Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ tips”

Showing 1–10 of 148 results

  • Kesehatan memang merupakan  hal yang sangat penting bagi kita. Bagi kita yang diberi nikmat kesehatan saat ini tentunya akan sangat bersyukur sekali sehingga dapat melakukan berbagai aktifitas dengan normal, serta tidak dapat dipungkiri pula, bahwa kesehatan memang sangat mahal harganya. Apalagi buat kita kaum wanita yang memiliki banyak sekali organ–organ vital dalam tubuh kita seperti […]

    Wanita Harus Mengonsumsi 10 Makanan ini!

    Kesehatan memang merupakan  hal yang sangat penting bagi kita. Bagi kita yang diberi nikmat kesehatan saat ini tentunya akan sangat bersyukur sekali sehingga dapat melakukan berbagai aktifitas dengan normal, serta tidak dapat dipungkiri pula, bahwa kesehatan memang sangat mahal harganya. Apalagi buat kita kaum wanita yang memiliki banyak sekali organ–organ vital dalam tubuh kita seperti organ reproduksi, tentu kita dituntut untuk dapat menjaga kesehatan organ–organ  reproduksi tersebut dan berbagai organ vital lainnya.

    Tidak hanya itu, wanita juga memiliki risiko terhadap banyak penyakit berbahaya seperti, kanker serviks, kanker payudara, kista ovarium,, dan yang lainnya, selain itu wanita juga nantinya akan mengalami kehamilan dan tentu saja harus mempersiapkan organ  reproduksi yang sehat agar terhindar dari masalah atau komplikasi selama kehamilan dan juga dapat melahirkan bayi yang sehat. Oleh karena itulah kita sebagai wanita, sangat disarankan untuk selalu menjaga makanan yang kita konsumsi serta rutin berolahraga dan beraktifitas fisik. Berikut ini adalah 10 makanan yang harus dikonsumsi oleh wanita untuk menjaga kesehatannya :

    Kacang – kacangan

    Tentunya kita para wanita menginginkan agar memiliki tingkat kesuburan dan kesehatan reproduksi yang baik dan sehat. Pada kacang – kacangan ini, memiliki kandungan vitamin E yang cukup tinggi sehingga sangat baik untuk meningkatkan kesuburan. Tidak hanya itu, vitamin E yang terkandung dalam kacang  kacangan ini juga sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Selain mengandung vitamin E yang cukup tinggi, kacang–kacangan juga kaya akan serat, sehingga dapat mengurangi risiko terkena penyakit diabetes, obesitas, kolesterol, dan juga hipertensi atau darah tinggi. Oleh karena itu, mulai sekarang cobalah untuk mengganti cemilan manis – manis dan keripik kentang Anda dengan kacang – kacangan.

    Baca Juga: Wanita Wajibkah Melakukan PapSmear

    Brokoli

    Brokoli merupakan jenis sayuran hijau yang kaya akan kandungan gizi nya. Konsumsi brokoli merupakan hal yang sangat disarankan dan diharuskan, karena terdapat kandungan sulforaphane yang dapat menurunkan dan mencegah kelebihan esterogen, sehingga dapat mencegah dari penyakit kanker serviks, kanker payudara dan yang lainnya.Selain itu, kandungan vitamin dan juga mineral pada brokoli juga tergolong tinggi, yang tentunya sangat baik untuk memelihara kesehatan kita para wanita.

    Bayam

    sayur bayam

    Sayur bayam kaya akan kandungan folat yang sangat baik bagi kita para wanita untuk persiapan kehamilan nantinya. Persiapan kehamilan  harus dilakukan dari sedini mungkin sebelum Anda menikah dan hamil nantinya. Selain itu, bayam juga mengandung kaya akan antioksidan yang baik untuk mencegah kanker dan juga baik untuk kesehatan kulit.

    Edamame

    Edamame memang terkenal akan kandungannya yang sangat baik bagi kesehatan wanita. Kandungan isoflavon yang terdapat dalam edamame ini, mampu mengurangi gejala menopause pada Anda nantinya. Selain itu, edamame ini juga kaya akan serat dan juga lemak baik, sehingga sangat baik untuk kesehatan organ – organ vital wanita.

    Ikan sarden

    Kandungan asam lemak omega 3 pada sarden memang tergolong cukup tinggi, oleh karena itu, sangat baik untuk menjaga kesehatan otak. Tidak hanya itu, bagi kita para wanita, sarden ini juga mengandung lemak sehat dan juga vitamin D yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas ASI kita nantinya, dan bagi yang belum menikah dapat menjadi persiapan kita sebelum menyusui nantinya, agar bayi yang kita lahirkan nantinya, mendapatkan ASI dengan kandungan gizi yang banyak dan berkualitas.

    Baca Juga: 7 Makanan Penyebab Sakit Kepala

    Aneka buah berry

    Buah berry ini tidak hanya warna nya saja yang cantik, tapi  juga kaya antioksidan dan anti kanker serta dapat memperbarui sel – sel yang rusak. Selain itu, buah berry dapat mencegah para wanita dari kepikunan.

    Pepaya

    Kandungan beta karoten dan likopen yang terdapat pada buah pepaya ini sangat baik bagi wanita karena dapat menurunkan risiko terhadap kanker leher rahim dan juga kanker payudara. Penyakit ini masih tinggi pada kaum wanita di Indonesia sampai sekarang.

    Yogurt

    Yogurt pada wanita sangat baik karena mengandung bakteri baik yang sangat baik untuk kesehatan organ  reproduksi wanita Yogurt dapat mencegah bakteri penyebab keputihan. Selain itu, bakteri baik yang terdapat pada yogurt juga sangat baik dalam  menjaga kesehatan usus, usus merupakan sumber dari berbagai penyakit berbahaya jika tidak dijaga kesehatannya.

    Alpukat

    Bagi wanita tentunya, mempunyai kulit yang sehat merupakan hal yang sangat diidam -idamkan . Buah alpukat mengandung vitamin E yang tinggi yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Selain itu, buah ini juga memiliki kandungan lemak sehat yang sangat baik bagi Anda yang sedang melakukan program penurunan berat badan dan menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.

    Baca Juga: 6 Rahasia Menciptakan Otak Cerdas

    Madu

    Madu yang sudah terkenal akan kandungan gizinya yang tinggi ini, tentunya sangat baik bagi wanita. Kandungan yang ada di dalamnya mampu menjaga kesehatan  reproduksi wanita, tidak hanya itu, kandungan gizi dalam madu  juga sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh dari berbagai penyakit.

    Itulah tadi beberapa makanan yang disarankan atau bahkan diharuskan bagi kaum wanita. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai makanan sehat untuk wanita dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Mendengar kata ‘kanker’, umumnya langsung terbayang penyakit berbahaya yang belum ada obatnya. Namun, sudahkah Sobat memahami apa itu kanker?  Jadi, sepanjang hidup kita, sel–sel sehat di tubuh membelah dan terbagi dengan cara terkontrol. Kanker mulai terjadi ketika sel entah bagaimana caranya berubah di luar kendali. Tumor merupakan massa yang terdiri dari sekelompok sel abnormal tersebut. […]

    Bagaimana Pengobatan Kanker yang Tepat?

    Mendengar kata ‘kanker’, umumnya langsung terbayang penyakit berbahaya yang belum ada obatnya. Namun, sudahkah Sobat memahami apa itu kanker?  Jadi, sepanjang hidup kita, sel–sel sehat di tubuh membelah dan terbagi dengan cara terkontrol. Kanker mulai terjadi ketika sel entah bagaimana caranya berubah di luar kendali. Tumor merupakan massa yang terdiri dari sekelompok sel abnormal tersebut. Namun yang perlu diingat, sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi tidak semua tumor bersifat kanker. Tumor jinak atau non kanker bersifat tidak menyebar ke bagian tubuh lain dan tidak menciptakan tumor baru. Sedangkan kanker ganas menyusuri sel sehat , mengganggu fungsi dari tubuh dan menarik nutrisi dari jaringan tubuh.

    Baca Juga: Ini 5 Perbedaan Kanker dan Tumor

    Kanker akan terus tumbuh dan menyebar melalui perluasan langsung atau melalui proses yang disebut metastasis, dimana sel–sel ganas akan berjalan melalui jalur limfatik atau pembuluh darah dan akhirnya membentuk tumor baru di bagian tubuh lainnya.

    Ada 5 jenis utama kanker yaitu karsinoma, sarcoma, melanoma, limfoma, dan leukemia. Karsinoma, merupakan kanker yang paling sering didiagnosis, dapat berasal dari kulit, paru–paru, payudara, pankreas dan organ kelenjar lainnya. Limfoma adalah kanker limfosit. Leukimia adalah kanker darah, biasanya tidak membentuk tumor padat.  Sarkoma dapat muncul di tulang, otot, lemak, pembuluh darah, tulang rawan, jaringan lunak, atau jaringan ikat lainnya dari tubuh. Sedangkan melanoma adalah kanker yang muncul di sel–sel yang membuat pigmen kulit.

    Kanker telah ada dari dahulu kala, tapi pengetahuannya hingga sekarang masih berkembang. Dokter yang ahli di bidang kanker atau disebut sebagai dokter onkologi telah membuat kemajuan luar biasa dalam diagnosis, pencegahan, dan pengobatan kanker. Hingga hari ini, lebih banyak orang yang telah terdiagnosis kanker dapat hidup lebih lama, tapi beberapa bentuk kanker tetap sulit ditangani. Perawatan modern yang terdapat saat ini secara umum meningkatkan kualitas hidup dan dapat memperpanjang kelangsungan hidup.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    Semakin cepat kanker terdiagnosis dan diobati, maka semakin baik juga peluangnya untuk sembuh. Beberapa jenis kanker seperti pada kulit, payudara, mulut, testis, prostat dan rektum dapat dideteksi dengan pemeriksaan dini rutin sebelum menjadi gejala serius lainnya muncul.

    Diagnosis kanker dimulai dengan pemeriksaan fisik menyeluruh dan riwayat medis lengkap. Pemeriksaan darah, urin dan tinja dapat pula dilakukan. Ketika tumor dicurigai, pemeriksaan seperti x ray, CT scan, MRI USG dan pemeriksaan endoskopi dapat membantu dokter untuk menentukan lokasi serta ukuran dari kanker. Biopsi perlu dilakukan untuk konfirmasi diagnosis yaitu sampel jaringan yang diduga tumor dikeluarkan dari tubuh dan kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk memeriksa apakah terdapat sel kanker.

    Jika sudah terdiagnosis positif kanker, tahap selanjutnya yang akan dilakukan oleh dokter ialah memastikan apakah terdapat penyebaran kanker ke bagian tubuh lain. Jika hasil biopsi telah positif untuk kanker, Sahabat dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter onkologi sebelum pengobatan dimulai.

    Sedangkan untuk pengobatan menghilangkan tumor atau memperlambat pertumbuhannya, tergantung dari jenis dan stadium dari kanker, seperti:  

    • Operasi, merupakan prosedur yang akan digunakan oleh dokter bedah untuk menghilangkan kanker dari tubuh Sobat.
    • Radioterapi, pilihan terapi ini akan menggunakan radiasi dosis tinggi untuk membunuh sel kanker dan mengecilkan ukuran tumor.
    • Kemoterapi, terapi dengan menggunakan Sobat untuk membunuh sel kanker.
    • Terapi hormon, digunakan untuk membantu memperlambat atau menghentikan pertumbuhan dari kanker payudara dan prostat.
    • Imunoterapi, terapi ini membantu imunitas tubuh untuk melawan kanker.

    Pilihan dari teknik pengobatan yang akan dipilih oleh dokter onkologi tentunya merupakan kombinasi dari pilihan terapi. Kombinasi terapi ini tidak luput dari efek samping yang dapat diderita oleh pasien kanker. Efek samping dapat terjadi karena terapi tidak hanya membunuh sel kanker, namun juga membunuh dan memperlambat sel-sel sehat lainnya. Efek samping yang sering dikeluhkan seperti kelelahan, mual, muntah dan rambut rontok.

    Baca Juga:  10 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kemoterapi

    Perawatan suportif dari perawat dan keluarga juga sangat penting pada pengobatan kanker. Tujuannya untuk menghilangkan rasa sakit dan gejala lainnya, menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas hidup, serta memberikan dukungan baik secara emosional, psikologi, dan logistik kepada pasien. 

    Olahraga ringan juga baik dilakukan untuk mengendalikan kelelahan, ketegangan otot, dan kecemasan pada mereka yang menderita kanker. Olahraga juga telah terbukti meningkatkan hasil terkait pengobatan kanker.

    Pengendalian dari nutrisi juga berperan penting dalam mencegah kanker. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kanker lebih umum terjadi pada beberapa orang dengan pola diet tertentu, seperti kanker kolorektal (usus besar) lebih sering terjadi pada orang yang sering mengonsumsi daging. Dari penelitan juga ditemukan beberapa suplemen dapat meningkatkan risiko kanker, seperti risiko kanker paru pada perokok yang rutin mengonsumsi beta karoten dan risiko kanker prostat pada pria yang mengonsumsi vitamin E dosis tinggi.

    Nah Sahabat, semoga pembahasan mengenai kanker dan pengobatannya ini dapat membantu, terutama jika teman atau kerabat Sobat terdiagnosis kanker. Ingat, segera konsultasikan hal tersebut kepada dokter ahli. Lalu, bagi Sahabat yang masih membutuhkan ulasan maupun produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Understanding Cancer- Diagnosis and Treatment – webmd.com/cancer/understanding-cancer-treatment#1, diakses pada tanggal 17-11-2018
    2. 5 of The Most Common Types of Cancer – ccsoncology.com/5-of-the-most-common-types-of-cancer/ , diakses pada tanggal 17-11-2018
    3. Know the Most Common Types of Cancer – everydayhealth.com/cancer/know-the-most-common-types-of-cancer.aspx, diakses pada tanggal 17-11-2018
    4. Common cancer types – cancer.gov/types/common-cancers, diakses pada tanggal 17-11-2018
    5. Types of cancer treatment – cancer.gov/about-cancer/treatment/types, diakses pada tanggal 17-11-2018
    Read More
  • Kesehatan adalah harta yang paling berharga dalam hidup, apalagi ditengah pandemi covid-19 seperti ini banyak sekali yang berusaha untuk menjaga kesehatan agar tidak terinfeksi virus covid-19 dan penyakit-penyakit lainnya, menjaga protokol kesehatan juga sudah menjadi hal yang diwajibkan, salah satunya menjaga stamina tubuh supaya tetap sehat. Pastikan Sahabat sudah memiliki rencana ke depan untuk asuransi kesehatan terbaik bagi […]

    Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik Untuk Keluarga Tercinta!

    Kesehatan adalah harta yang paling berharga dalam hidup, apalagi ditengah pandemi covid-19 seperti ini banyak sekali yang berusaha untuk menjaga kesehatan agar tidak terinfeksi virus covid-19 dan penyakit-penyakit lainnya, menjaga protokol kesehatan juga sudah menjadi hal yang diwajibkan, salah satunya menjaga stamina tubuh supaya tetap sehat. Pastikan Sahabat sudah memiliki rencana ke depan untuk asuransi kesehatan terbaik bagi keluarga.

    asuransi kesehatan terbaik

     

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Apa sih asuransi kesehatan itu? Asuransi kesehatan adalah produk asuransi yang menanggung biaya medis nasabah jika diharuskan ke dokter atau rumah sakit. Biaya medis apa saja sih yang ditanggung oleh asuransi kesehatan? Biaya medis yang ditanggung oleh asuransi kesehatan yaitu berupa penggantian biaya medis atau santunan tunai. Jadi, nasabah hanya perlu membayarkan biaya premi kepada pihak asuransi tersebut untuk mendapatkan beberapa manfaat, berupa biaya rawat inap, pembedahan, rawat jalan dan medical check up, biasanya pihak asuransi juga memberikan manfaat tambahan untuk biaya melahirkan, perawatan mata dan gigi.

    Anda juga harus kenali beberapa hal sebelum memilih asuransi kesehatan terbaik pada umumnya, seperti asuransi yang memiliki jaringan rumah sakit rekanan yang luas, manfaat pertanggungannya lengkap, hingga biaya limit rumah sakit yang harus sebanding dengan tingkat kualitas rumah sakit dengan biaya preminya. Apa saja sih yang harus anda kenali dalam memilih kriteria asuransi kesehatan terbaik untuk keluarga? Berikut tips dan penjelasannya

    1.Metode klaim cashless

    Dengan metode klaim cashless, nasabah hanya perlu membawa kartu asuransi kesehatan saja  dan menunjukkan kepada pihak rumah sakit untuk menanggung biaya medis tersebut. Artinya adalah nasabah tidak perlu membayarkan biaya medis terlebih dahulu untuk dana biaya perawatan di rumah sakit.

    2. Jaringan rumah sakit yang luas dan merata

    Pilihlah asuransi kesehatan yang memiliki jaringan rumah sakit yang luas dan merata, artinya jaringan rumah sakit yang luas dan merata adalah yang berdekatan dengan domisili rumah anda, kantor atau memiliki preferensi dokter. Mengapa?Jika asuransi kesehatan yang kamu pilih tidak termasuk dalam daftar rumah sakit tersebut, itu tidak bisa digunakan atau bisa namun perawatannya tidak maksimal.

    3. Menanggung biaya perawatan dengan optimal

    Rawat inap adalah biaya medis yang paling mahal untuk kesehatan, perhatikan biaya perawatan inap juga harus mencakupi biaya rawat jalan juga agar preminya juga bisa lebih terjangkau ya, tapi jika anda mempunyai budget untuk mencukupi manfaat keduanya akan lebih baik lagi.

    Baca Juga: 3 tipe Investasi untuk Mahasiswa

    4. Melindungi lebih banyak penyakit

    Saat memilih asuransi kesehatan yang baik, utamakan dengan melihat manfaat dalam melindungi banyak penyakit terutama saat pandemi Covid-19 ini. Lihatlah daftar penyakit dalam tanggungan asuransi kesehatan yang kamu pilih ya dan utamakan penyakit-penyakit yang sedang kritis. Jika semakin banyak penyakit yang ditanggung, semakin baik pula asuransi kesehatan tersebut.

    5. Proses klaim yang mudah

    Untuk calon nasabah, pilihlah asuransi kesehatan dengan metode klaim yang memudahkan anda dan yang menepati janji perlindungan kesehatan dengan sesuai. Seperti menerapkan prosedur yang lebih efektif dalam pendaftaran calon nasabah untuk melengkapi dokumen, mengisi formulir dan tanda tangan formulir dengan mudah, dengan masa pandemi seperti ini maksimalkan pendaftaraan dengan virtual/online.

    6. Masa tunggu singkat

    Waiting period atas jenis penyakit tertentu, biasanya asuransi kesehatan mengklaim masa tunggu untuk penyakit tertentu agar polis aktif, nah jika anda memilih asuransi kesehatan harus selektif dalam hal waiting period ya, semakin cepat suatu polis aktif, maka semakin cepat juga manfaat tersebut bisa digunakan.

    7. Perhatikan iuran premi

    Tujuan dari asuransi kesehatan untuk menghindari kita dari potensi pengeluaran yang besar saat kita sakit atau kecelakaan, namun untuk iuran premi juga harus diperhatikan dan diseimbangkan dengan penghasilan anda, agar keuangan tetap terjaga pilihlah asuransi kesehatan murni agar premi juga lebih terjangkau.

    8. Perhatikan plafon dengan premi

    Iuran premi yang dibayarkan harus seimbang dengan plafon yang diberikan ya, anda harus memperhatikan premi yang keluar dengan manfaat yang anda terima dari pihak asuransi kesehatan. Jadi, jangan sampai apa yang sudah dibayarkan tidak sebanding dengan limit dan manfaat yang diberikan.

    Baca Juga: 7 Cara Siasati Gaji Tidak Habis Sia-sia

    9. Memberikan tambahan manfaat banyak (rider)

    Tambahan manfaat yang banyak dan luas adalah kriteria asuransi kesehatan terbaik, seperti memberikan manfaat pada risiko penyakit kritis dalam medis sangat dibutuhkan, perlindungan kesehatan semacam ini juga penting karena sebagian besar pada penyakit kritis saat perawatan inap atau jalan kemungkinan dapat terjadi dan akan ditangani diluar biaya asuransi kesehatan. Maka dari itu, pilihlah kriteria dengan manfaat tambahan yang banyak agar perlindungan kesehatan lebih terjangkau dan sudah dipastikan aman.

    10. Menentukan premi dan manfaat sesuai kebutuhan

    Menentukan manfaat dan premi untuk nasabah sesuai kebutuhan juga sangat penting, pilihlah asuransi yang bisa memilih kebutuhan manfaatnya sesuai dengan nasabah sehingga iuran preminya juga jadi lebih padat. Nasabah juga jadi lebih mudah untuk menyesuaikan rencana keuangan untuk perlindungan kesehatan bagi keluarganya. Sistem ini lebih praktis, karena nasabah tidak perlu mencari asuransi lain lagi demi memenuhi kebutuhan manfaat yang kurang serta melakukan pendaftaraan ulang lagi. Nasabah bisa melakukan upgrade dan downgrade di polis yang sama.

    Sementara untuk masalah premi ada yang harganya terjangkau lebih murah dan lebih mahal, tergantung dengan pihak asuransi kesehatan tersebut. Jadi, pilihlah asuransi kesehatan terbaik untuk keluarga ya, tidak menguras tabungan dan pastikan rencana keuanganmu tetap aman, serta perlindungan kesehatan keluarga juga tetap terlindungi dengan optimal.

    Baca Juga: Kenali dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah!

    Sekian mengenai asuransi kesehatan keluarga terbaik yang bisa Sahabat jadikan sebagai proteksi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga terutama di masa pandemi Covid-19. Karena pentingnya asuransi kesehatan untuk proteksi, yuk jangan ragu untuk mendaftarkan diri dan keluarga pada asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Asuransi dari Prosehat ini juga dilengkapi dengan fasilitas tes Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Naomi C. 10 Asuransi Kesehatan Terbaik 2021 [Plus Manfaat-Manfaatnya] [Internet]. Lifepal Media. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://lifepal.co.id/media/asuransi-kesehatan-terbaik/
    2. Asuransi Kesehatan Terbaik, gratis biaya obat dan dokter selama 1 tahun! [Internet]. Lifepal Asuransi. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://lifepal.co.id/asuransi/kesehatan/?utm_campaign=SEM_HEA_PRO_KESEHATAN_NAVIGATE&utm_source=google&utm_medium=cpc&gclid=EAIaIQobChMIt63cy9K27gIVCg4rCh1I7A69EAAYAiAAEgLlmfD_BwE
    3. Asuransi Kesehatan Terbaik 2021 – Premi Murah dan Klaim Cepat! – Cermati.com [Internet]. Cermati.com. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://www.cermati.com/asuransi-kesehatan
    4. Pranoto S, Pranoto S. 9 Tips Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik [Internet]. Love Life. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://ilovelife.co.id/blog/9-tips-memilih-asuransi-kesehatan-keluarga-terbaik/
    Read More
  • Sarapan kerap diabaikan. Jika tak lapar, banyak orang memilih untuk tidak sarapan. Padahal, selama bertahun-tahun, para ahli gizi mengatakan bahwa sarapan yang sehat adalah awal yang penting untuk memulai hari. Sarapan bergizi dan seimbang memberikan tubuh energi dan mencegah kita untuk makan berlebihan selama sisa hari. Baca Juga: Panduan Menu Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi […]

    5 Resep Menu Sarapan Lezat dan Bergizi

    Sarapan kerap diabaikan. Jika tak lapar, banyak orang memilih untuk tidak sarapan. Padahal, selama bertahun-tahun, para ahli gizi mengatakan bahwa sarapan yang sehat adalah awal yang penting untuk memulai hari. Sarapan bergizi dan seimbang memberikan tubuh energi dan mencegah kita untuk makan berlebihan selama sisa hari.

    menu sarapan lezat dan bergizi

    Baca Juga: Panduan Menu Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi Seimbang

    Bagi Sobat yang ingin sarapan tapi mengeluh tak punya banyak waktu untuk menyiapkannya, jangan khawatir.

    Berikut ini ada 7 resep menu sarapan lezat dan bergizi, praktis dan sehat. Simak, yuk!

    1. Omelet dengan Tomat Goreng

    Telur kaya akan protein. Konsumsi protein saat sarapan membuat Sahabat kenyang lebih lama. Protein juga bermanfaat untuk mempertahankan massa otot dan melancarkan metabolisme tubuh. Orang dewasa membutuhkan setidaknya 20-30 gram protein di pagi hari.  Omelet adalah menu yang kaya protein. Menu sehat ini dapat tersaji tak kurang dari 10 menit di meja makan kamu. Berikut resepnya untuk 2 porsi.

    Baca Juga: 5 Resep untuk Penuhi Kebutuhan Protein dan Serat

    Bahan-bahan:

    • 1 sdt minyak
    • 3 buah tomat, dibelah dua
    • 4 butir telur
    • 1 sdm daun peterseli cincang
    • 1 sdm daun kemangi cincang
    • Lada hitam bubuk dan garam secukupnya

    Cara membuat:

    • Panaskan minyak dalam wajan anti lengket. Masukkan potongan tomat lalu tumis hingga tomat melunak dan berubah warna, angkat.
    • Aduk telur, masukkan  lada hitam dan garam secukupnya. Panaskan di atas wajan dan aduk perlahan dengan sendok kayu. Taburkan daun peterseli dan kemangi. Berhenti mengaduk setelah telur hampir matang dan menjadi omelet. Angkat.
    • Potong omelet menjadi 4 bagian. Sajikan dengan tomat.
    1. Smoothie Stroberi dan Alpukat

    Cobalah green smoothie ini sebagai menu sarapan. Smoothie hijau ini terbuat dari sayuran bayam yang dikombinasikan dengan buah yang kaya gizi untuk memenuhi asupan kalsium, vitamin C, folat dan serat.

    Produk Terkait: Jual Vitamin C

    Menurut laporan SFGate, rata-rata individu yang aktif perlu mengonsumsi hingga tiga cangkir sayuran setiap hari, serta dua cangkir buah. Nah, green smoothies umumnya sudah mencakup banyak sayuran dan buah. Ini tak hanya bermanfaat bagi kesehatan, namun juga bisa meningkatkan memori dan konsentrasi saat Sobat bekerja. Berikut resep smoothie yang bisa kamu coba:

    Bahan-bahan:

    • 160 gr stroberi matang, kupas
    • 160 gr bayam muda (baby spinach)
    • 1 buah alpukat kecil, belah dua dan ambil dagingnya
    • 150 ml yoghurt
    • 2 sdt air perasan jeruk

    Cara membuat:

    • Masukkan semua bahan ke dalam blender dan blender sampai benar-benar halus. Tuang ke dalam gelas dan minum langsung.
    1. Buah dan Keju

    Ini adalah menu sarapan yang simpel dan bergizi. Menyiapkannya juga sangat mudah. Siapkan buah favorit kamu, misalnya apel. Potong-potong kecil dan sajikan bersama keju cheddar dan kacang walnut. Sarapan praktis ini akan memenuhi kebutuhan tubuh akan kalori, vitamin, zat besi, kalsium, dan serat yang akan membuat kamu tetap fit dalam menjalani rutinitas harian.

    1. Salad Sayur dengan Daging Asap dan Telur

    Menu salad sebagai sarapan? Kenapa tidak? Mulailah hari kamu dengan resep sarapan sehat ini. Semangkuk sayuran hijau, misalnya kale muda (baby kale), sudah mencukupi setengah dari kebutuhan asupan sayur per hari.

    Baca Juga: Apa Saja Risiko Kurang Konsumsi Sayur dan Buah?

    Kale, adalah tumbuhan yang masih memiliki ‘hubungan saudara’ dengan kubis, brokoli dan kailan. Kale kaya akan serat dan asam lemak Omega-3. Kandungan kalsium dan proteinnya bahkan lebih tinggi dari bayam. Bagi kamu yang sedang dalam program penurunan berat badan, menu sarapan ini pas untukmu karena kale memiliki kadar kalori yang rendah.

    Bahan-bahan:

    • 1 sdt bawang putih cincang
    • Sedikit garam
    • 1 sdt minyak zaitun extra virgin
    • 2 sendok teh cuka anggur merah
    • Sedikit cabe bubuk
    • 3 cangkir sayur kale muda
    • 1 lembar daging asap, potong-potong dan tumis
    • 1 telur, goreng menjadi telur ceplok

    Cara membuat:

    • Tumbuk bawang putih dan garam dengan ulekan. Letakkan ke dalam mangkuk. Masukkan minyak zaitun, cuka, lada, dan sayur kale segar. Aduk rata.
    • Sajikan bersama daging asap dan telur ceplok.
    1. Granola yang Gurih

    Granola sangat bermanfaat bagi kesehatan, merupakan sajian snack (makanan ringan) kering dari biji oat. Biasanya pada proses pemanggangan, biji oat pipih ini juga dicampurkan dengan beberapa jenis biji-bijian, kacang-kacangan cincang, aneka buah kering dan jenis beras-berasan.

    Granola sangat baik untuk dijadikan menu sarapan. Granola mampu menurunkan kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung, mengatur sistem pencernaan, dan menurunkan tekanan darah. Granola sangat tepat diasup saat pagi hari. Asupan granola membantu meningkatkan energi, mencegah anemia dan meningkatkan aktivitas di otak. Sangat cocok bagi kamu yang bekerja di kantor dan perlu untuk fokus.

    Menu sarapan ini sangat nikmat dan mengandung protein, serat, vitamin dan mineral.  Jika tidak memiliki granola kemasan di rumah, Moms bisa membuat sendiri seperti resep berikut ini.

    Bahan-bahan:

    • 1 cangkir oatmeal
    • 1 cangkir irisan almond
    • 2 cangkir sereal jagung
    • 1 cangkir kismis
    • 5 butir kurma cincang halus
    • 2 sdm gula aren (palm sugar)
    • 100 ml yoghurt

    Cara Membuat:

    • Rebus yoghurt, kurma, dan gula aren hingga mendidih/meletup-letup, sisihkan.
    • Campurkan granola (oatmeal, sereal jagung dan almond) dalam wadah.Tuangkan yoghurt sedikit, aduk rata. Taburkan kismis, aduk rata. Masukkan dalam loyang dan panggang di oven selama 5 menit.
    • Keluarkan loyang, aduk campuran granola, panggang lagi selama 5 menit.
    • Granola siap disajikan. Tuang yoghurt kental di mangkuk, taburkan granola dan tuangkan yoghurt lagi.
    • Simpan granola dalam wadah kedap udara dan sajikan sewaktu-waktu. Granola akan tahan selama 2 minggu.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolesterol

    Nah, demikianlah 7 resep menu sarapan lezat dan bergizi yang bisa Sahabat coba di rumah. Untuk informasi lain seputar produk makanan sehat atau informasi kesehatan lain, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. tomatoes H, Buenfeld S. Herb omelette with fried tomatoes [Internet]. BBC Good Food. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: bbcgoodfood.com/recipes/herb-omelette-fried-tomatoes
    2.  Cold F, Health E, Disease H, Disease L, Management P, Conditions S et al. The Benefits of Eating Breakfast [Internet]. WebMD. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: webmd.com/diet/features/many-benefits-breakfast#1
    3. How Breakfast Green Smoothies Will Improve Your Life? [Internet]. HuffPost. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: huffingtonpost.com/adonia-dennis/8-ways-green-smoothies-fo_b_12892426.html
    4. Healthy breakfast [Internet]. BBC Good Food. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: bbcgoodfood.com/recipes/collection/healthy-breakfast
    5. Egg B, Kitchen E. Baby Kale Breakfast Salad with Bacon & Egg Recipe [Internet]. EatingWell. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: eatingwell.com/recipe/251409/baby-kale-breakfast-salad-with-bacon-egg/
    6. Kale, Si Ratu Sayuran Yang Kaya Manfaat [Internet]. Womantalk.com | Perempuan Berbagi Inspirasi. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: womantalk.com/food/articles/kale-si-ratu-sayuran-yang-kaya-manfaat-xozXp
    7. 9 Surprising Benefits of Granola | Organic Facts [Internet]. Organic Facts. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: organicfacts.net/health-benefits/other/granola.html
    8. Octavialni N. Resep Homemade granola and yoghurt oleh Nadia Octavialni [Internet]. Cookpad. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: cookpad.com/id/resep/1444060-homemade-granola-and-yoghurt
    9. realsimple.com [Internet]. Real Simple. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: realsimple.com/food-recipes/recipe-collections-favorites/healthy-meals/breakfast-to-go?slide=120918#120918
    Read More
  • Sobat, apakah kalian sudah yakin bahwa makanan yang kalian konsumsi selama ini sudah memenuhi standar kesehatan? Yakin sudah sehat? Siapa tahu 6 zat gizi ini terlewatkan. Ayo intip 6 zat gizi yang sering dilupakan berikut: 1. Selenium Mungkin Sobat jarang sekali mendengar tentang selenium dan bahkan tidak mengetahui bahwa selenium berfungsi penting bagi tubuh. Tahukah […]

    Yakin Sudah Sehat? 6 Zat Gizi Ini Mungkin Terlewatkan!

    Sobat, apakah kalian sudah yakin bahwa makanan yang kalian konsumsi selama ini sudah memenuhi standar kesehatan? Yakin sudah sehat? Siapa tahu 6 zat gizi ini terlewatkan.

    Ayo intip 6 zat gizi yang sering dilupakan berikut:

    1. Selenium

    Mungkin Sobat jarang sekali mendengar tentang selenium dan bahkan tidak mengetahui bahwa selenium berfungsi penting bagi tubuh. Tahukah kalian kalau selenium merupakan elemen gizi yang diperlukan oleh tubuh untuk mengurungi risiko berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung dan juga imun. Banyaknya radikal bebas dalam tubuh dapat berakibat pada kerusakan sel lemak, protein dan DNA. Selenium dapat mencegah terjadinya oksidasi dari lemak jahat sehingga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah). Selain itu, selenium juga berfungsi untuk menghancurkan patogen, baik virus maupun bakteri. Makanan yang banyak mengandung selenium, yaitu makanan laut, sereal, daging olahan.

    Baca Juga: Panduan Nutrisi untuk Mencegah Virus Corona Seperti Apa?

    2. Kalsium

    Seperti kita ketahui, kalsium bermanfaat untuk pertumbuhan tulang. Tahukah Sobat bahwa pada wanita yang sudah menopause, risiko terjadinya osteoporosis dan patah tulang meningkat? Gejolak penurunan hormon yang terjadi pada wanita yang menopause mengakibatkan peningkatan risiko terkena osteoporosis dan patah tulang. Oleh karena itu, sumber kalsium dari makanan sangat diperlukan untuk membantu proses pembentukan tulang. Kandungan kalsium tertinggi dapat diperoleh dari susu, keju, yoghurt, sumber lainnya ialah gandum, sereal, telur dan ikan.

    Produk Terkait: Jual Produk Osteoporosis

    3. Magnesium

    Magnesium berfungsi untuk pembentukan energi, tulang, jantung, dan kontraksi otot. Kekurangan magnesium dapat berdampak pada kecemasan, lemas, agitasi, kaku otot, kram otot, konstipasi, migrain, gangguan irama jantung dan osteoporosis. Bila Sahabat ingin menghindari kelainan-kelainan tersebut, ayo mulai sekarang perbanyak konsumsi gandum, alpukat, kacang, dark chocolate, tahu dan biji-bijian.

    4. Kalium

    Tahukah Sahabat kalau tidak hanya kalsium tetapi juga ada kalium yang sering terlewatkan padahal memiliki peranan yang penting bagi tubuh khususnya pada pertumbuhan tulang sehingga dapat mencegah terjadinya osteoporosis? Tak hanya untuk pertumbuhan tulang, kalium juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya risiko kanker dan penyakit jantung koroner. Banyaknya konsumsi kalium dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Kentang, saos tomat, ubi, jagung, pisang dan tuna merupakan sumber makanan yang kaya kalium.

    Baca Juga: Pusing Kepala Berkurang Jika Sahabat Sering Mengonsumsi Sayur Buah Berikut

    5. Vitamin E

    Sumber vitamin E yakni tepung maizena, kelapa, blackberry, kacang almond, hazelnut, mangga, cranberries, blackcurrant, kiwi dan alpukat. Vitamin E berfungsi untuk mencegah pembentukan radikal bebas yang bisa berdampak pada kerusakan sel, organ ataupun DNA. Vitamin E juga turut dalam mencegah terjadinya penyakit jantung dengan cara mencegah biosintesis kolesterol, selain itu sebagai zat anti kanker sebab dapat mencegah pertumbuhan sel kanker serta meningkatkan imunitas tubuh. Vitamin E juga turut berperan dalam mencegah terjadinya penyakit alzheimer dan bermanfaat dalam menjaga kesehatan kulit.

    Produk Terkait: Jual Vitamin E

    6. Vitamin D

    The Sunshine Vitamin, itulah julukan vitamin D, 50% dari penduduk di seluruh dunia kekurangan vitamin D karena perubahan gaya hidup dimana aktivitas di luar ruangan berkurang dan juga polusi udara. Kekurangan vitamin D berperan dalam berkurangnya penyerapan kalsium. Rendahnya  kadar vitamin D dalam tubuh juga kerap dikaitkan dengan obesitas, depresi, patah tulang dan penyakit autoimun. Yuk, Sobat biasakan konsumsi makanan yang mengandung tinggi vitamin D seperti sayur-sayuran hijau, susu, ikan, jamur dan buah-buahan dari sekarang dan jangan takut memaparkan tubuh Anda dengan sinar matahari pagi.

    Baca Juga: Ini Dia Cara Mengobati Osteoporosis yang Tepat

    Nah, sekarang Sobat sudah mengetahui 6 zat gizi yang sering terlewatkan. Jika Sahabat membutuhkan suplemen kesehatan maupun artikel kesehatan lain, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Tinggi U. Selenium: Its Role as Antioxidant in Human Health. Environ Health Prev Med. 2008 Mar; 13(2): 102–108.
    2. Shenkin A. Micronutrients in Health and Disease. Postgrad Med J. 2006 Sep; 82(971): 559–567.
    3. Grober U, Schmidt J, Kisters K. Magnesium in Prevention and Therapy. Nutrients. 2015 Sep; 7(9): 8199–8226.
    4. Beto JA. The Role of Calcium in Human Aging. Clin Nutr Res. 2015; 4(1): 1–8.
    5. Weaver CM. Potassium and Health. Advances in Nutrition. 2013; 4(3): 368S–377S.
    6. Nair R, Maseeh A. Vitamin D: The “Sunshine” Vitamin. J Pharmacol Pharmacother. 2012 Apr-Jun; 3(2): 118–126.
    Read More
  • Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang pada makanan tentunya sangat berpengaruh pada perkembangan fisik dan otak anak, serta untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Jika makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sejenis junk food yang bergizi sedikit dan berlemak tinggi, tentunya hal tersebut akan berdampak pada masalah kesehatan pada keluarga, seperti penyakit diabetes, ginjal, kolesterol tinggi, asam […]

    Panduan Menu Masakan Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi Seimbang

    Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang pada makanan tentunya sangat berpengaruh pada perkembangan fisik dan otak anak, serta untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Jika makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sejenis junk food yang bergizi sedikit dan berlemak tinggi, tentunya hal tersebut akan berdampak pada masalah kesehatan pada keluarga, seperti penyakit diabetes, ginjal, kolesterol tinggi, asam urat, hingga jantung.

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Oleh karena itu, penting sekali bagi kita para ibu untuk memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi anggota keluarga di rumah. Memasak serta mengolah sendiri masakan yang akan dikonsumsi, akan lebih menjamin kualitas serta kandungan gizi yang ada di dalamnya. Selain itu ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam menyajikan menu masakan keluarga, yaitu diantaranya:

    Buat daftar menu masakan sehat harian

    Kita menjadi lebih mudah dalam berbelanja dan juga sangat membantu dalam memasak sehari-hari dengan membuat daftar menu makanan sehat. Kita juga jadi mengetahui apa-apa saja yang nantinya harus dibelanjakan. Selain itu, juga setiap harinya, kita tidak perlu membuang-buang waktu lagi untuk memikirkan masak apa hari ini? Hal ini karena sudah ada jadwal menu masakan sehat harian yang akan kita buat.   

    Melihat pada resep-resep masakan sehat

    Resep dan tutorial cara membuat menu masakan sehat sudah banyak tersebar di internet, baik itu lewat instagram ataupun youtube. Anda perlu untuk rajin-rajin melihat pada resep dan juga tutorial masakan sehat ini. Selain mengetahui cara membuatnya, Anda juga mendapatkan ide masakan-masakan sehat terbaru yang beraneka ragam dan tidak monoton.

    Baca Juga: 11 Makanan yang Bisa Mengurangi Resiko Stress

    Perbanyak sayuran

    Pada menu masakan sehat sehari- hari, jangan lupa untuk memperbanyak sayuran di dalamnya. Sayuran ini merupakan hal yang sangat penting dalam pemenuhan gizi seimbang dan sebagian dari isi piring kita, menurut kementrian kesehatan, sebagian besarnya adalah berisi sayuran. Pasalnya sayuran ini memang sangat baik untuk kesehatan, melancarkan pencernaan, mengeluarkan toksin – toksin yang ada dalam tubuh, dan juga menghindari diri dari resiko terkena berbagai macam penyakit tidak menular. Berikut, contoh resep sayuran yang dapat Anda buat di rumah, simple dan menyehatkan.

    • Sup ayam sayuran

    Bahan yang dibutuhkan :

    • 500 ml air kaldu ayam
    • Daging ayam fillet, potong-potong dadu, rebus.
    • Brokoli, potong kecil
    • 2 buah wortel, iris
    • 4 buah buncis, iris
    • 1 buah tomat, potong empat
    • 1 batang daun seledri, iris tipis
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • Secukupnya garam, pala dan lada

    Cara membuat :

    • Tumis bawang putih yang sudah dihaluskan.
    • Didihkan 500 ml air kaldu ayam. Setelah mendidih, masukkan bumbu yang sudah ditumis, dan wortel yang sudah dikupas, cuci bersih dan diiris. Tunggu hingga wortel empuk.
    • Kemudian jika ortel sudah empuk, masukkan buncis.
    • Selanjutnya, masukkan brokoli. Jika brokoli sudah matang, masukkan tomat, daun seledri, dan daging ayam. Dan terakhir tambahkan garam, lada dan pala. Koreksi rasa.
    • Sup ayam sayuran, siap untuk dinikmati.

    Sediakan buah sebagai cemilan

    Sebagai cemilan sehat atau selingan antara jeda waktu makan, Anda dapat menjadikan buah sebagai cemilan atau selingan tersebut. Anggota  keluarga menjadi terhindar dari mengonsumsi cemilan-cemilan yang tidak sehat seperti keripik kentang, cake, cookies dan yang lainnya. Sehingga dengan itu pula, akan lebih terjaga kesehatan anggota keluarga dan terhindar dari penyakit-penyakit yang disebabkan oleh obesitas dan juga cemilan berpengawet dan mengandung pewarna, seperti, diabetes, kolesterol tinggi, kanker, stroke hingga jantung.

    Jauhi minuman manis dan biasakan minum air putih

    Pada minuman manis tentunya memiliki kandungan glukosa yang tinggi. Jika tubuh terlalu banyak mengonsumsi glukosa, akan berdampak pada timbulnya penyakit tertentu, seperti diabetes dan jantung. Oleh karena itu, alangkah lebih baik jika kita mulai membiasakan pada anggota keluarga kita untuk mengonsumsi air putih sebagai minuman harian. Selain mengurangi resiko dari penyakit-penyakit tersebut, air putih juga mampu mengeluarkan racun-racun dalam tubuh.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat Untuk Jantungmu

    Biasakan sarapan

    Membiasakan sarapan setiap hari bagi anggota keluarga, agar terhindar dari jajan sembarangan nanti saat di luar rumah, dan juga menghindari dari porsi makan siang yang terlalu banyak akibat kelaparan. Anda dapat menyajikan sereal, salad buah atau sayur, nasi merah dan  lauk dan yang lainnya sebagai sarapan sehat untuk angota keluarga Anda.

    Berikut contoh ide resep sarapan sehat yang dapat Anda buat untuk anggota keluarga Anda :

    • Sandwich

    Bahan yang dibutuhkan :

    • Roti gandum
    • 1 lembar selada
    • 1 buah tomat
    • 1 telur ceplok
    • Yogurt

    Cara membuat :

    • Panggan roti yang sudah diolesi margarin.
    • Kemudian, tambahkan 1 lembar selada pada tiap 1 tangkap roti, ½ buah tomat, dan 1 lembar telur ceplok. Dan tambahkan yogurt di atasnya. Sandwich siap untuk dihidangkan sebagai sarapan sehat keluarga.

    Baca Juga: Tips Makanan Sehat Sesuai jam Makan

    • Salad buah

    Bahan yang dibutuhkan :

    • 3 buah stroberi
    • 1 buah alpukat
    • 1 buah pisang
    • 1 buah apel
    • 3 sdm yogurt

    Cara membuat :

    • Cuci dan potong semua buah, kemudian taruh di mangkok buah yang sudah dipotong-potong.
    • Kemudian siram dengan yogurt di atasnya.
    • Salad buah sehat untuk sarapan keluarga, siap untuk dihidangkan.

    Itulah tadi beberapa panduan menu masakan sehari-hari, buat keluarga dengan gizi yang seimbang. Jangan lupa untuk mengurangi takaran garam dan juga gula pada masakan sehat harian Anda, dan sebisa mungkin untuk menghindari vetsin atau MSG.  Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai produk gizi seimbang silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Manusia adalah makhluk sosial yang dalam kehidupannya membutuhkan keberadaan orang lain. Setiap manusia memiliki kemampuan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Semenjak bayi sampai tua, kita membutuhkan orang lain untuk hidup bersama. Ada berbagai jenis hubungan antar manusia, salah satunya adalah hubungan cinta yang terjalin antar individu. Cinta itu sendiri sebenarnya merupakan pengalaman terpenting dan […]

    Menjadi Ibu VS Karier, Bagaimana Menyeimbangkannya?

    Manusia adalah makhluk sosial yang dalam kehidupannya membutuhkan keberadaan orang lain. Setiap manusia memiliki kemampuan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Semenjak bayi sampai tua, kita membutuhkan orang lain untuk hidup bersama. Ada berbagai jenis hubungan antar manusia, salah satunya adalah hubungan cinta yang terjalin antar individu. Cinta itu sendiri sebenarnya merupakan pengalaman terpenting dan paling diinginkan dalam kehidupan manusia. Ada banyak bentuk-bentuk cinta dalam kehidupan manusia, antara lain perasaan cinta antara manusia dengan Tuhan, rasa cinta pada pada keluarga, dan yang tidak kalah penting adalah hubungan cinta dengan lawan jenis yang disukainya.

    Baca Juga: 5 Tips Bagi Waktu untuk Wanita Karier yang Berkeluarga

     

    Hubungan cinta dengan lawan jenis antara laki-laki dan perempuan biasanya diharapkan berujung pada pernikahan. Pearson & Lee dalam Sarwono (1996), mengatakan bahwa pernikahan adalah puncak dari hubungan intim antar jenis kelamin dimana kedua belah pihak saling membagi pengalaman dan perasaan serta pikiran. Saat memasuki pernikahan, tentu saja seorang laki-laki dan perempuan akan memainkan peran baru sebagai suami dan istri. Terlebih jika sudah memiliki anak, mereka akan mendapatkan peran baru sebagai orang tua, ayah dan ibu.

    Baca Juga: 5 Gejala Kanker Serviks yang Perlu Kamu Ketahui

    Seorang ibu bekerja yang memiliki anak tentunya memiliki tantangan-tantangan sendiri dalam membesarkan anak-anaknya. Kadang seorang perempuan pekerja yang melahirkan seorang anak akan dihadapkan pada 2 pilihan, melanjutkan bekerja atau berhenti bekerja untuk mengurus segala kebutuhan anak. Ibu yang memilih untuk tetap bekerja atau berhenti bekerja setelah memiliki anak tentu saja sudah memikirkan berbagai hal, sehingga keputusan yang mereka ambil merupakan keputusan yang mereka anggap paling tepat.

    Saat ini menjadi seorang wanita karier merupakan pilihan yang memang dapat diambil oleh siapapun. Kita bisa lihat saat ini perempuan dapat bekerja pada berbagai bidang, bahkan untuk bidang strategis seperti kepala daerah, menteri, manager, direktur, dan masih banyak lagi. Handayani, dkk (2012) mengemukakan bahwa seorang perempuan yang bekerja, memiliki peran ganda yang harus dijalankan pada saat bersamaan. Ia harus bertanggung jawab atas pekerjaannya, juga bertanggung jawab atas perkembangan anak. Hal ini yang sering dikhawatirkan oleh ibu bekerja, mereka khawatir jika tidak dapat memberikan yang terbaik bagi keluarganya. Achmad (dalam Wibowo, 2011) mengemukakan bahwa jumlah wanita yang mencari kerja akan semakin bertambah dari waktu ke waktu pada sebagian wilayah di dunia. Hal ini dipengaruhi oleh kesetaraan kesempatan yang diperoleh perempuan untuk mendapatkan pendidikan dan juga pekerjaan.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    Work life Balanced tentu saja dapat dimiliki oleh ibu bekerja, jika mereka dapat membagi waktu dan perhatian antara pekerjaan dan keluarga. Juga dengan keteguhan hati bahwa keluarga merupakan fokus yang paling utama. Namun, tentu saja ada beberapa hal terkait pekerjaan ibu yang dapat memengaruhi pengasuhan buah hati mereka, antara lain:

    • Kesepakatan dalam keluarga mengenai pembagian peran dalam rumah tangga.
    • Jenis pekerjaan yang dimiliki oleh ibu, pekerjaan yang stressfull atau pekerjaan yang lebih santai
    • Jarak antara kantor dan rumah.
    • Lokasi kerja, apakah harus dikerjakan di kantor atau bisa dikerjakan di rumah.
    • Adakah orang yang dapat dipercaya untuk mengurus segala kebutuhan anak saat ibu bekerja, dll.

    Nah, agar pengasuhan anak pada ibu bekerja bisa tetap berjalan secara optimal, dan ibu tetap bisa menjalankan berbagai perannya, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

    • Carilah pengasuh yang berkualitas untuk menemani anak. Hal ini bertujuan agar ibu benar-benar yakin dan merasa percaya diri saat harus bekerja dan meninggalkan anak bersama pengasuhnya.
    • Jika anak ‘dititipkan’ kepada keluarga dekat (orang tua atau mertua), sebaiknya mereka memang bersedia dan mampu untuk membantu mengurus anak.  Walaupun dititipkan pada keluarga, tetap sediakan pengasuh yang berkualitas, jadi keluarga hanya perlu mengawasi.
    • Buatlah daftar kegiatan harian yang bisa dilakukan oleh anak-anak, sehingga pengasuh lebih mudah untuk mendampingi anak-anak
    • Berikan juga fasilitas untuk bermain bagi anak, misalnya puzzle, buku gambar, pensil warna, dan mainan edukatif lainnya.
    • Buat list aturan yang harus diterapkan kepada anak, seperti jam tidur siang, penggunaan gadget, dll.
    • Meminimalisasi kerepotan yang terjadi pagi hari. Contohnya dengan menyiapkan pakaian dan segala keperluan yang akan dipakai atau dibawa dari malam hari, menyiapkan sarapan sederhana dan sehat yang tidak membutuhkan waktu lama untuk mengerjakannya, dan bangun lebih pagi. Bila melakukan hal ini, diharapkan ibu tidak terburu-buru saat pagi hari, dan bisa tetap melakukan segala rutinitas dengan santai dan tenang.
    • Buat jadwal pengaturan transportasi anak, misalnya siapa yang mengantar dan menjemput ke sekolah atau tempat les.
    • Usahakan setiap hari ibu bisa berkomunikasi dengan anak-anak, melalui telepon pengasuh atau keluarga atau melakukan video call.
    • Setelah kembali dari bekerja, istirahat sejenak atau rileksasi sejenak, supaya dapat fokus dan tenang saat berhadap dan bermain dengan anak.
    • Ibu juga berhak untuk mendapatkan ‘me time’, dengan melakukan hobi atau kegiatan positif yang disukai, maupun memanjakan diri ke salon.
    • Rencanakan kegiatan positif bersama keluarga, misalnya liburan, berenang, main sepeda, menonton film di bioskop, dll.

    Baca Juga: Ternyata Kurang Tidur Picu Kanker Payudara

    Nah, selain saran-saran di atas, hal yang tidak kalah penting adalah buat jadwal untuk bisa tetap menghabiskan waktu berdua dengan pasangan. Karena hubungan yang harmonis antara suami dan istri tentu saja akan memberikan dampak positif bagi pengasuhan anak.

     Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai ibu rumah tangga dan wanita karier serta membutuhkan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan menghubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    – Handayani, A., Maulia, D., & Yulianti, P. D. (2012). Pengaruh konflik peran ganda terhadap kinerja guru. Penilaian kinerja untuk peningkatan profesionalisme guru berkelanjutan. prosiding.upgrismg.ac.id/
    – Wibowo, (2011). Peran Ganda Perempuan Dan Kesetaraan Gender. Muwazah, 2.

    Read More
  • Setiap wanita yang menikah, lalu kemudian memiliki anak, biasanya akan berada pada satu momen mereka dihadapkan dengan pilihan: “Apakah saya akan terus bekerja dan meninggalkan anak di rumah, atau meninggalkan karier dan menjadi ibu rumah tangga untuk menemani anak?”  Hmm, rasanya perdebatan mengenai keputusan menjadi ibu bekerja atau ibu rumah tangga tidak ada habisnya ya, […]

    Bedakah Kondisi Psikis Ibu Rumah Tangga VS Ibu Bekerja?

    Setiap wanita yang menikah, lalu kemudian memiliki anak, biasanya akan berada pada satu momen mereka dihadapkan dengan pilihan: “Apakah saya akan terus bekerja dan meninggalkan anak di rumah, atau meninggalkan karier dan menjadi ibu rumah tangga untuk menemani anak?”  Hmm, rasanya perdebatan mengenai keputusan menjadi ibu bekerja atau ibu rumah tangga tidak ada habisnya ya, Sobat. Tapi sebenarnya pilihan mana sih yang lebih baik? Lantas, apa dampak dari pilihan tersebut terhadap keluarga?

    Menurut John Bowlby, Psikolog pembuat teori mengenai Attachment, bayi perlu memiliki hubungan yang hangat dan berkesinambungan dengan ibu atau figur pengasuh permanen lainnya, untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Lebih lanjut, Susan H. Landry, PhD dari Children’s Learning Institute, University of Texas Health Science Center, juga mengatakan bahwa ikatan batin yang baik dengan figur pengasuh dan pola pengasuhan yang responsif sudah terbukti mampu meningkatkan kemampuan regulasi emosi, pembuatan keputusan, serta perkembangan kognitif anak.


    Bila mengacu kepada penjelasan ini, maka dapat kita lihat bahwa menjadi ibu rumah tangga mungkin keputusan yang paling tepat untuk perkembangan anak.

    Baca Juga: Perbedaan Peran Ayah dan Ibu Bagi Anak

    Namun, menurut suatu polling, ibu rumah tangga ternyata juga memiliki tingkat kesedihan dan stres yang tinggi dalam menjalani harinya. Sekitar 50% ibu rumah tangga dilaporkan merasa stres dengan kehidupan sehari-hari mereka. Stres yang dirasakan karena tekanan hidup dan tuntutan peran sebagai ibu, juga turut membuat ibu rumah tangga tidak bisa menghabiskan waktu yang berkualitas dengan anak-anak mereka di rumah. Studi dari Highland Spring terhadap 10.000 keluarga mengungkapkan bahwa orangtua hanya menghabiskan waktu tidak terinterupsi sekitar 34 menit dalam sehari dengan anak mereka karena adanya masalah dan stres dalam hidup. Wah Sobat, ternyata ibu rumah tangga pun memiliki keterbatasan dalam pola interaksi dengan anak ya, ternyata.

    Bagaimana dengan ibu bekerja? Penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Child Health and Development menunjukkan bahwa anak dari ibu yang bekerja memiliki pencapaian akademis yang lebih tinggi, karier yang lebih sukses, serta menghasilkan skor kognitif yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan ibu bekerja memiliki kestabilan finansial yang lebih baik, sehingga dapat memberikan fasilitas yang lebih memadai untuk anak mereka. Waktu yang terbatas dan tuntutan pekerjaan juga membuat ibu bekerja berusaha untuk lebih efisien dalam mendampingi anak, sehingga mereka menjadi lebih sensitif dengan kebutuhan anaknya. Jadi, ibu bekerja pun memiliki keunggulan yang serupa ya, Sobat.

    Baca Juga: 6 Makanan Agar Asi Tetap Lancar

    Namun perlu diketahui, ibu bekerja lebih rentan untuk merasa lelah dan tertekan karena tuntutan untuk menyeimbangkan peran sebagai karyawan, ibu, serta istri. Polling lainnya menunjukkan bahwa 48% ibu bekerja merasa stres karena tuntutan peran yang harus dijalankan. Angka ini tidak berbeda jauh dengan persentase stres pada ibu rumah tangga. Lebih lanjut, perasaan stres ini dapat memengaruhi hubungan orangtua-anak di rumah serta berdampak pada tingkah laku anak ke depannya.  

    Lantas, sebenarnya mana yang lebih baik sih, Sobat? Dari berbagai studi yang dilakukan, sebenarnya tidak pernah ada kesimpulan yang pasti mengenai peran mana yang lebih baik. Poin penting yang ditekankan adalah kemampuan ibu untuk untuk merasa puas dan terpenuhi dengan peran yang mereka jalankan. Hal ini dapat membantu mengurangi tingkat stres ibu, sehingga mereka dapat menjalin hubungan yang baik dengan keluarga. Rasa bahagia dengan peran yang mereka emban ini akan membantu ibu untuk bersikap positif dengan anak dan menghabiskan waktu yang berkualitas dengan mereka, tanpa terganggu dengan stres keseharian. Hal ini didukung oleh studi Milkie, et al. (2015), dimana ditemukan bahwa jumlah waktu yang dihabiskan oleh orangtua dengan anaknya, tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan emosi dan kognitif mereka. Waktu yang berkualitas lebih dibutuhkan, dibandingkan kuantitasnya.

    Baca Juga: Intip 7 Cara Menjadi Wanita Sukses

    Jadi Sobat, apapun peran yang seorang ibu pilih, hal yang lebih penting adalah dukungan yang lingkungan berikan, agar ibu merasa bahagia dan berdaya dengan posisi yang mereka pilih.  Jika membutuhkan produk kesehatan berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

    Referensi:

    – Attachment Theory – Simply Psychology [Internet]. Simply Psychology 2017. [cited 26 November 2018]. Available from: simplypsychology.org/attachment.html
    – The Role of Parents in Early Childhood Learning – Encyclopedia of Early Childhood Development [Internet]. Encyclopedia of Early Childhood Development 2014. [cited 26 November 2018]. Available from: child-encyclopedia.com/parenting-skills/according-experts/role-parents-early-childhood-learning
    – Stay-at-Home Moms Report More Depression, Sadness, Anger – Gallup [Internet]. Gallup 2012. [cited 26 November 2018]. Available from: news.gallup.com/poll/154685/stay-home-moms-report-depression-sadness-anger.aspx
    – What Research Says About Being a Stay-at-Home Mom – Verywell Family [Internet]. Verywell Family 2018. [cited 26 November 2018]. Available from: verywellfamily.com/research-stay-at-home-moms-4047911
    – Common Causes of Stress for Mothers – Secure Teen [Internet]. Secure Teen 2013. [cited 26 November 2018]. Available from: secureteen.com/working-mom/children-of-working-mothers-a-league-of-high-achievers/
    – Working Mom vs Stay-At-Home Mom: What’s Best for Kids? – Secure Teen [Internet]. Secure Teen 2013. [cited 26 November 2018]. Available from: secureteen.com/working-mom/working-mom-vs-stay-at-home-mom-what%E2%80%99s-best-for-kids/

    Read More
  • Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal. Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan […]

    7 Jenis Makanan Bantu Cegah Diabetes

    Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal.

    makanan penderita diabetes

    Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh

    Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan prediabetes? Prediabetes ditandai dengan tingginya kadar gula yang paling sering disebabkan oleh resistensi insulin, yaitu kondisi dimana tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Kondisi ini sering menjadi pendahulu dari diabetes tipe 2. Namun, diagnosis prediabetes tidak berarti Sobat akan terkena diabetes tipe 2. Hal yang perlu Sobat lakukan adalah mencegahnya sejak dini, sehingga kadar gula darah Anda tidak lebih dari nilai prediabetes.

    Produk Terkait: Jual Alat Cek Gula Darah Freestyle Isi 50 Strip

    Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko Sobat untuk prediabetes. Genetik merupakan salah satu faktor. Jika Sobat memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, Sobat perlu waspada. Namun, faktor gaya hidup lebih berperan penting dalam perkembangan penyakit.

    Pilihan makanan menjadi sangat berarti ketika Sobat ingin mencegah diabetes. Sebenarnya tidak ada makanan yang benar-benar dilarang untuk dikonsumsi penderita diabetes, bahkan makanan yang dianggap tidak baik sekalipun bisa Sobat konsumsi, asalkan sesekali dan hanya dalam jumlah sedikit. Namun, lebih mudah tentunya untuk mengelola diabetes jika Sobat tetap berpegang pada opsi yang terbaik.

    Berikut adalah 7 jenis asupan yang dapat membantu Sobat untuk mencegah diabetes:

    1. Zat Tepung (Karbohidrat)

    Makan karbohidrat tidak langsung menyebabkan seseorang menderita prediabetes. Tubuh kita membutuhkan karbohidrat, tapi Sobat harus memilih jenis karbohidrat dengan bijak tentunya. Jumlah dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi dalam makanan adalah yang memengaruhi gula darah. Berikut beberapa panduan makanan yang direkomendasikan seperti:

    • Biji – bijian utuh, seperti beras merah, oatmeal.
    • Kentang manis panggang.
    • Biji- bijian utuh lainnya tanpa tambahan gula.

    Sobat perlu waspada dengan indeks glikemik. Makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi akan meningkatkan gula darah lebih cepat, sehingga jenis- jenis makanan dengan indeks glikemik tinggi, contohnya pada biji- bijian olahan seperti nasi putih atau tepung putih, sereal dengan sedikit biji–bijian dan mengandung banyak gula, roti putih, dan kentang goreng perlu dihindari.

    2. Sayur-sayuran

    Konsumsi sayuran sangat direkomendasikan, Sobat akan mendapatkan banyak serat dan sedikit lemak atau garam. Jenis sayuran yang direkomendasikan:

    • Sayuran segar, dimakan mentah, dikukus ringan, atau dipanggang.
    • Sayuran beku polos, sedikit dikukus.
    • Sayuran hijau seperti kangkung, bayam.
    • Sayuran kaleng yang rendah atau tanpa garam.

    Sobat dapat mengombinasikan warna sayuran agar tidak cepat bosan, seperti warna orange, merah dari wortel atau paprika merah, putih dari bawang, bahkan ungu dari terong. Pedoman dari Amerika merekomendasikan Sobat mengonsumsi sayur sebanyak 2,5 cangkir per hari.

    Namun Sobat perlu berhati–hati pada sayuran kaleng yang mengandung banyak garam, sayuran yang dimasak dengan menggunakan keju, mentega yang banyak.

    3. Buah-buahan

    Dari buah – buahan, Sobat mendapat kandungan karbohidrat, vitamin, mineral dan serat dari sumber yang segar, rendah lemak dan garam. Namun cenderung memiliki lebih banyak karbohidrat dibandingkan dengan sayuran. Pilihan buah yang dapat Sobat konsumsi:

    • Buah – buahan segar.
    • Buah kaleng tanpa tambahan gula.
    • Selai rendah gula atau bebas gula.

    Hindari konsumsi buah kaleng yang mengandung sirup gula, saus apel manis, jus buah dengan kandungan gula yang tinggi.

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    4. Protein

    Banyak sekali pilihan yang dapat Sobat konsumsi sebagai sumber protein, seperti daging sapi, ayam, ikan, makanan laut, kacang, keju, telur, kacang dan tempe tahu. Konsumsi makanan tersebut sebaiknya tetap yang mengandung rendah lemak dan utamakan sumber protein nabati. Hindari sumber protein seperti daging goreng, daging babi asap, keju biasa(bukan yang rendah lemak), unggas dengan kulit, ikan goreng, tahu goreng.

    5. Produk Susu

    Jika ingin mengonsumsi produk susu, carilah yang mengandung lemak rendah. Pilihan yang direkomendasikan seperti susu rendah lemak atau 1% susu krim, yogurt rendah lemak, keju rendah lemak.

    Produk Terkait: Jual Susu untuk Diabetasi

    6. Lemak, Minyak & Manisan

    Pilihan makanan yang satu ini biasanya sulit untuk ditolak, dan jika dikonsumsi terlalu banyak makan dapat menambah berat badan serta membuat Sobat sulit untuk mengelola diabetes. Inilahjenis makanan yang dianjurkan:

    • Sumber nabati alami seperti kacang, biji–bijian, atau alpukat (tinggi kalori, tentunya dengan porsi kecil).
    • Makanan dengan lemak omega 3 seperti salmon, tuna, atau mackerel.
    • Minyak nabati seperti minyak canola atau minyak zaitun.

    Sobat perlu menghindari makanan-makanan yang mengandung lemak trans, karens kurang baik untuk kesehatan hati. Hindari juga konsumsi lemak jenuh terutama dari produk hewani, minyak kelapa dan minyak sawit. Sobat dapat menanyakan pada dokter keluarga, batas konsumsi yang diperlukan, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes.

    Produk Terkait: Cek Prediabetes

    7. Minuman

    Saat mengonsumsi minuman favorit, mungkin saja terdapat lebih banyak kandungan kalori, gula, garam atau bahkan lemak yang Sobat tidak tahu. Berikut adalah minuman yang direkomendasikan:

    • Air putih.
    • Teh tanpa pemanis (jika mau, tambahkan seiris lemon).
    • Kopi hitam, atau dengan tambahan susu rendah lemak dan pengganti gula.

    Sobat perlu menghindari minuman seperti soda, bir, teh manis, kopi dengan gula dan krim, minuman penambah energi.

    Itulah 7 jenis asupan yang dapat Sobat konsumsi untuk mencegah diabetes. Mengontrol makanan merupakan salah satu pola hidup sehat yang dianjurkan. Sobat juga dapat berolahraga secara rutin yang direkomendasikan sebanyak 5 hari seminggu dengan durasi setidaknya 30 menit. Tidak perlu olahraga yang berat dan rumit, cukup dengan berjalan, bersepeda, menari, mengikuti kelas olahraga dan aktivitas lain.

    Baca Juga: Madu Atau Gula, Amankah untuk Penderita Diabetes?

    Nah, apabila Sobat memerlukan informasi lebih dalam soal diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Jenis Makanan untuk Diet Diabetes – prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/jenis-makanan-untuk-diet-diabetes, diakses pada tanggal 1-10-2018
    2. 9 Makanan Pencegah Diabetes – lifestyle.sindonews.com/read/1279059/155/9-makanan-pencegah-diabetes-1517629308, diakses pada tanggal 1-10-2018
    3. 10 Foods that can help prevent diabetes – foxnews.com/lifestyle/10-foods-that-can-help-prevent-diabetes, diakses pada tanggal 1-10-2018
    4. Best and Worst Foods for Diabetes – webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods#1, diakses pada tanggal 1-10-2018
    5. The Right Diet for Prediabetites – healthline.com/health/diabetes/prediabetes-diet#exercise, diakses pada tanggal 1-10-2018
    Read More
  • Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan suatu tantangan tersendiri bagi orang tua ketika virus Corona sudah mewabah secara global. Para orang tua berupaya sebisa mungkin melakukan beberapa tindakan pencegahan supaya anak-anak mereka tidak tertular virus tersebut karena penyebarannya yang sangat mudah melalui udara. Hal ini tidak jarang membuat para orang tua stres. Virus Corona menyebabkan […]

    Bagaimana Membesarkan Anak di Tengah Pandemi? Ini 9 Tipsnya!

    Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan suatu tantangan tersendiri bagi orang tua ketika virus Corona sudah mewabah secara global. Para orang tua berupaya sebisa mungkin melakukan beberapa tindakan pencegahan supaya anak-anak mereka tidak tertular virus tersebut karena penyebarannya yang sangat mudah melalui udara. Hal ini tidak jarang membuat para orang tua stres. Virus Corona menyebabkan anak-anak harus terus selalu berada di rumah dalam jangka waktu yang tidak dapat ditentukan. Para orang tua yang ingin anaknya mempunyai interaksi sosial dengan bermain dan bersekolah sudah pasti khawatir anak-anak mereka akan mengalami gangguan kesehatan mental.

    mengasuh anak di tengah pandemi

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Kekhawatiran tersebut tentu saja wajar, namun tidak boleh dikhawatirkan secara berlebihan. Dalam kondisi seperti ini para orang tua harus memainkan peran yang tepat dalam membesarkan anak supaya mereka menjadi tangguh, dan Sobat sebagai orang tua juga mempunyai mental yang sama sehingga sama-sama kuat. Tips-tips di bawah ini bisa Sobat jadikan sebagai referensi dalam mengasuh dan membesarkan anak selama virus Corona masih merebak. Apa saja tipsnya? Yuk, tanpa berlama-lama, mari simak!

    Tips Membesarkan Anak di Tengah Pandemi

    1. Pastikan Dahulu Kebahagiaan Diri Sendiri

    Stres yang dirasakan orang tua ketika mengasuh anak selama masa pandemi Corona ini disebabkan karena kebanyakan dari mereka seringkali terlalu fokus merawat anak sehingga kerap melupakan diri sendiri. Apabila orang tua stres, tentu saja anak juga akan menjadi stres. Oleh karenanya, pastikan Sobat sebagai orang tua untuk membahagiakan diri sendiri dahulu karena jika Sobat bahagia, anak juga akan menjadi bahagia dan ceria dengan melakukan aktivitas positif saat memulai hari.

    Baca Juga: Lakukan Langkah Ini Jika Stres Akibat Corona

    2. Usahakan Tetap Tenang dan Jangan Menyebarkan Hal-hal Negatif

    Tips selanjutnya yang bisa Sobat lakukan adalah Sobat sebagai orang tua harus tetap tenang dan tidak panik, dan jangan menyebarkan hal-hal yang negatif dari informasi yang Sobat baca di media sosial kepada anak. Apabila Sobat berperilaku seperti itu, hal tersebut akan sangat mempengaruhi kondisi anak. Karena itu, usahakan Sobat tetap tenang, tidak cemas, dan panik serta usahakan memilah-milah berita yang diterima. Pilih dengan hati-hati apa yang ingin ditonton, didengar, dan dibaca. Apabila memicu kepanikan, berhentilah membaca informasi tersebut.

    3. Berdiskusilah

    Pandemi merupakan momen yang tepat bagi Sobat untuk bisa berkumpul dan berdiskusi lebih intens bersama anak karena kondisi yang mengharuskan untuk tetap di rumah. Cobalah berdiskusi dengan mengenai situasi yang sedang terjadi, misalnya tentang perkembangan virus Corona, lalu tanyakan pendapat kepada mereka hal-hal apa yang perlu dilakukan. Anak akan memberikan jawaban yang bisa Sobat jadikan sebagai masukan. Hal ini tentu membantu dalam mengurangi perasaan cemas. Jangan lupa untuk meyakinkan anak bahwa semua bisa melewati pandemi secara bersama-sama.

    4. Ajak Anak untuk Mandiri

    Pandemi juga bisa menjadi momen yang tepat bagi Sobat untuk mengajak anak menjadi mandiri dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Apabila sebelum pandemi, Sobat seringkali membantu anak dalam menyelesaikan permasalahan yang mungkin cukup sepele, sekarang saatnya bagi Sobat untuk mengajarkan mereka agar dapat menyelesaikan masalahnya sendiri. Hal ini bertujuan agar mereka bisa menjadi anak yang tangguh dan mandiri dalam menghadapi masalahnya sendiri. Selain itu, anak menjadi percaya diri dan bisa belajar bangkit dari kegagalan. Terus dorong mereka melakukan hal tersebut supaya mereka punya cara sendiri dalam menyelesaikan masalah. Jangan lupa juga untuk memberikan contohnya, ya.

    5. Berikan Dukungan

    Supaya anak semakin tangguh secara emosional, percaya diri, dan mudah beradaptasi, cobalah beri mereka dukungan dan semangat dalam setiap permasalahan yang mereka hadapi supaya anak nyaman ketika diberikan kendali. Sehingga anak dapat mengenali perasaan mereka sendiri dan tidak melarikan diri.

    6. Lakukan Aktivitas yang Disenangi

    Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan momen yang tepat untuk bisa melakukan aktivitas yang disenangi secara bersama-sama. Apalagi jika aktivitas itu adalah yang tertunda karena kesibukan sebelum pandemi. Melakukannya bersama anak-anak akan membuat mereka tetap bahagia dan ceria. Bagi Sobat, aktivitas seperti ini juga akan membantu meminimalkan stres dan kecemasan yang ada.

    7. Tetap Melakukan Aktivitas Rutin

    Dengan adanya penyebaran virus Corona bukan berarti aktivitas rutin anak menjadi dihilangkan, sebab bagaimana pun hal tersebut tetap dibutuhkan oleh anak-anak. Namun yang membedakan adalah selama masa pandemi ini, aktivitas rutin mereka harus dibatasi dengan hanya di rumah saja. Oleh karena itu, cobalah ciptakan beberapa rutinitas baru supaya mereka tidak menjadi bosan untuk selalu berada di rumah.

    8. Sosialisasi Secara Virtual

    Hanya karena adanya physical distancing sebagai salah satu syarat pemutusan penyebaran virus Corona, bukan berarti sosialisasi menjadi terhenti. Karena bagaimana pun sosialisasi dengan teman sebayanya juga merupakan faktor penting untuk mendukung tumbuh-kembang anak. Namun yang berbeda, dalam masa pandemi seperti saat ini, sosialisasi yang dapat dilakukan adalah secara virtual, seperti melalui chat, telepon, dan conference call. Jadi, Sobat bisa saja mengajak anak untuk conference call dengan teman-temannya di akhir pekan supaya anak tetap bisa mengobrol dan saling bertukar cerita.

    9. Jangan Menyalahkan Keadaan

    Tips terakhir yang bisa Sobat lakukan dalam mengasuh anak saat pandemi ini adalah jangan menyalahkan keadaan karena hal yang demikian tidak akan membantu sama sekali. Yang terpenting adalah secara bersama-sama kuat dan tangguh dalam menghadapi pandemi. Sobat bisa mengajak anak untuk bersyukur atas hal-hal baik yang terjadi. Rasa syukur membantu orang merasakan emosi yang lebih positif, menikmati pengalaman yang baik, meningkatkan kesehatan mereka, menghadapi kesulitan dan membangun hubungan yang kuat. Ingatlah, semua akan baik-baik saja, dan pada akhirnya hidup akan kembali normal.

    Baca Juga: Perbedaan Peran Ayah dan Ibu Bagi Anak

    Itulah tips yang bisa Sobat lakukan sebagai pegangan dalam membesarkan anak di tengah pandemi. Intinya, Sobat harus tetap yakin, tenang, dan tidak panik, sebab jika Sobat panik dan cemas maka anak akan mengikuti tingkah laku Sobat sebagai panutan. Apabila Sobat mengingkan cara tepat mengasuh anak selama pandemi, silakan konsultasikan kepada para ahlinya. Jangan lupa untuk memberikan produk-produk kesehatan yang tepat supaya anak tetap tumbuh sehat. Jika Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Ketahui 8 Tips Mengasuh Anak di Tengah Pandemi COVID-19 [Internet]. Parenting.orami.co.id. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://parenting.orami.co.id/magazine/tips-mengasuh-anak-di-tengah-pandemi/
    2. Cara Mengasuh Anak Saat Pandemi COVID-19 Menurut Psikolog – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://tirto.id/cara-mengasuh-anak-saat-pandemi-covid-19-menurut-psikolog-fdGz
    3. Wulan A. Tips Mendidik Anak agar Tangguh di Tengah Pandemi [Internet]. fimela.com. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://www.fimela.com/parenting/read/4257877/tips-mendidik-anak-agar-tangguh-di-tengah-pandemi
    4. Media K. Efek Pandemi Covid-19, Orang Tua di AS Stres Pikirkan Anaknya, Kenapa? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://www.kompas.com/global/read/2020/07/17/211241770/efek-pandemi-covid-19-orang-tua-di-as-stres-pikirkan-anaknya-kenapa?page=all
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja