Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

10 Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Kemoterapi

Kemoterapi (biasa disebut kemo) sudah dikenal sebagai obat utama dalam penanganan kanker. Kemo memberikan manfaat yang mendalam untuk memerangi sel-sel kanker. Namun, metode pengobatan kemo juga memiliki efek samping yang cukup signifikan. Untuk itu sebelum melakukan kemoterapi ada baiknya menyimak 10 hal penting tentang kemoterapi berikut ini.

 

  1. Kemoterapi Meringankan Gejala Kanker

Cara kerja kemo adalah dengan menghentikan dan memperlambat pertumbuhan sel kanker yang berkembang cepat. Kemo dapat meringankan gejala-gejala yang terjadi. Kemo dapat memperkecil tumor yang mengakibatkan rasa sakit.

 

  1. Kemoterapi dapat Mengendalikan Sel Kanker

Kemoterapi dapat mencegah penyebaran sel kanker dalam tubuh. Kemoterapi juga dapat menghancurkan sel-sel kanker yang berkembang ke bagian tubuh lain.

 

  1. Kemoterapi Memungkinkan Untuk Penyembuhan

Kemo dapat menghancurkan semua sel kanker hingga sempurna. Dan ini juga mencegah berkembangnya kanker di dalam tubuh lagi. Maka tentu saja kemo juga memungkinkan bagi penggunanya sembuh dari kanker.

 

  1. Kemoterapi Memengaruhi Sel yang Sehat

Salah satu efek samping dari kemo yaitu dapat mempengaruhi sel sehat yang secara normal membelah diri dengan cepat. Sel-sel tersebut misalnya berada di rambut, mulut, serta usus.

 

  1. Kemoterapi dapat Dilakukan hanya Melalu Krim dan Kapsul

Cara pengobatan kemoterapi sebenarnya tergantung kepada jenis kanker yang diderita. Pengobatan kemo juga bisa melalui topikal dan oral saja. Melalui topikal yaitu melalui krim yang dioleskan pada kulit. Melalui oral dalam bentuk pil, kapsul dan cairan yang diminum. Kemo juga bisa melalui suntik, yaitu melalui suntikan pada otot / lapisan lemak. Misalnya di lengan dan perut.

 

  1. Kemoterapi Memiliki Efek Samping yang Besar

Manfaat dari kemo sangatlah efektif dalam pengobatan kanker. Kemo juga terbukti telah berhasil menyelamatkan jutaan jiwa. Namun efek samping kemo dapat muncul karena obat-obatan tersebut tidak memiliki kemampuan membedakan sel berbahaya dan sel sehat. Misalnya saja sel darah, sel kulit, serta sel lainnya dalam perut. Sehingga kemo memiliki efek yang terlihat signifikan. Namun untungnya, efek samping tersebut akan segera hilang setelah pengobatan selesai.  Pada efek samping ditambahkan lelah, mual, rambut rontok, infeksi dan gangguan pada saluran pencernaan dan kandung kemih.

 

  1. Kemoterapi Mempengaruhi Nafsu Makan

Kemo dapat mengurangi nafsu makan penggunanya, untuk itu para pengguna kemo diharapkan tetap menjaga asupannya meskipun memiliki permasalahan nafsu makan.

 

  1. Pengguna Kemoterapi Lebih Mudah Memar

Bagi anda yang masih menjalani perawatan kemoterapi berkala, sebaiknya menghindari kegiatan yang memungkinkan munculnya memar.

 

  1. Jangan Beraktivitas Setelah Sesi Kemoterapi

Setelah sesi kemoterapi anda akan merasa lelah dan letih. Sebaiknya, ajak anggota keluarga atau kawan anda untuk menemani anda pulang setelah melakukan kemo. Hindari menyetir kendaraan sendiri atau aktivitas lain yang memerlukan energi/ konsentrasi.

 

  1. Kemoterapi dapat Dilakukan Tanpa Harus Pergi ke Rumah Sakit

Kemo memang harus dilakukan oleh tenaga profesional dan pengawasan khusus. Namun kemo juga dapat dilakukan di rumah saja. Kemo saat ini bahkan tersedia dalam bentuk pil yang dikonsumsi dengan cara diminum. Namun tetap saja sebagian besar kasus kemo harus dilakukan di rumah sakit.

 

Demikian artikel mengenai “10 Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Kemoterapi“. Janganlah ragu untuk melakukan kemoterapi jika dokter sudah menyarankannya, sebab kemo adalah cara yang paling efektif dalam menangani kanker. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya.

 

Diulas oleh: dr. Anindi Putri Harjanti

Chat Asisten ProSehat aja