Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Awas Gejala EDS, Biang Penyebab Mengantuk Sepanjang Hari

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

Faktor Utama EDS si Penyebab Mengantuk Sepanjang Hari dan Solusinya

Penyebab mengantuk sepanjang hari belum tentu karena kurang tidur. Beberapa masalah kesehatan dapat membuat rasa kantuk berkepanjangan. Ketika Sahabat Sehat merasa mudah mengantuk, menguap, mata berat, merasa lelah dan ingin tidur sepanjang hari  maka ada kemungkinan Sahabat Sehat mengalami Excessive Daytime Sleepiness (EDS).

Ada banyak faktor yang menyebbkan seseorang terkena EDS. Biasanya EDS ini dapat terjadi akibat kelelahan, kurang tidur, maupun tanda terjadinya suatu kondisi medis tertentu. Hal ini tentunya dapat mengganggu produktivitas Sahabat Sehat dalam beraktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui cara mencegah maupun mengobati masalah ini.

Mari Cari Tahu Apa yang dimaksud dengan EDS

EDS atau Excessive Daytime Sleepiness merupakan rasa kantuk berlebihan di siang hari dan kesulitan untuk tetap terjaga. Para ahli mengungkapkan bahwa rasa kantuk yang berlebihan merupakan suatu masalah yang cukup penting. Berdasarkan pertemuan para ahli The Sleep in America National Sleep Foundation pada tahun 2020 mengungkapkan bahwa hampir separuh warga Amerika Serikat melaporkan merasa mengantuk antara 3-7 hari per minggu, dan sekitar 40% orang dewasa melaporkan bahwa rasa kantuk yang dialami telah mengganggu aktivitas sehari-hari.

Di Indonesia, EDS kerap terjadi pada pekerja kantoran maupun pelajar saat mengikuti kelas. Umumnya gejala EDS terjadi karena seseorang mengalami kurang tidur. Namun sebenarnya ada beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya masalah EDS ini.

Penyebab Mengantuk Sepanjang Hari

Mengetahui penyebab mengantuk sepanjang hari sangat penting agar dapat mengetahui apa solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini secara tuntas. Pastikan untuk menyelesaikan semua penyebab EDS yang Sahabat Sehat alami.

Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai kemungkinan penyebab mengantuk yang dialami sepanjang hari :

Faktor Makanan

Jika Sahabat Sehat mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat, maupun kurang asupan kalori pastinya akan mempengaruhi kadar gula darah di dalam tubuh. Kadar gula darah yang terlalu rendah, maupun terlalu tinggi dapat menyebabkan tubuh terasa lemas dan mengantuk.

Oleh sebab itu, Sahabat Sehat disarankan untuk melihat pola makan selama ini. Ubah pola makan dengan mengkonsumsi makanan secukupnya, memenuhi asupan gizi dan vitamin secara seimbang, serta atur kapan waktu untuk makan.

Hindari mengkonsumsi makanan seperti nasi uduk dan nasi goreng di pagi hari karena dapat menyebabkan rasa mengantuk sepanjang hari.

Kurang Istirahat

Berdasarkan American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society, diketahui bahwa orang dewasa membutuhkan jam tidur sekitar 7 jam per hari. Selain waktu tidur yang cukup, kualitas tidur yang baik seperti tidak terbangun ditengah malam juga diperlukan. Apabila Sahabat Sehat kurang istirahat atau kualitas tidur buruk, dapat menyebabkan kelelahan dan mudah mengantuk sepanjang hari.

Cari tahu bagaimana kondisi tidur Sahabat Sehat belakangan ini. Apakah kurang tidur, tidur sering terganggu dan terbangun di tengah malam, atau sering insomnia. Hindari konsumsi minuman mengandung kafein agar dapat tidur lebih cepat dan lebih nyenyak.

Gangguan Psikologis

Ketika Sahabat Sehat memiliki masalah atau beban pikiran, dapat berdampak pada kualitas tidur. Stress berlebih dalam jangka panjang dapat menyebabkan munculnya berbagai keluhan, seperti mengantuk, lemas, pusing, nafsu makan menurun, bahkan penurunan berat badan.

Bahkan ketika Sahabat Sehat sudah cukup tidur, rasa mengantuk dapat terus terjadi karena secara otak memberikan signal agar badan merasa lelah, mengantuk, pusing, dan lemas.

Gaya Hidup

Gaya hidup seperti konsumsi alkohol, minuman berkafein (misal teh, kopi, soda, minuman berenergi) dapat menyebabkan berkurangnya waktu tidur yang dapat menimbulkan rasa mengantuk pada keesokan hari nya.

Selain itu, alkohol di dalam tubuh dapat memberikan reaksi lelah di tubuh. Reaksi ini akan membuat tubuh merasa lemas, dan menjadi penyebab mengantuk sepanjang hari. Efek EDS akibat alkohol ini dapat berlangsung lebih dari 1 hari meskipun Sahabat Sehat sudah menghentikan konsumsi alkohol.

Olahraga

Jika Sahabat Sehat terlalu banyak berolahraga maupun terlalu sedikit berolahraga, dapat menimbulkan kelelahan fisik sehingga timbul rasa mengantuk. Maka dari itu, sangat disarankan untuk berolahraga secukupnya. Beberapa jenis olahraga yang disarankan jika Sahabat Sehat mengalami gejala mengantuk sepanjang hari antara lain berjalan-jalan sore santai, bersepeda santai, berenang, dan permainan-permainan ringan lainnya.

Selama proses pemulihan dari rasa mengantuk akibat EDS, Sahabat Sehat sebaiknya hindari berolahraga berlebihan hingga terlalu lelah. Beristirahatlah jika merasa sudah cukup berkeringat, dan jangan lupa untuk mendukung kesehatan tubuh setelah berolahraga dengan konsumsi air putih.

Tidur Siang

Durasi tidur siang yang terlalu lama dapat berimbas pada sulitnya tidur di malam hari. Sahabat Sehat dianjurkan tidur siang sekitar 30 menit per hari. Tidur siang terlalu lama dapat menyebabkan badan tetap terasa mengantuk. Selain itu, tidur siang terlalu lama juga menyebabkan tubuh tidak mau terlelap saat tidur malam sehingga di pagi hari tubuh merasa sangat mengantuk.

Kebanyakan orang tidur siang lebih dari 1 jam. Oleh sebab itu, untuk membiasakan diri bisa tidur siang 30 menit, Sahabat Sehat bisa meminta seseorang untuk membangunkan ketika tertidur lebih dari 30 menit.

Riwayat Penyakit Tertentu

Kondisi medis tertentu seperti anemia defisiensi besi, kadar hormon tiroid yang rendah (hipotiroid) dan sleep apnea dapat menyebabkan kelelahan serta mudah mengantuk. Jika Sahabat Sehat merasa tidur cukup namun merasa mengantuk sepanjang hari bisa jadi karena ada kondisi medis tertentu yang sedang terjadi di tubuh.

Periksakan kesehatan dan konsultasikan ke dokter untuk menentukan ada tidaknya masalah di kesehatan tubuh. Banyak orang yang menemukan dirinya ternyata mengidap hipotiroid setelah memeriksakan diri ke dokter akibat sering merasa mengantuk.

Faktor Lain

Berbagai faktor lain misalnya kehamilan (usia kandungan lebih dari 12 minggu), kelebihan berat badan maupun kekurangan berat badan, efek samping obat (misal pereda nyeri dan anti depresan), serta keracunan karbon monoksida dapat berdampak pada timbulnya rasa mengantuk yang berlebihan.

Jika Sahabat Sehat tidak menemukan faktor penyebab mengantuk yang sering dialami belakang ini, pastikan untuk segera memeriksakan kesehatan tubuh ke dokter. Dokter akan memberikan pemeriksaan secara mendetail apa yang menjadi penyebab masalah yang Sahabat Sehat sedang alami.

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai penyebab mengantuk sepanjang hari yang perlu diwaspadai. Agar badan tetap bugar dan dapat menjaga kesehatan tubuh secara optimal, Sahabat Sehat dianjurkan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang seperti buah, sayur, lauk pauk, serta multivitamin dan mineral.

Jika Sahabat Sehat berminat pada produk multivitamin, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Suni E. Medical and Brain Conditions That Cause Excessive Sleepiness [Internet]. USA :  Sleep Foundation. 2020 [updated 2020 July 31; cited 2021 Aug 09].
  2. Spritzler F. 10 Reasons You’re Always Tired (and What You Can Do About It) [Internet]. USA : Healthline. 2017 [updated 2017 April 03; cited 2021 August 09].
  3. Peters B. Why am I So Tired All the Time? [Internet]. USA : Verywell Health. 2021 [updated 2021 May 26; cited 2021 August 09].
  4. Jacob D. Why do I Feel Sleepy All the Time? [Internet]. India : Medicine Net. 2021 [updated 2021 Aug 07; cited 2021 Aug 09].

Chat Asisten ProSehat aja