Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Berita Terkini

Showing 1–10 of 193 results

  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, Pemerintah mengumumkan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Hal ini dilakukan guna menekan lonjakan kasus virus Covid-19 yang belum juga reda hingga kini. Oleh sebab itu, Pemerintah akan menerbitkan dua aturan baru sebagai landasan hukum […]

    PPKM Darurat Diperpanjang? Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    PPKM Mikro

    Sahabat Sehat, Pemerintah mengumumkan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Hal ini dilakukan guna menekan lonjakan kasus virus Covid-19 yang belum juga reda hingga kini. Oleh sebab itu, Pemerintah akan menerbitkan dua aturan baru sebagai landasan hukum penerapan kebijakan tersebut. 

    Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.22 Tahun 2021 yang berisi aturan perpanjangan PPKM Darurat bagi Wilayah Jawa dan Bali,  wilayah Jawa-Bali kini telah ditetapkan sebagai PPKM Level 4. Sementara Inmendagri No.23 tahun 2021 mengatur perihal perpanjangan PPKM Mikro untuk wilayah di 27 Provinsi lainnya. Nah Sahabat Sehat, bagaimana aturan PPKM terbaru ? Mari simak penjelasan berikut.

    Apa Kata Epidemiolog?

    Menurut ahli Epidemiolog Universitas Griffith, Dicky Budiman, PPKM darurat di Indonesia harus diperpanjang sebab situasi di Indonesia kini dinilai tidak terkendali dengan angka kasus harian yang melebihi 10% dan tingkat pertumbuhan kasus Covid-19 yang masih sangat tinggi. 

    Selain itu, kini Indonesia tengah mengalami krisis di fasilitas kesehatan dengan angka kematian Covid-19 yang cukup tinggi. Maka PPKM darurat dianjurkan untuk dievaluasi setiap dua minggu sekali dan setidaknya harus diterapkan selama enam minggu kedepan.

    PPKM Darurat Kembali Berlaku Mulai 21-25 Juli 2021

    Belum terdapat perubahan yang signifikan pada ketentuan PPKM Darurat dan PPKM Mikro. Pemerintah masih menggunakan pembatasan kegiatan seperti tertera pada aturan sebelumnya, yaitu :

    • Bagi perkantoran di sektor non esensial memberlakukan kerja dari rumah sebesar 100%, sedangkan untuk sektor esensial hanya diperbolehkan karyawan bekerja dari kantor sebesar 50%. Sementara itu, bagi sektor kritikal diizinkan beroperasi 100%.
    • Kegiatan belajar-mengajar hanya diizinkan dilakukan secara daring. 
    • Tempat ibadah dilarang melakukan ibadah berjamaah selama masa PPKM Darurat.
    • Kegiatan-kegiatan yang dapat memicu kerumunan, termasuk pesta pernikahan tidak diperkenankan untuk sementara ini.
    • Penutupan pusat perbelanjaan, kecuali supermarket, restaurant dan pasar swalayan. Pemerintah hanya mengizinkan pasar swalayan, supermarket, pasar tradisional, dan toko kelontong yang menjual kebutuhan sehari-hari untuk tetap beroperasi hingga pukul 8 malam dengan penerapan 50% pengunjung.
    • Pemberlakuan kartu vaksinasi Covid-19 sebagai syarat perjalanan jarak jauh di dalam negeri, yang turut dilengkapi dengan hasil tes PCR bagi penumpang pesawat terbang.

    Pada PPKM Mikro pembatasan kegiatan sedikit lebih longgar dibanding dengan PPKM Darurat, seperti contohnya pada sektor non esensial hanya mewajibkan pekerja untuk bekerja dari rumah sebanyak 75%.

    Target Pemeriksaan Covid-19 Per Hari

    Pemerintah mewajibkan untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 setiap hari di seluruh daerah di Indonesia. Target yang ditetapkan Pemerintah adalah 324.283 tes per hari untuk 122 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Darurat dalam wilayah Jawa-Bali. Jika kasus Covid-19 mengalami penurunan selama masa PPKM Darurat, maka Pemerintah akan melakukan pelonggaran pembatasan kegiatan secara bertahap pada tanggal 26 Juli 2021.

    Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk

    Meski PPKM darurat diperpanjang, Pemerintah telah menyiapkan ‘skenario terburuk’ untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, yaitu dengan menambah fasilitas pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan oksigen, dan penyediaan obat-obatan. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai perpanjangan PPKM darurat yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Untuk menurunkan penularan Covid-19, mari ikuti anjuran Pemerintah untuk dirumah saja serta terapkan protokol kesehatan 5M yaitu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi. 

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat 24 jam. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa 

    Refensi:

    1. Putri G. Epidemiolog: Bukan Mungkin Lagi, PPKM Darurat Harus Diperpanjang [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 July 1; cited 2021 July 21]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2021/07/14/110200923/epidemiolog-bukan-mungkin-lagi-ppkm-darurat-harus-diperpanjang?page=all 
    2. BBC News Indonesia. PPKM Darurat ‘dibuka bertahap’ pada 26 Juli, namun ada syaratnya [Internet]. Indonesia : BBC News Indonesia. 2021 [updated 2021 July 14; cited 2021 July 21].  Available from: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-57815981 

    CNN Indonesia. PPKM Darurat Diperpanjang, Pemerintah Terbitkan Dua Aturan [Internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2021 [updated 2021 July 21; cited 2021 July 21]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210721071205-20-670080/ppkm-darurat-diperpanjang-pemerintah-terbitkan-dua-aturan

    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, tanggal 29 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional. Pada tahun ini, tema Hari Keluarga Nasional adalah “Keluarga Keren Cegah Stunting”. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengungkapkan bahwa tema tahun ini diangkat atas kekhawatiran akan kualitas generasi masa mendatang. Data […]

    Hari Keluarga Nasional, Keluarga Keren Cegah Stunting

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    asuransi kesehatan keluarga terbaik, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan keluarga Indonesia, asuransi kesehatan Prosehat, asuransi kesehatan keluarga Prosehat, proteksi kesehatan, proteksi kesehatan keluarga terbaik, proteksi kesehatan keluarga Prosehat

    Sahabat Sehat, tanggal 29 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional. Pada tahun ini, tema Hari Keluarga Nasional adalah “Keluarga Keren Cegah Stunting”. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengungkapkan bahwa tema tahun ini diangkat atas kekhawatiran akan kualitas generasi masa mendatang. Data Survei Status Gizi Balita Indonesia pada tahun 2019 menyebutkan bahwa angka stunting di Indonesia mencapai 27,67 %. Angka tersebut disebabkan oleh faktor kekurangan gizi pada bayi. Nah Sahabat Sehat, apa yang dimaksud dengan “Sunting”? mari simak penjelasan berikut.

    Apa Itu Stunting ?

    Stunting adalah masalah kekurangan gizi kronis yang menyebabkan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah dilahirkan. Umumnya stunting baru terlihat setelah bayi berusia 2 tahun. 

    Penyebab Stunting

    Sahabat Sehat, stunting disebabkan oleh berbagai faktor yaitu :

    • Kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi, baik sebelum dan selama masa kehamilan, serta setelah ibu melahirkan. 
    • Masih terbatasnya layanan kesehatan termasuk pelayanan Antenatal Care (pelayanan kesehatan untuk ibu selama masa kehamilan), Postnatal Care (pelayanan kesehatan setelah ibu melahirkan) dan pembelajaran dini anak yang berkualitas misal pendidikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)
    • Masih kurangnya akses rumah tangga atau keluarga akan makanan bergizi seimbang. Tercatat 1 dari 3 orang ibu hamil mengalami anemia akibat kurang nya asupan makanan bergizi seimbang
    • Kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi. Hingga kini masih ada 1 dari 5 rumah tangga di Indonesia yang masih buang air besar (BAB) di ruang terbuka, serta 1 dari 3 rumah tangga belum memiliki akses ke air minum bersih.

    Angka Stunting di Indonesia

    Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan penurunan prevalensi stunting balita di tingkat nasional sebesar 6,4% selama periode 5 tahun yaitu dari 37,2% di tahun 2013 menjadi 30,8% di tahun 2018. Tercatat satu dari empat anak yang lahir di Indonesia mengalami stunting. Kini Indonesia berada pada posisi ke-5 dalam daftar negara yang memiliki kasus stunting terbanyak di dunia. 

    Dampak Anak Stunting

    Anak yang mengalami stunting memiliki kesulitan untuk belajar dan bermain. Hal ini turut berdampak pada kualitas kesehatan anak di masa depan.  Bayi dibawah usia dua tahun yang mengalami stunting dapat memiliki tingkat kecerdasan yang tidak maksimal, sehingga anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan di masa depan dapat beresiko pada menurunnya tingkat produktivitas. 

    Secara tidak langsung stunting dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan ketimpangan sosial. BKKBN telah melakukan intervensi untuk menurunkan kasus stunting di Indonesia yang dimulai dari persiapan calon pengantin dan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) pada masa ibu hamil hingga pasca persalinan.

    Cara Mencegah Stunting

    Mengingat cukup pentingnya masalah stunting, Sahabat Sehat sebaiknya melakukan beberapa hal berikut untuk mencegah stunting :

    • Melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur.
    • Menghindari asap rokok dan mencukupi asupan nutrisi selama masa kehamilan, misalnya buah, sayur, asupan tablet zat besi, asam folat, dan yodium
    • Melakukan pemeriksaan rutin ke dokter atau pusat pelayanan kesehatan lainnya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, yaitu setiap bulan ketika anak berusia 0 sampai 12 bulan, setiap 3 bulan ketika anak berusia 1 sampai 3 tahun, setiap 6 bulan ketika anak berusia 3 sampai 6 tahun, dan setiap tahun ketika anak berusia 6 sampai 18 tahun
    • Mengikuti program imunisasi terutama imunisasi dasar.
    • Memberikan ASI eksklusif hingga anak berusia 6 bulan 

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai hari keluarga nasional yang tahun ini mengambil tema “Keluarga Keren Cegah Stunting” serta berbagai cara mencegah stunting. Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan selama dirumah atau ingin berkonsultasi perihal kondisi kesehatan anak, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. 

    Info lebih lengkap silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Hadi A. Tema dan Logo Hari Keluarga Berencana Nasional 29 Juni [Internet]. Indonesia : Tirto. 2021 [updated 2021 June 27; cited 2021 June 29]. Available from : https://tirto.id/tema-dan-logo-hari-keluarga-berencana-nasional-29-juni-ghgq
    2. Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. 100 Kabupaten/Kota  Prioritas Untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). Edisi 1. Indonesia : Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia; 2017.
    3. Tobarasi I. Kenali Stunting dan Cara Pencegahannya [Internet]. Indonesia : RS Awal Bros; [cited 2021 June 29]. Available from : http://awalbros.com/anak/kenali-stunting-dan-cara-pencegahannya/
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, saat ini angka Covid-19 melonjak kembali. Belajar dari pengalaman tahun lalu, dampak psiko trauma yang diakibatkan oleh Covid-19 dirasakan baik oleh masyarakat maupun para tenaga kesehatan.  Menurut Presidium MER-C dr Yogi Prabowo, media sosial berperan besar dalam menyebarkan keresahan dan ketakutan […]

    Isolasi Mandiri Aman dan Nyaman Bagi Penderita Covid-19

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    isolasi mandiri covid-19

    Sahabat Sehat, saat ini angka Covid-19 melonjak kembali. Belajar dari pengalaman tahun lalu, dampak psiko trauma yang diakibatkan oleh Covid-19 dirasakan baik oleh masyarakat maupun para tenaga kesehatan. 

    Menurut Presidium MER-C dr Yogi Prabowo, media sosial berperan besar dalam menyebarkan keresahan dan ketakutan di masyarakat terhadap Covid-19. Yogi menambahkan, salah satu hal yang dilupakan adalah melakukan Isolasi Mandiri Terpantau (Isomantau) yang telah terbukti aman dan nyaman untuk pasien dan tenaga kesehatan.

    Berikut panduan melakukan isolasi mandiri di rumah, yang dapat Sahabat Sehat terapkan:

    Isolasi Mandiri Di Rumah Terpantau (ISOMANTAU)

    Bagi Sahabat Sehat yang telah dinyatakan terinfeksi Covid-19 baik tanpa gejala atau dengan gejala ringan dan merasa lebih nyaman melakukan pemulihan di rumah, Sahabat Sehat dapat melakukan isolasi mandiri dengan pemantauan rumah sakit maupun fasilitas kesehatan terdekat. Sahabat Sehat dapat melakukan konsultasi dengan dokter secara daring. Isomantau ini dapat Sahabat Sehat lakukan apabila keadaan memungkinkan, seperti:

    • Memiliki ruangan tersendiri. 

    Jika Sahabat Sehat tinggal di rumah dua lantai, maka Isomantau dapat dilakukan di lantai yang terpisah dengan anggota keluarga lainnya. Namun, apabila Sahabat Sehat memiliki rumah satu lantai, maka Isomantau dapat dilakukan dalam kamar. Sebaiknya pilihlah kamar yang berventilasi baik (memiliki jendela dan aliran udara baik), serta tetap menggunakan masker selama menjalani Isomantau.

    • Tidak melakukan kontak langsung dengan orang serumah terutama yang memiliki risiko tinggi seperti bayi, orang tua berusia lanjut, orang yang memiliki imunitas rendah, ataupun orang dengan riwayat penyakit komorbid.

    Baca Juga : Isolasi Mandiri Covid-19

    Siapa Saja yang Harus Melakukan Isolasi Mandiri Dirumah?

    Jika Sahabat Sehat memiliki gejala berikut, maka disarankan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah :

     

    • Batuk, pilek, radang tenggorokan, demam lebih dari 38,50 Celcius atau memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi menderita Covid-19.

     

    • Baru saja melakukan perjalanan luar kota atau negara yang memiliki kasus Covid-19 dalam 14 hari terakhir.
    • Orang yang telah disarankan oleh petugas kesehatan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

    Baca Juga : Catat Daftar Lokasi dan Tarif Isolasi Mandiri di Hotel dan Rumah Sakit

     

     

    Kapan Selesai Isolasi Mandiri ?

    Menurut Kementerian Kesehatan, terdapat 3 kriteria yang dapat Sahabat Sehat jadikan acuan untuk menentukan berakhirnya masa isolasi mandiri yaitu :

    Kriteria PCR

    Isolasi mandiri dianggap selesai apabila telah memenuhi kriteria tes swab PCR, terutama bagi Sahabat Sehat yang mengalami gejala berat. Setelah menjalankan isolasi mandiri di rumah selama minimal 10 hari dan 3 hari tanpa gejala, Sahabat Sehat perlu kembali melakukan tes swab PCR.

    Bagi Sahabat Sehat yang tidak memiliki gejala atau bergejala ringan hingga sedang, misalnya sakit tenggorokan, batuk, dan pilek maka Sahabat Sehat tidak perlu melakukan tes swab PCR ulang di akhir masa isolasi mandiri. 

    Kriteria Gejala dan Waktu

    Bagi Sahabat Sehat yang menderita Covid-19 namun tidak memiliki gejala apapun maka disarankan melakukan isolasi mandiri minimal selama 10 hari. Sedangkan bagi Sahabat Sehat yang menderita Covid-19 dengan gejala ringan, maka harus melaksanakan isolasi mandiri minimal 10 hari ditambah 3 hari tanpa gejala sejak pertama kali muncul gejala. 

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

    Sesuai Anjuran Dokter

    Menurut juru bicara Vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, Sahabat Sehat tidak diperkenankan mengakhiri waktu isolasi mandiri tanpa persetujuan dokter. Meskipun Sahabat Sehat melakukan isolasi mandiri di rumah, sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter.

    Tips Menjaga Kesehatan Di Rumah

    Selama menjalani isolasi mandiri, Sahabat Sehat sebaiknya tetap melakukan beberapa tips berikut :

    1. Selalu gunakan masker, dan menerapkan etika ketika batuk dan bersin
    2. Mencuci tangan setiap kali menggunakan atau menyentuh benda
    3. Menjaga kebersihan rumah seperti gagang pintu, telepon genggam, tombol lampu, remote TV, dan sebagainya.
    4. Menggunakan alat makan, perlengkapan mandi, perlengkapan ibadah dan perlengkapan tidur sendiri atau terpisah dengan anggota keluarga lainnya
    5. Istirahat yang cukup, sekitar 7-8 jam sehari. 
    6. Konsumsi buah dan sayur yang cukup
    7. Rutin berjemur dibawah sinar matahari secara langsung, minimal 10-15 menit setiap hari sebelum jam 9 pagi atau setelah jam 3 sore.
    8. Hindari merokok dan minuman beralkohol.
    9. Berolahraga secara rutin dengan intensitas ringan-sedang.
    10. Menjaga jarak dengan orang lain minimal satu meter dan hindari kerumunan.
    11. Memantau suhu tubuh dan kadar oksigen dalam tubuh dengan termometer dan oksimeter, minimal dua kali sehari.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai isolasi mandiri yang dapat Sahabat Sehat lakukan dirumah. Jika Sahabat Sehat ada keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. World Health Organization. Advice for the public on COVID-19 [Internet]. USA : World Health Organization.  [online]. 2021 [updated 2021 June 07; cited 2021 June 21]. Available from : https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public
    2. Permana F. Isolasi Mandiri Terpantau Kurangi Tingkat Stres Nakes [Internet]. Indonesia : Republika. 2021 [updated 2021 June 20; cited 2021 June 21]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/quzqu0483/isolasi-mandiri-terpantau-kurangi-tingkat-stres-nakes 
    3. Dewi B. 5 Langkah Menjaga Kesehatan Tubuh agar Merdeka dari Penyakit [Internet]. Indonesia : Kompas. 2020 [updated 2020 Aug 15; cited 2021 June 21]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/08/15/235838120/5-langkah-menjaga-kesehatan-tubuh-agar-merdeka-dari-penyakit?page=all 
    4. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Protokol Isolasi Mandiri Covid-19 [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan. 2020 [updated 2020 March 26; cited 2021 June 21]. Available from: http://www.p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/dki-jakarta/protokol-isolasi-mandiri-covid-19
    5. Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Panduan Isolasi Mandiri Di Rumah Terpantau. Jakarta : Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo; 2021
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, baru-baru ini WHO (World Health Organization) menetapkan penamaan yunani untuk varian virus Covid-19. Penamaan ini tentu memudahkan bagi setiap orang untuk menyebut dan mengingat nama varian Covid-19. Lantas apa saja penamaan yunani varian Covid-1-9 tersebut ? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut ! Kenapa Penamaan […]

    Ngopi Santuy Eps 11 : 10 Penamaan Yunani Varian Covid-19

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    varian baru virus corona E484K

    Sahabat Sehat, baru-baru ini WHO (World Health Organization) menetapkan penamaan yunani untuk varian virus Covid-19. Penamaan ini tentu memudahkan bagi setiap orang untuk menyebut dan mengingat nama varian Covid-19. Lantas apa saja penamaan yunani varian Covid-1-9 tersebut ? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut !

    Kenapa Penamaan Varian Covid-19 Diubah ?

    Pada acara Ngopi Santuy yang disiarkan melalui kanal Instagram Prosehat, dr. Gita Permatasari mengungkapkan bahwa penamaan yunani yang ditetapkan oleh WHO telah melalui konsultasi dan pertimbangan oleh sejumlah pakar. Penamaan berikut disebut sebagai Variants of Interest atau Variants of Concern. Penamaan ini tidak menggantikan nama yang sebelumnya sudah ada, yaitu penamaan virus Covid-19 yang telah ditetapkan oleh GISAID (Global Initiative on Sharing All Influenza Data), Nextstrain, dan PANGO (Phylogenetic Assignment of Named Global Outbreak Lineages).

    Penamaan baru varian Covid-19 turut dipengaruhi karena banyaknya masyarakat yang sulit mengingat serta menyebut nama varian Covid-19 sebelumnya. Selain itu, di beberapa tempat telah muncul kelompok rasisme anti asia sebagai dampak pandemi dan dikaitkan dengan Covid-19 yang pertama kali muncul di Wuhan, China. Maria Van Kerkhove, seorang epidemiologi WHO menghimbau agar tidak ada satupun negara yang menerima stigma negatif karena mendeteksi dan melaporkan varian Covid-19. 

     

    Penamaan Yunani Varian Covid-19

    Sahabat Sehat, berikut adalah penamaan yunani varian Covid-19 yang termasuk dalam varian of concern :

    Varian Alpha

    Nama baru ini disematkan pada varian virus Covid-19 yang terdeteksi pertama kali di Inggris pada Desember 2020. Sebelumnya varian Alpha disebut sebagai B.1.1.7. 

    Varian Beta

    Varian Beta pertama kali dideteksi di Afrika Selatan pada Oktober 2020 dan merupakan salah satu varian virus Covid-19 yang paling mengkhawatirkan sebab berpotensi mempengaruhi kemanjuran vaksin Covid-19 yang ada saat ini. Sebelumnya varian Beta dikenal dengan nama varian B.1.351.

    Varian Gamma

    Varian Gamma atau sebelumnya disebut sebagai varian P.1, telah dideteksi di Brazil pada November 2020 dan turut diduga membawa mutasi virus Covid-19 E484K.

    Varian Delta

    Varian Delta atau sebelumnya disebut varian B.1.617.2 ditemukan pertama kali di India pada Oktober 2020. Varian Delta dianggap lebih menular dengan tingkat penyebaran yang lebih cepat. Tercatat varian Delta telah menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia, diantaranya DKI Jakarta.

     

    Sahabat Sehat, selanjutnya adalah varian virus yang termasuk dalam variant of interest, diantaranya adalah :

    Varian Epsilon

    Varian Epsilon atau sebelumnya dikenal dengan nama B.1.427/B.1.429 ditemukan pertama kali di Amerika Serikat pada Maret 2020, dan ditunjukkan pada 5 Maret 2021.

    Varian Zeta

    Varian Zeta atau sebelumnya dikenal sebagai P.2, dideteksi pertama kali di Brazil pada April 2020 dan ditunjukkan pada 17 Maret 2021.

    Varian Eta

    Varian Eta sebelumnya dikenal sebagai B.1.525, telah ditemukan di banyak negara pada Desember 2020. Varian Eta memiliki beberapa mutasi pada gen protein lonjakan termasuk E484 K. Meski demikian hingga kini belum ada bukti bahwa Varian Eta lebih cepat menular atau menyebabkan kondisi berat. 

    Varian Theta

    Varian Theta atau disebut juga P.3, telah ditemukan di Filipina pada Januari 2021. Dr. Gita Permatasari mengungkapkan bahwa belum ada cukup bukti ilmiah perihal karakter varian Theta, meski demikian disinyalir lebih menular dibandingkan versi asli virus Covid-19.

    Varian Iota

    Varian Iota atau disebut juga B.1.526, telah ditemukan di Amerika Serikat pada November 2020. Hingga kini belum diketahui tingkat penularan varian Iota dibandingkan dengan versi asli virus Covid-19.

    Vartian Kappa

    Varian Kappa atau disebut juga B.1.617.1, merupakan varian kedua yang ditemukan di India dan mengandung mutasi ganda. Di antara lebih dari 2,7 juta kasus Covid-19 di India, sub-garis keturunan B.1.617.1 dan B.1.617.2 ini ditemukan pada 21% dan 7% dari total semua sampel. Kedua varian tersebut menunjukkan berkurangnya kerentanan terhadap antibodi yang dihasilkan oleh vaksin Covid-19.

     

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai 10 penamaan yunani varian virus Covid-19 yang telah dibahas pada acara Ngopi Santuy Prosehat. Mari Sahabat Sehat ikuti acara Ngopi Santuy yang disiarkan setiap hari Jumat pukul 16.00 WIB di kanal Instagram Prosehat bersama dr. Gita Permatasari. 

    Bagi Sahabat Sehat yang ingin melakukan konsultasi lebih lanjut perihal Covid-19, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Kontan. Inilah 10 varian baru virus corona hasil mutasi, kenali gejala dan cara mencegahnya [Internet]. Indonesia : Kontan. 2021 [updated 2021 June 10; cited 2021 June 18]. Available from : https://kesehatan.kontan.co.id/news/inilah-10-varian-baru-virus-corona-hasil-mutasi-kenali-gejala-dan-cara-mencegahnya?page=all
    2. Dewi R. Dari Alpha sampai Lambda, Ini Nama dan Varian Lengkap SARS-CoV-2 [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 June 17; cited 2021 June 18]. Available from : https://www.kompas.com/tren/read/2021/06/17/203200365/dari-alpha-sampai-lambda-ini-nama-dan-varian-lengkap-sars-cov-2?page=all.
    3. Permatasari G. Ngopi Santuy Episode 11 : 10 Varian Covid-19 dan Penamaan Yunaninya [Video]. 2021. Available from : https://www.instagram.com/tv/CQQbLJmilhT/?utm_medium=share_sheet  [Accessed 2021 June 18]
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai di masyarakat perihal penggunaan obat Ivermectin untuk penanganan Covid-19. Apakah Sahabat Sehat tahu kegunaan Ivermectin dalam dunia kedokteran, serta manfaatnya pada penanganan Covid-19? Nah Sahabat Sehat, mari kita simak penjelasan berikut ! Kegunaan Ivermectin Dalam dunia kedokteran, Ivermectin digunakan sebagai salah satu penanganan […]

    Benarkah Ivermectin Ampuh Tangani Covid-19 ?

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    hari kesehatan internasional 2021

    Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai di masyarakat perihal penggunaan obat Ivermectin untuk penanganan Covid-19. Apakah Sahabat Sehat tahu kegunaan Ivermectin dalam dunia kedokteran, serta manfaatnya pada penanganan Covid-19? Nah Sahabat Sehat, mari kita simak penjelasan berikut !

    Kegunaan Ivermectin

    Dalam dunia kedokteran, Ivermectin digunakan sebagai salah satu penanganan untuk infeksi parasit Onchocerciasis dan Strongyloidiasis, serta infeksi lainnya yang disebabkan oleh cacing (helminthiasis).

    Produk Terkait : KASIH Tes Genose in Clinic

    Penggunaan Ivermectin Pada Kasus Covid-19

    Dalam situs resminya, WHO (World Health Organization) menyebutkan bahwa penggunaan Ivermectin pada kasus Covid-19 masih belum dapat disimpulkan. Saat ini WHO menyarankan penggunaan Ivermectin pada kasus Covid-19 hanya untuk kepentingan penelitian saja.

    Sebuah kelompok penelitian yang terdiri dari para pakar serta dokter spesialis, telah dibentuk untuk meneliti penggunaan Ivermectin sebagai salah satu penanganan Covid-19. Kelompok ini meninjau 16 penelitian acak terkontrol yang melibatkan 2.407 orang subjek, termasuk pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap serta rawat jalan. Ditemukan bahwa hubungan antara penggunaan Ivermectin dengan penurunan angka kematian, angka kebutuhan penggunaan alat bantu nafas (ventilator), perawatan di rumah sakit serta durasi pemulihan pada pasien Covid-19, masih belum dapat ditentukan karena keterbatasan jumlah sampel dan metodologi penelitian. 

    Sementara di Amerika Serikat, FDA (Food and Drug Administration) hingga kini belum menyetujui penggunaan Ivermectin pada kasus Covid-19. FDA mengungkapkan bahwa konsumsi obat yang belum disetujui penggunaannya dapat membahayakan tubuh, termasuk pada kasus penggunaan Ivermectin dalam penanganan Covid-19.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen-in Clinic

    Penggunaan Ivermectin di Indonesia

    Juru bicara Satuan Tugas Covid-19, Prof.Wiku Adisasmito mengingatkan penggunaan obat Ivermectin pada kasus Covid-19 harus dengan hati-hati. Sesuai arahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Ivermectin hanya digunakan atas rekomendasi dokter saja.

    Sebelumnya, Ivermectin ikut didistribusikan ke Kudus dan Semarang sebagai salah satu dari sejumlah obat untuk penanganan pada kasus Covid-19. BPOM dan WHO mengingatkan bahwa Ivermectin memiliki beberapa efek samping yang perlu diperhatikan, yaitu :

    • Nyeri otot
    • Nyeri sendi
    • Ruam kulit
    • Demam
    • Pusing
    • Sembelit
    • Diare
    • Mual dan muntah
    • Tekanan darah rendah
    • Mengantuk
    • Reaksi alergi

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai penggunaan Ivermectin pada kasus Covid-19. Sahabat Sehat disarankan tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan membatasi mobilisasi.

    Produk Terkait : KASIH PCR Swab Test Reguler in Clinic

    Jika Sahabat Sehat ingin melakukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat.  Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     Referensi :

    1. Sagita N. Ivermectin untuk Pasien Corona Mendadak Viral, Ini Pesan Satgas COVID-19 [Internet]. Indonesia : Detik Health. 2021 [updated 2021 June 12; cited 2021 June 16]. Available from : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5602832/ivermectin-untuk-pasien-corona-mendadak-viral-ini-pesan-satgas-covid-19
    2. World Health Organization. WHO advises that ivermectin only be used to treat COVID-19 within clinical trials [Internet]. USA : World Health Organization. 2021 [updated 2021 March 31; cited 2021 June 15]. Available from : https://www.who.int/news-room/feature-stories/detail/who-advises-that-ivermectin-only-be-used-to-treat-covid-19-within-clinical-trials
    3. USA Food and Drug Administration. Why You Should Not Use Ivermectin to Treat or Prevent COVID-19 [Internet]. USA : USA Food and Drug Administration. 2021 [updated 2021 May 03; cited 2021 June 15]. Available from : https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/why-you-should-not-use-ivermectin-treat-or-prevent-covid-19 
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, program vaksinasi gotong royong telah dimulai sejak Selasa 18 Mei 2021. Pengadaan vaksinasi gotong royong diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 yang mengatur pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan, keluarga, dan individu lain dalam keluarga dengan pendanaannya dibebankan pada badan hukum atau badan usaha.  […]

    Ngopi Santuy Eps 9 : Apa Itu Vaksinasi Gotong Royong ?

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    vaksinasi gotong royong

    Sahabat Sehat, program vaksinasi gotong royong telah dimulai sejak Selasa 18 Mei 2021. Pengadaan vaksinasi gotong royong diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 yang mengatur pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan, keluarga, dan individu lain dalam keluarga dengan pendanaannya dibebankan pada badan hukum atau badan usaha.  Lantas bagaimana pelaksanaan vaksinasi gotong royong ? Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut !

    Jumlah Penduduk yang Sudah Divaksin Covid-19

    Dalam siaran langsung Ngopi Santuy yang diakses dari kanal Instagram Prosehat pada Jumat 4 Juni 2021, dr. Gita Permatasari mengungkapkan bahwa per tanggal 3 Juni 2021 tercatat sebanyak 17.148.821 jiwa penduduk telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan 11.003.152 jiwa penduduk telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua. Vaksin gotong royong merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mempercepat pemberian vaksin & mencapai kekebalan kelompok. Targetnya sekitar 70% dari populasi penduduk mendapatkan vaksin melalui program vaksinasi gotong royong.

    Cara Pendaftaran Vaksinasi Gotong Royong

    Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi melalui keterangan resmi di laman Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa karyawan yang akan mengikuti vaksinasi gotong royong akan didata oleh perusahaan dan datanya diserahkan ke Kementerian Kesehatan. Untuk mengikuti program vaksinasi gotong royong, pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang dapat diakses pada : https://vaksin.kadin.id/.

    Tarif Vaksinasi Gotong Royong

    Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021, tercantum harga pembelian setiap dosis vaksin Gotong Royong dalam hal ini vaksin Sinopharm seharga Rp 321.660 per dosis. Sementara tarif maksimal pelayanan vaksinasi gotong royong mencapai Rp 117.910 per dosis. Untuk vaksinasi mandiri akan dikenakan biaya maksimal sebesar Rp 439.570 per dosis.

    Jenis Vaksinasi Gotong Royong

    Dalam keterangan resmi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi mengungkapkan bahwa produk vaksin yang digunakan dalam vaksinasi Gotong Royong berbeda dari jenis vaksin yang digunakan dalam program Pemerintah. Jika Pemerintah menggunakan produk vaksin dari Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer, maka vaksin gotong royong akan menggunakan vaksin produksi Sinopharm dan CanSino. 

    Vaksin Sinopharm

    Sahabat Sehat, vaksin Sinopharm telah didaftarkan dan didistribusikan oleh PT. Kimia Farma Tbk dengan nama Sars-CoV-2 Vaccine (Vero Cell) Inactivated. Vaksin Sinopharm diproduksi oleh Beijing Bio-Institute Biological Products Co yang merupakan salah satu anak perusahaan dari China National Biotech Group (CNBG). Di Indonesia, vaksin Sinopharm telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

    Berdasarkan uji klinis yang berlangsung di Uni Emirat Arab dengan melibatkan 42 ribu orang relawan, menunjukan bahwa efikasi vaksin Sinopharm mencapai 78 % dan imunogenisitas tercapai dalam 14 hari setelah suntikan kedua yakni mencapai 99,92% untuk dewasa dan 100% untuk lansia.

    Vaksin CanSino

    Selanjutnya, Pemerintah telah menyiapkan sebanyak 5 juta dosis vaksin CanSino yang akan dikirim 3 juta dosis antara bulan Juli hingga September 2021 dan sisanya 2 juta dosis akan dikirim pada kuartal keempat 2021. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam rapat kerja bersama DPR pada Kamis 20 Mei 2021.

    Vaksin CanSino menggunakan metode adenovirus vector dan diketahui memiliki efektivitas mencapai 90% dalam mencegah kasus infeksi Covid-19 yang berat. Sementara dari hasil analisis interim uji klinis fase 3, menunjukan vaksin CanSino memiliki efikasi mencapai lebih dari 65%. Hingga kini izin penggunaan darurat (EUA) vaksin CanSino masih diproses Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan dalam tahap rolling submission.

    Nah Sahabat Sehat, mari ikuti seri Ngopi Santuy selanjutnya yang akan membahas masalah kesehatan dan disiarkan secara langsung melalui Instagram Prosehat setiap hari Jumat pukul 16.00 WIB.

    Bagi Sahabat Sehat yang memiliki keluhan selama dirumah maupun setelah divaksin Covid-19, segera memanfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Azanella L. Vaksinasi Gotong Royong: Tarif, Jenis Vaksin, dan Cara Pendaftarannya [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 May 17; cited 2021 June 04]. Available from : https://www.kompas.com/tren/read/2021/05/17/200000265/vaksinasi-gotong-royong–tarif-jenis-vaksin-dan-cara-pendaftarannya?page=all.
    2. Alam S. Catat! Ini Dua Jenis Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong di Indonesia [Internet]. Indonesia : Detik Health. 2021 [updated 2021 May 21; cited 2021 June 04]. Available from : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5577324/catat-ini-dua-jenis-vaksin-untuk-vaksinasi-gotong-royong-di-indonesia
    3. Dzulfaroh A. Resmi, Ini Harga dan Tarif Pelayanan Vaksin Gotong Royong [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 May 16; cited 2021 June 04]. Available from : https://www.kompas.com/tren/read/2021/05/16/110000465/resmi-ini-harga-dan-tarif-pelayanan-vaksin-gotong-royong?page=all.
    4. Permatasari G. Ngopi Santuy Episode 9 Apa Itu Vaksin Gotong Royong ? [Video]. 2021. Available from : https://www.instagram.com/p/CPsX-3GCvED/ [Accessed 2021 June 06]
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Baru-baru ini Kementerian Kesehatan Israel melaporkan 275 kasus miokarditis atau disebut juga radang otot jantung, pada rentang bulan Desember tahun 2020 hingga Mei 2021 yang terjadi pada 5 juta penduduk setelah diberikan vaksin Covid-19 produksi Pfizer.  Lantas, apakah benar vaksin Covid-19 produksi Pfizer memicu miokarditis? Sahabat Sehat, mari […]

    Benarkah Vaksin Covid-19 Pfizer Sebabkan Miokarditis ?

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    demam setelah divaksin

    Baru-baru ini Kementerian Kesehatan Israel melaporkan 275 kasus miokarditis atau disebut juga radang otot jantung, pada rentang bulan Desember tahun 2020 hingga Mei 2021 yang terjadi pada 5 juta penduduk setelah diberikan vaksin Covid-19 produksi Pfizer. 

    Lantas, apakah benar vaksin Covid-19 produksi Pfizer memicu miokarditis? Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut !

    Miokarditis Setelah Vaksin Covid-19

    Sejak bulan April 2021, CDC (Centers for Disease Control and Prevention) mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah laporan miokarditis maupun perikarditis pada orang yang sebelumnya telah divaksin Covid-19 jenis mRNA, seperti vaksin Pfizer-BioNTech maupun Moderna. Namun CDC tidak memiliki data jumlah kejadian tersebut dan menyatakan hal ini cukup jarang dialami. Kebanyakan kasus miokarditis terjadi pada remaja dan dewasa muda yang berusia 16 tahun keatas, serta lebih sering terjadi pada pria. Hingga kini belum dapat dipastikan hubungan miokarditis dan perikarditis dengan vaksin Covid-19. 

    Baca Juga : Vaksin yang disetujui WHO

    Sementara itu AAP (American Academy of Pediatric) dan CDC merekomendasikan pemberian vaksin Covid-19 untuk usia 12 tahun keatas. CDC mengungkapkan bahwa manfaat dari vaksin Covid-19 lebih banyak dibandingkan resiko efek samping yang mungkin terjadi, termasuk miokarditis maupun perikarditis. Hal yang sama turut diungkapkan oleh dr. Vito A Damay, SpJP(K) bahwa pasien miokarditis pada dasarnya berpeluang sembuh dengan penanganan yang tepat, serta kaitan vaksin dNA seperti vaksin Pfizer dengan kejadian miokarditis saat ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

    Gejala Miokarditis

    Miokarditis merupakan kondisi peradangan pada otot jantung atau disebut juga miokardium. Radang dapat terjadi pula pada kulit jantung, kondisi ini disebut perikarditis. Beberapa gejala yang dialami penderita miokarditis, antara lain:

    • Nyeri dada
    • Sesak nafas
    • Dada terasa tidak nyaman
    • Berdebar.

    Kementerian Kesehatan Israel melaporkan sekitar 95% pasien yang menderita miokarditis setelah divaksin, dikategorikan sebagai kondisi ringan dan dirawat di rumah sakit selama tidak lebih dari 4 hari. CDC merekomendasikan para dokter untuk mempertimbangkan adanya kejadian miokarditis dan perikarditis pada pasien yang mengalami gejala seperti disebutkan di atas dalam kurun waktu 1 minggu setelah divaksin. 

    Evaluasi awal dapat dilakukan pemeriksaan rekam jantung (EKG), kadar troponin dan pemeriksaan marker seperti C-Reactive Protein (CRP) dan pemeriksaan sedimen eritrosit. Penanganan akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan keluhan yang dialami. 

    Baca Juga : Mitos Vaksin Covid-19

    Tips Bagi Sahabat Sehat Setelah di Vaksin Covid-19

    Bagi Sahabat Sehat yang sudah divaksin Covid-19, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut dirumah :

    • Istirahat yang cukup
    • Konsumsi makanan bergizi seimbang seperti buah dan sayur
    • Minum air putih minimal 8 gelas per hari
    • Hindari aktivitas berat dan melelahkan
    • Hindari minuman beralkohol
    • Jika memiliki riwayat penyakit komorbid, sebaiknya rutin konsumsi obat dan kontrol ke dokter
    • Beri kompres air hangat pada bekas suntikan vaksin untuk mengurangi nyeri.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai laporan miokarditis pada penerima vaksin Covid-19 produksi Pfizer. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah maupun setelah divaksin, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat untuk berkonsultasi dengan dokter secara daring.

    Baca Juga : Vaksin lain selain Sinovac

    Info lebih lengkap silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Jenco M. CDC releases guidance for clinicians on heart inflammation after COVID-19 vaccination [internet]. USA : American Academy of Pediatrics. 2021 [updated 2021 May 27; cited 2021 June 06]. Available from : https://www.aappublications.org/news/2021/05/27/covid-vaccine-myocarditis-guidance-052721
    2. Pramudiarja A. Vaksin Pfizer Vs Miokarditis, Dokter Jantung: COVID-19 Tetap Lebih Bahaya [internet]. Indonesia : DetikHealth. 2021 [updated 2021 June 06; cited 2021 June 2021]. Available from : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5591555/vaksin-pfizer-vs-miokarditis-dokter-jantung-covid-19-tetap-lebih-bahaya
    3. Reuters. Pfizer COVID-19 vaccine linked to myocarditis in young men, says Israel’s health ministry [internet]. France : EuroNews. 2021 [updated 2021 June 06; cited 2021 June 06]. Available from : https://www.euronews.com/2021/06/02/pfizer-covid-19-vaccine-linked-to-myocarditis-in-young-men-says-israel-s-health-ministry
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) mempunyai dua agenda besar yaitu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PTM). Sebagai persiapan, beberapa daerah telah melakukan persiapan uji coba tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Demikian diterangkan oleh dr. Gita Permatasari […]

    Ngopi Santuy Eps 8 : Persiapan Sekolah Tatap Muka di Indonesia

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    mencegah virus corona di sekolah

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) mempunyai dua agenda besar yaitu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PTM). Sebagai persiapan, beberapa daerah telah melakukan persiapan uji coba tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Demikian diterangkan oleh dr. Gita Permatasari dalam acara Ngopi Santuy Live di Instagram Prosehat pada Jumat, 28 Mei 2021.

    Salah satu daerah yang menjadi percontohan adalah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sebelumnya telah melakukan uji coba tatap muka pada 7-29 April 2021 dan melibatkan 85 sekolah. Secara umum uji coba tahap pertama pembelajaran tatap muka berjalan lancar dengan enam poin yang bisa disimpulkan, yaitu :

    • Selama uji coba, tidak ada informasi siswa terkonfirmasi kasus Covid-19
    • Setelah berjalan selama dua minggu tidak ada bentuk penolakan dari lingkungan di sekitar sekolah, baik dari kelurahan dan puskesmas di wilayah tempat sekolah.
    • Orangtua siswa mengizinkan anaknya melakukan pembelajaran tatap muka
    • Seluruh guru dan tenaga pendidik di sekolah yang menjalankan uji coba tatap muka sudah divaksinasi Covid-19.
    • 85 sekolah yang menjalankan uji coba sekolah tatap muka telah dipastikan menjalankan protokol kesehatan secara ketat.
    • Sudah ada komitmen kerja sama antara pihak terkait yaitu sekolah, puskesmas, Satpol PP, dan tokoh masyarakat

    Selain enam poin di atas, jumlah kehadiran siswa selama uji coba pembelajaran tatap muka semakin meningkat dengan tingkat kehadiran siswa tertinggi yaitu SD, SMK, kemudian SMP. 

    Anjuran IDAI Mengenai Pembelajaran Tatap Muka

    Sementara itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menekankan beberapa hal sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka dimulai yang meliputi :

    • Pemeriksaan skrining anak yang sakit dan tidak sakit harus ditentukan dengan baik
    • Cara menyikapi anak yang datang dengan kendaraan pribadi vs kendaraan umum (risiko penularan Covid-19 rendah vs tinggi)
    • Cara menyikapi anak yang memiliki suhu tinggi atau memiliki gejala covid saat dilakukan pemeriksaan skrining
    • Pemeriksaan skrining guru dan murid selama pandemi agar tidak menularkan virus Covid-19
    • Letak tempat cuci tangan tersedia setiap sudut sekolah

    Vaksin Influenza Untuk Anak

    Nah Sahabat Sehat, sebagai salah satu cara dalam mempersiapkan anak mengikuti pembelajaran tatap muka dapat dilakukan dengan pemberian vaksin influenza. WHO (World Health Organization) menegaskan bahwa pemberian vaksin influenza dapat mencegah keparahan infeksi Covid-19. 

    Terlebih penyakit flu cukup sering dialami anak sehingga pemberian vaksin flu selama pandemi Covid-19 dapat dilakukan untuk mencegah twindemic, yaitu situasi yang terjadi ketika influenza dan Covid-19 menginfeksi tubuh secara bersamaan. Pemberian vaksin influenza tetap harus dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan. 

    Nah Sahabat Sehat, mari ikuti seri Ngopi Santuy selanjutnya yang akan membahas masalah kesehatan dan disiarkan secara langsung melalui Instagram Prosehat setiap hari Jumat pukul 16.00 WIB.

    Bagi Sahabat Sehat yang berminat untuk disuntik vaksin influenza, dapat memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi : 

    1. Permatasari G. Ngopi Santuy Episode 8 Persiapan Sekolah Tatap Muka di Indonesia.[Video]. 2021. Available from : https://www.instagram.com/p/CPaXmXXCg7q/ [Accessed 28 May 2021]
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, masuknya pandemi Covid-19 di Indonesia turut berdampak pada kondisi kesehatan, ekonomi negara, serta pada dunia pendidikan dan kerja. Sejak awal pandemi Covid-19, Pemerintah telah menerapkan strategi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kini dikenal sebagai  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).  Nah Sahabat Sehat, mari kita kenali […]

    Dampak Covid-19 Pada Dunia Pendidikan dan Kerja di Indonesia

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    mengusir bosan selama pandemi

    Sahabat Sehat, masuknya pandemi Covid-19 di Indonesia turut berdampak pada kondisi kesehatan, ekonomi negara, serta pada dunia pendidikan dan kerja. Sejak awal pandemi Covid-19, Pemerintah telah menerapkan strategi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kini dikenal sebagai  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

    Nah Sahabat Sehat, mari kita kenali lebih lanjut dampak Covid-19 pada dunia pendidikan dan kerja di Indonesia.

    Pengaruh Covid-19 Pada Dunia Pendidikan

    Tercatat pada tanggal 17 Maret 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan Surat Edaran No 36962/MPK.A/HK/2020 yang menghimbau agar seluruh Dinas Pendidikan dari tingkat Provinsi, Kabupaten, Kota; Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi serta Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta untuk melaksanakan pembelajaran melalui metode daring dalam rangka mencegah penularan Covid-19.

    Produk Terkait : Vaksinasi Flu

    Selain itu, pandemi Covid-19 turut berdampak pada ditiadakannya ujian nasional untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setingkat Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Sekolah Dasar (SD) atau setingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI).

    Namun Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim menghimbau untuk tetap melaksanakan sekolah tatap muka pada Juni 2021. Sebagai tahap awal, beberapa daerah di Indonesia telah melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka. Sebagai contoh, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan uji coba sekolah tatap muka tahap kedua yang akan dilaksanakan mulai 7 Juni 2021.

    Baca Juga : Sekolah Tatap Muka

    Pengaruh Covid-19 Pada Dunia Kerja

    Pada dunia kerja, masuknya pandemi Covid-19 merubah pola kerja yang sebelumnya bekerja langsung di kantor menjadi bekerja dari rumah. Tercatat aturan bekerja dari rumah pertama kali tertuang pada Surat Edaran Nomor 57 Tahun 2020 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) dan aturan bekerja dari rumah telah diperpanjang beberapa kali.

    Baca Juga : Panduan Ergonomi Saat WFH

    Aturan terakhir dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2021 mengungkapkan bahwa Pemerintah hanya mewajibkan kerja dari rumah bagi 50% pekerja kantoran dalam aturan PPKM Mikro. Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tersebut, aturan lebih longgar dari PPKM Jawa-Bali yang sebelumnya Pemerintah mewajibkan 75% pekerja bekerja dari rumah dan hanya 25% pekerja yang diizinkan bekerja di kantor.

    Pengecualian untuk bekerja 100% dari kantor diberikan kepada perkantoran yang bergerak di sektor penting seperti bidang kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, dan industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat.

    Baca Juga : Cara Membersihkan Tempat Kerja

    Nah Sahabat Sehat, ingin mengetahui lebih lanjut mengenai dampak pandemi Covid-19 terhadap dunia pendidikan dan kerja ? Mari ikuti Workshop dan Webinar Dies Natalis Unika Atma Jaya ke 61 dengan tema “Tips Menghadapi Dinamika Covid-19 Dalam Dunia Sekolah, Kuliah, dan Kerja” dengan pembicara Dr. Yap Fu Lan, Debri Pristinella,S.Psi.,M.Si serta dr.Angela Shinta Dewi Amita,Sp.M. Acara ini Gratis ! Silakan daftar segera di : http://s.id/prosehat050621

    Sahabat Sehat juga dapat mengikuti Live Ngopi Santuy di Instagram Prosehat pada Jumat 28 Mei 2021 jam 16.00 WIB yang akan membahas mengenai persiapan sekolah tatap muka pada bulan Juni 2021.

    Jika Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     


    Referensi :

    1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SE Mendikbud: Pembelajaran secara Daring dan Bekerja dari Rumah untuk Mencegah Penyebaran Covid-19 [internet]. Indonesia : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; 2020 [updated 2020 Mar 17; cited 2021 May 27]. Available from : https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/03/se-mendikbud-pembelajaran-secara-daring-dan-bekerja-dari-rumah-untuk-mencegah-penyebaran-covid19
    2. Kompas. Empat Kali Diperpanjang, WFH bagi ASN Terbaru Berlaku hingga 4 Juni [internet]. Indonesia : Kompas; 2020 [updated 2020 May 29; cited 2021 May 27]. Available from  : https://www.kompas.com/tren/read/2020/05/29/124500665/empat-kali-diperpanjang-wfh-bagi-asn-terbaru-berlaku-hingga-4-juni?page=all.
    3. Catherine R. UN 2020 Ditiadakan, Nadiem Tegaskan UTBK SBMPTN 2020 Jalan Terus [internet]. Indonesia : DetikNews; 2020 [updated 2020 Mar 24; cited 2021 May 25]. Available from : https://news.detik.com/berita/d-4951888/un-2020-ditiadakan-nadiem-tegaskan-utbk-sbmptn-2020-jalan-terus
    4. CNN Indonesia. DKI Uji Coba Sekolah Tatap Muka Tahap II Mulai 7 Juni [internet]. Indonesia : CNN Indonesia; 2021 [updated May 21; cited 2021 May 27]. Available from : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210521135745-20-645302/dki-uji-coba-sekolah-tatap-muka-tahap-ii-mulai-7-jun
    Read More
  • Ditinjau oleh: dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, saat ini tercatat 26 kasus mutasi virus Covid-19 telah masuk ke Indonesia, yang terdiri dari 14 kasus varian B.1.1.7 dari Inggris, 2 kasus varian B.1.3.5.1 dari Afrika Selatan dan 10 kasus varian B.1.6.1.7 dari India. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam video yang […]

    Waspada 26 Kasus Mutasi Covid-19 Telah Masuk Indonesia !

    Ditinjau oleh: dr. Monica Cynthia Dewi

    Sahabat Sehat, saat ini tercatat 26 kasus mutasi virus Covid-19 telah masuk ke Indonesia, yang terdiri dari 14 kasus varian B.1.1.7 dari Inggris, 2 kasus varian B.1.3.5.1 dari Afrika Selatan dan 10 kasus varian B.1.6.1.7 dari India. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam video yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI pada Selasa 18 Mei 2021.

    fakta vaksin Covid-19, fakta vaksin Corona

    Penyebaran Kasus Mutasi Covid-19 di Indonesia

    Kasus Covid-19 varian B.1.1.7 telah terdeteksi di Sumatera Utara sebanyak 2 kasus, 1 kasus di Sumatera Selatan, 1 kasus di Banten, 5 kasus di Jawa Barat, 2 kasus di Jawa Timur, 1 kasus di Kalimantan Timur dan 2 kasus di Bali. Sebanyak 6 kasus Covid-19 varian B.1.1.7 dilaporkan berasal dari ‘imported case’ atau dibawa oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Arab Saudi dan 8 kasus lainnya dilaporkan berasal dari transmisi lokal antarmasyarakat.

    Sementara kasus Covid-19 varian B.1.3.5.1 asal Afrika Selatan telah teridentifikasi 1 kasus di Bali dan 1 kasus di Jawa Timur. Varian B.1.3.5.1 termasuk variant of concern (VOC) yang  diwaspadai dunia dan diyakini para ahli merupakan ‘varian raja’ Covid-19

    Selanjutnya, kasus Covid-19 varian B.1.6.1.7 asal India saat ini telah teridentifikasi 4 kasus di Sumatera Selatan, 1 kasus di Sumatera Utara, 3 kasus di Kalimantan Tengah, dan 2 kasus di DKI Jakarta.

    Pentingnya Protokol Kesehatan Dalam Menghadapi Mutasi Covid-19 

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan  protokol kesehatannya, menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), serta meningkatkan pemeriksaan (testing) dan pelacakan (tracing) kasus Covid-19 sesuai anjuran World Health Organization (WHO).

    Baca Juga : Cara Tracing Kasus Covid 19 di Indonesia

    Selain itu, Kementerian Kesehatan turut memprioritaskan ketersediaan tempat tidur dan ruang ICU khusus COVID-19. Secara nasional jumlah jumlah tempat tidur yang disiagakan sebanyak 70 ribu unit dengan tingkat keterisian mencapai 20 ribu unit. Sementara ketersediaan ruang ICU khusus Covid-19 mencapai 7.500 unit dengan tingkat keterisian mencapai 2.500 unit. 

    Mari Sahabat Sehat tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilisasi, serta menjauhi kerumunan) dan menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat).

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai 26 kasus mutasi Covid-19 yang telah masuk ke Indonesia. Bagi Sahabat Sehat yang ingin mengetahui lebih lanjut perihal strategi pelacakan kontak kasus Covid-19 di Indonesia, mari ikuti Live Ngopi Santuy di Instagram Prosehat pada Jumat 21 Mei 2021 jam 16.00 WIB.

    Baca Juga: 6 Alasan Pentingnya Rapid Swab Antigen yang Perlu Sahabat Ketahui

    Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan Covid-19 ? Segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. CNN Indonesia. Menkes Ungkap 26 Mutasi Baru Covid Masuk RI: Penularan Tinggi [internet]. Indonesia : CNN Indonesia; [cited 19 Mei 2021]. Available from : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210518112153-20-643681/menkes-ungkap-26-mutasi-baru-covid-masuk-ri-penularan-tinggi
    2. Sagita N. RI Temukan Lagi 2 Kasus Mutasi Corona dari Malaysia, Ada ‘Varian Raja’ [internet]. Indonesia : Detikhealth; [cited 19 Mei 2021]. Available from : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5571851/ri-temukan-lagi-2-kasus-mutasi-corona-dari-malaysia-ada-varian-raja
    3. Rokom. Pasca Libur Panjang, Menkes Minta Daerah Perkuat 3M, 3T dan PPKM Mikro [internet]. Indonesia : Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan; [cited 19 Mei 2021]. Available from : https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/berita-utama/20210517/4537779/pasca-libur-panjang-menkes-minta-daerah-perkuat-3m-3t-dan-ppkm-mikro/ 
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja