Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: roy.ivan@prosehat.com

roy.ivan@prosehat.com

About roy.ivan@prosehat.com

Showing 1–10 of 431 results

  • Berpuasa memang memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun puasa bagi penderita diabetes melitus harus dilakukan dengan benar. Karena ada risiko komplikasi jika sembarangan berpuasa. Maka dari itu, penting sekali bagi penderita diabetes untuk melakukan persiapan sebelum puasa. Selain itu, sangat penting untuk tahu apa yang harus dilakukan sebelum, selama, dan setelah berpuasa. Juga tentunya perlu juga […]

    Banyak Pantangan, Ini Cara Puasa Bagi Penderita Diabetes

    Berpuasa memang memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun puasa bagi penderita diabetes melitus harus dilakukan dengan benar. Karena ada risiko komplikasi jika sembarangan berpuasa.

    Puasa Bagi Penderita Diabetes Diperbolehkan Selama Menjaga Kondisi Tubuh dengan Cermat

    Maka dari itu, penting sekali bagi penderita diabetes untuk melakukan persiapan sebelum puasa. Selain itu, sangat penting untuk tahu apa yang harus dilakukan sebelum, selama, dan setelah berpuasa. Juga tentunya perlu juga untuk tahu apa saja yang pantang dilakukan penderita diabetes selama berpuasa.

    Persiapan Puasa Bagi Penderita Diabetes

    Puasa bagi penderita diabetes sebaiknya didahului dengan berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melihat riwayat perjalanan penyakit Anda dan perkembangannya, termasuk kadar gula darah beberapa bulan terakhir, tekanan darah, dan profil lipid (kolesterol/ trigliserida). Setelah menerima informasi yang lengkap, dokter akan memberikan saran yang terbaik untuk Anda.

    Anda juga perlu memahami apa saja risiko komplikasi bila berpuasa, terutama bila dilakukan dengan tidak berhati-hati. Contoh komplikasi yang mungkin terjadi antara lain gula darah rendah (hipoglikemi), gula darah tinggi (hiperglikemi), dan kekurangan cairan tubuh (dehidrasi).

    Jangan sampai penderita diabetes mengalami komplikasi karena berpuasa. Beberapa hal yang mempengaruhi risiko komplikasi diantaranya:

    1. Tipe diabetes (Diabetes Melitus tipe 1 atau 2)
    2. Kestabilan gula darah Anda selama 3 bulan terakhir (lebih aman bila HbA1c pada level 7.5%)
    3. Jenis obat untuk mengontrol gula darah Anda, terutama bila menggunakan sulfonilurea dan insulin
    4. Memiliki komplikasi diabetes, seperti gangguan penglihatan, kerusakan saraf, penyakit jantung dan ginjal

    Bila dokter merasa Anda belum pada kondisi optimal untuk berpuasa, maka dokter akan menyarankan agar Anda menunda hingga kondisi Anda membaik.

    4 Hal yang Harus Diperhatikan Selama Berpuasa

    Selain membicarakan risiko komplikasi dengan dokter, dapatkan informasi apa saja yang harus dilakukan dan diketahui agar aman berpuasa. Adapun informasi yang biasanya akan diberikan oleh dokter antara lain:

    1. Lakukan pemeriksaan gula darah lebih sering dari biasanya
    2. Panduan jika mengetahui gula darah terlalu rendah
    3. Panduan jika mengetahui gula darah terlalu tinggi
    4. Hal yang harus dilakukan jika merasa kondisi tidak sehat
    5. Penyesuaian obat diabetes, termasuk dosis, jenis obat, dan waktu minum obat
    6. Penyesuaian dosis dan waktu menerima insulin selama berpuasa

    Dokter juga biasanya akan memberikan saran untuk tidak memaksakan diri lanjut berpuasa jika terjadi kondisi yang dapat berisiko membahayakan diri.

    Tips Agar Penderita Diabetes Bisa Aman Berpuasa

    Setiap Muslim yang akan berpuasa mengharapkan momen beribadah yang khusyuk. Setelah berkonsultasi dengan dokter, tiba saatnya Anda melakukan manajemen puasa secara mandiri. Ikuti tips berpuasa di bawah ini agar aman dan nyaman.

    Pilih Makanan dan Minuman Sehat

    Ada beberapa menu makanan yang bisa dikonsumsi saat sahur dan saat berbukan (iftar). Berikut ini beberapa rekomendasi makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi penderita diabetes sebelum dan setelah berpuasa:

    Sahur

    Sahur adalah bagian penting dalam berpuasa dan tidak boleh Anda lewati. Pilihlah makanan yang memiliki indeks glikemik rendah. Artinya, makanan akan dicerna tubuh secara lambat sehingga kenaikan gula darah terjadi perlahan-lahan. Dengan demikian, gula darah juga akan lebih stabil selama berpuasa. Contoh makanan dengan indeks glikemik rendah adalah oat, beras basmati, beras hitam, biji-bijian, kacang-kacangan.

    Bila hanya memungkinkan bagi Anda untuk mengonsumsi beras putih, diskusikan dengan Ahli Gizi atau dokter Anda mengenai porsinya karena beras putih termasuk makanan dengan indeks glikemik tinggi.

    Yang tidak kalah penting adalah minum air putih yang cukup. Hindari minuman manis dan berkafein seperti teh, kopi, soda untuk mencegah risiko dehidrasi. Kafein memiliki efek diuretik yang menyebabkan sering buang air kecil.

    Iftar

    Sebagian orang membatalkan puasanya saat iftar dengan memakan kurma. Walau kurma memiliki kandungan nutrisi yang bagus, perlu diingat bahwa kurma mengandung karbohidrat yang tinggi. Dua buah kurma ukuran besar sama dengan sepotong roti berukuran sedang. Maka, batasi jumlah kurma yang Anda makan.

    Segera pulihkan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup. Hindari minuman manis atau jus buah karena akan meningkatkan gula darah dengan drastis. Selain itu, hindari makanan yang digoreng demi kesehatan jantung Anda.

    Tetap Aktif Bergerak

    Orang dengan diabetes dapat tetap melakukan aktivitas ringan sehari-hari. Bila Anda sudah biasa berolahraga dan ingin melanjutkannya selama Ramadhan, pastikan Anda sudah mendiskusikannya dengan dokter karena olahraga dapat meningkatkan risiko hipoglikemia, terutama bila dilakukan di akhir waktu puasa.

    Beberapa rekomendasi aktivitas yang baik dilakukan oleh penderita diabetes saat puasa antara lain:

    • Berenang
    • Berjalan kaki ringan di sore hari
    • Berkebun dan menyiram tanaman
    • dan kegiatan ringan lain seperti bebersih rumah dan memasak

    Jika saat melakukan kegiatan-kegiatan tersebut tiba-tiba merasakan penurunan kondisi kesehatan, segera beristirahat. Batalkan puasa jika merasa dibutuhkan.

    Pahami Kapan Harus Batalkan Puasa

    Setiap orang dengan diabetes harus memahami sinyal tubuhnya dengan baik. Bila Anda merasa lemas dan kadar gula Anda rendah, segera batalkan puasa. Kadar gula darah < 70 mg/dL atau > 300 mg/dL memerlukan penanganan segera.

    Demikianlah panduan cara puasa bagi penderita diabetes melitus. Tetap jaga kesehatan sehingga bisa menyambut bulan yang penuh berkah dengan segenap suka cita. Persiapkan diri sebaik-baiknya agar Anda dapat beribadah tanpa halangan. Lanjutkan pola hidup sehat walau Ramadhan telah usai untuk kebaikan diri.

    Referensi:

    1. Castro R. Diabetes and fasting: can I fast during Ramadan?
    2. Diabetes Org. UK: Diabetes and Ramadan
    3. Al-Arouj M et al. Recommendations for Management of Diabetes During Ramadan

    Ditulis oleh: dr. Nurul Larasati

    Read More
  • Para ahli menyarankan beberapa tips berpuasa bagi lansia. Diharapkan dengan cara berpuasa yang benar, kesehatan lansia dapat terjaga. Ya, lansia atau yang berusia 60 tahun ke atas tidak boleh sembarangan puasa. Sembarangan memaksakan diri berpuasa dapat menyebabkan masalah kesehatan. Beberapa masalah kesehatan yang terjadi pada lansia saat sembarangan puasa antara lain: Dehidrasi atau kekurangan cairan […]

    6 Tips Berpuasa Bagi Lansia Menurut Penelitian Ahli Gizi

    Para ahli menyarankan beberapa tips berpuasa bagi lansia. Diharapkan dengan cara berpuasa yang benar, kesehatan lansia dapat terjaga. Ya, lansia atau yang berusia 60 tahun ke atas tidak boleh sembarangan puasa. Sembarangan memaksakan diri berpuasa dapat menyebabkan masalah kesehatan.

    Salah Satu Tips Berpuasa Bagi Lansia Agar Tetap Sehat Adalah dengan Tetap Aktif Melakukan Kegiatan

    Salah Satu Tips Berpuasa Bagi Lansia Agar Tetap Sehat Adalah dengan Tetap Aktif Melakukan Kegiatan

    Beberapa masalah kesehatan yang terjadi pada lansia saat sembarangan puasa antara lain:

    • Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh
    • Penurunan kadar gula darah sehingga mudah pusing dan sakit kepala
    • Rasa lemas, lelah, dan memancing datangnya penyakit lain

    Oleh sebab itu, saat berpuasa para lansia tidak boleh memaksakan diri. Kondisi kesehatan lansia tidak bisa disamakan dengan orang yang lebih muda. Sebelum berpuasa, lansia harus mempersiapkan diri dengan lebih baik.

    Tips Berpuasa Bagi Lansia Menurut Para Ahli

    Ahli gizi dan ahli kesehatan merekomendasikan agar mereka yang berusia lanjut untuk mempersiapkan banyak hal sebelum berpuasa. Berikut ini beberapa tips agar para lansia bisa berpuasa dengan aman dan sehat:

    Cek Kondisi Kesehatan Sebelum Berpuasa

    Bagi lansia yang sehat, memeriksakan kesehatan sebelum berpuasa tidak diwajibkan. Walau demikian, hal ini dapat memberikan gambaran kesehatan dirinya secara umum dan meyakinkan bahwa ia dalam keadaan sehat sehingga siap berpuasa.

    Pemeriksaan kesehatan akan lebih bermanfaat bagi lansia yang memiliki riwayat penyakit kronis, misalnya hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes, atau penyakit menahun lainnya. Bagi lansia dengan kondisi seperti ini, hasil yang didapat sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter agar lansia dapat mengukur kemampuannya dalam melaksanakan puasa.

    Lihat Juga: Manfaat Medical Check Up

    Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan antara lain pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah (misalnya hba1c, gula darah puasa/ sewaktu), fungsi ginjal, dan lain lain sesuai dengan riwayat kesehatan.

    Pastikan Ikut Sahur Sebelum Puasa

    Jangan melewatkan sahur. Sahur adalah salah satu waktu penting dalam berpuasa. Ketika sahur, lansia berkesempatan untuk mendapatkan cukup energi dari apa yang ia konsumsi sehingga ia mampu berpuasa sepanjang hari sambil tetap beraktivitas.

    Walau sebagian lansia diketahui mengalami penurunan selera makan atau lebih cepat merasa kenyang, tetap bantu dan dukung lansia agar makan dengan porsi yang cukup walau perlahan-lahan. Jika memang telat ikut sahur, sangat disarankan untuk tidak terlalu memaksakan diri jika mengalami kondisi badan terasa sangat lemah, rasa pusing terus menerus, dan adanya risiko pingsan jika puasa terus dilanjutkan.

    Banyak Minum Air Putih Sebelum dan Setelah Puasa

    Tips berpuasa bagi lansia selanjutnya adalah dengan banyak minum air putih. Salah satu masalah yang cukup sering ditemui pada lansia saat berpuasa adalah dehidrasi karena cairan tubuh pada lansia lebih cepat berkurang. Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa dengan mengonsumsi cukup air putih, lansia bisa mendapatkan manfaat kesehatan seperti melancarkan metabolisme, menjaga kestabilan suhu tubuh, dan menjaga sirkulasi darah dengan baik.

    Anjurannya, minumlah air putih sebanyak 8 gelas atau setara dengan 1,8 liter dalam waktu terbagi. Misalnya:

    • Satu gelas setelah bangun untuk sahur
    • Satu gelas saat sahur
    • Satu gelas saat berbuka puasa
    • Satu gelas setelah sholat maghrib
    • Satu gelas sebelum sholat isya’
    • Satu gelas setelah sholat tarawih
    • Satu gelas setelah makan malam
    • Satu gelas sebelum tidur

    Bagi lansia, sebaiknya hindari minuman berkafein, seperti teh, kopi, dan soda, karena minuman seperti ini mempunyai efek diuretik (membuat sering buang air kecil) sehingga meningkatkan risiko dehidrasi. Selain itu, batasi juga konsumsi minuman manis.

    Cukup Tidur Agar Kuat Berpuasa

    Sebagian orang yang berpuasa mengeluhkan kurang waktu tidur malam karena harus bangun lebih awal sebelum sahur. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurangnya waktu tidur yang berkepanjangan dapat mempengaruhi kadar hormon dan kemampuan tubuh dalam mengatur gula darah. Maka untuk mencegah hal tersebut terjadi, disarankan agar lansia tetap mendapatkan tidur malam yang cukup sebanyak 7-8 jam.

    Jika merasa kurang tidur, pastikan untuk mendapatkan waktu tidur tambahan dengan cara tidur siang. Apabila memiliki masalah gangguan tidur, sangat disarankan untuk menghubungi dokter agar masalah insomnia ini dapat segera teratasi.

    Lihat Juga: Tips Mengatasi Sulit Tidur

    Konsumsi Makanan Gizi Seimbang

    Semakin bervariasi jenis makanannya, maka lebih banyak nutrisi yang didapatkan lansia. Selalu usahakan makan makanan dengan gizi seimbang agar tubuh dapat berfungsi dengan optimal. Utamakan karbohidrat kompleks dibanding sederhana.

    Contoh karbohidrat kompleks adalah:

    • Nasi merah
    • Roti gandum
    • Oats

    Karbohidrat sederhana antara lain:

    • Nasi putih
    • Makanan berbahan dasar tepung.

    Selain itu, konsumsi makanan berprotein tinggi, misalnya ikan, telur, kedelai dan turunannya, dan susu. Tidak lupa untuk disempurnakan dengan buah-buahan dan sayur-sayuran sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat.

    Jika dirasa perlu, lansia juga bisa mengkonsumsi vitamin. Dapatkan: Vitamin Agar Lansia Kuat Berpuasa

    Tetap Aktif Bergerak

    Walau berpuasa, tubuh harus tetap aktif bergerak. Tapi, jangan sampai berlebihan. Lakukan aktivitas rutin seperti biasa dan sisipkan sedikit waktu untuk berolahraga ringan. Olahraga yang bisa dilakukan antara lain berjalan kaki, misalnya 30 menit sebelum berbuka puasa. Dengan berolahraga, tubuh akan terjaga kesehatannya dan terhindar dari penyakit.

    Nah Sahabat Sehat, demikian tips berpuasa bagi lansia agar berpuasa tidak sampai mengganggu kesehatan. Dengan tips di atas, berpuasa justru dapat meningkatkan kesehatan lansia. Dengan menjaga kesehatan, lansia dapat fokus beribadah dengan nyaman dan lebih baik. Selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum berpuasa, terutama bila lansia memiliki penyakit kronis yang mengharuskannya mengonsumsi obat rutin.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, pemeriksaan medical check up berkala, pemeriksaan laboratorium, layanan fisioterapi, produk imunisasi dewasa, produk multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat. Sahabat Sehat bisa mendapatkan layanan Chat Dokter 24 Jam dari Prosehat. 

    Untuk layanan chat dokter gratis dari Prosehat, silahkan hubungi WA 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Tips Puasa untuk Lansia agar Tak Bahayakan Kesehatan [CCN Indonesia]
    2. Picetti D, Foster S, Pangle A, Schrader A, George M, Wei J, Azhar G. Hydration health literacy in elderly

    Ditulis oleh: dr. Nurul Larasati
    Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

    Read More
  • Selain terjadi pada orang dewasa, gejala long covid pada anak juga bisa terjadi. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian serius. Khususnya oleh para orang tua. Tindakan yang tepat dari orang tua dapat membantu anak agar bisa lebih cepat pulih. Terutama membantu menjaga kesehatan mental anak selama isoman dan selama proses penyembuhan dari Covid. Istilah long […]

    Orang Tua Wajib Waspada, Ini 5 Gejala Long Covid pada Anak

    Selain terjadi pada orang dewasa, gejala long covid pada anak juga bisa terjadi. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian serius. Khususnya oleh para orang tua. Tindakan yang tepat dari orang tua dapat membantu anak agar bisa lebih cepat pulih. Terutama membantu menjaga kesehatan mental anak selama isoman dan selama proses penyembuhan dari Covid.

    Orang Tua Perlu Mengetahui dan Mewaspadai Adanya Gejala Long Covid pada Anak

    Istilah long Covid digunakan untuk menggambarkan pasien dengan gejala sisa yang menetap selama 2-4 minggu hingga berbulan-bulan setelah terinfeksi Covid-19. Tingkat keparahan dan lama gejala dipengaruhi oleh banyak faktor, terutama faktor sistem kekebalan tubuh yang dimiliki anak. Faktor ini juga turut menentukan gejala yang akan dialami anak.

    Menurut Dokter Spesialis Penyakit Menular Pediatrik di Rumah Sakit Anak Los Angeles, Sindhu Mohandas, menyebutkan bahwa sebagian besar anak tidak mengalami gejala apapun ketika mereka terinfeksi Covid-19, sehingga jika gejala Covid-19 muncul dikemudian hari akan sulit untuk mengaitkannya dengan virus corona.

    Gejala Long Covid pada Anak

    Tidak seperti mendiagnosis infeksi Covid-19, pemeriksaan khusus seperti swab atau tes diagnosis lainnya untuk memastikan seseorang mengalami long Covid tidak ada. Umumnya, dokter hanya melihat dari pola gejala anak serta riwayat paparan virus sebelumnya.

    Gejala-gejala tersebut dapat sangat bervariasi dari pasien satu ke pasien lainnya. Tetapi, gejala long Covid pada anak yang paling umum adalah:

    • Kelelahan
    • Sakit kepala
    • Kesulitan berkonsentrasi atau “kabut otak” (brain fog)

    Ada pula beberapa gejala long Covid pada anak yang perlu diwaspadai orang tua, yakni:

    • Sesak nafas
    • Sakit tenggorokan
    • Demam tanpa sebab
    • Detak jantung cepat
    • Sakit atau nyeri dada
    • Kehilangan penciuman atau perasa
    • Nyeri otot atau saraf
    • Gangguan tidur
    • Diare, muntah, atau sembelit
    • Kecemasan
    • Depresi

    Gejala long Covid ini bersifat persisten dan dapat berlangsung lebih dari empat minggu setelah infeksi Covid-19. Gejala yang muncul pun dapat bervariasi antar anak-anak. Misalnya, seorang anak mungkin mengalami sakit kepala selama beberapa jam setiap hari, sementara anak lainnya mungkin hanya mengalami sakit kepala beberapa kali dalam seminggu.

    Kondisi tersebut tentunya akan mengganggu aktivitas normal anak. Jika sebelumnya mereka merupakan siswa yang kuat, mungkin sekarang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugasnya. Bagi sebagian pasien, long Covid dapat memberikan dampak signifikan pada kualitas hidup anak hingga memengaruhi seluruh keluarga.

    Penanganan Gejala Long Covid pada Anak

    Hingga kini, penelitian terhadap long Covid masih terus dilakukan. Meski belum ada obat spesifik untuk long Covid, penting agar anak-anak diperiksakan ke dokter guna mengendalikan gejalanya, terutama jika mengkhawatirkan.

    Meski infeksi virus corona tidak berlangsung lama, orang tua sebaiknya tetap waspada. Dokter yang mengevaluasi kondisi anak akan memutuskan apakah Si Kecil perlu menjalani pemeriksaan lanjutan dengan kondisi yang dialaminya. Pemeriksaan menyeluruh dan pemantauan akan sangat membantu dalam mengurangi risiko perburukan, juga untuk mengetahui apakah ada organ lain yang terdampak.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Gejala Long Covid pada Varian Omicron

    Kabar baiknya, anak-anak dengan long Covid akan sembuh kembali, meski terkadang membutuhkan waktu pemulihan berbulan-bulan lamanya. Yang terpenting adalah tetap menerapkan protokol kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan istirahat yang cukup.

    Peran Orang Tua

    Mengalami long Covid dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa interaksi sosial dapat membuat anak merasa bosan, putus asa, hingga kesepian. Oleh sebab itu, orang tua berperan besar untuk memberikan dukungan mental agar anak terus bersemangat dan tidak merasa sendirian. Salah satu caranya adalah melakukan aktivitas bersama di rumah yang menarik bagi anak, mengajak anak berbincang, membacakan buku cerita, makan bersama, dan sebagainya.

    Sahabat Sehat, kasus long Covid perlu diwaspadai, terutama pada anak yang pernah terinfeksi Covid-19. Dengan mengenali gejala-gejalanya seperti di atas, diharapkan orang tua akan lebih mudah menyadari bila Si Kecil terlihat memiliki gejala yang mirip.

    Orang tua juga bisa membawa anak untuk melakukan pemeriksaan yang lebih lengkap untuk melihat apa penyebab munculnya kondisi long covid pada anak. Anda bisa mencoba layanan berikut ini: Paket Chek Prodia Healthy Life

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1.   Children’s Hospital Los Angeles. 2022. Spotting Long COVID Symptoms in Children
    2.   WHO. 2021. Episode #22 – Children & COVID-19
    3.   Cox, D., 2022. How children are being affected by long Covid
    4.   Media, K., 2022. 13 Tanda Bahaya Covid-19 pada Anak, Apa Saja?

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

    Read More
  • Ditulis oleh: Redaksi Prosehat Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati Hari Sindrom Down Sedunia diperingati setiap tahunnya pada tanggal 21 Maret. Secara resmi diperingati oleh PBB sejak tahun 2011. Tanggal 21 dipilih untuk menandakan keunikan triplikasi (trisomi) dari kromosom ke-21 yang menyebabkan Sindrom Down. Kampanye tentang Down Syndrome diinisiasi oleh Federasi Asosiasi Down Syndrome Brasil dan bekerja sama […]

    Hari Down Syndrome Sedunia: Kiat Melatih Kemampuan Anak Down Syndrome

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

    Melatih Anak dengan Kondisi Sindrom Down Agar Memiliki Ketrampilan Membaca

    Hari Sindrom Down Sedunia diperingati setiap tahunnya pada tanggal 21 Maret. Secara resmi diperingati oleh PBB sejak tahun 2011. Tanggal 21 dipilih untuk menandakan keunikan triplikasi (trisomi) dari kromosom ke-21 yang menyebabkan Sindrom Down.

    Kampanye tentang Down Syndrome diinisiasi oleh Federasi Asosiasi Down Syndrome Brasil dan bekerja sama dengan Down Syndrome International untuk menghimpun dukungan global. Kemudian World Down Syndrome Day akhirnya dideklarasikan oleh Majelis umum PBB pada Desember 2011. 

    Apa itu Sindrom Down?

    Down Syndrome (DS) atau Sindrom Down adalah suatu kumpulan gejala yang disebabkan oleh kelainan genetik. Menurut data WHO, diperkirakan sekitar 3000-5000 bayi terlahir dengan kondisi ini setiap tahunnya. 

    Diketahui bahwa tubuh manusia tersusun oleh banyak sel. Pada setiap sel terdapat gen yang menjadi penentu sifat serta karakteristik seseorang. Gen tersusun atas untaian kromosom. Normalnya, setiap orang memiliki 22 pasang kromosom autosom dan 1 pasang kromosom yang menjadi penentu jenis kelamin, sehingga total kromosom yang dimiliki setiap orang adalah 46.

    Sementara pada orang dengan Down Syndrome, karena adanya gangguan pada pembelahan sel maka terdapat tambahan ekstra kromosom pada posisi kromosom 21. Alhasil, kromosom 21 berjumlah 3 dan total kromosom secara keseluruhan menjadi 47. 

    Gangguan ini dapat memengaruhi semua maupun sebagian sel. Adanya kelebihan kromosom 21 ini kemudian yang menyebabkan timbulnya abnormalitas kromosom yang menyebabkan penderitanya memiliki tingkat kecerdasan yang rendah dan kelainan fisik yang khas. Meski demikian, penderita Down Syndrome masih dapat hidup dengan sehat dan menjalani aktivitas secara mandiri jika mendapatkan penanganan yang tepat.

    Kiat Melatih Kemampuan Anak Down Syndrome

    Anak dengan Down Syndrome membutuhkan perhatian ekstra dari orang tua. Perlakuan khusus yang diberikan akan membantunya untuk menjalani aktivitas secara mandiri. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak Down Syndrome, yakni:

    Bekali diri dengan informasi

    Pelajari sebanyak mungkin terkait sindrom tersebut. Dengan begitu, Anda dapat bekerja sama dengan lebih baik bersama dokter, terapis, guru, ataupun orang tua lain dalam memberikan lingkungan dan Pendidikan terbaik.

    Buat aktivitas rutin untuk anak di rumah

    Misalnya dengan mengajari anak membantu melakukan pekerjaan rumah. Sebab, anak dengan sindrom down dapat melakukan aktivitas dengan baik jika mengikuti rutinitas yang teratur dan mendapatkan dukungan dari sekitarnya.

    Ciptakan suasana yang positif dan menyenangkan

    Luangkan waktu Anda untuk bermain, membaca dan berjalan-jalan bersama anak. Berikan pula kesempatan baginya untuk bermain dengan anak-anak lain, baik yang juga memiliki Down Syndrome maupun tidak.

    Konsultasi dengan tenaga medis kompeten

    Anak dengan Down Syndrome memiliki kondisi yang berbeda dari anak lain, seperti kurva pertumbuhannya, risiko penyakit dan komplikasi, hingga kebutuhan terapi tambahan yang perlu dijalani. Untuk itu, memiliki terapis, dokter, atau tenaga spesialis profesional yang dapat Anda percaya menjadi sangat penting agar kondisi anak selalu terjaga.

    Beri perhatian pada minat dan kelebihan anak

    Ingatlah bahwa anak dengan Down Syndrome tetaplah anak-anak. Jangan terlalu fokus pada hal-hal yang belum bisa ia lakukan karena hal tersebut hanya akan menimbulkan persepsi negatif dan rasa tidak puas pada orang tua. Untuk itu, berikan perhatian pada apa yang mungkin menarik ketertarikan dan bakat anak.

    Tips Mendidik Anak dengan Sindrom Down

    Anak dengan Down Syndrome tetap memiliki kemampuan untuk mempelajari sesuatu meski dengan waktu yang tidak sebentar. Oleh karena itu, proses pembelajaran sebaiknya dilakukan dengan metode yang sederhana dan repetitif. 

    Agar proses mendidik anak dapat berjalan lancar dan menyenangkan, berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan, diantaranya:

    Gunakan gambar dan peraga visual

    Biasanya anak dengan Down Syndrome memiliki daya ingat visual yang sangat baik. Oleh karena itu, penggunaan peraga visual akan sangat membantu anak untuk cepat mengerti.

    Gunakan Bahasa dan kalimat sesederhana mungkin

    Terkadang, anak Down Syndrome memiliki masalah serius, seperti sulit melafalkan sesuatu. Bahkan, mereka sampai membutuhkan intervensi terapi bahasa dan instruksi langsung saat sedang berkomunikasi. Untuk itu, alangkah baiknya jika komunikasi dengan pengidap sindrom ini dilakukan dengan menggunakan bahasa serta kalimat yang sederhana.

    Lakukan kontak mata saat mengajar

    Anak dengan Down Syndrome cenderung mudah terganggu atau kehilangan konsentrasi oleh hal-hal kecil disekitarnya. Nah, agar perhatiannya tidak mudah teralihkan, lakukanlah kontak mata dengan harapan agar anak tetap memperhatikan apa yang sedang disampaikan.

    Berikan pertanyaan terbuka

    Saat Anda ingin mengajukan pertanyaan pada anak Down Syndrome, usahakan untuk memberikan pertanyaan terbuka. Hal ini bertujuan agar anak dapat memikirkan jawabannya secara lebih luas. Dan sebisa mungkin, hindari menanyakan pertanyaan tertutup seperti hanya mengharapkan jawaban ya atau tidak.

    Berikan anak aktivitas yang memicu interaksi sosial

    Cara ini dapat Anda lakukan dengan mengajarkannya sambil bermain peran. Misalnya mengajarkan kebersihan tangan sebagai dokter dan pasien. Selain itu, biarkan anak membuat lingkaran pertemanan sendiri, baik dengan sesama Down Syndrome atau anak lainnya yang dapat mengerti kondisi Down Syndrome.

    Berikan fasilitas belajar yang baik

    Anak Down Syndrome biasanya memiliki masalah pada otot tubuhnya. Oleh sebab itu, sediakan kursi, meja, dan fasilitas belajar yang mampu mendukung postur tubuhnya dengan baik.

    Sahabat Sehat, memiliki anak dengan Down Syndrome memiliki tantangannya tersendiri. Dengan bekal pengetahuan orang tua yang cukup, kesabaran, dan dukungan akan membantu anak untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih optimal.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter perihal Sindrom Down pada anak, pemeriksaan medical check up berkala, pemeriksaan laboratorium, layanan fisioterapi, dan kebutuhan layanan kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid. 2022. MEMPERINGATI HARI DOWN SYNDROME SEDUNIA.. YUK MENGENAL LEBIH DEKAT TENTANG DOWN SYNDROME
    2. MEMPERINGATI HARI DOWN SYNDROME SEDUNIA – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
    3. Bird, G., 2022. Helping children with Down’s syndrome to learn • SEN Magazine.
    4. Penfield Building Blocks. 2022. Six Tips to Help Learners with Down Syndrome be their Best.
    5. Sess.ie. 2022. Strategies for Learning and Teaching | National Council for Special Education – CPD and In-School Support.
    Read More
  • Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati Pemeriksaan IVA untuk mendeteksi kanker servis sangat penting bagi wanita. Terutama karena kanker serviks amat sering dialami wanita. Bahkan kanker serviks adalah kanker keempat terbanyak di dunia yang dialami wanita. Pada tahun 2018, diestimasikan 570.000 wanita didiagnosa kanker serviks dan sekitar 311.000 wanita meninggal karena […]

    Mengenal Pemeriksaan IVA Untuk Deteksi Kanker Serviks

    Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

    Dokter Menjelaskan Hasil Pemeriksaan IVA atau Tes IVA kepada Pasien

    Dokter Menjelaskan Hasil Pemeriksaan IVA atau Tes IVA kepada Pasien

    Pemeriksaan IVA untuk mendeteksi kanker servis sangat penting bagi wanita. Terutama karena kanker serviks amat sering dialami wanita. Bahkan kanker serviks adalah kanker keempat terbanyak di dunia yang dialami wanita.

    Pada tahun 2018, diestimasikan 570.000 wanita didiagnosa kanker serviks dan sekitar 311.000 wanita meninggal karena kanker tersebut. Hampir 99% kanker serviks dihubungkan dengan human papilloma virus (HPV), sebuah virus yang sangat mudah menular saat kontak seksual. Saat terinfeksi virus tersebut, wanita jarang mengalami keluhan dan dapat sembuh sendiri. Tetapi apabila terjadi infeksi berulang, maka dapat menyebabkan kanker serviks.

    Selengkapnya: Benarkah Kanker Serviks Bisakah Disembuhkan?

    Kabar baiknya adalah kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang bisa disembuhkan apabila terdeteksi secara dini dan ditatalaksana dengan baik. Salah satu cara untuk mendeteksi dini kanker serviks adalah melalui pemeriksaan skrining berupa pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA).

    Takut dengan kanker serviks? Vaksinasi HPV Saja

    Apa itu tes dan pemeriksaan IVA serta bagaimana tes tersebut dilakukan? Mari simak informasi lengkapnya di bawah ini.

    Pemeriksaan IVA

    Pemeriksaan IVA atau Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) merupakan sebuah tes skrining untuk mendeteksi dini kanker serviks. Tes ini dilakukan dengan cara menggunakan asam asetat pada serviks. Setelah didiamkan sekitar 1 menit akan dilakukan pengamatan apakah terdapat perubahan warna di bagian serviks. Apabila terdapat perubahan warna menjadi putih pada bagian serviks, maka bagian tersebut dapat dicurigai sebagai kanker serviks. Untuk selanjutnya pasien akan dirujuk ke dokter spesialis obstetrik dan ginekologi untuk pemeriksaan tambahan seperti pap smear atau biopsi.

    Tes skrining tersebut mudah untuk dilakukan sehingga dapat dipraktekkan pada fasilitas kesehatan yang jauh dari pusat kota. Prosedur tes IVA tidak memakan waktu yang lama, hanya sekitar 5 menit saja. Selama tes mungkin akan terasa sedikit tidak nyaman, namun tidak menyebabkan nyeri yang berlebih. Tes IVA juga relatif murah karena tidak memerlukan banyak alat dan bahan.

    Karena sifat pemeriksaan ini adalah skrining, maka pemeriksaan IVA dapat dilakukan berkala tanpa harus ada keluhan. Anda dapat memeriksakan diri apabila memiliki riwayat kanker serviks pada keluarga atau sudah aktif melakukan hubungan seksual namun belum pernah mendapatkan vaksinasi HPV.

    Vaksinasi HPV untuk Mencegah Kanker Serviks

    Selain pemeriksaan IVA untuk mendeteksi dini kanker serviks, Anda juga dapat melakukan vaksinasi human papillomavirus (HPV) sebagai langkah pencegahan. Penggunaan vaksin HPV sudah disetujui oleh World Health Organization (WHO) dan vaksinnya sudah tersedia luas. Vaksin ini dapat diberikan kepada wanita sedini usia 10 tahun, baik sudah melakukan hubungan seksual ataupun belum.

    HPV memiliki beberapa tipe, contohnya tipe 16 dan 18 yang sering ditemukan dan menjadi 70% penyebab kanker serviks. Terdapat juga HPV tipe 6 dan 11 yang menjadi 90% penyebab kutil kelamin. Saat ini di Indonesia sudah terdapat 2 tipe vaksin yaitu vaksin bivalen dan tetravalen. Untuk vaksin bivalen mencakup HPV tipe 16 dan 18, sedangkan vaksin tetravalen mencakup HPV tipe 6, 11, 16, dan 18. Pemberian vaksin dibagi menjadi 3 dosis yaitu pada bulan 0, 1 atau 2, dan 6.

    Dapatkan: Layanan Vaksinasi ke Rumah dari Prosehat

    Pemeriksaan IVA merupakan sebuah alat skrining yang sangat berguna untuk mendeteksi kanker serviks secara dini. Pemeriksaan tersebut juga terjangkau karena relatif murah, cepat dilakukan, dan tidak memerlukan peralatan yang canggih. Bila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pemeriksaan IVA atau tentang HPV, konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan terdekat.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker serviks dan pencegahannya melalui vaksinasi HPV. Jika Sahabat Sehat membutuhkan pemeriksaan laboratorium, vaksinasi HPV, konsultasi kesehatan, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Cervical cancer [Internet]. Who.int. 2022
    2. Training Manual on Cervical Cancer Screening using Visual Inspection with Acetic Acid
    3. Ardahan M, Temel A. Visual Inspection With Acetic Acid in Cervical Cancer Screening
    4. Poli U, Bidinger P, Gowrishankar S. Visual inspection with acetic acid (via) screening program
    5. Sekilas tentang Vaksin HPV [Internet]. idai.or.id. 2022
    Read More
  • Ditulis oleh: Redaksi Prosehat Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati Pria juga perlu mengkonsumsi vitamin untuk kesuburan sperma. Karena masalah kesuburan bukan hanya dialami wanit, namun juga para pria. Setelah dikonsumsi, vitamin tersebut akan meningkatkan kualitas sperma sehingga sperma menjadi lebih subur. Lantas, nutrisi apa saja yang bermanfaat dalam menyuburkan sperma? Dan seberapa ampuh vitamin penyubur […]

    5 Vitamin yang Ampuh untuk Meningkatkan Kesuburan Sperma

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

    Mengkonsumsi Makanan Sehat yang Mengandung Vitamin untuk Kesuburan Sperma Pria

    Mengkonsumsi Makanan Sehat yang Mengandung Vitamin untuk Kesuburan Sperma Pria

    Pria juga perlu mengkonsumsi vitamin untuk kesuburan sperma. Karena masalah kesuburan bukan hanya dialami wanit, namun juga para pria. Setelah dikonsumsi, vitamin tersebut akan meningkatkan kualitas sperma sehingga sperma menjadi lebih subur.

    Lantas, nutrisi apa saja yang bermanfaat dalam menyuburkan sperma? Dan seberapa ampuh vitamin penyubur sperma dalam membantu Anda mengatasi masalah keturunan? Berikut penjelasannya.

    Apakah Vitamin Ampuh Menyuburkan Sperma?

    Diketahui 1 dari 3 pasangan yang sulit memiliki anak dipengaruhi oleh ketidak suburan pria atau kualitas sperma yang kurang baik. Oleh sebab itu, saat ini banyak pria yang mencari vitamin penyubur sperma karena beberapa jenis vitamin diduga mampu meningkatkan kualitas sperma. 

    Menurut salah satu penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility, disebutkan bahwa suplemen yang mengandung asam folat dan zinc dinilai cukup efektif dalam membantu meningkatkan kuantitas serta kualitas sperma. Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa pria yang mengonsumsi suplemen penyubur sperma selama 26 minggu, mampu meningkatkan sebanyak 74% jumlah sperma. 

    Sementara pada riset lainnya, vitamin penyubur sperma yang mengandung L-Carnitine diketahui dapat membuat sperma bergerak lebih cepat dan gesit. Penelitian yang dilakukan dalam lingkup kecil ini membuktikan bahwa 2 gram L-Carnitine yang dikonsumsi pria setiap harinya selama 3 bulan mampu meningkatkan pergerakan sperma menjadi lebih baik. 

    Meski demikian, hingga kini para ahli belum dapat membuat kesimpulan bahwa vitamin penyubur sperma tersebut memang ampuh dalam mengatasi kesuburan. Ini karena penelitian tersebut baru dilakukan dalam skala kecil sehingga belum cukup kuat untuk mengetahui efektivitasnya.

    Berbagai Jenis Vitamin untuk Kesuburan Sperma

    Suplemen penyubur sperma umumnya terdiri dari kandungan vitamin dan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan demikian, mengonsumsi suplemen penyubur sperma dipercaya mampu membantu meningkatkan produksi dan kualitas sperma secara keseluruhan. 

    Baca Juga: Perlukah Pemeriksaan Kesuburan Bagi Pria?

    Berikut berbagai kandungan nutrisi yang terdapat dalam suplemen penyubur sperma:

    Vitamin C

    Vitamin C adalah salah satu nutrisi penting dalam suplemen penyubur sperma karena sifat antioksidan yang dimilikinya. Antioksidan diketahui dapat membantu mengurangi dampak buruk dari stres oksidatif–kondisi dimana jumlah radikal bebas (pro-oksidan) melebihi antioksidan sehingga menyebabkan kerusakan dalam tubuh. Selain itu, vitamin C juga berfungsi dalam mengurangi jumlah sperma yang rusak di dalam testis. 

    Selai dari suplemen penyubur sperma, vitamin C juga dapat diperoleh dari asupan lain seperti beberapa jenis makanan, buah-buahan dan sayuran berikut ini:

    • Paprika
    • Buah-buahan citrus, seperti jeruk dan lemon
    • Sayuran seperti tomat, kubis, brokoli, dan kentang
    • Sereal yang telah difortifikasi
    • Produk olahan susu

    Vitamin D

    Vitamin D merupakan komponen penting lainnya yang terkandung dalam suplemen penyubur sperma. Umumnya, pria yang kekurangan kadar vitamin D didalam tubuhnya cenderung memiliki kadar hormon testosteron yang lebih rendah. 

    Suplemen yang mengandung vitamin D dapat membantu meningkatkan kadar testosteron di dalam tubuh pria. Selain itu, mengonsumsi vitamin D juga dapat meningkatkan motilitas atau pergerakan sperma. 

    Selain dari suplemen penyubur sperma, nutrisi vitamin D juga dapat ditemukan dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari, seperti:

    • Yogurt
    • Keju
    • Kuning telur
    • Hati sapi
    • Jamur
    • Ikan salmon, tuna, dan makarel
    • Susu yang telah difortifikasi
    • Produk olahan susu

    Vitamin E

    Vitamin E memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu meningkatkan kualitas sperma dan mencegah kerusakan. Selain suplemen, kandungan vitamin E dalam penyubur sperma ini juga dapat ditemukan dari beberapa jenis sumber makanan berikut:

    • Kacang-kacangan dan biji-bijian
    • Minyak nabati, seperti minyak kedelai dan jagung
    • Sayuran hijau, seperti bayam dan brokoli
    • Jus buah yang sudah terfortifikasi
    • Margarin

    Vitamin B12

    Vitamin B12 memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan sperma secara keseluruhan. Menurut sebuah studi, vitamin B12 diketahui sebagai vitamin untuk kesuburan sperma yang ampuh karena dapat meningkatkan pergerakan dan jumlah sperma, serta mencegah kerusakan pada sperma. 

    Anda dapat memperoleh vitamin B12 dari suplemen penyubur sperma maupun dari sumber makanan berikut ini:

    • Susu
    • Telur
    • Sereal yang sudah terfortifikasi
    • Ikan dan hidangan laut
    • Daging merah dan daging putih, terutama hati

    Zinc

    Kandungan dalam suplemen penyubur sperma lainnya yang tidak kalah penting adalah zinc atau seng. Sebuah penelitian menyatakan bahwa pria yang mengonsumsi suplemen penyubur sperma yang mengandung zinc didalamnya akan mengalami peningkatan kadar hormon testosteron dan jumlah sperma yang diproduksi. 

    Selain dari suplemen, mineral ini juga dapat Anda peroleh dari beberapa jenis makanan berikut:

    • Tiram
    • Kerang
    • Daging merah
    • Kepiting dan lobster
    • Sereal yang difortifikasi
    • Gandum utuh
    • Kacang-kacangan dan biji-bijian
    • Produk olahan susu

    Asam Folat

    Suplemen penyubur sperma dengan kandungan asam folat didalamnya juga baik untuk meningkatkan kesuburan pria. Kadar asam folat yang rendah dapat mempengaruhi DNA sperma, sehingga jumlah sperma yang diproduksi pun juga akan terdampak. 

    Kandungan folat tidak hanya bisa ditemukan pada suplemen penyubur sperma, tapi juga dapat diperoleh dari beberapa jenis makanan berikut ini:

    • Sayuran hijau, seperti asparagus dan bayam
    • Buah-buahan segar, terutama jeruk
    • Kacang-kacangan dan biji-bijian
    • Gandum utuh
    • Sereal yang telah difortifikasi
    • Produk makanan yang kaya akan tepung, seperti pasta dan roti

    Baca Juga: Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan

    Obat dan Suplemen Penyubur Sperma

    Saat melakukan pemeriksaan kesuburan dan ditemukan adanya ketidaksuburan pada pria, dokter biasanya akan meresepkan suplemen atau obat kesuburan pria, seperti:

    Human Chorionic Gonadotropin (hCG)

    Merupakan hormon yang hanya ditemukan pada tubuh wanita. Akan tetapi, obat hormon hCG juga dapat meningkatkan produksi hormon testosteron dan sperma pada pria. Obat ini biasanya disuntikan sebanyak 3 kali dalam seminggu selama kurang lebih 6 bulan. dosis hCG juga dapat ditingkatkan dalam pengobatan lanjutan hingga 12 atau sampai 24 bulan.

    Follicle-stimulating hormone (FSH)

    FSH adalah hormon yang secara alami mampu meningkatkan produksi sperma pada pria. Meski umumnya tubuh pria dapat memproduksi hormon ini sendiri, namun hanya sedikit sperma yang dapat dihasilkan. Oleh karena itu, pada kasus tertentu obat ini dapat digunakan untuk meningkatkan produksi sperma pada pria.

    Suplemen kesuburan pria. Selain hCG dan FSH, suplemen kesuburan pria lainnya yang mungkin diresepkan dokter adalah seperti:

    • asam folat
    • zinc
    • Co-enzyme Q10
    • L-acetyl carnitine
    • L-karnitin
    • Selenium
    • Vitamin A, C, dan E
    • Suplemen jintan hitam, ginseng, dan pasak bumi. 

    Butuh membeli suplemen untuk kesehatan dan kesuburan sperma? Cek: Blackmores Coq1075

    Itulah beberapa vitamin untuk kesuburan sperma yang perlu dikonsumsi, terutama bagi Sahabat Sehat yang sedang mengikuti program hamil. Sebelum mengonsumsi, disarankan Sahabat periksakan kondisi terlebih dahulu dengan dokter agar mendapatkan indikasi dan dosis yang benar.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, pemeriksaan medical check up berkala, pemeriksaan laboratorium, layanan fisioterapi, produk imunisasi dewasa, produk multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam. 

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. WebMD. 2022. Sperm Swim Better With Carnitine.
    2. WebMD. 2022. Supplements Boost Sperm Count.
    3. Healthline. 2022. 10 Ways to Boost Male Fertility.
    Read More
  • Ditulis oleh: dr. Gloria Teo Ditinjau oleh: dr. Nurul L Gejala miss V keluar darah setelah berhubungan menjadi tanda adanya masalah kesehatan. Kondisi ini biasa disebut postcoital bleeding. Kabar baiknya, mayoritas kejadian ini bukan disebabkan oleh masalah kesehatan yang serius. Sebanyak 9% wanita usia subur akan mengalami perdarahan Miss V setelah berhubungan seks yang tidak […]

    5 Penyebab Miss V Keluar Darah Setelah Berhubungan Intim

    Ditulis oleh: dr. Gloria Teo
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

    Miss V Keluar Darah Setelah Berhubungan Intim dapat Mengganggu Keharmonisan

    Miss V Keluar Darah Setelah Berhubungan Intim dapat Mengganggu Keharmonisan

    Gejala miss V keluar darah setelah berhubungan menjadi tanda adanya masalah kesehatan. Kondisi ini biasa disebut postcoital bleeding. Kabar baiknya, mayoritas kejadian ini bukan disebabkan oleh masalah kesehatan yang serius.

    Sebanyak 9% wanita usia subur akan mengalami perdarahan Miss V setelah berhubungan seks yang tidak berhubungan dengan siklus menstruasi mereka. Antara 46% hingga 63% wanita pasca menopause akan mengalami:

    • Kekeringan vagina
    • Gatal
    • Nyeri tekan
    • Perdarahan saat atau setelah berhubungan seks

    Baca Juga: Manfaat Seks Rutin Bagi Kesehatan

    Kondisi-kondisi di atas dikarenakan perubahan hormon yang mempengaruhi jaringan vagina dan menyebabkan perdarahan. Untuk perdarahan ringan yang muncul sesekali biasanya bukan hal yang serius. Tetapi, jika Anda memiliki faktor risiko tertentu, penting untuk mencari tahu penyebabnya.

    Penyebab Miss V Keluar Darah Setelah Berhubungan

    Perdarahan pasca hubungan seksual dapat dialami oleh wanita segala usia. Pada orang yang lebih muda dan belum mengalami menopause, sumber perdarahan biasanya berada di leher rahim/ serviks. Sedangkan, pada mereka yang telah mengalami menopause, sumber perdarahan lebih bervariasi, seperti di serviks, rahim, labia, dan uretra. 

    Bagi orang pasca menopause, kanker serviks lebih sering menjadi penyebab perdarahan pasca hubungan seksual. Namun, ada kondisi-kondisi umum lainnya yang juga bisa menjadi penyebab miss V keluar darah setelah berhubungan intim, seperti:

    Infeksi

    Beberapa infeksi  menyebabkan peradangan pada jaringan vagina dan mengakibatkan perdarahan. Terutama setelah melakukan berhubungan intim. Adapun infeksi tersebut antara lain:

    • Penyakit radang panggul (pelvic inflammatory disease)
    • Infeksi menular seksual (sexually transmitted disease)
    • Radang pada serviks (cervicitis)
    • Radang pada vagina (vaginitis)

    Lihat Juga: Bentuk dan Ciri Vagina Sehat

    Maka dari itu, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Dengan demikian, infeksi dapat dicari tahu penyebabnya, dan dokter dapat memberikan solusi medis yang tepat.

    Atrofi Vagina

    Atrofi vagina adalah kondisi dimana dinding vagina menipis dan meradang. Hal ini dapat menyebabkan kondisi keluarnya darah saat ataupun setelah melakukan hubungan intim. Kondisi atrofi vagina sering dialami oleh:

    • Wanita perimenopause (periode menuju menopause)
    • Wanita menopause
    • Serta wanita yang telah menjalani operasi pengangkatan indung telur (ovarium).

    Saat wanita tidak mengalami menstruasi lagi, tubuh akan mengurangi produksi hormon estrogen sehingga tubuh akan memproduksi lebih sedikit cairan pelumas pada vagina sehingga vagina mudah kering dan meradang. Selain itu, vagina juga menjadi kurang elastis, jaringannya menjadi lebih rapuh, aliran darah berkurang, dan rentan terhadap robekan dan iritasi. Hal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan, nyeri, dan perdarahan saat berhubungan seksual.

    Vagina yang Kering

    Vagina yang kering dapat menyebabkan perdarahan. Selain sindrom genitourinaria, kekeringan pada vagina dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti:

    • Menyusui
    • Melahirkan
    • Pengangkatan indung telur (ovarium)
    • Mengonsumsi obat-obatan tertentu
    • Kemoterapi dan radioterapi
    • Terjadinya penetrasi sebelum wanita terangsang sepenuhnya saat berhubungan seksual
    • Vaginal douching (menggunakan cairan pembersih vagina)
    • Menggunakan produk kebersihan wanita dan deterjen pakaian
    • Berenang di kolam renang yang mengandung zat yang mempengaruhi kondisi vagina
    • Sindrom Sjögren (penyakit peradangan pada sistem imun, yang mengurangi kelembaban tubuh)
    • Polip

    Banyak jenis obat yang memiliki risiko menyebabkan vagina kering. Beberapa diantaranya seperti obat flu, obat asma, antidepresan, dan obat-obatan anti-estrogen.

    Polip adalah pertumbuhan jaringan yang berbentuk tangkai dan menggantung. Kebanyakan dari polip adalah jinak, namun sebagian tumbuh menjadi ganas/ kanker. Polip sering ditemukan di sekitar serviks dan rahim. Gerakan pada polip dapat mengiritasi jaringan sekitar dan menyebabkan perdarahan.

    Robekan Pada Dinding Vagina

    Aktivitas seksual yang terlalu kuat/ kasar dapat menyebabkan luka kecil atau lecet pada dinding vagina. Hal ini cenderung terjadi pada wanita dengan vagina kering. Maka dari itu, hindari penetrasi ketika miss V masih sangat kering.

    Selain itu, bicarakan kondisi kesehatan pada pasangan sehingga hubungan intim bisa dilakukan dengan wajar. Hal ini akan menghindari terjadinya robekan pada dinding vagina akibat cara hubungan intim yang tidak biasa atau kasar.

    Kanker

    Perdarahan vagina yang timbul sewaktu-waktu bisa menandakan adanya kanker serviks atau kanker vagina. Sekitar 11% dari perdarahan pasca hubungan seksual adalah gejala awal kanker serviks atau kanker vagina. Oleh sebab itu, cegah kanker serviks dengan melakukan vaksinasi HPV untuk mencegah risiko kanker serviks.

    Untuk mendapatkan vaksinasi HPV, silahkan cek: Layanan Vaksin HPV Ke Rumah

    Mengatasi Perdarahan Miss V Setelah Berhubungan Intim

    Mengatasi perdarahan Miss V tergantung dari penyebabnya dan perlu dikonsultasikan dengan dokter. Penyebab perdarahan akan menentukan terapi yang akan diberikan, misalnya terapi hormon bila disebabkan oleh menopause. Bila penyebab perdarahan adalah kekeringan vagina dan gesekan saat berhubungan, maka Anda dapat menggunakan lubrikan/ pelumas sebelum berhubungan.

    Ada tiga jenis lubrikan, yaitu lubrikan berbahan dasar:

    • Air
    • Silikon
    • Minyak.

    Bila pasangan menggunakan kondom, gunakan lubrikan berbahan dasar air, karena lubrikan yang berbahan dasar minyak dapat merusak kondom. Berhubungan seksual secara perlahan dan berhenti saat merasa nyeri juga membantu mengurangi risiko perdarahan. Perlu diketahui juga bahwa lubrikan yang dipakai secara rutin dapat diserap oleh dinding vagina sehingga meningkatkan kelembaban vagina dan mengembalikan pH vagina yang alami.

    Butuh pelumas atau lubrikan untuk mengatasi masalah vagina yang terlalu kering? Anda bisa memesan: Durex Play Top Gel 100mL

    Berikut adalah tanda-tanda penyerta perdarahan pasca berhubungan seksual yang perlu diwaspadai dan memerlukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter, diantaranya:

    • Perdarahan pada vagina pasca menopause
    • Vagina terasa gatal atau terbakar
    • Rasa terbakar atau tersengat saat berkemih
    • Nyeri berhubungan seksual
    • Perdarahan banyak
    • Nyeri perut hebat
    • Nyeri punggung bawah
    • Mual/ muntah
    • Keputihan pada vagina yang tidak biasa.

    Jenis pemeriksaan lanjutan yang akan dilakukan oleh dokter pun beragam sesuai hasil pemeriksaan awal, antara lain:

    • Pemeriksaan dengan spekulum
    • Pap smear
    • Biopsi
    • USG transvaginal
    • dan pemeriksaan awal kesehatan wanita lainnya

    Sahabat Sehat, bila Anda mengalami perdarahan Miss V pasca hubungan seksual, jangan segan untuk mencari tahu penyebabnya sedini mungkin. Selain berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan terapi yang tepat, bicarakan juga dengan pasangan Anda sehingga gejala miss V keluar darah setelah berhubungan intim tidak terjadi lagi.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, pemeriksaan medical check up berkala, pemeriksaan laboratorium, produk multivitamin, dan kebutuhan kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Cornforth T, Rainford M. Vaginal Bleeding During or After Sex
    2. The Recent Review of the Genitourinary Syndrome of Menopause [internet]
    3. Kay C. What Causes Bleeding After Sex?
    4. Machalinski A, Pathak N. Bleeding After Sex
    Read More
  • Ditulis oleh: Redaksi Prosehat Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati Sejumlah skenario dan strategi menuju transisi pandemi Covid-19 menjadi endemi telah dibeberkan pemerintah melalui beberapa kebijakan. Meski masih digodok bersama para ahli, tetapi sebagian strategi mulai dilakukan uji coba. Tentunya kebijakan-kebijakan untuk mendorong status endemik Covid ini akan berhasil jika semua pihak saling mendukung. Serta jika […]

    Indonesia Menuju Endemi: Ini Daftar Kebijakan Pemerintah

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

    Daftar Kebijakan Pemerintah untuk Mendorong Perubahan Status Covid Di Indonesia dari Pandemi Menjadi Endemi Covid

    Sejumlah skenario dan strategi menuju transisi pandemi Covid-19 menjadi endemi telah dibeberkan pemerintah melalui beberapa kebijakan. Meski masih digodok bersama para ahli, tetapi sebagian strategi mulai dilakukan uji coba.

    Tentunya kebijakan-kebijakan untuk mendorong status endemik Covid ini akan berhasil jika semua pihak saling mendukung. Serta jika semua pihak berkomitmen untuk melakukan pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah.

    Kebijakan untuk Mendorong Status Endemik

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah mengingatkan penetapan status endemik harus diukur sesuai dengan tingkat imunitas atau kekebalan komunal yang tinggi. Ditambah, temuan kasus Covid-19 juga harus rendah dan kapasitas fasilitas kesehatan memadai. Transisi dari pandemi ke endemi juga harus memenuhi target vaksinasi dosis kedua dan ketiga, khususnya warga lanjut usia (lansia).

    Dalam memenuhi target vaksinasi tersebut, Luhut mengatakan bahwa pemerintah pusat akan terus mendorong pemerintah daerah. Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang telah mendapatkan tiket booster vaksin untuk mendatangi gerai-gerai vaksin terdekat. 

    Berikut beberapa relaksasi yang dilakukan pemerintah sebagai uji coba selama masa transisi menuju endemi Covid-19 di Indonesia:

    Peniadaan Syarat Test Covid untuk Perjalanan Domestik

    Dalam Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang ditandatangani oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto pada 8 Maret 2022, ditetapkan:

    Menghapus Syarat Hasil Negatif Tes RT-PCR

    Pemerintah resmi menghapus syarat hasil negatif tes RT-PCR maupun rapid test antigen Covid-19 bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN), baik menggunakan moda transportasi darat, laut, maupun udara mulai 8 Maret 2022. Namun, kebijakan tersebut hanya berlaku bagi individu yang sudah menerima vaksinasi dosis lengkap, yaitu dua dosis ditambah vaksinasi booster.

    Bukti Tes Covid untuk yang Baru Dosis Pertama

    Sedangkan PPDN yang baru menerima vaksinasi dosis pertama tetap wajib menunjukan bukti hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

    Aturan Bagi yang Memiliki Kondisi Kesehatan Khusus

    Selain itu, PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan PPDN tidak bisa melakukan vaksinasi wajib menunjukan bukti hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan. 

    Masa Karantina PPLN Menjadi Hanya Sehari

    Melalui Surat Edaran Satuan Tugas (SE Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 12 tahun 2022 yang disahkan oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto pada 8 Maret 2022, disebutkan ketentuan karantina untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dibedakan berdasarkan status vaksinasi. 

    Sebelumnya, masa karantina yang ditetapkan adalah selama 7 x 24 jam bagi PPLN yang baru menerima vaksin dosis pertama, serta karantina selama 3 x 24 jam bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis kedua atau booster

    Kini, pemerintah mengumumkan masa karantina PPLN dipangkas menjadi 1 x 24 jam bagi yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis kedua atau ketiga. 

    Uji Coba Bebas Karantina di Bali

    Pemerintah diketahui telah melaksanakan uji coba bebas karantina bagi PPLN yang hendak masuk ke Bali mulai Senin 7 Maret 2022. Kebijakan ini tentunya hanya berlaku pada PPLN yang telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap dan booster. Kemudian, evaluasi uji coba ini akan dilakukan setiap pekan dan apabila berhasil tanpa menyebabkan kenaikan tren kasus positif Covid-19 akan dilanjutkan pada pintu masuk lainnya. 

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ini juga menyampaikan bahwa uji coba masuk Bali bebas karantina ini menjadi kabar baik bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga, ia pun yakin akan banyak peluang usaha dan lapangan kerja baru yang tercipta bagi masyarakat. 

    Target Bebas Karantina per 1 April 2022

    Selanjutnya, rencana pemerintah untuk memperluas kebijakan bebas masuk wilayah Indonesia tanpa karantina bagi PPLN akan mulai dilaksanakan pada 1 April mendatang. Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan menekankan bahwa rencana ini dapat direalisasikan tepat waktu atau bahkan lebih cepat apabila uji coba bebas karantina PPLN yang dilaksanakan sejak 7 Maret di Bali berhasil. 

    Kendati demikian, Luhut juga menegaskan bahwa gagasan proses transisi status pandemi Covid-19 menjadi endemi di Tanah Air dilakukan dengan prinsip kehati-hatian sehingga tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Ia juga memastikan setiap proses pengambilan keputusan yang dilakukan pemerintah pusat selalu berlandaskan data dan masukan dari pada ahli kesehatan dan epidemiolog di Indonesia. 

    Supporter Boleh Menonton Pertandingan di Stadion

    Pemerintah mulai memperbolehkan kompetisi olahraga dihadiri oleh penonton di stadion. Namun, kebijakan ini hanya berlaku bagi mereka yang sudah menerima vaksin dosis lanjutan atau booster

    Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal ZA menambahkan, calon penonton sudah tidak perlu menunjukan bukti hasil negatif tes PCR maupun Antigen. Ia juga menegaskan, aturan ini tidak berlaku bagi daerah yang masuk kategori PPKM level 4. 

    Pasalnya, pelaksanaan kegiatan ini harus tetap diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh penonton yang hadir secara langsung di stadion wajib sudah divaksin booster dan tidak perlu menunjukan hasil tes PCR atau antigen. 

    Selain itu, rincian kapasitas penonton atau suporter dibatasi dengan maksimal 50% untuk daerah dengan status PPKM level 3, 75% untuk daerah PPKM level 2, dan 100% untuk daerah dengan status PPKM level 1. 

    Prokes Jaga Jarak Kemungkinan Dilonggarkan

    Kemenkes juga membuka peluang untuk melonggarkan salah satu protokol kesehatan Covid-19, yakni jaga jarak selama masa transisi dari pandemi menuju endemi Covid-19 di Indonesia. 

    Hal ini juga disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, saat ini pemerintah tengah menyusun strategi menuju endemi. Namun sebelum itu, menurutnya Indonesia harus mencapai dua kondisi, yakni fase pengendalian pandemi dan fase pra endemi. Pelonggaran protokol kesehatan ini bisa saja berupa jaga jarak, misalnya pada kegiatan-kegiatan tertentu seperti aktivitas di tempat ibadah.

    Nah Sahabat Sehat, itulah kebijakan baru yang diambil pemerintah dalam rangka Indonesia menuju endemi Covid-19. Walau ada pelonggaran kesehatan, Sahabat harus tetap memperhatikan kesehatan ya. Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan kesehatan maupun produk kesehatan, segera manfaatkan layanan dari Prosehat. Mulai dari layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter secara online, hingga pesan multivitamin. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. CNN 2022. Daftar Pelonggaran Selama Masa Transisis Pandemi ke Endemi
    2. Mediatama, G., 2022. Indonesia Menuju Endemi COVID-19, Ini Kebijakan yang Diambil Pemerintah
    3. VOA Indonesia. 2022. Pemerintah Bersiap Melakukan Transisi Pandemi Menuju Endemi
    Read More
  • Ditulis oleh: Redaksi Prosehat Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati Tahun 2022 ini, Hari Ginjal Sedunia jatuh pada tanggal 10 Maret 2022. Peringatannya selalu dirayakan pada Kamis kedua pada bulan Maret. Tujuan peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tingginya jumlah kasus penyakit ginjal di seluruh dunia. Menurut IHME Global Burden of Disease tahun 2019, […]

    10 Maret – Hari Ginjal Sedunia: Fakta yang Perlu Diketahui

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

    Tahun 2022 ini, Hari Ginjal Sedunia jatuh pada tanggal 10 Maret 2022. Peringatannya selalu dirayakan pada Kamis kedua pada bulan Maret. Tujuan peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tingginya jumlah kasus penyakit ginjal di seluruh dunia.

    Menurut IHME Global Burden of Disease tahun 2019, secara global penyakit ginjal kronis ini berada di nomor 11 yang menyebabkan kematian. Sementara itu, prevalensi penyakit ginjal kronis di Indonesia juga meningkat setiap tahunnya dan bahkan sudah menduduki peringkat ke-10 sebagai penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian, yakni sebanyak 42.131 kematian. 

    Melansir dari World Kidney Day, peringatan Hari Ginjal Sedunia ini merupakan inisiatif bersama dari Masyarakat Internasional Nefrologi (ISN) dan Federasi Internasional Yayasan Ginjal (IFKF). Pada hari ini, orang-orang di seluruh dunia menyelenggarakan konferensi dan seminar untuk membantu orang-orang untuk sadar akan penyakit yang berhubungan dengan ginjal, salah satu organ penting tubuh.

    Lihat Juga: Makanan yang Pantang untuk Penderita Ginjal

    Itulah mengapa peringatan ini menjadi momen penting bagi seluruh masyarakat dunia untuk lebih menjaga dan memelihara kesehatan agar terhindar dari penyakit ginjal kronis. Lantas apa saja yang perlu diketahui dari Hari Ginjal Sedunia 2022 ini? Berikut fakta-faktanya.

    Sejarah Hari Ginjal Sedunia

    Hari Ginjal Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 2006. Tujuan utama peringatan ini adalah untuk menciptakan kesadaran tentang penyakit dan pengobatan yang berhubungan dengan ginjal. Harapannya, orang-orang akan terdorong untuk melakukan pemeriksaan rutin agar mereka dapat melakukan perubahan gaya hidup sehat. 

    Peringatan Hari Ginjal Sedunia pertama kali diusulkan oleh Committee of International Society of Nephrology dan International Federation of Kidney Foundation. Organisasi kesehatan tersebut merayakan Hari Ginjal Sedunia setiap tahun sebagai upaya membantu orang-orang di seluruh dunia mencegah penyakit ginjal. 

    Logo Hari Ginjal Sedunia 2022

    Mengutip World Kidney Day, logo Hari Ginjal Sedunia 2022 terdiri dari dua ginjal dan tiga batang warna cerah.

    Hari Ginjal Sedunia 2022 Logo Resmi

    Warna-warna dalam logo ini mewakili darah (merah), kelebihan air (biru), serta urin (kuning) yang disaring dan dihilangkan oleh ginjal.

    Tema Hari Ginjal Sedunia 2022

    Pada tahun ini, Hari Ginjal Sedunia 2022 mengangkat tema “Kidney Health for All: Bridge the Knowledge gap to Better Kidney Care” yang secara khusus mengajak setiap lapisan masyarakat untuk bekerja sama dalam menjembatani kesenjangan informasi dan pengetahuan untuk kesehatan ginjal yang lebih baik. 

    Kampanye lebih menekankan pada upaya peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan tentang kesehatan ginjal melalui peningkatan literasi kesehatan ginjal. 

    Ketua Umum Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) dr. Aida Lydia, Phd, SpPD, K-GH, mengatakan bahwa peringatan Hari Ginjal Sedunia ini adalah gerakan global yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan ginjal, sebab organ ini memiliki peran vital terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

    Tujuan Hari Ginjal Sedunia 2022

    Tujuan perayaan Hari Ginjal Sedunia 2022 adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ginjal bagi kesehatan sekaligus untuk mengurangi frekuensi dan dampak penyakit ginjal dan masalah kesehatan terkait di seluruh dunia. Selain itu, perayaan ini juga bertujuan untuk:

    • Menganjurkan skrining CKD yang sistematis pada penderita diabetes dan tekanan darah tinggi,
    • Memperkuat perilaku pencegahan,
    • Mengingatkan tenaga medis tentang peran penting mereka dalam mendeteksi dan mengurangi risiko CKD, khususnya pada kelompok berisiko tinggi, dan
    • Fokus pada peran otoritas kesehatan lokal dan nasional dalam mengendalikan epidemi CKD. 

    Pada Hari Ginjal Sedunia, semua pemerintah didorong untuk mengambil tindakan dan berinvestasi dalam pemeriksaan ginjal. Sementara, transplantasi ginjal adalah pilihan pengobatan terbaik untuk gagal ginjal, dan donasi organ adalah inisiatif yang menyelamatkan jiwa. 

    Gagal Ginjal Kronis

    Penyakit gagal ginjal kronis, atau sering disebut juga sebagai chronic kidney disease (CKD), adalah kondisi hilangnya fungsi ginjal secara bertahap dalam beberapa bulan atau tahun. Saat ginjal kehilangan atau mengalami penurunan fungsinya hingga mencapai titik bawah tertentu, ini disebut sebagai gagal ginjal. Penyakit ini dapat mengancam jiwa bila tidak diobati  dan membutuhkan perawatan dialisis (“cuci darah”) atau transplantasi ginjal untuk mempertahankan hidup.

    Butuh Obat untuk Ginjal Bagi Penderita Dialisis? Pesan Sekarang: Nephrisol D 185 gr

    CKD dapat disebabkan oleh diabetes, tekanan darah tinggi dan gangguan kesehatan lainnya. Melakukan deteksi dini dan menjalankan pengobatan dapat membantu mencegah penyakit ginjal berkembang menjadi kronis hingga kematian. 

    Mencegah Penyakit Gagal Ginjal Kronis 

    Berdasarkan perjalanan klinis, gagal ginjal terbagi menjadi 3 stadium, yakni Stadium I penurunan cadangan ginjal, Stadium II insufisiensi ginjal, dan Stadium III gagal ginjal stadium akhir. Beberapa gejala penyakit gagal ginjal yang paling sering ditemui berupa keluhan mual, tidak nafsu makan, dan muntah.

    Berikut hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencegah penyakit ginjal kronis, diantaranya:

    • Mengendalikan tekanan darah
    • Mengelola diabetes/ gula darah
    • Menghindari zat-zat berbahaya untuk ginjal (nefrotoksik)
    • Melakukan diet rendah protein dan garam
    • Melakukan gaya hidup sehat

    Lihat Juga: Beda Gagal Ginjal Akut dengan Gagal Ginjal Kronis

    Nah Sahabat Sehat, ternyata penting sekali untuk kita menjaga kesehatan ginjal kita. Mulai lakukan perubahan melalui gaya hidup sehat agar kondisi tubuh selalu prima. Jika Sahabat Sehat membutuhkan produk dan layanan kesehatan, atau membutuhkan konsultasi kesehatan, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya di nomor WA 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Rahmadania, S., 2022. Hari Ginjal Sedunia 2022: Tema, Sejarah, dan Logo
    2. World Kidney Day. 2022. 2022 WKD Theme – World Kidney Day
    3. News18. 2022. World Kidney Day 2022: Theme, History and Significance
    4. Jagran English. 2022. World Kidney Day 2022: Know history and significance of the day
    5. Bem.fkkmk.ugm.ac.id. 2022. Hari Ginjal Sedunia 2021 – BEM FK-KMK UGM
    Read More
  • Ditulis oleh: Redaksi Prosehat Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati Pemerintah telah menghapus tes Covid sebagai syarat perjalanan domestik dan luar negeri. Bepergian kini bisa tanpa PCR ataupun antigen. Kebijakan pemerintah ini juga disetujui oleh Epidemiolog Indonesia dari Griffith University Australia Dicky Budiman terkait aturan bagi pelaku perjalanan domestik, baik moda transportasi darat, laut, maupun udara […]

    Bisa Tanpa PCR dan Antigen, Sudah Amankah untuk Bepergian?

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

    Syarat Perjalanan Sudah Bisa Tanpa PCR dan Antigen Bagi Mereka yang Sudah Dosis Lengkap

    Syarat Perjalanan Domestik Sudah Bisa Tanpa Tes PCR dan Antigen Bagi Mereka yang Sudah Dosis Lengkap

    Pemerintah telah menghapus tes Covid sebagai syarat perjalanan domestik dan luar negeri. Bepergian kini bisa tanpa PCR ataupun antigen. Kebijakan pemerintah ini juga disetujui oleh Epidemiolog Indonesia dari Griffith University Australia Dicky Budiman terkait aturan bagi pelaku perjalanan domestik, baik moda transportasi darat, laut, maupun udara yang tak perlu lagi menunjukan hasil tes swab PCR. 

    Meski demikian, pemerintah diminta harus tetap memperhatikan berbagai aspek yang mampu memperkecil risiko penularan Covid-19 di dalam transportasi. Misalnya dengan deteksi dini pada tingkat komunitas dan rumah warga, serta penggunaan filter pada pesawat, ventilasi dan sirkulasi udara pada transportasi kereta. 

    Peniadaan tes PCR dan antigen ini juga harus didukung dengan pengetatan penggunaan masker dalam mengurangi risiko, misalnya masker yang harus dipakai adalah jenis masker N95 atau yang setara dengan KN95. 

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah tengah melakukan penyesuaian kebijakan dalam rangka transisi menuju aktivitas normal. Selain itu, pelaku perjalanan domestik baik menggunakan moda transportasi darat, laut, maupun udara tidak perlu lagi menunjukan hasil tes antigen dan PCR negatif apabila telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua. 

    Hal ini telah ditetapkan dalam surat edaran yang akan diterbitkan oleh kementerian dan lembaga terkait dalam waktu dekat ini. 

    Warga Khawatir Penularan Semakin Parah

    Keputusan pemerintah dalam menghapuskan tes Covid-19 sebagai syarat perjalanan rupanya membuahkan kekhawatiran pada sebagian masyarakat. Sebab, warga yang melakukan perjalanan domestik mencemaskan penularan Covid-19 yang semakin tidak terdeteksi. Hal ini dikarenakan kasus Covid-19 di Tanah Air belum sepenuhnya menghilang meski angkanya sudah terbilang kecil. 

    Corry Elyda, seorang karyawan perusahaan swasta di Jakarta, mengatakan bahwa dirinya khawatir bila harus bepergian ke luar kota tanpa melakukan tes Covid-19. Corry mengaku kerap berpergian dengan menggunakan pesawat ke luar kota untuk urusan keluarga. Oleh sebab itu, ia pun menjadi khawatir dengan tidak adanya kewajiban tes yang justru akan membuatnya tertular atau bahkan menularkan kepada orang lain. Corry melanjutkan bahwa lebih baik mengeluarkan sedikit biaya daripada harus menularkan penyakit ke orang lain. 

    Hal serupa disampaikan oleh Abdul Rozak. Pegawai salah satu institusi pemerintah ini mengatakan bahwa dirinya tidak setuju dengan tes Covid-19 yang ditiadakan karena khawatir dengan penularan penyakit tersebut. Terlebih, penyakit ini yang belum ada obatnya. Ia khawatir jadi pembawa virus dan menyebarkannya ke orang lain saat di perjalanan dan tempat tujuan. Rozak menilai, tes Covid-19 baik berupa antigen maupun PCR harus tetap dilakukan bagi pelaku perjalanan domestik.  

    Syarat Perjalanan Domestik Cukup Vaksin Dua Kali

    Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah tengah melakukan penyesuaian kebijakan dalam rangka transisi menuju aktivitas normal. Untuk itu, pelaku perjalanan domestik baik jalur darat, laut, maupun udara sudah tidak perlu menunjukan bukti hasil tes Covid-19 apabila sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19. 

    Untuk itu, Luhut meminta seluruh kabupaten/ kota di Jawa dan Bali untuk mempercepat pemberian vaksinasi. Masyarakat diminta kesediaannya untuk kembali mendatangi gerai-gerai vaksinasi yang tersedia demi pulihnya dan membaiknya pandemi Covid-19.

    Ketentuan baru ini akan menghapus aturan sebelumnya yang mewajibkan pelaku perjalanan udara, darat, dan laut untuk menjalani tes antigen atau PCR serta vaksinasi. Aturan yang saat ini berlaku sesuai keterangan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) adalah:

    Bagi individu yang telah mendapat vaksin dosis 1 wajib melakukan tes PCR dengan hasil negatif paling lambat 3 x 24 jam sebelum perjalanan.

    Bagi yang sudah vaksin lengkap dan booster tidak perlu melakukan tes PCR maupun antigen.

    Kemenkes juga sebelumnya memberlakukan aturan baru bagi pelaku perjalanan udara, darat, dan laut, yakni dengan mengisi eHAC sebelum melakukan perjalanan.

    Sahabat Sehat, dengan akan dihapusnya kebijakan tes Covid-19 sebelum melakukan perjalanan bukan berarti Covid sudah hilang. Penting sekali bagi kita semua untuk tetap waspada dengan cara terus menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan produk kesehatan, layanan kesehatan, ataupun konsultasi kesehatan, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya di nomor WA: 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi: 

    1. Media, K., 2022. Tes PCR/Antigen Dihapus Sebagai Syarat Perjalanan
    2. Media, K., 2022. Epidemiolog Sepakat Hasil PCR Dihapus sebagai Syarat Perjalanan
    3. Media, K., 2022. Antigen dan PCR Dihapus, Syarat Perjalanan Domestik Cukup Vaksin 2 Kali
    4. Amin, I., 2022. Syarat Antigen & PCR bagi Pelaku Perjalanan Domestik Dihapus
    Read More
Chat Dokter 24 Jam