Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Berita Terkini

Showing 21–30 of 189 results

  • Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri. Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19? Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi. Hal ini membuat masyarakat terkejut karena […]

    Sudah Dua Kali Divaksin, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19?

    Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri.

    istri Ridwan Kamil Positif Covid-19

    Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19?

    Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi.

    Hal ini membuat masyarakat terkejut karena menurut Ridwan Kamil, sang istri telah divaksin  Covid-19 sebanyak dua kali. Nah, Sahabat Sehat mungkin bertanya-tanya mengapa seseorang masih dapat terinfeksi Covid-19 meskipun sudah divaksin dua kali. Mari kita simak penjelasan berikut ini!

    Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa kemungkinan penularan virus Covid-19 tetap ada meskipun seseorang sebelumnya sudah pernah divaksin karena efikasi vaksin Covid-19 tidak mencapai 100%. Vaksin berperan agar Sahabat Sehat tidak mengalami gejala berat apabila nanti terinfeksi Covid-19.

    Baca Juga: Efikasi Vaksin Sinovac Mencapai 78% dalam Uji Coba Tahap Akhir di Brasil

    Siti Nadia Tarmizi menambahkan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi penularan virus Covid-19 yaitu faktor manusia, virus Covid-19, dan faktor lingkungan. Apabila mobilisasi tetap tinggi selama masa pandemi,maka laju penularan Covid-19 semakin meningkat.

    Bagi Sahabat Sehat yang sudah divaksin disarankan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilisasi) sebab meskipun Sahabat Sehat telah divaksin, belum tentu tubuh menjadi kebal terhadap virus Covid-19.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Pastikan Sahabat Sehat tetap aman saat berkumpul dengan keluarga di rumah dengan melakukan pemeriksaan Covid-19 seperti swab PCR, rapid antigen serta lakukan vaksinasi flu di Prosehat yang memiliki layanan ke rumah. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Kata Ridwan Kamil, Istrinya Terpapar Covid-19 karena Sering Buka Puasa Bersama [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2021/04/19/094044478/kata-ridwan-kamil-istrinya-terpapar-covid-19-karena-sering-buka-puasa
    2. Ikhsanudin A. Penjelasan Kemenkes Terkait Istri RK yang Positif Covid Meski Sudah Vaksin [Internet]. detiknews. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5537434/penjelasan-kemenkes-terkait-istri-rk-yang-positif-covid-meski-sudah-vaksin
    Read More
  • Indonesia disebut tengah mengalami euforia vaksinasi Covid-19, demikian yang diungkapkan oleh juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito melalui kanal Youtube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa,20 April 2021. Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1 Juta Euforia vaksinasi terjadi akibat program vaksinasi Covid-19 telah berhasil dilaksanakan, terutama bagi kelompok prioritas […]

    Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19?

    Indonesia disebut tengah mengalami euforia vaksinasi Covid-19, demikian yang diungkapkan oleh juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito melalui kanal Youtube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa,20 April 2021.

    euforia vaksinasi, euforia vaksinasi covid-19

    Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1 Juta

    Euforia vaksinasi terjadi akibat program vaksinasi Covid-19 telah berhasil dilaksanakan, terutama bagi kelompok prioritas seperti masyarakat berusia lanjut.

    Namun kenyataannya, euforia tersebut berdampak pada  peningkatan kasus aktif Covid-19 sepanjang 12-18 April dengan persentase kasus mencapai 14,1% dan jumlah kasus meningkat menjadi 37.353 dari sebelumnya 32.740 pada periode 5-11 April.

    Profesor Wiku menyebut euforia vaksinasi Covid-19 yang tengah terjadi di masyarakat turut disebabkan karena semakin menurunnya kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Adanya libur panjang di akhir pekan turut berdampak pada peningkatan kasus Covid-19.

    Baca Juga: Boleh Divaksin Covid-19 Saat Berpuasa? Ini Faktanya!

    Profesor Wiku meminta kepada seluruh kepala daerah untuk tetap menerapkan strategi 3T (tes, telusur, dan tindak lanjut) dan meminta masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir meskipun sudah divaksin.

    Sahabat Sehat, mari tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun Sahabat Sehat sudah divaksin agar memutus rantai penularan Covid 19 dan mempercepat eliminasi Covid 19.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Sahabat Sehat dapat melakukan pemeriksaan deteksi dini Covid-19, dan berkonsultasi dengan dokter secara online di Prosehat. Informasi lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Indonesia C. Kasus Covid Naik 14 Persen, Diduga Dampak Euforia Vaksinasi [Internet]. nasional. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210420160327-20-632350/kasus-covid-naik-14-persen-diduga-dampak-euforia-vaksinasi
    2. Septiani A. Duh, Euforia Vaksinasi Bikin COVID-19 RI Naik 14 Persen! [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5539848/duh-euforia-vaksinasi-bikin-covid-19-ri-naik-14-persen

    .

    Read More
  • Masyarakat berusia lanjut merupakan kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 9 Februari 2021 sebanyak 47,3% pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia ternyata berusia di atas 60 tahun. Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia Hal ini turut mendasari pemerintah sehingga menargetkan 21 juta masyarakat berusia lanjut sebagai […]

    Bantu Vaksinasi Lansia, Menkes Luncurkan Home Care dan Home Delivery

    Masyarakat berusia lanjut merupakan kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 9 Februari 2021 sebanyak 47,3% pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia ternyata berusia di atas 60 tahun.

    menkes luncurkan home care dan home delivery

    Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Hal ini turut mendasari pemerintah sehingga menargetkan 21 juta masyarakat berusia lanjut sebagai sasaran vaksinasi Covid-19.

    Hingga awal April 2021 baru sekitar 11% masyarakat berusia lanjut yang telah mendapatkan vaksin Covid-19. Berangkat dari hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILLCOVID19) meluncurkan 2 program untuk membantu mempercepat proses vaksinasi untuk masyarakat lanjut usia, yaitu Home Care dan Home Delivery.

    Home Care adalah program penjemputan menuju sentra vaksinasi, sedangkan Home Delivery adalah program penyelenggaraan vaksinasi di lokasi masyarakat berusia lanjut berada.

    Baca Juga: Bupati Kabupaten Tangerang Kunjungi Program Vaksinasi Bandara City Mall

    Kedua program tersebut telah diluncurkan pada Rabu, 21 April 2021 bertepatan dengan Hari Kartini oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Rumah Sakit Husada, Jakarta.

    Dalam acara peluncuran berjudul “Program Home Care & Home Delivery Vaksinasi 10.000 Lansia” Menteri Budi mengungkapkan bahwa program ini dapat membantu dan mempermudah masyarakat berusia lanjut untuk divaksin.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KILLCOVID19, Adharta Ongkosaputra, menyatakan bahwa program tersebut merupakan langkah awal terutama untuk wilayah Jabodetabek dalam memperluas cakupan vaksinasi bagi masyarakat berusia lanjut sehingga selanjutnya dapat dilaksanakan vaksinasi bagi masyarakat berusia produktif.

    Ketua program, Hartono Atmadja, mengungkapkan bahwa untuk tahap awal sebanyak 66 orang lanjut usia telah dilibatkan dalam program ini dengan dijemput dari kediaman masing-masing. Selain di Jakarta, program ini juga diluncurkan di daerah Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, Medan, dan NTT.

    Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto, serta perwakilan masyarakat usia lanjut, yaitu Wirjawan Hardjamulia, yang telah berusia 104 tahun yang datang untuk menyemangati para lanjut usia.

    Sahabat Sehat, mari kita dukung program percepatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat lanjut usia agar mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 serta mempercepat eliminasi Covid-19.

    Baca Juga: Pemerintah Mengizinkan Pemberian Vaksin Sinovac untuk Lansia

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan informasi lebih lengkap mengenai vaksinasi Covid-19 maupun produk kesehatan lainnya, silahkan berkonsultasi secara online dengan dokter di Prosehat. Info lebih lengkap hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Menteri Kesehatan Buka Program Vaksinasi 10.000 Lansia di RS Husada – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/04/21/menteri-kesehatan-buka-program-vaksinasi-10000-lansia-di-rs-husada
    2. Data Kemenkes per 9 Februari 2021: 47,3% Pasien Meninggal Covid-19 Adalah Lansia | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/peristiwa/data-kemenkes-per-9-februari-2021-551555-lansia-meninggal-karena-covid-19.html
    Read More
  • Sahabat Sehat, Indonesia kembali kedatangan vaksin Sinovac sejumlah 6 juta bulk atau bahan baku pada Minggu, 18 April 2021, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatkannya! Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin hadir untuk menerima kedatangan vaksin Sinovac. Ia mengungkapkan bahwa kedatangan vaksin Sinovac ini merupakan bagian dari […]

    Datang Lagi 6 Juta Vaksin Sinovac, Vaksinasi Covid-19 Jalan Terus!

    Sahabat Sehat, Indonesia kembali kedatangan vaksin Sinovac sejumlah 6 juta bulk atau bahan baku pada Minggu, 18 April 2021, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

    vaksinasi covid-19 jalan terus

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatkannya!

    Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin hadir untuk menerima kedatangan vaksin Sinovac. Ia mengungkapkan bahwa kedatangan vaksin Sinovac ini merupakan bagian dari 140 juta  bulk vaksin Sinovac yang akan diterima sepanjang 2021. Sebelumnya, Indonesia telah menerima 59,5 juta bulk vaksin sejak kedatangan pertama pada Desember 2020.

    Dengan kedatangan jumlah bulk vaksin yang baru ini, Menteri Budi Gunawan meminta setiap kepala daerah untuk terus menjalankan program vaksinasi Covid-19 di bulan Ramadan terutama karena telah dikeluarkannya fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan bahwa vaksinasi selama bulan Ramadan tidak membatalkan puasa.

    Baca Juga: Boleh Vaksin di Bulan Ramadan, Berikut Tips dan Persiapannya!

    Program vaksinasi dari April hingga Mei akan tetap memprioritaskan masyarakat golongan lanjut usia karena rentan terinfeksi Covid-19.

    Meskipun telah mendapatkan vaksinasi Covid-19, Sahabat Sehat tetap perlu melaksanakan protokol kesehatan 5 M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi), serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar vaksinasi Covid-19 yang telah dilakukan tetap berjalan efektif.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Nah, Sahabat Sehat dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai vaksinasi Covid-19 ataupun melakukan pemeriksaan Covid-19 di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. TV K. [FULL] Pernyataan Menkes Budi Gunadi Terkait Kedatangan 6 Juta Bulk Vaksin Sinovac [Internet]. Kompas.tv. 2021 [cited 18 April 2021]. Available from: https://www.kompas.tv/amp/article/165745/videos/full-pernyataan-menkes-budi-gunadi-terkait-kedatangan-6-juta-bulk-vaksin-sinovac

     

     

    Read More
  • Saat Sahabat menjalani puasa Ramadan, keluhan yang sering dialami adalah sembelit. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan cairan dan konsumsi makanan berserat. Baca Juga: 5 Mitos vs Fakta Seputar BAB yang Perlu Sahabat Ketahui Selain itu, orang yang berpuasa cenderung mengurangi aktivitas fisik sehingga kerja usus menjadi lamban. Hal tentu saja cukup menganggu Sahabat Sehat […]

    Sahabat Sembelit Saat Berpuasa? Yuk, Temukan Jawabannya dalam Webinar Prosehat Dulcolax “Alami Sembelit Saat Puasa? Oh, No!”

    Saat Sahabat menjalani puasa Ramadan, keluhan yang sering dialami adalah sembelit. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan cairan dan konsumsi makanan berserat.

    Baca Juga: 5 Mitos vs Fakta Seputar BAB yang Perlu Sahabat Ketahui

    Selain itu, orang yang berpuasa cenderung mengurangi aktivitas fisik sehingga kerja usus menjadi lamban.

    Hal tentu saja cukup menganggu Sahabat Sehat dalam menjalani puasa, dan jika dibiarkan dapat mengakibatkan  komplikasi pada sistem pencernaan terutama usus. Lalu bagaimana solusinya?

    Sahabat tidak perlu pusing-pusing. Cukup temukan jawabannya dalam webinar yang diadakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Dulcolax dari Sanofi.

    Webinar berjudul “Alami Sembelit Saat Puasa? Oh, No!” ini akan diadakan pada Sabtu, 17 April 2021 pukul 11.00-12.00 WIB secara live di Youtube Prosehat.

    Baca Juga: 10 Sayur dan Buah Atasi Sembelit pada Bumil

    Acara ini akan menghadirkan dr. Arie Sebastian sebagai pembicara, dan dimoderatori oleh dr. Chiquitita Bunga dari Prosehat.

    Bagi Sahabat Sehat yang berminat mengikuti webinar Prosehat Dulcolax ini bisa mengakses link pendaftaran di: s.id/SembelitProsehat1704.

    Baca Juga: Makanan Sehat Pencernaan Lancar

    Ada hadiah menarik untuk 3 penanya terbaik. Jadi, jangan lewatkan webinar menarik dan bermanfaat ini! Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • Bau mulut menjadi salah satu masalah yang sering dialami saat orang berpuasa. Munculnya bau mulut, dapat dipicu dari berbagai hal seperti kebersihan mulut yang kurang, merokok, pola makan yang tidak teratur hingga adanya kuman, dan bakteri pada gigi yang berlubang. Baca Juga: 8 Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Berpuasa Ayo tetap semangat dan jangan sampai […]

    7 Cara Ampuh Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa

    Bau mulut menjadi salah satu masalah yang sering dialami saat orang berpuasa. Munculnya bau mulut, dapat dipicu dari berbagai hal seperti kebersihan mulut yang kurang, merokok, pola makan yang tidak teratur hingga adanya kuman, dan bakteri pada gigi yang berlubang.

    Baca Juga: 8 Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Berpuasa

    Ayo tetap semangat dan jangan sampai malas menunaikan ibadah puasa hanya karena bau mulut. Agar mulut Anda tetap segar saat berpuasa, berikut 7 cara ampuh yang bisa Sahabat coba.

    1. Konsumsi Cengkeh

    Cengkeh tidak hanya sekadar rempah-rempah penambah cita rasa masakan, tetapi memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Cengkeh mengandung vitamin C, B6, A, D, E dan K, tiamin, asam folat dan niasin.

    Produk Terkait: Jual Fajarva Cloves Whole

    Cengkeh dapat mengatasi masalah pencernaan hingga menghilangkan bau mulut. Caranya adalah dengan menyiapkan 4 biji cengkeh dan merebusnya dengan air. Gunakan air rebusan cengkeh sebagai obat kumur. Lakukan selama dua kali sehari, air rebusan cengkeh bisa membantu menghilangkan bakteri di mulut.

    2. Hindari Meminum Kopi

    Sungguh nikmat rasanya menyeruput kopi saat sahur. Namun ternyata minum kopi saat sahur dapat memicu bau mulut, loh. Tahukah sahabat, bahwa kopi mengandung 200 mg kafein di setiap cangkirnya.  Selain itu, kopi memiliki kandungan senyawa sulfur yang tinggi sebagai salah satu penyebab bau mulut.

    Apabila Sahabat telanjur minum kopi, minumlah air mineral sebagai penetralisir aroma dalam mulut kita. Selain air mineral, yogurt juga dapat mengatasi masalah bau mulut karena memiliki kandungan bakteri yang baik.

    3. Rutin Sikat Gigi

    Menghilangkan bau dapat dilakukan dengan rutin menyikat gigi. Sikat gigi secara benar dan menyeluruh, termasuk lidah Sahabat.

    Baca Juga: Penyakit-penyakit Kronis Akibat Kesehatan Gigi yang Buruk

    Hal ini akan membantu mengurangi dan mencegah terkena penyakit gigi dan gusi yang berasal dari kuman. Kuman dapat tumbuh pada sisa makanan yang tersisa bila Sahabat tidak menyikat gigi.  Lakukanlah secara rutin pada malam dan setelah sahur, agar bau mulut dapat dikurangi.

    4. Gunakan Baking Soda

    Bau mulut dapat dihilangkan dengan menggunakan baking soda. Baking soda dapat mengurangi kadar asam dan bakteri pada mulut. Penggunaan baking soda ada 2 cara, yaitu baking soda dengan air dan baking soda dengan madu.

    Cara menggunakan baking soda dan air yaitu dengan mencampurkan 1 sendok teh baking soda dan 1 gelas air hangat, aduk hingga larut. Gunakan campuran baking soda dan air untuk berkumur selama 30 detik. Lakukan cara ini setiap dua hari sekali.

    Campuran baking soda dan madu memiliki kandungan anti-inflamasi. Campurkan 1 sendok teh baking soda dan madu ke dalam segelas air hangat untuk diminum. Lakukan cara ini dua hari sekali.

    5. Minum Air Setelah Berbuka

    Kekurangan air minum dapat memicu bau mulut, loh karena salah satu manfaat air putih adalah mampu mengurangi kemungkinan bau mulut.

    Pada saat puasa, kita harus menahan haus dan lapar selama seharian penuh. Bayangkan bagaimana jadinya kondisi mulut kita. Bau mulut saat puasa dapat diatasi dengan menerapkan pola konsumsi air putih 242 saat puasa. Dua  gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur dan 2 gelas saat sahur.

    Baca Juga: Cegah Dehidrasi Saat Berpuasa di Bulan Ramadan

    Mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas perhari akan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu, fungsi air putih mampu meningkatkan produksi air liur dalam mulut sehingga kebersihan mulut tetap terjaga.

    6. Mengonsumsi Buah dan Sayuran

    Buah dan sayuran segar sangat efektif dalam mengatasi bau mulut. Kandungan serat yang dimiliki keduanya dapat membantu enzim pencernaan yang aktif mencegah dan menghilangkan sedikit plak penyebab bau mulut. Selain itu, buah dan sayur bersifat basa sehingga mampu menetralisir asam di dalam mulut.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Adult

    Contoh buah dan sayuran yang dapat mengatasi bau mulut yaitu wortel, seledri, apel, dan stroberi. Hilang, deh, bau mulutnya

    7. Berkumur dengan Mouthwash

    Cara terakhir mengatasi bau mulut dengan menggunakan mouthwash atau obat kumur. Menurut Kepala Departemen Luar Negeri dan Kerjasama Internasional PDGI, Prof. Dr. drg. Tri Errie Astoeti, Mkes yang dilansir dari Okezone menjelaskan berkumur menggunakan mouthwash dapat membuat gigi kita lebih bersih, terhindar dari gigi berlubang dan bebas dari plak.

    Produk Terkait: Jual Mouthwash

    Namun, penggunaan mouthwash tidak boleh digunakan setiap hari. Karena dapat merusak perkembangan bakteri baik yang ada di sekitar rongga mulut.

    Penggunaan mouthwash dilakukan sebanyak dua hari sekali. Gunakan mouthwash yang mengandung essential oil dan bebas alkohol. Jadi, obat kumur akan aman saat digunakan dan tidak menimbulkan efek samping.

    Baca Juga: 8 Solusi Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Fit Selama Puasa

    Menjaga kesehatan mulut itu sangatlah penting dan untuk mendapatkan produk kesehatan bisa Sahabat dapatkan di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya  08111816800 atau klik prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Mecadinisa, Nabila. “Cegah Bau Mulut Saat Puasa dengan Cara Ini”.
    2. Putri, Wulan Kurnia. “5 Cara Ampuh Mengatasi Bau Mulut Berpuasa,Bisa Kamu Coba Guys!”.
    3. Maharani, Dian. “Cengkeh, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh”.
    4. Popbela. “Bau Mulut Sehabis Minum Kopi? Atasi dengan 5 Tips Mudah Ini”.
    5. Oktania, Marcella. “Simple! 5 Cara Mengatasi Bau Mulut dengan Baking Soda”
    6. Putri, Winda D. “Banyak Minum Air Putih Bantu Hindari Bau Mulut”.
    7. Kompas.com. “Selama Puasa, Cobalah Terapkan pola 242 Agar Tetap Sehat dan Bugar”.
    8. Kania, Dewi. “Tak Hanya Menghilangkan Bau Mulut, Berkumur dengan Mouthwash Usai Gosok Gigi Bisa Mencegah Gigi Berlubang”
    9. Haurissa, Andreas Erick. “Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa”
    Read More
  • Puasa diketahui bukan menjadi halangan bagi Sahabat untuk disuntik vaksin Covid-19 karena berpuasa tidak mengganggu proses pembentukan daya tahan tubuh. Baca Juga: Boleh Vaksin di Bulan Ramadan, Berikut Tips dan Persiapannya! Demikian hal tersebut diungkapkan oleh dr. Gatot Soegiarto, SpPD-KAI, pakar imunisasi dewasa dalam sebuah dialog Tanya IDI “Amankah Vaksinasi Saat Berpuasa?” pada Rabu, 14 […]

    Boleh Divaksin Covid-19 Saat Berpuasa? Ini Faktanya!

    Puasa diketahui bukan menjadi halangan bagi Sahabat untuk disuntik vaksin Covid-19 karena berpuasa tidak mengganggu proses pembentukan daya tahan tubuh.

    divaksin covid-19 saat berpuasa

    Baca Juga: Boleh Vaksin di Bulan Ramadan, Berikut Tips dan Persiapannya!

    Demikian hal tersebut diungkapkan oleh dr. Gatot Soegiarto, SpPD-KAI, pakar imunisasi dewasa dalam sebuah dialog Tanya IDI “Amankah Vaksinasi Saat Berpuasa?” pada Rabu, 14 April 2021.

    Dikutip dari siaran pers Komite Penanganan Covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), dr. Gatot Soegiarto, SpPD-KAI menyatakan ketika seseorang berpuasa selama kurang lebih 8 jam maka jumlah nutrisi dalam darah mengalami penurunan dan turut membersihkan zat toksik (racun) dalam tubuh.

    Kekhawatiran Efek Samping

    Sesuai Fatwa MUI, vaksin Covid 19 dinyatakan aman dan halal bagi tubuh serta tidak membatalkan puasa. Namun pada kenyataannya, terdapat penurunan jumlah peserta vaksinasi saat bulan Ramadhan.

    Dalam dialog tersebut, Dr.dr. Safrizal Rahman, Sp. OT, M.Kes, Ketua IDI Aceh mengungkapkan bahwa penurunan jumlah peserta vaksin saat bulan Ramadhan turut dipengaruhi akibat kekhawatiran efek samping yang mungkin dialami pasca vaksinasi.

    Perihal efek samping vaksin Covid-19, dr. Gatot Soegiarto, SpPD-KAI menjelaskan bahwa persentase efek samping mencapai 0,5-2% sehingga vaksinasi tidak perlu ditunda. Efek samping yang dialami para peserta vaksin tidak selalu berkaitan dengan vaksin Covid-19, sebab turut dipengaruhi oleh rasa khawatir atau rasa takut berlebihan saat akan divaksin.

    Baca Juga: Amankah Vaksin AstraZeneca? Simaklah Pendapat Para Ahli Ini!

    Sahabat, ternyata berpuasa tidak mempengaruhi pembentukan daya tahan tubuh pasca divaksin Covid-19 dan efek samping yang dialami juga termasuk rendah. Sahabat Sehat sebaiknya tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap menjalani vaksinasi Covid-19 agar mempercepat proses pembentukan kekebalan kelompok.

    Setelah divaksin, Sahabat Sehat disarankan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas) serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

    Baca Juga: Boleh Tes Swab Selama Bulan Ramadan, Yuk Cek di Prosehat Aja!

    Apabila Sahabat ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai vaksin Covid-19, Sahabat dapat berkonsultasi dengan dokter secara online di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Siaran Pers Puasa Tak Halangi Pembentukan Daya Tahan Tubuh Usai Vaksinasi. 1st ed. Jakarta: KPC-PEN; 2021.

     

    Read More
  • Memasuki bulan Ramadan, Sahabat Sehat mungkin bertanya tanya apakah boleh melakukan pemeriksaan Covid-19 seperti tes Swab (PCR dan antigen) karena dikhawatirkan membatalkan puasa? Baca Juga: Boleh Vaksin di Bulan Ramadan, Berikut Tips dan Persiapannya! Mengenai hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa tes swab tetap boleh dilaksanakan selama bulan Ramadan dan tidak membatalkan puasa. […]

    Boleh Tes Swab Selama Bulan Ramadan, Yuk Cek di Prosehat Aja!

    Memasuki bulan Ramadan, Sahabat Sehat mungkin bertanya tanya apakah boleh melakukan pemeriksaan Covid-19 seperti tes Swab (PCR dan antigen) karena dikhawatirkan membatalkan puasa?

    tes swab selama bulan ramadan

    Baca Juga: Boleh Vaksin di Bulan Ramadan, Berikut Tips dan Persiapannya!

    Mengenai hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa tes swab tetap boleh dilaksanakan selama bulan Ramadan dan tidak membatalkan puasa. Hal ini tertuang dalam  Fatwa MUI Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Hukum Tes Swab untuk Deteksi Covid-19 Saat Berpuasa yang berbunyi sebagai berikut:

    “Tes Swab adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus dengan cara pengambilan sampel dahak, lendir, atau cairan dari nasofaring (bagian pada tenggorokan bagian atas yang terletak di belakang hidung dan di balik langit-langit rongga mulut) dan orofaring (bagian antara mulut dan tenggorokan).”

    Dilansir dari Merdeka.com, Ketua Bidang Hukum MUI, Noor Achmad mengungkapkan bahwa tes swab merupakan suatu metode memasukkan sesuatu ke hidung atau mulut namun tidak sampai ke perut dan tidak bersifat mengenyangkan. Untuk rapid test yang metodenya memakai sampel darah juga dianggap tidak membatalkan puasa.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Tes swab selama bulan Ramadan juga diperbolehkan karena pemeriksaan tersebut bersifat darurat. Demikian pula dengan vaksinasi Covid-19 yang tetap boleh dilaksanakan selama bulan puasa.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Dengan dikeluarkannya Fatwa MUI ini, Sahabat Sehat yang tengah menjalankan ibadah puasa tidak perlu khawatir dan dapat menjalani puasa dengan tenang sembari melakukan tes Covid-19 selama bulan Ramadan untuk deteksi dini Covid-19.

    Baca Juga: List dan Biaya Tempat Rapid Swab Antigen di Jabodetabek

    Sahabat Sehat dapat melakukan berbagai tes Covid 19 di Prosehat. Info lebih lengkap, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Fatwa MUI Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Hukum Tes Swab untuk Deteksi Covid-19 Saat Berpuasa. [Internet]. 1st ed. Jakarta: Majelis Ulama Indonesia; 2021 [cited 12 April 2021].
    2. MUI: Tes Swab dan Vaksinasi Covid-19 Tidak Membatalkan Puasa [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 12 April 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/news/read/4527312/mui-tes-swab-dan-vaksinasi-covid-19-tidak-membatalkan-puasa#:~:text=Liputan6.com%2C%20Jakarta%20%2D%20Komisi,batal%20jika%20mel

     

    Read More
  • Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menyempatkan diri mengunjungi program vaksinasi Bandara City Mall, Dadap, Kosambi, 10 April 2021. Pada hari kedua pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Mitra Husada, Rumah Sakit Bun, LPPM Atmajaya, dan puskesmas-puskemas di Kecamatan Kosambi tersebut, Bupati Zaki terlihat memantau pelaksanaan vaksinasi yang menyasar pada […]

    Bupati Kabupaten Tangerang Kunjungi Program Vaksinasi Bandara City Mall

    Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menyempatkan diri mengunjungi program vaksinasi Bandara City Mall, Dadap, Kosambi, 10 April 2021.

    Foto: Firman Fakhrudin/Prosehat

    Pada hari kedua pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Mitra Husada, Rumah Sakit Bun, LPPM Atmajaya, dan puskesmas-puskemas di Kecamatan Kosambi tersebut, Bupati Zaki terlihat memantau pelaksanaan vaksinasi yang menyasar pada kelompok prioritas seperti lansia dan pekerja layanan publik.

    Baca Juga: Prosehat Menggelar Vaksinasi Massal di Bandara City Mall

    Dalam kesempatan itu ia cukup mengapresiasi terhadap program vaksinasi ini khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang.

    Karena program ini, menurutnya, dapat membantu fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan yang ada seperti puskesmas, rumah sakit, dan target Kabupaten Tangerang untuk vaksinasi 15.000 orang per hari bisa tercapai.

    Foto: Firman Fakhrudin/Prosehat

    Ia juga menyatakan bahwa acara berjalan cukup lancar, aman, dan tertib selama dua hari penyelenggaraan, dan terlihat banyak masyarakat yang cukup antusias mengikuti vaksinasi ini, yang terlihat dari jumlah peserta.

    Di hari pertama ia menyebut ada 400, dan hari kedua ada 600 orang. Ke depannya ia mengharapkan terdapat jumlah pasokan vaksin Covid-19 yang cukup khususnya di Kabupaten Tangerang.

    Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Tak lupa Bupati Zaki meminta masyarakat  setelah divaksinasi supaya tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Menimimalkan Penyebaran Covid-19

    Selain selain penerapan protokol kesehatan ia juga berpesan kepada masyarakat supaya tetap menjaga imunitas tubuh dan berolahraga.

    Tentang Prosehat

    Prosehat adalah sebuah penyedia layanan jasa kesehatan Indonesia yang berdiri sejak 2015. Prosehat hadir untuk menjawab permasalahan layanan kesehatan di Indonesia terutama vaksinasi.

    Salah satu layanan utama Prosehat adalah layanan vaksinasi ke rumah. Di samping itu Prosehat juga menyediakan kebutuhan kesehatan lainnya secara online seperti telemedisin berupa chat dokter 24 jam, fisioterapi, obat herbal, vitamin, cek lab, hingga kebutuhan ibu hamil dan bayi.

    Semua layanan yang ada dikerjakan oleh para tenaga profesional yang terpercaya, dan Prosehat bermitra dengan apotek, laboratorium, dan produsen kesehatan untuk menjamin keaslian produk.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau www.prosehat.com.

     

    Read More
  • Bulan Ramadan segera tiba. Di bulan itu stamina Sahabat agak terkuras karena harus menahan lapar dan haus dari sebelum matahari terbit hingga matahari terbenam selama 15-16 jam setiap harinya sembari tetap beraktivitas rutin. Hal yang demikian tentu akan membuat Sahabat menjadi lemas dan tidak bertenaga sehingga menganggu kelancaran ibadah puasa Sahabat. Karena itu, hendaknya Sahabat […]

    Sahabat Lemas Saat Berpuasa? Mari Saksikan Webinar Prosehat Pharmaton “No More Lemes! Tetap Berstamina saat Puasa”!

    Bulan Ramadan segera tiba. Di bulan itu stamina Sahabat agak terkuras karena harus menahan lapar dan haus dari sebelum matahari terbit hingga matahari terbenam selama 15-16 jam setiap harinya sembari tetap beraktivitas rutin.

    Hal yang demikian tentu akan membuat Sahabat menjadi lemas dan tidak bertenaga sehingga menganggu kelancaran ibadah puasa Sahabat.

    Karena itu, hendaknya Sahabat persiapkan dengan baik fisik untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan supaya badan tetap berstamina dan bertenaga.

    Lalu bagaimana caranya? Tidak perlu pusing-pusing. Sahabat bisa menemukan jawabannya pada webinar yang diadakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Pharmaton dari Sanofi.

    Webinar “No More Lemes! Tetap Berstamina saat Puasa” ini akan diadakan pada Sabtu, 10 April 2021 pukul 14.00-15.00 WIB secara live di Youtube Prosehat,  Menghadirkan dr. Kevin Mak sebagai pembicara,  dan dimoderatori oleh dr. Gita Permatasari dari Prosehat.

    Bagi Sahabat Sehat yang berminat untuk mengikuti webinar Prosehat Pharmaton ini bisa mengakses link pendaftaran di: s.id/StaminaProsehat1004, dan akan ada hadiah menarik untuk 3 penanya terbaik.

    Jadi, jangan lewatkan webinar menarik dan bermanfaat ini, Sahabat! Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja