Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Hubungan Obesitas dengan Penyakit Jantung Koroner

“Penyakit jantung koroner terjadi karena adanya blokade atau penyumbatan aliran darah menuju jantung. Kebanyakan hal tersebut terjadi karena adanya penumpukan lemak, kolestrol dan zat – zat kimia lainnya yang akan membentuk sumbatan di pembuluh darah yang menyuplai jantung. Adanya gangguan pada aliran darah ke jantung dapat melukai atau bahkan merusak bagian otot jantung.”

penyakit jantung koroner

Baca Juga: Penyakit Jantung pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

Kurang lebih seperti itulah penjelasan tentang penyakit jantung koroner. Seperti yang telah dijelaskan di atas, salah satu penyebab utama dari penyakit jantung koroner adalah adanya penumpukan lemak. Dengan kata lain, obesitas dapat menjadi salah satu faktor pemicu serangan jantung. Adapun hubungan antara obesitas dengan penyakit jantung koroner antara lain:

  • Obesitas atau kelebihan berat badan sudah jelas akan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner, khususnya penyakit jantung koroner koroner. Hal ini disebabkan karena perubahan aliran darah yang terblokir karena lemak yang tertimbun di dalam tubuh. Penimbunan lemak ini juga dapat mengakibatkan kolestrol jahat semakin banyak tertimbun dan kolesterol baik mengalami penurunan.

Baca Juga: Hati – Hati Obesitas Pada Anak

  • Salah satu penyakit jantung koroner yang berhubungan dengan Obesitas adalah Lemah Jantung (Kardiomiopati). Lemah jantung sendiri adalah penyakit yang berhubungan dengan miokard atau otot jantung. Penyakit ini tidak berkaitan dengan penyakit arteri jantung, katup jantung, atau darah tinggi. Tetapi memiliki beberapa tingkatan disfungsi otot jantung yang dapat disebabkan oleh penyakit lain. Dan salah satu penyebab besar yang berpengaruh pada disfungsi otot jantung adalah Obesitas.
  • Penyakit jantung koroner koroner juga akan mengalami peningkatan sepuluh kali lebih banyak pada tubuh manusia yang mengalami obesitas dibandingkan dengan tubuh manusia yang memilih tubuh standar. Hal ini disebabkan karena bagi penderita obesitas akan mempengaruhi beratnya kerja jantung saat memompa darah untuk dialirkan ke seluruh tubuh.

Baca Juga: Cegah Obesitas Pada Anak dengan 5 Resep Berikut

  • Orang dengan kelebihan berat juga sering memiliki kadar LDL kolestrol yang tinggi. Terlalu banyak kolestrol yang menyumbat arteri atau aterosklerosis, dapat juga menyebabkan serangan jantung atau stroke. Kelebihan berat badan juga bisa menjadi tanda Anda menyakiti jantung Anda. Banyak orang mengalami kelebihan berat badan karena makan makanan tinggi lemak dan menghindari olahraga
  • Seseorang yang mengalami gagal jantung biasanya akan merasakan sesak nafas dan tungkai akan mulai membengkak. Selain itu ada fakta lain yang harus diketahui juga bahwa kegemukan atau obesitas dapat menaikan tekanan darah ke jantung karena meyempitnya pembuluh darah oleh lemak. Jantung yang mengalami pembesaran ruang-ruang jantung dan ditambah dengan kurangnya asupan oksigen dapat mempengaruhi gagal jantung. Hal inilah yang menyebabkan seseorang yang mengalami obesitas lebih mudah terkena serangan jantung.

Baca Juga: Efek Berat Badan Seimbang Pada Jantung

Bagaimana? Apakah kamu mulai tergerak untuk menjadikan berat badanmu lebih ideal agar terhindar dari Obesitas yang sekaligus menjadi penyebab penyakit jantung koroner? Menjaaga tubuh agar berukuran ideal tentu tidak ada ruginya. Sebab, selain penyakit jantung koroner Obesitas juga memiliki pengaruh terhadap beberapa penyakit berbahaya lainnya. Kamu juga bisa mendapatkan aneka produk herbal jantung di Prosehat. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

 

Chat Asisten ProSehat aja