Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

5 Hal Ini Penyebab Donor Darah Ditolak oleh Petugas PMI

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

Banyak Faktor Penyebab Donor Darah Ditolak di Palang Merah Indonesia

Niat baik saja tidak cukup. Banyak sekali penyebab donor darah ditolak oleh petugas PMI. Penolakan ini adalah demi kebaikan bersama. Karena walaupun melakukan donor darah banyak memberikan manfaat pada diri sendiri dan orang lain, namun jika sembarangan dapat berisiko tinggi bagi pendonor maupun mereka yang menerima donor.

Ada beberapa syarat yang perlu Sahabat Sehat penuhi sebelum mendonorkan darah. Mungkin ada sebagian dari Sahabat Sehat yang pernah ditolak saat ingin mendonorkan darah. Penasaran apa sebabnya? Mari simak penjelasan berikut.

Manfaat Donor Darah

Salah satu kegiatan PMI (Palang Merah Indonesia) yang paling dikenal oleh masyarakat di Indonesia adalah donor darah. Menyumbangkan sebagian darah untuk kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan menjadi salah satu kegiatan sosial. Tidak hanya bagi penerima darah saja yang memiliki manfaat. Namun donor darah juga memiliki segudang manfaat yang dapat dirasakan oleh pendonor darah.

Beberapa manfaat dari melakukan donor darah antara lain adalah:

Menjaga kesehatan jantung

Dengan melakukan donor darah, sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan jantung terlatih memompa darah sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan zat besi dalam darah dan mengurangi resiko penyakit jantung.

Membakar kalori

Mendonor darah dapat membantu membakar kalori tubuh. Setiap mendonorkan 450 ml darah, dapat membakar 650 kalori dalam tubuh.

Menurunkan resiko kanker

Berdasarkan penelitian, mendonor darah dapat mengurangi resiko kanker hati, paru-paru, usus besar dan kanker tenggorokan.

Meningkatkan produksi darah

Mendonor darah dapat membantu merangsang produksi sel darah yang baru. Proses mendonorkan darah ini akan menjaga tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien.

Mengurangi stress

Mendonorkan darah dapat membuat pikiran lebih tenang dan mengurangi stress sebab Sahabat Sehat dapat membantu sesama yang membutuhkan. Perasaan bahagia dapat membantu meningkatkan kesehatan psikologis.

Memantau kesehatan secara berkala

Sebelum melakukan donor darah maka tubuh akan dilakukan beberapa pemantauan kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, berat badan, kadar hemoglobin, serta pemeriksaan penyakit seperti HIV, Hepatitis B, dan lainnya. Dengan melakukan donor darah, Sahabat Sehat juga dapat memantau kondisi kesehatan secara berkala.

Namun demikian, tidak semua orang boleh melakukan donor darah. Juga tidak semua darah diterima oleh petugas PMI. Walaupun kebutuhan akan stok darah sangat tinggi, ada beberapa situasi dan kondisi yang menjadi penyebab donor darah ditolak di PMI maupun di rumah sakit.

Faktor Utama Penyebab Donor Darah Ditolak

Sebagian orang mungkin pernah ditolak saat ingin mendonorkan darah. Sahabat Sehat, berikut ini adalah beberapa kondisi yang tidak dianjurkan untuk melakukan donor darah:

  • Usia kurang dari 17 tahun atau lebih dari 65 tahun
  • Berat badan kurang dari 45 kilogram
  • Perempuan yang sedang hamil, menyusui atau haid.
  • Tengah mengkonsumsi obat-obatan
  • Telah menjadi pendonor dalam waktu kurang dari 3 bulan terakhir
  • Riwayat perjalanan 6 bulan terkahir pergi ke daerah/negara yang sedang terjadi wabah
  • Pendonor baru saja melakukan cabut gigi
  • Pendonor baru saja operasi kecil dalam 6 bulan terakhir
  • Pendonor baru saja operasi besar dalam 12 bulan terakhir.
  • Penderita HIV/AIDS atau ODHA
  • Menderita tuberculosis, sifilis, dan epilepsi
  • Ketergantungan obat atau alkohol
  • Baru menjalani vaksinasi virus hidup, seperti parotitis, measles, tetanus, kolera atau difteri
  • Baru satu minggu terbebas dari gejala gangguan alergi.
  • Penderita penyakit jantung, paru-paru dan kanker
  • Darah yang terlalu kental
  • Tekanan darah rendah dibawah 90/60
  • Tekanan darah tinggi diatas 140/90 mmHg.6-8

Kondisi darah pasien yang terlalu kental akan ditolak oleh petugas PMK. Karena ada risiko terjadinya penggumpalan darah dan penyumbatan bagi orang yang menerima transfusi darah.

Sahabat Sehat, itulah beberapa penyebab donor darah ditolak dan alasannya. Oleh sebab itu, jika memang ingin melakukan donor darah maka Sahabat Sehat wajib menjaga kesehatan tubuh. Caranya bisa dengan beristirahat yang cukup serta mengkonsumsi buah dan sayur. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat.

Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Palang Merah Indonesia. Give Blood Save Life [Internet]. Indonesia :  Palang Merah Indonesia; [cited 24 Aug 2021].
  2. Indus Health. Surprising Facts & Benefits of Blood Donation [Internet]. USA : Indus Health Plus; [cited 24 Aug 2021].
  3. Omni Hospitals. Inilah 8 Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan [Internet]. Indonesia : Omni Hospitals; [cited 24 Aug 2021].
  4. Flavin B. 6 Surprising Health Benefits of Donating Blood [Internet]. USA : Rasmussen University. 2018 [updated 02 Jan 2018; cited 24 Aug 2021].
  5. Biggers A. The Benefits of Donating Blood [Internet]. USA : Healthline. 2019 [26 June 2019; cited 24 Aug 2021].
  6. Garmina R. 15 Kondisi yang Membuat Anda Ditolak Jadi Donor Darah [Internet]. Indonesia : Merah Putih. 2017 [updated 26 April 2017; cited 24 Aug 2021].
  7. World Health Organization. Who can give blood [Internet]. USA : World Health Organization; [cited 24 Aug 2021].
  8. Femina. Ini 12 Penyebab Anda Ditolak Menjadi Donor Darah [Internet]. Indonesia : Femina. 2018 [updated 15 Jan 2018; cited 24 Aug 2021].

Chat Asisten ProSehat aja