Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Faktor Penyebab Ketuban Pecah Dini dan Cara Mencegahnya

Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Mengenal Penyebab Ketuban Pecah Dini Beserta Risiko dan Pencegahannya

Ketuban pecah dini biasa disebut juga Premature Rupture of Membranes, alias PROM. Banyak faktor yang jadi penyebab ketuban pecah dini. Mulai dari kelainan kantung ketuban, kesehatan ibu, dan faktor-faktor lainnya.

Pecahnya air ketuban umumnya merupakan pertanda bahwa telah memasuki fase awal persalinan. Kantung ketuban merupakan bantalan pelindung tempat tumbuh kembang janin yang berbentuk seperti kantong membran dan berisi cairan ketuban (amnion). Kantung ketuban dapat melindungi janin di dalam rahim.

Saat menjelang persalinan, kantung ketuban akan pecah dan cairan ketuban keluar melalui vagina. Air ketuban terlihat berwarna bening dan tidak berbau. Sahabat Sehat, bagaimana jika air ketuban keluar sebelum waktu bersalin? Mari simak penjelasan berikut

Apa Itu Ketuban Pecah Dini?

Ketuban pecah dini (KPD) adalah kondisi pecahnya selaput ketuban sebelum waktu persalinan dimulai. Ketuban pecah dini terbagi menjadi dua kondisi, yaitu:

  • Ketuban pecah dini kurang bulan atau sebelum kehamilan berusia 37 minggu, disebut sebagai preterm premature rupture of membranes (PPROM). 
  • Ketuban pecah cukup bulan yang disebut dengan premature rupture of membrane (PROM).

Setidaknya sebanyak 10% kehamilan akan mengalami kondisi ini. Saat kantung ketuban telah pecah dan bayi tidak segera dilahirkan akan memicu resiko terjadi infeksi yang dapat membahayakan ibu dan janin.

Air ketuban diketahui mengandung air, antibodi, hormon, dan nutrisi yang baik bagi tumbuh kembang janin. Sifat bakteriostatik pada cairan ketuban juga mampu mencegah terjadinya infeksi dalam kandungan.

Penyebab Ketuban Pecah Dini

Sebenarnya belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan ketuban pecah dini. Namun terdapat berbagai kondisi yang diperkirakan sebagai penyebab ketuban pecah sebelum waktunya:

  • Infeksi dan peradangan pada selaput ketuban
  • Infeksi menular seksual, misalnya gonore dan klamidia
  • Memiliki riwayat prematur sebelumnya
  • Merokok dan konsumsi alkohol selama masa kehamilan
  • Terjadi pendarahan pada vagina lebih dari satu trimester kehamilan
  • Kadar kolagen yang rendah pada jaringan kantung ketuban
  • Volume cairan di dalam ketuban yang terlalu banyak
  • Posisi bayi sungsang
  • Trauma atau cedera di bagian organ reproduksi karena kecelakaan
  • Depresi dan stress
  • Tekanan darah tinggi saat hamil
  • Pernah menjalani operasi di bagian rahim
  • Melakukan olahraga dan aktivitas berat di masa kehamilan
  • Berat badan ibu hamil rendah
  • Pola makan dan asupan gizi yang buruk (misal kurang asupan tembaga, vitamin C, dan seng).

Tips Mencegah Ketuban Pecah Dini

Pecahnya ketuban sebelum waktunya sangat berisiko bagi ibu hamil. Untuk mencegah ketuban pecah dini, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan berbagai hal berikut :

Menjaga kesehatan selama hamil

Ibu hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan agar dapat memantau kondisi kesehatan ibu dan janin, sehingga jika ada kecurigaan menderita penyakit tertentu maka dapat ditangani lebih dini.

Konsumsi vitamin C dan zat besi

Mengkonsumsi Vitamin C yang cukup turut bermanfaat untuk menguatkan membran kantung ketuban. Selain itu zat besi yang terkandung dalam sayuran hijau dan kacang-kacangan juga memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk menjaga kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. 

Hindari merokok

Selain sangat berbahaya bagi ibu hamil, paparan asap rokok juga berbahaya bagi tumbuh kembang janin. Oleh sebab itu, hindarilah paparan asap rokok baik sebagai perokok aktif ataupun pasif untuk mencegah ketuban pecah dini dan persalinan prematur.

Istirahat yang cukup

Selama masa kehamilan, sebaiknya ibu hamil beristirahat sebab jika ibu kelelahan dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti pecahnya air ketuban sebelum waktu bersalin.

Hati-hati saat berhubungan seks

Sebelum berhubungan seksual selama hamil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan pada kondisi janin lebih dahulu.

Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai penyebab ketuban pecah dini dan cara untuk mencegahnya. Waspadai jika keluar air dari vagina, sebaiknya Sahabat Sehat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Untuk menjaga kesehatan selama hamil, Sahabat Sehat dianjurkan mengkonsumsi susu ibu hamil serta multivitamin. Jika Sahabat Sehat memerlukan susu ibu hamil dan vitamin selama hamil, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Emedicine.medscape.com. 2021. Premature Rupture of Membranes: Overview, Premature Rupture of Membranes (at Term), Premature Preterm Rupture of Membranes. [online]
  2. Mayo Clinic. 2021. Water breaking: Understand this sign of labor. [online]
  3. Mottchildren.org. 2021. Preterm Prelabor Rupture of Membranes (pPROM) | CS Mott Children’s Hospital | Michigan Medicine. [online]
  4. BabyCentre UK. 2021. When your waters break. [online] Available at: <https://www.babycentre.co.uk/a1053562/when-your-waters-break> [Accessed 8 September 2021].
  5. Winchesterhospital.org. 2021. Preterm Premature Rupture of Membranes | Winchester Hospital. [online]

Chat Asisten ProSehat aja