Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Berita Terkini

Showing 31–40 of 189 results

  • Setelah melarang mudik pada 23 Maret 2021 untuk menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi […]

    Sah! Pemerintah Resmi Larang Mudik 6-17 Mei 2021

    Setelah melarang mudik pada 23 Maret 2021 untuk menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

    pemerintah resmi larang mudik 6-17 Mei 2021

    Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang, Berikut Alasan dan Sanksinya

    Surat edaran yang diterbitkan pada 8 April 2021 ini turut mencantumkan larangan mudik bagi semua jenis moda transportasi yang mulai berlaku pada 6-17 Mei 2021.

    Adapun tujuan dikeluarkannya surat edaran yang telah ditandatangani oleh Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, adalah untuk memantau dan mengevaluasi penyebaran Covid-19 selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.

    Larangan Tidak Berlaku Bagi…

    Meski demikian terdapat pengecualian larangan mudik sesuai surat edaran tersebut, bagi orang yang melakukan perjalanan mendesak dan pelayanan distribusi logistik.

    Yang dimaksud dengan perjalanan mendesak, meliputi:

    • Bekerja atau melakukan perjalanan dinas.
    • Kunjungan kepada keluarga yang sakit.
    • Kunjungan kepada anggota keluarga yang meninggal.
    • Ibu hamil yang didampingi 1 keluarga.
    • Kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang.

    Baca Juga: Beragam Syarat Perjalanan Dalam Negeri Terbaru, Ada GeNose

    Persyaratan Perjalanan Darurat

    Bagi pelaku perjalanan yang hendak melakukan perjalanan darurat harus tetap memiliki surat izin keluar masuk (SIKM). Adapun SIKM yang disyaratkan berbeda bagi setiap pelaku perjalanan.

    ASN/TNI/Polri

    Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri, wajib melampirkan bukti fisik SIKM dari pejabat setingkat eselon II yang dilengkapi dengan tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik dan identitas diri.

    Pegawai Swasta

    Bagi pegawai swasta, wajib melampirkan bukti fisik SIKM dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik dan identitas diri.

    Pekerja Sektor Informal

    Bagi pekerja sektor informal, wajib melampirkan bukti fisik SIKM dari pekerja sektor informal dari kepala desa/lurah yang dilengkapi tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik dan identitas diri.

    Masyarakat Non Pekerja

    Bagi masyarakat non pekerja, wajib melampirkan bukti fisik SIKM dari dari kepala desa/lurah yang dilengkapi tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik dan identitas diri.

    SIKM berlaku bagi setiap individu untuk satu kali perjalanan dan wajib dibawa bagi pelaku perjalanan yang sudah berusia 17 tahun ke atas. Namun SIKM tidak berlaku bagi para pelaku perjalanan yang berada di wilayah aglomerasi perkotaan, seperti Jabodetabek.

    Pihak Satgas Covid 19 akan memberikan sanksi berupa denda, sanksi sosial, kurungan ataupun pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Demikianlah Sahabat Sehat, mengenai larangan mudik yang telah resmi dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 demi menekan penyebaran Covid-19.

    Baca Juga: Tips Mengelola Stres Karena Dilarang Mudik Lebaran

    Yuk, Sahabat Sehat tetap lakukan perilaku 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi) serta terapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

    Sahabat Sehat, jangan lupa lakukan deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah [Internet]. 1st ed. Jakarta: Satgas Covid-19; 2021 [cited 9 April 2021]. Available from: https://covid19.go.id/storage/app/media/Regulasi/2021/April/SE%20Ka%20Satgas%20Nomor%2013%20Tahun%202021%20Larangan%20Mudik%20Hari%20Raya%20Idul%20Fitri%20dan%20Pengendalian%20COVID-19%20selama%20Bulan%20Suci%20Ramadhan%201442H.pdf
    Read More
  • Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Husada dan RSIA Bun serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang  menggelar acara vaksinasi Covid-19 yang bertujuan mempercepat program vaksinasi dari pemerintah terutama pada kelompok prioritas lansia demi mencegah Covid-19 secara optimal. Acara ini diselenggarakan di kompleks Bandara City Mall, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dan berlangsung selama 2 hari, […]

    Press Release: Dukung Program Percepatan Vaksinasi Covid-19 Pemerintah, Prosehat Menggelar Vaksinasi Massal di Bandara City Mall

    Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Husada dan RSIA Bun serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang  menggelar acara vaksinasi Covid-19 yang bertujuan mempercepat program vaksinasi dari pemerintah terutama pada kelompok prioritas lansia demi mencegah Covid-19 secara optimal.

    Firman Fakhrudin/Prosehat

    Acara ini diselenggarakan di kompleks Bandara City Mall, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dan berlangsung selama 2 hari, yaitu pada 9-10 April dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

    Seperti diungkapkan oleh Ketua Panitia Vaksinasi, dr. Hadi Wijaya, M.P.H., MH.kes, acara ini selain ditargetkan kepada kelompok lansia, juga ditargetkan kepada pekerja layanan publik.

    Hal ini berdasarkan arahan dari pemerintah bahwa program vaksinasi tahap dua ini menyasar pada lansia 60 tahun ke atas dan pekerja publik esensial seperti tenaga pendidik, tokoh agama, dan pegawai pemerintah. Vaksinasi yang dilaksanakan kali ini akan menargetkan 1.000 penerima vaksin dalam dua hari pelaksanaan.

    Acara tersebut secara simbolis dibuka oleh Sekretaris Camat Kosambi, Syarif Hidayat. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu untuk mencegah Covid-19 terutama di wilayah Kosambi dan sekitarnya. Karena itu, ia berterima kasih kepada pihak-pihak yang menyelenggarakan acara ini.

    Firman Fakhrudin/Prosehat

    Vaksin merupakan produk biologis yang memberikan kekebalan khusus terhadap sebuah penyakit tertentu seperti Covid-19.

    Selain menerapkan protokol kesehatan 5 M secara konsisten, vaksin akan berguna membantu melindungi diri dari ancaman serius Covid-19 yang selama ini telah menghambat banyak sektor kehidupan di Indonesia.

    Untuk vaksinasi Covid-19 sendiri Indonesia merupakan salah satu dari 4 negara nonprodusen vaksin yang berhasil melakukan vaksinasi dalam jumlah besar.

    Tentang Prosehat

    Prosehat adalah sebuah penyedia layanan jasa kesehatan Indonesia yang berdiri sejak 2015. Prosehat hadir untuk menjawab permasalahan layanan kesehatan di Indonesia terutama vaksinasi.

    Salah satu layanan utama Prosehat adalah layanan vaksinasi ke rumah. Di samping itu Prosehat juga menyediakan kebutuhan kesehatan lainnya secara online seperti telemedisin berupa chat dokter 24 jam, fisioterapi, obat herbal, vitamin, cek lab, hingga kebutuhan ibu hamil dan bayi.

    Semua layanan yang ada dikerjakan oleh para tenaga profesional yang terpercaya, dan Prosehat bermitra dengan apotek, laboratorium, dan produsen kesehatan untuk menjamin keaslian produk.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau www.prosehat.com.

    Read More
  • Setiap tahun, tanggal 7 April diperingati sebagai Hari Kesehatan Internasional yang ditetapkan sejak tahun 1950 oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional 2020: Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat Tema Hari Kesehatan Internasional 2021 Tema Hari Kesehatan Internasional tahun 2021 dari World Health Organization (WHO) adalah “Building a fairer, healthier word for everyone”, artinya […]

    Hari Kesehatan Internasional 2021, Yuk Gunakan Layanan Kesehatan Online dari Prosehat

    Setiap tahun, tanggal 7 April diperingati sebagai Hari Kesehatan Internasional yang ditetapkan sejak tahun 1950 oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

    hari kesehatan internasional 2021

    Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional 2020: Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat

    Tema Hari Kesehatan Internasional 2021

    Tema Hari Kesehatan Internasional tahun 2021 dari World Health Organization (WHO) adalah “Building a fairer, healthier word for everyone”, artinya adalah membangun dunia yang lebih adil dan lebih sehat untuk semua orang.

    Tentu saja tema ini berkaitan dengan pemerataan pelayanan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali, dengan memberikan akses kesehatan yang mudah.

    Seperti yang diungkapkan WHO, tidak semua orang mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang setara karena dipengaruhi oleh beberapa faktor misalnya ekonomi.

    Adanya pandemi Covid-19 turut berpengaruh terhadap sektor ekonomi dan kesehatan, sehingga mempengaruhi akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

    Pelayanan Kesehatan di Indonesia

    Berkaitan dengan tema Hari Kesehatan Internasional tahun 2021, Indonesia hingga kini masih mengalami banyak kendala dalam pemerataan dan akses pelayanan kesehatan.

    Indonesia yang memiliki luas 5.193.250 kilometer persegi dengan jumlah penduduk mencapai 271,34 juta orang (berdasarkan sensus BPS 2021), memiliki tantangan dalam menyediakan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok daerah.

    Baca Juga: Digitalisasi Faskes untuk Membangun Ekosistem Digital yang Terhubung

    Pandemi Covid-19 juga membuat masyarakat cukup waspada untuk berobat ke fasilitas  kesehatan, sehingga hal ini turut berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan di Indonesia yang masih mengutamakan penanggulangan Covid 19.

    Telemedicine dan Layanan Kesehatan ke Rumah Sebagai Solusi

    Mengingat masih terkendalanya pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia terutama di masa pandemi Covid-19, layanan telemedicine dapat dijadikan sebagai solusi agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan.

    Melalui layanan telemedicine, Sahabat tidak perlu repot-repot keluar rumah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan karena Sahabat dapat berkonsultasi dengan dokter secara online selama 24 jam.

    Baca Juga: Manfaatkan Telemedicine Bagi yang Memiliki Penyakit Kronis

    Selain layanan telemedicine, Sahabat juga dapat menggunakan layanan kesehatan ke rumah sehingga tenaga medis yang akan mendatangi Sahabat kerumah. Sahabat dapat menggunakan layanan kesehatan ke rumah untuk melakukan vaksinasi ataupun pemeriksaan Covid-19, baik untuk orang dewasa dan anak-anak.

    Sahabat dapat mengakses layanan telemedicine dan layanan panggil ke rumah melalui Prosehat. Tak hanya layanan kesehatan, Sahabat juga bisa mendapatkan banyak informasi kesehatan lainnya termasuk kesehatan mental di Prosehat.

    Produk Terkait: Chat Dokter 24 Jam

    Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. World Health Day 2021 [Internet]. Who.int. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://www.who.int/campaigns/world-health-day/2021
    2. Tema Hari Kesehatan Sedunia 2021 7 April dan Cara Merayakannya – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://tirto.id/tema-hari-kesehatan-sedunia-2021-7-april-dan-cara-merayakannya-gbQY
    3. Profil Kesehatan Indonesia 2019 [Internet]. 1st ed. Jakarta: Kementerian Kesehatan; 2020 [cited 7 April 2021]. Available from: https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-indonesia-2019.pdf
    4. Media K. Jumlah Penduduk Indonesia Terkini Mencapai 271,34 Juta Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://money.kompas.com/read/2021/01/22/090554926/jumlah-penduduk-indonesia-terkini-mencapai-27134-juta?page=all
    5. detikcom T. Luas Wilayah Indonesia Lengkap Daratan dan Lautan [Internet]. detikTravel. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://travel.detik.com/travel-news/d-5262317/luas-wilayah-indonesia-lengkap-daratan-dan-lautan
    6. Daftar Laboratorium Pemeriksa Covid-19 | Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan [Internet]. Litbang.kemkes.go.id. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://www.litbang.kemkes.go.id/laboratorium-pemeriksa-covid-19/
    Read More
  • Bencana alam kembali melanda Indonesia, kali ini bencana banjir dan longsor melanda Nusa Tenggara Timur tepatnya di Pulau Adonara, Flores Timur. Banjir dan longsor terjadi pada kecamatan Adonara Timur, Ile Boleng, dan Wotan Ulumado. Baca Juga: Bencana Datang, Yuk Persiapkan Tas Siaga Bencana! Hingga Selasa 6 April 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak […]

    Ketahui Manfaat Berdonasi Bagi Kesehatan Mental

    Bencana alam kembali melanda Indonesia, kali ini bencana banjir dan longsor melanda Nusa Tenggara Timur tepatnya di Pulau Adonara, Flores Timur. Banjir dan longsor terjadi pada kecamatan Adonara Timur, Ile Boleng, dan Wotan Ulumado.

    manfaat berdonasi bagi kesehatan mental

    Baca Juga: Bencana Datang, Yuk Persiapkan Tas Siaga Bencana!

    Hingga Selasa 6 April 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 128 orang tewas, 71 orang dinyatakan hilang dan 8.424 orang mengungsi akibat banjir dan longsor yang terjadi pada Minggu, 4 April 2021.

    Pemerintah daerah Flores Timur telah membangun posko bagi para pengungsi di tempat yang dinilai aman. Bencana banjir dan longsor ini tentu saja membutuhkan uluran bantuan dari semua pihak, termasuk Sahabat Sehat.

    Ternyata membantu dan menolong orang melalui kegiatan amal seperti berdonasi maupun menjadi tim relawan, diketahui dapat memberikan berbagai manfaat yang baik bagi kesehatan mental. Apa saja manfaatnya ? Mari simak penjelasan berikut!

    Manfaat Berdonasi Bagi Kesehatan Mental

    Menurunkan Tingkat Stres

    Manfaat pertama yang bisa Sahabat Sehat rasakan dengan melakukan kegiatan sosial adalah menurunnya tingkat stres. Saat membantu orang lain, tubuh secara tidak langsung akan memproduksi hormon endorfin yang memberi efek menenangkan.

    Memperpanjang Usia

    Rupanya membantu orang lain di tengah kesusahan juga dapat memperpanjang usia, hal ini diketahui berdasarkan sebuah penelitian di Swiss yang menyatakan bahwa orang yang merawat orang lain di sekitarnya ternyata memiliki usia yang lebih panjang.

    Hidup Menjadi Lebih Bahagia

    Rasa bahagia juga dapat Sahabat peroleh ketika menolong orang lain. Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika Serikat, terdapat 2.000 orang yang menyebut diri mereka sangat bahagia karena telah memberikan bantuan sosial.

    Menurunkan Tekanan Darah

    Membantu orang lain diketahui dapat membantu meringankan penyakit kronis, seperti darah tinggi. Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang melakukan kegiatan sosial setidaknya 2.000 jam per tahun, mengalami penurunan tekanan darah hingga 40%.

    Baca Juga: Perlu Makan Apa Supaya Tekanan Darah Jadi Normal?

    Hal ini terjadi karena kegiatan sosial yang dilakukan dapat membantu menghilangkan rasa kesepian dan stres, yang sering kali menyertai gangguan tekanan darah tinggi.

    Memperoleh Pengalaman Baru

    Dengan membantu orang lain Sahabat Sehat dapat memperoleh pengalaman baru, menjalin relasi dengan orang lain atau bahkan Sahabat dapat menemukan hobi baru.

    Meningkatkan Rasa Percaya Diri

    Kegiatan beramal dan aktivitas sosial lainnya berdampak baik bagi remaja untuk meningkatkan rasa percaya diri.

    Ternyata menolong orang lain yang sedang dalam kesusahan, baik melalui kegiatan berdonasi ataupun menjadi relawan sangat bermanfaat bagi kesehatan mental selain juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan.

    Baca Juga: Inilah Masalah Kesehatan yang Timbul Akibat Gempa Bumi bagi Korban Selamat

    Apabila Sahabat Sehat membutuhkan informasi lebih lanjut perihal kesehatan mental, Sahabat dapat berkonsultasi secara online di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. UPDATE Korban Banjir dan Longsor di Flores Timur, NTT: 62 Warga Ditemukan Meninggal, 4 Masih Dicari [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2021/04/05/104115778/update-korban-banjir-dan-longsor-di-flores-timur-ntt-62-warga-ditemukan
    2. Update Banjir NTT: 128 Meninggal, 71 Hilang, 8.424 Mengungsi [Internet]. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210406084138-20-626386/update-banjir-ntt-128-meninggal-71-hilang-8424-mengungsi
    3. 5 Manfaat Tolong Menolong Untuk Kesehatan – WeCare.id [Internet]. WeCare.id. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://blog.wecare.id/2020/11/manfaat-tolong-menolong/
    4. Times I. 6 Manfaat Membantu Orang Lain untuk Kesehatan Tubuh [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/siti-anisah-2/manfaat-membantu-orang-lain-untuk-kesehatan-tubuh-exp-c1c2/6
    Read More
  • Virus Covid-19 diketahui telah bermutasi, kali ini dalam bentuk varian baru yang disebut E484K atau EEK yang berasal dari Jepang. Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyatakan bahwa varian baru virus Corona E484K lebih cepat menular dibandingkan varian sebelumnya, seperti B117 dari Inggris. Baca Juga: Mengenal Varian Baru B117 yang Sudah Masuk ke Indonesia Kementerian Kesehatan (Kemenkes) […]

    Waspada! Varian Baru Virus Corona E484K Sudah Masuk Indonesia

    Virus Covid-19 diketahui telah bermutasi, kali ini dalam bentuk varian baru yang disebut E484K atau EEK yang berasal dari Jepang.

    Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyatakan bahwa varian baru virus Corona E484K lebih cepat menular dibandingkan varian sebelumnya, seperti B117 dari Inggris.

    varian baru virus corona E484K

    Baca Juga: Mengenal Varian Baru B117 yang Sudah Masuk ke Indonesia

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memastikan bahwa varian baru virus Corona, E484K telah masuk ke Indonesia.

    Kemenkes melalui juru bicara vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi, menyatakan akan tetap menelusuri asal virus dan meminta masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat serta mengikuti program vaksinasi yang saat ini tengah dilaksanakan.

    Seperti dilansir dari CNN Indonesia, kemunculan varian baru virus Corona E4848K in terjadi pada pertengahan bulan Februari-Maret 2021.

    Sekitar 70% pasien yang dites di sebuah rumah sakit di Tokyo dilaporkan terinfeksi virus Corona varian E484K, dan sebanyak 10 dari 14 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Tokyo Medical and Dental University Medical Hospital ternyata telah terinfeksi varian baru virus Corona E484K.

    Seperti Apa Varian Baru Virus Corona E484K?

    Dilansir dari Detikcom, varian baru virus Corona E484K (EEK) sebenarnya bukanlah varian baru virus Covid-19 melainkan mutasi yang terjadi pada virus Corona.

    Varian baru virus Corona E484K (EEK) disebut sebagai escaped mutant, yakni versi mutan virus Corona yang terbukti dapat lepas dari antibodi tubuh yang dibentuk oleh vaksin.

    Baca Juga: Mutasi Virus Corona yang Perlu Sahabat Tahu

    Mutasi ini awalnya ditemukan pada mutasi virus Corona asal Afrika Selatan, yakni varian B 1351. Namun seiring perkembangannya, mutasi juga ditemukan pada varian B117 di Inggris dan P1 di Brasil.

    Pengaruh Mutasi Varian Virus Corona E484K pada Vaksinasi

    Berdasarkan sebuah penelitian di Afrika Selatan, varian baru virus Corona E484K disebut kebal terhadap vaksin yang diberikan pada tubuh karena kemampuannya membentuk kombinasi dengan mutasi lain.

    Uji vaksinasi yang telah dilaksanakan di University of Witwatersrand, Johannesburg, Afrika Selatan, dengan menggunakan vaksin AstraZeneca diketahui dapat mengurangi gejala ringan hingga sedang mencapai 22%.

    Vaksin Novavax diketahui memiliki efektivitas 89%, dalam uji klinis fase 3 yang telah dilakukan di Inggris. Sementara vaksin Johnson & Johnson diketahui memiliki efektivitas mencapai 72% dalam uji klinis fase 3 di Amerika Serikat dan mencapai 57% dalam uji klinis fase 3 di Afrika Selatan.

    Saat ini mutasi baru virus Corona E484K (EEK) telah masuk ke Indonesia, yuk Sahabat Sehat mari tetap lakukan perilaku 5M yaitu mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir, mengenakan masker, menjaga jarak, membatasi mobilisasi, dan menghindari kerumunan.

    Baca Juga: Setahun Covid di Indonesia Ditandai dengan Munculnya Varian Baru Virus dari Inggris

    Sahabat Sehat, jangan lupa untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan lakukan pemeriksaan deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Tertarik untuk melakukan pemeriksaan Covid 19 di Prosehat? Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Varian Virus Corona Eek Muncul di Jepang, Beda dari Inggris [Internet]. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210405125243-199-626061/varian-virus-corona-eek-muncul-di-jepang-beda-dari-inggris
    2. Virus Corona Varian Eek Masuk RI, Kemenkes Lacak Kontak [Internet]. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210405124656-20-626058/virus-corona-varian-eek-masuk-ri-kemenkes-lacak-kontak
    3. Pinandhita V. Hebohkan Dunia ‘Per-COVID-an’ Jepang, Sebenarnya Varian ‘Eek’ Itu Apa Sih? [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5520559/hebohkan-dunia-per-covid-an-jepang-sebenarnya-varian-eek-itu-apa-sih
    Read More
  • Pemerintah mengizinkan kegiatan salat tarawih di luar rumah selama bulan Ramadan 2021 sesuai yang diungkapkan oleh  Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Muhadjir Effendy dalam konferensi pers pada Senin, 5 April 2021. Muhadjir, mengungkapkan bahwa izin ini telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo. Baca Juga: Ramadan Saat Pandemi Corona, Inilah Rekomendasi WHO […]

    Wajib Tahu! Ini Persyaratan Salat Tarawih 2021 Di luar Rumah

    Pemerintah mengizinkan kegiatan salat tarawih di luar rumah selama bulan Ramadan 2021 sesuai yang diungkapkan oleh  Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Muhadjir Effendy dalam konferensi pers pada Senin, 5 April 2021. Muhadjir, mengungkapkan bahwa izin ini telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

    salat tarawih 2021

    Baca Juga: Ramadan Saat Pandemi Corona, Inilah Rekomendasi WHO

    Meski demikian, Muhadjir menyatakan bahwa pelaksanaan salat tarawih 2021 di masa pandemi Covid-19 harus mengikuti beberapa syarat yang berkaitan dengan protokol kesehatan.

    Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas pada Senin, 5 April 2021 mengeluarkan surat edaran perihal panduan ibadah selama bulan Ramadan 2021.

    Pelaksanaan Salat Tarawih 2021

    Meski salat tarawih dapat dilaksanakan di luar rumah, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang bertujuan untuk mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi masyarakat dari Covid-19.

    Baca Juga: Cara Memantau Kesehatan Diri Sendiri, Keluarga, dan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

    Berikut protokol kesehatan yang harus diterapkan masyarakat :

    • Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir
    • Mengenakan masker
    • Menjaga jarak 1 meter.
    • Kapasitas tempat ibadah yang diperbolehkan hanya 50% dari jumlah kapasitas keseluruhan.
    • Para jamaah diharapkan membawa peralatan shalat sendiri dari rumah.
    • Kuliah tujuh menit, tausiyah, pengajian, dan ceramah diharapkan berlangsung maksimal sekitar 15 menit.

    Protokol kesehatan ini juga wajib diterapkan pada kegiatan lain selama bulan Ramadan, misalnya Nuzulul Quran, Tadarus Quran, dan iktikaf.

    Muhadjir juga menganjurkan agar waktu pelaksanaan shalat sebaiknya jangan berkepanjangan dan dibuat sesederhana mungkin, mengingat kondisi situasi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

    Ia juga meminta pelaksanaan salat diselenggarakan di dalam komunitas yang sudah saling mengenal antar jamaah, sehingga tidak mengizinkan jamaah dari luar mengikuti salat di komunitas tersebut demi mencegah penyebaran Covid-19.

    Nah Sahabat Sehat, yang ingin melaksanakan tarawih di luar rumah selama bulan Ramadan, sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan agar kondisi kesehatan tetap baik dan dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan lancar.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Sahabat Sehat kini dapat memantau kesehatan di lingkungan saat beribadah dengan menggunakan WISH Health Watch, yang merupakan jam tangan pintar (smartwatch)  dan dilengkapi dengan fitur geofencing untuk mengetahui potensi rawan Covid-19 di lingkungan sekitar.

    Produk Terkait: WISH Health Watch

    Tertarik memiliki? Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Kemenag izinkan salat tarawih dan salat Idul Fitri berjamaah [Internet]. Antara News. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.antaranews.com/berita/2082778/kemenag-izinkan-salat-tarawih-dan-salat-idul-fitri-berjamaah
    2. Pemerintah Bolehkan Sholat Tarawih dan Ied, Ini Syaratnya |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/qr3gc3409/pemerintah-bolehkan-sholat-tarawih-dan-ied-ini-syaratnya
    3. Media K. Menag Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 2021, Ini Lengkapnya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2021/04/05/18393221/menag-terbitkan-panduan-ibadah-ramadhan-dan-idul-fitri-2021-ini-lengkapnya?page=all
    Read More
  • Tanggal 2 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Autisme Sedunia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan dari masyarakat atas hak para penderita autisme agar dapat hidup mandiri dan mendapatkan kesetaraan untuk mengakses pendidikan serta pekerjaan. Baca Juga: Mengenai Kesehatan Mental di Indonesia Apa Itu Autisme ? Autisme merupakan kondisi adanya gangguan dalam menjalin hubungan […]

    Hari Autisme Sedunia, Sahabat Kenali Apa Itu Autisme ?

    Tanggal 2 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Autisme Sedunia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan dari masyarakat atas hak para penderita autisme agar dapat hidup mandiri dan mendapatkan kesetaraan untuk mengakses pendidikan serta pekerjaan.

    hari autisme sedunia

    Baca Juga: Mengenai Kesehatan Mental di Indonesia

    Apa Itu Autisme ?

    Autisme merupakan kondisi adanya gangguan dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Istilah autisme diperkenalkan pertama kali oleh Leo Kanner, seorang psikiater dari Harvard pada tahun 1943.

    Autisme dapat dialami siapa saja, baik anak maupun dewasa. Rata-rata autisme dapat dikenali sejak usia dini sekitar usia 2-3 tahun.

    Gejala Autisme

    Autisme dapat ditandai dengan :

    • Tidak peduli terhadap lingkungan sosial
    • Kurang dapat bergaul dalam lingkungan sosial
    • Perkembangan bicara dan kemampuan bahasa yang terlambat

    Gejala yang dialami ini bergantung pada umur, kemampuan berpikir, pengaruh obat, dan faktor lainnya.

    Penyebab Autisme

    Banyak orang menganggap autisme disebabkan oleh rasa malu atau pengaruh pola asuh. Namun berdasarkan penelitian medis, autisme diketahui terjadi karena adanya kelainan dari sistem saraf seperti:

    • Keracunan kehamilan
    • Infeksi pada ibu hamil seperti rubella, dan penyakit CMV (cytomegalovirus)
    • Bayi lahirkekurangan oksigen
    • Gangguan pembentukan otak janin
    • Kelainan metabolisme seperti pada penyakit Addison
    • Kelainan kromosom

     Penanganan Autisme

    Hingga kini belum ada penanganan untuk Autisme, namun penderita autisme dapat menjalani berbagai metode penanganan medis agar dapat beraktivitas seperti orang lain.

    Baca Juga: 14 Masalah Kesehatan Mental Pada Anak

    Sebelum mendiagnosis autisme, perlu dilakukan berbagai pemeriksaan seperti pemeriksaan fisik dan penunjang misalnya CT Scan, maupun EEG.

    Level Kecerdasan Penderita Autisme

    Meskipun dianggap memiliki perilaku yang berbeda, para penderita autisme diketahui memiliki level kecerdasan yang baik. Hal ini berdasarkan hipotesis dari Kanner, seorang psikiater asal AS pada tahun 1943.

    Cara Mencegah Perundungan Bagi Penderita Autisme

    Pengidap autisme seringkali mendapatkan perundungan, karena itu Kementerian Kesehatan berupaya melakukan berbagai pencegahan sebagai berikut:

    • Melakukan upaya promotif dan preventif melalui media komunikasi, informasi dan edukasi, sosialisasi, penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar dapat melakukan deteksi dini autisme
    • Melaksanakan pelatihan keterampilan kecakapan hidup bagi guru dan remaja serta pelatihan pola asuh bagi kader dan orang tua
    • Memberdayakan peran keluarga, guru, dan masyarakat untuk mencegah dan mendeteksi dini tanda autisme untuk segera ditindaklanjuti

    Baca Juga: Seperti Apa dan Bagaimana Pertolongan Pertama Gangguan Kesehatan Jiwa?

    Apabila Sahabat Sehat memerlukan info lebih lanjut mengenai Autisme, Sahabat bisa konsultasi secara online dengan para dokter di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Autisme: Ciri-ciri, Penyebab, dan Cara Menangani Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 31 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/02/15/150100568/autisme–ciri-ciri-penyebab-dan-cara-menangani?page=all
    2. Hari Peduli Autisme Sedunia 2 April: Melawan Bullying Pengidap GSA – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2021 [cited 31 March 2021]. Available from: https://tirto.id/hari-peduli-autisme-sedunia-2-april-melawan-bullying-pengidap-gsa-gbCb

     

    Read More
  • Pemerintah mengumumkan bahwa sekolah tatap muka mulai dilakukan secara terbatas pada Juli 2021. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Baca Juga: Sekolah Tatap Muka Siap Dilaksanakan di 14 Provinsi Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir […]

    Berikut Panduan Sekolah Tatap Muka Mulai Juli 2021!

    Pemerintah mengumumkan bahwa sekolah tatap muka mulai dilakukan secara terbatas pada Juli 2021. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

    panduan sekolah tatap muka

    Baca Juga: Sekolah Tatap Muka Siap Dilaksanakan di 14 Provinsi

    Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, pada Selasa, 30 Maret 2021. Surat keputusan bersama tersebut telah ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

    Adapun sekolah tatap muka terbatas akan mulai dilaksanakan setelah pemerintah menyelesaikan program vaksinasi untuk para pendidik dan tenaga kesehatan, yang ditargetkan sebelum tahun ajaran baru dimulai.

    Panduan Kemendikbud Mengenai Sekolah Tatap Muka Terbatas

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, mengungkapkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah menyiapkan panduan terkait pembelajaran tatap muka yang meliputi pembatasan jarak antar siswa hingga aturan mengenai berbagai aktivitas yang tidak boleh dilakukan selama di sekolah.

    Nadiem meminta agar para siswa menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal kapasitas dalam kelas adalah 50% atau sekitar 18 orang. Aktivitas yang tidak boleh dilakukan selama pembelajaran tatap muka terbatas, yaitu kegiatan ekstrakurikuler, olahraga, dan operasional kantin selama 2 bulan pertama.

    Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian,meminta pengawasan secara ketat protokol kesehatan di sekolah agar tidak menjadi area penyebaran virus. Pengawasan secara ketat harus dilakukan tanpa menakuti para peserta didik dan tenaga pendidik.

    Baca Juga: Cara Mencegah Virus Corona di Sekolah

    Vaksinasi Anak

    Meskipun pemerintah telah melaksanakan vaksinasi untuk guru sebagai syarat agar sekolah tatap muka dapat dilaksanakan meski secara terbatas, timbul pertanyaan kapankah vaksinasi untuk anak dilaksanakan?

    Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa vaksinasi untuk anak memang belum tersedia karena belum ada uji klinis yang dilakukan pada anak.

    Ia memprioritaskan para tenaga pendidik untuk divaksin terlebih dahulu karena termasuk dalam golongan berisiko, dibandingkan dengan anak yang risiko terinfeksi Covid-19 nya lebih kecil dan bisa sembuh dengan sendirinya.

    Baca Juga: Vaksinasi Corona untuk Tenaga Pendidik Demi Mendukung Sekolah Tatap Muka Juli 2021

    Selain dengan melaksanakan protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 Sahabat dapat melakukan pemantauan dengan WISH Health Watch yang memiliki fitur geofencing untuk mendeteksi keberadaan virus.

    Jam tangan pintar ini dapat diintegrasikan dengan smartphone Sahabat, sehingga mudah dan praktis untuk memantau penyebaran virus Covid 19.

    Tertarik? Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. SKB 4 Menteri, Juli 2021 Dilakukan Pembelajaran Tatap Muka secara Terbatas [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 31 March 2021]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2021/03/30/11481651/skb-4-menteri-juli-2021-dilakukan-pembelajaran-tatap-muka-secara-terbatas
    2. Safitri E. Panduan Kemendikbud Terkait Pembukaan Sekolah Tatap Muka Terbatas Juli 2021 [Internet]. detiknews. 2021 [cited 31 March 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5513524/panduan-kemendikbud-terkait-pembukaan-sekolah-tatap-muka-terbatas-juli-2021
    3. Hastuti R. Sekolah Tatap Muka, Kapan Vaksinasi Covid-19 Anak-anak? [Internet]. tech. 2021 [cited 31 March 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210330134801-37-233982/sekolah-tatap-muka-kapan-vaksinasi-covid-19-anak-anak
    4. Safitri E. Ini Arahan Mendagri soal Pengawasan Prokes Jika Sekolah Tatap Muka Digelar [Internet]. detiknews. 2021 [cited 31 March 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5513667/ini-arahan-mendagri-soal-pengawasan-prokes-jika-sekolah-tatap-muka-digelar
    Read More
  • Kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI adalah hal yang wajar dalam setiap vaksinasi termasuk vaksinasi Covid-19. Di Indonesia sendiri terdapat dua jenis vaksin Covid-19 yang digunakan, yaitu produksi Sinovac dan AstraZeneca yang baru tiba pada 8 Maret 2021. Baca Juga: Cara Mengatasi KIPI Pasca Vaksinasi Covid-19 Mengenai KIPI pada vaksin asal Inggris ini belum begitu […]

    Amankah Vaksin AstraZeneca? Simaklah Pendapat Para Ahli Ini!

    Kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI adalah hal yang wajar dalam setiap vaksinasi termasuk vaksinasi Covid-19. Di Indonesia sendiri terdapat dua jenis vaksin Covid-19 yang digunakan, yaitu produksi Sinovac dan AstraZeneca yang baru tiba pada 8 Maret 2021.

    amankah vaksin AstraZeneca

    Baca Juga: Cara Mengatasi KIPI Pasca Vaksinasi Covid-19

    Mengenai KIPI pada vaksin asal Inggris ini belum begitu banyak yang tahu seperti apa reaksi  yang diterima. Pemberitaan banyak menyebutkan bahwa AstraZeneca akan memberikan efek samping berupa bengkak, demam, muntah, diare, dan bahkan sakit perut.

    Selain efek samping itu, terdapat isu-isu yang cukup meresahkan seperti kejang, dan tentu saja kehalalan vaksin. Di Sulawesi Utara, pemberian AstraZeneca sementara dihentikan karena efek samping yang dirasakan seperti demam, menggigil, panas.

    Namun sebenarnya bagaimana efek samping atau KIPI dari AstraZeneca tersebut?

    Sri Rezeki Hadinegoro dari ITAGI menyatakan bahwa efek samping yang dirasakan adalah ringan dan tidak akan menyebabkan penerimanya dirawat di rumah sakit.

    Demikian ia ungkapkan dalam keterangan pers di YouTube “Penjelasan KIPI Terkait Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Covax Facilty” pada Selasa, 30 Maret 2021.

    AstraZeneca merupakan produk vaksin yang aman karena dikombinasikan dengan adenovirus sehingga virus Corona tidak berkembang dalam tubuh. AstraZeneca bahkan dalam prosesnya sudah menjalani uji klinis 20.000 relawan di Amerika Serikat dan Jepang.

    Terkait dengan gangguan pembekuan darah beliau menyatakan bahwa itu hal yang alami terjadi namun tidak akan menambah risiko. Dapat disimpulkan bahwa lebih banyak manfaat yang akan didapatkan. Untuk Indonesia sendiri vaksin yang digunakan diambil langsung dari pabriknya sehingga aman.

    Lalu apakah AstraZeneca Aman?

    Hal senada diungkapkan oleh Ketua Komnas KIPI, Indra Himawan pada keterangan pers tersebut yang menyatakan bahwa efek samping vaksin AstraZeneca adalah ringan.

    Hal ini berkaitan dengan yang terjadi di Sulawesi Utara mengenai efek samping yang dirasakan penerima ternyata berhubungan dengan kecemasan, dan yang mengalami efek samping berdasarkan investigasi Komnas sudah sembuh.

    Dengan demikian, vaksinasi dengan AstraZeneca direkomendasikan tetap dilanjutkan dan harus dimasukkan ke dalam program vaksinasi nasional.

    Pemerintah Tidak Sembarangan Memilih Vaksin

    Dr. Siti Nadia Tarmizi sebagai juru bicara vaksinasi Covid-19 menyatakan bahwa pemerintah tidak sembarangan dalam memilih vaksin karena melalui beberapa kajian yang mendetail, baik oleh WHO, ITAGI, dan Komnas KIPI. Pemberian izin darurat dari BPOM pun tidak sembarangan karena sudah melalui uji klinis 1,2, dan 3.

    Bahkan dr. Nadia juga menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya efek samping berat dan mematikan dalam proses penyuntikan vaksin dengan AstraZeneca. Demam di angka >38 derajat Celcius dan nyeri di tempat suntikan merupakan hal yang wajar dan normal.

    Baca Juga: BPOM Resmi Mengeluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin AstraZeneca

    Indonesia lalu disebutnya sudah mengamankan pasokan vaksin demi mencapai kekebalan kelompok, dengan kebutuhan vaksin 436 juta, dan per Jumat 26 Maret sudah 10 juta orang divaksinasi dari 500.000 pemberian vaksin per hari yang selanjutnya ditargetkan menjadi 1 juta per hari.

    Tentunya ini bukanlah hal yang mudah karena Indonesia bersama dengan 130 negara lainnya berebut mendapatkan vaksin, dan vaksinasi yang dilakukan Indonesia menempatkannya sebagai 4 besar negara non-produsen vaksin dengan penyuntikan vaksin terbesar.

    Karena itu, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak takut divaksin karena manfaatnya yang lebih besar untuk pencegahan yang optimal terutama pada kelompok prioritas seperti lansia yang angka kematiannya 3 kali lebih tinggi.

    Pandangan WHO dan UNICEF Indonesia

    Mengenai manfaat vaksin juga dipaparkan oleh Vinod Bura dari WHO Indonesia berkaitan dengan yang sudah dipaparkan oleh Komnas KIPI dan Kemenkes. Disebutnya bahwa AstraZeneca berkualitas tinggi, dan WHO sudah mengecek faktor keamanan yang ada.

    Vinod Bura bahwa yang terjadi di Sulawesi Utara berdasarkan investigasi dari Komnas KIPI tidak berhubungan sama sekali dengan efek samping vaksin

    Mengenai pengentalan darah juga tidak ada hubungannya dengan efek samping yang dirasakan. Demikian yang diungkapkan oleh Rizki Ika Syafitri dari UNICEF Indonesia. Ia juga menyatakan AstraZeneca aman untuk orangtua, dan sudah dijamin keamanannya oleh BPOM.

    Kesimpulan

    Intinya adalah vaksin AstraZeneca aman karena efek samping yang diberikan termasuk ringan serta wajar dalam vaksinasi.

    Karena itu, Sahabat Sehat, jangan ragu untuk divaksin sebab vaksin itu baik dan perlu serta dapat mencegah secara optimal Covid-19.

    Namun tetap ingat jangan lupa tetap terapkan perilaku 5M dan pola hidup bersih dan sehat meskipun sudah divaksin.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Apabila Sahabat perlu informasi lebih lanjut mengenai vaksinasi, konsultasikan saja dengan para dokter di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama setahun rupanya turut mempengaruhi pelayanan kesehatan bagi penderita penyakit Tuberkulosis (TBC) secara global, termasuk Indonesia. Demikian yang diungkapkan oleh Jose Luis Castro, Presiden dan CEO sebuah organisasi kesehatan di New York, Amerika Serikat. Baca Juga: Bagaimana Penderita TBC Menghadapi Covid-19 dan Bolehkah Divaksin? Dalam tulisan yang dimuat di The […]

    Pelayanan TBC Selama Masa Pandemi Covid-19

    Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama setahun rupanya turut mempengaruhi pelayanan kesehatan bagi penderita penyakit Tuberkulosis (TBC) secara global, termasuk Indonesia. Demikian yang diungkapkan oleh Jose Luis Castro, Presiden dan CEO sebuah organisasi kesehatan di New York, Amerika Serikat.

    pelayanan TBC di masa pandemi Covid-19

    Baca Juga: Bagaimana Penderita TBC Menghadapi Covid-19 dan Bolehkah Divaksin?

    Dalam tulisan yang dimuat di The Jakarta Post berjudul “Covid-19 Causes Major Setbacks for RI as TB High Burden Country”, terdapat beberapa pandangan mengenai pelayanan TBC di Indonesia selama masa pandemi Covid 19. Seperti diketahui, Indonesia merupakan salah satu dari 3 negara dengan jumlah penderita TBC terbanyak setelah Cina dan India.

    Besarnya jumlah penderita tersebut tentunya harus diiringi dengan tingkat pelayanan kesehatan yang baik. Secara global, sebelum terjadinya pandemi Covid-19 telah terjadi peningkatan pelayanan kasus TBC yang ditandai dengan angka penurunan penderita TBC mencapai 9% pada periode 2015-2019.

    Namun tercatat sekitar 3 juta orang penderita TBC secara global tidak terdiagnosa atau tidak dilaporkan ke badan kesehatan yang berwenang untuk penanganan TBC, demikian menurut laporan World Health Organization (WHO).

    WHO juga menyebutkan bahwa pada tahun 2019 sekitar 465.000 orang terdiagnosa TBC yang resisten terhadap obat, dan kurang dari 40% penderita dapat mengakses pengobatan TBC. Hal itu turut didukung karena keterbatasan akses pengobatan untuk mencegah penyakit tersebut.

    Bagaimana Pelayanan TBC Selama Pandemi Covid 19 ?

    Pandemi Covid-19 kenyataannya turut mempengaruhi pelayanan TBC yang sebelumnya merupakan salah satu layanan kesehatan yang diprioritaskan. Hal ini ditandai dengan alokasi pelayanan yang lebih difokuskan pada penanganan Covid 19.

    WHO menyatakan bahwa telah terjadi penurunan laporan secara signifikan dalam pelaporan kasus TBC mencapai 25-30% yang terjadi pada negara-negara dengan jumlah penderita TBC terbesar, salah satunya di Indonesia. Di Indonesia pada periode Januari hingga Juni 2020, angka jumlah kematian akibat TBC diperkirakan mencapai 400.000 jiwa pada 2020.

    Baca Juga: Cegah Tuberkulosis pada Anak dengan Daya Tahan Tubuh Kuat

    Apabila pelayanan kesehatan masih difokuskan untuk penanganan Covid-19, diprediksikan bahwa jumlah penderita TBC akan meningkat hingga mencapai 6,3 juta kasus pada 2020 hingga 2025. Sehingga pemerintah baik secara global dan di Indonesia memerlukan strategi khusus penanganan TBC selama masa pandemi Covid 19, yaitu dengan melakukan pelacakan, pengujian, dan pengisolasian pada setiap kasus TBC.

    TBC dapat dicegah melalui pemberian vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin) sebagai salah satu bentuk pencegahan yang tepat, dengan efektivitas mencapai 70-80% terutama pada anak-anak.

    Pemberian vaksin BCG merupakan suatu keharusan sebagai cara pencegahan sekaligus peningkatan pelayanan kesehatan di negara dengan angka penderita TBC terbanyak. Vaksinasi harus tetap dilaksanakan meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid 19 agar dapat menekan angka kesakitan TBC selama masa pandemi Covid 19.

    Baca Juga: Apa Guna Vaksin BCG? Berikut Penjelasannya!

    Mengingat vaksinasi BCG sangat penting sebagai salah satu cara pencegahan penyakit TBC, Sahabat dapat melakukan vaksinasi di Prosehat yang memiliki layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Post T. COVID-19 causes major setbacks for RI as TB high burden country [Internet]. The Jakarta Post. 2021 [cited 30 March 2021]. Available from: https://www.thejakartapost.com/index.php/academia/2021/03/26/covid-19-causes-major-setbacks-for-ri-as-tb-high-burden-country.html
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja