adalah cara penularan penyakit Hepatitis berdasarkan jenis penyebab virus nya, yaitu:

    • Hepatitis A

      Penyakit Hepatitis A disebabkan karena infeksi dari virus Hepatitis A (HAV). Penularan Hepatitis A melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja penderita Hepatitis A. Penyakit ini kerap kali terjadi di negara padat penduduk dengan sanitasi yang buruk.

      Penderita Hepatitis A cenderung pulih dengan sendirinya karena hepatitis jenis ini cenderung masuh kategori hepatitis akut yang tidak berkembang menjadi hepatitis kronis. Namun demikian, kita tetap harus mencegah jangan sampai terkena penyakit ini. Pencegahannya bisa dengan menjaga pola hidup bersih, atau dengan melakukan vaksinasi Hepatitis A.

      Gejala umum yang ditimbulkan: Beberapa gejala yang ditimbulkan diantaranya adalah mudah lelah, sering mual dan muntah, ada rasa nyeri perut kanan atas, diare, kulit dan bagian putih mata menguning (jaundice), kehilangan selera makan, urine berwarna gelap, demam, dan nyeri sendi.

    • Hepatitis B

      Berbeda dengan Hepatitis A, penyebaran penyakit hepatitis B virus (HBV) terjadi karena kontak dengan cairan tubuh penderita Hepatitis B seperti darah, cairan vagina dan sperma, serta penggunaan jarum suntik bersamaan. Hepatitis B juga ditularkan oleh ibu pengidap hepatitis B kepada bayi yang dilahirkannya.

      Hepatitis B termasuk dalam jenis yang berbahaya dan memiliki resiko kematian yang besar. Jutaan orang sadar ataupun tidak menderita penyakit ini. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mencegah penularan penyakit ini dengan melakukan vaksinasi Hepatitis B.

      Gejala umum yang ditimbulkan: Memiliki gejala yang cenderung sama seperti halnya hepatitis A, namun umumnya disertai dengan sakit perut, khususnya di bagian kanan atas. Juga ada nyeri tulang dan otot serta kotoran penderita yang cenderung berwarna keputihan.

    • Hepatitis C

      Selanjutnya yaitu Hepatitis C, yang disebabkan karena infeksi virus Hepatitis C. Penularan virus Hepatitis C yaitu melalui kontak dengan darah penderita Hepatitis C. Kontak darah tersebut misalnya saat transfusi darah, transplantasi organ tubuh, penggunaan jarum suntik, dan barang pribadi seperti sikat gigi atau pisau cukur secara bersamaan. Walaupun jarang terjadi, namun hubungan intim bisa menjadi sarana penularan hepatitis C.

      Penderita hepatitis C harus waspada. Walaupun merupakan jenis hepatitis yang ringan namun memiliki potensi lama kelamaan menjadi hepatitis kronis yang berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Karena belum ada vaksin untuk hepatitis C, maka sangat disarankan untuk berhati-hati dan tidak boleh sembarnagan menerima transfusi darah maupun transplantasi organ. Selain itu, sangat tidak disarankan melakukan penggunaan jarum suntik bersama, ataupun menggunakan sikat gigi dan pisau cukur milik orang lain.

      Gejala umum yang ditimbulkan: Banyak penderita hepatitis C melaporkan tidak merasakan gejala apapun. Namun ada juga yang melaporkan mengalami munculnya gejala seperti demam, nafsu makan menurun, urine berwarna gelap, sakit perut, nyeri sendi, dan penyakit kuning.

    • Hepatitis D

      Penyakit Hepatitis D disebabkan karena infeksi virus Hepatitis D pada hati. Umumnya terjadi pada pasien yang sudah pernah terinfeksi Hepatitis B sebelumnya. Penularan Hepatitis D terjadi akibat penggunaan jarum suntik secara bersamaan, transfusi darah, hubungan seksual, maupun penularan dari ibu ke janin.

      Seringkali penderita hepatitis D juga terinfeksi hepatitis B. Mengalami dua jenis hepatitis bersamaan akan meningkatkan resiko penyakit yang lebih serius. Untungnya hepatitis D dapat ditangkap juga dengan penggunaan vaksin hepatitis B.

      Gejala umum yang ditimbulkan: Pada umumnya memiliki gejala yang sama seperti penderita hepatitis A, B, dan C. Bedanya, karena penyakit ini menyerang hati maka fungsi hati akan sedikit menurun sehingga pada beberapa penderita akan merasa tidak nafsu makan karena selalu merasa tidak lapar, serta berat badan yang mulai menurut.

    • Hepatitis E

      Penularan penyakit Hepatitis E hampir sama dengan penyakit Hepatitis A, yaitu melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh virus Hepatitis E. Walaupun sudah tersedia, vaksin untuk hepatitis E tergolong masih membutuhkan pengembangan agar hasilnya dapat memberikan perlindungan yang maksimal. Selain itu, persediaan vaksin hepatitis E tergolong sedikit.

      Untungnya hepatitis E tergolong tidak seberbahaya hepatitis B dan C. Meskipun demikian, sangat penting untuk menjaga kesehatan dengan menjaga kebersihan dan senantiasa melakukan pola hidup yang sehat.

      Gejala umum yang ditimbulkan: Gejala hepatitis E seringkali muncul 2 sampai 6 minggu setelah virus menginfeksi tubuh. Gejala umumnya adalah demam, mudah lelah, penurunan nafsu makan, sakit perut, urine berwarna gelap, kulit gatal-gatal, dan penyakit kuning.

    Rekomendasi Cara Mengetahui Jenis Hepatitis

    Penderita hepatitis dapat mengetahui jenis hepatitis yang diderita dengan melihat gejala hepatitis yang dialami. Penderita juga bisa mengetahui jenis hepatitis yang diderita dengan melakukan pemeriksaan di laboratorium.

    Walaupun jenis hepatitis bisa dilihat melalui gejala yang ditimbulkan, namun sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan di laboratorium. Tujuannya agar anda mendapatkan keakuratan yang jauh lebih tinggi dan untuk memastikan ada tidaknya masalah “Hepatitis Ganda”, yaitu suatu kondisi mengalami 2 atau lebih jenis hepatitis sekaligus.

    Untuk membedakan jenis virus Hepatitis yang menginfeksi, dokter akan menyarankan pemeriksaan lanjutan seperti tes darah, tes urin, serta pemeriksaan lainnya sesuai dengan kondisi tubuh. Namun secara umum berikut ini adalah gejala yang ditimbulkan 

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa cara mengetahui jenis hepatitis yang pastinya sangat penting untuk diketahui. Namun pastinya sangat penting untuk selalu berupaya mencegah penyebaran penyakit hepatitis ini. Caranya bisa dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta mengikuti vaksinasi Hepatitis. 

    Jika Sahabat Sehat berminat untuk vaksinasi Hepatitis, segera manfaatkan layanan Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. World Health Organization. Hepatitis [Internet]. USA : World Health Organization. 2019 [updated 2019 Sep 01; cited 2021 July 27].
    2. Marcin J. Hepatitis: Types, Symptoms, and Treatment [Internet]. USA : Healthline. 2017 [updated 2017 May 09; cited 2021 July 27].
    3. National Health Service. Hepatitis [Internet].
    4. Southern Nevada Health District. The Five Types of Hepatitis [Internet]. USA : Southern Nevada Health District. 2021 [updated 2019 Oct 29; cited 2021 July 27].
    5. Robinson J. An Overview of the Major Types of Hepatitis [Internet]. USA : WebMD. 2019 [updated 2019 Dec 12; cited 2021 July 27].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Jika Sahabat Sehat melakukan pemeriksaan PCR, pada lembar pemeriksaan akan tertera hasil CT Value. Namun, apakah Sahabat Sehat mengetahui apa arti dari CT Value dan tahu cara membaca CT Value tersebut? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut. Mengenali Apa Itu […]

    Yuk, Cari Tahu Cara Membaca CT Value Tes PCR Covid-19

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Cara Membaca CT Value dari Hasil Pemeriksaan PCR Covid 19

    Jika Sahabat Sehat melakukan pemeriksaan PCR, pada lembar pemeriksaan akan tertera hasil CT Value. Namun, apakah Sahabat Sehat mengetahui apa arti dari CT Value dan tahu cara membaca CT Value tersebut? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut.

    Mengenali Apa Itu CT Value

    Hasil CT Value umumnya didapat setelah melakukan pemeriksaan swab PCR. CT Value merupakan singkatan dari Cycle Threshold Value. Pada pemeriksaan PCR, mesin pemeriksa akan melakukan pemeriksaan berulang atau yang disebut amplifikasi untuk menentukan apakah sampel yang diambil dari usapan hidung-tenggorokan Sahabat Sehat mengandung materi genetik virus Covid-19.

    Cara Menghitung Nilai CT Value

    Satu siklus putaran pemeriksaan berulang yang dilakukan mesin inilah yang disebut CT value. CT value menghitung nilai ambang siklus saat mencari atau mendeteksi keberadaan materi genetik virus Covid-19 dari sampel yang diperiksa.

    Sebagai contoh, alat melakukan amplifikasi sebanyak 40 putaran maka berarti setelah 40 putaran akan terdeteksi keberadaan materi genetik virus Covid-19. Maka nilai CT value nya adalah 40. Setiap mesin pemeriksaan PCR pada laboratorium memiliki nilai ambang yang berbeda-beda. Namun rata-rata CT value berada pada kisaran 35-45 kali putaran.

    Pentingnya Nilai CT Value

    Sahabat Sehat, CT value dapat membantu dokter dalam menegakan diagnosa sehingga Sahabat Sehat dapat segera memperoleh penanganan. Meskipun demikian, CT value tidak dapat dijadikan pedoman untuk menentukan tingkat keparahan infeksi maupun kesembuhan seseorang. Untuk menentukan tingkat keparahan infeksi dan kesembuhan, tetap diperlukan pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang.

    Cara Membaca CT Value 

    Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa CT value berbanding terbalik dengan kemampuan penularan virus ke orang lain. Semakin tinggi CT value, maka semakin rendah juga kemungkinan virus untuk ditularkan kepada orang lain.

    Nilai CT value <29

    Artinya reaksi positif kuat karena alat mendeteksi cukup banyak jumlah partikel virus dari sampel yang telah diambil. Pasien disarankan untuk kembali beristirahat dan melakukan isolasi.

    Lihat Juga: Ternyata Orang dengan Obesitas Lebih Rentan Terkena Covid-19

    Nilai CT value 30-37

    Hasil PCR tetap menunjukkan reaksi positif namun jumlah materi genetik virus dari virus jumlahnya sedang. Jumlah ini tidak berarti kondisi tubuh sudah berangsur sembuh ataupun masih dalam keadaan sakit. Disarankan untuk tetap menjaga imun tubuh karena jika lengah bisa saja kondisi ini berubah ke arah yang tidak diinginkan.

    Nilai CT value 38-40

    Nilai ini menunjukkan reaksi positif lemah, artinya jumlah partikel virus yang terdeteksi jumlahnya sedikit. Disarankan untuk tetap menjaga imun tubuh karena jika lengah bisa saja kondisi ini berubah ke arah yang tidak diinginkan.

    Nilai CT value >40

    Pada nilai ini menandakan kondisi Sahabat Sehat negatif COVID-19. Dengan kata lain tidak ditemukan satupun materi genetik dari virus SARS-COV-2 pada sampel yang diambil. Meski demikian, menjaga imun tubuh dan melakukan protokol kesehatan tetap wajib dilakukan.

    Lihat Juga: Layanan Test PCR di Prosehat

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai cara membaca CT Value pada pemeriksaan PCR yang penting untuk diketahui terutama bagi Sahabat Sehat yang tengah menderita Covid-19. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Covid Portal. Difference between RT-PCR test, Rapid antigen test and antibody test · Covid Portal [Internet]. Czechia : Covid Portal. 2021 [updated 2021 June 30; cited 2021 July 08].
    2. Hoffmann C. Diagnostic Tests and Procedures [Internet]. USA : Covid Reference; [cited 2021 July 08].
    3. Mascarenhas A. Explained: What is Ct value, and why is it important? [Internet]. India : The Indian Express. 2021 [updated 2021 July 27; cited 2021 July 14].
    4. Government of Canada. COVID-19 testing: Polymerase chain reaction (PCR) and cycle threshold (Ct) values [Internet]. Canada : Government of Canada. 2021 [updated 2021 June 10; cited 2021 July 14].
    5. Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia. Apakah Arti Nilai CT pada Pemeriksaan real time RT-PCR [Internet]. Indonesia : Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia; [cited 2021 July 14]. A
    Read More
  • Feses berwarna gelap sering kali dikaitkan dengan faktor makanan yang Sahabat Sehat konsumsi. Namun, tidak menutup kemungkinan hal ini merupakan gejala dari suatu penyakit.  Pada kesempatan kali ini akan dibahas beberapa hal yang menyebabkan feses berwarna gelap, serta solusi terbaik jika Sahabat Sehat mengalami masalah ini. Penyebab Feses Berwarna Gelap Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, […]

    5 Jenis Penyakit dengan Ciri Keluar Feses Berwarna Gelap

    Gangguan Fungsi Hati Menyebabkan Feses Berwarna Gelap Kehitaman

    Feses berwarna gelap sering kali dikaitkan dengan faktor makanan yang Sahabat Sehat konsumsi. Namun, tidak menutup kemungkinan hal ini merupakan gejala dari suatu penyakit. 

    Pada kesempatan kali ini akan dibahas beberapa hal yang menyebabkan feses berwarna gelap, serta solusi terbaik jika Sahabat Sehat mengalami masalah ini.

    Penyebab Feses Berwarna Gelap

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, feses yang berwarna lebih gelap bisa disebabkan  akibat faktor makanan. Namun hal ini juga dapat merupakan gejala dari suatu penyakit. Makanan yang berwarna biru tua, ungu, maupun hitam seperti blueberry, suplemen tablet tambah darah yang mengandung zat besi, ataupun obat yang mengandung bismuth subsalicylate dapat menyebabkan feses berwarna gelap.

    Selain itu, berikut ini adalah beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan feses berwarna gelap :

    1. Pendarahan Saluran Cerna Bagian Atas

    Biasanya pendarahan saluran cerna bagian atas turut diikuti gejala seperti muntah darah atau muntah cairan hitam, kram perut, sesak nafas, pusing, dan mudah lelah. Perdarahan saluran cerna dapat disebabkan karena iritasi saluran cerna, infeksi pencernaan, ataupun efek samping obat-obatan.

    2. Sirosis Hati

    Sirosis hati atau disebut juga pengerasan hati dapat ditandai dengan feses yang berwarna  gelap, bahkan hitam seperti kopi. Pada kondisi sirosis ringan, warna feses mungkin masih seperti biasanya

    3. Radang Kerongkongan

    Peradangan pada kerongkongan, atau disebut juga Esofagitis kerap kali dialami penderita asam lambung akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan. Pada kasus peradangan kerongkongan, terjadi iritasi dan pendarahan di kerongkongan sehingga darah turun dan keluar bersama feses. Hal inilah yang menyebabkan warna feses berubah menjadi lebih gelap.

    4. Luka pada Usus Dua Belas Jari

    Usus dua belas jari dapat terluka akibat beberapa hal, misalnya infeksi bakteri Helicobacter Pylori. Luka ini bisa semakin berat jika Sahabat Sehat mengkonsumsi obat pereda nyeri, kondisi psikis (stress, cemas), maupun akibat makanan yang asam. Luka pada usus dua belas jari dapat menyebabkan warna feses berubah menjadi lebih gela

    5. Kanker Saluran Cerna

    Salah satu gejala kanker pada saluran cerna adalah adanya perubahan warna feses. Namun, umumnya disertai keluhan lain seperti penurunan berat badan yang signifikan tanpa sebab yang jelas.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai hal penyebab feses berwarna gelap. Deteksi dini dapat membantu Sahabat Sehat mendapatkan penanganan lebih cepat, sehingga meminimalisir komplikasi. 

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lanjut silahkan klik fitur chat yang tersedia di pojok kanan bawah halaman ini, atau hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Penulis: R. Ivan
    Ditinjau Oleh: Dr. Monika Chyntia

    Referensi
    Niddk – Mengenai Gastrointestinal Bleeding. Sesuai konten pada 26 Juli 2021
    Medlineplus – Dengan Judul “Black or tarry stools”. Sesuai konten pada 26 Juli 2021

    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Apakah Sahabat Sehat sering kesulitan tidur di malam hari? Sulit tidur atau disebut juga Insomnia yang dialami berkepanjangan, berpotensi menimbulkan gangguan pada fungsi organ dan psikologis seseorang. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara mengatasi sulit tidur ? Mari simak penjelasan berikut. Berapa Lama Waktu […]

    Sering Susah Tidur ? Coba Lakukan Tips Berikut

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    tidur sehabis makan sahur

    Apakah Sahabat Sehat sering kesulitan tidur di malam hari? Sulit tidur atau disebut juga Insomnia yang dialami berkepanjangan, berpotensi menimbulkan gangguan pada fungsi organ dan psikologis seseorang. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara mengatasi sulit tidur ? Mari simak penjelasan berikut.

    Berapa Lama Waktu Tidur yang Ideal ?

    Sahabat Sehat, secara umum bagi orang dewasa berusia 18-60 tahun membutuhkan waktu tidur selama 7-8 jam per hari. Sementara pada lansia berusia diatas 61 tahun keatas membutuhkan waktu tidur 7-9 jam per hari. Selanjutnya pada kelompok anak, durasi tidur yang dibutuhkan tergantung dari usia anak. Rata-rata anak membutuhkan waktu tidur 8-10 jam atau lebih.

    Baca Juga : Duh Sering Susah Tidur Malam Hari Nih

    Penyebab Sulit Tidur

    Sulit tidur dapat disebabkan oleh berbagai hal baik pengaruh kondisi fisik maupun kondisi psikis, seperti :

    • Menderita suatu kondisi medis

    Kondisi medis seperti gangguan jantung dan paru, gangguan sendi, maupun infeksi kronis, seperti hepatitis dan infeksi HIV/AIDS dapat berdampak pada kualitas tidur seseorang

    • Gangguan psikologis. 

    Contohnya depresi, gangguan cemas, gangguan bipolar, maupun gangguan kepribadian, diketahui berdampak pada kualitas tidur.

    • Efek samping obat. 

    Beberapa jenis obat, seperti obat antidepresan, obat golongan adrenergik (salbutamol, terbutaline, metilfenidat, dexamfetamin), kortikosteroid, dan golongan opioid (morfin, tramadol, kodein, oxycodone, dll) dapat mempengaruhi kualitas tidur.

    • Faktor genetik atau keturunan keluarga.
    • Pola hidup yang tidak teratur. 

    Sebagai contoh, waktu kerja yang tidak menentu, olahraga tidak teratur, serta kebiasaan merokok dan minum alkohol, diperkirakan dapat berdampak pada kualitas tidur

    Baca Juga : 10 Cara Mengatasi Kurang Tidur atau Kebiasaan Begadang

    Tips Atasi Sulit Tidur

    Nah Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa tips yang dapat Sahabat Sehat coba lakukan di rumah untuk memperbaiki kualitas tidur:

    • Usahakan tidur di jam yang sama setiap hari
    • Ciptakan suasana tidur yang baik, seperti mengatur lampu, suasana lingkungan yang hening, dan suhu ruangan yang sejuk.
    • Baringkan diri di tempat tidur ketika sudah merasa mengantuk.
    • Hindari berbaring di tempat tidur sambil melakukan aktivitas lain, seperti bermain gadget, atau membaca. 
    • Batasi bermain ponsel atau komputer di malam hari
    • Hindari konsumsi minuman berkafein seperti teh, soda, kopi serta minuman beralkohol di malam hari
    • Hindari makan dan minum mendekati jam tidur. Makan terlalu banyak sebelum tidur dapat menyebabkan naiknya asam lambung, sementara minum terlalu banyak dapat menyebabkan timbulnya keinginan buang air kecil.
    • Berolahraga teratur, minimal 30 menit per hari atau minimal 150 menit per minggu. Olahraga dapat mendukung proses metabolisme tubuh lancar dan menjaga kualitas tidur.
    • Batasi tidur siang. Tidur siang terlalu lama dapat mempengaruhi durasi tidur dimalam hari. Idealnya waktu tidur siang hanya 20-30 menit.
    • Kelola stress dengan baik

    Baca Juga : Tidur Anda Tetap Berkualitas

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai cara mengatasi sulit tidur yang cukup mudah dipraktekkan di rumah. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa 

    Referensi:

    1. Valente S. Evaluating and Managing Insomnia: Non-pharmacological Treatments. Journal of Sleep Disorders & Therapy.2015;4(2):1-4.
    2. Cunnington D, Junge M. Clinical Updates Chronic insomnia: diagnosis and non-pharmacological management. British Medical Journal. 2016:1-6.
    3. Winkelman JW. Insomnia Disorder. The New England Journal of Medicine. 2015;375(15):1437-44.
    4. St-Onge MP, Mikic A, Pietrolungo. Effects of Diet on Sleep Quality. American Society for Nutrition. 2016;7:938-49.
    5. Centers for Disease Control and Prevention. How Much Sleep Do I Need? [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2017 March 02; cited 2021 July 23]. Available from : https://www.cdc.gov/sleep/about_sleep/how_much_sleep.html
    6. Khatri M. 10 Tips to Beat Insomnia [Internet]. USA : WebMD. 2019 [updated 2019 Aug 30; cited 2021 July 23]. Available from : https://www.webmd.com/women/guide/insomnia-tips

     

    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, salah satu hal yang perlu diwaspadai selama menjalani isolasi mandiri adalah munculnya sesak nafas akibat proses peradangan di paru-paru. Latihan pernapasan diketahui dapat membantu meningkatkan kadar oksigen pada paru dan membersihkan lendir pada saluran nafas. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara melakukan latihan pernapasan ? Mari simak […]

    Sesak Nafas Saat Isolasi Mandiri ? Jangan Panik, Lakukan Latihan Pernapasan Berikut

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    gagal jantung kongestif

    Sahabat Sehat, salah satu hal yang perlu diwaspadai selama menjalani isolasi mandiri adalah munculnya sesak nafas akibat proses peradangan di paru-paru. Latihan pernapasan diketahui dapat membantu meningkatkan kadar oksigen pada paru dan membersihkan lendir pada saluran nafas. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara melakukan latihan pernapasan ? Mari simak penjelasan berikut ini.

    Langkah Latihan Pernapasan

    Berikut beberapa langkah dalam melatih pola pernapasan bagi Sahabat Sehat yang tengah menjalani isolasi mandiri dirumah :

    • Tarik Nafas Dalam

    Sahabat Sehat dianjurkan menarik nafas dalam melalui hidung, lalu tahan selama 2 detik dan hembuskan melalui mulut. Gerakan ini dapat diulang sebanyak 4 hingga 5 kali.

    • Mobilisasi Otot Dada

    Gerakan ini bertujuan untuk melatih otot yang menempel pada dada, termasuk otot sisi samping, otot depan dan belakang dinding dada. Letakkan kedua tangan pada dada bagian samping, lalu tarik nafas panjang. Tekan perlahan dada mengikuti gerakan pernapasan pada saat membuang nafas.

    • Batuk Efektif

    Tarik nafas dalam lalu hembuskan seperti akan batuk, dengan posisi mulut terbuka. Sahabat Sehat dapat mengulangi gerakan ini hingga tiga kali. Selain itu, Sahabat Sehat juga dapat membuka mulut menganga dan tarik nafas dalam lalu hembuskan melalui mulut.

    Produk Terkait : Sesak Nafas

     

    • Gerakan Pursed Lip Breathing

     

    Siapkan tisu dan pegang dengan posisi di depan mulut, lalu tarik nafas dalam dan hembuskan udara ke arah tisu. Sahabat Sehat dapat mengulangi gerakan ini hingga 4-5 kali.

    • Gerakan AROM Exercise Ringan

    Gerakan seluruh anggota tubuh, seperti tangan, kaki, dan kepala yang diikuti dengan gerakan nafas ringan. Ulangi gerakan ini hingga 8-10 kali. Latihan ini bertujuan untuk melemaskan otot bahu, pundak, hingga kaki.

    • Jalan Sekitar Tempat Tidur

    Sahabat Sehat dianjurkan berjalan di sekitar tempat tidur, yang dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh. Ulangi gerakan ini sebanyak 5-10 kali.

    • Miring Kanan dan Kiri

    Ketika Sahabat Sehat berbaring, posisikan tubuh miring ke arah kanan, terlentang, dan ke arah kiri setiap 2 jam sekali.

    Baca Juga : Perlukah Tabung Oksigen Saat Isoman di Rumah

    Tanda Bahaya Selama Isolasi Mandiri

    Selama Sahabat Sehat menjalani isolasi mandiri, sebaiknya persiapkan alat seperti termometer dan oksimeter untuk memantau suhu tubuh serta kadar saturasi oksigen dalam tubuh yang dapat dilakukan dua kali sehari yaitu pada pagi dan malam hari. Waspadai bila mengalami keluhan berikut selama isolasi mandiri :

    • Sulit menarik nafas
    • Frekuensi nafas dalam satu menit melebihi 20 x per menit
    • Dada terasa nyeri, atau batuk disertai nyeri dada
    • Demam (suhu tubuh mencapai 38 derajat Celcius atau lebih) yang tak kunjung mereda meski sudah konsumsi obat
    • Bibir dan ujung jari tampak kebiruan atau ungu
    • Sulit makan dan minum
    • Kadar saturasi oksigen dalam tubuh mencapai 95% atau lebih rendah.

    Jika mengalami keluhan diatas, sebaiknya segera periksakan ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

    Baca Juga : Posisi Proning untuk Mengatasi Sesak Nafas Saat Isolasi Mandiri

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai latihan pernapasan untuk membantu mengatasi sesak nafas selama menjalani isolasi mandiri. Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi :

    1. Azizah K. 5 Latihan Pernapasan Bagi Pasien COVID-19 untuk Redakan Sesak Napas [Internet]. Indonesia : Detik Health. 2021 [updated 2021 July 07; cited 2021 July 22]. Available from : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5634281/5-latihan-pernapasan-bagi-pasien-covid-19-untuk-redakan-sesak-napas/2
    2. Kawal Covid-19. Cara Isolasi Mandiri yang Benar [Internet]. Indonesia : Kawal Covid-19. 2021 [updated 2021 May 31; cited 2021 July 22]. Available from : https://kawalcovid19.id/content/1931/cara-isolasi-mandiri-yang-benar
    3. National Hospital Surabaya. Breathing Exercise Untuk Pasien Covid-19 Sesak Nafas? Jangan Panik [Internet]. Indonesia : Youtube National Hospital Surabaya. 2020 [updated 2020 May 20; cited 2021 July 22]. Available from : https://www.youtube.com/watch?v=kF4e6ju0WLk

     

    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Mungkin ada diantara Sahabat Sehat yang sudah menanti keturunan selama lebih dari 1 tahun namun tak kunjung mendapatkan buah hati, meskipun sudah rutin berhubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Kebanyakan pasangan suami istri hanya melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Namun, pernahkah Sahabat Sehat melakukan pemeriksaan kesuburan yang ditujukan […]

    Perlukah Pemeriksaan Kesuburan Bagi Pria ?

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Mungkin ada diantara Sahabat Sehat yang sudah menanti keturunan selama lebih dari 1 tahun namun tak kunjung mendapatkan buah hati, meskipun sudah rutin berhubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Kebanyakan pasangan suami istri hanya melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Namun, pernahkah Sahabat Sehat melakukan pemeriksaan kesuburan yang ditujukan bagi pria ? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut mengenai pentingnya pemeriksaan kesuburan bagi pria.

    Penyebab Ketidaksuburan Pria

    Sahabat Sehat, ternyata tidak hanya kondisi tubuh wanita saja yang penting untuk terjadinya proses kehamilan. Namun, kondisi tubuh pria turut berperan dalam proses kehamilan. Beberapa hal berikut dapat menyebabkan ketidaksuburan pada tubuh pria :

    • Kualitas sel sperma yang kurang baik

    Jumlah sel sperma yang kurang (oligozoospermia), tidak adanya sel sperma dalam cairan ejakulasi (azoospermia), maupun kelainan bentuk sperma dapat mengakibatkan  sulitnya terjadi proses pembuahan.

    • Ejakulasi retrograde.

    Kondisi ini menyebabkan sperma di ejakulasi ke dalam kandung kemih, sehingga sulit membuahi sel telur.

    • Kelainan bawaan, misalnya kelainan pada bentuk saluran sperma (vas deferens). Beberapa pria terlahir tanpa memiliki saluran sperma, sehingga hal ini berdampak pada sulitnya memiliki keturunan. 
    • Sumbatan pada organ reproduksi

    Adanya sumbatan pada testis maupun penis dapat mengakibatkan terhambatnya pengeluaran sel sperma saat ejakulasi

    • Antibodi anti-sperma

    Adanya antibodi dalam tubuh yang melawan sperma, sehingga sel sperma tidak dapat membuahi sel telur

    • Kelainan pada testis

    Sebagai contoh, infeksi pada testis, kanker testis, riwayat operasi pada testis, kelainan bawaan pada testis, trauma testis, maupun kelainan undescended testis (testis tidak turun ke skrotum) dapat mengakibatkan sulitnya proses pembuahan.

    • Kelainan hormon

    Kondisi rendahnya hormon testosteron, disebut sebagai Hipogonadisme yang berdampak pada penurunan produksi sel sperma. Kondisi ini dapat disebabkan akibat tumor, penggunaan obat terlarang, maupun kelainan bawaan Sindrom Klinefelter.

    • Obat-obatan

    Beberapa jenis obat, misalnya Sulfasalazine, antibiotik, kemoterapi, obat terlarang seperti mariyuana dan kokain, serta beberapa jenis obat herbal diketahui berdampak pada kesuburan pria.

    Baca Juga : 10 Makanan Peningkat Stamina Pria

    Bagaimana Cara Mengetahui Kesuburan Pria ?

    Jika Sahabat Sehat ingin memastikan penyebab belum memiliki keturunan, sebaiknya lakukan pemeriksaan baik pada tubuh istri dan tubuh suami. Berikut beberapa pemeriksaan yang penting dilakukan untuk memastikan kesuburan seorang pria :

    • Pemeriksaan Fisik

    Pada pemeriksaan fisik dapat diketahui kelainan pada testis, misalnya varikokel (pelebaran pembuluh darah balik di testis), infeksi testis, maupun kelainan lainnya yang dapat terlihat saat diperiksa secara langsung.

    • Analisa Semen

    Pada pemeriksaan ini, cairan semen ditampung dan diperiksa kondisi sel spermanya. Akan dinilai jumlah, bentuk, serta kecepatan gerak sel sperma.

    • Pemeriksaan Hormon Testosteron

    Hormon testosteron berperan dalam produksi sel sperma. Adanya gangguan hormonal turut berperan pada kesuburan pria.

    Layanan Terkait : Paket Pemeriksaan Kesuburan Laki-laki Prodia Clinic

    • Pemeriksaan Antibodi Anti-Sperma

    Beberapa pria memproduksi antibodi yang abnormal sehingga melawan sel sperma saat proses membuahi sel telur. Pemeriksaan antibodi anti-sperma dapat mendeteksi kelainan ini sehingga dapat ditangani lebih lanjut.

    • Pemeriksaan Genetik

    Pemeriksaan ini dapat mendeteksi berbagai kelainan bawaan yang dapat berdampak pada sulitnya memiliki keturunan

    • Pemeriksaan Lainnya

    Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan, sebagai contoh adalah tes darah. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi penyakit diabetes, penyakit tiroid, infeksi menular seksual,maupun obat-obatan yang turut berdampak pada kesuburan pria.

     Layanan Terkait : Kimia Farma Lab Panel Kesuburan untuk Pria

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai penyebab ketidaksuburan pada pria dan beragam pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengetahuinya. Sahabat Sehat dianjurkan untuk tetap menerapkan pola hidup sehat seperti beristirahat yang cukup, konsumsi buah dan sayur, hindari merokok, serta mengelola stress dengan baik.

    Jika Sahabat Sehat berminat melakukan pemeriksaan kesuburan, segera manfaatkan layanan Prosehat yang bekerjasama dengan Prodia. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi :

    1. Hoffman M. Fertility Tests for Men [Internet]. USA : WebMD. 2019 [updated 2019 Aug 16; cited 2021 July 22]. Available from : https://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/guide/male-fertility-tests
    2. Anna L. Tes Kesuburan yang Perlu Dilakukan Pria dan Wanita [Internet]. Indonesia : Kompas. 2018 [updated 2018 Sep 25; cited 2021 July 22]. Available from : https://lifestyle.kompas.com/read/2018/09/25/083200020/tes-kesuburan-yang-perlu-dilakukan-pria-dan-wanita?page=all
    3. National Health Services. Infertility [Internet]. USA : National Health Services. 2020 [updated 2020 Feb 18; cited 2021 July 22]. Available from : https://www.nhs.uk/conditions/infertility/causes/
    Read More
  • Bopeng, Kulit Tidak Mulus, Atau Hipertropi Kulit Karena Jerawat? Bagaimana Mengatasinya?

    Bekas jerawat sering kali meresahkan masyarakat terutama kaum hawa. Menurut teori, jaringan parut bekas jerawat terjadi akibat gangguan saat proses penyembuhan jerawat. Terbentuknya jaringan parut dapat disebabkan oleh 2 hal yaitu peningkatan atau hilangnya/rusaknya jaringan kolagen. Hilangnya/rusaknya jaringan merupakan penyebab yang paling sering ditemukan, hal inilah yang menyebabkan adanya bopeng pada area bekas jerawat. Hal lain yang perlu diketahui adalah adanya 4 macam tipe jaringan parut bekas jerawat yaitu:

    a. Ice pick

    Merupakan parut yang sering ditemukan dengan tipe jaringan parut bekas jerawat yang sempit dan dalam. Kedalaman parut tipe ini biasanya kurang dari 2 mm. Dari permukaan tampak seperti kulit yang telah ditusuk oleh alat penusuk es, sehingga dinamakan tipe ice pick.

          

     

    b. Boxcar

    Merupakan tipe parut yang juga sering ditemukan dengan bentuk yang lebar, dapat dangkal (<0,5 mm) atau dalam (>0,5 mm), tepi vertikal yang tajam dan batas yang jelas berbentuk bulat atau oval (diameter 1,5-4 mm).  Tipe ini lebih lebar dibandingkan ice pick.

       

    c. Rolling

    Merupakan tipe parut yang dangkal, lebar yang tampak bergelombang dengan diameter > 4 mm.

      

    d. Hipertropi (penebalan jaringan parut).

    Merupakan tipe parut yang tampak meninggi, dan terdiri dari jaringan yang padat. Parut bekas jerawat tipe ini tumbuh lebih besar daripada aslinya. Namun, tipe parut ini termsuk jarang ditemukan, dan umumnya terjadi pada daerah punggung dan dada.

      

    Read More
Chat Dokter 24 Jam