Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 191–200 of 1354 results

  • Moms, pernahkah Moms bertanya kenapa vaksin HPV mulai diberikan di usia 9 tahun? Padahal anak usia tersebut umumnya belum melakukan hubungan seksual. Mungkin tidak akan juga dalam waktu dekat. Moms benar sekali bahwa infeksi human papillomavirus (HPV) bisa terjadi setelah adanya aktivitas seksual. Dan, tak hanya pada perempuan, virus ini juga dapat menginfeksi laki-laki. Tapi […]

    Remaja Perempuan Paling Rentan Terinfeksi Virus HPV

    Moms, pernahkah Moms bertanya kenapa vaksin HPV mulai diberikan di usia 9 tahun? Padahal anak usia tersebut umumnya belum melakukan hubungan seksual. Mungkin tidak akan juga dalam waktu dekat.

    Moms benar sekali bahwa infeksi human papillomavirus (HPV) bisa terjadi setelah adanya aktivitas seksual. Dan, tak hanya pada perempuan, virus ini juga dapat menginfeksi laki-laki.

    Tapi kenapa remaja perempuan yang lebih rentan terinfeksi HPV? Yuk simak penjelasannya di bawah ini, Moms.

    Remaja Perempuan Paling Rentan Terinfeksi Virus HPV

    Remaja Perempuan Paling Rentan Terinfeksi Virus HPV

    Perubahan Masa Remaja

    Masa remaja adalah periode dimana terjadi banyak perubahan baik di dalam tubuh maupun secara fisik. Menurut dr. Hindra Irawan Satari, SpA, sekretaris Satgas Imunisasi Anak, remaja merupakan kelompok usia yang rentan terkena infeksi HPV karena pada masa tersebut ia mengalami perubahan mukosa atau selaput lendir mulut rahim sehingga mudah terinfeksi.

    Menurut data, infeksi virus HPV lebih sering terjadi pada remaja perempuan usia 16-20 tahun. Hal ini diperburuk jika remaja tidak menjaga kebersihan diri dan melakukan seks bebas.

    Apabila infeksi ini tidak segera diobati maka dapat berkembang menjadi kanker serviks pada usia 20-30 tahun. Hal ini pastinya akan mengganggu produktivitas penderita.

    Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, Cek: Harga Vaksin HPV di ProSehat

    Vaksin HPV Paling Efektif pada Remaja

    Sebab kerentanan tersebut, pencegahan paling efektif adalah pemberian vaksin HPV di usia remaja. Selain itu juga karena tingkat kekebalan tubuh saat remaja masih sangat tinggi sehingga akan lebih efektif melindungi.

    Vaksinasi HPV diketahui menurunkan risiko kanker serviks hingga 90% pada perempuan yang divaksinasi di usia 11-14 tahun.

    Banyak perempuan yang tidak menyadari bahwa ia sedang terinfeksi karena kanker serviks pada stadium awal hampir tidak pernah menunjukkan tanda dan gejala.

    Meski Sahabat Sehat bisa secara rutin melakukan skrining kanker serviks, namun belum ada pemeriksaan yang direkomendasikan untuk mendeteksi lima jenis kanker lainnya akibat infeksi HPV. 

    Jenis kanker tersebut bisa saja tidak terdeteksi sampai akhirnya muncul gangguan kesehatan, seperti kanker vagina, vulva, orofaring, kanker anus dan kanker penis pada laki-laki, serta kutil kelamin (penyakit infeksi menular seksual). Nah, vaksin HPV berguna untuk membantu mencegah berkembangnya kanker tersebut.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksinasi Kanker Serviks untuk Anak SD Sebagai Pencegahan dan Proteksi Dini

    Layanan Vaksinasi HPV di Prosehat

    Saat ini sudah banyak fasilitas layanan kesehatan yang menyediakan vaksinasi HPV, termasuk Prosehat. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, tergantung fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang menyelenggarakan. Di fasilitas kesehatan atau rumah sakit swasta di Indonesia, harga vaksinasi HPV berkisar antara Rp 990.000 hingga lebih dari Rp 1.250.000 untuk satu kali suntik. Oleh sebab itu, Sahabat Sehat disarankan untuk menyiapkan dana lebih untuk kebutuhan tambahan tidak terduga, yakni sekitar 20-30% dari biaya yang diperkirakan. 

    Vaksinasi HPV merupakan salah satu layanan unggulan di Prosehat. Sebagai tindak pencegahan melawan kanker serviks, Prosehat menyediakan Layanan Kanker Serviks yang bisa dilakukan di Klinik Mitra Prosehat, seperti Klinik Kasih di Palmerah, atau di rumah, dengan kisaran harga sebagai berikut:

    Layanan di Klinik Kasih Palmerah

    Vaksinasi Kanker Serviks HPV 2 Strain (1 kali suntik) Rp 1.100.000
    Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (1 kali suntik) Rp 990.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (3 kali suntik) Rp 2.800.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (Usia < 13 Tahun) (2 kali suntik) Rp 1.900.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (Ibu dan Anak Perempuan > 13 Tahun) Rp 5.850.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (Ibu dan Anak Perempuan 10 -13 Tahun) Rp 4.880.000

    Layanan ke Rumah

    Vaksinasi Kanker Serviks HPV 2 Strain Rp 1.250.000
    Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain Rp 1.700.000
    Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (3 kali suntik) Rp. 4.500.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (Ibu dan Anak Perempuan 10-13 Tahun) Rp 6.700.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (Ibu dan Anak Perempuan >13 Tahun) Rp 7.500.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (Usia < 13 Tahun) (2 kali suntik) Rp 2.800.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 2 Strain (3 kali suntik) Rp 3.600.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (Grup 2 Orang) (3 kali suntik) Rp. 6.000.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (Grup 3 Orang) (1 kali suntik) Rp 1.250.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (Grup 5 Orang) (3 kali suntik) Rp 13.500.000
    Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain (Grup 10 Orang) (3 kali suntik) Rp 25.800.000
    Paket Pemeriksaan 2 in 1 Vaksinasi HPV 4 Strain + Cek Pap Smear (3 kali suntik) Rp 4.800.000
    Paket Pemeriksaan 2 in 1 Vaksinasi HPV 4 Strain + Cek pap Smear (1 kali suntik) Rp 1.700.000

    Vaksinasi HPV yang diberikan gratis oleh pemerintah hanya bagi anak-anak kelas 5 dan 6 SD. Artinya, program pemerintah belum dapat mencakup kelompok usia yang lebih luas yang juga sama rentannya. Maka, orang tua harus menjadwalkan vaksinasi mandiri bagi anak.

    Baca Juga: Waspadai Berbagai Risiko Komplikasi Akibat Kanker Serviks

    Moms, ayo segera jadwalkan vaksinasi anak Anda bersama Prosehat. Layanan vaksinasi Prosehat sudah berjalan selama bertahun-tahun dan dilakukan langsung oleh dokter yang kompeten menggunakan vaksin yang berkualitas dan aman. Selain itu Moms bisa pilih untuk vaksinasi di klinik mitra Prosehat atau di rumah.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Health, M., 2022. Mengapa Pra-Remaja Penting Mendapatkan Vaksin HPV? Ini Alasannya – Semua Halaman – Grid Health.
    2. suara.com. 2022. Ini Mengapa Vaksinasi HPV Penting di Segala Usia.
    3. Harvard Health. 2022. HPV vaccine: A vaccine that works, and one all children should get – Harvard Health.
    4. cdc.gov. 2022.  hpv vaccine young women.
    5. Ugm.ac.id. 2022. Edukasi dan Vaksinasi HPV pada Remaja Perlu Digalakkan | Universitas Gadjah Mada.
    Read More
  • Moms, setiap penyakit memiliki komplikasi yang berbeda-beda apabila tidak dicegah. Komplikasi tersebut dapat merupakan sesuatu yang ringan, namun juga bisa berat bahkan mengancam nyawa. Penyakit campak adalah salah satu penyakit yang memiliki komplikasi berat, terutama pada anak-anak dengan kondisi tertentu. World Health Organization (WHO) dan UNICEF mencatat terdapat peningkatan angka infeksi campak di dunia dalam […]

    Cegah Komplikasi Sakit Campak Pada Anak dengan Vaksinasi

    Moms, setiap penyakit memiliki komplikasi yang berbeda-beda apabila tidak dicegah. Komplikasi tersebut dapat merupakan sesuatu yang ringan, namun juga bisa berat bahkan mengancam nyawa. Penyakit campak adalah salah satu penyakit yang memiliki komplikasi berat, terutama pada anak-anak dengan kondisi tertentu.

    Cegah Komplikasi Sakit Campak Pada Anak dengan Vaksinasi

    Cegah Komplikasi Sakit Campak Pada Anak dengan Vaksinasi

    World Health Organization (WHO) dan UNICEF mencatat terdapat peningkatan angka infeksi campak di dunia dalam 2 bulan pertama tahun 2022 sebesar 79% dibandingkan tahun kemarin.1

    Dengan sifatnya yang mudah menular, maka Moms harus waspada terhadap penyakit ini, terutama bila terdapat keluarga yang termasuk dalam populasi berisiko. Seperti apa komplikasi dari campak? Populasi apa yang dinilai berisiko bila terkena campak? Mari kita bahas dalam artikel berikut.

    Campak menular melalui udara

    Campak merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus campak yang termasuk dalam Paramyxoviridae family.2 Virus ini termasuk jenis virus RNA yang mudah untuk menular. Proses penularan terjadi melalui udara atau disebut dengan airborne.

    Seseorang yang berada dalam jarak dekat orang terinfeksi campak, ada kemungkinan 90% orang tersebut dapat tertular apabila sistem imunnya tidak memiliki kekebalan terhadap virus campak.

    Virus campak dapat bertahan di udara selama 2-5 jam.3 Tanda dan gejala yang dapat dijumpai adalah demam, batuk, pilek, mata merah, bercak-bercak putih dalam mulut, dan bercak-bercak merah pada wajah dan tubuh.

    Seseorang sudah dapat menularkan virus campak 4 hari sebelum bercak merah timbul hingga 4 hari setelah bercak merahnya menghilang.

    Dapatkan: Paket Imunisasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR) + Flu ke Rumah

    Komplikasi Campak dari Ringan Hingga Berat

    Virus campak dapat menyebabkan beberapa komplikasi untuk anak-anak, dari yang ringan hingga berat dampaknya. Beberapa komplikasi ringan yang dapat terjadi adalah infeksi telinga dan diare. Komplikasi berat yang dapat terjadi adalah sebagai berikut:

    Pneumonia

    Virus campak dapat menyebabkan infeksi pada paru sehingga terjadi pneumonia atau paru-paru basah. Kondisi ini dapat mengancam jiwa bila tidak ditangani karena mengganggu pertukaran oksigen, yang menyebabkan kebutuhan oksigen tubuh tidak terpenuhi. Perawatan yang diperlukan bila mengalami pneumonia yang berat dapat memerlukan penggunaan mesin ventilator (alat bantu napas).

    Baca Juga: Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

    Ensefalitis

    Radang pada jaringan otak dapat terjadi pada infeksi campak meskipun jarang. Kondisi yang dinamakan ensefalitis ini dapat menyebabkan penurunan kesadaran hingga kejang pada anak.

    Kebutaan

    Infeksi virus campak pada anak yang kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kebutaan. Radang pada mata akibat virus ini dapat menyebabkan komplikasi ini.

    Komplikasi yang disebutkan diatas dapat dialami oleh anak-anak, terutama mereka yang masuk dalam kategori populasi berisiko. Anak-anak yang berusia dibawah 5 tahun atau mereka yang memiliki kondisi imun tubuh lemah seperti autoimun merupakan kelompok berisiko.

    Obat antivirus spesifik untuk campak tidak ada, namun tatalaksana yang diberikan bersifat suportif yaitu untuk meringankan gejala dan mencegah komplikasi. Salah satu cara untuk mencegah terinfeksi virus campak adalah dengan melakukan vaksinasi MR atau MMR (Measles, Mumps, Rubella).2,3 Vaksin ini sudah dapat diberikan pada anak yang berusia 9 bulan.

    Jika Moms ingin memberikan imunisasi campak pada buah hati, bisa dilakukan lewat ProSehat loh. Harga imunisasi campak bervariasi untuk layanan ke klinik langsung dan ke rumah, mulai dari Rp. 550.000.

    Baca Juga: Kenali Perbedaan Imunisasi MR dan MMR

    Bagi Moms yang berdomisili di luar Jakarta, terutama Bekasi dan sekitarnya, jangan khawatir karena ProSehat memiliki cabang Klinik Kasih Bekasi Satu, berlokasi di Grand Wisata, Jalan Western Boulevard, Ruko Lamonte Blok ER-3 No. 3. Harga imunisasi campak ke Klinik Kasih Bekasi Satu berkisar Rp. 290.000. Untuk informasi lebih lanjut, Moms dapat chat CS Maya ke nomor WA 0811-1816-800.

    Jika Moms membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Measles cases are spiking globally. Unicef.org. 2022.
    2. Kondamudi N, Waymack J. Measles. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022.
    3. Measles (Rubeola). cdc.gov. 2022. 
    4. Measles. nhs.uk. 2022.
    5. PERTANYAAN SEPUTAR IMUNISASI MR. idai.or.id. 2022.
    Read More
  • Kolesterol adalah zat alami yang diproduksi dalam tubuh dan bisa juga didapat dari asupan. Zat ini memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah membuat hormon dan mencerna lemak. Akan tetapi, jika kadar kolesterol dalam darah terlampau tinggi, berbagai penyakit kronis seperti hipertensi (darah tinggi), diabetes, stroke, hingga jantung dapat terjadi. Lantas, kebiasaan buruk seperti apa yang […]

    Berbagai Kebiasaan Buruk Pemicu Kolesterol Tinggi

    Kolesterol adalah zat alami yang diproduksi dalam tubuh dan bisa juga didapat dari asupan. Zat ini memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah membuat hormon dan mencerna lemak. Akan tetapi, jika kadar kolesterol dalam darah terlampau tinggi, berbagai penyakit kronis seperti hipertensi (darah tinggi), diabetes, stroke, hingga jantung dapat terjadi.

    Lantas, kebiasaan buruk seperti apa yang dapat memicu terjadinya kolesterol tinggi?

    Berbagai Kebiasaan Buruk Pemicu Kolesterol Tinggi

    Berbagai Kebiasaan Buruk Pemicu Kolesterol Tinggi

    Fungsi Kolesterol Bagi Tubuh

    Kolesterol adalah lemak yang terdapat diseluruh tubuh dan berfungsi dalam membentuk sel, memproduksi vitamin D, menghasilkan hormon, dan mencerna makanan. Kolesterol dalam tubuh diangkut oleh lipoprotein. Lipoprotein terbagi menjadi dua, yakni high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik yang berfungsi membawa kolesterol dari tubuh ke hati untuk dieliminasi oleh tubuh, dan low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat yang dapat memicu penumpukan kolesterol di pembuluh darah. 

    Apabila kadar kolesterol dalam tubuh tinggi, maka tumpukan LDL dalam darah akan semakin besar hingga dapat menyempitkan pembuluh darah. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan timbulnya berbagai masalah kesehatan.

    Meski hal ini dapat terjadi secara alami seperti akibat penuaan, namun kondisi ini juga dapat disebabkan oleh faktor lain, salah satunya gaya hidup atau kebiasaan buruk yang mungkin tidak Anda sadari. 

    Dapatkan: Layanan Medical Check Up dari ProSehat

    Kebiasaan Buruk Penyebab Kolesterol Tinggi

    Kadar kolesterol yang tinggi biasanya tidak memberikan tanda atau gejala yang spesifik. Untuk memastikannya, Anda perlu menjalani tes darah. Ini karena tanda dan gejalanya cenderung muncul saat kolesterol tinggi sudah menyebabkan penyakit pada tubuh. 

    Seseorang akan berisiko menderita kolesterol dua kali lipat apabila memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi. Namun, Anda yang tidak memiliki riwayat keluarga kolesterol tinggi pun juga dapat mengalami gangguan kesehatan ini apabila memiliki beberapa kebiasaan berikut ini:

     

    • Pola makan sehari-hari yang tidak sehat

     

    Kualitas dan kuantitas dari asupan makanan yang Anda konsumsi setiap harinya berperan besar dalam menentukan kadar kolesterol Anda. Kebiasaan sering mengonsumsi makan tinggi kolesterol seperti jeroan, makanan laut, daging merah, produk susu, serta berbagai makanan olahan atau cepat saji (terutama gorengan) dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kadar kolesterol baik. 

    Untuk itu, ubahlah kebiasaan makan Anda sehari-hari dengan mengonsumsi makanan yang kaya lemak baik, buah-buahan, dan sayuran untuk mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh. Contoh makanan yang kaya akan lemak baik, termasuk:

    1. Ikan sarden, salmon, tuna yang tinggi kandungan lemak omega 3.
    2. Alpukat, kacang-kacangan (almon, kenari, hazelnut) dan minyak zaitun yang mengandung lemak tak jenuh.
    3. Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kangkung yang mengandung asam lemak omega 3. 
    4. Telur yang kaya akan omega  3, namun perlu diingat mengonsumsi telur cukup satu butir setiap dua tiga hari sekali.

    Makanan diatas dapat Anda olah dengan cara direbus, tim, kukus, maupun di panggang. Hindari menggoreng dengan minyak karena sama saja mengandung kolesterol jahat. 

     

    • Kurang aktif bergerak

     

    Gaya hidup sedentari merupakan gaya hidup seseorang yang kurang aktif bergerak. Apabila Anda kurang aktif bergerak, tubuh akan kehilangan kemampuannya dalam membakar lemak menjadi energi, akibatnya lemak akan terus menumpuk di dalam tubuh. Tumpukan lemak inilah yang menyebabkan tingginya kadar kolesterol jahat. 

    Untuk menghindarinya, Anda dapat melakukan olahraga rutin secara teratur minimal 30 menit setiap harinya agar kadar kolesterol tetap terkendali. Jenis olahraga yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat adalah kardiovaskular seperti bersepeda atau berjalan. 

     

    • Berat badan berlebih atau obesitas

     

    Orang dengan berat badan berlebih atau obesitas lebih rentan terhadap kolesterol tinggi dibanding orang yang memiliki berat badan ideal yang stabil. 

    Hal ini karena lemak yang terakumulasi pada orang yang memiliki berat badan berlebih akan menurunkan kemampuan tubuh dalam mengeliminasi lemak di dalam tubuh, sehingga akan meningkatkan risiko terjadinya plak pada pembuluh darah. Menurunkan indeks massa tubuh (IMT) sebesar 10% saja dapat mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular yang parah. 

    Baca Juga: Hati-hati Kolesterol Tinggi dan Mengganggu Lebaran Anda

     

    • Skinny fat

     

    Tak hanya pada orang gemuk, kolesterol tinggi juga bisa dialami oleh orang kurus. Orang yang sulit mengalami kenaikan berat badan cenderung sering mengabaikan makan yang dikonsumsinya. Kondisi ini kemudian akan membuat mereka merasa baik-baik saja jika mengonsumsi makanan berlemak dan berkolesterol secara berlebihan. 

    Padahal, orang kurus yang sering disebut sebagai skinny fat ini juga memiliki risiko yang sama berbahaya atau bahkan lebih berbahaya dibanding dengan orang yang obesitas. Ini karena mereka memiliki pola makan yang tidak sehat dan tidak menyadari kondisi kesehatan tubuhnya. Sebuah riset membuktikan bahwa 1 di antara 4 orang yang kurus mengalami obesitas secara prediabetes atau metabolik. 

    Istilah Metabolically Obese Normal Weight atau MONW diciptakan untuk orang yang memiliki berat badan ideal namun juga memiliki lemak tubuh yang banyak. Orang diabetes yang kurus lebih rentan kematian daripada orang diabetes yang memiliki berat badan berlebih. 

    Oleh sebab itu, jangan pernah meremehkan kesehatan meskipun Anda bertubuh kurus. Karena bukan hal yang tak mungkin Anda memiliki lemak dan kolesterol tinggi. Maka dari itu, selalu terapkan gaya hidup sehat dengan melakukan diet sehat dan olahraga teratur. Jangan lupa untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. 

     

    • Stres

     

    Stres sangat berkaitan dengan kebiasaan diet yang kurang sehat dan berat badan berlebih, terutama pada pria. Diet yang tidak sehat menjadi salah satu faktor risiko kolesterol tinggi. 

    Sebuah penelitian yang melibatkan 90.000 orang menunjukan bahwa mereka yang mengalami stres di tempat kerja cenderung memiliki kadar kolesterol yang tidak normal. Kondisi ini dapat berupa jumlah kolestrol tinggi, rendahnya kolesterol baik dan tingginya kolesterol jahat. 

    Hal ini dapat dipicu oleh tubuh yang mengeluarkan hormon kortisol saat stres. Kadar kortisol yang tinggi dalam jangka panjang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Selain itu, hormon adrenalin yang dilepaskan oleh tubuh juga dapat trigliserida yang dapat meningkatkan kolesterol jahat. 

    Pemicu stres memang tidak bisa dihilangkan. Namun, stres dapat diatasi dengan cara melepas beberapa pekerjaan atau pikiran yang melelahkan dan berolahraga lebih teratur. Berbagi cerita dengan keluarga atau teman terdekat yang dapat membantu melepaskan sedikit beban stres. 

     

    • Konsumsi alkohol berlebih

     

    Mengonsumsi minuman beralkohol berlebih merupakan faktor pemicu terjadinya kolesterol tinggi. Racun pada alkohol dapat menurunkan fungsi hati, pembuluh darah, dan jantung. Sehingga tubuh akan kesulitan menjalankan fungsinya dalam membakar kolesterol, akibatnya kadarnya dalam tubuh semakin tinggi dan menyebabkan plak dalam pembuluh darah. 

    Penyakit Tertentu Juga Bisa Jadi Penyebab

    Tak hanya kebiasan buruk, kolesterol tinggi juga dapat terjadi akibat adanya penyakit didalam tubuh yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam darah Anda. Beberapa penyakit yang dimaksud, antaralain:

    • Diabetes
    • Gangguan liver dan masalah ginjal
    • Gangguan kelenjar tiroid
    • Tekanan darah tinggi

    Apabila Anda tidak memiliki kebiasaan buruk, tetapi terkena kolesterol tinggi, sebaiknya segeralah periksa riwayat kesehatan keluarga Anda. Sebab, kolesterol tinggi tak hanya dapat terjadi akibat kebiasaan buruk yang dijalani. 

    Baca Juga: Inilah Berbagai Jenis Terapi Pasca Stroke Agar Cepat Pulih

    Ayo rutin periksakan kesehatan Anda dan keluarga bersama layanan Medical Check Up dari Prosehat. Layanan ini dapat dilakukan di rumah dan di klinik Prosehat di Palmerah Jakarta Barat dan Grand Wisata Bekasi. Dengan mengetahui status kesehatan, Anda dapat mencegah terjadinya penyakit atau perburukan dari suatu penyakit.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. www.heart.org. 2022. Causes of High Cholesterol. Mayo Clinic. 2022. High cholesterol – Symptoms and causes.
    2. Mayasari, D., 2022. Dangerous Habits that May be Raising Your Cholesterol | TIMES Indonesia.
    3. www.heart.org. 2022. Common Misconceptions about Cholesterol.
    4. Centers for Disease Control and Prevention. 2022. Knowing Your Risk: High Cholesterol.
    Read More
  • Kanker serviks adalah kanker paling umum keempat pada wanita di seluruh dunia, dengan perkiraan 604.000 kasus baru dan 342.000 kematian pada tahun 2020. Sekitar 90% dari kasus baru dan kematian di seluruh dunia pada tahun 2020 terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, seperti Indonesia. Sebagian besar kanker serviks (lebih dari 95%) disebabkan oleh human […]

    Vaksinasi Turunkan Risiko Kanker Serviks Pada Wanita Muda

    Kanker serviks adalah kanker paling umum keempat pada wanita di seluruh dunia, dengan perkiraan 604.000 kasus baru dan 342.000 kematian pada tahun 2020. Sekitar 90% dari kasus baru dan kematian di seluruh dunia pada tahun 2020 terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, seperti Indonesia. Sebagian besar kanker serviks (lebih dari 95%) disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Sekitar 50% pra kanker serviks disebabkan oleh dua jenis human papillomavirus (HPV) yakni strain 16 dan 18

    Apa peran vaksinasi dalam mencegah kanker serviks? Mari simak penjelasannya.

    Vaksinasi Turunkan Risiko Kanker Serviks Pada Wanita Muda

    Vaksinasi Turunkan Risiko Kanker Serviks Pada Wanita Muda

    Kanker Serviks Berkembang Secara Perlahan

    HPV adalah infeksi virus yang paling umum pada saluran reproduksi. Jalur penularan utama HPV adalah melalui hubungan seksual. Meskipun sebagian besar infeksi HPV sembuh dengan sendirinya dan sebagian besar lesi pra-kanker sembuh secara spontan, ada risiko bagi semua wanita bahwa infeksi HPV dapat menjadi kronis dan lesi pra-kanker berkembang menjadi kanker serviks invasif.

    Kanker serviks berkembang secara perlahan-lahan, sekitar 15-20 tahun setelah infeksi HPV awal. Sementara pada wanita dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah, waktu kanker serviks lebih singkat, yakni hanya 5 sampai 10 tahun pasca infeksi HIV yang tidak diobati. Vaksinasi HPV, skrining awal serta pengobatan lesi pra-kanker secara dini adalah cara yang efektif dan hemat biaya untuk mencegah kanker serviks.

    Dapatkan: Layanan Vaksinasi HPV dari ProSehat

    Proteksi Vaksin HPV terhadap Kanker Serviks

    Kini terdapat beberapa tipe vaksin HPV yang sudah diakui oleh WHO, semuanya melindungi dari HPV tipe 16 dan 18. Strain ini adalah strain onkogenik yang merupakan penyebab dari 70% kasus kanker serviks. Beberapa vaksin HPV ialah:

    • Vaksin HPV 9-valent (Gardasil 9, 9vHPV): mengandung 9 strain (16,18 dan 5 strain onkogenik tambahan), belum tersedia di Indonesia
    • Vaksin quadrivalent HPV (Gardasil, 4vHPV) : mengandung 4 strain (16,18, 11, 6), sudah tersedia di Indonesia; strain 6 &11 dapat memproteksi terhadap kutil kemaluan dan anus
    • Vaksin HPV bivalen (Cervarix, 2vHPV): mengandung 2 strain (16,18), sudah tersedia di Indonesia.

    Berikut ini adalah berbagai fungsi vaksin HPV:

    • Mencegah timbulnya kutil pada kemaluan dan anus 
    • Infeksi HPV dapat menimbulkan papilloma/ kutil seperti kembang kol pada area kemaluan. Vaksin HPV berfungsi untuk mencegah hal ini.
    • Mencegah lesi pra kanker yang disebabkan oleh HPV
    • Mencegah lesi kanker yang invasif

    Vaksin HPV berfungsi untuk melindungi terhadap kanker serviks sebesar 90%.

    Vaksin HPV bekerja dengan optimal bila diberikan sebelum paparan virus HPV. Oleh karena itu, WHO merekomendasikan vaksinasi HPV pada perempuan mulai usia 9 tahun, dimana mayoritas perempuan belum berhubungan seksual.

    Baca Juga: Ingin Vaksinasi HPV Mandiri? Ini Kisaran Harganya

    Jadwal Vaksinasi HPV

    Ada 2 jenis jadwal pemberian vaksin HPV:

    • Jadwal 2 dosis direkomendasikan untuk orang yang mendapatkan dosis pertama sebelum usia 15 tahun. Dalam seri 2 dosis, dosis kedua harus diberikan 6-12 bulan setelah dosis pertama (jadwal 6-12 bulan).
    • Jadwal 3-dosis dianjurkan untuk orang-orang yang mendapatkan dosis pertama pada atau setelah usia 15 tahun, dan untuk orang-orang dengan kondisi imun rendah. Dalam seri 3 dosis, dosis kedua harus diberikan 1-2 bulan setelah dosis pertama, dan dosis ketiga harus diberikan 6 bulan setelah dosis pertama (jadwal 0, 1-2, 6 bulan).

    Di Indonesia, vaksin HPV sudah diwajibkan pada anak perempuan kelas 5 dan 6 SD. Hal ini dilaksanakan dalam program kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dilaksanakan pada bulan Agustus setiap tahunnya.

    Baca Juga: Apakah Boleh Melakukan Vaksin HPV Setelah Melahirkan?

    Bagi Moms yang anaknya tidak mendapatkan kesempatan vaksinasi HPV di sekolah, vaksin HPV juga dapat dilakukan dengan pembiayaan mandiri bersama Prosehat. Layanan ini dapat dilakukan di rumah maupun di klinik mitra Prosehat. Ayo, jangan tunda mendapatkan vaksin HPV.

    Jika Moms membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Gloria Teo
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Sung H, Ferlay J, Siegel RL, Laversanne M, Soerjomataram I, Jemal A, et al. Global cancer statistics 2020.
    2. World Health Organization. Cervical Cancer [Internet]. Geneva: WHO; 2022.
    3. National Cancer Institute. Large Study Confirms that HPV Vaccine Prevents Cervical Cancer [Internet]. Maryland: National Cancer Institute; 2020.
    4. CDC. HPV Vaccine Schedule and Dosing [Internet]. Maryland: Centers for Disease Control and Prevention; 2021.
    Read More
  • Campak dan rubela (campak Jerman) merupakan penyakit yang sering dijumpai pada anak-anak. Kedua penyakit tersebut sekilas terlihat sangat mirip dengan timbulnya bercak merah pada tubuh anak yang terinfeksi. Namun tahukah Sahabat Sehat bahwa kedua penyakit tersebut disebabkan oleh dua tipe virus yang berbeda? Kedua penyakit tersebut tidak semirip yang mungkin Sahabat Sehat pikirkan. Lalu apa […]

    Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

    Campak dan rubela (campak Jerman) merupakan penyakit yang sering dijumpai pada anak-anak. Kedua penyakit tersebut sekilas terlihat sangat mirip dengan timbulnya bercak merah pada tubuh anak yang terinfeksi. Namun tahukah Sahabat Sehat bahwa kedua penyakit tersebut disebabkan oleh dua tipe virus yang berbeda?

    Kedua penyakit tersebut tidak semirip yang mungkin Sahabat Sehat pikirkan. Lalu apa sajakah perbedaan campak dan rubella? Apakah yang satu lebih berbahaya dari yang lain? Mari kita bahas perbedaan kedua penyakit tersebut dalam artikel.

    Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

    Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

    Campak Menular Melalui Udara

    Campak, atau nama lainnya yaitu rubeola (measles) merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus RNA dengan famili Paramyxoviridae dan genus Morbillivirus. Ini merupakan sebuah penyakit yang sangat mudah ditularkan melalui udara, terutama pada mereka yang belum pernah terinfeksi ataupun belum pernah divaksinasi.

    Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2018, dijumpai kurang lebih 140.000 kasus kematian pada anak usia dibawah 5 tahun karena campak. Tujuan kedepannya tentu adalah untuk meningkatkan angka vaksinasi terhadap campak, karena penyakit yang sangat menular ini dapat dicegah.

    Tanda dan gejala yang sering dijumpai pada penyakit campak adalah batuk, pilek, mata merah, dan demam tinggi. Tanda yang unik pada campak dapat  berupa bercak putih dalam rongga mulut yang timbul pada hari ke 2-3, dan bercak merah pada sekujur tubuh pada hari ke 3-5. Bercak merah ini pertama timbul pada kepala, dekat garis rambut kemudian turun dan menyebar keseluruh tubuh.

    Dapatkan:  Layanan Vaksinasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR) di ProSehat

    Karakteristik Bercak Merah Campak

    Pada bagian bercak merah, kulit dapat timbul sedikit. Bercak merah juga dapat bergabung dengan bercak merah lainnya menjadi lebih besar.

    Sebagian besar penderita campak akan sembuh tanpa adanya komplikasi. Namun tetap terdapat risiko terjadinya komplikasi, khususnya pada kelompok berisiko seperti anak usia dibawah 5 tahun dan gangguan pada sistem imun. Beberapa komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh penyakit campak dapat berupa infeksi telinga, kebutaan, radang jaringan otak, paru-paru basah, hingga kematian.

    Rubela Menyebabkan Pembesaran Kelenjar Getah Bening

    Berbeda dengan campak, rubela atau juga disebut dengan campak jerman merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus RNA dengan famili Matonaviridae dan genus Rubivirus.4 Virus ini memiliki karakteristik sama, yaitu sangat mudah menular melalui udara dan terutama pada anak yang belum pernah terinfeksi sebelumnya dan belum divaksinasi. Meskipun sudah sangat jarang dijumpai, namun virus ini masih terdapat pada beberapa negara.

    Infeksi Rubela dapat menimbulkan beberapa gejala yang mirip seperti campak yaitu batuk, pilek, dan mata merah. Demam yang dialami saat terinfeksi virus ini secara umum tidak tinggi, berbeda dengan demam pada campak. Selain itu sering dijumpai pembesaran kelenjar getah bening pada daerah belakang leher, belakang telinga, dan daerah bawah rahang.

    Baca Juga: Bahayakah Jika Anak Tidak Menerima Vaksinasi Campak?

    Karakteristik Bercak Merah Rubela

    Untuk bercak merah yang timbul saat infeksi rubela dimulai pada daerah kepala dan kemudian berlanjut turun menyebar ke seluruh tubuh. Namun bercak tersebut lebih cepat menghilang, yaitu sekitar 1-3 hari.

    Komplikasi yang dapat terjadi pada infeksi rubela juga berbahaya, berupa radang pada otot dan lapisan jantung, radang pada sendi, radang pada hati, kebutaan, dan keguguran atau kematian janin pada ibu hamil.

    Satu Vaksinasi untuk Mencegah Campak dan Rubela

    Kabar baiknya, untuk kedua virus tersebut sudah ada vaksinnya di Indonesia, yaitu vaksin campak dan rubela (MR) atau dengan tambahan mumps (MMR). Vaksin kombinasi ini pertama kali diberikan pada anak berusia 9 bulan.

    Baca Juga: Kenali Perbedaan Imunisasi MR dan MMR

    Bagi Moms yang ingin melakukan imunisasi untuk si kecil, kini tak perlu khawatir karena Prosehat memberi kemudahan dengan layanan imunisasi ke rumah. Kisaran harga imunisasi Measles, Mumps and Rubella (MMR) ke rumah sekitar Rp. 900.000 sedangkan untuk harga imunisasi campak ke rumah sekitar Rp. 570.000. 

    Jika Moms membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Kondamudi N, Waymack J. Measles. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022.
    2. Measles (Rubeola). cdc.gov. 2022.
    3. Measles. Who.int. 2022.
    4. Leonor M, Mendez M. Rubella. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022.
    5. Rubella. Who.int. 2022.
    6. Rubella. cdc.gov. 2022. 
    7. PERTANYAAN SEPUTAR IMUNISASI MR. idai.or.id. 2022. 
    Read More
  • Penyakit kutil kelamin merupakan sebuah penyakit yang tidak jarang ditemukan. Terdapat berbagai infeksi pada kulit yang dapat menimbulkan kelainan, salah satunya adalah infeksi virus yang didapat saat kontak erat. Pencegahannya tentu adalah menggunakan pelindung saat melakukan aktivitas seksual seperti kondom atau menghindari aktivitas seksual tersebut. Namun Sahabat Sehat, selain itu terdapat juga cara lain, yaitu […]

    Benarkah Kutil Kelamin Bisa Dicegah dengan Vaksin HPV?

    Penyakit kutil kelamin merupakan sebuah penyakit yang tidak jarang ditemukan. Terdapat berbagai infeksi pada kulit yang dapat menimbulkan kelainan, salah satunya adalah infeksi virus yang didapat saat kontak erat.

    Benarkah Kutil Kelamin Bisa Dicegah dengan Vaksin HPV Vaksinasi

    Benarkah Kutil Kelamin Bisa Dicegah dengan Vaksin HPV Vaksinasi?

    Pencegahannya tentu adalah menggunakan pelindung saat melakukan aktivitas seksual seperti kondom atau menghindari aktivitas seksual tersebut. Namun Sahabat Sehat, selain itu terdapat juga cara lain, yaitu dengan melakukan vaksinasi. Vaksin apa yang dapat mencegah terjadinya kutil kelamin?

    Penyebab Kutil Kelamin dan Kanker pada Pria

    Kutil kelamin adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus yang dinamakan Human Papilloma Virus (HPV). HPV merupakan penyebab tersering penyakit menular seksual (PMS). Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) terdapat sekitar 43 juta infeksi kutil kelamin pada tahun 2018.

    Terdapat berbagai tipe dari HPV, diantaranya menyebabkan kutil kelamin bahkan kanker berupa kanker serviks. Diestimasikan bahwa HPV merupakan penyebab kanker anus sebesar 90%, dan hampir semua kanker serviks dengan 50% disebabkan oleh HPV tipe 16 dan tipe 18. Pada pria HPV merupakan penyebab kanker penis sebesar 35-40%.

    Infeksi dari HPV tersebut terjadi dengan kontak erat, yaitu contohnya pada saat aktivitas seksual. Setelah kontak, virus tersebut memerlukan waktu kurang lebih 2-3 bulan untuk dapat menimbulkan gejala yaitu berupa kutil kelamin.

    Terapi yang diberikan secara umum bertujuan untuk menghilangkan kutilnya saja, virus masih dapat ditemukan dalam tubuh namun dalam kondisi dorman. Tidak terdapat obat antivirus yang dapat membunuh virusnya secara langsung.

    Dapatkan: Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV

    Vaksinasi HPV Untuk Pria?

    Saat ini sudah terdapat vaksin untuk mencegah terjadinya infeksi HPV sehingga kutil kelamin dapat dihindari. Terdapat 2 tipe vaksin HPV yang sudah dapat Sahabat Sehat temukan di Indonesia yaitu bivalen dan tetravalen. Untuk vaksin bivalen mencakup HPV tipe 16 dan 18 sedangkan vaksin tetravalen mencakup HPV tipe 6, 11, 16, dan 18. Tipe yang sering menyebabkan kutil kelamin adalah tipe 6 dan 11.

    Pemberian vaksin HPV dapat dilakukan pada anak usia 9 tahun keatas, selain itu juga disarankan terutama yang memiliki riwayat kanker serviks pada keluarga. Pemberian dibagi menjadi 3 dosis yaitu 0, 1 atau 2, dan 6 bulan.

    Selain mencegah terjadinya kutil kelamin, vaksin HPV juga dapat mencegah terjadinya berbagai jenis kanker seperti kanker serviks, kanker penis, dan kanker anus. Efek samping yang dapat terjadi setelah vaksin umumnya ringan seperti nyeri pada area penyuntikkan vaksin atau kemerahan, pegal-pegal, atau demam yang jarang dijumpai. Tentu efek positifnya jauh lebih besar daripada efek negatifnya.

    Baca Juga: Cek Fakta: Ini Dia Fungsi Vaksin HPV Pada Pria?

    Vaksin HPV Lindungi Diri dan Pasangan

    Vaksin HPV dapat diberikan pada pria maupun wanita. Dengan mendapatkan vaksin tersebut maka Sahabat Sehat dapat terhindar dari infeksi kutil kelamin. Selain itu, Sahabat Sehat juga dapat melindungi pasangan dari infeksi kutil kelamin.

    Melalui vaksinasi HPV, diharapkan terbentuknya herd immunity  atau kekebalan kelompok pada suatu komunitas. Herd immunity memberikan manfaat yang baik karena dapat menurunkan angka infeksi HPV pada komunitas tersebut.

    Sahabat Sehat, kutil kelamin merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus, namun dapat dicegah. Salah satu cara untuk Sahabat sehat mencegahnya adalah dengan melakukan vaksinasi HPV. Dengan vaksin tersebut, tidak hanya Sahabat Sehat mencegah terjadinya kutil kelamin, namun beberapa jenis kanker yang dapat menyerang Sahabat Sehat atau pasangan Anda.

    Baca Juga: Ingin Vaksinasi HPV Mandiri? Ini Kisaran Harganya

    Sahabat Sehat tidak perlu khawatir karena ProSehat menyediakan layanan vaksinasi HPV untuk pria dan wanita. Untuk harga vaksinasi HPV dalam kisaran Rp 1.700.000,-. Sebelum mendapatkan vaksin HPV, konsultasi dahulu dengan dokter.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Genital HPV Infection – Fact Sheet [Internet]. cdc.gov. 2022.
    2. Cervical cancer [Internet]. Who.int. 2022.
    3. Leslie S, Sajjad H, Kumar S. Genital Warts. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022.
    4. Valerie R. Yanofsky G. Genital Warts: A Comprehensive Review. PubMed Central (PMC). 2022.
    5. Sekilas tentang Vaksin HPV [Internet]. idai.or.id. 2022.
    6. Human Papillomavirus (HPV) Vaccines [Internet]. National Cancer Institute. 2022.
    Read More
  • Campak atau measles merupakan salah satu penyakit yang mudah menular pada anak-anak dan ditandai dengan ruam kemerahan. Walau menimbulkan ruam kemerahan pada kulit, campak sebenarnya adalah penyakit infeksi saluran napas yang ditularkan melalui droplet saat penderita batuk, bersin, tertawa, berbicara, dan sebagainya. Pada anak yang belum mendapatkan imunisasi, virus campak lebih mudah menginfeksi. Penyakit campak dapat […]

    Bayi Demam Setelah Imunisasi Campak, Apakah Normal?

    Campak atau measles merupakan salah satu penyakit yang mudah menular pada anak-anak dan ditandai dengan ruam kemerahan. Walau menimbulkan ruam kemerahan pada kulit, campak sebenarnya adalah penyakit infeksi saluran napas yang ditularkan melalui droplet saat penderita batuk, bersin, tertawa, berbicara, dan sebagainya.

    Bayi Demam Setelah Imunisasi Campak, Apakah Normal

    Bayi Demam Setelah Imunisasi Campak, Apakah Normal?

    Pada anak yang belum mendapatkan imunisasi, virus campak lebih mudah menginfeksi. Penyakit campak dapat dicegah dengan cara melakukan vaksinasi MR (Measles dan Rubella), yang diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD atau usia 6 tahun.

    Selain vaksin MR, dapat juga diberikan vaksin gabungan MMR (campak, gondongan dan campak Jerman) untuk anak berusia 18 bulan ke atas. Apakah wajar jika bayi yang diimunisasi campak menjadi demam? Yuk simak ulasannya, Moms!

    Demam Setelah Imunisasi Campak

    Vaksin dirancang untuk memberikan kekebalan tanpa membahayakan seseorang. Efek samping yang umum dirasakan oleh penerima vaksin adalah respon alami tubuh dalam mengenali dan membentuk imunitas terhadap penyakit tersebut.

    Tubuh meningkatkan aliran darah sehingga sistem imun dapat segera masuk sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Alhasil, suhu tubuh meningkat dan kekebalan tubuh tercipta. Jadi, normal ya, Moms, jika Si Kecil demam setelah imunisasi campak. Moms tidak perlu khawatir.

    Dapatkan: Imunisasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR) dari ProSehat

    Apakah Boleh Mengkonsumsi Pereda Demam Setelah Vaksinasi?

    Badan Kesehatan Dunia (WHO) tidak menganjurkan minum pereda demam seperti parasetamol atau ibuprofen sebelum anak melakukan vaksinasi untuk menghindari kemungkinan terjadinya reaksi terhadap vaksin.

    Pereda demam dapat diberikan setelah vaksinasi jika anak demam. Tapi, sebenarnya gejala demam serta nyeri yang muncul setelah vaksinasi akan hilang dengan sendirinya tanpa harus minum obat.

    Baca Juga: Rubella dan Kehamilan serta Dampaknya pada Janin

    Cara lain untuk mengatasi demam antara lain:

    1. Minum air putih atau ASI yang cukup,
    2. Cukupi nutrisinya, dan
    3. Biarkan anak beristirahat sambil tetap dipantau.

    Moms, itulah penjelasan mengapa demam setelah imunisasi campak merupakan gejala yang normal dan umum ditemui. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan dan jangan sampai membuat Moms ragu untuk mengimunisasi Si Kecil karena ia justru membutuhkan perlindungan yang optimal di masa pertumbuhannya.

    Apabila Moms memerlukan vaksinasi campak untuk Si Kecil, Moms bisa menghubungi Prosehat. Prosehat melayani vaksinasi di klinik mitra Prosehat dan juga vaksinasi di rumah untuk kenyamanan dan kemudahan Moms dan Si Kecil. Dapatkan juga penawaran harga vaksinasi yang menarik untuk Moms!

    Baca Juga: Kenali Perbedaan Imunisasi MR dan MMR

    Vaksinasi bersama Prosehat memberikan banyak keuntungan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Moms memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Idai.or.id. 2017. IDAI | Daftar Pertanyaan Seputar Imunisasi Campak/Measles dan Rubella (MR).
    2. Scholar.unand.ac.id. 2021.
    3. RSUD Kota Bogor. 2017. Campak atau Measles.
    4. HealthyChildren.org. 2021. MMR Vaccine: What You Need to Know.
    5. Seattle Children’s Hospital. 2022. Immunization Reactions.
    Read More
  • Sahabat Sehat, melahirkan secara normal pada waktu yang tepat adalah impian semua ibu hamil. Namun pada beberapa kondisi, ibu hamil mungkin terpaksa harus melahirkan lebih cepat dari jadwal kelahiran seharusnya. Kelahiran disaat usia kehamilan belum cukup dan pertumbuhan bayi dalam rahim belum sempurna dikenal dengan istilah kelahiran prematur. Kelahiran prematur adalah kelahiran bayi yang terjadi […]

    Faktor Penyebab Bayi Lahir Prematur dan Cara Mencegahnya

    Sahabat Sehat, melahirkan secara normal pada waktu yang tepat adalah impian semua ibu hamil. Namun pada beberapa kondisi, ibu hamil mungkin terpaksa harus melahirkan lebih cepat dari jadwal kelahiran seharusnya.

    Faktor Penyebab Bayi Lahir Prematur dan Cara Mencegahnya

    Faktor Penyebab Bayi Lahir Prematur dan Cara Mencegahnya

    Kelahiran disaat usia kehamilan belum cukup dan pertumbuhan bayi dalam rahim belum sempurna dikenal dengan istilah kelahiran prematur. Kelahiran prematur adalah kelahiran bayi yang terjadi sebelum usia kehamilan memasuki minggu ke-37 atau lebih awal dari hari perkiraan lahir.

    Hal ini terjadi saat rahim mengalami kontraksi yang mengakibatkan terbukanya leher rahim (serviks) sehingga memicu janin memasuki jalan lahir. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab utama gangguan sistem saraf dan kematian pada bayi di seluruh dunia. Risiko kelahiran prematur dapat meningkat oleh karena berbagai kondisi. 

    Apa Penyebab Bayi Lahir Prematur?

    Mengutip WHO, diperkirakan ada sekitar 15 juta bayi yang terlahir secara prematur setiap tahunnya. Tak hanya itu saja, setidaknya terdapat 1 juta anak yang meninggal dunia akibat terjadi komplikasi pada bayi prematur. 

    Idealnya, bayi siap lahir pada usia 40 minggu karena pada usia itu semua organ bayi sudah matang atau sempurna sehingga siap untuk dilahirkan. Namun sayangnya, banyak wanita yang belum menyadari alasan mengapa bayi lahir sebelum waktunya. 

    Dapatkan: Paket Pemeriksaan Awal Kehamilan di Prodia

    Berikut beberapa faktor penyebab yang meningkatkan risiko penyebab bayi lahir prematur, antara lain:

    Infeksi

    Bayi lahir prematur umumnya disebabkan oleh adanya infeksi pada kelamin dan saluran kemih.5 infeksi pada kehamilan sangat berbahaya bagi janin yang sedang dalam masa tumbuh. Kondisi ini dapat menyebabkan ketuban pecah dini sehingga meningkatkan risiko persalinan prematur. Meski demikian, infeksi diluar ini juga dapat mengancam nyawa bayi. beberapa contoh infeksi yang dapat menjadi penyebab bayi lahir prematur, termasuk:

    • Infeksi Rubella
    • Toxoplasmosis
    • Herpes simpleks
    • Infeksi bakteri vagina
    • Infeksi selaput ketuban
    • Infeksi saluran kemih
    • Infeksi Streptokokus grup B (GBS)
    • Trikomoniasis
    • Klamidia

    Apabila kondisi ini tidak segera ditangani, risiko penyebab bayi lahir prematur semakin besar dan mungkin akan disertai sejumlah komplikasi seperti cacat fisik atau intelektual.

    Penyakit Tertentu

    Ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, gangguan ginjal, dan tekanan darah tinggi, berisiko lebih besar mengalami persalinan prematur. Selain itu, beberapa kondisi selama kehamilan berikut ini juga dapat memicu terjadinya kelahiran bayi prematur, termasuk:

    • Solusio plasenta

    Kondisi saat plasenta lepas lepas dari dinding rahim sebelum bayi lahir sehingga terjadi perdarahan dan menghambat suplai oksigen dan nutrisi ke janin. 

    • Inkompetensi serviks

    Kondisi leher rahim yang lemah sehingga dapat terbuka sewaktu-waktu sebelum kehamilan cukup bulan.

    • Operasi pada rongga perut

    Melakukan operasi pada rongga perut saat mengandung, misalnya akibat radang usus buntu.

    Gaya Hidup Tidak Sehat

    Beberapa contoh gaya hidup tidak sehat yang dapat menyebabkan terjadinya kelahiran prematur adalah:

    • Merokok saat hamil,
    • Mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang saat hamil, dan

    Kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan karena asupan nutrisi yang kurang tepat atau tidak seimbang, baik sebelum dan selama kehamilan.

    Penyebab Lainnya

    Ada beberapa kondisi yang membuat ibu hamil lebih rentan mengalami kelahiran prematur, diantaranya:

    • Hamil kembar
    • Preeklamsia
    • Pernah mengalami keguguran
    • Perdarahan vagina selama masa kehamilan
    • Hamil dengan jarak kurang dari 6 bulan dari kehamilan sebelumnya
    • Kehamilan melalui bayi tabung
    • Pernah mengalami persalinan prematur sebelumnya
    • Mengalami trauma, kekerasan, atau cedera saat hamil
    • Mengalami stres berat
    • Berusia kurang dari 17 atau lebih dari 35 tahun saat hamil
    • Cairan ketuban yang terlalu banyak

    Baca Juga: Asupan Persiapan Kehamilan

    Gejala Kelahiran Prematur

    Gejala yang muncul pada kelahiran bayi prematur mirip dengan gejala atau tanda saat hendak melahirkan, yakni:

    • Nyeri pinggang
    • Kontraksi setiap 10 menit
    • Kram di perut bagian bawah
    • Keluar cairan dan lendir yang semakin banyak dari vagina
    • Perdarahan vagina
    • Peningkatan tekanan pada bagian panggul dan vagina
    • Mual dan muntah

    Tips Mencegah Kelahiran Prematur

    Langkah paling utama dalam mencegah kelahiran bayi prematur adalah dengan selalu menjaga kesehatan ibu dan janin, dimulai sejak persiapan kehamilan hingga selama masa kehamilan. Upaya pencegahan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti:

    • Periksa kehamilan secara rutin, terutama bila Anda memiliki risiko kelahiran prematur.
    • Konsumsi makanan sehat, bergizi lengkap dan seimbang sebelum dan selama kehamilan.
    • Hidari paparan asap rokok, bahan kimia, dan zat berbahaya lainnya.
    • Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan cukup minum air putih.
    • Konsumsi suplemen sesuai anjuran dokter. 
    • Pertimbangkan jarak kehamilan, karena dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur jika kurang dari 6 bulan.
    • Konsumsi obat-obatan secara teratur dan sesuai dengan anjuran dokter apabila menderita penyakit kronis.

    Baca Juga: 5 Manfaat Mendengarkan Musik pada Janin dan Ibu Hamil

    Sahabat Sehat, kesehatan ibu besar pengaruhnya terhadap kesejahteraan janin dan juga kehamilannya. Maka dari itu, penting sekali agar perempuan menjaga kesehatannya sepanjang waktu. 

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul Larasati

     

    Referensi

    1. Mayo Clinic. 2022. Premature birth – Symptoms and causes.
    2. Healthline. 2022. Premature Infant: Causes, Complications, and More.
    3. WebMD. 2022. Premature Labor.
    4. Cleveland Clinic. 2022. Premature Birth: Complications, Management & Causes.
    5. https://www.nichd.nih.gov/. 2022. What are the risk factors for preterm labor and birth?.
    6. Who.int. 2022. Preterm birth.
    Read More
  • Serviks atau leher rahim tentunya berbeda dengan rahim menurut anatominya. Berdasarkan gambar dibawah ini, rahim atau kandungan (uterus) berada di bagian, sedangkan serviks atau leher rahim berada tepat di bawah rahim. Selain anatominya, bagaimana dengan penyebab dan gejalanya? Yuk simak ulasannya. Kanker Serviks Kanker serviks adalah kanker atau keganasan yang tumbuh pada sel-sel rahim. Kanker […]

    Yuk, Kenali Perbedaan Kanker Serviks dan Kanker Rahim

    Serviks atau leher rahim tentunya berbeda dengan rahim menurut anatominya. Berdasarkan gambar dibawah ini, rahim atau kandungan (uterus) berada di bagian, sedangkan serviks atau leher rahim berada tepat di bawah rahim. Selain anatominya, bagaimana dengan penyebab dan gejalanya? Yuk simak ulasannya.

    Yuk, Kenali Perbedaan Kanker Serviks dan Kanker Rahim

    Yuk, Kenali Perbedaan Kanker Serviks dan Kanker Rahim

    Kanker Serviks

    Kanker serviks adalah kanker atau keganasan yang tumbuh pada sel-sel rahim. Kanker ini berkembang secara perlahan-lahan dan menunjukkan gejalanya apabila sudah memasuki stadium lanjut. Serviks merupakan organ kewanitaan sepertiga bawah rahim (uterus), berbentuk silindris dan menonjol serta berhubungan dengan vagina.

    Secara umum, kanker merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia dan menjadi penyebab kematian tertinggi kedua setelah penyakit jantung dan pembuluh darah. Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari World Health Organization (WHO) mencatat, total kasus kanker di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 396.914 kasus dari total kematian 234.511 kasus. 

    Kanker serviks menempati urutan tertinggi kedua dengan jumlah 36.633 kasus atau 9,2% dari total kasus kanker di Indonesia. Hampir 95% kanker serviks pada wanita disebabkan oleh virus HPV (Human Papillomavirus). Infeksi virus HPV biasanya terjadi pada perempuan di usia reproduksi. 

    Ada dua golongan HPV, yaitu HPV risiko tinggi atau HPV onkogenik (yang menjadi penyebab kanker), seperti HPV tipe 16, 18, dan 31, 33, 45, 52, 58; dan HPV risiko rendah atau non-onkogenik yaitu tipe 6, 11, 32 dan lainnya.

    Dapatkan: Paket Vaksinasi Kanker Serviks HPV 4 Strain ke Rumah

    Gejala Awal Kanker Serviks

    Umumnya pasien kanker serviks tidak mengalami gejala apapun pada stadium awal sampai akhirnya berkembang ke tahap stadium lanjut.
    Gejala yang mungkin timbul berupa :

    • Perdarahan vagina
    • Keputihan
    • Nyeri panggul
    • Nyeri saat berhubungan seksual.

    Gejala Lanjut Kanker Serviks

    Kanker serviks kemungkinan akan bermetastasis atau menyebar ke organ lainnya seperti panggul sampai ke kelenjar getah bening yang ada pada seluruh tubuh.
    Gejala kanker serviks pada stadium lanjut dapat berupa :

    • Nyeri kaki
    • Berat badan menurun drastis
    • Kelelahan
    • Nyeri pada punggung bawah
    • Keluarnya urin dan tinja dari vagina
    • Keluarnya darah bercampur dengan urin
    • Kesulitan untuk buang air kecil
    • Tulang rapuh hingga mudah patah (apabila penyebaran kanker mencapai tulang). 

    Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Bagi Perempuan untuk Pap Smear?

    Kanker Rahim

    Kanker rahim atau kanker uterus adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam rahim. Kanker rahim paling sering terjadi pada wanita yang telah memasuki masa-masa menopause atau berusia diatas 50 tahun. Kanker rahim terjadi ketika sel-sel rahim tumbuh tidak terkendali sehingga membentuk tumor atau benjolan yang bersifat ganas.

    Penyebab Kanker Rahim

    Setiap perempuan berpeluang terkena kanker. Diduga perubahan hormon esterogen menjadi pemicu utama terjadinya kanker rahim. Berikut ini faktor resiko yang menyebabkan tingginya kadar estrogen dalam tubuh:

    • Berat badan berlebih (overweight)
    • Sedang menjalani terapi hormon pengganti atau Hormon Replacement Therapy
    • Pernah menderita polycystic ovarian syndrome (PCOS)
    • Menopause diatas 55 tahun
    • Memiliki riwayat diabetes melitus
    • Mempunyai keluarga dengan riwayat kanker ovarium atau kanker uterus.

    Gejala Kanker Rahim

    Gejala kanker rahim mirip dengan gejala kanker serviks, diantaranya:

    • Perdarahan atau timbul bercak darah yang timbul setelah menopause
    • Perdarahan pervaginam yang berlebihan pada saat menstruasi
    • Perdarahan pervagina diluar periode menstruasi
    • Nyeri pada pinggang yang menjalar ke belakang
    • Nyeri saat berhubungan seksual
    • Munculnya darah saat buang air kecil.

    Untuk dapat membedakannya, konsultasikan dengan dokter agar diperiksa lebih lanjut dan mendalam. Baik Anda memiliki risiko kanker atau tidak, pencegahan adalah salah satu langkah penting untuk melindungi Anda. Sayangnya, belum ada vaksinasi yang melindungi spesifik dari kanker rahim, tapi Anda bisa terlindungi dari virus HPV.

    Baca Juga: Apakah Boleh Melakukan Vaksin HPV Setelah Melahirkan?

    Sahabat Sehat, jadwalkan vaksinasi HPV Anda, keluarga, dan kerabat perempuan Anda dengan Prosehat. Anda bisa melakukannya di klinik mitra Prosehat maupun di rumah untuk kenyamanan Anda dengan harga mulai dari 1.000.000-an.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Kanker.kemkes.go.id. 2021. PPKServiks.
    2. Kata Data. 2021. Ini Jenis Kanker yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia.
    3. Direktorat P2PTM. 2016. Kenali Gejala Kanker Serviks Sejak Dini – Direktorat P2PTM.
    4. Cancer.org. 2020. Cervical Cancer Symptoms | Signs of Cervical Cancer.
    5. Medanta.org. 2021. 6 Signs and Symptoms of Cervical Cancer in Women.
    6. Markman, MD, M., 2021. What are the Symptoms and Signs of Cervical Cancer?
    7. Cancer.org.au. 2021. Uterine cancer | Causes, Symptoms & Treatments.
    8. nhs.uk. 2021. Womb (uterus) cancer – Symptoms.
    Read More
  • Penyakit flu atau influenza seringkali terjadi karena penularannya yang mudah. Anak-anak sangat rentan terinfeksi virus flu, khususnya balita. Sekolah dan tempat penitipan anak (daycare) merupakan salah satu lokasi yang kerap menjadi sumber penyebaran flu. Sebab, interaksi antar siswa dan guru/ pengasuh sangat intens dan rutin. Selain itu, pinjam meminjam barang dan mainan juga lazim terjadi di […]

    Apa Manfaat Imunisasi Influenza dan Efek Sampingnya Bagi Anak

    Penyakit flu atau influenza seringkali terjadi karena penularannya yang mudah. Anak-anak sangat rentan terinfeksi virus flu, khususnya balita. Sekolah dan tempat penitipan anak (daycare) merupakan salah satu lokasi yang kerap menjadi sumber penyebaran flu. Sebab, interaksi antar siswa dan guru/ pengasuh sangat intens dan rutin.

    Selain itu, pinjam meminjam barang dan mainan juga lazim terjadi di ruangan. Virus flu yang menempel pada benda yang disentuh oleh anak yang sedang flu berpotensi menularkan anak lain yang juga menyentuhnya. Maka dari itu, anak-anak dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi flu.

    Apa Manfaat Imunisasi Influenza dan Efek Sampingnya Bagi Anak

    Apa Manfaat Imunisasi Influenza dan Efek Sampingnya Bagi Anak

    Komplikasi Flu

    Influenza merupakan penyakit yang serius dibandingkan dengan common cold. Sebagian besar anak di seluruh dunia terkena flu saat perubahan cuaca (seasonal flu), dan sebagian besar anak perlu dirawat di rumah sakit.

    Berikut ini komplikasi yang mungkin terjadi akibat flu:

    • Pneumonia (paru-paru basah/ peradangan paru)
    • Dehidrasi
    • Perburukan asma atau penyakit jantung bawaan
    • Gangguan otak (ensefalopati)
    • Sinusitis
    • Kematian.

    Dapatkan: Paket Imunisasi Balita 5 tahun dari ProSehat

    Manfaat Imunisasi Influenza

    Flu adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza dan menginfeksi saluran pernafasan, seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Virus ini dapat menyebabkan sakit ringan hingga berat, dan pada kasus tertentu menyebabkan kematian.
    Kebanyakan orang yang terkena flu akan sembuh dalam beberapa hari hingga kurang dari dua minggu. Tetapi sebagian lainnya akan mengalami komplikasi seperti paru-paru basah (pneumonia). Vaksinasi influenza memberikan daya tahan tubuh untuk melawan virus influenza jika suatu hari terpapar. Sehingga, orang yang terinfeksi memiliki risiko rendah untuk mengalami sakit berat atau komplikasi.
    Vaksin influenza dilakukan rutin setiap satu tahun sekali karena sifat virusnya yang selalu bermutasi. Setelah vaksinasi, tubuh akan membangun antibodi terhadap virus influenza setelah 10-14 hari. Sesuai rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksinasi influenza dapat diberikan pada anak mulai usia 6 bulan dan booster 1 tahun sekali mulai usia 18 bulan.

    Baca Juga: Bingung Ada Berapa Jenis Vaksin Influenza? Ini Jawabannya

    Efek Samping Vaksin Influenza

    Efek samping dari vaksinasi flu umumnya tidak berat, berikut ini efek samping yang sering terjadi :

    1. Kemerahan, bengkak dan nyeri pada lengan yang disuntik
    2. Nyeri kepala
    3. Demam ringan
    4. Mual dan muntah
    5. Nyeri pada otot atau pegal-pegal.

    Baca Juga: Guru dan Pengasuh Daycare Perlu Vaksin Flu Sebelum Sekolah Tatap Muka

    Apabila Sahabat Sehat memerlukan vaksinasi influenza untuk diri sendiri, anak, maupun keluarga dan kerabat, Sahabat Sehat bisa menghubungi Prosehat yang menyediakan berbagai paket vaksin influenza mulai dari harga Rp. 550.000. Selain itu, Prosehat juga menyediakan layanan vaksinasi ke Rumah untuk kenyamanan dan kemudahan Anda dan keluarga.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Halim, d., n.d. Manfaat Vaksin Influenza di Masa Pandemi COVID-19. Ciputra Medical Center. 
    2. P. Hutahaean, Sp.A, MSi.Med, d., n.d. Manfaat Vaksin Influenza untuk Anak dan Efek Sampingnya – Primaya Hospital.
    3. Centers of Disease Control and Prevention. 2021. Flu & Young Children.
    4. Centers of Disease Control and Prevention. 2019. Vaccine for Flu (Influenza).
    5. Tosh, M.D., P., 2022. Why your kid probably needs a flu shot. Mayo Clinic.
    Read More
Chat Asisten Maya
di Prosehat.com