Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Berita Terkini

Showing 101–110 of 189 results

  • Pemerintah akhirnya resmi mengurangi libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 pada Rapat Tingkat Menteri Penetapan dan Penandatanganan SKB Hari Libur Bersama Tahun 2021 yang diadakan secara virtual, 1 Desember 2020. Keputusan pengurangan ini diambil setelah melihat kembali naiknya jumlah kasus penderita Covid-19 di Indonesia pada sejumlah liburan long weekend sebelumnya, mulai dari Idul Fitri di […]

    Libur dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2020 Resmi Dikurangi Pemerintah

    Pemerintah akhirnya resmi mengurangi libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 pada Rapat Tingkat Menteri Penetapan dan Penandatanganan SKB Hari Libur Bersama Tahun 2021 yang diadakan secara virtual, 1 Desember 2020. Keputusan pengurangan ini diambil setelah melihat kembali naiknya jumlah kasus penderita Covid-19 di Indonesia pada sejumlah liburan long weekend sebelumnya, mulai dari Idul Fitri di bulan Mei hingga Maulid Nabi SAW di bulan Oktober. Karena kenaikan kembali jumlah penderita itulah, Satgas Covid-19 menyarankan kepada pemerintah untuk mengurangi atau meniadakan liburan akhir tahun.

    libur dan cuti bersama akhir tahun 2020

    Baca Juga: Perubahan Liburan Akhir Tahun 2020 Akibat Covid-19

    Berdasarkan SKB Tiga Menteri yang sudah ditetapkan dan ditandangani sebelumnya, liburan akhir tahun 2020 yang digabung dengan cuti bersama menetapkan bahwa liburan dimulai dari tanggal 24 Desember hingga 1 Januari 2020. Total keseluruhan adalah 11 hari. Setelah dipangkas 3 hari, jumlah liburan hanya berjumlah 8 hari. Perinciannya adalah sebagai berikut:

    • Kamis, 24 Desember 2020: Cuti Bersama Hari Raya Natal
    • Jumat, 25 Desember 2020: Libur Nasional Hari Raya Natal
    • Kamis, 31 Desember 2020: Pengganti Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah
    • Jumat, 1 Januari 2021: Libur Nasional Tahun Baru 2021 Masehi

    Apabila merujuk pada jadwal terbaru, tanggal 28-30 Desember yang awalnya juga termasuk sebagai libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 kini dihapus, dan dijadikan sebagai hari kerja. Jadwal terbaru ini juga mengartikan bahwa ada 2 hari libur nasional dan 2 hari cuti bersama. Di sela hari kerja terdapat 2 kali long weekend. Yaitu, pada tanggal 24-25 Desember dan 31 Desember 2020-1 Januari 2021. Keduanya disambung langsung dengan Sabtu dan Minggu.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Saat Traveling

    Keputusan mengenai pengurangan jadwal liburan ini selanjutnya akan ditetapkan dengan SKB 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), dan Menteri Ketenagakerjaan. Demikian, kata Menko PMK, Muhadjir, sesuai rapat penetapan pengurangan jadwal liburan tersebut. Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah mengisyaratkan akan mengurangi jadwal liburan sesuai menerima laporan dan masukan dari Satgas Covid-19 mengenai kenaikan kembali jumlah penderita Covid-19. Pengurangan ini diharapkan mampu mengerem laju jumlah penderita Covid-19 sampai akhir tahun.

    Baca Juga: Sebelum Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Perkuat Imunitas Tubuh

    Buat Sahabat Sehat yang sudah mengetahui perubahan jadwal libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 ini diharapkan jangan kecewa. Sebab, pemerintah menerapkan peraturan tersebut demi pencegahan penularan Covid-19. Untuk jadwal terbaru ini Sahabat bisa mengisinya dengan melakukan staycation, yaitu berlibur di rumah, dekat rumah, atau dalam kota  tanpa perlu menginap berhari-hari. Jangan lupa juga lakukan vaksinasi untuk penguatan imun tubuh dan pencegahan beberapa penyakit terutama flu sebab liburan akhir tahun tepat berada di musim hujan.

    Untuk vaksinasi flu Sahabat bisa melakukannya di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. detikcom T. Dipangkas 3 Hari, Ini Jadwal Baru Libur Akhir Tahun [Internet]. detiknews. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5277295/dipangkas-3-hari-ini-jadwal-baru-libur-akhir-tahun
    2. Persada S. Pemerintah Potong Libur Akhir Tahun Sebanyak 3 Hari, Ini Detailnya [Internet]. Tempo. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://nasional.tempo.co/read/1410607/pemerintah-potong-libur-akhir-tahun-sebanyak-3-hari-ini-detailnya
    3. Media K. Pemerintah Pangkas Libur Akhir Tahun 3 Hari, 28-30 Desember Tetap Masuk [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/12/01/18105831/pemerintah-pangkas-libur-akhir-tahun-3-hari-28-30-desember-tetap-masuk
    Read More
  • Belakangan ini terdengar kabar mengenai penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV)dari perawatan wajah, yaitu facial. Mungkin hal tersebut membuat Sahabat Sehat mempertanyakan apakah HIV dapat ditularkan saat melakukan facial. Sebelum menduga apakah HIV dapat ditularkan lewat facial, alangkah baiknya kita mengetahui dahulu mengenai fakta dari HIV. Baca Juga: Benarkah Gay Lebih Rentan Terkena HIV? HIV merupakan […]

    Apakah Virus HIV Dapat Ditularkan Saat Facial?

    Belakangan ini terdengar kabar mengenai penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV)dari perawatan wajah, yaitu facial. Mungkin hal tersebut membuat Sahabat Sehat mempertanyakan apakah HIV dapat ditularkan saat melakukan facial. Sebelum menduga apakah HIV dapat ditularkan lewat facial, alangkah baiknya kita mengetahui dahulu mengenai fakta dari HIV.

    HIV AIDS lewat facial

    Baca Juga: Benarkah Gay Lebih Rentan Terkena HIV?

    HIV merupakan virus yang dapat menginfeksi sel imunitas tubuh dengan menghancurkan atau menurunkan fungsi sel tersebut. Lain dengan virus-virus lain, HIV sekali terinfeksi  tidak dapat dimusnahkan oleh pertahanan tubuh maupun dengan obat-obatan. Awalnya infeksi tersebut tidak bergejala atau sakit ringan, seperti saat sedang sakit flu, hingga menyebabkan Acquired Immunodeficiency Syndrome(AIDS), yaitu tahap akhir dari infeksi HIV. AIDS yang mengakibatkan penderita mengalami berbagai penyakit infeksi akibat HIV.

    Ada beberapa cara penularan HIV, seperti berhubungan intim yang berisiko, baik melalui vagina maupun dubur,ataupun oral sex dengan orang yang terinfeksi, transfusi darah yang terkontaminasi HIV, penggunaan jarum suntik, peralatan medis, atau peralatan tajam lainnya yang terkontaminasi dengan cairan tubuh penderita. Selain itu, infeksi HIV dapat ditularkan dari ibu ke anak ketika mengandung, persalinan, atau menyusui .Kemungkinan terjadinya penularan HIV dapat dilihat pada tabel di bawah:

    Tabel Kemungkinan Terjadinya Penularan HIV Berdasarkan Tempat Terinfeksinya

    Menurut data diatas 1 dari 150 orang terinfeksi HIV saat menggunakan peralatan tajam yang terkontaminasi seperti berbagi jarum suntik dengan penderita atau menjalankan tindakan medis termasuk facial dengan peralatan yang tidak steril. Namun, kekhawatiran Sahabat dapat berkurang karena kejadian tersebut dapat dicegah dengan penggunaan peralatan yang tajam sekali pakai atau peralatan medis yang sudah disterilisasi.

    Baca Juga: 6 Tips Menghindari Perilaku Seks Berisiko 

    Facial biasanya dilakukan dengan menggunakan peralatan logam, ekstraktor komedo, atau dengan benda tajam lainnya, yang dapat bersifat hanya sekali pakai ataupun dapat dipakai berulang. Tidak jarang peralatan ini terkontaminasi dengan cairan tubuh, seperti darah atau cairan serum pada saat facial dilakukan. Sehingga setelah facial, peralatan yang dapat dipakai berulang perlu dilakukan sterilisasi untuk mencegah penularan penyakit. Bila sterilisasi dilakukan tentunya dapat mencegah penularan virus HIV saat facial.

    Tips untuk mencegah agar Sahabat tidak tertular HIV saat facial, yaitu dengan berhati-hati untuk memilih tempat perawatan wajah yang tepat, dengan memastikan bahwa klinik tersebut memiliki izin resmi dari pemerintah dan dilakukan oleh dokter. Lalu pada saat akan facialperlu memastikan bahwa peralatan facialyang dipakai benar-benar baru atau telah disterilkan dengan menanyakan kepada klinik tersebut.

    Baca Juga: HIV dan AIDS: Penyebab, Gejala, Pengobatan, Fakta dan Mitos

    Nah, sekarang Sahabat sudah tak penasaran bukan dengan berita maraknya kaitan facial dengan HIV? Jika Sahabat Sehat masih membutuhkan informasi kesehatan mengenai HIV AIDS dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka
    1. HIV/AIDS [Internet]. World Health Organization. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: who.int/features/qa/71/en/
    2. About HIV/AIDS | HIV Basics | HIV/AIDS | CDC [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: cdc.gov/hiv/basics/whatishiv.html
    3. Shaw G, Hunter E. HIV Transmission. Cold Spring Harb Perspect Med. 2012 Nov; 2(11): a006965.

    Read More
  • ‘Apakah saya akan tertular HIV AIDS ketika menggunakan sembarang tusuk gigi di tempat makan?’ ‘Apakah makan dengan menggunakan piring bekas ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dapat tertular virus ini?’ ‘Berciuman menularkan virus HIV?’ Cek kebenarannya di sini. 1. ‘Saya bisa tertular HIV jika berada dalam 1 ruangan bersama ODHA? Virus ini tidak dapat disebarkan melalui sentuhan, air […]

    10 Pertanyaan Penting Seputar HIV AIDS

    ‘Apakah saya akan tertular HIV AIDS ketika menggunakan sembarang tusuk gigi di tempat makan?’ ‘Apakah makan dengan menggunakan piring bekas ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dapat tertular virus ini?’ ‘Berciuman menularkan virus HIV?’ Cek kebenarannya di sini.

    02.11.2015_-_HIV_04

    1. ‘Saya bisa tertular HIV jika berada dalam 1 ruangan bersama ODHA?

    Virus ini tidak dapat disebarkan melalui sentuhan, air ludah, keringat dan air mata. Kamu tidak akan tertular HIV dengan:

    • menghirup udara yang sama dengan ODHA
    • menggunakan toilet yang sama setelah sebelumnya digunakan oleh ODHA
    • berpelukan atau bergandengan tangan dengan ODHA
    • menggunakan sendok, piring, dan gelas bekas makan ODHA

    Baca Juga: Pertanyaan Seputar Kehamilan Pertama

    2. Apakah HIV dapat disembuhkan?

    Saat ini tidak ada obat untuk benar-benar menyembuhkan virus ini. Pengobatan yang ada saat ini baru dapat menurunkan jumlah virusnya dalam darah sampai pada point virus ini tidak terdeteksi sehingga dapat mencegah AIDS dan infeksi lain.

    Baca Juga: 10 Jenis Vaksin Untuk Ibu Hamil

    3. Pasangan sejenis dan pengguna narkoba memiliki risiko besar terkena virus HIV?

    Di Indonesia, 90% dari semua infeksi HIV tersebar melalui hubungan seksual. 60% dari angka tersebut merupakan hubungan heteroseksual. Jadi virus ini menyebar melalui kontak seksual tanpa pelindung dan dalam hal ini tidak pandang bulu dalam hal jenis hubungan seksualnya (heteroseksual/homoseksual) dan apakah orang tersebut pemadat atau tidak. Virus ini tidak pandang bulu dalam penyebarannya. Siapapun dengan faktor risiko dapat tertular virus tersebut.

    Baca Juga: 6 Hal yang Harus Diwaspadai Calon Ibu

    4. Hidup berakhir setelah positif HIV?

    Pada tahun-tahun awal epidemi penyakit HIV AIDS, angka kematian akibat AIDS sangat tinggi. Tapi baru-baru ini obat antiretroviral (ARV) dapat memperpanjang usia orang dengan HIV-positif, bahkan orang-orang dengan AIDS. Penanganan yang cepat sudah terbukti dapat memperpanjang usia odha. Motivasi untuk tetap semangat dalam melanjutkan hidup dan merubah gaya hidup yang buruk juga menjadi salah satu pengobatan bagi banyak kasus odha. Contoh nyatanya adalah Magic Johnson yang tidak menjadikan hidupnya semakin terpuruk setelah positif mengidap virus mematikan ini. Ia bahkan membangun yayasan Magic Johnson Foundation untuk bertempur melawan penyebaran virus dan merangkul para ODHA.

    Baca Juga: Ancaman HIV/AIDS Pada Pasangan Gay

    5. HIV = AIDS?

    HIV adalah virus yang menyebabkan AIDS. Jadi tidak sama dengan AIDS. Seseorang dengan HIV-positif dapat berubah statusnya menjadi AIDS ketika jumlah CD4-nya (sel CD4 adalah sel-T yang mempunyai protein CD4 pada permukaannya dan protein itu bekerja sebagai ‘reseptor’ untuk HIV) turun di bawah 200 atau ketika ia memiliki infeksi atau kanker tertentu. Seseorang bisa saja memiliki HIV selama bertahun-tahun tanpa AIDS.

    Baca Juga: 6 Mitos dan Fakta Seputar Vaksin

    6. HIV tertular melalui ciuman?

    Bentuk ciuman yang hanya kontak biasa sebatas bibir bertemu bibir tidak akan menularkan HIV. Hal ini berbeda jika yang dilakukan adalah ‘French kissing’ yang mengharuskan mulut terbuka lebar dalam prosesnya karena jika ada gusi yang berdarah pada orang dengan HIV-positif, maka kemungkinan tertularnya sangat besar.

    Baca Juga: 5 Perbedaan Tumor dan Kanker

    7. Jarum Tattoo Tidak Menularkan HIV?

    Jarum tattoo yang tidak disterilisasi dengan baik dapat menjadi media penularan virus ini. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat mengatakan bahwa alat-alat yang digunakan untuk tattoo digunakan hanya sekali untuk kemudian dibuang. Tak lupa sebelum dibuang sudah melalui proses sterilisasi.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    8. Ibu hamil akan menularkan virus tersebut pada bayinya?

    Ibu dengan HIV yang tidak menjalani pengobatan sama sekali akan menularkan pada bayinya sebesar 25 %. Angka ini akan semakin rendah hingga 5 % jika ibu menjalani pengobatan sejak sebelum hamil.

    9. Tusuk gigi dan pisau cukur tular HIV?

    Salah satu bentuk transmisi penularan virus ini adalah dengan kontak darah ODHA bertemu dengan darah bukan odha. Pastikan untuk selalu mensterilkan alat cukur tajam sebelum digunakan karena jika darah odha tertinggal pada pisau cukur Anda, dan pisau itu melukai wajah Anda (darah bertemu dengan darah), akan terjadi kemungkinan penularan virus tersebut. Tidak lupa untuk selalu sterilkan alat cukur dan suntik sebelum digunakan.

    Baca Juga: 5 Manfaat Donor Darah

    10. Nyamuk menularkan virus HIV?

    hiv
    Tidak ada bukti penularan virus ini dari nyamuk atau serangga -bahkan di daerah-daerah di mana ada banyak kasus virus ini dan populasi besar nyamuk seperti Afrika. Virus ini tidak berkembang biak (dan tidak dapat bertahan hidup) pada serangga.

    Itulah mengenai 10 pertanyaan penting seputar HIV AIDS yang perlu Sahabat Sehat ketahui supaya Sahabat bisa waspada terhadap penyakit yang satu ini. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut soal HIV AIDS dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    • Top 10 Myths Misconceptions About HIV AIDS
    • Myths About HIV AIDS
    • 10 Myths About HIV and AIDS
    • HIV – AIDS – Myth versus Reality
    • AIDS Myths and Misunderstandings
    • HIV Transmissions
    • Serba Serbi AIDS
    Read More
  • Setelah 8 bulan melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau PJJ, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka kembali sekolah tatap muka mulai Januari 2021 di seluruh zona. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Paduan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. Pelaksanaan sekolah ini akan diberikan […]

    Tepatkah Sekolah Tatap Muka Dibuka Kembali di Tengah Pandemi?

    Setelah 8 bulan melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau PJJ, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka kembali sekolah tatap muka mulai Januari 2021 di seluruh zona. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Paduan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. Pelaksanaan sekolah ini akan diberikan kepada tiga pihak, yakni pemerintah daerah, kantor wilayah, dan orang tua melalui komite sekolah. Kebijakan ini bahkan sudah didukung oleh Komisi X DPR yang beralasan mencegah anak putus sekolah.

    sekolah tatap muka

    Baca Juga: 10 Tips Persiapan Hari Pertama Sekolah

    Namun, dalam pelaksanaannya nanti karena masih dalam situasi pandemi, Menteri Kementerian dan Kebudayaan, Nadiem Makariem, memberikan kebebasan kepada orang tua siswa untuk menentukan diperbolehkan ikut masuk sekolah atau tidak sekalipun sekolah dan daerah tertentu telah memutuskan kembali belajar tatap muka. Selain itu, Nadiem meminta sekolah harus memenuhi enam syarat supaya bisa benar-benar dibuka, yaitu memperhatikan sanitasi dan kebersihan seperti toilet, sarana cuci tangan, penyemprotan desinfektan, akses kepada pelayanan kesehatan, dan kesiapan menerapkan wajib masker.  Tentunya, kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan kelelahan seperti ekstrakurikuler, olahraga, dan kantin ditiadakan.

    Produk Terkait: Jual Masker Medis

    Kebijakan membuka sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19 ini tentu saja banyak menimbulkan pertanyaan jika dikaitkan dengan kondisi Covid-19 di Indonesia yang sampai sejauh ini jumlah penderitanya terus meningkat dari hari ke hari. Kekhawatiran datang dari para orang tua yang tidak mau anak-anaknya terpapar Covid-19 ketika belajar tatap muka yang akan dilaksanakan kembali meskipun dengan menjalankan protokol-protokol kesehatan.

    Kekhawatiran itu sangat wajar karena tercatat banyak anak-anak di Indonesia terpapar Covid-19, dengan jumlah 50.790 kasus, terlebih virus ini banyak menyerang anak usia 0-17 tahun. Jumlah ini lebih besar daripada kelompok usia 60 tahun ke atas, yaitu 47.666 kasus. Anak usia 6-17 tahun (39.874 kasus) lebih mudah terpapar daripada anak usia 0-5 tahun (11.916 kasus). Dari jumlah kasus itu tercatat sebanyak 238 anak Indonesia meninggal dunia, dan tingkat kematian mereka sama dengan tingkat kematian kelompok usia 18-30 tahun, yaitu 0,46%.

    Baca Juga: 7 Tips Orang Tua Dampingi Anak yang Bosan dan Stres Belajar di Rumah

    Kebijakan membuka kembali sekolah tatap muka di masa pandemi diduga tidak realistis karena positivity rate Covid-19 di Indonesia masih terbilang tinggi, yaitu 10% alias masih melebihi standar 5% yang sudah ditetapkan WHO. Apabila sekolah kembali dibuka dikhawatirkan akan terjadi penularan dan pembentukan kluster baru. Pembukaan sekolah ini berdekatan dengan acara-acara lain seperti Pilkada 2020 dan Libur Akhir Tahun 2020 yang berpotensi besar menjadi medium penyebaran virus.

    Tidak hanya dari sudut pandang epidemiolog mengenai sekolah tatap muka ini. KPAI atau Komite Perlindungan Anak Indonesia memberikan pandangan yang serupa. Komisioner KPAI, menyatakan bahwa banyak sekolah yang belum siap menerapkan protokol kesehatan jika belajar tatap muka kembali digelar serentak berdasarkan survei terhadap 48 sekolah di 8 provinsi dan 20 kabupaten dan kota sejak 15 Juni hingga 19 November. Oleh karena itu, disarankan supaya sekolah tatap muka sebaiknya ditunda, dan jika dibuka harus diiringi dengan tes swab massif kepada para peserta dan tenaga pendidik.

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Jika melihat gambaran di atas, tentunya kebijakan membuka kembali sekolah di masa pandemi dirasa kurang tepat karena kasus Covid-19 di Indonesia cenderung masih menaik. Cara terbaik adalah tetap belajar di rumah sembari menunggu wabah benar-benar mereda. Hal ini supaya  anak-anak Indonesia sebagai masa depan bangsa tidak terpapar virus. Selain dengan belajar di rumah anak-anak juga harus berperilaku hidup bersih dan sehat, menjalankan 3M, dan melakukan tes rapid-PCR di rumah dari Prosehat. Info lebih lengkap, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Kekhawatiran Sekolah Tatap Muka Januari 2021 [Internet]. nasional. 2020 [cited 25 November 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201122073814-20-572867/kekhawatiran-sekolah-tatap-muka-januari-2021
    2. Media K. Sekolah Tatap Muka Dibolehkan Mulai Januari 2021, Ini Teknis Pelaksanaan dan Imbauan Pemerintah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 25 November 2020]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/11/21/07101241/sekolah-tatap-muka-dibolehkan-mulai-januari-2021-ini-teknis-pelaksanaan-dan?page=all
    3. [Internet]. 2020 [cited 25 November 2020]. Available from: https://www.instagram.com/p/CH5HaThgGHd/
    4. Sekolah tatap muka dibuka Januari 2021 ‘tidak realistis’ karena tingkat penularan Covid-19 di atas 10% – BBC News Indonesia [Internet]. BBC News Indonesia. 2020 [cited 25 November 2020]. Available from:https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-55034667
    5. Komisi X DPR RI dukung kebijakan kembali sekolah [Internet]. Antara News. 2020 [cited 25 November 2020]. Available from: https://www.antaranews.com/berita/1857800/komisi-x-dpr-ri-dukung-kebijakan-kembali-sekolah
    Read More
  • Halo, Sahabat Sehat, Prosehat kini telah hadir di 9 kota selain Jakarta demi Sahabat Sehat semua. Sembilan kota itu adalah Bandung, Depok, Cikarang, Denpasar, Batam, Tangerang, Magelang, Yogyakarta, dan Pontianak. Kehadiran Prosehat di 9 kota ini tentunya akan memudahkan Sobat Sehat yang ingin berkonsultasi mengenai kesehatan, pencegahan, dan pengobatan di merchant-merchant atau mitra-mitra setempat yang […]

    Kini Prosehat Hadir di 9 Kota demi Sahabat Sehat

    Halo, Sahabat Sehat, Prosehat kini telah hadir di 9 kota selain Jakarta demi Sahabat Sehat semua. Sembilan kota itu adalah Bandung, Depok, Cikarang, Denpasar, Batam, Tangerang, Magelang, Yogyakarta, dan Pontianak. Kehadiran Prosehat di 9 kota ini tentunya akan memudahkan Sobat Sehat yang ingin berkonsultasi mengenai kesehatan, pencegahan, dan pengobatan di merchant-merchant atau mitra-mitra setempat yang telah bekerja sama dengan Prosehat.

    Prosehat Hadir di 9 Kota

     

    Adapun mitra-mitra yang dimaksud adalah sebagai berikut:

    • Rumah Sakit Restu Kasih (Jakarta)
    • Klinik Merial Health (Jakarta)
    • Klinik Bona Mitra (Bandung)
    • Klinik Raisha (Yogyakarta)
    • Klinik Raisha Magelang (Magelang)
    • Klinik Raisha Tangerang (Tangerang)
    • Helix Laboratorium (Depok)
    • Klinik An-Nafi (Cikarang)
    • Klinik Dharma Sidhi (Denpasar)
    • Medilab Laboratorium (Batam)
    • Rumah Vaksin (Pontianak)

    Rumah sakit, klinik, dan laboratorium ini menyediakan layanan kesehatan yang tentunya sangat dibutuhkan Sahabat Sehat di mana pun Sahabat berada. Layanan-layanan itu seperti layanan rapid-PCR Swab, dan vaksinasi HPV. Yuk manfaatkan segera kehadiran kami di kota-kota Sahabat dengan produk dan promo yang berkualitas. Karena Prosehat adalah Sahabat Sehat Anda dan #Lebihdekat

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

     

    Read More
  • Secara mengejutkan, Provinsi Jawa Tengah menduduki posisi pertama untuk penambahan baru kasus Covid-19 di Indonesia. Posisi ini mengalahkan DKI Jakarta dan Jawa Timur yang sebelumnya berada di posisi kedua dan ketiga. Hingga Minggu, 29 November 2020, seperti dilansir dari Kompas.com, jumlah penambahan penderita di provinsi yang beribu kota di Semarang itu mencapai 2.036 kasus. Adapun […]

    Jawa Tengah Posisi Pertama Penambahan Kasus Baru Covid-19

    Secara mengejutkan, Provinsi Jawa Tengah menduduki posisi pertama untuk penambahan baru kasus Covid-19 di Indonesia. Posisi ini mengalahkan DKI Jakarta dan Jawa Timur yang sebelumnya berada di posisi kedua dan ketiga. Hingga Minggu, 29 November 2020, seperti dilansir dari Kompas.com, jumlah penambahan penderita di provinsi yang beribu kota di Semarang itu mencapai 2.036 kasus. Adapun DKI Jakarta dan Jawa Timur sebanyak 1.431 kasus dan 412 kasus. Untuk kasus aktif, seperti dilansir dari @pandemictalks adalah sebanyak 14.376.

    penambahan kasus baru Covid-19

     

    Baca Juga: List dan Biaya Tempat PCR Swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta

    Ditengarai penambahan kasus yang terjadi di provinsi tersebut salah satunya adalah kluster sekolah yang berada di Jepara. Sejumlah siswa SMP di kota Raden Ajeng Kartini tersebut terindikasi positif Covid-19 setelah melakukan tes PCR Swab. Penyebab positifnya para siswa itu adalah setelah melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka. Selain para siswa, jumlah orang yang positif Covid-19 di Jepara adalah 413 orang hingga Minggu, 29 November 2020.

    Produk Terkait: Layanan Rapid Test-PCR Swab ke Rumah

    Penambahan kasus baru yang terus meroket di provinsi ini membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta kepada masyarakat Jateng untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang ada secara disiplin. Tak hanya itu, Pemprov Jateng disebutnya juga sudah gencar melakukan tes Covid-19 hingga melebihi  target yang ditetapkan WHO. Bahkan, ia juga meminta untuk meningkatkan edukasi mengenai virus yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah dan tokoh agama. Tidak lupa, Ganjar juga meminta kepala daerah tidak panik kemudian membuat alternatif pelaksanaan Pilkada 2020, dan meminta tidak ada kerumunan sama sekali.

    Lalu mengapa Provinsi Jawa Tengah kini menjadi provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 paling banyak secara nasional setelah sebelumnya terlihat adem-ayem?

    Dilansir dari Detik.com, penyebab Jawa Tengah menjadi provinsi paling banyak dengan penambahan kasus baru secara nasional adalah semakin banyaknya OTG sejumlah 90% akibat dari massifnya tes Covid-19 di provinsi tersebut. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, yang juga bagian dari Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Tengah. Seperti halnya Ganjar, Yulianto juga meminta kepada masyarakat Jateng untuk tetap menerapkan pola 3 M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

    Baca Juga: 8 Istilah Baru Penderita Covid-19, Mulai dari Suspek hingga Kematian

    Nah, bagi Sahabat Sehat yang kebetulan atau tinggal di Jawa Tengah agar selalu dengan disiplin menerapkan protokol-protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Jangan sampai bertambah kasus lagi sehingga Covid-19 di Indonesia tidak akan bisa diketahui waktu berakhirnya. Yuk, jangan lupa Sahabat untuk terus juga rapid test dan PCR Swab di Prosehat terutama bagi Sahabat yang ingin ke Jawa Tengah untuk berlibur, pulang kampung, atau berbisnis. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Sebaran 6.267 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 30 November 2020]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/11/29/16535041/sebaran-6267-kasus-baru-covid-19-tertinggi-di-jawa-tengah?page=all
    2. Media K. Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar… Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 30 November 2020]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2020/11/29/23391601/jumlah-kasus-harian-covid-19-jateng-tertinggi-di-indonesia-begini-respons?page=all
    3. [Internet]. 2020 [cited 30 November 2020]. Available from: https://www.instagram.com/p/CILIFeVAcUM/
    4. Aji D. Kasus Corona di Jateng Makin Tinggi, Ada Klaster Sekolah di Jepara [Internet]. detiknews. 2020 [cited 30 November 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5274970/kasus-corona-di-jateng-makin-tinggi-ada-klaster-sekolah-di-jepara
    5. Purbaya A. Kasus Baru Corona di Jateng Tembus 2.036 Ungguli DKI, Apa Sebabnya? [Internet]. detiknews. 2020 [cited 30 November 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5274655/kasus-baru-corona-di-jateng-tembus-2036-ungguli-dki-apa-sebabnya
    Read More
  • Pemerintah sepertinya akan memutuskan mengurangi liburan akhir tahun 2020 yang masuk dalam cuti bersama akhir tahun ini. Hal ini dilakukan karena adanya kasus penambahan penderita Covid-19 ketika liburan panjang diadakan berdasarkan momen-momen mulai dari Idul Fitri, Idul Adha, Hari Kemerdekaan, hingga terakhir Maulid Nabi SAW. Adanya penambahan kasus ini dikarenakan banyak tempat wisata yang abai dan […]

    Perubahan Liburan Akhir Tahun 2020 Akibat Covid-19

    Pemerintah sepertinya akan memutuskan mengurangi liburan akhir tahun 2020 yang masuk dalam cuti bersama akhir tahun ini. Hal ini dilakukan karena adanya kasus penambahan penderita Covid-19 ketika liburan panjang diadakan berdasarkan momen-momen mulai dari Idul Fitri, Idul Adha, Hari Kemerdekaan, hingga terakhir Maulid Nabi SAW. Adanya penambahan kasus ini dikarenakan banyak tempat wisata yang abai dan tidak melaksanakan protokol-protokol kesehatan yang dianjurkan sehingga tercipta banyak kerumunan yang menjadi tempat penyebaran virus.

    liburan akhir tahun 2020

     

    Baca Juga: Sebelum Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Perkuat Imunitas Tubuh

    Pengurangan liburan akhir tahun 2020 itu sendiri diumumkan oleh Presiden Joko Widodo setelah menerima laporan pertambahan kasus dari Satgas Covid-19. Hal itu ia ungkapkan dalam rapat terbatas yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 23 November 2020. Libur yang kemungkinan dikurangi adalah yang berkaitan dengan libur Idul Fitri yang digeser pada akhir Desember karena Covid-19. Berdasarkan SKB 3 Menteri yang ditanda tangani dan dikeluarkan pada 4 September 2020, libur Idul Fitri digeser ke tanggal 28-31 Desember 2020 dari sebelumnya 26-29 Mei 2020. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator dan Pembangunan Manusia, Muhadjir Effendy, juga dalam rapat terbatas tersebut. Belum diketahui secara pasti hingga sekarang berapa jumlah hari yang akan dikurangi dalam liburan akhir tahun 2020 ini.

    Berkaitan dengan jumlah kasus yang meningkat karena penerapan 4 kali long weekend dari Juli hingga Oktober, seperti dilansir dari Tirto.id, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah, pada 3 November 2020 mengatakan bahwa selama libur panjang akhir pekan terdapat 602.372 orang yang ditegur di tempat wisata karena tidak mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam mengenakan masker yang mengalami penurunan.

    Baca Juga: Libur Panjang, Hati-hati Penyakit Mengintai

    Meskipun demikian Satgas Covid-19 masih melihat pada perkembangan yang terjadi di lapangan. Apabila tidak ada penambahan kasus, liburan akhir tahun bisa tetap sesuai dengan jadwal yang semula. Namun jika terdapat penambahan, liburan disarankan dikurangi atau ditiadakan sama sekali. Dalam hal ini, Satgas Covid-19 melalui juru bicara Profesor Wiku Adisasmito menyerahkan keputusan seluruhnya pada pemerintah.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Saat Travelling

    Nah, Sahabat Sehat, jika liburan akhir tahun 2020 dikurangi hari atau ditiadakan sama sekali, sebaiknya Soahabat diimbau jangan berlibur keluar rumah atau mudik, dan sebaiknya di rumah saja supaya meminimalkan penyebaran virus. Sahabat bisa menggantinya dengan kegiatan staycation. Namun apabila liburan tetap ada, supaya Sahabat Sehat selalu sehat dan terhindar dari penyakit terutama penyakit flu yang mempunyai kemiripan dengan Covid-19, Sahabat bisa melakukan vaksinasi flu di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Dharmastuti H. Arahan Terbaru Jokowi Agar Libur Akhir Tahun Dikurangi [Internet]. detiknews. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5267254/arahan-terbaru-jokowi-agar-libur-akhir-tahun-dikurangi?single=1
    2. Taher A. Jokowi Minta Libur Panjang Akhir Tahun Dikurangi – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://tirto.id/jokowi-minta-libur-panjang-akhir-tahun-dikurangi-f7iC
    3. Jokowi Putuskan Libur Akhir Tahun Dikurangi : Okezone Economy [Internet]. https://economy.okezone.com/. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314389/jokowi-putuskan-libur-akhir-tahun-dikurangi
    Read More
  • Dunia sepak bola kembali berduka. Salah satu legenda sepak bola asal Argentina, Diego Armando Maradona, meninggal dunia pada usia 60 tahun di rumahnya pada tanggal 25 November 2020. Mantan pesepak bola yang terkenal dengan ‘Gol Tangan Tuhan’-nya ke gawang Inggris pada Piala Dunia tahun 1986 yang turut membawa Argentina menjadi juara dunia itu dikatakan meninggal […]

    Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung yang Perlu Sahabat Ketahui

    Dunia sepak bola kembali berduka. Salah satu legenda sepak bola asal Argentina, Diego Armando Maradona, meninggal dunia pada usia 60 tahun di rumahnya pada tanggal 25 November 2020. Mantan pesepak bola yang terkenal dengan ‘Gol Tangan Tuhan’-nya ke gawang Inggris pada Piala Dunia tahun 1986 yang turut membawa Argentina menjadi juara dunia itu dikatakan meninggal karena henti jantung.1 Seminggu sebelumnya, pada hari Sabtu, 21 November 2020, peristiwa serupa menimpa mantan pesepak bola nasional, Ricky Yakobi, saat bermain sepak bola di Senayan.2

    perbedaan henti jantung dan serangan jantung

     

    Baca Juga: Yuk, Ketahui Sebab Jantung Berhenti Saat Berolahraga

    Sebenarnya, apa itu henti jantung? Tentu masih banyak yang menyamakan henti jantung dengan serangan jantung. Padahal, kedua kondisi ini berbeda, meskipun sama-sama mengenai jantung yang merupakan organ vital dalam tubuh manusia. Lalu, apa sajakah perbedaan antara henti jantung dan serangan jantung? Yuk, Sahabat Sehat, simaklah penjelasan berikut ini.

    Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung

    Berikut ini adalah perbedaan henti jantung dan serangan jantung:

    Henti Jantung

    Henti jantung merupakan kondisi jantung benar-benar berhenti berdetak, sehingga mengakibatkan gangguan distribusi darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini kerap terjadi tanpa adanya peringatan sama sekali. Biasanya dipicu oleh kelainan pada jantung yang menyebabkan detak jantung yang tidak teratur atau aritimia. Saat jantung berhenti, jantung tidak mampu memompa darah ke otak, paru, dan organ tubuh lainnya. Beberapa detik setelahnya, orang yang mengalami henti jantung bisa kehilangan kesadarannya, hingga tidak memiliki denyut nadi sama sekali. Pertanda orang terkena henti jantung adalah secara tiba-tiba kehilangan kesadaran, tidak bernapas sama sekali, tiba-tiba lemas, warna kulit menjadi kebiruan dan pucat, serta denyut nadi atau detak jantung tidak bisa ditemukan sama sekali.3

    Serangan Jantung

    Serangan jantung berbeda dari henti jantung. Seperti kita ketahui, struktur jantung itu sendiri terdiri dari otot yang memerlukan suplai darah kaya akan oksigen. Arteri koroner adalah pembuluh darah yang bertugas untuk mengalirkan darah yang mengandung oksigen ke jantung. Serangan jantung umumnya terjadi karena adanya penyumbatan pada arteri koroner. Penyumbatan biasanya diakibatkan oleh penumpukan lemak, kolestrol, yang disebut plak dan kemudian dapat membentuk gumpalan. Akibat adanya sumbatan tersebut, aliran darah terganggu dan jantung tidak menerima oksigen yang cukup. Keadaan ini menyebabkan disfungsi organ yang dapat berujung pada kematian. Saat terjadi serangan jantung, gejala yang dapat dirasakan adalah nyeri dada, nyeri di tubuh bagian atas, berkeringat, pingsan, tidak sadarkan diri, pusing, pucat, dan denyut nadi tidak teratur.3

    Produk Terkait: Jual Herbal Jantung

    Cara Mencegah Keduanya

    Setelah mengetahui perbedaan henti jantung dan serangan jantung, sekarang kita beralih ke cara mencegah kedua kondisi ini. Pada prinsipnya pencegahan yang dilakukan serupa, yaitu dengan melakukan pemeriksaan atau medical check-up rutin dan menjalani pola hidup sehat, seperti:4

    • Tidak merokok
    • Kurangi makan makanan berlemak
    • Tidur yang cukup
    • Kelola stres
    • Kurangi konsumsi alkohol
    • Berolahraga secara teratur

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Serangan Penyakit Jantung

    Penanganan

    Bila terjadi henti jantung, Sahabat bisa melakukan penanganan dengan menghubungi pihak medis. Namun, sebelum tenaga medis datang, Sahabat bisa memberikan pertolongan awal dengan melakukan tindakan resusitasi jantung paru atau Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) yang terdiri dari kompresi dada dan pemberian napas buatan.5

    Henti Jantung

    Untuk henti jantung, pertolongan awal yang bisa Sahabat lakukan adalah sebagai berikut:5,6

    • Amankan lokasi kejadian
    • Apabila penderita tidak memberikan respon/reaksi, teriaklah untuk mendapatkan pertolongan terdekat. Aktifkan sistem tanggap darurat melalui telpon seluler. Apabila tersedia, ambil atau minta seseorang untuk mengambil defibrilator eksternal otomatis atau automated external defibrillator(AED)
    • Perhatikan penderita apakah benar-benar tidak bernapas, atau napas tersengal/tidak normal, dan periksa denyut nadi secara bersamaan. Pastikan apakah denyut nadi terasa atau tidak terasa dalam 10 detik
    • Apabila penderita tidak bernapas dan tidak terasa denyut nadi, lakukan CPR
    • Posisikan penderita hingga berbaring telentang di atas landasan yang datar dan cukup keras, seperti lantai. Posisi kepala sedikit menengadah karena dalam posisi ini saluran napas terbuka lebar dan lurus
    • Penolong berlutut di samping penderita. Lutut dekat dengan tubuh penderita
    • Pompa atau kompresi pada dinding dada dilakukan dengan kedua telapak tangan yang saling bertumpu. Tidak semua telapak tangan menyentuh dinding dada, hanya bagian tumit telapak tangan yang menumpu pada dinding dada
    • Selanjutnya, posisi telapak tangan, siku, hingga bahu lurus (posisi lengan lurus dengan siku terkunci). Hal ini agar tenaga yang dihasilkan besar dan penolong tidak kelelahan
    • Sumber tenaga untuk memompa adalah sendi bahu. Jadi, gerakan memompa bukan berasal dari tenaga lengan bawah ataupun lengan atas, tetapi dari gerakan naik turunnya bahu
    • Tumit tangan diletakkan di tulang tengah dada, di pertengahan setengah bawah tulang dada. Pada laki-laki, posisinya kira-kira sejajar puting susu, sedangkan pada perempuan sejajar lipatan kulit bawah payudara
    • Kompresi diberikan berirama dengan kecepatan 100-120 kali permenit tanpa interupsi.
    • Kompresi diberikan dengan kekuatan yang menyebabkan dinding dada terdorong ke dalam sejauh 5 sentimeter
    • Berikan kesempatan untuk dada mengembang kembali sempurna setelah setiap kompresi
    • Pastikan interupsi pada kompresi seminimal mungkin
    • Setiap 2 menit, periksa kembali nadi penderita apakah sudah teraba atau belum
    • Napas buatan boleh diberikan. Namun, napas buatan tidak perlu dilakukan bila penolong adalah orang awam yang tidak terlatih
    • Kompresi dada terus diberikan hingga bantuan medis datang. Bila penolong lelah, tindakan ini dapat digantikan oleh penolong lain
    • Kompresi dada dapat dihentikan bila petugas medis datang, penolong kelelahan dan tidak ada penolong lainnya, atau tindakan ini telah diberikan dalam waktu 20 menit tanpa perbaikan (penderita masih tidak sadar, tidak bernapas, dan nadi tidak ada).

    Serangan Jantung

    Penanganan awal serangan jantung dilakukan sebagai berikut:

    Jika korban yang mengalami serangan jantung masih terbangun dan masih bisa memberikan respons, lakukan hal-hal berikut:6,7

    • Stop aktivitas dan duduk/berbaring
    • Jangan berikan air atau makanan
    • Berikan tablet aspilet 160-320 mg
    • Tunggu 5 menit dan evaluasi
    • Jika penderita diberikan resep nitrogliserin oleh dokter, berikan pada penderita ketika merasa nyeri dada. Nitrogliserin diberikan tiap 3-5 menit (maksimal 3 kali)
    • Jaga kenyamanan korban dan buat daftar obat-obatan jika mereka memilikinya
    • Apabila nyeri menetap, segera cari pertolongan tanggap darurat

    Baca Juga: Cek Gejala Ini untuk Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner

    Jika korban tidak sadarkan diri, namun masih bernapas secara normal, pindahkan korban ke permukaan yang rendah dan biarkan kepala korban rileks dalam posisi tegak. Posisi ini untuk menghindari korban mengalami tersedak dengan membiarkan saliva mengering dari dalam mulut. Segera cari pertolongan tanggap darurat.7

    Jika korban tidak sadarkan diri dan tidak bernapas, lakukan CPR sambil menunggu bantuan tenaga medis. Studi menyatakan bahwa melakukan CPR pada korban sebelum dilarikan ke rumah sakit bisa meningkatkan rasio keselamatan hingga 12%.7 Langkah CPR sama seperti yang dibahas pada penanganan henti jantung sebelumnya.

    Baca Juga: Penyakit Jantung Pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

    Demikianlah perbedaan henti jantung dan serangan jantung yang selama ini kerap dianggap sama. Semoga artikel ini dapat membantu Sahabat Sehat untuk mencegah, mengenali gejala-gejalanya, dan memberikan pertolongan pertama bila menghadapi kedua kondisi gawat darurat ini. Apabila Sahabat masih memerlukan informasi lebih lanjut mengenai jantung dan produk-produk kesehatan yang berkaitan,  silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Prasatya R. Kronologi Meninggalnya Diego Maradona [Internet]. sport.detik.com. 2020 [cited 26 November 2020]. Available from: https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-5270224/kronologi-meninggalnya-diego-maradona
    2. Kronologi Ricky Yacobi Meninggal Dunia di Senayan [Internet]. bola.okezone.com. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://bola.okezone.com/read/2020/11/21/49/2313555/kronologi-ricky-yacobi-meninggal-dunia-di-senayan
    3. Kenali Beda Serangan Jantung dan Henti Jantung [Internet]. cnnindonesia.com. 2020 [cited 26 November 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200219093532-255-476002/kenali-beda-serangan-jantung-dan-henti-jantung
    4. 7 Cara Mencegah Serangan Jantung [Internet]. kompas.com. 2020 [cited 26 November 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/10/23/193400268/7-cara-mencegah-serangan-jantung?page=all
    5. Henti Jantung: Gejala, Penyebab, hingga Cara Mengatasinya [Internet]. kompas.com. 2020 [cited 26 November 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/05/05/175000068/henti-jantung-gejala-penyebab-hingga-cara-mengatasinya?page=all
    6. Buku Ajar Kursus Bantuan Hidup Jantung Dasar BCLS Indonesia Edisi 2019. Jakarta: PERKI; 2019.
    7. Tips Pertolongan Pertama pada Penderita Serangan Jantung [Internet]. kompas.com. 2020 [cited 26 November 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/11/29/073048820/tips-pertolongan-pertama-pada-penderita-serangan-jantung?page=all
    Read More
  • Peristiwa jantung berhenti saat berolahraga kembali terjadi. Kali ini menimpa mantan pesepak bola nasional, Ricky Yakobi, saat bermain sepak bola di Lapangan ABC, Senayan, pada hari Sabtu, 21 November 2020. Atlet yang pernah mengantar Indonesia meraih emas pada ajang sepak bola SEA Games 1987 itu terkena serangan jantung seusai mencetak gol dan berselebrasi yang mengakibatkan […]

    Yuk, Sobat Ketahui Sebab Jantung Berhenti Saat Berolahraga

    Peristiwa jantung berhenti saat berolahraga kembali terjadi. Kali ini menimpa mantan pesepak bola nasional, Ricky Yakobi, saat bermain sepak bola di Lapangan ABC, Senayan, pada hari Sabtu, 21 November 2020. Atlet yang pernah mengantar Indonesia meraih emas pada ajang sepak bola SEA Games 1987 itu terkena serangan jantung seusai mencetak gol dan berselebrasi yang mengakibatkan dirinya tiba-tiba pingsan dan tidak sadarkan diri. Setelah dibawa ke rumah sakit, nyawa mantan atlet nasional ini tidak tertolong.1

    jantung berhenti saat berolahraga

     

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Serangan Penyakit Jantung

    Sebelum Ricky Yakobi, nasib yang sama juga menimpa Ki Seno Nugroho, dalang terkenal asal Yogyakarta, saat bersepeda pada 3 November 2020.2 Kejadian-kejadian ini tentu akan menimbulkan pertanyaan mengapa jantung bisa mendadak berhenti saat berolahraga. Padahal seperti kita ketahui, olahraga adalah aktivitas menyehatkan dan bermanfaat baik untuk jantung, salah satu organ vital pada tubuh manusia. Yuk, Sobat simak penyebab jantung berhenti mendadak saat berolahraga.

    Penyebab Jantung Berhenti

    Ada dua penyebab utama jantung berhenti mendadak saat melakukan aktivitas fisik. Penyebab pertama dikenal dengan sudden cardiac arrest atau SCA. Kondisi ini dapat terjadi pada individu berusia di bawah 35 tahun. SCA menyebabkan henti jantung mendadak karena adanya gangguan aliran listrik di jantung, sehingga jantung tidak dapat memompa darah dan sirkulasi darah dalam tubuh terhenti. Hal ini bisa terjadi karena adanya hipertrofi kardiomiopati, suatu penyakit genetik yang menyebabkan terjadinya penebalan tidak normal pada otot-otot jantung. Biasanya, kondisi ini jarang disadari karena tidak pernah ada keluhan sebelumnya.3

    Penyebab kedua adalah penyakit jantung koroner atau serangan jantung. Biasaya penyakit jantung koroner ini terjadi pada mereka yang berusia di atas 50 tahun. Serangan jantung dapat menyebabkan kematian otot jantung dan gangguan aliran listrik jantung. Ketika seseorang kerap berolahraga dengan intensitas tinggi, otot jantungnya akan menebal, terutama bagi individu yang memiliki faktor risiko kardiomiopati. Dengan adanya kelainan ini, saat melakukan olahraga yang bersifat kompetitif, seperti sepak bola, tenis, bulu tangkis atau lari maraton, jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah agar dapat memenuhi kebutuhan oksigen dan aliran listrik dapat terganggu.3

    Gejala Gangguan Jantung saat Berolahraga

    Nyeri dada

    Nyeri dada menjadi salah satu gejala utama gangguan jantung saat olahraga. Apabila Sobat merasakan keluhan ini, sebaiknya Sobat hentikan dulu aktivitas fisik dan jangan memaksakan diri untuk melanjutkannya. Segera carilah pertolongan medis apabila nyeri dada tak kunjung reda selama beberapa menit.4

    Baca Juga: Penyakit Jantung Pada Remaja, Penyebab Hingga Pencegahan

    Sesak Napas

    Sobat sering mengalami sesak napas saat berolahraga? Hal seperti ini juga tidak boleh dianggap remeh karena ternyata sesak napas termasuk gejala awal serangan jantung, bahkan bisa muncul sebelum adanya nyeri di dada.4

    Kepala Pusing

    Kepala pusing saat berolahraga sering terjadi saat kegiatan olahraga yang bersifat kompetitif dan memacu seseorang untuk berpikir agar bisa memenangkan olahraga tersebut. Akan tetapi, rupanya pusing ini juga bisa menjadi salah satu gejala penyakit yang lebih serius. Apabila Sobat mengalami keluhan ini, sebaiknya Sobat segera menghentikan olahraga yang sedang dilakukan.4

    Gangguan Irama Jantung

    Olahraga tertentu sering membuat jantung berdebar cukup kencang karena sensasi menegangkan yang ditimbulkan dari olahraga itu sendiri. Pada umumnya, hal ini merupakan kondisi yang normal, namun jika Sobat merasakan jantung berdebar dengan sensasi yang tidak seperti biasanya, kemungkinan gejala ini merupakan pertanda adanya masalah serius pada jantung. Jika Sobat mengalami sensasi berdebar-debar yang tidak biasa, segera cari pertolongan medis.4

    Ketidaknyamanan di Area Tubuh Lainnya

    Selain rasa tidak nyaman dan nyeri dada yang merupakan indikasi adanya masalah pada jantung, rasa tidak nyaman atau nyeri juga bisa menyebar ke area tubuh lainnya, seperti rasa sakit pada lengan, punggung, leher, rahang atau perut.4

    Berkeringat Dingin

    Berkeringat selama berolahraga adalah hal yang normal, namun jika Sobat mengalami keringat dingin disertai mual, maka gejala ini bisa menjadi salah satu gejala serangan jantung yang dapat menyebabkan jantung berhenti saat berolahraga.4

    Apa yang Harus Dilakukan?

    Sebelum berolahraga, pastikan apakah fasilitasi olahraga memiliki peralatan untuk kondisi gawat darurat saat terjadi henti jantung, seperti alat defibrilator otomatis atau automated external defibrillator (AED). Jangan lupa, pastikan ada petugas di tempat olahraga yang siaga dan menguasai peralatan tersebut. Selain petugas, Sobat sendiri diharapkan dapat mengetahui dan memahami tata cara melakukan bantuan hidup dasar yang merupakan tindakan pertolongan pertama saat seseorang mengalami henti jantung dan/atau henti napas. Bantuan ini terdiri dari tindakan resusitasi jantung paru atau cardiopulmonary resuscitation (CPR) berupa kompresi dada. Sebaiknya, sobat juga menguasai cara penggunaan alat-alat bantuan hidup dasar, yang tentunya berguna untuk membantu orang yang tidak sadarkan diri akibat serangan jantung. Jangan ragu untuk menanyakannya hal-hal ini kepada petugas di tempat olahraga.5

    Baca Juga: 5 Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Jantung

    Selain itu, yang perlu dilakukan setiap orang adalah mengenali tubuhnya sendiri. Pertama, apakah memiliki riwayat penyakit jantung. Selain itu, perhatikan gaya hidup apakah sudah menjalankan gaya hidup yang sehat, seperti mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi, istirahat yang cukup, tidak meminum alkohol, serta mengonsumsi obat-obatan.5

    Produk Terkait: Panggil Dokter Jantung ke Rumah

    Itulah beberapa hal mengenai jantung berhenti saat berolahraga. Dengan mengetahui hal di atas, tentunya Sobat harus berolahraga secara bijak dan tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh sudah letih, sehingga dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, perlu ditekankan, peristiwa henti jantung ini seharusnya tidak membuat Sobat ingin berhenti atau tidak sama sekali berolahraga. Perlu diingat, bagaimanapun juga olahraga memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan dan dibutuhkan untuk membentuk imunitas tubuh yang kuat, terutama di masa pandemi ini. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai serangan jantung saat berolahraga dan penanganannya, serta produk-produk kesehatan yang berkaitan silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Kronologi Ricky Yacobi Meninggal Dunia di Senayan [Internet]. bola.okezone.com. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://bola.okezone.com/read/2020/11/21/49/2313555/kronologi-ricky-yacobi-meninggal-dunia-di-senayan
    2. Sebelum Meninggal, Dalang Ki Seno Nugroho Merasakan Sakit Saat Bersepeda [Internet]. kompas.com. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2020/11/04/09444391/sebelum-meninggal-dalang-ki-seno-nugroho-merasakan-sakit-saat-bersepeda?page=all
    3. Apa Benar Olahraga Bisa Memicu Henti Jantung? [Internet]. kompas.com. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/04/04/095033220/apa-benar-olahraga-bisa-memicu-henti-jantung?page=all
    4. Kenali Tanda-tanda Awal Serangan Jantung saat Olahraga [Internet]. kumparan.com. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparansains/kenali-tanda-tanda-awal-serangan-jantung-saat-olahraga-1srf0WbqQ1e
    5. Mengapa serangan jantung terjadi saat olahraga [Internet]. Beritagar.id. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/mengapa-serangan-jantung-terjadi-saat-olahraga
    Read More
  • Cuti bersama akhir tahun 2020 sudah di depan mata. Cuti yang jatuh pada bulan Desember tersebut tercatat mempunyai satu hari libur nasional dan lima hari cuti bersama. Aturan tersebut tertuang dalam SKB tiga menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB terbaru Nomor 391 Tahun 2020, Nomor 02 Tahun 2020, dan Nomor 02 Tahun […]

    Sebelum Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Perkuat Imunitas Tubuh

    Cuti bersama akhir tahun 2020 sudah di depan mata. Cuti yang jatuh pada bulan Desember tersebut tercatat mempunyai satu hari libur nasional dan lima hari cuti bersama. Aturan tersebut tertuang dalam SKB tiga menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB terbaru Nomor 391 Tahun 2020, Nomor 02 Tahun 2020, dan Nomor 02 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas SKB 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020. Adapun 1 hari libur nasional dan lima hari cuti itu sebagai berikut:

    • Tanggal 25 Desember 2020: libur nasional Hari Raya Natal
    • Tanggal 24 Desember 2020: cuti bersama Hari Raya Natal
    • Tanggal 28, 29, 30, dan 31 Desember: Cuti bersama untuk menggantikan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah yang dimundurkan karena pandemi Covid-19.

    Tentu saja dengan sudah diumumkannya cuti bersama Desember 2020 oleh pemerintah membuat Sobat Sehat ingin segera dan tidak sabaran melakukan liburan panjang di akhir tahun untuk bisa melepas penat setelah bekerja keras sepanjang tahun. Meski begitu, Sobat dianjurkan tetap untuk melaksanakan protokol-protokol kesehatan supaya tidak tertular dan kasus Covid-19 tidak meningkat. Dengan kata lain, Sobat harus tetap bijak dalam berlibur nantinya.

    cuti bersama akhir tahun 2020

    Baca Juga: Tips Liburan dengan Si Alergi Makanan

    Berikut adalah yang bisa Sobat lakukan saat liburan akhir tahun di tengah pandemi seperti di bawah ini:

    Disiplin dalam Menerapkan Protokol Kesehatan

    Protokol kesehatan yang ada bagaimana pun harus tetap dilaksanakan sehingga Sobat harus disiplin dalam menjalankannya. Sebab, bagaimana pun di Indonesia, tingkat penyebaran Covid-19 masih cukup tinggi terutama di Pulau Jawa. Karena itu, protokol-protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus benar-benar dilaksanakan, dan jangan dianggap remeh supaya tidak tertular virus.

    Pastikan Berlibur Hanya Bersama Keluarga Inti

    Jika Sobat ingin berlibur aman dan nyaman di tengah pandemi, pastikan bersama orang orang serumah atau keluarga inti. Yang perlu diingat adalah jangan membawa orang-orang berisiko untuk liburan seperti lansia, wanita hamil, dan anak-anak.

    Cari Tempat Wisata yang Menjalankan Protokol Kesehatan

    Hal ini penting supaya cuti bersama akhir tahun 2020 tidak menjadi bencana. Perhatikan apakah tempat tersebut menerapkannya terutama yang sifatnya dalam ruangan atau indoor yang potensinya sangat besar untuk menyebarkan virus. Jika tidak, sebaiknya jangan dikunjungi.

    Cari Tempat Wisata yang Tidak Ramai

    Hal ini juga penting supaya dapat meminimalkan penyebaran virus. Sebab, jika ramai potensi untuk melaksanakan jaga jarak tidak ada sama sekali.

    Produk Terkait: Rapid Test-PCR Swab

    Selain harus patuh pada protokol kesehatan, sebaiknya Sobat jika mengalami sakit hendaknya membatalkan liburan supaya tidak berisiko terkena virus. Karena itu, sobat harus sehat dan imun tubuh kuat. Supaya tidak terserang sakit saat hendak berlibur, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Sobat Sehat lakukan:

    Tips Tidak Terserang Sakit Saat Traveling

    Rajin Mencuci Tangan dan Hindari Menyentuh Area Wajah

    Cara ini terlihat simpel namun sangat efektif. Hal ini perlu Sobat lakukan supaya benar-benar terlindung dari penyakit saat bepergian karena selama bepergian Sobat akan selalu pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Di satu tempat yang Sobat singgahi itu sudah pasti Sobat akan memegang benda-benda yang bisa ada kuman dan bakteri yang hinggap. Cuci tangan selama 20-30 detik sesuai anjuran WHO. Jika di tempat tersebut tidak ada untuk mencuci tangan, bawalah hand sanitizer. Lakukanlah saat sebelum makan dan minum, sebelum tidur, setelah dari toilet, setelah bersin, dan setelah memegang barang di tempat umum. Jangan lupa juga untuk menghindari menyentuh area wajah karena kuman atau bakteri bisa mudah dengan masuk melalui, hidung, mata, mulut, dan telinga. Karena itu, usahakan cuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah.

    Konsumsi Vitamin

    Mengonsumsi vitamin sangatlah penting untuk liburan supaya daya tahan tubuh kuat dan tidak mudah terkena sakit. Sebab, traveling merupakan aktivitas yang bakal menuntut untuk terus berjalan dari satu tempat ke tempat lainnya. Konsumsilah vitamin dalam bentuk suplemen serta dari sayur dan buah supaya perlindungan diri semakin efektif.

    Produk Terkait: Jual Suplemen, Vitamin, Multivitamin Lengkap

    Selalu Minum Air Putih

    Air putih meskipun sudah menjadi hal yang biasa dan selalu ada dalam kehidupan sehari-hari ternyata punya manfaat yang sangat penting bagi tubuh agar terhindar dari sakit. Saat melakukan aktivitas traveling pun air putih sangat dianjurkan karena mencegah diri dari dehidrasi yang jika dibiarkan akan berakibat fatal. Minumlah air putih sebanyak-banyaknya. Untuk air putih yang terbaik bisa dibawa saat dari rumah saat bepergian atau meminta kepada pihak penginapan jika air putih sudah habis. Sobat pun bisa membeli air putih dalam kemasan untuk berjaga-jaga seandainya air putih yang di-tap langsung dari keran kurang higenis.

    Konsumsi Makanan yang Sehat

    Mengonsumsi makanan yang sehat perlu selama traveling cuti bersama akhir tahun 2020 supaya Sobat terhindar dari sakit yang bisa mengacaukan jadwal liburan. Pilihlah makanan yang mengandung protein seperti sayur-sayuran dan buah-buahan serta minumlah air hangat untuk mencegah radang tenggorokan. Hindari mengonsumsi makanan di pinggir jalan yang kemungkinan besar kurang higienis. Bagi Sobat Sehat yang ingin wisata kuliner carilah tempat kuliner yang higienis dan terjaga kebersihannya.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Saat Traveling

    Istirahat yang Cukup

    Istirahat yang cukup akan membantu Sobat tetap prima dan bugar saat traveling. Karena itu, jangan paksakan diri mengeksplorasi banyak tempat saat berlibur atau melakukan hal-hal yang kurang penting yang dapat menurunkan stamina Sobat.

    Sedia Obat-obatan

    Ini penting sekali menyediakan obat-obatan sebagai usaha untuk berjaga-jaga jika Sobat mendadak sakit. Karena itu, bawalah beberapa obat yang diperlukan seperti obat sakit kepala, obat maag, obat diare, dan jangan lupa juga minyak kayu putih.

    Jangan Telat Makan

    Usahakan untuk tetap makan teratur saat traveling supaya tidak tidak terkena penyakit lambung atau lainnya. Supaya tidak lupa, Sobat bisa mengatur sendiri waktu yang tepat untuk makan melalui pengingat di alat komunikasi seperti telepon genggam.

    Lakukan Vaksinasi

    Pepatah mengatakan: mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, daripada Sobat menderita sakit saat traveling yang sangat tidak enak rasanya, dan harus meminum obat serta menjalankan pantangan-pantangan yang akhirnya membuat Sobat tidak bebas, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan vaksinasi. Tindakan ini akan mencegah Sobat terkena penyakit-penyakit yang sering datang saat berjalan-jalan seperti Flu, Hepatitis, Kolera, Menigitis, dan Tifus. Namun dari semua itu yang terpenting adalah vaksin Flu untuk mencegah datangnya penyakit flu yang bersifat musiman. Rencanakan vaksinasi untuk liburan ini minimal 6 bulan sebelum keberangkatan mengingat ada vaksinasi yang dilakukan lebih dari 1 suntikan.

    Baca Juga: Vaksinasi Influenza untuk Keluarga Siap Liburan

    Nah, itulah Sobat mengenai cuti bersama akhir tahun 2020 beserta protokol kesehatan yang harus dilakukan serta tips mencegah sakit datang saat traveling dengan menguatkan imun tubuh salah satunya dengan vaksinasi. Untuk vaksinasi traveling terutama vaksinasi Flu, sobat bisa melakukannya di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. SKB 3 Menteri: Daftar Libur Natal dan Cuti Bersama Desember 2020 – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://tirto.id/skb-3-menteri-daftar-libur-natal-dan-cuti-bersama-desember-2020-f63a
    2. detikcom T. Bersiap Liburan Akhir Tahun 2020? Catat Tanggalnya! [Internet]. detikTravel. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://travel.detik.com/travel-news/d-5247310/bersiap-liburan-akhir-tahun-2020-catat-tanggalnya
    3. Media K. Masih Rawan Covid-19, Bijak Manfaatkan Cuti Bersama Saat Libur Panjang Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/10/23/153200965/masih-rawan-covid-19-bijak-manfaatkan-cuti-bersama-saat-libur-panjang?page=all
    4. 2 Tips dan Cara Paling Ampuh Agar Tetap Sehat Saat Traveling [Internet]. Blog Antavaya. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://blog.antavaya.com/12-tips-dan-cara-paling-ampuh-agar-tetap-sehat-saat-traveling
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja