Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Tips Jitu Melancarkan BAB Anak

Siapa sih yang pernah mengalami kesulitan BAB? Jika pernah, apakah kalian sering mengalami kesulitan BAB? Kesulitan BAB biasa dikenal dengan istilah sembelit dan hal ini bisa berlangsung selama beberapa hari. Pastinya terbayang kan bagaimana sakitnya mengalami sembelit selama beberapa hari? Yup benar sekali, perasaan tidak nyaman dan harus bolak balik ke kamar mandi bukan suatu keluhan yang baru bagi penderita sembelit. Sebenarnya bagaimana seseorang bisa dikategorikan dirinya mengalami sembelit?

Seseorang dikatakan mengalami sembelit ketika intesitas BAB kurang dari tiga kali seminggu. Ketika sembelit tidak segera ditangani, maka sembelit bisa berkembang menjadi sembelit kronis dan pastinya membutuhkan pertolongan lebih lanjut untuk penanganannya.

Siapakah yang berisiko mengalami sembelit? Pertanyaan yang satu ini sering kali diajukan mengingat tidak ada seorang pun yang mau mengalami sembelit. Sembelit sendiri merupakan suatu penyakit yang biasa terjadi pada seseorang ketika pola hidupnya kurang sehat dan biasanya dapat sembuh denga sendirinya.

Penyebab timbulnya sembelit antara satu orang dengan orang lainnya bisa berbeda satu sama lain, tapi sebagian besar penyebab sembelit adalah karena asupan makanan yang kurang sehat atau bergizi, lingkungan yang kurang bersih atau sehat, bahkan juga bisa karena faktor stres. Sembelit sendiri lebih rentan menyerang mereka yang sudah memasuki usia lanjut usia, mengalami obesitas, wanita hamil, atau bagi mereka yang cenderung duduk lama alias berdiam diri pada suatu tempat selama berjam-jam.

Lalu, apa saja yang menandakan jika kita mengalami sembelit? Sebelum kita membahas lebih jauh, apakah kalian tahu jika penyakit sembelit ini juga bisa dialami oleh anak? Yup sayangnya, anak juga rentan mengalami permasalahan pencernaan yang satu ini dan tentu saja hal ini akan mengganggu aktivitas anak seperti halnya orang dewasa yang mengalami sembelit. Namun, apakah gejala sembelit yang dialami oleh anak sama dengan yang dialami oleh mereka yang sudah dewasa? Nah daripada semakin penasaran, yuk mending kita simak penjelasannya berikut ini!

Gejala Sembelit Pada Anak

Mengetahui berbagai gejala dari suatu penyakit adalah hal penting mengingat kita perlu segera melakukan penanganan terhadap penyakit yang kita derita. Apa akibatnya jika penanganan sembelit pada anak terlambat? Tentu saja anak akan membutuhkan penanganan lanjutan bahkan bisa jadi memerlukan terapi khusus dan bisa jadi penyakit ini akan menyerang ke bagian tubuh lainnya.

Oleh sebab itu lah, kita perlu mengenali beberapa gejala awal sembelit pada anak berikut ini:

• Intesitas BAB anak yang sangat sedikit, lebih tepatnya kurang dari tiga kali dalam seminggu;
• Feses anak yang berukuran besar, keras, bahkan susah untuk dikeluarkan. Ketika selesai BAB anak cenderung merasa jika BAB-nya belum tuntas sehingga mereka akan bolak balik ke kamar mandi;
• Anak mengeluhkan rasa nyeri yang luar biasa pada bagian perut dan biasanya disertai juga rasa kembung;
• Anak mengalami urinary incontinence. Urinary incontinence merupakan suatu kondisi di mana anak akan buang air kecil lebih sering daripada biasanya dan cenderung terjadi pada siang atau malam hari;
• Anak cenderung menyilangkan tangan menutupi perutnya sebagai tanda dia menahan sakit atau bahkan sering kali duduk jongkok sebagai bentuk dia menahan agar feses tidak keluar di celana.

Penanganan Sembelit Pada Anak

Setelah mengetahui apa saja gejala sembelit pada anak, pastinya kita harus tahu juga bagaimana cara penanganan sembelit yang tepat. Kenapa begitu? Tentu saja untuk meminimalisir kemungkinan sembelit akan memasuki tahap kronis atau bahkan menyebar ke bagian lainnya dan bisa mengancam keselamatan jiwa anak sewaktu-waktu. Nah berikut adalah beberapa penanganan jitu alias tips yang bisa kita lakukan segera setelah anak didiagnosa mengalami sembelit:

1. Berolahraga

A group of diverse children playing outside.

Apakah kalian sering mengajak anak berolahraga? Apakah kalian tahu jika anak yang rutin berolahraga juga merupakan solusi yang tepat untuk melancarkan BAB anak? Kok bisa? Tentu saja karena ketika anak banyak bergerak maka usus akan bergerak secara alami dan juga akan memperlancar proses pencernaan anak.

2. Akupuntur

Akupuntur adalah cara lainnya yang bisa kita lakukan sebagai anak untuk mengobati masalah sembelitnya. Apabila akupuntur membuat anak tidak nyaman atau justru membuat anak takut, kita bisa melakukannya dengan alternatif lain yaitu dengan memijat bagian perut anak. Tentu saja pijatan yang kita berikan anak harus lembut supaya anak tidak merasa kesakitan dan lama kelamaan perut anak akan menjadi lemas dan tentunya pencernaan anak akan kembali lancar.

3. Mandi air hangat

Siapa sangka jika mandi air hangat bisa menjadi solusi yang tepat untuk masalah sembelit pada anak? Yup, mandi air hangat akan melemaskan otot-otot pada sekitar bagian perut sehingga saluran pencernaan kita akan menjadi lebih lancar. Kita bisa melakukan mandi air hangat dengan rutin hingga anak tidak mengeluhkan tentang rasa sakit dan kembung pada perutnya.

4. Mengurangi mengonsumsi makanan instan

Tidak bisa dipungkiri jika kita sering memberi anak makanan instan karena penyajiannya yang mudah dan cita rasanya yang lezat sehingga anak tidak akan rewel ketika menerimanya. Namun, apakah kalian tahu jika berbagai kandungan pada makanan instan justru bisa memicu timbulnya sembelit? Kok bisa? Tentu saja karena usus dan lambung tidak bisa mencerna kandungan pada makanan instan dengan baik dan justru usus membutuhkan energi ekstra untuk mengolah kandungan pada makanan tersebut. Kinerja usus yang ekstra ini lah akan berpengaruh terhadap feses anak, lebih tepatnya feses akan menjadi keras dan tentu saja menyebabkan rasa sakit pada anak.

5. Mengonsumsi lebih banyak buah

Tips terakhir yang bisa kita lakukan untuk melancarkan BAB anak adalah dengan membiasakan akan lebih mengonsumsi lebih banyak buah. Tidak dapat dipungkiri jika anak cenderung tidak menyukai buah dan memililih mengonsumsi cemilan lainnya, seperti permen atau coklat. Namun, sayangnya justru hal ini membuat anak akan kekurangan serat dan membuat anak mengalami sembelit. Untuk mengatasi hal ini, kita bisa memberi anak berbagai macam buah seperti pepaya, nanas, buah delima, apel, dan lain-lain.

Nah, itu tadi adalah beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk melancarkan BAB anak. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan mengenai solusi apa yang tepat untuk permasalahan ini? Kita juga sebaiknya menerapkan pola hidup sehat anak mulai dari sekarang supaya anak terhindar dari berbagai penyakit. So, tunggu apalagi untuk memulai hidup sehat?

instal aplikasi prosehatReferensi:
merdeka.com/sehat/anak-susah-bab-atasi-dengan-7-cara-ini.html
idntimes.com/food/dining-guide/safiramaharani/8-buah-ini-bantu-lancarkan-bab-1/full

WhatsApp Asisten Maya saja