Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

5 Manfaat Vaksin HiB (Haemophilus Influenza Tipe B) pada Anak!

Penyakit memang dikhawatirkan oleh banyak orang, khususnya anak-anak yang rentan dan masih dalam tahap perkembangan. Begitupun dengan penyakit Haemophilus Influenzae tipe B atau biasa disingkat HiB. Penyakit ini mungkin jarang didengar tetapi faktanya banyak orang yang tidak tahu bahaya atau bakteri yang bisa menyebabkan masalah besar pada anak Sobat ini.

Bagi Sobat yang belum pernah mendengar atau khawatir akan penyakit ini dan ingin tahu pembahasan lengkapnya maka bisa membaca sampai akhir pembahasannya dalam artikel ini, mulai dari kondisi pasien, gejala hingga vaksin HiB dan manfaat yang akan didapatkannya.

Pengertian dan Gejala Penyakit

Sama seperti namanya, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Haemophilus influenzae type B. Salah satu penyakit yang disebabkan HiB yaitu meningitis yang merujuk pada kondisi radang selaput otak. Hal ini bukan hanya terjadi  pada remaja atau dewasa karena dapat terjadi pada anak-anak tanpa ada faktor yang jelas. HiB banyak ditemukan di Amerika Serikat dan sekitarnya, meskipun masalah ini jarang terjadi di Indonesia. Namun, faktanya penyakit HiB ini pernah terjadi dan bisa membahayakan jika tidak dicegah.

Gejala dari penyakit ini  bila menyerang selaput otak (meningitis) adalah demam, kejang, mula dengan/tanpa muntah, penurunan kesadaran, gejala kaku gerak atau kaku duduk pada anak, serta sensitif terhadap cahaya (fotofobia). Bila bakteri ini menyerang paru akan menyebabkan pneumonia yang gejalanya adalah demam, batuk, berkeringat, nyeri dada, sakit kepala, sulit bernafas dan mengalami sesak.

Penularan HiB

Penyakit ini dapat menular dengan mudah karena menghuni saluran nafas  kita maka ketika batuk dan memercikan dahak, bakteri akan ikut tertular juga ke orang yang disekitarnya. Bahkan, kuman dapat menetap di saluran pernapasan tanpa orangnya mangalami sakit dan dapat menularkan ke orang lain. Anak-anak juga mudah terkena bakteri  yang tersebar di udara, meskipun penyakit atau kumannya hanya flu ataupun batuk biasa. Oleh karena itu, pemerintah berusaha mengurangi kemungkinan terjadinya wabah atau masalah di Indonesia dengan menggunakan vaksin khusus bernama vaksin HiB, lantas bagaimana aturannya ?

Semua anak yang usianya masih dibawah lima tahun atau sebelum memasuki balita sangat dianjurkan untuk mendapatkan vaksin HiB. Bayi dan anak sangat rentan terhadap penyakit yang diakibatkan infeksi oleh kuman HiB. Berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2017, aturan diberikannya vaksin adalah pada usia 2, 3, 4 bulan dan penguatan (booster) diberikan antara usia 15 bulan hingga 18 bulan

Bagaimana dengan anak diatas usia  5 tahun? anak yang usianya masih lima tahun atau sudah lebih maka tidak memerlukan vaksin HiB lagi karena penyakit ini menyerang anak di bawah usia 5 tahun.

Pada beberapa kondisi orang dewasa dan anak yang menderita HIV, asplenia (riwayat operasi pengangkatan limpa), ataupun anemia sel sabit direkomendasikan untuk diberikan vaksin HiB. Hal ini bukan tanpa sebab karena mereka sangat mudah terserang bakteri termasuk HiB ini.

Pantangan Vaksin

Ada beberapa anak dengan kondisi tertentu yang tidak bisa menerima vaksin HiB, diantaranya yaitu :

  • Usianya kurang dari 6 minggu
  • Menderita alergi khususnya setelah diberikan suntik HiB
  • Sedang sakit berat atau memiliki penyakit berat
  • Kurang sehat dan juga kondisi yang sedang masa parah

Manfaat Vaksin HiB

Setelah tahu masalah dan kemungkinan HiB menyerang anak lantas apa sebenarnya manfaat vaksinasi HiB ? Pastinya, vaksin ini Melindungi anak dari penyakit yang disebabkan HiB.

Semua orang tua pasti ingin anaknya sehat dan tumbuh sempurna, tetapi terkadang kita sendiri tidak tahu dimana dan kapan bakteri atau virus menyerang dan menyebabkan anak menjadi sakit termasuk salah satunya adalah  bakteri HiB.

Prinsipnya yakni lebih baik mencegah dibandingkan mengobati, tentu hal ini menjadi prinsip utama juga orang tua yang ingin melindungi anaknya. Pencegahan HiB disediakan dalam bentuk vaksin, sehingga anakpun terlindungi. Penyakit yang dapat disebabkan kuman ini antara lain:

  1. Mencegah dari penyakit pneumonia

Menurut WHO, pada tahun 2015 sekitar 6 juta anak meninggal dunia dan 16 persennya karena pneumonia. Di Indonesia, sebanyak 14 persen dari 147.000 balita meninggal karena penyakit ini yang salah satu kumannya disebabkan oleh HiB. Sobat pasti khawatir bila anak  menderita penyakit ini. Oleh karena itu, vaksin HiB merupakan salah satu solusi untuk pencegahannya.

  1. Mengurangi resiko meningitis

HiB bukan jenis penyakit yang banyak menyerang masyarakat tetapi dapat menyebabkan meningitis atau radang selaput otak. Meningitis bisa menyerang siapa saja mulai dari anak-anak hingga dewasa. Vaksin HiB nyatanya bisa mengurangi resiko atau kemungkinan terserang meningitis terutama pada anak-anak, penyakit yang dapat menyebabkan gangguan pada otak.

  1. Mencegah penyakit jantung

HiB bisa memberikan efek buruk hingga dapat menyerang jantung bila bakteri menyebar ke dalam darah. Masalah ini juga dapat menyerang anak-anak tanpa ampun, tentu jika hal ini terjadi maka akan memberikan efek atau dampak buruk. Penyakit yang menyerang jantung bukanlah penyakit yang ringan dan juga mudah disembuhkan. Sehingga, vaksin HiB dapat mencegah komplikasi akibat kuman HiB yang mengenai jantung.

  1. Menghindari kerusakan telinga

HiB dapat menyebabkan kerusakan telinga pada anak. Kerusakan telinga akan berimbas pada banyak hal seperti kehilangan keseimbangan sampai kondisi tuli dan tidak mendengar. Sehingga, vaksin HiB sangatlah penting untuk bisa terhindar  dari penyakit menakutkan ini.

  1. Menghindari kelainan kulit akibat HiB

Kuman HiB dapat menyebabkan kelainan kulit yang disebut dengan selulitis. Kelainan ini menyerang bagian dalam pipi (daerah bukal) dan daerah sekitar mata. Vaksin HiB dapat mencegah Sobat dan anak terkena kelainan kulit ini.

WhatsApp Asisten Maya saja