Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Fisioterapi pada Osteoartritis

Osteoartritis (OA) merupakan peradangan pada sendi yang bersifat kronis (lama), sering ditemukan dalam masyarakat dan memiliki dampak dalam kesehatan masyarakat. OA sering terjadi pada lansia usia di atas 65 tahun, tetapi usia di bawahnya juga dapat terkena. WHO memperkirakan di Indonesia pada tahun 2025, pencerita OA akan meningkat sebanyak 414% dibandingkan tahun 1990.

OA paling sering mengenai sendi panggu, tulang belakang, pergelangan kaki, dan lutut. Progresivitas OA lambat dan penyebabnya terkadang tidak diketahui. Namun, beberapa faktor risiko dapat meningkatkan seseorang terkena penyakit ini, antara lain wanita, usia, memiliki aktivitas sehari-hari yang tinggi, riwayat kecelakaan/trauma sebelumnya, merokok, terapi sulih hormon, obesitas, dan riwayat keluarga pernah mengalami OA sebelumnya.

Gejala OA sangat mengganggu aktivitas fisik sehari-hari. Rasa nyeri yang dirasakan-berangsur angsur dan sering terjadi saat beraktivitas sehari-hari, kurang dari 30 menit dan disertai dengan peradangan, teraba hangat, dan sedikit membengkak. Gejala lain yang terkadang dirasakan adanya bunyi ‘krek’pada lutut (krepitasi), tulang sendi lutut membesar, dan nyeri tekan tepi tulang.

Nah, tata laksana dari OA harus dilakukan secara multidisplin dan koordinasi dari beberapa ahli seperti dokter ortopedi, penyakit dalam (bila ada gejala lain), dan fisioterapi. Tujuan dari terapi OA adalah untuk mengurangi nyeri, mengurangi keterbatasan fisik sehari-hari, mengoptimalkan fumgsi gerak sendi, mencegah komplikasi dan menghambat agar penyakit tidak sampai memburuk. Kelihatan disini bahwa bukan fisioterapi diperlukan bagi penderita OA.

Fisioterapi dilakukan untuk membantu penderita OA mengurangi keterbatasan fisik sehari-hari. Fisioterapi yang dilakukan antara lain terapi manual (mobilisasi dan peregangan), kompres es dan pemijitan untuk mengurangu bengkak, latihan ROM (latihan secara aktif maupun pasif untuk menambah luas gerakan dari lutut, panggul dan ankle), latihan Penguatan penguatan otot secara statis dan dinamis, latihan keseibangan, latihan berjalan, dan latihan fungsional.

Nah, sudah tahu bukan bahwa selain terapi dengan obat untuk mengurangi nyeri pada OA, fisioterapi sangat direkomendasikan agar kualitas hidup dari penderita meningkat dan keterbatasan sehari-hari akibat OA dapat dikurangi. Fisioterapi akan membuat tulang sendi menjadi kuat dan siap untuk berktivitas. Sekarang sudah ada layanan fisioterapi ke rumah loh. Jika tertarik untuk melakukan fisioterapi, Sahabat bisa langsung memanfaatkan layanan panggil dokter ke rumah dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi nomor Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat!

instal aplikasi prosehat

WhatsApp Asisten Maya saja