Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Kenali Tanda dan Gejala Cacar Air pada Anak, Serta Cara Mengatasinya

Meski cacar air bukan penyakit baru, namun penyakit ini dapat membuat Si Kecil merasa tidak nyaman dan lebih rewel dari biasanya. Cacar air merupakan infeksi kulit menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster.

Kenali Tanda dan Gejala Cacar Air pada Anak, Serta Cara Mengatasinya

Kenali Tanda dan Gejala Cacar Air pada Anak, Serta Cara Mengatasinya

Penyakit ini paling sering menyerang anak berusia dibawah 12 tahun, yang dapat menular melalui percikan air liur atau bersin serta kontak langsung dengan dahak, ludah, atau cairan yang berasal dari ruam.

Sahabat Sehat, bagaimana gejala cacar air pada anak dan cara mengatasinya ? Mari simak penjelasan berikut.

Gejala Cacar Air Pada Anak

Cacar air ditandai dengan munculnya ruam kemerahan yang kemudian tampak menjadi luka lepuhan yang terasa gatal. Ruam muncul pada hari ke-10 hingga ke-21 setelah terpapar virus penyebab cacar air. 

Lepuhan pada kulit dapat ditemui pertama kali pada area batang tubuh dan kulit kepala. Kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti wajah, lengan, dan kaki. Seiring waktu, lepuh akan mengering dengan sendirinya dan menjadi kerak setelah 1-2 hari sebelum akhirnya sembuh. Sebagian besar anak biasanya mengalami demam ringan.

Meski dapat sembuh dengan sendirinya, namun cacar air perlu diwaspadai bagi penderita gangguan sistem kekebalan tubuh seperti leukemia, dan bagi yang sedang menjalani pengobatan dengan obat penekan sistem kekebalan tubuh.

imunisasi anak di rumah, imunisasi anak hemat, imunisasi anak murah, imunisasi si kecil

Cara Mengatasi Cacar Air Pada Anak

Cacar air dapat sembuh dengan sendirinya apabila tidak ada penyakit atau kondisi lain yang menyertainya. Sahabat Sehat dianjurkan melakukan berbagai hal berikut dirumah :

  • Menjaga asupan makanan dan cairan tubuh. Jika Si Kecil sudah dapat mengkonsumsi makanan padat, Bunda dianjurkan memberikan sup hangat, makanan yang halus, lembut, atau membuat makanan kesukaan Si Kecil untuk mengembalikan nafsu makan Si kecil.
  • Oleskan losion yang mengandung calamine ke tubuh Si Kecil. Losion ini dapat membantu memberikan sensasi dingin dan meredakan gatal pada kulit.
  • Pakaikan sarung tangan agar Si Kecil tidak menggaruk luka untuk meminimalisir terjadinya infeksi pada luka.
  • Kenakan pakaian yang nyaman untuk mengurangi rasa gatal dan iritasi pada kulit. Pilihlah pakaian yang berbahan katun, lembut, dan longgar.
  • Mandikan Si Kecil dengan air hangat suam-suam kuku dan sabun berbahan lembut untuk mengurangi rasa nyeri maupun gatal di kulit.
  • Istirahat yang cukup agar mempercepat proses pemulihan dan meningkatkan sistem daya tahan tubuh dalam melawan infeksi. 

Baca Juga: Ramsay Hunt Syndrome: Komplikasi dari Virus Penyebab Cacar Air

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Air ?

Cacar air merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Oleh sebab itu, saat Si Kecil mulai menunjukan gejala cacar air sebaiknya segera batasi aktivitasnya di luar rumah hingga lepuh cacar air tampak mengering serta tidak ada lagi lepuhan baru yang muncul.

Selain itu, untuk mencegah penularan cacar air sebaiknya berikan imunisasi Varicella untuk memberi perlindungan tubuh terhadap cacar air. Pemberian imunisasi cacar air (setelah dosis kedua) efektif menurunkan risiko Si kecil terinfeksi cacar air hingga 94%.

Baca Juga: Cacar Air pada Anak, Lakukan 5 Hal Ini Untuk Pengobatan

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai gejala dan cara mengatasi cacar air yang kerap dialami Si Kecil. Untuk memberi perlindungan terhadap cacar air, Sahabat Sehat dianjurkan memberikan imunisasi Varicella untuk Si Kecil.

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh: dr. Monica C

 

Referensi

  1. Healthline. Chickenpox in Babies: Symptoms, Treatment, Complications, Prevent [Internet]. USA : Healthline.
  2. BabyCentre UK. Chickenpox [Internet]. UK : BabyCentre.
  3. Medline. Chickenpox: MedlinePlus Medical Encyclopedia [Internet]. USA : Medline.
  4. National Health Service. Chickenpox [Internet]. UK : National Health Service.
  5. Healthy Children. Varicella (Chickenpox) [Internet]. USA : Healthy Children.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com