Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Gizi Seimbang untuk Anak Obesitas

Apa sih yang terlintas di pikiran kalian ketika mendengar kata yang satu ini? Siapa sih di antara kita yang tidak senang ketika anak hadir di keluarga kita? Anak adalah suatu harta berharga dalam keluarga dan tidak jarang orang tua siap melakukan apa saja untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satu hal yang harus diperhatikan dari anak adalah kondisi kesehatannya, mengingat daya tahan tubuh anak yang belum sebagus orang dewasa yang pastinya membuat anak rentan terserang penyakit.

Pastinya tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya jatuh sakit? Bukan hanya repot untuk mengurusnya karena anak rewel sepanjang hari, tetapi anak juga akan tersiksa ketika sakit dan pastinya kita tidak mau melihat anak mengalami hal ini. Berbagai cara bisa kita lakukan untuk menjaga kondisi tubuh anak tetap fit, seperti dengan melakukan vaksin sejak dini ataupun dengan rutin membawa anak ke posyandu untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatannya.

Namun, apakah Anda tahu jika kita bisa menjaga kesehatan anak melalui berbagai cara sederhana, selain dengan membawanya ke pelayanan kesehatan secara rutin? Yup, benar sekali, sebagai orang terdekat untuk anak salah satu hal yang tidak boleh luput dari pengamatan kita adalah asupan makanan mereka. Sebagai orang tua, kita harus benar-benar mengawasi makanan apa aja yang dikonsumsi anak, mengingat tidak semua jenis makanan terjaga kebersihannya dan ketika anak tidak menjaga asupan makanannya maka dapat menyebabkan terjadinya obesitas pada mereka. Pastinya kita tidak menginginkan hal ini terjadi bukan?

Obesitas adalah salah satu hal yang menjadi momok bagi orang tua karena hal ini juga menyebabkan anak “tersiksa”. Obesitas merupakan kondisi di mana anak kelebihan berat badan daripada anak seusianya dan akan menyebabkan anak tidak mampu beraktivitas seperti teman-temannya. Lalu, apa jenis makanan yang aman untuk dikonsumsi untuk anak – alias yang dapat memenuhi gizi tetapi juga tidak menyebabkan obesitas? Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih jauh jenis makanan apa yang aman untuk dikonsumsi anak dan pastinya sayang untuk dilewatkan!

1. ASI eksklusif

Yup, pastinya bukan informasi baru bagi kita jika ibu sebaiknya memberikan ASI eksklusif hingga anak berusia 6 bulan – dan akan lebih baik lagi jika ibu tetap memberikan ASI hingga anak berusia 2 tahun. ASI memiliki banyak manfaat untuk anak seperti membuang metabolisme yang tidak diperlukan anak alias mencegah terjadinya obesitas serta menjaga keseimbangan kebutuhan energi anak hingga mereka dewasa. Bahkan sebuah penelitian menyatakan jika anak yang menerima ASI eksklusif hingga berusia 6 bulan memiliki risiko 22% lebih rendah mengalami obesitas ketika mereka dewasa nantinya.

2. Mengatur cemilan anak

Bukan hanya kita saja yang suka makan cemilan, anak juga suka meminta cemilan pada kita terutama ketika sudah menginjak usia 2 tahun – dan apabila kita tidak mengatur waktu cemilan mereka maka juga akan meningkatkan risiko terjadinya obesitas pada anak di kemudian hari. Sebaiknya kita mulai mengganti cemilan manis anak menjadi cemilan yang sehat dan rendah lemak seperti biskuit gandum, buah, puding, yoghurt, jus buah, dan lain-lain.

3. Membiasakan anak melakukan sarapan

Meskipun kelihatannya sepele, sarapan merupakan suatu kebiasaan yang baik dan dapat diterapkan sejak dini pada anak dan pastinya untuk mencegah risiko terjadinya obesitas pada anak di kemudian hari. Kok bisa? Tentu saja jawabannya karena sarapan akan memberikan asupan gizi dan nutrisi yang seimbang pada anak pada pagi hari dan menjadi bekal energi anak sepanjang hari. Sarapan akan mengurangi rasa lapar pada siang ataupun sore hari dan hal ini juga berarti anak tidak akan mengonsumsi cemilan secara berlebihan.

Nah, itu tadi adalah beberapa tips untuk memenuhi kebutuhan gizi anak tetapi juga mencegah terjadinya obesitas pada anak. Suatu hal yang mudah untuk dilakukan bukan? So, tunggu apalagi untuk menerapkan pola hidup yang sehat pada anak? Yuk, kita mulai dari sekarang!

instal aplikasi prosehatReferensi:
health.detik.com/ibu-dan-anak/2677443/pola-makan-agar-kebutuhan-gizi-si-kecil-terpenuhi-tapi-tidak-overnutrisi

Chat Asisten ProSehat aja