Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Sering Alami Lemas dan Pucat? Waspadai Gejala Kurang Darah

Kurang darah atau anemia memiliki gejala yang hampir mirip dengan gejala penyakit ringan lainnya, seperti pusing, tampak pucat, hingga tubuh yang lemas. Oleh sebab itu, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya menderita anemia.

Padahal, anemia perlu dideteksi sejak dini agar dapat diobati dengan segera untuk mempercepat proses penyembuhan. Sahabat Sehat, apa saja gejala anemia atau kurang darah ? Mari simak penjelasan berikut.

Sering Alami Lemas dan Pucat Waspadai Gejala Kurang Darah

Sering Alami Lemas dan Pucat? Waspadai Gejala Kurang Darah

Pengertian Kurang Darah

Kurang darah atau yang dikenal dengan istilah anemia merupakan sebuah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin dalam mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Sehingga organ-organ lainnya tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya karena kurangnya asupan oksigen. Kondisi inilah yang akhirnya memicu muncul gejala anemia atau kurang darah. 

Anemia memiliki gejala yang beragam dan tergantung pada penyebabnya. Misalnya anemia yang disebabkan karena kekurangan zat besi, kekurangan vitamin B12 atau akibat terjadinya perdarahan yang serius. Apabila Sahabat Sehat mengalami salah satu beberapa gejala berikut ini, sebaiknya segera kunjungi dokter. 

Dapatkan: Layanan Medical Check Up dari ProSehat

Tanda dan Gejala Kurang Darah 

Secara umum, orang yang menderita kurang darah atau anemia dapat mengalami beberapa tanda dan gejala seperti berikut :

Kelelahan

Tanda paling umum dari orang yang kekurangan darah adalah hilangnya energi, mudah lelah, atau kelelahan. Untuk menentukan apakah seseorang mengalami kurang darah memang tidak dapat dinilai hanya dari gejala ini saja, sebab ada berbagai faktor lain yang dapat menyebabkan badan terasa lemas dan lesu. 

Oleh karena itu, apabila Sahabat Sehat merasa kelelahan yang tidak seperti biasanya, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Selain itu untuk mencegah terjadinya kondisi ini, cukupilah asupan zat besi serta vitamin B12 dan vitamin C yang banyak ditemukan pada daging merah, sayuran, buah-buahan, atau multivitamin. 

Saat tubuh tidak memiliki hemoglobin yang cukup, maka semua sel dan jaringan tubuh Anda akan kekurangan oksigen secara otomatis. Akhirnya, jantung harus bekerja lebih keras agar sel darah merah tetap mengalir dan mengangkut oksigen keseluruh tubuh. Hal ini yang menyebabkan penderita anemia atau kurang darah mengalami kelelahan.

Tampak Pucat

Hemoglobin adalah zat pemberi warna merah pada darah. Sementara jaringan kulit memiliki banyak pembuluh darah kecil. Saat sirkulasi darah lancar, kulit akan merona kemerahan. Namun sebaliknya apabila kadar hemoglobin rendah, maka kulit akan tampak berwarna pucat. 

Kulit yang pucat adalah salah satu gejala umum kurang darah atau anemia. Meski gejala ini dapat terlihat di seluruh bagian tubuh, tetapi paling jelas terlihat pada gusi, wajah, bagian dalam bibir, kelopak mata bawah, dan punggung kuku. 

Detak Jantung Meningkat

Menurut sebuah penelitian, kurang darah atau anemia dapat membebani sistem kardiovaskular (jantung). Pada penderita kurang darah atau anemia, tubuh secara otomatis akan kekurangan oksigen karena kadar hemoglobin yang rendah. Akhirnya, pengiriman oksigen ke seluruh tubuh terhambat dan dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular dan jaringan otot terkait lainnya. Jika dialami berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan pada organ penting seperti jantung dan otak. 

Baca Juga: Awas Gejala EDS, Biang Penyebab Mengantuk Sepanjang Hari

Sakit Kepala dan Nafas Terengah-engah

Selain menyebabkan kelelahan ekstrim dan kelemahan otot akibat kurangnya kadar oksigen dalam darah, kurang darah atau anemia juga dapat menyebabkan sakit kepala, nafas terengah-engah, hingga pingsan. 

Gejala ini biasanya terjadi secara tiba-tiba saat hendak berdiri atau sedang melakukan aktivitas fisik. Kondisi ini kerap kali membuat penderitanya kesulitan menjalani aktivitas sehari-harinya dengan normal. 

Kram Kaki

Kram kaki sangat umum terjadi pada penderita kurang darah atau anemia yang sedang melakukan aktivitas fisik. Kondisi ini biasanya dialami oleh mereka yang menderita anemia ringan, dan dianggap sebagai gejala biasa karena mereka masih mampu berjalan, berlari, atau berdiri dalam waktu lama. Namun pada penderita anemia berat, kram kaki akan terasa amat menyakitkan walau sedang istirahat sekalipun. 

Sulit Berkonsentrasi

Hemoglobin merupakan protein pembawa oksigen pada sel darah merah. Kurangnya kadar hemoglobin tidak hanya mempengaruhi produksi sel darah merah dan pengiriman oksigen ke organ tubuh, otot, dan jaringan tubuh saja. Jumlah hemoglobin yang rendah turut dapat mempengaruhi suasana hati, kemampuan berkonsentrasi, dan tingkat energi. 

Gangguan Tidur

Insomnia atau gangguan tidur lainnya, seperti sindrom kaki gelisah sangat umum dialami pada anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia yang kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab kurang darah atau anemia. Apabila penderita anemia dengan gejala gangguan tidur ini mengkonsumsi suplemen zat besi, maka gejala sindrom kaki gelisah dan insomnia perlahan akan berkurang.

Baca Juga: Apa Saja Risiko Kurang Konsumsi Buah dan Sayur?

Nah, Sahabat Sehat, itulah mengenai gejala kurang darah atau disebut juga Anemia. Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

 

Referensi

  1. Medical News Today. Anemia: Symptoms, treatments, types, and causes. USA : Medical News Today.
  2. WebMD. Anemia. USA : WebMD.
  3. Mayo Clinic. Anemia – Symptoms and causes. USA : Mayo Clinic.
  4. National Institute of Health. Your Guide To Anemia. USA L National Institute of Health.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com