Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ tips”

Showing 101–110 of 147 results

  • Moms yang memiliki buah hati dengan riwayat alergi pasti harap-harap cemas setiap memberi asupan makanan untuknya. “Duh, habis makan ini, Si Dedek bakal gatal-gatal alergi lagi nggak ya?” Makanan yang dapat menjadi pemicu alergi ialah makanan yang dapat menyebabkan reaksi sistem kekebalan tubuh anak bekerja berlebihan,  serta menyebabkan gejala dan tanda seperti masalah pencernaan, gatal–gatal […]

    7 Makanan Pemicu Alergi yang Perlu Dihindari

    Moms yang memiliki buah hati dengan riwayat alergi pasti harap-harap cemas setiap memberi asupan makanan untuknya. “Duh, habis makan ini, Si Dedek bakal gatal-gatal alergi lagi nggak ya?”
    Makanan yang dapat menjadi pemicu alergi ialah makanan yang dapat menyebabkan reaksi sistem kekebalan tubuh anak bekerja berlebihan,  serta menyebabkan gejala dan tanda seperti masalah pencernaan, gatal–gatal atau sesak napas.

    Pada beberapa anak, alergi makanan dapat menyebabkan gejala berat atau bahkan reaksi yang mengancam nyawa, dikenal sebagai reaksi anafilaksis, sehingga penting sekali untuk Moms tahu, apa saja makanan yang dapat menyebabkan alergi pada anak.

    Alergi makanan memengaruhi sekitar 6-8 % anak–anak usia di bawah 3 tahun dan hingga 3% pada orang dewasa. Meskipun tidak dapat disembuhkan, beberapa anak dapat mengatasi alergi makanan mereka seiring bertumbuh usia. Alergi cenderung terjadi dalam keluarga, tapi tidak mungkin untuk memprediksi apakah seorang anak akan mewarisi alergi makanan orang tua atau apakah sesama saudara akan memiliki kondisi yang sama.

    Saat anak Moms alergi, badannya melakukan kesalahan dimana makanan yang seharusnya tidak berbahaya dianggap sebagai sesuatu yang dapat menyebabkan anak Moms sakit, sehingga sistem kekebalan anak akan merespons untuk melindungi tubuh. Moms mungkin dapat melihat gejala–gejala seperti bercak–bercak di kulit, mata gatal, atau bisa juga reaksi yang lebih besar hingga anak sulit bernapas.

    Alergi makanan dapat menjadi masalah yang serius, namun Moms dapat melakukan beberapa hal untuk mencegahnya. Salah satunya adalah Moms dapat menghindari makanan yang dapat memicu alergi anak.

    Berikut ini adalah 7 makanan yang dapat memicu alergi:

    1. Susu

    Alergi pada susu sapi merupakan alergi yang paling sering terjadi pada anak. Reaksi dapat timbul bahkan dengan jumlah yang sedikit. Ibu yang meminum susu sapi dan memberikan ASI kepada anak dengan alergi susu bahkan dapat menimbulkan reaksi alergi. Seiring bertambahnya usia, alergi susu pada anak dapat menghilang, tapi pada 1 dari 5 anak dapat menetap hingga dewasa.

    2. Telur

    Alergi pada telur disebabkan oleh protein yang terdapat pada telur, seperti ovomucoid, ovalbumin dan conalbumin. Memasak telur dapat menghilangkan protein ini, tapi tidak seluruhnya. Sehingga beberapa anak bisa tetap alergi pada telur yang dimasak. Kadang–kadang, anak dapat alergi pula terhadap daging ayam, burung puyuh, kalkun, atau bahkan bulu burung. Hal ini disebut sindrom “bird-egg “.

    3. Kacang–kacangan, termasuk almond, walnut, hazelnut

    Alergi pada kacang umumnya terjadi seumur hidup. Alergi pada kacang dapat menimbulkan reaksi yang berat, seperti anafilaksis. Jika anak Moms alergi terhadap kacang, konsultasikan kepada dokter atau ahli alergi. Anak yang memiliki alergi pada satu jenis kacang dapat juga bereaksi terhadap jenis kacang lainnya.

    4. Kedelai

    Alergi kedelai sering terjadi sejak usia dini. Sebagian orang dengan alergi kedelai juga dapat bereaksi dengan susu. Kedelai banyak digunakan sebagai bahan makanan seperti roti, sereal, minuman, es krim, margarin, pasta, daging olahan, dan makanan berbumbu.

    5. Gandum dan biji – biji lainnya, termasuk barley, oats

    Alergi gandum sering terjadi, terutama pada bayi. Salah satu allergen utama pada gandum yaitu gliadin, dapat ditemukan pada gluten. Sehingga anak dengan alergi gandum disarankan untuk makan–makanan yang bebas dari gluten.

    6. Ikan

    Alergi pada ikan sering menyebabkan reaksi berat, termasuk anafilaksis. Orang dewasa cenderung memiliki reaksi alergi terhadap ikan dan kerang dibandingkan anak–anak. Jika anak alergi terhadap satu jenis ikan, maka kemungkinan besar juga akan alergi dengan ikan lainnya, karena allergen pada ikan mirip dan memasak ikan tidak merusak allergen.

    7. Kerang

    Alergi terhadap kerang cukup sering terjadi. Berbagai jenis kerang yang dapat menimbulkan alergi yaitu udang, lobster, kepiting, tiram. Anak yang alergi terhadap satu jenis kerang sering bereaksi pula dengan jenis kerang lainnya.

    Hampir semua makanan dapat memicu alergi. Jenis yang kurang umum termasuk:

    • Jagung
    • Agar–agar
    • Kelapa
    • Nasi
    • Daging–daging sapi, ayam, kambing dan babi
    • Wijen, bunga matahari
    • Rempah–rempah, seperti jintan, ketumbar, bawang putih, dan mustard
    • Buah–buahan dan sayur – sayuran

    Reaksi alergi dapat terjadi beberapa menit setelah anak Moms makan, atau bisa juga beberapa jam setelahnya. Gejala yang dapat timbul :

    • Ruam, kulit merah, bengkak, kering atau gatal.
    • Pilek, hidung tersumbat, bersin, batuk kering ringan.
    • Mata gatal, berair, merah.
    • Mulut atau di dalam telinga terasa gatal.
    • Sakit perut, kram, muntah, atau diare.

    Seringkali, makanan seperti kacang – kacangan, ikan atau kerang dapat menimbulkan reaksi yang lebih berat, namun alergi pada tiap makanan juga dapat menimbulkan gejala berikut:

    • Kesulitan bernapas atau menelan.
    • Bengkak pada bibir, lidah atau tenggorokan.
    • Rasa lemah, pusing, atau pingsan.
    • Nyeri pada dada, denyut jantung tidak beraturan.

    Terkadang gejala dapat terjadi pada seluruh badan dan bisa sangat serius hingga mengancam jiwa. Reaksi ini disebut anafilaksis, dan ini adalah keadaan darurat medis. Biasanya dapat terjadi beberapa menit setelah anak Moms makan. Jika anak Moms memiliki asma dan alergi makanan, maka anak Moms cenderung memiliki anafilaksis. Jika hal ini terjadi pada si kecil, segera bawa ke dokter atau tenaga kesehatan terdekat.

    Penyebab Tersembunyi

    Seperti yang kita sudah bahas tadi, kunci untuk mengontrol alergi makanan ialah dengan menghindari makanan yang dapat menjadi pemicu alergi. Namun hal ini tidaklah mudah, bisa saja dari bahan–bahan untuk makanan tertentu seperti:

    • Sebagian besar makanan yang dipanggang, seperti kue dibuat dengan telur dan kadang–kadang kacang.
    • Saus salad, mungkin dibuat dengan minyak kedelai.
    • Hot dog mungkin mengandung protein susu.

    Jadi, Moms harus memastikan dan membaca tiap label makanan. Namun, label makanan tidak selalu menuliskan keseluruhan bahan yang digunakan. Misalkan nanas, susu, atau protein kedelai yang dicampurkan mungkin saja terdapat pada popcorn, namun Anda tidak melihatnya di daftar bahan. Sebagai gantinya, Moms akan melihat “natural flavor”.

    Ketika anak Moms memiliki alergi terhadap makanan, Moms harus selalu mengingat bahkan jika perlu mencatat makanan apa saja yang dapat menimbulkan alergi pada anak. Bila Moms akan memesan makanan di restoran, tanyakan bagaimana makanan dibuat sebelum memesan makanan tersebut.

    Temui dokter atau ahli alergi jika anak Moms memiliki gejala alergi makanan sesaat setelah makan. Carilah perawatan darurat bila si kecil memiliki gejala–gejala anafilaksis seperti:

    • Penyempitan saluran udara yang membuat anak sulit bernapas.
    • Syok, dengan penurunan tekanan darah yang parah.
    • Nadi cepat.
    • Pusing atau pingsan.

    Jadi Moms, itulah 7 makanan yang dapat menjadi pemicu alergi. Alergi terhadap makanan terkadang dapat hilang dengan bertambahnya usia, namun jika anak Moms alergi terhadap suatu makanan tertentu, cara terbaik adalah menghindari bahan ataupun olahan dari makanan tersebut. Nah, Moms yang ingin mencari tahu seputar alergi atau masalah kesehatan lainnya, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat sekarang juga. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Food allergy – acaai.org/allergies/types/food-allergy, diakses pada tanggal 18-9-2018
    2. Deteksi Penyebab Alergi Makanan Pada si Kecil – tanyadok.com/anak/deteksi-penyebab-alergi-makanan-pada-si-kecil, diakses pada tanggal 18-9-2018
    3. Common Food Allergy Triggers – webmd.com/allergies/food-triggers#1, diakses pada tanggal 18-9-2018
    4. Food Alergy – mayoclinic.org/diseases-conditions/food-allergy/symptoms-causes/syc-20355095, diakses pada tanggal 18-9-22018
    5. Eight common food allergies : Causes, symptoms, and triggers – medicalnewstoday.com/articles/8624.php, diakses pada tanggal 18-9-2018
    6. The 8 Most Common Food Alergies – healthline.com/nutrition/common-food-allergies#section12, diakses pada tanggal 18-9-2018

     

    Read More
  • Apakah Sobat ingin mencegah osteoporosis? Setengah dari seluruh wanita berisiko mengalami osteoporosis pada usia 60 tahun. Lalu, 1 dari 5 wanita yang mengalami osteoporosis akan mengalami patah tulang pinggul, dan 50% dari mereka tidak dapat berjalan lagi. Namun, bukan berarti pihak pria terhindar dari masalah ini karena sekitar 30% kemungkinan osteoporosis juga dapat terjadi pada […]

    Takut Keropos Tulang? Ini 10 Kiat Cegah Osteoporosis

    Apakah Sobat ingin mencegah osteoporosis? Setengah dari seluruh wanita berisiko mengalami osteoporosis pada usia 60 tahun. Lalu, 1 dari 5 wanita yang mengalami osteoporosis akan mengalami patah tulang pinggul, dan 50% dari mereka tidak dapat berjalan lagi. Namun, bukan berarti pihak pria terhindar dari masalah ini karena sekitar 30% kemungkinan osteoporosis juga dapat terjadi pada pria.

    Banyak hal yang dapat meningkatkan peluang Sobat untuk menderita osteoporosis. Beberapa faktor tidak dapat dicegah, seperti gen, usia, dan jenis kelamin. Namun, bukan berarti Sobat tidak dapat mencegah penyakit ini. Perubahan yang terjadi dalam pola hidup dan pola makan merupakan penyebab yang dapat kita cegah sejak dini.

    Berikut 10 hal yang dapat Sobat lakukan untuk mencegah osteoporosis:

    1. BERHENTI KONSUMSI MINUMAN BERSODA

    Minuman kaleng berkarbohidrat seperti minuman soda menyerap kalsium dari tulang Anda. Konsumsi soda berlebihan terbukti menimbulkan keropos tulang dini. Minuman bersoda juga memiliki kandungan fosfat yang menyebabkan lebih banyak kehilangan kalsium di dalam tubuh.

    1. KURANGI KONSUMSI PROTEIN BERLEBIH

    Asupan protein yang berlebihan dapat menyebabkan kadar asam tinggi di dalam tubuh, sehingga dapat menyebabkan kalsium terbuang melalui urin. Kebanyakan orang hanya memerlukan 2-4 ons protein tanpa lemak, 3 kali sehari. 

    1. TETAP MENJAGA KADAR LAMBUNG

    Banyak orang mengonsumsi obat yang menyebabkan asam lambung tidak terproduksi seperti seharusnya. Padahal asam lambung diperlukan untuk menyerap mineral seperti kalsium, magnesium dan seng. Jika Sobat memiliki keluhan lambung, jangan sembarangan minum obat. Konsultasikan terlebih dahulu ke dokter, apa obat yang tepat untuk dikonsumsi.

    1. HINDARI KONSUMSI KAFEIN BERLEBIH

    Secangkir kopi yang Sobat minum dapat membuat Anda kehilangan 150 mg kalsium lewat urin. Kopi tanpa kafein juga bukan merupakan pilihan, karena mengandung bahan kimia berbahaya yang mengganggu proses dalam tubuh. Teh tanpa kafein merupakan pilihan yang lebih baik. Namun, jika Sobat harus mengonsumsi kopi, maka tingkatkan asupan kalsium.

    1. KONSUMSI SUMBER KALSIUM YANG BAIK

    Kalsium merupakan komponen yang penting untuk mempertahankan tulang yang kuat. Ketika tubuh kekurangan kalsium, kebutuhan kalsium tersebut akan diambil dari tulang, sehingga kepadatan tulang akan menurun. Sehingga penting sekali agar Sobat mendapatkan nutrisi kalsium tiap harinya. Orang dewasa membutuhkan 700 mg kalsium per harinya. Makanan yang mengandung kalsium yang tinggi seperti produk susu rendah lemak, susu kedelai, ikan sarden, salmon, sayuran hijau, buah kering, tahu dan yoghurt.

    1. PAPARAN SINAR MATAHARI YANG CUKUP

    Kekurangan vitamin D juga menjadi masalah dalam masyarakat kita. Vitamin D berguna dalam penyerapan kalsium bagi tulang. Vitamin D juga penting untuk sistem kekebalan tubuh, depresi, dan gangguan autoimun. Vitamin D dibentuk di bawah kulit Sobat ketika kulit terpapar sinar matahari. Maka dari itu, semakin sedikit paparan sinar matahari pada kulit, maka semakin sedikit juga vitamin D yang diproduksi oleh tubuh.

    Namun, zaman sekarang, kanker kulit juga menjadi salah satu masalah yang diperhatikan. Sehingga banyak orang yang menggunakan tabir surya ketika mereka keluar di bawah sinar matahari. Tabir surya menghalangi lebih dari 90% produksi vitamin D Anda. Sobat tidak perlu takut, Sobat bisa tetap mendapatkan vitamin D melalui suplemen dan makanan. Makanan yang mengandung vitamin D seperti salmon, tuna, makarel, keju, jus jeruk dan susu.

    1. PERIKSA HORMON BERKALA

    Hormon yang berkurang saat menopause merupakan salah satu alasan paling umum yang terjadi pada wanita dengan osteoporosis, begitu pula dengan andropause yang terjadi pada pria. Tingkat hormon estrogen, progesteron, dan testoteron yang cukup diperlukan untuk pemeliharaan tulang.

    Kadar kortisol, insulin, dan paratiroid yang berlebihan juga dapat menyebabkan osteoporosis. Kadar kalsium yang tinggi dalam darah merupakan salah satu petunjuk bahwa hormon paratiroid mungkin berlebihan. Kelebihan stres dapat meningkatkan hormon kortisol. Banyak mengonsumsi gula sederhana juga dapat meningkatkan insulin.

    1. UBAH POLA DIET & POLA HIDUP SEHAT

    Diet ideal yang dapat Sobat lakukan ialah diet “indeks glikemik rendah”. Indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat makanan berubah menjadi gula di dalam darah. Makanan dengan indeks glikemik rendah tidak menaikkan kadar gula dalam darah sehingga hormon insulin pun tidak naik dengan cepat. Makanan yang dimaksud yaitu makanan yang mengandung protein tanpa lemak, kacang–kacangan, sayuran, dan lemak baik (minyak zaitun, ikan, minyak ikan, alpukat). Meningkatkan konsumsi serat juga dapat menurunkan kadar gula dan insulin. Serat yang dikonsumsi sebelum makan dapat membantu memperlambat penyerapan gula dan lemak, dan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

    Selain itu, kurangi pula konsumsi alkohol, karena konsumsi dua gelas alkohol terbukti meningkatkan risiko osteoporosis. Berhentilah merokok, karena rokok mengganggu kadar estrogen di dalam tubuh dan menyebabkan kemungkinan osteoporosis meningkat.

    Hindari “triad atlet wanita” yaitu wanita yang berolahraga dan berlatih terus-menerus tapi melakukan diet ketat. Hal ini menyebabkan kadar estrogen lebih rendah dan menyebabkan tiga masalah, yaitu tulang tipis, kurang siklus menstruasi, dan gangguan makan.

    1. KURANGI STRES

    Stres dapat meningkatkan hormon kortisol. Jika kadar kortisol tinggi di dalam darah dalam jangka waktu yang lama maka dapat menyebabkan osteoporosis. Kortisol merupakan antagonis insulin dan nantinya menyebabkan resistensi dari insulin, meningkatkan gula darah dan menyebabkan hilangnya kalsium melalui urin.

    Sobat dapat menghilangkan stress dengan melakukan kegiatan – kegitan khusus yang bertujuan untuk relaksasi seperti yoga, tai chi, meditasi, pijat dan berdoa. Sobat juga dapat menambah waktu tidur dan berlibur.

    1. BEROLAHRAGA

    Saat berolahraga, otot menarik tulang selama olahraga yang akan merangsang tulang. Setiap latihan yang menahan beban seperti berjalan, mendaki, menaiki tangga dan angkat berat dapat meningkatkan kepadatan tulang. Berolahraga sekitar 15-30 menit sehari direkomendasikan. Angkat beban tidak perlu dengan beban yang berat, Sobat bahkan dapat menggunakan berat badan tubuh sendiri untuk itu. Olahraga seperti berenang dan bersepeda bagus untuk menambah kekuatan otot dan kebugaran, tapi karena tidak menahan beban, kurang bermanfaat untuk menambah kepadatan tulang.

    Jadi, apakah Sobat sudah melakukan hal–hal di atas untuk mencegah osteoporosis? Diterapkan lebih dini, itu lebih baik loh! Nah, bila Sobat masih membutuhkan informasi kesehatan lainnya yang bermanfaat, yuk segera akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Osteoporosis Prevention : What You Need to Know – webmd.com/osteoporosis/guide/osteoporosis-prevention#1, diakses pada tanggal 21-9-2018.
    2. 10 Ways to Prevent or Reserve Osteoporosis – wallerwellness.com/health-aging/10-ways-to-prevent-or-reverse-osteoporosis, diakses pada tanggal 21-9-2018.
    3. Prevention Osteoporosis – nhs.uk/conditions/osteoporosis/prevention/, diakses pada tanggal 21-9-2018.
    4. Preventing Osteoporosis – iofbonehealth.org/preventing-osteoporosis, diakses pada tanggal 21-9-2018.
    5. 10 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Cegah Osteoporosis – prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/10-hal-yang-perlu-dilakukan-untuk-cegah-osteoporosis , diakses pada tanggal 21-9-2018

     

     

    Read More
  • Orang tua mana yang tidak senang dan bangga jika melihat anaknya tumbuh sehat, aktif, cerdas dan berprestasi? Tentu ini sangat didambakan setiap orang tua. Bahkan acapkali para orang tua berlomba-lomba agar anaknya lebih pintar dan unggul dari anak-anak lainnya, mulai dari menyediakan les-les tertentu untuk si kecil, memberikan berbagai multivitamin, dan sebagainya. Namun, apakah ini […]

    Selain Ikan, Apa yang Perlu Dimasak untuk Nutrisi Otak agar Anak Cerdas?

    Orang tua mana yang tidak senang dan bangga jika melihat anaknya tumbuh sehat, aktif, cerdas dan berprestasi? Tentu ini sangat didambakan setiap orang tua. Bahkan acapkali para orang tua berlomba-lomba agar anaknya lebih pintar dan unggul dari anak-anak lainnya, mulai dari menyediakan les-les tertentu untuk si kecil, memberikan berbagai multivitamin, dan sebagainya.

    Namun, apakah ini sepenuhnya benar dan tepat? Banyak sekali faktor yang memengaruhi kecerdasan otak sang anak, dan salah satu faktor penting adalah faktor nutrisi. Pola nutrisi si kecil sangat menentukan. Mungkin ketika mendengar tentang makanan apa yang baik untuk kecerdasan otak, banyak yang berpendapat ikan adalah yang terbaik. Tapi ternyata tidak hanya itu loh. Ada beberapa hal penting yang perlu Ibu ketahui mengenai nutrisi otak agar anak cerdas dan sehat. Yuk Moms, simak lebih lanjut.

    Nutrisi yang baik sangat penting bagi kesehatan anak untuk menunjang masa pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal. Semua organ di dalam tubuh memerlukan nutrisi yang baik agar dapat berfungsi dengan baik, salah satunya otak kita.

    Otak adalah organ yang sangat penting, tidak hanya untuk fungsi kognitif atau kecerdasan, otak juga menjaga organ-organ tubuh agar dapat berfungsi dan terkoordinasi dengan baik. Sejak di dalam kandungan, sampai si kecil lahir hingga usia 5 tahun adalah masa-masa emas pertumbuhan otak yang paling krusial untuk membentuk fungsi kognitifnya. Pada masa ini, otak sedang dalam pertumbuhan yang sangat aktif (brain plasticity). Faktor genetik akan menentukan proses pertumbuhan dan perkembangan otak, terutama dalam pembentukan koneksi antar sel saraf atau yang disebut sinaps.

    Namun, pada saat yang sama, faktor yang berasal dari luar yaitu nutrisi, memiliki peranan yang sama pentingnya dalam pembentukan sinapssinaps ini. Nutrisi bahkan mampu mengubah ekspresi dari gen yang ada melalui berbagai mekanisme yang sangat kompleks untuk membuat sel otak menunjukkan fungsi terbaiknya. Hal ini didukung berbagai penelitian yang telah membuktikan pentingnya asupan nutrisi yang adekuat untuk fungsi kognitif anak yang maksimal. Saat ini sudah tidak diragukan lagi bahwa nutrisi yang adekuat sangat penting untuk kecerdasan anak.

    Makanan bergizi seimbang dan pola makan yang baik adalah nutrisi yang dibutuhkan otak si kecil. Meskipun terdengar cukup klasik tapi hal tersebut benar adanya. Gizi seimbang yang bagaimana sih sebenarnya? Nah, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar nutrisi otak si kecil jadi maksimal:

    Jangan Melewatkan Sarapan

    Sarapan adalah waktu makan yang paling penting. Selain berguna sebagai sumber energi untuk beraktivitas, sarapan juga penting sebagai sumber nutrisi untuk otak anak Anda bekerja. Sarapan telah terbukti meningkatkan kemampuan kognitif dan performa si kecil di sekolah dibandingkan anak yang tidak sarapan. Jangan lupa memilih jenis makanan yang sesuai untuk sarapan. Salah satu yang direkomendasikan ialah oatmeal karena kaya akan protein, serat, antioksidan dan indeks glikemik yang baik untuk memberikan energi dalam jangka panjang dibandingkan dengan sereal biasa, serta baik untuk melancarkan aliran darah ke otak.

    Berikan Makanan Tinggi Omega-3

    Tentu sudah tidak asing lagi bahwa asam lemak omega-3 adalah nutrien yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan otak. Sebagian besar sel otak kita disusun oleh lemak, dan sebagian lemak tersebut terdiri dari lemak jenis omega-3. Sel otak menggunakan omega-3 untuk membentuk sel-sel saraf dan hubungan antar saraf yang sangat penting dalam proses belajar dan memori, terutama dalam masa pertumbuhan anak. Penelitian melihat bahwa kekurangan omega-3 dapat menyebabkan gangguan dalam proses belajar. Oleh karena itu, beri anak Anda makanan kaya omega-3 seperti ikan salmon, berbagai jenis ikan air tawar, ikan sarden, biji rami atau flaxseed, kacang kenari atau walnut, biji labu atau pumpkin seed, dan buah alpukat.

    Cukupkan Kebutuhan Vitamin C dan Zinc

    Para pakar nutrisi telah menemukan bahwa diet yang rendah vitamin C dan zinc ternyata berhubungan dengan gangguan pertumbuhan mental dan kognitif anak. Kedua zat ini berperan sebagai antioksidan yang baik untuk menjaga fungsi kognitif, bahkan diketahui dapat mencegah berbagai risiko penyakit neurodegeneratif di kemudian hari. Makanan yang mengandung vitamin C tinggi seperti sayur-sayuran hijau (brokoli, kubis, bunga kol, bayam, dan lain-lain), buah-buahan seperti jeruk, melon, stroberi, anggur, kiwi, dan tomat, dan kacang hijau. Contoh makanan yang kaya akan zinc adalah kerang, kepiting, kacang almond, kacang polong, kacang mete, buncis dan kacang panjang, yoghurt, dan oatmeal.

    Makanan Memory-Booster

    Terdapat sejumlah makanan yang mengandung zat tertentu yang sangat baik membantu fungsi memori dan kecerdasan anak, seperti kolin (choline). Kolin adalah prekursor pembentuk salah satu neurotransmitter di otak yang berperan dalam fungsi memori otak yaitu asetilkolin. Anda bisa memberi si kecil makanan yang mengandung kolin seperti telur, kacang kedelai, kacang tanah, kacang wijen dan kacang-kacangan lainnya, biji rami, oatmeal, kentang, dan bunga kol. Selain kolin, ada substansi lain yang juga terbukti mampu meningkatkan fungsi memori yaitu anthocyanin dan querecetin. Moms dapat menemukannya pada makanan seperti berbagai buah beri (stroberi, blueberry, dan lain-lain), buah ceri, anggur merah, ungu maupun hitam, buah terong, buah aprikot, buah apel, buah bit, berbagai jenis bawang, brokoli, kubis dan sayuran hijau lainnya.

    Nah, kesimpulannya yaitu nutrisi otak untuk anak cerdas ternyata tidak jauh dari pola asupan makanan bergizi seimbang. Yuk, Moms berikan buah hati tercinta nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak yang maksimal. Aneka makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Rosales FJ, Reznick JS, Zeisel SH. Understanding the role of nutrition in the brain and behavioral development of toddlers and preschool children: identifying and addressing methodological barriers. Nutritional Neuroscience. 2009;12(5):190–202.
    2. Poladian C. Diet for healthy brain function in children. Updated 7 September 2012. Diakses 18 September 2018. Available at: medicaldaily.com/diet-healthy-brain-function-children-242407
    3. Mahoney CR, Taylor HA, Kanarek RB, Samuel P. Effect of breakfast composition on cognitive processes in elementary school children. Physiology and Behavior. 2005;85(5):635–45.
    4. Hoyland A, Dye L, Lawton CL. A systematic review of the effect of breakfast on the cognitive performance of children and adolescents. Nutrition Research Reviews. 2009;22(2):220–43.
    5. Davis JL. Top 10 brain foods for children. Updated 4 Agustus 2010. Diakses 18 September 2018. Available at: webmd.com/parenting/features/brain-foods-for-children#1
    6. Jennings KA. 11 best foods to boost your brain and memory. Updated 9 Mei 2017. Diakses 18 September 2018. Available at: healthline.com/nutrition/11-brain-foods
    7. Rathod R, Kale A, Joshi S. Novel insights into the effect of vitamin B12 and omega-3 fatty acids on brain function. Journal of Biomedical Science. 2016;23(1):17.
    8. Hansen SN, Tveden-Nyborg P, Lykkesfeldt J. Does vitamin C deficiency affect cognitive development and function? Nutrients. 2014;6(9):3818–46.
    9. Travica N, Ried K, Sali A, Scholey A, Hudson I, Pipingas A. Vitamin C status and cognitive function: A systematic review. Nutrients. 2017;9(9):1–21.
    Read More
  • 4 Resep Menu Sarapan Praktis yang Bisa Dicontek

    Sarapan adalah suatu hal yang penting untuk dilakukan bahkan berguna sebagai sumber tenaga kita sepanjang hari. Oleh karena itulah banyak orang tua yang mengingatkan anaknya untuk tidak melewatkan hal yang satu ini agar mereka bisa beraktivitas dengan optimal dalam sehari. Lalu, apakah ada manfaat lainnya yang bisa kita dapatkan dengan mengonsumsi sarapan setiap hari?

    Tentu saja ada! Bukan hanya berfungsi sebagai sumber energi, mengonsumsi sarapan juga baik untuk mereka yang sedang menjalani program diet. Lho kok bisa? Sarapan berfungsi untuk menekan rasa lapar dan hal ini berarti kita akan mengurangi nafsu makan kita bahkan mengurangi intensitas menyemil kita sepanjang hari. Sarapan juga berfungsi untuk menjaga bahkan menguatkan metabolisme tubuh kita sehingga ampuh untuk melindungi badan kita dari terserang berbagai penyakit. Satu lagi manfaat yang tidak boleh kita lupakan dengan mengonsumsi sarapan adalah meningkatkan kerja otak dan hal ini berarti membuat kita mampu untuk fokus sepanjang hari; bahkan meningkatkan performa kita di sekolah ataupun lingkungan kerja.

    Lalu, sebenarnya bagaimana sih porsi sarapan yang baik? Pertanyaan yang satu ini sering kali ditanyakan mengingat waktu yang tersedia untuk mengonsumsi sarapan sangatlah terbatas. Apakah ada tips dan trik yang bisa kita lakukan untuk membuat sarapan bergizi? Tentu saja ada! Bahan makanan apa saja ya yang bisa kita olah menjadi sarapan bermanfaat untuk semua anggota keluarga?

    Daripada semakin penasaran, berikut resep makanan pratis yang bisa kamu contek:

    1. Omelet tomat

    Omelet adalah salah satu jenis makanan yang menjadi favorit untuk sarapan karena membuat makanan yang satu ini sangatlah mudah dan praktis alias tidak memerlukan waktu lama untuk menghidangkannya. Kita bisa mencampurkan tomat pada omelet ini sehingga sarapan kita semakin bergizi. Membuat omelet tomat ini sangatlah mudah, di mana bahan-bahan yang kita butuhkan adalah 2 buah tomat yang sudah dipotong kecil-kecil, 3 butir telur yang dikocok lepas, 3 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, serta gula dan garam secukupnya.

    Pertama-tama kita perlu menumis bawang putih dan bawang merah hingga wangi lalu menambahkan tomat beserta garam dan gula yang akan kita aduk hingga rata. Setelahnya kita bisa memasukkan telur kocok dan diaduk hingga rata lalu bisa kita sajikan dan kita nikmati bersama keluarga tersayang.

    2. Chocochip Oats

    Siapa sih di antara kita yang suka mengonsumsi oatmeal? Oatmeal adalah salah satu jenis makanan yang saat ini cukup dicari oleh masyarakat karena banyaknya manfaat yang bisa kita dapatkan dari makanan yang satu ini. Tahukah kalian jika kita bisa mengolah oatmeal menjadi sarapan menyehatkan dan pastinya sangatlah praktis untuk dilakukan. Bahan yang kita butuhkan untuk membuat chocochip oats ini adalah 250 gram brown sugar, 100 gram butter, 1 butir telur ayam, 175 gram tepung terigu protein rendah, 150 gram oat, 100 gram chococips, 1 sendok teh baking powder, vanila esktrak serta garam secukupnya.

    Langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah mengocok butter dan brown sugar hingga rata yang setelahnya bisa kita tambahkan telur dan vanili lalu kembali kita kocok hingga rata. Setelah dirasa cukup rata, kita bisa menambahkan tepung dan baking powder yang perlu kita aduk hingga rata sebelum dimasukkan oat, chocochips, serta garam. Setelah semua adonan rata, kita perlu menata adonan pada loyang dengan bentuk bulat besar dan sebaiknya kita beri jarak antara satu adonan dengan adonan lainnya karena adonan akan mengembang. Adonan perlu kita panggang pada suhu 160 hingga 170 derajat celcius selama 10 atau 15 menit yang pastinya hingga cookies matang.

    3. Smoothie yogurt dan buah berry

    Siapa bilang jika kita harus makan makanan berat ketika sarapan? Apakah buah juga cukup untuk memenuhi kebutuhan sarapan kita? Tentu saja bisa! Buah adalah salah satu hal yang tidak boleh kita lupakan dalam keseharian kita karena buah memiliki banyak manfaat yang pastinya sayang untuk dilewatkan. Kita bisa memadukan buah dengan yogurt, yaitu olahan susu yang kaya kalsium dan pastinya juga baik untuk kesehatan kita. Cara membuat smoothies yang satu ini pun sangat mudah, yaitu dengan mencampurkan 8 buah berry, yogurt rendah lemak 300 ml, 1 buah pisang, serta 200 ml susu putih yang juga rendah lemak. Kita juga bisa menambahkan es batu sehingga smoothies ini semakin nikmat untuk dinikmati.

    4. Roti isi telur keju

    Roti adalah salah satu jenis makanan yang sering dihidangkan ketika sarapan karena cara mengolahnya yang praktis dan cocok untuk dipadukan dengan berbagai jenis makanan lainnya. Kali ini kita akan memadukan roti dengan keju yang pastinya akan disukai anak dan tidak lupa keju memiliki banyak manfaat untuk kita. Bahan yang kita butuhkan untuk membuat hidangan yang satu ini adalah 2 butir telur, 4 sendok makan keju parut, 2 sendok makan susu putih plain, ¼ sendok teh garam dan lada, 3 sendok teh mentega, serta 4 lembar roti kupas.

    Terlebih dahulu kita perlu mengocok telur, susu, lada, dan garam dalam mangkok hingga lembut lalu kita bisa memasaknya pada teflon yang sudah diolesi mentega sebelumnya. Setelah telur ini berubah warna menjadi kuning, kita bisa menggunakannya sebagai isi pada roti tawar. Jangan lupa untuk memanggang roti dengan parutan keju di atasnya, dan kita perlu menunggu roti hingga berubah menjadi kecoklatan sebelum siap untuk dihidangkan.

    Itu tadi adalah beberapa resep menu sarapan praktis yang bisa kita coba kapan saja. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan untuk membuat sarapan apa yang cocok untuk keluarga? Jangan lupa untuk menyertakan buah dan sayuran agar badan tetap fit ya!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Wanita dan masalah berat badan sepertinya selalu berkaitan, tak sedikit kaum hawa yang mencari tahu bagaiamana menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, sebagian besar cara tersebut hanya akan membuat Sahabat terus merasa lapar. Kalau tak punya kemauan keras, bisa-bisa kamu akan menyerah secepat kilat. Lantas, adakah cara menurunkan berat badan yang membuat kita puas? Sahabat, […]

    5 Trik Kuruskan Badan dengan Cepat, Tepat dan Sehat

    Wanita dan masalah berat badan sepertinya selalu berkaitan, tak sedikit kaum hawa yang mencari tahu bagaiamana menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, sebagian besar cara tersebut hanya akan membuat Sahabat terus merasa lapar. Kalau tak punya kemauan keras, bisa-bisa kamu akan menyerah secepat kilat. Lantas, adakah cara menurunkan berat badan yang membuat kita puas? Sahabat, simak yuk 5 trik kuruskan berat badan dengan cepat, tepat dan sehat berikut ini!

    1. Mengurangi Konsumsi Gula dan Pati

    Bagian terpenting saat ingin menurunkan berat badan ialah mengurangi konsumsi gula dan pati yang banyak ditemukan dalam karbohidrat (pasta, nasi, roti, atau kentang goreng, misalnya) dari menu harian kamu. Jika kamu sukses melakukan itu, maka nafsu makan akan berkurang drastis dan akhirnya kamu akan makan lebih sedikit kalori.

    Manfaat lain dari mengurangi asupan karbohidrat adalah menurunkan kadar insulin. Ginjal dalam tubuh akan mulai mengeluarkan kelebihan natrium dan air dari tubuh kamu, hal ini akan mengurangi tubuh untuk menyimpan berat air yang tidak diperlukan.

    2. Perbanyak Asupan Protein dan Lemak Sehat

    Makanan yang Sobat makan harus mencakup sumber protein, lemak dan sayuran, karbohidrat, vitamin dan mineral. Jika Sobat disiplin memasukkan makanan ini dalam diet sehat, maka karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh sesuai dengan yang direkomendasikan, yakni sekitar 20-50 gram per hari.

    Ada banyak sumber protein yang bisa Sobat pilih, antara lain:

    * Daging: Daging sapi, ayam, domba, dll.
    * Ikan dan Makanan Laut: Ikan salmon, ikan trout, udang, dll.
    * Telur: Telur utuh dengan kuning telur adalah yang terbaik.
    Mengonsumsi protein terbukti dapat meningkatkan metabolisme 80 hingga 100 kalori per hari. Tak hanya itu, diet tinggi protein juga dapat mengurangi hasrat dan pikiran obsesif kamu akan makanan hingga 60 persen, loh!
    Ini berguna banget bagi Sobat yang ingin menguruskan badan dengan cepat, tepat dan sehat. Sebab, diet protein membuat keinginan untuk ngemil di malam hari berkurang setengahnya, dan membuat Sobat begitu kenyang sehingga secara otomatis mengonsumsi 441 kalori lebih sedikit per hari. Hebatnya, ini terjadi hanya dengan menambahkan protein ke dalam diet sehat kamu.

    3. Perbanyak buah, Sayuran dan Serat

    Memang, sih, saat Sobat ingin menurunkan berat badan, berarti harus mengurangi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh. Namun, itu tidak berarti bahwa kamu harus makan lebih sedikit.

    Makanan berserat tinggi seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dimakan dalam porsi yang lebih banyak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Tapi, Sobat juga akan kenyang lebih lama dan ini tentu bagus untuk menurunkan berat badan.

    Makanlah sayur mentah/segar atau yang dikukus, tidak digoreng atau dilapisi tepung roti. Lalu saat mengolahnya, tambahkan bumbu rempah-rempah atau sedikit minyak zaitun untuk menambah rasa.

    Sertakan pula buah-buahan (seperti bluberi, stroberi, pisang yang diiris) pada sereal rendah gula seperti oatmeal dari gandum utuh. Jadi, Sobat masih bisa menikmati rasa manis dari makanan, tetapi dengan lebih sedikit kalori, lebih sedikit gula, dan lebih banyak serat.

    Kalau Sobat sesekali ingin cheating dengan makan sandwich atau roti isi, boleh, kok. Namun, keluarkan isinya yang mengandung lemak tinggi lalu tambahkan sayuran sehat seperti selada, tomat, kecambah, mentimun, dan alpukat.
    Intinya, tambahkan lebih banyak sayuran dan buah pada menu harian untuk membuat hidangan lebih sehat.

    4. Minumlah Air Putih, Hindari Minuman Manis

    Banyak penelitian membuktikan bahwa minum air putih bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Juga, hidrasi adalah kunci untuk memainkan peran dalam penurunan berat badan, termasuk pencernaan dan fungsi otot.
    Tanpa air, tubuh tidak dapat memetabolisme lemak atau karbohidrat yang tersimpan secara tepat. Proses metabolisme lemak ini disebut lipolisis. Langkah pertama dari proses ini adalah hidrolisis, yang terjadi ketika molekul air berinteraksi dengan trigliserida (lemak) untuk menciptakan gliserol dan asam lemak. Nah, minum air yang cukup sangat penting untuk membakar lemak dari makanan dan minuman, serta lemak yang tersimpan.

    Oh ya, hindari minuman manis dan jus buah (pakai gula) maupun jus buah kemasan, ya?

    Tanpa kamu sadari, minuman ini sangat cepat menggemukkan badan, loh! Setengah jam sebelum makan berat, minumlah air putih dulu. Suatu penelitian menunjukkan bahwa minum air putih setengah jam sebelum makan meningkatkan penurunan berat badan sebesar 44 persen selama 3 bulan.

    Berapa jumlah air putih yang harus kita minum? Walau sebagian ahli menyarankan untuk minum setidaknya 8 gelas air putih sehari, atau sekitar 2 liter, sebenarnya tidak ada standar baku seberapa banyak air yang sebaiknya diminum.

    Sebab, beberapa orang membutuhkan lebih banyak atau justru sedikit air, tergantung pada berbagai faktor, seperti tingkat aktivitas, usia, ukuran badan, suhu, kelembapan udara, paparan sinar matahari, dan status kesehatan.
    Namun sebagai gambaran, National Academy of Medicine (NAM) di Amerika Serikat merekomendasikan konsumsi air putih sebanyak 2,7 liter (8-10 gelas) per hari untuk wanita, dan 3,7 liter per hari untuk pria.

    5. Latihan Angkat Beban 3 Kali Seminggu

    Penurunan berat badan sangat tidak bisa lepas dari olahraga atau aktivitas fisik. Walau dengan melakukan cara di atas, berat berat badan kamu bisa berkurang, tapi akan lebih cepat jika Sobat barengi dengan olahraga.

    Pilihan terbaik untuk melakukannya adalah dengan pergi ke gym sedikitnya 3 kali seminggu. Lakukan pemanasan dan angkat beban. Mintalah seorang instruktur untuk mendampingi kamu dan untuk memberi saran jika Sobat tergolong baru dalam hal gym.

    Bila kamu melakukan olahraga beban, kamu akan membakar lebih banyak kalori dan mencegah metabolisme tubuh melambat, yang merupakan efek samping umum saat menurunkan berat badan.

    “Duh, latihan beban sulit sekali….!!!” Itu keluhan Sobat? Kalau begitu, kamu bisa menggantinya dengan latihan kardio seperti berjalan, jogging, berlari, bersepeda atau berenang. Itu juga sudah cukup baik, kok.

    Nah, Sobat, demikianlah 5 trik kuruskan badan dengan cepat, tepat dan sehat. Tak ada langkah sangat mudah dalam menurunkan berat badan. Namun, jika kamu pantang menyerah dan disiplin, impian berat badan yang kamu inginkan akan tercapai, kok. Tetap semangat!

    Jangan lupa untuk selalu membaca informasi terkini soal kesehatan, ya, dengan cara mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat sekarang juga! Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. How to Lose Weight Fast: 3 Simple Steps, Based on Science [Internet]. Healthline. 2018 [cited 18 September 2018]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/how-to-lose-weight-as-fast-as-possible

    2. How to Lose Weight and Keep It Off: Dieting Tips that Work and Won’t Make You Miserable [Internet]. Helpguide.org. 2018 [cited 18 September 2018]. Available from: https://www.helpguide.org/articles/diets/how-to-lose-weight-and-keep-it-off.htm

    3. Elaine K. Luo M. 6 reasons why drinking water can help you to lose weight [Internet]. Medical News Today. 2018 [cited 18 September 2018]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/322296.php

    Read More
  • Sobat, kenalkah Anda dengan orang-orang yang mengalami hipertensi? Atau mungkin orangtua, sanak saudara atau rekan kerja Anda mengalami tekanan darah tinggi? Biasanya masalah kesehatan ini disebut hipertensi, yaitu suatu keadaan dimana aliran darah menjadi bertambah kencang untuk dapat melewati tekanan pada pembuluh darah. Setiap orang dikatakan menderita hipertensi apabila didapati tekanan darah ≥140/≥90 yang didapati […]

    Hipertensi? Stop Konsumsi 7 Asupan Berikut!

    Sobat, kenalkah Anda dengan orang-orang yang mengalami hipertensi? Atau mungkin orangtua, sanak saudara atau rekan kerja Anda mengalami tekanan darah tinggi? Biasanya masalah kesehatan ini disebut hipertensi, yaitu suatu keadaan dimana aliran darah menjadi bertambah kencang untuk dapat melewati tekanan pada pembuluh darah. Setiap orang dikatakan menderita hipertensi apabila didapati tekanan darah ≥140/≥90 yang didapati pada 2 kali pemeriksaan dengan jarak >2 jam. Penyakit hipertensi ini tentunya tidak dapat dianggap enteng, karena hipertensi menjadi risiko terbesar terhadap penyakit gagal jantung dan stroke.

    Selain menyebabkan kedua penyakit di atas, hipertensi juga merupakan penyakit yang dapat merusak organ tubuh lain, contohnya ginjal dan mata. Penyebab gagal ginjal terbanyak kedua setelah diabetes adalah hipertensi. Hal ini dapat terjadi karena pengerasan pembuluh darah yang ditimbulkan oleh hipertensi membuat organ tubuh, terutama jantung untuk memompa darah dan ginjal untuk menyaring darah, harus bekerja lebih keras dalam menjalani fungsinya. Sebelum terjadi kegagalan organ, maka kita perlu mencegah terjadinya penyebab dari kegagalan organ itu.

    Hipertensi yang telah dikatakan sebagai penyebab terbanyak kegagalan organ ini juga memiliki beberapa penyebabnya. Penyebab terbesar terjadinya hipertensi adalah gaya hidup kita sendiri. Pengobatan dari hipertensi juga cenderung pada perubahan gaya hidup. Gaya hidup yang perlu diubah adalah mengenai nutrisi atau asupan makanan minuman kita sehari-hari. Tentunya Sobat semua perlu mengenal jenis makanan yang dilarang untuk penderita hipertensi.

    Berikut adalah 7 makanan yang dilarang pada penderita hipertensi:

    1. MAKANAN YANG MENGANDUNG LEMAK JENUH TINGGI

    gorengan

    Apa sebenarnya yang dimaksud sebagai makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi? Makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi ialah makanan yang dapat memberikan kenaikan signifikan pada kadar kolesterol jahat dalam tubuh kita. Contoh dari makanan tinggi lemak jenuh ini yaitu makanan-makanan yang biasanya paling digemari oleh masyarakat, yaitu gorengan, camilan yang terutama mengandung produk susu (mentega, susu, keju, whipped cream, dll) seperti biskuit dan makanan ringan lainnya. Daging sapi, daging babi, dan kambing, serta kulit ayam juga dikatakan memiliki kandungan lemak jenuh tinggi.

    Makanan yang telah disebutkan di atas termasuk dalam makanan yang dilarang pada penderita hipertensi. Hal ini disebabkan kandungan lemak jenuh akan diubah menjadi kolesterol yang akan menumpuk pada pembuluh darah. Penumpukan kolesterol ini akan disebut sebagai plak dan efek buruk dari plak tersebut adalah mengganggu aliran darah yang melewati tempat tersebut. Selain dari terganggunya aliran darah yang lewat, penumpukan plak juga dapat membuat pengerasan pada pembuluh darah tersebut. Akibat dari proses ini adalah kenaikan tekanan darah hingga penyumbatan total dari pembuluh darah, penyebab utama dari serangan jantung dan stroke.

    1. MAKANAN TINGGI GARAM

    Garam sangat berperan dalam terjadinya hipertensi karena kandungan sodium di dalamnya. Sodium, suatu mineral dalam tubuh yang berperan dalam regulasi aliran darah. Ginjal bertugas untuk menyaring darah dengan membuang sebagian aliran darah yang terdapat di pembuluh darah untuk keluar sebagai urin. Proses ini melibatkan kandungan sodium dan potassium yang ada pada tubuh. Apabila didapati kandungan sodium yang tinggi, maka aliran darah yang berlebih tersebut tidak dapat ditarik keluar untuk dibentuk menjadi urin, dan hal ini berujung pada aliran darah yang semakin banyak. Apabila hal ini terus dipertahankan dalam waktu yang lama, maka tekanan darah tinggi dapat terjadi.

    Asupan sodium yang direkomendasikan oleh American Heart Association  bagi penderita hipertensi untuk dikonsumsi per harinya adalah tidak lebih dari 1500 miligram. Satu sendok teh garam sendiri sudah mengandung 2400 miligram sodium. Selain garam, makanan yang mengandung MSG (monosodium glutamat) tinggi juga memiliki kadar sodium yang tinggi.

    1. MAKANAN TINGGI GULA

    Makanan manis yang banyak ditemukan pada makanan penutup, camilan, dan makanan ringan biasanya adalah makanan yang memiliki kalori tinggi, tapi sedikit kandungan nutrisi. Glukosa merupakan komponen terbanyak yang ditemukan pada jenis makanan ini. Glukosa yang rutin dikonsumsi dalam jumlah banyak akan mengakibatkan metabolisme insulin terganggu.

    Apabila metabolisme insulin terganggu, maka glukosa tidak lagi dapat berfungsi pada organ tubuh, melainkan akan menumpuk di pembuluh darah. Sama seperti penumpukan kolesterol, penumpukan glukosa ini juga menyebabkan terjadinya kerusakan pembuluh darah. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, hipertensi sering disebabkan akibat kerusakan pembuluh darah. Maka, makanan tinggi gula juga dimasukkan ke dalam makanan yang dilarang untuk penderita hipertensi.

    1. KOPI

    Kopi memiliki kandungan kafein yang tinggi dan melalui penelitian didapatkan bahwa kafein dapat meningkatkan tekanan darah dalam ≥3 jam setelah konsumsi. Peningkatan tekanan darah ini memang tidak bertahan lama, setelah kafein dibuang dari aliran darah, tekanan darah biasanya akan kembali pada kisaran biasanya. Namun, apabila konsumsi kafein dilakukan dalam jangka waktu yang lama, maka hal ini dapat menimbulkan perubahan pada pembuluh darah yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya hipertensi. Pada penderita hipertensi, pembuluh darah sudah mengalami perubahan, ditambah dengan konsumsi kafein, maka tekanan darah akan semakin meningkat dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah pada pembuluh darah.

    1. ALKOHOL

    Kandungan alkohol dalam minuman dipercaya dapat menaikkan tekanan darah. Hal ini sudah dibuktikan melalui beberapa penelitian yang menyatakan bahwa tekanan darah pada orang-orang yang terbiasa minum alkohol (dalam kisaran 300 mL/minggu) didapati lebih tinggi dibandingkan dengan orang-orang yang tidak terbiasa minum. Selain itu, pada penderita hipertensi, pengurangan konsumsi alkohol juga terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah. Maka dari itu, alkohol menjadi asupan yang dilarang pada penderita hipertensi.

    1. MINUMAN BERENERGI

    Minuman berenergi menjadi asupan favorit bagi para pekerja yang butuh tenaga lebih untuk menyelesaikan pekerjaannya. Adakah hubungan antara minuman berenergi dengan hipertensi? Tentu ada! Minuman berenergi ini mengandung kadar gula yang sangat tinggi dan juga kadar kafein! Nah, sebelumnya Sobat sudah membaca mengenai efek kadar gula yang tinggi dan efek kafein dengan terjadinya hipertensi, bukan? Jadi, minuman berenergi termasuk dilarang bagi penderita hipertensi.

    1. SUPLEMEN VITAMIN YANG MENGANDUNG TINGGI SODIUM, MAGNESIUM, POTASSIUM

    Suplemen yang mengandung tinggi sodium, magnesium, dan potassium berperan dalam terjadinya hipertensi karena adanya gangguan pada regulasi aliran darah. Jadi, suplemen vitamin juga dapat menjadi makanan yang dilarang untuk penderita hipertensi, Sobat!

    Nah, itulah 7 asupan yang sebaiknya dihindari untuk penderita hipertensi! Jangan salah paham bahwa penderita hipertensi tidak dapat melahap makanan apapun. Saat ini telah dikeluarkan rekomendasi asupan nutrisi yang baik untuk dikonsumsi rutin bagi para penderita hipertensi, yaitu buah, sayuran, dan makanan yang rendah lemak jenuh. Makanan dengan lemak jenuh yang rendah contohnya minyak olive, kacang-kacangan, daging dan lemak ikan, dll. Sobat, ayo kita cegah hipertensi dengan kurangi asupan makanan yang dilarang untuk penderita hipertensi seperti ulasan sebelumnya. Selain itu, jika Anda masih membutuhkan informasi kesehatan lainnya, jangan lupa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. U.S Department of Health and Human Services. Your Guide to Lowering Blood Pressure. National Heart, Lung, and Blood Institute. 2015
    2. Bazzano LA, Green T, Harrison TN, Reynolds K. Dietary Approaches to Prevent Hypertension. Curr Hypertens Rep. 2013 December ;15(6):694-702.
    3. Zhao D, Qi Y, Zheng Z, Wang Y, Zhang XY, Li HJ, et al. Dietary factors associated with hypertension. Nat Rev Cardiol. 2011 August;8:456-65.
    4. Nguyen H, Odelola OA, Rangaswami J, Amanullah A. Review Article : A Review of Nutritional Factors in Hypertension Management. International Journal of Hypertension. 2013 March:1-12.
    5. Heart UK The Cholesterol Charity. Fact Sheet: Diet and Blood Pressure. 2015.
    6. Mesas AE, Munoz LM, Artalejo FR, Garcia EL. The effect of coffee on blood pressure and cardiovascular disease in hypertensive individuals: a systematic review and meta analysis. The American Journal of Clinical Nutrition. 2011 August;94:1113-26.
    Read More
  • Sobat pernah merasakan muntah? Duh, rasanya benar-benar tidak nyaman bukan? Apalagi setelah muntah biasanya tubuh menjadi lemah dan lambung terasa tidak enak. Muntah merupakan suatu keadaan dimana seluruh isi saluran cerna bagian atas dikeluarkan melalui mulut secara tiba-tiba dan refleks yang disebabkan karena adanya rangsangan muntah. Muntah diawali dengan adanya perasaan mual, dimana adanya sensasi […]

    Jenis Makanan Apa yang Dapat Dikonsumsi Setelah Muntah?

    Sobat pernah merasakan muntah? Duh, rasanya benar-benar tidak nyaman bukan? Apalagi setelah muntah biasanya tubuh menjadi lemah dan lambung terasa tidak enak. Muntah merupakan suatu keadaan dimana seluruh isi saluran cerna bagian atas dikeluarkan melalui mulut secara tiba-tiba dan refleks yang disebabkan karena adanya rangsangan muntah. Muntah diawali dengan adanya perasaan mual, dimana adanya sensasi tidak nyaman pada bagian lambung. Mual dan muntah bukan suatu diagnosis, melainkan suatu gejala atau tanda dari suatu kondisi penyakit atau keadaan tertentu misalnya mabuk perjalanan, kehamilan atau kondisi psikologis tertentu.

    Mual dan muntah merupakan gejala yang umum terjadi, dan tidak terbatas usia, maupun jenis kelamin, selain disertai mual, gejala lainnya juga dapat menyertai muntah misalnya migren, nyeri kepala, demam, vertigo, diare, nyeri ulu hati, pucat, berkeringat dan napas tidak beraturan.

    Terjadinya muntah diawali dengan tiga fase yaitu yang pertama adanya rangsangan pada medulla oblongata di otak yang memicu ambang rangsang muntah, kemudian timbul perasaan mual. Lalu terjadi gerakan yang diusahakan otot perut dan dada sebelum muntah. Terakhir, terjadi gerakan retroperistaltis, yaitu pengeluaran isi lambung melalui mulut.

    Proses Terjadinya Muntah

    Muntah dapat disebabkan karena gangguan pencernaan seperti iritasi lambung yang disebabkan oleh rokok, alkohol, dan obat pereda nyeri. Selain itu, muntah dapat disebabkan karena adanya gangguan di otak (trauma, infeksi, tumor), nyeri kepala (vertigo, migren), serta kondisi lainnya (hamil, rangsangan bau, mabuk perjalanan, gangguan psikologi), diabetes serta efek samping dari pengobatan (obat kemoterapi, steroid, pereda nyeri, antibiotic, kodein, morfin). Hayo, Sobat pernah merasakan muntah karena apa?

    Nah, setelah muntah Sobat dapat memperhatikan asupan makanan sebaiknya dikonsumsi, antara lain:

    1. Air
      Ketika muntah, sejumlah air ikut keluar dari tubuh, baik melalui muntah, keringat maupun diare (gejala lain yang mengikuti), sehingga untuk mengembalikan jumlah air merupakan hal wajib yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Terjadinya dehidrasi dapat menyebabkan berbagai gejala, mulai dari yang ringan sampai yang berat, yaitu mulai dari bibir kering, puing, mata cekung, jantung terasa berdebar, urine berwarna pekat, jumlah urine berkurang sampai terjadinya kehilangan kesadaran (pingsan).
      Minumlah air hangat sedikit demi sedikit setelah muntah.
    1. Cairan Elektrolit
      Minum cairan yang mengandung elektrolit (larutan gula dan garam) karena selain air, elektrolit juga berkurang dalam darah sehingga jangan lupa untuk kembalikan jumlah elektrolit yang hilang.
    1. Makan makanan yang lunak, hindari makanan yang berat sekitar 6 jam setelah muntah, mulai dengan makanan ringan seperti bubur atau biskuit apabila terasa lapar setelah muntah.
    2. Hindari posisi berbaring ketika minum atau makan setelah muntah karena dapat merangsang terjadinya muntah kembali. Lalu tenangkan kondisi, seperti istirahat dahulu setelah muntah.
    3. Hindari makanan yang dapat merangsang muntah kembali, seperti makanan yang mengandung minyak berlebih dan lemak seperti keju dan susu.
    4. Hindari minuman yang mengandung kafein seperti cokelat dan teh.
    5. Berikan makanan yang terlalu manis untuk menghindari mual dan muntah berulang kembali.
    6. Hindari makanan yang pedas, minuman bersoda dan makanan serta minuman yang mengandung alkohol.

     Bagaimana agar Sobat tidak muntah kembali? Nah, ini ada triknya loh. Apa saja? Yuk, coba kita cek:

    Hindari kegiatan yang merangsang muntah

    Apabila muntah disebabkan motion sickness atau mabuk perjalanan maka hindari kegiatan di kendaraan yang dapat merangsang mual seperti hindari main gadget serta hindari membaca di dalam kendaraan.

    Banyaklah istirahat

    Perbanyak istirahat, batasi aktivitas fisik. Sobat bisa duduk di tempat yang tidak ramai untuk mencegah tidak muntah kembali. Pastikan kepala tetap tegak dan tidak menunduk. Sobat juga sebaiknya menghindari melihat benda yang bergerak karena dapat memicu mual.

    Pahami tanda dan bahaya muntah

    Pahami tanda-tanda bahaya dan segera mencari pertolongan apabila muntah terjadi secara terus-menerus, muntah yang menyembur, muntah yang disertai darah, demam, nyeri kepala hebat, lesu, hilang kesadaran, nafas yang tidak teratur, diare serta sulit buang air kecil (jumlah urine berkurang) dan tidak mau makan dan minum. Segera hubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik serta dilakukan penanganan lebih lanjut. Apabila gejala cukup berat maka dokter akan mempertimbangkan pemberian infus.

    Konsumsi obat sesuai dengan gejala dan anjuran dokter

    Beberapa jenis obat dapat diberikan untuk mengurangi gejala mual dan muntah. Pastinya, obat-obatan ini harus sesuai dengan anjuran dan resep dokter ya Sobat. Biasanya bila muntah disebabkan karena infeksi bakteri H. Pylori, dokter akan memberikan antibiotik untuk mengobati penyebab utama terjadinya infeksi pada lapisan lambung. Lain halnya bila muntah disebabkan karena mabuk perjalanan atau motion sickness, maka diperlukan obat anti motion sickness yang mengandung dimenhydrinate sebelum melakukan perjalanan. Lalu, muntah akibat gastritis atau luka pada lapisan lambung dapat diobati dengan obat yang dapat mengurangi asam lambung seperti misalnya antasida, atau obat golongan H2 pump inhibitor serta obat yang mempercepat pengosongan lambung untuk mengurangi gejala mual dan muntah.

    Kini Sobat sudah tahu kan langkah apa saja yang harus ditempuh setelah mengalami muntah. Jika Anda membutuhkan informasi kesehatan lainnya, segera akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Furyk, J., Meek, R. and McKenzie, S. (2014). Drug treatment of adults with nausea and vomiting in primary care. BMJ, [online] 349(aug07 2), pp.g4714-g4714. Available at: bmj.com/content/349/bmj.g4714 [Accessed 20 Sep. 2018].
    2. Singh, P., Yoon, S. and Kuo, B. (2018). SAGE Journals: Your gateway to world-class journal research. [online] Journals.sagepub.com. Available at: journals.sagepub.com/doi/pdf/10.1177/1756283X15618131 [Accessed 20 Sep. 2018].
    3. WebMD. (2018). How to Treat Nausea and Vomiting. [online] Available at: webmd.com/digestive-disorders/understanding-nausea-vomiting-treatment [Accessed 20 Sep. 2018].

     

    Read More
  • Apakah Sobat gemar mengisi waktu luang dengan berolahraga? Atau bahkan saat hari libur tiba, justru waktunya bermalas-malasan bagi Anda? Yup! Olahraga belum menjadi aktivitas favorit bagi sebagian besar kaum muda masa kini. Sebaliknya, mungkin jalan-jalan ke pusat perbelanjaan atau bahkan wisata kuliner justru kian digemari. Padahal olahraga termasuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur yang […]

    Mau Olahraga? Eits, Sebelum Mulai, Santap 6 Makanan Berikut!

    Apakah Sobat gemar mengisi waktu luang dengan berolahraga? Atau bahkan saat hari libur tiba, justru waktunya bermalas-malasan bagi Anda? Yup! Olahraga belum menjadi aktivitas favorit bagi sebagian besar kaum muda masa kini. Sebaliknya, mungkin jalan-jalan ke pusat perbelanjaan atau bahkan wisata kuliner justru kian digemari. Padahal olahraga termasuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang, dan ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani.

    Tentu Sobat ingin selalu tetap bugar kan? Nah, dalam berolahraga, makanan diperlukan guna menyediakan tenaga yang digunakan untuk berolahraga. Oleh karena itu, pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang makanan apa saja yang baik dikonsumsi sebelum olahraga.

    Intinya dalam setiap kegiatan apapun, makanan yang sangat dianjurkan untuk menunjang kesehatan tubuh ialah makanan yang berbasis gizi seimbang. Gizi seimbang adalah susunan makanan yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dalam prinsip gizi seimbang, makanan yang dimakan harus terdiri dari berbagai zat yang diperlukan dan dapat menunjang tubuh, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Dengan perbandingan protein : lemak : karbohidrat adalah 1 : 2 : 5.

    Karbohidrat dapat dibagi menjadi polisakarida, disakarida, dan monosakarida. Polisakarida sering disebut juga karbohidrat kompleks, yang bermanfaat untuk sumber energi jangka panjang, contohnya adalah pati dan glikogen. Contoh makanan yang mengandung pati adalah jagung, kentang, ketela, roti, nasi, gandum, dll, sedangkan glikogen adalah cadangan energi yang tersimpan di dalam hati. Sementara disakarida dan monosakarida sangat bermanfaat untuk kebutuhan energi yang mendadak. Contoh makanan yang mengandung disakarida dan monosakarida adalah buah-buahan, gula, dan madu.

    Lemak di dalam tubuh terutama disimpan di jaringan otot dan jaringan adiposa dalam bentuk trigliserida. Pada sebagian jenis olahraga, pembakaran lemak memberikan kontribusi yang lebih besar dari pembakaran karbohidrat, lalu kontribusi ini akan semakin menurun seiring dengan meningkatnya intensitas olahraga.

    Protein merupakan sumber energi dalam keadaan terpaksa, sehingga kebutuhannya relatif tidak meningkat saat berolahraga. Namun, protein tetap dibutuhkan saat kita berolahraga karena protein dipakai untuk pemulihan jaringan dan penambahan massa otot.

    Pada saat berolahraga, simpanan karbohidrat dan lemak tubuh merupakan sumber energi yang paling penting, karena protein hanya berpengaruh sebesar 5% dalam pembuatan energi. Pada saat berolahraga dengan intensitas rendah seperti jogging atau jalan kaki, pembakaran lemak akan memberi kontribusi yang lebih besar dalam menghasilkan energi. Sementara pada saat berolahraga dengan intensitas menengah sampai tinggi seperti pertandingan sepak bola, bola basket, dan bulu tangkis, pembakaran karbohidrat akan memberi kontribusi yang lebih besar dalam memberikan asupan energi. Sehingga, perlu dilakukan pengaturan makanan yang baik dikonsumsi sebelum berolahraga.

    Vitamin juga merupakan komponen penting dalam berolahraga karena vitamin membantu kerja enzim pada metabolisme energi. Semakin besar jumlah penggunaan energi, maka semakin besar pula kebutuhan vitamin yang diperlukan tubuh.

    Air dan mineral juga tak kalah pentingnya diperlukan oleh tubuh, agar tubuh terhindar dari dehidrasi. Dalam kondisi normal, manusia disarankan minum minimal 2 liter/hari. Selain itu, mineral juga diperlukan oleh tubuh karena merupakan bagian penting dalam penghantaran saraf, kontraksi otot jantung dan rangka.

    Jangan sampai kita melewatkan makan sebelum berolahraga, karena jika tidak diimbangi dengan makan yang cukup, maka tidak ada sumber energi yang digunakan untuk berolahraga, akibatnya gula darah akan digunakan sebagai sumber energi sehingga gula darah akan menjadi rendah dan kita dapat mengalami kelelahan bahkan sampai tak sadarkan diri.

    Selain itu, waktu makan sebelum berolahraga juga harus diatur. Jika kita mengonsumsi makanan yang mengandung pati atau polisakarida, usahakan waktu makan kita adalah 2 sampai 3 jam sebelum  berolahraga. Namun, jika kita hanya memiliki waktu 30 menit sampai 1 jam setelah makan untuk berolahraga, maka pilihan makanan terbaik adalah yang mengandung disakarida dan monosakarida.

    Berikut adalah 6 makanan yang baik dikonsumsi sebelum berolahraga, check it out:

    1. ROTI GANDUM YANG DICAMPUR TELUR REBUS

    Roti gandum ialah sumber karbohidrat yang berguna sebagai penyumbang energi. Sementara telur rebus kaya akan vitamin dan mineral serta lemak yang terkandung pada kuningnya. Namun pastikan kita mengonsumsi makanan ini, 2 sampai 3 jam sebelum berolahraga.

    2. UBI-UBIAN YANG DICAMPUR IKAN SALMON

    Sama halnya dengan roti gandum, ubi-ubian kaya akan kandungan karbohidrat dan merupakan sumber energi. Sementara ikan salmon kaya akan protein dan asam lemak Omega-3, sehingga selain baik untuk pertumbuhan otot, salmon juga ampuh mengurangi kerusakan otot.

    3. DADA AYAM YANG DICAMPUR SALAD SAYUR

    Dada ayam merupakan jenis makanan yang sangat baik dikonsumsi sebelum berolahraga, karena kandungan protein dalam dada ayam cukup tinggi. Dada ayam dapat dikonsumsi dengan cara dipanggang lalu ditambahkan sedikit minyak agar kebutuhan lemak kita sebagai sumber energi tetap terpenuhi. Selain itu, salad sayur dapat ditambahkan guna menambahkan unsur vitamin dan mineral.

    4. BUAH DAN YOGHURT

    Kombinasi buah dan yoghurt ialah kombinasi terbaik yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar sebelum berolahraga. Karbohidrat dari buah berfungsi sebagai sumber energi dan protein dari yoghurt dapat sangat berguna untuk mencegah kerusakan otot.

    5. AIR KELAPA YANG DICAMPUR MADU

    Air kelapa dan daging kelapa merupakan komposisi terbaik perpaduan antara air, mineral, dan karbohidrat. Selain itu, penambahan madu juga akan semakin menambah kandungan karbohidrat untuk sumber energi saat berolahraga.

    6. PISANG

    Pisang adalah penyedia karbohidrat sebagai bahan bakar energi. Pisang juga mengandung potasium, salah satu jenis mineral yang membantu fungsi otot dan saraf. Selain itu pisang juga mengandung protein yang baik guna membangun dan memperbaiki otot.

    Nah, bagi Sobat yang mulai bersemangat untuk berolahraga, itulah keenam sumber makanan yang bagus dikonsumsi sebelum mulai olahraga. Jangan lupa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan lainnya. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Olson RE, 2015; Energi dan Zat-zat Gizi; Penerbit PT Gramedia, Jakarta.
    2. Taylor TG, 2013; Nutrition and Health; Edward Arnold Publisher, London.
    3. Mc Ardle, etal.,2013. Sport and Exercise Nutrition. Philadelphia: Lea and Febiger.
    4. Fox,E.L., etal.,2014. The Physiologycal Basis Of Physical Education and Athlete. 4 Ed. New York. WB Souders Company.
    5. Eleanor, R. and Marry, A.C.,2014. Nutrition, Principles, Issues and Aplication. New York.Mc: Grawhill Book Company.
    Read More
  • Panduan Menu Makanan Sehat untuk Suami dan Si Kecil

    Sarapan adalah salah satu jam makan yang sama pentingnya dengan jam makan lainnya dan kita harus memenuhi kebutuhan gizi anggota keluarga tiap kali mereka makan. Mengonsumsi berbagai jenis makanan yang sehat adalah pilihan yang tepat untuk menjaga tubuh tetap fit dan pastinya menjauhkan kita dari berbagai penyakit. Mengonsumsi makanan sehat di setiap kesempatan pastinya juga membuat kita mampu beraktivitas dengan optimal dalam keseharian kita.

    Namun, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan mengonsumsi makanan sehat? Pertanyaan yang satu ini pastilah bukan suatu hal yang asing lagi terutama bagi kita, seorang ibu yang bertugas untuk memastikan semua anggota keluarga memiliki pola makan yang sehat. Sayangnya tidak jarang juga keluarga yang menerapkan pola makan “kurang sehat”, di mana makanan yang dikonsumsi cenderung makanan fast food alias makanan yang justru mengandung banyak zat tidak sehat dan membuat kita rentan terhadap penyakit. Pastinya kita tidak mau kan ada anggota keluarga yang sakit? Lalu, bagimana caranya menyiapkan makanan sehat setiap waktu?

    Mari disimak panduan makanan sehat untuk suami dan si kecil

    1. Mengonsumsi makanan berprotein tinggi

    Memangnya apa saja sih makanan yang termasuk dalam makanan berprotein tinggi? Tentu saja banyak! Salah satu contoh makanan berprotein tinggi adalah daging, dan sebaiknya kita mengolah daging dengan cara dipanggang ataupun dibakar – yang tentu saja dengan menghindari menggoreng daging. Kenapa begitu? Tentu saja sebaiknya kita menghindari pemakaian minyak pada makanan yang kita konsumsi, karena seperti yang kita tahu minyak goreng justru akan membuat kolesterol kita menjadi tinggi. Bukan hanya daging, kita juga bisa mengonsumsi makanan berprotein tinggi lainnya seperti telur, berbagai produk olahan kedelai, berbagai kacang-kacangan, buncis, serta berbagai produk olahan susu.

    2. Mengonsumsi buah

    Meskipun kelihatannya sepele, buah adalah salah satu jenis makanan yang sebaiknya ada setiap saat di rumah. Buah mampu untuk memenuhi kebutuhan vitamin kita setiap saat dan pastinya membuat tubuh kita segar dan fit sepanjang waktu – sehingga anak ataupun suami tidak mengeluhkan jika tubuh mereka terasa tidak enak setelah beraktivitas seharian. Kita juga bisa mengolah buah menjadi berbagai hidangan, seperti mengolahnya menjadi hidangan penutup mulut sehingga anggota keluarga lainnya semakin bersemangat untuk mengonsumsi buah yang ada.

    3. Mengurangi makanan kemasan

    Tidak dapat dipungkiri jika sebagian besar dari kita memilih untuk mengonsumsi makanan kemasan karena jenis makanan yang satu ini cukup praktis untuk dikonsumsi dan kita tidak perlu memerlukan waktu lama untuk mengolahnya. Namun, tahukah jika ada bahaya yang mengancam di balik makanan kemasan? Pastinya bukan rahasia lagi jika makanan kemasan tinggi akan kandungan gula, garam bahkan berbagai pengawet ataupun pewarna buatan yang apabila dikonsumsi secara terus menerus dapat mengganggu kesehatan kita. Parahnya lagi, berbagai kandungan ini dapat mengganggu kinerja organ kita – contohnya saja menyebabkan gagal ginjal. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi bukan? Oleh sebab itulah sebaiknya kita mengonsumsi berbagai makanan yang jauh menyehatkan, seperti lebih banyak mengonsumsi sayuran ataupun buah.

    4. Mengonsumsi makanan berserat tinggi

    Shot Code C

    Mengonsumsi berbagai makanan yang tinggi akan serat juga disarankan dalam memulai pola hidup yang sehat karena jenis makanan yang satu ini akan membuat kita kenyang dalam rentang waktu yang lama. Bukan hanya menjaga berat badan kita tetap stabil, mengonsumsi makanan berserat tinggi akan membuat kita mampu untuk beraktivitas dengan optimal sepanjang hari. Beberapa contoh makanan berserat tinggi antara lain adalah nasi merah, nasi putih, roti gandum, dan lain-lain.

    5. Makan secara teratur

    Tidak dapat dipungkiri jika setiap harinya kita memiliki jadwal tertentu untuk makan, seperti kita memiliki jadwal sendiri untuk sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Namun, tahukah kalian jika kita dianjurkan untuk makan sebanyak 6 kali dalam sehari? Wah yang benar nih? Bukankah makan dalam jumlah yang banyak justru akan memicu obesitas?

    Makan akan memicu obesitas ketika mengonsumsi makanan dalam jumlah besar tiap kalinya. Namun ketika kita tidak mengonsumsi apapun dalam rentang waktu 3 jam, kadar hormon kortisol akan meningkat dan hal ini justru memicu terjadinya timbunan lemak pada tubuh kita. Hal ini didukung oleh penelitian yang dipublikasikan pada New England Journal of Medicine yang menyatakan jika partisipan yang makan dalam porsi kecil sebanyak 6 kali dalam sehari akan mengalami penurunan kortisol sebanyak 17 persen daripada mereka yang makan hanya sebanyak 3 kali dalam sehari.

    6. Minum air putih

    Apakah kalian sudah memenuhi kebutuhan air putih dalam sehari? Pertanyaan yang satu ini juga sering kali muncul mengingat peran air putih yang sangat penting untuk tubuh kita. Setidaknya kita membutuhkan 2 liter air dalam sehari agar kita mampu untuk beraktivitas dengan optimal dalam sehari. Konsumsi teh setelah makan tidak disarankan karena teh akan menyerap gizi yang terkandung pada makanan.

    7. Makan malam

    Layaknya waktu makan yang lain, makan malam adalah waktu makan terakhir yang tidak boleh kita lupakan bahkan dilewatkan. Kenapa makan malam kita sebut sebagai waktu makan terakhir? Sebaiknya kita tidak mengonsumsi makanan apapun setelah kita makan malam sehingga perut kita bisa beristirahat dengan baik seperti layaknya anggota tubuh lainnya yang memerlukan istirahat ketika kita tidur. Waktu makan malam pun disarankan untuk 4 jam sebelum tidur dan perut yang kosong setelah makan malam akan merangsang kita untuk sarapan keesokan paginya.

    Nah, itu tadi adalah beberapa panduan makan sehat yang bisa kita terapkan untuk keluarga setiap hari bahkan setiap waktu. Pastinya sekarang sudah tidak bingung lagi kan bagaimana cara yang tepat untuk membuat keluarga sehat tiap waktu? So, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat daripada sebelumnya?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Pernahkah Sobat mengalami sakit kepala? Jika ya, Sobat tidak perlu khawatir karena 50% dari populasi di dunia yang berusia 18 – 65 tahun, mengalami sakit kepala minimal 1 kali per tahun. Oleh karena itu, penting bagi Sobat untuk terlebih dahulu mengetahui apa saja tipe sakit kepala agar Sobat lebih paham dalam menerapkan cara tepat mengatasi […]

    5 Cara Tepat Mengatasi Sakit Kepala

    Pernahkah Sobat mengalami sakit kepala? Jika ya, Sobat tidak perlu khawatir karena 50% dari populasi di dunia yang berusia 18 – 65 tahun, mengalami sakit kepala minimal 1 kali per tahun. Oleh karena itu, penting bagi Sobat untuk terlebih dahulu mengetahui apa saja tipe sakit kepala agar Sobat lebih paham dalam menerapkan cara tepat mengatasi sakit kepala yang akan kita kupas bersama pada artikel ini.

    Sakit kepala digolongkan menjadi 2 macam, yaitu sakit kepala primer dan sekunder. Sakit kepala primer ialah sakit kepala yang penyebabnya tidak diketahui secara pasti; sedangkan sakit kepala sekunder adalah sakit kepala yang disebabkan oleh penyakit lain seperti infeksi, kelainan pembuluh darah, trauma, tumor, atau gangguan psikiatri (jiwa). Lebih dari 90% pasien yang mengeluhkan sakit kepala, mengalami sakit kepala primer.

    Tiga jenis sakit kepala primer yang paling sering terjadi antara lain:

    • Tension type headache (TTH)

    TTH merupakan tipe terbanyak yang dialami oleh populasi umum yaitu sekitar 80%. Karakteristik khas dari TTH adalah sakit kepala yang bersifat tumpul, terasa seperti ada tali yang diikat kencang di sekeliling kepala, dengan tingkat keparahan sedang.

    • Migraine

    Migrain memiliki karakter sakit kepala yang lebih berat daripada TTH, dan pada 60% kasus migrain hanya terjadi pada satu sisi kepala sehingga sering dikenal dengan “sakit kepala sebelah.”

    • Cluster headache

    Tipe cluster memiliki karakter nyeri yang paling berat sampai dapat membangunkan penderita dari tidurnya. Sakit kepala yang dirasakan umumnya di belakang atau sekitar mata (satu sisi saja), selama 15 menit – 3 jam. Tipe ini lebih sering dialami oleh pria.

    Sakit kepala primer seringkali tidak diketahui penyebabnya, maka pada umumnya dokter hanya memberikan obat pereda nyeri saja, sehingga masih ada kemungkinan sakit kepala tersebut terjadi kembali.

    Tipe Sakit Kepala Primer Tersering

    Nah, saat ini Sobat telah mengenali beberapa tipe sakit kepala yang paling sering terjadi. Jika Sobat mengalami sakit kepala primer, tentu saja Sobat tidak nyaman jika harus terus–menerus mengonsumsi obat pereda nyeri. Faktor pencetus sakit kepala primer sebagian besar berasal dari lingkungan dan gaya hidup, sehingga alangkah baiknya jika Sobat menerapkan gaya hidup yang sehat daripada bergantung pada obat. Lantas, apa saja 5 cara tepat mengatasi sakit kepala?

    1. MENERAPKAN POLA MAKAN YANG BAIK

    Tak bisa dipungkiri, telat makan dan kelaparan merupakan penyebab tersering dari sakit kepala. Kaitannya masih belum dapat dipastikan, tapi ada teori yang menyatakan bahwa dalam kondisi lapar, gula darah dalam tubuh kita akan menurun (hipoglikemia) sehingga tubuh akan merangsang hormon tertentu untuk memecah cadangan energi guna meningkatkan gula darah. Proses inilah yang diduga menyebabkan otot di daerah kepala menegang dan kita merasakan sakit kepala.

    Oleh karena itu, Sobat dapat mencegah sakit kepala akibat hipoglikemia ini dengan cara menjaga kadar gula darah dalam keadaan selalu stabil, yaitu menerapkan pola makan yang baik. Pola makan baik yang dimaksud adalah memperbanyak frekuensi makan tetapi mengurangi porsinya, sehingga mencegah tubuh kita merasa lapar. Umumnya frekuensi yang disarankan adalah makan 5 kali sehari dengan porsi sedikit, tapi pola makan yang baik bagi setiap orang tidak selalu sama, sehingga sebaiknya Sobat juga menyesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing–masing dalam menentukan waktu makan. Selain itu, sebuah penelitian menyatakan bahwa konsumsi makanan ringan pada sore hari menjelang malam dapat mengurangi kejadian sakit kepala, terutama dalam keadaan stres.

    2. MEMILIH MAKANAN YANG TEPAT

    Selain pola makan, pilihan makanan juga memiliki pengaruh terhadap sakit kepala, terutama tipe migrain. Beberapa makanan yang disarankan dan yang perlu dihindari bagi penderita migrain ada di bawah ini dan hasilnya 35 dari 40 partisipan penelitian mengaku perbaikan sakit kepala dengan pilihan makanan tersebut, walaupun terdapat juga 5 dari 40 partisipan yang merasa tidak ada perbaikan.

    Makanan yang disarakan antara lain:

    -Biji-bijian (oat, nasi, quinoa, millet)

    -Buah (pir, apricot, bluberi, plum)

    -Sayuran (aparagus, brokoli, kembang kol, pak choy, bayam, selada, zucchini)

    -Lainnya: minyak zaitun, ekstrak vanilla, sirup maple

    Makanan yang perlu dihindari:

    -Biji-bijian: barley, jagung, gandum

    -Buah: golongan sitrus, pisang, dan apel

    -Sayur: tomat, paprika, terong, bawang putih, bawang bombay, ubi manis, seledri

    -Lainnya: kacang-kacangan, cokelat, gula, kopi, teh, alkohol

    3. MENERAPKAN POLA TIDUR YANG BAIK

    Perubahan pola tidur, seperti tidur lebih lama pada akhir minggu atau gangguan tidur saat stres dapat menimbulkan sakit kepala. American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan waktu tidur minimal 7 jam per hari bagi orang dewasa untuk mencapai kesehatan yang optimal.

    4. HINDARI STRES

    Hampir seluruh tipe sakit kepala dapat dipicu oleh stres. Dalam kondisi stres, tubuh Sobat akan meningkatkan produksi hormon stres dan adrenalin yang salah satu akibatnya adalah ketegangan otot serta perubahan diameter pembuluh darah, yang merupakan mekanisme dasar penyebab sakit kepala primer.

    Telah terbukti bahwa manajemen stres yang baik dapat mengurangi keluhan sakit kepala. Luangkanlah waktu untuk berlibur, relaksasi, berolahraga, atau melakukan hobi, setiap kali Sobat selesai menjalani kegiatan yang menimbulkan stres yang tinggi. Jika Sobat menyukai dipijat, hal tersebut dapat dijadikan pelengkap dalam cara tepat mengatasi sakit kepala tipe tension, karena efektif dalam mengurangi frekuensi, durasi dan keparahan nyeri, serta meningkatkan kualitas hidup.

    5. PERTAHANKAN BERAT BADAN IDEAL

    Penelitian menyatakan bahwa berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami migrain, bahkan migrain yang dialami dapat lebih berat dibandingkan dengan seseorang dengan berat badan ideal. Sobat dapat mengetahui apakah saat ini berat badan Sobat sudah ideal atau tidak, dengan menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan rumus . Bagi penduduk Asia, IMT normal yang disarankan adalah 18,5 – 22,9 kg/m2. Jika IMT sudah mencapai 23 kg/m2 atau lebih, maka Sobat perlu menurunkan berat badan, karena selain dapat mengurangi risiko migrain, memiliki IMT normal dapat mengurangi risiko Sobat terkena penyakit terkait obesitas seperti diabetes melitus, penyakit jantung koroner, dan stroke.

    Berikut ini adalah beberapa tips bagi Sobat untuk menurunkan berat badan:

    • Jangan lewatkan waktu makan untuk menurunkan berat badan karena telah kita ketahui bahwa hal ini dapat memicu migrain. Terapkanlah pola makan yang baik seperti yang telah kita kupas bersama pada poin sebelumnya.
    • Sobat perlu ingat untuk rutin minum air putih sepanjang hari, karena selain membantu terhindar dari sakit kepala, juga membantu Sobat merasa tidak lapar selama menjalani aktivitas.
    • Akan lebih baik jika Sobat menemukan dukungan sosial selama proses penurunan berat badan. Beritahu kepada keluarga dan sahabat, sehingga mereka dapat ikut mendukung.

    Nah, bagaimana Sobat? Cobalah terapkan 5 cara tepat mengatasi sakit kepala di atas selama beberapa bulan, dan jika tidak merasa ada perbaikan, sebaiknya Sobat memeriksakan diri ke dokter untuk dievaluasi lebih lanjut.

    Jangan lupa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi

    1. Bunner AE, Agarwal U, Gonzales JF, Valente F, Barnard ND. Nutrition intervention for migraine: a randomized crossover trial. The Journal of Headache and Pain. 2014;15:69.
    2. Diagnosis and management of headache in adults: a national clinical guideline. Scottish Intercolleagiate Guidelines Network. Edinburgh; 2008.
    3. Headache Disorder [Internet]. World Health Organization. 2016. [cited 8 Sept 2018]. Available from: who.int/news-room/fact-sheets/detail/headache-disorders
    4. Rizzoli P, Mullally WJ. Headache. The American Journal of Medicine. 2018;131:17-24.
    5. Turner DP, Smitherman TA, Penzien DB, Porter JAH, Martin VT, Houle TT. Nighttime snacking, stres, and migraine activity. J Clin Neuroscience. 2014;21(4):638-43.
    6. Watson NF, Badr MS, Belenky G, Bliwise DL, Buxton OM, Buysse D, et al. Recommended amount of sleep for a healthy adult: a joint consensus statement of the American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society. 2015;38(6):843-4.
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja