Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Posts tagged “ tips”

Showing 1–10 of 88 results

  • Berbicara mengenai diet cair tak terlepas dari bagaimana usaha seseorang untuk selalu berusaha menemukan formula terbaik dalam memeroleh bentuk tubuh ideal atau sekadar mengurangi berat badan. Bentuk tubuh ideal adalah idaman setiap orang, tak jarang seseorang menggonta-ganti menu diet demi memeroleh berat badan atau bentuk tubuh yang diinginkan. Diet atau mengatur pola makan dianggap cara […]

    Diet Cair, Solusi atau Berbahaya?

    Berbicara mengenai diet cair tak terlepas dari bagaimana usaha seseorang untuk selalu berusaha menemukan formula terbaik dalam memeroleh bentuk tubuh ideal atau sekadar mengurangi berat badan. Bentuk tubuh ideal adalah idaman setiap orang, tak jarang seseorang menggonta-ganti menu diet demi memeroleh berat badan atau bentuk tubuh yang diinginkan. Diet atau mengatur pola makan dianggap cara yang lebih mudah dibanding berolahraga karena tidak menghabiskan waktu maupun tenaga, maka tidak jarang seseorang melakukannya secara ekstrim. Akhir-akhir ini muncul fenomena baru di masyarakat mengenai diet cair yang dianggap mampu menjadi jalan keluar demi memeroleh berat badan yang ideal.

    Lalu, apa sebenarnya diet cair? Diet cair adalah pengaturan pola makan dengan mengonsumsi makanan cair saja dan tidak mengonsumsi makanan padat sama sekali. Hal ini untuk mencegah adanya bahan-bahan sisa yang tidak tercerna dalam saluran makanan. Diet cair sebenarnya diet yang sering diresepkan seorang dokter kepada pasiennya terutama ketika akan melakukan suatu pemeriksaan untuk memeroleh hasil yang akurat atau tindakan tertentu yang tidak memungkinkan saluran pencernaan terisi makanan padat seperti pada operasi-operasi besar.

    Diet ini dapat berupa air putih saja, jus tanpa bulir-bulir buah, gelatin, teh atau kopi tanpa susu dan gula, minuman bersoda, minuman olahraga dan lainnya. Selain mampu mengurangi berat badan, diet cair dipercaya berperan dalam proses detoksifikasi karena mengandung tinggi vitamin, mineral dan antioksidan meskipun belum ada penelitian pasti yang mendukungnya. Diet cair idealnya hanya dilakukan dalam jangka waktu yang pendek dan dalam pengawasan dokter.

    Baca Juga: 7 Pola Makanan Sehat Bagi Pekerja Kantoran

    Diet cair tidak dianjurkan untuk dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Bayangkan jika Sobat mengonsumsi jumlah kalori yang sangat rendah dari yang seharusnya Anda butuhkan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini tentunya akan menimbulkan banyak efek samping. Kehilangan atau kekurangan sejumlah besar zat gizi dari tubuh kita dapat menimbulkan mudah lelah, kehilangan konsentrasi, gugurnya rambut bahkan gangguan seperti batu empedu dan gangguan jantung. Rendahnya konsumsi serat karena pembatasan makanan padat terutama buah-buahan dan sayur-sayuran dapat menyebabkan konstipasi. Selain itu, kurangnya konsumsi zat gizi makro seperti protein dapat menyebabkan Anda kehilangan massa otot.

    Lalu, bagaimana cara melakukan diet cair yang aman?

    Pertama, pastikan bahwa Anda tidak sedang hamil atau menyusui.

    Kedua, Sobat tidak sedang mengidap penyakit kronis atau penyakit lain yang mengharuskan Anda mendapatkan asupan nutrisi yang optimal.

    Setelah itu, datangi dokter Anda dan katakan bahwa Anda ingin melakukan diet cair. Anda dapat memulainya setelah mendapatkan persetujuan dari dokter. Selain itu, sebaiknya Sobat menemui pakar gizi yang mampu membantu dalam pemilihan makanan. Lakukanlah diet ini sesuai petunjuk dokter dan berhenti sesuai batas yang telah ditetapkan. Sobat sebaiknya tidak mengonsumsi jumlah kalori yang terlalu rendah serta tetap mengonsumsi serat dan protein untuk menjaga lambung tetap penuh sehingga Anda tidak merasa terlalu lapar dan tidak kehilangan massa otot.

    Baca Juga: 8 Trik Mencegah Obesitas Zaman Now

    Sebaiknya diet cair diselingi satu atau dua kali makanan padat per hari. Walaupun kecepatan penurunan lebih lama tapi langkah ini dianggap lebih sehat dan efek sampingnya juga sedikit. Gaya hidup yang sehat tetaplah merupakan kombinasi antara pola makan yang sehat dan olahraga yang cukup. Keseimbangan keduanya mampu memberikan bentuk tubuh yang ideal tanpa memberikan efek samping yang membahayakan.

    Nah, pilihan diet tentu kembali pada Sobat, jika Anda membutuhkan informasi seputar diet lainnya atau produk makanan sehat, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Clear liquid diet [Internet]. Mayo Clinic. 2018 [cited 9 November 2018]. Available from: mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/clear-liquid-diet/art-20048505
    2. Liquid Diets [Internet]. WebMD. 2018 [cited 9 November 2018]. Available from: webmd.com/diet/liquid-diets#1
    3. What Is a Liquid Diet and Is It Healthy? [Internet]. EatingWell. 2018 [cited 9 November 2018]. Available from: eatingwell.com/article/290710/what-is-a-liquid-diet-and-is-it-healthy/
    4. Are Liquid Diets a Good Idea for Weight Loss? [Internet]. Healthline. 2018 [cited 9 November 2018]. Available from: healthline.com/nutrition/liquid-diets-for-weight-loss
    5. liquid D. Diet – full liquid: MedlinePlus Medical Encyclopedia [Internet]. Medlineplus.gov. 2018 [cited 9 November 2018]. Available from: medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000206.htm
    Read More
  • Setiap tahun, diet menjadi salah satu topik yang paling dicari dan diminati oleh masyarakat. Bukan hanya itu saja, cara berdiet dari tahun ke tahun mengalami berbagai perubahan, mulai dari yang hanya mengurangi porsi makan sampai membatasi asupan makanan tertentu atau yang disebut FAD Diet. Banyaknya wanita yang mengidam-idamkan bentuk tubuh langsing dan ideal dalam jangka […]

    Mengenal Lebih Jauh FAD Diet

    Setiap tahun, diet menjadi salah satu topik yang paling dicari dan diminati oleh masyarakat. Bukan hanya itu saja, cara berdiet dari tahun ke tahun mengalami berbagai perubahan, mulai dari yang hanya mengurangi porsi makan sampai membatasi asupan makanan tertentu atau yang disebut FAD Diet. Banyaknya wanita yang mengidam-idamkan bentuk tubuh langsing dan ideal dalam jangka waktu yang relatif singkat dan menjadikan FAD diet ini begitu popular.

    FAD diet adalah suatu cara mengurangi porsi makan dengan menghilangkan nutrisi harian tertentu (misalnya menghilangkan karbohidrat atau protein) dalam menu harian. FAD diet dilakukan hanya untuk jangka pendek, apabila dilakukan dalam jangka waktu yang terlampau panjang, tentunya akan membahayakan tubuh. FAD diet begitu popular pada kalangan masyarakat karena diet ini menjanjikan penurunan berat badan yang cepat dalam jangka waktu yang singkat.

    diet fad

    Asupan makanan harian yang dibutuhkan oleh tubuh umumnya mengandung karbohidrat, protein, lemak serta vitamin dan mineral. Komponen-komponen makanan di atas memiliki fungsi dan perannya sendiri-sendiri dalam tubuh.

    Karbohidrat

    Karbohidrat merupakan senyawa gula yang diperlukan tubuh sebagai sumber penghasil energi utama tubuh. Sumber makanan yang mengandung karbohidrat dapat diperoleh dari:

    1. Gula atau Glukosa (bila berasal dari buah disebut fruktosa, bila berasal dari susu disebut laktosa, sedangkan bila berasal dari gula pasir disebut sukrosa).
    2. Pati yaitu karbohidrat yang berasal dari tanaman, misalnya gandum dan kacang-kacangan. Bahan olahannya juga dapat disebut sebagai karbohidrat misalnya roti dan pasta.
    3. Serat, sumber serat juga dapat berasal dari tanaman, misalnya sayur-sayuran hijau, buah, nasi dan gandum.

    Fungsi karbohidrat yaitu sebagai sumber energi untuk tumbuh kembang, proses berpikir, energi  tubuh dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Namun apabila mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang terlampau banyak dapat menyebabkan berbagai penyakit mulai dari obesitas (berat badan berlebih), diabetes, serta penyakit jantung koroner.

    Menurut United States (U.S) Dietary Guideline 2015-2020, karbohidrat yang dibutuhkan tubuh yaitu 45-65% dari sumber kalori harian dan maksimal 10% kalori berasal dari karbohidrat simpleks seperti gula, sirup, dan kue. Bagi mereka yang sedang melakukan diet dianjurkan mengonsumsi karbohidrat 50-150 gram per harinya.

    Protein

    Protein merupakan salah satu asupan gizi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan terutama anak, remaja dan masa kehamilan. Protein berfungsi untuk tetap menjaga kesehatan tubuh dan sebagai senyawa dalam memperbaiki sel tubuh yang rusak, penghasil asam amino yang dibutuhkan tubuh (enzim, hormon, neurotransmitter atau senyawa kimia di otak), cara berpikir, menjaga kesehatan rambut dan kuku serta pembentuk massa otot. Protein ini sangat  penting bagi tubuh, sehingga setiap orang memerlukannya dalam asupan makanan harian. Sumber protein didapat dari sumber nabati maupun hewani.

    Sumber protein nabati dapat berasal dari biji-bijian, kacang-kacangan (seperti kedelai, kacang hijau, almond) dan sayuran hijau. Sedangkan sumber protein hewani berasal dari daging ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, makanan laut, ikan, telur dan produk yang berasal dari susu (susu, keju, mayones). Pada umumnya, orang dewasa memerlukan protein sebanyak 10-35% dari total kalori yang dibutuhkan per harinya.

    Lemak

    Ketika mendengar kata lemak, mungkin sebagian orang merasa bahwa lemak adalah sumber penyakit bagi tubuh. Tetapi, nyatanya lemak memiliki peran bagi tubuh sama pentingnya sebagaimana fungsi protein dan karbohidrat.

    Fungsi lemak dalam tubuh yaitu merupakan sumber energi dan sumber cadangan energi tubuh, membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E dan vitamin K, lemak menjaga kesehatan kulit dan rambut, fungsi menghangatkan tubuh dalam kondisi suhu dingin, melindungi organ tubuh, membantu pembentukan hormon, lemak omega 3 dapat berfungsi memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah serta mencegah terjadinya demensia.

    Bagi seseorang yang sedang diet, dianjurkan untuk makan makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti alpukat, hazelnut, kacang-kacangan, almond, salmon, dan tuna serta menghindari lemak jenuh seperti mentega, susu, keju, kulit ayam serta menghindari lemak trans (makanan yang digoreng, makanan yang mengandung gula simpleks seperti donat, biskuit, kue dan pizza). Pada umumnya, dewasa memerlukan lemak sebanyak 25-35% dari total kalori yang dibutuhkan per harinya.

    Nah, Sobat, sudah mengerti bukan fungsi komponen karbohidrat, protein, dan lemak untuk badan?Bila ingin menurunkan berat badan, sebaiknya  tetap mempertahankan komposisi diatas. Lalu, bagaimana dengan diet FAD, ya?

    Baca Juga: 7 Olahraga Membakar Kalori Setelah Makan Siang

    Cara kerja diet FAD adalah dengan menghilangkan salah satu dari komponen di atas (karbohidrat, protein atau lemak). Banyak ahli berpendapat bahwa diet seperti ini tidaklah baik bagi kesehatan apalagi bila dilakukan dalam jangka waktu yang lama, hal ini disebabkan komponen-komponen di atas memiliki fungsi dan peran masing-masing yang sangat penting bagi tubuh.

    Berikut adalah contoh dari diet FAD yang perlu kamu ketahui

    Diet tinggi karbohidrat dan protein

    Diet tinggi karbohidrat dan protein contohnya adalah diet Atkins, Dukan, South beach dan zone diet. Seseorang yang melakukan diet ini menghilangkan asupan lemak dalam makanan hariannya. Diet ini tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, mengingat fungsi lemak adalah sebagai bahan pembentukan hormon, serta membatu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E dan K). Tingkat keberhasilan diet ini sangat rendah apabila tidak diimbangi dengan olahraga. Efek samping yang mungkin timbul akibat diet ini, antara lain  kekurangan vitamin D, menstruasi yang tidak stabil (akibat gangguan pembentukan hormon), kulit dan rambut kering, mudah terserang penyakit jantung akibat kekurangan lemak tak jenuh (asam omega 3), dengan mengonsumsi karbohidrat yang berlebihan dalam diet ini berpotensi menyebabkan gangguan gula darah (diabetes).

    Diet rendah karbohidrat dan tinggi protein

    Diet ini dilakukan dengan cara mengurangi jumlah asupan karbohidrat menjadi hanya 20-30 gram per harinya atau setara dengan 1 lembar roti tawar. Dampak dari diet rendah karbohidrat adalah kekurangan energi tubuh yang berasal dari sumber gula, sehingga menurunkan konsentrasi saat berpikir, tubuh menjadi lemas, bau mulut, lebih mudah mengantuk. Hati-hatilah bila menjalani diet rendah karbohidrat karena otak salah satu organ yang bekerja dengan sumber gula yang berasal dari pembakaran karbohidrat.

    Diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak

    Diet ini sering dikenal dengan keto diet. Diet ini menghilangkan karbohidrat sama sekali dalam asupan makanan. Pada diet ini, efek lemas karena pengurangan karbohidrat akan diganti dengan asupan lemak. Walau bagaimanapun, karbohidrat mempunyai peran tersendiri karena perannya sebagai sumber energi utama yang diperlukan oleh otak. Mengganti karbohidrat dengan makanan tinggi lemak, tentunya dapat berisiko meningkatkan penumpukan lemak pada pembuluh darah sehingga meningkatkan angka kejadian stroke dan penyakit jantung koroner akibat sumbatan lemak di pembuluh darah.

    Diet sangat rendah kalori

    Diet rendah kalori adalah diet yang sangat ekstrim dan dianjurkan di bawah pengawasan para ahli, baik dokter ahli gizi maupun nutrisionist. Hal ini disebabkan pemangkasan asupan kalori tubuh menjadi 800 kkal saja dalam sehari. Diet jenis ini yang pernah popular adalah Cambridge Diet (diet hanya dengan kalori cair sebanyak 400 kkal/ hari), Cabbage Soup diet (hanya makan sup kubis atau kol dengan tujuan mengurangi asupan dari lemak hewani).

    Baca Juga: 10 Buah yang Membantu Proses Diet

    Sampai saat ini masih terjadi kontroversi para ahli gizi dalam melakukan diet FAD, karena diet ini dianggap terlalu ekstrim dengan penurunan berat badan yang terlalu cepat dan drastis tapi tidak dapat bertahan lama serta banyak efek samping fatal yang mungkin muncul seperti kekurangan gizi dan nutrisi apabila dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Nah, Sobat, sudah mengerti bukan kenapa diet untuk program penurunan berat badan harus tetap melibatkan komponen makanan diatas?Bila kita menghilangkan satu saja komponen makanan harian, maka efeknya terjadi ketidakseimbangan dalam tubuh yang menyebabkan badan jadi lemas, sulit konsentrasi, bahkan dapat menyebabkan penyakit. Pilih diet yang sehat, ya Sobat.

    Jika Anda membutuhkan informasi seputar diet lainnya atau produk makanan sehat, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Daniel Bubnis, N. (2018). Carbohydrates: Uses, health benefits, and risks. [online] Medical News Today. Available at: medicalnewstoday.com/articles/161547.php [Accessed 8 Nov. 2018].
    2. depkes.go.id. (2018). Angka Kecukupan Gizi. [online] Available at:  gizi.depkes.go.id/download/kebijakan%20gizi/Tabel%20akg.pdf [Accessed 8 Nov. 2018].
    3. Khawandanah, J. and Tewfik, I. (2016). Fad Diets: Lifestyle Promises and Health Challenges. Journal of Food Research, [online] 5(6), p.80. Available at: researchgate.net/publication/310474556_Fad_Diets_Lifestyle_Promises_and_Health_Challenges [Accessed 8 Nov. 2018].
    4. Sacks, F., Bray, G., Carey, V., Smith, S., Ryan, D., Anton, S., McManus, K., Champagne, C., Bishop, L., Laranjo, N., Leboff, M., Rood, J., de Jonge, L., Greenway, F., Loria, C., Obarzanek, E. and Williamson, D. (2009). Comparison of Weight-Loss Diets With Different Compositions of Fat, Protein, and Carbohydrates. Obstetrical & Gynecological Survey, [online] 64(7), pp.460-462. Available at: nejm.org/doi/full/10.1056/nejmoa0804748 [Accessed 8 Nov. 2018].
    5. (2018). Lose Weight Without Fad Diets. [online] Available at: webmd.com/diet/guide/the-truth-about-fad-diets#1 [Accessed 8 Nov. 2018].

     

    Read More
  • Mungkin Bunda sering membaca artikel mengenai pijat bayi atau bahkan menonton video cara melaksanakannya di youtube, sehingga bertanya-tanya apa sebenarnya yang istimewa dari pijat bayi. Pijat bayi menjadi sangat penting manfaatnya sebagai penyalur kasih sayang orang tua kepada bayinya. Melalui pemijatan akan terbuka kesempatan bagi orang tua untuk menjalin kontak batin dengan bayinya. Sentuhan pijatan […]

    Apa yang Perlu Bunda Ketahui tentang Pijat Bayi?

    Mungkin Bunda sering membaca artikel mengenai pijat bayi atau bahkan menonton video cara melaksanakannya di youtube, sehingga bertanya-tanya apa sebenarnya yang istimewa dari pijat bayi. Pijat bayi menjadi sangat penting manfaatnya sebagai penyalur kasih sayang orang tua kepada bayinya. Melalui pemijatan akan terbuka kesempatan bagi orang tua untuk menjalin kontak batin dengan bayinya. Sentuhan pijatan orang tua atau pemijatnya akan merangsang perkembangan fungsi panca indranya. Pijatan lembut setiap hari membantu pertumbuhan fisik, emosional dan mempererat hubungan Bunda dan bayi. Pijatan merupakan sentuhan dan sentuhan adalah Cinta. Sentuhan anda akan  membentuk masa depan si kecil yang lebih baik.

    pemijatan bayi

    Pijat bayi adalah seni perawatan kesehatan dan pengobatan yang mengutamakan sentuhan dan pandangan antara orang tua dan bayinya yang merupakan bagian dari komunikasi untuk mempererat keduanya. Manfaat pijat bayi sangat banyak, antara lain:

    • Memperbaiki gangguan tidur
    • Mengurangi emosi, stres, dan tekanan
    • Memberikan rasa nyaman
    • Meningkatkan massa otot
    • Memperlancar pencernaan
    • Meningkatkan nafsu makan dan berat badan
    • Stimulasi saraf otak
    • Meningkatkan daya tahan tubuh
    • Melancarkan peredaran darah

    Selain itu, pemijatan bayi bermanfaat untuk meningkatkan ikatan antara orang tua dan anak, memberikan rasa percaya diri untung mengurus bayinya, mengurangi risiko kecemasan, depresi, dan stres pada orang tua serta membantu memahami bahasa tubuh bayi.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat Untuk Bayi

    Pijat bayi dilakukan saat bayi baru lahir hingga usia enam atau tujuh bulan. Pemijatan dilakukan dua kali sehari, saat pagi sebelum mandi dan sebelum tidur. Bayi boleh dipijat dalam keadaan sehat, tidak dalam keadaan lapar dan telah selesai minum susu satu jam yang lalu.

    Hal yang harus dipersiapkan sebelum dilakukan pemijatan:

    • Bersihkan tangan sebelum dilakukan pemijatan
    • Hindari goresan akibat kuku atau perhiasaan, sehingga harus melepaskan perhiasan dan menggunting kuku sebelum memijat
    • Ruangan hangat, nyaman, dan tidak pengap
    • Bayi sudah selesai makan atau tidak dalam keadaan lapar
    • Sediakan waktu khusus selama 15 menit
    • Duduklah dengan posisi nyaman dan tenang
    • Baringkan bayi diatas permukaan yang rata, hangat, lembut, dan bersih
    • Siapkan handuk, baju ganti, popok, baby oil atau minyak zaitun.
    • Minta izin pada bayi sebelum dilakukan pemijatan dengan membelai wajah dan kepala bayi sambil mengajaknya berbicara.

    Teknik pijat bayi sangat mudah dipelajari sekitar 15 menit, pelaksanaanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan bayi itu sendiri maupun pemijatnya, tak ada teknik atau cara pijat yang baku, sehingga kita dapat melakukan sesuai teknik, cara dan keinginan sendiri. Kemudian, urutan pemijatan juga dapat disesuaikan secara individual.

    Apakah ada cara untuk memijat anak yang super aktif?.

    Pemijatan untuk anak usia 8 bulan ke atas sampai dengan 5 tahun, dapat dilakukan sambil bermain,  atau sambil mengikuti apa yang mereka lakukan. Kita tidak bisa memaksa mereka, menyuruh mereka diam, memaksa pemijatan sesuai dengan posisi atau sesuai dengan keinginan Bunda. Disini memang butuh kesabaran dan kelemahlembutan untuk memijat anak yang sedang dalam masa pertumbuhan atau sedang aktif-aktifnya, ya, bunda. Salah satu manfaat pemijatan adalah menurunkan kadar hormon stress anak-anak dan memberi ketenangan pada anak yang lebih aktif. Usahakan jangan melarang anak-anak  yang aktif untuk diam atau mengikuti kata Bunda. Biarkan mereka berkreasi dan aktif sesuai dengan usia mereka. Anak yang aktif adalah salah satu ciri anak sehat, normal dan cerdas.

    Berapakah umum yang disarankan untuk dilakukan pijat bayi?

    Pijat bayi dapat dilakukan sejak lahir dari 0 hingga 6 bulan.

    Apakah bayi yang baru lahir dapat dilakukan pemijatan?

    Bayi baru lahir memang diharuskan untuk dilakukan pemijatan karena masa-masa bayi baru lahir sangat membutuhkan kehangatan, sentuhan dan kenyamanan.

    Apakah hal yang normal bila saat dilakukan pemijatan bayi menangis kencang?

    Nah, ini adalah hal yang keliru, Bunda. Pijat tidak boleh dipaksakan dan diteruskan jika anak sudah tidak nyaman, takut, cemas, nangis dan lain-lain. Hentikan pemijatan jika anak tidak nyaman karena salah satu fungsi serta manfaat pijat adalah menurunkan hormon stres, memberikan ketenangan, kenyamanan, rasa hangat, aman dan nyaman pada anak Bunda. Jangan lakukan dan jangan paksakan lagi, ya Bunda jika anak menangis dan tidak mau dipijat.

    Apakah hal yang tidak dianjurkan atau tidak diperbolehkan pada pemijatan bayi?

    Tindakan atau hal yang tidak dianjurkan serta harus diperhatikan orang tua agar tujuan pemijatan tercapai:

    1. Jangan memijat bayi langsung setelah bayi selesai makan atau minum
    2. Jangan memijat bayi saat bayi lapar atau haus, rewel, kondisi badan sedang sakit, tidak mau disentuh/dipijat
    3. Jangan membangunkan bayi khusus untuk pemijatan
    4. Jangan memijat bayi pada saat bayi dalam keadaan sedang sakit
    5. Jangan memaksakan posisi pijat tertentu pada bayi.
    6. Jika bayi saat dipijat menimbulkan kemerahan atau ada efek alergi karena sesuatu hal misalkan dari minyak  atau kondisi bayi yang sudah tidak nyaman, jangan lanjutkan, ya Bunda

    Bagaimana membiasakan anak yang tidak biasa dipijat supaya mau dipijat?

    Pemijatan adalah sentuhan cinta dan sentuhan kenyamanan. Jika anak-anak menolak dan tidak nyaman, jangan paksakan dan teruskan,ya Bunda.. Tapi lakukan perlahan sesuai kondisi dan keadaan anak-anak Bunda. Bunda harus sabar dan jika anak menolak untuk dipijat oleh terapis atau tukang pijat, saya sarankan Bunda yang harus melakukan sentuhan pijatan tersebut dengan cara yang menyenangkan seperti sambil bermain, sambil ngobrol, sambil bersantai. Jangan paksakan jika anak belum dan tidak mau dipijat karena jika dipaksakan akan menimbulkan efek trauma, kecemasan serta nyeri.

    Minyak jenis apakah yang dapat digunakan selama pemijatan?

    Jenis minyak pijat yang dapat digunakan adalah yang aman dan tidak menimbulkan alergi. Bunda bisa menggunakan minyak zaitun 100 % yang olive oil bukan yang untuk masak atau salad ya Bunda, tapi yang ada tulisan 100% olive oil yang biasa  di supermarket besar. Selain olive oil, Bunda bisa menggunakan minyak kelapa murni, baby oil, baby lotion, atau minyak untuk pijat bayi yang aman. Minyak kutus tidak disarankan untuk digunakan dulu pada bayi usia 0 sampai 2 tahun.

    Minyak kutus dapat untuk anak 5 tahun ke atas. Hal ini karena minyak tersebut bisa menimbulkan perih di mata dan terkadang untuk anak yang kulitnya sangat sensitif dapat menimbulkan  kemerahan dan rasa terbakar. Bunda juga perlu memperhatikan saat mengoles minyak ke tubuh bayi/anak ketika  minyak tersebut menimbulkan iritasi, kemerahan, rasa terbakar, bentol, anak atau bayi tidak nyaman. Bila hal ini terjadi, jangan melanjutkan pemijatan. Segera cuci bersih atau lap kulit bayi jika minyak yang bunda gunakan menimbulkan alergi atau ketidaknyamanan.

    Baca Juga: 5 Pertanyaan Seputar Vaksin Bayi yang Sering Ditanyakan

    Apakah pemijatan dapat dilakukan bila bayi/anak sedang sakit atau terkilir?

    Pemijatan untuk bayi atau anak dilakukan saat kondisi anak atau bayi sehat. Pemijatan bayi atau anak tidak disarankan untuk mereka yang kondisinya sedang tidak sehat. Pemijatan bayi atau anak merupakan pemijatan yang ringan, nyaman, menyenangkan dan memberi rasa aman.

    Jika bayi atau anak yang jatuh dan terkilir atau keseleo sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut dan tidak boleh dipijat. Kenapa tidak boleh dipijat? Sebaiknya, hal pertama harus dilakukan adalah pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter, agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan nantinya atau menyebabkan kondisi lebih parah lagi.

    Kemudian, Bunda dan para orang tua tidak tahu terapis atau tukang pijat nya apakah sudah ahli, sudah pengalaman atau belum, tahu, bisa atau mengerti dan bersertifikat. Jangan sampai mereka salah pijat, nanti malah membahayakan kondisi anak.

    Apakah ada bagian yang tidak boleh dipijat pada bayi/anak?

    Bagian yang tidak boleh dipijat adalah daerah kepala seperti ubun-ubun, sekitar atau dekat dengan mata, daerah sekitar ulu hati bayi atau anak dan daerah tulang belakang. Pijatan dilakukan di hanya di area atau bagian tubuh mulai dari wajah, dada, perut, lengan dan tangan, kaki serta punggung. Tekanan tiap gerakan pijatan tidak boleh terlalu keras atau dipaksakan.

    Setiap gerakan pijatan dilakukan sambil melihat kondisi bayi, apakah bayi nyaman saat di pijat di bagian tubuhnya atau tidak. Jika bayi terlihat nyaman maka teruskan dan lanjutkan. Tapi jika kita melihat bayi saat bayi dipijat dan terlihat tidak nyaman, jangan dilanjutkan, ya Bunda. Berhenti lakukan pemijatan jika bayi sudah tidak nyaman walaupun rangkaian pijatan belum selesai.

    Apakah gerakan mengangkat tangan/kaki bayi pada saat pemijatan berbahaya?

    Pada pemijatan bayi atau anak, memang ada gerakan-gerakan seperti mengangkat tangan bayi atau kaki bayi. Gerakan ini ada manfaatnya serta dilakukan secara perlahan dan tidak memaksa jika bayi tidak nyaman atau tidak mau melakukannya. Gerakan-gerakan ini aman dilakukan ke bayi jika terapisnya sudah mengerti, tahu serta dilakukan secara hati-hati.

    Sekali lagi gerakan ini tidak boleh dipaksakan jika bayi tidak mau, seperti yang saya bilang tadi jangan paksakan bayi pada posisi tertentu. Jika dilakukan dengan aman dan oleh terapis yang benar serta tidak memaksakan, tidak masalah untuk melakukan gerakan ini. Jika bunda khawatir melihat gerakan tersebut, Bunda bisa berbicara kepada terapisnya untuk tidak melakukan gerakan itu.

    Baca Juga: 8 Hal yang Perlu Dicek Untuk Ibu dan Bayi Sebelum Naik Pesawat

    Pada gerakan pijat telapak kaki apakah betul gerakannya harus dari bawah ke atas? Apakah hal ini bagus untuk perkembangan motoriknya?

    Pada gerakan pijat telapak kaki, lakukan tekanan titik telapak kaki dengan kedua ibu jari berjalan dari bawah ke atas dan dari atas ke bawah bunda. Gerakan ini membantu untuk perkembangan motorik. Contoh perkembangan motoriknya seperti berjinjit, berjalan, berlari, menendang, melompat dengan kedua jari. Ini sangat membantu agar anak-anak siap melakukan apa yang mereka ingin lakukan atau sesuai dengan perkembangan usia dan  motorik mereka.

    Seberapa sering pemijatan pada bayi boleh dilakukan?

    Pijat bayi dilakukan sebaiknya 2 kali sehari dan dilakukan secara rutin sambil melihat kondisi bayi, orang tua serta seberapa banyak waktu untuk dilakukan pemijatan. Waktu pemijatan sekitar 15 menit sampai dengan 20 menit sesuai kebutuhan.

    LINK VIDEO PIJAT BAYI: https://www.youtube.com/channel/UCjl6_LAhZUrUJj8ssqRnDbQ

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Diet adalah salah satu cara yang banyak dilakukan untuk menurunkan berat badan. Saat ini sudah banyak sekali metode diet yang bermunculan. Salah satu diet yang cukup populer untuk menurunkan berat badan adalah diet ketogenik atau yang umum disebut sebagai diet keto. Ternyata selain diet keto, tidak berapa lama kemudian muncul diet ketofastosis, yaitu gabungan dari […]

    Cara Diet Ketofastosis untuk Turunkan Berat Badan

    Diet adalah salah satu cara yang banyak dilakukan untuk menurunkan berat badan. Saat ini sudah banyak sekali metode diet yang bermunculan. Salah satu diet yang cukup populer untuk menurunkan berat badan adalah diet ketogenik atau yang umum disebut sebagai diet keto. Ternyata selain diet keto, tidak berapa lama kemudian muncul diet ketofastosis, yaitu gabungan dari diet ketogenik dan fastosis. Diet ini terdiri dari beberapa tahap yang perlu dilalui dan memerlukan komitmen dan niat yang tinggi untuk menjalaninya seumur hidup, tidak boleh onoff yang justru dapat merusak metabolisme tubuh. Wah, Sobat tentu penasaran kan? Yuk kita simak lebih lanjut.

    Diet ketofastosis adalah gabungan antara proses diet ketogenik dan fastosis. Lalu apa makna keduanya? Ketogenik merupakan suatu pola makan rendah karbohidrat, tinggi lemak dan protein sedang. Sedangkan fastosis sendiri adalah fasting on ketosis, artinya puasa dalam keadaan ketosis. Fastosis bukanlah sebuah pola makan melainkan suatu gaya hidup yang harus diaplikasikan seumur hidup. Ketosis adalah kondisi dimana organ liver manusia memproduksi ‘keton’ untuk digunakan sebagai bahan bakar utama penghasil energi dalam tubuh, terutama otak. Ketosis akan terjadi ketika tubuh tidak lagi menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi utama, tapi lemak, dimana hasil metabolismenya akan menghasilkan keton.

    Sebelum memulainya, Sobat harus benar-benar memahami sebelumnya mengenai diet ketofastosis. Diet ini terdiri dari 70-80% lemak, 15-25% protein, dan 5% karbohidrat. Terdapat 3 fase di dalam diet ini, yaitu:

    • Fase 1: Induksi (3 hari – 2 minggu). Fase ini adalah fase memicu adaptasi awal tubuh untuk menggunakan lemak sebagai sumber energi. Fase ini mengombinasikan puasa (intermittent fasting/IF) selama 16-18 jam sehari dengan menu makanan yang sangat rendah karbohidrat (dibawah 10 gram per hari). Menu makanan selama fase ini adalah lemak hewani (ikan, ayam, telur, dan daging) serta harus dimasak dengan menggunakan atau menambahkan unsur lemak seperti minyak kelapa, minyak zaitun, mentega, santan, keju, krim susu, dan sebagainya. Pada fase ini tidak boleh mengandung unsur sayuran atau buah.
    • Fase 2: Konsolidasi (1 minggu – 1 bulan). Fase ini adalah fase unsur nabati seperti sayur mulai dimasukkan dalam menu makanan. Unsur buah belum boleh dimasukkan dalam fase ini. Fase tersebut menambahkan jumlah asupan karbohidrat sehari namun tetap tidak boleh lebih dari 15 gram per hari. Sayur yang dikonsumsi adalah sayuran tinggi serat seperti brokoli, bayam, sawi, bok choy, kangkung, kol, buncis, kacang panjang, kembang kol, dan sebagainya. Durasi puasa IF ditambahkan menjadi 18-20 jam. Pada fase ini tubuh sudah mulai menggunakan lemak sebagai sumber energi. Pada fase tersebut, Sobat harus mengontrol gula darah puasa setiap 3 hari atau 1 minggu sekali, dan harus selalu di bawah 80 mg/dL (untuk melihat efek penambahan karbohidrat dari sayuran). Jika ternyata penambahan sayuran ini menaikkan gula darah puasa dari zona optimal tersebut, maka harus kembali ke fase pertama untuk menurunkannya kembali.

    Baca Juga: Hubungan Obesitas dengan Jantung Koroner

    • Fase 3: Maintenance (selama program berlangsung atau menjadi gaya hidup sehat). Pada fase ini, unsur nabati seperti buah sudah dimasukkan. Pada fase ini, sayur dan buah harus memerhatikan jenis dan takaran saji per harinya agar tetap menjaga gula darah di bawah 80 mg/dL. Total asupan karbohidrat per hari dengan penambahan dari buah adalah maksimal 20 gram per hari (berat buah maksimal 100 gram dan dikonsumsi dengan sumber lemak seperti santan, whip cream atau cream cheese). Buah yang dapat dikonsumsi adalah buah tinggi serat dan rendah karbohidrat seperti alpukat, strawberry, blueberry, mulberry, raspberry, blackberry, belimbing, dan sebagainya. Durasi puasa IF ditambah menjadi 20-23 jam. Pada fase ini tubuh sudah terbiasa dan telah beradaptasi menggunakan lemak sebagai bahan bakar energi tubuh.

    Dalam menjalankan diet ini, baik sedang dalam fase manapun, sedang waktu berpuasa atau tidak, disarankan untuk mengonsumsi Immunator Honey, yaitu suplementasi yang berguna untuk mencegah penurunan metabolisme dari efek pembatasan kalori yang terjadi secara alami.

    Baca Juga: 5 Jenis Olahraga Bagi Penderita Diabetes

    Mungkin yang akan menjadi pertanyaan Sobat, apakah semua orang aman dan diperbolehkan untuk menjalani diet ini? Diet ini tidak dianjurkan pada pasien dengan gangguan ginjal, diabetes yang tidak terkontrol, nefropati diabetes, kanker jenis tertentu (dietary fat-related cancer) dan lansia. Ingat loh sahabat, diet yang seimbang tetap harus mengutamakan kebutuhan tubuh akan bahan makanan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Jangan lupa, untuk olahraga teratur dan kelola stress agar berat badan impian anda tercapai.

    Bagi Anda yang masih membutuhkan ulasan maupun produk kesehatan, silakan akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Apa bedanya diet ketogenik dan diet ketofastosis? Diupdate 16 April 2018. Diakses 10 November 2018. Available at: hellosehat(dot)com/hidup-sehat/nutrisi/beda-diet-ketogenik-dan-diet-ketofastosis/
    2. Ketofastosis: fastosis on ketosis. Diupdate 8 September 2016. Diakses 10 November 2018. Available at: ketofastosis.com/fastosis-fasting-on-ketosis
    3. I-KetoFast. Diakses 10 November 2018. Available at: ketofastosis.com/download
    4. Coconut ketogenic (fastosis). Diakses 10 November 2018. Available at: foodketo.com/QwudSd34exUU/Panduan%20CocoKeto%20Indonesia%20v1.2.pdf
    5. Lukito W. Menyikapi diet yang populer di masyarakat: ketofastosis. Diupdate 10 Februari 2018. Diakses 10 November 2018. Available at: idicabangtangerang(dot)org/upload/20180213113025-1.%20dr.%20Widjaja%20L-Ketofastosis-PIT-IDI-Tangerang-10022018.pdf
    Read More
  • Rambut uban seringkali terlihat keren, sebab uban seringkali menjadi tanda kebijakan. Namun, memiliki rambut uban di usia yang muda dapat menjadi masalah. Penelitian membuktikan bahwa faktor genetik berperan penting dalam memiliki rambut uban. Selain itu, stres dan nutrisi yang tidak cukup juga ikut memengaruhi. Faktor genetik tidak akan dapat diubah, tapi dapat dipengaruhi dengan menjaga […]

    6 Cara Mengatasi Uban yang Efektif

    Rambut uban seringkali terlihat keren, sebab uban seringkali menjadi tanda kebijakan. Namun, memiliki rambut uban di usia yang muda dapat menjadi masalah. Penelitian membuktikan bahwa faktor genetik berperan penting dalam memiliki rambut uban. Selain itu, stres dan nutrisi yang tidak cukup juga ikut memengaruhi. Faktor genetik tidak akan dapat diubah, tapi dapat dipengaruhi dengan menjaga gaya hidup sehat. Oleh karena itu, makan makanan sehat tidak hanya meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, namun juga membantu menjaga warna rambut agar tetap hitam selama beberapa tahun ke depan.

    Berikut ini adalah 6 makanan yang dapat mengatasi uban yang efektif:

    Buah-buahan dan sayur-sayuran

    Buah dan sayur bersifat penting bagi tubuh. Penelitan terbaru menunjukkan bahwa bukanlah kehilangan pigmen rambut yang menyebabkan rambut menjadi uban, tapi karena menumpuknya hidrogen peroksida pada folikel rambut yang mengakibatkan perubahan warna ini. Hidrogen peroksida secara alami diproduksi di dalam tubuh sebagai produk sampingan hasil metabolisme rutin tubuh. Zat ini juga dibentuk sebagai hasil paparan sinar X, perokok pasif, stres, dan polusi udara. Selain itu, kandungan hidrogen peroksida yang tinggi dapat menjadi gejala penuaan, seperti kerutan, artritis, degenerasi otak, dan penyakit jantung.

    Baca Juga: 5 Olaharaga Terbaik Untuk Kesehatan Jantung

    Bagaimana cara memerangi hidrogen peroksida? Caranya cukup mudah. Cukup mengonsumsi antioksidan yang lebih banyak. Buah dan sayur memiliki kandungan antioksidan yang membantu menurunkan proses penuaan dan menjaga rambut tetap sehat dan baik. Makanan yang seperti apa yang sebaiknya dikonsumsi? Anda tidak perlu mengonsumsi buah dan sayuran yang mahal dan eksotis. Cukup makan buah lokal musiman. Hal ini disebabkan buah seperti itu lebih segar dan cenderung lebih nikmat dan bernutrisi. Selain itu, Anda juga dapat mendukung petani lokal.

     

    Konsumsi Indian Goosebery (Amla)

    Pada obat tradisional dari India, amla dianggap sebagai salah satu herbal yang membantu awet muda. Amla dianggap sangat baik untuk mencegah rambut uban – dalam istilah Ayurvedic, gejala kelebihan pitta doscha (kelebihan panas tubuh). Amla membantu mendinginkan dan menurunkan pitta dosha. Selain itu, amla jug amengandung banyak vitamin C, antioksidan dan nutrien lain – yang membantu memperlambat kerontokan rambut dan timbulnya rambut uban, sebagai penundaan gejala penuaan.

    Konsumsi Bawang

    Mengonsumsi bawang sehari dapat membantu menghindarkan terjadinya rambut uban. Bawang kaya akan antioksidan yaitu enzim katalase, yang membantu mengembalikan warna rambut secara alami. Selain itu, fitonutrien pada bawang bersamaa dengan vitamin C, asam folat, dan tembaga akan membantu menunda rambut uban. Konsumsi bawang adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengembalikan warna rambut. Sleain itu, penggunaan jus bawang pada kulit kepala Anda dapat mengurangi pembentukan hidrogen peroksida. Nyatanya, masker rambut dengan jus bawang telah digunakan sejak lama untuk mengobati rambut uban. Bahkan, bawang dapat membantu mencegah kerontoan rambut dan membantu tumbuh kembang rambut menjadi lebih cepat, halus, dan mengkilap.

    Konsumsi Kacang almond

    Kacang almond terbukti mencegah rambut uban. Makan makanan kaya antioksidan adalah salah satu cara untuk menghindarkan hidrogen peroksida dari dalam tubuh. Selain tubuh kita mampu mengonversi hidrogen peroksida menjadi oksigen dan air. Hal ini akan dibantu dengan bantuan enzim katalase – yang dikenal sebagai antioksidan. Namun, semakin bertambahnya usia, maka tubuh akan memproduksi semakin sedikit enzim katalase. Alhasil, peroksida akan meningkat menyebabkan peningkatan rambut uban. Bahkan faktor stres dan nutrisi yang rendah akan menyebabkan kadar katalase menurun. Namun, kacang almond diketahui dapat meningkatkan enzim katalase di dalam tubuh. Oleh karena itu, kacang ini dapat mencegah rambut uban dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, kacang almond juga kaya akan vitamin E yagn baik bagi kulit.

    Bagaimana cara mengonsumsi almond? Cukup rendam almond semalaman di dalam air dan konsumsi pada pagi hari bersamaan dengan sarapan. Bahkan, Anda juga dapat mengonsumsi almond dalam keadaan kering, sebagai cemilan. Proses perendaman akan meningkatkan kandungan nutrient dan menyebabkan kacang almond lebih bersifat basa sehingga mudah dicerna.

    Gunakan Minyak kelapa

    Minyak kelapa dapat memberikan keajaiban bagi rambut – dari ketombe hingga menghaluskan, bahkan memperlebat rambut. Minyak kelapa merupakan pengobatan yang sederhana dan efektif untuk menjaga rambut. Minyak kelapa adalah salah satu bahan yang dapat mencegah rambut menjadi uban.  Hal ini disebabkan kelapa kaya akan antioksidan.

    Baca Juga: 8 Makanan Untuk Jantung Bengkak

    Konsumsi Makanan yang Mengandung Vitamin B12

    Defisiensi vitamin B12 akan mengakibatkan peningkatan jumlah rambut uban, kelelahan, napas pendek, dan kebingungan. Vitamin B12 terdapat pada makanan hewani seperti daging, ikan, telur, susu, dan produk susu lainnya. Rambut uban yang disebabkan defisiensi vitamin B12 dapat dikembalikan dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin B12. Namun, jika Anda seorang vegetarian, maka vitamin B12 dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi suplemen.

    Oleh karena itu, segeralah mengonsumsi 6 makanan yang telah terbukti mencegah terjadinya rambut uban untuk menghindari penuaan dini.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Top 3 food to reduce and prevent grey hair. [Internet]. Available at; hairbuddha.net/tired-of-fighting-grey-hair/ (1.12.18)
    2. 8 makanan yang mencegah timbulnya uban. 2013. [Internet]. Available at: merdeka(dot)com/gaya/8-makanan-yang-mencegah-timbulnya-uban.html (1.12.18)

    Read More
  • Sobat, apakah kalian sudah yakin bahwa makanan yang kalian konsumsi selama ini sudah memenuhi standar kesehatan? Yakin sudah sehat? Siapa tahu 6 zat gizi ini terlewatkan. Ayo intip 6 zat gizi yang sering dilupakan berikut: 1. SELENIUM Mungkin Sobat jarang sekali mendengar tentang selenium dan bahkan tidak mengetahui bahwa selenium berfungsi penting bagi tubuh. Tahukah […]

    Yakin Sudah Sehat? 6 Zat Gizi Ini Mungkin Terlewatkan!

    Sobat, apakah kalian sudah yakin bahwa makanan yang kalian konsumsi selama ini sudah memenuhi standar kesehatan? Yakin sudah sehat? Siapa tahu 6 zat gizi ini terlewatkan. Ayo intip 6 zat gizi yang sering dilupakan berikut:

    1. SELENIUM

    Mungkin Sobat jarang sekali mendengar tentang selenium dan bahkan tidak mengetahui bahwa selenium berfungsi penting bagi tubuh. Tahukah kalian kalau selenium merupakan elemen gizi yang diperlukan oleh tubuh untuk mengurungi risiko berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung dan juga imun. Banyaknya radikal bebas dalam tubuh dapat berakibat pada kerusakan sel lemak, protein dan DNA. Selenium dapat mencegah terjadinya oksidasi dari lemak jahat sehingga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah). Selain itu, selenium juga berfungsi untuk menghancurkan patogen, baik virus maupun bakteri. Makanan yang banyak mengandung selenium yaitu makanan laut, sereal, daging olahan.

    Makanan laut sebagai sumber selenium

    2. KALSIUM

    Seperti kita ketahui, kalsium bermanfaat untuk pertumbuhan tulang. Tahukah Sobat bahwa pada wanita yang sudah menopause, risiko terjadinya osteoporosis dan patah tulang meningkat? Gejolak penurunan hormon yang terjadi pada wanita yang menopause mengakibatkan peningkatan risiko terkena osteoporosis dan patah tulang. Oleh karena itu, sumber kalsium dari makanan sangat diperlukan untuk membantu proses pembentukan tulang. Kandungan kalsium tertinggi dapat diperoleh dari susu, keju, yoghurt, sumber lainnya ialah gandum, sereal, telur dan ikan.

    3. MAGNESIUM

    Magnesium berfungsi untuk pembentukan energi, tulang, jantung, dan kontraksi otot. Kekurangan magnesium dapat berdampak pada kecemasan, lemas, agitasi, kaku otot, kram otot, konstipasi, migrain, gangguan irama jantung dan osteoporosis. Bila Sobat ingin menghindari kelainan-kelainan tersebut, ayo mulai sekarang perbanyak konsumsi gandum, alpukat, kacang, dark chocolate, tahu dan biji-bijian.

    Sereal termasuk sumber magnesium

    4. KALIUM

    Tahukah Sobat kalau tidak hanya kalsium tetapi juga ada kalium yang sering terlewatkan padahal memiliki peranan yang penting bagi tubuh khususnya pada pertumbuhan tulang sehingga dapat mencegah terjadinya osteoporosis? Tak hanya untuk pertumbuhan tulang, kalium juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya risiko kanker dan penyakit jantung koroner. Banyaknya konsumsi kalium dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Kentang, saos tomat, ubi, jagung, pisang dan tuna merupakan sumber makanan yang kaya kalium.

    5. VITAMIN E

    Sumber vitamin E yakni tepung maizena, kelapa, blackberry, kacang almond, hazelnut, mangga, cranberries, blackcurrant, kiwi dan alpukat. Vitamin E berfungsi untuk mencegah pembentukan radikal bebas yang bisa berdampak pada kerusakan sel, organ ataupun DNA. Vitamin E juga turut dalam mencegah terjadinya penyakit jantung dengan cara mencegah biosintesis kolesterol, selain itu sebagai zat anti kanker sebab dapat mencegah pertumbuhan sel kanker serta meningkatkan imunitas tubuh. Vitamin E juga turut berperan dalam mencegah terjadinya penyakit alzheimer dan bermanfaat dalam menjaga kesehatan kulit.

    6. VITAMIN D

    The Sunshine Vitamin, itulah julukan vitamin D, 50% dari penduduk di seluruh dunia kekurangan vitamin D karena perubahan gaya hidup dimana aktivitas di luar ruangan berkurang dan juga polusi udara. Kekurangan vitamin D berperan dalam berkurangnya penyerapan kalsium. Rendahnya  kadar vitamin D dalam tubuh juga kerap dikaitkan dengan obesitas, depresi, patah tulang dan penyakit autoimun. Yuk, Sobat biasakan konsumsi makanan yang mengandung tinggi vitamin D seperti sayur-sayuran hijau, susu, ikan, jamur dan buah-buahan dari sekarang dan jangan takut memaparkan tubuh Anda dengan sinar matahari pagi.

    Nah, sekarang Sobat sudah mengetahui 6 zat gizi yang sering terlewatkan. Jika Anda membutuhkan suplemen kesehatan maupun artikel kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Tinggi U. Selenium: Its Role as Antioxidant in Human Health. Environ Health Prev Med. 2008 Mar; 13(2): 102–108.
    2. Shenkin A. Micronutrients in Health and Disease. Postgrad Med J. 2006 Sep; 82(971): 559–567.
    3. Grober U, Schmidt J, Kisters K. Magnesium in Prevention and Therapy. Nutrients. 2015 Sep; 7(9): 8199–8226.
    4. Beto JA. The Role of Calcium in Human Aging. Clin Nutr Res. 2015; 4(1): 1–8.
    5. Weaver CM. Potassium and Health. Advances in Nutrition. 2013; 4(3): 368S–377S.
    6. Nair R, Maseeh A. Vitamin D: The “Sunshine” Vitamin. J Pharmacol Pharmacother. 2012 Apr-Jun; 3(2): 118–126.
    Read More
  • Beberapa anak ada yang rentan terkena alergi. Alergi yang paling sering adalah terhadap bahan makanan tertentu. Misalnya, alergi terhadap kacang, susu yang mengandung laktosa, makanan yang berprotein tinggi misalnya makanan laut (udang, ikan, kepiting, cumi-cumi dan makanan laut lainnya), dsb. Sebagai orang tua, hendaknya kita bijak dalam mengawasi menu makanan apa saja yang baik untuk […]

    Panduan Menu Harian untuk Anak Alergi

    Beberapa anak ada yang rentan terkena alergi. Alergi yang paling sering adalah terhadap bahan makanan tertentu. Misalnya, alergi terhadap kacang, susu yang mengandung laktosa, makanan yang berprotein tinggi misalnya makanan laut (udang, ikan, kepiting, cumi-cumi dan makanan laut lainnya), dsb. Sebagai orang tua, hendaknya kita bijak dalam mengawasi menu makanan apa saja yang baik untuk anak agar anak terhindar dari alergi makanan.

    Alergi makanan adalah suatu kumpulan gejala yang mengenai banyak organ dan sistem tubuh yang ditimbulkan oleh alergi terhadap bahan makanan tertentu. Pada tahun pertama kehidupan, sekitar 6% anak usia kurang dari 3 tahun akan rentan menderita alergi makanan (terutama terhadap protein susu). Mulai usia 5-6 tahun, alergi makanan akan lambat laun menghilang, kecuali alergi terhadap kacang dan makanan laut.

    Di Amerika, angka kejadian alergi makanan pada bayi sekitar 6% pada usia 1-3 tahun dengan 2-3% bayi dan balita menderita alergi susu sapi, sementara 1,5% alergi telur dan 0,6% alergi kacang.

    Menurut data World Allergy Organization (WAO) dalam buku “The WAO White Book on Allergy” pada tahun 2013 menunjukkan bahwa angka kejadian alergi makanan pada anak cenderung meningkat yaitu mencapai 10-4-% dari total jumlah populasi dunia. Sebuah penelitian di UGM Yogjakarta membuktikan bahwa sebagian besar alergi pada anak berasal dari makanan yang dikonsumsi seperti : udang (12,63%), kepiting (11,52%), tomat (4,38%), putih telur (3,5%) serta susu sapi (3,46%). Sedangkan di U.S, alergi makanan tertinggi disebabkan oleh kacang (25,2%), susu (21,1%) dan kerang (17,2%).

    Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko alergi pada anak yakni riwayat alergi pada keluarga, kelahiran caesar, makanan tertentu atau sesuatu yang terhirup, seperti polusi yang termasuk polusi udara dan asap rokok.

    Gejala alergi makanan sangat bervariasi dan mencangkup berbagai organ, misalnya:

    • Pada kulit akan menimbulkan gatal, kemerahan dan bentol-bentol (urtikaria), kulit kering dan pecah-pecah.
    • Pada saluran napas akan menimbulkan sesak napas, pembengkakan lidah dan tenggorokan (angioedema).
    • Pada mata, mata merah dan berair (konjungtivitis).
    • Pada saluran cerna akan menimbulkan diare, nyeri perut.
    • Gejala syok anafilatik seperti peningkatan detak jantung (berdebar), napas cepat, sulit bernapas, pucat, penurunan tekanan darah yang drastis, pingsan sampai meninggal pada kasus alergi yang berat.

    Pemilihan menu makanan bagi anak adalah hal yang perlu diperhatikan terutama bila anak menderita hipersensitivitas terhadap bahan makanan tertentu. Pertama-tama, kita harus mengetahui bahan makanan apa yang menyebabkan terjadinya alergi pada anak, kemudian ibu baru membuat menu harian secara teliti tanpa menggunakan bahan masakan yang menyebabkan alergi. Berikut ini menu makanan yang perlu diperhatikan bagi penderita alergi makanan:

    1. Upayakan agar anak mendapatkan ASI (Air Susu Ibu) eksklusif minimal sampai 2 tahun, karena menurut jumlah penelitian, ASI mengandung sejumlah immunoglobulin atau daya tahan tubuh yang mampu menghindarkan anak dari berbagai penyakit dan alergi.
    2. Susu sapi mengandung sejumlah nutrisi, kalsium, vitamin D yang sangat diperlukan untuk tumbuh kembang anak. Namun, apabila anak menderita alergi terhadap susu sapi maka segala produk susu sapi harus dihindari termasuk keju dan mayones. Selain produk di atas, Moms perlu hati-hati dengan bahan olahan yang mengandung susu sapi seperti roti, kue, biskuit dan es krim.

    Sebagai alternatif, Anda dapat mengganti produk susu sapi dengan susu almond, susu kacang kedelai. Kacang almond dan kedelai juga mengandung nutrisi serta protein bagi tumbuh kembang anak.

    1. Apabila anak alergi terhadap makanan laut seperti kepiting, ikan laut, udang, cumi, kerang, maka hindari makanan yang berbahan dasar makanan laut, ganti dengan ayam, sapi atau tahu tempe sebagai produk yang mengandung protein.

    Anak yang alergi terhdap ikan akan rentan kekurangan omega-3 yang hanya didapat dari ikan laut, untuk itu Moms dapat menggantinya dengan suplemen omega 3, sayuran hijau, serta minyak kanola sebagai tambahan dalam menyajikan makanan agar si kecil tidak kekurangan omega 3 yang terbukti baik bagi perkembangan otak si kecil.

    1. Apabila anak alergi terhadap kacang maka hindari konsumsi kacang tanah, selai kacang dan bumbu kacang.
    2. Apabila anak alergi terhadap telur, maka harus hindari makan yang berbahan dasar telur, seperti omelete, kue, dan roti yang juga mengandung telur. Untuk mencari bahan pengganti telur memang kenyataannya sulit, agar anak terhindar dari kekurangan protein maka Moms dapat menyajikan makanan lain berbahan dasar kacang kedelai (tahu dan tempe), kacang almond, daging sapi dan kacang hijau sebagai asupan protein anak.
    3. Apabila anak alergi terhadap gandum, maka hindari makanan yang mengandung gandum seperti roti, biskuit oat, pilihlah tepung dengan tepung bebas gandum dan dapat diganti dengan tepung beras.
    4. Hindari makanan yang mengandung bahan pengawet atau makanan dalam kemasan, usahakan untuk anak dengan hipersensitif terhadap makanan mendapatkan makanan yang segar.
    5. Perbanyak sayur dan buah-buahan, karena sayur dan buah-buahan mampu meningkatkan antioksidan yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.

    Pengobatan anak dengan alergi makanan sebenarnya tidak ada, obat-obatan hanya diberikan untuk meredakan gejala agar anak merasa nyaman dan tidak rewel. Menanggulangi anak dengan alergi makanan hanya dengan tindakan pencegahan menghindari makanan yang menyebabkan alergi. Moms perlu selektif dan hati-hati dalam memilih menu buat si kecil.

    Apabila anak mengalami alergi segera setelah mengonsumsi makanan, alergi yang dialami cukup parah sampai timbul sesak napas atau timbul gejala syok anafilatik, dianjurkan untuk segera membawa anak ke Dokter untuk dilakukan pemeriksaan serta pengobatan yang tepat dan cepat. Karena pengobatan yang cepat akan meningkatkan peluang anak untuk sembuh dari reaksi alergi yang timbul.

    Moms jangan lupa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan maupun alergi. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Tanukusumah M, Kurniati N, C N. Prevalensi Alergi Makanan pada Anak Usia Kurang dari 3 Tahun di Jakarta Berbasis Survei dalam Jaringan / Online. Sari Pediatri. 2016;16(5):365.
    2.  Plus G. Menu Planning for the Food Allergy Cook [Internet]. Kidswithfoodallergies.org. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: kidswithfoodallergies.org/page/menu-planning-for-the-food-allergy-cook.aspx
    3. Fiocchi A, Fierro V. Food Allergy | World Allergy Organization [Internet]. Worldallergy.org. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: worldallergy.org/education-and-programs/education/allergic-disease-resource-center/professionals/food-allergy
    4. Pawankar R, Canonica G, Holgate S, Lockey R. World Allergy Organization (WAO) white book on allergy. 1st ed. United Kingdom: WAO; 2011.
    5. Milliken C. Five myths about food allergies, debunked [Internet]. News.northwestern.edu. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from:  news.northwestern.edu/stories/2018/april/five-myths-about-food-allergies-debunked/
    Read More
  • Apakah Sobat pernah mengonsumsi minuman soda nol kalori? Jika belum, mungkin Anda sering melihatnya di deretan kulkas atau etalase minuman yang dijajakan di supermarket. Yup, embel-embel “nol kalori” tampaknya mendukung program diet. Namun, benarkah “zero calori” ini aman dikonsumsi? Sebanyak 1 dari 5 orang di Amerika memiliki kebiasaan mengonsumsi soda setiap hari, tapi dalam beberapa […]

    Minuman Soda Nol Kalori, Tetap Bikin Gemuk Loh!

    Apakah Sobat pernah mengonsumsi minuman soda nol kalori? Jika belum, mungkin Anda sering melihatnya di deretan kulkas atau etalase minuman yang dijajakan di supermarket. Yup, embel-embel “nol kalori” tampaknya mendukung program diet. Namun, benarkah “zero calori” ini aman dikonsumsi?

    Sebanyak 1 dari 5 orang di Amerika memiliki kebiasaan mengonsumsi soda setiap hari, tapi dalam beberapa tahun terakhir banyak penelitian yang menyatakan bahwa mengonsumsi soda terlalu berisiko bagi kesehatan, karena soda mengandung banyak kandungan gula yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi tubuh seperti  peningkatan berat badan sampai obesitas, diabetes, gangguan jantung, serta masalah kesehatan lainnya. Soda juga bisa menyebabkan gangguan pada saraf seperti demensia dan stroke pada seseorang yang sering mengonsumsi soda. Oleh karena itu, diciptakanlah soda dengan nol kalori, tapi apakah memang benar soda nol kalori memang lebih baik dan tidak berdampak bagi kesehatan?

    Walaupun tidak mengandung kalori, tapi diet soda tetap manis karena mengandung pemanis buatan seperti aspartam, xilitol, poliol, manitol, sorbitol dan laktitol. Apabila dikonsumsi dalam jumlah tepat, dan tidak berlebih, diet soda terbukti dapat membantu mengurangi asupan kalori yang masuk, tapi apabila dikonsumsi hampir setiap hari tentunya tidak baik bagi kesehatan.

    Seorang peneliti bernama Matthew Pase, PhD dan rekan-rekannya dari Universitas di Boston mengumpulkan data kesehatan selama 10 tahun, informasi dari 3000 orang dewasa di Amerika, hampir 45 yang mengalami stroke, dan dari 1500 orang dewasa di Amerika, sekitar 60 orang terkena demensia. Para peneliti mulai mengumpulkan data, aktivitas fisik, usia dan menghubungkannya dengan kebiasaan minum soda diet dan soda yang mengandung gula. Diperoleh kesimpulan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi soda nol kalori cenderung mengonsumsi kalori lebih banyak dari makanan lainnya. Hal ini disebabkan pemanis buatan yang terkandung dalam soda nol kalori dapat mengubah bakteri normal di usus, yang dapat menstimulasi rasa lapar sehingga mendorong seseorang untuk mengonsumsi makanan lebih banyak (overeating).

    Pada tahun 2012, Ludwig meneliti 224 pasien kelebihan berat badan, dibagi menjadi dua kelompok. Grup satu mengonsumsi soda yang mengandung gula dan yang lainnya mengonsumsi soda nol kalori. Setelah satu tahun, kelompok yang mengonsumsi soda nol kalori menunjukkan peningkatan berat badan dibandingkan dengan yang mengonsumsi soda yang mengandung gula. Kemudian, penelitian dilanjutkan sampai 2 tahun kemudian, dan hasilnya menunjukkan kesimpulan yang sama.

    Berikut ini beberapa penelitian yang menunjukkan efek negatif dari mengonsumsi gula nol kalori:

    • Pada tahun 2014, sebuah studi menunjukkan orang yang obesitas dan mengonsumsi soda nol kalori, makan 90-200 kalori lebih banyak dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi soda dengan kandungan gula biasa.
    • Pada tahun 2014, sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh British Journal of Nutrition, menyatakan bahwa sekelompok orang yang mengonsumsi soda nol kalori berisiko untuk menderita Diabetes tipe II sebanyak 13% lebih banyak dibandingkan dengan kelompok orang yang mengonsumsi soda dengan kandungan gula biasa.
    • Pada tahun 2015, BMJ mempublikasikan bahwa kelompok orang yang mengonsumsi gula nol kalori hampir setiap hari, meningkatkan risiko diabetes sebanyak 8%.
    • Pada tahun 2012, sebuah studi menyatakan bahwa sekelompok orang yang mengonsumsi soda nol kalori pada usia 69 tahun akan mempunyai kemungkinan sebanyak 43% menderita penyakit jantung, stroke atau kelainan pembuluh darah.
    • Peneliti dari Israel meneliti dari 381 orang dewasa tanpa adanya riwayat diabetes, kemudian mengonsumsi soda nol kalori, akan mempunyai faktor risiko diabetes tipe 2 lebih besar, termasuk peningkatan berat badan, peningkatan lemak perut dan tingginya gula dalam darah

    Menurut Christopher Gardner, PhD seorang Direktur Nutrition Studies at the Stanford Prevention Research Center, hubungan antara mengonsumsi soda nol kalori dengan peningkatan berat badan dapat disebabkan karena pemanis buatan yang terkandung dalam soda nol kalori dapat menyebabkan tubuh mengonsumsi kalori lebih banyak dibandingkan biasanya. Salah satu penyebabnya karena faktor psikologis, ketika memilih makanan rendah kalori atau nol kalori, maka otak akan memberikan penghargaan pada diri dan menghadiahkan diri sendiri dengan mengonsumsi minuman atau makanan berkalori lainnya (sehingga mengonsumsi makanan lebih banyak dari yang tidak mengonsumsi makanan rendah kalori atau nol kalori). Oleh karena itu, asupan kalori pada seseorang yang mengonsumsi soda nol kalori akan lebih banyak dibandingkan dengan yang mengonsumsi soda dengan kandungan gula.

    Menurut Gardner, soda nol kalori atau makanan dengan kalori rendah, sangat baik bagi kesehatan, dan dapat membantu mengurangi berat badan selama mengonsumsinya dalam jumlah tepat dan tanpa disertai asupan kalori berlebih dari makanan lainnya.

    Dibandingkan mengonsumsi minuman bersoda nol kalori, untuk membantu mengurangi berat badan, sebaiknya Sobat mengonsumsi minuman atau makanan yang lebih sehat seperti:

    1. Air Putih

    Mengonsumsi air putih minimal 8 gelas per hari sangat baik bagi kesehatan, selain karena nol kalori, membiasakan minum air putih dengan cukup membantu dalam mengalihkan rasa lapar, sehingga menghindari kita makan di luar jadwal makan utama.

    Menurut penelitian, meminum air putih dapat memberikan efek rasa kenyang, kebanyakan dari kita merasa bingung apakah yang kita rasakan haus ataukah lapar. Dengan mengonsumsi air putih secara cukup, meminimalkan kita untuk mengonsumsi makanan ringan.

    1. Jus buah-buahan

    Dibandingkan mengonsumsi soda, lebih baik mengonsumsi jus buah buahan, selain buah mengandung vitamin, antioksidan, air dan serat yang baik bagi tubuh. Serat yang terkandung dalam buah-buahan akan memberikan efek kenyang yang lebih lama.

    1. Teh hijau

    Teh hijau (green tea) dapat membantu mengurangi berat badan karena teh hijau membantu pembakaran kalori lebih cepat.

    Kini, Sobat tentunya sudah lebih paham mengenai minuman soda nol kalori dan dampaknya bagi kesehatan tubuh. Jika Anda membutuhkan aneka produk makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Gallagher J. Are diet drinks a no-go? [Internet]. BBC News. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: bbc.com/news/health-34924036
    2. MacMillen M. Is Drinking Diet Soda a Health Risk? [Internet]. WebMD. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: webmd.com/diet/news/20170505/diet-soda-health-risks
    3. Low-Calorie Sweeteners [Internet]. The Nutrition Source. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: hsph.harvard.edu/nutritionsource/healthy-drinks/artificial-sweeteners/
    4. Miller P, Perez V. Low-calorie sweeteners and body weight and composition: a meta-analysis of randomized controlled trials and prospective cohort studies. The American Journal of Clinical Nutrition [Internet]. 2014 [cited 2 October 2018];100(3):765-777. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4135487/
    5. Do diet drinks really make you fatter? [Internet]. nhs.uk. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: nhs.uk/news/food-and-diet/do-diet-drinks-really-make-you-fatter/
    Read More
  • Menurut Dietary Guidelines for Americans pada tahun 2010, menyatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur-mayur dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis serta membantu menjaga menstabilkan berat badan. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hubungan antara menjaga berat badan agar tetap ideal dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada baiknya kita membahas mengenai apakah yang dimaksud dengan berat badan […]

    Konsumsi Buah dan Sayur, Benarkah Dapat Menstabilkan Berat Badan?

    Menurut Dietary Guidelines for Americans pada tahun 2010, menyatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur-mayur dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis serta membantu menjaga menstabilkan berat badan. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hubungan antara menjaga berat badan agar tetap ideal dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada baiknya kita membahas mengenai apakah yang dimaksud dengan berat badan ideal terlebih dahulu.

    Berikut ini cara menghitung berat badan ideal, berat badan ideal didapat dari hasil perhitungan IMT (Indeks Masa Tubuh) yaitu berat badan (dalam kilogram) dibagi tinggi badan (dalam meter) dikuadratkan. Maka didapatkan hasil angka.

    Hasil angka yang didapat, dapat dilihat melalui tabel berat badan berikut:

    Postur tubuh orang Asia berbeda dengan orang Amerika atau Eropa, sehingga kita menggunakan indeks menurut Asia Pasifik, sesuai dengan tabel di atas dikatakan berat badan ideal apabila hasil indeks masa tubuh 18,5 – 22,9 dan dikatakan berat badan berlebih bila indeks masa tubuh mencapai 23-24.9.

    Sebagian besar orang yang sedang berusaha untuk mengurangi berat badan, rata-rata mereka hanya fokus dengan membatasi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh serta meningkatkan aktivitas fisik seperti olahraga, tapi mereka lupa ternyata asupan sayur dan buah sangatlah penting memengaruhi kesuksesan diet. Sejumlah penelitian di Eropa menyatakan bahwa konsumsi sayur dan buah memengaruhi penurunan berat badan, selain itu dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

    Berat badan akan berkurang ketika asupan makanan lebih sedikit dari pada energi yang dikeluarkan. Australian Dietary Guidelines (ADG) tahun 2013 menyatakan bahwa konsumsi sayuran berhubungan dengan berkurangnya risiko kenaikan berat badan, dan Dietary Guideline of American tahun 2010 menemukan bahwa hubungan konsumsi sayur dan buah dalam menstabilkan berat badan memberi dampak jangka panjang untuk mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.

    Sebuah studi Universitas Alabama di Birmingham dan dipublish pada The American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa sayur dan buah-buahan dapat mengurangi berat badan, karena mengandung mikronutriens, antioksidan, serat yang baik bagi pencernaan, mengurangi rasa lapar karena memberikan efek kenyang lebih lama. Selain itu, sayur dan buah-buahan juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes dan kanker.

    Dari berbagai studi di atas yang menghubungkan antara konsumsi sayur dan buah yang membantu menstabilkan berat badan, dapat kita simpulkan:

    • Seseorang harus mengonsumsi makanan dengan kalori yang lebih kecil dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan untuk menurunkan berat badan.
    • Seseorang tidak dapat membatasi makanan bila hanya diukur dengan asupan kalori yang masuk, karena biasanya masyarakat tidak mengetahui berapa jumlah kalori pada setiap makanan yang masuk. Hal yang paling berpengaruh dalam membatasi asupan makanan yaitu saat seseorang sudah merasa kenyang. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa seseorang yang mengonsumsi sayur dan buah akan merasa kenyang lebih lama dibandingkan yang tidak, sehingga asupan makanan dapat dibatasi bila perut dalam keadaan kenyang.
    • Sayur dan buah-buahan mengandung serat serta air yang mengandung rendah kalori.

    Kadang kala kita sering bingung untuk memilih buah apa dan sayuran apa yang baik untuk mengurangi berat badan dan lebih cenderung menghindari buah-buahan seperti pisang, jagung dan alpukat karena dianggap mengandung kalori lebih banyak dibandingkan dengan anggur. Sebagai contoh, Anda harus mengonsumsi apel ukuran kecil agar sama dengan kalori satu buah pisang, atau harus mengonsumsi 6 porsi bayam lebih banyak yang dicampur dengan jagung untuk mendapat kalori yang sama. Sedangkan alpukat, mempunyai kandungan lemak lebih banyak dibandingkan sayuran, tapi lemak yang terkandung dalam alpukat merupakan lemak baik yang bermanfaat bagi kesehatan jantung serta banyak mengandung vitamin E yang baik bagi tubuh, sehingga Anda tidak perlu menghindari asupan alpukat ketika mengonsumsi buah-buahan. Walaupun ada beberapa sayur atau buah yang mengandung tinggi kalori, Sobat tidak perlu menghindarinya karena setiap sayur dan buah-buahan mengandung vitamin, serta mikronutrien yang dibutuhkan tubuh. Bila dibandingkan dengan anggur yang mengandung kalori paling rendah, tidak ada penelitian yang mendukung bahwa anggur dapat membakar kalori dan menurunkan berat badan secara signifikan.

    Sejumlah penelitian menyatakan, dalam satu hari wajib mengonsumsi sayur dan buah minimal 80 gram, nah 80 gram dapat dianalogikan:

    • 1 apel, pisang, jeruk dan buah-buahan dengan ukuran yang sama
    • 2 plum, kiwi
    • ½ alpukat
    • 1 potong besar melon atau nanas
    • 3 sendok makan sayur, kacang-kacangan
    • 1 sendok makan raisins
    • 3 buah aprikot kering
    • 1 gelas anggur, chery dan berry
    • 1 mangkuk salad
    • 1 gelas kecil (150 ml) jus segar

    Selain dari mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada beberapa faktor yang dapat membantu menjaga berat badan agar tetap stabil, yaitu :

    1. Perbanyak aktivitas fisik

    Aktivitas fisik yang dapat dilakukan mulai dari olahraga ringan seperti jogging, jalan pagi, senam atau bersepeda. Lakukan olah raga selama minimal 30 menit selama 5 kali dalam seminggu. Selain membatasi makanan atau asupan tubuh, kita juga perlu membakar lemak atau kalori yang sudah masuk dalam tubuh dengan cara olahraga.

    Menurut jurnal medis, berikut ini adalah tabel waktu yang dibutuhkan untuk berolah raga:

    Menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh 150 menit/minggu
    Menghindari kenaikan berat badan 150-200 menit/minggu
    Menurunkan berat badan 225-420 menit/minggu
    Menjaga berat badan tetap ideal setelah berat badan turun 200-300 menit/minggu

    Tabel rekomendasi waktu untuk aktivitas fisik

    1. Perbanyak konsumsi air putih

    Membiasakan minum air putih dengan cukup membantu dalam mengalihkan rasa lapar, sehingga menghindari kita makan di luar jadwal makan utama.

    Menurut penelitian, meminum air putih dapat memberikan efek rasa kenyang, kebanyakan dari kita merasa bingung apakah yang kita rasakan haus ataukah lapar. Kadangkala kita langsung menyendok makanan atau makan camilan ketika kita merasa sedikit lapar. Cobalah untuk minum segelas air putih terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk ngemil atau menyendok makanan. Biasakan minum air putih minimal 2 liter atau 8 gelas per harinya ya.

    Berikut ini tabel yang menjelaskan kebutuhan air putih harian sesuai dengan berat badan per hari:

    Tabel kebutuhan asupan air putih per hari berdasar berat badan

    1. Istirahat yang cukup

    Istirahat secara teratur dan terjadwal, secara tidak langsung dapat membantu mengurangi berat badan karena semakin kita lama untuk beristirahat, maka dapat membuka peluang untuk kita mengonsumsi makanan ringan. Tubuh ternyata dapat memproduksi hormon yang membuat Anda nafsu makan (Hormon ghrelin) ketika tubuh dalam kondisi kurang tidur. Selain itu, proses metabolisme tubuh dalam memecah makanan dan cadangan lemak tubuh hanya dapat dilakukan ketika kita sedang dalam kondisi tidur, apabila kita kurang tidur maka proses metabolisme tubuh pun terhambat sehingga berat badan kita tidak kunjung menurun.

    Nah Sobat, setelah mengetahui kaitan buah dan sayur dengan berat badan ideal, kamu juga bisa membeli aneka makanan sehat dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Link R. Does Fruit Help You Lose Weight? [Internet]. Healthline. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: healthline.com/nutrition/fruit-and-weight-loss
    2. Kellow J. Fruit and Vegetables in a Weight Loss Diet [Internet]. Weightlossresources.co.uk. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: weightlossresources.co.uk/food/fruit-veg-lose-weight.htm
    3. Vegetables and Fruits [Internet]. The Nutrition Source. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: hsph.harvard.edu/nutritionsource/what-should-you-eat/vegetables-and-fruits/
    4. Bertoia M, Mukamal K, Cahill L, Hou T, Ludwig D, Mozaffarian D et al. Correction: Changes in Intake of Fruits and Vegetables and Weight Change in United States Men and Women Followed for Up to 24 Years: Analysis from Three Prospective Cohort Studies. PLOS Medicine [Internet]. 2016 [cited 3 October 1986];13(1):e1001956. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4578962/
    5. [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: cdc.gov/nccdphp/dnpa/nutrition/pdf/rtp_practitioner_10_07.pdf
    6. Whigham L, Valentine A, Johnson L, Zhang Z, Atkinson R, Tanumihardjo S. Increased vegetable and fruit consumption during weight loss effort correlates with increased weight and fat loss. Nutrition & Diabetes [Internet]. 2012 [cited 3 October 2018];2(10):e48-e48. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3488810/
    Read More
  • Diare merupakan penyakit yang paling sering ditemui diseluruh dunia, termasuk pada ibu hamil. Berbagai  faktor dapat menyebabkan usus pada bumil mengalami ketidakmampuan untuk menyerap air yang terkandung dalam bakalfeses atau kotoran. Hal tersebut menyebabkan feses keluar dalam bentuk yang encer dan lebih dari 3 kali dalam sehari atau diare. Pada saat diare, tidak hanya air […]

    Perhatikan Makanan Ini Saat Bumil Diare

    Diare merupakan penyakit yang paling sering ditemui diseluruh dunia, termasuk pada ibu hamil. Berbagai  faktor dapat menyebabkan usus pada bumil mengalami ketidakmampuan untuk menyerap air yang terkandung dalam bakalfeses atau kotoran. Hal tersebut menyebabkan feses keluar dalam bentuk yang encer dan lebih dari 3 kali dalam sehari atau diare.

    Pada saat diare, tidak hanya air yang keluar berlebihan tetapi juga mineral yang sangat diperlukan oleh bumil dan janinnya. Oleh karena itu, bumil harus lebih memerhatikan makanan yang dikonsumsi pada saat diare, agar kebutuhan air dan mineralnya tetap terpenuhi.

    Ketidakmampuan usus untuk menyerap air pada kondisi diare tersebut dapat disebabkan proses infeksi maupun proses non-infeksi. Infeksi merupakan penyebab utama diare pada kehamilan. Bakteri, parasit, maupun virus seperti E.coli, Salmonella, Balantidium coli, Entamoeba, Rotavirus, dan Adenovirusdapat menyebabkan diare yang disebabkan oleh proses infeksi. Sekitar 80% kejadian diare disebabkan oleh infeksi Rotavirus.

    Pola makan, obat-obatan, pengaruh hormonal, serta stres pada saat hamil juga dapat menjadi penyebab diare. Pada saat hamil, bumil cendrung mengonsumsi makanan pedas, asam, atau tidak higienis karena mengidam. Pola makan yang tidak baik seperti ini dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya diare pada ibu hamil. Selain itu, biasanya ibu hamil juga mengeluhkan mengalami sembelit sehingga memerlukan obat pencahar. Penggunaan obat pencahar dapat mengganggu ketidak seimbangan pada dinding usus, sehingga usus kehilangan kemampuan menyerap airnya. Perubahan hormon pada saat hamil juga memengaruhi sistem pencernaan sehingga dapat menimbulkan diare. Faktor stres juga dapat memicu terjadinya diare pada ibu hamil.

    Diare pada ibu hamil umumya bersifat ringan, tapi jangan disepelekan karena diare yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kelemahan, dehidrasi, hingga kekurangan nutrisi yang dapat memengaruhi kondisi ibu dan janinnya. Pada saat diare, jumlah cairan dalam tubuh akan berkurang, termasuk cairan yang ada didalam pembuluh darah. Apabila cairan didalam pembuluh darah berkurang, maka pasokan aliran darah ke janin juga akan berkurang. Hal ini dapat menyebabkan janin kekurangan cairan, oksigen, dan makanan, yang pada akhirnya menyebabkan gangguan pertumbuhan pada janin hingga kematian. Oleh karena itu bumil yang diare harus memerhatikan makanan yang diasupnya.

    Pada saat bumil mengalami diare, kurangilah makanan yang dapat memperparah diare seperti beberapa makanan berikut:

    1. Makanan pedas dan asam

    Makanan pedas dan asam dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan, sehingga mampu memperparah diare.

    1. Susu

    Jika diare disebabkan alergi terhadap laktosa (salah satu kandungan dalam susu), berarti susu harus dihindari, tapi beberapa penelitian terbaru mengatakan apabila diare tidak disebabkan karena alergi laktosa, susu dapat terus dilanjutkan.

    1. Makanan yang digoreng

    Selain itu, hindari juga mengonsumsi makanan yang digoreng, karena kandungan minyak dalam makanan yang digoreng cukup tinggi dan membuat saluran pencernaan menjadi lebih berat.

    1. Makanan yang mengandung pemanis buatan dan cokelat

    Terakhir,yang harus hindari saat diare adalah makanan yang mengandung pemanis buatan dan cokelat, karena kedua makanan ini bisa membuat diare makin parah.

    Sebaliknya, ada beberapa makanan yang justru dianjurkan untuk ibu hamil, antara lain:

    1. Minum air putih yang cukup

    Hal terpenting yang harus dilakukan bumil pada saat diare yaitu mengganti cairan yang keluar dengan banyak minum air putih. Pemberian oralit atau minuman pengganti elektrolit juga dapat diberikan saat bumil mengalami diare.

    1. Makan sup kaldu ayam

    Sup kaldu ayam mengandung protein yang cukup tinggi. Protein tersebut sangat diperlukan untuk nutrisi dan membantu melawan sumber infeksi seperti bakteri, virus, atau parasit yang menyebabkan diare.

    1. Makan kentang

    Kentang juga bisa dijadikan alternatif pengganti nasi untuk bumil yang mengalami diare. Kentang mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diterima oleh saluran pencernaan. Selain itu, karbohidrat sederhana yang terdapat pada kentang juga baik dalam melawan efek diare. Kentang dapat dikonsumsi dengan cara direbus, dibuat sup, atau disajikan dalam bentuk mashed potato yang tidak banyak mengandung bumbu tambahan.

    1. Minum air jahe

    Jahe sering digunakan untuk mengobati diare, termasuk diare pada ibu hamil. Jahe mengandung gingerol dan senyawa lain yang sangat bermanfaat untuk mengurangi diare. Jahe dapat disajikan dengan cara merebus air dan jahe yang sudah dipotong kecil-kecil, lalu air rebusan tersebut disaring dan diminum saat masih hangat.

    1. Minum madu

    Madu sangat baik dikonsumsi ketika diare, karena madu sudah terkenal mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.

    1. Makan sup wortel

    Diare yang terjadi pada ibu hamil maupun orang yang tidak hamil, dapat disembuhkan dengan wortel. Dalam sebuah penelitian, telah terbukti bahwa bagian dari serat wortel mengandung efek antidiare alami. Selain itu, nutrisi yang terdapat dalam wortel juga sangat baik untuk ibu dan janinnya.

    Selain harus memerhatikan makanan yang dihindari dan dikonsumsi saat diare, bumil juga harus memeriksakan dirinya kedokter untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat. Jangan membiasakan membeli obat tanpa resep dokter termasuk obat diare, terutama saat  hamil.

    Nah, bumil yang membutuhkan aneka produk kesehatan maupun ‘haus’ akan artikel-artikel kesehatan lainnya, yuk akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Simadibrata M. Diarepadakehamilan. Penyakit-penyakitpadakehamilan: peranseoranginternis. Jakarta:PusatPenerbitanDepartemenIlmuPenyakitDalam FKUI; 2013.
    2. Firmansyah MA. Penata laksanaan gangguan saluran cerna dalam kehamilan. Medicinus 2014.
    3. Barr W, Smith A. Acute diarrhea in adults. American Family Physician 2014.
    4. Gill CJ, Lau J, Gorbach SL, Hamer DH. Diagnostic accuracy of stool assays for inflammatory bacterial gastroenteritis in developed and resource-poor countries. ClinInfect Dis. 2013.
    5. Abbassi GM, Greer LG, Cunningham FG. Pregnancy and laboratory studies: a referencetable for clinicians. ObstetGynecol 20
    6. Pazhayattil GS, Rastegar A, Brewster UC. Approach to the diagnosis and treatmentof hyponatremia in pregnancy. Am J Kidney Dis 2015.
    Read More

Showing 1–10 of 88 results