Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Berita Terkini

Showing 1–10 of 207 results

  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan aturan dan syarat umroh 2021 terbaru bagi jamaah asal Indonesia. Ini tentunya berita baik. Karena dalam aturan terbaru ada beberapa pelonggaran aturan sehingga lebih banyak jamaah asal Indonesia yang kini bisa menunaikan ibadah umroh. Jika sebelumnya umroh dibatasi hanya […]

    Ini Syarat Umroh 2021 Terbaru Resmi dari Pemerintah Saudi

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Syarat Umroh 2021 Terbaru Memperbolehkan Lebih Banyak Jamaah Asal Indonesia

    Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan aturan dan syarat umroh 2021 terbaru bagi jamaah asal Indonesia. Ini tentunya berita baik. Karena dalam aturan terbaru ada beberapa pelonggaran aturan sehingga lebih banyak jamaah asal Indonesia yang kini bisa menunaikan ibadah umroh.

    Jika sebelumnya umroh dibatasi hanya untuk jamaah berusia 18-50 tahun, kini pemerintahan Saudi telah memberikan pelonggaran menjadi 18-60 tahun. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia, Zaki Zakaria Anshary. 

    Selain itu, pelaksanaan haji juga sudah berjalan hampir mendekati normal. Jemaah sudah dapat melakukan umrah sebanyak dua kali di sebagian muassasah dan juga telah diizinkan untuk berziarah. Sahabat Sehat, apa saja syarat melakukan umrah selama masa pandemi ? Mari simak penjelasan berikut.

    Aturan dan Syarat Umroh 2021 Terbaru

    Meski Pemerintah Arab Saudi telah melonggarkan batasan usia bagi jamaah umrah Indonesia, tetapi protokol kesehatan tetap berlaku sebagaimana mestinya. Hal ini tercantum dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 719 Tahun 2020 mengenai Pedoman Penyelenggaraan perjalanan Ibadah Umrah pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

    Berikut adalah syarat melakukan umrah selama masa pandemi:

    Usia yang Diperbolehkan Umroh

    Usia sesuai standar aturan Pemerintah Arab Saudi yakni 18 – 60 tahun. Ini artinya mereka yang berusia di bawah 18 tahun atau usia di atas 60 tahun belum bisa mendapatkan kesempatan umroh di masa pandemi ini. Aturan ini berlaku hingga dikeluarkannya aturan baru yang dapat menggantikan aturan yang berlaku saat ini.

    Bebas Penyakit Penyerta

    Tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbid, artinya jamaah umroh harus dalam keadaan sehat. Jika ada penyakit, terutama penyakit yang berpotensi menular kepada orang lain maka akan langsung mendapatkan penolakan untuk dapat mengikuti umroh.

    Memenuhi Ketentuan Kemenkes

    Telah memenuhi ketentuan Kemenkes Republik Indonesia artinya jamaah umroh telah memenuhi persyaratan yang diwajibkan oleh kementrian kesehatan. Misalnya sudah divaksin dan tidak memiliki penyakit yang berpotensi membahayakan diri sendiri ataupun orang lain selama umroh.

    Siap Risiko dan Menandatangani Surat Pernyataan

    Jamaah akan diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut pihak lain atas segala risiko yang mungkin timbul akibat Covid-19. Ini bukan berarti pemerintah Indonesia ataupun pemerintah Arab Saudi lepas tangan. Namun ini untuk menunjukkan bahwa situasi masih memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Dengan adanya surat pernyataan ini maka secara tidak langsung jamaah diminta untuk melakukan protokol kesehatan ketat agar risiko-risiko dapat diminimalisir.

    Bebas Covid

    Terbukti bebas dari Covid-19 yang dibuktikan melalui surat keterangan asli hasil PCR/swab test yang dikeluarkan laboratorium atau rumah sakit yang telah terverifikasi oleh kemenkes. Surat ini hanya dapat berlaku selama 72 jam sejak pengambilan sampel tes sampai waktu keberangkatan atau sesuai dengan aturan Pemerintah Arab Saudi

    Penundaan Keberangkatan Bagi yang Tidak Memenuhi Syarat

    Jika jamaah tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, maka keberangkatannya akan ditunda hingga dapat memenuhi persyaratan tersebut.

    Protokol Kesehatan dalam Umroh

    Pastikan untuk mengikuti protokol kesehatan karena perjalanan umroh akan menggunakan prosedur kesehatan yang ketat. Berikut adalah protokol kesehatan berdasarkan syarat umroh 2021 terbaru yang harus dipatuhi selama melakukan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19 :

    1. Seluruh pelayanan dari penyelenggara ibadah umrah kepada jamaah harus menerapkan protokol kesehatan.
    2. Pelayanan jamaah selama di dalam negeri wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Kemenkes.
    3. Pelayanan jamaah selama di Arab Saudi wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintahan Kerajaan Arab Saudi. 
    4. Protokol kesehatan selama berada di dalam pesawat terbang harus menaati ketentuan protokol kesehatan dari penerbangan yang berlaku.
    5. PPIU bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan protokol kesehatan Jemaah selama berada di tanah air, selama di perjalanan, dan selama di Arab Saudi sebagai pelindung jamaah.

    Pahami Prosedur Karantina Bagi Jamaah Umroh

    Dalam syarat umroh 2021 terbaru juga terdapat prosedur pelaksanaan karantina bagi jamaah umroh. Berikut adalah aturan mengenai karantina baik bagi para jamaah yang akan melakukan umrah:

    1. PPIU bertanggung jawab untuk melakukan karantina bagi Jemaah yang hendak berangkat dan saat setelah tiba di Arab Saudi, sesuai dengan ketentuan Pemerintah Arab Saudi. 
    2. Karantina dilakukan mulai dari proses pemeriksaan sampai dengan keluarnya hasil tes PCR/SWAB.
    3. Sebelum kepulangan ke tanah air, Pemerintah Arab Saudi mewajibkan Jamaah untuk kembali melakukan karantina sampai hasil PCR/SWAB keluar. 
    4. Selama Jamaah berada dan akan meninggalkan tempat karantina harus terus mematuhi protokol kesehatan. 
    5. Jemaah wajib menaati protokol kesehatan yang diperuntukan bagi pelaku perjalanan dari luar negeri.
    6. Pelaksanaan karantina dapat menggunakan fasilitas yang telah disediakan Satgas Covid-19 Pusat atau Daerah, seperti asrama haji atau hotel.

    Aturan baru dalam Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah ini disusun dengan tujuan memberikan perlindungan semaksimal mungkin kepada jemaah umrah agar terhindar dari penularan selama menjalani ibadah umrah. Selain itu, kepatuhan jemaah atas protokol Kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan selama menjalani ibadah umrah juga sangat dibutuhkan demi keselamatan bersama. 

    Selain mengikuti vaksinasi Covid-19, bagi Sahabat Sehat yang hendak bepergian ke daerah timur-tengah (misalnya melakukan ibadah umrah maupun haji) dianjurkan mengikuti vaksinasi Meningitis untuk mencegah infeksi dan peradangan pada selaput otak. Jika Sahabat Sehat berminat melakukan vaksinasi Meningitis, segera manfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat.

    Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Demikianlah informasi mengenai syarat umroh 2021 terbaru yang mulai berlaku per bulan Oktober 2021 ini. Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi agen umroh yang menangani umroh Sahabat Sehat.

    Referensi:

    1. Covid19.go.id. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 719 Tahun 2020 mengenai Pedoman Penyelenggaraan perjalanan Ibadah Umrah pada Masa Pandemi Corona Virus Disease [Internet]. Indonesia : Kementerian Agama Republik Indonesia. 2020 [updated 2020; cited 2021 Sep 29].
    2. Satuan Tugas Penanganan COVID-19. Jemaah Umrah Wajib Patuhi Pedoman Ibadah Masa Pandemi [Internet]. Indonesia : Satuan Tugas Penanganan Covid-19. 2020 [updated 2020 Nov 10; cited 2021 Sep 29]. Available from : https://covid19.go.id/p/berita/jemaah-umrah-wajib-patuhi-pedoman-ibadah-masa-pandemi
    3. Saptoyo R. Arab Saudi Umumkan Syarat Terbaru, Ini Aturan Umrah di Masa Pandemi [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 Jan 24; cited 2021 Sep 29].
    Read More
  • Penulis: Redaksi ProSehat Syarat naik pesawat sekarang lebih sederhana. Karena data vaksin penumpang terhubung dengan NIK, PeduliLindungi tidak lagi jadi syarat. Dengan memanfaatkan NIK calon penumpang, pemesanan tiket dapat menentukan apakah penumpang boleh bepergian naik pesawat atau tidak. Jadi jika status penumpang belum tervaksin, secara otomatis pemesanan tiket akan tertolak. Kecanggihan sistem ini berlaku per […]

    Mulai Bulan Oktober Ini Syarat Naik Pesawat Semakin Mudah

    Penulis: Redaksi ProSehat

    Syarat Naik Pesawat Kini Bisa Tanpa Aplikasi PeduliLindungi

    Syarat naik pesawat sekarang lebih sederhana. Karena data vaksin penumpang terhubung dengan NIK, PeduliLindungi tidak lagi jadi syarat. Dengan memanfaatkan NIK calon penumpang, pemesanan tiket dapat menentukan apakah penumpang boleh bepergian naik pesawat atau tidak. Jadi jika status penumpang belum tervaksin, secara otomatis pemesanan tiket akan tertolak.

    Kecanggihan sistem ini berlaku per 1 Oktober 2021. Dengan demikian, terdapat beberapa perubahan antara peraturan pada bulan sebelumnya dengan bulan Oktober ini.

    Syarat Naik Pesawat Sebelum 1 Oktober Kemarin

    Mengacu pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan (SE Kemenhub) No. 62 Tahun 2021 dan SE Kemenhub No.70 Tahun 2021, berikut ini adalah syarat naik pesawat yang berlaku sampai tanggal 1 Oktober 2021 kemarin:

    Menunjukkan Sertifikat Vaksin pada Wilayah PPKM Level 3 dan 4

    Untuk penerbangan domestik, wilayah Jawa-Bali, serta Wilayah PPKM Level 4 dan Level 3 wajib menunjukan bukti vaksin (minimal dosis pertama).

    Bukti Hasil Negatif Tes PCR

    Calon penumpang pada wilayah PPKM level 3 dan 4 juga diwajibkan untuk menunjukan bukti hasil negatif tes PCR yang berlaku 2×24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

    Aturan Wajib di Penerbangan Jawa – Bali dan Sebaliknya

    Penerbangan antar bandara di wilayah Jawa-Bali memberlakukan aturan wajib menunjukkan bukti vaksin dosis pertama disertai dengan menunjukan bukti hasil negatif tes PCR yang berlaku 2×24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

    Bukti Hasil Negatif Rapid Antigen Jika Sudah Vaksin 2 Kali

    Calon penumpang yang telah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua tidak perlu sampai harus PCR. CUkup menunjukkan bukti hasil negatif rapid antigen serta bukti bahwa telah divaksin sebanyak dua kali.

    Test PCR untuk Perjalanan Wilayah PPKM Level 1 dan 2

    Penerbangan dari/ke bandara pulau Jawa-Bali, serta wilayah PPKM Level 1 dan Level 2 wajib menunjukan bukti hasil negatif tes PCR 2×24 jam, atau negatif rapid antigen 1×24 jam sebelum keberangkatan.

    Pengecualiaan Bagi Penderita Komorbid

    Bagi penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid tidak perlu menunjukan bukti vaksinasi Covid-19, mereka dapat pengecualian karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk menerima vaksin.

    Surat Keterangan dari Rumah Sakit Pemerintah bagi Penderita Komorbid

    Calon penumpang yang belum divaksin karena merupakan penderita komorbid harus menyertakan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan tidak dapat menerima vaksin Covid-19.

    Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Terbang

    Calon penumpang usia dibawah 12 tahun belum diperbolehkan untuk melakukan perjalanan udara. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan ketat, dan jik memungkinkan harus didampingi oleh pendamping (orang tua ataupun wali).

    Wajib Menginstall Aplikasi PeduliLindungi

    Wajib mengunduh aplikasi PeduliLindungi untuk pemeriksaan hasil tes Covid-19 dan status vaksinasi. Melalui aplikasi PeduliLindungi calon penumpang harus menscan QR Code tertentu yang ada di bandara.

    Syarat Naik Pesawat Terbaru yang Berlaku Per Oktober 2021

    Namun per 1 Oktober kemarin terdapat sedikit perubahan yang memudahkan perjalanan menggunakan pesawat terbang. Perubahan ini mulai berlaku sejak 1 Oktober 2021 ini. Perubahan ini meliputi:

    Bisa Terbang Tanpa Aplikasi PeduliLindungi

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyampaikan, bahwa kini calon penumpang pesawat tidak perlu lagi menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan penerbangan mulai Oktober 2021. Pasalnya, saat ini kemenkes tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah platform digital, yakni Grab, Gojek, Traveloka, Tokopedia, Dana, Tiket, LinkAja, Cinema XXI, serta aplikasi milik Pemerintah DKI Jakarta yakni Jaki. 

    Chief Digital Transformation Office Kemenkes Setiaji menambahkan, fitur yang terdapat dalam aplikasi PeduliLindungi nantinya akan tersedia pada sejumlah aplikasi tersebut, sehingga akan mempermudah masyarakat yang tidak bisa menggunakan PeduliLindungi. Masih ada beberapa proses yang membutuhkan beberapa model agar bisa diakses oleh semua orang. Fitur baru ini akan launching pada bulan Oktober ini.

    Tetap Bisa Terbang Tanpa Ponsel

    Calon penumpang tak perlu lagi khawatir, karena Kemenkes telah menyatakan bahwa masyarakat yang tidak membawa atau menggunakan ponsel tetap dapat melakukan perjalanan selama telah memenuhi syarat penerbangan. 

    Hal ini dikarenakan hasil rapid antigen atau tes PCR dan status vaksinasi Covid-19 yang bersangkutan telah terintegrasi dengan tiket penerbangan yang dipesan saat calon penumpang menginput nomor induk kependudukan (NIK). Sehingga calon penumpang yang tidak menggunakan handphone tetap dapat teridentifikasi status tes antigen atau PCR dan vaksinasinya. Lalu apa saja persyaratan yang harus dipenuhi untuk naik pesawat?

    Tetap Harus Mematuhi Protokol Kesehatan

    Dengan segala kemudahan yang tersedia, Pemerintah mengharapkan masyarakat tetap berhati-hati selama di tempat umum dan mematuhi protokol kesehatan dengan benar dan konsisten.

    Protokol seperti hanya penumpang yang sehat yang diizinkan masuk bandara, menggunakan masker, dan menjaga jarak masih menjadi aturan yang berlaku. Oleh sebab itu, pastikan untuk menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga, dan mengkonsumsi vitamin ataupun suplemen.

    Bantu Daya Tahan Tubuh dengan Suplemen yang Cocok untuk Kebutuhan Tubuh Anda

    Demikianlah beberapa syarat naik pesawat yang terbaru dan berlaku per Oktober 2021 ini. Meskipun demikian, integrasi NIK dengan status vaksin ini masih hanya berlaku pada penerbangan saja.

    Referensi:

    1. Media, K., 2021. Syarat Naik Pesawat Mulai Oktober 2021, Bisa Tidak Pakai PeduliLindungi. [online] KOMPAS.com.[Accessed 1 October 2021].
    2. Indonesia, R., 2021. Simak! Ini Dia Syarat Perjalanan Domestik Terbaru. [online] CNBC Indonesia.
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Telekonsultasi atau konsultasi dokter secara online semakin populer. Terutama di masa pandemi ini. Hal yang sebenarnya sangat wajar. Apalagi mengingat penyebaran Covid memaksa kita semua membatasi kontak dengan orang asing untuk menekan penyebaran Covid-19. Mewabahnya Covid-19 di berbagai negara memaksa kita […]

    Mudahnya Cara Konsultasi Dokter Secara Online atau Daring

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Layanan Konsultasi Dokter Secara Online Memudahkan Akses Kesehatan Masyarakat

    Telekonsultasi atau konsultasi dokter secara online semakin populer. Terutama di masa pandemi ini. Hal yang sebenarnya sangat wajar. Apalagi mengingat penyebaran Covid memaksa kita semua membatasi kontak dengan orang asing untuk menekan penyebaran Covid-19.

    Mewabahnya Covid-19 di berbagai negara memaksa kita untuk bersahabat dengan era digital. Kini kegiatan belajar-mengajar, bekerja, berbelanja, maupun konsultasi kesehatan dapat dilakukan dari rumah. 

    Pola hidup masyarakat kini lebih menghindari tempat ramai dengan tujuan mencegah paparan Covid-19. Pelayanan kesehatan juga mulai dilakukan secara daring atau online, yang disebut dengan telemedicine.

    Apa Itu Layanan Telemedicine ?

    Layanan telemedicine dilakukan dengan dasar teknologi yang dimaksudkan untuk memberikan pelayanan jarak jauh sehingga Dokter dapat melakukan pelayanan kesehatan tanpa melakukan pemeriksaan tatap muka. Meskipun layanan telemedicine telah hadir sejak lama, namun karena perubahan era digital ini mungkin banyak diantara Sahabat Sehat yang masih belum terbiasa menggunakannya.

    Pelayanan kesehatan secara daring dapat menjembatani akses dan penanganan pasien di daerah terpencil.2,3 Tentunya layanan telemedicine ini telah didukung oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) dan juga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes).

    Keuntungan Konsultasi Dokter Secara Online atau Daring

    Salah satu bagian yang tak terpisahkan dari telemedicine adalah telekonsultasi kesehatan. Telekonsultasi kesehatan memungkinkan pasien berkonsultasi dengan dokter secara daring. Banyak sekali keuntungan bisa berkonsultasi kesehatan secara online, terutama di masa pandemi ini.

    Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai keuntungan melakukan konsultasi dengan dokter secara daring :

    Waktu Fleksibel

    Konsultasi secara online atau daring tentu lebih fleksibel jika dilihat dari sisi waktu, dan Sahabat Sehat dapat berkonsultasi dengan dokter kapan saja. Kini layanan konsultasi secara daring tersedia 24 jam sehingga Sahabat Sehat dapat segera mendapatkan penanganan.

    Hemat Biaya

    Dengan berkonsultasi secara daring, Sahabat Sehat dapat menghemat berbagai biaya, seperti biaya transportasi maupun biaya administrasi yang biasanya dikeluarkan jika melakukan pemeriksaan ke rumah sakit maupun klinik. 

    Meminimalisir Kontak Langsung

    Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, konsultasi secara daring dengan dokter dapat membantu Sahabat Sehat meminimalisir kontak dengan orang lain di luar rumah.

    Bantuan Kapan Saja Saat Darurat

    Konsultasi dengan dokter secara daring merupakan pilihan saat dalam kondisi darurat, sehingga Sahabat Sehat segera mendapatkan penanganan awal.

    Leluasa Bertanya

    Sahabat Sehat umumnya lebih leluasa saat berkonsultasi secara daring, selain itu waktu konsultasi secara daring umumnya lebih lama dibandingkan berkonsultasi dengan dokter secara langsung.

    Pasien Tidak Merasa Malu

    Saat konsultasi daring, Sahabat Sehat lebih leluasa menceritakan keluhan saat ini dibandingkan dengan berkonsultasi secara langsung. Beberapa keluhan yang sensitif, misal seputar keluhan reproduksi maupun konsultasi kesehatan mental dapat diceritakan dengan lebih leluasa. Sahabat Sehat tidak perlu khawatir sebab data akan dirahasiakan.

    Menjangkau Penderita Penyakit Kronis

    Penderita penyakit kronis yang tidak memungkinkan kontrol langsung ke dokter selama masa pandemi Covid-19 dianjurkan menggunakan fitur konsultasi dokter secara daring. Ketika kondisi Sahabat Sehat mengalami perburukan, maka dapat segera memperoleh  penanganan awal.

    Konsultasi Dokter Secara Online Melalui Prosehat

    Seiring dengan perkembangan jaman, Prosehat turut melayani Sahabat Sehat di rumah di masa pandemi. Bagi Sahabat Sehat yang memiliki keluhan maupun membutuhkan produk kesehatan, misal layanan chat dokter, obat, vitamin, imunisasi ke rumah, serta produk kesehatan lainnya dapat memanfaatkan layanan Prosehat yang mempunyai berbagai keunggulan yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian
    • Chat dokter tanpa perlu install aplikasi

    Sementara keunggulan layanan konsultasi dokter secara online yang diberikan Prosehat antara lain adalah:

    1. Dokter Spesialis Terbaik

      Layanan telekonsultasi Prosehat ditangani langsung oleh dokter-dokter profesional dan berpengalaman. Sahabat Sehat akan diarahkan dokter yang memang spesialis di bidang yang Sahabat Sehat tanyakan.

    2. Kerahasiaan Terjaga

      Setiap konsultasi akan dijaga kerahasiannya sesuai prosedur yang berlaku dalam etika konsultasi kesehatan. Dengan demikian, Sahabat Sehat dapat berkonsultasi dengan bebas untuk menceritakan masalah kesehatan yang sedang dialami saat ini.

    Untuk mendapatkan layanan konsultasi dokter secara online, silahkan klik: Chat Konsultasi Dokter Prosehat

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai kemudahan berkonsultasi secara daring. Jika Sahabat Sehat membutuhkan pelayanan kesehatan, segera manfaatkan layanan Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Karisma N. 8 Tips bagi Dokter Lakukan Konsultasi Online dengan Mudah [Internet]. Indonesia : Lifepack. 2020 [updated 2020 Sep 21; cited 2021 August 16].
    2. Hadian Rahim A. Edukasi Masyarakat Menggunakan Digital Platform [Internet]. Indonesia : Kemkes.go.id; [cited 2020 April 23].
    3. Patriella Y. Payung Hukum Aplikasi Kesehatan Online Mendesak [Internet].  Bisnis.com; [cited 24 April 2020].
    4. P Sunjaya A. Potensi, Aplikasi dan Perkembangan Digital Health di Indonesia. Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jakarta. 
    5. Hairunnisa. Keuntungan Konsultasi Dokter Online Chat di Era Pandemi [Internet]. Indonesia : Lifepack. 2021 [updated 2021 April 24; cited 2021 Aug 16].
    6. Whelan C. Telemedicine Benefits: 17 Advantages for Patients and Doctors [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 Nov 09; cited 2021 Aug 16].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Berbeda dari masa sebelum pandemi, PMI di masa pandemi Covid menerapkan protokol yang lebih ketat. Terutama dalam menerima donor darah. Terdapat beberapa syarat dan prosedur tambahan jika seseorang ingin melakukan donor darah di masa pandemi. Tujuan dari adanya prosedur tambahan ini […]

    Prosedur PMI di Masa Pandemi dalam Menerima Donor Darah

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Prosedur PMI di Masa Pandemi untuk Memastikan Keamanan Proses Donor Darah

    Berbeda dari masa sebelum pandemi, PMI di masa pandemi Covid menerapkan protokol yang lebih ketat. Terutama dalam menerima donor darah. Terdapat beberapa syarat dan prosedur tambahan jika seseorang ingin melakukan donor darah di masa pandemi.

    Tujuan dari adanya prosedur tambahan ini adalah upaya PMI dalam mencegah penularan Covid-19 kepada pendonor, sekaligus upaya agar penerima donor darah tidak sampai tertular Covid.

    Cara Penularan Covid-19

    Virus SARS-COV-2 yang menyebabkan infeksi Covid-19 ditularkan melalui droplet atau percikan air liur penderita Covid-19 saat batuk atau bersin. Selain itu juga dapat ditularkan apabila Sahabat Sehat menyentuh benda yang terkontaminasi virus Covid-19.

    Hingga kini belum ada data dan bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa transfusi darah dapat menularkan Covid-19. Namun demikian, risiko tetap ada, terutama dari prosedur transfusi yang prosedurnya dilakukan dengan kurang cermat.

    Syarat Donor Darah dari PMI di Masa Pandemi

    Salah satu kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) yang dikenal masyarakat adalah donor darah. Menyumbangkan sebagian darah bagi masyarakat yang membutuhkan merupakan suatu hal yang berarti. Mendonorkan darah pada umumnya tidak membutuhkan syarat dan persiapan apapun.1

    Di masa pandemi Covid-19, mobilitas masyarakat dibatasi dan kondisi ini turut berdampak pada kegiatan PMI yang berkurang sebab masyarakat umumnya khawatir dan takut menyumbangkan darahnya sebab menganggap beresiko tertular Covid-19. Sahabat Sehat, bagaimana caranya agar tetap dapat melakukan donor darah selama masa pandemi Covid-19? Mari simak penjelasan berikut.

    Berikut adalah beberapa syarat mendonorkan darah di masa pandemi Covid-19 sesuai dengan petunjuk Palang Merah Indonesia :

    Kondisi Tubuh Harus Fit

    Pastikan kondisi tubuh benar-benar sehat dan tidak ada keluhan pernapasan. Saat petugas menanyakan kondisi tubuh, pastikan untuk menjawab dengan jujur. Beberapa kondisi tubuh yang menjadi syarat boleh donor darah di PMI di masa pandemi adalah:

    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Usia 17 sampai 65 tahun
    • Memiliki berat badan minimal 45 kg
    • Kadar hemoglobin berada pada rentang 12,5 hingga 17 g%
    • Interval donor darah minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah terakhir.
    • Tekanan darah normal sistole berkisar antara 100-170 mmHg, dan tekanan darah diastole berkisar antara 70-100 mmHg

    Tunggu 7 Hari Jika Baru Saja Menerima Vaksin

    Apabila Sahabat Sehat telah mendapatkan vaksinasi Covid-19, maka diharuskan menunggu selama 7 hari sebelum bisa mendonorkan darahnya. Namun, apabila ada keluhan pasca vaksinasi seperti sakit kepala, demam, meriang dan menggigil maka donor darah harus ditunggu selama 28 hari setelah melakukan vaksinasi Covid-19.

    Silahkan konsultasikan kepada tenaga medis jika mengalami keluhan pasca vaksinasi dan tidak kunjung hilang setelah 3 hari.

    Buat Janji Terlebih Dahulu

    Persiapkan masker dan gunakan masker selama berada di tempat umum. Termasuk di area PMI. Usahakan datang sendiri, dan buat janji terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk menghindari keramaian di lokasi donor darah.

    Hubungi PMI terdekat untuk melakukan janji datang dan untuk mengetahui kondisi apakah akan ramai atau tidak jika datang pada hari yang Sahabat Sehat pilih. Sangat disarankan untuk memilih di pagi hari di saat-saat PMI masih sepi sehingga lebih mencegah adanya kerumunan.

    Patuhi Protokol Kesehatan

    Selama di area PMI, protokol kesehatan wajib dilakukan seperti mencuci tangan atau gunakan hand sanitizer. Selain itu, anda juga sebisa mungkin harus menjaga jarak dengan orang lain minimal 6 kaki atau sekitar 2 meter.

    Masker juga wajib digunakan. Pastikan menggunakan masker dua lapis sesuai anjuran di mana masker medis di dalam dan masker kain di luar untuk memastikan mencegah semaksimal mungkin penyebaran Covid-19.

    Pastikan PMI Mengikuti Anjuran CDC

    Center of Disease Control and Prevention (CDC) memberikan anjuran bagi penyelenggara donor darah (PMI), sebagai berikut :

    • Menerapkan etika bagaimana jika petugas harus batuk saat di tempat umum
    • Mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer
    • Membersihkan dan melakukan desinfeksi permukaan benda di lokasi donor darah
    • Memberikan jarak 6 kaki atau 2 meter pada setiap kursi di ruang tunggu atau area pengambilan darah
    • Memastikan bahwa pekerja PMI tidak sedang terinfeksi Covid-19

    Pendonor Harus Mempersiapkan Diri Sebelum ke PMI

    Sebelum memutuskan dono, pendonor harus memperhatikan apakah memiliki penyakit yang dapat menyebabkan donor ditolak. Penyakit yang dapat membuat donor ditolak antara lain:

    • Jantung
    • Paru-paru
    • Kanker,
    • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
    • Kencing manis (diabetes)
    • Epilepsi
    • Kejang
    • Kelainan darah
    • Sipilis
    • HIV/AIDS
    • Sedang menderita hepatitis B ataupun C
    • Pernah menderita hepatitis B ataupun C
    • Sedang kecanduan obat terlarang
    • Sedang kecanduan minuman beralkohol

    Selain itu, pendonor juga harus berisitrahat yang cukup sebelum melakukan donor sehingga tubuh akan lebih fit saat melakukan donor.

    Ingin Kondisi Darah Tetap Sehat Sehingga Bisa Melakukan Donor Darah? Check Suplemen Berikut Ini

    Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai syarat melakukan donor darah di PMI di masa pandemi Covid-19. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah pasca melakukan donor darah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat.  Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Palang Merah Indonesia. Syarat Untuk Menjadi Donor Darah [Internet]. Indonesia : Palang Merah Indonesia; [cited 26 August 2021].
    2. Australian Red Cross. Do people want to donate blood during the coronavirus pandemic? [Internet]. Australia : Australian Red Cross; [cited 26 August 2021].
    3. National Health Service Blood and Transplant. Coronavirus COVID-19 updates [Internet]. UK : National Health Service Blood and Transplant. 2021 [updated 31 Aug 2021; cited 26 Aug 2021].
    4. Huzar T. Donating blood during a pandemic [Internet]. USA : Medical News Today. 2020 [updated 08 June 2020; cited 26 Aug 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica C Pendarahan otak atau perdarahan otak yang dialami Tukul Arwana mengejutkan masyarakat. Penyakit ini mengharuskan Tukul terbaring di ICU. Selain harus terbaring di ICU, Tukul Arwana juga harus menjalani serangkaian operasi untuk memulihkan keadaannya. Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan perdarahan otak? Dan bagaimana […]

    Mengenal Pendarahan Otak Berdasarkan Penyebab dan Gejala

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Operasi Pada Pasien dengan Kasus Pendarahan Otak

    Operasi Pada Pasien dengan Kasus Pendarahan Otak

    Pendarahan otak atau perdarahan otak yang dialami Tukul Arwana mengejutkan masyarakat. Penyakit ini mengharuskan Tukul terbaring di ICU. Selain harus terbaring di ICU, Tukul Arwana juga harus menjalani serangkaian operasi untuk memulihkan keadaannya.

    Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan perdarahan otak? Dan bagaimana hal tersebut dapat terjadi? Mengapa perdarahan atau pendarahan otak bisa muncul dan terjadi secara tiba-tiba? 

    Mengenal Pendarahan Otak atau Perdarahan Otak

    Perdarahan otak dikenal juga dengan sebutan Intracerebral hemorrhage (ICH) adalah kondisi adanya perdarahan di dalam jaringan dan sistem ventrikel otak yang penyebab biasanya bukan diakibatkan oleh trauma pada kepala. Perdarahan otak merupakan 15% penyebab stroke, dengan angka kematian sebesar 62% dalam satu tahun pertama.1 Perdarahan otak diakibatkan pecahnya pembuluh darah arteri di dalam otak, sehingga terjadi perdarahan lokal di jaringan sekitarnya sehingga mengakibatkan matinya sel-sel otak.

    Berikut ini beberapa fakta mengenai perdarahan otak:

    Penyebab Perdarahan Otak

    Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai hal yang dapat menjadi penyebab perdarahan pada otak yaitu :

    Trauma kepala

    Trauma atau cedera kepala merupakan salah satu penyebab tersering perdarahan otak pada usia kurang dari 50 tahun.

    Tekanan darah tinggi 

    Hipertensi, atau disebut juga sebagai tekanan darah tinggi merupakan kondisi kronis dan berlangsung lama. Pada penderita tekanan darah tinggi, pembuluh darah menjadi rapuh dan mudah pecah misalnya pada pembuluh darah otak.

    Aneurisma pembuluh darah

    Aneurisma atau disebut juga pembengkakan pembuluh darah dapat menyebabkan pembuluh darah melemah sehingga beresiko pecah dan mengakibatkan perdarahan didalam otak. Kondisi ini dapat menyebabkan stroke perdarahan.

    Kelainan pembuluh darah

    Kondisi ini dapat diakibatkan oleh faktor genetik, sehingga dinding pembuluh darah disekitar dan didalam otak menjadi lemah. Kelainan ini disebut dengan malformasi vena. Penderitanya tidak selalu merasakan gejala, namun apabila pembuluh darah pecah dapat mengakibatkan perdarahan otak.

    Amyloid angiopati

    Kondisi ini diakibatkan kelainan pada dinding pembuluh darah, termasuk pembuluh darah otak. Hal ini disebabkan karena faktor usia, dan tekanan darah tinggi.

    Gangguan pembekuan darah

    Gangguan pembekuan darah ditandai dengan turunnya jumlah trombosit yang menyebabkan perdarahan otak. Beberapa kondisi yang menyebabkan gangguan pembekuan darah, yaitu anemia sel sabit (sel darah merah berbentuk tidak normal seperti bulan sabit), hemofilia (kekurangan protein untuk pembekuan darah), hingga kondisi medis yang membutuhkan penanganan dengan obat pengencer darah dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya perdarahan otak.

    Penyakit hati

    Gangguan pada hati dapat meningkatkan resiko perdarahan pada organ tubuh, termasuk pembuluh darah di dalam otak.

    Tumor otak (tumor intracranial)

    Tumor pada jaringan otak dapat mendesak pembuluh darah di sekitarnya dan mengakibatkan perdarahan pada otak akibat pecahnya pembuluh darah yang terdesak.

    Gejala Perdarahan Otak

    Sahabat Sehat, gejala perdarahan otak beragam tergantung luasnya perdarahan pada jaringan otak. Berikut ini berbagai gejala yang mungkin timbul akibat perdarahan pada otak :

    • Nyeri kepala hebat secara tiba-tiba
    • Kejang, meski tanpa ada riwayat kejang sebelumnya
    • Kelemahan pada salah satu sisi anggota tubuh
    • Mual hingga muntah hebat
    • Lemah
    • Perubahan daya penglihatan
    • Mati rasa
    • Hilangnya kemampuan berbicara dan menelan
    • Kesulitan menulis dan membaca
    • Kesulitan menggerakan tangan 
    • Hilangnya koordinasi dan keseimbangan
    • Gangguan indra perasa
    • Bila perdarahan otak cukup luas, dapat mengakibatkan penurunan kesadaran hingga koma. 3-5

    Pencegahan Perdarahan Otak

    Untuk mencegah terjadinya perdarahan otak, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan berbagai hal berikut dirumah :

    • Mengontrol tekanan darah secara berkala 
    • Hindari merokok
    • Hindari penggunaan obat terlarang, misalnya kokain karena meningkatkan resiko terjadinya perdarahan otak.
    • Berhati-hati dalam berkendara untuk mencegah terjadinya cedera kepala, serta menggunakan helm dan sabuk pengaman.
    • Hindari penggunaan obat pengencer darah tanpa pengawasan dokter. 3-5

    Nah Sahabat Sehat, itulah fakta mengenai penyakit pendarahan otak atau perdarahan otak yang dialami selebriti Tukul Arwana. Untuk memantau kondisi tubuh Sahabat Sehat, dianjurkan melakukan pemeriksaan MCU (Medical Check Up) secara berkala. Jika Sahabat Sehat membutuhkan pemeriksaan MCU, segera manfaatkan layanan pemeriksaan dari Prosehat.

    Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Khairunnisa N. Faktor-Faktor yang Memprediksi Prognosis Pasien ICH Batang Otak Primer di RSUD Cileungsi Tahun 2020 [Internet]. Indonesia : Universitas Pembangunan Veteran Jakarta. 2021 [cited 27 September 2021].
    2. Moawad H. Brain hemorrhage: Causes, symptoms, and treatments [Internet]. USA : Medical News Today. 2019 [updated 2019 July 12; cited 2021 September 27].
    3. Wright S. Brain Hemorrhage: Causes, Symptoms, Treatments [Internet]. USA : WebMD. 2020 [updated 2020 Sep 14; cited 2021 September 27].
    4. Cleveland Clinic. Brain Bleed, Hemorrhage (Intracranial Hemorrhage): Causes, Symptoms, Treatment [Internet]. USA : Cleveland Clinic. 2021 [cited 27 September 2021].
    5. Pietrangelo A. Intracerebral Hemorrhage: Symptoms, Causes, and Diagnosis [Internet]. USA : Healthline. 2017 [updated 2017 May 17; cited 2021 September 27].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Pertanyaan seperti efektivitas vaksin pfizer dan efek sampingnya biasa muncul. Terutama pada mereka yang masih ragu untuk divaksin. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini akan dibahas secara mendalam fakta-fakta mengenai vaksin Pfizer, mulai dari efek samping, efektivitas, siapa yang boleh […]

    Fakta Vaksin Pfizer dan Efektivitasnya Melawan COVID-19

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Fakta Efektivitas Vaksin Pfizer

    Pertanyaan seperti efektivitas vaksin pfizer dan efek sampingnya biasa muncul. Terutama pada mereka yang masih ragu untuk divaksin. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini akan dibahas secara mendalam fakta-fakta mengenai vaksin Pfizer, mulai dari efek samping, efektivitas, siapa yang boleh menerima, dan siapa yang tidak boleh menerima vaksin ini.

    Nah, berikut ini adalah beberapa fakta mengenai vaksin Pfizer yang dirangkum dari berbagai sumber:

    Distribusi Vaksin Pfizer di Indonesia

    Per tanggal 31 Agustus 2021, Indonesia telah berhasil mencapai lebih dari 100 juta penyuntikan vaksin Covid-19 yang merupakan jumlah total dari pemberian vaksin pertama,  kedua dan dosis ketiga. Total vaksinasi dosis pertama sebanyak 63.265.720 atau 30,49%, sedangkan dosis kedua adalah 36.050.866 atau 17,31% dan dosis ketiga atau vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan telah mencapai 640.532 atau 43,61%.

    Pemerintah terus mengupayakan pendistribusian vaksinasi ke seluruh wilayah di Indonesia. Hingga kini vaksin Covid-19 yang telah masuk di Indonesia antara lain Sinovac, Moderna, Astrazeneca, Sinopharm, Pfizer dan Johnson and Johnson (Janssen). Kini masyarakat tengah ramai membicarakan vaksin Pfizer. Sahabat Sehat, bagaimana profil vaksin Pfizer ? Mari simak penjelasan berikut.

    Efektivitas Vaksin Pfizer

    Pada tanggal 14 juli 2021 lalu, BPOM menerbitkan izin penggunaan vaksin berbasis mRNA yang diproduksi Pfizer dan BioNTech untuk mencegah penyebaran Covid-19. Berdasarkan uji klinis fase 3, efektivitas vaksin Pfizer pada usia lebih dari 16 tahun menunjukkan angka keberhasilan mencapai 95,5%. Sementara pada remaja usia 12-15 tahun mencapai 100%.

    Vaksin Pfizer atau BNT162b2 merupakan vaksin yang digunakan mencegah infeksi virus SARS-COV-2 penyebab penyakit Covid-19. Vaksin Pfizer merupakan vaksin mRNA, yang memicu sistem kekebalan tubuh untuk membentuk spike protein sehingga membantu tubuh mengaktivasi sistem imun untuk melawan Covid-19. Vaksin Pfizer diberikan sebanyak 2 dosis dengan rentang waktu 21 hari dari dosis pertama.

    Siapa Yang Dapat Diberi Vaksin Pfizer?

    Semua orang di daerah pandemi Covid-19 yang berusia diatas 12 tahun dapat diberikan vaksin Covid-19 produksi Pfizer. 3,4 Vaksin Pfizer dapat diberikan pada ibu menyusui dan ibu hamil dengan usia kehamilan diatas 12 minggu dan paling lambat usia kehamilan 33 minggu dengan pengawasan Dokter.

    Siapa Yang Tidak Dapat Diberikan Vaksin Pfizer?

    Tidak semua orang bisa menerima vaksin Pfizer. Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa kondisi yang tidak dapat menerima vaksin Pfizer:

    Alergi Berat

    Apabila pernah mengalami reaksi alergi anafilaksis atau reaksi alergi yang berat, sebaiknya tidak diberikan vaksin Covid-19 dengan jenis mRNA.

    Apabila pada dosis pertama diberikan vaksinasi Pfizer dan mengalami reaksi alergi sedang sampai berat, maka sebaiknya tidak diberikan dosis Pfizer dosis kedua.

    Membutuhkan Obat Epinefrin dan Gangguan Nafas

    Mempunyai riwayat alergi berat yang memerlukan penanganan dengan menggunakan obat epinefrin, sesak nafas hingga gagal nafas, sebaiknya tidak diberikan vaksin Covid-19 jenis mRNA.

    Di Bawah Umur

    Vaksin Pfizer tidak diberikan pada anak berusia dibawah 12 tahun. Namun bisa diberikan pada orang tua dengan memperhatikan kondisi kesehatannya.

    Efek Samping Vaksin Pfizer

    Sama seperti vaksin Covid-19 jenis lain, berikut adalah berbagai kemungkinan efek samping yang timbul pasca diberika vaksin Pfizer yaitu :

    • Nyeri pada lokasi suntikan
    • Kelelahan
    • Nyeri kepala
    • Nyeri otot
    • Menggigil
    • Nyeri sendi
    • Demam.4,5

    Persiapan Sebelum Vaksinasi Covid-19

    Bagi Sahabat Sehat yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19, dianjurkan melakukan berbagai hal berikut agar kondisi prima saat hari vaksinasi :

    • Pastikan tubuh sehat, tanpa keluhan apapun dan suhu tubuh normal dibawah 37,50C.
    • Tunda vaksinasi apabila orang di rumah atau Sahabat Sehat sedang mengalami batuk, pilek, dan sesak nafas
    • Tidak menerima vaksin lain dalam waktu yang bersamaan
    • Tidur yang cukup di hari sebelum vaksinasi.
    • Beritahu petugas apabila memiliki alergi berat atau alergi terhadap vaksinasi pada dosis pertama.
    • Beritahu petugas apabila mempunyai penyakit tertentu seperti hipertensi, penyakit autoimun, diabetes, HIV/AIDS, kanker, kelainan darah, serta obat-obatan yang dikonsumsi.

    Nah Sahabat Sehat, itulah profil dan fakta efektivitas vaksin Pfizer yang tengah ramai diperbincangkan di masyarakat. Bagi Sahabat Sehat yang memerlukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan pemeriksaan ke rumah dari Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Sehat Negeriku. Per 31 Agustus, Cakupan Vaksinasi Nasional COVID-19 Sentuh Angka 100 Juta Penyuntikan [Internet]. Indonesia : Sehat Negeriku. 2021 [updated 2021 Sep 01; cited 2021 Sep 14].
    2. Saptoyo R. Daftar Vaksin Covid-19 yang Digunakan di Indonesia dan Efikasinya [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 Sep 12; cited 2021 Sep 14]
    3. Australia Government Department of Health. About the Comirnaty (Pfizer) COVID-19 vaccine [Internet]. Australia : Australia Government Department of Health; [cited 2021 Sep 14]. 
    4. Centers for Disease Control and Prevention. Information about the Pfizer-BioNTech COVID-19 Vaccine [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 Sep 09; cited 2021 Sep 14].
    5. World Health Organization. The Pfizer BioNTech (BNT162b2) COVID-19 vaccine: What you need to know [Internet]. USA : World Health Organization. 2021 [updated 2021 Sep 02; cited 2021 Sep 14].
    6. Faradiba N. 7 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Vaksin Covid-19 Halaman all – Kompas.com [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 June 23; cited 2021 Sep 14].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica C Sahabat Sehat, baru-baru ini beberapa sekolah telah memulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Namun berdasarkan catatan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) per 20 September 2021 dari 46.500 sekolah, terdapat 2,8 % atau sekitar 1.296 sekolah yang melaporkan terjadinya klaster Covid-19.  Klaster Covid-19 Pada Tiap Tingkat Sekolah […]

    Baru Mulai Sekolah Tatap Muka, Ribuan Siswa Terinfeksi Covid

    Ditulis oleh : dr. Monica C

    Protokol Mencuci Tangan saat Sekolah Tatap Muka untuk Mencegah Terjadinya Klaster Covid

    Protokol Mencuci Tangan saat Sekolah Tatap Muka untuk Mencegah Terjadinya Klaster Covid

    Sahabat Sehat, baru-baru ini beberapa sekolah telah memulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Namun berdasarkan catatan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) per 20 September 2021 dari 46.500 sekolah, terdapat 2,8 % atau sekitar 1.296 sekolah yang melaporkan terjadinya klaster Covid-19. 

    Klaster Covid-19 Pada Tiap Tingkat Sekolah

    Direktur Jenderal (Dirjen) PAUD dan Pendidikan Dasar Menengah Kemendikbud Ristek, Jumeri mengungkapkan bahwa klaster Covid-19 paling banyak terjadi pada tingkat sekolah dasar, yaitu mencapai 2,78 % dengan total guru dan tenaga kependidikan mencapai 3.174 orang terinfeksi Covid-19 dari total 581 klaster sekolah dasar. Sementara peserta didik yang positif Covid-19 mencapai 6.908 orang.

    Selanjutnya klaster Covid-19 di tingkat sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berjumlah 251 sekolah atau 1,91%. Adapun jumlah guru dan siswa PAUD yang terkonfirmasi Covid-19 masing-masing sebanyak 956 pendidik dan 2.006 peserta didik.

    Disusul klaster Covid-19 pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mencapai 244 sekolah atau 3,42 %. Jumlah guru dan siswa SMP yang terinfeksi Covid-19 selama PTM terbatas masing-masing mencapai 1.482 orang guru dan 2.201 orang siswa.

    Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) ditemukan klaster penularan Covid-19 mencapai 109 sekolah atau 4,55 % dengan rincian 797 orang guru dan 1.934 orang siswa yang telah terkonfirmasi menderita Covid-19.

    Akankah Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan?

    Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan menghentikan PTM terbatas meski ditemukan 1.000 lebih sekolah yang menjadi klaster penularan Covid-19.

    Namun Nadiem memastikan bahwa Kemendikbud Ristek akan tetap memonitor kasus penyebaran dan penularan Covid-19 di sekolah yang telah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Bagi sekolah yang menggelar PTM terbatas harus segera menutup kegiatan pembelajaran apabila ditemukan kasus Covid-19 di lingkungannya.

    Tips Si Kecil Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19

    Agar Si Kecil tetap sehat di masa pandemi Covid-19, khususnya jika jika harus melakukan sekolah tatap muka, Sahabat Sehat sebaiknya memperhatikan berbagai hal berikut:

    Asupan Makanan

    Beri makanan bergizi seimbang, seperti buah, sayur, susu, maupun multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Hindari memberikan makanan yang dapat menurunkan daya tahan tubuhnya seperti gorengan, dan makanan tinggi lemak.

    Atur Waktu Istirahat

    Pastikan anak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Tujuannya agar daya tahan tubuh meningkat dan Si Kecil terhindar karena kebal dari infeksi berbagai penyakit.

    Penggunaan Masker

    Mulai ajarkan Si Kecil menggunakan masker agar terbiasa saat memulai pembelajaran tatap muka. Pastikan dia memahami bagaimana menggunakan masker yang baik dan benar. Namun pastikan juga agar si kecil merasa nyaman selama menggunakan masker. Oleh sebab itu, pilihlah masker yang sesuai dengan ukuran si kecil.

    Imunisasi

    Si kecil tetap perlu diberikan imunisasi sesuai jadwal untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menghindari infeksi berbagai penyakit. Selain vaksin Covid-19, imunisasi seperti imunisasi flu sangat diperlukan saat sekolah tatap muka di masa pandemi.

    Terapkan Protokol Kesehatan dengan Ketat

    Terapkan protokol kesehatan sepulangnya Si Kecil dari sekolah, misalnya mengganti pakaian serta membersihkan tas dan peralatan lainnya yang digunakan selama di sekolah.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai angka kasus Covid-19 yang meningkat di klaster sekolah seiring dengan dimulainya pembelajaran tatap muka. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil, Sahabat Sehat dapat memberikan multivitamin maupun pelayanan imunisasi ke rumah dari Prosehat.

    Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Putra N. HEADLINE: 1.303 Sekolah Jadi Klaster Covid-19 Selama PTM Terbatas, Penanganannya? [Internet]. Indonesia : Liputan 6. 2021 [updated 2021 Sep 24; cited 2021 Sep 24].
    2. Sagita N. 1.296 Sekolah Catat Klaster Baru COVID-19, Siswa SD Paling Banyak Tertular [Internet]. Indonesia : Detik Health. 2021 [updated 2021 Sep 22; cited 2021 Sep 24].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Saat ini anak kecil sudah boleh untuk naik kereta ataupun masuk dalam mall. Namun tentunya dengan berbagai syarat yang harus dipenuhi. Ya, meskipun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih berlaku dari 21 September hingga 4 Oktober, namun terdapat beberapa perubahan aturan dan beberapa kelonggaran. […]

    5 Syarat Agar Anak Kecil Boleh Naik Kereta dan Masuk Mall

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Syarat Anak Boleh Masuk Mall ataupun Naik Kereta Api

    Saat ini anak kecil sudah boleh untuk naik kereta ataupun masuk dalam mall. Namun tentunya dengan berbagai syarat yang harus dipenuhi. Ya, meskipun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih berlaku dari 21 September hingga 4 Oktober, namun terdapat beberapa perubahan aturan dan beberapa kelonggaran. Dengan demikian, tidak semua anak kecil boleh naik kereta ataupun masuk mall.

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa ada sejumlah perubahan dalam ketentuan perpanjangan PPKM 21 September hingga 4 Oktober ini. Kebijakan tersebut berkaitan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.43 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, level 3, level 2 Coronavirus Disease 2019 di wilayah jawa-Bali.

    Syarat Agar Anak-Anak Boleh Naik Kereta dan Masuk Mall

    Jika pada aturan PPKM sebelum 21 September anak-anak tidak boleh naik kereta dan masuk mall, namun kini aturan tersebut sudah agak dilonggarkan. Anak kecil boleh masuk mall dan naik kereta asalkan memenuhi beberapa persyaratan berikut ini:

    Berusia di Atas 12 Tahun

    Hanya mereka yang berusia di atas 12 tahun boleh menggunakan transportasi umum seperti kereta api. Begitu juga untuk masuk mall, hanya anak-anak berusia 12 tahun ke atas yang boleh masuk ke pusat perbelanjaan modern seperti mall.

    Untuk anak-anak berusia di bawah 12 tahun masih boleh masuk ke dalam pusat perbelanjaan namun dengan syarat harus didampingi oleh orang tua dan wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kebijakan ini bersifat uji coba dan bisa berubah sewaktu-waktu berdasarkan evaluasi dari pemerintah.

    Harus Sudah Vaksin Covid-19

    Berusia 12 tahun atau lebih saja tidak cukup. Masyarakat umum, terutama anak-anak wajib sudah divaksin minimal dosis pertama agar boleh naik kereta maupun masuk ke dalam mall. Hal yang menarik adalah bahwa jika belum divaksin karena memiliki riwayat penyakit (komorbid) atau karena baru saja sembuh dari Covid maka masih boleh masuk mall dengan syarat menunjukkan surat keterangan dari rumah sakit.

    Tambahan: Jika hendak naik kereta untuk perjalanan jauh, anak kecil wajib menyertakan juga hasil PCR/Swab Antigen dengan hasil negatif.

    Wajib Menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi

    Setelah mendapatkan vaksin, pengunjung mall juga perlu mengunduh aplikasi Peduli Lindungi. Melalui aplikasi Peduli Lindungi, Sahabat Sehat akan mendapatkan sertifikat vaksin yang dapat digunakan saat memasuki kawasan mall. 

    Nantinya Sahabat Sehat akan diminta untuk melakukan scan QR code yang telah disediakan pengelola mall di area pintu masuk. Jika telah memenuhi semua persyaratan maka pengunjung diperbolehkan masuk mall. Jangan lupa untuk check-out kembali menggunakan aplikasi Peduli Lindungi saat meninggalkan mall.

    Mematuhi Protokol Kesehatan

    Agar diperbolehkan menggunakan transportasi kereta api, anak-anakpun harus tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dengan baik dan benar, serta menghindari kerumunan. Selain itu juga wajib duduk pada tempat yang sudah disediakan dengan memperhatikan jarak antar penumpang.

    Begitu juga untuk masuk mall. Wajib mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan yang mungkin terjadi di dalam mall.

    Mengikuti Aturan Pihak Mall dan KAI

    Kapasitas pengunjung mall saat ini masih dibatasi maksimal 50% dengan jam operasional mall yang buka hingga pukul 21.00 waktu setempat. Makan ditempat untuk restoran yang berada di dalam bangunan mall masih diperbolehkan dengan durasi 60 menit dengan kapasitas maksimum 50%. Walaupun anak-anak, persyaratan ini wajib dipatuhi.

    Sementara itu, PT KAI memiliki aturan bahwa penumpang harus menunjukkan NIK. Untuk anak-anak yang tidak memiliki NIK akan dimintai menunjukkan sertifikat vasin beserta dengan kartu vaksin. Selama di dalam kereta, anak-anak wajib mengikuti arahan dari petugas.

    Syarat Menonton Bioskop di Dalam Maall

    Kabar terbaru, bioskop pada wilayah PPKM level 2 dan 3 juga telah mendapat izin untuk kembali beroperasi dengan kapasitas pengunjung maksimum 50% dan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

    Anak-anak boleh ikut menonton bioskop di dalam mall dengan syarat tetap menjaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat selama di dalam mall. Namun sebaiknya anak-anak tetap mendapat pengawasan orang tua selama di dalam bioskop.

    Sahabat Sehat, itulah mengenai informasi terkini perihal aturan PPKM periode 21 September hingga 4 Oktober 2021. Sejalan dengan pembaharuan kebijakan tersebut, Pemerintah terus menghimbau kepada masyarakat agar sekali lagi tidak terhanyut dengan euforia aturan baru PPKM terbaru.

    Jika Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan Covid-19 baik ke rumah maupun di Klinik Kasih, segera manfaatkan layanan Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Fatimah S. Jangan Lupa, Ini Syarat Masuk mall Terbaru di Masa PPKM [Internet]. Indonesia :  Detik Finance. 2021 [updated 2021 Sep 14; cited 2021 Sep 22].
    2. Anwar M. PPKM Diperpanjang, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk mall [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 Sep 20; cited 2021 Sep 22].
    3. Muhammad A. Simak Aturan Masuk mall dan Pusat Perbelanjaan Terbaru di Masa PPKM Level 3 [Internet]. 2021 [updated 2021 Sep 21; cited 2021 Sep 22]. Indonesia : SINDOnews.com.
    4. CNN Indonesia. Syarat Anak-anak Boleh ke mall di Era Pelonggaran PPKM [Internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2021 [updated 2021 Sep 21; cited 2021 Sep 22].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Walaupun sudah divaksin, protokol kesehatan wajib tetap dilakukan karena menurut WHO virus Covid-19 varian Mu kebal terhadap vaksin. Memang tampak mengerikan, namun jika kita semua melakukan protokol 5M maka risiko tertular virus Corona varian Mu sangat kecil. Mutasi virus Corona dapat […]

    5 Fakta Virus Covid-19 Varian MU yang Konon Kebal Vaksin

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Sample Darah Positif dari Penderita Infeksi Virus Covid-19 Varian Mu

    Walaupun sudah divaksin, protokol kesehatan wajib tetap dilakukan karena menurut WHO virus Covid-19 varian Mu kebal terhadap vaksin. Memang tampak mengerikan, namun jika kita semua melakukan protokol 5M maka risiko tertular virus Corona varian Mu sangat kecil.

    Mutasi virus Corona dapat mengakibatkan semakin mudahnya penyebaran virus, tingkat keparahan gejala Covid-19, respon terhadap vaksinasi dan pengobatan yang telah diberikan, sensitivitas terhadap alat tes untuk mendeteksi varian baru, serta kesiapan fasilitas kesehatan untuk menangani jenis varian baru.

    Mengapa Banyak Varian Covid-19?

    Covid-19 merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan dan tengah menjadi pandemi di seluruh belahan dunia. Infeksi Covid-19 disebabkan oleh virus SARS-COV-2 dan pertama kali dilaporkan pada tanggal 1 Desember 2019 di Wuhan, China. Semenjak saat itu, virus Corona terus bermutasi dan muncul varian-varian baru lainnya.

    Sahabat Sehat, Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) melakukan pendataan terhadap berbagai mutasi virus Corona menjadi 2 kelompok yaitu Varian of Interest (VOIs) dan Varian of Concern (VOCs).

    Varian of Interest (VOIs) 

    VOI adalah varian SARS-COV-2 yang ditandai dengan mutasi asam amino yang menyebabkan perubahan fenotipe virus. Saat ini terdapat 4 VOI yang dinyatakan oleh WHO, yaitu :

    • Eta (atau yang disebut B.1.525, yang terdeteksi pertama kali di beberapa negara pada Desember 2020).
    • Iota (atau yang disebut B.1.526 yang terdeteksi pertama kali di US, Amerika pada November 2020).
    • Kappa (atau yang disebut B.1.627.1 yang terdeteksi pertama kali di India pada Oktober 2020).
    • Lamda (atau yang disebut C37, yang pertama kali ditemukan di negara Peru pada Desember 2020).
    • MU (atau yang disebut B.1.621, yang pertama kali ditemukan di negara Kolombia pada Januari 2021).

    Varian of Concern (VOCs)

    VOC merupakan mutasi virus Covid-19 yang disertai dengan peningkatan kemampuan penularan sehingga terjadi perubahan gejala klinis yang kemungkinan lebih berat dibandingkan dengan varian virus sebelum mengalami mutasi, termasuk terjadi penurunan efektivitas pemeriksaan yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis virus, perubahan tatalaksana dan pengobatan serta terjadi perubahan sensitivitas terhadap vaksinasi yang dilakukan. Berikut adalah beberapa varian virus yang digolongkan sebagai VOC oleh WHO :

    • Alpha (atau yang disebut dengan B.1.1.7, yang terdeteksi pertama kali di Inggris pada September 2020)
    • Beta (atau yang disebut dengan B1.351, B1.351.2, B.1.352.3 yang terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan pada Mei 2020).
    • Gamma (atau yang disebut dengan P.1, P.1.1, P1.2 yang pertama kali dideteksi di Brazil pada November 2020).
    • Delta (atau yang disebut B.1.617.2, AY.1, AY.2, AY.3 yang terdeteksi pertama kali di India Pada Oktober 2020).

    Mengenal Virus Covid-19 Varian MU

    Sahabat Sehat, kini di varian MU atau B.1.621 adalah varian mutasi baru yang menjadi perhatian di dunia. Diberitakan bahwa varian MU telah menyebar ke lebih dari 40 negara di dunia. WHO mengungkapkan bahwa varian MU lebih berbahaya dan ‘kebal’ terhadap vaksin.

    Varian MU ini ditemukan pertama kali di Amerika Selatan dan Eropa. Saat ini tengah diselidiki dan dipelajari lebih lanjut mengenai varian baru ini untuk mengetahui kemampuan penyebarannya. Berikut ini hal yang harus diwaspadai dari varian virus MU :

    • Kemampuan penularan yang sangat tinggi dan cepat
    • Tingkat keparahan penyakit atau gejala yang ditimbulkan lebih serius daripada varian lain
    • Efektivitas vaksinasi terhadap varian virus MU dilaporkan sangat rendah, bahkan virus kebal vaksin
    • Efektivitas alat tes untuk mendeteksi varian virus MU masih minim karena belum banyak data
    • Serta pengobatan yang diperlukan masih belum diketahui

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai informasi mengenai virus Covid-19 varian MU. Jika Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan pemeriksaan Covid-19 dari Prosehat. Dapatkan promo ulang tahun 9.9 Prosehat untuk berbagai produk dan layanan imunisasi.

    Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Sauer L. What Is Coronavirus? [Internet]. USA : John Hopkins Medicine. 2021 [updated 2021 May 27; cited 2021 Sep 06].
    2. World Health Organization. Tracking SARS-CoV-2 variants [Internet]. USA : World Health Organization;  [cited 6 September 2021].
    3. Hasibuan L. Seberapa Bahaya Covid Varian Mu Dibandingkan Delta? [Internet]. Indonesia : CNBC Indonesia. 2021 [updated 2021 Sep 04; cited 2021 Sep 06].
    4. Suliman A. Here’s what we know about the mu variant [Internet]. USA : Washington Post. 2021 [updated 2021 Sep 03; cited 2021 Sep 06].
    5. Mediatama G. Ini sifat-sifat virus corona varian Mu yang masuk daftar varian of interest dari WHO [Internet]. Indonesia : Kontan Grahanusa Mediatama. 2021 [updated 2021 Sep 01; cited 2021 Sep 06]
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Setiap hari hoax kesehatan semakin banyak. Untuk melawan hoax, setiap informasi harus dicek terlebih dahulu kepada pihak berkompeten. Hindari terlalu cepat menyebarkan informasi, terutama informasi kesehatan. Saat ini berita hoax atau berita bohong yang belum terbukti kebenarannya dapat ditemukan dimana-mana, terutama jika berkaitan dengan topik […]

    5 Cara Melawan Hoax Kesehatan yang Semakin Banyak Beredar

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Mari Cegah Hoax Kesehatan Menyebar di Masyarakat

    Setiap hari hoax kesehatan semakin banyak. Untuk melawan hoax, setiap informasi harus dicek terlebih dahulu kepada pihak berkompeten. Hindari terlalu cepat menyebarkan informasi, terutama informasi kesehatan.

    Saat ini berita hoax atau berita bohong yang belum terbukti kebenarannya dapat ditemukan dimana-mana, terutama jika berkaitan dengan topik kesehatan dan politik. Hal ini terjadi karena setiap orang dapat menerima ataupun menyebarkan berbagai informasi dengan sangat mudah. Banyak diantara masyarakat  kerap termakan hoax kesehatan sehingga akhirnya membeli obat yang justru berbahaya bagi kesehatan.

    Cara Melawan Hoax Kesehatan

    Agar terhindar dari berita hoax, terutama hoax kesehatan, berikut beberapa tips yang dapat Sahabat Sehat terapkan saat menerima suatu informasi baru tersebut:

    Waspadai Judul Provokatif

    Informasi kesehatan yang benar pasti akan menggunakan judul-judul yang informatif dan berkesan netral dan hanya menyampaikan isi berita. Sementara itu, berita hoax seringkali tersebar dengan menggunakan judul yang sensasional dan provokatif, misalnya menyudutkan pihak tertentu sementara isi kontennya diambil dari berita media resmi yang inti berita nya telah diubah.

    Jika Sahabat Sehat menemukan berita dengan judul yang provokatif, lebih baik mencari  beberapa referensi lain dengan topik berita yang serupa dari website resmi.

    Pastikan Keaslian Alamat Situs

    Jika Sahabat Sehat memperoleh berita atau informasi dari suatu website, sebaiknya  telusuri alamat situs yang disebutkan. Jika informasi bukan berasal dari situs resmi, maka dapat diragukan kepastian informasi tersebut. Setidaknya terdapat sekitar 43.000 situs di Indonesia yang mengaku sebagai portal berita, namun hanya kurang dari 300 situs yang dinyatakan valid.

    Cek Fakta Konten Berita

    Jika menemukan berita yang mencurigakan maka periksa terlebih dahulu dari mana berita tersebut dikutip dan sumbernya. Cermati pula perbedaan antara berita yang dibuat berdasarkan fakta dan opini.

    Fakta merupakan peristiwa yang terjadi dengan adanya kesaksian dan bukti yang terpercaya, sementara opini merupakan pendapat pribadi dari si penulis berita sehingga informasinya cenderung bersifat subjektif.

    Bergabung Dengan Kelompok Diskusi Anti-Hoax

    Kini telah tersedia fitur grup diskusi di media sosial atau diskusikan informasi yang diterima dengan keluarga dan sahabat sehingga Sahabat Sehat mendapatkan informasi dari sudut pandang yang berbeda. Jangan sampai Sahabat Sehat mempercayai hoax kesehatan, lalu menggunakan sesuatu yang ternyata dapat memperburuk keseharan diri sendiri dan keluarga.

    Melaporkan Informasi Hoax

    Jika Sahabat Sehat mencurigai informasi yang diterima merupakan informasi sesat atau Hoax, sebaiknya lakukan beberapa tips berikut :

    Pertama adalah dengan melaporkan berita yang menampilkan informasi sesat tersebut melalui fitur “laporan” pada media sosial tempat berita tersebut ditayangkan.

    Kedua adalah dengan melaporkan konten negatif atau informasi sesat kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan mengirim email ke alamat aduankonten@mail.kominfo.go.id.

    Ketiga adalah jika mendapat informasi kesehatan yang meragukan di social media, silahkan mention social media resmi dari pihak yang berkompeten. Misal dokter yang anda kenal, ataupun social media resmi Kementerian Kesehatan ataupun Ikatan Dokter Indonesia.

    dan terakhir adalah dengan tidak ikut meneruskan berita sesat ke orang lain untuk memutus rantai informasi yang sesat.

    Salah satu topik hoax kesehatan yang saat ini banyak beredar adalah masalah Covid-19. Bagi Sahabat Sehat yang ingin mengetahui lebih detail bagaimana cara membasmi Hoax Covid-19, bisa mengikuti webinar berikut ini:

    Webinar Melawan Hoax Covid 19

    Webinar Melawan Hoax Covid 19

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Yunita. Ini Cara Mengatasi Berita “Hoax” di Dunia Maya [Internet]. Indonesia : Kementerian Komunikasi dan Informatika RI; [cited 2021 Aug 24].
    2. Waruwu M. Cara Menyikapi dan Mengatasi Berita Hoax [Internet]. Indonesia : QuBisa; [cited 2021 Aug 24].
    3. IDN Times. 7 Cara Mencegah Berita Hoax Menyebar, Millennials Harus Berkontribusi! [Internet]. Indonesia : IDN Times; [cited 2021 Aug 24].
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja